<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-04-06T23:34:26+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Prinsip Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prinsip Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prinsip Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35028-permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-ka" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35028-permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-ka" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:bd08e125ba05ee56e3b58d9d15b71f17</id>
	<published>2026-04-06T22:23:45+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T22:23:45+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="model modepa" label="model modepa" />
	<category term="analisis ife" label="analisis ife" />
	<category term="pisang masak" label="pisang masak" />
	<itunes:keywords><![CDATA[analisis,ife,masak,model,modepa,pisang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pemahaman lebih mendalam mengenai dampak sosial-ekonomi dari pembangunan di kawasan tepian sungai terhadap masyarakat lokal, khususnya bagaimana perubahan penggunaan lahan dan investasi baru memengaruhi mata pencaharian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pemahaman lebih mendalam mengenai dampak sosial-ekonomi dari pembangunan di kawasan tepian sungai terhadap masyarakat lokal, khususnya bagaimana perubahan penggunaan lahan dan investasi baru memengaruhi mata pencaharian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-8f5bc.webp" title="JURIS - Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-8f5bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-8f5bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-8f5bc.webp 1x" title="JURIS - Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang" alt="JURIS - Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-8129e.webp" title="JURIS - Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-8129e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-8129e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-8129e.webp 1x" title="JURIS - Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang" alt="JURIS - Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-5733b.webp" title="JURIS - Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-5733b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-5733b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-5733b.webp 1x" title="JURIS - Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang" alt="JURIS - Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35028-permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-ka" title="JURIS - Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang" target="_blank">Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pemahaman lebih mendalam mengenai dampak sosial-ekonomi dari pembangunan di kawasan tepian sungai terhadap masyarakat lokal, khususnya bagaimana perubahan penggunaan lahan dan investasi baru memengaruhi mata pencaharian tradisional dan struktur sosial. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan strategi penataan permukiman di berbagai kawasan tepian sungai di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan pelajaran yang dapat diterapkan di Pahandut Seberang. Terakhir, penelitian perlu dilakukan untuk mengembangkan model partisipasi masyarakat yang lebih efektif dalam proses perencanaan dan pengelolaan kawasan tepian sungai, memastikan bahwa suara dan kebutuhan masyarakat lokal dipertimbangkan secara serius dalam pengambilan keputusan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menciptakan permukiman tepian sungai yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kawasan tepi sungai diharapkan menjadi zona hijau atau sebagai ruang publik, bangunan-bangunan ditempatkan berada di luar garis sepadan tepi sungai untuk menghindari resiko gelombang kuat, bencana seperti erosi/abrasi, banjir dan angin kencang, serta struktur dan konstruksi rumah tinggal harus kuat dan tahan terhadap gelombang air sungai.Selain itu, bahan bangunan harus memperhatikan kondisi letak bangunan, air, dan angin, serta bangunan ditata sejajar dengan tepi sungai dengan kepadatan bangunan yang rendah.Terakhir, perlu ditetapkan jarak antara bangunan, menghentikan pembangunan baru ke arah sungai dan sisi bantaran sungai, orientasi bangunan harus berorientasi ke tepi sungai atau dua arah, sehingga tepi sungai tidak menjadi halaman belakang, dan bangunan baru mengikuti karakteristik kawasan dan adanya penataan vegetasi sebagai ruang hijau
<br>Kalimantan terkenal dengan banyaknya sungai yang mengalir di kota-kotanya, salah satunya yaitu Sungai Kahayan yang ada di Kota Palangka Raya. Sungai adalah aspek penting bagi kehidupan warga di Kalimantan Tengah terutama di Pahandut Seberang. Sungai Kahayan adalah awal perkembangan kota Palangka Raya, dari sebuah permukiman tepi sungai yang terus berkembang hingga saat ini. Pada perkembangannya, sekarang Kampung Pahandut Seberang menjadi wilayah yang berkembang menjadi pusat ekonomi. Semakin banyaknya bangunan-bangunan baru yang dibangun di daerah Pahandut Seberang dan adanya pemukiman tepi sungai yang belum direncanakan, daerah ini menjadi terlihat kumuh. Tujuan penelitian adalah menganalisa prinsip-prinsip penataan permukiman di Kelurahan Pahandut Seberang berpengaruh terhadap mata pencaharian dan kesamaan pola bermukim. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan mengumpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-5733b.webp" type="image/webp" length="101564" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-8f5bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-8129e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/permukiman-tepian-sungai-budaya-bermukim-kahayan-p-thumb-5733b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1760-pelitabangsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8867-prosiding-sains-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Intelligent tuning of LQR for Regulating Ball and Beam Balance System ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Intelligent tuning of LQR for Regulating Ball and Beam Balance System ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Intelligent tuning of LQR for Regulating Ball and Beam Balance System ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35022-energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35022-energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:82a7ff156d032662ad1dc838cf37a8ba</id>
	<published>2026-04-06T22:21:44+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T22:21:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="counter flag" label="counter flag" />
	<category term="lilik anifah" label="lilik anifah" />
	<category term="ali hanafiah" label="ali hanafiah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anifah,counter,flag,hanafiah,lilik]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengembangkan teknik kendali yang lebih canggih untuk BBBS, seperti mengintegrasikan teknik kendali adaptif atau mengoptimalkan parameter kendali secara dinamis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengembangkan teknik kendali yang lebih canggih untuk BBBS, seperti mengintegrasikan teknik kendali adaptif atau mengoptimalkan parameter kendali secara dinamis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-d9997.webp" title="JURIS - Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-d9997.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-d9997.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-d9997.webp 1x" title="JURIS - Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System" alt="JURIS - Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-ba629.webp" title="JURIS - Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-ba629.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-ba629.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-ba629.webp 1x" title="JURIS - Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System" alt="JURIS - Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-faf54.webp" title="JURIS - Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-faf54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-faf54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-faf54.webp 1x" title="JURIS - Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System" alt="JURIS - Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35022-energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga" title="JURIS - Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System" target="_blank">Intelligent tuning of LQR for Regulating  Ball and Beam Balance System</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengembangkan teknik kendali yang lebih canggih untuk BBBS, seperti mengintegrasikan teknik kendali adaptif atau mengoptimalkan parameter kendali secara dinamis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh variabel-variabel sistem, seperti massa bola, panjang balok, atau gaya gravitasi, terhadap kinerja kendali. Terakhir, studi perbandingan antara metode kendali yang berbeda untuk BBBS dapat dilakukan untuk menentukan metode mana yang paling efektif dalam berbagai skenario..
<br>Dalam penelitian ini, simulasi BBBS menggunakan kombinasi LQR dan GA.Metode GA digunakan untuk mengoptimalkan nilai Q, sedangkan LQR berfungsi sebagai pengendali utama untuk menghitung gain K.Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode yang diusulkan menghasilkan respons yang lebih baik dalam sistem closed-loop dengan referensi konstan, menghasilkan kesalahan keadaan tetap sebesar 0,3191 s, waktu penundaan sebesar 0,2644 s, waktu naik sebesar 0,5018 s, dan waktu penyetelan sebesar 0,6840 s.Selain itu, ketika nilai referensi berubah, respons sistem dengan efektif mengikuti referensi yang baru.Selain itu, dalam kondisi gangguan, sistem dengan cepat pulih dan kembali ke referensi, yang mengonfirmasi ketahanan metode yang diusulkan
<br>Sistem keseimbangan bola dan balok (BBBS) secara luas diterapkan dalam teknik kendali untuk mengevaluasi dan mendemonstrasikan metode kendali karena sistem dinamik nonlinear dan kesulitan dalam menjaga keseimbangan. BBBS adalah sistem yang tidak stabil secara bawaan, di mana posisi bola dapat berubah secara tak terbatas untuk masukan sudut balok yang tetap. Meskipun tidak memerlukan desain yang kompleks, alat yang digunakan untuk mengevaluasi dan mengendalikan sistem dapat dikembangkan menjadi sistem yang lebih kompleks. Sistem ini memiliki 2 Derajat Kebebasan (DOFs), di mana bola diasumsikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-d9997.webp" type="image/webp" length="56568" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-d9997.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-ba629.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/energi-respons-sistem-bbbs-optimal-control-lqr-ga-thumb-faf54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2751-journal-intelligent-system-telecommunication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Beta Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Beta Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Beta Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35017-beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35017-beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:6e1fb07f982237c47d2be5f8c68843f3</id>
	<published>2026-04-06T21:53:02+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T21:53:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="east java" label="east java" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="vo2max" label="vo2max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[east,java,view,vo2max,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi mekanisme spesifik yang mendasari perbedaan respons beta-endorphin antara jenis kelamin, dengan mempertimbangkan faktor hormonal dan metabolisme yang mungkin berperan. Selain itu, studi prospektif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi mekanisme spesifik yang mendasari perbedaan respons beta-endorphin antara jenis kelamin, dengan mempertimbangkan faktor hormonal dan metabolisme yang mungkin berperan. Selain itu, studi prospektif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-4ab71.webp" title="JURIS - Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-4ab71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-4ab71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-4ab71.webp 1x" title="JURIS - Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity" alt="JURIS - Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-4733c.webp" title="JURIS - Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-4733c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-4733c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-4733c.webp 1x" title="JURIS - Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity" alt="JURIS - Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-1066d.webp" title="JURIS - Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-1066d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-1066d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-1066d.webp 1x" title="JURIS - Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity" alt="JURIS - Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35017-beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous" title="JURIS - Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity" target="_blank">Beta-Endorphin Responses to Varying Exercise Intensity</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi mekanisme spesifik yang mendasari perbedaan respons beta-endorphin antara jenis kelamin, dengan mempertimbangkan faktor hormonal dan metabolisme yang mungkin berperan. Selain itu, studi prospektif jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak latihan intensitas tinggi secara berkelanjutan terhadap kesehatan mental dan fisik, termasuk potensi efek samping dan strategi untuk meminimalkan ketidaknyamanan. Terakhir, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis olahraga yang dipersonalisasi, yang disesuaikan dengan respons beta-endorphin individu, untuk mengoptimalkan manfaat terapeutik bagi individu dengan kondisi seperti depresi, kecemasan, atau nyeri kronis, dengan mempertimbangkan bahwa respons beta-endorphin dapat bervariasi secara signifikan antar individu..
<br>This study provides a better understanding of how various factors affect beta-endorphin levels in the body.Increased levels of beta-endorphins are associated with higher exercise intensity and certain types of exercise such as HIIT, as well as suggesting gender differences in hormonal responses.By taking these factors into account, exercise programs can be designed to maximize mental and physical health benefits through proper physical activity arrangements
<br>This study aims to explore the response of beta-endorphins to variations in exercise intensity in the context of exercise physiology. Beta-endorphins, endogenous opioid peptides produced in the pituitary gland, play an important role in the regulation of pain and mood. The study involved 30 active participants who underwent an eight-week exercise program with a frequency of three times a week. The research method included measuring beta-endorphin levels before and after the exercise intervention using the ELISA technique. The results showed that at low to moderate intensities (40% and 60% VO2max), beta-endorphin levels did not increase significantly, with values of about 4.8 pmol/l and 6.3 pmol/l, while at high intensities (80% VO2max), levels increased significantly to about 16.1 pmol/l. In addition, a comparison between...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-1066d.webp" type="image/webp" length="88340" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-4ab71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-4733c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/beta-endorphin-exercise-hiit-endorphins-endogenous-thumb-1066d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2752-journal-exercise-physiology-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak NDT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak NDT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak NDT ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35026-beton-bertulang-pelat-bangunan-cag" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35026-beton-bertulang-pelat-bangunan-cag" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:c4c7d5aa6685a140188a3b3224f4151a</id>
	<published>2026-04-06T21:50:40+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T21:50:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="model modepa" label="model modepa" />
	<category term="analisis ife" label="analisis ife" />
	<category term="pisang masak" label="pisang masak" />
	<itunes:keywords><![CDATA[analisis,ife,masak,model,modepa,pisang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai perilaku struktur campuran (dinding pemikul, rangka beton, dan baja) pada bangunan cagar budaya saat terpapar ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai perilaku struktur campuran (dinding pemikul, rangka beton, dan baja) pada bangunan cagar budaya saat terpapar ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-8390b.webp" title="JURIS - Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-8390b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-8390b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-8390b.webp 1x" title="JURIS - Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)" alt="JURIS - Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-9bde3.webp" title="JURIS - Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-9bde3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-9bde3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-9bde3.webp 1x" title="JURIS - Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)" alt="JURIS - Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-36e0b.webp" title="JURIS - Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-36e0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-36e0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-36e0b.webp 1x" title="JURIS - Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)" alt="JURIS - Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35026-beton-bertulang-pelat-bangunan-cag" title="JURIS - Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)" target="_blank">Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai perilaku struktur campuran (dinding pemikul, rangka beton, dan baja) pada bangunan cagar budaya saat terpapar beban gempa, dengan fokus pada interaksi elemen dan potensi ketidakberaturan kekakuan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode evaluasi yang lebih akurat dan efisien untuk mengidentifikasi potensi korosi tulangan pada zona semi-basement, termasuk penggunaan teknik elektrokimia atau pemetaan termal. Ketiga, penting untuk menginvestigasi efektivitas berbagai teknik perkuatan (retrofit) yang kompatibel dengan prinsip konservasi bangunan cagar budaya, seperti penggunaan material komposit serat karbon (CFRP) atau sistem peredam energi, serta menguji kinerjanya melalui simulasi numerik dan/atau pengujian laboratorium skala penuh. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keamanan dan keberlanjutan bangunan cagar budaya di Indonesia, serta memastikan bahwa aset-aset bersejarah ini dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa bangunan cagar budaya yang diteliti memiliki kondisi material utama yang memadai dan secara umum layak fungsi pada tahap evaluasi awal.Namun, analisis perhitungan menunjukkan potensi kekritisan pada kapasitas geser elemen tertentu akibat perubahan fungsi bangunan menjadi museum dan tuntutan gempa modern.Oleh karena itu, diperlukan evaluasi struktural lebih komprehensif, termasuk pemodelan analisis berbasis kinerja dan verifikasi detailing elemen, serta perbaikan lokal berupa grouting epoksi dan patching mortar untuk menjaga durabilitas
<br>Bangunan cagar budaya peninggalan kolonial yang berada pada wilayah dengan risiko gempa menengahAetinggi memerlukan asesmen kondisi eksisting yang andal sebelum dilakukan perubahan fungsi, karena perubahan ini dapat meningkatkan tuntutan beban gravitasi maupun risiko keselamatan penghuni. Penelitian ini menyajikan evaluasi awal keandalan struktur pada sebuah bangunan heritage tipe A (anonim) di wilayah Jakarta Barat dengan sistem struktur campuran berupa dinding pemikul (bearing wall) yang dikombinasikan dengan rangka beton bertulang dan profil baja. Metode yang digunakan berbasis pengujian tanpa merusak (Non-Destructive Testing/NDT) sebagai pendekatan cepat dan minim intervensi, mengacu pada FEMA P-154 dan prinsip evaluasi berbasis kinerja pada ASCE 41-17. Program NDT meliputi Schmidt rebound hammer untuk estimasi kuat tekan beton, Ultrasonic Pulse...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-9bde3.webp" type="image/webp" length="102928" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-8390b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-9bde3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/beton-bertulang-pelat-bangunan-cagar-budaya-penguj-thumb-36e0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1760-pelitabangsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8867-prosiding-sains-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Web Based Automated Assessment for School Examinations ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Web Based Automated Assessment for School Examinations ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Web Based Automated Assessment for School Examinations ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35008-desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-sis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35008-desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-sis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:b58e0238dfd7d3b1c0bba00906d2ceaa</id>
	<published>2026-04-06T21:28:34+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T21:28:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="graph icon" label="graph icon" />
	<category term="pdf icon" label="pdf icon" />
	<itunes:keywords><![CDATA[graph,icon,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan sistem penilaian otomatis yang dapat mengintegrasikan penilaian esai otomatis, meningkatkan mekanisme keamanan, dan melakukan validasi empiris berskala besar. Selain itu, perlu dilakukan penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan sistem penilaian otomatis yang dapat mengintegrasikan penilaian esai otomatis, meningkatkan mekanisme keamanan, dan melakukan validasi empiris berskala besar. Selain itu, perlu dilakukan penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-55d15.webp" title="JURIS - Web-Based Automated Assessment for School Examinations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-55d15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-55d15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-55d15.webp 1x" title="JURIS - Web-Based Automated Assessment for School Examinations" alt="JURIS - Web-Based Automated Assessment for School Examinations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-4382b.webp" title="JURIS - Web-Based Automated Assessment for School Examinations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-4382b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-4382b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-4382b.webp 1x" title="JURIS - Web-Based Automated Assessment for School Examinations" alt="JURIS - Web-Based Automated Assessment for School Examinations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-c5ee0.webp" title="JURIS - Web-Based Automated Assessment for School Examinations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-c5ee0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-c5ee0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-c5ee0.webp 1x" title="JURIS - Web-Based Automated Assessment for School Examinations" alt="JURIS - Web-Based Automated Assessment for School Examinations" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35008-desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-sis" title="JURIS - Web-Based Automated Assessment for School Examinations" target="_blank">Web-Based Automated Assessment for School Examinations</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan sistem penilaian otomatis yang dapat mengintegrasikan penilaian esai otomatis, meningkatkan mekanisme keamanan, dan melakukan validasi empiris berskala besar. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas sistem dalam berbagai konteks pendidikan, termasuk institusi pendidikan skala besar dan beragam format ujian. Dengan demikian, sistem penilaian otomatis berbasis web dapat terus ditingkatkan dan disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan modern..
<br>Penelitian ini menyajikan desain, implementasi, dan evaluasi sistem penilaian otomatis berbasis web yang dikembangkan untuk ujian sekolah.Sistem dibangun menggunakan pendekatan Siklus Hidup Pengembangan Sistem (SDLC) yang terstruktur dan diimplementasikan melalui arsitektur klien-server bertingkat tiga untuk memastikan modularitas, keandalan, dan pemeliharaan.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem berfungsi secara andal, mencapai validasi fungsional 100% dalam 25 skenario uji terstruktur.Validasi penilaian yang melibatkan 100 sampel jawaban siswa mengonfirmasi akurasi penilaian 100% untuk soal objektif, menunjukkan bahwa algoritma penilaian otomatis berfungsi konsisten tanpa penyimpangan dibandingkan penilaian manual.Analisis efisiensi menunjukkan pengurangan waktu penilaian yang signifikan - dari sekitar 180 menit untuk penilaian manual menjadi kurang dari lima detik menggunakan pengolahan otomatis.Selain itu, pengujian usability menghasilkan skor rata-rata 4,3 dari 5 (86%), menunjukkan penerimaan pengguna yang positif dalam lingkungan sekolah yang diuji.Lingkup penilaian otomatis dalam implementasi saat ini terbatas pada format soal objektif, termasuk pilihan ganda dan jawaban singkat dengan kunci jawaban yang ditentukan sebelumnya.Sistem belum mendukung penilaian otomatis jawaban subjektif atau esai.Pelaporan komprehensif dalam penelitian ini mengacu pada perhitungan skor real-time, ringkasan hasil individu, laporan ujian yang dapat diunduh, dan pemantauan kinerja administratif terpusat.Sistem diimplementasikan dan diuji dalam konteks ujian sekolah yang terkendali, menunjukkan kelayakan teknis dan efektivitas operasional untuk institusi pendidikan skala kecil hingga menengah.Namun, temuan ini terbatas pada lingkungan dan ukuran sampel yang diuji.Validasi yang lebih luas yang melibatkan penerapan multi-sekolah, populasi peserta yang lebih besar, dan format ujian yang beragam diperlukan untuk memperkuat validitas eksternal.Kesimpulannya, sistem penilaian otomatis berbasis web yang diusulkan menyediakan solusi andal, akurat, dan efisien untuk mengelola ujian sekolah melalui otomasi berbasis ICT.Meskipun sistem tidak mengklaim untuk langsung meningkatkan hasil belajar, tetapi meningkatkan efisiensi proses penilaian, konsistensi penilaian, dan transparansi administratif secara signifikan.Pekerjaan masa depan harus fokus pada integrasi penilaian esai otomatis, penguatan mekanisme keamanan, dan validasi empiris berskala besar untuk meningkatkan kekokohan dan keterapan sistem
<br>Penilaian merupakan komponen fundamental dalam proses pendidikan, khususnya dalam ujian sekolah, karena mencerminkan prestasi akademik siswa. Namun, metode ujian dan penilaian tradisional sering menghadapi tantangan seperti inefisiensi, beban administratif yang tinggi, dan potensi kesalahan manusia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penilaian online otomatis berbasis web untuk mendukung ujian sekolah berbasis ICT. Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi ujian online, melakukan penilaian otomatis untuk soal objektif, dan menghasilkan laporan penilaian secara real-time. Proses pengembangan mengikuti pendekatan pengembangan perangkat lunak sistematis, termasuk analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian sistem. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-55d15.webp" type="image/webp" length="96698" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-55d15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-4382b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/desain-sistem-efisiensi-proses-evaluasi-komunikasi-thumb-c5ee0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1453-stmik-budidarma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8395-ijics-international-journal-informatics-computer-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome Based Education for Electronics ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome Based Education for Electronics ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome Based Education for Electronics ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35024-obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35024-obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:a0f01c78afca2c502a933ccdba22abc7</id>
	<published>2026-04-06T21:19:26+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T21:19:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="counter flag" label="counter flag" />
	<category term="lilik anifah" label="lilik anifah" />
	<category term="ali hanafiah" label="ali hanafiah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anifah,counter,flag,hanafiah,lilik]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model fuzzy yang lebih kompleks yang menggabungkan berbagai faktor yang memengaruhi pencapaian GA, seperti karakteristik siswa, metode pengajaran, dan lingkungan belajar. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model fuzzy yang lebih kompleks yang menggabungkan berbagai faktor yang memengaruhi pencapaian GA, seperti karakteristik siswa, metode pengajaran, dan lingkungan belajar. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-ab255.webp" title="JURIS - Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-ab255.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-ab255.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-ab255.webp 1x" title="JURIS - Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics" alt="JURIS - Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-03c51.webp" title="JURIS - Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-03c51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-03c51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-03c51.webp 1x" title="JURIS - Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics" alt="JURIS - Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-9b85c.webp" title="JURIS - Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-9b85c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-9b85c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-9b85c.webp 1x" title="JURIS - Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics" alt="JURIS - Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35024-obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen" title="JURIS - Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics" target="_blank">Fuzzy Logic Approach for Measuring Graduate Attributes in Outcome-Based Education for Electronics</a>: Berdasarkan temuan ini, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model fuzzy yang lebih kompleks yang menggabungkan berbagai faktor yang memengaruhi pencapaian GA, seperti karakteristik siswa, metode pengajaran, dan lingkungan belajar. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknik pembelajaran mesin untuk mengotomatiskan proses pemilihan parameter dalam sistem fuzzy, sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi penilaian. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk memvalidasi efektivitas sistem fuzzy dalam berbagai konteks pendidikan dan disiplin ilmu, serta untuk mengidentifikasi praktik terbaik untuk implementasinya..
<br>Studi ini bertujuan untuk menerapkan Logika Fuzzy untuk menganalisis pencapaian GA dalam mata kuliah Aplikasi Komputer dalam Elektronika.Hasil yang diperoleh dari penerapan Logika Fuzzy untuk mengevaluasi pencapaian Atribut Lulusan (GA) dalam mata kuliah Aplikasi Komputer dalam Elektronika menunjukkan efektivitas pendekatan ini dalam kerangka Outcome-Based Education (OBE).Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pemilihan parameter secara signifikan memengaruhi hasil, meskipun perbedaannya antara metode fuzzifikasi centroid dan bisector relatif kecil, sehingga keduanya menjadi pilihan yang layak.Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi integrasi teknik kecerdasan buatan lainnya untuk meningkatkan presisi dan kemampuan beradaptasi penilaian pendidikan
<br>Outcome-Based Education (OBE) telah diadopsi oleh universitas di berbagai negara, yang menimbulkan tantangan dalam mengukur pencapaian Atribut Lulusan (GA) dalam mata kuliah individual dan mengintegrasikannya di seluruh program studi. Penelitian ini menggunakan Logika Fuzzy untuk menilai pencapaian GA dalam mata kuliah Aplikasi Komputer dalam Elektronika. Studi ini menggunakan metode Mamdani Fuzzy untuk mengevaluasi beberapa GA, dengan mempertimbangkan domain kognitif, psikomotor, dan afektif. Sistem input terdiri dari penilaian berdasarkan Hasil Pembelajaran Mata Kuliah (CLO), sementara output mencerminkan kinerja siswa. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pemilihan parameter secara signifikan memengaruhi hasil, meskipun perbedaannya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-9b85c.webp" type="image/webp" length="85940" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-ab255.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-03c51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/obe-fuzzy-logic-hasil-pembelajaran-elektronika-pen-thumb-9b85c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2751-journal-intelligent-system-telecommunication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35012-populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespirator" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35012-populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespirator" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:cfb671c8859fd654a0e62b47f57ed2f0</id>
	<published>2026-04-06T21:19:19+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T21:19:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="sigit ansori" label="sigit ansori" />
	<category term="east java" label="east java" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ansori,east,java,sigit,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas program interval intensitas tinggi (HIIT) dalam jangka waktu yang lebih lama, melampaui empat minggu, guna memahami adaptasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja pada pemain futsal. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas program interval intensitas tinggi (HIIT) dalam jangka waktu yang lebih lama, melampaui empat minggu, guna memahami adaptasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja pada pemain futsal. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-fdff2.webp" title="JURIS - Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-fdff2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-fdff2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-fdff2.webp 1x" title="JURIS - Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program" alt="JURIS - Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-7e0f4.webp" title="JURIS - Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-7e0f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-7e0f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-7e0f4.webp 1x" title="JURIS - Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program" alt="JURIS - Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-76f18.webp" title="JURIS - Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-76f18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-76f18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-76f18.webp 1x" title="JURIS - Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program" alt="JURIS - Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35012-populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespirator" title="JURIS - Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program" target="_blank">Improving Cardiorespiratory and Muscular Endurance in Futsal Extracurricular Participants the Impact of a Four Week Interval Training Program</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas program interval intensitas tinggi (HIIT) dalam jangka waktu yang lebih lama, melampaui empat minggu, guna memahami adaptasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja pada pemain futsal. Selain itu, studi di masa depan dapat menyelidiki pengaruh HIIT terhadap karakteristik fisiologis spesifik yang relevan dengan futsal, seperti efisiensi gerakan dan kemampuan pengambilan keputusan di bawah tekanan, untuk mengoptimalkan protokol pelatihan. Terakhir, penelitian lebih lanjut harus mengeksplorasi potensi personalisasi program HIIT berdasarkan profil individu pemain, termasuk tingkat kebugaran awal, posisi bermain, dan karakteristik genetik, untuk memaksimalkan manfaat pelatihan dan meminimalkan risiko cedera, sehingga memberikan pendekatan pelatihan yang lebih tepat dan efektif bagi atlet futsal..
<br>The study demonstrates that a four-week interval training program significantly improves cardiorespiratory and muscle endurance among futsal extracurricular athletes.These findings suggest the necessity of incorporating high-intensity training methods within sports preparation programs for optimal performance outcomes in team sports like futsal.By implementing such training protocols, coaches can better prepare participants for competitive competition while fostering a culture of fitness and well-being within sports programs
<br>The present study investigated the effect of a four-week high-intensity interval training (HIIT) protocol on increasing cardiorespiratory and muscle endurance in futsal extracurricular activities. There were 40 students aged between 15-20 years with both sexes, who were randomly assigned to either an intervention or control group, which received their routine training schedule compared to the HIIT program, respectively. Cardiorespiratory endurance was quantified using a submaximal treadmill test to estimate VO2max, while muscular endurance was assessed with push-up and sit-up tests. Results indicated that the intervention group experienced...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-fdff2.webp" type="image/webp" length="110314" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-fdff2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-7e0f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/populasi-atlet-futsal-hiit-cardiorespiratory-endur-thumb-76f18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2752-journal-exercise-physiology-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35020-aerobic-exercise-motivation-model" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35020-aerobic-exercise-motivation-model" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:5442733c442d58d3353b54bb80c02237</id>
	<published>2026-04-06T21:19:14+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T21:19:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="east java" label="east java" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="vo2max" label="vo2max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[east,java,view,vo2max,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor psikologis lain, seperti dukungan sosial dan kepercayaan diri, terhadap efektivitas program penurunan berat badan berbasis latihan aerobik. Selain itu, studi komparatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor psikologis lain, seperti dukungan sosial dan kepercayaan diri, terhadap efektivitas program penurunan berat badan berbasis latihan aerobik. Selain itu, studi komparatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-37935.webp" title="JURIS - The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-37935.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-37935.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-37935.webp 1x" title="JURIS - The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat" alt="JURIS - The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-a8004.webp" title="JURIS - The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-a8004.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-a8004.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-a8004.webp 1x" title="JURIS - The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat" alt="JURIS - The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35020-aerobic-exercise-motivation-model" title="JURIS - The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat" target="_blank">The Ability of Aerobic Exercise with Exercise Motivation To Reduce Body Fat</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor psikologis lain, seperti dukungan sosial dan kepercayaan diri, terhadap efektivitas program penurunan berat badan berbasis latihan aerobik. Selain itu, studi komparatif yang membandingkan berbagai jenis latihan aerobik, termasuk latihan interval intensitas tinggi (HIIT) dan latihan daya tahan, dengan mempertimbangkan tingkat motivasi peserta, dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pendekatan terbaik untuk menurunkan lemak tubuh. Terakhir, penelitian di masa depan dapat berfokus pada pengembangan intervensi yang dipersonalisasi yang disesuaikan dengan tingkat motivasi individu dan preferensi latihan untuk memaksimalkan hasil penurunan berat badan dan meningkatkan kepatuhan jangka panjang terhadap program latihan..
<br>The results of this study demonstrate that both the aerobic exercise model and the level of exercise motivation significantly impact body fat percentage reduction.The combination of high-intensity aerobic exercise and high motivation proves to be the most effective strategy for reducing body fat.These findings offer valuable insights for fitness trainers and healthcare professionals in designing more effective and targeted weight loss programs
<br>Being overweight and obese has developed into a significant public health problem worldwide. Obesity is a major risk factor for diabetes, cardiovascular disease, and other diseases. Therefore, effective weight management strategies are urgently needed. Aerobic exercise is considered effective for lowering body fat percentage and improving overall health. However, further research is needed on the role of exercise motivation in improving aerobic exercise results. The study involved adult participants aged 18 to 50 years with varying levels of fitness, and used a factorial experimental design to investigate...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-37935.webp" type="image/webp" length="81472" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-37935.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/aerobic-exercise-motivation-model-reduction-body-f-thumb-a8004.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2752-journal-exercise-physiology-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35006-daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35006-daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:1e22a7e8d3acc402fb67fa83f3644445</id>
	<published>2026-04-06T21:01:06+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T21:01:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="blok gossan" label="blok gossan" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blok,full,gossan,issue,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih lanjut tentang pengaruh dimensi perimeter ditch terhadap aliran air limpasan. Selain itu, dapat dilakukan studi tentang efektivitas metode rasional dan Nakayasu dalam konteks spesifik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih lanjut tentang pengaruh dimensi perimeter ditch terhadap aliran air limpasan. Selain itu, dapat dilakukan studi tentang efektivitas metode rasional dan Nakayasu dalam konteks spesifik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-ca82d.webp" title="JURIS - Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-ca82d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-ca82d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-ca82d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch" alt="JURIS - Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-b1dd2.webp" title="JURIS - Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-b1dd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-b1dd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-b1dd2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch" alt="JURIS - Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-18da2.webp" title="JURIS - Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-18da2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-18da2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-18da2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch" alt="JURIS - Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35006-daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk" title="JURIS - Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch" target="_blank">Analisis Hidrologi dengan Menggunakan Metode Rasional dan Nakayasu untuk Evaluasi Perimeter Ditch</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih lanjut tentang pengaruh dimensi perimeter ditch terhadap aliran air limpasan. Selain itu, dapat dilakukan studi tentang efektivitas metode rasional dan Nakayasu dalam konteks spesifik lokasi penelitian. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak perubahan dimensi perimeter ditch terhadap aliran air limpasan dan kegiatan penambangan..
<br>Analisis debit air limpasan dengan metode rasional dan Nakayasu menghasilkan nilai debit yang berbeda, karena perbedaan asumsi.Metode rasional lebih cocok digunakan pada lokasi penelitian, karena hasil rancangan perimeter ditch lebih besar dari dimensi aktual dan mampu mengalirkan air limpasan.Metode Nakayasu lebih cocok digunakan pada analisis debit banjir di sungai besar dan dalam perancangan bendungan
<br>Dalam menentukan sistem penyaliran tambang, analisis hidrologi diperlukan, salah satunya adalah analisis debit air limpasan. Metode rasional dan Nakayasu digunakan untuk mengetahui nilai debit air limpasan. Hal ini penting untuk mencegah air limpasan masuk ke area penambangan. Salah satu upaya pencegahan adalah dengan pembuatan saluran terbuka keliling tambang (perimeter ditch). Penelitian ini menghitung debit air limpasan dengan kedua metode untuk melihat perbedaan nilai debit dan rancangan dimensi perimeter ditch. Di lokasi penelitian, ditemukan luapan air pada perimeter ditch di area disposal, sehingga perlu dilakukan evaluasi. Data yang diproses meliputi curah hujan rencana, periode ulang hujan, intensitas curah hujan, daerah tangkapan hujan, perhitungan debit air limpasan, dan dimensi perimeter ditch. Hasil pengolahan data menunjukkan curah hujan rencana 142 mm, PUH 3 tahun, risiko...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-b1dd2.webp" type="image/webp" length="96118" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-ca82d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-b1dd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/daerah-tangkapan-hujan-debit-banjir-puncak-produk-thumb-18da2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3772-itny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15847-kurvatek.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35004-bank-kapasitor-switching-efisiensi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35004-bank-kapasitor-switching-efisiensi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:beee5a5135251b4678a6707666925616</id>
	<published>2026-04-06T20:55:16+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T20:55:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<category term="anas akbar" label="anas akbar" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akbar,anas,full,issue,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak variasi beban hotel terhadap kinerja sistem koreksi faktor daya, sehingga dapat dikembangkan strategi kontrol ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak variasi beban hotel terhadap kinerja sistem koreksi faktor daya, sehingga dapat dikembangkan strategi kontrol ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-06ef2.webp" title="JURIS - Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-06ef2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-06ef2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-06ef2.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya" alt="JURIS - Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-1ed67.webp" title="JURIS - Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-1ed67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-1ed67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-1ed67.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya" alt="JURIS - Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-619e5.webp" title="JURIS - Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-619e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-619e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-619e5.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya" alt="JURIS - Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35004-bank-kapasitor-switching-efisiensi" title="JURIS - Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya" target="_blank">Evaluasi Dampak Kapasitas Bank Kapasitor terhadap Efisiensi Energi dan Faktor Daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak variasi beban hotel terhadap kinerja sistem koreksi faktor daya, sehingga dapat dikembangkan strategi kontrol yang lebih adaptif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada integrasi sistem energi terbarukan, seperti panel surya, untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional dan meningkatkan keberlanjutan operasional hotel. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penerapan teknologi smart grid dalam pengelolaan energi hotel, termasuk penggunaan sensor dan sistem otomatisasi untuk memantau dan mengoptimalkan konsumsi energi secara real-time. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta sistem pengelolaan energi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan operasional hotel..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas bank kapasitor yang terpasang di Aston Inn Hotel Tasikmalaya secara signifikan melebihi kebutuhan sistem kelistrikan, menyebabkan kompensasi daya reaktif yang berlebihan.Kondisi ini mengakibatkan pergeseran faktor daya dari tertinggal menjadi mendahului, berpotensi menyebabkan ketidakstabilan sistem dan kerusakan peralatan.Oleh karena itu, disarankan untuk menyesuaikan kapasitas bank kapasitor dengan kebutuhan ideal dan melakukan kalibrasi ulang Pengontrol Faktor Daya (PFC) untuk meningkatkan efisiensi energi dan menjaga stabilitas sistem kelistrikan hotel
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kapasitas bank kapasitor terhadap efisiensi energi dan faktor daya di Aston Inn Hotel Tasikmalaya. Sistem kelistrikan hotel ini ditandai dengan dominasi beban induktif, yang menghasilkan sejumlah besar daya reaktif, sehingga menurunkan faktor daya secara keseluruhan. Untuk mengatasi masalah ini, bank kapasitor umumnya digunakan sebagai alat koreksi faktor daya, membantu mengurangi daya reaktif, meminimalkan kerugian energi, dan menurunkan biaya operasional. Namun, ukuran bank kapasitor yang tepat sangat penting, karena kapasitas yang tidak tepat dapat menyebabkan inefisiensi sistem dan potensi ketidakstabilan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan komprehensif yang melibatkan pengukuran langsung sistem kelistrikan hotel, analisis data beban terperinci, dan perhitungan kapasitas bank...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-1ed67.webp" type="image/webp" length="91048" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-06ef2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-1ed67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/bank-kapasitor-switching-efisiensi-faktor-daya-uku-thumb-619e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3772-itny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15847-kurvatek.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO V3 Tiny ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO V3 Tiny ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO V3 Tiny ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35023-artificial-intelligence-deep-learning-machine-lear" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35023-artificial-intelligence-deep-learning-machine-lear" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:f440244b78aa6fea3ed01412a3b2ddcf</id>
	<published>2026-04-06T20:54:10+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T20:54:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="counter flag" label="counter flag" />
	<category term="lilik anifah" label="lilik anifah" />
	<category term="ali hanafiah" label="ali hanafiah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anifah,counter,flag,hanafiah,lilik]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem deteksi permukaan yang lebih canggih dengan menggabungkan berbagai metode pendeteksian objek, seperti R-CNN dan SSD, untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan deteksi. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem deteksi permukaan yang lebih canggih dengan menggabungkan berbagai metode pendeteksian objek, seperti R-CNN dan SSD, untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan deteksi. Selain itu, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-a044e.webp" title="JURIS - Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-a044e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-a044e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-a044e.webp 1x" title="JURIS - Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny" alt="JURIS - Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-4f625.webp" title="JURIS - Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-4f625.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-4f625.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-4f625.webp 1x" title="JURIS - Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny" alt="JURIS - Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-0e266.webp" title="JURIS - Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-0e266.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-0e266.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-0e266.webp 1x" title="JURIS - Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny" alt="JURIS - Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35023-artificial-intelligence-deep-learning-machine-lear" title="JURIS - Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny" target="_blank">Surface Detection for Quadruped Robot Using YOLO-V3 Tiny</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem deteksi permukaan yang lebih canggih dengan menggabungkan berbagai metode pendeteksian objek, seperti R-CNN dan SSD, untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan deteksi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan algoritma yang mampu mendeteksi dan mengklasifikasikan berbagai jenis permukaan dengan lebih akurat, termasuk permukaan yang lebih kompleks dan bervariasi. Dengan demikian, robot quadruped dapat memiliki kemampuan navigasi yang lebih baik dan dapat menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi permukaan..
<br>Dari penelitian dan pengujian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem deteksi permukaan untuk robot quadruped berhasil dirancang dan diimplementasikan menggunakan metode YOLO untuk pendeteksian objek.Hal ini terbukti dengan hasil matriks kebingungan yang menunjukkan skor sempurna untuk akurasi, presisi, recall, dan skor F1.YOLOv3 Tiny merupakan pilihan yang sempurna untuk mini PC dengan performa rendah, berkat metode pendeteksian objek yang ringan.Tidak hanya karena ringan, YOLOv3 Tiny juga memiliki performa yang baik dalam mendeteksi objek, terbukti dengan nilai akurasi mencapai 100%
<br>Robotika menjadi bidang yang sangat penting bagi insinyur, karena robot dapat melakukan berbagai tugas yang ditugaskan dengan cepat dan efisien. Secara khusus, dalam bidang robotika dengan kaki. Dalam kompetisi robot Indonesia, terdapat banyak kategori, di antaranya SAR (Search and Rescue). Dalam kategori SAR, robot harus melewati berbagai permukaan, seperti karang dan marmer. Permukaan yang berbeda memiliki gerakan yang berbeda untuk dilewati. Para peneliti telah merancang quadruped dengan gerakan yang berubah secara otomatis saat melewati permukaan, dengan model YOLOv3-Tiny pada Raspberry Pi 5 yang dipasang pada robot quadruped. Model...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-4f625.webp" type="image/webp" length="68418" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-a044e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-4f625.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/artificial-intelligence-deep-learning-machine-kate-thumb-0e266.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2751-journal-intelligent-system-telecommunication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35027-konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35027-konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:5baa6e00dee006c9aba4e28088153ae3</id>
	<published>2026-04-06T20:51:16+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T20:51:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="model modepa" label="model modepa" />
	<category term="analisis ife" label="analisis ife" />
	<category term="pisang masak" label="pisang masak" />
	<itunes:keywords><![CDATA[analisis,ife,masak,model,modepa,pisang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas model kemitraan antara agrowisata dan koperasi dalam meningkatkan pendapatan petani lokal, dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas model kemitraan antara agrowisata dan koperasi dalam meningkatkan pendapatan petani lokal, dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-410f0.webp" title="JURIS - Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-410f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-410f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-410f0.webp 1x" title="JURIS - Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai" alt="JURIS - Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-ba71e.webp" title="JURIS - Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-ba71e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-ba71e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-ba71e.webp 1x" title="JURIS - Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai" alt="JURIS - Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-95f75.webp" title="JURIS - Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-95f75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-95f75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-95f75.webp 1x" title="JURIS - Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai" alt="JURIS - Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35027-konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redu" title="JURIS - Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai" target="_blank">Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas model kemitraan antara agrowisata dan koperasi dalam meningkatkan pendapatan petani lokal, dengan fokus pada aspek tata kelola dan pembagian keuntungan yang adil. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut potensi pemanfaatan material bambu sebagai material konstruksi berkelanjutan, termasuk pengembangan teknologi pengolahan bambu yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tarik dan jangkauan pemasaran agrowisata, serta untuk memantau dan mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. Integrasi ketiga saran ini diharapkan dapat menghasilkan model agrowisata yang tidak hanya resilien terhadap perubahan iklim dan ekonomi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan..
<br>Penerapan arsitektur redundan dalam perancangan Agrowisata Bambu Sungai memberikan kontribusi signifikan terhadap fleksibilitas fungsi, ketahanan ekonomi, dan keberlanjutan kawasan.Konsep ini berpotensi menjadi alternatif pengembangan agrowisata di wilayah agraris Indonesia.Penelitian perancangan ini menyimpulkan bahwa konsep Arsitektur Redundansi mampu menjadi solusi efektif dalam menghadapi ketidakpastian iklim dan ekonomi di kawasan agrowisata.Melalui perancangan Agrowisata Bambu Sungai di Wanayasa, redundansi tidak lagi dimaknai sebagai inefisiensi, melainkan sebagai strategi ketahanan (resilience)
<br>Pengembangan agrowisata sebagai strategi penguatan ketahanan pangan dan ekonomi lokal memerlukan pendekatan perancangan adaptif. Isu ketahanan pangan global telah menjadi urgensi nasional, terutama pasca-pandemi Covid-19 yang mengekspos kerentanan rantai pasok logistik dan ekonomi masyarakat pedesaan. Namun, ketergantungan ganda pada sektor pertanian dan pariwisata ini membawa risiko tersendiri; ketika satu sektor terpukul, stabilitas ekonomi kawasan terancam runtuh. Fenomena menarik terjadi di tapak studi Agrowisata Bambu Sungai, di mana data operasional tahun 2020 menunjukkan kegagalan panen hingga 70% akibat faktor cuaca ekstrem, namun sisa 30% hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-ba71e.webp" type="image/webp" length="97304" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-410f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-ba71e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/konsep-arsitektur-hijau-agrowisata-redundan-ketaha-thumb-95f75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1760-pelitabangsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8867-prosiding-sains-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35016-pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35016-pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:771d595792c8fa978db4d91422b1ca68</id>
	<published>2026-04-06T20:46:06+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T20:46:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="edi wahyudi" label="edi wahyudi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis mendalam, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan PDAM Jember. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap penerapan teknologi smart metering untuk mengurangi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis mendalam, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan PDAM Jember. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap penerapan teknologi smart metering untuk mengurangi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-41fef.webp" title="JURIS - Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-41fef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-41fef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-41fef.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif" alt="JURIS - Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-351eb.webp" title="JURIS - Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-351eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-351eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-351eb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif" alt="JURIS - Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-421dd.webp" title="JURIS - Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-421dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-421dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-421dd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif" alt="JURIS - Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35016-pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum" title="JURIS - Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif" target="_blank">Analisis Pelayanan Prima Pdam Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Yang Efektif</a>: Berdasarkan analisis mendalam, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan PDAM Jember. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap penerapan teknologi smart metering untuk mengurangi kesalahan pencatatan tagihan dan meningkatkan transparansi. Kedua, penelitian kualitatif mendalam mengenai persepsi pelanggan terhadap kualitas air yang dihasilkan PDAM, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi persepsi tersebut, dapat memberikan wawasan berharga untuk perbaikan proses pengolahan air. Ketiga, penelitian longitudinal mengenai dampak program CSR terhadap loyalitas pelanggan dan citra PDAM dapat membantu mengukur efektivitas program tersebut dan mengidentifikasi area yang memerlukan penyesuaian. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan PDAM Jember secara berkelanjutan..
<br>Pelayanan PDAM Jember masih menghadapi berbagai kendala, seperti gangguan distribusi air, kualitas air yang belum memenuhi harapan, dan masalah administrasi tagihan yang menyebabkan ketidakpuasan pelanggan.Meskipun upaya perbaikan yang telah dilakukan, seperti pencucian dan penggantian pipa, program CSR, serta penyediaan kanal pengaduan melalui media sosial, PDAM Jember menunjukkan komitmen untuk meningkatkan pelayanan, meskipun hasilnya belum sepenuhnya optimal.Dengan mengimplementasikan saran-saran yang telah diajukan, PDAM Jember diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan, mengurangi keluhan pelanggan, mencapai kepuasan pelanggan yang lebih tinggi, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Jember secara keseluruhan
<br>Artikel ini membahas analisis pelayanan prima pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang efektif. Penelitian dilakukan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pelayanan prima yang diterapkan PDAM dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan adalah survei eksplanatori dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara kepada pelanggan PDAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan prima PDAM berada pada kategori cukup efektif, namun masih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-421dd.webp" type="image/webp" length="100408" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-41fef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-351eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/pengolahan-air-surya-promosi-bersih-minum-pdam-pel-thumb-421dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3554-umsj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15474-srodja-sroedji-journal-administration.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Simulation Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Simulation Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Simulation Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35010-pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-dat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35010-pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-dat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:8a0409d5fa2acf74a9a9fcda0b0b5219</id>
	<published>2026-04-06T20:36:15+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T20:36:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="counter flag" label="counter flag" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="editor join" label="editor join" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,editor,flag,focus,join,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan kinerja dan keandalan WSN. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan algoritma pemilihan CH adaptif yang mempertimbangkan tidak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan kinerja dan keandalan WSN. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan algoritma pemilihan CH adaptif yang mempertimbangkan tidak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-44dc8.webp" title="JURIS - Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-44dc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-44dc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-44dc8.webp 1x" title="JURIS - Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks" alt="JURIS - Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-1f6ab.webp" title="JURIS - Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-1f6ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-1f6ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-1f6ab.webp 1x" title="JURIS - Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks" alt="JURIS - Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-749e3.webp" title="JURIS - Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-749e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-749e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-749e3.webp 1x" title="JURIS - Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks" alt="JURIS - Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35010-pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-dat" title="JURIS - Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks" target="_blank">Simulation-Based Performance Evaluation of Hierarchical Routing Protocols for Wireless Sensor Networks</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan kinerja dan keandalan WSN. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan algoritma pemilihan CH adaptif yang mempertimbangkan tidak hanya sisa energi node, tetapi juga faktor-faktor seperti jarak ke base station, kepadatan jaringan, dan kualitas tautan komunikasi. Algoritma ini dapat menggunakan teknik pembelajaran mesin untuk secara dinamis menyesuaikan kriteria pemilihan CH berdasarkan kondisi jaringan yang berubah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan protokol perutean multi-path yang menggabungkan informasi lokasi dan kualitas tautan untuk memilih jalur yang paling efisien dan andal untuk transmisi data. Protokol ini dapat menggunakan teknik optimasi untuk secara dinamis menyesuaikan jalur perutean berdasarkan perubahan kondisi jaringan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknik kompresi data untuk mengurangi jumlah data yang perlu ditransmisikan oleh sensor node, sehingga mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan masa pakai jaringan. Teknik kompresi data dapat dirancang untuk mempertahankan akurasi data sambil meminimalkan ukuran data yang dikompresi. Dengan menggabungkan saran-saran ini, peneliti dapat berkontribusi pada pengembangan WSN yang lebih efisien, andal, dan berkelanjutan yang dapat mendukung berbagai aplikasi di berbagai bidang..
<br>Penelitian ini menyoroti bahwa tidak ada protokol tunggal yang mendominasi di semua metrik kinerja.Pemilihan protokol harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik aplikasi WSN, apakah memprioritaskan efisiensi energi, pengiriman data yang cepat, masa pakai yang lebih lama, atau kemampuan untuk menangani sejumlah besar node.Penelitian di masa depan harus menggabungkan model yang lebih canggih yang mensimulasikan gangguan lingkungan atau memvalidasi algoritma clustering dalam testbed fisik.Selain itu, pendekatan hibrida yang secara dinamis beralih antar protokol berdasarkan kondisi jaringan, atau menggunakan strategi pemilihan CH yang didorong oleh AI, dapat menawarkan solusi yang lebih tangguh dan adaptif
<br>Jaringan Sensor Nirkabel (WSN) banyak digunakan dalam pemantauan dan pengumpulan data untuk berbagai aplikasi, tetapi menghadapi tantangan yang signifikan seperti keterbatasan sumber daya energi, skalabilitas, dan latensi. Protokol perutean hierarkis telah muncul sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan efisiensi energi, meminimalkan latensi, dan meningkatkan skalabilitas jaringan. Meskipun potensi mereka, evaluasi komparatif komprehensif dari beberapa protokol perutean hierarkis di bawah kondisi operasional yang beragam masih terbatas dalam literatur. Makalah ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-1f6ab.webp" type="image/webp" length="99236" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-44dc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-1f6ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/pengumpulan-data-transmisi-sinyal-akurasi-model-ws-thumb-749e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2751-journal-intelligent-system-telecommunication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Relationship Between Physical Activity and the Incidence of Obesity in Elementary School Children ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship Between Physical Activity and the Incidence of Obesity in Elementary School Children ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship Between Physical Activity and the Incidence of Obesity in Elementary School Children ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35014-obesity-physical-activity-children-dio-alif-airlan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35014-obesity-physical-activity-children-dio-alif-airlan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:6607189dd5699ede9584893b6d87bec6</id>
	<published>2026-04-06T20:28:06+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T20:28:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="sigit ansori" label="sigit ansori" />
	<category term="east java" label="east java" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ansori,east,java,sigit,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor spesifik yang memengaruhi hubungan antara aktivitas fisik dan obesitas pada anak-anak sekolah dasar, seperti jenis aktivitas fisik yang paling efektif, durasi yang optimal, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor spesifik yang memengaruhi hubungan antara aktivitas fisik dan obesitas pada anak-anak sekolah dasar, seperti jenis aktivitas fisik yang paling efektif, durasi yang optimal, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-e4935.webp" title="JURIS - The Relationship Between Physical Activity and the  Incidence of Obesity in Elementary School Children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-e4935.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-e4935.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-e4935.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Physical Activity and the  Incidence of Obesity in Elementary School Children" alt="JURIS - The Relationship Between Physical Activity and the  Incidence of Obesity in Elementary School Children" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-3786b.webp" title="JURIS - The Relationship Between Physical Activity and the  Incidence of Obesity in Elementary School Children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-3786b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-3786b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-3786b.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Physical Activity and the  Incidence of Obesity in Elementary School Children" alt="JURIS - The Relationship Between Physical Activity and the  Incidence of Obesity in Elementary School Children" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35014-obesity-physical-activity-children-dio-alif-airlan" title="JURIS - The Relationship Between Physical Activity and the  Incidence of Obesity in Elementary School Children" target="_blank">The Relationship Between Physical Activity and the  Incidence of Obesity in Elementary School Children</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor spesifik yang memengaruhi hubungan antara aktivitas fisik dan obesitas pada anak-anak sekolah dasar, seperti jenis aktivitas fisik yang paling efektif, durasi yang optimal, dan pengaruh lingkungan sosial dan budaya. Selain itu, studi intervensi yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan aktivitas fisik di sekolah dan di rumah perlu diuji coba untuk melihat efektivitasnya dalam mencegah obesitas pada anak-anak. Terakhir, penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara dengan anak-anak, orang tua, dan guru dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang persepsi, motivasi, dan hambatan terkait aktivitas fisik, sehingga dapat membantu dalam merancang program yang lebih sesuai dan berkelanjutan untuk mempromosikan gaya hidup sehat pada anak-anak..
<br>This study concluded that the prevalence of obesity among elementary school students is significantly correlated with physical activity.The findings suggest that children who engage in little to no physical exercise are more likely to become obese than those who engage in moderate physical activity.In this regard, schools are a crucial setting for implementing programs that can promote physical activity and thus help prevent the onset of obesity
<br>A person who is obese may be at risk for a number of health problems due to the abnormal or excessive buildup of fat in their body. Physical exercise is one of the risk factors that can result in obesity. Obesity risk can arise from physical inactivity. It is advised that kids and teens (ages 5 to 12) engage in moderately intense physical activity for at least 60 minutes each day. The purpose of this study is to ascertain how physical activity and the prevalence of obesity in elementary schools serving grades 4-6 are related. This study, which is a case-control observational analytical investigation, involved up to 158 participants,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-e4935.webp" type="image/webp" length="109708" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-e4935.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/obesity-physical-activity-children-relationship-in-thumb-3786b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2752-journal-exercise-physiology-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile Based Dashboard ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile Based Dashboard ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile Based Dashboard ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35007-metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35007-metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:c1eb6a918eff1fb5f568cfcaf9897ee4</id>
	<published>2026-04-06T20:15:18+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T20:15:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="graph icon" label="graph icon" />
	<category term="pdf icon" label="pdf icon" />
	<itunes:keywords><![CDATA[graph,icon,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknik machine learning untuk memprediksi tren populasi di masa depan berdasarkan data ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknik machine learning untuk memprediksi tren populasi di masa depan berdasarkan data ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-dbbaa.webp" title="JURIS - Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-dbbaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-dbbaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-dbbaa.webp 1x" title="JURIS - Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard" alt="JURIS - Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-a4542.webp" title="JURIS - Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-a4542.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-a4542.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-a4542.webp 1x" title="JURIS - Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard" alt="JURIS - Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-90fea.webp" title="JURIS - Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-90fea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-90fea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-90fea.webp 1x" title="JURIS - Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard" alt="JURIS - Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35007-metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi" title="JURIS - Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard" target="_blank">Harmonization of Population Data Between BPS and Palembang City Disdukcapil Using an Agile-Based Dashboard</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknik machine learning untuk memprediksi tren populasi di masa depan berdasarkan data historis dari BPS dan Disdukcapil, sehingga pemerintah dapat lebih siap dalam merencanakan pembangunan. Kedua, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak harmonisasi data populasi terhadap efektivitas program-program pemerintah, seperti program bantuan sosial atau program kesehatan, untuk mengukur manfaat nyata dari integrasi data ini. Ketiga, pengembangan dashboard dapat diperluas dengan mengintegrasikan data dari sumber lain, seperti data ekonomi atau data pendidikan, untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kondisi sosial-ekonomi masyarakat di Kota Palembang, sehingga analisis yang dilakukan menjadi lebih mendalam dan relevan..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan dashboard interaktif untuk analisis dinamika populasi di Kota Palembang dengan mengintegrasikan data populasi de facto dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan data de jure dari Kantor Catatan Sipil (Disdukcapil) menggunakan metode Agile Development.Dashboard yang dikembangkan mampu menyajikan data populasi dalam bentuk grafik, tabel, peta interaktif, dan fitur penyaringan data yang memudahkan pengguna untuk memahami pola dan perubahan data populasi.Hasil pengujian menggunakan metode black-box testing menunjukkan bahwa semua fungsi sistem berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.Dengan demikian, dashboard interaktif ini dapat menjadi media pendukung yang efektif dalam penyajian dan analisis data populasi serta membantu pengambilan keputusan berbasis data di pemerintah dan masyarakat
<br>Populasi data memainkan peran strategis dalam mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan regional, terutama di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Kota Palembang. Namun, ketidaksesuaian antara data populasi yang dihasilkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kantor Catatan Sipil (Disdukcapil), yang disebabkan oleh perbedaan konsep pencatatan de facto dan de jure, menghadirkan tantangan bagi analisis populasi yang komprehensif dan perumusan kebijakan. Studi ini berfokus pada harmonisasi dan integrasi data populasi dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-a4542.webp" type="image/webp" length="81252" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-dbbaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-a4542.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/metode-agile-tren-populasi-data-historis-transaksi-thumb-90fea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1453-stmik-budidarma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8395-ijics-international-journal-informatics-computer-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35025-demam-berdarah-dengue-dbd-ber" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35025-demam-berdarah-dengue-dbd-ber" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:2701474f32734a8857220136f4f3f36b</id>
	<published>2026-04-06T19:52:54+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:52:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="counter flag" label="counter flag" />
	<category term="lilik anifah" label="lilik anifah" />
	<category term="ali hanafiah" label="ali hanafiah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anifah,counter,flag,hanafiah,lilik]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, diusulkan untuk mengeksplorasi penyebab/faktor penentu sanitasi di suatu wilayah, dan tidak hanya demam berdarah. Kemudian dilakukan pembelajaran ulang untuk memperoleh sistem yang lebih robust. Metode lain juga dapat digunakan, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, diusulkan untuk mengeksplorasi penyebab/faktor penentu sanitasi di suatu wilayah, dan tidak hanya demam berdarah. Kemudian dilakukan pembelajaran ulang untuk memperoleh sistem yang lebih robust. Metode lain juga dapat digunakan, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-9e73f.webp" title="JURIS - Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-9e73f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-9e73f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-9e73f.webp 1x" title="JURIS - Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks" alt="JURIS - Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-d47a6.webp" title="JURIS - Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-d47a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-d47a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-d47a6.webp 1x" title="JURIS - Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks" alt="JURIS - Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-b8146.webp" title="JURIS - Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-b8146.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-b8146.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-b8146.webp 1x" title="JURIS - Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks" alt="JURIS - Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35025-demam-berdarah-dengue-dbd-ber" title="JURIS - Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks" target="_blank">Predicting Regional Sanitation Conditions Using Support Vector Machines and Neural Networks</a>: Untuk penelitian selanjutnya, diusulkan untuk mengeksplorasi penyebab/faktor penentu sanitasi di suatu wilayah, dan tidak hanya demam berdarah. Kemudian dilakukan pembelajaran ulang untuk memperoleh sistem yang lebih robust. Metode lain juga dapat digunakan, dengan harapan memperoleh nilai akurasi yang lebih tinggi..
<br>Dalam evaluasi kinerja, ditemukan bahwa model yang diusulkan dalam mengklasifikasikan tingkat sanitasi memiliki kinerja yang baik.Hasil evaluasi kinerja model yang diusulkan (menggunakan Neural Network) memiliki nilai akurasi, presisi, recall dan F1-Score masing-masing sebesar 0.Sedangkan penerapan SVM hasil perhitungan nilai akurasi, presisi, recall dan F1-Score masing-masing adalah 0.Berdasarkan hal tersebut, model yang diusulkan dapat diandalkan dalam tingkat sanitasi regional berdasarkan pengelolaan septic tank, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, pengelolaan makanan dan air minum rumah tangga, pengelolaan pembuangan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga
<br>Kondisi sanitasi suatu wilayah sangatlah penting. Hal ini yang membuat suatu wilayah nyaman dan bebas dari berbagai penyakit, salah satunya adalah demam berdarah. Hal ini dikarenakan kondisi sanitasi merupakan salah satu faktor penting dalam mengurangi jumlah penderita demam berdarah. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kondisi sanitasi suatu wilayah menggunakan Neural Network dan Support Vector Machine (SVM). Penelitian ini merupakan bagian dari studi untuk menentukan demam berdarah di wilayah Bangka Belitung Indonesia. Parameter yang digunakan adalah learning rate 0.1, momentum 0.1 dan pembelajaran dilakukan selama 500 epoch. Hasil menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-b8146.webp" type="image/webp" length="99406" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-9e73f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-d47a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/demam-berdarah-dengue-dbd-kondisi-sanitasi-neural-thumb-b8146.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2751-journal-intelligent-system-telecommunication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Eritrosit Hemoglobin VO2Max and Hematocrit Levels are Correlated With High Intensity Interval Training ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eritrosit Hemoglobin VO2Max and Hematocrit Levels are Correlated With High Intensity Interval Training ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eritrosit Hemoglobin VO2Max and Hematocrit Levels are Correlated With High Intensity Interval Training ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35019-hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35019-hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:8d73e648892e5de7e8e0f6892db042f0</id>
	<published>2026-04-06T19:43:50+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:43:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="east java" label="east java" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="vo2max" label="vo2max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[east,java,view,vo2max,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut mekanisme di balik respons hematologis terhadap HIIT. Studi ini dapat berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi adaptasi fisiologis tubuh terhadap latihan intensif, seperti durasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut mekanisme di balik respons hematologis terhadap HIIT. Studi ini dapat berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi adaptasi fisiologis tubuh terhadap latihan intensif, seperti durasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-d82c2.webp" title="JURIS - Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-d82c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-d82c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-d82c2.webp 1x" title="JURIS - Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training" alt="JURIS - Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e35a4.webp" title="JURIS - Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e35a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e35a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e35a4.webp 1x" title="JURIS - Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training" alt="JURIS - Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e0713.webp" title="JURIS - Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e0713.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e0713.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e0713.webp 1x" title="JURIS - Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training" alt="JURIS - Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35019-hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit" title="JURIS - Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training" target="_blank">Eritrosit, Hemoglobin, VO2Max, and Hematocrit Levels are Correlated With High-Intensity Interval Training</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut mekanisme di balik respons hematologis terhadap HIIT. Studi ini dapat berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi adaptasi fisiologis tubuh terhadap latihan intensif, seperti durasi latihan, intensitas, dan jenis latihan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara perubahan parameter hematologis dengan respons hormonal dan metabolik tubuh. Dengan memahami mekanisme ini, kita dapat mengembangkan strategi latihan yang lebih efektif untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang HIIT pada parameter hematologis dan kesehatan individu. Studi longitudinal dapat membantu memahami bagaimana perubahan ini mempengaruhi kesehatan individu dalam jangka panjang. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan program latihan yang lebih terarah dan efektif untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan kesehatan umum..
<br>Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana berbagai faktor mempengaruhi tingkat beta-endorphin dalam tubuh.Peningkatan tingkat beta-endorphin terkait dengan intensitas latihan yang lebih tinggi dan jenis latihan tertentu seperti HIIT, serta menunjukkan perbedaan gender dalam respons hormonal.Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, program latihan dapat dirancang untuk memaksimalkan manfaat kesehatan mental dan fisik melalui pengaturan aktivitas fisik yang tepat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara tingkat eritrosit, hemoglobin, VO2Max, dan hematokrit pada individu yang menjalani program High-Intensity Interval Training (HIIT) selama 8 minggu. HIIT diketahui efektif dalam meningkatkan kebugaran kardiovaskular, yang diukur melalui peningkatan VO2Max. Sebanyak 30 mahasiswa aktif yang memenuhi kriteria inklusi berpartisipasi dalam penelitian ini. Parameter hematologis dan VO2Max diukur sebelum dan setelah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa VO2Max meningkat secara signifikan sebesar 21,46% (p < 0,05), sedangkan hemoglobin dan tingkat eritrosit hanya meningkat sedikit dan tidak signifikan (p > 0,05). Hematokrit menurun sebesar 1,5%...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e0713.webp" type="image/webp" length="84254" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-d82c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e35a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/hematologis-kebugaran-kardiovaskular-high-intensit-thumb-e0713.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2752-journal-exercise-physiology-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35021-anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35021-anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:efd1cdace455a349874202b7e00e1985</id>
	<published>2026-04-06T19:43:10+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:43:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="east java" label="east java" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="vo2max" label="vo2max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[east,java,view,vo2max,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana perbedaan individu dalam efisiensi mekanik memengaruhi kontribusi energi aerobik selama aktivitas anaerobik, dengan mempertimbangkan potensi peran faktor genetik dan karakteristik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana perbedaan individu dalam efisiensi mekanik memengaruhi kontribusi energi aerobik selama aktivitas anaerobik, dengan mempertimbangkan potensi peran faktor genetik dan karakteristik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-7d34d.webp" title="JURIS - Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-7d34d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-7d34d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-7d34d.webp 1x" title="JURIS - Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities" alt="JURIS - Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-3273c.webp" title="JURIS - Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-3273c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-3273c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-3273c.webp 1x" title="JURIS - Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities" alt="JURIS - Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-2dea3.webp" title="JURIS - Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-2dea3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-2dea3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-2dea3.webp 1x" title="JURIS - Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities" alt="JURIS - Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35021-anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen" title="JURIS - Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities" target="_blank">Energy Contribution in Adult Men During Anaerobic Activities</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana perbedaan individu dalam efisiensi mekanik memengaruhi kontribusi energi aerobik selama aktivitas anaerobik, dengan mempertimbangkan potensi peran faktor genetik dan karakteristik serat otot. Selain itu, studi prospektif dapat menyelidiki apakah pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan metabolisme oksidatif dapat meningkatkan kinerja dalam aktivitas anaerobik intensitas tinggi pada pria dewasa. Terakhir, penelitian di masa depan dapat berfokus pada interaksi antara metabolisme aerobik dan anaerobik pada kelompok usia yang berbeda, termasuk wanita, untuk memahami lebih lanjut bagaimana kontribusi energi berubah sepanjang rentang hidup dan bagaimana strategi pelatihan dapat disesuaikan untuk mengoptimalkan kinerja di berbagai populasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika energi selama latihan intensitas tinggi dan mengarah pada pengembangan program pelatihan yang lebih efektif dan personal..
<br>In adult males, the contribution of aerobic energy to WAnT30 cannot be ignored.Oxygen uptake during WAnT30 is 69% of VO2 peak in adult males.Furthermore, the aerobic energy contribution to WAnT30 ranges from 16% to 45% in adult males, considering extreme assumed mechanical efficiency values
<br>This study aims to explore the contribution of aerobic energy in adult men during anaerobic activity, specifically in the context of the Wingate Anaerobic Test (WAnT) test. The study involved 30 healthy men in their late teens who had no previous sports experience. The methods used include VO2 peak measurements and oxygen uptake during anaerobic tests. The results showed that oxygen use during WAnT reached 69% of peak VO2, with aerobic energy contribution ranging from 16% to 45%, depending on the assumed mechanical efficiency values. These findings confirm that although anaerobic activity is usually dominated by non-oxidative metabolism, the aerobic contribution remains significant and cannot be ignored. The study also noted that the oxygen uptake response in adult men was faster compared to other age groups,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-2dea3.webp" type="image/webp" length="144922" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-7d34d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-3273c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/anaerobic-metabolism-energy-contribution-oxygen-up-thumb-2dea3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2752-journal-exercise-physiology-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Physiology In Sports Achievement Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Physiology In Sports Achievement Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Physiology In Sports Achievement Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35011-exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35011-exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:44774a93210afae527081884beddaa6a</id>
	<published>2026-04-06T19:30:22+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:30:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="sigit ansori" label="sigit ansori" />
	<category term="east java" label="east java" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ansori,east,java,sigit,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara profil genetik atlet dengan respons fisiologis terhadap berbagai jenis latihan, sehingga program pelatihan dapat dipersonalisasi secara lebih optimal. Selain itu, studi komparatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara profil genetik atlet dengan respons fisiologis terhadap berbagai jenis latihan, sehingga program pelatihan dapat dipersonalisasi secara lebih optimal. Selain itu, studi komparatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-5a812.webp" title="JURIS - Physiology In Sports Achievement: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-5a812.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-5a812.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-5a812.webp 1x" title="JURIS - Physiology In Sports Achievement: Literature Review" alt="JURIS - Physiology In Sports Achievement: Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-be9ca.webp" title="JURIS - Physiology In Sports Achievement: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-be9ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-be9ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-be9ca.webp 1x" title="JURIS - Physiology In Sports Achievement: Literature Review" alt="JURIS - Physiology In Sports Achievement: Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-98043.webp" title="JURIS - Physiology In Sports Achievement: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-98043.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-98043.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-98043.webp 1x" title="JURIS - Physiology In Sports Achievement: Literature Review" alt="JURIS - Physiology In Sports Achievement: Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35011-exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac" title="JURIS - Physiology In Sports Achievement: Literature Review" target="_blank">Physiology In Sports Achievement: Literature Review</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara profil genetik atlet dengan respons fisiologis terhadap berbagai jenis latihan, sehingga program pelatihan dapat dipersonalisasi secara lebih optimal. Selain itu, studi komparatif yang membandingkan efektivitas berbagai metode pemantauan fisiologis (misalnya, variabilitas detak jantung, analisis darah) dalam memprediksi kelelahan dan risiko cedera pada atlet dari berbagai cabang olahraga perlu dilakukan. Terakhir, penelitian yang berfokus pada dampak intervensi nutrisi yang disesuaikan dengan profil fisiologis atlet terhadap peningkatan performa dan pemulihan juga sangat menjanjikan, dengan mempertimbangkan bahwa kebutuhan nutrisi dapat bervariasi berdasarkan karakteristik fisiologis individu dan intensitas latihan yang dijalani. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana memaksimalkan potensi atlet melalui pendekatan yang lebih personal dan berbasis bukti..
<br>Optimal sports achievement is attained through a systematically applied training process, with a primary focus on managing training load.Errors in applying the principles of overload and progressive load increase invariably lead to negative consequences.Understanding the characteristics of athletes serves as the foundational element in developing a tailored training program.To enhance sports performance, attention must be given to the energy utilized during training, ensuring that both intensity and frequency are appropriately addressed
<br>This study discusses the role of exercise physiology in improving athlete achievement. Exercise physiology, as a branch of the science of physiology, studies the physiological changes that occur in the body during physical activity. This study uses literature review and quantitative methods, with data collection through questionnaires distributed to futsal and football athletes in Blitar Regency. The results of the analysis show that understanding the function of the body's organs and the changes that occur due to exercise can help in designing a more effective exercise program. Regular and planned physical exercise can improve the efficiency of heart work, vascular elasticity, lung capacity, and muscle and bone strength. This study emphasizes the importance of applying exercise principles that are in accordance with the physiological characteristics of individuals to achieve...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-98043.webp" type="image/webp" length="78548" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-5a812.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-be9ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/exercise-physiology-sports-achievement-physical-ac-thumb-98043.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2752-journal-exercise-physiology-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35015-obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35015-obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:042f484025c97ee8f7441d6fbdf0c1cb</id>
	<published>2026-04-06T19:27:31+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:27:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="sigit ansori" label="sigit ansori" />
	<category term="east java" label="east java" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ansori,east,java,sigit,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh intervensi gaya hidup yang terintegrasi, seperti program olahraga yang disesuaikan dan edukasi gizi keluarga, terhadap peningkatan kebugaran kardiovaskular pada anak-anak obesitas. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh intervensi gaya hidup yang terintegrasi, seperti program olahraga yang disesuaikan dan edukasi gizi keluarga, terhadap peningkatan kebugaran kardiovaskular pada anak-anak obesitas. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-2af9b.webp" title="JURIS - Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-2af9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-2af9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-2af9b.webp 1x" title="JURIS - Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years" alt="JURIS - Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-ac0b3.webp" title="JURIS - Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-ac0b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-ac0b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-ac0b3.webp 1x" title="JURIS - Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years" alt="JURIS - Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35015-obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma" title="JURIS - Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years" target="_blank">Obesity Affects Physical Fitness in Elementary School Children Aged 10Ae12 Years</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh intervensi gaya hidup yang terintegrasi, seperti program olahraga yang disesuaikan dan edukasi gizi keluarga, terhadap peningkatan kebugaran kardiovaskular pada anak-anak obesitas. Selain itu, studi komparatif yang melibatkan berbagai kelompok usia dan latar belakang sosioekonomi dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap disparitas kebugaran terkait obesitas. Terakhir, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi dan motivasi anak-anak obesitas dalam berpartisipasi dalam aktivitas fisik dapat membantu dalam merancang intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek psikologis dan sosial yang memengaruhi perilaku mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan strategi pencegahan dan penanganan obesitas yang komprehensif dan berpusat pada anak..
<br>The study's findings indicate a significant difference in physical fitness levels between elementary school students aged 10-12 with normal BMI and those with obesity.Obese children exhibit lower VOCCmax values, signifying reduced aerobic capacity compared to their peers with normal weight.These results underscore the importance of developing school and family-based interventions to promote increased physical activity and establish healthy eating patterns from an early age
<br>The aim of this study was to find the disparities in fitness between pupils aged 10 to 12 who had a normal body mass index and those who were obese. This quantitative descriptive study sought to identify the variations in fitness, particularly in cardiorespiratory fitness, among students aged 10 to 12. Cardiorespiratory fitness was assessed indirectly using a Volume Oxygen Maximum (VO2max) prediction algorithm. The Shapiro-Wilk test is used in the normalcy test. Thirty students, split into two groups, made up the sample. Fifteen students in the first group had a normal body mass index, while fifteen students in the second group were obese. The results of the test indicated that the...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-ac0b3.webp" type="image/webp" length="85488" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-2af9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/obesity-fitness-vo2max-thirty-students-split-norma-thumb-ac0b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2752-journal-exercise-physiology-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35018-body-weight-marriage-control-group-w" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35018-body-weight-marriage-control-group-w" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:fe2933c4894a0201a7fe078a8c7b6b50</id>
	<published>2026-04-06T19:25:52+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:25:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="east java" label="east java" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="vo2max" label="vo2max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[east,java,view,vo2max,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas program latihan sirkuit yang dimodifikasi dengan mempertimbangkan faktor-faktor individual seperti tingkat kebugaran awal dan preferensi latihan. Hal ini dapat dilakukan dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas program latihan sirkuit yang dimodifikasi dengan mempertimbangkan faktor-faktor individual seperti tingkat kebugaran awal dan preferensi latihan. Hal ini dapat dilakukan dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-45225.webp" title="JURIS - Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-45225.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-45225.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-45225.webp 1x" title="JURIS - Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training" alt="JURIS - Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-d453c.webp" title="JURIS - Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-d453c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-d453c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-d453c.webp 1x" title="JURIS - Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training" alt="JURIS - Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35018-body-weight-marriage-control-group-w" title="JURIS - Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training" target="_blank">Weight and BMI are Significantly Reduced by Circuit Training</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas program latihan sirkuit yang dimodifikasi dengan mempertimbangkan faktor-faktor individual seperti tingkat kebugaran awal dan preferensi latihan. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan berbagai protokol latihan sirkuit, termasuk variasi intensitas, durasi, dan jenis latihan, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal untuk kelompok populasi yang berbeda. Selain itu, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi peran intervensi perilaku dan dukungan sosial dalam meningkatkan kepatuhan terhadap program latihan dan mempertahankan penurunan berat badan jangka panjang. Studi longitudinal yang melacak peserta selama periode waktu yang lebih lama diperlukan untuk menilai dampak berkelanjutan dari latihan sirkuit terhadap kesehatan metabolik dan kualitas hidup. Terakhir, penelitian lebih lanjut harus menyelidiki mekanisme biologis yang mendasari efek latihan sirkuit terhadap penurunan berat badan dan BMI, seperti perubahan dalam komposisi tubuh, sensitivitas insulin, dan ekspresi gen..
<br>The study demonstrated the significant effectiveness of the intervention applied to the experimental group in reducing weight and Body Mass Index (BMI).Both groups experienced weight loss and BMI reduction, but the experimental group showed greater and statistically significant changes.These results emphasize the importance of structured interventions in weight management and obesity prevention, which are risk factors for various chronic diseases
<br>Obesity has become a growing global health problem, with a significant impact on a wide range of chronic diseases. This study aims to explore the effect of circuit training on weight loss and Body Mass Index (BMI) in overweight or obese adult individuals. Using a pretest-posttest experimental research design, 30 participants were divided into two groups: an experimental group that followed an eight-week circuit training program and a control group that received no intervention. The results showed that the experimental group experienced a significant weight loss from 73.6 kg to 69.5 kg (p = 0.003) and a decrease in BMI from 29.9 kg/mA to 28.2 kg (p = 0.003). Meanwhile, the control group also experienced weight and BMI reductions, but with smaller changes (body weight from 70.1 kg to 69.1 kg and BMI from 29.0 kg/mA to 28.6 kg), although it remained significant...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-45225.webp" type="image/webp" length="87944" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-45225.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/body-weight-marriage-control-group-bmi-circuit-tra-thumb-d453c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2752-journal-exercise-physiology-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35009-remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35009-remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:fb698077bdd23a42a34b4da865e5981e</id>
	<published>2026-04-06T19:23:21+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:23:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat pengetahuan remaja tentang diabetes melitus, seperti pengaruh ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat pengetahuan remaja tentang diabetes melitus, seperti pengaruh ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-9a137.webp" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-9a137.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-9a137.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-9a137.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus" alt="JURIS - Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-88572.webp" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-88572.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-88572.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-88572.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus" alt="JURIS - Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-8c351.webp" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-8c351.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-8c351.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-8c351.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus" alt="JURIS - Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35009-remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus" target="_blank">Tingkat Pengetahuan Siswa Sma N 2 Kelas XII Kota Pekalongan Tentang Diabetes Melitus</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat pengetahuan remaja tentang diabetes melitus, seperti pengaruh media sosial, kurikulum pendidikan kesehatan, dan peran keluarga. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi efektivitas intervensi edukasi yang tepat sasaran untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang diabetes melitus. Intervensi ini dapat berupa penyuluhan di sekolah, pelatihan sebaya, atau pemanfaatan platform digital. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji hubungan antara tingkat pengetahuan tentang diabetes melitus dengan perilaku hidup sehat remaja, seperti pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan pemeriksaan kesehatan. Hal ini penting untuk memahami apakah peningkatan pengetahuan dapat mendorong perubahan perilaku positif yang dapat mencegah risiko diabetes melitus di masa depan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja tentang diabetes melitus masih rendah.Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang mengenai penyakit ini, dengan hanya sebagian kecil yang memiliki pengetahuan sedang dan tidak ada responden yang memiliki pengetahuan baik.Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan edukasi dan penyuluhan mengenai diabetes melitus di kalangan remaja, terutama mengenai faktor risiko, gejala, dan cara pencegahannya
<br>Latar Belakang: DM tipe 2 adalah jenis DM yang sering terjadi di masyarakat, biasanya terjadi pada orang dewasa, akan tetapi kejadian DM tipe 2 pada anak-anak dan remaja semakin meningkat. Faktor risiko paling utama pada DM tipe 2 adalah obesitas dan riwayat keluarga dengan riwayat DM tipe 2. Namun, kenyataan yang ditemukan di masyarakat pada umumnya banyak remaja cenderung mengonsumsi makanan yang tinggi gula, lemak jenuh, dan rendah serat. Diet yang tidak sehat ini dapat menyebabkan kelebihan berat badan atau obesitas, yang merupakan faktor risiko utama untuk perkembangan DM. Gaya hidup yang kurang aktif dan kebiasaan menghabiskan waktu terlalu banyak di depan layar (seperti dengan gadget dan televisi) dapat menyebabkan kurangnya aktivitas fisik. Kurangnya olahraga dan aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko obesitas dan resistensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-88572.webp" type="image/webp" length="68880" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-9a137.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-88572.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/remaja-peran-keluarga-klien-dm-tipe-diabetes-melit-thumb-8c351.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-277-poltekkes-smg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14760-jurnal-lintas-keperawatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Physiology in Volleyball in the Last 10 years A Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Physiology in Volleyball in the Last 10 years A Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Physiology in Volleyball in the Last 10 years A Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35013-physiology-exercise-volleyball-successful" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-35013-physiology-exercise-volleyball-successful" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:df71fec6d8fa1640730c2902566ddbb4</id>
	<published>2026-04-06T19:22:37+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:22:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="sigit ansori" label="sigit ansori" />
	<category term="east java" label="east java" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ansori,east,java,sigit,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara faktor-faktor fisiologis lainnya, seperti respons hormonal dan variabilitas detak jantung, dengan performa spesifik dalam permainan bola voli. Hal ini dapat dilakukan dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara faktor-faktor fisiologis lainnya, seperti respons hormonal dan variabilitas detak jantung, dengan performa spesifik dalam permainan bola voli. Hal ini dapat dilakukan dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-d7dc2.webp" title="JURIS - Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-d7dc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-d7dc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-d7dc2.webp 1x" title="JURIS - Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-35397.webp" title="JURIS - Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-35397.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-35397.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-35397.webp 1x" title="JURIS - Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-33480.webp" title="JURIS - Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-33480.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-33480.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-33480.webp 1x" title="JURIS - Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35013-physiology-exercise-volleyball-successful" title="JURIS - Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review" target="_blank">Physiology in Volleyball in the Last 10 years: A Systematic Literature Review</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara faktor-faktor fisiologis lainnya, seperti respons hormonal dan variabilitas detak jantung, dengan performa spesifik dalam permainan bola voli. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan profil fisiologis pemain dengan tingkat keterampilan yang berbeda atau dalam kondisi pertandingan yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan yang dipersonalisasi berdasarkan karakteristik fisiologis individu pemain, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis serat otot dan kapasitas aerobik. Pendekatan ini berpotensi mengoptimalkan adaptasi pelatihan dan meningkatkan performa atlet secara keseluruhan. Terakhir, studi longitudinal diperlukan untuk melacak perubahan fisiologis pemain dari waktu ke waktu dan mengevaluasi efektivitas intervensi pelatihan jangka panjang dalam meningkatkan keterampilan dasar bola voli dan mencegah cedera, sehingga memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana fisiologi dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam praktik kepelatihan..
<br>In conclusion, improving basic volleyball skills requires a deep understanding of the physiology of the sport.Research conducted thoroughly in this review literature shows that improving muscle strength, endurance, coordination, and understanding of biomechanics should be the main focus in volleyball training programs.Athletes can reduce the risk of injury during training and matches by following proper physiological protocols.Further research is needed to comprehensively understand the relationship between other physiological elements and volleyball techniques
<br>The purpose of this study is to see how physiological components affect basic skills in the game of volleyball. This research focuses on the bottom passing technique for the last ten years. Exercise physiology is a field of science that studies how the body responds to exercise and physical activity. Therefore, it is very important to create a successful exercise program. Basic skills such as bottom passing in volleyball rely on physiological and technical understanding. The results of the analysis showed that physiological components such as muscle strength, durability, and coordination greatly affect the efficacy of the passing technique. In addition, this study emphasizes the role of biomechanics and physiological adaptation to exercise in improving athletes' performance. Therefore, to improve performance on the field, coaches...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-d7dc2.webp" type="image/webp" length="110014" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-d7dc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-35397.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/physiology-exercise-volleyball-successful-program-thumb-33480.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2752-journal-exercise-physiology-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 06 Apr 2026 23:34:26 +0700. 24 items. Served in: 10.039 seconds [atom] -->
