<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-04-28T14:12:31+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Anxiety Kecemasan Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Anxiety Kecemasan Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Anxiety Kecemasan Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42402-sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42402-sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:be9b4e54e3659bfb0c430d4962e1e64e</id>
	<published>2026-04-28T13:53:22+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T13:53:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="puspita jaya" label="puspita jaya" />
	<category term="journal al" label="journal al" />
	<category term="ghaib tafs" label="ghaib tafs" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas intervensi spiritualAidzikir dan tawakkalAidalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa dengan menggunakan desain eksperimental preAcpost. Selain itu, studi kualitatif dapat memfokuskan pada persepsi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas intervensi spiritualAidzikir dan tawakkalAidalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa dengan menggunakan desain eksperimental preAcpost. Selain itu, studi kualitatif dapat memfokuskan pada persepsi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-46fb3.webp" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-46fb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-46fb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-46fb3.webp 1x" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" alt="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-6f4fb.webp" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-6f4fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-6f4fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-6f4fb.webp 1x" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" alt="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp 1x" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" alt="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42402-sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" target="_blank">Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas intervensi spiritualAidzikir dan tawakkalAidalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa dengan menggunakan desain eksperimental preAcpost. Selain itu, studi kualitatif dapat memfokuskan pada persepsi praktik shalat dan kebiasaan doa harian sebagai mekanisme coping bagi individu yang mengalami kecemasan akut. Terakhir, penelitian terapan dapat mengembangkan modul pelatihan berbasis teks Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn yang menekankan praktik kesabaran dan shalat, lalu mengevaluasi dampaknya pada kesejahteraan psikologis responden melalui metode survei longitudinal..
<br>Kecemasan ditekankan sebagai akibat ketidakpastian dan ujian hidup yang muncul akibat kurangnya iman.Gejala kecemasan tercermin dalam ketakutan, kekhawatiran, dan kegelisahan, yang dapat memicu gangguan psikologis bila tidak diatasi.AlAcQurAoan menawarkan solusi spiritual, yakni melalui dzikir, tawakkal, kesabaran, dan shalat, yang dapat menenangkan hati dan menguatkan keimanan
<br>Kecemasan merupakan kondisi emosional yang ditandai oleh ketidaknyamanan, ketakutan, dan kekhawatiran terhadap peristiwa masa depan yang tidak pasti. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka kualitatif untuk memahami pandangan Sayyid Qutb tentang gejala, faktor penyebab, dan cara mengatasi kecemasan sebagaimana tersampaikan dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn. Analisis deskriptif sistematis dikemukakan melalui penafsiran teks QurAoan yang menekankan pendekatan spiritualAimengingat Allah (dzikir), bertawakkal, dan berpegang pada kesabaran (sabar) serta shalatAisebagai sarana mencapai ketenangan batin. Keunggulan tafsir Qutb terletak pada bahasa yang mudah dipahami, sedangkan kelemahannya kurangnya penjelasan mendalam mengenai makna kata dan keterbatasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp" type="image/webp" length="73058" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-46fb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-6f4fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ MafAtiu al Ghaib dalam Tafsr al abar dan Tafsr al MishbAh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ MafAtiu al Ghaib dalam Tafsr al abar dan Tafsr al MishbAh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ MafAtiu al Ghaib dalam Tafsr al abar dan Tafsr al MishbAh ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42404-sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-ab" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42404-sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-ab" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:047fb3b47f90507f71d3f33c1d8022cc</id>
	<published>2026-04-28T13:44:07+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T13:44:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="puspita jaya" label="puspita jaya" />
	<category term="journal al" label="journal al" />
	<category term="ghaib tafs" label="ghaib tafs" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh konteks sosial dan metodologi dalam penafsiran Al-Qur'an. Selain itu, studi komparatif antara tafsir klasik dan kontemporer dapat dilakukan untuk memahami perbedaan interpretasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh konteks sosial dan metodologi dalam penafsiran Al-Qur'an. Selain itu, studi komparatif antara tafsir klasik dan kontemporer dapat dilakukan untuk memahami perbedaan interpretasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-9a2bf.webp" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-9a2bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-9a2bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-9a2bf.webp 1x" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" alt="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp 1x" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" alt="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-c7d1e.webp" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-c7d1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-c7d1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-c7d1e.webp 1x" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" alt="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42404-sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-ab" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" target="_blank">MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh konteks sosial dan metodologi dalam penafsiran Al-Qur'an. Selain itu, studi komparatif antara tafsir klasik dan kontemporer dapat dilakukan untuk memahami perbedaan interpretasi dan perkembangan pemikiran dalam menafsirkan Al-Qur'an. Penelitian juga dapat fokus pada pengaruh sumber pendapat dan ijtihad dalam penafsiran, serta bagaimana hal itu mempengaruhi pemahaman dan penerapan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menurut Ibn Jarr al-abar, lima kegaiban pada surah LuqmAn ayat 34 semuanya bersifat mutlak.Quraish Shihab, kegaiban tersebut ada yang bersifat mutlak dan ada pula yang nisbi.Perbedaan penafsiran kedua mufasir ini terlihat pada gaib kedua dan ketiga yang berkaitan dengan penurunan hujan dan tentang apa yang ada di dalam rahim, di mana al-abar menafsirkannya sebagai gaib mutlak, sedangkan menurut Quraish bersifat nisbi.Perbedaan ini disebabkan oleh pergeseran metode, perbedaan kondisi sosial saat ayat Al-Qur'an ditafsirkan, dan pengambilan sumber pendapat yang berbeda
<br>Perbedaan penafsiran antara mufassirs mengenai sebuah ayat atau surah Al-Qur'an sering ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interpretasi Al-abar dan Quraish serta memahami perbedaan interpretasi mereka tentang surah LuqmAn ayat 34 berdasarkan buku Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis komparatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi dari kedua buku tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-abar melihat lima unsur gaib sebagai mutlak, sedangkan Quraish melihat beberapa sebagai mutlak dan lainnya sebagai relatif. Perbedaan mereka terutama terlihat dalam menafsirkan turunnya hujan dan apa yang ada dalam rahim, dengan Al-abar menganggapnya sebagai rahasia mutlak dan Quraish melihatnya sebagai relatif. Namun, keduanya menafsirkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp" type="image/webp" length="72294" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-9a2bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-c7d1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42394-beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-sho" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42394-beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-sho" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:8cf9f28394b12b19a55680a70dcaaf8b</id>
	<published>2026-04-28T13:42:16+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T13:42:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="economic law" label="economic law" />
	<category term="undang cipta" label="undang cipta" />
	<category term="dsn mui" label="dsn mui" />
	<itunes:keywords><![CDATA[cipta,dsn,economic,law,mui,undang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji implikasi hukum dari praktik tabungan emas virtual di aplikasi Shopee terhadap perlindungan konsumen, khususnya terkait dengan risiko yang mungkin timbul akibat fluktuasi harga emas dan keamanan data ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji implikasi hukum dari praktik tabungan emas virtual di aplikasi Shopee terhadap perlindungan konsumen, khususnya terkait dengan risiko yang mungkin timbul akibat fluktuasi harga emas dan keamanan data ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp 1x" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" alt="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp 1x" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" alt="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-70dee.webp" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-70dee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-70dee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-70dee.webp 1x" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" alt="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42394-beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-sho" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" target="_blank">Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji implikasi hukum dari praktik tabungan emas virtual di aplikasi Shopee terhadap perlindungan konsumen, khususnya terkait dengan risiko yang mungkin timbul akibat fluktuasi harga emas dan keamanan data pribadi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai mekanisme serah terima emas virtual yang sesuai dengan prinsip syariah, misalnya dengan mengembangkan model akad yang melibatkan pihak ketiga sebagai penjamin atau perantara. Selanjutnya, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan praktik tabungan emas virtual di berbagai platform e-commerce, dengan mempertimbangkan perbedaan fitur, biaya, dan risiko yang ditawarkan, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang komprehensif bagi pemerintah dan pelaku industri. Penelitian ini penting untuk memastikan bahwa praktik investasi emas virtual dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dan hukum yang berlaku..
<br>Kepemilikan emas virtual di aplikasi Shopee termasuk kepemilikan tidak sempurna karena hanya berupa saldo emas.Proses peralihan hak milik emas virtual melalui jual beli di aplikasi Shopee dianggap tidak sah karena tidak memenuhi rukun akad muamalah, yaitu tidak adanya serah terima barang.Status kepemilikan emas virtual di aplikasi Shopee menurut Fatwa DSN MUI No.77/DSN-MUI/VI/2010 tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai adalah mubah, namun kepemilikan dianggap tidak sah karena tidak ada serah terima barang
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Ditinjau Fatwa DSN No 77/DSN-MUI/VI/2010 Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai dilihat dari proses peralihan hak milik melalui jual beli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1) Kepemilikan emas virtual di aplikasi Shopee dalam Islam termasuk kedalam kepemilikan tidak sempurna karena hanya berupa saldo emas (tidak berwujud) 2) Proses pemilikan atau peralihan hak milik emas virtual melalui jual beli di aplikasi Shopee dianggap tidak sah karena tidak memenuhi akad muamalah yaitu tidak adanya serah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp" type="image/webp" length="100952" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-70dee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11911-invest-journal-sharia-economic-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN MUI NO 75 DSN MUI VII 2009 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN MUI NO 75 DSN MUI VII 2009 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN MUI NO 75 DSN MUI VII 2009 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42391-fatwa-dsn-mui-hasil-penelitian" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42391-fatwa-dsn-mui-hasil-penelitian" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:e466e922d0d8b29946f2146f3f3500ce</id>
	<published>2026-04-28T13:21:20+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T13:21:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="economic law" label="economic law" />
	<category term="undang cipta" label="undang cipta" />
	<category term="dsn mui" label="dsn mui" />
	<itunes:keywords><![CDATA[cipta,dsn,economic,law,mui,undang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak sosial dan ekonomi dari bisnis Herbalife di masyarakat, terutama bagi konsumen yang tidak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak sosial dan ekonomi dari bisnis Herbalife di masyarakat, terutama bagi konsumen yang tidak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp 1x" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" alt="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp 1x" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" alt="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-0b9e0.webp" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-0b9e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-0b9e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-0b9e0.webp 1x" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" alt="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42391-fatwa-dsn-mui-hasil-penelitian" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" target="_blank">Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak sosial dan ekonomi dari bisnis Herbalife di masyarakat, terutama bagi konsumen yang tidak terlibat dalam bisnis tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai sistem bonus dan royalti dalam bisnis Herbalife, termasuk bagaimana sistem ini mempengaruhi motivasi dan perilaku para anggota bisnis. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut mengenai konsep igra' dalam bisnis Herbalife dan bagaimana konsep ini dapat mempengaruhi perilaku konsumen dan anggota bisnis..
<br>Harga produk Herbalife termasuk dalam konsep Excessive Markup sehingga belum sesuai dengan ketentuan yang dimuat dalam fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS karena harga produk Herbalife yang relatif mahal tersebut tidak sesuai dengan hasil produk yang diperoleh.Bonus dalam bisnis Herbalife yang berupa royalty dan bonus sudah sesuai dengan ketentuan dalam Fatwa DSN MUI No.Karena bonus yang didapat tersebut berdasarkan pada prestasi kerja nyata karena bonus tersebut meskipun diperoleh dari omset penjualan downline namun upline juga harus mempunyai omset penjualan secara pribadi, dalam bisnis Herbalife juga sudah ditentukan secara lengkap jumlah bonus yang akan diberikan mulai dari level supervisor sampai dengan presidentAos team, pada bisnis Herbalife tidak ada bonus yang diperoleh upline secara pasif, karena bonus dan royalty tersebut diperoleh dengan syarat upline juga harus beromset, bahwa dalam bisnis Herbalife tidak ada eksploitasi dan ketidakadilan karena pembagian bonus dan royalty sudah didasarkan pada kerja nyata.Dalam Bisnis Herbalife tidak mengandung unsur Ighra>' sehingga sudah sesuai dengan ketentuan dalam Fatwa DSN MUI No.Karena bonus yang diberikan dalam bisnis ini tidak membuat para pebisnisnya sampai melalaikan kewajiban mereka bahkan yang tertarik bisnis adalah mereka yang mempunyai hasil produk
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perspektif fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS tentang praktik bisnis Herbalife di Nutrition Club Cupid Ceria Kota Madiun terkait harga, royalti, dan konsep dari igra'. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1) Harga produk Herbalife tidak mengikuti fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS karena termasuk dalam kategori Markup Berlebihan karena harga produk relatif tinggi dan tidak sesuai dengan bagi hasil 2) Royalti dalam sistem...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp" type="image/webp" length="101830" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-0b9e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11911-invest-journal-sharia-economic-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid 19 di Indonesia Melalui Zakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid 19 di Indonesia Melalui Zakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid 19 di Indonesia Melalui Zakat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42393-mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendid" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42393-mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendid" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:3d305493bcfd2a6f53fd7a5d6b5157f8</id>
	<published>2026-04-28T13:14:12+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T13:14:12+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="economic law" label="economic law" />
	<category term="undang cipta" label="undang cipta" />
	<category term="dsn mui" label="dsn mui" />
	<itunes:keywords><![CDATA[cipta,dsn,economic,law,mui,undang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian tentang bagaimana mekanisme kolaborasi antara BAZNAS, lembaga swadaya, dan pemerintah daerah dapat memperkuat sinergi pengelolaan zakat pendidikan bagi anak yatim piatu; studi longitudinal yang menilai dampak jangka panjang program ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian tentang bagaimana mekanisme kolaborasi antara BAZNAS, lembaga swadaya, dan pemerintah daerah dapat memperkuat sinergi pengelolaan zakat pendidikan bagi anak yatim piatu; studi longitudinal yang menilai dampak jangka panjang program ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp 1x" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" alt="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp 1x" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" alt="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-99beb.webp" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-99beb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-99beb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-99beb.webp 1x" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" alt="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42393-mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendid" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" target="_blank">Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat</a>: Pertanyaan penelitian tentang bagaimana mekanisme kolaborasi antara BAZNAS, lembaga swadaya, dan pemerintah daerah dapat memperkuat sinergi pengelolaan zakat pendidikan bagi anak yatim piatu; studi longitudinal yang menilai dampak jangka panjang program zakat pendidikan terhadap tingkat kelulusan dan partisipasi sekolah di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi; analisis kebijakan untuk merancang payung hukum khusus yang mengakomodasi alokasi dana zakat pendidikan bagi kelompok anak yang kehilangan orang tua selama pandemi..
<br>Pandemi CovidAc19 menciptakan dampak sekunder berupa peningkatan anak yatim piatu.Pendidikan bagi anak tersebut menjadi rentan dan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja.BAZNAS sudah menyalurkan zakat untuk pendidikan, namun belum ada program khusus bagi anak yatim piatu akibat pandemi.Kerjasama multiAcpihak dan payung hukum yang jelas diperlukan untuk mengatasi dampak sekunder ini
<br>Pandemi CovidAc19 menghasilkan dampak sekunder berupa peningkatan jumlah anak yatim piatu akibat kehilangan salah satu atau kedua orang tua. Penelitian ini menggunakan metode library research untuk mengevaluasi dampak pandemi terhadap anak, peran zakat dalam mendukung pendidikan anak yatim piatu, dan kepastian hukum untuk pendidikan selama pandemi. Hasil menunjukkan bahwa BAZNAS telah menyalurkan dana zakat untuk pendidikan, namun belum ada program khusus bagi anak yatim piatu akibat CovidAc19. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama multiAcpihak dan payung hukum yang jelas untuk memastikan keberlanjutan pendidikan bagi kelompok rentan ini.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp" type="image/webp" length="87296" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-99beb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11911-invest-journal-sharia-economic-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42400-rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42400-rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:5282bfeeb7c6babc36302e32a1f3c8b8</id>
	<published>2026-04-28T13:12:38+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T13:12:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="terminal pro" label="terminal pro" />
	<category term="bayu lestari" label="bayu lestari" />
	<category term="budi satrijo" label="budi satrijo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bayu,budi,lestari,pro,satrijo,terminal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan tinjauan literatur ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan meningkatkan penatalaksanaan PH-LHD. Pertama, penelitian prospektif diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan penggunaan SGLT2 ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan tinjauan literatur ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan meningkatkan penatalaksanaan PH-LHD. Pertama, penelitian prospektif diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan penggunaan SGLT2 ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp 1x" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" alt="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0a280.webp" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0a280.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0a280.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0a280.webp 1x" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" alt="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0e4ac.webp" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0e4ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0e4ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0e4ac.webp 1x" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" alt="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42400-rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" target="_blank">Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction</a>: Berdasarkan tinjauan literatur ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan meningkatkan penatalaksanaan PH-LHD. Pertama, penelitian prospektif diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan penggunaan SGLT2 inhibitor dan ARNI pada pasien dengan PH-LHD, khususnya pada mereka yang menunjukkan uncoupling RV-PA. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi biomarker non-invasif yang dapat memprediksi perkembangan dari IpcPH menjadi CpcPH, sehingga memungkinkan intervensi dini untuk mencegah remodeling vaskular. Ketiga, penelitian yang mengeksplorasi peran terapi yang menargetkan remodeling vaskular pada pasien dengan CpcPH, seperti inhibitor reseptor endotelin atau stimulator guanylate cyclase, dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan hasil klinis..
<br>PH-LHD adalah komplikasi gagal jantung yang kurang mendapatkan perhatian.Deteksi dini hipertensi pulmonal dari gejala dan tanda serta pemeriksaan non-invasif di rumah sakit dapat mempercepat diagnosis PH dan meningkatkan prognosis tanpa menunggu pemeriksaan invasif.Prognosis PH-LHD dipengaruhi tidak hanya oleh tekanan, tetapi juga oleh derajat uncoupling RVAePA.Uncoupling RVAePA dapat dinilai secara akurat dan non-invasif menggunakan echocardiography dengan mengukur rasio TAPSE/sPAP.nilai <0,38 mm/mmHg mengidentifikasi pasien berisiko tinggi
<br>Hipertensi pulmonal (PH) yang disebabkan oleh penyakit jantung kiri (PH terkait dengan penyakit jantung kiri, PH-LHD) adalah jenis PH yang paling umum. PH-LHD merupakan indikator penting peningkatan morbiditas dan mortalitas pada pasien gagal jantung, baik gagal jantung dengan fraksi ejeksi terpreserved maupun tereduksi meskipun menerima terapi yang memadai. Tinjauan pustaka ini meninjau kemungkinan hipertensi pulmonal pada gagal jantung, dengan mempertimbangkan karakteristik pasien, pemeriksaan fisik, dan prosedur diagnostik dasar. Jika probabilitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp" type="image/webp" length="113036" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0a280.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0e4ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3069-heart-science-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer Pendekatan Irfani dalam Memahami Al QurAoan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer Pendekatan Irfani dalam Memahami Al QurAoan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer Pendekatan Irfani dalam Memahami Al QurAoan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42395-metode-tafsir-qur-sufism-imam-khomeini" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42395-metode-tafsir-qur-sufism-imam-khomeini" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:9c0670a26ad3ab654339476efbfa9032</id>
	<published>2026-04-28T13:00:41+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T13:00:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="puspita jaya" label="puspita jaya" />
	<category term="journal al" label="journal al" />
	<category term="b tafsir f" label="b tafsir f" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat membahas bagaimana pendekatan AoirfAn Imam Khomeini dapat diterapkan secara praktis dalam program pendidikan agama di lembaga keagamaan tingkat menengah, sehingga meningkatkan kesadaran spiritual siswa tanpa mengorbankan pemahaman ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat membahas bagaimana pendekatan AoirfAn Imam Khomeini dapat diterapkan secara praktis dalam program pendidikan agama di lembaga keagamaan tingkat menengah, sehingga meningkatkan kesadaran spiritual siswa tanpa mengorbankan pemahaman ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8da01.webp" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8da01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8da01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8da01.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" alt="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" alt="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-74b9b.webp" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-74b9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-74b9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-74b9b.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" alt="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42395-metode-tafsir-qur-sufism-imam-khomeini" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" target="_blank">Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan</a>: Penelitian lanjutan dapat membahas bagaimana pendekatan AoirfAn Imam Khomeini dapat diterapkan secara praktis dalam program pendidikan agama di lembaga keagamaan tingkat menengah, sehingga meningkatkan kesadaran spiritual siswa tanpa mengorbankan pemahaman faktual. Selain itu, studi komparatif antara tafsir Imam Khomeini dengan tafsir sufistik Nabi Muhammad (selama peristiwa-ilmu) dapat memperkaya pemahaman tentang keberagaman interpretasi mistik di kalangan Muslim. Akhirnya, analisis dampak penerapan prinsip teologi AoirfAn dalam kebijakan kepemimpinan Islam kontemporer perlu dievaluasi lewat studi kasus pemerintahan daerah yang memanfaatkan nilai spiritual sebagai landasan kebijakan sosial..
<br>Tafsir Imam Khomeini merupakan contoh tafsir AoirfAn yang mengintegrasikan pendekatan spiritual dengan analisis teks.Ia menekankan bahwa pemahaman AlAcQurAoan tidak hanya bergantung pada logika dan metode rasional, tetapi juga didukung oleh pengalaman mistis dan penyucian jiwa.Pendekatan ini relevan bagi era modern dalam menyoroti dimensi spiritual wahyu
<br>Abstrak: Memahami AlAcQurAoan dalam Islam dilibatkan berbagai metode tafsir, salah satu di antaranya adalah pendekatan AoirfAn atau mistik yang menekankan pengalaman spiritual serta terungkapnya makna batin dari ayat. Imam Khomeini, pemikir dan pemimpin revolusi Iran, menggunakan pendekatan ini dalam menafsirkan AlAcQurAoan berdasarkan filsafat tasawuf dan pengalaman langsung akan intiAcinti ilahi. Penelitian ini menggunakan metode perbandingan pustaka yang menelusuri karya primer dan sekunder mengenai tafsir Imam Khomeini, serta karya para sarjana Islam. Hasilnya menegaskan bahwa tafsir AoirfAn Imam Khomeini menonjolkan dimensi batiniah, menyesuaikan teks lahiriah dengan penafsiran esoterik, serta memperlihatkan hubungan erat antara penyucian jiwa dan pemahaman wahyu. Pendekatan ini menunjukkan relevansinya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp" type="image/webp" length="76036" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8da01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-74b9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42385-pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42385-pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:556619eb19c378dfaa354f31d6160e00</id>
	<published>2026-04-28T13:00:31+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T13:00:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="yaya sunarya" label="yaya sunarya" />
	<category term="faisal fikri" label="faisal fikri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,faisal,fikri,flag,sunarya,yaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor spesifik dalam kepribadian guru yang paling berkontribusi terhadap peningkatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor spesifik dalam kepribadian guru yang paling berkontribusi terhadap peningkatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a305f.webp" title="JURIS - Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a305f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a305f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a305f.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa" alt="JURIS - Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a589a.webp" title="JURIS - Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a589a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a589a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a589a.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa" alt="JURIS - Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42385-pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru" title="JURIS - Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa" target="_blank">Peran Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor spesifik dalam kepribadian guru yang paling berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar siswa, misalnya melalui studi kualitatif yang mendalam dengan wawancara dan observasi kelas. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai madrasah atau sekolah untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai model pelatihan dan pengembangan profesional guru dalam meningkatkan kompetensi kepribadian mereka, serta dampaknya terhadap motivasi belajar dan prestasi akademik siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang peran penting kepribadian guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan memotivasi, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pengembangan profesional guru dan peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi kepribadian guru memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Padangsidimpuan.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan karakter dan kompetensi interpersonal guru sebagai elemen krusial dalam strategi pendidikan yang efektif.Oleh karena itu, program pengembangan profesional guru perlu difokuskan pada peningkatan kompetensi kepribadian guru dengan perilaku positif dan konstruktif
<br>Penelitian ini mengkaji pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Padangsidimpuan. Hipotesis yang diajukan menyatakan bahwa atribut dan perilaku pribadi guru secara signifikan mempengaruhi motivasi siswa, yang pada gilirannya mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner dan dokumentasi dari 28 responden siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a589a.webp" type="image/webp" length="80524" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a305f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/pengaruh-kompetensi-kepribadian-guru-personel-prof-thumb-a589a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1494-ikip-siliwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14537-comm-edu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Interpretasi Semantik Al Quran untuk Pemahaman Modern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Interpretasi Semantik Al Quran untuk Pemahaman Modern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Interpretasi Semantik Al Quran untuk Pemahaman Modern ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42399-semantik-al-qur-toshihiko-izutsu-seman" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42399-semantik-al-qur-toshihiko-izutsu-seman" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:7e34232fb3db8a056a792838a4f1717a</id>
	<published>2026-04-28T12:46:41+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T12:46:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="puspita jaya" label="puspita jaya" />
	<category term="journal al" label="journal al" />
	<category term="b tafsir f" label="b tafsir f" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana pendekatan semantik dapat diterapkan pada kata-kata kunci Al-Qur'an yang berkaitan dengan teknologi digital dan kecerdasan buatan, untuk memahami nilai-nilai keislaman dalam konteks revolusi industri 4.0. Kedua, penting ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana pendekatan semantik dapat diterapkan pada kata-kata kunci Al-Qur'an yang berkaitan dengan teknologi digital dan kecerdasan buatan, untuk memahami nilai-nilai keislaman dalam konteks revolusi industri 4.0. Kedua, penting ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-3362f.webp" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-3362f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-3362f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-3362f.webp 1x" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" alt="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp 1x" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" alt="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp 1x" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" alt="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42399-semantik-al-qur-toshihiko-izutsu-seman" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" target="_blank">Interpretasi Semantik Al-Qur'an untuk Pemahaman Modern</a>: Pertama, perlu dikaji bagaimana pendekatan semantik dapat diterapkan pada kata-kata kunci Al-Qur'an yang berkaitan dengan teknologi digital dan kecerdasan buatan, untuk memahami nilai-nilai keislaman dalam konteks revolusi industri 4.0. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana metode Izutsu dapat dipadukan dengan disiplin ilmu sosial modern seperti psikologi kognitif atau sosiologi komunikasi, guna mengeksplorasi pengaruh makna semantik terhadap perilaku sosial masyarakat urban. Ketiga, perlu dikembangkan model pendidikan tafsir berbasis semantik yang sederhana dan aplikatif, sehingga dapat diajarkan di sekolah atau komunitas awam untuk meningkatkan pemahaman kontekstual Al-Qur'an. Penelitian lanjutan sebaiknya menguji efektivitas pendekatan ini dalam program dialog antaragama, dengan fokus pada kata-kata bernilai universal seperti rahmah dan adl. Selain itu, bisa dikembangkan studi perbandingan antara pendekatan semantik dan metode tafsir tematik konvensional dalam menjawab isu lingkungan hidup. Penelitian juga perlu mengevaluasi hambatan linguistik dan kultural yang menghalangi penerapan pendekatan semantik di kalangan pelajar dan masyarakat non-akademik. Model pelatihan berbasis digital bisa dirancang untuk menyederhanakan analisis makna kata kunci Al-Qur'an. Studi lapangan diperlukan untuk melihat dampak pemahaman semantik terhadap toleransi dan kerukunan beragama. Pendekatan ini juga bisa diuji dalam konteks pendidikan karakter untuk generasi muda. Semua ini akan memperkuat relevansi interpretasi semantik sebagai alat pemahaman Al-Qur'an yang aplikatif dan inklusif di era modern..
<br>Interpretasi semantik Al-Qur'an merupakan pendekatan yang relevan dan efektif dalam menjembatani pemahaman tradisional dengan kebutuhan masyarakat modern.Analisis kata-kata kunci dengan metode Toshihiko Izutsu menunjukkan bahwa makna ayat suci tidak hanya relevan secara historis, tetapi juga memiliki keterkaitan kuat dengan isu-isu kontemporer seperti keadilan sosial, hubungan antarmanusia, dan tanggung jawab ekologis.Pendekatan ini mengungkap makna dasar, relasional, dan pandangan dunia dalam teks Al-Qur'an, sehingga memberikan wawasan baru bagi pemaknaan yang dinamis, kontekstual, dan aplikatif bagi masyarakat modern
<br>Penelitian ini membahas interpretasi semantik Al-Qur'an dalam konteks pemahaman modern. Pendekatan semantik digunakan untuk mengungkap makna kata dan konsep dalam Al-Qur'an secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan aspek linguistik, historis, dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah menunjukkan bagaimana pemahaman semantik dapat menjembatani teks suci dengan perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, dan tantangan kontemporer. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan tafsir maudhu'i (tematik) dan semantik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp" type="image/webp" length="73316" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-3362f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42382-digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42382-digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:33e0001ec454d836f0fc8290a246e18a</id>
	<published>2026-04-28T12:45:54+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T12:45:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tika santika" label="tika santika" />
	<category term="rita sukarso" label="rita sukarso" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,rita,santika,sukarso,tika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas model pendampingan digital di berbagai desa dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda untuk mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas model pendampingan digital di berbagai desa dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda untuk mengidentifikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-64d79.webp" title="JURIS - Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-64d79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-64d79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-64d79.webp 1x" title="JURIS - Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat" alt="JURIS - Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-5bd61.webp" title="JURIS - Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-5bd61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-5bd61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-5bd61.webp 1x" title="JURIS - Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat" alt="JURIS - Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-abf69.webp" title="JURIS - Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-abf69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-abf69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-abf69.webp 1x" title="JURIS - Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat" alt="JURIS - Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42382-digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda" title="JURIS - Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat" target="_blank">Model Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Pemuda di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas model pendampingan digital di berbagai desa dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan tantangan yang spesifik. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan platform digital lokal yang terintegrasi dengan marketplace nasional dan internasional, serta menyediakan layanan pendukung seperti logistik dan pembayaran digital, untuk mempermudah akses pemuda desa ke pasar yang lebih luas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan teknologi big data dalam memberikan rekomendasi personalisasi kepada pemuda terkait peluang bisnis, tren pasar, dan strategi pemasaran yang efektif, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk dan layanan ekonomi kreatif mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merumuskan kebijakan dan program pemberdayaan pemuda desa yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pendampingan digitalisasi ekonomi kreatif yang bersifat holistik dan adaptif berhasil meningkatkan jiwa wirausaha pemuda di Desa Pagerwangi.Pendampingan yang menggabungkan pelatihan teknis, mentoring berkelanjutan, dan dukungan kelembagaan mampu meningkatkan kapabilitas digital, sikap positif terhadap kewirausahaan, serta motivasi untuk berwirausaha.Model yang dihasilkan tidak hanya relevan bagi konteks Pagerwangi, tetapi juga dapat direplikasi di desa lain dengan menyesuaikan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya setempat
<br>Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif, namun pemanfaatannya belum optimal akibat keterbatasan akses digital dan pendampingan teknis. Penelitian ini bertujuan merancang model pendampingan digitalisasi ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan jiwa wirausaha pemuda desa. Landasan teori mengacu pada teori inovasi Schumpeter, pendekatan kapabilitas Amartya Sen, dan Theory of Planned Behavior (Ajzen, 1991). Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan melibatkan 100 pemuda sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-abf69.webp" type="image/webp" length="93626" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-64d79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-5bd61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/digitalisasi-ekonomi-kreatif-kewirausahaan-pemuda-thumb-abf69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1494-ikip-siliwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14537-comm-edu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al Quran Kajian Tafsir Tematik Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al Quran Kajian Tafsir Tematik Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al Quran Kajian Tafsir Tematik Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42405-akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42405-akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:8d6a4056e6afd90da69f836b8c2a4df6</id>
	<published>2026-04-28T12:45:42+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T12:45:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="puspita jaya" label="puspita jaya" />
	<category term="journal al" label="journal al" />
	<category term="ghaib tafs" label="ghaib tafs" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang mengukur dampak pengabdian kepada orang tua terhadap kesehatan mental dan kebahagiaan generasi muda dalam konteks masyarakat Indonesia, sehingga dapat menilai faktor keseimbangan antara tanggung jawab keluarga ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang mengukur dampak pengabdian kepada orang tua terhadap kesehatan mental dan kebahagiaan generasi muda dalam konteks masyarakat Indonesia, sehingga dapat menilai faktor keseimbangan antara tanggung jawab keluarga ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-9763e.webp" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-9763e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-9763e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-9763e.webp 1x" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" alt="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-20e97.webp" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-20e97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-20e97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-20e97.webp 1x" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" alt="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp 1x" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" alt="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42405-akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" target="_blank">Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur'an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia</a>: Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang mengukur dampak pengabdian kepada orang tua terhadap kesehatan mental dan kebahagiaan generasi muda dalam konteks masyarakat Indonesia, sehingga dapat menilai faktor keseimbangan antara tanggung jawab keluarga dan kebutuhan pribadi. Kedua, lakukan studi komparatif antara komunitas Muslim dan nonAcMuslim yang menilai perbedaan nilai dan praktik akhlak terhadap orang tua, guna memahami peran norma sosial dan keagamaan dalam membentuk perilaku filial. Ketiga, lakukan eksperimen intervensi edukatif yang mengintegrasikan prinsip-prinsip tafsir tematik AlAcQurAoan ke dalam kurikulum pendidikan karakter di sekolah menengah, untuk menilai efektivitas pengembangan sikap hormat dan kepedulian terhadap orang tua di kalangan pelajar..
<br>Saat orang tua masih hidup, anak harus selalu mengabdikan waktu untuk berbakti, berdoa, dan mengikuti perintah serta arahan mereka dengan baik serta menghindari larangan.Jika orang tua sudah wafat, anak tetap harus melanjutkan pengabdian melalui praktik nasihat dan wasiat, serta menjaga hubungan dengan kerabat, tetangga, dan teman.Pengabdian kepada orang tua nonAcMuslim dapat dilakukan dengan mematuhi perintah mereka selama tidak memaksa bersekutu dengan Allah
<br>Artikel ini membahas akhlak terhadap kedua orang tua, dengan fokus khusus pada pengabdian kepada orang tua sebagaimana diperintahkan dalam Islam, serta kesopanan kepada orang tua dalam ucapan dan tindakan sesuai tradisi masyarakat. Penekanan utama adalah pentingnya memuaskan kebutuhan orang tua dengan kemampuan anak, tanpa mengorbankan hak pribadi, kewajiban, pekerjaan, atau kepercayaan beragama. Penelitian menunjukkan bahwa memelihara hubungan tersebut relevan dan dapat diterapkan dalam kehidupan modern sebagai solusi bagi berbagai masalah sosial terkait nilai moral terhadap orang tua.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp" type="image/webp" length="64908" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-9763e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-20e97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42389-jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ja" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42389-jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ja" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:8239f7ccfe8116db7c20c978752483b6</id>
	<published>2026-04-28T12:39:19+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T12:39:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="budi sukardi" label="budi sukardi" />
	<category term="world fire" label="world fire" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,fire,sukardi,view,vol,world]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak spesifik dari berbagai instrumen keuangan syariah, seperti mudharabah dan musyarakah, terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak spesifik dari berbagai instrumen keuangan syariah, seperti mudharabah dan musyarakah, terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-fdaff.webp" title="JURIS - Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-fdaff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-fdaff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-fdaff.webp 1x" title="JURIS - Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy" alt="JURIS - Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-d00fc.webp" title="JURIS - Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-d00fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-d00fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-d00fc.webp 1x" title="JURIS - Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy" alt="JURIS - Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-0e5a3.webp" title="JURIS - Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-0e5a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-0e5a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-0e5a3.webp 1x" title="JURIS - Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy" alt="JURIS - Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42389-jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ja" title="JURIS - Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy" target="_blank">Identifying Measurable Impact of Islamic Banking on the Indonesian Economy</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak spesifik dari berbagai instrumen keuangan syariah, seperti mudharabah dan musyarakah, terhadap pertumbuhan sektor riil. Kedua, penting untuk menganalisis peran intermediasi perbankan syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator kinerja yang lebih komprehensif untuk mengukur efektivitas perbankan syariah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek ini, pemahaman kita tentang kontribusi perbankan syariah terhadap perekonomian Indonesia dapat ditingkatkan, dan kebijakan yang lebih tepat sasaran dapat dirumuskan untuk memaksimalkan manfaatnya..
<br>Temuan ini menekankan potensi keuangan syariah untuk mempromosikan pembangunan ekonomi berkelanjutan dan memberikan panduan bagi para pembuat kebijakan yang ingin meningkatkan inklusi keuangan dan ketahanan.Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan perbankan syariah memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam jangka panjang.Oleh karena itu, kebijakan yang mendukung pertumbuhan sektor keuangan syariah perlu terus ditingkatkan untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan
<br>Penelitian ini menyelidiki hubungan jangka pendek dan jangka panjang antara pengembangan perbankan syariah dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Meskipun Indonesia mengoperasikan sistem perbankan dual, penelitian empiris tentang keuangan syariah masih terbatas. Memahami hubungan ini sangat penting untuk memanfaatkan keuangan syariah sebagai pendorong pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan data triwulanan dari tahun 2015 hingga 2024, dan menganalisis hubungan dinamis antara pembiayaan syariah, PDB, dan pembentukan modal tetap bruto (GFCF). Pendekatan pengujian batas ARDL, analisis kointegrasi, dan model koreksi kesalahan (ECM) digunakan untuk mengidentifikasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan hubungan jangka panjang yang kuat antara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-0e5a3.webp" type="image/webp" length="95458" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-fdaff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-d00fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/jangka-pendek-remitansi-pembiayaan-syariah-efek-ki-thumb-0e5a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11908-etihad-journal-islamic-banking-finance.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure Insights from echocardiography ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure Insights from echocardiography ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure Insights from echocardiography ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42392-fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-jantun" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42392-fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-jantun" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:b654120f0a52a4da3aea17bb43fc0a75</id>
	<published>2026-04-28T12:35:42+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T12:35:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="terminal pro" label="terminal pro" />
	<category term="bayu lestari" label="bayu lestari" />
	<category term="budi satrijo" label="budi satrijo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bayu,budi,lestari,pro,satrijo,terminal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan teknik echocardiography yang lebih sensitif untuk mengevaluasi fungsi atrium kiri, terutama dalam konteks gagal jantung akut. Studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara perubahan fungsi atrium ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan teknik echocardiography yang lebih sensitif untuk mengevaluasi fungsi atrium kiri, terutama dalam konteks gagal jantung akut. Studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara perubahan fungsi atrium ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp 1x" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" alt="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-63843.webp" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-63843.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-63843.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-63843.webp 1x" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" alt="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-292d2.webp" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-292d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-292d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-292d2.webp 1x" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" alt="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42392-fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-jantun" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" target="_blank">Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan teknik echocardiography yang lebih sensitif untuk mengevaluasi fungsi atrium kiri, terutama dalam konteks gagal jantung akut. Studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara perubahan fungsi atrium kiri dan hasil klinis pasien dapat memberikan wawasan berharga tentang peran atrium kiri dalam gagal jantung. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi intervensi terapeutik yang ditujukan untuk meningkatkan fungsi atrium kiri dan memantau efeknya pada hasil pasien. Mempelajari mekanisme di balik disfungsi atrium kiri dan mengembangkan strategi pengobatan yang menargetkan proses ini dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang peran atrium kiri dalam gagal jantung dan mengembangkan pendekatan terapeutik yang lebih efektif..
<br>Penilaian fungsi atrium kiri melalui echocardiography telah menjadi alat prognostik yang berharga untuk gagal jantung akut dekompensasi.Analisis strain atrium kiri, khususnya Peak Atrial Longitudinal Strain (PALS), menunjukkan nilai prognostik yang signifikan di seluruh fenotip gagal jantung.Sifat dinamis fungsi LA selama pengobatan ditekankan oleh penelitian yang menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam PALS dan la reservoir strain rate setelah terapi dekongestif.Setiap peningkatan 1% dalam PALS berkorelasi dengan penurunan 1,6% dalam kejadian kardiovaskular yang buruk, menjadikannya prediktor yang lebih kuat daripada pengukuran tradisional seperti rasio E/e'.Karena pemahaman mekanika LA berkembang melampaui melihatnya sebagai kamar pasif, penilaian echocardiographic dari strain LA menunjukkan janji sebagai biomarker pencitraan yang penting untuk stratifikasi risiko dan panduan terapi dalam manajemen gagal jantung
<br>Gagal jantung akut tetap menjadi penyebab utama dirawat di rumah sakit, terutama pada orang tua dan dikaitkan dengan mortalitas dan seringnya dirawat kembali. Beberapa faktor yang terkait dengan hasil gagal jantung termasuk disfungsi ventrikel kiri, disfungsi atrium kiri, dan pembesaran LA. Pembesaran LA telah diakui sebagai penanda pencitraan yang andal, erat kaitannya dengan hasil buruk seperti gagal jantung, stroke, fibrilasi atrium, dan mortalitas. LA bukan hanya saluran pasif untuk transportasi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp" type="image/webp" length="111272" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-63843.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-292d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3069-heart-science-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42387-kontribusi-program-literasi-kondisi-kondi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42387-kontribusi-program-literasi-kondisi-kondi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:0c4e4d7bed4caa65c694fe7bcfa674d3</id>
	<published>2026-04-28T12:29:17+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T12:29:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="yaya sunarya" label="yaya sunarya" />
	<category term="faisal fikri" label="faisal fikri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,faisal,fikri,flag,sunarya,yaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program literasi informasi yang lebih inovatif dan menarik, seperti mengadakan lomba menulis atau membaca, atau bahkan kompetisi pencarian informasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program literasi informasi yang lebih inovatif dan menarik, seperti mengadakan lomba menulis atau membaca, atau bahkan kompetisi pencarian informasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-24d28.webp" title="JURIS - Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-24d28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-24d28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-24d28.webp 1x" title="JURIS - Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang" alt="JURIS - Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-65a5f.webp" title="JURIS - Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-65a5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-65a5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-65a5f.webp 1x" title="JURIS - Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang" alt="JURIS - Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-c9d14.webp" title="JURIS - Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-c9d14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-c9d14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-c9d14.webp 1x" title="JURIS - Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang" alt="JURIS - Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42387-kontribusi-program-literasi-kondisi-kondi" title="JURIS - Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang" target="_blank">Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Di Perpustakaan Desa Padalarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program literasi informasi yang lebih inovatif dan menarik, seperti mengadakan lomba menulis atau membaca, atau bahkan kompetisi pencarian informasi akurat. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak literasi informasi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal pendidikan, komunikasi, dan informasi. 3. Menganalisis lebih dalam tentang peran perpustakaan dalam mendukung program pemerintah terkait literasi informasi, dan bagaimana perpustakaan dapat menjadi mitra strategis dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat secara berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan tentang peran perpustakaan dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat di Perpusdes Padalarang, menunjukkan bahwa dari program yang telah diadakan dapat menarik minat masyarakat dalam berliterasi terutama hal itu bisa di akses melalui perpustakaan offline maupun perpustakaan digital yang disediakan di website atau media sosial Instagram Perpusdes Padalarang.Didalam website itu terdapat berbagai informasi mengenai tema artikel yang unik.buku digital yang dapat di unduh dengan mudah.informasi program yang ada seperti Diskusi Buku, Nobar Film, Program Kelas Bahasa, Perpustakaan Keliling, Program Kelas Karya Tulis Ilmiah (KTI), Seminar bersama anak PAUD, Perpustakaan Jalanan, Mengaji bersama anak-anak SD, dan Program Kelas Ekologi.serta berbagai poster yang unik untuk memperingati hari peringatan nasional.Apalagi dengan kehadiran Perpusdes Padalarang mengalami perbedaan dan peningkatan dalam minat baca literasi masyarakat yang begitu antusiasnya mereka dalam memilah dan memilih informasi yang akurat agar berguna dalam kehidupan sehari-hari.Hal tersebut dilatarbelakanginya dengan dukungan dari pemerintah Desa Padalarang maupun Perpustakan Kab.Bandung Barat dalam memberikan respon positif guna memfasilitasi perkembangan dalam pengelolaan yang berkualitas, aman, dan nyaman yang bisa digunakan oleh masyarakat sekitar Perpusdes Padalarang
<br>Penelitian ini berfokus pada peran perpustakaan dalam meningkatkan pencapaian literasi informasi terhadap masyarakat di Perpustakaan Desa Padalarang. Tujuan dari penelitian adalah: (1) Untuk mengetahui program pada Perpusdes Padalarang; (2) Untuk mengetahui bagaimana kondisi literasi informasi masyarakat sebelum dan sesudah dengan adanya Perpusdes Padalarang; (3) Untuk mengetahui bagaimana dukungan pemerintah dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat di Perpusdes Padalarang. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian desktiptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti melakukan wawancara terhadap dua subjek penelitian yang ditentukan berdasarkan teknik Purposive Sampling. Teknik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-c9d14.webp" type="image/webp" length="186754" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-24d28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-65a5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/kontribusi-program-literasi-kondisi-budaya-respon-thumb-c9d14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1494-ikip-siliwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14537-comm-edu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan Roudhotul QurAoan Panekan Magetan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan Roudhotul QurAoan Panekan Magetan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan Roudhotul QurAoan Panekan Magetan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42398-self-control-inmates-perceived-behavi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42398-self-control-inmates-perceived-behavi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:00c848cac83b56cb916888f4e531f8df</id>
	<published>2026-04-28T12:14:40+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T12:14:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="puspita jaya" label="puspita jaya" />
	<category term="journal al" label="journal al" />
	<category term="b tafsir f" label="b tafsir f" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap perkembangan self control pada ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap perkembangan self control pada ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp 1x" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" alt="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-8750e.webp" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-8750e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-8750e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-8750e.webp 1x" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" alt="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp 1x" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" alt="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42398-self-control-inmates-perceived-behavi" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" target="_blank">Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap perkembangan self control pada santriwati penghafal Al-QurAoan, seperti peran lingkungan pesantren, dukungan keluarga, atau metode pembelajaran yang digunakan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi atau program pelatihan self control yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan self control santriwati dalam menghadapi tantangan proses menghafal Al-QurAoan. Program ini dapat melibatkan teknik-teknik relaksasi, manajemen stres, atau strategi kognitif untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan tingkat self control antara santriwati di pesantren tahfidz dengan santriwati di lembaga pendidikan Islam lainnya, atau bahkan dengan remaja non-pesantren, untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran self control dalam keberhasilan proses menghafal Al-QurAoan dan memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan program pendidikan Islam yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa self control santriwati PTQ Roudhotul QurAoan pada aspek kontrol perilaku sudah baik, ditunjukkan dengan kemampuan mereka berperilaku secara situasional dan bertanggung jawab.Pada aspek kontrol kognitif, santriwati telah mampu mengolah informasi, menilai kejadian, dan mengurangi tekanan dalam proses menghafal.Terakhir, pada aspek kontrol keputusan, santriwati telah memiliki kemampuan untuk memilih keputusan yang disetujui dan mempertimbangkan konsekuensinya
<br>This qualitative study investigates the self-control of female Qur'an memorization students at PTQ Roudhotul QurAoan, crucial for their success given the demands of memorization and the need for consistent practice. Despite individual differences in memory, effective self-control is key. The research focused on three core aspects of self-control: behavioral, cognitive, and decisional control. This study was designed using a descriptive qualitative method. Data collection was carried out by observation and interviews. The participants in this study were three female students who were teenagers...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp" type="image/webp" length="60438" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-8750e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42388-kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42388-kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:1efb8d2364dd65dfa70ec860578b30e9</id>
	<published>2026-04-28T12:11:40+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T12:11:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="yaya sunarya" label="yaya sunarya" />
	<category term="faisal fikri" label="faisal fikri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,faisal,fikri,flag,sunarya,yaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai metode pelatihan dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai metode pelatihan dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-22e6a.webp" title="JURIS - Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-22e6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-22e6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-22e6a.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat" alt="JURIS - Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-9eb91.webp" title="JURIS - Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-9eb91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-9eb91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-9eb91.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat" alt="JURIS - Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-6dc23.webp" title="JURIS - Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-6dc23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-6dc23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-6dc23.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat" alt="JURIS - Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42388-kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja" title="JURIS - Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat" target="_blank">Pelatihan Peningkatan Kemampuan Gadik dan Gadikan dalam Rangka Pembelajaran Oganisasi Polri pada Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai metode pelatihan dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerjasama antara gadik dan gadikan, dengan fokus pada bagaimana metode pelatihan yang berbeda mempengaruhi hasil belajar dan kepuasan peserta. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak pelatihan organisasi terhadap kinerja personel Polri di lapangan, dengan menggunakan indikator kinerja yang terukur seperti tingkat penyelesaian kasus, kepuasan masyarakat, dan disiplin. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman gadik dan gadikan terkait dengan tantangan dan peluang dalam implementasi pembelajaran organisasi di SPN Polda Jawa Barat, dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat proses pembelajaran organisasi..
<br>Peran Tenaga Pendidik dalam Pembentukan Bintara di SPN Polda Jawa Barat sudah berjalan efektif dan sesuai dengan Peraturan Kalemdikpol No.02 Tahun 2009 tentang Penunjukan Tenaga Pendidik.Tenaga pendidik di SPN Polda Jawa Barat berperan dalam memberi dukungan emosional dan kognitif, kemudian memberi materi yang berarti juga menarik untuk dipelajari dan dikuasai oleh para siswa, serta memberi dukungan yang cukup bagi terciptanya sebuah organisasi yang mumpuni.Hal ini sudah dilakukan dengan baik oleh Tenaga Pendidik di Lingkungan SPN Polda Jawa Barat.Kemudian peran seorang Tenaga pendidik di Lembaga pendidikan kepolisian khususnya di SPN Polda Jawa Barat yaitu, memiliki tugas seperti merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi proses pembelajaran serta melakukan pembimbingan, pelatihan dan penelitian dalam bidangnya sehingga para tenaga pendidik mampu menciptakan sumber daya manusia yang unggul untuk melahirkan Insan Bhayangkara
<br>Penelitian ini bertujuan mengetahui perencanaan pelatihan peningkatan kemampuan gadik dan gadikan dalam rangka pembelajaran organisasi Polri pada program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat. Untuk mengetahui pelaksanaan peningkatan kemampuan gadik dan gadikan dalam rangka pembelajaran organisasi Polri pada program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat. Untuk mendeskripsikan hasil peningkatan kemampuan gadik dan gadikan dalam rangka pembelajaran organisasi Polri pada program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat, maka penelitian ini menggunakan dasar penelitian studi kasus dan tipe penelitian diskriptif kualitatif. Penentuan informan dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-6dc23.webp" type="image/webp" length="184968" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-22e6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-9eb91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/kecakapan-pembelajaran-organisasi-wilayah-polda-ja-thumb-6dc23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1494-ikip-siliwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14537-comm-edu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Green Banking A Bibliometric Analysis of Research Trends Collaboration and Future Opportunities ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Green Banking A Bibliometric Analysis of Research Trends Collaboration and Future Opportunities ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Green Banking A Bibliometric Analysis of Research Trends Collaboration and Future Opportunities ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42401-era-future-research-green-banking-disclosure" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42401-era-future-research-green-banking-disclosure" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:48ebdde32aabca3790cfbb9c94be957e</id>
	<published>2026-04-28T12:00:19+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T12:00:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="budi sukardi" label="budi sukardi" />
	<category term="world fire" label="world fire" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,fire,sukardi,view,vol,world]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah terhadap adopsi praktik perbankan hijau di negara-negara berkembang, dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah terhadap adopsi praktik perbankan hijau di negara-negara berkembang, dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-84579.webp" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-84579.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-84579.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-84579.webp 1x" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" alt="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp 1x" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" alt="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp 1x" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" alt="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42401-era-future-research-green-banking-disclosure" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" target="_blank">Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities</a>: Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah terhadap adopsi praktik perbankan hijau di negara-negara berkembang, dengan fokus pada bagaimana insentif dan regulasi dapat mendorong bank untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji hubungan antara kinerja keuangan bank dan komitmen mereka terhadap praktik perbankan hijau, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti reputasi bank, kepercayaan pemangku kepentingan, dan mitigasi risiko. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman nasabah terhadap bank yang menerapkan praktik perbankan hijau, serta bagaimana hal ini memengaruhi loyalitas dan preferensi mereka terhadap produk dan layanan keuangan yang berkelanjutan. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika perbankan hijau dan dampaknya terhadap kinerja keuangan, reputasi, dan kepuasan nasabah..
<br>This study provides a comprehensive overview of the evolution of Green Banking literature and can serve as a foundational reference for future research in sustainable finance.The findings reveal an annual publication growth rate of 5.2%, with a significant surge in 2022 and 2024.China emerged as the leading contributor, and Zhang B.was identified as the most productive author.This analysis highlights the importance of continued research and collaboration to advance sustainable finance practices
<br>This study aims to map the development, research directions of Green Banking by analyzing all publications indexed in the Scopus database from 1933 to 2024. A total of 1,252 documents were identified through a Boolean search, and after filtering for English-language journal articles, 698 documents were analyzed. Data were processed using Excel and RStudio, while visualization of keyword co-occurrence and citation using VOSviewer. The findings reveal an annual publication growth rate of 5.2%, with a significant...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp" type="image/webp" length="80648" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-84579.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11908-etihad-journal-islamic-banking-finance.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42384-program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42384-program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:c3f8c71196f16d256650389c7dee70cf</id>
	<published>2026-04-28T11:55:22+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T11:55:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="yaya sunarya" label="yaya sunarya" />
	<category term="faisal fikri" label="faisal fikri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,faisal,fikri,flag,sunarya,yaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas program intervensi komunikasi keluarga yang dirancang khusus untuk mengurangi penggunaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas program intervensi komunikasi keluarga yang dirancang khusus untuk mengurangi penggunaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-b837d.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-b837d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-b837d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-b837d.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak" alt="JURIS - Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-c1528.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-c1528.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-c1528.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-c1528.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak" alt="JURIS - Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-bf880.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-bf880.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-bf880.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-bf880.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak" alt="JURIS - Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42384-program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak" title="JURIS - Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak" target="_blank">Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negatif Pada Anak</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas program intervensi komunikasi keluarga yang dirancang khusus untuk mengurangi penggunaan bahasa negatif pada anak. Program ini dapat melibatkan pelatihan keterampilan komunikasi bagi orang tua dan anak, serta kegiatan yang mempromosikan suasana keluarga yang positif dan suportif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi pola komunikasi keluarga, seperti tingkat pendidikan orang tua, status sosial ekonomi, dan norma budaya masyarakat. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat disesuaikan agar lebih relevan dan efektif. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan longitudinal untuk melacak dampak jangka panjang dari pola komunikasi keluarga terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana komunikasi keluarga berkontribusi pada pembentukan karakter dan perilaku anak di masa depan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pencegahan penggunaan bahasa negatif pada anak dan peningkatan kualitas komunikasi dalam keluarga..
<br>Dari hasil penelitaian, dan juga pembahsan dapat diambil kesimpulan yaitu bahwa komunikasi keluarga dalam mengatasi kebiasaan anak berbicara kasar itu sangat berperan penting.Ketika komunikasi terjalin dengan baik maka dapat membantu mengatasi kebiasaan anak berbicara kasar, dengan komunikasi anak akan mengerti mengapa orang tua melarang anak untuk tidak berbicara dengan menggunakan bahasa yang kasar.Pendidikan dalam sebuah keluarga juga dapat mencegah anak dalam menggunakan Bahasa yang kasar, dengan adanya Pendidikan keluuga anak akan lebih dekat dengan orang tua dan tidak menggunkaan kata-kata kasar sebagai alat untuk berkomunikasi dengan orang lain
<br>Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kasus anak-anak yang masih kecil dan remaja bahkan sampai orang tua yang berbicara dengan menggunakan kata-kata kasar. Sebagai keluarga yang menjadi tempat belajar anak untuk pertama kalinya, komunikasi keluarga ini menjadi penting terutama dalam mengatasi kebiasaan anak yang berbicara dengan menggunakan bahasa yang kasar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, komunikasi, dan pendidikan dalam keluarga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan responden berjumlah enam orang yang merupakan anak, dan orang tua . Hasil dari penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-bf880.webp" type="image/webp" length="102524" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-b837d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-c1528.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/program-intervensi-komunikasi-tingkah-laku-anak-ak-thumb-bf880.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1494-ikip-siliwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14537-comm-edu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42386-dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42386-dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:21a401e9d556304953e9708679cadc01</id>
	<published>2026-04-28T11:36:32+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T11:36:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="yaya sunarya" label="yaya sunarya" />
	<category term="faisal fikri" label="faisal fikri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,faisal,fikri,flag,sunarya,yaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang program bantuan dana usaha terhadap peningkatan kesejahteraan penerima manfaat, tidak hanya secara ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang program bantuan dana usaha terhadap peningkatan kesejahteraan penerima manfaat, tidak hanya secara ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-c58ab.webp" title="JURIS - Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-c58ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-c58ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-c58ab.webp 1x" title="JURIS - Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri" alt="JURIS - Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-84864.webp" title="JURIS - Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-84864.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-84864.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-84864.webp 1x" title="JURIS - Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri" alt="JURIS - Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-797e8.webp" title="JURIS - Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-797e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-797e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-797e8.webp 1x" title="JURIS - Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri" alt="JURIS - Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42386-dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial" title="JURIS - Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri" target="_blank">Peran Laznas Pusat Zakat Umat Cianjur Dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Umat Mandiri Di Lingkungan Pimpinan Ranting Persistri</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang program bantuan dana usaha terhadap peningkatan kesejahteraan penerima manfaat, tidak hanya secara ekonomi tetapi juga sosial dan spiritual. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendampingan yang lebih efektif bagi penerima manfaat, dengan melibatkan tenaga ahli di bidang usaha mikro dan kecil, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memantau perkembangan usaha mereka. Ketiga, penting untuk mengkaji potensi perluasan kerjasama antara Pusat Zakat Umat Cianjur dengan pihak-pihak lain, seperti lembaga keuangan syariah, universitas, atau pemerintah daerah, untuk meningkatkan akses penerima manfaat terhadap sumber daya dan pelatihan yang lebih luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui optimalisasi peran zakat..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses implementasi pemberdayaan masyarakat melalui program umat mandiri dalam bantuan dana usaha dilakukan secara sistematis melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perumusan tujuan, penyusunan rencana program, penentuan sasaran, penentuan biaya, dan evaluasi program.Hasil implementasi program ini cukup baik dalam meningkatkan usaha yang dijalani dengan adanya tambahan modal.Faktor penghambat dalam program ini adalah kurangnya sumber daya manusia di Pusat Zakat Umat, sementara faktor pendukungnya adalah kerjasama dengan Persatuan Islam Istri
<br>Menurut Departemen Umum Kependudukan dan Catatan Sipil (Ducapil) Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk Indonesia 236,53 juta jiwa, dengan umat Islam mencapai 86,88 persen dari jumlah penduduk. Ini menandakan bahwa umat Islam merupakan mayoritas penduduk Indonesia. Indonesia memiliki populasi Muslim yang besar, yang berarti memiliki banyak potensi dana zakat. Menurut Firdaus dkk (2012:33), potensi zakat Indonesia di atas 217 triliun rupiah atau 3,40 persen dari PDB tahun 2010. Sektor industri memiliki potensi zakat paling besar, disusul sektor perumahan. Tabungan zakat memiliki kapasitas sekitar 17 triliun rupiah. Penatausahaan zakat yaitu kegiatan merencanakan, mengatur, melaksanakan, dan mengawasi pengumpulan pendistribusian zakat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-84864.webp" type="image/webp" length="98252" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-c58ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-84864.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/dana-zakat-masyarakat-program-bantuan-sosial-imple-thumb-797e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1494-ikip-siliwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14537-comm-edu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al ujurAt Pendekatan Tematik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al ujurAt Pendekatan Tematik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al ujurAt Pendekatan Tematik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42390-akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42390-akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:df67e1802f4e787b8977667913a23050</id>
	<published>2026-04-28T11:35:19+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T11:35:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="puspita jaya" label="puspita jaya" />
	<category term="journal al" label="journal al" />
	<category term="b tafsir f" label="b tafsir f" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas pendekatan integratif ini ke surah-surah lain dalam Al-Qur'an, dengan fokus pada formulasi etika sosial yang relevan dengan tantangan sosial dan digital modern. Selain itu, penting untuk mengadopsi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas pendekatan integratif ini ke surah-surah lain dalam Al-Qur'an, dengan fokus pada formulasi etika sosial yang relevan dengan tantangan sosial dan digital modern. Selain itu, penting untuk mengadopsi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" alt="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" alt="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-54359.webp" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-54359.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-54359.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-54359.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" alt="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42390-akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" target="_blank">Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas pendekatan integratif ini ke surah-surah lain dalam Al-Qur'an, dengan fokus pada formulasi etika sosial yang relevan dengan tantangan sosial dan digital modern. Selain itu, penting untuk mengadopsi nilai-nilai etika sosial yang terkandung dalam Surah al-ujurAt dalam kurikulum pendidikan, terutama untuk generasi muda, agar mereka dapat menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan praktis nilai-nilai ini dalam konteks digital, seperti media sosial, dan bagaimana mereka dapat membantu mengurangi konflik dan meningkatkan kesetaraan dan penghormatan dalam interaksi online..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa Surah al-HujurAt memuat sistem nilai akhlak sosial QurAoani yang terstruktur dan relevan lintas zaman, mulai dari adab kepada otoritas, kehati-hatian dalam informasi, manajemen konflik, hingga etika komunikasi dan penghormatan terhadap kemanusiaan.Melalui pendekatan tafsir tematik dan sosiologis fungsional Nurcholis Madjid, ditemukan bahwa nilai-nilai seperti tabayyn, islAh, dan ukhuwah bukan sekadar aturan lahiriah, tetapi ekspresi dari penyucian batin yang membentuk masyarakat yang adil, santun, dan bermartabat.Dalam konteks digital dan sosial modern, ajaran-ajaran ini menjadi sangat penting untuk merespons krisis moral dan konflik sosial.Oleh karena itu, disarankan agar pendekatan integratif ini diperluas ke surah-surah lain, nilai-nilainya diadopsi dalam kurikulum pendidikan, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda di ruang publik dan digital
<br>Menggunakan pendekatan Nurcholish Madjid, penelitian ini mengeksplorasi dan merumuskan nilai-nilai etika sosial yang terkandung dalam Surah al-ujurAt melalui kerangka tafsir tematik. Surah ini mencakup ajaran fundamental tentang etika komunitas, seperti menghormati otoritas, prinsip kehati-hatian dalam menerima informasi (tabayyn), kewajiban untuk menyelesaikan konflik (ilAu), dan larangan terhadap ejekan, prasangka, dan ghibah. Penelitian ini menganalisis sumber-sumber klasik dan tafsir menggunakan teknik deskriptif-analisis. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial dalam Surah al-ujurAt bersifat universal, kontekstual, dan dapat diterapkan. Ayat-ayatnya membentuk sistem...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp" type="image/webp" length="75714" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-54359.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective An Encyclopedic Semantic Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective An Encyclopedic Semantic Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective An Encyclopedic Semantic Study ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42403-khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42403-khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:de5303d8b5ca2603c1c06022f2d3580b</id>
	<published>2026-04-28T11:31:41+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T11:31:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="puspita jaya" label="puspita jaya" />
	<category term="journal al" label="journal al" />
	<category term="ghaib tafs" label="ghaib tafs" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali perbandingan antara pengertian khasyyah dalam AlAcQurAoan dengan istilah serupa dalam tafsir kontemporer, menanyakan bagaimana modernisasi memengaruhi interpretasi makna ketakutan transcendental ini; studi topik ini ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali perbandingan antara pengertian khasyyah dalam AlAcQurAoan dengan istilah serupa dalam tafsir kontemporer, menanyakan bagaimana modernisasi memengaruhi interpretasi makna ketakutan transcendental ini; studi topik ini ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" alt="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" alt="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d15ef.webp" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d15ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d15ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d15ef.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" alt="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42403-khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" target="_blank">An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study</a>: Penelitian lanjutan dapat menggali perbandingan antara pengertian khasyyah dalam AlAcQurAoan dengan istilah serupa dalam tafsir kontemporer, menanyakan bagaimana modernisasi memengaruhi interpretasi makna ketakutan transcendental ini; studi topik ini membantu memahami dinamika perubahan tafsiran bahasa Arab modern terhadap istilah klasik. Selanjutnya, analisis komparatif antara konteks khasyyah di AlAcQurAoan dan dalam hadits dapat menilai konsistensi konseptualnya, sekaligus membahas peran ketakutan dalam pembentukan etika sosial bagi umat; pendekatan ini juga memperkaya diskusi tentang peran spiritual dalam kebijakan publik. Akhirnya, eksplorasi hubungan antara khasyyah dengan persepsi risiko psikologis dalam masyarakat Indonesia dapat membuka perspektif baru mengenai dampak budaya terhadap pengalaman keagamaan, memberikan landasan empiris bagi pengembangan program pendidikan agama yang lebih responsif terhadap kondisi psikologis umat..
<br>Makna dasar khasyyah adalah ketakutan yang tinggi, bersamaan dengan rasa takut yang diiringi penghormatan dan kesadaran spiritual terhadap Allah.Dalam AlAcQurAoan, istilah ini muncul dalam berbagai konteks, menurunkan pesan bahwa ketakutan tersebut mendasari kepatuhan, keimanan, dan kesadaran akan kebesaran Tuhan.Analisis semantik ensiklopedik menunjukkan bahwa maksud khasyyah lebih luas dari sekadar rasa takutAiia mencakup konsekuensi moral, sosial, dan eksistensial yang terkait dengan hubungan manusia dengan Sang Pencipta
<br>Alquran memiliki estetika khas melalui penyaringan leksikal setiap fragmen, di mana makna dan tujuan tertentu tertanam dan perlu dieksplorasi secara menyeluruh. Penelitian ini meneliti salah satu istilah yang sering muncul, khasyyah, yang biasanya diterjemahkan sebagai "ketakutan", namun memiliki beragam konotasi. Melalui pendekatan semantik ensiklopedik, artikel ini mengkaji asal-usul, perkembangan makna, dan nuansa fenomena khasyyah di dalam AlAcQurAoan, dengan fokus pada hal-hal yang menumbuhkan rasa takut dan takwa terhadap Allah, serta implikasinya bagi pengertian konsep spiritual dan teologis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp" type="image/webp" length="83360" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d15ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ A World on Fire Markets in Turmoil Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A World on Fire Markets in Turmoil Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A World on Fire Markets in Turmoil Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42383-pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syaria" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42383-pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syaria" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:6f73f6dc18b66e5dc3575cd1706a9312</id>
	<published>2026-04-28T11:21:22+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T11:21:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="budi sukardi" label="budi sukardi" />
	<category term="world fire" label="world fire" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,fire,sukardi,view,vol,world]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan pendekatan indeks silang yang menggabungkan kerangka kerja keuangan syariah dengan analisis kuantitatif dalam situasi geopolitik nyata. Penelitian ini memperkenalkan model EGARCH berbasis peristiwa ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan pendekatan indeks silang yang menggabungkan kerangka kerja keuangan syariah dengan analisis kuantitatif dalam situasi geopolitik nyata. Penelitian ini memperkenalkan model EGARCH berbasis peristiwa ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-ef20f.webp" title="JURIS - A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-ef20f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-ef20f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-ef20f.webp 1x" title="JURIS - A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict" alt="JURIS - A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-c79d3.webp" title="JURIS - A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-c79d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-c79d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-c79d3.webp 1x" title="JURIS - A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict" alt="JURIS - A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-5b383.webp" title="JURIS - A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-5b383.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-5b383.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-5b383.webp 1x" title="JURIS - A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict" alt="JURIS - A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42383-pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syaria" title="JURIS - A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict" target="_blank">A  World on Fire, Markets in Turmoil: Uncovering the Resilience of Islamic Stocks Amid Global Conflict</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan pendekatan indeks silang yang menggabungkan kerangka kerja keuangan syariah dengan analisis kuantitatif dalam situasi geopolitik nyata. Penelitian ini memperkenalkan model EGARCH berbasis peristiwa sebagai pendekatan inovatif untuk menganalisis volatilitas indeks syariah secara global, serta menawarkan kerangka kerja baru untuk menilai ketahanan struktural pasar syariah. Selain itu, hasil penelitian ini memberikan dasar empiris yang penting bagi investor institusi, manajer portofolio ESG, dan regulator pasar keuangan dalam merancang strategi mitigasi risiko yang merespons dinamika krisis geopolitik modern. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan indeks risiko geopolitik berbasis teks atau media untuk menangkap dinamika halus eskalasi konflik secara real-time dan kontekstual. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman tentang peran keuangan syariah dalam arsitektur stabilitas pasar global dan menjembatani integrasi antara nilai-nilai etis dan efisiensi dalam teori keuangan modern..
<br>Penelitian ini mengungkapkan bahwa indeks saham syariah (DJIM) dan indeks konvensional (MSCI World) menunjukkan dinamika yang berbeda dalam merespons tekanan geopolitik global.Meskipun keduanya sensitif terhadap indikator risiko sistemik seperti VIX, harga emas, dan indeks dolar AS, DJIM menunjukkan respons yang lebih stabil terhadap eskalasi konflik langsung, seperti kasus Israel-Palestina dan Israel-Iran.Sebaliknya, MSCI World menunjukkan respons signifikan tambahan terhadap pergerakan harga minyak, yang mencerminkan hubungan erat dengan sektor energi global.Hasil ini menunjukkan bahwa struktur indeks syariah yang berbasis nilai, etika, dan prinsip kehati-hatian memberikan ketahanan yang relatif lebih tinggi menghadapi ketidakpastian global, terutama yang berasal dari guncangan eksternal jangka pendek
<br>Konflik geopolitik yang terjadi sejak tahun 2023, khususnya antara Israel dan Palestina, serta Israel dan Iran, telah menimbulkan tekanan signifikan terhadap stabilitas pasar keuangan global. Penelitian ini mengevaluasi dan membandingkan respons dan volatilitas indeks saham syariah (Dow Jones Islamic Market) dan indeks saham konvensional (MSCI World) terhadap dua peristiwa geopolitik utama. Metode penelitian menggunakan model EGARCH(1,1) berbasis peristiwa dan data harian untuk periode Januari 2023 hingga Juni 2025, serta memasukkan variabel kontrol makroekonomi seperti VIX, USDX, harga emas, dan harga minyak dalam analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DJIM cenderung lebih responsif terhadap indikator risiko global (seperti VIX dan USDX), tetapi relatif stabil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-ef20f.webp" type="image/webp" length="88994" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-ef20f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-c79d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/pasar-global-bouquet-risiko-keuangan-syariah-saham-thumb-5b383.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11908-etihad-journal-islamic-banking-finance.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PEMETAAN AYAT AYAT NASIKH MANSKH Studi Komparatif dalam kitab Al Burhan Fi Ulumul Quran dan Al ItqAn Fi Ulumul Quran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PEMETAAN AYAT AYAT NASIKH MANSKH Studi Komparatif dalam kitab Al Burhan Fi Ulumul Quran dan Al ItqAn Fi Ulumul Quran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PEMETAAN AYAT AYAT NASIKH MANSKH Studi Komparatif dalam kitab Al Burhan Fi Ulumul Quran dan Al ItqAn Fi Ulumul Quran ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42397-nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42397-nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:4c9e43a7e9ae83dcb8cd84d4cff6483a</id>
	<published>2026-04-28T11:18:41+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T11:18:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="puspita jaya" label="puspita jaya" />
	<category term="journal al" label="journal al" />
	<category term="b tafsir f" label="b tafsir f" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi ayat-ayat NAsikh dan Manskh, dengan mempertimbangkan berbagai pendekatan dan perspektif ilmiah. Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi ayat-ayat NAsikh dan Manskh, dengan mempertimbangkan berbagai pendekatan dan perspektif ilmiah. Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp 1x" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" alt="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-958d0.webp" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-958d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-958d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-958d0.webp 1x" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" alt="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp 1x" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" alt="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42397-nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" target="_blank">PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi ayat-ayat NAsikh dan Manskh, dengan mempertimbangkan berbagai pendekatan dan perspektif ilmiah. Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam antara kedua kitab dapat dilakukan untuk memahami perbedaan metodologis dan konseptual yang digunakan oleh kedua tokoh, serta kontribusinya terhadap pemahaman NAsikh-Manskh. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi implikasi praktis dari konsep NAsikh-Manskh dalam konteks hukum Islam dan perkembangan sosial masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemahaman ilmu-ilmu Qur'an dan tafsir..
<br>Berdasarkan telaah komparatif terhadap bab NAsikh-Manskh dalam Al-BurhAn f AoUlm al-QurAoAn karya Al-Zarkashi dan Al-ItqAn f AoUlm al-QurAoAn karya al-Suyth dapat ditarik beberapa kesimpulan utama yakni Dalam Al-Burhan metodenya lebih banyak mengutip ayat syar dan hadits shahh yang menjelaskan naskh.Ia menekankan otoritas ulama tabiAon dan riwayat sahabat untuk menetapkan Manskh.Total ayat yang terManskh tidak diperinci secara jelas, hanya mencantumkan beberapa contoh ayat.Sedangkan dalam kitab Al- ItqAn mencerminkan upaya merangkum, mengklarifikasi, dan mengkritisi temuan sebelumnya.Terdapat 4 klasifikasi Manskh dan Total ayat yang terNAsikh hukumnya terdapat 21 ayat.Dalam sisi pengertian, klasifikasi, tidak ada perbedaan signifikan antara keduanya, perbedaan mencolok adalah pada jumlah ayat yang tergolong dalam NAsikh-Manskh
<br>Artikel ini membandingkan konsep nAsikh-manskh dalam dua karya klasik ilmu Qur'an: Al-ItqAn oleh al-Suy dan Al-BurhAn oleh az-Zarkash. Menggunakan metode komparatif teksual, artikel ini mengeksplorasi definisi, kriteria, dan klasifikasi surah yang mengandung ayat-ayat yang menghapus atau dihapus. Meskipun kedua cendekiawan sepakat bahwa abrograsi hanya berlaku untuk hukum, metode mereka berbeda. Al-Suy mengidentifikasi 43 surah yang bebas dari abrograsi, sedangkan az-Zarkash hanya mencantumkan 34, dengan interpretasi yang lebih ketat tentang ayat-ayat yang tetap dibaca tetapi tidak lagi dipraktikkan. Perbedaan ini mencerminkan perspektif ilmiah yang beragam daripada kontradiksi. Studi ini merekomendasikan integrasi kedua pendekatan untuk mengembangkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang nAsikh-manskh.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp" type="image/webp" length="62942" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-958d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Relasi Prasangka dan Doa Perspektif Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relasi Prasangka dan Doa Perspektif Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relasi Prasangka dan Doa Perspektif Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42396-sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-42396-sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-28:2dbc10b4862e3b763e0b927244551d75</id>
	<published>2026-04-28T11:12:37+07:00</published>
	<updated>2026-04-28T11:12:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="puspita jaya" label="puspita jaya" />
	<category term="journal al" label="journal al" />
	<category term="b tafsir f" label="b tafsir f" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam dampak psikologis dari ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam dampak psikologis dari ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp 1x" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" alt="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-1ac08.webp" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-1ac08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-1ac08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-1ac08.webp 1x" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" alt="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-93e93.webp" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-93e93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-93e93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-93e93.webp 1x" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" alt="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42396-sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" target="_blank">Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam dampak psikologis dari prasangka terhadap efektivitas doa, dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti tingkat keyakinan, harapan, dan pengalaman spiritual individu. Kedua, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan pandangan Sayyid Qutb tentang hubungan antara prasangka dan doa dengan perspektif ulama tafsir lainnya, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam interpretasi mereka. Ketiga, penelitian empiris dapat dilakukan untuk menguji validitas klaim Sayyid Qutb tentang pengaruh prasangka terhadap penerimaan doa, dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengumpulkan data dari berbagai kelompok masyarakat. Penelitian ini dapat melibatkan survei, wawancara, dan analisis konten dari teks-teks keagamaan dan literatur terkait. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan mendalam tentang kompleksitas hubungan antara prasangka dan doa dalam konteks keagamaan dan sosial..
<br>Sayyid Qutb menekankan pentingnya keyakinan yang kuat saat berdoa, di mana prasangka baik (uusn al-eann) kepada Allah mencerminkan keyakinan bahwa doa yang tulus akan dikabulkan.Prasangka buruk (sAo al-eann) dapat menghalangi penerimaan doa.Hubungan antara doa dan prasangka memiliki implikasi spiritual, psikologis, dan sosial yang signifikan bagi kehidupan umat manusia, membentuk pandangan hidup dan memberikan kerangka spiritual yang komprehensif
<br>Penelitian ini mengkaji secara mendalam masalah hubungan antara prasangka dan doa, yang dapat menyebabkan doa tidak terkabul atau menyebabkan seseorang berhenti berdoa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara rinci hubungan antara prasangka dan doa dalam pandangan Sayyid Qutb dalam buku Tafsir F eilAl Al-QurAoAn. Penelitian ini menggunakan pendekatan tekstualis yang akan menuntut penelitian untuk fokus pada teks Tafsir F eilAl Al-QurAoAn karya Sayyid Qutb sebagai sumber analisis utama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yang bertujuan untuk menjelaskan secara rinci...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp" type="image/webp" length="61130" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-1ac08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-93e93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 28 Apr 2026 14:12:31 +0700. 24 items. Served in: 5.902 seconds [atom] -->
