<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.61-25jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.61-25jun2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-06-25T20:59:18+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio BCR di Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio BCR di Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio BCR di Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51538-tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-r" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51538-tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-r" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:bf2af3c10e38255f2c7b63be9838c3f2</id>
	<published>2026-06-25T20:46:17+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T20:46:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang dampak sosial dan ekonomi dari keterbatasan ruang terbuka di kawasan permukiman. Penelitian ini dapat fokus ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang dampak sosial dan ekonomi dari keterbatasan ruang terbuka di kawasan permukiman. Penelitian ini dapat fokus ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-23025.webp" title="JURIS - Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-23025.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-23025.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-23025.webp 1x" title="JURIS - Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang" alt="JURIS - Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-e16aa.webp" title="JURIS - Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-e16aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-e16aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-e16aa.webp 1x" title="JURIS - Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang" alt="JURIS - Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-b76b4.webp" title="JURIS - Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-b76b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-b76b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-b76b4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang" alt="JURIS - Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51538-tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-r" title="JURIS - Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang" target="_blank">Analisis Daya Dukung Permukiman Berbasis Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang dampak sosial dan ekonomi dari keterbatasan ruang terbuka di kawasan permukiman. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana keterbatasan ruang terbuka mempengaruhi kualitas hidup masyarakat, akses terhadap fasilitas umum, dan interaksi sosial. Kedua, penting untuk mengeksplorasi strategi perencanaan dan desain permukiman yang dapat meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau secara efektif. Penelitian ini dapat mengusulkan desain permukiman yang ramah lingkungan, seperti penggunaan atap hijau, taman vertikal, atau sistem drainase berkelanjutan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model simulasi untuk memprediksi dampak perubahan iklim terhadap daya dukung permukiman di Kecamatan Semarang Utara. Model ini dapat membantu merancang strategi adaptasi dan mitigasi yang sesuai, seperti penentuan zona resapan air, pembangunan infrastruktur hijau, atau penguatan tanggul pantai..
<br>Hasil analisis daya dukung permukiman menggunakan metode Building Coverage Ratio (BCR) di Kecamatan Semarang Utara menunjukkan bahwa seluruh kelurahan di wilayah ini telah mengalami keterbangunan yang tinggi hingga sangat tinggi.Mayoritas kelurahan mencatatkan nilai BCR di atas 60%, dengan beberapa di antaranya seperti Tanjung Mas dan Bandarharjo melampaui 75%, yang berarti bahwa kawasan tersebut sudah dalam kondisi daya dukung kritis.Kondisi ini menandakan minimnya ketersediaan ruang terbuka dan terbatasnya kapasitas lingkungan untuk mendukung aktivitas permukiman yang berkelanjutan.Secara spasial, peta klasifikasi BCR memperlihatkan dominasi zona padat bangunan yang merata di seluruh wilayah kecamatan, terutama di kawasan pesisir dan pusat-pusat aktivitas ekonomi.Fenomena ini menunjukkan urgensi perlunya pengendalian pemanfaatan lahan, penambahan ruang terbuka hijau, serta perencanaan pembangunan yang lebih ramah lingkungan dan berbasis pada kapasitas aktual wilayah.Metode BCR terbukti menjadi alat yang relevan untuk mengukur tekanan terhadap daya dukung permukiman secara kuantitatif dan spasial.Hasil ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan dan perencanaan tata ruang yang lebih adaptif dan berkelanjutan, guna menciptakan lingkungan permukiman yang layak huni dan resilien di tengah dinamika pertumbuhan kota yang pesat
<br>Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat di Kota Semarang, khususnya di Kecamatan Semarang Utara, menimbulkan tekanan terhadap daya dukung wilayah, terutama dalam pemenuhan kebutuhan permukiman yang layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung permukiman di Kecamatan Semarang Utara dengan menggunakan pendekatan kuantitatif spasial melalui metode Building Coverage Ratio (BCR). BCR digunakan untuk mengetahui tingkat keterbangunan lahan dan ketersediaan ruang terbuka sebagai indikator keberlanjutan lingkungan permukiman. Data diperoleh melalui analisis citra satelit, dokumentasi dari instansi terkait, serta observasi lapangan, kemudian diolah dengan perangkat lunak GIS untuk menghitung nilai BCR pada masing-masing kelurahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kelurahan di Kecamatan Semarang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-b76b4.webp" type="image/webp" length="93146" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-23025.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-e16aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/tata-ruang-detail-hasil-analisis-daya-terbuka-publ-thumb-b76b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1758-unublitar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16730-briliant-jurnal-riset-konseptual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro hydropower systems using a buckAeboost converter ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro hydropower systems using a buckAeboost converter ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro hydropower systems using a buckAeboost converter ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51521-tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51521-tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:9595dad6ce869ac92372830112cd8bdf</id>
	<published>2026-06-25T20:38:08+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T20:38:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lulu nurdini" label="lulu nurdini" />
	<category term="ari siswanto" label="ari siswanto" />
	<category term="roni kusnowo" label="roni kusnowo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,kusnowo,lulu,nurdini,roni,siswanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji lapangan jangka panjang, menerapkan strategi kontrol adaptif seperti MPPT, dan melakukan skalabilitas untuk aplikasi daya yang lebih tinggi. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji lapangan jangka panjang, menerapkan strategi kontrol adaptif seperti MPPT, dan melakukan skalabilitas untuk aplikasi daya yang lebih tinggi. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-98da4.webp" title="JURIS - Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro-hydropower systems using a buckAeboost converter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-98da4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-98da4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-98da4.webp 1x" title="JURIS - Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro-hydropower systems using a buckAeboost converter" alt="JURIS - Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro-hydropower systems using a buckAeboost converter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-362ad.webp" title="JURIS - Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro-hydropower systems using a buckAeboost converter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-362ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-362ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-362ad.webp 1x" title="JURIS - Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro-hydropower systems using a buckAeboost converter" alt="JURIS - Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro-hydropower systems using a buckAeboost converter" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51521-tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war" title="JURIS - Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro-hydropower systems using a buckAeboost converter" target="_blank">Experimental optimization of voltage stability and power output in PMDC micro-hydropower systems using a buckAeboost converter</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji lapangan jangka panjang, menerapkan strategi kontrol adaptif seperti MPPT, dan melakukan skalabilitas untuk aplikasi daya yang lebih tinggi. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak desain turbin yang berbeda pada kinerja sistem, serta mengoptimalkan konfigurasi konverter untuk meningkatkan efisiensi dan stabilitas sistem secara keseluruhan. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan sistem mikro-hidro tenaga air yang lebih efisien dan andal untuk penerangan pedesaan dan aplikasi lepas jaringan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi generator DC permanen (PMDC) dengan konverter DC-DC buck-boost secara efektif meningkatkan kinerja listrik sistem mikro-hidro tenaga air dengan kepala rendah.Sistem mempertahankan tegangan keluaran sebesar 14,6 V meskipun terjadi variasi yang signifikan dalam kecepatan putar.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem dapat beroperasi pada tegangan masukan ultra-rendah sebesar 3,61 V pada 29,83 RPM, yang mengonfirmasi kesesuaiannya untuk lingkungan tenaga air dengan kepala rendah dan aliran rendah.Kondisi operasi optimal dicapai pada 63,78 RPM dengan efisiensi maksimum sebesar 74,7% dan daya keluaran mendekati persyaratan beban nominal.Transisi mulus antara mode operasi boost dan buck lebih lanjut mengonfirmasi perilaku adaptif dan ketahanan konfigurasi yang diusulkan.Konfigurasi ini sangat cocok untuk aplikasi penerangan pedesaan dan lepas jaringan yang membutuhkan daya DC stabil meskipun kondisi aliran air yang fluktuatif
<br>Sistem mikro-hidro tenaga air dengan kepala rendah sering mengalami ketidakstabilan tegangan akibat fluktuasi aliran air dan kecepatan putar turbin yang rendah, sehingga kemampuan mereka untuk memasok daya yang andal ke beban listrik mandiri terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk secara eksperimental mengoptimalkan kinerja keluaran dari generator DC permanen (PMDC) yang terintegrasi dengan konverter DC-DC buck-boost pada sistem mikro-hidro tenaga air dengan kepala rendah untuk meningkatkan regulasi tegangan, keluaran daya, dan efisiensi sistem. Percobaan dilakukan dengan variasi kecepatan putar generator dari 29,83 hingga 144,80 RPM dengan beban LED 30 W, sementara konverter mempertahankan titik set tegangan konstan sebesar 14,6 V. Parameter yang diukur meliputi tegangan masukan generator, arus masukan, tegangan keluaran yang diatur, arus beban, daya listrik, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-362ad.webp" type="image/webp" length="181270" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-98da4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/tenaga-air-plta-daya-listrik-stabilitas-sistem-war-thumb-362ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12998-jurnal-polimesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Halaman Cover Redaksi dan Daftar Isi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Halaman Cover Redaksi dan Daftar Isi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Halaman Cover Redaksi dan Daftar Isi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51517-kesehatan-mental-layanan-selfacdi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51517-kesehatan-mental-layanan-selfacdi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:1df5d2ea254e77378045c95e50d8bc49</id>
	<published>2026-06-25T20:38:08+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T20:38:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<category term="kanal jkt48" label="kanal jkt48" />
	<category term="ojs mmtc ac" label="ojs mmtc ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,front,jkt48,kanal,matter,mmtc,ojs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang selfAcdisclosure daring terhadap kesehatan mental dengan melakukan studi longitudinal pada anggota komunitas "Teman Curhat Bunda" selama dua hingga tiga tahun, sehingga dapat mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang selfAcdisclosure daring terhadap kesehatan mental dengan melakukan studi longitudinal pada anggota komunitas "Teman Curhat Bunda" selama dua hingga tiga tahun, sehingga dapat mengidentifikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-3bf5c.webp" title="JURIS - Halaman Cover, Redaksi, dan Daftar Isi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-3bf5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-3bf5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-3bf5c.webp 1x" title="JURIS - Halaman Cover, Redaksi, dan Daftar Isi" alt="JURIS - Halaman Cover, Redaksi, dan Daftar Isi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-e476d.webp" title="JURIS - Halaman Cover, Redaksi, dan Daftar Isi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-e476d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-e476d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-e476d.webp 1x" title="JURIS - Halaman Cover, Redaksi, dan Daftar Isi" alt="JURIS - Halaman Cover, Redaksi, dan Daftar Isi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51517-kesehatan-mental-layanan-selfacdi" title="JURIS - Halaman Cover, Redaksi, dan Daftar Isi" target="_blank">Halaman Cover, Redaksi, dan Daftar Isi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang selfAcdisclosure daring terhadap kesehatan mental dengan melakukan studi longitudinal pada anggota komunitas "Teman Curhat Bunda" selama dua hingga tiga tahun, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan persepsi dukungan sosial dan tingkat stres seiring waktu. Selain itu, perbandingan antar platform media sosial (misalnya Instagram, WhatsApp, dan forum daring) dapat memberikan wawasan tentang konteks digital yang paling efektif dalam memfasilitasi selfAcdisclosure yang konstruktif, sehingga membantu merumuskan pedoman platform yang lebih tepat. Selanjutnya, pengembangan dan evaluasi intervensi berbasis kecerdasan buatan yang dapat mendeteksi pola selfAcdisclosure risiko serta memberikan umpan balik otomatis kepada pengguna dapat meningkatkan kemampuan komunitas dalam mengelola kesejahteraan mental secara proaktif..
<br>SelfAcdisclosure daring dalam komunitas "Teman Curhat Bunda" secara signifikan meningkatkan persepsi dukungan sosial dan menurunkan tingkat stres anggota, menunjukkan potensi intervensi berbasis komunitas untuk kesehatan mental.Peran moderator sebagai penengah penting dalam memastikan kualitas dan keamanan informasi yang dibagikan, sehingga memperkuat efek positif selfAcdisclosure.Oleh karena itu, pengembangan kebijakan dan mekanisme moderasi yang terintegrasi dapat memperluas manfaat psikologis pada platform serupa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran selfAcdisclosure daring dalam komunitas "Teman Curhat Bunda" sebagai upaya mempertahankan kesehatan mental anggotanya. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan kuesioner daring yang disebarkan kepada 312 anggota komunitas, serta analisis konten pada 1.200 postingan selama enam bulan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat keterbukaan informasi pribadi secara signifikan berhubungan positif dengan persepsi dukungan sosial dan penurunan gejala stres, sementara moderasi oleh admin komunitas berperan penting dalam mengoptimalkan manfaat psikologis. Temuan ini menyiratkan bahwa strategi selfAcdisclosure yang terstruktur dapat menjadi intervensi berbasis komunitas yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan mental di platform digital.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-e476d.webp" type="image/webp" length="97934" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-3bf5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-mental-layanan-selfacdisclosure-komunita-thumb-e476d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3619-mmtc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14855-jurnal-ilmiah-manajemen-informasi-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51516-komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-un" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51516-komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-un" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:00f3e6fab37a8797e24cddf27bbf0e1b</id>
	<published>2026-06-25T20:38:08+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T20:38:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<category term="kanal jkt48" label="kanal jkt48" />
	<category term="ojs mmtc ac" label="ojs mmtc ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,front,jkt48,kanal,matter,mmtc,ojs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak penggunaan media sosial dalam promosi pariwisata, khususnya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Geopark Maros Pangkep. Penelitian ini dapat fokus pada ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak penggunaan media sosial dalam promosi pariwisata, khususnya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Geopark Maros Pangkep. Penelitian ini dapat fokus pada ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-34bd9.webp" title="JURIS - Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-34bd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-34bd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-34bd9.webp 1x" title="JURIS - Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark" alt="JURIS - Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-2b45a.webp" title="JURIS - Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-2b45a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-2b45a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-2b45a.webp 1x" title="JURIS - Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark" alt="JURIS - Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-18877.webp" title="JURIS - Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-18877.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-18877.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-18877.webp 1x" title="JURIS - Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark" alt="JURIS - Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51516-komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-un" title="JURIS - Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark" target="_blank">Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak penggunaan media sosial dalam promosi pariwisata, khususnya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Geopark Maros Pangkep. Penelitian ini dapat fokus pada strategi konten dan interaksi dengan pengguna media sosial untuk meningkatkan engagement dan konversi.2. Mengkaji peran kolaborasi antara Geopark Maros Pangkep dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, komunitas lokal, dan pelaku industri pariwisata, dalam upaya meningkatkan reputasi dan citra destinasi wisata. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi komunikasi dan kolaborasi yang efektif untuk mencapai tujuan bersama.3. Meneliti strategi branding dan co-branding yang diterapkan Geopark Maros Pangkep dalam upaya menaikkan reputasi dan citra. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana Geopark Maros Pangkep menggunakan branding dan co-branding untuk memperkuat identitas dan nilai destinasi wisata, serta bagaimana strategi tersebut dapat diterapkan di destinasi wisata lainnya..
<br>Geopark Maros pangkep menjalankan kegiatan media secara terencana dan terukur.Agenda pemenangan GMP menjadi UGG merupakan agenda nasional yang melibatkan berbagai stakeholder sehingga mendapatkan atensi baik dari GMP, Media maupun pemerintah yang berkepentingan didalamnya.Positioning GMP sebagai kandidat Unesco Global Geopark (UGG) menjadi satu magnet sehingga mendapatkan atensi, positioning ini sangat memberikan power dan menjadikannya sebagai headline.Pola strategi yang digunakan adalah penggabungan berbagai media melalui pesan terencana (media online, sosial media dan media cetak), meningkatkan kerjasama dan pemanfaatan media lintas stakeholder, dan pelibatan media komunitas.Pola ini menghasilkan timbal balik impresi dan engagamenet sehingga menaikkan peluang memenangkan UGG.Penggunaan bauran media baik media berbayar, media internal (own media), shared media maupun earn media menjadikan diseminasi informasi berjalan dengan baik dan mampu meningkatkan atensi atau awareness dari masyarakat dan stakeholder dalam penyebaran informasi mengenai GMP.Dalam kegiatan media relasi yang dilakukan, GMP menjalankan strategi secara bersamaan dan melakukan modifikasi melalui bauran kegiatan yang melibatkan media seperti press rilis, press tour, press conference dan event yang melibatkan media
<br>Pencapaian Geopark Maros Pangkep (GMP) sebagai Unesco Global Geopark (UGG) patut diapresiasi. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran media sebagai alat komunikasi, sosialisasi dan pembentukan opini publik. Strategi media dibutuhkan untuk pencapaian kesuksesan program melalui pemanfaatan yang efektif dan efisien. Pola strategi media yang dilakukan oleh GMP penting diteliti sebagai upaya mendapatkan pola baru pemanfaatan media dalam penapaian tujuan organisasi serta upaya branding dan menaikkan reputasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-34bd9.webp" type="image/webp" length="118010" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-34bd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-2b45a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/komunikasi-strategi-geopark-maros-pangkep-unesco-g-thumb-18877.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3619-mmtc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14855-jurnal-ilmiah-manajemen-informasi-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51515-partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51515-partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:140e588a423be04184c1a5f4a9d33948</id>
	<published>2026-06-25T20:38:08+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T20:38:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<category term="kanal jkt48" label="kanal jkt48" />
	<category term="ojs mmtc ac" label="ojs mmtc ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,front,jkt48,kanal,matter,mmtc,ojs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana format konten seperti infografis dan video memengaruhi tingkat keterlibatan pengguna pada akun Instagram berbagai kementerian, dengan menggunakan pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif untuk memperoleh ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana format konten seperti infografis dan video memengaruhi tingkat keterlibatan pengguna pada akun Instagram berbagai kementerian, dengan menggunakan pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif untuk memperoleh ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-7f2a2.webp" title="JURIS - Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-7f2a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-7f2a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-7f2a2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga" alt="JURIS - Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-ee51d.webp" title="JURIS - Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-ee51d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-ee51d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-ee51d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga" alt="JURIS - Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-614db.webp" title="JURIS - Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-614db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-614db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-614db.webp 1x" title="JURIS - Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga" alt="JURIS - Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51515-partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany" title="JURIS - Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga" target="_blank">Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana format konten seperti infografis dan video memengaruhi tingkat keterlibatan pengguna pada akun Instagram berbagai kementerian, dengan menggunakan pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif untuk memperoleh wawasan mendalam (misalnya melalui analisis data engagement dan wawancara pengguna). Selain itu, penting untuk menyelidiki persepsi masyarakat terhadap kredibilitas dan kepercayaan terhadap konten Instagram pemerintah, dengan merancang survei atau studi fokus grup yang menilai faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepercayaan publik. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan dan menguji kerangka standar manajemen konten media sosial pemerintah yang mencakup pedoman penentuan jenis, sifat, dan format konten, serta mengukur dampaknya terhadap efektivitas penyampaian informasi dan partisipasi publik di berbagai lembaga..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa setiap kementerian dan lembaga memiliki kebutuhan dan strategi yang berbeda dalam penggunaan Instagram, dengan kementerian cenderung lebih optimal dalam mengelola akun dibandingkan lembaga.Meskipun lembaga menghasilkan lebih banyak konten, jenis konten yang diprioritaskan masih dominan pada personal dan promosi, sehingga efektivitas penyampaian informasi publik belum maksimal.Hasil analisis menunjukkan pentingnya standar pengelolaan media sosial yang mencakup struktur dan substansi konten untuk meningkatkan jangkauan dan interaksi dengan audiens
<br>Instansi pemerintah memerlukan kanal media sosial sebagai alat komunikasi publik untuk menyebarkan kebijakan, program, dan informasi publik, seiring dengan peningkatan jumlah pengguna internet dan media sosial dalam kegiatan masyarakat. Pemerintah harus memanfaatkan platform media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya mengingat tingkat kepercayaan publik yang masih relatif rendah terhadap komunikasi dan informasi pemerintah. Penelitian ini bertujuan menganalisis substansi konten Instagram, meliputi jenis dan sifat konten yang sesuai dengan kebutuhan audiens serta pesan yang harus disampaikan, serta mengkaji struktur konten terkait prioritas, pengaturan, format, dan tampilan dalam media. Objek analisis mencakup akun Instagram 100 kementerian dan lembaga, menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk memberikan gambaran komprehensif tentang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-ee51d.webp" type="image/webp" length="115554" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-7f2a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-ee51d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/partisipasi-publik-sistem-manajemen-konten-kampany-thumb-614db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3619-mmtc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14855-jurnal-ilmiah-manajemen-informasi-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51537-platform-pembelajaran-seluler-mooc" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51537-platform-pembelajaran-seluler-mooc" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:6049c6a5ea24ad84278e974c16fb03af</id>
	<published>2026-06-25T19:52:05+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T19:52:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi seberapa efektif berbagai elemen gamifikasi dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar peserta MOOC sastra anak, misalnya dengan membandingkan elemen poin, lencana, dan papan peringkat. Selanjutnya, dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi seberapa efektif berbagai elemen gamifikasi dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar peserta MOOC sastra anak, misalnya dengan membandingkan elemen poin, lencana, dan papan peringkat. Selanjutnya, dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-083f6.webp" title="JURIS - MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-083f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-083f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-083f6.webp 1x" title="JURIS - MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan" alt="JURIS - MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-57cc7.webp" title="JURIS - MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-57cc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-57cc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-57cc7.webp 1x" title="JURIS - MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan" alt="JURIS - MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-22b22.webp" title="JURIS - MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-22b22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-22b22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-22b22.webp 1x" title="JURIS - MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan" alt="JURIS - MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51537-platform-pembelajaran-seluler-mooc" title="JURIS - MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan" target="_blank">MOOC Cyber Sastra Anak IDMOOC.ID untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pembelajaran yang Berkelanjutan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi seberapa efektif berbagai elemen gamifikasi dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar peserta MOOC sastra anak, misalnya dengan membandingkan elemen poin, lencana, dan papan peringkat. Selanjutnya, dapat diteliti bagaimana jalur pembelajaran yang adaptif, yang menyesuaikan konten berdasarkan profil dan kemajuan masingAcmasing peserta, memengaruhi tingkat penyelesaian kursus dan kepuasan pengguna. Akhirnya, studi dapat menilai kelayakan penambahan dukungan multibahasa pada platform MOOC ini untuk memperluas akses bagi anakAcanak yang tidak berbahasa Indonesia, sekaligus mengukur dampak terjemahan pada motivasi dan pemahaman materi..
<br>Id berhasil mendapatkan respons positif dari pengguna, terutama guru, karena integrasi teknologi yang meningkatkan literasi digital anak melalui materi interaktif, video menarik, kuis, dan antarmuka variatif.Pengguna juga menghargai fitur unduh sertifikat setelah menyelesaikan kursus.Namun, terdapat tantangan pada proses login pertama, pembuatan akun yang membingungkan, navigasi yang kompleks, dan masalah stabilitas koneksi yang dapat menghambat pengalaman belajar
<br>Penelitian ini menjawab tantangan penyusunan materi pembelajaran PPG Pendidikan Bahasa Jerman di dalam LMS di Universitas Negeri Malang. Dengan mengintegrasikan elemen-elemen gamifikasi, penelitian ini bertujuan untuk menjadikan LMS sebagai platform pembelajaran yang interaktif dan menarik. Dengan memanfaatkan ElevenLabs untuk pembuatan audio dan Wordwall untuk pembuatan kuis, kursus ini dikembangkan dalam platform Moodle. Unit-unit interaktif dikembangkan dan difokuskan pada kemampuan membaca dan menyimak bahasa Jerman level A2 dan B1 yang bertujuan memperkuat pemahaman dan menjadikan pembelajaran aktif. Platform ini menjadi sebuah inovasi dalam pembelajaran, meningkatkan keterlibatan dan hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-083f6.webp" type="image/webp" length="65078" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-083f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-57cc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/platform-pembelajaran-seluler-mooc-sastra-anak-int-thumb-22b22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1758-unublitar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16730-briliant-jurnal-riset-konseptual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51535-pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pem" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51535-pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pem" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:6faf55ace6361fa2035c6d18aba41858</id>
	<published>2026-06-25T19:44:57+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T19:44:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="bandar slot" label="bandar slot" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<category term="slot gacor" label="slot gacor" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,full,gacor,issue,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut dampak desentralisasi terhadap tata kelola sumber daya alam di daerah-daerah yang kaya sumber daya alam. Studi ini dapat berfokus pada bagaimana desentralisasi dapat meningkatkan atau ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut dampak desentralisasi terhadap tata kelola sumber daya alam di daerah-daerah yang kaya sumber daya alam. Studi ini dapat berfokus pada bagaimana desentralisasi dapat meningkatkan atau ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-41de7.webp" title="JURIS - Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-41de7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-41de7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-41de7.webp 1x" title="JURIS - Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)" alt="JURIS - Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-8749a.webp" title="JURIS - Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-8749a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-8749a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-8749a.webp 1x" title="JURIS - Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)" alt="JURIS - Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-4a16b.webp" title="JURIS - Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-4a16b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-4a16b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-4a16b.webp 1x" title="JURIS - Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)" alt="JURIS - Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51535-pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pem" title="JURIS - Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)" target="_blank">Konflik Pemisahan Daerah Karena Sumber Daya Alam (Studi Kasus Desentralisasi Bangka Belitung dan Rencana Desentralisasi Sulawesi Timur)</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut dampak desentralisasi terhadap tata kelola sumber daya alam di daerah-daerah yang kaya sumber daya alam. Studi ini dapat berfokus pada bagaimana desentralisasi dapat meningkatkan atau menghambat tata kelola sumber daya alam yang baik, dan bagaimana hal ini berdampak pada pembangunan berkelanjutan dan kesetaraan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran masyarakat lokal dalam tata kelola sumber daya alam, dan bagaimana partisipasi mereka dapat meningkatkan atau mengurangi konflik. Terakhir, penelitian dapat menganalisis bagaimana kerangka analisis risiko konstruktivis dapat diterapkan secara efektif dalam konteks Indonesia, dan bagaimana hal ini dapat membantu dalam mengatasi tantangan tata kelola sumber daya alam di daerah-daerah yang kaya sumber daya alam..
<br>Bangka Belitung adalah contoh dari daerah yang kaya sumber daya alam yang menerapkan desentralisasi tanpa diimbangi komitmen terhadap tata kelola yang baik dan tegas.Akibatnya, masalah dan konflik yang timbul dari tata kelola sumber daya alam telah menimbulkan masalah baru.Hal ini meliputi ketidakselarasan antara pemerintah daerah dan provinsi dalam tata kelola sumber daya alam, perebutan kendali dan akses melalui domain informal, serta krisis lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam.Jika desentralisasi di Sulawesi Timur, yang juga kaya sumber daya alam, berlangsung tanpa memperhatikan dan meningkatkan tata kelola yang baik, hasilnya mungkin akan serupa dengan Bangka Belitung.Untuk meminimalkan konflik, perlu ditekankan dan diterapkan resolusi.Dari berbagai model yang dijelaskan oleh Jasunoff (2018), penulis mencoba menawarkan model analisis risiko yang berbasis konstruktivis.Hal ini karena tata kelola yang tidak seimbang di daerah-daerah seperti ini berbanding terbalik dengan pembangunan dan kesetaraan.Oleh karena itu, desentralisasi perlu diiringi dengan tata kelola sumber daya alam yang baik, tanpa hanya berorientasi pada manfaat politik dan ekonomi
<br>Sumber daya alam yang memiliki nilai komoditi di suatu daerah seiring perkembangannya semakin diperebutkan, baik itu oleh daerah induk ataupun daerah sebagai pemilik otonom dari sumber daya yang bersangkutan. Pergolakan di antara daerah semakin menguat ketika sumber daya alam yang dirasa memberikan keuntungan signifikan, tetapi tidak berbanding lurus dengan pembangunan daerah tempat bernuanya sumber daya. Studi ini mengkaji dampak potensial dari pembentukan provinsi baru di Sulawesi Timur, Indonesia. Sumber daya alam yang melimpah di wilayah ini, terutama nikel, telah menarik investasi yang signifikan tetapi juga menimbulkan tantangan sosial dan lingkungan. Pembentukan provinsi baru dapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-41de7.webp" type="image/webp" length="94538" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-41de7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-8749a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/pembangunan-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-4a16b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1078-unira-malang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5398-journal-governance-innovation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Harga Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Harga Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Harga Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51536-kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51536-kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:a491b6a7f777bda87f8192a7e5a823a7</id>
	<published>2026-06-25T18:42:00+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T18:42:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode lain selain SEM-PLS untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas pelayanan, dan cita rasa ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode lain selain SEM-PLS untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas pelayanan, dan cita rasa ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-319d6.webp" title="JURIS - Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-319d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-319d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-319d6.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik" alt="JURIS - Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-c08c6.webp" title="JURIS - Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-c08c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-c08c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-c08c6.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik" alt="JURIS - Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-faa3a.webp" title="JURIS - Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-faa3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-faa3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-faa3a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik" alt="JURIS - Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51536-kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua" title="JURIS - Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik" target="_blank">Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Kedai Kopi Momen Klasik</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode lain selain SEM-PLS untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas pelayanan, dan cita rasa terhadap kepuasan pelanggan. Kedua, penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan sampel yang lebih besar untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Ketiga, penelitian ini dapat dilakukan dengan menambahkan variabel lain yang dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan, seperti lokasi, suasana, dan promosi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dan mendalam terhadap pemahaman pengaruh harga, kualitas pelayanan, dan cita rasa terhadap kepuasan pelanggan di kedai kopi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada kedai kopi Momen Klasik dengan signifikansi P-value sebesar 0.Kedai kopi perlu memperhatikan strategi penentuan harga karena penetapan harga yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan.Variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada kedai kopi Momen Klasik dengan signifikansi P-value sebesar 0.Kedai kopi perlu berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan karena kualitan pelayanan dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan.Variabel cita rasa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada kedai kopi Momen Klasik dengan signifikansi P-value sebesar <0.Cita rasa juga menjadi salah satu faktor kepuasan pelanggan yang artinya kedai kopi harus konsisten dalam memberikan cita rasa kepada pelanggan
<br>Kepuasan konsumen merupakan aspek yang sangat penting serta perlu diperhatikan di coffee shop agar dapat bersaing. Pengaruh dari harga diduga merupakan salah satu faktor penentu kepuasan konsumen terhadap produk yang diberikan. Kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak kedai kopi kepada konsumen juga berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Hal lain yang berkaitan dengan kepuasan konsumen yaitu cita rasa. Tujuan yang ingin penulis capai yaitu untuk mengetahui pengaruh harga, kualitas pelayanan dan cita rasa terhadap kepuasan pelanggan menggunakan metode SEM-PLS dengan sampel pelanggan di kedai kopi Momen Klasik. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang diberikan kepada pelanggan dan memperoleh sampel sebanyak 50 responden. Hasilnya menunjukan bahwa bahwa variabel harga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-faa3a.webp" type="image/webp" length="187124" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-319d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-c08c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/kedai-kopi-korporat-kepuasan-konsumen-variabel-kua-thumb-faa3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1758-unublitar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16730-briliant-jurnal-riset-konseptual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women a systematic review and meta analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women a systematic review and meta analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women a systematic review and meta analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51533-spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-spir" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51533-spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-spir" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:094a43f4c1e67164ed8b3fdee545b712</id>
	<published>2026-06-25T18:04:01+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T18:04:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat bukti dan mendukung penerapan Spirulina dalam program gizi maternal, penelitian lanjutan dengan uji acak terkontrol yang berkualitas tinggi direkomendasikan. Studi ini dapat mengeksplorasi efektivitas Spirulina dalam meningkatkan kadar ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkuat bukti dan mendukung penerapan Spirulina dalam program gizi maternal, penelitian lanjutan dengan uji acak terkontrol yang berkualitas tinggi direkomendasikan. Studi ini dapat mengeksplorasi efektivitas Spirulina dalam meningkatkan kadar ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-66c74.webp" title="JURIS - Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-66c74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-66c74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-66c74.webp 1x" title="JURIS - Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis" alt="JURIS - Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-0fd98.webp" title="JURIS - Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-0fd98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-0fd98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-0fd98.webp 1x" title="JURIS - Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis" alt="JURIS - Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-37c29.webp" title="JURIS - Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-37c29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-37c29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-37c29.webp 1x" title="JURIS - Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis" alt="JURIS - Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51533-spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-spir" title="JURIS - Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis" target="_blank">Clinical effects of Spirulina supplementation on hemoglobin levels in anemic pregnant women: a systematic review and meta-analysis</a>: Untuk memperkuat bukti dan mendukung penerapan Spirulina dalam program gizi maternal, penelitian lanjutan dengan uji acak terkontrol yang berkualitas tinggi direkomendasikan. Studi ini dapat mengeksplorasi efektivitas Spirulina dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia, khususnya di wilayah yang mendukung budidaya lokal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menilai dampak Spirulina pada hasil kehamilan dan kesehatan ibu serta bayi. Studi komparatif yang membandingkan Spirulina dengan suplementasi zat besi standar juga dapat dilakukan untuk menentukan keunggulan Spirulina dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi Spirulina dalam mengatasi defisiensi gizi kronis pada ibu hamil dan dampaknya terhadap kesehatan ibu dan bayi..
<br>While our single-arm meta-analysis showed a statistically significant increase in hemoglobin levels following Spirulina supplementation, the comparative analysis found no significant difference compared to standard iron supplementation.Therefore, Spirulina may be considered comparable in efficacy and offers additional value due to its accessibility and nutritional profile, but further large-scale RCTs are needed to confirm superiority or equivalence
<br>Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Anemia merupakan kontribusi meningkatknya risiko morbiditas ibu serta komplikasi kehamilan. Spirulina, mikroalga hijau-biru yang kaya akan zat besi dan nutrisi penting lainnya, telah dikenal sebagai intervensi gizi potensial untuk meningkatkan kadar hemoglobin selama kehamilan. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas suplementasi Spirulina dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil melalui tinjauan sistematis dan meta-analisis yang dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA. Analisis single-arm dilakukan untuk menilai perubahan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah suplementasi Spirulina, sementara meta-analisis komparatif digunakan untuk membandingkan peningkatan hemoglobin antara kelompok Spirulina dan kelompok kontrol...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-0fd98.webp" type="image/webp" length="125398" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-66c74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-0fd98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/spirulina-mikroalga-hijau-zat-besi-hemoglobin-anem-thumb-37c29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12999-indonesian-journal-biomedicine-clinical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B NB UVB phototherapy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B NB UVB phototherapy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B NB UVB phototherapy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51526-guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51526-guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:9717da817e0e1bdc759fe695d99f4704</id>
	<published>2026-06-25T17:56:37+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T17:56:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keberlanjutan efektivitas fototerapi NBAcUVB pada guttate psoriasis pediatrik dengan melakukan studi kohort prospektif yang mengikuti pasien selama minimal satu tahun untuk menilai tingkat relaps dan perubahan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keberlanjutan efektivitas fototerapi NBAcUVB pada guttate psoriasis pediatrik dengan melakukan studi kohort prospektif yang mengikuti pasien selama minimal satu tahun untuk menilai tingkat relaps dan perubahan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-01cc7.webp" title="JURIS - Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-01cc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-01cc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-01cc7.webp 1x" title="JURIS - Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy" alt="JURIS - Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-c2e84.webp" title="JURIS - Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-c2e84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-c2e84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-c2e84.webp 1x" title="JURIS - Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy" alt="JURIS - Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-0d8c5.webp" title="JURIS - Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-0d8c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-0d8c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-0d8c5.webp 1x" title="JURIS - Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy" alt="JURIS - Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51526-guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi" title="JURIS - Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy" target="_blank">Rapid improvement of guttate psoriasis following inadequate response to prior systemic therapy using 311 nm narrowband ultraviolet B (NB-UVB) phototherapy</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keberlanjutan efektivitas fototerapi NBAcUVB pada guttate psoriasis pediatrik dengan melakukan studi kohort prospektif yang mengikuti pasien selama minimal satu tahun untuk menilai tingkat relaps dan perubahan skor PASI jangka panjang. Selain itu, diperlukan uji klinis terkontrol acak yang membandingkan NBAcUVB dengan terapi fototerapi alternatif seperti BBAcUVB atau PUVA pada anak-anak dengan GP, guna menentukan profil keamanan dan efektivitas relatif masingAcmasing modalitas. Selanjutnya, peran stres psikologis sebagai faktor pemicu eksaserbasi GP dapat diselidiki melalui studi observasional yang mengukur tingkat stres menggunakan skala terstandarisasi serta mengaitkannya dengan respons klinis terhadap NBAcUVB, termasuk kemungkinan intervensi psikologis untuk memperbaiki hasil terapi. Penelitian-penelitian ini diharapkan memberikan wawasan komprehensif tentang optimalisasi strategi pengobatan, pemantauan jangka panjang, dan faktor psikosial yang memengaruhi penderita guttate psoriasis anak..
<br>Kami melaporkan seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dengan guttate psoriasis yang menunjukkan progresi penyakit selama terapi sistemik sebelumnya, kemungkinan terkait dengan dosis metotreksat yang subterapeutik.Perbaikan klinis yang signifikan dicapai dengan fototerapi NB-UVB 311 nm, mencapai PASI90 setelah 18 sesi pengobatan.Kasus ini menekankan pentingnya evaluasi kecukupan terapi sebelumnya, pemilihan modalitas pengobatan yang tepat, serta pengenalan efikasi cepat fototerapi NB-UVB pada guttate psoriasis pediatrik
<br>Guttate psoriasis (GP) adalah varian psoriasis yang umum menyerang anak-anak dan dewasa muda, sering dipicu oleh infeksi. Meskipun sebagian besar kasus merespons terapi topikal, beberapa pasien menunjukkan respons yang tidak memadai terhadap pengobatan sebelumnya. Fototerapi narrowband ultraviolet B (NB-UVB) dianggap sebagai pilihan terapi yang aman dan efektif dalam kasus tersebut. Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun datang dengan banyak papula eritematosa dengan sisik halus yang tersebar di batang tubuh dan ekstremitas. Temuan laboratorium menunjukkan peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-c2e84.webp" type="image/webp" length="117780" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-01cc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-c2e84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/guttate-psoriasis-nb-uvb-phototherapy-pasi-anak-fo-thumb-0d8c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12999-indonesian-journal-biomedicine-clinical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51518-biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51518-biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:a69c7b087375ace07b1e685e45e411ae</id>
	<published>2026-06-25T17:50:59+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T17:50:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lulu nurdini" label="lulu nurdini" />
	<category term="ari siswanto" label="ari siswanto" />
	<category term="roni kusnowo" label="roni kusnowo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,kusnowo,lulu,nurdini,roni,siswanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana performa mesin diesel multiAcsilinder dengan campuran B65 pada tekanan injeksi 170Abar berperilaku di bawah beban dinamis, serta mengukur emisi NOx, CO, dan HC secara komprehensif. Selain itu, penting ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana performa mesin diesel multiAcsilinder dengan campuran B65 pada tekanan injeksi 170Abar berperilaku di bawah beban dinamis, serta mengukur emisi NOx, CO, dan HC secara komprehensif. Selain itu, penting ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-fd112.webp" title="JURIS - Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-fd112.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-fd112.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-fd112.webp 1x" title="JURIS - Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends" alt="JURIS - Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-bfd20.webp" title="JURIS - Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-bfd20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-bfd20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-bfd20.webp 1x" title="JURIS - Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends" alt="JURIS - Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-02356.webp" title="JURIS - Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-02356.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-02356.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-02356.webp 1x" title="JURIS - Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends" alt="JURIS - Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51518-biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan" title="JURIS - Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends" target="_blank">Optimizing injection pressure for diesel engines fueled with waste cooking oil biodiesel blends</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana performa mesin diesel multiAcsilinder dengan campuran B65 pada tekanan injeksi 170Abar berperilaku di bawah beban dinamis, serta mengukur emisi NOx, CO, dan HC secara komprehensif. Selain itu, penting untuk mengevaluasi keausan jangka panjang komponen mesin, termasuk sistem injeksi dan pelumas, ketika beroperasi terusAcmenerus dengan biodiesel B65, guna menilai dampak terhadap umur pakai mesin. Penelitian berikutnya juga dapat mengembangkan strategi kontrol injeksi adaptif yang menyesuaikan tekanan atau waktu penyemprotan secara realActime berdasarkan kualitas minyak goreng bekas yang beragam, dan menguji pengaruhnya terhadap konsumsi bahan bakar serta tingkat emisi. Pertanyaan penelitian yang dapat diajukan meliputi: (i) apakah peningkatan beban transien mempengaruhi efisiensi termal dan opacity pada biodiesel tinggi persentase?; (ii) berapa lama komponen mesin dapat bertahan tanpa penurunan performa signifikan ketika menggunakan B65?; dan (iii) sejauh mana kontrol injeksi dinamis dapat mengoptimalkan pembakaran pada variasi feedstock biodiesel? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, diharapkan dapat diperoleh pedoman praktis untuk penerapan biodiesel minyak goreng bekas secara luas pada kendaraan komersial serta menutup kesenjangan pengetahuan terkait durabilitas, emisi, dan strategi kontrol mesin..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa campuran B65 pada tekanan injeksi 170 bar menghasilkan nilai BSFC terendah (279,30Ag/kWh pada 4000AW) dan BTE yang setara dengan diesel (25,54A%), serta mengurangi opacity asap secara signifikan dibandingkan B0.Nilai kalorifik tertinggi diperoleh pada campuran B50 (53.000AJ/g), menegaskan bahwa optimasi tekanan injeksi dapat memperbaiki kinerja mesin biodiesel meski viskositas lebih tinggi.Meskipun hasilnya menjanjikan, penelitian terbatas pada mesin satu silinder dalam kondisi steadyAcstate dan hanya mengukur opacity, sehingga diperlukan studi lanjutan pada kondisi beban transien, durabilitas jangka panjang, serta emisi NOx, CO, dan HC
<br>Penelitian ini mengkaji pengaruh biodiesel dari minyak goreng bekas serta tekanan injeksi terhadap kinerja dan emisi mesin diesel. Campuran bahan bakar yang digunakan meliputi Pertamina Dex (B0), B50 (50A% biodiesel), dan B65 (65A% biodiesel) dengan variasi tekanan injeksi 160, 170, dan 180Abar. Pengujian dilakukan pada mesin diesel Dongfeng S195 dengan beban 1000Ae5000Awatt, mengukur karakteristik bahan bakar (densitas, viskositas, titik nyala, dan nilai kalor), Brake Specific Fuel Consumption (BSFC), Brake Thermal Efficiency (BTE), serta opacity gas buang. Hasil menunjukkan bahwa tekanan injeksi berperan penting dalam mengoptimalkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-fd112.webp" type="image/webp" length="184092" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-fd112.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-bfd20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/biodiesel-minyak-jelantah-performa-mesin-tekanan-i-thumb-02356.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12998-jurnal-polimesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Entrepreneurial education dan E commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Entrepreneurial education dan E commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Entrepreneurial education dan E commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51534-motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51534-motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:eefc2b9f0df3f8b0cd220ac9305cd386</id>
	<published>2026-06-25T17:47:23+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T17:47:23+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan kewirausahaan, perlu diterapkan pendekatan yang lebih aplikatif, seperti pengenalan langsung kepada dunia bisnis melalui praktik lapangan, seminar, atau workshop. Optimalisasi pemahaman siswa tentang e-commerce dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan kewirausahaan, perlu diterapkan pendekatan yang lebih aplikatif, seperti pengenalan langsung kepada dunia bisnis melalui praktik lapangan, seminar, atau workshop. Optimalisasi pemahaman siswa tentang e-commerce dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ca81c.webp" title="JURIS - Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ca81c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ca81c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ca81c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial" alt="JURIS - Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-43cf5.webp" title="JURIS - Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-43cf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-43cf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-43cf5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial" alt="JURIS - Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ecbd8.webp" title="JURIS - Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ecbd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ecbd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ecbd8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial" alt="JURIS - Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51534-motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pe" title="JURIS - Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial" target="_blank">Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial</a>: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan kewirausahaan, perlu diterapkan pendekatan yang lebih aplikatif, seperti pengenalan langsung kepada dunia bisnis melalui praktik lapangan, seminar, atau workshop. Optimalisasi pemahaman siswa tentang e-commerce dan media sosial dapat dilakukan melalui pelatihan khusus mengenai e-commerce dan pemanfaatan platform digital untuk berbisnis. Peningkatan kesiapan siswa dalam dunia kewirausahaan dapat dicapai melalui kerjasama antara sekolah dan industri, khususnya di bidang e-commerce dan kewirausahaan digital. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada faktor-faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan Entrepreneurial education, E-commerce Understanding, dan Penggunaan Media Sosial dalam meningkatkan Entrepreneurial intention siswa di SMKN 1 Sooko dan SMKN Jatirejo..
<br>Entrepreneurial education di SMKN Kabupaten Mojokerto menunjukkan bahwa pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap niat berwirausaha semakin kuat dengan adanya peran media sosial.Hal ini berarti siswa yang mengikuti pendidikan kewirausahaan dan memanfaatkan media sosial dapat lebih efektif menerapkan pengetahuan mereka ke dalam praktik nyata.Media sosial membantu siswa mempromosikan produk, memperluas jaringan, dan menguji ide bisnis, sehingga meningkatkan motivasi dan keyakinan untuk memulai usaha.Entrepreneurial education (X1), variabel ini secara langsung memberikan pengaruh signifikan terhadap niat berwirausaha.Siswa yang terpapar pendidikan kewirausahaan memiliki keterampilan teknis, kepercayaan diri, dan motivasi untuk memulai bisnis.Media sosial memperkuat dampak ini dengan menyediakan alat untuk menerapkan pengetahuan ke dalam konteks nyata.Pemahaman e-commerce tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap niat berwirausaha, melalui media sosial pengaruhnya menjadi lebih bermakna.Media sosial memfasilitasi aplikasi pengetahuan e-commerce, seperti membangun merek, mempromosikan produk, dan menjalankan strategi pemasaran digital, yang dapat memotivasi siswa untuk memulai usaha.Media sosial memainkan peran signifikan sebagai mediator.Ini membantu siswa menjembatani kesenjangan antara teori yang diajarkan di kelas dan praktik dalam membangun bisnis.Media sosial memungkinkan siswa menguji ide bisnis mereka, membangun jaringan, dan meningkatkan visibilitas produk atau layanan mereka
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana entrepreneurial education dan kesadaran siswa tentang e-commerce mempengaruhi kecenderungan berwirausaha melalui penggunaan media sosial. Dalam penelitian ini terdapat dua faktor independen, yaitu entrepreneurial education (X1) dan e-commerce understanding (X2), satu variabel dependen, yaitu entrepreneurial intention (Y), dan satu variabel mediasi, yaitu penggunaan media sosial (Z). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan metodologi penelitian kuantitatif. Responden untuk penelitian ini adalah siswa Jurusan Tata Busana di SMKN 1 Sooko Mojokerto dan SMKN Jatirejo yang telah mengambil mata pelajaran kewirausahaan. Penelitian ini melibatkan 237 siswa yang mengisi kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan pemodelan persamaan struktural (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepreneurial...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ecbd8.webp" type="image/webp" length="100178" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ca81c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-43cf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/motivasi-siswa-kompetensi-sosial-pengaruh-keluarga-thumb-ecbd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1758-unublitar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16730-briliant-jurnal-riset-konseptual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system investigation of thermal system configuration and exergy aspects ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system investigation of thermal system configuration and exergy aspects ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system investigation of thermal system configuration and exergy aspects ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51529-sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-ekse" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51529-sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-ekse" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:b3257fd1c14968398aab9fee99cf2597</id>
	<published>2026-06-25T17:37:26+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T17:37:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lulu nurdini" label="lulu nurdini" />
	<category term="ari siswanto" label="ari siswanto" />
	<category term="roni kusnowo" label="roni kusnowo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,kusnowo,lulu,nurdini,roni,siswanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki (1) efektivitas berbagai teknologi pendinginan aktif, seperti pendinginan cair, material perubahan fase, atau ventilasi paksa, dalam menurunkan suhu modul PV pada iklim tropis dan dampaknya terhadap efisiensi eksergi; ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki (1) efektivitas berbagai teknologi pendinginan aktif, seperti pendinginan cair, material perubahan fase, atau ventilasi paksa, dalam menurunkan suhu modul PV pada iklim tropis dan dampaknya terhadap efisiensi eksergi; ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-e1a3c.webp" title="JURIS - Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-e1a3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-e1a3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-e1a3c.webp 1x" title="JURIS - Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects" alt="JURIS - Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-90a45.webp" title="JURIS - Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-90a45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-90a45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-90a45.webp 1x" title="JURIS - Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects" alt="JURIS - Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-bf910.webp" title="JURIS - Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-bf910.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-bf910.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-bf910.webp 1x" title="JURIS - Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects" alt="JURIS - Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51529-sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-ekse" title="JURIS - Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects" target="_blank">Performance and efficiency analysis of a 1600 Wp PV system: investigation of thermal, system configuration, and exergy aspects</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki (1) efektivitas berbagai teknologi pendinginan aktif, seperti pendinginan cair, material perubahan fase, atau ventilasi paksa, dalam menurunkan suhu modul PV pada iklim tropis dan dampaknya terhadap efisiensi eksergi; (2) pengembangan algoritma kontrol terintegrasi yang menyinkronkan Battery Management System (BMS) baterai lithiumAcion dengan Solar Charge Controllers (SCC) menggunakan data realActime tegangan dan status pengisian untuk mencegah pemadaman sistem serta meningkatkan kemampuan pemulihan otomatis; serta (3) eksplorasi konfigurasi penyimpanan energi hibrida yang menambahkan superkapasitor bersama baterai lithiumAcion dan timbalAcasam untuk menampung fluktuasi daya cepat, serta menilai pengaruhnya terhadap keandalan sistem dan perilaku termal. Ketiga arah studi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang mitigasi bottleneck termal, peningkatan koordinasi kontrol, dan optimasi kapasitas penyimpanan, sehingga meningkatkan kualitas energi dan keandalan sistem PV offAcgrid di lingkungan tropis. Penelitian ini dapat dilakukan melalui percobaan lapangan yang melibatkan prototipe skala kecil, serta simulasi dinamis yang memodelkan interaksi termalAcelektrik secara komprehensif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem PV 1600AWp untuk penerangan mencapai efisiensi energi puncak 8,67A% namun terbatas oleh faktor termodinamika, dimana analisis eksergi mengidentifikasi kerusakan eksergi maksimum sebesar 8486,88AW pada tengah hari yang menandakan irreversibilitas termal sebagai penyebab utama penurunan kualitas energi di iklim tropis.Selain itu, konfigurasi penyimpanan hibrida lithiumAcion dan timbalAcasam menimbulkan kesenjangan sinkronisasi kritis.batas cutoff BMS lithium pada 21,7AV menghalangi pemulihan sistem secara otomatis.Oleh karena itu, perbaikan di masa depan harus memprioritaskan pendinginan panel aktif serta protokol komunikasi SCCAcBMS yang ditingkatkan untuk memaksimalkan kualitas energi dan keandalan sistem
<br>Sebuah sistem fotovoltaik hibrida dengan kapasitas terpasang total 1,6AkWp, terdiri dari modul monokristalin dan polikristalin, dievaluasi secara eksperimental pada kondisi tropis. Sistem penyimpanan energi menggunakan bank 72AV yang menggabungkan baterai lithiumAcion dan timbalAcasam. Pengukuran dilakukan setiap jam, kemudian analisis eksergi berdasarkan Hukum Kedua Termodinamika diterapkan untuk mengkuantifikasi kerugian irreversibel. Hasil menunjukkan efisiensi energi sistem berkisar antara 3,33A% hingga 8,67A%, dengan efisiensi puncak terjadi pada sore hari yang berhubungan dengan suhu panel yang lebih rendah dan daya langsung yang lebih besar. Analisis eksergi kuantitatif mengidentifikasi kerusakan eksergi maksimum sebesar 8486,88AW pada puncak radiasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-e1a3c.webp" type="image/webp" length="116546" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-e1a3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-90a45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/sistem-penyimpanan-digital-pv-analisis-eksergi-sin-thumb-bf910.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12998-jurnal-polimesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51524-pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51524-pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:66e0aa4dd69e7cd68d10df51cb2cf5b9</id>
	<published>2026-06-25T17:36:04+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T17:36:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lulu nurdini" label="lulu nurdini" />
	<category term="ari siswanto" label="ari siswanto" />
	<category term="roni kusnowo" label="roni kusnowo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,kusnowo,lulu,nurdini,roni,siswanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh parameter pemotongan pada morfologi burr pada pelat SS 304 dengan ketebalan yang lebih beragam, termasuk ketebalan di luar kisaran 1-2 mm. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh parameter pemotongan pada morfologi burr pada pelat SS 304 dengan ketebalan yang lebih beragam, termasuk ketebalan di luar kisaran 1-2 mm. Selain itu, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-344cb.webp" title="JURIS - Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-344cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-344cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-344cb.webp 1x" title="JURIS - Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates" alt="JURIS - Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-80b0c.webp" title="JURIS - Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-80b0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-80b0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-80b0c.webp 1x" title="JURIS - Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates" alt="JURIS - Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-10400.webp" title="JURIS - Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-10400.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-10400.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-10400.webp 1x" title="JURIS - Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates" alt="JURIS - Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51524-pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan" title="JURIS - Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates" target="_blank">Influence of cutting parameters on burr morphology in milling of 1Ae2 mm SS304 plates</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh parameter pemotongan pada morfologi burr pada pelat SS 304 dengan ketebalan yang lebih beragam, termasuk ketebalan di luar kisaran 1-2 mm. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi pengendalian burr yang lebih efektif, seperti penggunaan pelumas atau metode pendinginan yang berbeda, untuk mengurangi pembentukan burr tanpa mengorbankan kualitas permukaan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh kondisi termal pada pembentukan burr, terutama pada kisaran kecepatan spindle yang lebih tinggi, untuk memahami bagaimana kondisi termal mempengaruhi stabilitas deformasi dan pembentukan burr. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang optimasi parameter pemotongan dan strategi pengendalian burr dalam milling pelat SS 304, baik dari segi ilmiah maupun praktis..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara kedalaman potong, kecepatan spindle, dan ketebalan material berpengaruh signifikan terhadap pembentukan burr selama milling pelat SS 304 tipis.Peningkatan kedalaman potong secara konsisten menyebabkan peningkatan tinggi burr akibat intensifikasi deformasi plastik dan aliran material lateral di zona keluaran alat.Kecepatan spindle berkontribusi melalui efek termomekanik, yang di bawah kombinasi tertentu, dapat memperbesar atau meredam intensitas burr.Pelat dengan ketebalan 1 mm menunjukkan kecenderungan deformasi tertinggi karena kekakuan strukturalnya yang lebih rendah, sedangkan pelat 2 mm menunjukkan respons yang lebih stabil terhadap gaya pemotongan.Temuan ini mengonfirmasi bahwa ketebalan pelat berfungsi sebagai faktor kekakuan struktural yang mengatur stabilitas deformasi tepi pada material yang sangat lentur seperti SS 304.Penelitian ini memperluas penelitian sebelumnya yang terutama berfokus pada material bulk, dengan memberikan analisis yang lebih terfokus pada pelat tipis (1-2 mm) dalam kondisi milling konvensional.Secara praktis, kombinasi kecepatan spindle 800 rpm dan kedalaman potong 0,25 mm menghasilkan pembentukan burr yang lebih terkendali dibandingkan kondisi yang diuji lainnya.Hasil ini memberikan panduan praktis untuk pemilihan parameter pemotongan untuk meminimalkan cacat burr tanpa mengorbankan stabilitas proses, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih sistematis tentang tren pembentukan burr dalam aplikasi pelat SS 304 tipis
<br>Pengolahan SS 304 dalam aplikasi pelat tipis merupakan tantangan signifikan akibat pembentukan burr yang timbul dari sifatnya yang sangat lentur dan deformasi plastik yang signifikan selama proses milling. Dalam kisaran ketebalan 1 hingga 2 mm, kekakuan struktural yang berkurang meningkatkan kecenderungan aliran plastik lateral dan deformasi tepi, sehingga mengganggu kualitas permukaan dan kebutuhan operasi deburring sekunder. Meskipun pembentukan burr pada baja tahan karat telah banyak diteliti, studi yang secara khusus membahas pengaruh parameter milling konvensional terhadap morfologi burr pada pelat SS 304 tipis masih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-10400.webp" type="image/webp" length="133824" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-344cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-80b0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/pembentukan-burr-kedalaman-potong-ss-304-kecepatan-thumb-10400.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12998-jurnal-polimesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Microstructural evolution and mechanical performance of Ni modified sand cast excavator bucket teeth ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Microstructural evolution and mechanical performance of Ni modified sand cast excavator bucket teeth ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Microstructural evolution and mechanical performance of Ni modified sand cast excavator bucket teeth ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51525-gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51525-gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:c15088c0272e694160d963fa81d51544</id>
	<published>2026-06-25T17:34:05+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T17:34:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lulu nurdini" label="lulu nurdini" />
	<category term="ari siswanto" label="ari siswanto" />
	<category term="roni kusnowo" label="roni kusnowo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,kusnowo,lulu,nurdini,roni,siswanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi efek penambahan nikel pada mikrostruktur dan sifat mekanik lebih lanjut. Selain itu, studi komparatif antara modifikasi nikel dan elemen paduan lainnya dapat dilakukan untuk menentukan elemen ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi efek penambahan nikel pada mikrostruktur dan sifat mekanik lebih lanjut. Selain itu, studi komparatif antara modifikasi nikel dan elemen paduan lainnya dapat dilakukan untuk menentukan elemen ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-2371b.webp" title="JURIS - Microstructural evolution and mechanical performance of Ni-modified sand-cast excavator bucket teeth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-2371b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-2371b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-2371b.webp 1x" title="JURIS - Microstructural evolution and mechanical performance of Ni-modified sand-cast excavator bucket teeth" alt="JURIS - Microstructural evolution and mechanical performance of Ni-modified sand-cast excavator bucket teeth" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-410d7.webp" title="JURIS - Microstructural evolution and mechanical performance of Ni-modified sand-cast excavator bucket teeth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-410d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-410d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-410d7.webp 1x" title="JURIS - Microstructural evolution and mechanical performance of Ni-modified sand-cast excavator bucket teeth" alt="JURIS - Microstructural evolution and mechanical performance of Ni-modified sand-cast excavator bucket teeth" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51525-gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p" title="JURIS - Microstructural evolution and mechanical performance of Ni-modified sand-cast excavator bucket teeth" target="_blank">Microstructural evolution and mechanical performance of Ni-modified sand-cast excavator bucket teeth</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi efek penambahan nikel pada mikrostruktur dan sifat mekanik lebih lanjut. Selain itu, studi komparatif antara modifikasi nikel dan elemen paduan lainnya dapat dilakukan untuk menentukan elemen paduan yang paling efektif dalam meningkatkan kinerja gigi pengait excavator. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter perlakuan panas, seperti suhu dan waktu, untuk mencapai kombinasi optimal kekuatan, kekerasan, dan ketangguhan. Akhirnya, studi tentang pengaruh modifikasi nikel pada ketahanan aus dan ketahanan korosi gigi pengait excavator dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang kinerja material dalam kondisi kerja yang berat..
<br>Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa modifikasi nikel dan perlakuan panas multi-tahap efektif dalam meningkatkan kinerja mekanik gigi pengait excavator yang dicetak pasir.Mikrostruktur material terdiri dari martensit lamel yang dominan dengan adanya austenit sisa.Setelah tahap penyempurnaan akhir, kekuatan tarik mencapai 1206 MPa, dengan kekerasan 51 HRC, dan ketangguhan dampak 26,1 J/mm2.Ketahanan dampak yang meningkat terkait dengan stabilisasi austenit sisa yang dipromosikan oleh penambahan nikel.Analisis fraktograf menunjukkan fraktur yang didominasi oleh pembentukan cekungan, diikuti oleh propagasi retak yang melibatkan retak antar butir dan retak sekunder.Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi modifikasi nikel dan perlakuan panas dapat meningkatkan ketangguhan dan ketahanan dampak gigi pengait excavator, yang penting untuk aplikasi di bidang konstruksi dan pertambangan
<br>Gigi pengait pada excavator membutuhkan kekuatan, kekerasan, dan ketangguhan dampak yang tinggi untuk menahan kondisi kerja yang berat, termasuk abrasi dan dampak berulang. Mencapai kombinasi sifat ini pada baja paduan rendah yang dicetak pasir masih menjadi tantangan. Studi ini menyelidiki evolusi mikrostruktur dan sifat mekanik gigi pengait excavator yang dimodifikasi dengan nikel yang tunduk pada proses perlakuan panas lima tahap. Bahan diproduksi dengan pencetakan pasir dengan penambahan 0,6 wt.% Ni, diikuti dengan perlakuan panas berurutan yang terdiri dari normalisasi, tempering pra-penyempurnaan, pengerasan, dan penyempurnaan ganda. Karakterisasi mikrostruktur dan pengujian mekanik dilakukan untuk mengevaluasi efek urutan perlakuan panas pada kinerja material. Perlakuan panas yang diterapkan menghasilkan martensit lamel sebagai mikrostruktur dominan dengan adanya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-2371b.webp" type="image/webp" length="291854" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-2371b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/gigi-pengait-penambahan-nikel-baja-paduan-rendah-p-thumb-410d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12998-jurnal-polimesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel Citrus sinensis as a template for bioceramic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel Citrus sinensis as a template for bioceramic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel Citrus sinensis as a template for bioceramic ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51523-ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bal" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51523-ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bal" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:5e6c2c2f6b9f1e1904df36ea0625daeb</id>
	<published>2026-06-25T17:30:53+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T17:30:53+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lulu nurdini" label="lulu nurdini" />
	<category term="ari siswanto" label="ari siswanto" />
	<category term="roni kusnowo" label="roni kusnowo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,kusnowo,lulu,nurdini,roni,siswanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Mempelajari lebih lanjut efek konsentrasi ekstrak kulit jeruk yang berbeda pada karakteristik mikrostruktur hidroksiapatit, terutama dalam hal ukuran partikel, porositasi, dan morfologi. (2) Mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Mempelajari lebih lanjut efek konsentrasi ekstrak kulit jeruk yang berbeda pada karakteristik mikrostruktur hidroksiapatit, terutama dalam hal ukuran partikel, porositasi, dan morfologi. (2) Mengeksplorasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-48081.webp" title="JURIS - Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-48081.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-48081.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-48081.webp 1x" title="JURIS - Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic" alt="JURIS - Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-b1796.webp" title="JURIS - Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-b1796.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-b1796.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-b1796.webp 1x" title="JURIS - Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic" alt="JURIS - Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-26099.webp" title="JURIS - Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-26099.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-26099.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-26099.webp 1x" title="JURIS - Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic" alt="JURIS - Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51523-ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bal" title="JURIS - Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic" target="_blank">Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic</a>: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Mempelajari lebih lanjut efek konsentrasi ekstrak kulit jeruk yang berbeda pada karakteristik mikrostruktur hidroksiapatit, terutama dalam hal ukuran partikel, porositasi, dan morfologi. (2) Mengeksplorasi potensi penggunaan limbah cangkang telur dan kulit jeruk sebagai sumber bahan baku berkelanjutan untuk sintesis hidroksiapatit, dengan mempertimbangkan aspek kelayakan ekonomi dan lingkungan. (3) Meneliti lebih lanjut interaksi antara komponen organik dalam ekstrak kulit jeruk dengan kalsium dan fosfat selama sintesis hidroksiapatit, untuk memahami mekanisme kontrol pertumbuhan kristal dan potensi modifikasi mikrostruktur..
<br>Penelitian ini berhasil mendemonstrasikan jalur sintesis hijau yang berkelanjutan untuk HAp menggunakan limbah cangkang telur ayam sebagai sumber kalsium dan ekstrak kulit jeruk (Citrus sinensis L.) sebagai templat alami melalui metode presipitasi kimia basah.Analisis XRD mengonfirmasi hidroksiapatit sebagai fase kristal dominan dalam semua kondisi sintesis, dengan nilai kristalinitas sebesar 100% (0%), 99,55% (10%), 95,6% (20%), dan 95,2% (30%), yang menunjukkan pengurangan ukuran kristalit secara terkendali seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak.Pengamatan SEM menunjukkan pengurangan ukuran partikel secara progresif, penurunan agregasi, dan peningkatan porositasi permukaan.Analisis EDS mengonfirmasi komposisi elemen yang konsisten dan tingkat kemurnian yang tinggi.Di antara kondisi yang diteliti, penggunaan ekstrak kulit jeruk 30% menghasilkan karakteristik keseluruhan yang paling menguntungkan, menggabungkan mikrostruktur yang lebih halus dan kristalinitas yang terkendali
<br>Studi ini membahas tantangan lingkungan yang diakibatkan oleh limbah cangkang telur ayam dan kulit jeruk dengan mengembangkan jalur sintesis hijau yang berkelanjutan untuk hidroksiapatit (HAp). Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis hidroksiapatit dari kalsium yang berasal dari cangkang telur menggunakan ekstrak kulit jeruk (Citrus sinensis L.) sebagai templat alami dan mengevaluasi efek konsentrasi ekstrak terhadap struktur dan karakteristik material yang dihasilkan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-b1796.webp" type="image/webp" length="179642" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-48081.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-b1796.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/ekstrak-kulit-kapsul-jeruk-bali-cangkang-telur-sin-thumb-26099.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12998-jurnal-polimesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Trained immunity in tuberculosis infection a systematic review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Trained immunity in tuberculosis infection a systematic review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Trained immunity in tuberculosis infection a systematic review ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51531-tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51531-tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:937a759b8f3befde10250a5dac2186b1</id>
	<published>2026-06-25T17:07:29+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T17:07:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat strategi pencegahan TB, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan vaksin baru yang memanfaatkan trained immunity. Studi klinis yang lebih besar dan beragam diperlukan untuk memvalidasi durabilitas dan mekanisme trained immunity, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkuat strategi pencegahan TB, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan vaksin baru yang memanfaatkan trained immunity. Studi klinis yang lebih besar dan beragam diperlukan untuk memvalidasi durabilitas dan mekanisme trained immunity, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-eb576.webp" title="JURIS - Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-eb576.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-eb576.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-eb576.webp 1x" title="JURIS - Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review" alt="JURIS - Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-2d0bb.webp" title="JURIS - Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-2d0bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-2d0bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-2d0bb.webp 1x" title="JURIS - Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review" alt="JURIS - Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-809d8.webp" title="JURIS - Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-809d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-809d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-809d8.webp 1x" title="JURIS - Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review" alt="JURIS - Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51531-tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco" title="JURIS - Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review" target="_blank">Trained immunity in tuberculosis infection: a systematic review</a>: Untuk memperkuat strategi pencegahan TB, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan vaksin baru yang memanfaatkan trained immunity. Studi klinis yang lebih besar dan beragam diperlukan untuk memvalidasi durabilitas dan mekanisme trained immunity, serta mengidentifikasi biomarker yang dapat memprediksi respons individu terhadap intervensi ini. Selain itu, penelitian translasional yang menyelidiki integrasi strategi trained immunity dengan manajemen kontak TB dan program vaksinasi nasional akan sangat bermanfaat. Dengan demikian, upaya ini dapat meningkatkan kontrol awal terhadap Mtb pada kontak rumah tangga dan komunitas yang baru terpapar, serta memperkuat imunitas bawaan secara luas..
<br>Mycobacterium tuberculosis (Mtb) dapat merombak sel punca hematopoietik untuk menekan mielopoiesis dan melemahkan trained immunity, sehingga mengganggu pertahanan antimikroba dan memicu persistensi patogen.Sebaliknya, intervensi trained immunity seperti vaksin BCG dan -glucan dapat melawan efek ini dengan merombak respons imun bawaan melalui mekanisme epigenetik dan metabolik.Di antara kandidat yang muncul, TB-MAPS menunjukkan janji sebagai platform baru, terutama karena respons imun yang kuat dan potensi sinergi dengan BCG.Namun, bukti saat ini masih sebagian besar preklinis.Studi lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi durabilitas, mekanisme, biomarker, dan relevansi klinis sebelum strategi ini dapat diterjemahkan ke dalam program pencegahan TB
<br>Tuberkulosis (TB) dianggap sebagai kontributor utama kematian akibat bakteri patogen, terutama Mycobacterium tuberculosis (Mtb), yang ditularkan melalui droplet dari penderita TB aktif. Sistem imun bawaan dan adaptif bekerja bersama untuk mengendalikan infeksi, dengan imunitas bawaan memiliki potensi untuk membantu menghilangkan Mtb. Vaksinasi, diagnosis yang cepat, dan pengobatan yang tepat dapat mengurangi keparahan infeksi, namun masih dibutuhkan strategi baru untuk mengatasi TB secara lebih efektif. Penelitian terkini menunjukkan bahwa trained immunity berperan dalam membersihkan patogen, termasuk Mtb, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-809d8.webp" type="image/webp" length="114594" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-eb576.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-2d0bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/tb-aktif-pasien-trained-immunity-tuberculosis-myco-thumb-809d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12999-indonesian-journal-biomedicine-clinical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies A systematic review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies A systematic review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies A systematic review ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51532-akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-akuras" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51532-akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-akuras" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:b6fcb4cb7f468479c435ece1fdb68cd2</id>
	<published>2026-06-25T17:06:44+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T17:06:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan standar referensi yang terstandarisasi, menggabungkan mikroskopi dan PCR, memengaruhi akurasi diagnostik skabies di berbagai setting klinis; penelitian ini dapat membandingkan sensitivitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan standar referensi yang terstandarisasi, menggabungkan mikroskopi dan PCR, memengaruhi akurasi diagnostik skabies di berbagai setting klinis; penelitian ini dapat membandingkan sensitivitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-de07a.webp" title="JURIS - Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-de07a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-de07a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-de07a.webp 1x" title="JURIS - Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review" alt="JURIS - Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-c1e83.webp" title="JURIS - Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-c1e83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-c1e83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-c1e83.webp 1x" title="JURIS - Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review" alt="JURIS - Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-54719.webp" title="JURIS - Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-54719.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-54719.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-54719.webp 1x" title="JURIS - Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review" alt="JURIS - Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51532-akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-akuras" title="JURIS - Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review" target="_blank">Diagnostic accuracy of clinical and laboratory tests in scabies: A systematic review</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan standar referensi yang terstandarisasi, menggabungkan mikroskopi dan PCR, memengaruhi akurasi diagnostik skabies di berbagai setting klinis; penelitian ini dapat membandingkan sensitivitas dan spesifisitas hasil diagnosis dengan standar baku yang baru. Selanjutnya, studi biaya-efektivitas dan kelayakan operasional dapat dilakukan untuk mengevaluasi implementasi PCR berbasis titik pelayanan dalam konteks sumber daya terbatas, guna menentukan apakah metode ini dapat diadopsi secara luas di daerah endemik. Terakhir, intervensi pelatihan khusus dermoskopi dapat diuji untuk menilai apakah peningkatan kompetensi operator meningkatkan sensitivitas diagnosis skabies pada populasi dengan pigmen kulit gelap, serta bagaimana pelatihan tersebut memengaruhi hasil klinis secara keseluruhan..
<br>Tinjauan sistematis ini menunjukkan bahwa kerokan kulit dan tes pita perekat memiliki sensitivitas tertinggi dalam diagnosis skabies ketika material tungau tersedia.Namun, akurasi diagnostik sebenarnya masih tidak pasti karena heterogenitas desain studi, variasi standar referensi, dan pelaporan spesifisitas yang terbatas.dermoskopi serta PCR dapat menjadi alat pelengkap yang berguna, meskipun performanya beragam antar setting klinis.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan diagnosis terintegrasi yang menggabungkan penilaian klinis dengan tes konfirmasi yang sesuai, disesuaikan dengan sumber daya dan keahlian yang tersedia
<br>Skabies merupakan penyakit kulit parasitik yang sangat menular dengan morbiditas global yang signifikan. Diagnosis yang akurat penting untuk terapi dan pengendalian, namun manifestasi klinis sering tidak spesifik dan akurasi berbagai metode diagnostik masih bervariasi. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mempelajari akurasi diagnosis klinis dan metode laboratorium untuk skabies. Tinjauan sistematis dilakukan sesuai pedoman PRISMA 2020. Pencarian pada PubMed, Embase, dan Web of Science dilakukan dalam rentang waktu 2207 hingga Desember 2025 untuk studi yang mengevaluasi akurasi diagnostik dari diagnosis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-c1e83.webp" type="image/webp" length="83762" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-de07a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-c1e83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/akurasi-diagnosis-frozen-diagnostik-nipt-penyakit-thumb-54719.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12999-indonesian-journal-biomedicine-clinical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Response of narrowband ultraviolet B phototherapy in pityriasis lichenoides like mycosis fungoides a case report ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Response of narrowband ultraviolet B phototherapy in pityriasis lichenoides like mycosis fungoides a case report ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Response of narrowband ultraviolet B phototherapy in pityriasis lichenoides like mycosis fungoides a case report ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51528-mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-foto" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51528-mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-foto" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:24cede51779bb388b45f7a4a4994d801</id>
	<published>2026-06-25T16:32:11+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T16:32:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, kami menyarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh antara berbagai terapi fototerapi, seperti NB-UVB, BB-UVB, dan PUVA, untuk menentukan efektivitas dan keamanan masing-masing metode dalam mengobati MF stadium ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, kami menyarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh antara berbagai terapi fototerapi, seperti NB-UVB, BB-UVB, dan PUVA, untuk menentukan efektivitas dan keamanan masing-masing metode dalam mengobati MF stadium ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-6dc59.webp" title="JURIS - Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-6dc59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-6dc59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-6dc59.webp 1x" title="JURIS - Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report" alt="JURIS - Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-ebd0c.webp" title="JURIS - Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-ebd0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-ebd0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-ebd0c.webp 1x" title="JURIS - Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report" alt="JURIS - Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-6e207.webp" title="JURIS - Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-6e207.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-6e207.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-6e207.webp 1x" title="JURIS - Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report" alt="JURIS - Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51528-mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-foto" title="JURIS - Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report" target="_blank">Response of narrowband ultraviolet-B phototherapy in pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides: a case report</a>: Untuk penelitian lanjutan, kami menyarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh antara berbagai terapi fototerapi, seperti NB-UVB, BB-UVB, dan PUVA, untuk menentukan efektivitas dan keamanan masing-masing metode dalam mengobati MF stadium awal. Selain itu, penelitian yang berfokus pada mekanisme imunomodulasi dan induksi apoptosis sel limfosit atipikal yang terjadi selama fototerapi NB-UVB dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang cara kerja terapi ini. Terakhir, studi longitudinal yang menyelidiki efek jangka panjang fototerapi NB-UVB pada pasien MF dapat memberikan informasi berharga tentang keberlanjutan remisi dan potensi kekambuhan..
<br>Pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides adalah varian sangat langka dari MF yang ditandai dengan lesi kulit yang menyerupai pitiriasis lichenoides tetapi menunjukkan temuan histopatologis yang konsisten dengan MF.Dalam laporan kasus ini, kami menggambarkan seorang pasien dengan PL-like MF yang diobati dengan fototerapi NB-UVB dan menunjukkan respons klinis yang baik dengan perbaikan sebesar 87% setelah 37 sesi dengan dosis kumulatif 58,764 mJ/cmA.Ikuti-up jangka panjang diperlukan untuk menilai perbaikan klinis berkelanjutan dan potensi kekambuhan
<br>Mycosis fungoides (MF) adalah jenis limfoma sel T kulit yang seringkali meniru berbagai penyakit kulit lainnya, terutama pada stadium awal. Salah satu subtipe langka adalah pityriasis lichenoides-like mycosis fungoides (PL-like MF), yang menyerupai pitiriasis likenoides secara klinis namun memiliki karakteristik histopatologi MF, kadang dengan gambaran yang tumpang tindih. Penatalaksanaan MF bervariasi tergantung pada stadium, dengan terapi skin-directed, termasuk fototerapi narrowband ultraviolet B (NB-UVB), sering digunakan pada stadium awal. Sebuah kasus dilaporkan dari seorang wanita 28 tahun yang mengeluhkan bintil dan bercak kemerahan pada badan, lengan, dan tungkai yang memburuk selama dua tahun. Pasien dilakukan biopsi kulit dengan hasil PL-like MF. Setelah dilakukan terapi kortikosteroid topikal selama 2 bulan tidak ada perbaikan optimal, pasien kemudian menjalani...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-ebd0c.webp" type="image/webp" length="119960" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-6dc59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-ebd0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/mycosis-fungoides-pityriasis-lichenoides-like-foto-thumb-6e207.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12999-indonesian-journal-biomedicine-clinical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ A laboratory scale 3 axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A laboratory scale 3 axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A laboratory scale 3 axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51530-sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51530-sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:4fbdccc9718d722a5e9594f74cf5a41b</id>
	<published>2026-06-25T16:29:07+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T16:29:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lulu nurdini" label="lulu nurdini" />
	<category term="ari siswanto" label="ari siswanto" />
	<category term="roni kusnowo" label="roni kusnowo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,kusnowo,lulu,nurdini,roni,siswanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penerapan kontrol umpan balik tertutup dengan menggunakan enkoder atau sensor posisi untuk meningkatkan akurasi dan mengurangi deviasi pada gerakan tiga sumbu sistem ASRS; selain itu, dapat dikembangkan gripper ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penerapan kontrol umpan balik tertutup dengan menggunakan enkoder atau sensor posisi untuk meningkatkan akurasi dan mengurangi deviasi pada gerakan tiga sumbu sistem ASRS; selain itu, dapat dikembangkan gripper ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b6d9c.webp" title="JURIS - A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b6d9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b6d9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b6d9c.webp 1x" title="JURIS - A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management" alt="JURIS - A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-ce2dc.webp" title="JURIS - A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-ce2dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-ce2dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-ce2dc.webp 1x" title="JURIS - A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management" alt="JURIS - A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b1d6a.webp" title="JURIS - A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b1d6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b1d6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b1d6a.webp 1x" title="JURIS - A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management" alt="JURIS - A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51530-sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presen" title="JURIS - A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management" target="_blank">A laboratory-scale 3-axis automated storage and retrieval system prototype for electronic component management</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penerapan kontrol umpan balik tertutup dengan menggunakan enkoder atau sensor posisi untuk meningkatkan akurasi dan mengurangi deviasi pada gerakan tiga sumbu sistem ASRS; selain itu, dapat dikembangkan gripper adaptif yang menggabungkan sensor gaya dan visi untuk menangani beragam bentuk dan berat komponen elektronik secara lebih aman; selanjutnya, integrasi platform IoT untuk pemantauan realActime dan analisis data berbasis cloud dapat diteliti guna mengoptimalkan kinerja operasional, memungkinkan pengawasan jarak jauh serta prediksi kegagalan, sehingga memperluas aplikasi sistem dalam pendidikan industri dan penelitian lanjutan..
<br>Prototipe ASRS tiga sumbu yang dikembangkan berhasil menunjukkan bahwa solusi penyimpanan otomatis skala laboratorium dapat dicapai secara efektif dengan teknologi PLC dan HMI, serta menghasilkan akurasi posisi antara 84,62% hingga 95,38% meski terdapat deviasi penyimpanan 4,62%Ae15,38% yang dipengaruhi oleh toleransi mekanik dan karakteristik kontrol motor terbuka.Sinkronisasi antara logika kontrol PLC, driver motor, dan respons mekanik memastikan operasi yang stabil dan dapat diulang, menjadikan sistem ini cocok sebagai platform otomasi laboratorium.Pengembangan selanjutnya disarankan untuk meningkatkan akurasi dan ketahanan melalui kontrol umpan balik tertutup, integrasi sensor realActime, mekanisme gripper adaptif, serta pemantauan berbasis IoT untuk optimasi kinerja jarak jauh
<br>Efisiensi penyimpanan dan pengambilan komponen elektronik tetap menjadi tantangan pada lingkungan skala laboratorium karena ketergantungan pada penanganan manual. Penelitian ini menyajikan pengembangan dan evaluasi eksperimental prototipe Sistem Penyimpanan dan Pengambilan Otomatis (ASRS) tiga sumbu skala laboratorium yang dirancang untuk manajemen komponen elektronik. Sistem yang diusulkan menggunakan kombinasi motor servo dan stepper untuk memberikan gerakan terkontrol pada sumbu X, Y, dan Z. Sistem dikelola oleh Programmable Logic Controller (PLC) yang terintegrasi dengan HumanAeMachine Interface (HMI). Operasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b1d6a.webp" type="image/webp" length="186694" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b6d9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-ce2dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sistem-penyimpanan-digital-prototipe-presensi-apli-thumb-b1d6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12998-jurnal-polimesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Comparative of field study of three and four bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative of field study of three and four bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative of field study of three and four bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51520-wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51520-wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:b8d8abaa8debfc5857a4c057781b61f3</id>
	<published>2026-06-25T16:20:56+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T16:20:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lulu nurdini" label="lulu nurdini" />
	<category term="ari siswanto" label="ari siswanto" />
	<category term="roni kusnowo" label="roni kusnowo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,kusnowo,lulu,nurdini,roni,siswanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran untuk penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh jumlah bilah yang lebih tinggi pada kinerja turbin ASWT. Apakah ada titik optimal di mana ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran untuk penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh jumlah bilah yang lebih tinggi pada kinerja turbin ASWT. Apakah ada titik optimal di mana ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-d2c74.webp" title="JURIS - Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-d2c74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-d2c74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-d2c74.webp 1x" title="JURIS - Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions" alt="JURIS - Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-395ea.webp" title="JURIS - Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-395ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-395ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-395ea.webp 1x" title="JURIS - Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions" alt="JURIS - Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-19708.webp" title="JURIS - Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-19708.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-19708.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-19708.webp 1x" title="JURIS - Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions" alt="JURIS - Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51520-wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond" title="JURIS - Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions" target="_blank">Comparative of field study of three- and four-bladed archimedes spiral wind turbines under natural low wind conditions</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran untuk penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh jumlah bilah yang lebih tinggi pada kinerja turbin ASWT. Apakah ada titik optimal di mana kinerja turbin mencapai puncaknya, atau apakah peningkatan terus menerus dalam jumlah bilah akan memberikan manfaat lebih lanjut? Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain turbin ASWT dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti bentuk bilah, sudut pitch, dan panjang bilah. Bagaimana perubahan ini dapat mempengaruhi kinerja turbin di bawah kondisi angin rendah? Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi turbin ASWT dalam aplikasi energi terbarukan skala kecil, seperti sistem energi terintegrasi atau sistem energi hibrid. Bagaimana turbin ASWT dapat dioptimalkan untuk bekerja secara sinergis dengan sumber energi terbarukan lainnya?.
<br>Studi ini secara eksperimental menyelidiki pengaruh jumlah bilah pada perilaku rotasi dan kinerja listrik ASWT yang beroperasi di bawah kondisi angin alami.Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah sebagai berikut.(1) Jumlah bilah secara signifikan mempengaruhi perilaku rotasi dan kinerja listrik ASWT di bawah kondisi angin rendah (0,8-4,0 m/s).Turbin empat bilah menunjukkan cut-in lebih awal, stabilitas rotasi yang lebih tinggi, dan keluaran listrik yang lebih baik secara konsisten daripada konfigurasi tiga bilah.(2) Daya listrik sebesar 0,29 W pada kecepatan angin 3,8-4,0 m/s dicapai oleh turbin ASWT empat bilah yang lebih dari tiga kali lebih tinggi daripada turbin tiga bilah (0,09 W).Ini juga menghasilkan tegangan dan arus yang lebih tinggi pada kecepatan angin sedang (2,5-3,0 m/s).(3) Kinerja yang ditingkatkan dari turbin ASWT empat bilah dikaitkan dengan peningkatan torsi aerodinamis dan kontinuitas torsi yang dihasilkan dari soliditas bilah yang lebih tinggi, bukan hanya peningkatan kecepatan rotasi saja.Hal ini menyebabkan coupling elektromekanis yang lebih kuat dan mengurangi interupsi arus di dekat daerah cut-in.(4) Hasil ini mengonfirmasi bahwa peningkatan jumlah bilah dari tiga menjadi empat memberikan keseimbangan yang lebih menguntungkan antara beban aerodinamis dan kinerja listrik di bawah kondisi angin rendah dan fluktuatif
<br>Archimedes Spiral Wind Turbines (ASWTs) cocok untuk pengumpulan energi skala kecil di lingkungan angin rendah. Namun, evaluasi lapangan tentang efek jumlah bilah di bawah kondisi angin alami masih terbatas. Studi ini secara eksperimental memeriksa pengaruh jumlah bilah pada perilaku rotasi dan kinerja listrik di bawah kondisi angin alami, memberikan wawasan empiris di luar studi laboratorium dan numerik yang terkendali. Konfigurasi turbin tiga bilah dan empat bilah dibuat dan diuji di kondisi lapangan dengan kecepatan angin berkisar dari 0,8 hingga 4,0 m/s....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-395ea.webp" type="image/webp" length="135862" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-d2c74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-395ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/wind-turbines-desain-turbin-magnetik-analisis-kond-thumb-19708.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12998-jurnal-polimesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ A rare case of symmetrical drug related intertriginous and flexural exanthema SDRIFE ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A rare case of symmetrical drug related intertriginous and flexural exanthema SDRIFE ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A rare case of symmetrical drug related intertriginous and flexural exanthema SDRIFE ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51527-steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51527-steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:7277c1ce95e2bb67648dd48a33c23318</id>
	<published>2026-06-25T16:17:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T16:17:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor risiko SDRIFE pada populasi dengan paparan polifarmasi melalui studi kohort prospektif yang mengumpulkan data detail tentang jenis, dosis, dan durasi obat serta respon imun pasien; selanjutnya, validasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor risiko SDRIFE pada populasi dengan paparan polifarmasi melalui studi kohort prospektif yang mengumpulkan data detail tentang jenis, dosis, dan durasi obat serta respon imun pasien; selanjutnya, validasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-0a8a2.webp" title="JURIS - A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-0a8a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-0a8a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-0a8a2.webp 1x" title="JURIS - A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)" alt="JURIS - A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-49737.webp" title="JURIS - A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-49737.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-49737.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-49737.webp 1x" title="JURIS - A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)" alt="JURIS - A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-19eda.webp" title="JURIS - A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-19eda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-19eda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-19eda.webp 1x" title="JURIS - A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)" alt="JURIS - A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51527-steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca" title="JURIS - A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)" target="_blank">A rare case of symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE)</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor risiko SDRIFE pada populasi dengan paparan polifarmasi melalui studi kohort prospektif yang mengumpulkan data detail tentang jenis, dosis, dan durasi obat serta respon imun pasien; selanjutnya, validasi skala Naranjo dibandingkan dengan alat penilaian kausalitas lain seperti Liverpool ADR Causality Assessment Tool dalam konteks SDRIFE diperlukan untuk menentukan keakuratan dan kegunaan klinisnya; serta, uji coba terkontrol yang mengevaluasi efektivitas dan sensitivitas patch test serta metode in vitro seperti tes aktivasi sel T dalam mengidentifikasi agen penyebab pada kasus SDRIFE dengan eksposur obat ganda dapat memberikan panduan diagnostik yang lebih andal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme patofisiologis SDRIFE, meningkatkan akurasi diagnosis, serta mengoptimalkan strategi manajemen klinis bagi pasien dengan reaksi obat yang kompleks..
<br>Kami melaporkan sebuah kasus langka SDRIFE yang didiagnosis berdasarkan riwayat klinis, pemeriksaan fisik, dan temuan histopatologi.Pengakuan cepat terhadap pola lesi intertriginosa simetris serta penggunaan skala Naranjo membantu mengidentifikasi obat penyebab, namun penilaian harus hati-hati untuk menghindari atribusi berlebih pada beberapa agen.Penarikan obat yang dicurigai secara dini dan, bila memungkinkan, pengujian patch tetap penting untuk mengoptimalkan hasil klinis dan mencegah kekambuhan
<br>Symmetrical drug-related intertriginous and flexural exanthema (SDRIFE) merupakan erupsi obat makulopapular yang jarang terjadi, dimediasi oleh reaksi hipersensitivitas tipe IV, dan ditandai dengan patch eritematosa pada area fleksural dan intertriginosa yang simetris tanpa disertai gejala sistemik. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan manifestasi SDRIFE yang jarang serta menekankan pentingnya deteksi dini dan penghentian segera obat penyebab. Seorang perempuan berusia 27 tahun datang dengan keluhan bercak kemerahan batas tegas yang melibatkan aksila, regio inframammae, fossa antekubiti, inguinal, poplitea, dan glutea setelah terpapar beberapa obat sistemik, yang meliputi sefadroksil, asam mefenamat, amoksisilin, deksametason oral, parasetamol, dan loratadin. Tidak ditemukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-49737.webp" type="image/webp" length="75000" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-0a8a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-49737.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/steroid-sistemik-danatau-drug-eruption-naranjo-sca-thumb-19eda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12999-indonesian-journal-biomedicine-clinical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Modification of counter recoil system in pneumatic counter tank weapon CTW for recoil force reduction ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Modification of counter recoil system in pneumatic counter tank weapon CTW for recoil force reduction ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Modification of counter recoil system in pneumatic counter tank weapon CTW for recoil force reduction ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51519-pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51519-pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:500e3ddc0b8a50043b1686c3835bc794</id>
	<published>2026-06-25T16:08:01+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T16:08:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lulu nurdini" label="lulu nurdini" />
	<category term="ari siswanto" label="ari siswanto" />
	<category term="roni kusnowo" label="roni kusnowo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,kusnowo,lulu,nurdini,roni,siswanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komprehensif tentang durabilitas dan perilaku kelelahan sistem counter recoil yang dimodifikasi, serta melakukan penilaian ergonomi dan validasi di bawah kondisi operasi yang diperpanjang dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komprehensif tentang durabilitas dan perilaku kelelahan sistem counter recoil yang dimodifikasi, serta melakukan penilaian ergonomi dan validasi di bawah kondisi operasi yang diperpanjang dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-85653.webp" title="JURIS - Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-85653.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-85653.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-85653.webp 1x" title="JURIS - Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction" alt="JURIS - Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-1b5e7.webp" title="JURIS - Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-1b5e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-1b5e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-1b5e7.webp 1x" title="JURIS - Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction" alt="JURIS - Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-fe21e.webp" title="JURIS - Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-fe21e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-fe21e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-fe21e.webp 1x" title="JURIS - Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction" alt="JURIS - Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51519-pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw" title="JURIS - Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction" target="_blank">Modification of counter recoil system in pneumatic counter-tank weapon (CTW) for recoil force reduction</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komprehensif tentang durabilitas dan perilaku kelelahan sistem counter recoil yang dimodifikasi, serta melakukan penilaian ergonomi dan validasi di bawah kondisi operasi yang diperpanjang dan realistis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi optimasi massa pad counter yang lebih lanjut, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kinerja peredaman dan mobilitas peluncur. Studi ini dapat mencakup analisis dinamika sistem dan simulasi untuk menentukan massa optimal yang memberikan kompromi terbaik antara pengurangan recoil dan kemudahan penggunaan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek modifikasi pada akurasi tembakan dan stabilitas peluncur, serta mengukur tingkat kenyamanan operator saat menggunakan sistem yang dimodifikasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang efektivitas dan keandalan sistem counter recoil yang dimodifikasi, serta membantu dalam pengembangan sistem pelatihan counter-tank pneumatik yang lebih aman, ergonomis, dan andal..
<br>Modifikasi sistem counter recoil pada senjata pelatih counter-tank pneumatik berhasil mengurangi gaya recoil secara signifikan sambil meningkatkan kinerja peluncur.Gaya recoil rata-rata berkurang dari 27,1 N menjadi 20,3 N pada tekanan 10 bar dan dari 81,7 N menjadi 65,7 N pada tekanan 30 bar.Efisiensi peluncuran juga meningkat, dengan jangkauan proyektil meningkat dari 190,7 m menjadi 221,7 m pada tekanan 30 bar.Massa tambahan pad counter lebih lanjut mengurangi gaya recoil, di mana peningkatan massa dari 0,5 kg menjadi 1,5 kg menurunkan gaya recoil dari 65,67 N menjadi 34,33 N.Analisis statistik dengan ANOVA dua arah mengonfirmasi bahwa baik tekanan kerja maupun massa pad counter berpengaruh signifikan terhadap perilaku recoil (p < 0,001), dengan model menjelaskan 98,35% varians.Meskipun pad counter 1,5 kg mencapai pengurangan recoil terbesar, massa tambahan dapat mengurangi mobilitas dan kenyamanan operator.Pad counter 1,0 kg memberikan kompromi yang lebih seimbang antara kinerja peredaman dan kemudahan penggunaan.Mekanisme counter recoil yang diusulkan menawarkan solusi pasif yang efektif untuk peredaman recoil sambil meningkatkan kinerja peluncuran.Namun, penelitian ini terbatas pada pengujian jangka pendek.pekerjaan selanjutnya harus mengatasi ketahanan, perilaku kelelahan, penilaian ergonomi, dan validasi di bawah kondisi operasi yang diperpanjang dan realistis untuk memastikan keandalan jangka panjang
<br>Kemajuan pesat dalam teknologi pertahanan telah mengubah peralatan militer modern, terutama sistem senjata utama (Alutsista) yang digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI AD). Hal ini menuntut peningkatan kompetensi personel untuk mengoperasikan peralatan secara optimal dalam berbagai skenario pertempuran. Infanteri, sebagai elemen utama operasi darat, bergantung pada sistem senjata portabel, termasuk Senjata Counter-Tank (CTW), yang dirancang untuk menetralkan kendaraan lapis baja dan posisi yang diperkuat. Senjata anti-tank konvensional seperti LRAC (Lance-Roquettes Antichar), Instalaza C90-CR, dan Armbrust terbukti efektif dalam operasi tempur. Namun, biaya operasional yang tinggi, amunisi sekali pakai, dan logistik yang kompleks membatasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-85653.webp" type="image/webp" length="183298" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-85653.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-1b5e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/pad-counter-sel-beban-anova-peluncur-pelatihan-ctw-thumb-fe21e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12998-jurnal-polimesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The effect of heat input on defect formation macrostructure microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The effect of heat input on defect formation macrostructure microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The effect of heat input on defect formation macrostructure microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51522-variasi-arus-pengelasan-model-al" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51522-variasi-arus-pengelasan-model-al" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-25:56f7d7aa99979002826d19fc2d8035f8</id>
	<published>2026-06-25T15:51:41+07:00</published>
	<updated>2026-06-25T15:51:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lulu nurdini" label="lulu nurdini" />
	<category term="ari siswanto" label="ari siswanto" />
	<category term="roni kusnowo" label="roni kusnowo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,kusnowo,lulu,nurdini,roni,siswanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis efek variasi arus pengelasan pada sifat mekanik sambungan pengelasan AA 1100, seperti kekuatan tarik dan ketahanan terhadap korosi. (2) Mengkaji pengaruh ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis efek variasi arus pengelasan pada sifat mekanik sambungan pengelasan AA 1100, seperti kekuatan tarik dan ketahanan terhadap korosi. (2) Mengkaji pengaruh ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-5a883.webp" title="JURIS - The effect of heat input on defect formation, macrostructure, microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-5a883.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-5a883.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-5a883.webp 1x" title="JURIS - The effect of heat input on defect formation, macrostructure, microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process" alt="JURIS - The effect of heat input on defect formation, macrostructure, microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-e7dd9.webp" title="JURIS - The effect of heat input on defect formation, macrostructure, microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-e7dd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-e7dd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-e7dd9.webp 1x" title="JURIS - The effect of heat input on defect formation, macrostructure, microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process" alt="JURIS - The effect of heat input on defect formation, macrostructure, microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51522-variasi-arus-pengelasan-model-al" title="JURIS - The effect of heat input on defect formation, macrostructure, microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process" target="_blank">The effect of heat input on defect formation, macrostructure, microstructure and hardness in AA 1100 aluminum weld joints using the GMAW process</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis efek variasi arus pengelasan pada sifat mekanik sambungan pengelasan AA 1100, seperti kekuatan tarik dan ketahanan terhadap korosi. (2) Mengkaji pengaruh variasi arus pengelasan pada evolusi mikrostruktur dan distribusi kekerasan di zona yang terpengaruh panas (HAZ) dan logam pengisi. (3) Meneliti metode pengendalian pori dan spatter selama pengelasan AA 1100, seperti pengaturan aliran gas pelindung atau penggunaan teknik pengelasan alternatif..
<br>Penelitian ini menganalisis efek variasi arus pengelasan pada sifat fisik dan mekanik sambungan pengelasan AA 1100.Kesimpulan yang dapat ditarik adalah variasi arus pengelasan berpengaruh signifikan terhadap kualitas sambungan pengelasan AA 1100 GMAW, terutama dalam hal cacat pengelasan, mikrostruktur, dan kekerasan.Peningkatan arus pengelasan meningkatkan masukan panas, yang menyebabkan peningkatan pori dan spatter serta lelehan yang lebih lebar.Arus pengelasan 100 A menghasilkan pori minimal, mikrostruktur logam pengisi yang lebih halus, dan kekerasan tertinggi.Masukan panas yang lebih tinggi pada arus pengelasan yang lebih tinggi mendorong pertumbuhan butir yang lebih kasar, sehingga menurunkan kekerasan.Oleh karena itu, pengendalian arus yang tepat sangat penting untuk mencapai sifat fisik dan mekanik yang optimal
<br>Aluminium AA 1100 banyak digunakan dalam aplikasi industri karena kepadatan rendah dan ketahanan korosi yang baik. Namun, sering terjadi cacat pengelasan seperti pori dan perubahan sifat mekanik selama pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW). Salah satu parameter yang paling berpengaruh terhadap kualitas pengelasan adalah arus pengelasan. Penelitian ini menganalisis efek variasi arus pengelasan terhadap sifat fisik dan mekanik sambungan pengelasan AA 1100 GMAW menggunakan kawat pengisi ER 5356. Pengelasan dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-e7dd9.webp" type="image/webp" length="188128" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-5a883.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/variasi-arus-pengelasan-model-aluminium-alloy-weld-thumb-e7dd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12998-jurnal-polimesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Thu, 25 Jun 2026 20:59:18 +0700. 24 items. Served in: 5.37 seconds [atom] -->
