<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-09-16T23:55:22+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66920-nilai-agama-hak-budaya-asasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66920-nilai-agama-hak-budaya-asasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:041b96804f074106bb26c5001477a924</id>
	<published>2026-09-16T23:33:18+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T23:33:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="muhammad ash" label="muhammad ash" />
	<category term="aril fajri" label="aril fajri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aril,ash,fajri,muhammad]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi ketegangan antara hukum positif dan hukum Islam dalam pernikahan beda agama, diperlukan harmonisasi hukum yang lebih inklusif dan berkeadilan. Reformasi regulasi berbasis hak asasi manusia dapat menjadi solusi konstruktif dalam menjembatani ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mengatasi ketegangan antara hukum positif dan hukum Islam dalam pernikahan beda agama, diperlukan harmonisasi hukum yang lebih inklusif dan berkeadilan. Reformasi regulasi berbasis hak asasi manusia dapat menjadi solusi konstruktif dalam menjembatani ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-81c40.webp" title="JURIS - Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-81c40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-81c40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-81c40.webp 1x" title="JURIS - Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama" alt="JURIS - Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-4b58a.webp" title="JURIS - Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-4b58a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-4b58a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-4b58a.webp 1x" title="JURIS - Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama" alt="JURIS - Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-c7558.webp" title="JURIS - Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-c7558.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-c7558.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-c7558.webp 1x" title="JURIS - Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama" alt="JURIS - Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66920-nilai-agama-hak-budaya-asasi" title="JURIS - Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama" target="_blank">Telaah Hukum Positif Dan Hukum Islam Tentang Perkawinan Beda Agama</a>: Untuk mengatasi ketegangan antara hukum positif dan hukum Islam dalam pernikahan beda agama, diperlukan harmonisasi hukum yang lebih inklusif dan berkeadilan. Reformasi regulasi berbasis hak asasi manusia dapat menjadi solusi konstruktif dalam menjembatani nilai agama dengan realitas sosial. Selain itu, pendekatan mediasi dan dialog antaragama dapat membantu menyelesaikan konflik dan membangun pemahaman antarindividu dengan latar belakang keyakinan yang berbeda. Pendidikan keagamaan yang mendorong toleransi dan pemahaman lintas iman juga menjadi kunci untuk membangun sikap saling menghormati sejak dini. Dengan menggabungkan ketiga pendekatan ini, masyarakat dapat hidup lebih harmonis, adil, dan penuh rasa saling menghormati, sambil tetap menjaga nilai-nilai keagamaan yang ada..
<br>Pernikahan berbeda agama di Indonesia ialah persoalan kompleks yang melibatkan benturan antara hukum positif yang cenderung memberikan ruang kebebasan individu dengan hukum Islam yang menekankan kesatuan akidah dalam keluarga.1 Tahun 1974 tidak secara eksplisit melarang perkawinan beda agama, namun pelaksanaannya tetap bergantung pada keabsahan menurut agama masing-masing, yang dalam Islam memiliki batasan tegas.Hukum Islam melarang perempuan Muslimah menikah dengan pria non-Muslim, sementara pernikahan pria Muslim dengan wanita Ahli Kitab diperbolehkan dengan syarat tertentu.Ketidaksesuaian antara norma hukum dan realitas sosial menyebabkan terjadinya ketidakpastian hukum serta penyalahgunaan administratif.Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi hukum antara norma agama dan peraturan perundang-undangan, serta regulasi yang lebih inklusif dan berkeadilan untuk melindungi hak asasi manusia tanpa mengesampingkan nilai-nilai keagamaan.Pendekatan dialog antaragama, mediasi, dan reformasi hukum yang sensitif terhadap keragaman menjadi solusi strategis dalam menangani isu ini di tengah masyarakat multikultural
<br>Penelitian ini mengkaji ketegangan antara hukum positif serta hukum Islam dalam menyikapi fenomena pernikahan beda agama di Indonesia. Menerapkan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menganalisis regulasi perkawinan menurut UU Nomor 1 Tahun 1974 mengenai Perkawinan, Putusan MK, serta pandangan fiqih klasik dan kontemporer. Kajian ini berfokus pada konflik normatif antara prinsip kebebasan beragama yang dijamin konstitusi dengan ketentuan keabsahan perkawinan menurut agama, khususnya Islam. Temuan menunjukkan bahwa hukum positif tidak secara eksplisit melarang pernikahan beda agama, namun pelaksanaannya tersendat oleh keharusan validasi keagamaan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-c7558.webp" type="image/webp" length="125852" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-81c40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-4b58a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/nilai-agama-hak-budaya-asasi-perkawinan-islam-posi-thumb-c7558.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17198-el-hayah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66918-filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66918-filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:fd7495a86cac53a4ccf7832b06e9453b</id>
	<published>2026-09-16T23:21:25+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T23:21:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="muhammad ash" label="muhammad ash" />
	<category term="aril fajri" label="aril fajri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aril,ash,fajri,muhammad]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, mengkaji lebih lanjut konsep ilmu usr yang ditawarkan oleh Suhrawardi dan membandingkannya dengan konsep pengetahuan konseptual peripatetik (Ilm al-ul). ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, mengkaji lebih lanjut konsep ilmu usr yang ditawarkan oleh Suhrawardi dan membandingkannya dengan konsep pengetahuan konseptual peripatetik (Ilm al-ul). ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-620d0.webp" title="JURIS - Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-620d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-620d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-620d0.webp 1x" title="JURIS - Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi" alt="JURIS - Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-ac262.webp" title="JURIS - Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-ac262.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-ac262.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-ac262.webp 1x" title="JURIS - Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi" alt="JURIS - Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-e2d57.webp" title="JURIS - Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-e2d57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-e2d57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-e2d57.webp 1x" title="JURIS - Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi" alt="JURIS - Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66918-filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite" title="JURIS - Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi" target="_blank">Konsep Cahaya Dalam Filsafat Iluminasi Suhrawardi</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, mengkaji lebih lanjut konsep ilmu usr yang ditawarkan oleh Suhrawardi dan membandingkannya dengan konsep pengetahuan konseptual peripatetik (Ilm al-ul). Kedua, meneliti lebih dalam tentang hierarki dan gradasi cahaya dalam filsafat iluminasi Suhrawardi, serta implikasinya terhadap struktur kosmos dan asal-usul substansi gelap (eulmat). Ketiga, mengeksplorasi lebih lanjut tentang konsep pemurnian jiwa dan latihan spiritual dalam filsafat iluminasi, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam praktik spiritual kontemporer..
<br>Filsafat iluminasi secara cemerlang menjembatani metafisika dan esoterisme, karya Suhrawardi merupakan sintesis karya lima aliran pemikiran besar, termasuk gagasan sufi, filsafat peripatetik yang ia gunakan sebagai basis kritik, filsafat pra-islam, kearifan Iran kuno serta berakar pada al-QurAoan.Karya nya yaitu ikmah al-IsyrAq merupakan perwujudan upaya gerakan revolusioner yang jenius untuk merevitalisasi dan mensistematisasi tradisi kearifan kuno masyarakat Persia pra-islam.Lebih daripada itu sistem Suhrawardi tidak hanya berfungsi sebagai kritik mendalam terhadap filsafat peripatetik, tetapi juga berhasil menyajikan sebuah alternatif dengan menempatkan cahaya sebagai prinsip ontologis yang paling fundamental.Konsep cahaya Suhrawardi tidak hanya menjelaskan struktur kosmik, tetapi juga menyediakan peta jalan spiritual bagi manusia.Karena esensi jiwa adalah cahaya yang terperangkap, tujuan hidup manusia adalah kembali kepada hakikatnya yaitu cahaya tertinggi Nr al-AnwAr melalui perjuangan dalam latihan spiritual dan pemurnian jiwa
<br>Filsafat Iluminasi yang digagas oleh Suhrawardi al-Maqtl merupakan sistem filsafat islam yang revolusioner, menempatkan cahaya sebagai konsep sentral dan prinsip ontologis paling fundamental. Penelitian ini bertujuan untuk membedah posisi ontologis cahaya tertinggi (Nr al-AnwAr) yang menggantikan prinsip eksistensi (Wujd) dalam metafisika peripatetik, serta menganalisis skema hierarki dan gradasi cahaya. Secara metafisis, cahaya dipahami sebagai realitas paling fundamental yang darinya segala sesuatu memancar, dimana wujud dikonseptualisasikan dalam dualisme cahaya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-ac262.webp" type="image/webp" length="48100" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-620d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-ac262.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/filsafat-iluminasi-tes-pengetahuan-konseptual-lite-thumb-e2d57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17198-el-hayah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Identification of Secondary Metabolites in Leaves Stems and Roots of the Yellow Root Plant Fibraurea Chloroleuca Miers ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identification of Secondary Metabolites in Leaves Stems and Roots of the Yellow Root Plant Fibraurea Chloroleuca Miers ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identification of Secondary Metabolites in Leaves Stems and Roots of the Yellow Root Plant Fibraurea Chloroleuca Miers ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66911-senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66911-senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:01f501502d5f00161d1c9b77f1cf9c30</id>
	<published>2026-09-16T23:13:58+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T23:13:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek metode ekstraksi berbeda terhadap profil metabolit sekunder Fibraurea chloroleuca Miers. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi aktivitas farmakologis senyawa flavonoid dan terpenoid ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek metode ekstraksi berbeda terhadap profil metabolit sekunder Fibraurea chloroleuca Miers. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi aktivitas farmakologis senyawa flavonoid dan terpenoid ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-b4615.webp" title="JURIS - Identification of Secondary Metabolites in Leaves, Stems, and Roots of the Yellow Root Plant (Fibraurea Chloroleuca Miers)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-b4615.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-b4615.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-b4615.webp 1x" title="JURIS - Identification of Secondary Metabolites in Leaves, Stems, and Roots of the Yellow Root Plant (Fibraurea Chloroleuca Miers)" alt="JURIS - Identification of Secondary Metabolites in Leaves, Stems, and Roots of the Yellow Root Plant (Fibraurea Chloroleuca Miers)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-8d11d.webp" title="JURIS - Identification of Secondary Metabolites in Leaves, Stems, and Roots of the Yellow Root Plant (Fibraurea Chloroleuca Miers)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-8d11d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-8d11d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-8d11d.webp 1x" title="JURIS - Identification of Secondary Metabolites in Leaves, Stems, and Roots of the Yellow Root Plant (Fibraurea Chloroleuca Miers)" alt="JURIS - Identification of Secondary Metabolites in Leaves, Stems, and Roots of the Yellow Root Plant (Fibraurea Chloroleuca Miers)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66911-senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms" title="JURIS - Identification of Secondary Metabolites in Leaves, Stems, and Roots of the Yellow Root Plant (Fibraurea Chloroleuca Miers)" target="_blank">Identification of Secondary Metabolites in Leaves, Stems, and Roots of the Yellow Root Plant (Fibraurea Chloroleuca Miers)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek metode ekstraksi berbeda terhadap profil metabolit sekunder Fibraurea chloroleuca Miers. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi aktivitas farmakologis senyawa flavonoid dan terpenoid yang ditemukan. Penelitian juga dapat fokus pada pengaruh faktor lingkungan terhadap produksi metabolit sekunder pada tanaman ini, serta analisis genetik untuk memahami mekanisme biosintesis senyawa aktif..
<br>Pada identifikasi metabolit sekunder, dapat di simpulkan bahwa pada sampel dari daun tumbuhan akar kuning (Fibraurea chloroleuca Miers) terdapat senyawa flavanoid, saponin, steroid dan tanin.Pada identifikasi metabolit sekunder, dapat di simpulkan bahwa pada sampel dari batang tumbuhan akar kuning (Fibraurea chloroleuca Miers) terdapat senyawa flavanoid, saponin, steroid dan tanin.Pada identifikasi metabolit sekunder, dapat disimpulkan bahwa pada sampel dari akar kuning (Fibraurea chloroleuca Miers) terdapat senyawa flavanoid, saponin, triterpenoid dan tanin
<br>Identifikasi metabolit sekunder pada daun, batang, dan akar Fibraurea chloroleuca Miers dilakukan melalui ekstraksi dengan metode maserasi, dilanjutkan uji warna dan analisis Gas ChromatographyAeMass Spectrometry (GC-MS). Hasil uji warna dan GC-MS menunjukkan bahwa daun dan batang mengandung flavonoid, saponin, steroid, dan tanin, sedangkan akar mengandung flavonoid, saponin, terpenoid, dan tanin.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-b4615.webp" type="image/webp" length="110780" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-b4615.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/senyawa-flavonoid-tanin-metabolit-sekunder-gc-ms-a-thumb-8d11d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3403-stikesabdurahman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13586-jurnal-farmasi-abdurahman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Bahasa Melayu Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bahasa Melayu Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bahasa Melayu Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66921-puitik-bahasa-melayu-asing-studi-asi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66921-puitik-bahasa-melayu-asing-studi-asi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:a7525aa2c90030025e72e2f0d7f08fe5</id>
	<published>2026-09-16T23:12:32+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T23:12:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="muhammad ash" label="muhammad ash" />
	<category term="aril fajri" label="aril fajri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aril,ash,fajri,muhammad]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak platform digital seperti media sosial dan podcast dalam memperkuat penggunaan bahasa Melayu sebagai media dakwah. Selain itu, analisis peran tulisan Jawi dalam pendidikan Islam modern dapat menjadi fokus ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak platform digital seperti media sosial dan podcast dalam memperkuat penggunaan bahasa Melayu sebagai media dakwah. Selain itu, analisis peran tulisan Jawi dalam pendidikan Islam modern dapat menjadi fokus ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-dccb5.webp" title="JURIS - Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-dccb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-dccb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-dccb5.webp 1x" title="JURIS - Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia" alt="JURIS - Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-39b95.webp" title="JURIS - Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-39b95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-39b95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-39b95.webp 1x" title="JURIS - Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia" alt="JURIS - Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-cfaec.webp" title="JURIS - Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-cfaec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-cfaec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-cfaec.webp 1x" title="JURIS - Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia" alt="JURIS - Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66921-puitik-bahasa-melayu-asing-studi-asi" title="JURIS - Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia" target="_blank">Bahasa Melayu: Wadah Penyebaran Islam di Nusantara dan Dunia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak platform digital seperti media sosial dan podcast dalam memperkuat penggunaan bahasa Melayu sebagai media dakwah. Selain itu, analisis peran tulisan Jawi dalam pendidikan Islam modern dapat menjadi fokus untuk mempertahankan warisan budaya keislaman. Terakhir, studi tentang pengaruh globalisasi terhadap penggunaan bahasa Melayu dalam konteks keagamaan dan akademik dapat memberikan wawasan untuk strategi pelestarian yang lebih efektif..
<br>Bahasa Melayu berperan penting dalam penyebaran Islam di Nusantara melalui dakwah, pendidikan, dan administrasi, terutama dengan tulisan Jawi dalam kitab-kitab keislaman.Meskipun kolonialisme berupaya menggantinya dengan bahasa Eropa dan huruf Latin, bahasa Melayu tetap bertahan sebagai identitas keislaman dan nasional, terutama setelah Sumpah Pemuda 1928.Di era digital, media sosial dan teknologi memperkuat fungsinya dalam dakwah, meski menghadapi tantangan globalisasi.Oleh karena itu, pelestarian melalui pendidikan Islam, digitalisasi manuskrip, dan peningkatan literatur ilmiah diperlukan agar bahasa Melayu tetap berperan dalam penyebaran Islam di masa depan
<br>Bahasa Melayu memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara dan dunia. Sebagai lingua franca, bahasa ini digunakan dalam dakwah, pendidikan, dan diplomasi sejak era Kesultanan Islam. Tulisan Jawi turut memperkuat bahasa Melayu sebagai sarana keislaman dengan banyaknya kitab keagamaan yang ditulis dalam aksara ini. Namun, kolonialisme membawa tantangan besar dengan upaya menggantikan bahasa Melayu oleh bahasa Eropa serta transisi tulisan Jawi ke Latin. Di era kontemporer, digitalisasi dan media sosial menjadi alat baru dalam mempertahankan bahasa Melayu sebagai bahasa dakwah. Meskipun menghadapi dominasi bahasa asing, bahasa Melayu tetap relevan dalam dunia akademik dan keislaman....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-39b95.webp" type="image/webp" length="98288" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-dccb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-39b95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/puitik-bahasa-melayu-asing-studi-analisis-peran-is-thumb-cfaec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17198-el-hayah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA Hylocereus Polyrhizus Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA Hylocereus Polyrhizus Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA Hylocereus Polyrhizus Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66913-naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66913-naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:177138dae4f40d478c90e7f87101e64f</id>
	<published>2026-09-16T23:12:14+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T23:12:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji efek kombinasi ekstrak kulit buah naga dengan bahan alami lain seperti minyak kelapa atau lidah buaya untuk meningkatkan aktivitas antibakteri dan kelembapan kulit. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji efek kombinasi ekstrak kulit buah naga dengan bahan alami lain seperti minyak kelapa atau lidah buaya untuk meningkatkan aktivitas antibakteri dan kelembapan kulit. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-e45cf.webp" title="JURIS - Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-e45cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-e45cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-e45cf.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus" alt="JURIS - Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-17ad6.webp" title="JURIS - Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-17ad6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-17ad6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-17ad6.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus" alt="JURIS - Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-46296.webp" title="JURIS - Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-46296.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-46296.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-46296.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus" alt="JURIS - Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66913-naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l" title="JURIS - Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus" target="_blank">Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Ekstrak Kulit Buah NagA (Hylocereus Polyrhizus) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus</a>: Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji efek kombinasi ekstrak kulit buah naga dengan bahan alami lain seperti minyak kelapa atau lidah buaya untuk meningkatkan aktivitas antibakteri dan kelembapan kulit. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang mekanisme kerja senyawa bioaktif dalam ekstrak kulit buah naga terhadap bakteri Staphylococcus aureus untuk memperkuat dasar ilmiah formulasi. Terakhir, penelitian juga dapat mengexplore potensi ekstrak kulit buah naga dalam pengembangan produk kosmetik multifungsi, seperti pelembap atau toner, yang memiliki sifat antibakteri dan antioksidan sekaligus..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) memiliki potensi yang baik untuk diformulasikan ke dalam sediaan facial wash sebagai bahan aktif berbasis alam.Formulasi yang dihasilkan menunjukkan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan mutu sediaan pembersih wajah, meliputi organoleptik yang baik, homogenitas yang merata, pH yang sesuai dengan pH fisiologis kulit, viskositas yang memadai, kemampuan menghasilkan busa yang baik, serta stabilitas fisik selama penyimpanan.Selain itu, sediaan facial wash yang mengandung ekstrak kulit buah naga mampu menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai pembersih wajah tetapi juga berpotensi membantu menghambat pertumbuhan bakteri yang berperan dalam berbagai gangguan kulit
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi mutu sediaan facial wash yang mengandung ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) serta mengetahui aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan eksperimental laboratorium. Tahapan penelitian meliputi pembuatan ekstrak kulit buah naga, formulasi sediaan facial wash dengan beberapa variasi konsentrasi ekstrak, evaluasi mutu fisik yang meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya busa, dan stabilitas, serta pengujian aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan sediaan yang memiliki karakteristik fisik yang baik, meliputi tekstur homogen, bentuk yang stabil, pH sesuai dengan pH fisiologis kulit, viskositas yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-17ad6.webp" type="image/webp" length="89826" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-e45cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-17ad6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/naga-merah-rdfpe-fungsi-fisiologis-kulit-ekstrak-l-thumb-46296.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3403-stikesabdurahman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13586-jurnal-farmasi-abdurahman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66917-nasabah-bank-btn-loyalitas-nasab" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66917-nasabah-bank-btn-loyalitas-nasab" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:48295a49807f2f86194694fa31d5b9b3</id>
	<published>2026-09-16T23:09:22+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T23:09:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="muhammad ash" label="muhammad ash" />
	<category term="aril fajri" label="aril fajri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aril,ash,fajri,muhammad]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang lebih mendalam tentang pengaruh ISQ terhadap loyalitas nasabah di DIY. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau wawancara langsung dengan nasabah bank syariah di DIY untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang lebih mendalam tentang pengaruh ISQ terhadap loyalitas nasabah di DIY. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau wawancara langsung dengan nasabah bank syariah di DIY untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-7fc1d.webp" title="JURIS - Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-7fc1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-7fc1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-7fc1d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah" alt="JURIS - Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-fbe19.webp" title="JURIS - Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-fbe19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-fbe19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-fbe19.webp 1x" title="JURIS - Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah" alt="JURIS - Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-546ad.webp" title="JURIS - Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-546ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-546ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-546ad.webp 1x" title="JURIS - Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah" alt="JURIS - Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66917-nasabah-bank-btn-loyalitas-nasab" title="JURIS - Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah" target="_blank">Analisis Islamic Service Quality Dalam Peningkatan Loyalitas Nasabah Bank Syariah</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang lebih mendalam tentang pengaruh ISQ terhadap loyalitas nasabah di DIY. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau wawancara langsung dengan nasabah bank syariah di DIY untuk mengukur persepsi mereka terhadap kualitas layanan berbasis syariah. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif yang diterapkan oleh bank syariah di DIY dalam meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat loyalitas nasabah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis bagi bank syariah dalam mengembangkan strategi layanan yang lebih efektif dan sesuai dengan nilai-nilai syariah, khususnya di wilayah dengan karakteristik religiusitas tinggi seperti DIY..
<br>Berdasarkan hasil studi pustaka, dapat disimpulkan bahwa Islamic Service Quality (ISQ) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas nasabah bank syariah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.Di antara berbagai dimensi ISQ, kepercayaan dan profesionalisme terbukti sebagai faktor yang paling menentukan dalam membentuk loyalitas nasabah.Oleh karena itu, bank syariah dituntut untuk senantiasa meningkatkan mutu layanan yang berlandaskan nilai-nilai Islam, memberikan pelatihan berkelanjutan kepada karyawan, serta menghadirkan inovasi produk dan strategi promosi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah guna mempertahankan loyalitas di tengah kompetisi industri yang semakin dinamis.Penelitian ini mendukung hasil studi sebelumnya dan memberikan masukan praktis bagi bank syariah agar menjadikan peningkatan ISQ sebagai prioritas utama dalam strategi pengelolaan hubungan nasabah.Hal ini menjadi sangat relevan, khususnya di daerah dengan karakteristik masyarakat yang religius seperti Yogyakarta, di mana konsistensi penerapan nilai-nilai syariah menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan dan kesetiaan nasabah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Service Quality (ISQ) terhadap loyalitas nasabah bank syariah, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Konsep ISQ menekankan penerapan nilai-nilai syariah seperti kejujuran, keadilan, ketulusan, profesionalisme, dan kepercayaan dalam setiap aspek pelayanan. Loyalitas nasabah menjadi indikator keberhasilan jangka panjang bank syariah karena mencerminkan keterikatan emosional dan komitmen nasabah untuk tetap menggunakan produk dan layanan yang ditawarkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji literatur, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-546ad.webp" type="image/webp" length="69442" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-7fc1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-fbe19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/nasabah-bank-btn-loyalitas-bri-adaptasi-nilai-syar-thumb-546ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17198-el-hayah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Literature Review Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq 24 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literature Review Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq 24 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literature Review Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq 24 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66912-evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-pa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66912-evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-pa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:89b1af2b42e47b93ec7ea8de8909ce34</id>
	<published>2026-09-16T23:05:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T23:05:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas platform digital sebagai media edukasi kesehatan untuk pasien DMT2, terutama di daerah dengan akses terbatas. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk membandingkan metode konseling interaktif dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas platform digital sebagai media edukasi kesehatan untuk pasien DMT2, terutama di daerah dengan akses terbatas. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk membandingkan metode konseling interaktif dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-bb63a.webp" title="JURIS - Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-bb63a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-bb63a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-bb63a.webp 1x" title="JURIS - Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24" alt="JURIS - Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-26391.webp" title="JURIS - Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-26391.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-26391.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-26391.webp 1x" title="JURIS - Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24" alt="JURIS - Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-17d6e.webp" title="JURIS - Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-17d6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-17d6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-17d6e.webp 1x" title="JURIS - Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24" alt="JURIS - Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66912-evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-pa" title="JURIS - Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24" target="_blank">Literature Review: Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Dkq-24</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas platform digital sebagai media edukasi kesehatan untuk pasien DMT2, terutama di daerah dengan akses terbatas. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk membandingkan metode konseling interaktif dengan pendekatan edukasi pasif dalam meningkatkan kepatuhan terapi jangka panjang. Terakhir, peneliti juga disarankan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi KIE dan konseling apoteker terhadap pengurangan komplikasi mikro dan makrovaskular pada pasien DMT2..
<br>Intervensi KIE dan konseling interaktif oleh apoteker efektif meningkatkan pemahaman klinis pasien, memotong mata rantai ketidakpatuhan regimen obat, dan berkontribusi langsung terhadap pencapaian stabilitas kontrol metabolik jangka panjang pada penderita DMT2.Penggunaan instrumen DKQ-24 terbukti valid dan reliabel untuk mengukur tingkat pengetahuan pasien DMT2.Peningkatan pengetahuan secara signifikan berkorelasi dengan peningkatan kepatuhan terapi dan penurunan parameter biologis seperti kadar gula darah puasa dan HbA1c
<br>Rendahnya pengetahuan pasien mengenai Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) menjadi hambatan utama dalam keberhasilan manajemen terapi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta konseling apoteker terhadap tingkat pengetahuan, kepatuhan terapi, dan kontrol glikemik pada pasien DMT2. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar dan PubMed untuk artikel publikasi rentang tahun 2015Ae2026, hingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-17d6e.webp" type="image/webp" length="60528" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-bb63a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-26391.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/evolusi-klinis-pasien-dm-tipe-minum-obat-apoteker-thumb-17d6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3403-stikesabdurahman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13586-jurnal-farmasi-abdurahman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Literatur Riview Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi Ocimum sanctum L Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literatur Riview Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi Ocimum sanctum L Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literatur Riview Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi Ocimum sanctum L Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66914-atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-k" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66914-atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-k" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:a7f81e2d2021a4b141f618d55d8bbbbb</id>
	<published>2026-09-16T23:03:14+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T23:03:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh variasi konsentrasi bahan pengental (gelling agent) terhadap stabilitas fisik dan efektivitas antibakteri gel ekstrak daun kemangi. 2. Evaluasi stabilitas jangka panjang sediaan gel minyak atsiri daun kemangi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh variasi konsentrasi bahan pengental (gelling agent) terhadap stabilitas fisik dan efektivitas antibakteri gel ekstrak daun kemangi. 2. Evaluasi stabilitas jangka panjang sediaan gel minyak atsiri daun kemangi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9a225.webp" title="JURIS - Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9a225.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9a225.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9a225.webp 1x" title="JURIS - Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus" alt="JURIS - Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9982e.webp" title="JURIS - Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9982e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9982e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9982e.webp 1x" title="JURIS - Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus" alt="JURIS - Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-80fdf.webp" title="JURIS - Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-80fdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-80fdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-80fdf.webp 1x" title="JURIS - Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus" alt="JURIS - Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66914-atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-k" title="JURIS - Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus" target="_blank">Literatur Riview: Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Bakteri Staphylacocus aureus</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh variasi konsentrasi bahan pengental (gelling agent) terhadap stabilitas fisik dan efektivitas antibakteri gel ekstrak daun kemangi. 2. Evaluasi stabilitas jangka panjang sediaan gel minyak atsiri daun kemangi pada kondisi penyimpanan ekstrem, seperti suhu tinggi atau kelembapan rendah. 3. Studi kombinasi ekstrak daun kemangi dengan senyawa antimikroba alami lainnya untuk meningkatkan aktivitas antibakteri dan mengurangi ketergantungan pada konsentrasi tinggi..
<br>Formulasi sediaan antiseptik (hand sanitizer) berbahan dasar daun kemangi, baik dalam bentuk ekstrak maupun minyak atsiri, terbukti memiliki potensi aktivitas antibakteri yang baik terhadap Staphylococcus aureus serta efektif menurunkan jumlah koloni kuman di tangan.Efektivitas daya hambat antibakteri ini sangat dipengaruhi oleh konsentrasi zat aktif dan jenis basis yang digunakan.Penggunaan ekstrak dengan konsentrasi rendah (3%) pada basis gelling agent yang tepat mampu memberikan daya hambat berkategori sangat kuat, sedangkan penggunaan minyak atsiri murni memiliki Konsentrasi Bunuh Minimal (KBM) yang sangat efisien, yaitu sebesar 0,5% v/v.Namun, viskositas basis yang terlalu kental dapat menjadi kendala karena mengikat zat aktif dan menghambat kecepatan difusinya, sehingga menurunkan diameter zona hambat bakteri
<br>Penyakit infeksi tetap menjadi tantangan kesehatan global karena kemampuannya menyebabkan mortalitas tinggi, salah satunya dipicu oleh bakteri patogen seperti Staphylococcus aureus. Meskipun antibiotik menjadi pilihan utama dalam menekan infeksi bakteri, penggunaan yang tidak rasional secara masif telah memicu fenomena resistensi antimikroba. Guna mengatasi permasalahan tersebut, eksplorasi bahan alam menjadi alternatif potensial yang lebih aman. Daun kemangi (Ocimum sanctum L.) dikenal kaya akan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas farmakologis sebagai antibakteri. Agar pemanfaatannya lebih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9982e.webp" type="image/webp" length="43374" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9a225.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-9982e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/atsiri-daun-peppermint-gel-ekstrak-centella-kemang-thumb-80fdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3403-stikesabdurahman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13586-jurnal-farmasi-abdurahman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh Averrhoa Bilimbi L Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh Averrhoa Bilimbi L Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh Averrhoa Bilimbi L Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66901-belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-beli" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66901-belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-beli" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:e96351cf1ab960fa625e2bbefa4513aa</id>
	<published>2026-09-16T22:37:02+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T22:37:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="m montesqrit" label="m montesqrit" />
	<category term="j labetubun" label="j labetubun" />
	<category term="h hasman 22" label="h hasman 22" />
	<itunes:keywords><![CDATA[22,h,hasman,j,labetubun,m,montesqrit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik enkapsulasi alternatif untuk meningkatkan stabilitas senyawa bioaktif belimbing wuluh dalam ransum. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik enkapsulasi alternatif untuk meningkatkan stabilitas senyawa bioaktif belimbing wuluh dalam ransum. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-7b218.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-7b218.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-7b218.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-7b218.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-f0621.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-f0621.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-f0621.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-f0621.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-dd4ac.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-dd4ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-dd4ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-dd4ac.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66901-belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-beli" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler" target="_blank">Pengaruh Penambahan Tepung Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Enkapsulasi Belimbing Wuluh Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Broiler</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik enkapsulasi alternatif untuk meningkatkan stabilitas senyawa bioaktif belimbing wuluh dalam ransum. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan tepung daun belimbing wuluh terhadap kesehatan saluran pencernaan broiler. Penelitian juga dapat menguji kombinasi belimbing wuluh dengan bahan alami lain seperti probiotik atau tanaman obat untuk meningkatkan efektivitas sebagai pengganti antibiotik..
<br>Kesimpulan penelitian adalah tepung daun belimbing wuluh dan enkapsulasi belimbing wuluh dapat digunakan di dalam pakan sebagai feed additive antibiotik sampai 2% tanpa mengganggu konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi pakan, dan mortalitas
<br>Penelitian ini dilakukan untuk menentukan pengaruh penambahan tepung daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) dan enkapsulasi belimbing wuluh sebagai feed additive terhadap performa broiler. Bahan yang digunakan meliputi 120 ekor broiler, tepung daun belimbing wuluh, dan enkapsulasi belimbing wuluh. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil menunjukkan bahwa penambahan tepung daun belimbing wuluh dan enkapsulasi belimbing wuluh berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi ransum namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan, konversi ransum, dan mortalitas. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa tepung daun belimbing wuluh dan enkapsulasi belimbing wuluh dapat digunakan hingga 2% dalam ransum tanpa mengganggu performa broiler.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-dd4ac.webp" type="image/webp" length="92412" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-7b218.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-f0621.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/belimbing-wuluh-nacl-teh-daun-ekstrak-tepung-kelor-thumb-dd4ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2586-polinela.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17606-peterpan-jurnal-peternakan-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia Malaysia and Turkey ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia Malaysia and Turkey ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia Malaysia and Turkey ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66907-negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66907-negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:dee4e0fd68b17fefd7b9e55934cc7872</id>
	<published>2026-09-16T22:32:54+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T22:32:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ahmad rajafi" label="ahmad rajafi" />
	<category term="zainal azwar" label="zainal azwar" />
	<category term="zainul erfan" label="zainul erfan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,azwar,erfan,rajafi,zainal,zainul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran Penelitian Lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi hukum dan sosial dari perbedaan dalam hak pemeliharaan dan waris anak di Indonesia, Malaysia, dan Turki, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, agama, dan hak asasi manusia.2. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran Penelitian Lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi hukum dan sosial dari perbedaan dalam hak pemeliharaan dan waris anak di Indonesia, Malaysia, dan Turki, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, agama, dan hak asasi manusia.2. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-d89f8.webp" title="JURIS - Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-d89f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-d89f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-d89f8.webp 1x" title="JURIS - Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey" alt="JURIS - Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-b57e7.webp" title="JURIS - Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-b57e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-b57e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-b57e7.webp 1x" title="JURIS - Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey" alt="JURIS - Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-cc7d6.webp" title="JURIS - Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-cc7d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-cc7d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-cc7d6.webp 1x" title="JURIS - Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey" alt="JURIS - Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66907-negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi" title="JURIS - Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey" target="_blank">Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey</a>: Saran Penelitian Lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi hukum dan sosial dari perbedaan dalam hak pemeliharaan dan waris anak di Indonesia, Malaysia, dan Turki, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, agama, dan hak asasi manusia.2. Melakukan studi komparatif tentang praktik yudisial dalam kasus filiasi anak di negara-negara tersebut, termasuk analisis mendalam tentang bagaimana perbedaan sistem hukum dan mazhab fikih mempengaruhi keputusan pengadilan.3. Meneliti dan menganalisis dampak dari fatwa dan keputusan pengadilan yang memberikan hak pemeliharaan dan waris kepada anak dari persatuan non-perkawinan, serta implikasinya terhadap hak-hak anak dan peran negara dalam melindungi hak-hak tersebut..
<br>Hukum nasional di Indonesia, Malaysia, dan Turki mengatur status filiasi anak berdasarkan tiga kondisi perkawinan.perkawinan sah (terdaftar), perkawinan tidak terdaftar, dan persatuan non-perkawinan.Kondisi ini menimbulkan perbedaan dalam filiasi anak (maternitas, paternitas biologis, dan paternitas nasab), yang pada gilirannya memiliki implikasi terhadap hak pemeliharaan dan waris yang diperoleh anak dari kedua orang tuanya.Hukum negara-negara tersebut menetapkan bahwa anak yang lahir dari perkawinan sah berhak atas pemeliharaan dan waris dari kedua orang tuanya.Sebaliknya, anak yang lahir dari perkawinan tidak terdaftar atau persatuan non-perkawinan hanya menerima hak-hak ini dari ibunya.Ada mekanisme dalam dua kondisi perkawinan terakhir bagi anak untuk memperoleh hak pemeliharaan dan waris dari ayahnya melalui proses hukum.Dalam ketiga negara tersebut, anak dari perkawinan tidak terdaftar dapat mengamankan hak pemeliharaan dan warisnya dari kedua orang tuanya melalui putusan pengadilan.Namun, terdapat disparitas yang signifikan dalam hak pemeliharaan dan waris anak dari persatuan non-perkawinan.Di Indonesia dan Turki, kedua orang tua diadili oleh pengadilan untuk memastikan hak anak, sedangkan di Malaysia tanggung jawab pemeliharaan dan waris hanya diberikan kepada ibu.Disparitas ini muncul dari praktik yudisial yang beragam di negara-negara tersebut, yang mengikuti sistem hukum dan mazhab fikih yang berbeda, yang mempengaruhi penentuan hak pemeliharaan dan waris anak
<br>Artikel ini menganalisis hukum negara yang mengatur ketentuan filiasi anak dan implikasinya terhadap hak pemeliharaan dan waris anak di Indonesia, Malaysia, dan Turki. Hal ini dipicu oleh fakta bahwa penetapan filiasi anak di ketiga negara tersebut tidak hanya mengadopsi ketentuan fikih secara tunggal, seperti beberapa negara Muslim di Timur Tengah, tetapi juga memperhitungkan nilai-nilai budaya dan hak asasi manusia. Oleh karena itu, artikel ini menggunakan pendekatan normatif-yuridis dengan melakukan analisis perbandingan terhadap hukum di ketiga negara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-cc7d6.webp" type="image/webp" length="101230" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-d89f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-b57e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/negara-muslim-tetangga-pelanggaran-berat-hak-asasi-thumb-cc7d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-740-iainptk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-126-journal-islamic-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag Muntingia calabura L to Broiler Immunity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag Muntingia calabura L to Broiler Immunity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag Muntingia calabura L to Broiler Immunity ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66902-daun-kersen-dekok-muntingia-cal" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66902-daun-kersen-dekok-muntingia-cal" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:5dd46c5af8d1a5bb2fccecce10634a0c</id>
	<published>2026-09-16T22:23:41+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T22:23:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="m montesqrit" label="m montesqrit" />
	<category term="j labetubun" label="j labetubun" />
	<category term="h hasman 22" label="h hasman 22" />
	<itunes:keywords><![CDATA[22,h,hasman,j,labetubun,m,montesqrit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang pemberian teh daun kersen pada imunitas broiler dengan durasi lebih lama. Selain itu, penelitian dapat mengkaji pengaruh dosis berbeda teh daun kersen terhadap respons imun dan kesehatan organ ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang pemberian teh daun kersen pada imunitas broiler dengan durasi lebih lama. Selain itu, penelitian dapat mengkaji pengaruh dosis berbeda teh daun kersen terhadap respons imun dan kesehatan organ ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-db8e7.webp" title="JURIS - The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag (Muntingia calabura L.) to Broiler Immunity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-db8e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-db8e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-db8e7.webp 1x" title="JURIS - The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag (Muntingia calabura L.) to Broiler Immunity" alt="JURIS - The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag (Muntingia calabura L.) to Broiler Immunity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-748a0.webp" title="JURIS - The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag (Muntingia calabura L.) to Broiler Immunity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-748a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-748a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-748a0.webp 1x" title="JURIS - The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag (Muntingia calabura L.) to Broiler Immunity" alt="JURIS - The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag (Muntingia calabura L.) to Broiler Immunity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66902-daun-kersen-dekok-muntingia-cal" title="JURIS - The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag (Muntingia calabura L.) to Broiler Immunity" target="_blank">The Different Time Administration of Cherry Leaf Teabag (Muntingia calabura L.) to Broiler Immunity</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang pemberian teh daun kersen pada imunitas broiler dengan durasi lebih lama. Selain itu, penelitian dapat mengkaji pengaruh dosis berbeda teh daun kersen terhadap respons imun dan kesehatan organ limfoid. Penelitian juga dapat mengembangkan kombinasi teh daun kersen dengan bahan alami lainnya untuk meningkatkan efektivitas imunostimulasi secara lebih optimal..
<br>Berdasarkan hasil studi ini, disimpulkan bahwa pemberian teh daun kersen (Muntingia calabura L.) setiap dua hari memiliki efek hampir sama dalam meningkatkan imunitas broiler dibandingkan pemberian setiap hari, dan pemberian teh daun kersen (Muntingia calabura L.) setiap hari juga tidak memiliki efek negatif pada organ limfoid yang bertanggung jawab atas imunitas
<br>Studi ini bertujuan untuk menganalisis pemberian teh daun kersen (Muntingia calabura L.) dengan waktu berbeda terhadap imunitas broiler. Studi ini menggunakan dua kelompok perlakuan. Kelompok pertama (T1) diberi teh daun kersen (Muntingia calabura L.) setiap hari dalam air minum (T1), dan kelompok kedua (T2) diberi teh daun kersen (Muntingia calabura L.) setiap dua hari. Dosis daun kersen yang digunakan dalam studi ini adalah 420 mg/kg BB. Uji sampel berpasangan digunakan untuk membandingkan hasil dua kelompok perlakuan. Untuk menentukan efek pemberian teh daun kersen dengan waktu berbeda terhadap imunitas broiler, parameter...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-748a0.webp" type="image/webp" length="98398" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-db8e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/daun-kersen-dekok-muntingia-calabura-teh-belimbing-thumb-748a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2586-polinela.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17606-peterpan-jurnal-peternakan-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ From Listening to Producing Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ From Listening to Producing Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ From Listening to Producing Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66908-dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-dakwa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66908-dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-dakwa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:e19a27dfcb35033d02046cfd769f67ce</id>
	<published>2026-09-16T22:20:41+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T22:20:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="fulltext pdf" label="fulltext pdf" />
	<category term="necessity da" label="necessity da" />
	<category term="layth bin sa" label="layth bin sa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bin,da,fulltext,layth,necessity,pdf,sa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan studi ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: (1) Meneliti dampak platform media sosial terhadap partisipasi audiens dalam dakwah digital dan bagaimana hal ini memengaruhi persepsi keagamaan. (2) Mengkaji peran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan studi ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: (1) Meneliti dampak platform media sosial terhadap partisipasi audiens dalam dakwah digital dan bagaimana hal ini memengaruhi persepsi keagamaan. (2) Mengkaji peran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-e4eac.webp" title="JURIS - From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-e4eac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-e4eac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-e4eac.webp 1x" title="JURIS - From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia" alt="JURIS - From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-4e8d7.webp" title="JURIS - From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-4e8d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-4e8d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-4e8d7.webp 1x" title="JURIS - From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia" alt="JURIS - From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-a6442.webp" title="JURIS - From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-a6442.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-a6442.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-a6442.webp 1x" title="JURIS - From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia" alt="JURIS - From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66908-dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-dakwa" title="JURIS - From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia" target="_blank">From Listening to Producing: Ustaz Abdul SomadAos Active Audiences in Pekanbaru, Indonesia</a>: Berdasarkan studi ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: (1) Meneliti dampak platform media sosial terhadap partisipasi audiens dalam dakwah digital dan bagaimana hal ini memengaruhi persepsi keagamaan. (2) Mengkaji peran audiens aktif dalam konteks budaya lokal yang berbeda untuk memahami variasi strategi penyebaran pesan dakwah. (3) Menganalisis efek jangka panjang dari konten dakwah digital terhadap praktik keagamaan masyarakat, termasuk pengaruhnya terhadap identitas religius generasi muda..
<br>Popularitas dai di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kedalaman pengetahuan agama dan penggunaan teknologi media.Audiens Ustaz Abdul Somad berperan signifikan dalam mempopulerkan dakwahnya.Mereka merupakan audiens aktif yang terinspirasi oleh motivasi keagamaan untuk meningkatkan ketakwaan diri dan sesama Muslim, yang dikenal sebagai piety aktif.Generasi muda Muslim dapat menggabungkan semangat dakwah dengan media baru seperti YouTube dan Facebook.Hal ini menunjukkan bahwa islamisasi yang luas di masyarakat Muslim terus berlangsung meskipun menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi.Dakwah di masyarakat Muslim terus menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi.Peran Muslim sebagai agen sosial sangat menentukan dalam mendorong agama untuk menyesuaikan diri dengan perubahan sosial yang terjadi.Islam sebagai agama memiliki fleksibilitas yang mendorong keragaman interpretasi dan pluralitas upaya islamisasi di masyarakat
<br>Kemunculan dai populer di Indonesia telah memengaruhi ruang publik. Artikel ini bertujuan untuk menemukan respons audiens Ustaz Abdul Somad terhadap dakwah yang disampaikannya. Metode kualitatif digunakan dengan wawancara sepuluh informan menggunakan teknik sampling purposif. Studi menemukan bahwa beberapa audiens Ustaz Abdul Somad aktif, tidak hanya mendengarkan tetapi juga memproduksi video yang didistribusikan melalui media sosial. Popularitas dai seperti Ustaz Abdul Somad didukung oleh keaktifan audiens dan kemajuan teknologi komunikasi. Popularitas Ustaz Abdul Somad menunjukkan bahwa islamisasi di masyarakat Muslim tetap berlangsung di tengah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-e4eac.webp" type="image/webp" length="58276" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-e4eac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-4e8d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dakwah-digital-relevansi-pesan-konten-buya-era-mod-thumb-a6442.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1683-ulumuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3234-ulumuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66906-pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumbe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66906-pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumbe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:6e3d768cf69e677c99ffddd920b576ab</id>
	<published>2026-09-16T22:00:10+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T22:00:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="fulltext pdf" label="fulltext pdf" />
	<category term="ahmad yussuf" label="ahmad yussuf" />
	<category term="call papers" label="call papers" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,call,fulltext,papers,pdf,yussuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan inklusif dalam mencapai kesetaraan dan kesetaraan dalam belajar ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan inklusif dalam mencapai kesetaraan dan kesetaraan dalam belajar ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-57e4d.webp" title="JURIS - Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-57e4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-57e4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-57e4d.webp 1x" title="JURIS - Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas" alt="JURIS - Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-9ca9e.webp" title="JURIS - Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-9ca9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-9ca9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-9ca9e.webp 1x" title="JURIS - Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas" alt="JURIS - Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-dfa93.webp" title="JURIS - Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-dfa93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-dfa93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-dfa93.webp 1x" title="JURIS - Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas" alt="JURIS - Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66906-pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumbe" title="JURIS - Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas" target="_blank">Inclusive Education and Justice for Students with Special Needs in Madrasas</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan inklusif dalam mencapai kesetaraan dan kesetaraan dalam belajar bagi semua anak. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana pendidikan inklusif dapat diimplementasikan dengan lebih baik untuk memenuhi kebutuhan dan potensi unik setiap siswa. Kedua, penting untuk menyelidiki tantangan-tantangan yang masih ada dalam pendidikan inklusif, seperti kurangnya pengembangan profesional guru dan sumber daya yang terbatas. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi dan intervensi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran dan kontribusi organisasi non-pemerintah, komunitas, dan pemerintah dalam mendukung pendidikan inklusif. Penelitian ini dapat mengusulkan model kolaborasi yang efektif untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus..
<br>Adopsi kebijakan pendidikan inklusif telah mencapai kemajuan signifikan dalam mempromosikan sekolah inklusif, mendorong sikap positif di antara guru dan siswa, menyesuaikan program pendidikan dengan kebutuhan individu, mendirikan pusat sumber daya pendidikan inklusif, dan mendorong kolaborasi antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat.Pendekatan ini dirancang untuk mengurangi ketidaksamaan dengan memberikan akses yang sama terhadap pendidikan dan kesempatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk berpartisipasi sepenuhnya dalam masyarakat.Meskipun demikian, tantangan masih tersisa, termasuk kurangnya pengembangan profesional guru, sumber daya dan peralatan yang terbatas, serta rencana studi, proses, dan evaluasi yang tidak jelas.Selain itu, implementasi kebijakan pendidikan inklusif juga mengungkapkan beberapa ketidaksamaan.Untuk lebih meningkatkan pendidikan inklusif, kita harus mengatasi masalah ketidakadilan secara langsung.Pendidikan inklusif masih merupakan bidang yang kurang diteliti.Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dan menyelidiki implementasi pendidikan inklusif untuk mengukur efektivitasnya dan memastikan bahwa ia mempromosikan kesetaraan dan kesetaraan dalam belajar bagi semua anak
<br>Pendidikan inklusif bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak, terlepas dari kecacatan mereka, untuk mengakses pendidikan. Meskipun pendidikan inklusif sangat penting untuk memastikan keadilan dan kesetaraan kesempatan bagi setiap anak, efektivitas dalam memenuhi kebutuhan dan potensi unik setiap anak masih menjadi perdebatan. Artikel ini menyelidiki penelitian yang dilakukan pada tahun 2023 di Nusa Tenggara Barat, Indonesia, yang mengeksplorasi implementasi pendidikan inklusif dan dampaknya terhadap keadilan. Studi ini menggunakan diskusi kelompok fokus dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua dari dua madrasah (sekolah Islam) di dua kabupaten, perwakilan Kementerian Agama, Forum Pendidik Madrasah Inklusi, dan organisasi non-pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif di madrasah telah menunjukkan kemajuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-dfa93.webp" type="image/webp" length="70998" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-57e4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-9ca9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pendidikan-inklusif-konteks-sekolah-sumber-daya-ma-thumb-dfa93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1683-ulumuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3234-ulumuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66903-intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66903-intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:9c820cabb9df61d1a13316f529825902</id>
	<published>2026-09-16T21:51:54+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T21:51:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="andi alim 1" label="andi alim 1" />
	<category term="arlin adam" label="arlin adam" />
	<itunes:keywords><![CDATA[1,adam,alim,andi,arlin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pelatihan bidan berbasis komunitas untuk meningkatkan efektivitas edukasi anemia. Selain itu, studi tentang dampak digitalisasi layanan kesehatan ibu hamil dalam pemantauan jarak kehamilan dan deteksi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pelatihan bidan berbasis komunitas untuk meningkatkan efektivitas edukasi anemia. Selain itu, studi tentang dampak digitalisasi layanan kesehatan ibu hamil dalam pemantauan jarak kehamilan dan deteksi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-e4281.webp" title="JURIS - Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-e4281.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-e4281.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-e4281.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-db96b.webp" title="JURIS - Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-db96b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-db96b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-db96b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-8af1f.webp" title="JURIS - Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-8af1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-8af1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-8af1f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66903-intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan" title="JURIS - Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025" target="_blank">Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pelatihan bidan berbasis komunitas untuk meningkatkan efektivitas edukasi anemia. Selain itu, studi tentang dampak digitalisasi layanan kesehatan ibu hamil dalam pemantauan jarak kehamilan dan deteksi dini anemia juga relevan. Terakhir, penelitian tentang korelasi antara kebijakan keluarga berencana dan penurunan angka anemia di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi dapat memberikan wawasan strategis untuk kebijakan kesehatan reproduksi..
<br>Peran bidan yang optimal dan pengaturan jarak kehamilan yang ideal berperan penting dalam pencegahan anemia pada ibu hamil.Hubungan signifikan antara peran bidan dan kejadian anemia (p=0,001) serta antara jarak kehamilan dan kejadian anemia (p=0,001) menunjukkan bahwa intervensi melalui peningkatan peran bidan dan edukasi tentang jarak kehamilan diperlukan untuk mengurangi risiko anemia pada ibu hamil
<br>Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat berdampak serius terhadap kehamilan dan persalinan, serta menjadi faktor risiko morbiditas dan mortalitas ibu. Pencegahan anemia membutuhkan keterlibatan aktif tenaga kesehatan, terutama bidan, serta pemahaman ibu tentang pentingnya menjaga jarak kehamilan yang ideal. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara peran bidan dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-8af1f.webp" type="image/webp" length="97902" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-e4281.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-db96b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/intervensi-peran-bidan-jarak-kehamilan-angka-anemi-thumb-8af1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1416-stikesnh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7117-diagnosis-jurnal-ilmiah-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele Lemna minor dalam Ransum Broiler ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele Lemna minor dalam Ransum Broiler ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele Lemna minor dalam Ransum Broiler ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66898-pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66898-pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:ad9beb8ccb3c3630f86826a0f8f8e852</id>
	<published>2026-09-16T21:50:02+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T21:50:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="r noviadi 26" label="r noviadi 26" />
	<category term="lemna minor" label="lemna minor" />
	<category term="z zairiful" label="z zairiful" />
	<itunes:keywords><![CDATA[26,lemna,minor,noviadi,r,z,zairiful]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah mengkaji ulang pemberian tepung mata lele hingga level optimal dalam ransum broiler untuk meningkatkan bobot badan akhir pada broiler dan menambah pendapatan. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah mengkaji ulang pemberian tepung mata lele hingga level optimal dalam ransum broiler untuk meningkatkan bobot badan akhir pada broiler dan menambah pendapatan. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-4c975.webp" title="JURIS - Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-4c975.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-4c975.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-4c975.webp 1x" title="JURIS - Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler" alt="JURIS - Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-89115.webp" title="JURIS - Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-89115.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-89115.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-89115.webp 1x" title="JURIS - Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler" alt="JURIS - Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-38bd0.webp" title="JURIS - Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-38bd0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-38bd0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-38bd0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler" alt="JURIS - Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66898-pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel" title="JURIS - Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler" target="_blank">Analisis Ekonomi Pemberian Tepung Mata Lele (Lemna minor) dalam Ransum Broiler</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah mengkaji ulang pemberian tepung mata lele hingga level optimal dalam ransum broiler untuk meningkatkan bobot badan akhir pada broiler dan menambah pendapatan. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi mata lele sebagai sumber protein alternatif bagi ternak unggas, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti nutrisi, ketersediaan, dan efisiensi produksi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan mata lele dalam ransum terhadap kesehatan dan kualitas daging broiler, serta potensi pasar untuk produk-produk unggas yang menggunakan mata lele sebagai bahan pakan..
<br>Pemberian tepung mata lele 4,5% dalam ransum broiler mampu mengurangi total biaya produksi dan memiliki nilai yang ekonomis
<br>Harga pakan komersial yang relatif tinggi menyebabkan tingkat keuntungan yang didapatkan menjadi rendah bahkan tidak menutup kemungkinan peternak juga mengalami kerugian. Maka dari itu kiranya dipandang perlunya untuk mencari bahan pakan alternatif yang dapat menggantikan sebagian dari pakan komersial. Untuk bisa menekan harga pakan diperlukan sumber bahan pakan alternatif yang memiliki nilai tinggi dengan harga yang relatif murah. Bahan pakan alternatif yang dapat digunakan ialah mata lele (Lemna minor) yang merupakan tumbuhan air yang kurang dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-89115.webp" type="image/webp" length="64314" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-4c975.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-89115.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/pakan-alternatif-analisis-ekonomi-broiler-mata-lel-thumb-38bd0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2586-polinela.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17606-peterpan-jurnal-peternakan-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66909-masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66909-masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:61fffcafc4649b625d169057c8a948e8</id>
	<published>2026-09-16T21:49:51+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T21:49:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="fulltext pdf" label="fulltext pdf" />
	<category term="necessity da" label="necessity da" />
	<category term="layth bin sa" label="layth bin sa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bin,da,fulltext,layth,necessity,pdf,sa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Analisis mendalam tentang peran media India dalam mempromosikan Islamofobia dan dampaknya terhadap opini publik. Penelitian ini dapat menyelidiki ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Analisis mendalam tentang peran media India dalam mempromosikan Islamofobia dan dampaknya terhadap opini publik. Penelitian ini dapat menyelidiki ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-dd52e.webp" title="JURIS - The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-dd52e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-dd52e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-dd52e.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India" alt="JURIS - The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-51dde.webp" title="JURIS - The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-51dde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-51dde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-51dde.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India" alt="JURIS - The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-63805.webp" title="JURIS - The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-63805.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-63805.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-63805.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India" alt="JURIS - The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66909-masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m" title="JURIS - The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India" target="_blank">The Influence of Islamophobia on Violence Against Muslims in India</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Analisis mendalam tentang peran media India dalam mempromosikan Islamofobia dan dampaknya terhadap opini publik. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana media India, terutama media sosial, berperan dalam menyebarkan narasi anti-Islam dan bagaimana hal ini berkontribusi terhadap kekerasan terhadap Muslim di India. Penelitian ini dapat mencakup analisis konten media, wawancara dengan jurnalis dan pakar media, serta survei opini publik.2. Studi komparatif tentang pengaruh ideologi Hindutva dan kelompok sayap kanan di India dengan gerakan nasionalis ekstrem di negara lain. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana ideologi dan kelompok-kelompok ini mempengaruhi kebijakan pemerintah, persepsi publik, dan dinamika sosial di India. Studi komparatif dapat dilakukan dengan negara-negara yang memiliki sejarah serupa atau gerakan nasionalis yang kuat, seperti di Eropa atau Asia.3. Penelitian tentang dampak kebijakan pemerintah India, khususnya kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi, terhadap minoritas Muslim. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana kebijakan-kebijakan ini menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi Muslim, seperti larangan hijab di Karnataka, dan bagaimana hal ini berkontribusi terhadap kekerasan dan diskriminasi terhadap Muslim. Penelitian ini dapat mencakup wawancara dengan para ahli hukum, aktivis hak asasi manusia, dan anggota komunitas Muslim di India..
<br>Masalah dan konflik adalah aspek yang tidak dapat dihindari dari kehidupan sosial, termasuk ketegangan antara kelompok agama.India adalah negara Asia Selatan dan salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia.Peradaban besar juga telah berkembang di India.Negara dengan mayoritas populasi Hindu dikategorikan sebagai negara dengan sejarah kekerasan yang didorong oleh agama.Islam telah berkembang dengan cepat di India, dengan populasi total sekitar 1,4 miliar orang, di mana Muslim menduduki peringkat kedua dalam populasi setelah Hindu, sekitar 14%.Komunitas Muslim, sebagai minoritas, memiliki sejarah panjang konflik kekerasan dengan komunitas Hindu.Sejak 2014, ketika Narendra Modi dari Partai Bharatiya Janata (BJP) terpilih sebagai Perdana Menteri India, masalah Islamofobia semakin disertai dengan eskalasi berbagai konflik kekerasan.Faktor di balik peningkatan Islamofobia di India dipengaruhi oleh ketegangan Hindu-Muslim sebelum kemerdekaan dan munculnya ideologi Hindutva yang diadopsi dan ditegakkan oleh kelompok sayap kanan.Partai Bharatiya Janata (BJP) sendiri telah berafiliasi dengan Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS) yang ultranasionalis.Akibatnya, ini telah mempengaruhi administrasi pemerintahan Modi karena mayoritas pejabat di parlemen adalah anggota Partai Bharatiya Janata (BJP).Kehadiran ideologi Hindutva juga diikuti oleh aspirasi nasionalisme Hindu untuk membuat India menjadi negara Hindu (Hindu-rashtra).Dalam kasus India, beberapa konflik Hindu-Muslim yang terjadi secara sistematis dalam masyarakat dapat dijelaskan melalui konsep kekerasan Johan Galtung dan Islamofobia.Konflik timbul dari inkonsistensi kondisi dan tujuan (kontradiksi) dalam sistem di mana aspirasi nasionalis Hindu tidak dapat direalisasikan selama ada ancaman dari kehadiran dan pertumbuhan populasi Muslim.Oleh karena itu, terjadinya kekerasan tidak dapat dihindari.Islamofobia adalah bentuk ketakutan atau kecemasan tentang keberadaan komunitas Muslim.Dalam konteks India, Islamofobia dapat dilihat melalui konflik kekerasan Hindu-Muslim.Islamofobia lebih lanjut berkembang karena faktor seperti ideologi Hindutva, keberadaan kelompok sayap kanan (ultranasionalis) dalam pemerintahan Perdana Menteri Modi, dan peran media India.Islamofobia, sebagai hasil dari peningkatan kekerasan terhadap Muslim, terwujud melalui kekerasan multidimensi dalam bentuk kekerasan langsung, kekerasan struktural, dan kekerasan budaya yang terjadi di masyarakat India.Terjadinya konflik kekerasan yang didorong oleh agama bertentangan dengan idealisme dan prinsip sekularisme yang tertanam dalam konstitusi India.Ini disebabkan oleh promosi yang meluas dari ideologi Hindutva di masyarakat dan persepsi Muslim sebagai ancaman di India karena pertumbuhan populasi Muslim yang signifikan dan berkelanjutan
<br>Setelah serangan 9/11, telah terjadi peningkatan Islamofobia. Gelombang Islamofobia tidak hanya ditemukan di negara-negara Eropa tetapi juga tumbuh di negara-negara Asia, termasuk India. India telah lama menjadi lokasi peradaban dunia yang berkembang. Konflik Hindu-Muslim membentuk kenaikan India menuju kemerdekaan. Sejak pemilihan Perdana Menteri Narendra Modi pada tahun 2014, India telah menunjukkan semakin banyak bahwa minoritas Muslim dimarginalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa efek Islamofobia terhadap kekerasan terhadap Muslim di India selama pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi dan untuk memahami bentuk kekerasan multidimensi dan penyebab perkembangan Islamofobia. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh Islamofobia terhadap kelanjutan kekerasan di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-51dde.webp" type="image/webp" length="59392" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-dd52e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-51dde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-india-poligami-komunitas-muslim-turki-m-thumb-63805.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1683-ulumuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3234-ulumuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam Integrasi Nilai Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam Integrasi Nilai Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam Integrasi Nilai Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66919-regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifc" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66919-regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifc" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:175c1e690ec61e6ccd86da7735ae2bb4</id>
	<published>2026-09-16T21:38:36+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T21:38:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="muhammad ash" label="muhammad ash" />
	<category term="aril fajri" label="aril fajri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aril,ash,fajri,muhammad]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan sistem ekonomi berbasis syariah yang lebih optimal, diperlukan upaya intensif dalam beberapa aspek. Pertama, perlu ada peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat Melayu, terutama dalam memahami konsep-konsep syariah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan sistem ekonomi berbasis syariah yang lebih optimal, diperlukan upaya intensif dalam beberapa aspek. Pertama, perlu ada peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat Melayu, terutama dalam memahami konsep-konsep syariah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-936ba.webp" title="JURIS - Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-936ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-936ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-936ba.webp 1x" title="JURIS - Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan" alt="JURIS - Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-69433.webp" title="JURIS - Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-69433.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-69433.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-69433.webp 1x" title="JURIS - Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan" alt="JURIS - Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-d1226.webp" title="JURIS - Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-d1226.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-d1226.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-d1226.webp 1x" title="JURIS - Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan" alt="JURIS - Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66919-regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifc" title="JURIS - Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan" target="_blank">Ekonomi Melayu dalam Bingkai Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dalam Praktik Perdagangan</a>: Untuk mengembangkan sistem ekonomi berbasis syariah yang lebih optimal, diperlukan upaya intensif dalam beberapa aspek. Pertama, perlu ada peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat Melayu, terutama dalam memahami konsep-konsep syariah seperti gharar dan riba. Edukasi ini dapat dilakukan melalui berbagai program pelatihan dan sosialisasi yang melibatkan lembaga keuangan syariah dan akademisi. Kedua, regulasi yang mengatur transaksi berbasis syariah perlu diperketat dan diperluas cakupan implementasinya. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan pemerintah dan otoritas keuangan dalam mengembangkan regulasi yang lebih komprehensif dan efektif. Ketiga, adaptasi terhadap ekonomi digital berbasis syariah harus terus didorong dengan mengembangkan infrastruktur dan teknologi keuangan syariah yang lebih canggih dan mudah diakses. Dengan demikian, masyarakat Melayu dapat dengan mudah mengakses layanan keuangan syariah dan melakukan transaksi ekonomi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam..
<br>Masyarakat Melayu memiliki tradisi perdagangan yang kuat yang telah lama dipengaruhi oleh prinsip-prinsip ekonomi syariah.Nilai-nilai seperti keadilan, transparansi, dan larangan terhadap riba, gharar, dan maisyir telah diupayakan dalam praktik perdagangan sehari-hari.Namun, masih terdapat berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman mendalam tentang konsep-konsep syariah, minimnya regulasi yang ketat, dan keterbatasan akses terhadap lembaga keuangan syariah.Selain itu, adaptasi terhadap ekonomi digital yang berbasis syariah juga masih memerlukan penguatan, baik dari segi edukasi maupun infrastruktur.Oleh karena itu, meskipun prinsip ekonomi Islam telah diterapkan, penerapan yang lebih optimal memerlukan upaya yang lebih intensif di berbagai aspek
<br>Ekonomi Melayu dalam bingkai Islam merupakan bentuk integrasi nilai-nilai syariah dalam praktik perdagangan yang telah berlangsung sejak lama. Prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti keadilan, transparansi, serta larangan terhadap riba, gharar, dan maisyir menjadi pedoman utama dalam aktivitas ekonomi masyarakat Melayu. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai tantangan dalam implementasi ekonomi syariah, seperti kurangnya pemahaman terhadap sistem keuangan Islam, ketidakjelasan dalam akad jual beli, serta keterbatasan regulasi yang mengatur transaksi berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai ekonomi Islam dalam perdagangan Melayu serta mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam mengembangkan sistem ekonomi berbasis syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dari berbagai sumber akademik yang membahas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-936ba.webp" type="image/webp" length="87770" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-936ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-69433.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/regulasi-keuangan-indeks-negara-islam-ifci-penyaji-thumb-d1226.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17198-el-hayah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66916-aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66916-aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:2875d253657aa99c87d7e165b7876273</id>
	<published>2026-09-16T21:29:04+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T21:29:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="muhammad ash" label="muhammad ash" />
	<category term="aril fajri" label="aril fajri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aril,ash,fajri,muhammad]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menjaga keberlanjutan warisan intelektual Melayu-Islam, penting untuk terus melakukan penelitian dan pelestarian Kitab Jawi dan manuskrip Melayu. Selain itu, upaya digitalisasi dan konservasi fisik manuskrip juga perlu dilakukan untuk menjaga keaslian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk menjaga keberlanjutan warisan intelektual Melayu-Islam, penting untuk terus melakukan penelitian dan pelestarian Kitab Jawi dan manuskrip Melayu. Selain itu, upaya digitalisasi dan konservasi fisik manuskrip juga perlu dilakukan untuk menjaga keaslian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-204c2.webp" title="JURIS - Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-204c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-204c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-204c2.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu" alt="JURIS - Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-e66ef.webp" title="JURIS - Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-e66ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-e66ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-e66ef.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu" alt="JURIS - Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-99eca.webp" title="JURIS - Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-99eca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-99eca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-99eca.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu" alt="JURIS - Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66916-aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi" title="JURIS - Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu" target="_blank">Tradisi Intelektual Melayu Dalam Lensa Islam Kajian Tentang Peran Kitab Jawi dan Manuskrip Melayu</a>: Untuk menjaga keberlanjutan warisan intelektual Melayu-Islam, penting untuk terus melakukan penelitian dan pelestarian Kitab Jawi dan manuskrip Melayu. Selain itu, upaya digitalisasi dan konservasi fisik manuskrip juga perlu dilakukan untuk menjaga keaslian dan keberlanjutan warisan ini. Kolaborasi antara institusi pendidikan, lembaga penelitian, dan pemerintah sangat diperlukan dalam upaya ini. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam kandungan ilmiah dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam manuskrip-manuskrip ini, serta untuk memahami lebih lanjut peran Kitab Jawi dan manuskrip Melayu dalam membentuk identitas budaya dan intelektual Melayu..
<br>Tradisi intelektual Melayu-Islam tidak dapat dipisahkan dari peran penting Kitab Jawi dan manuskrip Melayu sebagai media transmisi ilmu dan nilai-nilai keislaman sejak abad ke-13.Kitab Jawi, dengan penggunaan aksara Jawi yang diadaptasi dari huruf Arab, telah menjadi media utama dalam pendidikan keislaman dan pembentukan identitas budaya Melayu, mencakup berbagai disiplin ilmu seperti fiqh, tasawuf, dan akidah.Temuan dalam studi ini menegaskan bahwa Kitab Jawi bukan hanya menyampaikan pengetahuan agama, namun juga memperkuat jati diri dan peradaban intelektual masyarakat Melayu.Oleh karena itu, pelestarian, penelitian, dan digitalisasi terhadap manuskrip-manuskrip ini sangat krusial demi memastikan keberlanjutan warisan intelektual Melayu-Islam di tengah tantangan zaman modern
<br>Penelitian ini menganalisis peran Kitab Jawi dan manuskrip Melayu dalam tradisi intelektual Melayu-Islam melalui kajian literatur. Kitab Jawi, yang menggunakan aksara Jawi adaptasi dari huruf Arab, menjadi medium utama dalam penyebaran ajaran Islam dan ilmu pengetahuan di kalangan masyarakat Melayu sejak abad ke-13. Kitab-kitab ini mencakup berbagai disiplin ilmu seperti fiqh, tasawuf, dan akidah, serta memainkan peran penting dalam pendidikan tradisional di pondok, madrasah, dan institusi pendidikan lainnya. Analisis menunjukkan bahwa Kitab Jawi tidak hanya berfungsi sebagai sumber ilmu keislaman, tetapi juga sebagai alat untuk membangun identitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-e66ef.webp" type="image/webp" length="61556" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-204c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-e66ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/aksara-jawi-kitab-manuskrip-melayu-tradisi-intelek-thumb-99eca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17198-el-hayah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66915-kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-pera" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66915-kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-pera" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:7058c571d4224e39781208ac4a9f817c</id>
	<published>2026-09-16T21:27:43+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T21:27:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="fulltext pdf" label="fulltext pdf" />
	<category term="necessity da" label="necessity da" />
	<category term="layth bin sa" label="layth bin sa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bin,da,fulltext,layth,necessity,pdf,sa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pondok pesantren yang dikelola oleh wanita dan pondok pesantren yang dikelola oleh pria, untuk mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam pendekatan manajemen dan transformasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pondok pesantren yang dikelola oleh wanita dan pondok pesantren yang dikelola oleh pria, untuk mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam pendekatan manajemen dan transformasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-64757.webp" title="JURIS - Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-64757.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-64757.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-64757.webp 1x" title="JURIS - Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School" alt="JURIS - Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-6bdd1.webp" title="JURIS - Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-6bdd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-6bdd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-6bdd1.webp 1x" title="JURIS - Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School" alt="JURIS - Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-2fa4a.webp" title="JURIS - Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-2fa4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-2fa4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-2fa4a.webp 1x" title="JURIS - Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School" alt="JURIS - Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66915-kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-pera" title="JURIS - Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School" target="_blank">Contribution of Women in the Education Management of Islamic Boarding School</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pondok pesantren yang dikelola oleh wanita dan pondok pesantren yang dikelola oleh pria, untuk mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam pendekatan manajemen dan transformasi pendidikan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak kepemimpinan wanita dalam pondok pesantren terhadap prestasi akademik dan pengembangan karakter santri. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran wanita dalam mempromosikan kesetaraan gender dan inklusi sosial di dalam dan di luar lingkungan pondok pesantren..
<br>Wanita memainkan peran penting dalam pengelolaan pendidikan di pondok pesantren.Mereka terlibat dalam berbagai posisi kepemimpinan, seperti administrator, pengawas, dan mentor, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kebijakan dan proses pengambilan keputusan di pondok pesantren.Mereka menunjukkan gaya kepemimpinan yang sangat dinamis, seperti demokratis, karismatik, dan paternalistik, yang berdampak pada perkembangan pondok pesantren.Selain itu, wanita juga memiliki peran kepemimpinan domestik dan publik dalam pondok pesantren.Sebagai pemimpin domestik, mereka bertanggung jawab menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan disiplin di pondok pesantren serta mendidik santri dengan nilai-nilai agama dan moral yang baik.Sebagai pemimpin publik, mereka terlibat dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pemantauan program pendidikan, serta mengelola keuangan dan kolaborasi.Peran wanita sebagai agen transformasi dalam pendidikan Islam melibatkan pemberdayaan wanita untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan pendidikan, merancang program inklusif, dan memperjuangkan kesetaraan gender dalam pendidikan.Dukungan dari pengasuh, pemimpin agama perempuan, aktivis, dan implementasi praktik pendidikan inklusif merupakan faktor-faktor penting dalam mencapai perspektif pendidikan pondok pesantren yang inklusif, memperkuat peran dan martabat wanita dalam masyarakat, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman
<br>Penelitian ini menyelidiki peran penting wanita dalam transformasi pengelolaan pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif yang berpusat pada tinjauan pustaka, data dikumpulkan dengan menganalisis sumber-sumber, artikel, dan buku yang relevan. Penelitian ini melibatkan pengumpulan, penyaringan, pengorganisasian, dan pembahasan materi terpilih untuk mengeksplorasi peran dan kontribusi wanita dalam pendidikan Islam. Temuan penelitian ini menunjukkan kontribusi signifikan wanita dalam pengelolaan pondok pesantren sebagai pengasuh, pelatih, dan mentor, yang berdampak pada kebijakan dan pengambilan keputusan. Berbagai gaya kepemimpinan, seperti demokratis, karismatik, dan paternalistik, mempengaruhi perkembangan pondok pesantren. Wanita juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-2fa4a.webp" type="image/webp" length="56454" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-64757.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-6bdd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/kontribusi-wanita-kepemimpinan-konteks-peran-arab-thumb-2fa4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1683-ulumuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3234-ulumuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66900-sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66900-sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:b0ad7b9a4e39063f60d9ee2bce7e7e30</id>
	<published>2026-09-16T21:23:59+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T21:23:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="m montesqrit" label="m montesqrit" />
	<category term="j labetubun" label="j labetubun" />
	<category term="h hasman 22" label="h hasman 22" />
	<itunes:keywords><![CDATA[22,h,hasman,j,labetubun,m,montesqrit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mendorong keterlibatan istri peternak dalam pengambilan keputusan, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada peningkatan kepercayaan diri dan pengetahuan mereka tentang dunia peternakan. Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mendorong keterlibatan istri peternak dalam pengambilan keputusan, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada peningkatan kepercayaan diri dan pengetahuan mereka tentang dunia peternakan. Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-5c88d.webp" title="JURIS - Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-5c88d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-5c88d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-5c88d.webp 1x" title="JURIS - Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-83211.webp" title="JURIS - Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-83211.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-83211.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-83211.webp 1x" title="JURIS - Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-3b4ff.webp" title="JURIS - Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-3b4ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-3b4ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-3b4ff.webp 1x" title="JURIS - Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66900-sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan" title="JURIS - Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas" target="_blank">Pengambilan Keputusan oleh Istri Peternak pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas</a>: Untuk mendorong keterlibatan istri peternak dalam pengambilan keputusan, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada peningkatan kepercayaan diri dan pengetahuan mereka tentang dunia peternakan. Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan yang khusus ditujukan untuk istri peternak, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan terkait usaha peternakan. Selain itu, penting juga untuk mengubah persepsi masyarakat tentang peran perempuan dalam pertanian, sehingga istri peternak dapat diberi kesempatan yang lebih besar untuk terlibat dalam pengambilan keputusan keluarga terkait usaha peternakan. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak intervensi ini terhadap peningkatan keterlibatan istri peternak dalam pengambilan keputusan dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan keberlanjutan usaha peternakan secara keseluruhan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa istri peternak sapi potong di Kabupaten Banyumas telah dilibatkan dalam usaha peternakan.Istri berperan membantu dalam budidaya ternak dan mengelola keuangan usaha.Namun, istri peternak kurang dilibatkan dalam pemilihan, pembelian bibit atau penjualan ternak.Keterlibatan istri dalam pengambilan keputusan dapat ditingkatkan dengan memberikan ruang lebih banyak untuk mengelola usaha peternakan.Kepercayaan suami dan masyarakat terhadap istri dalam usaha peternakan akan dapat menumbuhkan kepercayaan diri istri peternak untuk ikut berperan lebih banyak dalam usaha ternak
<br>Penelitian ini menganalisis pengaruh pendidikan, usia, dan jumlah jam kerja istri peternak sapi potong terhadap pengambilan keputusan, termasuk pembelian dan penjualan ternak. Penelitian dilakukan dengan metode survei. Penentuan ukuran sampel responden menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 10%, menghasilkan total 81 responden. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan Binary Logistic Regression. Hasil analisis deskriptif menunjukkan mayoritas istri peternak sapi potong memiliki pendidikan tamat SD (56%) dan SMP (21%), berusia antara 31 dan 64 tahun (88%), memiliki kurang dari 4 ekor sapi (74%), memiliki 1-3 anggota keluarga (41%), dan memiliki alokasi waktu kerja kurang dari 0,5 jam atau 30 menit (41%). Keterlibatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-5c88d.webp" type="image/webp" length="99852" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-5c88d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-83211.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/sapi-potong-istri-peternak-pengambilan-keputusan-u-thumb-3b4ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2586-polinela.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17606-peterpan-jurnal-peternakan-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing Recent Developments Challenges and Clinical Applications ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing Recent Developments Challenges and Clinical Applications ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing Recent Developments Challenges and Clinical Applications ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66910-explainable-ai-teknologi-artificial-generative" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66910-explainable-ai-teknologi-artificial-generative" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:a239df524501e4c451c1c3f232b24394</id>
	<published>2026-09-16T21:20:15+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T21:20:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model AI yang lebih transparan dan dapat dijelaskan (explainable AI) untuk meningkatkan kepercayaan dan penerimaan pengguna. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model AI yang lebih transparan dan dapat dijelaskan (explainable AI) untuk meningkatkan kepercayaan dan penerimaan pengguna. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-6db82.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing: Recent Developments, Challenges, and Clinical Applications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-6db82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-6db82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-6db82.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing: Recent Developments, Challenges, and Clinical Applications" alt="JURIS - Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing: Recent Developments, Challenges, and Clinical Applications" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-34fdd.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing: Recent Developments, Challenges, and Clinical Applications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-34fdd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-34fdd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-34fdd.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing: Recent Developments, Challenges, and Clinical Applications" alt="JURIS - Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing: Recent Developments, Challenges, and Clinical Applications" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66910-explainable-ai-teknologi-artificial-generative" title="JURIS - Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing: Recent Developments, Challenges, and Clinical Applications" target="_blank">Artificial Intelligence in Drug Discovery and Drug Repurposing: Recent Developments, Challenges, and Clinical Applications</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model AI yang lebih transparan dan dapat dijelaskan (explainable AI) untuk meningkatkan kepercayaan dan penerimaan pengguna. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai integrasi AI dengan teknologi omics, high-throughput screening, dan virtual screening untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam identifikasi kandidat obat. Terakhir, penelitian tentang penerapan AI dalam desain molekul de novo dan optimasi multiobjektif dapat menjadi arah studi yang menjanjikan untuk mendorong percepatan inovasi obat pada dekade mendatang..
<br>Artificial Intelligence (AI) telah menjadi teknologi penting dalam mentransformasi proses drug discovery dan drug repurposing melalui peningkatan kecepatan, efisiensi, dan akurasi pada berbagai tahapan pengembangan obat, mulai dari identifikasi target, virtual screening, lead optimization, prediksi ADMET, hingga drug repurposing.Integrasi machine learning, deep learning, dan generative AI memungkinkan proses penemuan kandidat obat dilakukan secara lebih sistematis dibandingkan pendekatan konvensional.Meskipun demikian, implementasi AI masih menghadapi tantangan, seperti kualitas data, bias algoritma, keterbatasan interpretabilitas model, serta perlunya validasi eksperimental dan dukungan regulasi.Oleh karena itu, kolaborasi multidisiplin dan pengembangan teknologi AI yang lebih transparan dan andal menjadi kunci untuk mengoptimalkan pemanfaatannya.Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, AI diperkirakan akan menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan obat yang lebih efektif, efisien, dan mendukung implementasi precision medicine di masa depan
<br>Pengembangan obat merupakan proses yang kompleks, memerlukan biaya tinggi, waktu yang panjang, serta memiliki tingkat kegagalan yang signifikan pada setiap tahapan penelitian hingga uji klinis. Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah menghadirkan pendekatan inovatif yang mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses drug discovery dan drug repurposing melalui analisis data biologis, kimia, dan klinis dalam skala besar. Artikel ini bertujuan untuk mengulas perkembangan terkini pemanfaatan AI dalam penemuan dan reposisi obat, mengevaluasi kontribusinya pada berbagai tahapan pengembangan obat, serta mengidentifikasi tantangan implementasinya dalam bidang farmasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-34fdd.webp" type="image/webp" length="123890" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-6db82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/explainable-ai-teknologi-artificial-generative-uti-thumb-34fdd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3403-stikesabdurahman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13586-jurnal-farmasi-abdurahman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66899-pemantauan-udara-kualitas-spasial-u" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66899-pemantauan-udara-kualitas-spasial-u" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:b73b94ee33cbfa24fce6a5f3e8316cd3</id>
	<published>2026-09-16T21:09:45+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T21:09:45+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="m montesqrit" label="m montesqrit" />
	<category term="j labetubun" label="j labetubun" />
	<category term="h hasman 22" label="h hasman 22" />
	<itunes:keywords><![CDATA[22,h,hasman,j,labetubun,m,montesqrit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi baru untuk mengurangi emisi amonia dan gas beracun secara efektif, seperti penggunaan material penyerap alternatif atau sistem filtrasi canggih. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi baru untuk mengurangi emisi amonia dan gas beracun secara efektif, seperti penggunaan material penyerap alternatif atau sistem filtrasi canggih. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-1867e.webp" title="JURIS - Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-1867e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-1867e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-1867e.webp 1x" title="JURIS - Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review" alt="JURIS - Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-0ce8c.webp" title="JURIS - Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-0ce8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-0ce8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-0ce8c.webp 1x" title="JURIS - Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review" alt="JURIS - Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-d550a.webp" title="JURIS - Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-d550a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-d550a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-d550a.webp 1x" title="JURIS - Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review" alt="JURIS - Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66899-pemantauan-udara-kualitas-spasial-u" title="JURIS - Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review" target="_blank">Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Udara Pada Peternakan Unggas: Systematic Literature Review</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi baru untuk mengurangi emisi amonia dan gas beracun secara efektif, seperti penggunaan material penyerap alternatif atau sistem filtrasi canggih. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang perubahan iklim pada berbagai jenis unggas, termasuk spesies yang kurang diminati. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi integrasi sistem pemantauan udara berbasis AI untuk memprediksi perubahan kualitas udara secara real-time dan mengoptimalkan kondisi lingkungan peternakan..
<br>Pemantauan dan pengelolaan kualitas udara di lingkungan pemeliharaan unggas adalah tantangan yang signifikan.Berbagai penelitian yang terus dilakukan, diharapkan dapat ditemukan solusi-solusi inovatif dan praktis untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan unggas serta manusia yang terlibat dalam industri pemeliharaan unggas
<br>Dampak perubahan iklim pada peternakan unggas melalui peningkatan suhu lingkungan. Kualitas udara yang buruk juga memiliki konsekuensi serius terkait penyebaran partikel debu dan bahan kimia beracun dari limbah ternak unggas. Tujuan studi ini, berdasarkan deskripsi di atas adalah untuk melihat hubungan antara peningkatan suhu lingkungan dan kualitas udara di peternakan unggas. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Hasil yang diperoleh dari 12 artikel terkait perubahan iklim pada kualitas udara di peternakan unggas. Hasil literatur menunjukkan bahwa pemantauan kualitas udara melibatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-d550a.webp" type="image/webp" length="93904" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-1867e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-0ce8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/pemantauan-udara-kualitas-spasial-perubahan-iklim-thumb-d550a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2586-polinela.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17606-peterpan-jurnal-peternakan-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Reconstruction of Social Sufism Studies Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reconstruction of Social Sufism Studies Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reconstruction of Social Sufism Studies Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66905-ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66905-ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:6cb0793f27a389cdf916da7405828c3d</id>
	<published>2026-09-16T21:07:14+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T21:07:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="fulltext pdf" label="fulltext pdf" />
	<category term="ahmad yussuf" label="ahmad yussuf" />
	<category term="call papers" label="call papers" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,call,fulltext,papers,pdf,yussuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang pengaruh Sufisme Sosial di berbagai komunitas dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda. Selain itu, penelitian yang menyelidiki hubungan antara Sufisme Sosial dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang pengaruh Sufisme Sosial di berbagai komunitas dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda. Selain itu, penelitian yang menyelidiki hubungan antara Sufisme Sosial dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-09e44.webp" title="JURIS - Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-09e44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-09e44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-09e44.webp 1x" title="JURIS - Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity" alt="JURIS - Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-7592a.webp" title="JURIS - Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-7592a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-7592a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-7592a.webp 1x" title="JURIS - Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity" alt="JURIS - Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-1c033.webp" title="JURIS - Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-1c033.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-1c033.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-1c033.webp 1x" title="JURIS - Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity" alt="JURIS - Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66905-ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas" title="JURIS - Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity" target="_blank">Reconstruction of Social Sufism Studies: Quranic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang pengaruh Sufisme Sosial di berbagai komunitas dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda. Selain itu, penelitian yang menyelidiki hubungan antara Sufisme Sosial dan identitas sosial dalam konteks konflik dan perdamaian dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana spiritualitas dan hierarki sosial saling berinteraksi. Terakhir, penelitian yang mengeksplorasi peran kepemimpinan dalam interpretasi ajaran Sufi dan pengaruhnya terhadap praktik Sufisme dan identitas sosial yang terbentuk dalam komunitas dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika kekuasaan dalam Sufisme Sosial..
<br>Berdasarkan analisis teoritis, Sufisme Sosial mencakup setidaknya tiga domain pengetahuan.Sufisme, Tafsir Al-Qur'an, dan Ilmu Sosial (khususnya Psikologi Sosial).Disiplin Sufisme membentuk kerangka dasar yang penting untuk memahami dan menjelaskan prinsip-prinsip moralitas sosial, yang menjadi fokus utama penelitian ini.Tafsir Al-Qur'an berfungsi sebagai landasan paradigmatik dan teoritis untuk memeriksa dan menafsirkan nilai-nilai agama yang menjadi dasar moralitas sosial.Ilmu Sosial (Psikologi Sosial) menyediakan kerangka untuk memeriksa hasil penelitian empiris, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip moral yang dipertimbangkan.Sintesis dari tiga disiplin akademik ini dalam menghadapi masalah bersama menghasilkan teori ilmiah yang komprehensif, seperti yang ditunjukkan oleh temuan penelitian implementasi.Hasil penelitian implementasi mengungkapkan bahwa konsep ta'awun dan al-birr, yang menekankan kebajikan individu dan kolektif dalam upaya mendekatkan diri kepada Allah (al-Taqwa), menjadi elemen dasar dalam pengembangan karakter pribadi dan identitas sosial dalam komunitas Madura-Santri kelas ekonomi menengah.Penelitian aplikasi nilai telah menunjukkan bahwa internalisasi prinsip tentang kebaikan dan harmoni sosial menjadi landasan proses internalisasi.Proses ini dimulai melalui praktik kejujuran, pemahaman esensi kebaikan (al-birr), dan kemudian dikembangkan melalui upaya kooperatif (ta'awun) yang bertujuan mewujudkan nilai-nilai kebaikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mengevaluasi manifestasi Sufisme Sosial, dengan menggunakan kerangka Teori Representasi Sosial (SRT) dalam konteks Al-Qur'an. Analisis berfokus pada Surah Al-Ma'idah:2, yang penting untuk memahami iman dan pertimbangan etis dalam diskursus Islam. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan di Kabupaten Malang, yang dikenal karena kontribusinya yang signifikan terhadap sosial budaya Jawa Timur, yang ditandai dengan warisan budaya dan tradisi yang dalam. Temuan menunjukkan bahwa praktik Sufisme Sosial di Kabupaten Malang sangat dipengaruhi oleh pemahaman tafsir Surah Al-Ma'idah:2 dari Al-Qur'an. Penelitian ini memperkaya literatur yang ada tentang Sufisme Sosial, terutama melalui lensa interpretatif Al-Qur'an, memberikan pemeriksaan mendalam terhadap variabel yang berkontribusi pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-7592a.webp" type="image/webp" length="69740" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-09e44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-7592a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/ilmu-sosial-politik-pembelajaran-komunitas-identit-thumb-1c033.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1683-ulumuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3234-ulumuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66904-24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyara" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66904-24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyara" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-16:2e76f37b008458f46c025aa3c32f69cf</id>
	<published>2026-09-16T20:55:53+07:00</published>
	<updated>2026-09-16T20:55:53+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="yesi hasneli" label="yesi hasneli" />
	<category term="ade dilaluri" label="ade dilaluri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,content,dilaluri,hasneli,main,yesi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek jangka panjang Buerger Allen Exercise (BAE) yang diterapkan secara berkala untuk meningkatkan perfusi perifer pada pasien DM tipe II. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara BAE dengan latihan fisik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek jangka panjang Buerger Allen Exercise (BAE) yang diterapkan secara berkala untuk meningkatkan perfusi perifer pada pasien DM tipe II. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara BAE dengan latihan fisik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c4e77.webp" title="JURIS - Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c4e77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c4e77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c4e77.webp 1x" title="JURIS - Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients" alt="JURIS - Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c680b.webp" title="JURIS - Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c680b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c680b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c680b.webp 1x" title="JURIS - Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients" alt="JURIS - Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c7bb2.webp" title="JURIS - Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c7bb2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c7bb2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c7bb2.webp 1x" title="JURIS - Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients" alt="JURIS - Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66904-24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyara" title="JURIS - Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients" target="_blank">Impact of Buerger Allen Exercise on Ankle Brachial Index in Type II Diabetes Mellitus Patients</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek jangka panjang Buerger Allen Exercise (BAE) yang diterapkan secara berkala untuk meningkatkan perfusi perifer pada pasien DM tipe II. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara BAE dengan latihan fisik lainnya untuk mengevaluasi efektivitas masing-masing metode dalam meningkatkan nilai ABI. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak BAE pada populasi berbeda, seperti pasien dengan komplikasi diabetes yang lebih parah atau kelompok usia lanjut, untuk memperluas aplikasi praktis intervensi ini dalam manajemen DM..
<br>Berdasarkan hasil studi, nilai ABI pada kelompok kontrol dikategorikan sebagai hambatan moderat, sedangkan nilai ABI pada kelompok intervensi dikategorikan sebagai hambatan ringan.Efek signifikan teramati dari pemberian BAE sebagai latihan fisik pada nilai ABI pasien T2DM.Temuan ini dapat menjadi referensi untuk mengembangkan program latihan fisik rutin yang melibatkan komunitas dan kader kesehatan.Penelitian lanjutan dapat fokus pada intervensi terkait pilar-pilar manajemen diabetes mellitus.Keterbatasan penelitian ini adalah intervensi hanya dilakukan sekali, sehingga hasil mungkin tidak optimal.Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan agar dilanjutkan secara rutin oleh kader kesehatan sebagai bagian dari program manajemen diabetes empat pilar, terutama untuk aktivitas fisik
<br>Diabetes Melitus Tipe II (T2DM) memiliki risiko tinggi komplikasi jangka panjang, seperti kerusakan pembuluh darah akibat penumpukan glukosa dalam darah. Insiden komplikasi T2DM seperti neuropati dan Penyakit Arteri Perifer (PAD) sangat tinggi. Masalah ini sering dikaitkan dengan aktivitas fisik yang rendah, seperti indeks Ankle Brachial (ABI) yang abnormal. Salah satu latihan fisik untuk pasien T2DM yang dapat dilakukan secara aktif adalah Buerger Allen Exercise (BAE). Studi ini bertujuan menganalisis efek BAE terhadap nilai ABI...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c680b.webp" type="image/webp" length="93774" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c4e77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c680b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/24-pasien-t2dm-aktivitas-fisik-masyarakat-latihan-thumb-c7bb2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1714-poltekkes-jakarta-3.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8724-jkep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Wed, 16 Sep 2026 23:55:22 +0700. 24 items. Served in: 5.209 seconds [atom] -->
