<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.269-17aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.269-17aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-08-18T11:01:03+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Enhancing Water Cooperation in Africa The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing Water Cooperation in Africa The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing Water Cooperation in Africa The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59345-pengelolaan-air-hukum-internasional-kerjasama" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59345-pengelolaan-air-hukum-internasional-kerjasama" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:a932c29dfba9eabf833fd7e061670b6d</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang mendalam terhadap tantangan dan peluang dalam pengelolaan air lintas batas di Afrika, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan kerangka kerja regional yang kuat: Penelitian mendatang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang mendalam terhadap tantangan dan peluang dalam pengelolaan air lintas batas di Afrika, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan kerangka kerja regional yang kuat: Penelitian mendatang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-3808e.webp" title="JURIS - Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-3808e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-3808e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-3808e.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources" alt="JURIS - Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-646ac.webp" title="JURIS - Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-646ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-646ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-646ac.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources" alt="JURIS - Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-89ef5.webp" title="JURIS - Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-89ef5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-89ef5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-89ef5.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources" alt="JURIS - Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59345-pengelolaan-air-hukum-internasional-kerjasama" title="JURIS - Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources" target="_blank">Enhancing Water Cooperation in Africa: The Role and Challenges of International Law in Managing Transboundary Resources</a>: Berdasarkan analisis yang mendalam terhadap tantangan dan peluang dalam pengelolaan air lintas batas di Afrika, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan kerangka kerja regional yang kuat: Penelitian mendatang dapat fokus pada pengembangan kerangka kerja regional yang komprehensif untuk pengelolaan air lintas batas di Afrika. Ini dapat mencakup analisis mendalam tentang bagaimana kerangka kerja tersebut dapat diintegrasikan dengan lebih baik ke dalam konteks sosial-politik yang unik di Afrika, memastikan tata kelola air yang berkelanjutan, dan mengurangi konflik. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif, seperti pendekatan berbasis masyarakat dan teknologi pemantauan real-time, untuk meningkatkan kepercayaan dan berbagi data di antara negara-negara riparian.2. Meninjau dan merevisi perjanjian era kolonial: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki perjanjian-perjanjian era kolonial yang masih berlaku di Afrika dan menganalisis dampak mereka terhadap pengelolaan air lintas batas saat ini. Dengan memahami sejarah dan konteks perjanjian-perjanjian ini, penelitian dapat merekomendasikan revisi atau penyesuaian yang diperlukan untuk memastikan kesesuaian dengan prinsip-prinsip keadilan dan keberlanjutan yang berlaku saat ini. Ini dapat mencakup analisis kritis tentang bagaimana perjanjian-perjanjian ini dapat diadaptasi untuk memenuhi kebutuhan dan tantangan saat ini.3. Menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam pengelolaan air: Penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Islam, seperti Maslahah (kepentingan umum) dan Darar (pencegahan kerugian), dapat diterapkan dalam pengelolaan air lintas batas di Afrika. Dengan mempertimbangkan nilai-nilai etika dan spiritual yang terkandung dalam ajaran Islam, penelitian dapat mengusulkan strategi-strategi yang unik untuk memastikan pengelolaan air yang adil dan berkelanjutan. Ini dapat mencakup konsultasi dengan para ahli hukum Islam dan pemangku kepentingan lokal untuk mengembangkan kerangka kerja yang sesuai dengan konteks Afrika..
<br>Studi ini menekankan peran vital hukum air internasional dalam mengatasi tantangan pengelolaan air lintas batas di Afrika.Dengan menjelajahi konteks historis, legal, dan geopolitik, penelitian ini menyoroti sifat terfragmentasi kerangka hukum, dampak yang bertahan dari perjanjian era kolonial, dan tekanan yang meningkat dari perubahan iklim, pertumbuhan populasi, dan disparitas infrastruktur.Prinsip-prinsip kunci seperti pemanfaatan yang adil dan wajar, pencegahan bahaya yang signifikan, dan kewajiban untuk bekerja sama tetap menjadi pusat dalam mendorong kerja sama air dan meredam konflik, tetapi penerapan yang tidak konsisten menekankan kebutuhan reformasi.Kembali ke pertanyaan penelitian, studi ini menunjukkan pentingnya menyesuaikan kerangka hukum dengan konteks regional, memperkuat kapasitas kelembagaan, dan meningkatkan mekanisme berbagi data.Sementara konvensi internasional seperti Perjanjian New York dan Helsinki menawarkan panduan yang berharga, ratifikasi yang lebih luas dan integrasi ke dalam kebijakan domestik adalah esensial untuk kemajuan yang bermakna.Penelitian masa depan harus menyelidiki metode untuk memperkuat kerangka kelembagaan, meningkatkan penerapan inovasi teknologi seperti sistem pemantauan real-time, dan mengatasi ketidaksetaraan historis yang tertanam dalam perjanjian era kolonial.Selain itu, memahami cara melibatkan komunitas lokal dalam keputusan pengelolaan air dapat mendorong praktik yang lebih inklusif dan berkelanjutan.Dengan menjembatani kesenjangan dalam struktur hukum dan kelembagaan serta mengadopsi pendekatan inovatif dan inklusif, hukum air internasional memiliki potensi untuk memastikan pengelolaan air yang adil dan berkelanjutan di Afrika, berkontribusi pada stabilitas regional dan kemakmuran jangka panjang
<br>Pengelolaan air lintas batas di Afrika menghadirkan tantangan yang signifikan akibat perjanjian historis, ketegangan geopolitik, dan tekanan lingkungan. Studi ini menyelidiki peran hukum air internasional dalam mendorong kerja sama antarnegara riparian, dengan fokus pada Afrika. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama seperti kerangka hukum yang terfragmentasi, kapasitas kelembagaan yang terbatas, dan pembangunan infrastruktur yang tidak merata. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, termasuk analisis hukum normatif, studi kasus, dan wawancara pemangku kepentingan, studi ini meneliti efektivitas prinsip-prinsip seperti pemanfaatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-89ef5.webp" type="image/webp" length="102612" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-3808e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-646ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/pengelolaan-air-internasional-kerjasama-sosial-pol-thumb-89ef5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-739-uin-antasari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3200-syariah-jurnal-hukum-pemikiran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59344-pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59344-pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:3805d887d6f38264f8d75462ea76fbc6</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana spirit persaudaraan Fransiskus dapat diterapkan dalam pendidikan agama di sekolah-sekolah untuk mempromosikan toleransi dan dialog lintas agama. Kedua, mengkaji lebih dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana spirit persaudaraan Fransiskus dapat diterapkan dalam pendidikan agama di sekolah-sekolah untuk mempromosikan toleransi dan dialog lintas agama. Kedua, mengkaji lebih dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-10afd.webp" title="JURIS - Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-10afd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-10afd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-10afd.webp 1x" title="JURIS - Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama" alt="JURIS - Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-a4ac2.webp" title="JURIS - Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-a4ac2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-a4ac2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-a4ac2.webp 1x" title="JURIS - Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama" alt="JURIS - Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-3dd27.webp" title="JURIS - Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-3dd27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-3dd27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-3dd27.webp 1x" title="JURIS - Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama" alt="JURIS - Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59344-pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelat" title="JURIS - Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama" target="_blank">Urgensitas Spirit Persaudaraan Santo Fransiskus Assisi dalam Moderasi Beragama</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana spirit persaudaraan Fransiskus dapat diterapkan dalam pendidikan agama di sekolah-sekolah untuk mempromosikan toleransi dan dialog lintas agama. Kedua, mengkaji lebih dalam tentang peran dan kontribusi spirit persaudaraan dalam memperkuat kerukunan umat beragama di Indonesia. Ketiga, meneliti bagaimana spirit persaudaraan dapat menjadi inspirasi dalam menciptakan ekosistem perdamaian global, dengan fokus pada peran negara-negara majemuk dalam mengelola keberagaman agama. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mempromosikan moderasi beragama dan menciptakan masyarakat yang damai dan inklusif..
<br>Spirit persaudaraan Fransiskus Assisi adalah model universal untuk menguatkan moderasi beragama, sehingga menciptakan hubungan yang damai di tengah masyarakat yang beragam.Spirit Fransiskus relevan sebagai teladan praktis dalam moderasi beragama karena ia menawarkan nilai-nilai universal yang mampu menjembatani perbedaan.Dengan mengedepankan dialog lintas agama, cinta kasih, penghormatan terhadap keberagaman, dan kerendahan hati, ajarannya menjadi solusi nyata untuk menciptakan harmoni sosial.Urgensitasnya semakin nyata di tengah dunia yang membutuhkan lebih banyak figur, prinsip, dan praktik yang mendukung hidup berdampingan secara damai
<br>Spirit persaudaraan yang diajarkan oleh Fransiskus Assisi memiliki relevansi yang mendalam dalam mendukung moderasi beragama di tengah masyarakat multikultural. Fransiskus Assisi, dengan teladan hidupnya, menunjukkan pentingnya cinta kasih universal, dialog lintas agama, dan penghormatan terhadap perbedaan sebagai landasan untuk menciptakan perdamaian. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji urgensitas nilai-nilai persaudaraan Fransiskus dalam membangun moderasi beragama yang dapat menjadi solusi atas tantangan intoleransi dan radikalisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif melalui analisis literatur yang berfokus pada ajaran Fransiskus dan konsep moderasi beragama....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-10afd.webp" type="image/webp" length="87078" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-10afd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-a4ac2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/pendidikan-moderasi-beragama-konsep-pelatihan-peng-thumb-3dd27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59343-pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59343-pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:099c6437421a92a7c79a7bbeb9c4eb57</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran orang tua dalam mendukung pendidikan moderasi beragama di sekolah luar biasa dapat lebih dioptimalkan, terutama dalam konteks sekolah yang memiliki siswa dengan latar ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran orang tua dalam mendukung pendidikan moderasi beragama di sekolah luar biasa dapat lebih dioptimalkan, terutama dalam konteks sekolah yang memiliki siswa dengan latar ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-4a541.webp" title="JURIS - Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja   (Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-4a541.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-4a541.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-4a541.webp 1x" title="JURIS - Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja   (Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua)" alt="JURIS - Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja   (Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-68c34.webp" title="JURIS - Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja   (Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-68c34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-68c34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-68c34.webp 1x" title="JURIS - Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja   (Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua)" alt="JURIS - Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja   (Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59343-pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-m" title="JURIS - Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja   (Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua)" target="_blank">Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Moderasi Beragama di SLBN 1 Tana Toraja   (Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran orang tua dalam mendukung pendidikan moderasi beragama di sekolah luar biasa dapat lebih dioptimalkan, terutama dalam konteks sekolah yang memiliki siswa dengan latar belakang agama dan budaya yang beragam seperti Tana Toraja. Kedua, bagaimana pola komunikasi antara orang tua dan sekolah dapat ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan harmonis, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan di berbagai sekolah dengan karakteristik yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak pendidikan moderasi beragama terhadap sikap toleransi dan moderasi beragama di kalangan siswa, serta bagaimana hal ini dapat diukur dan dievaluasi secara efektif..
<br>Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan promosi keagamaan di SLBN 1 Tana Toraja berhasil karena adanya kerjasama antara orang tua dan sekolah.Keterlibatan orang tua sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai toleransi beragama dan lebih diperkuat melalui pola komunikasi inklusif antara orang tua dan sekolah.Kerja sama ini memberikan efek positif dalam membentuk sikap toleransi beragama dan moderasi di kalangan mahasiswa.Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar kerja sama antara orang tua dan sekolah perlu diperkuat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih harmonis dan inklusif.Temuan ini juga memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teori pantang beragama dan pendidikan karakter, serta mendorong akomodasi yang lebih besar terhadap keragaman agama dan budaya di sekolah dengan siswa berkebutuhan khusus dapat digunakan sebagai dasar pengembangan kurikulum
<br>Pelatihan Moderasi Beragama di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Tana Toraja memiliki tantangan unik mengingat keberagaman latar belakang agama serta kondisi fisik dan intelektual siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam mendukung pendidikan moderasi beragama dan kerjasama orang tua dan sekolah dalam membentuk sikap toleran siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada orang tua, guru pendidikan agama, dan kepala sekolah, observasi partisipan, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengetahui pola komunikasi antara orang tua dan sekolah serta dampak kolaborasi dalam pendidikan promosi keagamaan. Penelitian menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-68c34.webp" type="image/webp" length="86398" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-4a541.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pelatihan-penguatan-moderasi-beragama-pendidikan-s-thumb-68c34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59342-nilai-moderasi-islam-beragama-peran-moder" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59342-nilai-moderasi-islam-beragama-peran-moder" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:bc8fbafa92c4a24073661566e989e0f2</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pendekatan moderasi beragama yang lebih spesifik dan terukur dalam konteks kampanye Pilkada. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pendekatan moderasi beragama yang lebih spesifik dan terukur dalam konteks kampanye Pilkada. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59342-nilai-moderasi-islam-beragama-peran-moder" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" target="_blank">Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pendekatan moderasi beragama yang lebih spesifik dan terukur dalam konteks kampanye Pilkada. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh calon kepala daerah dan tim kampanye untuk meningkatkan toleransi dan solidaritas sosial. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas pendekatan multikultural dalam mengurangi polarisasi di berbagai wilayah dengan tingkat keberagaman yang berbeda. Dengan demikian, studi ini dapat memberikan kontribusi praktis dalam merancang kampanye Pilkada yang inklusif dan damai, serta memperkuat kohesi sosial di masyarakat yang multikultural..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran moderasi beragama dalam dinamika kampanye Pilkada sebagai strategi mereduksi polarisasi melalui pendekatan multikultural.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, ditemukan bahwa pendekatan moderasi beragama mampu mengurangi ketegangan antar kelompok dengan memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati di tengah keberagaman.Kampanye yang menonjolkan pesan multikultural berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya toleransi, dengan mengedepankan dialog dan interaksi yang positif antar kelompok beragama
<br>Penelitian ini membahas peran moderasi beragama dalam dinamika kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) sebagai upaya mereduksi polarisasi di tengah masyarakat yang multikultural. Polarisasi dalam Pilkada seringkali dipicu oleh isu-isu agama yang disalahgunakan sebagai alat politik, sehingga memicu ketegangan antar-kelompok dengan identitas agama dan budaya yang berbeda. Melalui pendekatan multikultural, studi ini mengkaji pentingnya penerapan moderasi beragama sebagai langkah strategis dalam kampanye politik, yang bertujuan untuk menciptakan suasana pemilu yang damai dan inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis data dari berbagai kampanye Pilkada di Indonesia yang diwarnai isu-isu keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan multikultural yang didasarkan pada nilai-nilai moderasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp" type="image/webp" length="85294" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59341-moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59341-moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:4818e033fc04ff6fa436338018096df3</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah meletakkan dasar penting mengenai peran moderasi beragama, khususnya dari perspektif teologi Katolik, dalam upaya mencegah kekerasan seksual anak di Kalimantan Barat. Namun, eksplorasi lanjutan sangat dibutuhkan untuk memperdalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah meletakkan dasar penting mengenai peran moderasi beragama, khususnya dari perspektif teologi Katolik, dalam upaya mencegah kekerasan seksual anak di Kalimantan Barat. Namun, eksplorasi lanjutan sangat dibutuhkan untuk memperdalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" alt="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" alt="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-212eb.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-212eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-212eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-212eb.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" alt="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59341-moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguat" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" target="_blank">Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat</a>: Penelitian ini telah meletakkan dasar penting mengenai peran moderasi beragama, khususnya dari perspektif teologi Katolik, dalam upaya mencegah kekerasan seksual anak di Kalimantan Barat. Namun, eksplorasi lanjutan sangat dibutuhkan untuk memperdalam pemahaman dan mengembangkan strategi yang lebih efektif. Sebuah arah penelitian menarik adalah melakukan studi empiris langsung di lapangan untuk menguji bagaimana program moderasi beragama berbasis Gereja Katolik diterima dan diterapkan oleh masyarakat, orang tua, serta anak-anak, guna mengungkap dinamika sosial-psikologis dan mengidentifikasi faktor penunjang atau penghambat efektivitas praktisnya. Selain itu, mengingat Kalimantan Barat adalah wilayah multikultural, penelitian dapat diperluas dengan membandingkan pendekatan teologi Katolik ini dengan pandangan agama-agama lain, seperti Islam atau Protestan, dalam mengatasi isu serupa. Mempelajari kesamaan nilai inti dan kekhasan pendekatan akan membuka potensi sinergi lintas agama serta memperkaya strategi pencegahan yang lebih inklusif. Terakhir, pengembangan dan uji coba model kurikulum atau modul pendidikan spesifik berbasis moderasi beragama untuk pencegahan kekerasan seksual anak merupakan area riset yang sangat relevan, berfokus pada desain intervensi, implementasi di sekolah atau komunitas, dan evaluasi dampaknya terhadap peningkatan kesadaran serta perubahan sikap dan perilaku protektif, sehingga upaya kolektif melindungi generasi penerus dapat lebih holistik dan terukur..
<br>Penelitian ini menyoroti pentingnya moderasi beragama sebagai pendekatan holistik dalam upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di Kalimantan Barat, dengan berlandaskan pada perspektif teologi Katolik.Terungkap bahwa moderasi beragama berperan strategis dalam membangun kesadaran kolektif dan membentuk nilai moral, didukung oleh ajaran teologi Katolik tentang martabat manusia, cinta kasih, dan keadilan sosial.Pendekatan lintas sektor ini tidak hanya berfokus pada edukasi dan advokasi, tetapi juga kolaborasi antara Gereja, pemerintah, dan masyarakat sipil, menawarkan model relevan untuk pencegahan kekerasan seksual anak di konteks lokal dan wilayah lainnya
<br>Moderasi beragama merupakan salah satu pendekatan holistik yang relevan dalam menghadapi kompleksitas masalah sosial, termasuk pencegahan kekerasan seksual terhadap anak. Artikel ini mengeksplorasi peran teologi Katolik sebagai landasan etis dan spiritual dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindungan anak, khususnya di Kalimantan Barat. Pendekatan ini berfokus pada nilai-nilai inti moderasi, seperti keadilan, penghormatan terhadap martabat manusia, dialog lintas agama, dan solidaritas komunitas. Dengan menggunakan metode teologis reflektif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp" type="image/webp" length="63276" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-212eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui Permainan Ular Tangga Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui Permainan Ular Tangga Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui Permainan Ular Tangga Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59340-hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59340-hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:b8043f5fb4eba4e5053cd285162e29d0</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Mengembangkan model pembelajaran PBL yang lebih interaktif dan kolaboratif, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan interaksi dan kolaborasi antar peserta didik. 2. Menganalisis dampak jangka panjang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Mengembangkan model pembelajaran PBL yang lebih interaktif dan kolaboratif, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan interaksi dan kolaborasi antar peserta didik. 2. Menganalisis dampak jangka panjang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-88e52.webp" title="JURIS - Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-88e52.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-88e52.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-88e52.webp 1x" title="JURIS - Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang" alt="JURIS - Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-6558a.webp" title="JURIS - Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-6558a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-6558a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-6558a.webp 1x" title="JURIS - Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang" alt="JURIS - Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-21652.webp" title="JURIS - Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-21652.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-21652.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-21652.webp 1x" title="JURIS - Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang" alt="JURIS - Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59340-hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning" title="JURIS - Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang" target="_blank">Upaya  Meningkatkan Hasil  Belajar PAKBP Kelas VI Dengan Tema Modernisasi Beragama Melalui  Permainan Ular Tangga  Di SDN 28 Mengkirai Kab Sintang</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Mengembangkan model pembelajaran PBL yang lebih interaktif dan kolaboratif, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan interaksi dan kolaborasi antar peserta didik. 2. Menganalisis dampak jangka panjang dari penggunaan PBL berbantuan media ular tangga terhadap hasil belajar dan karakter peserta didik, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan model ini. 3. Meneliti efektivitas PBL dalam mata pelajaran lain, seperti Pendidikan Kewarganegaraan atau Ilmu Pengetahuan Sosial, untuk memahami bagaimana model ini dapat diterapkan secara luas dan meningkatkan hasil belajar di berbagai bidang..
<br>Berdasarkan pelaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siklus I dan II, terdapat beberapa kesimpulan penting.Rata-rata post-test peserta didik meningkat dari 73 di siklus I menjadi 83 di siklus II, menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap materi modernisasi beragama.Penerapan PBL berbantuan media interaktif (ular tangga) berkontribusi pada pengembangan karakter P3, khususnya dimensi bernalar kritis.Pada siklus II, melalui intervensi dengan video pembelajaran dan mind mapping, pemahaman peserta didik menjadi lebih baik.Mereka terlibat dalam diskusi yang lebih aktif dan kolaboratif.Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan tambahan untuk mencapai standar ketuntasan pada indikator tertentu.Secara keseluruhan, model PBL berbantuan media interaktif memberikan hasil positif dalam meningkatkan hasil belajar dan karakter P3, meskipun beberapa aspek masih memerlukan peningkatan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan karakter Profil Pelajar Pancasila (P3) dimensi bernalar kritis melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan media interaktif ular tangga pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti. Penelitian dilakukan dalam dua siklus di SDN 28 Mengkirai dengan materi modernisasi beragama serta kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Siklus I dilaksanakan pada tanggal 05 November 2024 selama 3 x 45 menit. Berdasarkan hasil observasi siklus I, karakter Profil Pelajar Pancasila dimensi bernalar kritis telah muncul, namun masih perlu peningkatan. Terdapat satu peserta didik dalam kategori mahir, lima peserta didik cakap, enam peserta didik layak, dan satu peserta didik baru berkembang. Nilai rata-rata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-21652.webp" type="image/webp" length="83846" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-88e52.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-6558a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/hasil-observasi-film-model-pbl-based-learning-posi-thumb-21652.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59339-standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59339-standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:165ea669fe1e451640b3539d8faab2cf</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana Gereja Katolik dapat memanfaatkan teknologi dan media digital dalam misi evangelisasinya, terutama dalam konteks masyarakat modern yang semakin bergantung pada teknologi. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana Gereja Katolik dapat memanfaatkan teknologi dan media digital dalam misi evangelisasinya, terutama dalam konteks masyarakat modern yang semakin bergantung pada teknologi. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-30b73.webp" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-30b73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-30b73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-30b73.webp 1x" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" alt="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp 1x" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" alt="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp 1x" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" alt="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59339-standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" target="_blank">Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana Gereja Katolik dapat memanfaatkan teknologi dan media digital dalam misi evangelisasinya, terutama dalam konteks masyarakat modern yang semakin bergantung pada teknologi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana Gereja Katolik dapat mempertahankan relevansinya dalam masyarakat yang semakin pluralistik dan multikultural, serta bagaimana Gereja dapat mengintegrasikan nilai-nilai universal dengan konteks lokal dalam praktik dan doktrinnya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih dalam bagaimana Gereja Katolik dapat terus memperkuat dialognya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bagaimana dialog ini dapat mempengaruhi pemahaman dan praktik keagamaan dalam masyarakat modern..
<br>Dalam teori modernisasi memberikan kerangka kerja untuk memahami transformasi masyarakat, tetapi tidak sepenuhnya mencerminkan kompleksitas agama Katolik dalam menghadapi modernitas.Gereja Katolik tidak hanya berjuang melawan efek sekularisasi tetapi juga berperan aktif dalam membentuk dunia modern melalui dialog, inovasi, dan advokasi sosial.Kritik terhadap teori modernisasi mengingatkan bahwa agama tetap menjadi elemen penting dalam membangun identitas manusia di era modern.Dengan memadukan tradisi dan inovasi, Gereja Katolik menunjukkan bahwa modernitas bukanlah ancaman, tetapi kesempatan untuk memperkuat relevansi iman di dunia yang terus berubah.Kritik terhadap teori modernisasi dari perspektif Gereja Katolik menunjukkan bahwa agama tidak sepenuhnya terpinggirkan dalam masyarakat modern.Sebaliknya, Gereja Katolik telah beradaptasi, mengintegrasikan nilai-nilai modern dengan ajaran iman, dan bahkan memperluas pengaruhnya di dunia modern.Melalui dialog, inovasi, dan komitmen terhadap isu-isu global, Gereja Katolik membuktikan bahwa modernitas tidak harus menjadi lawan agama, tetapi bisa menjadi mitra dalam membangun dunia yang lebih adil dan manusiawi.Respons Gereja Katolik terhadap modernisasi menunjukkan fleksibilitas dan keberanian untuk menghadapi perubahan dunia.Melalui dialog, reformasi, evangelisasi, dan keterlibatan sosial, Gereja berusaha tetap relevan tanpa kehilangan esensi imannya.Pendekatan ini menegaskan bahwa modernitas bukan ancaman bagi Gereja, tetapi peluang untuk memperbarui misinya dalam melayani dunia yang terus berkembang
<br>Teori modernisasi sering menjadi kerangka utama dalam memahami perubahan sosial, ekonomi, dan budaya yang terjadi di tengah kemajuan masyarakat modern. Dalam studi agama, teori ini sering kali dikaitkan dengan proses sekularisasi dan marginalisasi peran agama dalam kehidupan publik. Gereja Katolik, sebagai institusi keagamaan yang telah berdiri selama berabad-abad, menghadapi berbagai tantangan yang dihasilkan oleh modernisasi, termasuk pluralisme agama, privatisasi iman, dan pengaruh sains serta teknologi. Artikel ini membahas teori modernisasi dalam konteks agama Katolik, menguraikan dampaknya terhadap praktik dan institusi Gereja, serta mengevaluasi kritik-kritik terhadap teori ini. Dengan memanfaatkan pendekatan teologis dan sosiologis, tulisan ini menyoroti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp" type="image/webp" length="72936" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-30b73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59338-nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-nila" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59338-nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-nila" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:549fcaa463d36b61e4b45cf020a1229c</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemahaman moderasi beragama di sekolah, dapat dilakukan berbagai kegiatan seperti diskusi panel, workshop/pelatihan, pemutaran film dokumenter, pameran karya siswa, dan seminar/lokakarya. Dalam praktik dan penerapan, siswa dapat melakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemahaman moderasi beragama di sekolah, dapat dilakukan berbagai kegiatan seperti diskusi panel, workshop/pelatihan, pemutaran film dokumenter, pameran karya siswa, dan seminar/lokakarya. Dalam praktik dan penerapan, siswa dapat melakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" alt="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-1393a.webp" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-1393a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-1393a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-1393a.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" alt="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" alt="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59338-nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-nila" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" target="_blank">Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama</a>: Untuk meningkatkan pemahaman moderasi beragama di sekolah, dapat dilakukan berbagai kegiatan seperti diskusi panel, workshop/pelatihan, pemutaran film dokumenter, pameran karya siswa, dan seminar/lokakarya. Dalam praktik dan penerapan, siswa dapat melakukan kunjungan antar rumah ibadah, kegiatan bersama antar umat beragama, festival budaya, program mentoring, dan membentuk forum dialog antar agama. Untuk sosialisasi dan kampanye, dapat dilakukan kampanye toleransi, pentas seni, penggunaan media sosial, dan pembuatan blog/website. Dengan berbagai kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Berdasarkan hasil angket yang disebarkan didapatkan bahwa yang sangat memahami moderasi beragama 11 siswa (20%), memahami 27 siswa (49%) dan yang kurang memahami 3 siswa (5 %).Disini bisa disimpulkan bahwa ternyata siswa ada yang belum memahami moderasi beragama yang cukup banyak yakni 5 orang dari 55 siswa yang ada.Salah satu faktor internal yang menyebabkan anak SMA belum memahami moderasi beragama adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang konsep-konsep fundamental terkait hal tersebut.Mereka mungkin belum sepenuhnya memahami esensi moderasi beragama yang menekankan pada pemahaman agama secara seimbang, toleran, dan menghormati perbedaan.Konsep toleransi pun mungkin masih dipahami secara dangkal, hanya sebatas "menghormati" agama lain tanpa benar-benar memahami dan menghargai perbedaan.Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya akses terhadap informasi yang akurat dan komprehensif mengenai moderasi beragama, toleransi, dan pluralisme.Moderasi agama mendorong kita untuk memiliki pemahaman yang luas dan toleran terhadap berbagai agama.Peserta didik perlu memahami keyakinan, praktik, dan nilai-nilai dasar dari berbagai agama, bukan hanya agama mereka sendiri.Ini berarti menghargai perbedaan, menghindari prasangka, dan berusaha memahami perspektif agama lain dengan sikap terbuka
<br>Sekolah sebagai tempat pendidikan merupakan tempat candradimuka yang mana di dalamnya siswa bergumul dengan semua berbagai jenis ras, etnis, bahasa, suku, dan budaya yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah adalah tempat yang kaya akan keberagaman. Ancaman akan terjadinya konflik menjadi lebih besar karena perbedaan itu semua. Dalam perbedaan itu akan memungkinkan adanya tindakan-tindakan yang menuju pada ekstremisme, radikalisme kebencian terhadap pihak tertentu, bullying, kekerasan atas nama nama, dan vandalisme dapat menjadi faktor penghancur persatuan. Oleh karena itu, moderasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp" type="image/webp" length="82844" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-1393a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59337-optik-bhineka-tunggal-ika-pancasil" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59337-optik-bhineka-tunggal-ika-pancasil" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:f1e0664de265111a4faeb61c01af76b7</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat integrasi nasional, penting untuk mendorong dialog antar kelompok, penghargaan terhadap keberagaman, dan komitmen bersama terhadap nilai-nilai kebangsaan. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami bagaimana Pancasila ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkuat integrasi nasional, penting untuk mendorong dialog antar kelompok, penghargaan terhadap keberagaman, dan komitmen bersama terhadap nilai-nilai kebangsaan. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami bagaimana Pancasila ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-3de66.webp" title="JURIS - Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-3de66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-3de66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-3de66.webp 1x" title="JURIS - Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia" alt="JURIS - Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-5737e.webp" title="JURIS - Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-5737e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-5737e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-5737e.webp 1x" title="JURIS - Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia" alt="JURIS - Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-ab967.webp" title="JURIS - Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-ab967.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-ab967.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-ab967.webp 1x" title="JURIS - Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia" alt="JURIS - Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59337-optik-bhineka-tunggal-ika-pancasil" title="JURIS - Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia" target="_blank">Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Adalah Fondasi Integrasi Bangsa Indonesia</a>: Untuk memperkuat integrasi nasional, penting untuk mendorong dialog antar kelompok, penghargaan terhadap keberagaman, dan komitmen bersama terhadap nilai-nilai kebangsaan. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami bagaimana Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dapat diterapkan secara efektif dalam berbagai konteks sosial dan budaya di Indonesia, serta bagaimana kedua konsep ini dapat menjadi panduan dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih toleran, bersatu, dan maju..
<br>Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika merupakan fondasi filosofis yang krusial bagi persatuan dan integrasi bangsa Indonesia.Pancasila, sebagai hasil sintesis berbagai pemikiran ideologis global yang disesuaikan dengan konteks lokal, menjadi landasan yang mempersatukan berbagai elemen bangsa.Sementara itu, Bhineka Tunggal Ika, yang berakar pada tradisi toleransi dan kemajemukan sejak era Majapahit, menjadi prinsip yang merefleksikan keberagaman Indonesia dalam dimensi teologis, politik, dan budaya.Kedua konsep ini tidak hanya relevan dalam konteks historis, tetapi juga sangat penting dalam menghadapi tantangan kontemporer seperti radikalisme agama dan ancaman disintegrasi.Pemahaman yang mendalam dan penerapan yang konsisten terhadap Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dipandang sebagai kunci untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa, serta untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju yang harmonis dalam keberagamannya
<br>Penelitian ini mengkaji makna filosofis Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dalam konteks toleransi antar suku, ras, agama, dan golongan di Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dan pendekatan deskriptif, penelitian ini menggali akar historis dan signifikansi kedua konsep tersebut sebagai landasan integrasi bangsa. Penelitian ini menemukan bahwa Pancasila, sebagai sintesis dari berbagai ideologi global yang diadaptasi dalam konteks Indonesia, berfungsi sebagai dasar negara yang mempersatukan keberagaman....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-5737e.webp" type="image/webp" length="84000" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-3de66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-5737e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/optik-bhineka-tunggal-ika-pancasila-toleransi-makn-thumb-ab967.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai Kabupaten Sintang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai Kabupaten Sintang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai Kabupaten Sintang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59334-praktik-tradisi-aggalara-masyaraka" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59334-praktik-tradisi-aggalara-masyaraka" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:d8429747ac3da2401d3d90ce04c3f23d</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak konkret dari modernisasi beragama terhadap praktik pertanian berkelanjutan di Dedai. Bagaimana prinsip-prinsip ekologis dari ensiklik Laudato Si' diterapkan dalam praktik sehari-hari dan apakah ada perubahan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak konkret dari modernisasi beragama terhadap praktik pertanian berkelanjutan di Dedai. Bagaimana prinsip-prinsip ekologis dari ensiklik Laudato Si' diterapkan dalam praktik sehari-hari dan apakah ada perubahan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-12863.webp" title="JURIS - Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-12863.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-12863.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-12863.webp 1x" title="JURIS - Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang" alt="JURIS - Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-7c900.webp" title="JURIS - Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-7c900.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-7c900.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-7c900.webp 1x" title="JURIS - Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang" alt="JURIS - Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-96c6b.webp" title="JURIS - Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-96c6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-96c6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-96c6b.webp 1x" title="JURIS - Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang" alt="JURIS - Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59334-praktik-tradisi-aggalara-masyaraka" title="JURIS - Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang" target="_blank">Modernisasi Beragama dalam Kegiatan Berladang di Masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak konkret dari modernisasi beragama terhadap praktik pertanian berkelanjutan di Dedai. Bagaimana prinsip-prinsip ekologis dari ensiklik Laudato Si' diterapkan dalam praktik sehari-hari dan apakah ada perubahan nyata dalam pengelolaan sumber daya alam? 2. Dialog antara agama, budaya, dan ilmu pengetahuan menjadi kunci dalam pembangunan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana dialog ini dapat difasilitasi dan dimodifikasi untuk konteks pedesaan, serta dampak jangka panjangnya terhadap keseimbangan antara nilai-nilai tradisional dan modern. 3. Pendidikan agama memainkan peran penting dalam modernisasi beragama. Studi mendatang dapat menyelidiki bagaimana pendidikan agama dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Dedai, terutama dalam hal integrasi nilai-nilai Kristiani dalam praktik berladang dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan bersama dan solidaritas di antara anggota komunitas..
<br>Studi kasus masyarakat Dedai memberikan perspektif yang menarik tentang bagaimana ajaran agama Katolik beradaptasi dengan praktik-praktik tradisional, khususnya dalam konteks agama berladang.Modernisasi ini tidak terbatas pada ritual atau keyakinan saja tetapi melibatkan transformasi nilai-nilai dan praktik sehari-hari yang membentuk hubungan manusia dengan alam dan sesama.Temuan utama dari studi ini adalah sebagai berikut.Stewardship alam dan sudut pandang solidaritas dari ensiklik-ensiklik Gereja serta dokumen gerejawi lainnya, seperti Laudato SiAo dan Gaudium et Spes, telah mengilhami masyarakat Dedai untuk bergeser ke arah pratik berladang yang lebih berkelanjutan dan adil.Masyarakat Dedai dapat menggabungkan nilai-nilai AutradisionalAy dari agama dengan gagasan keberlanjutan dan solidaritas baru.Itu berarti bahwa modernisasi agama tidak perlu didorong oleh penolakan terhadap tradisi tetapi dapat memperkaya dan berbaur dengan cara yang lebih inovatif.Pendidikan agama yang ditujukan untuk mempersiapkan individu untuk menjadi anggota berbudaya dari masyarakat mencerminkan tempat.Di satu sisi, masyarakat Dedai menyadari masifitas hidup sehat di halaman seorang Katolik dan, di sisi lain, memahami secara bertahap bahwa kehidupan sosial mereka berdampak pada keberlangsungan fungsi impact pada level.Tidak mudah mengidentifikasi faktor-faktor push and pull yang memungkinkan ini, tetapi tampak bahwa perwujudan politik gerakan kepemimpinan yang proximate sangat memudar di persimpangan waktu.Dengan cara ini, pengetahuan tentang agama diintegrasikan hingga erat dengan apa yang mereka ketahui tentang ketuhanan gizi.Modernisasi beragama di masyarakat Dedai merupakan sebuah proses yang dinamis dan kompleks.Ini menunjukkan bahwa agama tidak hanya menjadi sumber nilai-nilai spiritual, tetapi juga dapat menjadi kekuatan pendorong untuk perubahan sosial dan lingkungan.Dengan memahami bagaimana masyarakat Dedai berhasil mengintegrasikan ajaran Katolik dengan praktik berladang, kita dapat belajar banyak tentang bagaimana agama dapat menjadi sumber inspirasi untuk membangun masa depan yang lebih baik
<br>Penelitian ini mengkaji bagaimana modernisasi beragama mempengaruhi praktik berladang masyarakat Dedai, Kabupaten Sintang. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana integrasi ajaran Katolik dengan tradisi lokal dalam konteks pertanian berladang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi beragama di Dedai telah memicu perubahan signifikan dalam praktik berladang, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam dan hubungan sosial. Pengadopsian prinsip-prinsip ekologis dari ensiklik Laudato Si' telah mendorong masyarakat untuk menerapkan praktik pertanian berkelanjutan. Namun, proses ini juga dihadapkan pada tantangan dalam menjaga keseimbangan antara nilai-nilai tradisional dan modern. Penelitian ini menyoroti pentingnya dialog antara agama, budaya, dan ilmu pengetahuan dalam konteks pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-12863.webp" type="image/webp" length="242164" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-12863.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-7c900.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/praktik-tradisi-aggalara-masyarakat-hidup-sehat-fl-thumb-96c6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59333-integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-peng" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59333-integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-peng" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:4a318420293fdc5da9be0fb2392f89c2</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat upaya moderasi beragama di sekolah, perlu ada kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, komunitas agama lokal, lembaga pendidikan lain, lembaga pemerintah, dan organisasi non-pemerintah (NGO). Kerja sama ini dapat membantu menyediakan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkuat upaya moderasi beragama di sekolah, perlu ada kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, komunitas agama lokal, lembaga pendidikan lain, lembaga pemerintah, dan organisasi non-pemerintah (NGO). Kerja sama ini dapat membantu menyediakan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-89ca0.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-89ca0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-89ca0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-89ca0.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-205c1.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-205c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-205c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-205c1.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-85c6a.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-85c6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-85c6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-85c6a.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59333-integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-peng" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman" target="_blank">Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Katolik: Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman</a>: Untuk memperkuat upaya moderasi beragama di sekolah, perlu ada kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, komunitas agama lokal, lembaga pendidikan lain, lembaga pemerintah, dan organisasi non-pemerintah (NGO). Kerja sama ini dapat membantu menyediakan sumber daya tambahan, materi ajar, dan kesempatan bagi siswa untuk terlibat dalam proyek-proyek yang mempromosikan toleransi dan saling menghormati. Selain itu, penting untuk mengembangkan materi ajar dan program pelatihan khusus yang mendukung pendidikan moderasi beragama, serta menyelaraskan kebijakan dan kurikulum sekolah dengan prinsip-prinsip moderasi beragama. Guru juga perlu mengembangkan metode pengajaran yang inklusif dan mendorong dialog terbuka yang menghormati perbedaan pendapat. Dengan strategi yang terencana dan kolaboratif, tantangan dalam implementasi moderasi beragama dapat diatasi, sehingga menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan harmonis..
<br>Moderasi beragama adalah pendekatan yang mendorong pemeluk agama untuk mengamalkan keyakinannya secara moderat dan toleran, dengan tujuan mengurangi ekstremisme dan radikalisasi serta mempromosikan sikap saling menghormati dan memahami.Pendekatan ini penting untuk mencegah konflik antar kelompok agama dan memfasilitasi dialog yang sehat serta konstruktif dalam masyarakat yang plural.Nilai-nilai seperti toleransi, keseimbangan, dan sikap saling menghargai mendukung terciptanya masyarakat damai dan harmonis.Dukungan pemerintah, terutama dari Kementerian Agama, dalam bentuk kebijakan, pelatihan, dan kampanye, serta landasan hukum dalam UUD 1945 Pasal 29, memperkuat upaya moderasi beragama dengan menjamin kebebasan beragama dan perlindungan hak individu.Moderasi beragama di Indonesia bertujuan menciptakan kerukunan dan toleransi antar umat beragama melalui pendidikan, peran tokoh agama, dan media.Pendidikan berperan sebagai pilar utama dengan mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dalam kurikulum dan pelatihan guru.Tokoh agama diharapkan menjadi teladan dalam menyebarkan pesan damai dan melaksanakan kegiatan lintas agama.Media berfungsi mempromosikan narasi positif dan mengontrol konten provokatif untuk melawan radikalisme.Pemerintah mendukung moderasi beragama melalui kebijakan yang melindungi hak-hak beragama dan membatasi aktivitas ekstrem.Kombinasi upaya pendidikan, peran tokoh agama, media, dan kebijakan pemerintah berkontribusi pada pengembangan moderasi beragama sebagai landasan perdamaian dan kesatuan di Indonesia
<br>Keberagaman agama di Indonesia sering memicu ketegangan sosial, sehingga penting untuk implementasi moderasi beragama dalam pendidikan agama Katolik guna mengeksplorasi membangun keharmonisan, terutama karena kurangnya pemahaman tentang nilai-nilai moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi integrasi moderasi beragama dalam pendidikan agama Katolik, menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat, mengeksplorasi metode pengajaran efektif, serta memberikan rekomendasi untuk strategi pendidikan guna membangun harmoni di tengah keberagaman agama.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-85c6a.webp" type="image/webp" length="82214" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-89ca0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-205c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/integrasi-moderasi-prinsip-pelatihan-penguatan-ber-thumb-85c6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59328-moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59328-moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:ec6ce85cb485d32538db05ee465de6b9</id>
	<published>2026-08-18T10:38:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:38:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi yang mengeksplorasi strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru agama Katolik dalam mempromosikan moderasi beragama di kelas. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi yang mengeksplorasi strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru agama Katolik dalam mempromosikan moderasi beragama di kelas. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-82456.webp" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-82456.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-82456.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-82456.webp 1x" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" alt="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-38df1.webp" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-38df1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-38df1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-38df1.webp 1x" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" alt="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp 1x" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" alt="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59328-moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-m" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" target="_blank">Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi yang mengeksplorasi strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru agama Katolik dalam mempromosikan moderasi beragama di kelas. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi dalam pembelajaran agama, serta strategi komunikasi dan dialog antar agama yang efektif. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki tantangan dan hambatan yang dihadapi guru dalam mempromosikan moderasi beragama, serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih praktis bagi guru agama Katolik dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis..
<br>Guru pendidikan agama Katolik berperan sebagai pewarta, pendidik, dan pelaksana pelayanan pastoral sesuai dengan ajaran Katolik.Mereka dapat menguatkan pemahaman moderasi beragama bagi anak didik melalui kegiatan pembelajaran di sekolah.Keberhasilan guru dalam mensosialisasikan moderasi beragama akan terlihat ketika anak didik berinteraksi di tengah masyarakat
<br>Moderasi beragama merupakan sikap yang harus ditanamkan dalam masyarakat Indonesia untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan. Guru agama Katolik memiliki peran penting dalam meningkatkan sikap moderasi di lingkungan sekolah dan masyarakat, terutama dengan keragaman suku, agama, dan budaya yang kaya di Indonesia. Mereka dapat berperan sebagai pewarta, pendidik, dan pelaksana pelayanan pastoral sesuai dengan ajaran Katolik, dengan tujuan menciptakan harmoni sosial dan menghadapi keragaman sosial secara adil dan seimbang.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp" type="image/webp" length="79364" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-82456.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-38df1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59336-umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59336-umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:c8f7b5f5c69f13dbf41461103280a937</id>
	<published>2026-08-18T10:15:56+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:15:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="journal menu" label="journal menu" />
	<category term="ratna amalia" label="ratna amalia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,journal,menu,ratna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk melanjutkan penelitian ini, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari digitalisasi pemasaran pada UMKM kuliner. Selain itu, dapat juga dieksplorasi strategi-strategi spesifik yang dapat diterapkan oleh UMKM kuliner untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk melanjutkan penelitian ini, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari digitalisasi pemasaran pada UMKM kuliner. Selain itu, dapat juga dieksplorasi strategi-strategi spesifik yang dapat diterapkan oleh UMKM kuliner untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-996e6.webp" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-996e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-996e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-996e6.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" alt="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-e8fee.webp" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-e8fee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-e8fee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-e8fee.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" alt="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" alt="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59336-umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bis" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" target="_blank">Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital</a>: Untuk melanjutkan penelitian ini, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari digitalisasi pemasaran pada UMKM kuliner. Selain itu, dapat juga dieksplorasi strategi-strategi spesifik yang dapat diterapkan oleh UMKM kuliner untuk meningkatkan kehadiran dan interaksi mereka di media sosial. Terakhir, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model bisnis yang mengintegrasikan pemasaran digital dengan strategi branding dan identitas produk yang kuat, sehingga dapat meningkatkan daya saing UMKM kuliner di era ekonomi digital..
<br>Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa mitra mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai konsep dasar digital marketing, strategi branding, dan pemanfaatan media sosial untuk promosi produk.Mitra kini mampu mengelola akun bisnis digital secara mandiri, membuat konten promosi, serta melakukan evaluasi terhadap efektivitas kampanye pemasaran online.Kegiatan ini berhasil menghasilkan beberapa produk teknologi, baik dalam bentuk soft technology (modul pelatihan, panduan penggunaan media sosial, dan template promosi digital) maupun hard technology (alat bantu produksi konten dan akun bisnis digital resmi).Penerapan teknologi ini terbukti relevan dengan kebutuhan mitra dan mudah diterapkan secara berkelanjutan.Penerapan digital marketing telah meningkatkan jangkauan pemasaran dan volume penjualan Restu Donut sekitar A30%.Selain itu, kegiatan ini turut memberikan inspirasi bagi pelaku UMKM di sekitar wilayah Jember untuk mulai bertransformasi ke arah pemasaran digital.Mitra menunjukkan komitmen tinggi untuk melanjutkan pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran serta berpartisipasi dalam kegiatan lanjutan seperti pelatihan bersama dan kolaborasi antar-UMKM
<br>Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner, salah satunya di bidang pembuatan kue donat adalah salah satu UMKM yang memiliki segmen besar untuk dikembangkan dengan strategi pemasaran digital dengan beberapa tahapan. Tahapan dalam digitalisasi pemasaran pada Restu Donut adalah observasi dan analisis kebutuhan mitra, pelatihan digital marketing, pendampingan implementasi, monitoring dan evaluasi, serta refleksi dan rencana keberlanjutan. Media sosial yang digunakan adalah Instagram, Facebook, dan Whatsapp Business. Hasil penjualan dengan menggunakan metode digital marketing menunjukkan mitra mendapatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp" type="image/webp" length="58530" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-996e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-e8fee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4200-itsm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16915-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack Tahya Snack ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack Tahya Snack ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack Tahya Snack ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59330-usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengemba" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59330-usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengemba" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:aafa1fb6a67d0938e69a85fa998070fd</id>
	<published>2026-08-18T09:38:54+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T09:38:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tahya snack" label="tahya snack" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[snack,tahya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk pengembangan usaha kerupuk tahu, disarankan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran yang sudah ada dan selalu mengevaluasi serta menambahkan strategi yang lebih tepat. Selain itu, perlu meningkatkan upaya pemasaran guna memperluas pangsa pasar dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk pengembangan usaha kerupuk tahu, disarankan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran yang sudah ada dan selalu mengevaluasi serta menambahkan strategi yang lebih tepat. Selain itu, perlu meningkatkan upaya pemasaran guna memperluas pangsa pasar dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-27584.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-27584.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-27584.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-27584.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-68093.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-68093.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-68093.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-68093.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-c81a8.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-c81a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-c81a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-c81a8.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59330-usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengemba" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)" target="_blank">Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Tahu Yaya Snack (Tahya Snack)</a>: Untuk pengembangan usaha kerupuk tahu, disarankan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran yang sudah ada dan selalu mengevaluasi serta menambahkan strategi yang lebih tepat. Selain itu, perlu meningkatkan upaya pemasaran guna memperluas pangsa pasar dan mencapai pelanggan baru. Menghadirkan variasi produk kerupuk tahu dengan rasa dan kemasan yang berbeda juga dapat menarik minat pelanggan yang lebih luas. Terakhir, membuat proyeksi keuangan jangka panjang untuk memahami perkembangan bisnis di masa depan dan menghadapi tantangan serta peluang yang mungkin timbul..
<br>Berdasarkan laporan perkembangan bisnis kerupuk tahu, terdapat beberapa strategi pengelolaan bisnis kerupuk tahu, yaitu.Meningkatkan kualitas produk, variasi rasa, dan kemasan portabel.Menentukan harga yang kompetitif dan menguntungkan berdasarkan analisis biaya dan permintaan pasar.Menentukan saluran distribusi yang efektif dengan memanfaatkan pasar tradisional dan toko ritel.Mempromosikan produk melalui media sosial dan membangun situs web perusahaan yang informatif
<br>Usaha mikro kerupuk tahu oleh Tahu Yaya Snack termasuk dalam 17 subsektor ekonomi kreatif, yakni bidang kuliner lebih spesifik camilan/makanan ringan. Dalam usaha kerupuk tahu ini, konsumen mengalami masalah dari sisi rasa, stok, dan kemasan. Masalah tersebut meliputi keasinan, ketersediaan terbatas, kadaluarsa cepat, dan informasi yang tidak lengkap pada kemasan. Selain itu, ada juga masalah dari sisi pelayanan, harga, kesehatan, dan legalitas (Halal, PIRT). Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk pengembangan usaha kerupuk tahu agar operasional industri dapat berjalan efektif dan efisien, salah satunya dengan analisis matriks SWOT.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-27584.webp" type="image/webp" length="89468" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-27584.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-68093.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/usaha-mikro-seimongko-kerupuk-pengembangan-strateg-thumb-c81a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-566-ukwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7718-journal-entrepreneurial-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59346-diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarg" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59346-diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarg" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:75e7fdd22c548f5251babd3d65934d35</id>
	<published>2026-08-18T09:31:55+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T09:31:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat tingginya prevalensi diabetes di Sulawesi Selatan, penting untuk menilai strategi dukungan keluarga dalam konteks digital. Penelitian berikutnya dapat menanyakan apakah kelompok WhatsApp keluarga meningkatkan efektivitas dukungan emosional terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Mengingat tingginya prevalensi diabetes di Sulawesi Selatan, penting untuk menilai strategi dukungan keluarga dalam konteks digital. Penelitian berikutnya dapat menanyakan apakah kelompok WhatsApp keluarga meningkatkan efektivitas dukungan emosional terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-158bf.webp" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-158bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-158bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-158bf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" alt="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-7c405.webp" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-7c405.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-7c405.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-7c405.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" alt="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" alt="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59346-diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarg" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" target="_blank">Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II</a>: Mengingat tingginya prevalensi diabetes di Sulawesi Selatan, penting untuk menilai strategi dukungan keluarga dalam konteks digital. Penelitian berikutnya dapat menanyakan apakah kelompok WhatsApp keluarga meningkatkan efektivitas dukungan emosional terhadap praktik selfAcmanagement pasien Tube DM tipe II. Selain itu, diperlukan studi yang menguji jenis konten informasi keluargaAimisalnya diet, pengukuran glukosa, atau penanganan komplikasiAiadalah paling bervalid pada pengendalian gula darah. Penelitian kualitatif dapat menggali persepsi keluarga tentang kebolehan mereka menyediakan dukungan instrumental di lingkungan perkotaan versus pedesaan. Untuk stabile, dapat diteliti apakah perbedaan budaya wilayah memengaruhi penerimaan dan keefektifan dukungan penghargaan keluarga pada pasien. Penggunaan metodologi campuran akan memungkinkan pengukuran kuantitatif hubungan dan pemahaman mendalam pengalaman subjek. Analisis multivariat dapat mengidentifikasi variabel interaksi antara dukungan keluarga dan faktor demografi seperti usia, pendidikan, dan lama penyakit. Penelitian longitudinal perlu mengikuti pasien selama setahun untuk menilai mempertahankan selfAcmanagement setelah intervensi dukungan keluarga. Hasilnya dapat memberikan rekomendasi kebijakan kesehatan lingkungan, termasuk pelatihan bagi keluarga dan penggunaan aplikasi mobile. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat meningkatkan peran keluarga sebagai agen perubahan dalam manajemen diabetes di Palopo..
<br>Penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara dukungan emosional, instrumental, penghargaan, dan informasi keluarga dengan selfAcmanagement diabetes pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Wara Barat, Palopo, Tahun 2024.Hasil analisis chiAcsquare seluruh dimensi dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan tingkat selfAcmanagement pasien.Oleh karena itu, keluarga dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien diabetes tipe 2 di wilayah kerja tersebut
<br>Dukungan keluarga sangat penting untuk mengubah keadaan pasien dengan diabetes mellitus jika pasien tersebut tidak memiliki dukungan keluarga akan mempengaruhi selfAcmanagement. SelfAcmanagement diabetes adalah pengetahuan tentang pengelolaan diabetes melitus (DM) secara tepat dengan mengendalikan penyakit melalui pengembangan keterampilan pemecahan permasalahan dan peningkatan kepercayaan diri bagi penderita untuk mengurangi dampak diabetes. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan dukungan emosional, instrumental, penghargaan, dan informasi dengan selfAcmanagement diabetes pada penderita DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Wara Barat Kota Palopo Tahun 2024. Jenis penelitian ini nyingku peneliti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp" type="image/webp" length="225220" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-158bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-7c405.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5727-aacendikiajournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13099-aacendikia-journal-nursing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59348-kontrak-penjualan-hukum-perdagangan-intern" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59348-kontrak-penjualan-hukum-perdagangan-intern" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:56ef9b7327e140be8dc7c6f23b64b741</id>
	<published>2026-08-18T09:16:02+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T09:16:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang norma-norma hukum perdagangan internasional lainnya yang terkait dengan norma-norma hukum syariah. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih lanjut tentang implikasi harmonisasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang norma-norma hukum perdagangan internasional lainnya yang terkait dengan norma-norma hukum syariah. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih lanjut tentang implikasi harmonisasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-dfc06.webp" title="JURIS - Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-dfc06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-dfc06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-dfc06.webp 1x" title="JURIS - Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah" alt="JURIS - Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-b527a.webp" title="JURIS - Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-b527a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-b527a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-b527a.webp 1x" title="JURIS - Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah" alt="JURIS - Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-2037a.webp" title="JURIS - Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-2037a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-2037a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-2037a.webp 1x" title="JURIS - Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah" alt="JURIS - Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59348-kontrak-penjualan-hukum-perdagangan-intern" title="JURIS - Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah" target="_blank">Harmonisasi Hukum Kontrak Perdagangan Internasional dalam Kerangka Hukum Transaksi Syariah</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang norma-norma hukum perdagangan internasional lainnya yang terkait dengan norma-norma hukum syariah. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih lanjut tentang implikasi harmonisasi antara CISG dan hukum syariah dalam konteks kontrak penjualan. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek tertentu seperti keabsahan kontrak, keberadaan objek, ketidakpastian harga, dan kontrak yang melibatkan pihak ketiga. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih spesifik dan komprehensif dalam upaya harmonisasi hukum kontrak internasional dalam kerangka hukum syariah..
<br>Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif atau literatur, yang dikenal sebagai penelitian doktrinal, alih-alih penelitian empiris atau non-doktrinal.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan hukum perbandingan.Penelitian ini mengidentifikasi norma-norma hukum CISG dan hukum syariah tentang pembelian dan penjualan.Metode penelitian normatif bertujuan untuk menyelesaikan masalah klinis dan mengeksplorasi prinsip-prinsip hukum dan doktrin.Penelitian hukum didasarkan pada hukum perbandingan dengan mengidentifikasi norma-norma hukum dalam CISG dan hukum syariah normatif-preskriptif, kemudian mencari upaya harmonisasi.Aspek normatif-preskriptif ini dalam konteks pengembangan ilmu hukum diperlukan untuk menemukan aturan hukum yang menjadi dasar formulasi regulasi lebih lanjut, dalam hal ini terkait dengan hukum nasional.Kebutuhan untuk menemukan aturan hukum dipahami berdasarkan 'pandangan hermeneutika hukum' dan hukum perbandingan.Pandangan hermeneutika adalah metode memahami teks normatif melalui interpretasi dan pemahaman yang diarahkan pada identifikasi apa yang terjadi pada norma-norma hukum yang terkandung dalam CISG dan hukum syariah.Sementara itu, perspektif hukum perbandingan diarahkan pada perbandingan masalah hukum antara norma-norma hukum dalam CISG dan hukum syariah terkait kontrak penjualan.Untuk rekomendasi, masih diperlukan studi lebih lanjut, khususnya norma-norma hukum perdagangan internasional lainnya yang terkait dengan norma-norma hukum syariah
<br>Kontrak penjualan adalah yang paling penting dalam hukum Islam. Tulisan ini mencoba mengidentifikasi isu hukum yang timbul akibat penerapan CISG sebagai instrumen dalam kontrak perdagangan internasional dalam kerangka hukum syariah. Terdapat urgensi untuk melihat norma hukum penjualan dalam CISG karena potensi penerapan CISG dalam lalu lintas perdagangan internasional sangat besar dan upaya harmonisasi antara CISG dan hukum syariah. Jenis penelitian dalam artikel ini adalah penelitian hukum normative dengan pendekatan perbandingan hukum. Pendekatan ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi norma-norma hukum yang terdapat dalam CISG dan hukum syariah yang bersifat normatif-preskriptif dan kemudian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-b527a.webp" type="image/webp" length="89680" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-dfc06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-b527a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/kontrak-penjualan-perdagangan-internasional-cisg-k-thumb-2037a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-739-uin-antasari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3200-syariah-jurnal-hukum-pemikiran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Decoy Effect Cognitive Load and Positive Emotion on Purchase Intention iPhone 14 Case Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Decoy Effect Cognitive Load and Positive Emotion on Purchase Intention iPhone 14 Case Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Decoy Effect Cognitive Load and Positive Emotion on Purchase Intention iPhone 14 Case Study ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59352-niat-pembelian-konsumen-perilaku-em" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59352-niat-pembelian-konsumen-perilaku-em" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:6a49d5c05fc0b513c7d755b666a2e7ef</id>
	<published>2026-08-18T08:58:10+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T08:58:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="decoy effect" label="decoy effect" />
	<category term="effect work" label="effect work" />
	<category term="nelly nelly" label="nelly nelly" />
	<itunes:keywords><![CDATA[decoy,effect,nelly,work]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas lingkup penelitian dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi niat pembelian. Selain itu, studi serupa perlu dilakukan untuk produk teknologi lainnya dan sektor pasar yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas lingkup penelitian dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi niat pembelian. Selain itu, studi serupa perlu dilakukan untuk produk teknologi lainnya dan sektor pasar yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-7e729.webp" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-7e729.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-7e729.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-7e729.webp 1x" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" alt="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp 1x" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" alt="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp 1x" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" alt="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59352-niat-pembelian-konsumen-perilaku-em" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" target="_blank">Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas lingkup penelitian dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi niat pembelian. Selain itu, studi serupa perlu dilakukan untuk produk teknologi lainnya dan sektor pasar yang berbeda untuk memperkuat dan memvalidasi temuan penelitian ini. Penelitian juga dapat fokus pada teknik pemasaran alternatif yang dapat memicu emosi positif dan mengurangi beban kognitif konsumen..
<br>Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa emosi positif memiliki efek mediasi yang signifikan terhadap niat pembelian.Secara khusus, hasil menunjukkan bahwa efek decoy dan beban kognitif tidak langsung mempengaruhi niat pembelian tanpa mediasi ini.Namun, meskipun kekuatan efek decoy dan emosi yang signifikan, penting untuk mengakui dampak potensial faktor lain di luar lingkup penelitian ini.Penelitian masa depan harus menyelidiki faktor tambahan di luar lingkup penelitian ini, sambil juga mengeksplorasi teknik pemasaran alternatif.Sementara penelitian ini berfokus pada efek mediasi emosi positif terhadap iPhone 14, studi serupa perlu dilakukan untuk produk yang berbeda
<br>Memahami faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku konsumen sangat penting untuk meningkatkan niat pembelian. Penelitian ini menyelidiki dampak emosi positif sebagai mediator antara niat pembelian dan beban kognitif, yang juga dikenal sebagai efek decoy. Menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan teknik PLS-SEM menggunakan SmartPLS. Metode sampling purposive menghasilkan 129 responden, semua pengguna iPhone 14, untuk penelitian ini. Temuan menunjukkan bahwa efek decoy dan beban kognitif memiliki dampak signifikan terhadap niat pembelian ketika dimediasi oleh emosi positif. Hasil ini menekankan pentingnya meminimalkan beban kognitif dan memanfaatkan efek decoy dalam praktik pemasaran.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp" type="image/webp" length="105234" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-7e729.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-566-ukwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7717-research-management-accounting-rima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59329-orientasi-pasar-produk-purchase-intention-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59329-orientasi-pasar-produk-purchase-intention-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:1b633de26d639bb81f0bd4efb41918cc</id>
	<published>2026-08-18T08:33:08+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T08:33:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tahya snack" label="tahya snack" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[snack,tahya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan menambahkan variabel-variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi minat beli pada produk minuman kesehatan. Selain itu, dapat membedakan bagaimana variabel-variabel ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan menambahkan variabel-variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi minat beli pada produk minuman kesehatan. Selain itu, dapat membedakan bagaimana variabel-variabel ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-42733.webp" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-42733.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-42733.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-42733.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" alt="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" alt="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-4aed6.webp" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-4aed6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-4aed6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-4aed6.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" alt="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59329-orientasi-pasar-produk-purchase-intention-p" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" target="_blank">PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan menambahkan variabel-variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi minat beli pada produk minuman kesehatan. Selain itu, dapat membedakan bagaimana variabel-variabel dalam penelitian ini bila dibedakan berdasarkan usia, ras, gender, dan sebagainya. Penelitian ini tidak luput dari kekurangan ataupun kesalahan, namun diharapkan dapat dijadikan bahan perbandingan dan pengembangan bagi peneliti selanjutnya dengan topik serupa..
<br>Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Interest in Healthy Drink adalah variabel yang paling mempengaruhi Purchase Intention, sehingga penting bagi Nutribit sebagai merek baru di pasar produk kesehatan untuk mempelajari persepsi tentang ketertarikan konsumen terhadap produk minuman kesehatan secara lebih lanjut.Melalui hasil penelitian ini, menarik untuk dicermati bahwa mayoritas responden berusia 18-26 tahun.Pada kelompok usia tersebut orang cenderung belum memikirkan kondisi kesehatan dan riwayat penyakit.Berdasarkan hasil penelitian ini, minat beli dipengaruhi oleh ketertarikan dalam takaran persepsioanl dan bersumber dari dalam diri.Melihat begitu maraknya merek minuman kesehatan kekinian di Indonesia, baik yang berfungsi sebagai pelangsing, detox, pencegahan asam lambung, dan lain-lain maka merek-merek baru ini harus bersaing untuk menanmkan kemenarikan didalam pikiran konsumen.Merek-merek minuman kesehatan baru, dituntut menciptakan dorongan dan motivasi bagi konsumen pada usia 18-26 alih-alih mengkondisikan konsumen dengan persepsi akan resiko dampak kesehatan yang konsumen terima bila tidak mengkonsumis produk-produk kesehatan
<br>Minuman kesehatan semakin digemari oleh masyarakat, hal ini didorong karena masyarakat yang semakin memiliki kesadaran akan kesehatan sehingga memiliki orientasi terhadap kesehatan. Penelitan ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Interest in Healthy Drink, Self Efficacy, Health Orientation terhadap Purchase Intention pada produk minuman kesehatan baru yang dikembangkan oleh sebuah bisnis rintisan bernama Nutribit. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel dari penelitian ini adalah 169 orang yang tinggal di kota Surabaya dan Sidoarjo, berusia 18 - 65 tahun, dan belum pernah membeli produk Nutribit. Pengumpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp" type="image/webp" length="100598" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-42733.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-4aed6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-566-ukwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7718-journal-entrepreneurial-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59347-protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-frak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59347-protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-frak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:79da378aec242634d2697bd5f0b24922</id>
	<published>2026-08-18T08:25:05+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T08:25:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan studi ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang efektivitas manajemen hipovolemia dalam menangani kasus-kasus fraktur terbuka yang lebih kompleks, seperti fraktur dengan komplikasi infeksi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan studi ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang efektivitas manajemen hipovolemia dalam menangani kasus-kasus fraktur terbuka yang lebih kompleks, seperti fraktur dengan komplikasi infeksi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-46535.webp" title="JURIS - Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-46535.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-46535.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-46535.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients" alt="JURIS - Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-76fbe.webp" title="JURIS - Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-76fbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-76fbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-76fbe.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients" alt="JURIS - Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-4d635.webp" title="JURIS - Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-4d635.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-4d635.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-4d635.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients" alt="JURIS - Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59347-protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-frak" title="JURIS - Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients" target="_blank">Implementation of Hypovolemia Management with Hypovolemia Nursing Problems in Open Fracture Patients</a>: Berdasarkan studi ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang efektivitas manajemen hipovolemia dalam menangani kasus-kasus fraktur terbuka yang lebih kompleks, seperti fraktur dengan komplikasi infeksi atau cedera organ dalam. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus yang lebih luas, melibatkan lebih banyak pasien, dan menganalisis hasilnya secara komprehensif.2. Meneliti dan mengembangkan strategi intervensi keperawatan yang lebih spesifik dan terfokus untuk menangani masalah hipovolemia pada pasien fraktur terbuka. Penelitian ini dapat melibatkan perawat ahli dalam bidang gawat darurat dan trauma, serta mengidentifikasi intervensi keperawatan yang efektif dalam mencegah dan mengelola hipovolemia pada pasien ini.3. Melakukan penelitian kolaboratif antara tim medis dan perawat untuk mengembangkan protokol manajemen hipovolemia yang komprehensif dan terintegrasi. Protokol ini dapat mencakup penilaian awal yang cepat dan akurat, intervensi medis dan keperawatan yang terkoordinasi, serta strategi pemantauan dan penanganan komplikasi yang potensial. Penelitian ini dapat melibatkan dokter spesialis gawat darurat, ahli bedah ortopedi, dan perawat gawat darurat, serta bertujuan untuk meningkatkan hasil perawatan dan mengurangi komplikasi pada pasien fraktur terbuka..
<br>Berdasarkan hasil penerapan manajemen hipovolemia pada pasien fraktur terbuka dapat disimpulkan bahwa hipovolemia dapat menyelesaikan masalah hipovolemia pada pasien fraktur terbuka namun ada beberapa tujuan yang tidak teratasi seperti peningkatan hemoglobin dan hematokrit karena belum dilakukan pemeriksaan ulang darah
<br>Fraktur adalah gangguan kontinuitas tulang yang menyebabkan kerusakan jaringan dan pembuluh darah, mengakibatkan pendarahan di sekitar patahan dan jaringan lunak, yang dapat menimbulkan hipovolemia. Cara paling efektif mengatasi masalah ini adalah dengan manajemen hipovolemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan manajemen hipovolemia pada pasien fraktur terbuka yang mengalami hipovolemia. Metode yang digunakan dalam penyusunan ini merupakan jenis penyusunan deskriptif. Penyusunan kualitatif adalah penyusunan tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan subjek studi dalam kasus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-76fbe.webp" type="image/webp" length="196540" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-46535.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-76fbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/protokol-manajemen-icu-kriteria-pasien-fraktur-man-thumb-4d635.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5727-aacendikiajournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13099-aacendikia-journal-nursing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59332-usia-produktif-analisis-data-produksi-dat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59332-usia-produktif-analisis-data-produksi-dat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:3fdc6b92c1b57551513ff3aa814efea8</id>
	<published>2026-08-18T08:10:51+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T08:10:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tahya snack" label="tahya snack" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[snack,tahya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran untuk penelitian lanjutan adalah: 1. Mendalami teori mengenai health consciousness dan personal attitude untuk penjelasan dan pembahasan yang lebih dalam dan detail. 2. Melakukan penelitian dengan responden yang lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran untuk penelitian lanjutan adalah: 1. Mendalami teori mengenai health consciousness dan personal attitude untuk penjelasan dan pembahasan yang lebih dalam dan detail. 2. Melakukan penelitian dengan responden yang lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-6218c.webp" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-6218c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-6218c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-6218c.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" alt="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" alt="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-5a9eb.webp" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-5a9eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-5a9eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-5a9eb.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" alt="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59332-usia-produktif-analisis-data-produksi-dat" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" target="_blank">PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran untuk penelitian lanjutan adalah: 1. Mendalami teori mengenai health consciousness dan personal attitude untuk penjelasan dan pembahasan yang lebih dalam dan detail. 2. Melakukan penelitian dengan responden yang lebih luas lagi untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif. 3. Memfokuskan pada perceived personal attitude sebagai variabel yang berdampak paling besar terhadap purchase intention. Personal attitude merupakan faktor paling berpengaruh dalam meningkatkan purchase intention. Untuk meningkatkan personal attitude konsumen, pelaku UMKM dapat terus memberikan produk yang memiliki manfaat atau khasiat yang terbukti dan menawarkan produk dengan harga terjangkau dan kualitas tinggi..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan serta implikasi managerial sebagai berikut.Health Consciousness tidak memiliki pengaruh terhadap purchase intention konsumen pada produk Hygge.Hipotesis 1 atau H1 yang diajukan yaitu "Health Consciousness berpengaruh signifikan dan positif terhadap Purchase Intention konsumen produk Hygge di Surabaya" ditolak.Personal Attitude memiliki pengaruh positif terhadap purchase intention konsumen pada produk Hygge.Hipotesis 2 atau H2 yang diajukan yaitu "Personal Attitude berpengaruh signifikan dan positif terhadap Purchase Intention konsumen produk Hygge di Surabaya" diterima.Personal Attitude adalah satu-satunya variabel yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap purchase intention pada penelitian kali ini.Oleh karena itu ketika para pelaku UMKM ingin meningkatkan niat beli para konsumennya, maka pelaku UMKM harus menunjukan dan memberikan manfaat yang nyata dan real dari produk UMKM kepada konsumen.Sehingga pada akhirnya para konsumen akan memilih produk mereka
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi pembelian di antara individu-individu di Surabaya yang memiliki kecenderungan untuk membeli produk kebersihan. Dengan meneliti pengaruh kesadaran kesehatan dan sikap pribadi terhadap niat beli calon konsumen produk kebersihan di Surabaya, para peneliti dapat menentukan strategi untuk meningkatkan minat warga Surabaya dan meningkatkan penjualan produk kebersihan. Sejak kemunculan pandemi, telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam kesadaran dan kepedulian terhadap masalah kesehatan, dengan banyak orang yang mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat dengan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi. Hygge adalah sebuah bisnis start-up di Surabaya. Bisnis ini didirikan untuk mengatasi masalah insomnia, yang mempengaruhi sebagian besar populasi, terutama mereka...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp" type="image/webp" length="110022" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-6218c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-5a9eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-566-ukwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7718-journal-entrepreneurial-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGARUH PERCEIVED QUALITY PRODUCT PACKAGING DESIGN DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH PERCEIVED QUALITY PRODUCT PACKAGING DESIGN DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH PERCEIVED QUALITY PRODUCT PACKAGING DESIGN DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59331-produk-skin-care-purchase-intention-pr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59331-produk-skin-care-purchase-intention-pr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:27d43b03b1ce013a72b9b527e8de5e5f</id>
	<published>2026-08-18T08:10:26+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T08:10:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tahya snack" label="tahya snack" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[snack,tahya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menambahkan variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi minat beli pada produk skincare, seperti faktor harga atau promosi. (2) Melakukan penelitian lebih mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menambahkan variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi minat beli pada produk skincare, seperti faktor harga atau promosi. (2) Melakukan penelitian lebih mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-f6bc7.webp" title="JURIS - PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-f6bc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-f6bc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-f6bc7.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE" alt="JURIS - PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-d7108.webp" title="JURIS - PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-d7108.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-d7108.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-d7108.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE" alt="JURIS - PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-5405e.webp" title="JURIS - PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-5405e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-5405e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-5405e.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE" alt="JURIS - PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59331-produk-skin-care-purchase-intention-pr" title="JURIS - PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE" target="_blank">PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PRODUCT PACKAGING DESIGN, DAN CONTENT MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK SKINCALE</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menambahkan variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi minat beli pada produk skincare, seperti faktor harga atau promosi. (2) Melakukan penelitian lebih mendalam tentang persepsi konsumen terhadap produk SKINCALE, terutama terkait kualitas dan fitur produk. (3) Menganalisis strategi content marketing SKINCALE dan bagaimana cara mereka mendapatkan kepercayaan konsumen melalui informasi yang berguna. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen terhadap produk SKINCALE dan strategi pemasaran yang efektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Perceived Quality berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap Purchase Intention.Product Packaging Design berpengaruh secara positif namun tidak signifikan terhadap Purchase Intention.Content Marketing berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap Purchase Intention.Penelitian ini menyatakan bahwa Perceived Quality adalah variabel yang paling mempengaruhi Purchase Intention, sehingga penting bagi SKINCALE untuk mempelajari persepsi konsumen terhadap produk SKINCALE secara lebih lanjut.Selain itu, SKINCALE harus terus menjaga kualitas dari produknya dan tetap menjaga keunggulan fitur produk.SKINCALE juga harus memikirkan cara untuk mendapat kepercayaan konsumen terhadap produknya, dan terus membagikan informasi yang berguna terkait produk SKINCALE kepada para konsumen
<br>Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Perceived Quality, Product Packaging Design, dan Content Marketing terhadap Purchase Intention pada produk SKINCALE. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel judgemental sampling. Sampel dari penelitian ini adalah 165 orang yang tinggal di negara Indonesia, berusia di atas 15 tahun, memiliki ketertarikan untuk merawat kulit, mengetahui produk skincare untuk penyamar bekas luka, serta menggunakan media sosial Instagram. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi liner berganda dengan software IBM SPSS Statistic 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Perceived...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-f6bc7.webp" type="image/webp" length="86672" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-f6bc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-d7108.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/produk-skin-care-purchase-intention-fitur-perceive-thumb-5405e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-566-ukwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7718-journal-entrepreneurial-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society Theoretical and Legal Research ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society Theoretical and Legal Research ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society Theoretical and Legal Research ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59351-international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59351-international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:33e9900c2272e58991a79a1ea7525f4a</id>
	<published>2026-08-18T08:04:16+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T08:04:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tri hidayati" label="tri hidayati" />
	<category term="ahmadi hasan" label="ahmadi hasan" />
	<category term="ihor hanenko" label="ihor hanenko" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmadi,hanenko,hasan,hidayati,ihor,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai implementasi prinsip-prinsip hukum dalam konteks digitalisasi, khususnya dalam hal menutup kesenjangan dalam undang-undang. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai implementasi prinsip-prinsip hukum dalam konteks digitalisasi, khususnya dalam hal menutup kesenjangan dalam undang-undang. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-fa761.webp" title="JURIS - Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-fa761.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-fa761.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-fa761.webp 1x" title="JURIS - Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research" alt="JURIS - Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-9b514.webp" title="JURIS - Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-9b514.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-9b514.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-9b514.webp 1x" title="JURIS - Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research" alt="JURIS - Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-20e2d.webp" title="JURIS - Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-20e2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-20e2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-20e2d.webp 1x" title="JURIS - Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research" alt="JURIS - Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59351-international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni" title="JURIS - Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research" target="_blank">Place of Principles of Law in Legal Regulation of Public Relations in Conditions of Digital Society: Theoretical and Legal Research</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai implementasi prinsip-prinsip hukum dalam konteks digitalisasi, khususnya dalam hal menutup kesenjangan dalam undang-undang. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana prinsip-prinsip hukum dapat digunakan sebagai dasar untuk membuat keputusan hukum dalam kasus-kasus tertentu, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat membantu dalam interpretasi hukum yang benar. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai peran prinsip-prinsip hukum dalam menjamin independensi peradilan, khususnya dalam konteks Uni Eropa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana prinsip-prinsip hukum dapat membantu dalam menjaga integritas dan independensi sistem peradilan, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan dalam praktik peradilan sehari-hari. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut mengenai interaksi antara prinsip-prinsip hukum internasional dan hukum nasional, serta bagaimana implementasi prinsip-prinsip tersebut dapat mempengaruhi sistem hukum negara-negara anggota Uni Eropa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana prinsip-prinsip hukum internasional dapat diintegrasikan ke dalam sistem hukum nasional, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat membantu dalam menjamin perlindungan hak asasi manusia dan menjaga kesatuan dalam pembentukan pendekatan negara-negara anggota dalam hal implementasi dan perlindungan hak asasi manusia..
<br>Principles of law should not be considered as one of the forms of external manifestation of law, that is, they should not be viewed as sources of law in the formal sense.Summarizing the above provisions, it is worth emphasizing that principles of law are among the most effective catalysts for the evolution of any legal system, although the evolution of law has its own internal patterns, and these patterns set a certain direction for innovations in this area.Therefore, being an integral part of the legal system, principles of law differ from ordinary legal norms due to their fundamentality, degree of generalization (abstraction), stability and firmness, significance for the entire process of legal regulation.Role of principles of law in different legal systems of today is not the same.However, despite this, practically everywhere, either nominally or in fact, they are one of the sources of law, including in the Ukrainian legal system.Inclusion of universally recognized principles and norms of international law in the domestic legal system significantly changes its content, in a new way raises the question of interaction, hierarchy of legal acts in accordance with their legal force and the meaning of norms contained in them.It has a great influence on the internal structure of the legal system, often qualitatively changing it.Importance of principles of law is reflected in the fact that they act as a framework, a fundamental structure of the legal system.principles of law are a guide in the process of law development and formation.they significantly influence the formation of peopleAos legal awareness, can be a direct basis for making individual legal decisions in specific cases.in the case of gaps in the legislation, principles of law can be used as a legal ground when considering the issue of law, while they act as a source of law, principles of law contribute to the correct interpretation of legal norms.The role of legal principles is even more significant when it comes to closing gaps in legislation.In the event that the law does not prescribe or is not sufficiently clear about a certain issue, the court must find a solution in the light of principles of law.Analyzing all of the above, we can conclude that the values of the Union are the main pillar that ensures its existence, as well as the organic, systemic development of its members.Adherence to the principles of the Union is the main requirement for membership in the EU, and this is quite fair given the fact that the implementation of the principles of the European Union ensures unity in the formation of the main approaches of states to ensure the implementation and protection of human rights.At the same time, practice shows that in the process of state formation, sometimes states still violate the values of the Union and legitimize their own exit from the EU by their actions
<br>Tujuan dari artikel ini adalah untuk melakukan penelitian orisinil mengenai peran dan implementasi prinsip-prinsip hukum dalam konteks regulasi hukum digital: analisis komparatif Uni Eropa (UE). Selama penulisan artikel ini, metode penelitian fungsional, induksi, deduksi dan klasifikasi (misalnya klasifikasi prinsip-prinsip hukum menurut ruang lingkupnya) digunakan; hal ini memungkinkan untuk mengungkapkan secara menyeluruh aspek dinamis dari prinsip-prinsip hukum, tujuan praktisnya, tempat dan perannya di antara elemen-elemen hukum lainnya dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-fa761.webp" type="image/webp" length="98724" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-fa761.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-9b514.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/international-law-ekonomi-european-union-nilai-uni-thumb-20e2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-739-uin-antasari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3200-syariah-jurnal-hukum-pemikiran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59349-madani-nilai-toleransi-beragama-sikap" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59349-madani-nilai-toleransi-beragama-sikap" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:10b547ad30c8ff0d73a7be4611a37602</id>
	<published>2026-08-18T07:59:35+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T07:59:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendidikan toleransi beragama yang komprehensif dan inklusif, yang tidak hanya berfokus pada peserta didik Katolik, tetapi juga melibatkan peserta ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendidikan toleransi beragama yang komprehensif dan inklusif, yang tidak hanya berfokus pada peserta didik Katolik, tetapi juga melibatkan peserta ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" alt="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-94a56.webp" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-94a56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-94a56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-94a56.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" alt="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" alt="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59349-madani-nilai-toleransi-beragama-sikap" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" target="_blank">Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendidikan toleransi beragama yang komprehensif dan inklusif, yang tidak hanya berfokus pada peserta didik Katolik, tetapi juga melibatkan peserta didik dari berbagai latar belakang agama lainnya. Model ini dapat mencakup kegiatan-kegiatan interaksi dan dialog antar agama, serta pembelajaran nilai-nilai toleransi yang lebih mendalam.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak implementasi sikap toleransi beragama pada peserta didik di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana sikap toleransi yang terbentuk sejak dini dapat mempengaruhi perilaku dan sikap peserta didik di masa remaja dan dewasa, serta kontribusinya terhadap kerukunan antar umat beragama di masyarakat.3. Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi sikap toleransi beragama di lingkungan sekolah. Faktor-faktor ini dapat mencakup peran guru, dukungan dari pihak sekolah, serta interaksi sosial dan budaya di dalam lingkungan sekolah. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan strategi-strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan sikap toleransi beragama di kalangan peserta didik..
<br>Bentuk sikap toleransi beragama oleh Peserta Didik Katolik dilihat dari tindakan dan perilaku yang dilakukan oleh peserta didik di lingkungan sekolah terhadap teman yang beragama Islam dan Protestan.Sikap toleransi beragama tersebut dilakukan agar tercapainya hidup rukun, damai, dan harmonis di dalam sebuah perbedaan agama.Adapun bentuk sikap toleransi beragama yang dilakukan oleh Peserta Didik Katolik yakni, saling menghargai, menghormati, dan menerima saat kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh agama lain, memberikan hak kepada teman yang berbeda agama untuk berdoa sesuai keyakinannya, bermain dengan semua teman tanpa membeda-bedakan agama, dan tidak melakukan diskriminasi terhadap peserta didik yang beragama minoritas serta tidak mengucapkan kata yang menyinggung ataupun yang membuat permusuhan di antara peserta didik, dengan adanya bentuk sikap toleransi yang dilakukan oleh Peserta Didik Katolik dapat dikatakan bahwa sikap toleransi pada Peserta Didik Katolik terhadap teman yang beragama lain di SDN 13 Sepan Lebang, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang sudah terlaksana dengan baik tanpa paksaan dari orang lain dan juga dengan kesadaran individu untuk mencapai hidup rukun, damai dan harmonis di lingkungan sekolah
<br>Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana sikap toleransi beragama yang dilaksanakan Peserta Didik Katolik yang beragama mayoritas terhadap Peserta Didik Islam dan Protestan yang beragama minoritas. Dengan adanya perkembangan zaman, sikap toleransi beragama tersebut sudah mulai menghilang. Untuk melihat sikap toleransi beragama ini dilakukan penelitian tentang bentuk-bentuk dan usaha penerapan nilai-nilai toleransi beragama yang dilaksanakan oleh Peserta Didik Katolik di SDN 13 Sepan Lebang. Bentuk penelitian menggunakan metode kualitatif dengan bentuk deskriptif. Subjek atau sampel dalam penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp" type="image/webp" length="78798" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-94a56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen Z Di Era Society 5 0 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen Z Di Era Society 5 0 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen Z Di Era Society 5 0 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59335-digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59335-digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:b7a97d78d168a8e0a9b5130181379709</id>
	<published>2026-08-18T07:49:50+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T07:49:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="journal menu" label="journal menu" />
	<category term="ratna amalia" label="ratna amalia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,journal,menu,ratna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan pelatihan lanjutan berbasis proyek (project-based training) yang melibatkan praktik langsung pembuatan produk edupreneurship digital. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengaruh penerapan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan pelatihan lanjutan berbasis proyek (project-based training) yang melibatkan praktik langsung pembuatan produk edupreneurship digital. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengaruh penerapan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-7a691.webp" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-7a691.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-7a691.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-7a691.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" alt="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" alt="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-c4a48.webp" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-c4a48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-c4a48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-c4a48.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" alt="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59335-digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" target="_blank">Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan pelatihan lanjutan berbasis proyek (project-based training) yang melibatkan praktik langsung pembuatan produk edupreneurship digital. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengaruh penerapan nilai digital entrepreneurship terhadap peningkatan kompetensi pedagogis dan profesional calon pendidik. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi lebih dalam mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan digital dalam pendidikan, khususnya bagi calon pendidik Generasi Z di era Society 5.0..
<br>Pembelajaran digital entrepreneurship memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman mahasiswa calon guru Generasi Z.Peningkatan tersebut tampak dari adanya perbedaan yang signifikan antara capaian sebelum dan sesudah intervensi, khususnya pada materi digital entrepreneurship, Society 5.Selain memperkuat aspek kognitif, kegiatan ini juga menghasilkan berbagai produk pembelajaran digital serta model integrasi pedagogis berbasis edupreneurship.Dengan demikian, pembelajaran digital entrepreneurship berkontribusi dalam membentuk calon pendidik yang kreatif, inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kewirausahaan digital di era Society 5
<br>Program ini bertujuan memberikan pemahaman sekaligus menelaah tingkat pemahaman calon guru Generasi Z mengenai digital entrepreneurship dalam konteks Society 5.0. Kegiatan dilakukan melalui workshop interaktif dengan rancangan one group pre-test post-test. Analisis menggunakan statistik deskriptif, uji Chi-Square, serta Z-Test for Two Proportions memperlihatkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman mahasiswa terkait digital entrepreneurship, Society 5.0, SEO, dan manajemen mutu. Selain penguatan aspek kognitif, kegiatan menghasilkan luaran berupa flowchart ide kreatif, produk edukatif digital, serta model integrasi pedagogis berbasis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp" type="image/webp" length="78458" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-7a691.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-c4a48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4200-itsm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16915-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 18 Aug 2026 11:01:03 +0700. 24 items. Served in: 4.945 seconds [atom] -->
