<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-04-19T03:25:48+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Cedera Kepala pada Lansia Penyebab Tingkat Keparahan dan Gambaran Computed Tomography Scan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cedera Kepala pada Lansia Penyebab Tingkat Keparahan dan Gambaran Computed Tomography Scan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cedera Kepala pada Lansia Penyebab Tingkat Keparahan dan Gambaran Computed Tomography Scan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40189-kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40189-kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:98e7ccf71bbea3e5260c7b68cd576333</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pera sasmita" label="pera sasmita" />
	<category term="sarah nadiya" label="sarah nadiya" />
	<category term="uci nurcahya" label="uci nurcahya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[nadiya,nurcahya,pera,sarah,sasmita,uci]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap risiko jatuh pada lansia di berbagai lingkungan, seperti di rumah, di fasilitas perawatan, dan di ruang publik. Studi ini dapat menggunakan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap risiko jatuh pada lansia di berbagai lingkungan, seperti di rumah, di fasilitas perawatan, dan di ruang publik. Studi ini dapat menggunakan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-cdfcf.webp" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-cdfcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-cdfcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-cdfcf.webp 1x" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" alt="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-403a1.webp" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-403a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-403a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-403a1.webp 1x" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" alt="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp 1x" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" alt="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40189-kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" target="_blank">Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap risiko jatuh pada lansia di berbagai lingkungan, seperti di rumah, di fasilitas perawatan, dan di ruang publik. Studi ini dapat menggunakan pendekatan campuran, menggabungkan data kuantitatif tentang insiden jatuh dengan data kualitatif dari wawancara dengan lansia dan pengasuh mereka untuk memahami pengalaman dan persepsi mereka tentang risiko jatuh. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi efektivitas berbagai intervensi pencegahan jatuh yang disesuaikan dengan kebutuhan individu lansia, termasuk program latihan fisik, modifikasi lingkungan rumah, dan edukasi tentang penggunaan alat bantu jalan yang tepat. Terakhir, studi prospektif jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak intervensi pencegahan jatuh terhadap kualitas hidup lansia, mengurangi beban perawatan kesehatan, dan mencegah kematian akibat cedera kepala..
<br>Mayoritas pasien lansia mengalami cedera kepala akibat jatuh dengan tingkat keparahan cedera kepala ringan hingga sedang, serta gambaran CT Scan mayoritas lesi multiple dan Subdural Hematoma (SDH).Penelitian ini menyoroti pentingnya pencegahan jatuh pada lansia untuk mengurangi risiko cedera kepala.Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif untuk melindungi kesehatan lansia
<br>Cedera kepala merupakan masalah kesehatan yang terus berkembang secara global dan menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan seumur hidup bagi penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebab, tingkat keparahan, dan gambaran CT Scan pada pasien lansia yang mengalami cedera kepala. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 21 responden yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71,4% responden berjenis kelamin laki-laki dengan usia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp" type="image/webp" length="60746" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-cdfcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-403a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Faktor faktor Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor faktor Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor faktor Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40188-sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-pr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40188-sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-pr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:fd6ae40c50f7f338c1af25b91a27d287</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kebiasaan sanitasi buruk terhadap kesehatan pekerja di industri pangan. 2) Studi tentang efektivitas program pelatihan sanitasi terhadap peningkatan kesadaran pekerja dalam mematuhi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kebiasaan sanitasi buruk terhadap kesehatan pekerja di industri pangan. 2) Studi tentang efektivitas program pelatihan sanitasi terhadap peningkatan kesadaran pekerja dalam mematuhi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" alt="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-e3a6d.webp" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-e3a6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-e3a6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-e3a6d.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" alt="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" alt="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40188-sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-pr" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" target="_blank">Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kebiasaan sanitasi buruk terhadap kesehatan pekerja di industri pangan. 2) Studi tentang efektivitas program pelatihan sanitasi terhadap peningkatan kesadaran pekerja dalam mematuhi protokol kebersihan. 3) Evaluasi korelasi antara desain lingkungan kerja (seperti ventilasi dan ruang produksi) dengan tingkat kepatuhan pekerja terhadap prinsip hygiene dan sanitasi. Ketiga saran ini bertujuan memperluas pemahaman tentang faktor eksternal dan internal yang memengaruhi praktik sanitasi di industri pangan, serta mengembangkan strategi intervensi berbasis bukti..
<br>Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut.1) Ada hubungan pendidikan dengan hygiene dan sanitasi pada pekerja (P-value = 0,003), 2) Ada hubungan masa kerja dengan hygiene dan sanitasi (P-value = 0,014), 3) Ada hubungan fasilitas sanitasi dan APD dengan hygiene dan sanitasi (P-value = 0,008)
<br>Sanitasi merupakan hal terpenting dalam industri pengolahan bahan pangan untuk memperoleh produk pangan yang aman dan sehat. Berhubungan dengan suplai makanan manusia. Dimana usaha-usaha pengawetan makanan telah dilakukan seperti penggaraman, pengasinan, dan lain-lain. Dalam industri roti, sanitasi meliputi kegiatan-kegiatan secara aseptik dalam persiapan, pengolahan dan pengkemasan produk pangan; pembersihan dan sanitasi lingkungan pabrik serta kesehatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hygiene dan sanitasi pada pekerja di pabrik roti di Desa Ceurih Kecamatan Delima Kabupaten Pidie. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional, dengan jumlah Sampel penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp" type="image/webp" length="89402" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-e3a6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40187-kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diab" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40187-kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diab" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:9572336392d9cbda2a4017cfa3f90ab8</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh jenis dukungan keluarga tertentuAiseperti dukungan emosional, instrumental, atau informasionalAiterhadap kepatuhan kontrol rutin secara terpisah untuk mengetahui bentuk dukungan yang paling efektif. Kedua, penting ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh jenis dukungan keluarga tertentuAiseperti dukungan emosional, instrumental, atau informasionalAiterhadap kepatuhan kontrol rutin secara terpisah untuk mengetahui bentuk dukungan yang paling efektif. Kedua, penting ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-95512.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-95512.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-95512.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-95512.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40187-kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diab" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" target="_blank">Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh jenis dukungan keluarga tertentuAiseperti dukungan emosional, instrumental, atau informasionalAiterhadap kepatuhan kontrol rutin secara terpisah untuk mengetahui bentuk dukungan yang paling efektif. Kedua, penting untuk mengeksplorasi faktor pendidikan dan pengetahuan keluarga tentang Diabetes Melitus, karena kemungkinan besar pengetahuan yang baik dapat memperkuat kualitas dukungan yang diberikan. Ketiga, perlu dikaji bagaimana dinamika anggota keluarga yang paling dominan memberikan dukunganAiseperti anak, pasangan, atau saudaraAidalam memengaruhi kepatuhan, sehingga intervensi dapat difokuskan pada anggota keluarga yang paling berpengaruh. Penelitian lanjutan juga bisa menguji efektivitas program edukasi keluarga yang terstruktur dalam meningkatkan kepatuhan kontrol rutin. Selain itu, dapat dievaluasi apakah dukungan keluarga berdampak berbeda menurut usia pasien atau lama menderita DM. Penelitian yang membandingkan tingkat kepatuhan antar wilayah pelayanan kesehatan juga bisa memberi gambaran kontekstual yang lebih luas. Idealnya, studi dengan desain longitudinal diperlukan untuk melihat perubahan kepatuhan seiring peningkatan dukungan keluarga. Integrasi data kualitatif dari wawancara mendalam dengan pasien dan keluarga juga dapat mengungkap hambatan dan motivasi yang tidak terukur secara kuantitatif. Dengan demikian, hasil penelitian dapat digunakan untuk merancang intervensi berbasis keluarga yang lebih spesifik dan efisien. Temuan ini akan sangat berguna bagi tenaga kesehatan dalam mengembangkan pendekatan perawatan holistik yang melibatkan keluarga secara aktif..
<br>Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Mon Geudong kota Lhokseumawe.Nilai p-value sebesar 0,000 menunjukkan bahwa hubungan tersebut signifikan pada tingkat kepercayaan 95%.Dengan demikian, dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap kontrol rutin
<br>Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan kontrol rutin adalah dukungan keluarga. Hal ini merupakan aspek penting untuk mempertahankan kesehatan penderita Diabetes Melitus dan mencegah komplikasi. Seseorang dikatakan patuh apabila melakukan pemeriksaan kadar gula darah, konseling tentang Diabetes Melitus dan pengambilan obat minimal sekali dalam satu bulan pada tiga bulan terakhir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin di Puskesmas Mon Geudong kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan teknik pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Dukungan Keluarga dan Kepatuhan Kontrol Rutin. Populasi penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp" type="image/webp" length="94914" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-95512.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40186-ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40186-ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:ce83acb8032d44df92ab8faac7c35472</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas SPA kaki diabetik dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti menggunakan kelompok kontrol. Studi selanjutnya dapat mengeksplorasi kombinasi SPA kaki diabetik dengan intervensi lain, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas SPA kaki diabetik dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti menggunakan kelompok kontrol. Studi selanjutnya dapat mengeksplorasi kombinasi SPA kaki diabetik dengan intervensi lain, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" alt="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-74901.webp" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-74901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-74901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-74901.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" alt="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" alt="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40186-ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" target="_blank">Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas SPA kaki diabetik dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti menggunakan kelompok kontrol. Studi selanjutnya dapat mengeksplorasi kombinasi SPA kaki diabetik dengan intervensi lain, seperti edukasi mengenai perawatan kaki yang benar dan manajemen gula darah yang optimal, untuk meningkatkan hasil klinis. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi pasien mengenai manfaat SPA kaki diabetik, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan terapi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai peran SPA kaki diabetik dalam pencegahan dan penanganan komplikasi kaki pada penderita diabetes melitus, serta memberikan dasar bagi pengembangan protokol perawatan kaki yang lebih efektif dan terjangkau..
<br>Ada pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus.Penelitian ini memberikan informasi tentang efek positif SPA kaki diabetik dalam memperbaiki sensitifitas kaki.Terapi ini dapat direkomendasikan sebagai pengobatan non-farmakologis untuk mengurangi risiko neuropati dan mencegah komplikasi seperti ulkus diabetik atau amputasi
<br>Perawatan kaki, salah satunya SPA diabetik, merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sirkulasi darah perifer sehingga dapat mencegah komplikasi dari Diabetes Melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest, dengan populasi 604 pasien diabetes mellitus dan sampel sebanyak 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensitifitas kaki sebelum SPA kaki diabetik mayoritas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp" type="image/webp" length="77912" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-74901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT XYZ ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT XYZ ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT XYZ ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40185-motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40185-motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:1ec2090c6d2846c6f930a2c8d3e00833</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan Quizizz dalam pelatihan karyawan, terutama terhadap retensi pengetahuan dan penerapan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan Quizizz dalam pelatihan karyawan, terutama terhadap retensi pengetahuan dan penerapan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-eed09.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-eed09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-eed09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-eed09.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-a5cbf.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-a5cbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-a5cbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-a5cbf.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40185-motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" target="_blank">Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan Quizizz dalam pelatihan karyawan, terutama terhadap retensi pengetahuan dan penerapan keterampilan di tempat kerja. Kedua, penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas Quizizz dengan alat pembelajaran interaktif lainnya dalam konteks pelatihan profesional, seperti platform e-learning atau teknologi augmented reality. Ketiga, penelitian bisa mengevaluasi peran faktor-faktor psikologis seperti gamifikasi dalam meningkatkan motivasi belajar melalui Quizizz, terutama dalam industri mekanik. Selain itu, penelitian juga dapat mencakup studi tentang kebutuhan personalisasi konten pelatihan berbasis teknologi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi pelatihan yang lebih inovatif dan berbasis bukti dalam berbagai sektor industri..
<br>Motivasi awal antara kedua kelas tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, dengan nilai signifikansi 0.552 dimana nilai ini lebih besar dari 0.Data ini menyimpulkan bahwa sebelum intervensi dilakukan, tingkat motivasi belajar peserta di kedua kelas adalah sebanding.Namun, setelah penggunaan Quizizz, motivasi akhir peserta di kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dibanding kelas kontrol, dengan signifikansi yaitu 0.000 yang mana nilai ini lebih tinggi rendah 0.Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan aplikasi Quizizz dalam proses pelatihan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta.Aplikasi ini memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi peserta dalam mengikuti pelatihan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan aplikasi Quizizz terhadap motivasi belajar peserta pelatihan basic mechanic di PT. XYZ. Latar belakang penelitian ini adalah belum terdapat penelitian yang secara khusus menyelidiki pengaruh penggunaan Quizizz pada pelatihan mekanik Perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimental sungguhan (true-experimental design) pada kelompok kontrol dan eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar yang disusun berdasarkan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) oleh John Keller. Sampel penelitian terdiri dari 22 peserta yang terbagi menjadi dua kelompok: 11 peserta dalam kelompok kontrol dan 11 peserta dalam kelompok eksperimen. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada motivasi awal, tidak terdapat perbedaan signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp" type="image/webp" length="79660" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-eed09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-a5cbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6397-subset.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14713-indonesian-journal-computer-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Blang Kolak II Takengon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Blang Kolak II Takengon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Blang Kolak II Takengon ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40184-mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40184-mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:dd83775f1c5abf8dcbfd7f624ad99110</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran pencegahan DBD, pengembangan program edukasi yang disesuaikan dengan budaya lokal, serta analisis dampak faktor sosial ekonomi terhadap kebiasaan pencegahan penyakit. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran pencegahan DBD, pengembangan program edukasi yang disesuaikan dengan budaya lokal, serta analisis dampak faktor sosial ekonomi terhadap kebiasaan pencegahan penyakit. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" alt="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" alt="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40184-mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-p" title="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" target="_blank">Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran pencegahan DBD, pengembangan program edukasi yang disesuaikan dengan budaya lokal, serta analisis dampak faktor sosial ekonomi terhadap kebiasaan pencegahan penyakit. Kombinasi pendekatan ini bisa memberikan wawasan lebih dalam tentang hambatan dan solusi dalam meningkatkan perilaku masyarakat. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi efektivitas media digital dalam menyebarkan informasi pencegahan DBD kepada generasi muda. Penelitian juga perlu mengkaji pengaruh tingkat pendidikan terhadap pemahaman dan penerapan tindakan pencegahan. Dengan memperluas perspektif ini, diharapkan dapat dihasilkan strategi yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk mengurangi risiko penyebaran DBD..
<br>Mayoritas masyarakat di kampung tersebut sudah memiliki pengetahuan yang baik mengenai penyakit demam berdarah dengue yaitu sebanyak 82,4%, namun memiliki perilaku yang kurang dalam pencegahan penyakit yaitu sebanyak 50,3%
<br>Perilaku tersebut juga didukung dengan adanya sarana dan prasarana agar perilaku yang diinginkan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengetahuan dan perilaku masyarakat mengenai penyakit dan cara pencegahan demam berdarah dengue. Metode dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 153 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa mayoritas pengetahuan masyarakat baik yaitu sebanyak 126 responden (82,4%) namun mayoritas masyarakat tidak melakukan perilaku tindakan pencegahan penyakit demam berdarah yaitu sebanyak 77 responden (47,9%). Pengetahuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp" type="image/webp" length="69664" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40183-diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40183-diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:92602fcc384c1b51a4eae2f8e80ed50f</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah studi yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah studi yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-3d92f.webp" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-3d92f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-3d92f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-3d92f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" alt="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-6ca44.webp" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-6ca44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-6ca44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-6ca44.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" alt="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" alt="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40183-diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" target="_blank">Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah studi yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet pada pasien DM tipe II, seperti dukungan keluarga, pengetahuan tentang penyakit, dan aksesibilitas makanan sehat. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman pasien dalam menjalankan diet dan hambatan yang dihadapi, sehingga dapat dirumuskan intervensi yang lebih efektif. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kepatuhan diet terhadap penyembuhan luka dan kualitas hidup pasien DM tipe II. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara kepatuhan diet, penyembuhan luka, dan kualitas hidup pasien DM tipe II, serta menghasilkan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kesehatan pasien..
<br>Berdasarkan uji statistik didapatkan nilai p-value = 0.05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara kepatuhan diet dengan penyembuhan luka diabetik.Oleh karena itu, peneliti berkesimpulan bahwa ada hubungan kepatuhan diet pada pasien DM tipe II dengan penyembuhan luka diabetik di klinik Alhuda Wound Care.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan serta data dasar bagi peneliti selanjutnya dalam meningkatkan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe II untuk kelancaran penyembuhan luka
<br>Kepatuhan terhadap diet makanan dan minuman yang dikonsumsi pasien DM setiap hari untuk menjaga kesehatan dan mempercepat proses penyembuhan luka, berupa 3J yaitu : tepat jadwal, tepat jenis dan tepat jumlah. Ketidakpatuhan diet pada akhirnya dapat memperburuk kondisi pasien dan dapat menimbulkan komplikasi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 49 responden dan menggunakan alat ukur food recall dan lembar ceklis observasi luka. Analisa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp" type="image/webp" length="87826" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-3d92f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-6ca44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran Sebuah Studi Kasus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran Sebuah Studi Kasus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran Sebuah Studi Kasus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40182-preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-mu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40182-preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-mu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:dd0a8152806a0f4610d7792966e3b1fd</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas terapi musik klasik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas terapi musik klasik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" alt="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" alt="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-2ce33.webp" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-2ce33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-2ce33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-2ce33.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" alt="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40182-preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-mu" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" target="_blank">Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas terapi musik klasik dengan durasi yang berbeda-beda terhadap penurunan gejala halusinasi pada pasien skizofrenia, dengan tujuan untuk menentukan durasi optimal terapi yang memberikan hasil terbaik. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis musik klasik yang paling efektif dalam mengurangi halusinasi dan meningkatkan relaksasi pada pasien skizofrenia, dengan mempertimbangkan preferensi musik individu pasien. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh kombinasi terapi musik klasik dengan intervensi psikososial lainnya, seperti terapi perilaku kognitif (CBT), terhadap hasil klinis pasien skizofrenia, dengan harapan dapat meningkatkan efektivitas penanganan secara keseluruhan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran terapi musik klasik dalam penanganan skizofrenia, serta mengoptimalkan pendekatan terapeutik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien..
<br>Pasien dengan halusinasi biasanya mendapatkan asuhan keperawatan berupa strategi pelaksanaan dengan tujuan memberi pengetahuan kepada pasien agar dapat mengenali dan mengontrol halusinasinya.Terapi ini tidaklah cukup sehingga harus diberikan berbagai terapi tambahan sehingga perkembangan pasien menjadi lebih cepat, salah satunya adalah terapi musik klasik.Kombinasi kedua terapi ini terbukti dapat mempercepat perkembangan pasien, dimana pasien merasa tenang dan rileks paska pemberian terapi musik.Tidak hanya itu, pasien mengatakan dapat mengalihkan fokus mereka dari suara halusinasi ke suara musik yang didengarnya, apalagi bila pasien mau mengikuti dengan menyanyikan musik yang didengarnya.Pemberian terapi musik harus dilakukan di tempat khusus yang nyaman dan terhindar dari berbagai gangguan lain, sehingga pasien dapat dengan fokus memusatkan pikiran dan perasaan mereka pada musik yang didengarkan
<br>Halusinasi adalah gangguan persepsi sensori terhadap objek-objek atau stimulus dari luar. Salah satu tipe yang sering dialami pasien adalah halusinasi pendengaran. Halusinasi pendengaran merupakan suatu kondisi dimana pasien mendengar suara yang membicarakan, mengejek, menertawakan, mengancam, atau memerintahkan untuk pasien melakukan sesuatu. Perawat sebagai bagian dari tim kesehatan bertanggung jawab memberikan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi di rumah sakit melalui penerapan strategi pelaksanaan untuk membantu pasien mengenali halusinasi, mengetahui cara mengontrol halusinasi (menghardik, minum obat secara teratur, bercakap-cakap dengan orang lain, serta melakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp" type="image/webp" length="84822" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-2ce33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat Di Kota Lhokseumawe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat Di Kota Lhokseumawe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat Di Kota Lhokseumawe ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40181-burnout-syndrom-beban-syndrome-peraw" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40181-burnout-syndrom-beban-syndrome-peraw" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:f8878523f437f600e3a281968a63d11e</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap burnout syndrome pada perawat, seperti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap burnout syndrome pada perawat, seperti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-55a8e.webp" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-55a8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-55a8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-55a8e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-e6afc.webp" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-e6afc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-e6afc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-e6afc.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40181-burnout-syndrom-beban-syndrome-peraw" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" target="_blank">Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap burnout syndrome pada perawat, seperti dukungan sosial, manajemen stres, dan kepuasan kerja. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif untuk memahami pengalaman perawat dalam menghadapi beban kerja dan burnout syndrome secara lebih mendalam. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menginvestigasi perkembangan burnout syndrome pada perawat dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang dapat dimodifikasi..
<br>Penelitian ini berkesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di Kota Lhokseumawe.Penting bagi rumah sakit untuk terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan perawat.Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap burnout syndrome pada perawat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit TK IV IM 07.01 Lhokseumawe. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 77 perawat rawat inap, dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value = 0.324, yang berarti tidak ada hubungan antara beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit TK IV IM Lhokseumawe. Diharapkan kepada responden agar menetapkan batasan jam bekerja, beristirahat jika lelah, dan melakukan usaha yang optimal dalam pekerjaannya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp" type="image/webp" length="77604" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-55a8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-e6afc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40179-ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40179-ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:21ec737a762282c5d801692ce821ad7c</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pera sasmita" label="pera sasmita" />
	<category term="sarah nadiya" label="sarah nadiya" />
	<category term="uci nurcahya" label="uci nurcahya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[nadiya,nurcahya,pera,sarah,sasmita,uci]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji efektivitas durasi dan frekuensi pelaksanaan senam kaki diabetik secara lebih rinci melalui penelitian komparatif dengan variasi jadwal latihan (misalnya 3 kali seminggu vs 5 kali seminggu) untuk menentukan skema optimal yang paling ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji efektivitas durasi dan frekuensi pelaksanaan senam kaki diabetik secara lebih rinci melalui penelitian komparatif dengan variasi jadwal latihan (misalnya 3 kali seminggu vs 5 kali seminggu) untuk menentukan skema optimal yang paling ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-1b5c5.webp" title="JURIS - Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-1b5c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-1b5c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-1b5c5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus" alt="JURIS - Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-f6517.webp" title="JURIS - Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-f6517.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-f6517.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-f6517.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus" alt="JURIS - Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-e92f5.webp" title="JURIS - Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-e92f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-e92f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-e92f5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus" alt="JURIS - Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40179-ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko" title="JURIS - Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus" target="_blank">Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus</a>: Pertama, perlu dikaji efektivitas durasi dan frekuensi pelaksanaan senam kaki diabetik secara lebih rinci melalui penelitian komparatif dengan variasi jadwal latihan (misalnya 3 kali seminggu vs 5 kali seminggu) untuk menentukan skema optimal yang paling berdampak pada perbaikan respon neuropati. Kedua, penting untuk mengevaluasi pengaruh pendampingan keluarga selama pelaksanaan senam kaki di rumah terhadap kepatuhan dan hasil klinis pasien, mengingat kurangnya kepedulian keluarga menjadi temuan awal dalam penelitian ini. Ketiga, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengeksplorasi apakah manfaat senam kaki diabetik dapat mencegah progresi menuju ulkus kaki diabetik dalam jangka panjang, terutama pada pasien tanpa ulkus yang memiliki risiko tinggi. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memberikan bukti lebih kuat mengenai aspek praktis, sosial, dan klinis jangka panjang dari intervensi senam kaki diabetik..
<br>Senam kaki diabetik terbukti mampu mengubah kategori respon neuropati dari kondisi neuropati menjadi normal pada sebagian besar pasien.Temuan ini menunjukkan bahwa senam kaki diabetik merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam mengurangi dampak neuropati diabetik
<br>Neuropati merupakan sekelompok penyakit yang mempengaruhi semua jenis saraf. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri yang timbul akibat adanya neuropati diabetik adalah senam kaki diabetik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap respon neuropati pada pasien diabetes mellitus tipe II non ulkus di Puskesmas Blang Mangat Kota Lhokseumawe. Desain penelitian ini bersifat Quassy experiment, dengan perancangan One Group Pretest dan Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes mellitus tipe II non ulkus sebanyak 32 pasien. Jumlah sampel sebanyak 32 responden ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa dilakukan dengan proses komputerisasi melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-f6517.webp" type="image/webp" length="84796" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-1b5c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-f6517.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/ulkus-kaki-diabetik-signifikan-intervensi-senam-ko-thumb-e92f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat Studi Kasus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat Studi Kasus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat Studi Kasus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40178-bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40178-bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:46077a5298bcec196db61483ec08038a</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pera sasmita" label="pera sasmita" />
	<category term="sarah nadiya" label="sarah nadiya" />
	<category term="uci nurcahya" label="uci nurcahya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[nadiya,nurcahya,pera,sarah,sasmita,uci]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas kombinasi terapi murotal Al-Quran dengan teknik relaksasi lainnya terhadap pengurangan nyeri dan kecemasan pada pasien cedera kepala berat dalam skala yang lebih luas. Kedua, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas kombinasi terapi murotal Al-Quran dengan teknik relaksasi lainnya terhadap pengurangan nyeri dan kecemasan pada pasien cedera kepala berat dalam skala yang lebih luas. Kedua, perlu dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-bc407.webp" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-bc407.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-bc407.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-bc407.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus" alt="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-b0566.webp" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-b0566.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-b0566.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-b0566.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus" alt="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-dcdeb.webp" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-dcdeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-dcdeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-dcdeb.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus" alt="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40178-bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus" target="_blank">Penanganan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Berat:  Studi Kasus</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas kombinasi terapi murotal Al-Quran dengan teknik relaksasi lainnya terhadap pengurangan nyeri dan kecemasan pada pasien cedera kepala berat dalam skala yang lebih luas. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif mengenai penggunaan minyak zaitun dan madu dibandingkan dengan perawatan luka konvensional dalam mempercepat penyembuhan gangguan integritas kulit pada pasien neurologis yang tidak responsif. Ketiga, penelitian bisa mengarah pada eksplorasi durasi optimal dan frekuensi pemberian terapi murotal Al-Quran harian untuk mendapatkan efek fisiologis maksimal seperti stabilisasi tekanan darah, denyut nadi, dan respon nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran. Penelitian-penelitian ini dapat memperkuat bukti ilmiah terapi non-farmakologis yang murah, aman, dan berbasis budaya. Studi juga perlu melibatkan aspek kualitatif dari persepsi keluarga terhadap terapi tersebut. Disarankan pendekatan mixed methods untuk memperoleh data yang komprehensif. Hasil penelitian dapat menjadi dasar pengembangan protokol keperawatan holistik di ruang rawat neurologi. Fokus pada terapi non-invasif juga penting untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan di berbagai rumah sakit rujukan trauma. Hal ini akan meningkatkan generalisasi temuan dan validitas intervensi..
<br>Intervensi perawatan seperti posisi head up 30 derajat, terapi murotal Al-Quran, pemberian minyak zaitun, dan madu memberikan manfaat positif pada pasien cedera kepala berat.Posisi head up membantu menurunkan tekanan intrakranial dan meningkatkan perfusi serebral, sementara terapi murotal Al-Quran memberikan efek ketenangan dan mengurangi persepsi nyeri.Penggunaan minyak zaitun dan madu efektif dalam menjaga kelembapan kulit serta mempercepat proses penyembuhan luka dan kekeringan pada bibir
<br>Cedera Kepala Berat (trauma brain injury) merupakan masalah kesehatan yang menjadi ancaman serius bagi penderitanya. Cedera kepala dapat menimbulkan pendarahan dan pembengkakan sehingga dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial dan akhirnya dapat menyebabkan kerusakan otak. Pasien dengan cedera kepala berat juga dapat mengalami perubahan fisik dan psikologis, bahkan kematian. Studi kasus ini bertujuan memberikan asuhan keperawatan pada AuTn. MAy dengan Cedera Kepala Berat di ruang saraf pria Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien mengalami penurunan kesadaran dengan GCS E3M5Vx, agitasi, wajah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-bc407.webp" type="image/webp" length="73066" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-bc407.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-b0566.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/bibir-pasien-maloklusi-cedera-grade3-rumah-sakit-n-thumb-dcdeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40176-negatif-perilaku-agresif" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40176-negatif-perilaku-agresif" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:71d823a54fb4126fca0522e94cb8e90d</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pera sasmita" label="pera sasmita" />
	<category term="sarah nadiya" label="sarah nadiya" />
	<category term="uci nurcahya" label="uci nurcahya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[nadiya,nurcahya,pera,sarah,sasmita,uci]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan dengan pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman pribadi remaja terkait munculnya perilaku agresif saat bermain game online, termasuk faktor emosional dan sosial yang memperkuat agresivitas. Kedua, diperlukan studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan dengan pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman pribadi remaja terkait munculnya perilaku agresif saat bermain game online, termasuk faktor emosional dan sosial yang memperkuat agresivitas. Kedua, diperlukan studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-9e368.webp" title="JURIS - Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-9e368.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-9e368.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-9e368.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online" alt="JURIS - Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-2d8ec.webp" title="JURIS - Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-2d8ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-2d8ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-2d8ec.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online" alt="JURIS - Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-bbc20.webp" title="JURIS - Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-bbc20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-bbc20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-bbc20.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online" alt="JURIS - Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40176-negatif-perilaku-agresif" title="JURIS - Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online" target="_blank">Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan dengan pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman pribadi remaja terkait munculnya perilaku agresif saat bermain game online, termasuk faktor emosional dan sosial yang memperkuat agresivitas. Kedua, diperlukan studi longitudinal yang mengamati perubahan perilaku agresif remaja dari waktu ke waktu akibat intensitas bermain game online, untuk melihat hubungan kausal secara lebih mendalam. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian komparatif antara remaja yang bermain game online berunsur kekerasan dan yang tidak, dengan mengontrol variabel lingkungan sosial dan keluarga, agar dapat mengidentifikasi kontribusi spesifik dari konten game terhadap agresivitas. Penelitian-penelitian ini penting untuk menyusun intervensi yang lebih tepat sasaran dan efektif dalam mengurangi dampak negatif game online pada perkembangan perilaku remaja..
<br>Remaja yang sering terpapar game online cenderung menunjukkan perilaku agresif yang tinggi, meliputi agresif fisik, verbal, kemarahan, dan permusuhan.Perilaku agresif tersebut paling dominan terlihat pada aspek permusuhan dengan rata-rata skor tertinggi.Paparan game online yang mengandung unsur kekerasan dan bermain secara berlebihan berkontribusi terhadap peningkatan agresivitas pada remaja
<br>Indonesia menjadi negara dengan jumlah pemain game online terbanyak ketiga di dunia. Meskipun memberikan hiburan dan meningkatkan keterampilan strategis, game online juga dapat menyebabkan perilaku agresif pada remaja, terutama jika permainan tersebut mengandung unsur kekerasan dan dimainkan secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku agresif pada remaja pemain game online di Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-9e368.webp" type="image/webp" length="89114" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-9e368.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-2d8ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/negatif-perilaku-agresif-remaja-tingkah-laku-sikap-thumb-bbc20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Efikasi Pemberian Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efikasi Pemberian Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efikasi Pemberian Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40175-gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-konti" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40175-gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-konti" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:76db73c968ef072f2bcf1152e23f22d3</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pera sasmita" label="pera sasmita" />
	<category term="sarah nadiya" label="sarah nadiya" />
	<category term="uci nurcahya" label="uci nurcahya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[nadiya,nurcahya,pera,sarah,sasmita,uci]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas ekstrak buncis dalam jangka panjang terhadap kontrol glikemik dan risiko komplikasi pada penderita diabetes melitus tipe II, mengingat penelitian ini hanya berlangsung selama 15 hari. Kedua, penting untuk mengevaluasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas ekstrak buncis dalam jangka panjang terhadap kontrol glikemik dan risiko komplikasi pada penderita diabetes melitus tipe II, mengingat penelitian ini hanya berlangsung selama 15 hari. Kedua, penting untuk mengevaluasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-ef456.webp" title="JURIS - Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-ef456.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-ef456.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-ef456.webp 1x" title="JURIS - Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus" alt="JURIS - Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-4182d.webp" title="JURIS - Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-4182d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-4182d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-4182d.webp 1x" title="JURIS - Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus" alt="JURIS - Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-94a4a.webp" title="JURIS - Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-94a4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-94a4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-94a4a.webp 1x" title="JURIS - Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus" alt="JURIS - Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40175-gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-konti" title="JURIS - Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus" target="_blank">Efikasi Pemberian  Makanan Fungsional Ekstrak Buncis Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah penderita Diabetes Mellitus</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas ekstrak buncis dalam jangka panjang terhadap kontrol glikemik dan risiko komplikasi pada penderita diabetes melitus tipe II, mengingat penelitian ini hanya berlangsung selama 15 hari. Kedua, penting untuk mengevaluasi perbedaan respons terhadap ekstrak buncis berdasarkan karakteristik individu seperti usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, dan durasi diabetes, karena faktor-faktor ini dapat memengaruhi metabolisme dan sensitivitas insulin. Ketiga, perlu dikaji bagaimana variasi dosis dan formulasi ekstrak buncis (misalnya dengan campuran bahan alami lain) memengaruhi toleransi, kepatuhan, dan efektivitas penurunan gula darah, agar dapat dirancang intervensi yang lebih optimal dan mudah diterima oleh masyarakat. Penelitian lanjutan dapat menggabungkan pendekatan klinis dan kualitatif untuk memahami persepsi pasien dan hambatan dalam mengonsumsi ekstrak buncis secara rutin. Selain itu, perlu dilakukan uji komparasi dengan obat antihiperglikemik standar untuk melihat potensi sinergi atau penggantian sebagian terapi farmakologis. Studi juga dapat dikembangkan dengan desain acak ganda buta yang lebih kuat secara metodologis. Variasi waktu konsumsi ekstrak buncis terhadap fluktuasi gula darah harian juga patut diteliti. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan bukti kuat untuk integrasi ekstrak buncis dalam manajemen diabetes berbasis komunitas. Pengamatan terhadap parameter sekunder seperti kadar insulin, HbA1c, dan lipid darah juga akan melengkapi temuan utama. Akhirnya, kajian ekonomi terhadap kelayakan produksi dan distribusi ekstrak buncis secara lokal dapat menjadi arah penelitian berikutnya..
<br>Ekstrak buncis berpengaruh terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus tipe II.Selisih penurunan kadar gula darah antara kelompok yang diberi ekstrak buncis dan kelompok kontrol mencapai 25,1 mg/dl.Hasil analisis statistik menunjukkan nilai p = 0,009 (p < 0,05), yang menyatakan pengaruh tersebut signifikan
<br>Diabetes Melitus merupakan penyakit tidak menular (non communicable disease) yang prevalensinya meningkat di dunia. Pengendalian kadar gula darah dapat dilakukan dengan menggunakan komponen aktif pangan yang banyak terdapat di dalam buncis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efikasi pemberian makanan fungsional buncis terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus tipe II. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan pretest dan posttest, dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, dari bulan Juli hingga Agustus 2022. Populasi terdiri dari 30 penderita diabetes melitus tipe 2, yang dibagi menjadi dua kelompok: 15 orang diberikan ekstrak buncis dan 15 orang lainnya diberikan sirup rendah energi sebagai kontrol. Data yang dikumpulkan meliputi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-ef456.webp" type="image/webp" length="79444" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-ef456.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-4182d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/gula-darah-komponen-aktif-ekstrak-kontinu-diabetes-thumb-94a4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis Studi Kasus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis Studi Kasus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis Studi Kasus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40173-pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-h" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40173-pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-h" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:998b7a39eca3f2eb2cb00bdf67de7aec</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pera sasmita" label="pera sasmita" />
	<category term="sarah nadiya" label="sarah nadiya" />
	<category term="uci nurcahya" label="uci nurcahya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[nadiya,nurcahya,pera,sarah,sasmita,uci]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih luas dengan melibatkan lebih banyak pasien sirosis hepatis untuk mengukur efektivitas kombinasi ankle pumping exercise dan elevasi kaki 30 derajat dalam mengurangi edema. Selain itu, penelitian dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih luas dengan melibatkan lebih banyak pasien sirosis hepatis untuk mengukur efektivitas kombinasi ankle pumping exercise dan elevasi kaki 30 derajat dalam mengurangi edema. Selain itu, penelitian dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-1d971.webp" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-1d971.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-1d971.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-1d971.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus" alt="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-7d7c5.webp" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-7d7c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-7d7c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-7d7c5.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus" alt="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-10320.webp" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-10320.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-10320.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-10320.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus" alt="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40173-pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-h" title="JURIS - Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus" target="_blank">Penanganan Masalah Keperawatan Hipervolemia dan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien dengan Sirosis Hepatis: Studi Kasus</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih luas dengan melibatkan lebih banyak pasien sirosis hepatis untuk mengukur efektivitas kombinasi ankle pumping exercise dan elevasi kaki 30 derajat dalam mengurangi edema. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut manfaat teknik batuk efektif dalam mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien dengan sirosis hepatis, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas teknik ini. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap kualitas hidup pasien sirosis hepatis..
<br>Berdasarkan hasil studi kasus dapat disimpulkan bahwa.pada hari pertama nilai derajat edema adalah pitting edema derajat 2 (3mm) dan pada hari kelima pitting edema derajat 1 (2mm).Berdasarkan studi kasus dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi ankle pumping exercise dan elevasi kaki 30 derajat terbukti efektif untuk menurunkan derajat edema pada pasien sirosis hepatis.Teknik batuk efektif juga terbukti efektif karena pada hari pertama pasien belum bisa mengeluarkan sputum, namun setelah diberikan intervensi batuk efektif pasien dapat mengeluarkan dahak dengan lebih maksimal meskipun masih terdengar suara ronkhi dari paru-paru pasien
<br>Sirosis hepatis adalah penyakit kronis yang berlangsung progresif yang menyerang jaringan hati sehingga menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan gangguan pada fungsi hati. Di Indonesia, paling sering terdiagnosa sirosis hepatis adalah hepatitis B sebesar 40-50% kasus. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengaplikasikan teknik ankle pumping exercise, elevasi kaki 30A dan teknik batuk efektif terhadap pasien dengan hipervolemia dan bersihan jalan napas tidak efektif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-10320.webp" type="image/webp" length="86226" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-1d971.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-7d7c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/pasien-sirosis-hepatik-hidup-asma-hepatis-hipervol-thumb-10320.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine SVM Studi Komparatif Kinerja Kernel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine SVM Studi Komparatif Kinerja Kernel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine SVM Studi Komparatif Kinerja Kernel ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40171-pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40171-pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:dc11fdf9f98ce81638ce330303e623e3</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="penerapan bi" label="penerapan bi" />
	<category term="erna daniati" label="erna daniati" />
	<category term="nur alamsyah" label="nur alamsyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[alamsyah,bi,daniati,erna,nur,penerapan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menggunakan eksplorasi algoritma lain seperti Random Forest, XGBoost, atau deep learning untuk dibandingkan dengan performa SVM. (2) Meneliti lebih lanjut fitur ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menggunakan eksplorasi algoritma lain seperti Random Forest, XGBoost, atau deep learning untuk dibandingkan dengan performa SVM. (2) Meneliti lebih lanjut fitur ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-97d46.webp" title="JURIS - Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-97d46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-97d46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-97d46.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel." alt="JURIS - Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-5ad50.webp" title="JURIS - Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-5ad50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-5ad50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-5ad50.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel." alt="JURIS - Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-488ca.webp" title="JURIS - Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-488ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-488ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-488ca.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel." alt="JURIS - Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40171-pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-m" title="JURIS - Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel." target="_blank">Pemodelan Klasifikasi Popularitas Produk Skincare Menggunakan Support Vector Machine (SVM): Studi Komparatif Kinerja Kernel.</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menggunakan eksplorasi algoritma lain seperti Random Forest, XGBoost, atau deep learning untuk dibandingkan dengan performa SVM. (2) Meneliti lebih lanjut fitur tambahan seperti analisis sentimen dari ulasan untuk memperkaya informasi prediktif. (3) Menganalisis faktor-faktor eksternal yang memengaruhi popularitas produk, seperti tren pasar, promosi, dan strategi pemasaran, untuk memahami dinamika pasar secara holistik..
<br>Penelitian ini berhasil membangun model klasifikasi untuk memprediksi popularitas produk skincare, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan pemasaran di platform Sephora.Model tersebut dibangun menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) dengan tiga jenis kernel, yaitu linear, RBF, dan polynomial.Hasil pengujian menunjukkan bahwa kernel linear memberikan akurasi tertinggi sebesar 98,52%, yang menandakan bahwa karakteristik data lebih sesuai dengan pendekatan linier.Kelebihan utama model ini terletak pada kemampuannya mengenali pola popularitas dengan akurasi tinggi, sedangkan kekurangannya adalah ketergantungan pada keseimbangan data dan pemilihan parameter kernel yang tepat.Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model klasifikasi popularitas produk skincare dan temuan faktor-faktor dominan, yang dapat dijadikan acuan pengambilan keputusan pemasaran serta pengembangan produk di industri kecantikan
<br>Pertumbuhan pasar digital telah meningkatkan variasi produk skincare di platform seperti Sephora. Kondisi ini yang pada akhirnya mendorong konsumen menghadapi tantangan dalam penentuan produk yang populer. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membantu mengidentifikasi popularitas produk skincare melalui pengembangan model klasifikasi berbasis algoritma machine learning. Tujuan penelitian ini adalah membangun model klasifikasi untuk mengidentifikasi popularitas produk berdasarkan karakteristik produk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-488ca.webp" type="image/webp" length="101310" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-97d46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-5ad50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/pemasaran-produk-lokal-skincare-somethinc-model-ma-thumb-488ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6397-subset.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14713-indonesian-journal-computer-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40166-desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-gur" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40166-desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-gur" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:a3d5f4d20ff477243f6e0853c83c87dd</id>
	<published>2026-04-19T01:43:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T01:43:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian eksperimen untuk mengukur sejauh mana penggunaan aplikasi Canva secara kuantitatif memengaruhi hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PJOK, terutama dalam ranah kognitif dan psikomotorik, agar dampaknya dapat dibandingkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian eksperimen untuk mengukur sejauh mana penggunaan aplikasi Canva secara kuantitatif memengaruhi hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PJOK, terutama dalam ranah kognitif dan psikomotorik, agar dampaknya dapat dibandingkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-75db9.webp" title="JURIS - Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-75db9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-75db9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-75db9.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan" alt="JURIS - Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-ffe8d.webp" title="JURIS - Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-ffe8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-ffe8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-ffe8d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan" alt="JURIS - Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-66c53.webp" title="JURIS - Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-66c53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-66c53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-66c53.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan" alt="JURIS - Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40166-desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-gur" title="JURIS - Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan" target="_blank">Implementasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran PJOK di SDN Sumberharjo Pacitan</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian eksperimen untuk mengukur sejauh mana penggunaan aplikasi Canva secara kuantitatif memengaruhi hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PJOK, terutama dalam ranah kognitif dan psikomotorik, agar dampaknya dapat dibandingkan dengan metode konvensional. Kedua, perlu dikembangkan program pelatihan intensif bagi guru PJOK di sekolah dasar dalam memanfaatkan fitur-fitur canggih Canva, termasuk konten interaktif dan animasi, agar dapat digunakan secara maksimal meskipun dalam kondisi jaringan internet yang terbatas. Ketiga, layak untuk diteliti bagaimana pembuatan modul pembelajaran offline berbasis Canva dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum PJOK, sehingga guru tetap bisa menggunakan media visual menarik tanpa tergantung pada koneksi internet yang stabil, sekaligus mendukung konsistensi pembelajaran di daerah dengan keterbatasan infrastruktur digital..
<br>Id untuk membuat media visual seperti poster kesehatan, slide teknik olahraga, dan infografis interaktif yang ditampilkan menggunakan perangkat digital.Penggunaan media ini terbukti efektif meningkatkan antusiasme, fokus siswa, serta hasil belajar pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik.Kendala utama yang ditemukan adalah ketidakstabilan jaringan internet, sehingga disarankan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas secara kuantitatif dan mengembangkan pelatihan bagi guru dalam optimalisasi fitur digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi aplikasi Canva sebagai media pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SDN Sumberharjo Pacitan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Metode yang diterapkan adalah metode kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh melalui tiga teknik yaitu wawancara secara mendalam, pengamatan langsung dilapangan, dan pengumpulan dokumentasi gambar. Subjeknya adalah kepala sekolah, guru PJOK dan siswa kelas 4 di SDN Sumberharjo Pacitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Canva dilakukan dengan memanfaatkan fitur premium melalui akun belajar.id untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-ffe8d.webp" type="image/webp" length="86004" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-75db9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-ffe8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/desain-canva-guru-pjok-pembelajaran-peran-aplikasi-thumb-66c53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2369-staim-probolinggo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10530-al-ibtidaiyah-jurnal-pendidikan-guru-madrasah-ibtidaiyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan Di Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan Di Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan Di Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40174-sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40174-sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:8680a6baf665d4d7aa620a0e494b7fb1</id>
	<published>2026-04-19T00:47:42+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T00:47:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pera sasmita" label="pera sasmita" />
	<category term="sarah nadiya" label="sarah nadiya" />
	<category term="uci nurcahya" label="uci nurcahya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[nadiya,nurcahya,pera,sarah,sasmita,uci]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam mengenai makna dan alasan di balik praktik perilaku sosial budaya yang dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam mengenai makna dan alasan di balik praktik perilaku sosial budaya yang dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-9355b.webp" title="JURIS - Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-9355b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-9355b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-9355b.webp 1x" title="JURIS - Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh" alt="JURIS - Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-100cf.webp" title="JURIS - Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-100cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-100cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-100cf.webp 1x" title="JURIS - Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh" alt="JURIS - Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-a3172.webp" title="JURIS - Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-a3172.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-a3172.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-a3172.webp 1x" title="JURIS - Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh" alt="JURIS - Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40174-sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-p" title="JURIS - Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh" target="_blank">Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan  Di Aceh</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam mengenai makna dan alasan di balik praktik perilaku sosial budaya yang dilakukan ibu hamil di wilayah tersebut, sehingga pemahaman akan kompleksitas budaya dapat lebih mendalam. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dapat diperluas dengan menambahkan variabel sosio-ekonomi dan pendidikan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan perilaku sosial budaya selama kehamilan. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi perubahan perilaku sosial budaya selama kehamilan dan dampaknya terhadap kesehatan ibu dan janin, sehingga intervensi yang lebih tepat sasaran dapat dirancang..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perilaku sosial budaya selama masa kehamilan di Kemukiman Tgk Syik di Manyang Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen mayoritas berada pada kategori kadang-kadang.Hal ini menunjukkan adanya pengaruh budaya dalam perilaku ibu hamil, namun juga menunjukkan adanya kesadaran akan pentingnya informasi kesehatan yang lebih modern.Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat terus memberikan edukasi dan penyuluhan mengenai perilaku sosial budaya yang positif dan negatif selama kehamilan
<br>Perkembangan sosial budaya dalam masyarakat merupakan suatu tanda bahwa masyarakat dalam suatu daerah tersebut telah mengalami suatu perubahan dalam proses berfikir. Perubahan sosial dan budaya bisa memberikan dampak positif maupun negatif. Perilaku sosial budaya dalam merawat ibu hamil juga terus berkembang dari generasi ke generasi, menjadi sebuah peraturan tidak tertulis yang harus dipatuhi ibu postpartum dan keluarga agar tidak mendapat hukuman sosial ataupun karma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ibu selama hamil sesuai sosial budaya di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-100cf.webp" type="image/webp" length="92828" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-9355b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-100cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/sosial-budaya-spesifik-tata-tertib-pengaruh-perila-thumb-a3172.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40167-implementasi-program-wisata-alam-implement" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40167-implementasi-program-wisata-alam-implement" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:137e804c611337e7c6611e55e509b504</id>
	<published>2026-04-19T00:47:42+07:00</published>
	<updated>2026-04-19T00:47:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan partisipasi aktif orang tua dalam program SKUA, untuk memahami bagaimana ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan partisipasi aktif orang tua dalam program SKUA, untuk memahami bagaimana ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-f95a7.webp" title="JURIS - IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-f95a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-f95a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-f95a7.webp 1x" title="JURIS - IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN" alt="JURIS - IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-eca35.webp" title="JURIS - IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-eca35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-eca35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-eca35.webp 1x" title="JURIS - IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN" alt="JURIS - IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-54ebc.webp" title="JURIS - IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-54ebc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-54ebc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-54ebc.webp 1x" title="JURIS - IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN" alt="JURIS - IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40167-implementasi-program-wisata-alam-implement" title="JURIS - IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN" target="_blank">IMPLEMENTASI PROGRAM STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH-AKHLAKUL KARIMAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI MIN 3 PACITAN</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan partisipasi aktif orang tua dalam program SKUA, untuk memahami bagaimana dukungan keluarga dapat meningkatkan efektivitas pembentukan karakter siswa. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh program SKUA terhadap perkembangan sosial-emosional siswa, dengan mengukur kemampuan mereka dalam mengelola emosi, berempati, dan membangun hubungan positif dengan teman sebaya. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas berbagai metode pembiasaan dalam program SKUA, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadaptasi dan diterapkan di madrasah lain. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana program SKUA dapat dioptimalkan untuk membentuk karakter siswa yang unggul, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam aspek sosial, emosional, dan kognitif, sehingga menghasilkan generasi muda yang berakhlak mulia, berdaya saing, dan berkontribusi positif bagi masyarakat..
<br>Proses implementasi Program SKUA dalam pembentukan karakter siswa di MIN 3 Pacitan dilakukan secara terencana melalui tiga tahapan utama yaitu Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi.Penerapan program SKUA pada madrasah terbukti efektif dalam membentuk karakter Islami siswa melalui metode pembiasaan.Diharapkan karakter siswa terbentuk dari pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan setiap hari sesuai dengan program SKUA
<br>Pembentukan karakter peserta didik adalah tantangan utama pada pendidikan terkini di tengah arus globalisasi serta ancaman degradasi moral. Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) tiga Pacitan merespon tantangan tersebut dengan mengimplementasikan program standar Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program SKUA yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi, dan dampaknya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian program SKUA di MIN 3 Pacitan menunjukan serangkaian pelaksanaan pembiasaan harian yang terstruktur, seperti penyambutan peserta didik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-eca35.webp" type="image/webp" length="202668" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-f95a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-eca35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/implementasi-program-wisata-alam-bantuan-sosial-sk-thumb-54ebc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2369-staim-probolinggo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10530-al-ibtidaiyah-jurnal-pendidikan-guru-madrasah-ibtidaiyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40180-responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ib" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40180-responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ib" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:95ae49f12d4be926eb41f679e2d03f0f</id>
	<published>2026-04-18T23:48:24+07:00</published>
	<updated>2026-04-18T23:48:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pera sasmita" label="pera sasmita" />
	<category term="sarah nadiya" label="sarah nadiya" />
	<category term="uci nurcahya" label="uci nurcahya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[nadiya,nurcahya,pera,sarah,sasmita,uci]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi faktor-faktor lain yang memengaruhi pemanfaatan posyandu, seperti dukungan suami, aksesibilitas posyandu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi faktor-faktor lain yang memengaruhi pemanfaatan posyandu, seperti dukungan suami, aksesibilitas posyandu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-5de9c.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-5de9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-5de9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-5de9c.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-669b7.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-669b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-669b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-669b7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-72698.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-72698.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-72698.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-72698.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40180-responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ib" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan" target="_blank">Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi faktor-faktor lain yang memengaruhi pemanfaatan posyandu, seperti dukungan suami, aksesibilitas posyandu, dan kualitas pelayanan yang diberikan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil terkait pemanfaatan posyandu, sehingga dapat mengidentifikasi hambatan dan solusi yang lebih spesifik. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melihat dampak jangka panjang pemanfaatan posyandu terhadap kesehatan ibu dan bayi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan posyandu dan bagaimana meningkatkan efektivitas posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil..
<br>Penelitian ini menyimpulkan pentingnya pemanfaatan posyandu bagi ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan serta pencegahan anemia sejak trimester pertama kehamilan.Pemanfaatan posyandu menjadi krusial dalam mendukung kesehatan ibu hamil dan mempersiapkan persalinan yang aman.Edukasi dan sosialisasi mengenai manfaat posyandu perlu ditingkatkan untuk mendorong partisipasi aktif ibu hamil
<br>Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya manusia yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat kedalam penyelenggaran pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Paling utama adalah untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan pemanfaatan posyandu selama masa kehamilan. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross sectiona dengan jumlah sampel penelitian ini berjumlah 77 responden dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-669b7.webp" type="image/webp" length="74442" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-5de9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-669b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/responden-mayoritas-lansia-pengetahuan-posyandu-ha-thumb-72698.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40177-proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-bak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40177-proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-bak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:d00c1e5609146ba2de4b9bfeaf08daa4</id>
	<published>2026-04-18T23:06:45+07:00</published>
	<updated>2026-04-18T23:06:45+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pera sasmita" label="pera sasmita" />
	<category term="sarah nadiya" label="sarah nadiya" />
	<category term="uci nurcahya" label="uci nurcahya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[nadiya,nurcahya,pera,sarah,sasmita,uci]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas edukasi pertolongan pertama luka bakar berbasis media digital terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga di lingkungan perkotaan. Kedua, diperlukan studi lanjutan mengenai ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas edukasi pertolongan pertama luka bakar berbasis media digital terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga di lingkungan perkotaan. Kedua, diperlukan studi lanjutan mengenai ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-65ead.webp" title="JURIS - Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-65ead.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-65ead.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-65ead.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat" alt="JURIS - Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-4db5a.webp" title="JURIS - Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-4db5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-4db5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-4db5a.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat" alt="JURIS - Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-fee27.webp" title="JURIS - Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-fee27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-fee27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-fee27.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat" alt="JURIS - Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40177-proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-bak" title="JURIS - Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat" target="_blank">Karakteristik dan Kejadian Luka Bakar Pada Masyarakat</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas edukasi pertolongan pertama luka bakar berbasis media digital terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga di lingkungan perkotaan. Kedua, diperlukan studi lanjutan mengenai faktor sosial dan budaya yang memengaruhi praktik penanganan luka bakar di rumah, terutama dalam keluarga dengan anggota perempuan sebagai pengasuh utama. Ketiga, penting untuk mengevaluasi penerapan modul pelatihan pertolongan pertama luka bakar berbasis komunitas yang melibatkan tokoh masyarakat dan petugas kesehatan lokal guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat melengkapi temuan saat ini dengan memperdalam aspek intervensi, konteks sosial, dan strategi implementasi yang sesuai dengan karakteristik masyarakat setempat, sehingga dapat mengurangi angka kejadian dan keseriusan luka bakar di tingkat rumah tangga..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata usia responden adalah 39,66 tahun, mayoritas berjenis kelamin perempuan (74,7%), berpendidikan tinggi (80,3%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (69,2%).Kejadian luka bakar terjadi pada 68,9% responden, yang sebagian besar pernah mengalami luka bakar.Penyebab utama luka bakar adalah faktor termal, yaitu sebesar 92% dari seluruh kasus
<br>Luka bakar merupakan masalah kesehatan yang signifikan dan serius. Sebagian besar pasien yang mendapatkan perawatan karena luka bakar membutuhkan waktu penyembuhan yang lama dan biaya yang signifikan untuk perawatan, pengobatan, dan pemulihan fungsi tubuh, baik dari segi estetika maupun rekonstruksi. Dalam kehidupan sehari-hari siapapun berpotensi terhadap terjadinya luka bakar, bisa terjadi di lingkungan rumah maupun di luar lingkungan rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik dan kejadian luka bakar pada masyarakat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan sampel 396 responden masyarakat di Kecamatan Syiah Kuala...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-fee27.webp" type="image/webp" length="86310" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-65ead.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-4db5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/proporsi-usia-responden-bahaya-luka-bakar-kesiapsi-thumb-fee27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Relevansi Tafsir Ayat Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relevansi Tafsir Ayat Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relevansi Tafsir Ayat Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40169-relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarba" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40169-relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarba" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:791a5aa859d807b6d89788abf827fad3</id>
	<published>2026-04-18T23:01:59+07:00</published>
	<updated>2026-04-18T23:01:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang holistik dan integratif. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai Qur'ani ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang holistik dan integratif. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai Qur'ani ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-2fe14.webp" title="JURIS - Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-2fe14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-2fe14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-2fe14.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer" alt="JURIS - Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-b7add.webp" title="JURIS - Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-b7add.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-b7add.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-b7add.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer" alt="JURIS - Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-2ad8a.webp" title="JURIS - Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-2ad8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-2ad8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-2ad8a.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer" alt="JURIS - Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40169-relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarba" title="JURIS - Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer" target="_blank">Relevansi Tafsir Ayat-Ayat Tarbawi Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang holistik dan integratif. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai Qur'ani dengan praktik pendidikan modern, khususnya dalam hal pengembangan karakter, kompetensi spiritual, dan keterampilan abad 21. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran modern yang dapat diterapkan dalam pendidikan Islam kontemporer, seperti penggunaan teknologi dan kecerdasan buatan dalam pembelajaran. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia, serta bagaimana tafsir ayat-ayat tarbawi dapat menjadi panduan dalam merespons tantangan tersebut..
<br>Tafsir ayat-ayat tarbawi memiliki relevansi yang kuat terhadap pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam membentuk karakter peserta didik, mengembangkan pengetahuan, serta menumbuhkan kompetensi spiritual yang seimbang dengan tuntutan zaman.Pendidikan Islam kontemporer membutuhkan landasan nilai-nilai Al-Qur'an yang kontekstual agar mampu menjawab tantangan modernitas tanpa kehilangan identitas keislaman.Oleh karena itu, hubungan antara tafsir tarbawi dan pendidikan kontemporer bersifat integratif, di mana tafsir tarbawi menjadi sumber nilai, arah, dan prinsip pendidikan yang aplikatif dalam membangun manusia beriman, berilmu, dan berakhlak mulia
<br>Penelitian ini membahas relevansi tafsir ayat-ayat tarbawi terhadap pendidikan Islam kontemporer. Tafsir ayat-ayat tarbawi memberikan pedoman bagi pengembangan pendidikan yang holistik, integratif, dan berorientasi pada pembentukan karakter serta kesadaran spiritual peserta didik. Penelitian ini menganalisis bagaimana prinsip-prinsip pendidikan yang terkandung dalam Al-Qur'an dapat diaplikasikan dalam konteks modern, termasuk penguatan jasmani, akal, dan ruhani, serta integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai moral dan religius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman tafsir tarbawi tidak hanya menjadi dasar normatif, tetapi juga menjadi acuan strategis bagi perumusan kurikulum, metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-b7add.webp" type="image/webp" length="85362" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-2fe14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-b7add.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/relevansi-tafsir-al-ayat-ahkam-tarbawi-pendidikan-thumb-2ad8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2369-staim-probolinggo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10530-al-ibtidaiyah-jurnal-pendidikan-guru-madrasah-ibtidaiyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40170-implementasi-program-model-evaluasi-implem" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40170-implementasi-program-model-evaluasi-implem" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:e0d34a5451512e3aba378a5ce58d51b6</id>
	<published>2026-04-18T22:37:03+07:00</published>
	<updated>2026-04-18T22:37:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas Program Jumpa Berkah jika dilaksanakan di sekolah umum yang tidak berbasis keagamaan, untuk melihat sejauh mana pendekatan pembiasaan berbasis religi dapat diterapkan dalam konteks pendidikan yang lebih beragam. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas Program Jumpa Berkah jika dilaksanakan di sekolah umum yang tidak berbasis keagamaan, untuk melihat sejauh mana pendekatan pembiasaan berbasis religi dapat diterapkan dalam konteks pendidikan yang lebih beragam. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-6bcbc.webp" title="JURIS - Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-6bcbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-6bcbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-6bcbc.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan" alt="JURIS - Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-137d3.webp" title="JURIS - Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-137d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-137d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-137d3.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan" alt="JURIS - Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-34425.webp" title="JURIS - Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-34425.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-34425.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-34425.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan" alt="JURIS - Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40170-implementasi-program-model-evaluasi-implem" title="JURIS - Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan" target="_blank">Implementasi Program Jumpa Berkah Untuk Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Mim Ngadirejan</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas Program Jumpa Berkah jika dilaksanakan di sekolah umum yang tidak berbasis keagamaan, untuk melihat sejauh mana pendekatan pembiasaan berbasis religi dapat diterapkan dalam konteks pendidikan yang lebih beragam. Kedua, perlu dikaji pengaruh penyediaan mushola atau tempat ibadah tetap terhadap konsistensi dan kedalaman internalisasi nilai-nilai karakter siswa dalam program serupa, agar dapat diketahui kontribusi fasilitas fisik terhadap keberhasilan pembiasaan. Ketiga, penting untuk mengembangkan dan menguji model evaluasi berbasis digital dalam Program Jumpa Berkah, seperti aplikasi pencatatan kebiasaan harian siswa, guna meningkatkan akurasi pemantauan perkembangan karakter secara berkelanjutan dan terintegrasi..
<br>Program Jumpa Berkah di MIM Ngadirejan berhasil diimplementasikan sebagai bentuk pembiasaan yang efektif dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa.Pelaksanaan program secara rutin memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menerapkan nilai-nilai karakter, sehingga terjadi perubahan perilaku positif seperti meningkatnya kedisiplinan dan rasa tanggung jawab.Keberhasilan ini didukung oleh peran guru sebagai teladan dan dukungan kebijakan madrasah, meskipun masih terkendala oleh keterbatasan fasilitas seperti belum tersedianya mushola
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Jumpa Berkah dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa di MIM Ngadirejan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui studi lapangan. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa kelas atas yang dipilih dengan teknik purposive dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Jumpa Berkah yang dilaksanakan secara rutin melalui kegiatan sholat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-6bcbc.webp" type="image/webp" length="83086" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-6bcbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-137d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/implementasi-program-model-evaluasi-bantuan-sosial-thumb-34425.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2369-staim-probolinggo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10530-al-ibtidaiyah-jurnal-pendidikan-guru-madrasah-ibtidaiyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40172-visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40172-visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:5a5adf947463208c705e0e4f29dcd172</id>
	<published>2026-04-18T22:30:03+07:00</published>
	<updated>2026-04-18T22:30:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="penerapan bi" label="penerapan bi" />
	<category term="erna daniati" label="erna daniati" />
	<category term="nur alamsyah" label="nur alamsyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[alamsyah,bi,daniati,erna,nur,penerapan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model analisis sentimen yang lebih adaptif terhadap bahasa informal dan slang yang umum digunakan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model analisis sentimen yang lebih adaptif terhadap bahasa informal dan slang yang umum digunakan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-a8f07.webp" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-a8f07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-a8f07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-a8f07.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust" alt="JURIS - Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-ab8e9.webp" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-ab8e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-ab8e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-ab8e9.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust" alt="JURIS - Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-d510a.webp" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-d510a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-d510a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-d510a.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust" alt="JURIS - Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40172-visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust" target="_blank">Perbandingan Algoritma Machine Learning Dalam Analisis Sentimen Isu Gempa Megathrust</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model analisis sentimen yang lebih adaptif terhadap bahasa informal dan slang yang umum digunakan dalam komentar media sosial. Hal ini dapat dicapai dengan menggabungkan teknik pemrosesan bahasa alami (NLP) yang lebih canggih, seperti model bahasa berbasis transformer, untuk menangkap konteks dan nuansa bahasa yang lebih kompleks. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan analisis sentimen dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual, seperti demografi pengguna, lokasi geografis, dan waktu posting komentar. Dengan mengintegrasikan data kontekstual ini, analisis sentimen dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang pola dan tren opini publik terkait isu gempa megathrust. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknik visualisasi data untuk mengkomunikasikan hasil analisis sentimen kepada pemangku kepentingan yang lebih luas, termasuk masyarakat umum, pemerintah, dan lembaga terkait. Visualisasi data yang efektif dapat membantu meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang risiko bencana, serta mendorong tindakan mitigasi yang lebih proaktif..
<br>Penelitian ini menganalisis kinerja tiga algoritma klasifikasi sentimen yaitu SVM dengan kernel linear, RBF, dan polynomial.serta Decision Tree dengan menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score pada kategori sentimen negatif, netral, dan positif.Berdasarkan hasil pelabelan dengan lexicon VADER opini positif mendominasi isu gempa megathrust.SVM dengan kernel linear menunjukkan kinerja terbaik dengan akurasi 0,870 serta keseimbangan F1-score di semua kelas.SVM RBF memiliki akurasi tinggi, tetapi recall pada kelas positif lebih rendah.Sementara itu, Naive Bayes Multinomial lebih sesuai untuk data berbasis frekuensi kata tetapi kurang optimal pada kelas netral, sedangkan Bernoulli memiliki performa terendah.Dengan demikian, SVM kernel linear direkomendasikan sebagai algoritma terbaik karena memberikan hasil paling akurat dan seimbang
<br>Isu gempa megathrust menjadi perhatian publik yang signifikan mengingat potensi dampaknya yang besar di wilayah Indonesia. Meningkatnya kesadaran dan kekhawatiran masyarakat terhadap isu ini tercermin dari banyaknya diskusi di berbagai platform media sosial, khususnya YouTube. Melihat fenomena tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan mengklasifikasikan sentimen publik terhadap video bertema gempa megathrust. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji persepsi masyarakat melalui komentar di YouTube menggunakan pendekatan machine learning. Penelitian ini menggunakan tiga algoritma utama, yaitu Support Vector Machine dengan tiga jenis kernel yaitu linear, RBF, dan polynomial; Naive Bayes dengan Bernoulli...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-a8f07.webp" type="image/webp" length="86016" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-a8f07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-ab8e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/visualisasi-data-teknik-pengumpulan-sentimen-opini-thumb-d510a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6397-subset.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14713-indonesian-journal-computer-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Al Ghazali dan Masa Depan Pendidikan Harmonisasi Spiritualitas Moralitas dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5 0 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Al Ghazali dan Masa Depan Pendidikan Harmonisasi Spiritualitas Moralitas dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5 0 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Al Ghazali dan Masa Depan Pendidikan Harmonisasi Spiritualitas Moralitas dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5 0 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40168-al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralita" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40168-al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralita" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-19:398648a5a20e50f70f8c0acb5b9f69e1</id>
	<published>2026-04-18T20:56:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-18T20:56:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, meneliti lebih dalam tentang bagaimana konsep pendidikan Al-Ghazali dapat diintegrasikan secara praktis dalam kurikulum pendidikan dasar di era Society 5.0, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, meneliti lebih dalam tentang bagaimana konsep pendidikan Al-Ghazali dapat diintegrasikan secara praktis dalam kurikulum pendidikan dasar di era Society 5.0, dengan mempertimbangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-05701.webp" title="JURIS - Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-05701.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-05701.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-05701.webp 1x" title="JURIS - Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0" alt="JURIS - Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-9a8a9.webp" title="JURIS - Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-9a8a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-9a8a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-9a8a9.webp 1x" title="JURIS - Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0" alt="JURIS - Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-25457.webp" title="JURIS - Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-25457.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-25457.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-25457.webp 1x" title="JURIS - Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0" alt="JURIS - Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40168-al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralita" title="JURIS - Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0" target="_blank">Al-Ghazali dan Masa Depan Pendidikan: Harmonisasi Spiritualitas, Moralitas, dan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Dasar Era Society 5.0</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, meneliti lebih dalam tentang bagaimana konsep pendidikan Al-Ghazali dapat diintegrasikan secara praktis dalam kurikulum pendidikan dasar di era Society 5.0, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang ada. Kedua, melakukan studi komparatif antara pemikiran Al-Ghazali dengan tokoh-tokoh pendidikan lainnya, seperti Ibnu Miskawaih, untuk memahami perbedaan dan kesamaan pendekatan mereka dalam membentuk karakter dan moralitas. Ketiga, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana nilai-nilai spiritual dan moral dapat diimplementasikan dalam pembelajaran berbasis teknologi, dengan mempertimbangkan tantangan dehumanisasi dan pentingnya menjaga keseimbangan antara kecerdasan digital dan kemanusiaan..
<br>Konsep pendidikan Al-Ghazali tetap memiliki relevansi yang kuat dan bahkan semakin signifikan dalam menghadapi dinamika era Society 5.Integrasi antara spiritualitas, moralitas, dan ilmu pengetahuan menjadi fondasi penting untuk menjawab tantangan pesatnya kemajuan teknologi yang kerap menggeser nilai-nilai kemanusiaan.Pendidikan tidak semestinya hanya menitikberatkan pada aspek kognitif dan digitalisasi, tetapi harus berfungsi sebagai wahana pembentukan karakter melalui penanaman etika, empati, dan tanggung jawab sosial agar manusia mampu memanfaatkan teknologi secara arif dan bermartabat.Dalam konteks ini, guru berperan sebagai figur sentral yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menjadi teladan moral dan spiritual bagi peserta didik untuk tumbuh sebagai pribadi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran pendidikan Imam Al-Ghazali dalam menjawab tantangan pendidikan dasar di era Society 5.0. Al-Ghazali menekankan pentingnya harmonisasi antara spiritualitas, moralitas, dan ilmu pengetahuan sebagai fondasi pembentukan manusia paripurna. Dalam konteks pendidikan dasar, prinsip ini dipandang mampu menjadi solusi atas problem modern seperti krisis moral, dehumanisasi teknologi, dan lemahnya integrasi nilai dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, menelaah karya-karya Al-Ghazali serta literatur kontemporer terkait Society 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Al-Ghazali tetap memiliki...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-05701.webp" type="image/webp" length="81160" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-05701.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-9a8a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/al-ghazali-pendidikan-spiritualitas-moralitas-ilmu-thumb-25457.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2369-staim-probolinggo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10530-al-ibtidaiyah-jurnal-pendidikan-guru-madrasah-ibtidaiyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sun, 19 Apr 2026 03:25:48 +0700. 24 items. Served in: 5.004 seconds [atom] -->
