<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-07-21T18:18:46+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55457-pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-seb" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55457-pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-seb" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:e7e2e68ff015ef6a3cd08eacc707ddf6</id>
	<published>2026-07-21T17:31:01+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T17:31:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="profile self" label="profile self" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,profile,self,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar sekolah dan konselor sekolah menerapkan intervensi praktis yang berbasis Social-Emotional Learning (SEL), seperti mengintegrasikan praktik pembangunan empati atau diskusi singkat tentang regulasi emosi dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar sekolah dan konselor sekolah menerapkan intervensi praktis yang berbasis Social-Emotional Learning (SEL), seperti mengintegrasikan praktik pembangunan empati atau diskusi singkat tentang regulasi emosi dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-c21c6.webp" title="JURIS - The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-c21c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-c21c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-c21c6.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang" alt="JURIS - The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-577ba.webp" title="JURIS - The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-577ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-577ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-577ba.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang" alt="JURIS - The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-d6d86.webp" title="JURIS - The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-d6d86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-d6d86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-d6d86.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang" alt="JURIS - The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55457-pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-seb" title="JURIS - The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang" target="_blank">The Effect of Emotional Intelligence on Peer Support for Students with Disabilities in Inclusive Junior High Schools in Semarang</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar sekolah dan konselor sekolah menerapkan intervensi praktis yang berbasis Social-Emotional Learning (SEL), seperti mengintegrasikan praktik pembangunan empati atau diskusi singkat tentang regulasi emosi dalam sesi homeroom. Selain itu, sekolah dapat menerapkan bentuk sederhana dari Peer-Mediated Intervention dengan mengatur rencana tempat duduk yang bergantian atau kelompok kolaboratif yang melibatkan siswa tanpa disabilitas dan teman sebayanya yang memiliki disabilitas, sehingga memungkinkan dukungan teman sebaya berkembang secara alami. Para peneliti juga dapat memperluas variabel penelitian dengan memasukkan faktor lingkungan, melibatkan lebih banyak sekolah, dan menggunakan metode wawancara kualitatif untuk mengeksplorasi dinamika interaksi sosial yang sebenarnya di lingkungan sekolah inklusi..
<br>Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap dukungan teman sebaya di antara siswa tanpa disabilitas di SMP inklusi di Kota Semarang.Sebagian besar peserta berada dalam kategori tinggi baik untuk kecerdasan emosional (46,2%) maupun dukungan teman sebaya (52,6%).Meskipun kecerdasan emosional hanya menyumbang 33,9% dari variasi variabel dependen, sisanya 66,1% dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar model penelitian, seperti iklim sekolah, peran konselor sekolah, ketersediaan guru pendidikan khusus, dan praktik pengasuhan yang menumbuhkan empati di rumah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecerdasan emosional siswa non-disabilitas terhadap dukungan teman sebaya bagi siswa disabilitas di SMP inklusi Kota Semarang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode multi-stage sampling, penelitian melibatkan 234 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling untuk kriteria subjek dan simple random sampling untuk lokasi penelitian. Data dikumpulkan secara langsung menggunakan skala kecerdasan emosional dan skala dukungan teman sebaya, kemudian dianalisis dengan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-c21c6.webp" type="image/webp" length="281000" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-c21c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-577ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/pemahaman-teman-sebaya-lingkungan-sosial-kecerdasa-thumb-d6d86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Fatherlessness and ChildrenAos Rights A Case Study from Bandar Baru District Pidie Jaya Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fatherlessness and ChildrenAos Rights A Case Study from Bandar Baru District Pidie Jaya Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fatherlessness and ChildrenAos Rights A Case Study from Bandar Baru District Pidie Jaya Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55449-pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektua" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55449-pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektua" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:84869728be10ac07c8e5e529f412caf5</id>
	<published>2026-07-21T17:15:52+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T17:15:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi intervensi berbasis komunitas yang dirancang untuk mengurangi dampak emosional pada anak-anak yang mengalami ketidakhadiran ayah, misalnya dengan menguji efektivitas program mentoring atau konseling di sekolah; ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi intervensi berbasis komunitas yang dirancang untuk mengurangi dampak emosional pada anak-anak yang mengalami ketidakhadiran ayah, misalnya dengan menguji efektivitas program mentoring atau konseling di sekolah; ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-f7820.webp" title="JURIS - Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-f7820.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-f7820.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-f7820.webp 1x" title="JURIS - Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency" alt="JURIS - Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-4808c.webp" title="JURIS - Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-4808c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-4808c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-4808c.webp 1x" title="JURIS - Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency" alt="JURIS - Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-b1273.webp" title="JURIS - Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-b1273.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-b1273.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-b1273.webp 1x" title="JURIS - Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency" alt="JURIS - Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55449-pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektua" title="JURIS - Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency" target="_blank">Fatherlessness and ChildrenAos Rights: A Case Study from Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi intervensi berbasis komunitas yang dirancang untuk mengurangi dampak emosional pada anak-anak yang mengalami ketidakhadiran ayah, misalnya dengan menguji efektivitas program mentoring atau konseling di sekolah; selanjutnya, studi longitudinal yang melacak perkembangan psikososial anak-anak dengan ketidakhadiran ayah selama periode lima hingga sepuluh tahun dapat memberikan wawasan tentang konsekuensi jangka panjang dan faktor penyangga yang mendukung resilien, khususnya dalam konteks rural Aceh; terakhir, penelitian komparatif yang membandingkan pengalaman anak di wilayah dengan tingkat migrasi tenaga kerja tinggi versus wilayah dengan prevalensi perceraian tinggi dapat mengidentifikasi perbedaan pola ketidakhadiran ayah dan implikasinya terhadap pemenuhan hak anak, sehingga memberikan dasar kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk memperkuat peran ayah baik secara fisik maupun simbolis..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakhadiran ayah secara signifikan menghambat pemenuhan hak anak, memengaruhi aspek material, emosional, sosial, dan identitas mereka.Ketidakhadiran ayah parsial memenuhi kebutuhan ekonomi tetapi tidak memberikan kasih sayang, sedangkan ketidakhadiran total menyebabkan trauma psikologis mendalam, menurunnya kepercayaan diri, gangguan identitas, dan kesulitan penyesuaian sosial.Menurut hukum keluarga Islam dan maqasid sharia, kewajiban ayah tidak dapat dibatasi pada nafkah saja, melainkan meliputi kasih sayang, perawatan, bimbingan moral, dan perlindungan psikologis.kegagalan memenuhi kewajiban tersebut merupakan pelanggaran terhadap hak holistik anak
<br>Fenomena ketidakhadiran ayah, atau ketiadaan figur ayah dalam kehidupan seorang anak, semakin umum terjadi dalam masyarakat, baik disebabkan oleh kematian, perceraian, maupun faktor tempat tinggal atau domisili. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ketidakhadiran ayah terhadap pemenuhan hak anak dari perspektif hukum keluarga Islam, dengan studi kasus di Kabupaten Pidie Jaya, Kecamatan Bandar Baru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui wawancara mendalam terhadap tiga anak yang mengalami ketidakhadiran ayah serta pernyataan ibu masingAcmasing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam satu kasus, ketidakhadiran ayah memberikan dampak signifikan terhadap kondisi emosional, psikologis, dan sosial anak. Pada kasus lain, hak atas nafkah materi terpenuhi karena ayah bekerja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-4808c.webp" type="image/webp" length="103984" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-f7820.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-4808c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/pemenuhan-hak-perlindungan-kekayaan-intelektual-pe-thumb-b1273.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55451-keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kelu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55451-keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kelu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:dd6ddad0452bae33dee62ff631d1bb26</id>
	<published>2026-07-21T17:11:10+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T17:11:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah meletakkan dasar konseptual yang kuat mengenai pengawasan digital sebagai hadhanah modern dalam hukum Islam. Untuk melengkapi temuan ini, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam aspek implementasi dan tantangan praktis di ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah meletakkan dasar konseptual yang kuat mengenai pengawasan digital sebagai hadhanah modern dalam hukum Islam. Untuk melengkapi temuan ini, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam aspek implementasi dan tantangan praktis di ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-f8b79.webp" title="JURIS - Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-f8b79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-f8b79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-f8b79.webp 1x" title="JURIS - Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law" alt="JURIS - Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-a98cf.webp" title="JURIS - Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-a98cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-a98cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-a98cf.webp 1x" title="JURIS - Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law" alt="JURIS - Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-563ea.webp" title="JURIS - Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-563ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-563ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-563ea.webp 1x" title="JURIS - Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law" alt="JURIS - Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55451-keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kelu" title="JURIS - Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law" target="_blank">Digital Supervision of Children as a Form of Modern Hadhanah in Islamic Law</a>: Penelitian ini telah meletakkan dasar konseptual yang kuat mengenai pengawasan digital sebagai hadhanah modern dalam hukum Islam. Untuk melengkapi temuan ini, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam aspek implementasi dan tantangan praktis di lapangan. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah dengan melakukan studi empiris untuk mengidentifikasi bagaimana tingkat literasi digital orang tua Muslim secara konkret memengaruhi efektivitas penerapan hadhanah modern dalam pengawasan digital anak di lingkungan keluarga, serta faktor-faktor sosio-kultural dan ekonomi apa saja yang menjadi penghambat atau pendorong utama bagi peningkatan kompetensi digital orang tua. Penelitian semacam ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif atau campuran untuk menangkap pengalaman hidup keluarga secara mendalam, termasuk dinamika internal dalam menyeimbangkan kebutuhan pengawasan dengan penghormatan terhadap privasi anak di era digital. Selain itu, penting juga untuk mengembangkan dan mengevaluasi model atau strategi pengawasan digital yang lebih spesifik dan adaptif terhadap berbagai jenis ancaman online. Misalnya, bagaimana pengawasan digital dapat dirancang secara efektif untuk secara khusus melindungi *maqAid al-syar'ah* tertentu seperti *hife al-dn* (penjagaan agama) dari paparan ideologi ekstremis atau *hife al-nasl* (penjagaan keturunan) dari eksploitasi di platform media sosial yang berbeda, serta implikasinya terhadap pengembangan pedoman pengasuhan digital yang praktis dan sesuai syariah. Dengan demikian, penelitian di masa mendatang dapat menjembatani kesenjangan antara kerangka normatif dan realitas praktik, menyediakan solusi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan bagi keluarga Muslim dalam menghadapi kompleksitas dunia digital..
<br>Berdasarkan studi, pengawasan digital pada anak adalah aktualisasi hadhanah modern yang sangat relevan dengan prinsip hukum keluarga Islam, memperluas perlindungan anak dari ruang fisik ke digital.Implementasinya dalam keluarga Muslim mencakup pengaturan penggunaan gawai, pembatasan akses konten berbahaya, penggunaan fitur kontrol orang tua, serta penguatan komunikasi dan edukasi literasi digital, berlandaskan nilai kasih sayang, amanah, dan pendidikan.Dalam perspektif *maqAid al-syar'ah*, pengawasan ini memiliki legitimasi kuat karena berfungsi menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta anak dari ancaman digital, sehingga membentuk generasi yang beriman, mulia, cakap digital, dan bertanggung jawab
<br>Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pengasuhan dalam keluarga Muslim. Anak-anak tidak hanya berinteraksi dalam lingkungan fisik, tetapi juga di ruang digital yang menyajikan berbagai peluang dan risiko, seperti paparan konten negatif, perundungan siber (cyberbullying), eksploitasi digital, dan kecanduan gawai (gadget). Kondisi ini memerlukan reinterpretasi konsep hadhanah dalam hukum Islam agar tetap relevan dengan tantangan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengawasan digital terhadap anak sebagai bentuk hadhanah modern dalam hukum Islam dan mengkaji relevansinya dalam perspektif maqAid al-syar'ah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-f8b79.webp" type="image/webp" length="103410" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-f8b79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-a98cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/keluarga-islam-evolution-islamic-law-regulasi-kebi-thumb-563ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Development and Evaluation of an HMI Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development and Evaluation of an HMI Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development and Evaluation of an HMI Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55461-sistem-kontrol-pintu-remote-laborat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55461-sistem-kontrol-pintu-remote-laborat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:8f8581f54fa7b351c79702562a7d9e62</id>
	<published>2026-07-21T16:57:03+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T16:57:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="daniel opoku" label="daniel opoku" />
	<category term="siska aulia" label="siska aulia" />
	<category term="sandy azizi" label="sandy azizi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aulia,azizi,daniel,opoku,sandy,siska]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Pengembangan media pembelajaran berbasis IoT dan robotika yang terintegrasi dengan platform HMI untuk program pendidikan vokasi lainnya, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Pengembangan media pembelajaran berbasis IoT dan robotika yang terintegrasi dengan platform HMI untuk program pendidikan vokasi lainnya, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-3acb7.webp" title="JURIS - Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-3acb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-3acb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-3acb7.webp 1x" title="JURIS - Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning" alt="JURIS - Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-44740.webp" title="JURIS - Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-44740.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-44740.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-44740.webp 1x" title="JURIS - Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning" alt="JURIS - Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-02b9c.webp" title="JURIS - Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-02b9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-02b9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-02b9c.webp 1x" title="JURIS - Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning" alt="JURIS - Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55461-sistem-kontrol-pintu-remote-laborat" title="JURIS - Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning" target="_blank">Development and Evaluation of an HMI-Based Remote Laboratory Arm Robot for Control System Learning</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Pengembangan media pembelajaran berbasis IoT dan robotika yang terintegrasi dengan platform HMI untuk program pendidikan vokasi lainnya, seperti Teknik Otomotif, Teknik Komputer dan Jaringan, atau Teknik Elektronika. Penelitian ini dapat mengeksplorasi kebutuhan spesifik program tersebut dan mengembangkan media yang sesuai dengan kurikulum dan tantangan industri yang dihadapi oleh lulusan program tersebut.2. Penelitian lebih lanjut tentang efektivitas media pembelajaran berbasis HMI dalam meningkatkan kompetensi siswa dalam pemrograman sensor-aktor dan integrasi perangkat IoT dalam konteks automasi industri. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan modul pembelajaran yang lebih mendalam tentang topik ini, dengan menggunakan platform HMI yang telah dikembangkan, dan mengevaluasi dampak media pada pemahaman siswa tentang konsep-konsep ini.3. Penelitian tentang implementasi dan efektivitas media pembelajaran berbasis HMI dalam konteks pembelajaran jarak jauh atau blended learning di sekolah-sekolah vokasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi tantangan dan peluang yang muncul dalam pembelajaran jarak jauh, seperti aksesibilitas, interaksi siswa, dan dukungan teknis, serta mengevaluasi bagaimana media HMI dapat meningkatkan pengalaman belajar siswa dalam lingkungan pembelajaran yang berbeda..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa media berbasis Human-Machine Interface (HMI) untuk robot lengan laboratorium jarak jauh memiliki fungsi yang sangat baik dalam berbagai aspek teknis.Validasi oleh para ahli menunjukkan skor di atas 88% untuk fungsi, portabilitas, kemudahan penggunaan, dan tata letak, sementara hasil uji latensi menunjukkan waktu penundaan rata-rata 44,2 hingga 85 milidetik, yang menunjukkan bahwa sistem memiliki respons cepat dan cocok untuk digunakan dalam pembelajaran jarak jauh.Desain antarmuka yang dikembangkan juga dinilai responsif dan kompatibel dengan berbagai perangkat Android.Dalam hal konten dan desain media, validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan skor kelayakan di atas 90%, menunjukkan bahwa media ini sangat cocok untuk digunakan sebagai alat pembelajaran.Konten media telah disesuaikan dengan hasil belajar program Teknik Instalasi Listrik (EIT) dan kebutuhan industri, sehingga menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik secara efektif.Efektivitas media dalam meningkatkan hasil belajar siswa juga ditunjukkan melalui analisis N-Gain, di mana nilai N-Gain rata-rata dalam kelas eksperimen mencapai 0,36 (kategori sedang), jauh lebih tinggi daripada kelas kontrol yang hanya mencapai 0,14 (kategori rendah).Selain itu, hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pre-test dan post-test di kelas eksperimen, menunjukkan bahwa penggunaan media ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sistem kontrol berbasis otomasi di sekolah menengah kejuruan
<br>Perkembangan teknologi digital di era Industri 4.0 telah mengubah cara sistem kontrol, otomasi, dan robotika dioperasikan dan dipelajari di berbagai sektor industri. Integrasi Internet of Things (IoT), Human-Machine Interfaces (HMI), dan jaringan komunikasi real-time telah menciptakan tuntutan baru untuk kompetensi teknis, khususnya bagi personel yang mampu mengoperasikan, memantau, dan mengatasi masalah perangkat kontrol yang terhubung secara remote. Dalam pendidikan vokasi, khususnya program Teknik Instalasi Listrik dan otomasi industri, kebutuhan kompetensi ini semakin kuat seiring dengan penggunaan manipulator robotik, sistem kontrol terdistribusi, dan teknologi berbasis awan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-3acb7.webp" type="image/webp" length="137142" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-3acb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-44740.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/sistem-kontrol-pintu-remote-laboratory-arm-robot-h-thumb-02b9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-507-unand.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18408-andalas-journal-electrical-electronic-engineering-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55464-hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55464-hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:0af58dac27089abce27ad68ef3181232</id>
	<published>2026-07-21T16:53:04+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T16:53:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="profile self" label="profile self" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,profile,self,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki faktorAcfaktor tambahan seperti selfAcefficacy, resilien, dan sifat kepribadian yang berpengaruh terhadap academic grit pada mahasiswa di berbagai universitas di Indonesia dengan menggunakan sampel multiAcsite untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki faktorAcfaktor tambahan seperti selfAcefficacy, resilien, dan sifat kepribadian yang berpengaruh terhadap academic grit pada mahasiswa di berbagai universitas di Indonesia dengan menggunakan sampel multiAcsite untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-5ae3b.webp" title="JURIS - The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-5ae3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-5ae3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-5ae3b.webp 1x" title="JURIS - The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar" alt="JURIS - The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-91e50.webp" title="JURIS - The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-91e50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-91e50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-91e50.webp 1x" title="JURIS - The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar" alt="JURIS - The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-7e89b.webp" title="JURIS - The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-7e89b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-7e89b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-7e89b.webp 1x" title="JURIS - The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar" alt="JURIS - The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55464-hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa" title="JURIS - The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar" target="_blank">The influence of social support and hope on academic grit among students at Universitas Negeri Makassar</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki faktorAcfaktor tambahan seperti selfAcefficacy, resilien, dan sifat kepribadian yang berpengaruh terhadap academic grit pada mahasiswa di berbagai universitas di Indonesia dengan menggunakan sampel multiAcsite untuk meningkatkan generalisasi temuan. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang memantau perubahan dukungan sosial, hope, dan academic grit selama beberapa tahun akademik guna memahami hubungan kausal dan pola perkembangan grit secara temporal. Selanjutnya, eksperimen intervensi yang dirancang untuk memperkuat hope melalui pelatihan penetapan tujuan dan meningkatkan dukungan sosial melalui program mentoring sebaya dapat diuji dengan desain randomized controlled trial untuk menilai efeknya terhadap peningkatan academic grit mahasiswa. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika faktor internal dan eksternal serta menghasilkan strategi praktis yang efektif dalam meningkatkan ketahanan akademik mahasiswa..
<br>Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa academic grit mahasiswa terbentuk melalui interaksi antara faktor internal (hope) dan faktor eksternal (dukungan sosial).Hope berfungsi sebagai sumber motivasi yang memungkinkan individu menetapkan tujuan, mengembangkan strategi, dan mempertahankan usaha dalam menghadapi tantangan akademik, sementara dukungan sosial memberikan penguatan emosional dan psikologis yang membantu mahasiswa bertahan selama proses belajar.Secara keseluruhan, academic grit merupakan konstruk dinamis yang berkembang seiring dengan kombinasi sumber daya psikologis pribadi dan lingkungan sosial yang mendukung
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dukungan sosial dan hope terhadap academic grit pada mahasiswa. Penelitian melibatkan 425 mahasiswa aktif Universitas Negeri Makassar berusia 18-23 tahun yang dipilih menggunakan teknik multistage cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala academic grit, skala dukungan sosial, dan the Adult Dispositional Hope Scale, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan hope berpengaruh signifikan terhadap academic grit dengan kontribusi sebesar 44,3% (RA = 0,443; p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial dan hope, semakin tinggi academic grit mahasiswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-91e50.webp" type="image/webp" length="84694" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-5ae3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-91e50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/hope-scale-lingkungan-sosial-sumber-daya-mahasiswa-thumb-7e89b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases A Case Study in Kampung Kung Pegasing District Central Aceh Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases A Case Study in Kampung Kung Pegasing District Central Aceh Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases A Case Study in Kampung Kung Pegasing District Central Aceh Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55445-strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pem" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55445-strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pem" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:c3e53df5cf03d4059e6f39f2b7ce9e0a</id>
	<published>2026-07-21T16:43:16+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T16:43:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan studi komparatif yang lebih mendalam tentang peran dan efektivitas Lembaga Sarak Opat dalam menyelesaikan kasus-kasus ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan studi komparatif yang lebih mendalam tentang peran dan efektivitas Lembaga Sarak Opat dalam menyelesaikan kasus-kasus ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-0a085.webp" title="JURIS - The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-0a085.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-0a085.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-0a085.webp 1x" title="JURIS - The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency" alt="JURIS - The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-f6fa1.webp" title="JURIS - The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-f6fa1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-f6fa1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-f6fa1.webp 1x" title="JURIS - The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency" alt="JURIS - The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-451d3.webp" title="JURIS - The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-451d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-451d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-451d3.webp 1x" title="JURIS - The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency" alt="JURIS - The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55445-strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pem" title="JURIS - The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency" target="_blank">The Role of the Sarak Opat Institution in Resolving Domestic Violence Cases: A Case Study in Kampung Kung, Pegasing District, Central Aceh Regency</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan studi komparatif yang lebih mendalam tentang peran dan efektivitas Lembaga Sarak Opat dalam menyelesaikan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga di berbagai wilayah Aceh, dengan mempertimbangkan variasi budaya dan sosial di setiap daerah.2. Melakukan penelitian kualitatif yang fokus pada pengalaman dan perspektif korban kekerasan dalam rumah tangga dalam proses penyelesaian melalui Lembaga Sarak Opat, untuk memahami bagaimana pendekatan adat ini memberikan dampak pada korban dan bagaimana cara meningkatkan perlindungan korban dalam sistem ini.3. Menganalisis dan merancang strategi sosialisasi hukum yang efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, serta mendorong penggunaan mekanisme hukum positif dalam kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga yang serius, dengan tetap mempertimbangkan nilai-nilai sosial dan budaya lokal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Lembaga Sarak Opat memiliki peran penting dalam menyelesaikan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di masyarakat Gayo, terutama dalam kasus-kasus ringan.Mekanisme penyelesaian melalui Sarak Opat menekankan musyawarah, mediasi, dan perdamaian untuk menjaga keharmonisan keluarga dan ketertiban sosial di masyarakat.Namun, lembaga ini memiliki wewenang yuridis terbatas sehingga tidak dapat menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga yang serius yang membutuhkan perlindungan hukum formal.Di sisi lain, hukum positif berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 memberikan kepastian hukum dan perlindungan yang jelas bagi korban, termasuk sanksi pidana terhadap pelaku, tetapi kurang sensitif terhadap nilai-nilai sosial dan budaya lokal.Perbandingan antara kedua sistem menunjukkan bahwa Sarak Opat lebih efektif dalam menyelesaikan konflik ringan dengan pendekatan budaya dan kekeluargaan, sedangkan hukum positif lebih sesuai untuk kasus-kasus berat yang membutuhkan perlindungan hukum dan sanksi pidana.Solusi ideal untuk kekerasan dalam rumah tangga adalah melalui sinergi antara Sarak Opat dan hukum positif, sehingga keadilan dapat tercapai, perlindungan bagi korban, dan pada saat yang sama menjaga harmoni sosial di masyarakat Gayo.Sinergi ini memungkinkan kedua sistem hukum saling melengkapi, menggabungkan nilai-nilai adat dan keadilan hukum formal dalam upaya menyelesaikan konflik rumah tangga secara komprehensif
<br>Lembaga Sarak Opat berperan sebagai pilar utama dalam tata kelola sosial, adat, dan keagamaan masyarakat Gayo. Melalui kerja sama antara Reje, Imem, Petue, dan Rakyat Even Mufakat. Termasuk dalam menyelesaikan kasus kekerasan dalam rumah tangga, keberadaan Sarak Opat diakui dalam Qanun Kabupaten Bener Meriah Nomor 4 Tahun 2015 dan Qanun Provinsi Aceh Nomor 10 Tahun 2002. Kemudian negara juga telah mengatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang menempatkan kekerasan dalam rumah tangga sebagai tindak pidana dan menekankan perlindungan hukum bagi korban. Namun, kenyataannya di Kampung Kung, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, terdapat kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga di masyarakat. Maka penelitian ini merumuskan permasalahan mengenai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-f6fa1.webp" type="image/webp" length="91776" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-0a085.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-f6fa1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/strategi-sosial-afektif-ai-nilai-pemasaran-sumber-thumb-451d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Fear of AI and studentsAo psychological well being through career anxiety ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fear of AI and studentsAo psychological well being through career anxiety ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fear of AI and studentsAo psychological well being through career anxiety ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55456-literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55456-literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:35faa317227df98a9ddbd29f8100ea67</id>
	<published>2026-07-21T16:09:41+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T16:09:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="profile self" label="profile self" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,profile,self,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi bagaimana peningkatan literasi AI memengaruhi tingkat career anxiety pada mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu selama periode waktu tertentu. Selain itu, pendekatan metode campuran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi bagaimana peningkatan literasi AI memengaruhi tingkat career anxiety pada mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu selama periode waktu tertentu. Selain itu, pendekatan metode campuran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-26159.webp" title="JURIS - Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-26159.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-26159.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-26159.webp 1x" title="JURIS - Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety" alt="JURIS - Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-78565.webp" title="JURIS - Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-78565.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-78565.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-78565.webp 1x" title="JURIS - Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety" alt="JURIS - Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-c8912.webp" title="JURIS - Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-c8912.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-c8912.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-c8912.webp 1x" title="JURIS - Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety" alt="JURIS - Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55456-literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier" title="JURIS - Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety" target="_blank">Fear of AI and studentsAo psychological well-being through career anxiety</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi bagaimana peningkatan literasi AI memengaruhi tingkat career anxiety pada mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu selama periode waktu tertentu. Selain itu, pendekatan metode campuran dapat digunakan untuk mengeksplorasi peran dukungan sosial serta strategi coping dalam meredam fear of AI dan dampaknya terhadap psychological wellAcbeing, memberikan gambaran kualitatif yang lebih mendalam tentang mekanisme psikologis yang terlibat. Selanjutnya, intervensi eksperimental yang mengintegrasikan pelatihan literasi AI dan pengembangan kemampuan adaptasi karier dapat diuji untuk menentukan efektivitasnya dalam mengurangi career anxiety dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa, dengan mengukur perubahan sebelum dan sesudah program serta membandingkannya dengan kelompok kontrol..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa fear of AI berhubungan positif dan signifikan dengan career anxiety mahasiswa, sementara career anxiety berhubungan negatif dengan psychological wellAcbeing.Analisis mediasi menunjukkan bahwa career anxiety berperan sebagai mediator utama antara fear of AI dan psychological wellAcbeing, sehingga efek langsung fear of AI tidak signifikan.Temuan ini menegaskan pentingnya memahami ketakutan terhadap AI dalam konteks pengembangan karier mahasiswa untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis
<br>Perkembangan artificial intelligence (AI) menimbulkan peluang sekaligus kekhawatiran bagi mahasiswa, terutama terkait perubahan dunia kerja dan tuntutan kompetensi baru. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara fear of AI dan psychological wellAcbeing mahasiswa melalui career anxiety. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian adalah 428 mahasiswa yang diperoleh setelah proses data cleaning dari 446 respons awal. Instrumen penelitian meliputi skala fear of AI, career anxiety, dan psychological wellAcbeing. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, regresi, dan analisis mediasi dengan prosedur bootstrap 5.000...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-78565.webp" type="image/webp" length="94818" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-26159.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-78565.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-ai-konseling-psikologis-mahasiswa-karier-thumb-c8912.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226 Pdt G 2024 MS Jth ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226 Pdt G 2024 MS Jth ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226 Pdt G 2024 MS Jth ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55443-maqashid-syariah-maqaid-al-sya" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55443-maqashid-syariah-maqaid-al-sya" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:7c023bfdccf3983975411a791b1f7868</id>
	<published>2026-07-21T16:08:27+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T16:08:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan standarisasi bukti psikologis ikrah. Mahkamah Agung melalui Direktori Keputusan atau peraturan internal dapat menetapkan kriteria dan standar yang lebih jelas bagi hakim di Pengadilan Syar'iyyah/Pengadilan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan standarisasi bukti psikologis ikrah. Mahkamah Agung melalui Direktori Keputusan atau peraturan internal dapat menetapkan kriteria dan standar yang lebih jelas bagi hakim di Pengadilan Syar'iyyah/Pengadilan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-a8182.webp" title="JURIS - Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-a8182.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-a8182.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-a8182.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)" alt="JURIS - Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-2a608.webp" title="JURIS - Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-2a608.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-2a608.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-2a608.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)" alt="JURIS - Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-436ad.webp" title="JURIS - Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-436ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-436ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-436ad.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)" alt="JURIS - Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55443-maqashid-syariah-maqaid-al-sya" title="JURIS - Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)" target="_blank">Analysis of Maqashid Syariah on Marriage Annulment Due to Psychological Coercion (Critical Study of the Ratio Decidendi of the Jantho Sharia Court Decision Number 226/Pdt.G/2024/MS.Jth)</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan standarisasi bukti psikologis ikrah. Mahkamah Agung melalui Direktori Keputusan atau peraturan internal dapat menetapkan kriteria dan standar yang lebih jelas bagi hakim di Pengadilan Syar'iyyah/Pengadilan Agama dalam menilai dan membuktikan paksaan psikologis atau gangguan emosional sebagai cacat kehendak yang sah. Standardisasi ini penting untuk mengurangi subyektivitas dan memberikan kepastian hukum bagi korban paksaan non-fisik. Selain itu, penting untuk memperkuat pelatihan dan pendidikan hakim mengenai interpretasi dan penerapan progresif Maqashid Syariah. Hal ini memungkinkan hakim untuk merespons bentuk-bentuk kekerasan dan paksaan kontemporer yang semakin kompleks dan multidimensional, sehingga hukum keluarga dapat melindungi hak asasi manusia dan otonomi individu secara efektif..
<br>Permohonan pembatalan perkawinan akibat paksaan memiliki dasar hukum yang kuat, baik dalam Hukum Positif (Pasal 27 ayat (1) huruf b KHI) maupun dalam Hukum Islam melalui konsep Fasakh akibat hilangnya Ridha.Kesediaan penuh adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi agar kontrak dapat mencapai tujuan syariah.Jth menunjukkan interpretasi progresif terhadap ikrah, dengan mengakui bahwa paksaan psikologis, yang tercermin melalui ancaman non-fisik terkait status anak, adalah cacat kehendak yang cukup untuk membatalkan kontrak.Bukti ketidakbahagiaan diperkuat oleh fakta bahwa pasangan tidak pernah tinggal bersama dan tidak melakukan hubungan suami-istri.Keputusan pembatalan ini sepenuhnya koheren dengan Maqashid Syariah.Secara khusus, pembatalan ini menegakkan Hifz al-Nafs (perlindungan psikologis Pemohon) dan Hifz al-Nasl (perlindungan stabilitas keturunan), selaras dengan aturan fiqh Dar'ul Mafasid Muqoddamun ala Jalbil Masolih.Hal ini mengonfirmasi bahwa tujuan substansial syariah, yaitu terwujudnya sakinah dan perlindungan dari kerusakan, harus didahulukan daripada formalitas kontrak
<br>Perkawinan dalam hukum Islam dan hukum positif di Indonesia didasarkan pada prinsip kesediaan (ridha) dari calon pengantin wanita. Konflik timbul ketika kontrak tersebut dilakukan di bawah tekanan psikologis atau paksaan (ikrah), sehingga merusak tujuan fundamental dari syariah. Penelitian ini menyajikan analisis kritis atas Keputusan Pengadilan Syar'iyyah Jantho Nomor 226/Pdt.G/2024/MS.Jth, yang mengabulkan permohonan pembatalan perkawinan akibat ancaman dan tekanan psikologis terhadap Pemohon. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-2a608.webp" type="image/webp" length="104832" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-a8182.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-2a608.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/maqashid-syariah-maqaid-al-semangat-pembatalan-per-thumb-436ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Coping strategies as predictors of non suicidal self injury NSSI tendencies among university students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Coping strategies as predictors of non suicidal self injury NSSI tendencies among university students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Coping strategies as predictors of non suicidal self injury NSSI tendencies among university students ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55462-bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55462-bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:f65ab88af4891bb9b89c1ac68ba38c11</id>
	<published>2026-07-21T16:07:57+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T16:07:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="profile self" label="profile self" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,profile,self,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana regulasi emosi berperan sebagai mediator antara strategi koping dan perilaku NSSI pada mahasiswa, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme psikologis yang mendasari hubungan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana regulasi emosi berperan sebagai mediator antara strategi koping dan perilaku NSSI pada mahasiswa, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme psikologis yang mendasari hubungan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-736d7.webp" title="JURIS - Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-736d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-736d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-736d7.webp 1x" title="JURIS - Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students" alt="JURIS - Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-f0261.webp" title="JURIS - Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-f0261.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-f0261.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-f0261.webp 1x" title="JURIS - Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students" alt="JURIS - Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-a4006.webp" title="JURIS - Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-a4006.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-a4006.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-a4006.webp 1x" title="JURIS - Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students" alt="JURIS - Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55462-bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury" title="JURIS - Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students" target="_blank">Coping strategies as predictors of non-suicidal self-injury (NSSI) tendencies among university students</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana regulasi emosi berperan sebagai mediator antara strategi koping dan perilaku NSSI pada mahasiswa, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme psikologis yang mendasari hubungan tersebut? Kedua, sejauh mana dukungan sosial dari keluarga, teman, dan lingkungan kampus memoderasi risiko NSSI, dengan melakukan studi longitudinal untuk melacak perubahan dukungan serta konsekuensinya selama masa studi? Ketiga, apakah program intervensi holistik yang mengintegrasikan ketiga dimensi koping (problemAcfocused, emotionAcfocused, dan dysfunctional) secara bersamaan dapat mengurangi frekuensi NSSI dibandingkan pendekatan terpisah, melalui percobaan terkontrol di beberapa fakultas. Selain itu, penelitian dapat memanfaatkan pendekatan campuran dengan menggabungkan data kuantitatif dan wawancara mendalam untuk memperoleh perspektif subjektif mahasiswa tentang pengalaman mereka dengan NSSI. Temuan dari studi tersebut nantinya dapat dijadikan dasar untuk merancang modul pelatihan coping yang adaptif serta kebijakan kampus yang responsif terhadap kebutuhan kesehatan mental mahasiswa..
<br>This study concludes that coping strategies simultaneously influence tendencies toward NonAcSuicidal SelfAcInjury (NSSI) among UNNES students, but their contribution is modest (12,4%).SelfAcinjurious behavior is better understood as resulting from failures in emotion regulation, cognitive distortions, and limited social support.Consequently, students resort to NSSI as an immediate escape when academic and emotional pressures exceed their mental defenses
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi koping terhadap perilaku NonAcSuicidal SelfAcInjury (NSSI) pada mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan melibatkan 125 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Brief COPE Scale dan Inventory of Statements About SelfAcInjury (ISAS). Teknik analisis data yang diterapkan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel strategi koping berpengaruh signifikan terhadap perilaku NSSI (RA = 0,124, F = 5,692, p = 0,001). Strategi koping memberikan kontribusi sebesar 12,4% terhadap perilaku NSSI,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-736d7.webp" type="image/webp" length="113072" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-736d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-f0261.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/bahaya-perilaku-nssi-strategi-koping-selfacinjury-thumb-a4006.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al SharAoah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al SharAoah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al SharAoah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55453-islamic-law-anthropology-principles-sharia" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55453-islamic-law-anthropology-principles-sharia" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:533610fe754f9b6a7d5a184dd407cbfa</id>
	<published>2026-07-21T16:02:23+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T16:02:23+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Based on the findings, further research is recommended to deepen the analysis of maqAid al-shar'ah by examining in more detail the indicators of protection in each aspect of maqAid al-khamsah, both in prevention, enforcement, and rehabilitation policies. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Based on the findings, further research is recommended to deepen the analysis of maqAid al-shar'ah by examining in more detail the indicators of protection in each aspect of maqAid al-khamsah, both in prevention, enforcement, and rehabilitation policies. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-42cec.webp" title="JURIS - The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-42cec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-42cec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-42cec.webp 1x" title="JURIS - The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah" alt="JURIS - The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-6977a.webp" title="JURIS - The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-6977a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-6977a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-6977a.webp 1x" title="JURIS - The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah" alt="JURIS - The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-9faca.webp" title="JURIS - The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-9faca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-9faca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-9faca.webp 1x" title="JURIS - The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah" alt="JURIS - The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55453-islamic-law-anthropology-principles-sharia" title="JURIS - The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah" target="_blank">The Authority of the Banda Aceh City National Narcotics Agency in Combating Narcotics Crimes Among Students from the Perspective of MaqAid Al-SharAoah</a>: Based on the findings, further research is recommended to deepen the analysis of maqAid al-shar'ah by examining in more detail the indicators of protection in each aspect of maqAid al-khamsah, both in prevention, enforcement, and rehabilitation policies. Future research can also expand the scope of studies by conducting comparisons between regions or integrating the role of educational institutions, families, and communities in efforts to counter narcotics. An interdisciplinary approach that combines law, criminology, and Islamic studies is important to produce more comprehensive policy recommendations oriented towards the protection and benefit of the younger generation..
<br>The National Narcotics Agency of Banda Aceh City has clear and strong authority in dealing with narcotics crimes among students.This authority is derived from the provisions of laws and regulations, especially Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics, which gives the task to the National Narcotics Agency to carry out efforts to prevent and eradicate the abuse and illicit circulation of narcotics.The implementation of this authority is realized through various narcotics countermeasures programs that are promotive, preventive, curative, rehabilitative, and repressive.These efforts are carried out through socialization, counseling, rehabilitation for narcotics abusers, and law enforcement against perpetrators of narcotics crimes.This approach shows that the National Narcotics Agency not only focuses on law enforcement, but also emphasizes the prevention and protection aspect of students as a group vulnerable to narcotics abuse.When analyzed through the perspective of maqAid al-shar'ah, the countermeasures carried out by the National Narcotics Agency of Banda Aceh City are in line with the main purpose of Islamic law in safeguarding human welfare.These efforts contribute to maintaining religion (uife ad-dn), preserving the soul (uife an-nafs), preserving reason (uife al-'aql), preserving one's descendants (uife an-nasl), and preserving property (uife al-mAl).Thus, the countermeasures of narcotics crimes by the National Narcotics Agency of Banda Aceh City not only have positive legal legitimacy, but are also in line with the values and goals of Islamic law.The implementation of the authority of the City of Banda Aceh in tackling narcotics crimes among students is not only focused on law enforcement actions, but is also carried out through prevention and education approaches.Socialization, counseling, and cooperation with educational institutions and community elements reflect the orientation of protection for students as a group that is vulnerable to narcotics abuse.However, the implementation of these efforts still faces a number of obstacles, including limited resources and the lack of optimal involvement of all stakeholders
<br>Narkotics abuse among students is a serious problem that continues to increase, especially at the age of 17-18 years, and has a negative impact on physical health, psychological conditions, and social life. The National Narcotics Agency of Banda Aceh City is an institution with the authority to coordinate policies in the prevention and eradication of narcotics abuse. The research method used is juridical-empirical by combining normative studies of laws and regulations and field data obtained through interviews at the National Narcotics Agency of Banda Aceh City. The results show that the National Narcotics Agency has strategic authority in the prevention and eradication of narcotics through promotive, preventive, curative, rehabilitative, and repressive efforts. In the perspective of the sharia maqasid, the abuse of narcotics is contrary to the maqasid al-khamsah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-42cec.webp" type="image/webp" length="103626" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-42cec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-6977a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/islamic-law-anthropology-principles-sharia-number-thumb-9faca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55442-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55442-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:8b3196d8e031cbee7c43e1fe814b83af</id>
	<published>2026-07-21T16:02:04+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T16:02:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan prosedur penyelesaian Jarimah Liwath, diperlukan penerbitan Prosedur Operasional Standar (SOP) di tingkat teknis-operasional. SOP ini harus mengatur mekanisme pembuktian teknis secara spesifik dan mempercepat koordinasi antar lembaga, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan prosedur penyelesaian Jarimah Liwath, diperlukan penerbitan Prosedur Operasional Standar (SOP) di tingkat teknis-operasional. SOP ini harus mengatur mekanisme pembuktian teknis secara spesifik dan mempercepat koordinasi antar lembaga, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-f9a88.webp" title="JURIS - Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-f9a88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-f9a88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-f9a88.webp 1x" title="JURIS - Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City" alt="JURIS - Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-ea36a.webp" title="JURIS - Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-ea36a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-ea36a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-ea36a.webp 1x" title="JURIS - Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City" alt="JURIS - Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-a4e98.webp" title="JURIS - Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-a4e98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-a4e98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-a4e98.webp 1x" title="JURIS - Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City" alt="JURIS - Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55442-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor" title="JURIS - Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City" target="_blank">Legal Review of the Procedure for Settling Liwath Crimes in the Context of the Jinayat Procedure Law in Banda Aceh City</a>: Untuk meningkatkan prosedur penyelesaian Jarimah Liwath, diperlukan penerbitan Prosedur Operasional Standar (SOP) di tingkat teknis-operasional. SOP ini harus mengatur mekanisme pembuktian teknis secara spesifik dan mempercepat koordinasi antar lembaga, agar proses penyelesaian Jarimah Liwath berjalan adil, teratur, dan optimal, sambil tetap menjaga hak-hak dan keistimewaan Hukum Syariah Islam di daerah tersebut. Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis komprehensif tentang kasus-kasus yang berhasil diteruskan ke Jaksa Penuntut Umum (P-21) dan kasus-kasus yang dihentikan (SP3) sebagai refleksi validasi bukti. Selain itu, studi komparatif antara Qanun Acara Jinayat dengan sistem hukum pidana modern dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kesenjangan dan peluang perbaikan. Akhirnya, penelitian kualitatif mendalam tentang pengalaman dan perspektif para penyidik, hakim, dan pihak terkait lainnya dapat memberikan wawasan berharga tentang tantangan dan peluang dalam penerapan Qanun Acara Jinayat..
<br>Tinjauan yuridis terhadap prosedur penyelesaian Jarimah Liwath di Kota Banda Aceh mengonfirmasi bahwa Qanun Aceh Nomor 7 tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat merupakan dasar yuridis progresif yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Hukum Pidana Islam (Jinayah) dengan sistem hukum positif Indonesia.Prosedur ini berdasarkan Teori Konvergensi Hukum, yang secara signifikan memodifikasi mekanisme pembuktian tradisional Hadd (empat saksi) menjadi mekanisme Ta'zir yang mengakomodasi bukti modern termasuk bukti elektronik, kesaksian ahli, dan Visum et Repertum sesuai dengan prinsip "minimal dua bukti yang sah".Prinsip ini mempertahankan prinsip Syubhat (keraguan yang menguntungkan terdakwa) dan mewajibkan keyakinan hakim harus dibangun berdasarkan minimal bukti yang sah.Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh melaksanakan tugas penyelidikan dan penyidikan (sesuai dengan Pasal 133 Undang-Undang Pemerintahan Aceh) dengan tindakan konkret di lapangan.melakukan penangkapan, mengamankan bukti awal, dan mengintensifkan penyelidikan yang sangat bergantung pada perolehan Iqrar (pengakuan terdakwa).Meskipun Iqrar sering menjadi bukti dominan di Pengadilan Syar'iyah, seperti dalam kasus penangkapan April 2024 yang berujung pada vonis cambuk, keberhasilannya sebagian besar ditentukan oleh penguatan bukti sekunder.Kendala yuridis-praktis utama dalam prosedur ini adalah kurangnya regulasi teknis operasional yang terperinci dan sistematis di bawah Qanun Acara Jinayat.Ketidakhadiran instruksi teknis komprehensif tentang unsur-unsur pidana Liwath, standar pengumpulan bukti digital, dan protokol koordinasi cepat wajib dengan Rumah Sakit untuk Visum et Repertum, menyulitkan pihak berwenang untuk merumuskan konstruksi hukum yang kuat dan sistematis.Hal ini menciptakan celah yang berpotensi melemahkan legitimasi proses dan menguji ketahanan prinsip bukti minimal
<br>Upaya pembuktian untuk kejahatan Jarimah Liwath di Aceh, yang diatur dalam Qanun Acara Jinayah, seringkali tidak optimal dan terkendala oleh tuntutan standar bukti yang ketat. Masalah ini muncul dalam konteks penerapan otonomi khusus Aceh, yang dimulai dengan Undang-Undang Nomor 44 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah Istimewa Provinsi Aceh, diikuti dengan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, dan kemudian digantikan oleh Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Kerangka ini mencakup penerapan Hukum Islam Syariah dan Hukum Jinayah (Hukum Pidana). Salah satu kejahatan dalam Qanun Jinayah adalah Jarimah Liwath, prosedur penyelesaiannya diatur dalam Qanun Acara Jinayat (Kode Hukum Pidana). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan yuridis terhadap prosedur penyelesaian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-f9a88.webp" type="image/webp" length="101464" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-f9a88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-ea36a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/undang-undang-pemerintahan-aceh-qanun-nomor-standa-thumb-a4e98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al Mumtaz ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al Mumtaz ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al Mumtaz ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55466-siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-po" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55466-siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-po" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:3ba1a5a816c250f6e744d36da4262b82</id>
	<published>2026-07-21T15:58:01+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:58:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ahmad khamid" label="ahmad khamid" />
	<category term="utuh kering" label="utuh kering" />
	<category term="loligo sp" label="loligo sp" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,kering,khamid,loligo,sp,utuh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas desain longitudinal untuk mengamati perubahan status gizi, durasi tidur, dan pola siklus menstruasi selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi hubungan kausal di antara ketiganya. Selain itu, diperlukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas desain longitudinal untuk mengamati perubahan status gizi, durasi tidur, dan pola siklus menstruasi selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi hubungan kausal di antara ketiganya. Selain itu, diperlukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-5d1b1.webp" title="JURIS - Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-5d1b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-5d1b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-5d1b1.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz" alt="JURIS - Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-3e040.webp" title="JURIS - Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-3e040.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-3e040.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-3e040.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz" alt="JURIS - Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-bd766.webp" title="JURIS - Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-bd766.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-bd766.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-bd766.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz" alt="JURIS - Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55466-siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-po" title="JURIS - Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz" target="_blank">Hubungan Status Gizi Dan Durasi Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di MA Al-Mumtaz</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas desain longitudinal untuk mengamati perubahan status gizi, durasi tidur, dan pola siklus menstruasi selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi hubungan kausal di antara ketiganya. Selain itu, diperlukan uji intervensi yang menilai efek perbaikan kebiasaan tidur melalui program edukasi tidur pada remaja putri, dengan mengukur apakah peningkatan kualitas dan kuantitas tidur berkontribusi pada regulasi siklus menstruasi dan perbaikan status gizi. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor mediating seperti tingkat aktivitas fisik dan stres psikologis dalam memengaruhi hubungan antara gizi, tidur, dan siklus menstruasi, menggunakan model analisis jalur multivariat pada sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis. Penelitian juga dapat memperluas populasi dengan melibatkan sekolah-sekolah di berbagai wilayah Indonesia, sehingga memungkinkan analisis perbedaan budaya dan lingkungan yang mungkin mempengaruhi variabel-variabel tersebut. Selain itu, pengukuran biomarker hormon seperti estrogen dan progesteron dapat dimasukkan untuk menilai secara objektif hubungan antara status gizi, kualitas tidur, dan perubahan siklus menstruasi. Dengan menambahkan variabel-variabel tersebut, model statistik dapat lebih tepat dalam menjelaskan mekanisme biologis yang mendasari temuan sebelumnya..
<br>Penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 17 tahun memiliki status gizi baik (75%), namun durasi tidur tidak baik (68,8%) dan siklus menstruasi tidak teratur (59,4%).Analisis statistik mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara siklus menstruasi dengan durasi tidur (p = 0,025) serta antara siklus menstruasi dengan status gizi (p = 0,008)
<br>Sebagian besar remaja putri mengalami gangguan nyeri haid dan enggan makan sehingga mempengaruhi status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan durasi tidur dengan siklus menstruasi remaja putri di MA Al Mumtaz. Pendekatan yang dilakukan menggunakan metode Cross Sectional. Populasi semua siswa di Al Mumtaz sejumlah 46 siswa. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 17 tahun (28,1%) memiliki status gizi kategori baik (75%). Mayoritas dari mereka memiliki durasi tidur dalam kategori tidak baik (68,8%) serta siklus menstruasi yang tidak teratur (59,4%)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-5d1b1.webp" type="image/webp" length="103236" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-5d1b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-3e040.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/siklus-menstruasi-mahasiswa-regulasi-sel-pola-rema-thumb-bd766.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-428-uwmy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16367-agrotech-jurnal-ilmiah-teknologi-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness A Sadd al DharAi Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness A Sadd al DharAi Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness A Sadd al DharAi Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55444-fenomena-digital-stress-sikap-generasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55444-fenomena-digital-stress-sikap-generasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:a9a9353797103608557e4b94f2f762a8</id>
	<published>2026-07-21T15:56:52+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:56:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh narasi digital tentang pernikahan pada persepsi dan sikap Generasi Z terhadap pernikahan, dengan mempertimbangkan konteks ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh narasi digital tentang pernikahan pada persepsi dan sikap Generasi Z terhadap pernikahan, dengan mempertimbangkan konteks ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-0e191.webp" title="JURIS - Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA&#039;i Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-0e191.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-0e191.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-0e191.webp 1x" title="JURIS - Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA&#039;i Perspective" alt="JURIS - Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA&#039;i Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-8d25e.webp" title="JURIS - Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA&#039;i Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-8d25e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-8d25e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-8d25e.webp 1x" title="JURIS - Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA&#039;i Perspective" alt="JURIS - Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA&#039;i Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-f7e60.webp" title="JURIS - Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA&#039;i Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-f7e60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-f7e60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-f7e60.webp 1x" title="JURIS - Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA&#039;i Perspective" alt="JURIS - Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA&#039;i Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55444-fenomena-digital-stress-sikap-generasi" title="JURIS - Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA&#039;i Perspective" target="_blank">Marriage Is Scary and Gen ZAos Marriage Readiness: A Sadd al-DharA'i Perspective</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh narasi digital tentang pernikahan pada persepsi dan sikap Generasi Z terhadap pernikahan, dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya yang beragam. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana narasi digital yang berbeda, seperti konten positif atau negatif, mempengaruhi kesiapan menikah dan sikap terhadap pernikahan.2. Menganalisis dampak lingkungan pesantren (sekolah Islam) dalam membentuk kesiapan menikah Generasi Z. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai keagamaan, bimbingan normatif, dan pemahaman yang kuat tentang hukum keluarga Islam (fiqh al-usrah) dalam lingkungan pesantren mempengaruhi interpretasi narasi digital dan kesiapan menikah.3. Mempelajari implikasi metodologis dari doktrin Sadd al-DharA'i dalam merespons fenomena digital kontemporer yang mempengaruhi pemuda Muslim. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana doktrin ini dapat diterapkan untuk mengelola narasi berbasis ketakutan tentang pernikahan, memastikan bahwa diskursus digital tentang pernikahan tetap sejalan dengan tujuan hukum Islam (maqAid al-sharah) dan mempromosikan pemahaman yang seimbang tentang pernikahan sebagai tanggung jawab moral dan komitmen seumur hidup yang bermakna..
<br>Temuan studi ini menunjukkan bahwa fenomena Marriage Is Scary di kalangan Generasi Z mewakili realitas yang dibentuk secara sosial yang dibentuk oleh narasi digital tentang pernikahan.Sebaliknya, fenomena ini terutama mengarahkan pemahaman orang muda tentang kesiapan menikah.Paparan terus-menerus terhadap narasi negatif mendorong kehati-hatian yang lebih besar dan berkontribusi pada penundaan pernikahan sebagai cara untuk mencapai kesiapan psikologis, sosial, dan spiritual yang lebih komprehensif.Studi lebih lanjut mengungkapkan bahwa konteks sosial secara signifikan mempengaruhi cara narasi ini ditafsirkan.Individu Generasi Z yang tinggal di lingkungan dengan paparan media sosial yang intens cenderung mengembangkan sikap yang lebih kritis dan reflektif terhadap pernikahan, sedangkan mereka yang tinggal di lingkungan pesantren (sekolah Islam) menafsirkan narasi yang sama melalui lensa nilai-nilai keagamaan dan bimbingan normatif.Akibatnya, lingkungan pesantren berfungsi sebagai filter nilai-nilai yang mengubah narasi berbasis ketakutan menjadi kesempatan untuk refleksi diri, pengembangan pribadi, dan kesiapan menikah yang lebih baik daripada sikap anti-pernikahan.Dari perspektif Sadd al-DharA'i, fenomena Marriage Is Scary dapat dipahami sebagai dharah kontemporer (cara) yang memiliki potensi untuk menyebabkan mafsadah (kerugian sosial) jika dibiarkan tanpa pengelolaan dan bimbingan normatif yang tepat.Sirkulasi luas narasi berbasis ketakutan tentang pernikahan di media sosial pada prinsipnya mubAu (diperbolehkan), karena mewakili pengalaman pribadi, opini individu, dan refleksi kolektif tentang kehidupan pernikahan kontemporer.Namun, ketika narasi ini menjadi negatif dan secara bertahap membentuk persepsi kolektif yang melemahkan kepercayaan pada pernikahan sebagai institusi suci, mereka dapat berfungsi sebagai dharah yang mengarah pada kerugian sosial yang lebih luas.Kerugian ini mencakup erosi nilai suci pernikahan dalam Islam dan pergeseran pemahaman orang muda tentang pernikahan dari komitmen keagamaan menjadi sumber ketakutan dan ketidakpastian
<br>Fenomena Marriage Is Scary di kalangan Generasi Z telah muncul sebagai persepsi yang dibentuk secara sosial melalui paparan terus-menerus terhadap narasi digital tentang pernikahan. Fenomena ini telah berkontribusi pada kecenderungan meningkat untuk menunda pernikahan, yang pada tingkat masyarakat tercermin dalam penurunan angka pernikahan yang diamati dalam beberapa tahun terakhir. Namun, penundaan ini tidak seharusnya ditafsirkan sebagai penolakan terhadap pernikahan; sebaliknya, ini mewakili proses yang hati-hati dan reflektif melalui mana orang muda berusaha untuk memastikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-0e191.webp" type="image/webp" length="111548" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-0e191.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-8d25e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/fenomena-digital-stress-sikap-generasi-regulasi-ke-thumb-f7e60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem Based Learning in The Basic Power System Course ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem Based Learning in The Basic Power System Course ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem Based Learning in The Basic Power System Course ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55459-kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembela" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55459-kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembela" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:4bb38caaa7e1ffcaf46b208a78471669</id>
	<published>2026-07-21T15:54:29+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:54:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="daniel opoku" label="daniel opoku" />
	<category term="siska aulia" label="siska aulia" />
	<category term="sandy azizi" label="sandy azizi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aulia,azizi,daniel,opoku,sandy,siska]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana memperpanjang periode penerapan pembelajaran kolaboratif berbasis masalah (PBL) selama satu semester penuh, serta menguji strategi pembentukan kelompok yang menggabungkan pengetahuan awal mahasiswa dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana memperpanjang periode penerapan pembelajaran kolaboratif berbasis masalah (PBL) selama satu semester penuh, serta menguji strategi pembentukan kelompok yang menggabungkan pengetahuan awal mahasiswa dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-fcb05.webp" title="JURIS - Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-fcb05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-fcb05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-fcb05.webp 1x" title="JURIS - Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course" alt="JURIS - Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-4b5ca.webp" title="JURIS - Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-4b5ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-4b5ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-4b5ca.webp 1x" title="JURIS - Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course" alt="JURIS - Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-f9f63.webp" title="JURIS - Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-f9f63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-f9f63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-f9f63.webp 1x" title="JURIS - Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course" alt="JURIS - Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55459-kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembela" title="JURIS - Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course" target="_blank">Comparing Student Performance in Individual and Collaborative Problem-Based Learning in The Basic Power System Course</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana memperpanjang periode penerapan pembelajaran kolaboratif berbasis masalah (PBL) selama satu semester penuh, serta menguji strategi pembentukan kelompok yang menggabungkan pengetahuan awal mahasiswa dan preferensi pasangan, untuk menilai pengaruhnya terhadap peningkatan prestasi akademik dan efikasi diri. Selanjutnya, dapat dieksplorasi efek penggunaan media multimedia terarah yang dipadukan dengan kegiatan pemecahan masalah secara kolaboratif, dengan fokus pada peningkatan motivasi intrinsik dan kemampuan regulasi diri mahasiswa dalam memahami materi Sistem Daya Dasar. Selain itu, penelitian dapat merancang intervensi remedial yang dipersonalisasi berdasarkan diagnosis awal kemampuan belajar, kemudian menguji sejauh mana intervensi tersebut meningkatkan hasil belajar pada mahasiswa yang mengikuti tugas individu maupun tugas kelompok, serta dampaknya terhadap persepsi efikasi diri. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan komprehensif tentang cara optimal mengintegrasikan pembelajaran individu dan kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pendidikan teknik listrik..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa tugas individu secara konsisten menghasilkan kinerja mahasiswa yang lebih tinggi dibandingkan tugas kelompok, terutama karena tantangan umum dalam kerja kolaboratif seperti partisipasi tidak seimbang, free riding, dan kecepatan belajar yang beragam.Meskipun tugas individu meningkatkan rasa tanggung jawab dan memungkinkan mahasiswa menerapkan strategi belajar yang dipersonalisasi, tingkat pencapaian keseluruhan pada kedua tahun akademik masih di bawah harapan.Temuan ini menekankan pentingnya memperkuat efikasi diri, motivasi, dan keterampilan belajar regulasi diri mahasiswa untuk mendukung hasil akademik yang lebih baik
<br>Pembelajaran kolaboratif terkait dengan pencapaian yang lebih tinggi, koneksi sosial yang lebih baik, peningkatan kemampuan komunikasi, dan peningkatan harga diri. Namun, tantangan seperti kurangnya keterampilan kolaborasi, partisipasi tidak seimbang, dan fenomena free riding dapat mengurangi efektivitasnya. Hal ini menekankan pentingnya mahasiswa mengembangkan keterampilan pembelajaran individuAiseperti analisis, sintesis, dan refleksiAisebelum terlibat dalam pembelajaran kolaboratif untuk memastikan keberhasilan. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-fcb05.webp" type="image/webp" length="103690" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-fcb05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-4b5ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kinerja-mahasiswa-karakter-nilai-pembelajaran-kola-thumb-f9f63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-507-unand.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18408-andalas-journal-electrical-electronic-engineering-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure A Comparative Study of Law No 3 of 2024 and Law No 11 of 2006 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure A Comparative Study of Law No 3 of 2024 and Law No 11 of 2006 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure A Comparative Study of Law No 3 of 2024 and Law No 11 of 2006 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55447-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55447-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:5d491e09faeb1776597bfbf5f06e8307</id>
	<published>2026-07-21T15:45:38+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:45:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) bagaimana implementasi masa jabatan enam tahun di Aceh mempengaruhi partisipasi politik warga gampong dalam pemilihan keuchik, dengan menggunakan metode survei lapangan dan analisis statistik untuk mengukur tingkat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) bagaimana implementasi masa jabatan enam tahun di Aceh mempengaruhi partisipasi politik warga gampong dalam pemilihan keuchik, dengan menggunakan metode survei lapangan dan analisis statistik untuk mengukur tingkat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-f2614.webp" title="JURIS - An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-f2614.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-f2614.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-f2614.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006" alt="JURIS - An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-0c437.webp" title="JURIS - An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-0c437.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-0c437.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-0c437.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006" alt="JURIS - An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-1f95d.webp" title="JURIS - An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-1f95d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-1f95d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-1f95d.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006" alt="JURIS - An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55447-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah" title="JURIS - An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006" target="_blank">An Analysis of Siyasah TasyriAoiyah on Village Head Tenure: A Comparative Study of Law No. 3 of 2024 and Law No. 11 of 2006</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) bagaimana implementasi masa jabatan enam tahun di Aceh mempengaruhi partisipasi politik warga gampong dalam pemilihan keuchik, dengan menggunakan metode survei lapangan dan analisis statistik untuk mengukur tingkat partisipasi serta persepsi keadilan; (2) apakah terdapat perbedaan persepsi keadilan (Aoadl) dan kesejahteraan (maslahah) antara desa yang menerapkan masa jabatan delapan tahun di luar Aceh dan desa yang menerapkan masa jabatan enam tahun di Aceh, melalui pendekatan studi kasus komparatif yang menggabungkan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat; serta (3) bagaimana mekanisme harmonisasi antara UndangAcUndang Desa 2024 dan UndangAcUndang Pemerintahan Aceh dapat dioptimalkan melalui pembuatan peraturan pelaksanaan yang melibatkan dialog institusional antara pemerintah pusat dan daerah, serta evaluasi dampaknya terhadap kepastian hukum dan kepatuhan regulasi di tingkat desa. PenelitianAcpenelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang dampak regulasi masa jabatan terhadap kualitas pemerintahan desa serta memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti bagi pembuat kebijakan di tingkat nasional dan daerah..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi masa jabatan kepala desa di Indonesia diatur oleh dua kerangka hukum, yaitu UndangAcUndang Desa Tahun 2024 (masa jabatan delapan tahun) dan UndangAcUndang Pemerintahan Aceh Tahun 2006 (masa jabatan enam tahun).UndangAcUndang Pemerintahan Aceh sebagai lex specialis tetap berlaku di Aceh dan lebih selaras dengan prinsipAcprinsip siyasah tasyriAoiyah, sehingga dapat menyeimbangkan stabilitas pemerintahan, kesejahteraan umum, akuntabilitas, dan regenerasi kepemimpinan.Harmonisasi hukum yang menghormati otonomi khusus Aceh serta kepastian hukum nasional menjadi kunci untuk mencapai tata kelola desa yang koheren, akuntabel, dan legitimasi budaya
<br>Penelitian ini mengkaji regulasi masa jabatan kepala desa dari perspektif siyasah tasyriAoiyah melalui analisis komparatif dua kerangka hukum: ketentuan masa jabatan kepala desa dalam UndangAcUndang No. 3 Tahun 2024 tentang Desa dan ketentuan masa jabatan keuchik dalam UndangAcUndang No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Penelitian bertujuan menjelaskan alasan mendasar perbedaan regulasi masa jabatan pada tingkat nasional dan dalam kerangka otonomi khusus Aceh, serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip keadilan (Aoadl), kesejahteraan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-1f95d.webp" type="image/webp" length="108278" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-f2614.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-0c437.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/undang-undang-pemerintahan-aceh-siyasah-tasyriyyah-thumb-1f95d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Law Enforcement Against Trafficking in Persons A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Law Enforcement Against Trafficking in Persons A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Law Enforcement Against Trafficking in Persons A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55448-incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55448-incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:172a2dd34bf4283026d413bc5785782a</id>
	<published>2026-07-21T15:44:49+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:44:49+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji sejauh mana teknologi biometrik seperti pengenalan wajah dan sidik jari dapat meningkatkan deteksi dini kasus perdagangan manusia pada pos pemeriksaan imigrasi di Aceh, dengan merancang studi eksperimen yang membandingkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji sejauh mana teknologi biometrik seperti pengenalan wajah dan sidik jari dapat meningkatkan deteksi dini kasus perdagangan manusia pada pos pemeriksaan imigrasi di Aceh, dengan merancang studi eksperimen yang membandingkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-13036.webp" title="JURIS - Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-13036.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-13036.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-13036.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office" alt="JURIS - Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-b04b0.webp" title="JURIS - Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-b04b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-b04b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-b04b0.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office" alt="JURIS - Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-d3fd6.webp" title="JURIS - Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-d3fd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-d3fd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-d3fd6.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office" alt="JURIS - Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55448-incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang" title="JURIS - Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office" target="_blank">Law Enforcement Against Trafficking in Persons: A Case Study of the Banda Aceh Class I Immigration Office</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji sejauh mana teknologi biometrik seperti pengenalan wajah dan sidik jari dapat meningkatkan deteksi dini kasus perdagangan manusia pada pos pemeriksaan imigrasi di Aceh, dengan merancang studi eksperimen yang membandingkan tingkat keberhasilan sebelum dan sesudah penerapan teknologi tersebut. Selain itu, penting untuk menyelidiki efektivitas mekanisme koordinasi antarlembaga, misalnya pembentukan tim kerja bersama antara Imigrasi, Kepolisian, dan Kementerian Ketenagakerjaan, dalam mengurangi praktik korupsi dan meningkatkan integritas proses paspor, melalui analisis kualitatif wawancara dan survei terhadap petugas dan pengguna layanan. Selanjutnya, penelitian dapat menilai dampak program pembangunan ekonomi terintegrasi, seperti pemberian mikrokrydit, pelatihan keterampilan, dan peningkatan literasi migrasi, terhadap penurunan kerentanan komunitas pedesaan di Aceh terhadap perekrutan ilegal, dengan menggunakan metode survei longitudinal dan analisis statistik untuk mengidentifikasi perubahan tingkat kejadian perdagangan manusia selama periode intervensi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh, telah menerapkan strategi multidimensi yang semakin efektif dalam pencegahan perdagangan orang melalui verifikasi dokumen perjalanan yang ketat, pembentukan Desa Binaan Imigrasi, dan Tim PORA, yang secara signifikan mengurangi migrasi tidak resmi.Namun, tantangan struktural seperti kemiskinan, pengaruh sosial, rekrutmen penipuan melalui media sosial, rendahnya literasi migrasi, serta koordinasi antarlembaga yang lemah dan korupsi dalam proses paspor masih menjadi faktor utama kerentanan terhadap perdagangan manusia.Oleh karena itu, diperlukan pergeseran dari pendekatan reaktif ke strategi preventif yang meliputi adopsi luas teknologi biometrik serta kebijakan sosioekonomi terintegrasi untuk mengurangi kemiskinan pedesaan di Aceh
<br>Penelitian ini mengkaji efektivitas penegakan hukum terhadap perdagangan manusia oleh Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh melalui pendekatan preventif multidimensi. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatifAcempiris, penelitian menemukan bahwa kasus TPPO yang dicurigai di Aceh meningkat dari 3 kasus pada tahun 2023 menjadi 10 kasus pada Agustus 2025, dipicu oleh faktor kemiskinan, rendahnya literasi migrasi, dan janji upah tinggi melalui media sosial. Strategi penegakan hukum utama yang diterapkan meliputi verifikasi ketat dokumen perjalanan, yang berhasil mencegah penerbitan 473 paspor terkait potensi perdagangan manusia selama 2025, serta pembentukan 21 Desa Binaan Imigrasi dan Tim PORA untuk memantau warga asing. Meskipun langkah perlindungan telah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-13036.webp" type="image/webp" length="105704" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-13036.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-b04b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/incumbent-banda-aceh-kantor-imigrasi-tangerang-per-thumb-d3fd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Does proactive personality matter the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Does proactive personality matter the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Does proactive personality matter the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55455-kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55455-kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:163dcd0ec1a94c24041ff58308b7f7a8</id>
	<published>2026-07-21T15:40:01+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:40:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="profile self" label="profile self" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,profile,self,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan desain penelitian campuran (mixed-methods) agar menghasilkan temuan yang lebih komprehensif. Selain itu, sekolah dapat merancang layanan bimbingan dan konseling karir yang membantu siswa mengembangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan desain penelitian campuran (mixed-methods) agar menghasilkan temuan yang lebih komprehensif. Selain itu, sekolah dapat merancang layanan bimbingan dan konseling karir yang membantu siswa mengembangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-12fdf.webp" title="JURIS - Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-12fdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-12fdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-12fdf.webp 1x" title="JURIS - Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness" alt="JURIS - Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-456a6.webp" title="JURIS - Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-456a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-456a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-456a6.webp 1x" title="JURIS - Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness" alt="JURIS - Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-b715d.webp" title="JURIS - Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-b715d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-b715d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-b715d.webp 1x" title="JURIS - Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness" alt="JURIS - Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55455-kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis" title="JURIS - Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness" target="_blank">Does proactive personality matter? the moderating role of proactive personality in the relationship between vocational maturity and work readiness</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan desain penelitian campuran (mixed-methods) agar menghasilkan temuan yang lebih komprehensif. Selain itu, sekolah dapat merancang layanan bimbingan dan konseling karir yang membantu siswa mengembangkan inisiatif dan keberanian dalam membuat pilihan karir. Selain itu, penting untuk mengintegrasikan pendidikan vokasional dengan pengembangan kematangan vokasional dan kepribadian proaktif, serta faktor pendukung lainnya seperti self-efficacy, pengalaman magang, soft skills, motivasi, dan dukungan sosial. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan SMK yang secara teknis, psikologis, dan sosial siap bersaing di dunia kerja..
<br>Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa kepribadian proaktif berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara kematangan vokasional dan kesiapan kerja pada siswa SMK.Temuan ini menunjukkan bahwa siswa dengan kematangan vokasional tinggi akan memiliki kesiapan kerja yang lebih baik ketika didukung oleh kepribadian proaktif yang kuat.Penelitian ini menekankan bahwa kesiapan kerja siswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis atau perencanaan karir, tetapi juga muncul dari hubungan antara kesiapan karir dan karakteristik pribadi
<br>Persaingan pasar kerja yang semakin kompetitif menuntut lulusan SMK memiliki kesiapan kerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kematangan vokasional terhadap kesiapan kerja dengan kepribadian proaktif sebagai variabel moderator. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 235 siswa kelas XII SMK di Semarang yang dipilih menggunakan convenience sampling. Data dikumpulkan melalui skala kematangan vokasional, kesiapan kerja, dan kepribadian proaktif, kemudian dianalisis menggunakan Moderated...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-12fdf.webp" type="image/webp" length="99302" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-12fdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-456a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kepribadian-proaktif-siswa-smk-islamiyah-analisis-thumb-b715d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Strengthening teachersAo crisis response effects of psychological first aid training in elementary schools ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strengthening teachersAo crisis response effects of psychological first aid training in elementary schools ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strengthening teachersAo crisis response effects of psychological first aid training in elementary schools ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55454-first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55454-first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:f1d7dffd47f342ffe131680c2f89b3a2</id>
	<published>2026-07-21T15:28:12+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:28:12+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="profile self" label="profile self" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,profile,self,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji coba terkendali acak dengan populasi guru yang lebih beragam dan besar dari berbagai wilayah. Selain itu, penting untuk memasukkan penilaian tindak lanjut untuk mengevaluasi efek pelatihan secara ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji coba terkendali acak dengan populasi guru yang lebih beragam dan besar dari berbagai wilayah. Selain itu, penting untuk memasukkan penilaian tindak lanjut untuk mengevaluasi efek pelatihan secara ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-00e90.webp" title="JURIS - Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-00e90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-00e90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-00e90.webp 1x" title="JURIS - Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools" alt="JURIS - Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-0942e.webp" title="JURIS - Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-0942e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-0942e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-0942e.webp 1x" title="JURIS - Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools" alt="JURIS - Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-44c28.webp" title="JURIS - Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-44c28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-44c28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-44c28.webp 1x" title="JURIS - Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools" alt="JURIS - Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55454-first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola" title="JURIS - Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools" target="_blank">Strengthening teachersAo crisis response: effects of psychological first aid training in elementary schools</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji coba terkendali acak dengan populasi guru yang lebih beragam dan besar dari berbagai wilayah. Selain itu, penting untuk memasukkan penilaian tindak lanjut untuk mengevaluasi efek pelatihan secara komprehensif. Penelitian masa depan juga dapat mengintegrasikan pengukuran observasional praktik mengajar dan hasil belajar siswa untuk memberikan bukti yang lebih komprehensif tentang dampak pelatihan PFA di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat lebih menyeluruh dalam mengevaluasi efektivitas pelatihan PFA dan implikasinya terhadap kesehatan mental anak di sekolah..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan Pertolongan Pertama Psikologis (PFA) secara signifikan meningkatkan pengetahuan, kepercayaan diri, dan kesiapan guru sekolah dasar dalam memberikan dukungan psikologis langsung kepada siswa selama situasi darurat.Pelatihan ini mempromosikan perbaikan kognitif dan afektif, memperkuat pentingnya mengintegrasikan program PFA terstruktur ke dalam strategi kesehatan mental berbasis sekolah.Penelitian selanjutnya disarankan untuk memanfaatkan uji coba terkendali acak dengan populasi guru yang lebih besar dan beragam dari berbagai wilayah, serta memasukkan penilaian tindak lanjut untuk mengevaluasi efek pelatihan.Selain itu, penelitian masa depan dapat mengintegrasikan pengukuran observasional praktik mengajar dan hasil belajar siswa untuk memberikan bukti yang lebih komprehensif tentang dampak pelatihan PFA di lingkungan pendidikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan Pertolongan Pertama Psikologis (PFA) dalam memperkuat respons krisis guru sekolah dasar untuk mendukung kesejahteraan psikologis siswa. Desain kuasi-eksperimental satu kelompok pretest-posttest dilakukan. Sampel terdiri dari 40 guru sekolah dasar Islam di Kabupaten Sidoarjo yang direkrut melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner demografi, tes pengetahuan PFA, dan evaluasi pasca-pelatihan terhadap efektivitas yang dirasakan dan pengalaman afektif. Skor pengetahuan dianalisis menggunakan uji t sampel berpasangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-0942e.webp" type="image/webp" length="101584" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-00e90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-0942e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/first-aid-pfa-kondisi-psikologis-siswa-guru-sekola-thumb-44c28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Examining father absence among school students by educational level ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Examining father absence among school students by educational level ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Examining father absence among school students by educational level ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55463-siswa-smp-swasta-ber-motivasi-kete" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55463-siswa-smp-swasta-ber-motivasi-kete" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:d94f1f3a51dd6e65e7dcecc5cf6372ea</id>
	<published>2026-07-21T15:27:59+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:27:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="profile self" label="profile self" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,profile,self,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan layanan bimbingan dan konseling yang berfokus pada penguatan peran keluarga, khususnya keterlibatan ayah, guna mendukung perkembangan remaja yang optimal di lingkungan sekolah. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan layanan bimbingan dan konseling yang berfokus pada penguatan peran keluarga, khususnya keterlibatan ayah, guna mendukung perkembangan remaja yang optimal di lingkungan sekolah. Selain itu, perlu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-5861d.webp" title="JURIS - Examining father absence among school students by educational level" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-5861d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-5861d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-5861d.webp 1x" title="JURIS - Examining father absence among school students by educational level" alt="JURIS - Examining father absence among school students by educational level" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-0686c.webp" title="JURIS - Examining father absence among school students by educational level" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-0686c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-0686c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-0686c.webp 1x" title="JURIS - Examining father absence among school students by educational level" alt="JURIS - Examining father absence among school students by educational level" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-c27d9.webp" title="JURIS - Examining father absence among school students by educational level" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-c27d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-c27d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-c27d9.webp 1x" title="JURIS - Examining father absence among school students by educational level" alt="JURIS - Examining father absence among school students by educational level" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55463-siswa-smp-swasta-ber-motivasi-kete" title="JURIS - Examining father absence among school students by educational level" target="_blank">Examining father absence among school students by educational level</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan layanan bimbingan dan konseling yang berfokus pada penguatan peran keluarga, khususnya keterlibatan ayah, guna mendukung perkembangan remaja yang optimal di lingkungan sekolah. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan dampak ketiadaan ayah terhadap perkembangan remaja. Penelitian ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman dan perspektif remaja yang mengalami ketiadaan ayah..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori ketiadaan ayah moderat, yaitu sebanyak 77 siswa (74,75%), yang menunjukkan bahwa keterlibatan ayah masih ada namun belum optimal.Sebanyak 14 siswa (13,59%) berada pada kategori rendah yang menunjukkan keterlibatan ayah yang baik, sedangkan 12 siswa (11,65%) berada pada kategori tinggi yang menunjukkan rendahnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan.Temuan ini menunjukkan bahwa ketiadaan ayah berada pada tingkat moderat sehingga diperlukan intervensi melalui layanan bimbingan dan konseling yang berfokus pada penguatan peran keluarga, khususnya keterlibatan ayah, guna mendukung perkembangan remaja yang optimal di lingkungan sekolah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil ketiadaan ayah pada siswa berdasarkan tingkat keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 103 siswa SMP dan SMA di Kota Makassar yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Keterlibatan Ayah dan Peran Ayah dalam Pengasuhan, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori ketiadaan ayah moderat, yaitu sebanyak 77 siswa (74,75%), yang menunjukkan bahwa keterlibatan ayah masih ada namun belum optimal. Sebanyak 14 siswa (13,59%) berada pada kategori rendah yang menunjukkan keterlibatan ayah yang baik, sedangkan 12 siswa (11,65%) berada pada kategori tinggi yang menunjukkan rendahnya keterlibatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-c27d9.webp" type="image/webp" length="108810" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-5861d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-0686c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-smp-swasta-ber-motivasi-keterlibatan-ayah-fa-thumb-c27d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements An Islamic Family Law Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements An Islamic Family Law Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements An Islamic Family Law Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55450-prinsip-islam-keluarga-analisis-peran" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55450-prinsip-islam-keluarga-analisis-peran" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:ace890e5f6110d4f17258d9ccfc06fe0</id>
	<published>2026-07-21T15:10:24+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:10:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian kuantitatif dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan notaris dalam bidang hukum keluarga Islam terhadap kualitas dan kepatuhan akta perjanjian praAcnikah yang dihasilkan. Studi komparatif lintas wilayah dapat meneliti perbedaan praktik penyusunan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian kuantitatif dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan notaris dalam bidang hukum keluarga Islam terhadap kualitas dan kepatuhan akta perjanjian praAcnikah yang dihasilkan. Studi komparatif lintas wilayah dapat meneliti perbedaan praktik penyusunan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-0cbce.webp" title="JURIS - The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-0cbce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-0cbce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-0cbce.webp 1x" title="JURIS - The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective" alt="JURIS - The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2d9b1.webp" title="JURIS - The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2d9b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2d9b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2d9b1.webp 1x" title="JURIS - The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective" alt="JURIS - The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2719a.webp" title="JURIS - The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2719a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2719a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2719a.webp 1x" title="JURIS - The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective" alt="JURIS - The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55450-prinsip-islam-keluarga-analisis-peran" title="JURIS - The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective" target="_blank">The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective</a>: Penelitian kuantitatif dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan notaris dalam bidang hukum keluarga Islam terhadap kualitas dan kepatuhan akta perjanjian praAcnikah yang dihasilkan. Studi komparatif lintas wilayah dapat meneliti perbedaan praktik penyusunan perjanjian praAcnikah di provinsi dengan latar belakang budaya dan ekonomi yang beragam, serta implikasinya terhadap kepatuhan syariah. Analisis empiris terhadap kasus sengketa harta rumah tangga dapat membandingkan hasil penyelesaian antara perjanjian yang disusun oleh notaris yang memiliki sertifikasi syariah dengan yang tidak, guna mengidentifikasi pengaruh kompetensi syariah terhadap efektivitas perlindungan hak. Penelitian kualitatif dapat menggali persepsi pasangan suamiAcistri mengenai keadilan dan keterbukaan dalam perjanjian praAcnikah yang dibuat oleh notaris, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan mereka. Eksperimen kebijakan dapat menguji dampak penyusunan standar prosedur operasional khusus untuk notaris dalam bidang hukum keluarga Islam terhadap tingkat kesesuaian akta dengan prinsip maqasid syariah. Kajian longitudinal dapat memantau dampak jangka panjang perjanjian praAcnikah yang telah disahkan terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga dan tingkat perceraian, sehingga menilai kontribusi notaris dalam pencegahan konflik. Dengan mengintegrasikan temuan dari penelitianAcpenelitian tersebut, dapat dirumuskan rekomendasi kebijakan yang memperkuat kompetensi notaris dan memperbaiki sinergi antara regulasi positif dan nilaiAcnilai Islam, sehingga meningkatkan kepastian hukum dan keadilan dalam perkawinan..
<br>Notaris memiliki peran penting dalam penyusunan akta perjanjian praAcnikah, meliputi pemberian nasihat hukum, memastikan keabsahan, dan menjamin dapat dilaksanakan.Menurut perspektif hukum keluarga Islam, perjanjian tersebut dapat diterima asalkan memenuhi prinsipAcprinsip dasar syariah seperti ijtihad bersama, kejelasan istilah, dan kesesuaian dengan norma Islam.Meskipun praktik notaris secara umum selaras dengan prinsip Islam, masih terdapat ketidaksesuaian pada aspek material yang menekankan harta secara berlebihan.oleh karena itu peningkatan kompetensi notaris dalam hukum keluarga Islam diperlukan untuk mencapai harmonisasi yang lebih baik antara hukum positif dan nilaiAcnilai syariah
<br>Perkawinan merupakan institusi yang memiliki dimensi religius, sosial, dan hukum, baik dalam kerangka hukum Islam maupun hukum positif Indonesia. Seiring dengan semakin kompleksnya kehidupan rumah tangga, khususnya dalam urusan ekonomi dan kepemilikan harta, kebutuhan akan perjanjian pra-nikah sebagai instrumen perlindungan hukum menjadi semakin relevan. Perjanjian praAcnikah berfungsi mengatur hak dan kewajiban para pihak serta meminimalkan potensi konflik di masa mendatang. Dalam praktiknya, peran notaris sangat signifikan karena notaris berwenang menyusun akta otentik yang memiliki nilai pembuktian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2d9b1.webp" type="image/webp" length="106956" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-0cbce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2d9b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/prinsip-islam-keluarga-analisis-peran-regulasi-sya-thumb-2719a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 Sub 6 GHz in Bukittinggi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 Sub 6 GHz in Bukittinggi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 Sub 6 GHz in Bukittinggi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55460-teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-th" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55460-teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-th" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:917438bf7f136d490135e830feeb9a79</id>
	<published>2026-07-21T15:04:48+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:04:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="daniel opoku" label="daniel opoku" />
	<category term="siska aulia" label="siska aulia" />
	<category term="sandy azizi" label="sandy azizi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aulia,azizi,daniel,opoku,sandy,siska]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Satu arah penelitian selanjutnya adalah mengkaji kinerja jaringan 5G Standalone (SA) pada frekuensi FR1 SubAc6AGHz di Bukittinggi, dengan membandingkan hasil throughput, RSRP, RSRQ, dan SINR terhadap jaringan NSA yang telah dipelajari, sehingga dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Satu arah penelitian selanjutnya adalah mengkaji kinerja jaringan 5G Standalone (SA) pada frekuensi FR1 SubAc6AGHz di Bukittinggi, dengan membandingkan hasil throughput, RSRP, RSRQ, dan SINR terhadap jaringan NSA yang telah dipelajari, sehingga dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-ae8a0.webp" title="JURIS - Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-ae8a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-ae8a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-ae8a0.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi" alt="JURIS - Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-0bfed.webp" title="JURIS - Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-0bfed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-0bfed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-0bfed.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi" alt="JURIS - Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-307cd.webp" title="JURIS - Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-307cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-307cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-307cd.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi" alt="JURIS - Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55460-teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-th" title="JURIS - Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi" target="_blank">Evaluation of 5G NR NSA Deployment on FR1 (Sub-6 GHz) in Bukittinggi</a>: Satu arah penelitian selanjutnya adalah mengkaji kinerja jaringan 5G Standalone (SA) pada frekuensi FR1 SubAc6AGHz di Bukittinggi, dengan membandingkan hasil throughput, RSRP, RSRQ, dan SINR terhadap jaringan NSA yang telah dipelajari, sehingga dapat menilai sejauh mana penghilangan ketergantungan pada LTE meningkatkan kapasitas jaringan. Penelitian kedua dapat memfokuskan pada agregasi carrier multiAcband, termasuk kombinasi band n1 (2100AMHz) dengan band mmWave, untuk menguji pengaruh peningkatan bandwidth terhadap throughput dan stabilitas SINR, serta mengidentifikasi strategi alokasi sumber daya yang optimal pada kondisi urban dengan kepadatan lalu lintas tinggi. Penelitian ketiga dapat menyelidiki performa 5G di lingkungan indoor serta variasi trafik sepanjang waktu (puncak vs offAcpeak) di kawasan komersial Bukittinggi, sehingga dapat mengungkap dampak penetrasi bangunan, interferensi internal, dan beban jaringan terhadap RSRQ dan throughput, serta memberikan rekomendasi desain jaringan yang responsif terhadap dinamika penggunaan. Ketiga studi tersebut akan memperluas pemahaman tentang faktorAcfaktor yang mempengaruhi kapasitas 5G dan memberikan dasar ilmiah bagi perencanaan jaringan yang lebih efektif..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa meskipun jaringan NSA 5G NR di Bukittinggi menyediakan cakupan sinyal yang kuat dan stabil, throughput yang diperoleh terbatas karena kendala arsitektur NSA dan bandwidth FR1.Tingkat SINR yang sedang serta ketergantungan pada LTE sebagai lapisan anchor membatasi realisasi potensi kapasitas 5G, sehingga peningkatan sinyal saja tidak cukup meningkatkan laju data.Diperlukan penelitian lebih lanjut pada arsitektur Standalone, agregasi multiAcband, dan strategi optimasi kapasitas untuk mengungkap potensi penuh 5G dalam lingkungan perkotaan serupa
<br>Penelitian ini mengevaluasi penerapan 5G New Radio (NR) NonAcStandalone (NSA) yang beroperasi pada Frequency Range 1 (FR1) SubAc6AGHz di Bukittinggi, Indonesia. Pengukuran lapangan dilakukan dengan metode drive test untuk menilai indikator kinerja utama, yaitu RSRP, RSRQ, SINR, dan throughput. Hasil menunjukkan bahwa semua nilai RSRP yang terukur melebihi Ae95AdBm, menandakan cakupan sinyal yang baik di seluruh area uji. Sekitar 71A% sampel SINR berada di atas 0AdB dan 80A% nilai RSRQ melebihi Ae17AdB, menggambarkan kondisi saluran yang relatif stabil. Namun, 77A% pengukuran throughput berada di bawah 10AMbps, menunjukkan bahwa laju data yang dapat dicapai masih bersifat sedang meskipun kualitas sinyal baik. Analisis mengindikasikan bahwa SINR memiliki dampak yang lebih kuat terhadap throughput...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-ae8a0.webp" type="image/webp" length="125426" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-ae8a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-0bfed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/teknologi-5g-nr-nsa-sinr-throughput-hasil-rsrp-rsr-thumb-307cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-507-unand.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18408-andalas-journal-electrical-electronic-engineering-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Profile of self confidence among children aged 5 6 years based on the adoption of an early childhood self confidence instrument ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profile of self confidence among children aged 5 6 years based on the adoption of an early childhood self confidence instrument ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profile of self confidence among children aged 5 6 years based on the adoption of an early childhood self confidence instrument ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55465-pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-emo" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55465-pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-emo" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:3eaf5ecb99906db91388e46a62c7de8e</id>
	<published>2026-07-21T15:00:30+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T15:00:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="profile self" label="profile self" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,profile,self,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan program bimbingan kelompok berbasis seni tari kreasi yang dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini. Program ini dapat dirancang untuk memberikan stimulasi yang sesuai dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan program bimbingan kelompok berbasis seni tari kreasi yang dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini. Program ini dapat dirancang untuk memberikan stimulasi yang sesuai dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-fd327.webp" title="JURIS - Profile of self-confidence among children aged 5-6 years based on the adoption of an early childhood self-confidence instrument" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-fd327.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-fd327.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-fd327.webp 1x" title="JURIS - Profile of self-confidence among children aged 5-6 years based on the adoption of an early childhood self-confidence instrument" alt="JURIS - Profile of self-confidence among children aged 5-6 years based on the adoption of an early childhood self-confidence instrument" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-7d3bc.webp" title="JURIS - Profile of self-confidence among children aged 5-6 years based on the adoption of an early childhood self-confidence instrument" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-7d3bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-7d3bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-7d3bc.webp 1x" title="JURIS - Profile of self-confidence among children aged 5-6 years based on the adoption of an early childhood self-confidence instrument" alt="JURIS - Profile of self-confidence among children aged 5-6 years based on the adoption of an early childhood self-confidence instrument" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55465-pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-emo" title="JURIS - Profile of self-confidence among children aged 5-6 years based on the adoption of an early childhood self-confidence instrument" target="_blank">Profile of self-confidence among children aged 5-6 years based on the adoption of an early childhood self-confidence instrument</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan program bimbingan kelompok berbasis seni tari kreasi yang dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini. Program ini dapat dirancang untuk memberikan stimulasi yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini, dengan fokus pada kegiatan yang aktif, menyenangkan, dan melibatkan interaksi sosial. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang dari program ini terhadap kepercayaan diri anak dan juga untuk menilai efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan sosial dan emosional anak..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun masih berada pada kategori sangat rendah.Indikator tertinggi adalah kemampuan anak memimpin permainan atau kegiatan sederhana, sedangkan indikator terendah adalah anak menunjukkan ekspresi senang dan percaya diri selama kegiatan.Hasil ini menunjukkan bahwa anak masih memerlukan stimulasi yang sesuai untuk mengembangkan kepercayaan diri melalui kegiatan yang aktif, menyenangkan, dan melibatkan interaksi sosial
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepercayaan diri pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan terhadap 53 anak usia 5-6 tahun di lembaga pendidikan anak usia dini. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang diadopsi dari The Behavioral Rating Scale of Presented Self-Esteem for Young Children yang dikembangkan oleh Harter dan Haltiwanger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun masih berada pada kategori sangat rendah dengan rata-rata persentase sebesar 27,57%. Persentase tertinggi terdapat pada indikator kemampuan anak memimpin permainan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-7d3bc.webp" type="image/webp" length="103422" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-fd327.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/pendidikan-anak-adaptasi-emosional-sosial-sekolah-thumb-7d3bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55458-resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55458-resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:3b33328a8e2420d87e76e4c8c3920e95</id>
	<published>2026-07-21T14:54:17+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T14:54:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="profile self" label="profile self" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,profile,self,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk melacak perkembangan coping skills mahasiswa Bimbingan dan Konseling selama empat tahun studi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan strategi coping seiring ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk melacak perkembangan coping skills mahasiswa Bimbingan dan Konseling selama empat tahun studi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan strategi coping seiring ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-635a2.webp" title="JURIS - Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-635a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-635a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-635a2.webp 1x" title="JURIS - Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University" alt="JURIS - Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-9258d.webp" title="JURIS - Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-9258d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-9258d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-9258d.webp 1x" title="JURIS - Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University" alt="JURIS - Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-b0415.webp" title="JURIS - Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-b0415.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-b0415.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-b0415.webp 1x" title="JURIS - Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University" alt="JURIS - Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55458-resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre" title="JURIS - Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University" target="_blank">Coping Skills of Guidance and Counseling Students in Dealing with Academic Challenges at University</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk melacak perkembangan coping skills mahasiswa Bimbingan dan Konseling selama empat tahun studi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan strategi coping seiring waktu. Selanjutnya, diperlukan uji coba intervensi pelatihan coping berbasis blended learning yang menggabungkan modul daring dan lokakarya tatap muka, untuk menilai efektivitas pendekatan tersebut dalam meningkatkan kemampuan problem-focused coping serta mengurangi penggunaan strategi maladaptif. Terakhir, penelitian komparatif antar wilayah Indonesia diperlukan untuk mengeksplorasi pengaruh faktor budaya regional terhadap pola coping mahasiswa Bimbingan dan Konseling, sehingga intervensi dapat disesuaikan dengan konteks budaya yang spesifik..
<br>Penelitian terhadap 239 mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Makassar menunjukkan profil yang kontras.sebagian besar mahasiswa menunjukkan regulasi emosional yang kuat (52,5% tinggi), namun kemampuan pemecahan masalah masih tidak konsisten (45% sedang).Selain itu, 62,5% mahasiswa masih menggunakan strategi coping yang tidak adaptif.Temuan ini menekankan perlunya mengalihkan fokus mahasiswa dari sekadar mengelola emosi menuju pengembangan perilaku pemecahan masalah yang aktif dan adaptif untuk meningkatkan kesiapan profesional mereka sebagai konselor
<br>Coping skills merupakan kemampuan penting yang membantu mahasiswa menghadapi berbagai tantangan akademik selama proses perkuliahan. Tingginya tuntutan akademik, tekanan tugas, dan beragam permasalahan di perguruan tinggi menjadikan pemahaman mengenai coping skills mahasiswa penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat coping skills mahasiswa Bimbingan dan Konseling dalam menghadapi tantangan akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 239 mahasiswa aktif Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Makassar. Instrumen yang digunakan adalah skala Brief-COPE yang dikembangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-635a2.webp" type="image/webp" length="53268" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-635a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-9258d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/resiliensi-mahasiswa-rantau-dukungan-akademik-stre-thumb-b0415.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55446-refleksi-sosial-edukasi-konteks-sos" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55446-refleksi-sosial-edukasi-konteks-sos" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:b583695110cd91decb852cd2c9653338</id>
	<published>2026-07-21T14:32:39+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T14:32:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,flag,guide,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana intervensi pendidikan literasi digital dapat mengurangi rasa takut terhadap pernikahan di kalangan Generasi Z, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: "Apakah program literasi digital dapat menurunkan persepsi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana intervensi pendidikan literasi digital dapat mengurangi rasa takut terhadap pernikahan di kalangan Generasi Z, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: "Apakah program literasi digital dapat menurunkan persepsi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-39f43.webp" title="JURIS - The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-39f43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-39f43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-39f43.webp 1x" title="JURIS - The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective" alt="JURIS - The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-f2d4a.webp" title="JURIS - The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-f2d4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-f2d4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-f2d4a.webp 1x" title="JURIS - The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective" alt="JURIS - The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-e97e3.webp" title="JURIS - The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-e97e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-e97e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-e97e3.webp 1x" title="JURIS - The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective" alt="JURIS - The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55446-refleksi-sosial-edukasi-konteks-sos" title="JURIS - The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective" target="_blank">The Phenomenon of AuMarriage Is ScaryAy and the Marriage Readiness of Generation Z: A Study of Family Law Students from an Islamic Law Perspective</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana intervensi pendidikan literasi digital dapat mengurangi rasa takut terhadap pernikahan di kalangan Generasi Z, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: "Apakah program literasi digital dapat menurunkan persepsi negatif tentang pernikahan yang dipicu oleh konten AoMarriage is ScaryAo di media sosial?" Selanjutnya, studi komparatif antar daerah di Indonesia, misalnya Aceh versus provinsi lain, dapat mengevaluasi perbedaan persepsi pernikahan dan faktor-faktor budaya yang memengaruhi, melalui pertanyaan: "Bagaimana perbedaan konteks sosialAcbudaya memengaruhi persepsi AoMarriage is ScaryAo dan kesiapan menikah pada Generasi Z di berbagai wilayah Indonesia?" Terakhir, penelitian longitudinal dapat melacak dampak jangka panjang paparan konten AoMarriage is ScaryAo terhadap keputusan pernikahan nyata, dengan fokus pada perbedaan gender, melalui pertanyaan: "Apakah paparan konten negatif tentang pernikahan selama periode tertentu memengaruhi keputusan menikah secara berbeda antara pria dan wanita Generasi Z selama lima tahun ke depan?" Semua usulan ini berupaya memperdalam pemahaman mengenai dinamika persepsi pernikahan di era digital serta memberikan dasar kebijakan yang lebih tepat sasaran..
<br>Fenomena AuMarriage is ScaryAy yang muncul di media sosial memengaruhi perspektif dan kesiapan menikah Generasi Z, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum Keluarga UIN ArAcRaniry, dengan menyebabkan sikap lebih berhatiAchati dan penundaan pernikahan hingga mereka merasa siap secara menyeluruh.Meskipun demikian, fenomena ini tidak sepenuhnya dipandang negatif karena juga meningkatkan kesadaran kritis serta pentingnya kesiapan mental, emosional, dan ekonomi sebelum memutuskan menikah.Dari perspektif hukum Islam, pernikahan tetap dipahami sebagai ikatan suci yang bertujuan membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah, sehingga fenomena ini seharusnya dijadikan refleksi sosial yang mendorong generasi muda untuk mempersiapkan diri secara lebih matang, bukan sebagai alasan menghindari pernikahan
<br>Fenomena AuMarriage is ScaryAy yang berkembang di media sosial merupakan salah satu wacana yang memengaruhi cara generasi muda memandang institusi pernikahan. Narasi ini sering menampilkan beragam konflik domestik seperti perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, dan tekanan ekonomi, yang kemudian membentuk persepsi bahwa pernikahan adalah institusi yang penuh risiko. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kesiapan menikah generasi muda, khususnya Generasi Z yang tumbuh dalam lingkungan digital dan sangat terpapar informasi melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Hukum Keluarga terhadap fenomena...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-e97e3.webp" type="image/webp" length="97110" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-39f43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-f2d4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/refleksi-sosial-edukasi-konteks-politik-faktor-bud-thumb-e97e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 21 Jul 2026 18:18:46 +0700. 24 items. Served in: 6.648 seconds [atom] -->
