<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-04-13T09:17:42+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Profil Darah Ikan Nila Oreochromis Niloticus pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profil Darah Ikan Nila Oreochromis Niloticus pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profil Darah Ikan Nila Oreochromis Niloticus pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38011-efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-e" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38011-efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-e" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:30fa6471584661bd6d5a3eae8c80d18f</id>
	<published>2026-04-13T07:46:27+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T07:46:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="astria qorie" label="astria qorie" />
	<category term="neni ismaini" label="neni ismaini" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astria,counter,flag,ismaini,neni,qorie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh pemberian tepung rumput laut E. cottonii dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan sistem imun ikan nila. Kedua, penting untuk mengevaluasi efek ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh pemberian tepung rumput laut E. cottonii dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan sistem imun ikan nila. Kedua, penting untuk mengevaluasi efek ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-0e42e.webp" title="JURIS - Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-0e42e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-0e42e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-0e42e.webp 1x" title="JURIS - Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii" alt="JURIS - Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-cc50b.webp" title="JURIS - Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-cc50b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-cc50b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-cc50b.webp 1x" title="JURIS - Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii" alt="JURIS - Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-a999a.webp" title="JURIS - Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-a999a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-a999a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-a999a.webp 1x" title="JURIS - Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii" alt="JURIS - Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38011-efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-e" title="JURIS - Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii" target="_blank">Profil Darah Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Pemberian Pakan dengan Fortifikasi Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh pemberian tepung rumput laut E. cottonii dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan sistem imun ikan nila. Kedua, penting untuk mengevaluasi efek kombinasi tepung E. cottonii dengan sumber imunostimulan lain seperti probiotik atau prebiotik guna mengetahui sinergi yang mungkin terjadi dalam meningkatkan respons imun dan pertumbuhan ikan. Ketiga, sebaiknya diteliti konsentrasi optimal di atas 12% atau bahkan lebih tinggi untuk menentukan ambang batas maksimum yang masih dapat ditoleransi ikan tanpa menimbulkan stres atau gangguan pencernaan, terutama terkait kandungan serat kasar. Penelitian lanjutan dapat mengarah pada formulasi pakan komersial berbasis rumput laut yang efisien dan berkelanjutan. Selain itu, perlu dikaji pula perubahan histopatologi organ dalam seperti hati dan usus akibat konsumsi pakan fortifikasi jangka panjang. Studi tentang efisiensi pakan dan retensi nutrisi juga penting untuk menilai aspek ekonomis penerapan pakan tersebut. Penelitian bisa dilanjutkan dengan uji tantang infeksi patogen untuk mengukur peningkatan ketahanan terhadap penyakit. Uji pada kondisi budidaya intensif atau sistem bioflok juga layak dipertimbangkan. Hasil dari studi-studi tersebut akan memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan pakan alternatif berbasis rumput laut. Hal ini mendukung upaya diversifikasi bahan baku pakan ikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan..
<br>Cottonii yang berbeda pada pakan ikan nila mempengaruhi kadar hemoglobin, eritrosit, leukosit, dan pertumbuhan, namun tidak mempengaruhi kadar hematokrit dan tingkat kelangsungan hidup.cottonii hingga konsentrasi 12% dapat meningkatkan kadar hemoglobin, eritrosit, dan leukosit.Peningkatan parameter darah tersebut mendukung performa pertumbuhan ikan nila yang lebih baik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil darah ikan nila (O. niloticus) pada pemberian pakan dengan fortifikasi tepung rumput laut E. cottonii. Penelitian dilaksanakan selama 50 hari di Laboratorium Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Metode yang digunakan adalah eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan, yaitu P1 (kontrol), P2 (tepung E. cottonii 4%), P3 (tepung E. cottonii 8%), P4 (tepung E. cottonii 12%). Parameter yang diukur meliputi hematokrit, hemoglobin, eritrosit, leukosit, bobot mutlak, panjang mutlak, kelangsungan hidup, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-0e42e.webp" type="image/webp" length="98294" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-0e42e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-cc50b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-konsumsi-pakan-kombinasi-tepung-kacang-s-thumb-a999a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih Lates calcarifer yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih Lates calcarifer yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih Lates calcarifer yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38009-kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38009-kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:b0e9ba9352f66af6a678e88e3b361a71</id>
	<published>2026-04-13T07:44:54+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T07:44:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="ojs umrah ac" label="ojs umrah ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,counter,flag,henky,irawan,ojs,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada dosis optimal probiotik boster aquaenzyms untuk meningkatkan profil darah dan tingkat kelangsungan hidup ikan kakap putih. Selain itu, penelitian lebih lanjut ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada dosis optimal probiotik boster aquaenzyms untuk meningkatkan profil darah dan tingkat kelangsungan hidup ikan kakap putih. Selain itu, penelitian lebih lanjut ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-e4b58.webp" title="JURIS - Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-e4b58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-e4b58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-e4b58.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik" alt="JURIS - Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-bee74.webp" title="JURIS - Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-bee74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-bee74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-bee74.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik" alt="JURIS - Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38009-kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis" title="JURIS - Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik" target="_blank">Evaluasi Hematologi Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Diberi Pakan Mengandung Probiotik</a>: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada dosis optimal probiotik boster aquaenzyms untuk meningkatkan profil darah dan tingkat kelangsungan hidup ikan kakap putih. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek probiotik pada sistem imun ikan kakap putih dan bagaimana probiotik dapat meningkatkan ketahanan terhadap penyakit. Apakah ada interaksi antara probiotik dan bakteri patogen dalam saluran pencernaan ikan? Bagaimana probiotik dapat mempengaruhi keseimbangan mikrobiota usus dan apakah hal ini berdampak pada kesehatan dan pertumbuhan ikan? Apakah ada dosis probiotik yang optimal untuk memaksimalkan manfaatnya tanpa menimbulkan efek negatif? Studi lanjutan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan memberikan wawasan lebih dalam tentang penggunaan probiotik dalam budidaya ikan kakap putih..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik Boster Aquaenzyms pada pakan pellet berpengaruh terhadap profil darah dan kelangsungan hidup ikan kakap putih (Lates calcarifer).Perlakuan A dengan dosis 2 g/kg pakan memberikan hasil terbaik, dengan rincian.pada perlakuan B (80,00 A 1,00%) d).pada perlakuan K (24,67 A 1,53%) e).pada perlakuan A (26,67 A 23,09%) Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perlakuan A (2 g/kg pakan) merupakan dosis optimal probiotik boster aquaenzyms untuk meningkatkan profil darah dan tingkat kelangsungan hidup ikan kakap putih
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek penambahan probiotik boster aquaenzyms dalam pakan pellet terhadap parameter hematologi darah ikan kakap putih, dengan fokus pada mengamati jumlah eritrosit, leukosit, dan diferensial leukosit. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan pakan yang mengandung probiotik boster aquaenzyms pada dosis yang berbeda selama 14 hari. Parameter yang diamati meliputi sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), diferensial leukosit, tingkat kelangsungan hidup, dan parameter kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik boster aquaenzyms berpengaruh terhadap profil darah dan kelangsungan hidup ikan kakap putih. Perlakuan A dengan dosis 2 g/kg pakan memberikan hasil terbaik, dengan peningkatan jumlah eritrosit dan leukosit, serta persentase limfosit dan monosit yang tinggi. Tingkat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-bee74.webp" type="image/webp" length="86022" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-e4b58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/kelangsungan-hidup-jaringan-pakan-pellet-lebar-dis-thumb-bee74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mapping The Landscape Of Technology Enhanced Misconception Research In Science Education Trends Impact And Future Directions ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mapping The Landscape Of Technology Enhanced Misconception Research In Science Education Trends Impact And Future Directions ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mapping The Landscape Of Technology Enhanced Misconception Research In Science Education Trends Impact And Future Directions ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38015-bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-anon" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38015-bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-anon" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:63cab53707ede6788357f76212cadf7d</id>
	<published>2026-04-13T07:38:08+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T07:38:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="nana4d https" label="nana4d https" />
	<category term="dewartp slot" label="dewartp slot" />
	<category term="slot depo 5k" label="slot depo 5k" />
	<itunes:keywords><![CDATA[5k,depo,dewartp,https,nana4d,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian berikutnya perlu menyelidiki penggunaan teknologi canggih seperti AI dan VR dalam remediasi miskonsepsi melalui studi kualitatif mendalam. Perlu juga dilakukan penelitian longitudinal untuk mengetahui dampak jangka panjang terhadap pemahaman ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian berikutnya perlu menyelidiki penggunaan teknologi canggih seperti AI dan VR dalam remediasi miskonsepsi melalui studi kualitatif mendalam. Perlu juga dilakukan penelitian longitudinal untuk mengetahui dampak jangka panjang terhadap pemahaman ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-c12cf.webp" title="JURIS - Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-c12cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-c12cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-c12cf.webp 1x" title="JURIS - Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions." alt="JURIS - Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-edbf6.webp" title="JURIS - Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-edbf6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-edbf6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-edbf6.webp 1x" title="JURIS - Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions." alt="JURIS - Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-9ddac.webp" title="JURIS - Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-9ddac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-9ddac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-9ddac.webp 1x" title="JURIS - Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions." alt="JURIS - Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38015-bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-anon" title="JURIS - Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions." target="_blank">Mapping The Landscape Of Technology-Enhanced Misconception Research In Science Education: Trends, Impact, And Future Directions.</a>: Penelitian berikutnya perlu menyelidiki penggunaan teknologi canggih seperti AI dan VR dalam remediasi miskonsepsi melalui studi kualitatif mendalam. Perlu juga dilakukan penelitian longitudinal untuk mengetahui dampak jangka panjang terhadap pemahaman konseptual peserta didik. Kolaborasi lintas negara dan disiplin ilmu dapat menghasilkan solusi teknologi yang kontekstual. Pengembangan metode bibliometrik yang mengintegrasikan analisis kualitatif akan memberikan wawasan lebih komprehensif. Pelatihan guru yang memadukan teknologi dan pembelajaran konseptual menjadi fokus penting. Integrasi teknologi seperti metaverse dan pembelajaran adaptif menjanjikan untuk eksplorasi lebih lanjut. Kolaborasi internasional perlu diperkuat untuk memperkaya perspektif penelitian. Penelitian juga harus mengembangkan model diagnostik teknologi yang lebih presisi dalam mendeteksi miskonsepsi. Arah studi selanjutnya adalah menggabungkan kecerdasan buatan untuk personalisasi remediasi miskonsepsi. Kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif akan menghasilkan pemahaman holistik dan solusi inovatif..
<br>Penggunaan pendekatan bibliometrik dalam penelitian ini telah memetakan lanskap penelitian remediasi miskonsepsi berbasis teknologi dalam pendidikan IPA secara komprehensif.Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan publikasi selama dua dekade terakhir, dengan Amerika Serikat, Turki, dan Eropa sebagai pemimpin publikasi, sementara Indonesia mulai menunjukkan partisipasi yang menjanjikan.Temuan ini menyorankan pentingnya pendekatan interdisipliner dan teknologi canggih, serta membentuk landasan pengembangan penelitian yang lebih terarah, kolaboratif, dan kontekstual
<br>Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik kuantitatif untuk memetakan tren, kolaborasi, dan arah penelitian di bidang remediasi miskonsepsi berbasis teknologi dalam pendidikan IPA. Data diekstrak dari basis data Scopus menggunakan pencarian kata kait terkait miskonsepsi, teknologi pendidikan, dan pembelajaran IPA dari tahun 2000 hingga 2024. Setelah penyaringan, 280 dokumen dianalisis menggunakan VOSviewer untuk mengeksplorasi pola publikasi, jaringan kolaborasi penulis, dan koneksi konseptual melalui analisis ko-penulis, ko-kata, dan ko-sitasi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-edbf6.webp" type="image/webp" length="111012" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-c12cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-edbf6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/bibliometrik-teknologi-pendidikan-miskonsepsi-pene-thumb-9ddac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15154-indonesian-review-physics-irip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish Betta sp ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish Betta sp ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish Betta sp ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38005-resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifika" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38005-resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifika" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:8f439ff6313c931fc234e105a9016535</id>
	<published>2026-04-13T07:20:44+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T07:20:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="astria qorie" label="astria qorie" />
	<category term="neni ismaini" label="neni ismaini" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astria,counter,flag,ismaini,neni,qorie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi dan derajat infeksi parasit pada ikan cupang. Selain itu, penelitian tentang strategi pencegahan dan pengendalian parasit pada ikan cupang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi dan derajat infeksi parasit pada ikan cupang. Selain itu, penelitian tentang strategi pencegahan dan pengendalian parasit pada ikan cupang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-39156.webp" title="JURIS - Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-39156.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-39156.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-39156.webp 1x" title="JURIS - Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)" alt="JURIS - Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-fad15.webp" title="JURIS - Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-fad15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-fad15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-fad15.webp 1x" title="JURIS - Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)" alt="JURIS - Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-d0aac.webp" title="JURIS - Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-d0aac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-d0aac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-d0aac.webp 1x" title="JURIS - Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)" alt="JURIS - Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38005-resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifika" title="JURIS - Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)" target="_blank">Identification and Prevalence of Ectoparasites and Endoparasites in Betta Fish (Betta sp.)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi dan derajat infeksi parasit pada ikan cupang. Selain itu, penelitian tentang strategi pencegahan dan pengendalian parasit pada ikan cupang juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, studi tentang dampak parasit terhadap pertumbuhan dan kualitas ikan cupang dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang pentingnya pengelolaan parasit dalam budidaya ikan hias..
<br>Hasil identifikasi ditemukan jenis parasit yang menginfeksi kulit dan insang ikan cupang adalah Gyrodactylus sp.Prevalensi tertinggi terdapat pada kulit, yakni sebesar 17% termasuk ke dalam kategori sering.Sedangkan prevalensi terendah terdapat pada insang dengan nilai prevalensi sebesar 12% termasuk dalam kategori sering.Nilai derajat infeksi terdapat kulit sebesar 4,85 termasuk dalam kategori rendah.Sedangkan intensitas terendah terdapat pada kulit 0,2 termasuk dalam kategori sangat rendah
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis parasit pada ikan cupang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2022 di Farm Irwan Fisheries Banda Aceh, sedangkan untuk identifikasi parasit dilakukan di Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Aceh. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan 3 kriteria: bentuk tubuh, pergerakan, dan iritasi kulit. Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan ditemukan jenis parasit pada Betta sp. yaitu Gyrodactylus sp., Dactylogyrus sp., Trichodina sp. dan Lerneae sp. yang terdapat pada kulit dan insang. Prevalensi tertinggi terdapat pada kulit sebesar 17% sedangkan prevalensi terendah terdapat pada insang nilai prevalensi sebesar 12%....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-d0aac.webp" type="image/webp" length="100452" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-39156.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-fad15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/resolusi-infeksi-parasit-cupang-identifikasi-deraj-thumb-d0aac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila Oreochromis Niloticus Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila Oreochromis Niloticus Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila Oreochromis Niloticus Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38006-pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38006-pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:a21c52e2c665a9b2240cfd717c307b77</id>
	<published>2026-04-13T07:16:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T07:16:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="ojs umrah ac" label="ojs umrah ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,counter,flag,henky,irawan,ojs,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang pengaruh variasi pakan terhadap pola pertumbuhan allometrik negatif pada ikan nila di wilayah Gerung, untuk mengetahui apakah jenis dan kandungan nutrisi pakan dapat mengubah laju pertambahan berat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang pengaruh variasi pakan terhadap pola pertumbuhan allometrik negatif pada ikan nila di wilayah Gerung, untuk mengetahui apakah jenis dan kandungan nutrisi pakan dapat mengubah laju pertambahan berat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-36353.webp" title="JURIS - Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-36353.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-36353.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-36353.webp 1x" title="JURIS - Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-bb383.webp" title="JURIS - Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-bb383.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-bb383.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-bb383.webp 1x" title="JURIS - Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-2d94f.webp" title="JURIS - Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-2d94f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-2d94f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-2d94f.webp 1x" title="JURIS - Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38006-pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik" title="JURIS - Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat" target="_blank">Pola Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dibudidayakan Kelompok Tani Geres Kecamatan Gerung Nusa Tenggara Barat</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang pengaruh variasi pakan terhadap pola pertumbuhan allometrik negatif pada ikan nila di wilayah Gerung, untuk mengetahui apakah jenis dan kandungan nutrisi pakan dapat mengubah laju pertambahan berat meskipun panjang ikan tumbuh lebih cepat. Kedua, penting untuk mengkaji faktor lingkungan seperti kualitas air (suhu, pH, oksigen terlarut) secara mendalam guna mengetahui variabel lingkungan mana yang paling berkontribusi terhadap ketidakseimbangan antara pertumbuhan panjang dan berat. Ketiga, disarankan penelitian yang membandingkan aspek genetik atau strain berbeda dari ikan nila yang dibudidayakan di lokasi sama, untuk melihat apakah perbedaan genetik menjadi penyebab dominan dari pola pertumbuhan allometrik negatif tersebut. Studi-studi ini dapat membantu merancang strategi budidaya berbasis data spesifik lokal yang lebih tepat sasaran, meningkatkan efisiensi pakan, dan memperbaiki kualitas benih secara genetik. Selain itu, penelitian yang mengkombinasikan analisis jaringan tubuh (seperti komposisi otot dan lemak) dengan parameter pertumbuhan juga dapat memberikan pemahaman lebih dalam mengenai mekanisme fisiologis di balik pertumbuhan panjang yang lebih cepat. Pendekatan multidisiplin seperti ini akan memperkuat dasar ilmiah pengelolaan budidaya ikan nila di wilayah Gerung. Hasil dari studi-studi tersebut dapat dijadikan acuan dalam pengembangan sistem budidaya berbasis kearifan lokal dan optimalisasi produksi perikanan tawar..
<br>Pola hubungan panjang berat ikan nila (Oreochromis niloticus) yang dibudidayakan di Gerung bersifat allometrik negatif (b<3) dengan nilai b=0,73 serta nilai korelasi (R2) sebesar 43%.Hal ini menunjukkan bahwa ikan mengalami pertumbuhan panjang lebih cepat dibandingkan penambahan berat.Temuan ini memberikan dasar bagi evaluasi dan penyesuaian strategi budidaya untuk meningkatkan efisiensi produksi
<br>Pola hubungan panjang dan berat ikan merupakan salah satu indikator dari pertumbuhan ikan, mengetahui kondisi hubungan dari panjang dan berat ikan nila yang dibudidaya secara berkala akan membantu dalam mengevaluasi kegiatan budidaya. Salah satu kelompok Tani yang aktif dalam budidaya ikan nila di daerah Gerung adalah kelompok pembudidaya Geres yang memiliki potensi besar dalam budidaya ikan nila yang berlokasi di Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Tujuan penelitian ini mengetahui pola pertumbuhan ikan nila di wilayah tersebut dapat membantu pembudidaya dalam menyesuaikan manajemen pakan, padat tebar dan sistem pemeliharaan untuk meningkatkan produksi. Metode yang digunakan adalah metode sampling pada kolam budidaya dan dianalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-2d94f.webp" type="image/webp" length="83660" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-36353.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-bb383.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/pertambahan-berat-badan-kolam-budidaya-aquaponik-s-thumb-2d94f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37995-gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-g" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37995-gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-g" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:a2585f85411a0ab504c0601a24192208</id>
	<published>2026-04-13T07:09:44+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T07:09:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efek pemberian Gracilaria sp. dalam jangka waktu lebih lama untuk mengetahui dampak akumulatif terhadap sistem imun dan kesehatan jangka panjang ikan kakap putih. Kedua, sebaiknya dilakukan uji tantang infeksi patogen seperti Vibrio ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efek pemberian Gracilaria sp. dalam jangka waktu lebih lama untuk mengetahui dampak akumulatif terhadap sistem imun dan kesehatan jangka panjang ikan kakap putih. Kedua, sebaiknya dilakukan uji tantang infeksi patogen seperti Vibrio ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-07676.webp" title="JURIS - Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-07676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-07676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-07676.webp 1x" title="JURIS - Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp." alt="JURIS - Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-509d1.webp" title="JURIS - Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-509d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-509d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-509d1.webp 1x" title="JURIS - Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp." alt="JURIS - Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-505f8.webp" title="JURIS - Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-505f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-505f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-505f8.webp 1x" title="JURIS - Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp." alt="JURIS - Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37995-gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-g" title="JURIS - Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp." target="_blank">Blood Profile of White Snapper Fish Lates calcalifer Feed Containing Gracilaria sp.</a>: Pertama, perlu diteliti efek pemberian Gracilaria sp. dalam jangka waktu lebih lama untuk mengetahui dampak akumulatif terhadap sistem imun dan kesehatan jangka panjang ikan kakap putih. Kedua, sebaiknya dilakukan uji tantang infeksi patogen seperti Vibrio sp. setelah suplementasi Gracilaria sp. guna mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan ketahanan terhadap penyakit. Ketiga, perlu dikaji formulasi pakan yang mengombinasikan Gracilaria sp. dengan bahan imunostimulan lain seperti probiotik atau vitamin C untuk melihat efek sinergis terhadap respons imun non-spesifik ikan. Penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas berbagai dosis ekstrak alami Gracilaria sp. yang diujikan secara oral maupun perendaman. Selain itu, perlu dievaluasi pengaruhnya terhadap parameter pertumbuhan dan sintasan sebagai indikator performa budidaya. Kombinasi antara parameter fisiologis, imunologis, dan produktivitas akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai nilai tambah suplemen alami ini. Uji pada kondisi tambak atau kolam produksi juga penting untuk menguji efektivitas dalam skala nyata. Penelitian juga bisa mengarah pada analisis kandungan bioaktif dalam tepung Gracilaria sp. yang spesifik memicu respons hematologis. Dengan memahami mekanisme kerjanya, suplemen pakan dapat dirancang lebih efisien dan terarah. Hal ini akan mendukung pengembangan pakan fungsional yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam budidaya perikanan..
<br>Berpengaruh nyata terhadap persentase hematokrit dan limfosit ikan kakap putih, namun tidak berpengaruh nyata terhadap monosit dan neutrofil.Nilai tertinggi hematokrit (45,84%) dan limfosit (77,00%) diperoleh pada perlakuan B dengan dosis 20 g/kg pakan.sebagai imunostimulan alami dalam meningkatkan respons kekebalan non-spesifik ikan kakap putih
<br>Penelitian mengenai Profil Darah Ikan Kakap Putih yang Diberi Pakan Mengandung Gracilaria sp. dilakukan untuk mengkaji bahan yang mempunyai kemampuan menstimulasi hematokrit dan diferensial leukosit dengan adanya kandungan polisakarida sulfat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020. Pemeliharaan ikan uji dilakukan di keramba jaring apung Desa Madong, Kelurahan Kampung Bugis, dan uji darah dilakukan di Laboratorium Marine Biotechnology, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-505f8.webp" type="image/webp" length="100262" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-07676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-509d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/gracilaria-sp-ikan-kakap-putih-mutlak-sp-formulasi-thumb-505f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38002-pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-ja" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38002-pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-ja" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:c54e369b65532f795e7480bc812255a3</id>
	<published>2026-04-13T07:05:40+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T07:05:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi pertumbuhan rumput laut, seperti kualitas air, nutrisi, dan kondisi lingkungan. 2. Meneliti pengaruh ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi pertumbuhan rumput laut, seperti kualitas air, nutrisi, dan kondisi lingkungan. 2. Meneliti pengaruh ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-9e4db.webp" title="JURIS - Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-9e4db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-9e4db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-9e4db.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat" alt="JURIS - Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-c0241.webp" title="JURIS - Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-c0241.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-c0241.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-c0241.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat" alt="JURIS - Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-af7bc.webp" title="JURIS - Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-af7bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-af7bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-af7bc.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat" alt="JURIS - Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38002-pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-ja" title="JURIS - Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat" target="_blank">Pengaruh Jarak Tingkatan Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alverezii dengan Metode Lepas Dasar Bertingkat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi pertumbuhan rumput laut, seperti kualitas air, nutrisi, dan kondisi lingkungan. 2. Meneliti pengaruh jarak tingkatan yang lebih bervariasi dan ekstrem terhadap pertumbuhan rumput laut, untuk menentukan rentang jarak yang optimal. 3. Menganalisis dampak jarak tingkatan pada aspek-aspek lain seperti produktivitas, kualitas hasil panen, dan kelangsungan hidup rumput laut..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini yang berjudul pengaruh jarak tingkatan berbeda terhadap laju pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan metode lepas dasar bertingkat adalah.Jarak tingkatan yang berbeda tidak memberikan perbedaan yang nyata (p > 0,05), terhadap pertumbuhan rumput laut K.Pada perlakuan A jarak tingkatan 25 cm merupakan jarak optimal untuk pemeliharaan rumput laut K
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jarak tingkatan terbaik dalam budi daya rumput laut Kappaphycus alvarezii metode lepas dasar bertingkat. Penelitian ini dilakukan selama 52 hari, terhitung pada bulan Mei sampai Juni 2021, di Desa Berakit Kepulauan Riau. Metode yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan, di mana Perlakuan A (Jarak Tingkatan 25 cm), Perlakuan B (Jarak Tingkatan 35 cm) dan Perlakuan C (Jarak Tingkatan 45 cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh jarak tingkatan berbeda terhadap laju pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii metode lepas dasar bertingkat tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-9e4db.webp" type="image/webp" length="87086" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-9e4db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-c0241.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/pengaruh-jarak-spesifik-rumput-laut-tingkatan-pert-thumb-af7bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock Cyprinus carpio by Using Natural Semi Artificial and Artificial Methods ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock Cyprinus carpio by Using Natural Semi Artificial and Artificial Methods ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock Cyprinus carpio by Using Natural Semi Artificial and Artificial Methods ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38003-induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38003-induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:4c5470c06f1e210d3271222c4c043be5</id>
	<published>2026-04-13T06:57:32+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T06:57:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="astria qorie" label="astria qorie" />
	<category term="neni ismaini" label="neni ismaini" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astria,counter,flag,ismaini,neni,qorie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas benih yang dihasilkan dari metode pemijahan yang berbeda, seperti kualitas air, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas benih yang dihasilkan dari metode pemijahan yang berbeda, seperti kualitas air, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-1761c.webp" title="JURIS - Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-1761c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-1761c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-1761c.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods" alt="JURIS - Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-e15fa.webp" title="JURIS - Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-e15fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-e15fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-e15fa.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods" alt="JURIS - Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-3a80d.webp" title="JURIS - Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-3a80d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-3a80d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-3a80d.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods" alt="JURIS - Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38003-induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan" title="JURIS - Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods" target="_blank">Comparative Study of Breeding Result from Common Carp Broodstock (Cyprinus carpio) by Using Natural, Semi-Artificial and Artificial Methods</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas benih yang dihasilkan dari metode pemijahan yang berbeda, seperti kualitas air, kondisi induk, dan teknik pemijahan. 2. Mengembangkan metode pemijahan buatan yang lebih efektif dan efisien, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti dosis hormon, teknik stripping, dan kondisi lingkungan. 3. Meneliti dampak jangka panjang dari metode pemijahan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kesehatan benih ikan mas, serta mengidentifikasi strategi optimal untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan kualitas benih..
<br>Kesimpulan dari hasil studi komparasi antara metode pemijahan ikan mas secara alami, semi buatan dan buatan sebagai berikut.Metode pemijahan alami mampu menghasilkan fekunditas yang lebih tinggi sinergi dengan bobot induk dan persentase penurunan bobot tubuh.Telur yang dihasilkan memiliki derajat pembuahan dan penetasan yang lebih rendah, namun memiliki kelangsungan hidup larva yang lebih tinggi.Metode pemijahan semi buatan mampu menghasilkan derajat pembuahan dan penetasan telur yang lebih tinggi, pertumbuhan berat dan panjang yang lebih baik dan jumlah benih yang dihasilkan pada akhir penelitian lebih banyak.Tingkat kelangsungan hidup ikan lebih tinggi dibanding larva dari hasil pemijahan buatan.Metode pemijahan buatan memiliki fekunditas yang lebih rendah sesuai dengan umur dan bobot induk betina yang rendah.Derajat pembuahan dan penetasan telur dari pemijahan buatan lebih tinggi dibandingkan dengan pemijahan alami
<br>Ikan mas (Cyprinus carpio) telah menjadi pilihan komoditas budidaya perikanan yang cukup popular dalam budidaya ikan air tawar. Salah satu kendala dalam kegiatan produksi benih adalah keterbatasan dalam menghasilkan benih berkualitas akibat derajat pembuahan telur dan penetasan telur yang rendah, diikuti dengan persentase kelulushidupan yang juga rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbandingan metode pemijahan yang berbeda yakni alami, semi buatan dan buatan terhadap produksi benih ikan mas. Metode penelitian meliputi persiapan air dan wadah, manajemen induk, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva 7 hari, pendederan hingga 30 hari, dan panen benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan bobot induk betina ikan mas terjadi setelah pemijahan dengan persentase 11,27% secara alami, 6,11% secara semi buatan, dan 5,7% secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-1761c.webp" type="image/webp" length="74738" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-1761c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-e15fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/induk-hasil-pemijahan-semi-buatan-telur-ikan-budid-thumb-3a80d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila Oreochromis niloticus di Desa Pulau Terap Kabupaten Kampar Riau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila Oreochromis niloticus di Desa Pulau Terap Kabupaten Kampar Riau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila Oreochromis niloticus di Desa Pulau Terap Kabupaten Kampar Riau ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38010-kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-usa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38010-kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-usa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:1b85e31877fdf27d6409c9f882faba6f</id>
	<published>2026-04-13T06:55:08+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T06:55:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="astria qorie" label="astria qorie" />
	<category term="neni ismaini" label="neni ismaini" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astria,counter,flag,ismaini,neni,qorie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sementara penelitian ini menilai efektivitas dua ukuran KJA, studi lanjutan dapat mengeksplorasi aplikasi sistem irigasi mikro yang terintegrasi dengan KJA guna menstabilkan fluktuasi lingkungan dan mengoptimalkan kualitas air. Selanjutnya dapat dikembangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Sementara penelitian ini menilai efektivitas dua ukuran KJA, studi lanjutan dapat mengeksplorasi aplikasi sistem irigasi mikro yang terintegrasi dengan KJA guna menstabilkan fluktuasi lingkungan dan mengoptimalkan kualitas air. Selanjutnya dapat dikembangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-efe3e.webp" title="JURIS - Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-efe3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-efe3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-efe3e.webp 1x" title="JURIS - Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau" alt="JURIS - Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-89d94.webp" title="JURIS - Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-89d94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-89d94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-89d94.webp 1x" title="JURIS - Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau" alt="JURIS - Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-ed8af.webp" title="JURIS - Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-ed8af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-ed8af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-ed8af.webp 1x" title="JURIS - Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau" alt="JURIS - Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38010-kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-usa" title="JURIS - Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau" target="_blank">Kinerja Produksi dan Kinerja Usaha pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar, Riau</a>: Sementara penelitian ini menilai efektivitas dua ukuran KJA, studi lanjutan dapat mengeksplorasi aplikasi sistem irigasi mikro yang terintegrasi dengan KJA guna menstabilkan fluktuasi lingkungan dan mengoptimalkan kualitas air. Selanjutnya dapat dikembangkan model prediksi pemanenan selektif menggunakan machine learning yang mempertimbangkan parameter fisik dan kimia air serta faktor musiman, sehingga dapat memaksimalkan keuntungan dengan waktu panen yang optimal. Terakhir, penelitian dapat memfokuskan pada evaluasi ekonomi jangka panjang dengan memasukkan variabel biaya tenaga kerja, biaya transportasi, dan fluktuasi harga pasar, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data bagi penduduk desa untuk meningkatkan daya saing usaha nila mereka..
<br>Kinerja produksi pada budidaya ikan nila sistem karamba jaring apung (KJA) di Sungai Kampar Desa Pulau Terap menghasilkan tingkat kelangsungan hidup (TKH) sebesar 49,74AAA2,63A% pada KJA ukuran 3AyA6Am lebih baik dari nilai TKH 43,73AAA3,96A% pada KJA ukuran 4AyA7Am, laju pertumbuhan spesifik (LPS) sebesar 3,94AAA0,15A% pada KJA ukuran 4AyA7Am lebih baik dari nilai LPS 3,92AAA0,15A% pada KJA ukuran 3AyA6Am, RKP sebesar 1,16AAA0,17A% pada KJA ukuran 4AyA7Am lebih baik dari RKP 1,19AAA0,05A% pada KJA ukuran 3AyA6Am dan produksi sebesar 5.072Akg/unit/tahun atau 5,072Aton/unit/tahun pada KJA ukuran 3AyA6Am.Kinerja usaha yang didapatkan pada usaha tersebut adalah PP 0,6 tahun dan R/C 1,5 sehingga usaha terus dijalankan dan dalam layak untuk pengembangan produksi kedepannya lebih merekomendasikan penggunaan KJA ukuran 3AyA6Am
<br>Ikan nila (Oreochromis niloticus) menjadi salah satu komoditas perikanan yang memiliki peluang pengembangan sektor perikanan budidaya air tawar jangka panjang. Kondisi tingginya pasar dan permintaan konsumsi ikan ini, menjadi tujuan masyarakat pembudidaya di Desa Pulau Terap untuk memproduksi komoditas ikan nila. Namun dalam kegiatan budidaya kerap terjadi fluktuasi hasil produksi dan siklus, maka dibutuhkan kajian dalam proses produksinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja produksi dan kinerja usaha budidaya ikan nila di Desa Pulau Terap, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus secara survei dengan adanya observasi langsung, wawancara dan mengikuti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-efe3e.webp" type="image/webp" length="81700" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-efe3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-89d94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/kinerja-usaha-budidaya-terung-daya-saing-komoditas-thumb-ed8af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37992-koperasi-rumput-laut-kedalaman-longlin" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37992-koperasi-rumput-laut-kedalaman-longlin" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:3bb33c4cffda180cff969340485d3af7</id>
	<published>2026-04-13T06:50:03+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T06:50:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan kedalaman 25 cm sebagai jarak kedalaman optimal dalam budidaya rumput laut K. alvarezii. Selain itu, dapat dilakukan penelitian lanjutan pada lokasi yang sama dengan metode longline dan bobot berbeda. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan kedalaman 25 cm sebagai jarak kedalaman optimal dalam budidaya rumput laut K. alvarezii. Selain itu, dapat dilakukan penelitian lanjutan pada lokasi yang sama dengan metode longline dan bobot berbeda. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-6f57a.webp" title="JURIS - PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-6f57a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-6f57a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-6f57a.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE" alt="JURIS - PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-affcb.webp" title="JURIS - PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-affcb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-affcb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-affcb.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE" alt="JURIS - PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-4df89.webp" title="JURIS - PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-4df89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-4df89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-4df89.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE" alt="JURIS - PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37992-koperasi-rumput-laut-kedalaman-longlin" title="JURIS - PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE" target="_blank">PENGARUH KEDALAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE LONGLINE</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan kedalaman 25 cm sebagai jarak kedalaman optimal dalam budidaya rumput laut K. alvarezii. Selain itu, dapat dilakukan penelitian lanjutan pada lokasi yang sama dengan metode longline dan bobot berbeda. Penelitian juga dapat dilakukan dengan metode longline kurungan (Net bag) bertingkat antara kedalaman 25 Ae 50 cm untuk melihat pengaruh kedalaman terhadap pertumbuhan rumput laut..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini adalah kedalaman memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan rumput laut K.Kedalaman 25 cm merupakan kedalaman optimal pada metode longline, dengan hasil pertumbuhan mutlak rumput laut K
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedalaman terhadap pertumbuhan rumput laut K. alvarezii. Penelitian dilakukan selama 45 hari dengan 3 hari aklimatisasi di Desa Berakit, Kabupaten Bintan. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kedalaman 25 cm atau perlakuan A merupakan hasil terbaik. Laju pertumbuhan spesifik rumput laut K. alvarezii sebesar (6.74 A 0.01 % / hari), bobot mutlak rumput laut K. alvarezii sebesar (283.24 A 0.44 g), dan pertumbuhan mutlak rumput laut K. alvarezii...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-4df89.webp" type="image/webp" length="78106" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-6f57a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-affcb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/koperasi-rumput-laut-kedalaman-longline-pertumbuha-thumb-4df89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Kakap Putih Lates calcarifer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Kakap Putih Lates calcarifer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Kakap Putih Lates calcarifer ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37998-dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37998-dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:511cdd28a109373b01eca1201b9add13</id>
	<published>2026-04-13T06:43:19+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T06:43:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dosis optimal minyak kelapa, mengingat perlakuan dengan minyak kelapa memberikan kelangsungan hidup tertinggi namun dosis terbaik belum diketahui. Selain itu, perlu dikaji perbandingan efektivitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dosis optimal minyak kelapa, mengingat perlakuan dengan minyak kelapa memberikan kelangsungan hidup tertinggi namun dosis terbaik belum diketahui. Selain itu, perlu dikaji perbandingan efektivitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-3df0d.webp" title="JURIS - Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-3df0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-3df0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-3df0d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)" alt="JURIS - Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-4dbad.webp" title="JURIS - Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-4dbad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-4dbad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-4dbad.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)" alt="JURIS - Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-fea36.webp" title="JURIS - Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-fea36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-fea36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-fea36.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)" alt="JURIS - Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37998-dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates" title="JURIS - Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)" target="_blank">Pengaruh Minyak Hewani dan Nabati yang Diberikan pada Wadah Pemeliharaan untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Ikan  Kakap Putih (Lates calcarifer)</a>: Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dosis optimal minyak kelapa, mengingat perlakuan dengan minyak kelapa memberikan kelangsungan hidup tertinggi namun dosis terbaik belum diketahui. Selain itu, perlu dikaji perbandingan efektivitas berbagai jenis minyak nabati lain yang lebih murah dan mudah diperoleh secara lokal untuk menggantikan minyak cumi yang harganya mahal. Penelitian lanjutan juga sebaiknya mempertimbangkan kombinasi antara jenis dan dosis minyak dengan faktor lingkungan seperti salinitas dan suhu, untuk memahami interaksi kompleks yang memengaruhi kelangsungan hidup dan abnormalitas larva secara lebih menyeluruh..
<br>Pemberian jenis minyak yang berbeda pada permukaan air memberikan pengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup larva ikan kakap putih.Minyak kelapa memberikan hasil terbaik dengan tingkat kelangsungan hidup sebesar 27,87%.Namun, tidak terdapat perbedaan nyata pada tingkat abnormalitas antar perlakuan
<br>Penelitian ini dilakukan selama sepuluh hari di Balai Benih Ikan Desa Pengujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak yang berbeda pada permukaan air dan mengetahui minyak yang terbaik untuk tingkat kelangsungan hidup larva ikan kakap putih. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu A tanpa pemberian minyak, B pemberian minyak cumi 0,3 ml/mA, C pemberian minyak kelapa 0,3 ml/mA, dan D pemberian minyak kelapa sawit 0,3 ml/mA. Data yang diperoleh diolah menggunakan One-Way ANOVA. Hasil penelitian terbaik adalah perlakuan C dengan tingkat kelangsungan hidup 27,87%, sedangkan abnormalitas tidak berbeda nyata pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-fea36.webp" type="image/webp" length="86926" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-3df0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-4dbad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/dosis-minyak-padat-kelapa-murni-larva-lates-calcar-thumb-fea36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih Lates calcarifer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih Lates calcarifer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih Lates calcarifer ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37997-kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37997-kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:53114685b87489c3d082913c8ef058e7</id>
	<published>2026-04-13T06:30:26+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T06:30:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan kunyit terhadap kualitas daging ikan kakap putih, seperti kandungan lemak, protein, dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan kunyit terhadap kualitas daging ikan kakap putih, seperti kandungan lemak, protein, dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-26c58.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-26c58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-26c58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-26c58.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-facc6.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-facc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-facc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-facc6.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-c724f.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-c724f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-c724f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-c724f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37997-kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)" target="_blank">Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Kakakp Putih (Lates calcarifer)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan kunyit terhadap kualitas daging ikan kakap putih, seperti kandungan lemak, protein, dan asam amino. Kedua, studi lebih mendalam mengenai mekanisme kerja kunyit dalam meningkatkan pertumbuhan ikan, misalnya dengan menganalisis ekspresi gen yang terkait dengan pertumbuhan dan metabolisme. Ketiga, penelitian dapat diperluas dengan menguji efektivitas kombinasi kunyit dengan suplemen pakan lain, seperti probiotik atau vitamin, untuk mendapatkan sinergi yang lebih optimal dalam meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan ikan kakap putih. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manfaat kunyit dalam budidaya ikan kakap putih dan memberikan kontribusi bagi pengembangan industri perikanan yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan tepung kunyit dengan dosis 15 g/kg pakan merupakan dosis terbaik dalam meningkatkan kinerja pertumbuhan ikan kakap putih (Lates calcarifer).Hal ini ditunjukkan dari hasil penelitian yang menunjukkan perlakuan C memberikan pertumbuhan panjang dan bobot mutlak tertinggi, serta efisiensi pakan yang baik.Dengan demikian, penambahan kunyit dapat menjadi strategi untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan kakap putih
<br>Ikan Kakap putih Lates calcarifer merupakan salah satu jenis ikan air laut yang banyak diminati masyarakat dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi sehingga banyak dibudidayakan. Pertumbuhan ikan dipengaruhi oleh penyerapan pakan, maka untuk menambah kinerja penyerapan pakan secara maksimal dan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan kakap putih perlu suatu suplemen yang dicampurkan dalam pakan salah satunya adalah kunyit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kunyit terhadap kinerja pertumbuhan ikan kakap putih. Penelitian ini dilakukan pada April - Mei 2021 di Kampung Madong, Kecamatan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan, yaitu perlakuan K tanpa penambahan kunyit, Perlakuan A penambahan kunyit 10...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-c724f.webp" type="image/webp" length="85786" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-26c58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-facc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kombinasi-kunyit-ikan-kakap-putih-efisiensi-pakan-thumb-c724f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Effect of Spacing on the Growth Rate of Kappaphycus alvarezii Seaweed using the Off bottom Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Spacing on the Growth Rate of Kappaphycus alvarezii Seaweed using the Off bottom Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Spacing on the Growth Rate of Kappaphycus alvarezii Seaweed using the Off bottom Method ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37991-koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37991-koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:06120440cb15fae1f723161084fa5536</id>
	<published>2026-04-13T06:06:16+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T06:06:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai budidaya rumput laut K. alvarezii. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi kedalaman perairan terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai budidaya rumput laut K. alvarezii. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi kedalaman perairan terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-0cb0d.webp" title="JURIS - Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-0cb0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-0cb0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-0cb0d.webp 1x" title="JURIS - Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method" alt="JURIS - Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-29dad.webp" title="JURIS - Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-29dad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-29dad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-29dad.webp 1x" title="JURIS - Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method" alt="JURIS - Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-ec588.webp" title="JURIS - Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-ec588.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-ec588.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-ec588.webp 1x" title="JURIS - Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method" alt="JURIS - Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37991-koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam" title="JURIS - Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method" target="_blank">Effect of Spacing on the Growth Rate of (Kappaphycus alvarezii) Seaweed using the Off-bottom Method</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai budidaya rumput laut K. alvarezii. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi kedalaman perairan terhadap pertumbuhan rumput laut dengan jarak tanam optimal yang telah ditemukan, mengingat kedalaman dapat memengaruhi intensitas cahaya yang diterima oleh rumput laut. Kedua, studi mengenai interaksi antara jarak tanam dengan pemberian nutrisi tambahan, seperti pupuk organik atau anorganik, dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan kualitas rumput laut. Ketiga, penelitian mengenai efektivitas penggunaan berbagai jenis tali atau substrat yang berbeda dalam metode lepas dasar, serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produktivitas rumput laut, dapat memberikan informasi penting untuk meningkatkan efisiensi budidaya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi budidaya rumput laut yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi masyarakat..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa jarak tanam memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik rumput laut K.Jarak tanam 25 cm pada metode lepas dasar merupakan jarak tanam optimal, menghasilkan laju pertumbuhan spesifik rumput laut K.25 g, dan pertumbuhan mutlak sebesar 167
<br>Rumput Laut merupakan salah satu komoditas penting hasil perikanan yang memiliki nilai ekonomis. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penghambat untuk keberlangsungan budidaya, salah satunya ialah faktor pertumbuhan. Pertumbuhan erat kaitannya dengan jarak tanam dan metode. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jarak tanam yang optimal pada laju pertumbuhan rumput laut K. alvarezii dengan metode lepas dasar. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 01 November 2020 hingga 16 Desember 2020 selama 45 hari dengan masa aklimatisasi 3 hari di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang digunakan ialah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Dimana A : jarak tanam 10 cm, B : jarak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-0cb0d.webp" type="image/webp" length="95798" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-0cb0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-29dad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/koperasi-rumput-laut-kombinasi-jarak-tanam-kappaph-thumb-ec588.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38004-efisiensi-produksi-bioetanol-fu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38004-efisiensi-produksi-bioetanol-fu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:c03cf5d193ef32910df641581d8a3904</id>
	<published>2026-04-13T06:02:07+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T06:02:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="astria qorie" label="astria qorie" />
	<category term="neni ismaini" label="neni ismaini" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astria,counter,flag,ismaini,neni,qorie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh kualitas pakan terhadap efisiensi produksi benih ikan nila, dengan membandingkan berbagai jenis pakan dan formulasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh kualitas pakan terhadap efisiensi produksi benih ikan nila, dengan membandingkan berbagai jenis pakan dan formulasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-f3841.webp" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-f3841.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-f3841.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-f3841.webp 1x" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan" alt="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-0fa3d.webp" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-0fa3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-0fa3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-0fa3d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan" alt="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-cac50.webp" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-cac50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-cac50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-cac50.webp 1x" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan" alt="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38004-efisiensi-produksi-bioetanol-fu" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan" target="_blank">Analisis Efisiensi Teknis Pembenihan Ikan Nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh kualitas pakan terhadap efisiensi produksi benih ikan nila, dengan membandingkan berbagai jenis pakan dan formulasi nutrisi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak penerapan teknologi modern dalam pembenihan, seperti sistem monitoring kualitas air otomatis atau penggunaan probiotik untuk meningkatkan kesehatan induk dan benih. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh faktor sosial ekonomi pembenih, seperti tingkat pendidikan, pengalaman, dan akses terhadap informasi, terhadap penerapan praktik budidaya yang efisien. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi produksi benih ikan nila, sehingga dapat dirumuskan rekomendasi kebijakan dan program yang tepat untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri pembenihan ikan nila di Indonesia. Dengan demikian, ketersediaan benih ikan nila berkualitas tinggi dapat terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan mendukung pertumbuhan sektor perikanan budidaya nasional..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor produksi yang mempengaruhi pembenihan ikan di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan adalah luas kolam, jumlah induk betina, pakan pelet, dan berat total induk.Pembenihan ikan di PT Hatchery Nila Kekar belum efisien secara teknis, dengan 34 kolam efisien dan 26 kolam belum efisien.Peningkatan produksi dan efisiensi dapat dicapai dengan mengoptimalkan penggunaan input produksi seperti luas kolam, jumlah induk betina, dan pakan pelet
<br>Seiring dengan kenaikan konsumsi ikan di Indonesia dan perkembangan budidaya ikan air tawar yang semakin pesat, maka diperlukan jaminan ketersediaan pasokan benih yang berkualitas dan berkelanjutan. PT Hatchery Nila Kekar sebagai produsen benih ikan nila mengalami fluktuasi produksi benih yang disebabkan oleh ketidakefisienan penggunaan input dalam fungsi produksi Cobb Douglas Stochastic Frontier. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi produksi benih ikan nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan serta menganalisis tingkat efisiensi teknisnya. Sampel dalam penelitian sebanyak 60 unit kolam yang diambil dengan teknik sensus. Analisis dilakukan dengan pendekatan fungsi produksi Cobb Douglas Stochastic Frontier. Hasil analisis menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-0fa3d.webp" type="image/webp" length="72042" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-f3841.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-0fa3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/efisiensi-produksi-bioetanol-fungsi-cobb-ikan-air-thumb-cac50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37996-viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37996-viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:6462efdfc8ed1486d0083c0749778b5e</id>
	<published>2026-04-13T05:48:13+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T05:48:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai potensi jahe sebagai pengendali ektoparasit pada ikan kerapu cantang. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai potensi jahe sebagai pengendali ektoparasit pada ikan kerapu cantang. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-16da3.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-16da3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-16da3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-16da3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-077a7.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-077a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-077a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-077a7.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-944f0.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-944f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-944f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-944f0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37996-viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus" target="_blank">Pengaruh Pemberian Larutan Jahe Zingiber Officianale Roscoe terhadap Ektoparasit Lintah Hirudinea pada Ikan Kerapu Cantang Epinephelus Fuscoguttatus x Epinephelus Lenceolatus</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai potensi jahe sebagai pengendali ektoparasit pada ikan kerapu cantang. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas berbagai ekstrak jahe (misalnya ekstrak air, ekstrak etanol) dengan konsentrasi yang berbeda-beda terhadap berbagai jenis ektoparasit yang menyerang ikan kerapu cantang, sehingga dapat diperoleh formulasi ekstrak jahe yang paling optimal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi senyawa aktif dalam jahe yang bertanggung jawab atas efek anti-ektoparasit, serta mekanisme kerjanya pada tingkat seluler, sehingga dapat dikembangkan produk pengendali ektoparasit yang lebih spesifik dan efektif. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak penggunaan larutan jahe terhadap kualitas air, pertumbuhan, dan kesehatan ikan kerapu cantang secara keseluruhan, serta potensi resistensi ektoparasit terhadap jahe dalam jangka panjang, sehingga dapat dioptimalkan penggunaan jahe sebagai alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam budidaya ikan kerapu cantang..
<br>Penggunaan larutan jahe Zingiber officinale Roscoe untuk penurunan jumlah ektoparasit yang paling tinggi terdapat pada konsentrasi 0,6% dengan intensitas penurunan lintah Zeylanicobdella sp.Penelitian ini menunjukkan bahwa larutan jahe dapat mematikan lintah Zeylanicobdella sp.karena kerusakan membran sel akibat denaturasi protein dan pelarutan lemak.Hasil penelitian ini mengindikasikan potensi jahe sebagai alternatif pengendali ektoparasit pada ikan kerapu cantang
<br>Jahe (Zingiber officinale Roscoe) merupakan jenis bahan herbal yang mengandung senyawa sineol dan turunan golongan fenilpropana. Fenilpropana merupakan senyawa aromatik yang bersifat antifungal dan toksik terhadap ektoparasit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji konsentrasi larutan jahe terhadap lintah Hirudinea pada ikan kerapu cantang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2021 di Desa Tanjung Lanjut. Identifikasi jenis ektoparasit dilakukan di Marine Biotechnologt Laboratory FIKP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-16da3.webp" type="image/webp" length="95706" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-16da3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-077a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/viabilitas-ikan-kerapu-hasil-budidaya-laut-limbah-thumb-944f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi Lates calcarifer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi Lates calcarifer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi Lates calcarifer ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38000-sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38000-sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:e0854b9fe74813b8d71c7a3d1397db21</id>
	<published>2026-04-13T05:46:29+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T05:46:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji proses regenerasi filter arang batok kelapa untuk memperpanjang umur kerja filter di atas dua hari karena dalam penelitian ini filter hanya efektif selama dua hari sebelum jenuh. Selanjutnya, kombinasi arang batok kelapa ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji proses regenerasi filter arang batok kelapa untuk memperpanjang umur kerja filter di atas dua hari karena dalam penelitian ini filter hanya efektif selama dua hari sebelum jenuh. Selanjutnya, kombinasi arang batok kelapa ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-a8476.webp" title="JURIS - Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-a8476.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-a8476.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-a8476.webp 1x" title="JURIS - Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)" alt="JURIS - Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-6dd31.webp" title="JURIS - Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-6dd31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-6dd31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-6dd31.webp 1x" title="JURIS - Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)" alt="JURIS - Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-37453.webp" title="JURIS - Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-37453.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-37453.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-37453.webp 1x" title="JURIS - Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)" alt="JURIS - Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38000-sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuak" title="JURIS - Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)" target="_blank">Effect of Different Weight of Coconut Charcoal as a Filter in Maintaining Water Quality on Seed Maintenance of barramundi (Lates calcarifer)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji proses regenerasi filter arang batok kelapa untuk memperpanjang umur kerja filter di atas dua hari karena dalam penelitian ini filter hanya efektif selama dua hari sebelum jenuh. Selanjutnya, kombinasi arang batok kelapa dengan bahan filter biologis seperti biofilter dapat diuji untuk meningkatkan efisiensi penurunan amonia dan nitrit secara simultan karena penelitian sebelumnya hanya menggunakan satu jenis material filter. Terakhir, diperlukan studi jangka panjang tentang kelangsungan hidup ikan kakap putih dengan menggunakan sistem filter regeneratif untuk memahami dampak kesehatan ikan dalam jangka waktu lebih lama karena penelitian ini hanya diamati dalam waktu singkat..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan penggunaan pecahan arang batok kelapa dengan menggunakan berat yang berbeda dapat mempengaruhi kandungan kualitas air baik amonia maupun nitrit pada pemeliharaan benih ikan kakap putih.Penambahan pecahan arang batok kelapa yang terbaik dalam mempertahankan kualitas air yaitu dengan berat 30 gram/liter air wadah pemeliharaan, dimana dengan berat tersebut dapat menekan kandungan amonia selama 2 hari.Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan arang batok kelapa dapat menurunkan kadar amonia maupun nitrit pada perairan
<br>Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2021, bertempatan di Laboratorium Marine Aquaculture dan untuk analisis kualitas air dilakukan di Laboratorium Marine Chemitry Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang digunakan merupakan metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar amonia dan nitrit mengalami penurunan sesudah melewati pecahan arang batok kelapa. Penurunan kadar amonia dan nitrit terbaik didapat pada perlakuan C (menggunakan pecahan arang kelapa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-37453.webp" type="image/webp" length="103672" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-a8476.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-6dd31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/sistem-filter-buah-arang-batok-kelapa-akuakultur-k-thumb-37453.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens Teleostei Osphronemidae Melalui Metode Perendaman Embrio ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens Teleostei Osphronemidae Melalui Metode Perendaman Embrio ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens Teleostei Osphronemidae Melalui Metode Perendaman Embrio ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38008-ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-ik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38008-ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-ik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:1dbb0b1c2f5468073552c040ee584fd0</id>
	<published>2026-04-13T05:43:19+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T05:43:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="qorie astria" label="qorie astria" />
	<category term="netti aryani" label="netti aryani" />
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aryani,astria,henky,irawan,netti,qorie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan madu sebagai agen maskulinisasi pada ikan cupang. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menguji berbagai lama waktu perendaman embrio, misalnya dengan variasi 12, 24, dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan madu sebagai agen maskulinisasi pada ikan cupang. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menguji berbagai lama waktu perendaman embrio, misalnya dengan variasi 12, 24, dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-ba532.webp" title="JURIS - Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-ba532.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-ba532.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-ba532.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio" alt="JURIS - Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-2e735.webp" title="JURIS - Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-2e735.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-2e735.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-2e735.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio" alt="JURIS - Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-12db6.webp" title="JURIS - Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-12db6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-12db6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-12db6.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio" alt="JURIS - Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38008-ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-ik" title="JURIS - Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio" target="_blank">Penggunaan Madu untuk Maskulinisasi Ikan Cupang Betta splendens (Teleostei: Osphronemidae) Melalui Metode Perendaman Embrio</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan madu sebagai agen maskulinisasi pada ikan cupang. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menguji berbagai lama waktu perendaman embrio, misalnya dengan variasi 12, 24, dan 48 jam, untuk melihat apakah waktu paparan yang lebih lama dapat meningkatkan persentase ikan jantan yang dihasilkan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi senyawa aktif spesifik dalam madu yang berperan dalam proses maskulinisasi, sehingga dapat dikembangkan formulasi yang lebih efektif dan efisien. Terakhir, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas madu dengan bahan alami lain yang berpotensi sebagai agen maskulinisasi, seperti ekstrak tumbuhan tertentu, untuk menemukan alternatif yang lebih unggul dan berkelanjutan dalam budidaya ikan cupang monoseks..
<br>Pemberian madu yang mengandung 0,31% kalium melalui perendaman embrio fase bintik mata selama 7 jam belum dapat meningkatkan jumlah jantan secara signifikan.Pada dosis madu 25 mL L-1 air menghasilkan 56,98A4,58% jantan, tingkat penetasan telur 99,17A1,67%, dan sintasan umur 90 hari setelah menetas 79,89A4,50%.Dengan demikian, madu merupakan bahan alami yang aman digunakan untuk maskulinisasi ikan
<br>Individu jantan Betta splendens memiliki warna dan bentuk yang digemari di pasar ikan hias dibandingkan betina. Karena itu budidaya cupang dapat dilakukan melalui produksi jantan menggunakan teknologi seks reversal dalam mengarahkan perkembangan kelamin ikan menjadi jantan (maskulinisasi). Bahan alami yang telah digunakan untuk maskulinisasi ikan adalah madu. Karena itu tujuan penelitian adalah mengkaji penggunaan madu melalui perendaman embrio untuk maskulinisasi ikan cupang. Keberhasilan maskulinisasi dianalisis melalui karakteristik madu, persentase ikan jantan, tingkat penetasan telur, mortalitas tiap 15 hari, dan sintasan pada akhir pemeliharaan. Embrio yang digunakan berumur 20 jam setelah pembuahan. Perlakuan penelitian adalah perendaman embrio cupang di dalam larutan madu (mL L-1)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-12db6.webp" type="image/webp" length="82196" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-ba532.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-2e735.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/ikan-hias-air-hasil-budidaya-laut-limbah-madu-mask-thumb-12db6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Sargassum sp melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Sargassum sp melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Sargassum sp melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37993-senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sarg" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37993-senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sarg" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:93dae502811f317d62696ab5bffffd8a</id>
	<published>2026-04-13T05:33:07+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T05:33:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh ekstrak Sargassum sp. terhadap respon imun spesifik ikan bawal bintang, misalnya dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh ekstrak Sargassum sp. terhadap respon imun spesifik ikan bawal bintang, misalnya dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-0c88f.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-0c88f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-0c88f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-0c88f.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-6c76a.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-6c76a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-6c76a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-6c76a.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-dd797.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-dd797.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-dd797.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-dd797.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37993-senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sarg" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" target="_blank">Pemberian Ekstrak Sargassum sp. melalui Pakan Komersil Terhadap Nilai Hematokrit dan Diferensial Leukosit pada Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh ekstrak Sargassum sp. terhadap respon imun spesifik ikan bawal bintang, misalnya dengan melakukan uji tantang terhadap bakteri atau virus tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam ekstrak Sargassum sp. yang berperan dalam meningkatkan kesehatan ikan, sehingga dapat dilakukan optimasi dosis dan formulasi pakan yang lebih efektif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi penggunaan ekstrak Sargassum sp. pada berbagai tahapan pertumbuhan ikan bawal bintang, mulai dari larva hingga dewasa, untuk memastikan manfaatnya dapat diperoleh secara optimal dan berkelanjutan..
<br>Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan adalah bahwa pemberian ekstrak Sargassum sp.berpengaruh terhadap peningkatan nilai hematokrit dan persentase limfosit pada ikan bawal bintang pada dosis yang tertinggi di perlakuan B yaitu 59 ppm.Hasil hematokrit yang didapatkan sebesar 54,65% dan persentase limfosit sebesar 87,67%
<br>Sargassum sp. merupakan bahan alami yang dapat digunakan untuk meningkatkan status kesehatan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji konsentrasi ekstrak Sargassum sp. yang dicampur ke pakan komersil terhadap profil hematologi ikan bawal bintang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September Ae November 2020. Proses ekstraksi dan uji toksisitas bahan dilakukan di Marine Chemistry Laboratory FIKP, selanjutnya uji in-vivo dilakukan di Desa Madong, Kelurahan Kampung Bugis. Adapun profil darah ikan dianalisis di Marine Biotechnology Laboratory...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-6c76a.webp" type="image/webp" length="100350" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-0c88f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-6c76a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/senyawa-bioaktif-spesifik-sargassum-sp-coklat-sp-p-thumb-dd797.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract Musa acuminata x Musa balbisiana on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry Lates Calcalifer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract Musa acuminata x Musa balbisiana on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry Lates Calcalifer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract Musa acuminata x Musa balbisiana on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry Lates Calcalifer ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37994-ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37994-ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:4afcd67efe0b37ab176f082fde7d8f99</id>
	<published>2026-04-13T05:31:26+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T05:31:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut efek ekstrak kulit pisang kepok pada sistem imun ikan kakap putih, khususnya pada diferensial leukosit dan respons imun lainnya. 2. Meneliti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut efek ekstrak kulit pisang kepok pada sistem imun ikan kakap putih, khususnya pada diferensial leukosit dan respons imun lainnya. 2. Meneliti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-6f3e4.webp" title="JURIS - Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-6f3e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-6f3e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-6f3e4.webp 1x" title="JURIS - Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)" alt="JURIS - Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-80fa2.webp" title="JURIS - Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-80fa2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-80fa2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-80fa2.webp 1x" title="JURIS - Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)" alt="JURIS - Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-c220a.webp" title="JURIS - Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-c220a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-c220a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-c220a.webp 1x" title="JURIS - Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)" alt="JURIS - Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37994-ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pe" title="JURIS - Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)" target="_blank">Effect of Giving Kepok Banana Skin Extract (Musa acuminata x Musa balbisiana) on Leukocyte Differentials in White Snapper Fry (Lates Calcalifer)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut efek ekstrak kulit pisang kepok pada sistem imun ikan kakap putih, khususnya pada diferensial leukosit dan respons imun lainnya. 2. Meneliti potensi ekstrak kulit pisang kepok sebagai imunostimulan alami dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kekebalan ikan terhadap penyakit. 3. Mengkaji pengaruh ekstrak kulit pisang kepok pada pertumbuhan dan perkembangan ikan kakap putih, serta mengidentifikasi komponen bioaktif yang bertanggung jawab atas efek positif tersebut..
<br>Kesimpulan penelitian adalah penggunaan ekstrak kulit pisang kepok yang dicampurkan pada pakan berpengaruh nyata terhadap diferensial leukosit, yaitu persentase limfosit dan neutrofil pada benih ikan kakap putih.Persentase limfosit dan neutrofil terbaik adalah pada perlakuan C, dengan nilai 75,67% dan 12,33% pada benih ikan kakap putih
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pemberian ekstrak kulit pisang kepok dengan konsentrasi berbeda terhadap diferensial leukosit benih ikan kakap putih (Lates calcarifer). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan melakukan pengujian terhadap ekstrak kulit pisang kepok pada benih ikan kakap putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit pisang kepok berpengaruh nyata pada persentase limfosit, neutrofil, dan nilai hematokrit, tetapi tidak berpengaruh signifikan pada pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan kakap putih. Penggunaan ekstrak kulit pisang kepok yang dicampurkan pada pakan berpengaruh nyata terhadap diferensial leukosit, yaitu persentase limfosit dan neutrofil pada benih ikan kakap putih.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-80fa2.webp" type="image/webp" length="92662" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-6f3e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-80fa2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/ikan-kakap-putih-efek-ekstrak-kacang-pengaruh-mimb-thumb-c220a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele Clarias sp dengan Pemberian Hormon Serotonin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele Clarias sp dengan Pemberian Hormon Serotonin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele Clarias sp dengan Pemberian Hormon Serotonin ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38012-kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38012-kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:053eec338726f9dc9ee4c4b8f2d2d7bf</id>
	<published>2026-04-13T05:06:02+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T05:06:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="astria qorie" label="astria qorie" />
	<category term="neni ismaini" label="neni ismaini" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astria,counter,flag,ismaini,neni,qorie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji kombinasi pemberian serotonin dengan penambahan asam amino triptofan untuk melihat apakah dapat memperbaiki kinerja pertumbuhan sambil tetap menjaga tingkat kelangsungan hidup yang tinggi. Selain itu, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji kombinasi pemberian serotonin dengan penambahan asam amino triptofan untuk melihat apakah dapat memperbaiki kinerja pertumbuhan sambil tetap menjaga tingkat kelangsungan hidup yang tinggi. Selain itu, perlu dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-c5a35.webp" title="JURIS - Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-c5a35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-c5a35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-c5a35.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin" alt="JURIS - Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-e0319.webp" title="JURIS - Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-e0319.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-e0319.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-e0319.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin" alt="JURIS - Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-de317.webp" title="JURIS - Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-de317.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-de317.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-de317.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin" alt="JURIS - Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38012-kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele" title="JURIS - Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin" target="_blank">Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarias sp) dengan Pemberian Hormon Serotonin</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji kombinasi pemberian serotonin dengan penambahan asam amino triptofan untuk melihat apakah dapat memperbaiki kinerja pertumbuhan sambil tetap menjaga tingkat kelangsungan hidup yang tinggi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh dosis lebih rendah dari 1,0 mg/g-1 serotonin terhadap pertumbuhan dan stres ikan untuk menemukan dosis optimal yang menyeimbangkan antara kelangsungan hidup dan pertumbuhan. Penelitian juga bisa dieksplorasi ke arah pemberian serotonin secara berkala atau intermiten, bukan harian, untuk mengetahui apakah pola pemberian tersebut dapat mengurangi dampak negatif terhadap pertumbuhan namun tetap efektif dalam menekan kanibalisme pada benih ikan lele..
<br>Pemberian hormon serotonin sebesar 1,0 mg/g-1 ikan mampu meningkatkan kelangsungan hidup benih ikan lele sebesar 8,70%.Namun, dosis tersebut justru menghambat kinerja pertumbuhan sebesar 13,86%.Hal ini menunjukkan adanya efek kontras antara peningkatan kematian dan penurunan pertumbuhan akibat pengaruh serotonin terhadap nafsu makan dan perilaku agresif
<br>Masalah utama yang dihadapi dalam penyediaan benih ikan lele yang berkualitas adalah rendahnya tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan lele dan pertumbuhan salah satunya adalah melalui pemberian hormon serotonin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi peran dan dosis hormon serotonin terhadap tingkat kelulusan hidup dan kinerja pertumbuhan pada benih ikan lele. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 3 ulangan yakni pemberian hormon serotonin sebesar 0 (S0), 0.1 (S1), 1.0 (S2), 1.5 (S3) mg/g-1 ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-e0319.webp" type="image/webp" length="82678" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-c5a35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-e0319.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/kelangsungan-hidup-jaringan-stres-ikan-lele-sangku-thumb-de317.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver Smart CareA untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver Smart CareA untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver Smart CareA untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38007-aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38007-aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:67624f18bdb4c445007a2a24dd9d7259</id>
	<published>2026-04-13T05:02:42+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T05:02:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="astria qorie" label="astria qorie" />
	<category term="neni ismaini" label="neni ismaini" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astria,counter,flag,ismaini,neni,qorie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana efek jangka panjang aplikasi Smart Care 2Appm pada kualitas air dan kesehatan udang vaname dalam sistem budidaya intensif? Bagaimana mekanisme sinergi hidrogen peroksida dan ion silver dalam menekan resistensi bakteri Vibrio terhadap desinfektan? ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Bagaimana efek jangka panjang aplikasi Smart Care 2Appm pada kualitas air dan kesehatan udang vaname dalam sistem budidaya intensif? Bagaimana mekanisme sinergi hidrogen peroksida dan ion silver dalam menekan resistensi bakteri Vibrio terhadap desinfektan? ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-f39b7.webp" title="JURIS - Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-f39b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-f39b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-f39b7.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp." alt="JURIS - Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-9da9d.webp" title="JURIS - Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-9da9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-9da9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-9da9d.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp." alt="JURIS - Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-975fe.webp" title="JURIS - Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-975fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-975fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-975fe.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp." alt="JURIS - Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38007-aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resis" title="JURIS - Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp." target="_blank">Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Ion Silver (Smart CareA) untuk Menurunkan Populasi Vibrio sp.</a>: Bagaimana efek jangka panjang aplikasi Smart Care 2Appm pada kualitas air dan kesehatan udang vaname dalam sistem budidaya intensif? Bagaimana mekanisme sinergi hidrogen peroksida dan ion silver dalam menekan resistensi bakteri Vibrio terhadap desinfektan? Apa dampak penggunaan Smart Care 2Appm terhadap mikrobiota lingkungan laut dan potensi evolusi resistensi mikroba?.
<br>Pemberian Smart Care pada dosis 2 ppm memiliki efektivitas yang baik dalam menekan pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus dan Vibrio alginolyticus pada air laut hingga jam keAc72.Kandungan silver dalam Smart Care dapat menekan respirasi, metabolisme basal sistem transfer elektron, dan pengangkutan substrat pada membran sel mikroba.Bahan aktif hidrogen peroksida dalam Smart Care mampu mengoksidasi bahanAcbahan organik sehingga dapat menurunkan kandungan bahan organik total suatu perairan
<br>Vibrio sp. adalah bakteri patogen penyebab wabah penyakit yang mematikan dan paling berbahaya dalam budidaya udang. Kandungan hidrogen peroksida dan ion silver dalam Smart Care memiliki manfaat sebagai bekterisidal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas hidrogen peroksida dan ion silver (Smart Care) dalam menurunkan populasi bakteri Vibrio sp. Kepadatan populasi Vibrio sp. diamati dengan perbedaan dosis pemberian Smart Care yaitu 0, 1, 2, 3, 4, dan 5 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi hidrogen peroksida dan ion silver dalam Smart Care secara signifikan mengurangi kolonisasi Vibrio sp. Mulai dari dosis 2 ppm memiliki efektifitas yang baik dalam menurunkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-975fe.webp" type="image/webp" length="68176" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-f39b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-9da9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/aplikasi-smart-dbd-care-vibrio-bakteri-resistensi-thumb-975fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan Udang Vaname Litopenaeus vannamei ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan Udang Vaname Litopenaeus vannamei ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan Udang Vaname Litopenaeus vannamei ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38013-vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38013-vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:1fd844069476dd7747229d782b183d78</id>
	<published>2026-04-13T04:58:49+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T04:58:49+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="qorie astria" label="qorie astria" />
	<category term="netti aryani" label="netti aryani" />
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aryani,astria,henky,irawan,netti,qorie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana pengaruh kombinasi kalsium, magnesium, dan vitamin D3 pada pakan terhadap kesehatan sistem imun udang vaname, khususnya tingkat produksi peptida antimikroba dan resistensi terhadap patogen? 2. Apakah efek suplementasi HYPEROL dapat direproduksi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Bagaimana pengaruh kombinasi kalsium, magnesium, dan vitamin D3 pada pakan terhadap kesehatan sistem imun udang vaname, khususnya tingkat produksi peptida antimikroba dan resistensi terhadap patogen? 2. Apakah efek suplementasi HYPEROL dapat direproduksi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-6f705.webp" title="JURIS - Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-6f705.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-6f705.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-6f705.webp 1x" title="JURIS - Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)" alt="JURIS - Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-b710a.webp" title="JURIS - Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-b710a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-b710a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-b710a.webp 1x" title="JURIS - Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)" alt="JURIS - Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-8585c.webp" title="JURIS - Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-8585c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-8585c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-8585c.webp 1x" title="JURIS - Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)" alt="JURIS - Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38013-vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma" title="JURIS - Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)" target="_blank">Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)</a>: 1. Bagaimana pengaruh kombinasi kalsium, magnesium, dan vitamin D3 pada pakan terhadap kesehatan sistem imun udang vaname, khususnya tingkat produksi peptida antimikroba dan resistensi terhadap patogen? 2. Apakah efek suplementasi HYPEROL dapat direproduksi pada kondisi budidaya intensif di lahan terbuka dengan variasi suhu, salinitas, dan kualitas air, serta apakah ada interaksi dengan bahan pakan lain? 3. Bagaimana dinamika metabolisme mineral dan vitamin D3 pada udang vaname saat diberi HYPEROL, dan apakah terdapat efek jangka panjang atau akumulasi berlebih pada organ tubuh dan kualitas dagingnya?.
<br>Kinerja pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air udang Litopenaeus vannamei telah dievaluasi setelah pemberian pakan dengan suplementasi kombinasi kalsium, magnesium dan vitamin D3 (HYPEROL).Penelitian ini menunjukkan bahwa suplementasi HYPEROL pada konsentrasi hingga 10AmLAKgAA secara signifikan dapat meningkatkan pertumbuhan dengan bobot akhir hingga 7,84Ag dan tingkat kelangsungan hidup udang vaname hingga 86,67A%
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek suplementasi kombinasi kalsium, magnesium, dan vitamin D3 (HYPEROL) pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang vaname. Selama 60 hari udang diberi pakan dengan perlakuan berbeda yaitu kontrol (tanpa suplementasi kombinasi kalsium, magnesium dan vitamin D3) dan empat tingkat suplementasi kombinasi kalsium, magnesium dan vitamin D3 yaitu 0,25A%; 0,50A%; 0,75A%; 1,00A%. Penelitian ini menunjukkan bahwa suplementasi HYPEROL pada konsentrasi hingga 10AmLAKgAA secara signifikan dapat meningkatkan pertumbuhan dengan bobot akhir hingga 7,84Ag dan tingkat kelangsungan hidup udang vaname hingga 86,67A%.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-b710a.webp" type="image/webp" length="80654" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-6f705.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-b710a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/vitamin-d3-liposom-udang-vaname-hyperol-kalsium-ma-thumb-8585c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Bakteri Bacillus sp Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bakteri Bacillus sp Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bakteri Bacillus sp Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37999-bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37999-bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:e37fdc6c0130fe7d70490ab6b8ca9150</id>
	<published>2026-04-13T04:54:40+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T04:54:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas keenam isolat Bacillus sp. dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan bawal bintang dalam sistem budidaya skala besar, untuk menilai apakah isolat ini tetap stabil dan efektif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas keenam isolat Bacillus sp. dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan bawal bintang dalam sistem budidaya skala besar, untuk menilai apakah isolat ini tetap stabil dan efektif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-cb133.webp" title="JURIS - Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-cb133.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-cb133.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-cb133.webp 1x" title="JURIS - Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" alt="JURIS - Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-3d79d.webp" title="JURIS - Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-3d79d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-3d79d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-3d79d.webp 1x" title="JURIS - Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" alt="JURIS - Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-116f7.webp" title="JURIS - Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-116f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-116f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-116f7.webp 1x" title="JURIS - Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" alt="JURIS - Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37999-bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri" title="JURIS - Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii" target="_blank">Bakteri Bacillus sp. Berpotensi Probiotik dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas keenam isolat Bacillus sp. dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan bawal bintang dalam sistem budidaya skala besar, untuk menilai apakah isolat ini tetap stabil dan efektif di bawah kondisi nyata. Kedua, diperlukan studi komparatif tentang kemampuan masing-masing isolat dalam meningkatkan respons imun ikan terhadap penyakit seperti streptokokosis, agar dapat diketahui apakah probiotik ini tidak hanya meningkatkan pertumbuhan tetapi juga daya tahan tubuh. Ketiga, perlu diteliti interaksi antara isolat probiotik lokal ini dengan mikrobiota alami saluran pencernaan ikan bawal bintang, untuk memahami mekanisme kerja dan stabilitas kolonisasi jangka panjang dalam ekosistem pencernaan, yang dapat menjadi dasar pengembangan probiotik spesifik spesies..
<br>Yang berpotensi sebagai probiotik dalam saluran pencernaan ikan bawal bintang.Isolat-isolat tersebut mampu menghasilkan enzim protease, lipase, dan amilase yang penting dalam proses pencernaan.Selain itu, isolat tersebut tahan terhadap kondisi asam dan basa, sehingga berpotensi besar untuk bertahan hidup dalam saluran pencernaan ikan dan mendukung pertumbuhan serta efisiensi pakan
<br>Isolasi Bacillus sp. yang berpotensi probiotik pada saluran pencernaan ikan bawal bintang belum pernah dilakukan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian isolasi dan seleksi Bacillus sp. probiotik potensial dalam saluran pencernaan ikan bawal bintang untuk meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan. Bakteri diisolasi dari saluran pencernaan ikan bawal bintang untuk memastikan bahwa isolat yang diperoleh berasal dari Bacillus sp. kemudian dilakukan pewarnaan gram dan pewarnaan spora pada isolat yang diperoleh. Setelah itu dilakukan uji aktivitas proteolitik, lipolitik, amilolitik, kemudian uji resistensi asam lambung dan garam empedu, serta uji pertumbuhan bakteri selama 24 jam. Terdapat enam isolat Bacillus sp. yang berpotensi sebagai probiotik pada saluran pencernaan ikan bawal bintang, yaitu memiliki kemampuan aktivitas enzim proteolitik, lipolitik,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-cb133.webp" type="image/webp" length="67054" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-cb133.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-3d79d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/bacillus-sp-bawal-bintang-strain-bakteri-produksi-thumb-116f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom off method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom off method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom off method ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38001-koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38001-koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-13:7306b844270f71d8e9f77d162458bbe7</id>
	<published>2026-04-13T04:41:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-13T04:41:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="henky irawan" label="henky irawan" />
	<category term="tri yulianto" label="tri yulianto" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,henky,irawan,tri,yulianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi jenis rakit apung terhadap pertumbuhan dan hasil panen rumput laut Kappaphycus alvarezii, dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi jenis rakit apung terhadap pertumbuhan dan hasil panen rumput laut Kappaphycus alvarezii, dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-a1b7b.webp" title="JURIS - Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-a1b7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-a1b7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-a1b7b.webp 1x" title="JURIS - Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method" alt="JURIS - Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-9870f.webp" title="JURIS - Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-9870f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-9870f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-9870f.webp 1x" title="JURIS - Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method" alt="JURIS - Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-7e0d0.webp" title="JURIS - Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-7e0d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-7e0d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-7e0d0.webp 1x" title="JURIS - Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method" alt="JURIS - Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38001-koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian" title="JURIS - Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method" target="_blank">Effect of Different Initial Seed Weights on the growth rate of Kappaphycus alverezii seaweed using the stratified bottom-off method</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi jenis rakit apung terhadap pertumbuhan dan hasil panen rumput laut Kappaphycus alvarezii, dengan mempertimbangkan faktor efisiensi biaya dan kemudahan perawatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada interaksi antara bobot bibit awal dengan pemberian nutrisi tambahan, untuk mengoptimalkan pertumbuhan rumput laut dan meningkatkan kandungan karagenan. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh kepadatan tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan rumput laut dengan bobot bibit awal yang optimal, guna memaksimalkan pemanfaatan lahan dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada pengembangan budidaya rumput laut yang berkelanjutan dan efisien..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa bobot bibit awal yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii (P<0,05).Bobot bibit 150 g merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan rumpu laut K.Dengan demikian, penggunaan bibit dengan bobot awal 150 g dapat dioptimalkan untuk meningkatkan produktivitas budidaya rumput laut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bobot bibit awal terbaik dalam budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii metode Rakit Apung. Penelitian ini dilakukan selama 52 hari, terhitung pada bulan mei sampai juni 2021, di Desa Berakit Kepulauan Riau. Metode yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan, Perlakuan A (Bobot bibit 50 g), Perlakuan B (Bobot bibit 100 g) dan Perlakuan C (Bobot bibit 150 g). Hasil Penelitian setelah di uji statistic sidik ragam ANOVA, pengaruh Bobot bibit yang berbeda terhadap laju pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii Menggunakan metode Rakit apung menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan rumput laut (P<0,05). Hasil yang didapatkan pada parameter Bobot Mutlak (g) Perlakuan 50 g (263,71 A 26,25 g), B (414,94 A 14,51 g) dan C (512,59 A 32,88 g). Pertumbuhan Mutlak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-a1b7b.webp" type="image/webp" length="81928" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-a1b7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-9870f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/koperasi-rumput-laut-hasil-penelitian-panen-kelomp-thumb-7e0d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16641-jurnal-intek-akuakultur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 13 Apr 2026 09:17:42 +0700. 24 items. Served in: 4.718 seconds [atom] -->
