<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-07-20T22:36:58+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Nr eulmah Framework in Islamic Psychology A Conceptual Reconstruction of Ibn AAillAh as Sakandars Thought ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Nr eulmah Framework in Islamic Psychology A Conceptual Reconstruction of Ibn AAillAh as Sakandars Thought ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Nr eulmah Framework in Islamic Psychology A Conceptual Reconstruction of Ibn AAillAh as Sakandars Thought ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55331-moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kuriku" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55331-moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kuriku" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:baf273d59000ba2c58a10ddbd50aa11d</id>
	<published>2026-07-20T22:35:14+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T22:35:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="qolam malang" label="qolam malang" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="pola akurat" label="pola akurat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan dan menguji model empiris yang mengukur pengaruh nr dan eulmah pada perilaku kognitif dan moral. Penelitian ini dapat memanfaatkan metode ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan dan menguji model empiris yang mengukur pengaruh nr dan eulmah pada perilaku kognitif dan moral. Penelitian ini dapat memanfaatkan metode ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp 1x" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" alt="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-7e1c4.webp" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-7e1c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-7e1c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-7e1c4.webp 1x" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" alt="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp 1x" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" alt="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55331-moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kuriku" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" target="_blank">The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn 'AA'illAh as-Sakandar's Thought</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan dan menguji model empiris yang mengukur pengaruh nr dan eulmah pada perilaku kognitif dan moral. Penelitian ini dapat memanfaatkan metode psikometri kontemporer untuk mengukur perubahan perilaku yang dihasilkan oleh praktik tazkiyah (pembersihan jiwa).2. Menganalisis dan membandingkan kerangka kerja psikologi Sufi yang berbeda, seperti pemikiran Rumi atau Ibn Arabi, untuk memahami variasi dan kesamaan dalam pendekatan psikologi spiritual. Ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana tradisi Sufi yang berbeda memandang dan menangani dinamika psikis manusia.3. Menerapkan kerangka kerja Nr-eulmah dalam konteks pendidikan dan terapi Islam secara praktis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerangka kerja ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan Islam dan praktik terapi, serta mengukur dampak intervensi berbasis Nr-eulmah pada kesejahteraan psikologis dan perkembangan moral individu..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa konsep nr dan eulmah as-Sakandar menyediakan kerangka kerja canggih untuk memahami dinamika operasional jiwa manusia.Temuan utama menunjukkan bahwa interaksi antara fakultas internal ('aql, barah, qalb) dan pengaruh transendental (nr, eulmah) membentuk inti psikologi moral Islam.Nr berfungsi sebagai katalis eksternal kognitif dan spiritual yang menerangi barah, memungkinkan individu untuk melampaui batasan sensorik dan memilih jalur yang selaras dengan kebenaran ilahi.Sebaliknya, eulmah mewakili hambatan internal dan eksternal - keinginan dasar dan kegelapan egoistik - yang mengaburkan visi spiritual dan mendorong perilaku tidak bermoral.Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pergeseran diskursus psikologi Islam dari deskripsi ontologis statis ke model fungsional-dinamis.Dengan memetakan mekanika penerangan spiritual, studi ini menjembatani kebijaksanaan Sufi klasik dengan kebutuhan psikologis kontemporer, menawarkan model top-down pengembangan karakter yang memprioritaskan penerimaan spiritual (iftiqAr) daripada kekuatan kognitif semata.Secara praktis, ini berkontribusi pada fondasi teoritis yang kuat untuk Pedagogi Cahaya dalam pendidikan dan pendekatan terintegrasi secara spiritual dalam psikoterapi (TIIP), di mana intervensi klinis berfokus pada pembersihan hati untuk menerima bimbingan
<br>Artikel ini menyelidiki konsep nr (cahaya) dan eulmah (kegelapan) dalam pemikiran Ibn 'AA'illAh as-Sakandar dan implikasinya bagi psikologi Islam. Sementara studi sejarah tentang jiwa Islam (nafs) seringkali menekankan deskripsi ontologis dan etika normatif, mereka jarang mengartikulasikan dinamika fungsional melalui mana komponen spiritual menghasilkan perilaku moral. Mengatasi kesenjangan ini, studi ini merekonstruksi secara konseptual peran operasional nr dan eulmah dalam hubungannya dengan 'aql (akal), barah (wawasan spiritual), dan qalb (hati). Dengan menggunakan analisis konten kualitatif,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp" type="image/webp" length="117062" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-7e1c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55319-strategi-pembelajaran-pai-interak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55319-strategi-pembelajaran-pai-interak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:8e2879ef81cdb11363a91f4be639470d</id>
	<published>2026-07-20T22:03:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T22:03:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="slot jepang" label="slot jepang" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam, diperlukan intervensi sistematis dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Pertama, perlu ada pelatihan berkelanjutan yang fokus pada teknik membaca kitab tanpa harakat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam, diperlukan intervensi sistematis dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Pertama, perlu ada pelatihan berkelanjutan yang fokus pada teknik membaca kitab tanpa harakat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp 1x" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-4432d.webp" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-4432d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-4432d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-4432d.webp 1x" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp 1x" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55319-strategi-pembelajaran-pai-interak" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" target="_blank">Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam</a>: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam, diperlukan intervensi sistematis dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Pertama, perlu ada pelatihan berkelanjutan yang fokus pada teknik membaca kitab tanpa harakat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memahami teks-teks otoritatif berbahasa Arab. Kedua, optimalisasi aplikasi digital dapat membantu guru dalam menganalisis dan memahami teks-teks tersebut dengan lebih mudah dan cepat. Ketiga, revitalisasi perpustakaan dengan menyediakan koleksi kitab-kitab rujukan klasik yang relevan dapat meningkatkan aksesibilitas guru terhadap sumber-sumber otoritatif. Selain itu, pengembangan modul pembelajaran PAI berbasis literasi turAts dapat membantu siswa dari latar belakang sekolah umum untuk memahami materi agama dengan lebih mendalam. Integrasi kecerdasan buatan juga dapat menjadi solusi dalam membantu guru melakukan validasi makna teks Arab secara lebih presisi dan cepat. Dengan penguatan basis literasi hulu, madrasah dapat kembali menjadi pusat keunggulan intelektual dalam pendidikan agama..
<br>Penelitian ini membuktikan bahwa problematika literasi Arab guru PAI di MTsN 5 Agam bersumber dari ketergantungan tinggi pada sumber sekunder yang mereduksi kedalaman materi pembelajaran.Guru mengakui jarang merujuk langsung pada teks atau kitab asli berbahasa Arab dan lebih memilih buku terjemahan demi efisiensi waktu serta menyesuaikan dengan keterbatasan kemampuan siswa.Hambatan linguistik, terutama pada aspek nahwu, memicu keraguan guru dalam menentukan makna hukum secara mandiri tanpa bantuan penjelasan sekunder.Lemahnya aksesibilitas terhadap koleksi literatur primer di perpustakaan sekolah semakin memperburuk jarak antara pendidik dan sumber keilmuan asli.Dampak sistemik dari kendala tersebut adalah penyampaian materi yang bersifat umum dan dangkal, sehingga siswa kehilangan kesempatan emas untuk melakukan analisis teks sumber secara komprehensif di dalam kelas.Transformasi kompetensi guru memerlukan intervensi sistematis melalui pelatihan berkelanjutan yang spesifik pada teknik membaca kitab tanpa harakat serta optimalisasi aplikasi digital pendukung.Pihak madrasah perlu memprioritaskan revitalisasi koleksi perpustakaan dengan menyediakan kitab-kitab rujukan klasik yang relevan bagi pengembangan materi PAI.Proyek riset berikutnya dapat memperluas fokus pada pengembangan modul pembelajaran PAI berbasis literasi turAts yang dirancang khusus untuk siswa dengan latar belakang sekolah umum.Peneliti selanjutnya juga perlu mengeksplorasi efektivitas integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) sebagai instrumen bantu guru dalam melakukan validasi makna teks Arab secara lebih presisi dan cepat.Penguatan basis literasi hulu ini menjadi kunci utama untuk mengembalikan marwah intelektual madrasah sebagai pusat keunggulan ilmu agama
<br>Keberhasilan pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat bergantung pada kemampuan pendidik dalam mengakses sumber-sumber otoritatif berbahasa Arab guna menjaga otentisitas ajaran di lingkungan madrasah. Penelitian ini menganalisis kendala guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memanfaatkan literatur berbahasa Arab serta implikasinya terhadap kompetensi pedagogis di MTsN 5 Agam. Guru PAI memikul tanggung jawab besar dalam menyajikan pemahaman agama yang autentik melalui teks otoritatif, namun realitas menunjukkan adanya kesenjangan literasi yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp" type="image/webp" length="109146" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-4432d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Text Authority and Authoritarianism Decolonizing Ul al Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Text Authority and Authoritarianism Decolonizing Ul al Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Text Authority and Authoritarianism Decolonizing Ul al Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55322-islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55322-islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:61b2d5a0a0980aa5058bbec32cf3ea53</id>
	<published>2026-07-20T22:02:03+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T22:02:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="qolam malang" label="qolam malang" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="pola akurat" label="pola akurat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model interpretasi yang lebih inklusif dan responsif dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model interpretasi yang lebih inklusif dan responsif dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp 1x" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" alt="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp 1x" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" alt="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp 1x" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" alt="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55322-islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" target="_blank">Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model interpretasi yang lebih inklusif dan responsif dalam ul al-fiqh, yang mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan historis dalam penafsiran teks-teks agama. Model ini dapat menggabungkan pendekatan hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dengan teori-teori kritis kontemporer, seperti teori maqAid al-shar'ah, untuk menciptakan kerangka interpretatif yang lebih dinamis dan responsif terhadap perubahan sosial.2. Melakukan penelitian komparatif antara hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dengan pendekatan-pendekatan interpretasi lain dalam ul al-fiqh, seperti hermeneutika klasik dan modern. Penelitian ini dapat mengeksplorasi kekuatan dan kelemahan masing-masing pendekatan, serta potensi integrasi antara hermeneutika otoriter dengan tradisi-tradisi interpretasi lainnya dalam ul al-fiqh.3. Menganalisis dampak penerapan hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dalam praktik hukum Islam kontemporer. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana hermeneutika otoriter dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya, serta bagaimana penerapannya dapat mempengaruhi interpretasi hukum Islam dan praktik-praktik hukum di masyarakat. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan praktis dalam penerapan hermeneutika otoriter, serta strategi-strategi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut..
<br>Artikel ini menunjukkan bahwa hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl menawarkan kontribusi epistemologis signifikan dalam merekonstruksi ul al-fiqh dengan meredefinisi hubungan antara teks, penafsir, dan otoritas agama melalui kerangka interpretatif yang dialogis, etis, dan bertanggung jawab.Daripada menggantikan tradisi klasik ul al-fiqh, pendekatan Khaled merekonstruksi fondasi metodologisnya dengan mengintegrasikan penulis, teks, dan pembaca ke dalam proses negosiasi berkelanjutan.Rekonstruksi ini berkontribusi pada empat domain utama ul al-fiqh.mereformulasi istinbA al-aukAm melalui interaksi maqAid al-shAri', maqAid al-na, dan maqAid al-mujtahid.meredefinisikan bukti hukum sebagai hasil proses interpretatif yang bertanggung jawab.memperluas kualifikasi mujtahid dengan memasukkan lima prinsip etis.dan memperkuat peran komunitas interpretatif sebagai mekanisme akuntabilitas, rasionalitas, dan pelestarian tradisi hukum Islam yang dinamis.Pada saat yang sama, penelitian ini mengidentifikasi keterbatasan penting dalam proyek hermeneutika Khaled.Meskipun ia menerapkan kritik sejarah yang ketat terhadap tradisi hadis, ia sebagian besar mengecualikan Al-Qur'an dari pemeriksaan epistemologis yang serupa, menghasilkan perlakuan asimetris terhadap dua sumber hukum utama Islam.Namun, keterbatasan ini tidak mengurangi signifikansi kontribusi intelektualnya yang lebih luas.Integrasi hermeneutika otoriter ke dalam ul al-fiqh mewakili dekolonisasi epistemologis yang menantang pola interpretasi otoriter sambil mempertahankan otoritas normatif hukum Islam.Akibatnya, ia menyediakan kerangka metodologis yang lebih dialogis, berlandaskan etika, dan sensitif konteks yang mampu mengatasi tantangan intelektual dan sosial pemikiran hukum Islam kontemporer
<br>Penelitian kontemporer tentang ul al-fiqh terus menghadapi tantangan epistemologis akibat model interpretasi yang menempatkan hubungan antara teks, penafsir, dan otoritas agama secara hierarkis, yang berpotensi mengarah pada kecenderungan otoriter dalam penalaran hukum Islam. Hermeneutika otoriter Khaled Abou El-Fadl muncul sebagai kritik terhadap monopoli otoritas agama dengan mengusulkan kerangka interpretasi yang dialogis, etis, dan bertanggung jawab. Namun, kontribusi pemikiran Abou El-Fadl dalam merekonstruksi metodologi ul al-fiqh belum diteliti secara sistematis. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep hermeneutika otoriter dan formulasi integrasinya dalam pengembangan ul al-fiqh kontemporer. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis perpustakaan dengan metode deskriptif-analisis, penelitian ini meneliti karya Abou El-Fadl bersama literatur ul al-fiqh klasik dan kontemporer. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" type="image/webp" length="106054" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55318-moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pembel" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55318-moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pembel" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:cf03844c3bbf0ef0dc2eb005befc5013</id>
	<published>2026-07-20T21:49:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T21:49:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="slot jepang" label="slot jepang" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi persepsi guru PAI tentang moderasi beragama, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi persepsi guru PAI tentang moderasi beragama, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-13272.webp" title="JURIS - Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-13272.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-13272.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-13272.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama" alt="JURIS - Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-33e6d.webp" title="JURIS - Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-33e6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-33e6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-33e6d.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama" alt="JURIS - Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-c3a0f.webp" title="JURIS - Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-c3a0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-c3a0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-c3a0f.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama" alt="JURIS - Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55318-moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pembel" title="JURIS - Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama" target="_blank">Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam tentang Praktik Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Pertama</a>: Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi persepsi guru PAI tentang moderasi beragama, termasuk latar belakang pendidikan, pengalaman profesional, dan keterlibatan dalam komunitas lintas agama. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan modul pelatihan dan pendampingan bagi guru PAI, yang berfokus pada penguatan pemahaman tentang moderasi beragama, keberagaman agama, dan teknis mengajar yang lebih inklusif dan non-diskriminatif. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, terutama dalam konteks sekolah yang siswanya homogen, agar dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan konsep moderasi beragama secara efektif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi guru PAI terhadap moderasi beragama tidak bersifat homogen, melainkan berada pada tingkatan pemahaman yang beragam.Beberapa guru memaknai moderasi beragama sebagai sikap toleransi dalam interaksi sosial, sementara yang lainnya memahami konsep tersebut sebagai prinsip wasathiyah dan rahmatan lilAoalamin.Perbedaan persepsi tersebut berimplikasi pada cara guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam praktik pembelajaran di sekolah yang masih menghadapi berbagai tantangan baik yang berasal dari dinamika sosial maupun yang berada pada ruang digital.Keragaman pemahaman tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional guru, serta keterlibatan dalam komunitas lintas agama yang berperan dalam membentuk cara pandang terhadap moderasi beragama.Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan pemahaman moderasi beragama melalui pengembangan profesional guru agar implementasinya dalam pembelajaran PAI dapat berlangsung lebih komprehensif, khususnya dalam upaya pembinaan nilai dan pencegahan dini di sekolah
<br>Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memainkan peran penting dalam mentransformasikan nilai-nilai moderasi beragama. Namun, persepsi guru mengenai moderasi beragama tidak selalu seragam, sehingga memengaruhi nilai-nilai tersebut dipahami dan diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru PAI di Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengenai moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap dua belas guru PAI yang berasal dari sekolah negeri, swasta, dan pesantren. Analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman persepsi guru dalam memahami moderasi beragama. Sebagian guru memaknainya sebagai toleransi yang berfokus pada menghargai perbedaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-33e6d.webp" type="image/webp" length="107762" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-13272.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-33e6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/moderasi-beragama-strategi-pembelajaran-pai-pelati-thumb-c3a0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Transformasi Nilai Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Nilai Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Nilai Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55330-niali-nilai-religius-pendidikan-kar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55330-niali-nilai-religius-pendidikan-kar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:a2bd2250a0acfd9f0350b96ca6398493</id>
	<published>2026-07-20T21:47:33+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T21:47:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="latiful umam" label="latiful umam" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai religius ke dalam kurikulum formal memengaruhi perkembangan karakter siswa dibandingkan dengan kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat religius. Selanjutnya, penting untuk meneliti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai religius ke dalam kurikulum formal memengaruhi perkembangan karakter siswa dibandingkan dengan kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat religius. Selanjutnya, penting untuk meneliti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" alt="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-3945f.webp" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-3945f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-3945f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-3945f.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" alt="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-ef81c.webp" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-ef81c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-ef81c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-ef81c.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" alt="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55330-niali-nilai-religius-pendidikan-kar" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" target="_blank">Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai religius ke dalam kurikulum formal memengaruhi perkembangan karakter siswa dibandingkan dengan kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat religius. Selanjutnya, penting untuk meneliti persepsi siswa dan orang tua terhadap efektivitas pendidikan karakter berbasis religius di SMK Arrahmah, guna memahami faktor penerimaan dan dukungan sosial. Selain itu, kajian mengenai desain program pelatihan guru yang meningkatkan kompetensi dalam mengimplementasikan pedagogi nilaiAcnilai religius dapat memberikan wawasan tentang strategi peningkatan kualitas pengajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk kebijakan pendidikan karakter berbasis religius, sekaligus mengidentifikasi tantangan praktis dalam penerapannya. Dengan demikian, hasilnya dapat membantu sekolah mengembangkan program yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan terintegrasi dalam sistem pembelajaran..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa transformasi nilaiAcnilai religius di SMK Arrahmah Purwotengah Papar Kediri meliputi praktik pembiasaan sholat dhuha, shalat dhuhur berjamaah, istighosah, dan halal bi bawal.Sebanyak 90A% guru mendukung pelaksanaan transformasi nilaiAcnilai religius dalam pembentukan karakter peserta didik, sementara 10A% bersikap netral.Meskipun nilaiAcnilai religius telah diterapkan dalam pembelajaran, penerapannya belum secara eksplisit tertuang dalam silabus dan RPP
<br>Pembentukan karakter masyarakat khususnya anak usia sekolah harus terus diupayakan. Lebih utama lagi pembentukan karakter religious, karena dengan karakter yang baik dapat memberikan kekuatan pada mereka untuk menghadapi berbagai persaingan dalam hidupnya. Penelitian ini bertumpu pada Transformasi Nilai-Nilai religius dalam pembentukan karakter pada siswa SMK Arrahmah Purwotengah Papar Kediri. Fokus penelitian adalah: (1) bagaimana bentuk transformasi nilaiAcnilai religius yang diterapkan SMK Arrahmah dalam membentuk karakter peserta didik; dan (2) bagaimana tanggapan guru dalam proses transformasi nilaiAcnilai religius dalam pembentukan karakter di SMK Arrahmah Purwotengah Papar Kediri.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp" type="image/webp" length="101578" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-3945f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-ef81c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55325-peran-institusi-kampus-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55325-peran-institusi-kampus-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:ad34f514bdbcea8a371034ef2da37f1b</id>
	<published>2026-07-20T21:38:38+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T21:38:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="qolam malang" label="qolam malang" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="pola akurat" label="pola akurat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model pendidikan inklusif yang lebih komprehensif: Penelitian ini menunjukkan bahwa institusi agama di universitas memiliki peran penting ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model pendidikan inklusif yang lebih komprehensif: Penelitian ini menunjukkan bahwa institusi agama di universitas memiliki peran penting ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" alt="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-dd351.webp" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-dd351.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-dd351.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-dd351.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" alt="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" alt="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55325-peran-institusi-kampus-p" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" target="_blank">Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model pendidikan inklusif yang lebih komprehensif: Penelitian ini menunjukkan bahwa institusi agama di universitas memiliki peran penting dalam mempromosikan moderasi agama dan toleransi. Namun, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model pendidikan inklusif yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada kegiatan agama, tetapi juga mencakup aspek-aspek lain seperti dialog antar iman, pendidikan karakter, dan pendidikan kewarganegaraan. Model ini dapat membantu mahasiswa memahami dan menghargai keragaman agama dan budaya, serta mengembangkan sikap toleran dan inklusif.2. Menganalisis pengaruh teknologi digital pada kegiatan agama: Penelitian ini menyoroti peran teknologi digital dalam penyebaran ideologi transnasional. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh teknologi digital pada kegiatan agama di universitas, termasuk penggunaan media sosial, platform daring, dan aplikasi seluler. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana teknologi digital dapat digunakan untuk mempromosikan moderasi agama dan toleransi, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang terkait dengan penggunaan teknologi dalam konteks keagamaan.3. Mempelajari peran institusi agama dalam membangun ketahanan nasional: Penelitian ini menekankan pentingnya institusi agama dalam menangkal pengaruh ideologi transnasional dan memperkuat ketahanan nasional. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mempelajari peran institusi agama dalam membangun ketahanan nasional, termasuk bagaimana mereka dapat bekerja sama dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan institusi pendidikan lainnya untuk mempromosikan nilai-nilai moderasi dan toleransi. Penelitian ini dapat membantu mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk memperkuat ketahanan nasional dan mencegah penyebaran ideologi ekstrem..
<br>Penelitian ini telah menyoroti peran strategis institusi agama dalam pendidikan tinggi sebagai aktor garis depan dalam menumbuhkan religiositas inklusif dan ketahanan nasional.Penelitian ini menemukan bahwa institusi agama di universitas negeri seperti UPI, UNJ, dan UM tidak hanya menjadi fasilitator ibadah atau spiritualitas, tetapi berfungsi sebagai agen aktif dalam mempromosikan moderasi agama, toleransi, dan kewaspadaan ideologis.Melalui program integratif, bimbingan agama yang terstruktur, pengembangan kurikulum kontekstual, dan keterlibatan antar iman, institusi ini memberikan respons yang dinamis dan terlokalisasi terhadap tantangan yang diajukan oleh ideologi agama transnasional, yang sering kali mengeksploitasi kerentanan kampus.Kontribusi utama penelitian ini terletak pada demonstrasi bahwa moderasi agama di konteks universitas tidak dapat dicapai hanya melalui retorika pasif atau kebijakan saja.Sebaliknya, hal itu memerlukan komitmen institusional, kohesi program, dan inovasi pedagogis yang mensinkronkan domain akademik, spiritual, dan sipil.Temuan penelitian ini menekankan bahwa universitas tidak hanya harus "mengajar" moderasi agama, tetapi harus "mempraktikkannya" dalam budaya institusional mereka - melalui diskursus inklusif, ruang ibadah plural, dan acara dialogis yang mendorong pemikiran kritis dan pemahaman empati di antara siswa dengan latar belakang yang beragam.Penelitian ini menawarkan dasar konseptual dan empiris untuk memikirkan kembali peran institusi agama di universitas.Penelitian ini menantang narasi sederhana tentang agama sebagai dogma atau pengalaman pribadi, dan justru memosisikannya sebagai pedagogi publik untuk koeksistensi dan pembangunan perdamaian.Ke depan, pendekatan interdisipliner dan partisipatif akan menjadi kunci untuk mengembangkan model yang lebih nuans dan sensitif konteks untuk mencegah ekstremisme ideologis melalui moderasi agama dalam pendidikan tinggi
<br>Platform moderasi agama terus digunakan secara luas dalam konteks universitas sebagai sarana untuk menyebarkan ide-ide agama wasathiyah. Penelitian ini menjelajahi peran kegiatan institusi agama dalam mendorong moderasi agama sebagai respons strategis terhadap pengaruh ideologi Islam transnasional yang semakin meningkat dalam pendidikan tinggi Indonesia. Dengan fokus pada tiga universitas negeri terkemuka, yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Negeri Malang (UM). Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus berganda yang didukung oleh analisis dokumen, Focus Group Discussion (FGD), dan observasi. Temuan mengungkapkan bahwa meskipun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp" type="image/webp" length="93280" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-dd351.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ UNCLOS Gaps and the Blue Economy Integrating International Maritime Law and Fiqh al BAoah for Sustainable Ocean Governance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UNCLOS Gaps and the Blue Economy Integrating International Maritime Law and Fiqh al BAoah for Sustainable Ocean Governance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UNCLOS Gaps and the Blue Economy Integrating International Maritime Law and Fiqh al BAoah for Sustainable Ocean Governance ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55316-massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55316-massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:04614bea146f7e4ce57ab8d6e44aee6b</id>
	<published>2026-07-20T21:27:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T21:27:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="corn farmers" label="corn farmers" />
	<category term="joko susanto" label="joko susanto" />
	<category term="teta wismar" label="teta wismar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[corn,farmers,joko,susanto,teta,wismar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana kebijakan ekonomi biru yang telah diadopsi oleh Indonesia diimplementasikan secara nyata di komunitas pesisir, sehingga diperlukan studi empiris yang mengukur efektivitas regulasi, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana kebijakan ekonomi biru yang telah diadopsi oleh Indonesia diimplementasikan secara nyata di komunitas pesisir, sehingga diperlukan studi empiris yang mengukur efektivitas regulasi, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-be0c9.webp" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-be0c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-be0c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-be0c9.webp 1x" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" alt="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp 1x" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" alt="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-aa585.webp" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-aa585.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-aa585.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-aa585.webp 1x" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" alt="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55316-massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" target="_blank">UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana kebijakan ekonomi biru yang telah diadopsi oleh Indonesia diimplementasikan secara nyata di komunitas pesisir, sehingga diperlukan studi empiris yang mengukur efektivitas regulasi, partisipasi masyarakat, dan dampak sosialAcekonomi yang terjadi. Kedua, bagaimana prinsip Fiqh alAcBAoah memengaruhi tata kelola maritim di negaraAcnegara mayoritas Muslim lainnya, misalnya Malaysia atau Tunisia, sehingga dapat dilakukan perbandingan lintasAcnegara untuk menguji keuniversalan nilai etik tersebut dalam konteks hukum laut internasional. Ketiga, sejauh mana Perjanjian BBNJ 2023 berhasil menutup celahAccelah normatif terkait biodiversitas di luar yurisdiksi nasional dan penambangan laut dalam, yang dapat dievaluasi melalui analisis kebijakan dan studi kasus implementasi di zona ekonomi eksklusif. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif lapangan, analisis perbandingan kebijakan, serta penilaian hukum internasional, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk memperkuat tata kelola laut yang berkelanjutan dan adil..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa ekonomi biru dapat didukung secara normatif oleh hukum maritim internasional, khususnya prinsip UNCLOS terkait perlindungan lingkungan laut, penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, pembagian manfaat yang adil, dan kerja sama internasional, meskipun terdapat kesenjangan implementasi pada biodiversitas di luar yurisdiksi nasional dan pertambangan laut dalam.Integrasi Fiqh alAcBAoah memberikan kerangka etika pelengkap yang menekankan tanggung jawab kepengurusan, keseimbangan ekologi, tanggung jawab moral, dan larangan kerusakan lingkungan, sehingga memperkuat tata kelola laut berkelanjutan terutama bagi negaraAcnegara maritim mayoritas Muslim seperti Indonesia.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji penerapan kebijakan ekonomi biru di lapangan, respons komunitas pesisir terhadap regulasi keberlanjutan, serta efektivitas instrumen hukum seperti Perjanjian BBNJ dalam mendukung tata kelola laut yang berkelanjutan
<br>Kerangka kerja ekonomi biru dan tata kelola maritim internasional masih menghadapi keterbatasan dalam menangani tantangan keberlanjutan kelautan kontemporer, khususnya kehilangan biodiversitas, penambangan laut dalam, pembagian manfaat yang tidak merata, serta mekanisme implementasi yang lemah. Penelitian ini mengkaji bagaimana hukum maritim internasional, khususnya United Nations Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS), dapat mendukung ekonomi biru dan SDG 14, serta menganalisis kontribusi etik Fiqh alAcBAoah (jurisprudensi lingkungan Islam) terhadap tata kelola laut berkelanjutan. Dengan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menganalisis instrumen hukum internasional, dokumen kebijakan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp" type="image/webp" length="103776" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-be0c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-aa585.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-765-rcsdevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2724-aplikatif-journal-research-trends-social-sciences-humanities.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students Mathematical Numeracy Skills ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students Mathematical Numeracy Skills ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students Mathematical Numeracy Skills ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55314-hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55314-hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:c8e41f1f988ba0fa14693e0205ce25aa</id>
	<published>2026-07-20T21:26:03+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T21:26:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="admi nazra" label="admi nazra" />
	<category term="ahmad alwi" label="ahmad alwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[admi,ahmad,alwi,nazra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek penggunaan media Wordwall pada topik matematika lain seperti penjumlahan dan pengurangan serta pada tingkatan kelas yang berbeda untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan media ini dalam konteks yang lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek penggunaan media Wordwall pada topik matematika lain seperti penjumlahan dan pengurangan serta pada tingkatan kelas yang berbeda untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan media ini dalam konteks yang lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" alt="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" alt="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-2e332.webp" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-2e332.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-2e332.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-2e332.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" alt="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55314-hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" target="_blank">The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students' Mathematical Numeracy Skills</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek penggunaan media Wordwall pada topik matematika lain seperti penjumlahan dan pengurangan serta pada tingkatan kelas yang berbeda untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan media ini dalam konteks yang lebih luas; selanjutnya, sebuah studi komparatif antara Wordwall dan platform digital pembelajaran berbasis gamifikasi lain dapat mengidentifikasi keunggulan relatif serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas masing-masing media dalam meningkatkan numerasi siswa; akhirnya, penelitian yang meneliti dampak jangka panjang penggunaan Wordwall terhadap retensi kemampuan numerasi setelah periode intervensi selesai dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan manfaat pembelajaran digital ini, terutama bila dikombinasikan dengan peran fasilitasi guru dalam proses belajar..
<br>Hasil studi menunjukkan media interaktif Wordwall efektif meningkatkan kemampuan numerasi matematis siswa sekolah dasar melalui elemen gamifikasi yang meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar.Temuan ini menyarankan guru dapat memanfaatkan Wordwall sebagai media pembelajaran digital inovatif untuk menciptakan instruksi matematika yang lebih menarik dan berpusat pada siswa, sehingga mendukung perkembangan numerasi.Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan sampel lebih besar serta desain kuasiAceksperimental atau eksperimental sejati dengan kelompok kontrol untuk memperkuat bukti efektivitas Wordwall
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media interaktif Wordwall terhadap peningkatan kemampuan numerasi matematis siswa sekolah dasar. Metode kuantitatif dengan desain praAceksperimen satu kelompok preActestAepostActest diterapkan pada 20 siswa kelas tiga di SDN 02 Jatisari. Instrumen berupa tes numerasi yang terdiri dari lima soal esai tentang materi perkalian divalidasi dengan uji korelasi Product Moment dan menunjukkan reliabilitas yang dapat diterima (Cronbach's Alpha = 0.656). Analisis data meliputi statistik deskriptif,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp" type="image/webp" length="113706" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-2e332.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1173-uiad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5771-jtmt-journal-tadris-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Mediamorphosis of Aula Magazine Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Mediamorphosis of Aula Magazine Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Mediamorphosis of Aula Magazine Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55324-ruang-publik-islam-organisasi-moderat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55324-ruang-publik-islam-organisasi-moderat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:08804c396b2fc9b68dbb47c5614dce4d</id>
	<published>2026-07-20T21:18:42+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T21:18:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="qolam malang" label="qolam malang" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="pola akurat" label="pola akurat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam di antara media Islam di Indonesia dan di berbagai konteks pasca-kolonial. Selain itu, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam di antara media Islam di Indonesia dan di berbagai konteks pasca-kolonial. Selain itu, perlu dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp 1x" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" alt="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp 1x" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" alt="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp 1x" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" alt="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55324-ruang-publik-islam-organisasi-moderat" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" target="_blank">The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam di antara media Islam di Indonesia dan di berbagai konteks pasca-kolonial. Selain itu, perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut tentang keterlibatan audiens, mediasi algoritma, dan tata kelola platform untuk memahami secara komprehensif transformasi media Islam kontemporer. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana media Islam lokal dapat mempertahankan identitas dan pengetahuan agama mereka dalam lanskap media digital yang didominasi oleh kekuatan global..
<br>Mediamorfosis Majalah Aula melampaui proses adaptasi teknologi linier dan lebih baik dipahami sebagai praktik media pasca-kolonial yang terbenam dalam struktur representasi dan kekuasaan simbolis yang tidak seimbang.Transformasi digital Aula mencerminkan negosiasi aktif visibilitas dalam medan yang tidak merata dari arus media global, sambil mempertahankan dan memperluas produksi epistemis Islam Nusantara yang berakar pada tradisi Nahdlatul Ulama.Proses ini menggambarkan hibriditas pasca-kolonial, di mana logika media digital global direkapitulasi untuk mengartikulasikan pengetahuan agama lokal dan mode dakwah yang terbenam secara budaya.Alih-alih menempati posisi pasif, Majalah Aula menunjukkan agen dalam membentuk ruang publik agama dengan menyebarluaskan narasi Islam moderat dan memperkuat hubungan antara platform digital dan praktik keagamaan berbasis komunitas.Mediamorfosisnya merupakan bentuk intervensi simbolis, memungkinkan media Islam lokal untuk merestrukturisasi representasi dominan Islam dalam ekosistem media global yang terstruktur oleh hubungan kekuasaan yang tidak setara.Meskipun memberikan kontribusi, penelitian ini terbatas oleh desain kasus tunggal dan ketergantungan pada analisis konten selektif dan data wawancara, yang mungkin tidak sepenuhnya menangkap penerimaan audiens atau dinamika platform spesifik.Penelitian masa depan harus mengadopsi pendekatan komparatif dengan mengkaji Aula bersama media Islam lainnya di dalam Indonesia dan lintas konteks pasca-kolonial untuk mengidentifikasi strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam.Penyelidikan lebih lanjut tentang keterlibatan audiens, mediasi algoritma, dan tata kelola platform juga akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang transformasi media Islam kontemporer
<br>Penelitian ini menganalisis mediamorfosis Majalah Aula dari perspektif pasca-kolonial untuk menyelidiki bagaimana media Islam Nusantara mempertahankan eksistensinya, identitas budaya, dan otonomi epistemis di tengah hegemoni media digital global. Mediamorfosis dipahami sebagai proses negosiasi posisi epistemis media Islam lokal dalam lanskap digital yang didominasi oleh nilai-nilai dan struktur pengetahuan media Barat. Pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan peserta kunci dan dokumentasi transformasi Majalah Aula, kemudian dianalisis secara induktif untuk mengidentifikasi dimensi strategis mediamorfosis. Temuan menunjukkan bahwa Aula menerapkan tiga strategi utama. Pertama, ko-evolusi dicapai dengan memperluas kehadiran di berbagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" type="image/webp" length="105980" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Sufism Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sufism Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sufism Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55326-nilai-islam-wasathiyah-isl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55326-nilai-islam-wasathiyah-isl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:b38b7793eccf53dd78e405b253f88f7c</id>
	<published>2026-07-20T21:07:38+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T21:07:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="qolam malang" label="qolam malang" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="pola akurat" label="pola akurat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan model kewirausahaan berbasis Sufisme yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual dan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial dan budaya. Model ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan model kewirausahaan berbasis Sufisme yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual dan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial dan budaya. Model ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-301d2.webp" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-301d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-301d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-301d2.webp 1x" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" alt="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp 1x" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" alt="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-5da0b.webp" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-5da0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-5da0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-5da0b.webp 1x" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" alt="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55326-nilai-islam-wasathiyah-isl" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" target="_blank">Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students</a>: Berdasarkan temuan dan analisis, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan model kewirausahaan berbasis Sufisme yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual dan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial dan budaya. Model ini dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan praktik-praktik Sufisme dalam berbagai sektor ekonomi pesantren, seperti pertanian, perdagangan, peternakan, dan budidaya air. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran kyai dan ustaz dalam mentransformasi nilai-nilai spiritual menjadi perilaku kewirausahaan yang produktif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam mengembangkan model pemberdayaan ekonomi pesantren yang berlandaskan spiritualitas dan nilai-nilai Islam..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kewirausahaan di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin, Mojokerto, merupakan integrasi antara nilai-nilai Sufisme dan aktivitas ekonomi, membentuk kewirausahaan berbasis spiritual yang berlandaskan pada modal spiritual.Nilai-nilai seperti ikhlas, sabr, tawakkul, istiqamah, zuhud, dan shukr diinternalisasi melalui praktik asketisme Islam dan diterapkan dalam budidaya air, sehingga membentuk etos kerja, ketahanan, dan tanggung jawab sosial siswa.Secara teoritis, penelitian ini mengembangkan model kewirausahaan berbasis Sufisme yang menggabungkan Sufisme, psikologi da'wah, dan teori kewirausahaan.Secara empiris, temuan menunjukkan bahwa asketisme Islam berkontribusi signifikan terhadap pembentukan perilaku kewirausahaan siswa.Batasan penelitian ini terletak pada desain studi kasus tunggal, yang membatasi generalisasi luasnya.Oleh karena itu, studi perbandingan diperlukan untuk menguatkan temuan dan mengembangkan model lebih lanjut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara asketisme Islam, internalisasi nilai-nilai spiritual, motivasi psikologis, dan perilaku kewirausahaan siswa di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin, Mojokerto. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan, dengan memanfaatkan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan delapan informan. Temuan mengungkapkan bahwa praktik asketisme Islam melalui dhikr, wirid, sholat sunnah, dan internalisasi nilai-nilai seperti ikhlas, sabr, tawakkul, istiqamah, zuhud, dan shukr menciptakan etos kerja yang berlandaskan spiritual di antara siswa yang terlibat dalam kegiatan budidaya air. Kegiatan kewirausahaan dipahami tidak hanya sebagai upaya ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp" type="image/webp" length="101004" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-301d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-5da0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Childrens Islamic Boarding School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Childrens Islamic Boarding School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Childrens Islamic Boarding School ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55327-respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55327-respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:7dfaf3aa8e373e9e34161dcb1c0dd761</id>
	<published>2026-07-20T21:00:58+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T21:00:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="slot jepang" label="slot jepang" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif dan longitudinal untuk memperluas cakupan penelitian. Selain itu, perlu dikembangkan model pedagogis dan instrumen terstruktur untuk menguji dan mengintegrasikan praktik pemberian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif dan longitudinal untuk memperluas cakupan penelitian. Selain itu, perlu dikembangkan model pedagogis dan instrumen terstruktur untuk menguji dan mengintegrasikan praktik pemberian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-973a8.webp" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-973a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-973a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-973a8.webp 1x" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" alt="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp 1x" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" alt="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp 1x" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" alt="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55327-respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" target="_blank">Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children's Islamic Boarding School</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif dan longitudinal untuk memperluas cakupan penelitian. Selain itu, perlu dikembangkan model pedagogis dan instrumen terstruktur untuk menguji dan mengintegrasikan praktik pemberian jeda dalam pendidikan pesantren secara sistematis. Penelitian lebih lanjut juga dapat fokus pada pengembangan kompetensi regulasi emosi melalui mekanisme refleksi kolektif yang terinstitusionalisasi..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pemberian jeda dalam aktivitas reflektif merupakan bagian dari pedagogi emosi yang terkonseptualisasi sebagai ruang produksi respons emosional yang reflektif-deliberatif.Temuan ini menggarisbawahi bahwa pesantren dapat mempertimbangkan pengintegrasian regulasi emosi secara eksplisit dalam desain pedagogis melalui praktik yang terstruktur, terprogram, dan terlegitimasi dalam kehidupan berasrama
<br>Penguatan regulasi emosi menjadi prioritas mendesak dalam penelitian dan praktik pendidikan, khususnya pada lingkungan belajar yang menuntut tingkat disiplin diri, pengendalian emosi, dan adaptasi sosial yang tinggi di kehidupan komunal. Studi ini bertujuan mengeksplorasi praktik pemberian jeda sebagai mekanisme pedagogis yang memediasi proses regulasi emosi anak di pesantren.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp" type="image/webp" length="111462" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-973a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55320-profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-sisw" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55320-profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-sisw" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:e402ae5bf5927c43bff571116d9c191e</id>
	<published>2026-07-20T20:59:39+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T20:59:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="slot jepang" label="slot jepang" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian komparatif mengenai efektivitas program pembiasaan tilawah harian di berbagai tipe madrasah (Tsanawiyah, Aliyah, dan Salafiyah) dengan memperhatikan perbedaan kurikulum dan profil siswa dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang faktor-faktor ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian komparatif mengenai efektivitas program pembiasaan tilawah harian di berbagai tipe madrasah (Tsanawiyah, Aliyah, dan Salafiyah) dengan memperhatikan perbedaan kurikulum dan profil siswa dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang faktor-faktor ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp 1x" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" alt="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp 1x" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" alt="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp 1x" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" alt="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55320-profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-sisw" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" target="_blank">Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah</a>: Penelitian komparatif mengenai efektivitas program pembiasaan tilawah harian di berbagai tipe madrasah (Tsanawiyah, Aliyah, dan Salafiyah) dengan memperhatikan perbedaan kurikulum dan profil siswa dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program. Selain itu, eksperimen intervensi yang mengintegrasikan teknologi digital, seperti aplikasi mobile dengan fitur pelacakan tajwid, dapat dievaluasi untuk menilai peningkatan kelancaran membaca serta motivasi siswa dalam konteks pembiasaan tilawah. Selanjutnya, studi longitudinal yang mengkaji dampak jangka panjang pembiasaan tilawah terhadap perkembangan karakter religius dan literasi QurAoani siswa hingga masuk ke jenjang pendidikan menengah akan memberikan insight tentang keberlanjutan manfaat program dan implikasi kebijakan pendidikan Islam..
<br>Program pembiasaan tilawah harian yang dilaksanakan secara terstruktur di MTs Darul Ulum terbukti meningkatkan kelancaran membaca AlAcQurAoan siswa, terutama pada ketepatan tajwid dan makhraj, dengan peran aktif guru dalam membimbing bacaan.Lingkungan madrasah yang religius dan komitmen guru menjadi faktor pendukung utama, meskipun variasi kemampuan membaca siswa menjadi tantangan.Penelitian selanjutnya disarankan memperluas studi ke beberapa madrasah dengan pendekatan komparatif dan memperkuat triangulasi data untuk mengembangkan model pembiasaan tilawah yang lebih efektif
<br>Pengembangan karakter religius pada siswa madrasah masih menghadapi tantangan, khususnya dalam menumbuhkan kebiasaan membaca dan berinteraksi dengan Al-Qur'an secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan program kebiasaan membaca Al-Qur'an berkontribusi pada pengembangan karakter religius siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melibatkan wawancara dan observasi, sedangkan analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca Al-Qur'an dilakukan secara terstruktur setiap pagi sebelum kelas: membaca Al-Qur'an bersama-sama, dibimbing oleh guru, disertai dengan bimbingan tajwid, dan dengan pemantauan bacaan siswa. Penerapan program ini berkontribusi pada peningkatan kelancaran membaca Al-
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" type="image/webp" length="75290" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55328-dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffm" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55328-dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffm" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:aa813886361598223c93b6b0dc6336f2</id>
	<published>2026-07-20T20:54:40+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T20:54:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="slot jepang" label="slot jepang" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang bagaimana teori Dramaturgi dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial, seperti dalam interaksi antar individu, kelompok, atau bahkan dalam organisasi. Selain itu, dapat juga diteliti bagaimana ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang bagaimana teori Dramaturgi dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial, seperti dalam interaksi antar individu, kelompok, atau bahkan dalam organisasi. Selain itu, dapat juga diteliti bagaimana ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-9efc2.webp" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-9efc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-9efc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-9efc2.webp 1x" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" alt="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp 1x" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" alt="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp 1x" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" alt="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55328-dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffm" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" target="_blank">Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang bagaimana teori Dramaturgi dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial, seperti dalam interaksi antar individu, kelompok, atau bahkan dalam organisasi. Selain itu, dapat juga diteliti bagaimana teori ini dapat digunakan untuk memahami dan menganalisis konflik sosial, rasial, dan dampak represif birokrasi serta industrialisasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana teori Dramaturgi dapat membantu dalam pengembangan kebijakan hukum yang lebih adil dan progresif..
<br>Teori Dramaturgi dapat diterapkan dalam hukum dan memiliki dampak terhadap perkembangan teori dan kebijakan hukum.Teori ini menginspirasi teori hermeneutic hukum, di mana realitas dalam masyarakat perlu ditafsirkan secara pasti.Dalam kehidupan nyata, teori ini memiliki kontradiksi dengan kenyataan bahwa orang tidak mempersiapkan peran mereka secara sengaja.Namun, teori ini juga memiliki kecocokan dengan dunia nyata dalam hal nilai-nilai yang disampaikan.Teori ini juga menyebabkan munculnya positivisme dan normative, di mana individu harus taat pada norma-norma yang bersifat generalis.Kebijakan hukum yang ideal adalah Ius Constituendum, yang menggambarkan keinginan masyarakat secara objektif dan dapat mengantisipasi masa depan
<br>Dalam teori Dramaturgi (Goffman), manusia adalah aktor yang berusaha menggabungkan karakteristik personal dan tujuan kepada orang lain. Teori ini melihat manusia sebagai individu dan masyarakat, dengan kemampuan berpikir yang membedakannya dari binatang. Manusia dapat mempelajari dan mengubah makna serta symbol, melakukan tindakan dan berinteraksi. Teori ini muncul dari ketegangan antara "I dan Me" (gagasan Mead), di mana ada kesenjangan antara diri kita dan diri kita yang tersosialisasi. Pendekatan Dramaturgi berfokus pada bagaimana orang melakukan sesuatu, bukan apa yang mereka lakukan. Kehidupan sosial menurut teori ini mirip dengan pertunjukan drama, di mana individu memainkan peran dengan menggunakan bahasa verbal dan non-verbal serta atribut tertentu.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp" type="image/webp" length="86234" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-9efc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55313-arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelaja" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55313-arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelaja" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:2ccd6dab4fe3ba8487f5d5f99a4b5000</id>
	<published>2026-07-20T20:53:17+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T20:53:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="admi nazra" label="admi nazra" />
	<category term="ahmad alwi" label="ahmad alwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[admi,ahmad,alwi,nazra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas integrasi rumah Baeleo Hena Puan ke dalam kurikulum geometri pada kelas sekolah menengah dengan membandingkan pencapaian akademik dan motivasi siswa antara kelompok yang menggunakan konteks budaya tersebut ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas integrasi rumah Baeleo Hena Puan ke dalam kurikulum geometri pada kelas sekolah menengah dengan membandingkan pencapaian akademik dan motivasi siswa antara kelompok yang menggunakan konteks budaya tersebut ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp 1x" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" alt="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp 1x" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" alt="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-05457.webp" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-05457.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-05457.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-05457.webp 1x" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" alt="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55313-arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelaja" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" target="_blank">Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas integrasi rumah Baeleo Hena Puan ke dalam kurikulum geometri pada kelas sekolah menengah dengan membandingkan pencapaian akademik dan motivasi siswa antara kelompok yang menggunakan konteks budaya tersebut dan kelompok kontrol; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan terhadap rumah tradisional lain di wilayah Maluku untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan pola geometris serta mengembangkan modul pembelajaran yang lebih variatif; terakhir, pengembangan media pembelajaran digital interaktif berbasis model tigaAcdimensi rumah tradisional ini dapat dievaluasi dampaknya terhadap kemampuan penalaran spasial siswa, sehingga memberikan wawasan tentang potensi teknologi dalam memperkuat pembelajaran etnomatematika..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa rumah tradisional Baeleo Hena Puan mengandung berbagai konsep geometri, baik duaAcdimensi maupun tigaAcdimensi, yang mencerminkan pengetahuan matematika yang berkembang dalam konteks budaya lokal.Pola pengulangan dan simetri yang teridentifikasi mengindikasikan prinsip keteraturan dan keseimbangan yang menjadi bagian dari aktivitas matematika manusia dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.Penggunaan rumah tradisional tersebut sebagai konteks pembelajaran matematika dapat menjembatani konsep geometri formal dengan pengalaman budaya siswa, sehingga meningkatkan pemahaman konseptual dan menjadikan pembelajaran lebih kontekstual serta inklusif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep geometri yang tertanam dalam rumah tradisional Baeleo Hena Puan sebagai konteks pembelajaran matematika berbasis etnomatematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif eksploratori melalui analisis visual terhadap struktur arsitektur rumah tradisional tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa rumah tradisional Baeleo Hena Puan mengandung beragam konsep geometri, meliputi bentuk dua dimensi seperti persegi panjang, segitiga, dan trapesium, serta bentuk tiga dimensi berupa prisma persegi panjang dan prisma segitiga. Selain itu, pola pengulangan dan simetri refleksional teridentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp" type="image/webp" length="188270" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-05457.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1173-uiad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5771-jtmt-journal-tadris-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mediatizing Islam for the Deaf Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mediatizing Islam for the Deaf Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mediatizing Islam for the Deaf Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55329-adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-agam" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55329-adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-agam" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:b6bd7b0a8cd2d07bc6fe2a565983212d</id>
	<published>2026-07-20T20:44:36+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T20:44:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="qolam malang" label="qolam malang" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="pola akurat" label="pola akurat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana budaya dan stigma negatif mempengaruhi kehidupan orang tuli, khususnya dalam konteks akses ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana budaya dan stigma negatif mempengaruhi kehidupan orang tuli, khususnya dalam konteks akses ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-26d0e.webp" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-26d0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-26d0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-26d0e.webp 1x" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" alt="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp 1x" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" alt="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-e7d7d.webp" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-e7d7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-e7d7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-e7d7d.webp 1x" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" alt="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55329-adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-agam" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" target="_blank">Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana budaya dan stigma negatif mempengaruhi kehidupan orang tuli, khususnya dalam konteks akses agama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara untuk mengatasi stigma dan mempromosikan inklusi dalam masyarakat. Kedua, penelitian tentang strategi memediatisasi yang efektif untuk menyampaikan ajaran agama Islam kepada orang tuli dapat dilakukan. Ini dapat mencakup pengembangan metode dan materi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan orang tuli. Ketiga, penting untuk menyelidiki peran organisasi berbasis komunitas Islam dalam memediatisasi ajaran agama Islam untuk orang tuli. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana organisasi-organisasi ini dapat bekerja sama dengan pihak-pihak lain, seperti pemerintah dan lembaga pendidikan, untuk meningkatkan akses dan pemahaman agama bagi orang tuli. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada upaya untuk mengatasi hambatan dan meningkatkan akses agama bagi orang tuli di Jawa Timur..
<br>Kondisi fisik orang tuli yang tampaknya jinak sebenarnya mengandung masalah yang signifikan.akses yang terganggu dalam menyampaikan dan menerima ajaran agama.Inilah tempat memediatisasi ajaran agama Islam menjadi sangat penting sehingga orang tuli dapat belajar, memahami, dan menerapkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.Menerapkan memediatisasi ajaran agama Islam memerlukan kesiapan semua pihak yang terlibat.Secara praktis, implementasi tergantung pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.Penelitian ini terbatas pada memediatisasi ajaran agama Islam untuk orang tuli dan tidak secara khusus membahas praktiknya belajar agama Islam, implementasinya di berbagai institusi pendidikan, dan dinamika sosiologis kehidupan sehari-hari.Dimensi-dimensi ini saling terhubung dan mempengaruhi satu sama lain.Namun, temuan penelitian ini memberikan informasi penting tentang realitas orang tuli dan hubungannya dengan pemahaman dan implementasi ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari
<br>Orang tuli menghadapi tantangan serius dalam konteks belajar agama Islam. Pengajaran agama Islam yang tidak tepat menyebabkan pemahaman yang tidak lengkap tentang ajaran yang harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa kasus, pemahaman yang tidak lengkap ini menyebabkan perilaku yang tidak tepat atau bahkan bertentangan dengan ajaran agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang dihadapi oleh orang tuli dan strategi untuk memediatisasi ajaran agama Islam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp" type="image/webp" length="126058" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-26d0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-e7d7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics Science and Arts Using a Construct Centered Design Approach and Partial Credit Model Analysis for Senior High School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics Science and Arts Using a Construct Centered Design Approach and Partial Credit Model Analysis for Senior High School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics Science and Arts Using a Construct Centered Design Approach and Partial Credit Model Analysis for Senior High School ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55310-literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55310-literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:d6e5f559d9167605422c5c94e0928c7a</id>
	<published>2026-07-20T20:33:01+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T20:33:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="admi nazra" label="admi nazra" />
	<category term="ahmad alwi" label="ahmad alwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[admi,ahmad,alwi,nazra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan dan validasi instrumen literasi interdisipliner yang lebih komprehensif. Penelitian ini dapat melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, serta ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan dan validasi instrumen literasi interdisipliner yang lebih komprehensif. Penelitian ini dapat melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, serta ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp 1x" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" alt="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-13fe8.webp" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-13fe8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-13fe8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-13fe8.webp 1x" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" alt="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp 1x" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" alt="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55310-literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" target="_blank">Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan dan validasi instrumen literasi interdisipliner yang lebih komprehensif. Penelitian ini dapat melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, serta mencakup berbagai topik dan tingkat kesulitan dalam matematika, sains, dan seni. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengintegrasikan teknologi dalam pengembangan instrumen, seperti penggunaan platform online atau aplikasi mobile untuk memfasilitasi pengumpulan data dan analisis. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi efektivitas instrumen dalam mengukur literasi interdisipliner siswa di berbagai konteks pembelajaran, termasuk pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran berbasis proyek. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan penilaian literasi interdisipliner dan mendukung pembelajaran STEAM yang lebih efektif di tingkat sekolah menengah atas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen literasi interdisipliner yang dikembangkan melalui Construct-Centered Design menunjukkan validitas konten yang sangat tinggi, memenuhi asumsi IRT, dan memiliki sifat psikometrik yang kuat berdasarkan analisis Partial Credit Model.Instrumen ini cocok untuk menilai penalaran terintegrasi siswa dalam Matematika, Sains, dan Seni.Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan pengujian lapangan berskala besar untuk meningkatkan stabilitas parameter dan memeriksa keterapan instrumen di berbagai populasi siswa
<br>Penekanan yang semakin besar pada literasi interdisipliner dalam pendidikan yang berorientasi STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) menunjukkan kebutuhan akan instrumen penilaian yang dapat mengukur kemampuan siswa untuk mengintegrasikan penalaran matematika, ilmiah, dan seni. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kualitas instrumen penilaian literasi interdisipliner untuk siswa sekolah menengah atas menggunakan kerangka Construct-Centered Design (CCD) dan analisis Item Response Theory (IRT). Desain penelitian kuantitatif dengan pilot study digunakan, dengan fokus pada pengembangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp" type="image/webp" length="111894" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-13fe8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1173-uiad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5771-jtmt-journal-tadris-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ How Does an Introverted Personality Affect Students Writing Abilities ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ How Does an Introverted Personality Affect Students Writing Abilities ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ How Does an Introverted Personality Affect Students Writing Abilities ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55312-faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-ma" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55312-faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-ma" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:23b31cc8e50ab2acbeb72b160a121ce7</id>
	<published>2026-07-20T20:31:39+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T20:31:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="friend fraud" label="friend fraud" />
	<category term="awareness ai" label="awareness ai" />
	<category term="janis irma j" label="janis irma j" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,awareness,fraud,friend,irma,j,janis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara siswa introvert dan ekstrovert dalam hal kemampuan menulis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut perbedaan-perbedaan dalam proses penulisan antara kedua kelompok tersebut, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara siswa introvert dan ekstrovert dalam hal kemampuan menulis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut perbedaan-perbedaan dalam proses penulisan antara kedua kelompok tersebut, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-a2351.webp" title="JURIS - How Does an Introverted Personality Affect Students&#039; Writing Abilities?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-a2351.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-a2351.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-a2351.webp 1x" title="JURIS - How Does an Introverted Personality Affect Students&#039; Writing Abilities?" alt="JURIS - How Does an Introverted Personality Affect Students&#039; Writing Abilities?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-672dc.webp" title="JURIS - How Does an Introverted Personality Affect Students&#039; Writing Abilities?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-672dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-672dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-672dc.webp 1x" title="JURIS - How Does an Introverted Personality Affect Students&#039; Writing Abilities?" alt="JURIS - How Does an Introverted Personality Affect Students&#039; Writing Abilities?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55312-faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-ma" title="JURIS - How Does an Introverted Personality Affect Students&#039; Writing Abilities?" target="_blank">How Does an Introverted Personality Affect Students' Writing Abilities?</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara siswa introvert dan ekstrovert dalam hal kemampuan menulis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut perbedaan-perbedaan dalam proses penulisan antara kedua kelompok tersebut, serta strategi-strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa introvert. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki peran lingkungan belajar dan metode pengajaran dalam mempengaruhi kemampuan menulis siswa introvert, serta bagaimana strategi-strategi pengajaran dapat disesuaikan untuk mengakomodasi kebutuhan siswa introvert. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kebiasaan membaca dan menulis pada kemampuan menulis siswa introvert, serta bagaimana kebiasaan ini dapat dikembangkan dan dipertahankan untuk meningkatkan kemampuan menulis mereka..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, makalah ini melaporkan bahwa tidak ada pengaruh khusus antara kepribadian introvert siswa dan kemampuan menulis mereka.Namun, siswa dengan kepribadian introvert cenderung memiliki kemampuan menulis yang baik karena kebiasaan mereka.Dengan membaca banyak, siswa memiliki kosakata yang lebih luas dan dapat menggunakannya saat menulis.Selain itu, dengan sering mengekspresikan pikiran mereka melalui tulisan, siswa akan lebih mudah menentukan alur tulisan mereka.Dapat disimpulkan bahwa setiap siswa yang memiliki kepribadian introvert tidak tentu memiliki kemampuan menulis yang baik
<br>Kepribadian dianggap sebagai salah satu faktor internal yang berdampak pada kemampuan siswa dalam belajar bahasa. Penelitian ini mengeksplorasi dampak tipe kepribadian terhadap kemampuan menulis bahasa Inggris mereka, dengan fokus pada Introvert. Tes ini bertujuan untuk obyektivitas, kejelasan, dan presisi, dengan catatan formal dan kepatuhan terhadap struktur akademik konvensional dan aturan tata bahasa. Deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Kelas Menulis Pendidikan Bahasa Inggris Semester VII Tahun Pelajaran 2022/2023 Universitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-a2351.webp" type="image/webp" length="89764" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-a2351.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/faktor-internal-siswa-mahasiswa-kelas-statistik-se-thumb-672dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1173-uiad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5774-jle-journal-literate-english-education-study-program.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Al GhazAl on Reason Legal and Sufism Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Al GhazAl on Reason Legal and Sufism Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Al GhazAl on Reason Legal and Sufism Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55323-ekonomi-islam-modern-etika-sosial-mode" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55323-ekonomi-islam-modern-etika-sosial-mode" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:f434fd796a40037edd238d1dac98b7b8</id>
	<published>2026-07-20T20:15:48+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T20:15:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="qolam malang" label="qolam malang" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="pola akurat" label="pola akurat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang mendalam terhadap pemikiran Al-GhazAl, penelitian ini mengusulkan tiga arah penelitian lanjutan yang dapat membuka jalan bagi rekonstruksi epistemologi hukum Islam yang lebih progresif dan humanistik. Pertama, penelitian dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang mendalam terhadap pemikiran Al-GhazAl, penelitian ini mengusulkan tiga arah penelitian lanjutan yang dapat membuka jalan bagi rekonstruksi epistemologi hukum Islam yang lebih progresif dan humanistik. Pertama, penelitian dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp 1x" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" alt="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp 1x" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" alt="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-9adbc.webp" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-9adbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-9adbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-9adbc.webp 1x" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" alt="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55323-ekonomi-islam-modern-etika-sosial-mode" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" target="_blank">Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity</a>: Berdasarkan analisis yang mendalam terhadap pemikiran Al-GhazAl, penelitian ini mengusulkan tiga arah penelitian lanjutan yang dapat membuka jalan bagi rekonstruksi epistemologi hukum Islam yang lebih progresif dan humanistik. Pertama, penelitian dapat berfokus pada transformasi paradigma bayAn, yang saat ini cenderung terperangkap dalam formalisme tekstual, menjadi pendekatan yang lebih berorientasi pada maqAid. Ini akan memungkinkan interpretasi teks yang lebih fleksibel dan adaptif, yang sesuai dengan perubahan sosial. Kedua, emansipasi penalaran burhAn harus menjadi prioritas. Penalaran rasional-ilmiah harus menjadi instrumen utama dalam menghadapi tantangan kontemporer seperti bioetika, ekonomi digital, krisis ekologi, dan kecerdasan buatan (AI). Epistemologi hukum Islam harus terlibat dalam dialog serius dengan sains modern, filsafat kritis, dan teori sosial kontemporer. Ketiga, humanisasi dimensi AoirfAn harus memposisikan tradisi ini sebagai dasar etika sosial transformasional. Kesadaran dalam tidak lagi dipahami sebagai pengalaman mistis elit, tetapi sebagai kekuatan moral untuk keadilan sosial, keberlanjutan ekologis, dan pembebasan manusia dari struktur penindasan. Melalui kerangka kerja ini, hukum Islam dapat berkontribusi pada tatanan normatif global yang menjamin keadilan, keamanan, dan pemberdayaan pekerja wanita..
<br>Melalui sintesis bayAn, burhAn, dan AoirfAn, Al-Ghazali maju dengan epistemologi integratif yang menolak fragmentasi penalaran.Dia menggunakan mode bayAn saat membahas masalah yang erat kaitannya dengan hukum Islam (fiqh) dan ul al-fiqh, terutama dalam menafsirkan teks skriptural.Mode burhAn berfungsi untuk memperkuat argumen logis dan filosofis, sedangkan mode AoirfAn mengungkapkan dimensi dalam, spiritual dari yurisprudensi dan Sufisme.Ketiga mode ini tidak membentuk hierarki kaku.sebaliknya, mereka membentuk jaringan epistemis yang saling terhubung yang saling mendukung satu sama lain.Warisan intelektual Al-GhazAl, bagaimanapun, tidak terbatas pada periode abad pertengahan.Sebaliknya, ia menantang dunia modern - ditandai oleh rasionalitas kritis, sains empiris, dan kompleksitas sosial - untuk melakukan artikulasi yang diperbarui.Dengan demikian, rekonstruksi epistemologi hukumnya dapat dibaca sebagai agenda metodologis yang membuka dialog dengan realitas global.Emansipasi penalaran burhAn menempatkan rasionalitas kritis dan sains empiris sebagai mitra dalam ijtihAd.humanisasi dimensi AoirfAn mengubah spiritualitas menjadi kekuatan etis untuk keadilan sosial dan keberlanjutan.dan transformasi paradigma bayAn menafsirkan teks melalui pendekatan maqAid-oriented dan kontekstual.Melalui sintesis ini, hukum Islam melampaui formalisme hukum menuju etika hukum humanistik dan transformasional.Ia berfungsi tidak hanya sebagai sistem normatif yang mengikat secara internal, tetapi juga sebagai epistemologi hukum alternatif yang mengintegrasikan teks, penalaran, dan spiritualitas dalam merespons kompleksitas modernitas global
<br>Artikel ini memeriksa rekonstruksi epistemologi integratif al-GhazAl tentang hukum Islam melalui penelitian pustaka kualitatif, menggunakan IuyAAo AoUlm al-Dn sebagai teks utama dan menerapkan kerangka kerja epistemologis bayAn, burhAn, dan AoirfAn. Studi ini mengungkapkan bahwa al-GhazAl secara konsisten mengintegrasikan etika Sufi dan logika burhAn ke dalam diskursus fiqh, mengungkap makna dalam di balik struktur formal hukum. Sinergi antara penalaran bayAn (skriptural-normatif), penalaran burhAn (rasional-filsafat), dan penalaran AoirfAn (mistis-intuisi) menghasilkan konstruksi epistemologis integral fiqh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp" type="image/webp" length="106778" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-9adbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village Konawe Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village Konawe Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village Konawe Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55315-jaringan-sosial-modal-siswa-peran-ge" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55315-jaringan-sosial-modal-siswa-peran-ge" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:e69a08a07d0ac4c6138f30d198b04d55</id>
	<published>2026-07-20T20:15:00+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T20:15:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="corn farmers" label="corn farmers" />
	<category term="joko susanto" label="joko susanto" />
	<category term="teta wismar" label="teta wismar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[corn,farmers,joko,susanto,teta,wismar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas desa, wilayah, atau komoditas untuk menyelidiki secara lebih komprehensif bagaimana modal sosial berinteraksi dengan stabilitas pendapatan, diversifikasi mata pencaharian, asuransi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas desa, wilayah, atau komoditas untuk menyelidiki secara lebih komprehensif bagaimana modal sosial berinteraksi dengan stabilitas pendapatan, diversifikasi mata pencaharian, asuransi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-1d816.webp" title="JURIS - Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-1d816.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-1d816.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-1d816.webp 1x" title="JURIS - Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency" alt="JURIS - Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-cf646.webp" title="JURIS - Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-cf646.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-cf646.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-cf646.webp 1x" title="JURIS - Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency" alt="JURIS - Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-27f1d.webp" title="JURIS - Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-27f1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-27f1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-27f1d.webp 1x" title="JURIS - Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency" alt="JURIS - Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55315-jaringan-sosial-modal-siswa-peran-ge" title="JURIS - Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency" target="_blank">Corn FarmersAo Resilience to Crop Failure through Social Capital in Karandu Village, Konawe Regency</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas desa, wilayah, atau komoditas untuk menyelidiki secara lebih komprehensif bagaimana modal sosial berinteraksi dengan stabilitas pendapatan, diversifikasi mata pencaharian, asuransi pertanian, platform pemasaran digital, dan program manajemen risiko formal. Selain itu, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memahami dinamika tahun ke tahun kegagalan panen dan ketahanan petani. Studi ini juga dapat diperluas untuk menyelidiki peran gender dan kelompok rentan dalam membangun ketahanan pertanian, serta dampak ketahanan petani terhadap stabilitas ekonomi dan sosial komunitas pedesaan yang lebih luas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketahanan petani jagung di Desa Karandu dibentuk tidak hanya oleh praktik budidaya teknis, tetapi juga oleh kekuatan modal sosial yang tertanam dalam aktivitas pertanian sehari-hari mereka.Ketahanan petani jagung di Desa Karandu didukung oleh tiga bentuk modal sosial.modal sosial bonding yang tercermin dalam ikatan kekeluargaan, dukungan tetangga, dan solidaritas kelompok tani.modal sosial bridging yang muncul dalam hubungan jangka panjang dengan kolektor dan pedagang, yang menyediakan akses ke kredit informal, informasi pasar, dan pengaturan pembayaran yang fleksibel.dan modal sosial linking yang terlihat dalam hubungan vertikal dengan pemerintah desa, penyuluh, dan institusi pertanian, yang menyediakan bantuan teknis, benih subsidi, program pengendalian hama, dan dukungan infrastruktur.Temuan ini menunjukkan bahwa ketahanan petani jagung di Desa Karandu dibangun melalui kombinasi solidaritas sosial, kerjasama ekonomi, dan dukungan institusional.Intervensi teknis tetap penting, tetapi menjadi lebih efektif ketika tertanam dalam jaringan sosial yang kuat
<br>Petani jagung di Desa Karandu, Kabupaten Konawe, berulang kali mengalami kegagalan panen akibat serangan hama, kekeringan, banjir, dan kondisi iklim yang tidak menentu, yang mengancam stabilitas ekonomi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana modal sosial mendukung ketahanan petani dalam menghadapi kegagalan panen, dengan fokus pada modal sosial bonding, bridging, dan linking. Desain penelitian kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan 12 informan yang dipilih secara purposive, terdiri dari delapan petani jagung, dua kolektor, kepala desa, dan satu petugas penyuluh pertanian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen, dan dianalisis menggunakan model interaktif yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-27f1d.webp" type="image/webp" length="149722" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-1d816.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-cf646.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/jaringan-sosial-modal-siswa-peran-gender-ekonomi-r-thumb-27f1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-765-rcsdevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2724-aplikatif-journal-research-trends-social-sciences-humanities.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hadith Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hadith Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hadith Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55321-kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55321-kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:9c72700f2467873966e523bce3a7c5e4</id>
	<published>2026-07-20T20:11:54+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T20:11:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="slot jepang" label="slot jepang" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi integrasi pembelajaran hadis secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan Islam dengan pendidikan lingkungan. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi integrasi pembelajaran hadis secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan Islam dengan pendidikan lingkungan. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp 1x" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" alt="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-2e18e.webp" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-2e18e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-2e18e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-2e18e.webp 1x" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" alt="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp 1x" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" alt="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55321-kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" target="_blank">Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi integrasi pembelajaran hadis secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan Islam dengan pendidikan lingkungan. Kedua, penelitian komparatif di berbagai pesantren atau institusi pendidikan dapat dilakukan untuk menentukan efektivitas pendekatan pendidikan berbasis hadis dalam membangun kesadaran ekologis yang lebih luas dan berkelanjutan di antara santri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model pendidikan ekologis yang holistik dan integratif di pesantren, yang menggabungkan nilai-nilai Islam, praktik ramah lingkungan, dan pendekatan ecoliterasi dalam sistem pendidikan dan kehidupan sehari-hari santri. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya memperkuat kesadaran ekologis di kalangan santri dan masyarakat luas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman santri tentang hadis penanaman pohon di Pesantren Ibnu Jauzy masih terbatas.Namun, nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam hadis telah terealisasi dalam kehidupan sehari-hari santri melalui berbagai aktivitas, seperti gerakan penghijauan di sekitar pesantren, pembuatan lubang biopori yang menghasilkan pupuk organik, dan penggunaan sisa makanan sebagai pakan ikan.Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun pemahaman konsepual santri masih perlu diperkuat, kesadaran ekologis mereka telah tercermin dalam tindakan konkret yang mendukung pelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam.Untuk itu, penelitian lebih lanjut disarankan untuk memeriksa strategi integrasi pembelajaran hadis secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan Islam dengan pendidikan lingkungan.Selain itu, penelitian komparatif di berbagai pesantren atau institusi pendidikan penting untuk menentukan efektivitas pendekatan pendidikan berbasis hadis dalam membangun kesadaran ekologis yang lebih luas dan berkelanjutan di antara santri
<br>Degradasi lingkungan telah menjadi masalah global yang mendesak, sehingga lembaga pendidikan agama perlu berperan lebih aktif dalam menumbuhkan tanggung jawab ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna istilah santri dalam hadis tentang penanaman pohon dan implikasinya terhadap kesadaran ekologis di Pesantren Ibnu Jauzy di Bogor. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan fenomenologis, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif santri dalam memahami nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam hadis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp" type="image/webp" length="106912" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-2e18e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content Based Filtering dengan Sistem Notifikasi untuk Keluarga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content Based Filtering dengan Sistem Notifikasi untuk Keluarga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content Based Filtering dengan Sistem Notifikasi untuk Keluarga ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55311-populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55311-populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:2d4ff020e6868e61bebadcddd97b9ee8</id>
	<published>2026-07-20T19:52:02+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T19:52:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi pendekatan hybrid antara Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering untuk meningkatkan akurasi rekomendasi, khususnya pada pengguna baru yang mengalami masalah coldAcstart dan pada kondisi kesehatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi pendekatan hybrid antara Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering untuk meningkatkan akurasi rekomendasi, khususnya pada pengguna baru yang mengalami masalah coldAcstart dan pada kondisi kesehatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-d2503.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-d2503.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-d2503.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-d2503.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55311-populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" target="_blank">Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi pendekatan hybrid antara Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering untuk meningkatkan akurasi rekomendasi, khususnya pada pengguna baru yang mengalami masalah coldAcstart dan pada kondisi kesehatan yang lebih beragam; selanjutnya, penting untuk menguji performa dan kegunaan sistem di daerah pedesaan atau lingkungan dengan sumber daya terbatas, termasuk penerapan sensor IoT biaya rendah yang memungkinkan pemantauan vital secara terusAcmenerus serta mengurangi beban teknis bagi pengguna; terakhir, studi longitudinal yang memantau dampak penggunaan aplikasi terhadap hasil klinis lansia selama periode yang lebih panjang dapat memberikan gambaran tentang perubahan indikator kesehatan, tingkat kepatuhan, dan beban kerja keluarga, sehingga dapat menilai manfaat nyata aplikasi dalam meningkatkan kualitas hidup dan mengidentifikasi area perbaikan lebih lanjut..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem terintegrasi yang mengatasi tiga permasalahan utama pemantauan kesehatan lansia, yaitu kurangnya mekanisme pemantauan jarak jauh, rekomendasi yang tidak sesuai dengan kondisi individu, serta pencatatan data vital yang tidak terstruktur di tingkat puskesmas.Sistem berbasis Content-Based Filtering dengan notifikasi real-time menunjukkan keberhasilan 100% pada 45 skenario pengujian, menghasilkan rekomendasi klinis dengan F1AcScore 80,7% dan skor SUS 75,9, serta mampu mengirimkan peringatan darurat dengan latensi rataAcrata 1,3 detik.Hasil tersebut membuktikan bahwa pendekatan ini layak secara teknis, dapat diterima pengguna, dan relevan klinis, sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut melalui integrasi Collaborative Filtering dan perluasan cakupan pada populasi lansia dengan kondisi degeneratif yang beragam
<br>Pertumbuhan populasi lansia di Indonesia terus meningkat secara signifikan, namun aksesibilitas layanan kesehatan yang memadai masih menjadi tantangan utama yang belum terselesaikan. Kondisi ini diperparah oleh minimnya pemantauan berkelanjutan serta keterbatasan keluarga dalam mendeteksi perubahan kondisi kesehatan lansia secara dini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi berbasis web dan mobile yang mengintegrasikan fitur pemantauan kesehatan lansia secara real-time dengan sistem rekomendasi kesehatan menggunakan metode Content-Based Filtering (CBF), serta dilengkapi sistem notifikasi otomatis untuk anggota keluarga sebagai upaya meningkatkan responsivitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp" type="image/webp" length="195574" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-d2503.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1914-grahamitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9495-jurnal-ilmu-komputer-teknologi-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55308-kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55308-kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:3100b89acb90444b129678290b6ff420</id>
	<published>2026-07-20T19:19:27+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T19:19:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="legible mind" label="legible mind" />
	<category term="brain drain" label="brain drain" />
	<itunes:keywords><![CDATA[brain,drain,legible,mind]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang menghambat pengembangan pertanian agroturisme di kawasan Amerika Latin melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi kesenjangan kebijakan serta potensi sinergi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang menghambat pengembangan pertanian agroturisme di kawasan Amerika Latin melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi kesenjangan kebijakan serta potensi sinergi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp 1x" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" alt="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-3ab38.webp" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-3ab38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-3ab38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-3ab38.webp 1x" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" alt="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp 1x" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" alt="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55308-kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" target="_blank">Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang menghambat pengembangan pertanian agroturisme di kawasan Amerika Latin melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi kesenjangan kebijakan serta potensi sinergi lintas sektoral; selanjutnya, studi komparatif antara negaraAcnegara Eurasia dan Amerika dapat mengevaluasi efektivitas kolaborasi internasional dalam meningkatkan produktivitas penulis dan visibilitas penelitian agroturisme, dengan menggunakan metrik bibliometrik lanjutan dan analisis jaringan kolaborasi; terakhir, penelitian eksperimental dapat menguji dampak intervensi kebijakan publik yang menargetkan peningkatan kapasitas pertanian agroturisme, seperti program pelatihan, insentif fiskal, dan dukungan pemasaran, untuk menilai kontribusinya terhadap diversifikasi usaha pertanian, regenerasi sosial, dan keberlanjutan lingkungan, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti bagi pengembangan wilayah secara holistik..
<br>Studi bibliometrik ini mengidentifikasi produksi ilmiah global tentang agroturisme serta menyoroti rendahnya produktivitas penulis dan konsentrasi geografis pada negaraAcnegara Eurasia, sementara kontribusi Amerika masih kurang dikenal.Analisis menunjukkan bahwa agroturisme merupakan elemen penting dalam sektor pertanian yang terkait erat dengan pariwisata dan berpotensi meningkatkan pembangunan berkelanjutan secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.Selain itu, pertanian agroturisme menjadi faktor pembeda utama dibandingkan dengan bentuk pariwisata alternatif lainnya, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut mengenai hambatan dan kebijakan publik yang dapat mendukung inovasi, daya saing, serta pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan yang ramah lingkungan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tren dan kondisi terkini agroturisme serta peran pertanian agroturisme di dalamnya melalui studi bibliometrik sejak awal hingga tahun 2023. Data yang digunakan berasal dari basis data Scopus, dengan metode teoretis analisisAcsintesis dan pendekatan historisAclogis, serta metode empiris berupa observasi ilmiah, wawancara tidak terstruktur, dan triangulasi sumber serta metode. Hasilnya mengidentifikasi tren, keteraturan, dan hubungan dalam fenomena yang diteliti, serta merumuskan kesimpulan. Dari 101 jurnal yang memuat manajemen pariwisata, ditemukan 287 artikel tentang agroturisme, tujuh di antaranya secara khusus membahas pertanian agroturisme. Kajian ini menunjukkan kurangnya analisis terhadap pertanian agroturisme sebagai elemen khas moda pariwisata ini dan kontribusinya terhadap pembangunan teritorial. Temuan penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp" type="image/webp" length="80070" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-3ab38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-763-bircu-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2720-budapest-international-research-critics-institute-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Beyond Pedagogical Formalism Implementing the Islamization of Science within the Pesantren Based Higher Education Ecosystem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Beyond Pedagogical Formalism Implementing the Islamization of Science within the Pesantren Based Higher Education Ecosystem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Beyond Pedagogical Formalism Implementing the Islamization of Science within the Pesantren Based Higher Education Ecosystem ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55317-agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-isl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55317-agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-isl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:4ad8f9be63bc146cd748f416d1d52888</id>
	<published>2026-07-20T19:14:33+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T19:14:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="slot jepang" label="slot jepang" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan alat penilaian afektif-perilaku: Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode penilaian yang dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan alat penilaian afektif-perilaku: Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode penilaian yang dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-39c20.webp" title="JURIS - Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-39c20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-39c20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-39c20.webp 1x" title="JURIS - Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem" alt="JURIS - Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-b040d.webp" title="JURIS - Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-b040d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-b040d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-b040d.webp 1x" title="JURIS - Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem" alt="JURIS - Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-e87c2.webp" title="JURIS - Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-e87c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-e87c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-e87c2.webp 1x" title="JURIS - Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem" alt="JURIS - Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55317-agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-isl" title="JURIS - Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem" target="_blank">Beyond Pedagogical Formalism: Implementing the Islamization of Science within the Pesantren-Based Higher Education Ecosystem</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan alat penilaian afektif-perilaku: Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode penilaian yang dapat mengukur dimensi afektif dan psikomotor dalam pendidikan tinggi Islam. Alat penilaian ini dapat membantu mengidentifikasi kesenjangan antara pemahaman kognitif dan perilaku etis mahasiswa, serta memberikan umpan balik yang lebih komprehensif kepada institusi dan dosen.2. Studi institusional komparatif: Melakukan studi komparatif antara institusi pendidikan tinggi Islam yang telah menerapkan program Islamisasi Ilmu Pengetahuan dapat memberikan wawasan berharga tentang praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi strategi yang efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum dan budaya institusi.3. Efektivitas bimbingan holistik: Meneliti peran bimbingan holistik dalam internalisasi nilai-nilai Islam di antara mahasiswa. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana bimbingan yang diberikan oleh dosen dan mentor dapat mempengaruhi perilaku etis dan profesional mahasiswa, serta bagaimana bimbingan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi mahasiswa di berbagai disiplin ilmu.Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam, memastikan bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga diinternalisasi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa..
<br>Studi ini telah memeriksa implementasi program IoS di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, mengeksplorasi bagaimana integrasi nilai-nilai Islam ke dalam disiplin agama dan sekuler berkontribusi terhadap pengembangan lulusan yang seimbang secara moral dan intelektual.Temuan menunjukkan bahwa meskipun UNIDA Gontor telah membuat kemajuan signifikan dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam ke dalam kurikulumnya di berbagai bidang, tantangan tetap ada dalam memastikan internalisasi nilai-nilai tersebut di antara mahasiswa, terutama dalam domain afektif dan psikomotor.Secara filosofis, Islamisasi Pengetahuan di UNIDA Gontor berakar pada pemikiran al-Attas dan al-Faruqi tentang integrasi aspek intelektual dan moral.Namun, implementasinya di ekosistem pesantren mengungkapkan kesenjangan antara penguasaan kognitif dan habituasi nilai dalam praktik profesional mahasiswa.Tantangan ini menekankan bahwa Islamisasi tidak boleh berhenti pada adopsi kerangka teoritis global, tetapi memerlukan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman melalui bimbingan holistik yang dapat mengubah nilai-nilai Islam menjadi perilaku autentik.Dengan demikian, kesuksesan Islamisasi Pengetahuan di UNIDA Gontor tidak lagi sekadar teoritis, tetapi telah menjadi model integrasi sistematis yang menggabungkan tradisi pesantren dengan ketelitian akademik modern.Selain itu, peran fakultas dan administrasi sangat penting dalam mendukung IoS.Keterlibatan fakultas, pengembangan profesional berkelanjutan, dan dukungan institusional adalah kunci keberhasilan program jangka panjang.Temuan menunjukkan bahwa investasi lebih lanjut di bidang-bidang ini akan sangat penting untuk menyempurnakan dan memperluas dampak program.Penelitian masa depan harus memeriksa efek jangka panjang IoS pada kehidupan profesional dan pribadi lulusan, dan membandingkan program di UNIDA Gontor dengan inisiatif serupa di institusi Islam lainnya.Dengan mengatasi tantangan yang diidentifikasi dalam studi ini dan memanfaatkan praktik terbaik, UNIDA Gontor dapat melanjutkan misinya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga bertanggung jawab secara etis dan terlibat secara sosial
<br>Islamisasi Ilmu Pengetahuan (IoS) membahas krisis epistemologis yang disebabkan oleh paradigma ilmiah sekuler yang memisahkan pengetahuan dari nilai-nilai spiritual. Studi ini bertujuan untuk mengkarakterisasi pilar struktural dan hasil implementasi program IoS yang terinstitusionalisasi. Dengan menggunakan studi kasus kualitatif di Universitas Darussalam Gontor, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan mengungkapkan tiga pilar empiris implementasi: pertama, kurikulum yang mengintegrasikan Sunnatullah dalam ilmu alam dan Maqasid al-ShariAoah dalam ilmu sosial; kedua, metodologi pengajaran yang berpusat pada "de-westernisasi,"...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-39c20.webp" type="image/webp" length="110522" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-39c20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-b040d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/agama-studi-komparatif-prinsip-islam-institusi-nil-thumb-e87c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Extension of Fuzzy N Soft Sets for Grouped Object Decision Making ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Extension of Fuzzy N Soft Sets for Grouped Object Decision Making ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Extension of Fuzzy N Soft Sets for Grouped Object Decision Making ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55309-fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55309-fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-20:2ec752c3514cf6169d3eeefb7d9d4df5</id>
	<published>2026-07-20T19:11:42+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T19:11:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="admi nazra" label="admi nazra" />
	<category term="ahmad alwi" label="ahmad alwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[admi,ahmad,alwi,nazra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sifat-sifat teoretis kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok, seperti aksioma, kekonsistenan, dan monotoni, untuk memperkuat dasar matematisnya; selanjutnya, diperlukan pengembangan algoritma komputasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sifat-sifat teoretis kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok, seperti aksioma, kekonsistenan, dan monotoni, untuk memperkuat dasar matematisnya; selanjutnya, diperlukan pengembangan algoritma komputasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp 1x" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" alt="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-437c6.webp" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-437c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-437c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-437c6.webp 1x" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" alt="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-8bf96.webp" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-8bf96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-8bf96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-8bf96.webp 1x" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" alt="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55309-fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" target="_blank">An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sifat-sifat teoretis kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok, seperti aksioma, kekonsistenan, dan monotoni, untuk memperkuat dasar matematisnya; selanjutnya, diperlukan pengembangan algoritma komputasi yang efisien dan evaluasi kinerjanya pada dataset pendidikan nyata yang berukuran besar, guna membandingkan akurasi dan kecepatan dengan model keputusan lainnya; terakhir, adaptasi kerangka ini pada konteks pengambilan keputusan multiAckriteria di bidang kesehatan, khususnya diagnosis penyakit dengan data pasien yang terkelompok dan mengandung ketidakpastian, dapat membuka peluang aplikasi praktis yang signifikan..
<br>Penelitian ini memperkenalkan kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok dengan mengintegrasikan fuzzy N-soft set, strait fuzzy set, dan strait soft set, sehingga memungkinkan representasi dan evaluasi pada tingkat kelompok sambil mempertahankan informasi keanggotaan fuzzy serta peringkat grade.Melalui studi kasus penilaian kinerja mahasiswa, kerangka tersebut berhasil mengklasifikasikan objek ke dalam kelompok berdasarkan kategori grade dan interval keanggotaan, serta mengidentifikasi kelompok dominan menggunakan prosedur keputusan berbasis skor, dimana kelompok VI1_2 memperoleh skor tertinggi.Kedepannya, penelitian dapat memperdalam sifat teoretis model ini dan mengeksplorasi aplikasinya pada bidang pendidikan, pertanian, kesehatan, dan masalah lain yang melibatkan data berkelompok
<br>Penelitian ini mengusulkan kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok untuk masalah pengambilan keputusan yang melibatkan data terkelompok atau terpartisi. Kerangka tersebut memperluas model fuzzy N-soft set konvensional dengan mengintegrasikan konsep strait fuzzy set dan strait soft set, sehingga memungkinkan representasi objek pada tingkat individu maupun kelompok. Prosedur keputusan berbasis skor dikembangkan untuk membandingkan kelompok di bawah beberapa parameter evaluasi, dan studi kasus penilaian kinerja mahasiswa menunjukkan bahwa metode yang diusulkan dapat mengidentifikasi kelompok paling dominan serta memberikan peringkat interpretatif bagi objek berkelompok.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp" type="image/webp" length="116456" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-437c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-8bf96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1173-uiad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5771-jtmt-journal-tadris-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 20 Jul 2026 22:36:58 +0700. 24 items. Served in: 6.58 seconds [atom] -->
