<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.234-18jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.234-18jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-07-18T17:32:39+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams METs Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr Zainoel Abidin Analysis of the Implementatio ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams METs Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr Zainoel Abidin Analysis of the Implementatio ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams METs Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr Zainoel Abidin Analysis of the Implementatio ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54915-perawatan-intensif-anak-ruang-unit-perawa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54915-perawatan-intensif-anak-ruang-unit-perawa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:5b3b5a28c9a28cee2cff18d7963a3d2d</id>
	<published>2026-07-18T16:57:06+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T16:57:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,banda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas implementasi National Early Warning Score (NEWS) oleh Medical Emergency Teams (METs), penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem deteksi dini yang lebih terintegrasi dan efisien. Hal ini dapat mencakup pengembangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas implementasi National Early Warning Score (NEWS) oleh Medical Emergency Teams (METs), penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem deteksi dini yang lebih terintegrasi dan efisien. Hal ini dapat mencakup pengembangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-9bd34.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-9bd34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-9bd34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-9bd34.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio" alt="JURIS - Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-b0037.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-b0037.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-b0037.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-b0037.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio" alt="JURIS - Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-f5618.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-f5618.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-f5618.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-f5618.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio" alt="JURIS - Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54915-perawatan-intensif-anak-ruang-unit-perawa" title="JURIS - Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio" target="_blank">Analisis Implementasi National Early Warning Score Oleh Medical Emergency Teams (METs) Terhadap Luaran Dan Perawatan Pasien Pada Unit Intensif Di RSUD Dr. Zainoel Abidin: Analysis of the Implementatio</a>: Untuk meningkatkan efektivitas implementasi National Early Warning Score (NEWS) oleh Medical Emergency Teams (METs), penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem deteksi dini yang lebih terintegrasi dan efisien. Hal ini dapat mencakup pengembangan algoritma prediktif yang memanfaatkan data pasien secara real-time, memungkinkan deteksi lebih dini terhadap perburukan kondisi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi komunikasi dan koordinasi yang optimal antara METs dengan berbagai divisi dan profesi di rumah sakit, memastikan respons yang cepat dan tepat terhadap panggilan darurat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak implementasi NEWS pada hasil klinis jangka panjang pasien, termasuk tingkat kecacatan dan kualitas hidup pasca-rawatan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada perbaikan sistem layanan kesehatan dan meningkatkan luaran pasien di unit perawatan intensif..
<br>Penelitian ini mencatat 428 aktivasi METs selama periode Mei-Juli 2024, dengan sampel penelitian berjumlah 372 pasien.Aktivasi METs dilakukan oleh 25 ruang rawat inap dan 2 ruang non-rawat.Ruang rawat inap Aqsa 3 melakukan aktivasi METS terbanyak yaitu 68 panggilan.Aktivasi METs terbanyak dilakukan oleh DPJP Ilmu Penyakit Dalam yaitu 200 panggilan (53,8%).Dalam penelitian ini dilakukan analisis terhadap luaran pelayanan METs.Hasil penelitian menunjukkan pasien pada kelompok dengan skor di bawah 7 dan 7-10 yang dirawat di ruang intensif secara signifikan menunjukkan angka hidup yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya.Hal ini menunjukkan aktivasi METs lebih dini dapat mencegah terjadinya perburukan pada pasien, pasien mendapat penanganan setara dengan level ICU lebih awal, dan dapat memberikan luaran lebih baik kepada pasien.Penanganan lebih awal di ruang intensif pada pasien yang mengalami perburukan juga menghasilkan luaran yang lebih baik bagi pasien.Skor NEWS > 10 dapat menunjukkan kondisi perburukan ataupun keterlambatan aktivasi METs.Implementasi NEWS oleh METs menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas divisi dan profesi dalam menangani pasien dengan kondisi kritis.Beberapa tantangan yang dihadapi termasuk ketersediaan alat pendukung pelayanan, koordinasi antar tim, dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan di rumah sakit
<br>Gagal mengenali perburukan kondisi pasien di rumah sakit dapat menyebabkan situasi yang mengancam nyawa, pemanjangan masa rawatan, dan kecacatan atau disabilitas yang signifikan. Deteksi dini pasien, yang mencakup pemeriksaan dan interpretasi tanda vital, dokumentasi, komunikasi dengan pihak terkait, serta manajemen Medical Emergency Team (METs) yang tepat, merupakan landasan dalam meningkatkan luaran pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi National Early Warning Score (NEWS) oleh METs terhadap luaran dan perawatan pasien pada Unit Intensif di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA). Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan total 372 sampel pasien berusia Ou 18 tahun yang menjalani aktivasi METs. Data penelitian diambil dari laporan METs berdasarkan kriteria Early Warning Score...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-f5618.webp" type="image/webp" length="59890" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-9bd34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-b0037.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/perawatan-intensif-anak-ruang-unit-kualitas-hidup-thumb-f5618.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS AhA 20 12 A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS AhA 20 12 A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS AhA 20 12 A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54921-analisis-semiotika-perspektif-teori-krit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54921-analisis-semiotika-perspektif-teori-krit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:e339594ec057b31456819be7e2917d3a</id>
	<published>2026-07-18T16:20:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T16:20:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="desi erawati" label="desi erawati" />
	<category term="besi123 slot" label="besi123 slot" />
	<category term="toko123 slot" label="toko123 slot" />
	<itunes:keywords><![CDATA[besi123,desi,erawati,slot,toko123]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil menafsirkan makna simbolis sandal Nabi Musa dalam Al-Qur'an menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce, menunjukkan transisi penting dari dunia profan ke ruang sakral dan kebutuhan akan penyucian diri. Namun, masih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil menafsirkan makna simbolis sandal Nabi Musa dalam Al-Qur'an menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce, menunjukkan transisi penting dari dunia profan ke ruang sakral dan kebutuhan akan penyucian diri. Namun, masih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-c548e.webp" title="JURIS - Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-c548e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-c548e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-c548e.webp 1x" title="JURIS - Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory" alt="JURIS - Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-b4a7f.webp" title="JURIS - Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-b4a7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-b4a7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-b4a7f.webp 1x" title="JURIS - Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory" alt="JURIS - Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-3ab93.webp" title="JURIS - Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-3ab93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-3ab93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-3ab93.webp 1x" title="JURIS - Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory" alt="JURIS - Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54921-analisis-semiotika-perspektif-teori-krit" title="JURIS - Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory" target="_blank">Symbolic Interpretation of Prophet MosesAo Sandals in QS. AhA [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders PeirceAos Theory</a>: Penelitian ini telah berhasil menafsirkan makna simbolis sandal Nabi Musa dalam Al-Qur'an menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce, menunjukkan transisi penting dari dunia profan ke ruang sakral dan kebutuhan akan penyucian diri. Namun, masih banyak celah yang bisa dieksplorasi untuk penelitian selanjutnya. Pertama, menarik sekali untuk memperluas analisis semiotika ini dengan menggunakan kerangka teori lain, seperti semiotika struktural Roland Barthes secara lebih mendalam, atau bahkan mencoba menggabungkan beberapa pendekatan semiotik untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang simbolisme Al-Qur'an. Ini dapat mengungkap nuansa makna yang mungkin belum tersentuh oleh teori Peirce saja. Kedua, mengingat Al-Qur'an dipenuhi dengan narasi dan perintah simbolis lainnya, penelitian di masa depan bisa fokus pada penerapan metode semiotika Peirce atau kombinasi teori pada simbol-simbol lain di dalam Al-Qur'an. Misalnya, studi tentang makna simbolis api, tongkat Nabi Musa, atau benda-benda lain yang disebut dalam kisah para nabi untuk melihat bagaimana objek-objek tersebut merepresentasikan transformasi spiritual atau pesan ilahi. Ketiga, untuk memberikan relevansi kontekstual yang lebih kuat, disarankan untuk melakukan penelitian kualitatif yang mengkaji bagaimana umat Muslim di era modern menginternalisasi dan mempraktikkan konsep 'pelepasan keterikatan duniawi' dan 'penyucian diri' yang disimbolkan oleh perintah melepas sandal. Penelitian ini bisa melibatkan wawancara atau observasi partisipan dalam komunitas spiritual atau praktik keagamaan tertentu untuk memahami implementasi etika religius yang dibentuk oleh pemahaman simbolis tersebut dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Analisis semiotika simbol sandal Nabi Musa dalam QS.12 menggunakan teori Charles Sanders Peirce menunjukkan bahwa perintah "fa-khlaAo naAolayka" memiliki struktur tanda yang kompleks dan bermakna.Sandal ini berfungsi dalam hubungan triadik sebagai representamen yang menggambarkan kondisi Nabi Musa sebagai manusia biasa yang terikat dunia profan, serta objek yang merepresentasikan keterikatan eksistensial yang harus dilepaskan untuk memasuki ruang sakral.Pada tingkat interpretan, tindakan melepas sandal menghasilkan makna normatif tentang penyucian diri dan kesiapan spiritual di hadapan Tuhan, menandai transisi dari profan ke sakral dan menunjukkan bahwa Al-Qur'an menyampaikan pesan melalui tindakan simbolis
<br>Al-QurAoan memuat banyak narasi yang bersifat simbolik, sehingga diperlukannya pembacaan yang tidak hanya bersifat literal saja, melainkan diperlukannya pembongkaran makna secara interpretatif. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami al-QurAoan secara terbuka. Pada penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan jenis penelitian kualitatif. Metode menggunakan deskriptif-analisis dengan menggunakan sumber dari tafsir klasik, tafsir kontemporer, serta buku-buku relevan lainnya. Data-data tersebut akan di analisis melalui kerangka semiotika triadik Charles Sanders Peirce. Hasil Penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-3ab93.webp" type="image/webp" length="81134" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-c548e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-b4a7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/analisis-semiotika-perspektif-teori-kritik-peirce-thumb-3ab93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-867-iain-palopo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4063-palita-journal-social-religion-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Faktor faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54916-instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54916-instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:3b2b64f87bdb0e94002f130a28b12044</id>
	<published>2026-07-18T16:06:48+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T16:06:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,banda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi pengaruh faktor asupan nutrisi yang tidak adekuat, termasuk kualitas menu, penggunaan peralatan makan, dan prosedur medis, terhadap risiko malnutrisi rumah sakit pada pasien rawat inap, sehingga dapat mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi pengaruh faktor asupan nutrisi yang tidak adekuat, termasuk kualitas menu, penggunaan peralatan makan, dan prosedur medis, terhadap risiko malnutrisi rumah sakit pada pasien rawat inap, sehingga dapat mengidentifikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-6b3b5.webp" title="JURIS - Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-6b3b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-6b3b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-6b3b5.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr" alt="JURIS - Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-4346c.webp" title="JURIS - Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-4346c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-4346c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-4346c.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr" alt="JURIS - Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-92dbf.webp" title="JURIS - Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-92dbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-92dbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-92dbf.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr" alt="JURIS - Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54916-instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri" title="JURIS - Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr" target="_blank">Faktor-faktor Risiko Malnutrisi Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Risk factors of Hospital Malnutrition in Hospitalized Patients at dr</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi pengaruh faktor asupan nutrisi yang tidak adekuat, termasuk kualitas menu, penggunaan peralatan makan, dan prosedur medis, terhadap risiko malnutrisi rumah sakit pada pasien rawat inap, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat dimodifikasi untuk meningkatkan status gizi. Selain itu, studi eksperimental yang membandingkan intervensi nutrisi dini (<48 jam) dengan intervensi terlambat (>48 jam) pada kelompok penyakit bedah dan nonAcbedah dapat mengukur dampak timing intervensi terhadap outcome klinis seperti lama rawat inap, komplikasi, dan mortalitas. Terakhir, pengembangan dan uji coba jalur perawatan gizi multidisiplin yang melibatkan dokter, dokter spesialis gizi klinik, ahli gizi, perawat, dan tenaga sosial dapat menilai efektivitas model kolaboratif dalam menurunkan prevalensi malnutrisi rumah sakit serta meningkatkan kepatuhan terhadap skrining dan konsultasi gizi..
<br>Mayoritas responden (89,8%) berada dalam kategori berisiko malnutrisi pada saat admisi, dan persentase tersebut meningkat menjadi 93,5% pada hari keAc7 rawat inap.Sebanyak 67,8% pasien mengalami risiko malnutrisi rumah sakit, yang terutama dipengaruhi oleh tidak adanya konsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik serta tipe penyakit, dimana pasien tanpa konsultasi memiliki odds ratio 24,88 dan pasien dengan penyakit bedah memiliki odds ratio 3,32.Faktor usia serta keterlambatan konsultasi tidak terbukti menjadi faktor risiko signifikan dalam kejadian malnutrisi rumah sakit
<br>Malnutrisi mempengaruhi 20-50% dari pasien rawat inap. Malnutrisi memiliki konsekuensi negatif pada pasien yang mendapatkan perawatan di rumah sakit. Efek malnutrisi antara lain peningkatan masa rawatan, peningkatan biaya rawatan, pada tubuh akan meningkatkan risiko infeksi dan komplikasi, mempengaruhi status fungsional, meningkatkan morbiditas, mortalitas dan meningkatkan frekuensi pasien masuk kembali ke rumah sakit untuk dirawat. Skrining risiko malnutrisi saat admisi merupakan prosedur yang rutin dilaksanakan pada setiap pasien dalam 24-48 jam pasca masuk ke rumah sakit dan dapat diulangi pada hari ketujuh rawatan. Hasil skrining dapat menentukan langkah yang harus dilakukan terkait dengan risiko malnutrisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi malnutrisi dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi risiko malnutrisi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-92dbf.webp" type="image/webp" length="83322" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-6b3b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-4346c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/instalasi-rawat-jalan-inap-rsud-kepahiang-geriatri-thumb-92dbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Depresi Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis The Relationship between Depression Iron Def ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Depresi Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis The Relationship between Depression Iron Def ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Depresi Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis The Relationship between Depression Iron Def ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54917-defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54917-defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:e7544a145f5ca0592d8ecad2beb05503</id>
	<published>2026-07-18T15:33:00+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T15:33:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,banda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan longitudinal antara depresi, ansietas, dan kualitas tidur pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dengan menggunakan desain kohort berulang untuk mengidentifikasi perubahan psikologis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan longitudinal antara depresi, ansietas, dan kualitas tidur pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dengan menggunakan desain kohort berulang untuk mengidentifikasi perubahan psikologis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-3faad.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-3faad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-3faad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-3faad.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def" alt="JURIS - Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-176cc.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-176cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-176cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-176cc.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def" alt="JURIS - Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-4aec6.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-4aec6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-4aec6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-4aec6.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def" alt="JURIS - Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54917-defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro" title="JURIS - Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def" target="_blank">Hubungan Antara Depresi, Anemia Defisiensi Besi dan Status Nutrisi Terhadap Gangguan Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: The Relationship between Depression, Iron Def</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan longitudinal antara depresi, ansietas, dan kualitas tidur pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dengan menggunakan desain kohort berulang untuk mengidentifikasi perubahan psikologis seiring waktu. Selain itu, diperlukan uji intervensi yang menilai efek suplementasi besi pada perbaikan kualitas tidur serta pengurangan anemia defisiensi besi, sehingga dapat menentukan apakah perbaikan status besi berkontribusi pada penurunan gangguan tidur. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki pengaruh jadwal dialisis (misalnya sesi pagi versus sore) terhadap gangguan tidur, status nutrisi, dan parameter metabolik, guna memberikan rekomendasi penjadwalan yang optimal bagi pasien hemodialisis..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa mayoritas pasien hemodialisis pria berusia >45 tahun, dengan durasi terapi 2Ae5 tahun serta status nutrisi normal.Meskipun semua pasien mengalami anemia, hanya sekitar 31% yang memiliki anemia defisiensi besi, dan kondisi psikologis umumnya baik dengan sedikit kasus ansietas atau depresi.Sebanyak 64% pasien mengalami gangguan tidur, yang lebih sering terjadi pada mereka tanpa depresi, tanpa anemia defisiensi besi, dan dengan status gizi normal
<br>Penyakit ginjal kronis (PGK) memengaruhi lebih dari 10% populasi dunia, dengan jumlah lebih dari 800 juta orang. Gangguan tidur sangat sering terjadi pada pasien dialisis, dengan prevalensi keluhan tidur tercatat antara 30Ae80% kasus. Namun, penelitian mengenai prevalensi kualitas tidur pada pasien hemodialisis masih terbatas. RSUDZA memiliki pusat hemodialisis, namun belum pernah dilakukan penelitian terkait gangguan tidur pada pasien hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran depresi, anemia defisiensi besi, dan status nutrisi pada pasien Penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani hemodialisis serta hubungannya dengan kualitas tidur. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan potong lintang. Data karakteristik pasien yang dikumpulkan meliputi nama, umur, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan dan lama dialisis....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-3faad.webp" type="image/webp" length="61936" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-3faad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-176cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/defisiensi-besi-iron-deficiency-anemia-pasien-chro-thumb-4aec6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction A Case Report ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction A Case Report ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction A Case Report ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54906-kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54906-kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:4f3947cca35fafc3d00a6ff81ab1921a</id>
	<published>2026-07-18T15:27:15+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T15:27:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="syamsu rijal" label="syamsu rijal" />
	<category term="ahmad yunani" label="ahmad yunani" />
	<category term="mona nulanda" label="mona nulanda" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,mona,nulanda,rijal,syamsu,yunani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada hubungan antara peradangan kronis tonsil dan perubahan fungsi imun lokal pada jaringan limfoid orofaring. Selain itu, penelitian tentang hubungan antara hipertrofi adenotonsil dan gangguan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada hubungan antara peradangan kronis tonsil dan perubahan fungsi imun lokal pada jaringan limfoid orofaring. Selain itu, penelitian tentang hubungan antara hipertrofi adenotonsil dan gangguan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-659b6.webp" title="JURIS - Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-659b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-659b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-659b6.webp 1x" title="JURIS - Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report" alt="JURIS - Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-374ad.webp" title="JURIS - Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-374ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-374ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-374ad.webp 1x" title="JURIS - Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report" alt="JURIS - Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-dd2c7.webp" title="JURIS - Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-dd2c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-dd2c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-dd2c7.webp 1x" title="JURIS - Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report" alt="JURIS - Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54906-kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j" title="JURIS - Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report" target="_blank">Chronic Adenotonsillitis as a Cause of Airway Obstruction: A Case Report</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada hubungan antara peradangan kronis tonsil dan perubahan fungsi imun lokal pada jaringan limfoid orofaring. Selain itu, penelitian tentang hubungan antara hipertrofi adenotonsil dan gangguan ventilasi jalan napas selama tidur juga dapat menjadi topik menarik. Studi lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk menganalisis implikasi patofisiologis dari halitosis yang menetap pada pasien dengan adenotonsilitis kronis. Selain itu, penelitian tentang pendekatan preventif dalam menangani penyakit saluran pernapasan bagian atas pada anak, termasuk pendidikan kesehatan mulut, perbaikan pola makan, dan upaya menjaga kesehatan saluran pernapasan bagian atas, dapat menjadi fokus penelitian yang penting..
<br>Proses infeksi berulang pada adenotonsilitis kronis menyebabkan kerusakan berulang pada jaringan tonsil, yang menyebabkan pembesaran kript, fibrosis, dan akumulasi debris epitel, yang menyebabkan gejala khas seperti bau mulut, ketidaknyamanan di tenggorokan, nyeri menelan yang ringan dan menetap, dan jika disertai pembesaran jaringan adenoid, dapat menyebabkan gejala obstruksi jalan napas seperti mengorok dan bernapas melalui mulut, serta komplikasi seperti obstruksi hidung belakang, perituba limfadenitis, dan otitis media
<br>Adenotonsilitis kronis adalah peradangan kronis dari tonsil palatine dan jaringan adenoid yang berlangsung lebih dari tiga bulan atau berulang beberapa kali dalam setahun. Adenotonsilitis kronis yang disertai pembesaran jaringan adenoid dapat menyebabkan obstruksi jalan napas. Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun datang ke klinik THT dengan keluhan utama nyeri saat menelan selama A3 bulan, yang bersifat intermiten, terutama saat menelan makanan keras atau panas. Keluhan disertai gatal dan ketidaknyamanan di tenggorokan serta bau mulut. Pasien juga mengalami demam ringan yang berulang setiap 2-3 hari. Selain itu, pasien mengeluhkan penyumbatan hidung kronis, terutama di malam hari, disertai lendir kental, bernapas melalui mulut, dan mengorok keras saat tidur. Pemeriksaan fisik dengan faringoskopi menunjukkan tonsil T2-T2 dengan kript yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-dd2c7.webp" type="image/webp" length="114922" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-659b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-374ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/kesehatan-mulut-adenotonsilitis-kronis-obstruksi-j-thumb-dd2c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-809-newinera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3311-journal-la-medihealtico.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr Zainoel Abidin Banda Aceh Associat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr Zainoel Abidin Banda Aceh Associat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr Zainoel Abidin Banda Aceh Associat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54913-dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-pas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54913-dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-pas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:85cbfada9292e07bc6b1715ef8965a15</id>
	<published>2026-07-18T15:17:03+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T15:17:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,banda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi luaran klinis pasien meningoensefalitis, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi luaran klinis pasien meningoensefalitis, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-6a095.webp" title="JURIS - Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-6a095.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-6a095.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-6a095.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat" alt="JURIS - Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-aa42d.webp" title="JURIS - Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-aa42d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-aa42d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-aa42d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat" alt="JURIS - Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-2c9de.webp" title="JURIS - Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-2c9de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-2c9de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-2c9de.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat" alt="JURIS - Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54913-dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-pas" title="JURIS - Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat" target="_blank">Hubungan Gejala Klinis dan Gambaran CT-Scan Kepala dengan Luaran Klinis yang Dinilai dengan Modified Ranking Scale Pada Pasien Meningoensefalitis Di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Associat</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi luaran klinis pasien meningoensefalitis, seperti kondisi kesehatan pasien sebelum terkena meningoensefalitis, tingkat keparahan infeksi, dan intervensi medis yang diberikan. Kedua, penelitian prospektif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perubahan luaran klinis pasien meningoensefalitis dalam jangka panjang dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perbaikan atau penurunan kondisi pasien. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas protokol triase berbasis risiko yang direkomendasikan dalam penelitian ini, termasuk dampak percepatan pemeriksaan CT-scan, rujukan ke unit perawatan intensif, dan kolaborasi tim medis terhadap luaran klinis pasien meningoensefalitis. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam meningkatkan penanganan dan luaran klinis pasien meningoensefalitis di RSUD dr. Zainoel Abidin..
<br>Zainoel Abidin menunjukkan pentingnya penerapan sistem triase berbasis risiko bagi pasien meningoensefalitis, khususnya dengan skor GCS rendah, penurunan kesadaran, edema otak, atau hidrosefalus.Temuan ini menekankan perlunya penanganan cepat dan terkoordinasi, termasuk percepatan pemeriksaan CT-scan, rujukan segera ke ICU/HCU, serta kolaborasi antara tim IGD, neurologi, dan bedah saraf.Selain itu, hasil penelitian ini mendorong peningkatan kompetensi tenaga medis dalam deteksi dini tanda-tanda klinis berat dan penguatan sistem dokumentasi pasien.Sebagai rekomendasi, RSUDZA perlu mengembangkan SOP penatalaksanaan meningoensefalitis berbasis bukti lokal, memperkuat jalur komunikasi antarunit, serta melaksanakan pelatihan rutin untuk tenaga medis agar mampu memberikan respons cepat terhadap kasus berisiko tinggi.Langkah-langkah ini diharapkan dapat menurunkan angka mortalitas, mempercepat diagnosis, dan meningkatkan mutu pelayanan pasien di RSUD dr
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan gejala klinis dan gambaran CT-scan kepala dengan luaran klinis pada pasien meningoensefalitis di Rumah Sakit dr. Zainoel Abidin dengan harapan bahwa pentingnya ketersediaan CT scan kepala bisa dilakukan segera untuk mempercepat terdiagnosa dan penanganan cepat terhadap kasus meningoensefalitis ini sehingga dapat menurunkan angka kematian. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional retrospektif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh, pada bulan Mei - Juli 2024. Data penelitian menggunakan data rekam medis pasien. Dalam penelitian ini, besar sampel adalah seluruh pasien terdiagnosis infeksi meningoensefalitis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pada penelitian ini,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-2c9de.webp" type="image/webp" length="76636" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-6a095.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-aa42d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/dokumentasi-pasien-pelayanan-bpjs-medis-rawat-mana-thumb-2c9de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Message of Tauhid in Seserahan Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Message of Tauhid in Seserahan Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Message of Tauhid in Seserahan Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54920-makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ma" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54920-makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ma" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:3ca7b4e924fb9c4fa98d2e787ec3dd9b</id>
	<published>2026-07-18T15:05:04+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T15:05:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="desi erawati" label="desi erawati" />
	<category term="besi123 slot" label="besi123 slot" />
	<category term="toko123 slot" label="toko123 slot" />
	<itunes:keywords><![CDATA[besi123,desi,erawati,slot,toko123]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kualitatif mendalam tentang praktik seserahan di berbagai komunitas Muslim di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana tradisi ini dimaknai dan dipraktikkan dalam konteks sosial dan budaya yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kualitatif mendalam tentang praktik seserahan di berbagai komunitas Muslim di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana tradisi ini dimaknai dan dipraktikkan dalam konteks sosial dan budaya yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-b4e24.webp" title="JURIS - The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-b4e24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-b4e24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-b4e24.webp 1x" title="JURIS - The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah" alt="JURIS - The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-96534.webp" title="JURIS - The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-96534.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-96534.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-96534.webp 1x" title="JURIS - The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah" alt="JURIS - The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-53f4a.webp" title="JURIS - The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-53f4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-53f4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-53f4a.webp 1x" title="JURIS - The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah" alt="JURIS - The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54920-makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ma" title="JURIS - The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah" target="_blank">The Message of Tauhid in Seserahan: Reinterpreting Premarriage Traditions Through the Lens of Maqashid Syariah</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kualitatif mendalam tentang praktik seserahan di berbagai komunitas Muslim di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana tradisi ini dimaknai dan dipraktikkan dalam konteks sosial dan budaya yang berbeda. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai tauhid dan maqAid al-syarAoah dapat diintegrasikan dalam praktik seserahan secara lebih efektif, serta bagaimana tradisi ini dapat menjadi media pendidikan moral dan spiritual bagi generasi muda. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana seserahan dapat menjadi sarana untuk memperkuat ikatan sosial dan keluarga, serta bagaimana tradisi ini dapat disesuaikan dengan perubahan sosial dan budaya yang terjadi di masyarakat modern..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi seserahan di masyarakat Muslim Indonesia mengandung nilai-nilai spiritual dan etika yang penting ketika dimaknai dalam kerangka tauhid dan maqAid al-syarAoah.Namun, dalam praktik kontemporer, tradisi ini seringkali mengalami pergeseran makna menjadi ajang prestise dan konsumsi, yang mengaburkan nilai-nilai religiusnya.Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan rekonstruksi makna seserahan agar kembali berfungsi sebagai media pendidikan moral, komitmen spiritual, dan pembentukan keluarga sakinah yang selaras dengan prinsip maslahah dalam kehidupan keluarga Muslim
<br>Tradisi seserahan dalam masyarakat Muslim Indonesia merupakan bagian penting dari prosesi pra-nikah yang mengandung makna simbolik, moral, dan spiritual. Namun, dalam praktik kontemporer, seserahan kerap mengalami pergeseran makna menjadi ajang prestise, konsumsi, dan penegasan status sosial, sehingga nilai religiusnya semakin kabur. Penelitian ini bertujuan untuk mereinterpretasi tradisi seserahan melalui perspektif tauhid dan maqAid al-syarAoah, serta mengkaji sejauh mana tradisi tersebut masih selaras dengan prinsip maslahah dalam kehidupan keluarga Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-96534.webp" type="image/webp" length="81178" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-b4e24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-96534.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/makna-simbolik-tari-prinsip-hifzh-al-konstruksi-ra-thumb-53f4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-867-iain-palopo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4063-palita-journal-social-religion-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid Tinjauan Naratif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid Tinjauan Naratif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid Tinjauan Naratif ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54912-variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-pop" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54912-variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-pop" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:ec30f6e4d458c625c7f68ebe0aec2ac7</id>
	<published>2026-07-18T15:02:01+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T15:02:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemahaman tentang variasi farmakogenetik metotreksat di antara populasi Asia Tenggara, terutama Indonesia, penelitian farmakogenetik spesifik populasi yang berfokus pada gen SLC19A1, FPGS, dan ATIC sangat diperlukan. Studi ini akan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemahaman tentang variasi farmakogenetik metotreksat di antara populasi Asia Tenggara, terutama Indonesia, penelitian farmakogenetik spesifik populasi yang berfokus pada gen SLC19A1, FPGS, dan ATIC sangat diperlukan. Studi ini akan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-48d70.webp" title="JURIS - Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-48d70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-48d70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-48d70.webp 1x" title="JURIS - Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif" alt="JURIS - Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-63b2e.webp" title="JURIS - Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-63b2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-63b2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-63b2e.webp 1x" title="JURIS - Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif" alt="JURIS - Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-4beae.webp" title="JURIS - Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-4beae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-4beae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-4beae.webp 1x" title="JURIS - Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif" alt="JURIS - Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54912-variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-pop" title="JURIS - Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif" target="_blank">Variabilitas Etnik dalam Farmakogenetik Metotreksat pada Populasi Artritis Rematoid: Tinjauan Naratif</a>: Untuk meningkatkan pemahaman tentang variasi farmakogenetik metotreksat di antara populasi Asia Tenggara, terutama Indonesia, penelitian farmakogenetik spesifik populasi yang berfokus pada gen SLC19A1, FPGS, dan ATIC sangat diperlukan. Studi ini akan membantu mengklarifikasi relevansi klinis dari varian-varian ini dalam konteks pengobatan metotreksat, mendukung optimasi terapi yang sesuai dengan konteks, dan memperkuat basis pengetahuan farmakogenetik global dalam pengelolaan artritis reumatoid. Selain itu, penting untuk mengembangkan dan menerapkan ukuran hasil klinis yang terstandarisasi, seperti Disease Activity Score-28 (DAS-28), untuk meningkatkan konsistensi dan interpretasi hasil penelitian. Akhirnya, penelitian yang menyelidiki interaksi antara faktor genetik dan lingkungan, seperti pola makan, gaya hidup, dan penggunaan obat-obatan lain, dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi respons pengobatan dan toksisitas metotreksat di antara populasi yang beragam..
<br>Variabilitas etnis tampaknya memainkan peran penting dalam asosiasi farmakogenetik metotreksat pada pasien dengan artritis reumatoid dan dapat menjelaskan sebagian temuan yang tidak konsisten yang dilaporkan di berbagai populasi.Variasi frekuensi alel, struktur populasi, dan jalur farmakologis terkait metotreksat dapat mempengaruhi respons pengobatan, toksisitas, dan hasil klinis secara keseluruhan.Bukti saat ini menunjukkan bahwa transportasi intraseluler, metabolisme, jalur yang bergantung pada folat, dan mekanisme pengeluaran obat mungkin memiliki efek spesifik populasi, meskipun temuan tetap heterogen di antara studi karena perbedaan dalam desain studi, definisi hasil, dan pendekatan analitis.Studi farmakogenetik yang lebih lanjut menggunakan ukuran sampel yang lebih besar, populasi yang lebih beragam, dan hasil klinis yang terstandarisasi diperlukan untuk meningkatkan konsistensi, reproduksibilitas, dan penerapan klinis farmakogenetika metotreksat, terutama di antara populasi Asia Tenggara yang secara historis kurang terwakili
<br>Metotreksat adalah obat lini pertama yang direkomendasikan untuk artritis reumatoid, namun variasi respons klinis dan kejadian toksisitas antar pasien masih menjadi tantangan utama dalam praktik klinik. Farmakogenetik memberikan dasar biologis terhadap variasi tersebut, tetapi hubungan antara polimorfisme genetik dan luaran terapi metotreksat sering dilaporkan tidak konsisten antar populasi. Tinjauan naratif ini bertujuan merangkum bukti terkini mengenai variasi etnis pada asosiasi farmakogenetik metotreksat pada pasien artritis reumatoid. Pencarian literatur terstruktur dilakukan pada PubMed/MEDLINE, Scopus, dan Google Scholar hingga Januari 2026,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-4beae.webp" type="image/webp" length="98242" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-48d70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-63b2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/variasi-frekuensi-respons-epo-spesifik-populasi-de-thumb-4beae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15294-indonesian-journal-pharmacology-therapy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr Zainoel Abidin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr Zainoel Abidin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr Zainoel Abidin ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54918-akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54918-akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:04b128223ccade3886098650ea21693e</id>
	<published>2026-07-18T14:54:08+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:54:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,banda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem informasi antibiotik restriksi, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan algoritma pengambilan keputusan berbasis kecerdasan buatan. Algoritma ini dapat menganalisis data pasien, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem informasi antibiotik restriksi, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan algoritma pengambilan keputusan berbasis kecerdasan buatan. Algoritma ini dapat menganalisis data pasien, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-683e1.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-683e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-683e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-683e1.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin" alt="JURIS - Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-0a4ea.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-0a4ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-0a4ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-0a4ea.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin" alt="JURIS - Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-70a76.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-70a76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-70a76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-70a76.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin" alt="JURIS - Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54918-akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi" title="JURIS - Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin" target="_blank">Sistem Informasi Pengendalian Penggunaan Antibiotik Di RSUD dr. Zainoel Abidin</a>: Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem informasi antibiotik restriksi, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan algoritma pengambilan keputusan berbasis kecerdasan buatan. Algoritma ini dapat menganalisis data pasien, pola resistensi, dan faktor-faktor lainnya untuk merekomendasikan pilihan antibiotik yang optimal. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi integrasi sistem informasi dengan platform komunikasi medis yang lebih aman dan terintegrasi, seperti sistem pesan internal rumah sakit atau platform komunikasi medis khusus. Dengan demikian, sistem informasi antibiotik restriksi dapat memberikan dukungan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dalam pengendalian penggunaan antibiotik..
<br>Rancangan sistem aplikasi antibiotik restriksi mencapai 80% dan sudah diuji coba pada pasien rawat inap dewasa sebanyak 16 pasien.Rerata waktu tanggap konfirmasi penggunaan antibiotik restriksi kategori reserve menggunakan aplikasi Antibiotik Restriksi adalah 42,6 menit.Hasil evaluasi permintaan antibiotik kategori reserve menunjukkan 9 sampel yang disetujui dan 7 yang tidak disetujui.Setiap pengisian formulir permintaan antibiotik oleh DPJP akan secara otomatis dikirimkan melalui platform WhatsApp kepada dokter penanggung jawab KPRA.Sistem ini dirancang untuk memberikan umpan balik secara otomatis dan mendukung dokumentasi yang akurat dalam pelaksanaan program KPRA.Pengembangan sistem aplikasi antibiotik restriksi diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan permintaan antibiotik kategori reserve, meningkatkan penggunaan antibiotik rasional, dan mencegah resistensi
<br>Penggunaan antibiotik yang tidak rasional akan berdampak besar terhadap terjadinya resistensi. Permintaan antibiotik restriksi kategori reserve saat ini dilakukan melalui proses manual, yang dinilai kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem informasi pengendalian penggunaan antibiotik restriksi kategori reserve pada pasien rawat inap di RSUDZA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan aplikasi Antibiotik Restriksi telah mencapai 80%, dengan total 16 sampel pasien rawat inap yang diresepkan antibiotik kategori reserve. Dari sampel tersebut, 9 disetujui dan 7 tidak disetujui oleh KPRA. Informasi persetujuan penggunaan antibiotik restriksi secara otomatis akan terkirim melalui pesan tulis pada aplikasi Whatsapp. Rerata waktu tanggap konfirmasi persetujuan permintaan antibiotik kategori reserve...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-70a76.webp" type="image/webp" length="134160" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-683e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-0a4ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/akurasi-sistem-navigasi-uji-coba-aplikasi-analisis-thumb-70a76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Dermagistry Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo Imunologi Dermagistry Dermatology Allergy Immunology Disease Registry System ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dermagistry Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo Imunologi Dermagistry Dermatology Allergy Immunology Disease Registry System ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dermagistry Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo Imunologi Dermagistry Dermatology Allergy Immunology Disease Registry System ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54902-sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54902-sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:daef0c49ce0719209c529f8fe3fa8017</id>
	<published>2026-07-18T14:43:28+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:43:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,banda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana penggunaan sistem Dermagistry meningkatkan kualitas layanan klinis, misalnya dengan membandingkan waktu penanganan dan tingkat kepuasan pasien sebelum dan sesudah implementasi registry. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana penggunaan sistem Dermagistry meningkatkan kualitas layanan klinis, misalnya dengan membandingkan waktu penanganan dan tingkat kepuasan pasien sebelum dan sesudah implementasi registry. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-4f49f.webp" title="JURIS - Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-4f49f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-4f49f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-4f49f.webp 1x" title="JURIS - Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System" alt="JURIS - Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-cf2b1.webp" title="JURIS - Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-cf2b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-cf2b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-cf2b1.webp 1x" title="JURIS - Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System" alt="JURIS - Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-3adba.webp" title="JURIS - Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-3adba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-3adba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-3adba.webp 1x" title="JURIS - Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System" alt="JURIS - Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54902-sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-p" title="JURIS - Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System" target="_blank">Dermagistry: Sistem Registri Penyakit Dermato Alergo-Imunologi : Dermagistry: Dermatology Allergy-Immunology Disease Registry System</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana penggunaan sistem Dermagistry meningkatkan kualitas layanan klinis, misalnya dengan membandingkan waktu penanganan dan tingkat kepuasan pasien sebelum dan sesudah implementasi registry. Selain itu, studi dapat dilakukan untuk memperluas cakupan Dermagistry menjadi registry multiAcpenyakit kulit dan kelamin serta menguji kepraktisan integrasinya pada beberapa rumah sakit di wilayah Indonesia, sehingga dapat menilai skalabilitas dan interoperabilitas data antar fasilitas. Penelitian juga perlu meneliti aspek keamanan dan privasi data pasien yang terkumpul dalam Dermagistry, dengan merancang protokol enkripsi dan mekanisme kontrol akses serta mengukur persepsi pengguna terhadap perlindungan informasi pribadi. Selanjutnya, analisis longitudinal terhadap data yang dihasilkan oleh Dermagistry dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor risiko dan pola epidemiologi penyakit dermato alergoAcimunologi di Aceh, yang dapat menjadi dasar kebijakan pencegahan kesehatan publik. Akhirnya, pengembangan modul kecerdasan buatan untuk prediksi komplikasi atau respons terapi berdasarkan data registri dapat menjadi topik penelitian inovatif yang menguji manfaat teknologi AI dalam meningkatkan keputusan klinis..
<br>Telah berhasil dibuat portal Web-Aplikasi Sistem Registri Dermato Alergo-Imunologi telah selesai dan dapat digunakan dengan nama AuDermagistry (https.Melalui portal ini diharapkan data pasien dapat disimpan dengan baik dan dapat dimanfaatkan untuk data baik untuk penelitian dan pelayanan
<br>Penyakit dermato alergo imunologi merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan keterlibatan sistem imunitas. Penyakit ini merupakan penyakit kulit dan kelamin yang cukup banyak diderita oleh pasien dan mendominasi keluhan penyakit kulit pada umumnya. Saat ini, kebutuhan akan data sangat penting. Data penting digunakan untuk keperluan klinis, penemuan obat hingga untuk data epidemiologi sehingga dibutuhkan suatu sistem registri. Disease Registry System (DRS) adalah sistem dengan standar data tentang populasi pasien yang telah ditentukan sebelumnya berdasarkan penyakit atau kondisi yang sama yang dikumpulkan, dianalisis, dan dilaporkan secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk terciptanya sistem registri penyakit dermato alergo imunologi berbasis web-aplikasi. Penelitian ini observasional analitik dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-4f49f.webp" type="image/webp" length="60450" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-4f49f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-cf2b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/sistem-imun-buatan-aplikasi-parkir-pendukung-keput-thumb-3adba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54899-stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54899-stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:6e60e2a8b16d81bfbd3e020b571dcc10</id>
	<published>2026-07-18T14:40:18+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:40:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="salma nabila" label="salma nabila" />
	<category term="template jmm" label="template jmm" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,jmm,nabila,salma,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menekan jumlah masalah stunting, pemerintah dapat bekerjasama dengan tenaga kesehatan dalam menangani dan mencegah permasalahan stunting ini. Selain itu, penting untuk mempromosikan penyuluhan kesehatan agar masyarakat memahami bagaimana menjaga ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk menekan jumlah masalah stunting, pemerintah dapat bekerjasama dengan tenaga kesehatan dalam menangani dan mencegah permasalahan stunting ini. Selain itu, penting untuk mempromosikan penyuluhan kesehatan agar masyarakat memahami bagaimana menjaga ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-0aaf6.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-0aaf6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-0aaf6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-0aaf6.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-60c85.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-60c85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-60c85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-60c85.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-4cbe6.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-4cbe6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-4cbe6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-4cbe6.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54899-stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi" target="_blank">Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi</a>: Untuk menekan jumlah masalah stunting, pemerintah dapat bekerjasama dengan tenaga kesehatan dalam menangani dan mencegah permasalahan stunting ini. Selain itu, penting untuk mempromosikan penyuluhan kesehatan agar masyarakat memahami bagaimana menjaga dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri, keluarga, dan masyarakat. Media pembelajaran yang efektif, seperti media audio visual, dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam penyampaian pesan kesehatan..
<br>Berdasarkan dari hasil penelitian tentang Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Yang Memiliki Bayi & Balita Di Dusun 3 Desa Pasir Gombong, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan Ibu yang memiliki bayi dan balita di Dusun III Desa Pasir Gombong
<br>Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2020, anak balita yang mengalami stunting sebesar 21,3% atau sebanyak 144 juta. Stunting merupakan masalah yang perlu ditangani secara serius dimana stunting ini terjadi diseluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh penyuluhan tentang pencegahan stunting pada ibu di Dusun III Desa Pasir Gombong. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest one group dengan populasi seluruh ibu yang memiliki bayi dan balita di Dusun III Desa Pasir Gombong tahun 2024, berjumlah 354 orang. Sampel penelitian berjumlah 75 orang menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil analisis uji statistik dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-60c85.webp" type="image/webp" length="154300" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-0aaf6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-60c85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/stunting-pengetahuan-penyuluhan-kesehatan-organisa-thumb-4cbe6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1342-medikasuherman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6812-jurnal-medika-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi Kanker Paru Di RSUD Dr Zainoel Abidin Banda Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi Kanker Paru Di RSUD Dr Zainoel Abidin Banda Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi Kanker Paru Di RSUD Dr Zainoel Abidin Banda Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54904-kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54904-kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:1b2b353270944448c223f15913d17365</id>
	<published>2026-07-18T14:37:16+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:37:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="skor chads2" label="skor chads2" />
	<category term="cha2ds2" label="cha2ds2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[cha2ds2,chads2,skor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker paru dan mengurangi keterlambatan diagnosis, perlu dilakukan kampanye edukasi yang intensif tentang gejala, risiko, dan pentingnya pemeriksaan dini. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa faktor ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker paru dan mengurangi keterlambatan diagnosis, perlu dilakukan kampanye edukasi yang intensif tentang gejala, risiko, dan pentingnya pemeriksaan dini. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa faktor ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-270d1.webp" title="JURIS - Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-270d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-270d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-270d1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh" alt="JURIS - Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-61fa5.webp" title="JURIS - Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-61fa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-61fa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-61fa5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh" alt="JURIS - Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-11944.webp" title="JURIS - Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-11944.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-11944.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-11944.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh" alt="JURIS - Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54904-kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien" title="JURIS - Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh" target="_blank">Analisis Keterlambatan Diagnosis dan Terapi  Kanker Paru Di RSUD Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh</a>: Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker paru dan mengurangi keterlambatan diagnosis, perlu dilakukan kampanye edukasi yang intensif tentang gejala, risiko, dan pentingnya pemeriksaan dini. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa faktor sosioekonomi juga berpengaruh pada keterlambatan diagnosis dan terapi. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan strategi intervensi yang ditujukan untuk meningkatkan akses dan kesetaraan dalam layanan kesehatan, terutama bagi kelompok masyarakat dengan tingkat pendapatan rendah. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa sistem rujukan ke fasilitas kesehatan tersier perlu ditingkatkan. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan implementasi sistem rujukan yang lebih efektif, termasuk peningkatan komunikasi dan koordinasi antara fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit rujukan. Dengan demikian, pasien dapat dirujuk lebih cepat dan menerima perawatan yang tepat waktu. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan keluarga dalam proses diagnosis dan terapi kanker paru. Keluarga dapat menjadi pendukung penting dalam mendorong pasien untuk mencari perawatan medis dan mematuhi rekomendasi pengobatan..
<br>Keterlambatan diagnosis dan terapi kanker paru pada penelitian ini utamanya disebabkan faktor keterlambatan pasien yaitu kendala jarak, biaya dan mengganggap ringan penyakit yang diderita juga menyebabkan keterlambatan rujukan ke fasilitas kesehatan tersier.Lama keterlambatan diagnosis dan terapi dipengaruhi faktor sosioekonomi dan rendahnya kewaspadaan terhadap kanker paru.Upaya sosialisasi kewaspadaan kanker paru perlu dilakukan di tingkat masyarakat dan pemberdayaan sistem rujukan ke fasilitas kesehatan tersier
<br>Keterlambatan diagnosis dan terapi kanker paru berdampak pada prognosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lama keterlambatan dan faktor yang mempengaruhi keterlambatan diagnosis dan terapi kanker paru di RSUD dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan studi potong lintang yang dilakukan dari bulan Juni hingga September. Lama keterlambatan dihitung mulai dari keluhan pertama dirasa pasien sampai diperiksa di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), diagnosa dan terapi di rumah sakit. Karakteristik klinis dan jenis keterlambatan dinilai secara statistik. Sebanyak 71 pasien kanker paru yang didominasi oleh laki-laki (80,3%) dengan median usia 56 tahun telah berpartisipasi dalam penelitian ini. Mayoritas pasien (67.1%) tinggal diluar Banda Aceh dengan penghasilan rendah (64.8%). Tipe histologisnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-270d1.webp" type="image/webp" length="74810" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-270d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-61fa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/kanker-paru-a549-sel-kunjungan-pasien-mayoritas-is-thumb-11944.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr Zainoel Abidin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr Zainoel Abidin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr Zainoel Abidin ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54903-rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54903-rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:ef74f0a348c259ecfa716422b2d04c17</id>
	<published>2026-07-18T14:37:00+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:37:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kl rsud" label="kl rsud" />
	<itunes:keywords><![CDATA[kl,rsud]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variabel-variabel tambahan seperti kualitas sumber daya manusia, tingkat adopsi teknologi informasi, dan mekanisme tata kelola terhadap kinerja keuangan dan akuntansi rumah sakit BLUD, sehingga dapat mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variabel-variabel tambahan seperti kualitas sumber daya manusia, tingkat adopsi teknologi informasi, dan mekanisme tata kelola terhadap kinerja keuangan dan akuntansi rumah sakit BLUD, sehingga dapat mengidentifikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-e4b5f.webp" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-e4b5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-e4b5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-e4b5f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin" alt="JURIS - Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-fb0b9.webp" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-fb0b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-fb0b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-fb0b9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin" alt="JURIS - Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-0d1ef.webp" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-0d1ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-0d1ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-0d1ef.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin" alt="JURIS - Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54903-rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin" target="_blank">Pengaruh Penerapan Status BLUD Terhadap Kinerja Keuangan dan Akuntansi BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variabel-variabel tambahan seperti kualitas sumber daya manusia, tingkat adopsi teknologi informasi, dan mekanisme tata kelola terhadap kinerja keuangan dan akuntansi rumah sakit BLUD, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor penunjang yang lebih komprehensif. Selain itu, sebuah studi komparatif antara rumah sakit yang berstatus BLUD dengan yang tidak berstatus BLUD di berbagai provinsi dapat memperluas pemahaman tentang perbedaan dampak kebijakan ini pada kinerja keuangan dan akuntansi, serta menguji generalisasi temuan pada konteks regional yang beragam. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang mencakup data setelah tahun 2022 serta mengevaluasi perubahan kebijakan terkait BLUD dapat mengungkap dinamika jangka panjang dan efek sustainabilitas penerapan status BLUD pada kinerja institusi kesehatan..
<br>Penerapan status BLUD secara signifikan meningkatkan kinerja keuangan RSUD dr.Zainoel Abidin, karena penilaian kinerja fokus pada imbal hasil aset.Namun, penerapan status BLUD tidak berpengaruh terhadap akuntansi, mengingat standar akuntansi pemerintahan berlaku universal untuk semua satuan kerja.Penelitian ini terbatas pada penggunaan satu variabel independen (status BLUD), sehingga faktor lain yang dapat memengaruhi kinerja keuangan dan akuntansi perlu diteliti lebih lanjut
<br>Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) adalah kebijakan untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik melalui penerapan manajemen keuangan yang berbasis hasil profesionalitas, akuntabilitas dan transparansi. Status BLUD bersifat fleksibel dalam pengelolaan keuangan sehingga diharapkan mampu meningkatkan kinerja keuangan. Kinerja keuangan diukur berdasarkan beberapa aspek termasuk rasio keuangan dan akuntansi dinilai berdasarkan kepatuhan pelaporan keuangan. Ada tujuh parameter rasio keuangan, salah satunya Return on Asset (ROA) yaitu rasio perbandingan antara pendapatan dengan total asset yang bertujuan untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh dari pemanfaatan asset. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-e4b5f.webp" type="image/webp" length="77078" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-e4b5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-fb0b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/rumah-sakit-blud-akuntansi-pemerintahan-pemerintah-thumb-0d1ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia The Effect of Providing Education On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia The Effect of Providing Education On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia The Effect of Providing Education On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54914-beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-ny" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54914-beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-ny" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:742fdae64d0a4873be02ee87be8576ed</id>
	<published>2026-07-18T14:31:04+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:31:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,banda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas metode edukasi digital dibandingkan edukasi tatap muka tradisional untuk caregiver lansia, sehingga dapat menilai apakah pendekatan daring dapat memberikan hasil yang setara atau lebih baik dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas metode edukasi digital dibandingkan edukasi tatap muka tradisional untuk caregiver lansia, sehingga dapat menilai apakah pendekatan daring dapat memberikan hasil yang setara atau lebih baik dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-9678b.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-9678b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-9678b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-9678b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-1ff63.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-1ff63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-1ff63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-1ff63.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-e6fc5.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-e6fc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-e6fc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-e6fc5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54914-beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-ny" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients" target="_blank">Pengaruh Pemberian Edukasi  Terhadap Beban Caregiver Keluarga Pasien Lansia: The Effect of Providing Education  On The Burden of Family Caregivers on Elderly Patients</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas metode edukasi digital dibandingkan edukasi tatap muka tradisional untuk caregiver lansia, sehingga dapat menilai apakah pendekatan daring dapat memberikan hasil yang setara atau lebih baik dalam mengurangi beban caregiver. Selain itu, studi longitudinal dengan periode followAcup enam hingga dua belas bulan diperlukan untuk mengevaluasi keberlanjutan dampak edukasi terhadap beban caregiver serta mengidentifikasi perubahan psikologis dan fisik jangka panjang pada caregiver. Penelitian juga dapat memperluas analisis faktor sosioAcekonomi, seperti pendapatan keluarga dan akses layanan kesehatan, untuk menentukan apakah variabel-variabel tersebut berinteraksi dengan pendidikan dalam mempengaruhi beban caregiver, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif bagi perancangan intervensi yang terarah..
<br>Sebaran nilai ZBI sebelum edukasi menunjukkan beban paling banyak pada tingkat ringan hingga sedang, dan setelah edukasi terjadi perubahan tingkat beban pada kategori Zarit Burden.Pengaruh pemberian edukasi terhadap beban caregiver keluarga pasien lansia terbukti signifikan.Variabel pendidikan merupakan satu-satunya faktor yang signifikan mempengaruhi perubahan beban pada akhir intervensi
<br>Caregiver adalah istilah umum yang mengacu pada siapa saja yang memberikan perawatan terhadap orang yang menjadi tanggungannya untuk membantu aktivitas kehidupan sehari-harinya. Seiring dengan meningkatnya ketergantungan pada lansia menyebabkan beban pengasuh juga bertambah. Peran dan besarnya tanggung jawab tersebut dapat menimbulkan tingginya beban atau tekanan yang dirasakan oleh family caregiver yang disebut caregiver burden. Banyak faktor yang mempengaruhi beban terhadap pengasuh, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan caregiver dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Tujuan penelitian untuk menilai pengaruh pemberian edukasi terhadap beban caregiver keluarga pada pasien lansia. Penelitian ini adalah penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-9678b.webp" type="image/webp" length="135560" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-9678b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-1ff63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/beban-pengasuh-edukasi-tata-astu-metode-nyeri-pasi-thumb-e6fc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf Michelia Champaca Linn Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf Michelia Champaca Linn Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf Michelia Champaca Linn Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54911-pws-kelompok-kontrol-staphylococc" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54911-pws-kelompok-kontrol-staphylococc" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:fb4bebef84974cfaca51d995ceaf4a9d</id>
	<published>2026-07-18T14:28:06+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:28:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi konsentrasi inhibitor minimum (MIC) serta profil kinetik waktu kematian (timeAckill) ekstrak etanol daun Michelia champaca terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, termasuk strain yang resisten terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi konsentrasi inhibitor minimum (MIC) serta profil kinetik waktu kematian (timeAckill) ekstrak etanol daun Michelia champaca terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, termasuk strain yang resisten terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-3c5a0.webp" title="JURIS - Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-3c5a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-3c5a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-3c5a0.webp 1x" title="JURIS - Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli" alt="JURIS - Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-7e5e5.webp" title="JURIS - Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-7e5e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-7e5e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-7e5e5.webp 1x" title="JURIS - Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli" alt="JURIS - Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-aa421.webp" title="JURIS - Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-aa421.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-aa421.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-aa421.webp 1x" title="JURIS - Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli" alt="JURIS - Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54911-pws-kelompok-kontrol-staphylococc" title="JURIS - Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli" target="_blank">Inhibitory Effect of Yellow Cempaka Leaf (Michelia Champaca Linn.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi konsentrasi inhibitor minimum (MIC) serta profil kinetik waktu kematian (timeAckill) ekstrak etanol daun Michelia champaca terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, termasuk strain yang resisten terhadap antibiotik, dalam jangka panjang untuk memperoleh data kuantitatif mengenai efektivitas antibakteri dan ambang batas dosis yang diperlukan. Selain itu, studi lanjutan harus melakukan pemisahan dan identifikasi senyawa aktif menggunakan teknik kromatografi seperti HPLC atau preparative TLC, diikuti dengan analisis struktur melalui spektroskopi NMR dan MS, serta menguji mekanisme aksi antibakteri masingAcmasing senyawa pada target sel bakteri dengan menggunakan parameter biokimia. Selanjutnya, uji in vivo pada model hewan dapat dilakukan untuk menilai keamanan, toksisitas, serta efektivitas terapeutik ekstrak atau senyawa terisolasi dalam mengatasi infeksi kulit atau sistemik yang disebabkan oleh bakteri gramAcpositif dan gramAcnegatif, termasuk evaluasi farmakokinetik, sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang potensi aplikasi klinis..
<br>Ekstrak etanol daun Michelia champaca menunjukkan aktivitas antibakteri in vitro yang menjanjikan terhadap Staphylococcus aureus pada uji difusi cakram, sementara aktivitasnya terhadap Escherichia coli tergolong lemah.Temuan ini mengindikasikan potensi ekstrak sebagai kandidat antibakteri alami awal untuk bakteri GramAcpositif.Namun, karena belum dilakukan uji konsentrasi inhibitor minimum (MIC) dan hanya satu jenis uji in vitro yang digunakan, interpretasi efektivitas terbatas, sehingga diperlukan studi lanjutan untuk mengisolasi senyawa aktif, menentukan nilai MIC, dan menilai keamanan
<br>Cempaka kuning (Michelia champaca Linn.) merupakan salah satu tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun M. champaca. Penelitian ini menggunakan kelompok kontrol post-test-only untuk menguji aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dan E. coli dengan menggunakan metode difusi cakram. Penelitian ini melibatkan empat kelompok perlakuan (ekstrak etanol 10, 20, 40, dan 80%) dan dua kelompok kontrol (10 AAg amoksisilin untuk S. aureus, 5 AAg siprofloksasin untuk E. coli, dan etanol 96% sebagai kontrol negatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-aa421.webp" type="image/webp" length="107462" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-3c5a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-7e5e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/pws-kelompok-kontrol-staphylococcus-aureus-methici-thumb-aa421.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15294-indonesian-journal-pharmacology-therapy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54907-presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-subjekti" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54907-presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-subjekti" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:c9f816355293b2dd706315a77cabf381</id>
	<published>2026-07-18T14:20:34+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:20:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="syamsu rijal" label="syamsu rijal" />
	<category term="ahmad yunani" label="ahmad yunani" />
	<category term="mona nulanda" label="mona nulanda" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,mona,nulanda,rijal,syamsu,yunani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara kuantitatif pengaruh dimensi keandalan terhadap kepuasan pasien dengan menggunakan survei terstruktur pada populasi rawat jalan yang lebih luas, sehingga dapat mengkonfirmasi temuan kualitatif sebelumnya ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara kuantitatif pengaruh dimensi keandalan terhadap kepuasan pasien dengan menggunakan survei terstruktur pada populasi rawat jalan yang lebih luas, sehingga dapat mengkonfirmasi temuan kualitatif sebelumnya ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-30608.webp" title="JURIS - Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-30608.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-30608.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-30608.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit" alt="JURIS - Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-c27d7.webp" title="JURIS - Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-c27d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-c27d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-c27d7.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit" alt="JURIS - Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-35c51.webp" title="JURIS - Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-35c51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-35c51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-35c51.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit" alt="JURIS - Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54907-presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-subjekti" title="JURIS - Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit" target="_blank">Analysis of Factors Associated with Patient Satisfaction in the Outpatient Unit</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara kuantitatif pengaruh dimensi keandalan terhadap kepuasan pasien dengan menggunakan survei terstruktur pada populasi rawat jalan yang lebih luas, sehingga dapat mengkonfirmasi temuan kualitatif sebelumnya dan mengidentifikasi variabel moderasi yang belum terdeteksi. Selanjutnya, studi komparatif antara rumah sakit publik dan swasta dapat meneliti perbedaan persepsi pasien terhadap transparansi biaya dan kualitas fasilitas, serta bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan karakteristik demografis seperti usia, pendidikan, dan pendapatan. Terakhir, penelitian intervensi berbasis teknologi informasi dapat mengeksplorasi efek peningkatan akses digital terhadap informasi layanan kesehatan terhadap kepuasan pasien, khususnya dalam konteks penggunaan aplikasi mobile atau portal online untuk menjawab kebutuhan informasi yang cepat dan personal..
<br>Secara keseluruhan, kepuasan pasien pada unit rawat jalan RSUD Sengayam merupakan hasil interaksi dinamis antara kualitas perawatan medis dan persepsi subjektif pasien terhadap dimensi SERVQUAL.Dimensi keandalan (reliability) menjadi faktor paling vital, dimana konsistensi staf dalam mengikuti prosedur operasional standar (SOP) menjadi dasar utama kepercayaan pasien.faktor pendukung seperti transparansi biaya dan kenyamanan fasilitas fisik juga berpengaruh signifikan terhadap nilai yang dirasakan.Dinamika kepuasan ini tidak statis, melainkan terus berkembang seiring karakteristik demografis pasien dan kemudahan akses informasi digital, yang meningkatkan ekspektasi publik terhadap layanan kesehatan menjadi semakin kritis dan personal
<br>Tingkat kepuasan pasien pada Unit Rawat Jalan RSUD Sengayam Regional pada kuartal kedua tahun 2025 tercatat sebesar 84,23, yang masih berada di bawah standar layanan minimum Ou95%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktorAcfaktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien melalui tinjauan literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi keandalan merupakan faktor paling penting karena berhubungan langsung dengan konsistensi staf dalam menjalankan prosedur operasi standar secara akurat; selain aspek klinis, faktor biaya seperti transparansi tarif serta fasilitas fisik berupa kenyamanan ruang tunggu dan kebersihan juga berperan signifikan dalam membentuk nilai yang dirasakan oleh pasien. Dinamika kepuasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-30608.webp" type="image/webp" length="102310" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-30608.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-c27d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/presepsi-subjektif-pasien-kepuasan-positif-perseps-thumb-35c51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-809-newinera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3311-journal-la-medihealtico.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Skor CHADS2 CHA2DS2 VASc dan Atherosklerosis pada pasien Stroke Iskemik di RS dr Zainoel Abidin Banda Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Skor CHADS2 CHA2DS2 VASc dan Atherosklerosis pada pasien Stroke Iskemik di RS dr Zainoel Abidin Banda Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Skor CHADS2 CHA2DS2 VASc dan Atherosklerosis pada pasien Stroke Iskemik di RS dr Zainoel Abidin Banda Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54905-biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54905-biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:5bc14ec975399fb1dddccca684d12d9a</id>
	<published>2026-07-18T14:19:49+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:19:49+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="skor chads2" label="skor chads2" />
	<category term="cha2ds2" label="cha2ds2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[cha2ds2,chads2,skor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah skor CHADS2 dan CHA2DS2AcVASc dapat memprediksi perkembangan aterosklerosis secara longitudinal pada pasien stroke iskemik dengan melakukan pemantauan berulang menggunakan teknik pencitraan seperti MRI atau ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah skor CHADS2 dan CHA2DS2AcVASc dapat memprediksi perkembangan aterosklerosis secara longitudinal pada pasien stroke iskemik dengan melakukan pemantauan berulang menggunakan teknik pencitraan seperti MRI atau ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-7c0a5.webp" title="JURIS - Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-7c0a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-7c0a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-7c0a5.webp 1x" title="JURIS - Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" alt="JURIS - Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-77aea.webp" title="JURIS - Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-77aea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-77aea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-77aea.webp 1x" title="JURIS - Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" alt="JURIS - Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-020c1.webp" title="JURIS - Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-020c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-020c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-020c1.webp 1x" title="JURIS - Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" alt="JURIS - Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54905-biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id" title="JURIS - Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" target="_blank">Skor CHADS2, CHA2DS2-VASc dan Atherosklerosis pada  pasien Stroke Iskemik di RS dr. Zainoel Abidin Banda Aceh</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah skor CHADS2 dan CHA2DS2AcVASc dapat memprediksi perkembangan aterosklerosis secara longitudinal pada pasien stroke iskemik dengan melakukan pemantauan berulang menggunakan teknik pencitraan seperti MRI atau ultrasonografi selama minimal dua tahun; apakah terdapat perbedaan signifikan antara pria dan wanita dalam hubungan antara skor tersebut dan tingkat aterosklerosis, sehingga dapat dijelaskan mekanisme gender yang memengaruhi risiko vaskular; serta apakah penambahan biomarker inflamasi seperti hsAcCRP atau ILAc6 ke dalam model prediksi berbasis skor CHADS2/CHA2DS2AcVASc dapat meningkatkan akurasi identifikasi pasien berisiko tinggi untuk aterosklerosis, yang dapat diuji dalam studi kohort multisentris dengan analisis multivariat. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang nilai prognostik skor klinis dan faktor biologis dalam manajemen stroke iskemik, serta memberikan dasar bagi strategi pencegahan yang lebih terpersonalisasi..
<br>Pasien stroke infark lakiAclaki lebih sering mengalami aterosklerosis dibandingkan wanita, dengan nilai pulsatile index arteri serebri media kiri dan kanan yang hampir sama.Skor CHADS2 dan CHA2DS2AcVASc secara signifikan berhubungan dengan aterosklerosis pada pasien stroke iskemik.Peningkatan skor tersebut diikuti oleh peningkatan pulsatile index rataAcrata arteri serebri media serta kecenderungan risiko aterosklerosis yang lebih tinggi
<br>Atherosclerosis terjadi akibat penimbunan kompleks lipid di dalam tunika intima pembuluh darah dan berhubungan dengan beberapa faktor risiko stroke. Skor CHADS2 dan CHA2DS2-VASc terkait dengan faktor risiko stroke seperti hipertensi, DM, riwayat-stroke/TIA, dan usia lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan skor CHADS2 dan CHA2DS2-VASc dengan atherosclerosis pada pasien stroke iskemik. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien stroke iskemik yang dirawat di ruang saraf Rumah Sakit dr Zainoel Abidin Banda Aceh Juni-September 2022. Atherosklerosis dinilai menggunakan alat Trancranial Doppler (TCD) dengan mengukur pulsatile index arteri serebri media (ASM) kiri dan kanan. Sampel penelitian adalah 60 pasien stroke iskemik, terdiri atas 35 pria (58.3%) dan 25 wanita (41.7%)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-77aea.webp" type="image/webp" length="90926" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-7c0a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-77aea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/biomarker-inflamasi-pasien-faktor-risiko-stroke-id-thumb-020c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr Zainoel Abidin Periode 2020 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr Zainoel Abidin Periode 2020 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr Zainoel Abidin Periode 2020 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54919-mayoritas-pasien-ro-karakteristik-fa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54919-mayoritas-pasien-ro-karakteristik-fa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:ce3ce0aea5fa98d8201b2bfbbf3d7663</id>
	<published>2026-07-18T14:16:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:16:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,banda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi prospektif yang lebih luas untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi waktu operasi dan hasil kosmetik serta psikososial pada pasien hipospadia. Selain itu, penelitian tentang efektivitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi prospektif yang lebih luas untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi waktu operasi dan hasil kosmetik serta psikososial pada pasien hipospadia. Selain itu, penelitian tentang efektivitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-4a29d.webp" title="JURIS - Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-4a29d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-4a29d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-4a29d.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023" alt="JURIS - Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-27094.webp" title="JURIS - Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-27094.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-27094.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-27094.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023" alt="JURIS - Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-f0534.webp" title="JURIS - Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-f0534.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-f0534.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-f0534.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023" alt="JURIS - Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54919-mayoritas-pasien-ro-karakteristik-fa" title="JURIS - Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023" target="_blank">Karakteristik Klinis Pasien Hipospadia di RSUD Dr. Zainoel Abidin Periode 2020-2023</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi prospektif yang lebih luas untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi waktu operasi dan hasil kosmetik serta psikososial pada pasien hipospadia. Selain itu, penelitian tentang efektivitas teknik-teknik operasi baru dan strategi pencegahan komplikasi pascaoperasi juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, penelitian tentang pengaruh lingkungan dan faktor-faktor sosial ekonomi keluarga pasien terhadap waktu operasi dan hasil penanganan hipospadia juga dapat menjadi topik menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian mengenai karakteristik pasien hipospadia di RSUD Dr.Zainoel Abidin periode 2020Ae2023, diperoleh total 63 pasien yang menjalani operasi hipospadia.Kasus terbanyak tercatat pada tahun 2021 sebanyak 29 pasien (46,03%).Mayoritas pasien berusia 11Ae15 tahun (53,97%), dengan kasus terbanyak berasal dari Lhokseumawe (14,29%).Jenis hipospadia yang paling sering ditemukan adalah penoscrotal (46,03%), yang merupakan tipe hipospadia berat.Teknik operasi yang paling sering digunakan adalah two-stage repair (60,32%), sedangkan komplikasi pascaoperasi yang paling banyak terjadi adalah fistula uretrokutan (17,46%), diikuti oleh striktur uretra (4,76%).Hasil penelitian ini memberikan gambaran karakteristik klinis dan pola epidemiologi hipospadia di RSUDZA, yang dapat menjadi dasar dalam evaluasi mutu pelayanan dan pengembangan tatalaksana hipospadia di masa mendatang
<br>Hipospadia merupakan kelainan kongenital pada laki-laki yang ditandai dengan posisi abnormal meatus uretra di sisi ventral penis akibat gangguan perkembangan tuberkulum genital selama embriogenesis. Kondisi ini memiliki etiologi multifaktorial yang melibatkan faktor genetik, hormonal, dan lingkungan. Di Indonesia, data epidemiologi nasional masih terbatas, sehingga diperlukan penelitian untuk memahami pola kasus hipospadia di berbagai daerah, termasuk di RSUD Dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) sebagai rumah sakit rujukan tersier di Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik klinis pasien hipospadia di RSUDZA periode 2020Ae2023, mencakup distribusi usia, asal daerah, tipe hipospadia, jenis tindakan pembedahan, dan komplikasi pascaoperasi. Desain penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-27094.webp" type="image/webp" length="68596" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-4a29d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-27094.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/mayoritas-pasien-ro-karakteristik-faktor-genetik-s-thumb-f0534.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54910-poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54910-poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:ee3acc3ae428e3ed748f9055f76fa198</id>
	<published>2026-07-18T14:16:38+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:16:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="skor chads2" label="skor chads2" />
	<category term="cha2ds2" label="cha2ds2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[cha2ds2,chads2,skor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan metode pengurutan gen 16S rRNA untuk mengkarakterisasi komunitas bakteri secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian dengan sampel yang lebih besar dan waktu intervensi yang lebih lama ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan metode pengurutan gen 16S rRNA untuk mengkarakterisasi komunitas bakteri secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian dengan sampel yang lebih besar dan waktu intervensi yang lebih lama ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-91a80.webp" title="JURIS - Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-91a80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-91a80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-91a80.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients" alt="JURIS - Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-f1a7b.webp" title="JURIS - Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-f1a7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-f1a7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-f1a7b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients" alt="JURIS - Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-51471.webp" title="JURIS - Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-51471.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-51471.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-51471.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients" alt="JURIS - Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54910-poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop" title="JURIS - Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients" target="_blank">Pengaruh Fototerapi Terhadap Mikrobioma Kulit dan Keparahan Penyakit Pada Pasien Dermatitis Atopik: Effect of Phototherapy on Skin Microbiome and Disease Severity in Atopic Dermatitis Patients</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan metode pengurutan gen 16S rRNA untuk mengkarakterisasi komunitas bakteri secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian dengan sampel yang lebih besar dan waktu intervensi yang lebih lama dapat memberikan hasil yang lebih akurat dan dapat diandalkan. Terakhir, studi yang menyelidiki efek fototerapi pada berbagai jenis mikrobioma kulit dan hubungannya dengan keparahan penyakit dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang mekanisme kerja fototerapi dalam mengobati dermatitis atopik..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian fototerapi efektif dalam mengurangi keparahan penyakit pada pasien DA berdasarkan parameter SCORAD, EASI, ADSI, TEWL dan SCap.Namun, tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol dalam hal mikrobioma kulit.Penelitian lanjutan dengan sampel dan waktu yang lebih lama serta penggunaan modalitas pengurutan gen 16S rRNA masih diperlukan
<br>Dermatitis atopik (DA) merupakan salah satu penyakit inflamasi kronis yang bersifat gatal dan residif. Pasien DA cenderung mengalami infeksi kulit yang dapat memperparah dan mencetus kekambuhan. Fototerapi dengan menggunakan Narrowband-UVB (NB-UVB) dapat dipertimbangkan sebagai terapi lini kedua pasien DA sedang dan berat setelah gagal terapi lini pertama. Selain efek anti-inflamasi, fototerapi NB-UVB memiliki efek antibiotik sehingga bermanfaat dalam mengatasi infeksi kulit pada pasien DA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian fototerapi terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-f1a7b.webp" type="image/webp" length="83356" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-91a80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-f1a7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/poliklinik-kulit-fototerapi-nb-uvb-dermatitis-atop-thumb-51471.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54909-efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-r" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54909-efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-r" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:0f7f5ae7e58f0f5a29ea6f99ad5916af</id>
	<published>2026-07-18T14:13:04+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T14:13:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="skor chads2" label="skor chads2" />
	<category term="cha2ds2" label="cha2ds2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[cha2ds2,chads2,skor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi belanja obat dan bahan medis habis pakai, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan rumah sakit, seperti manajemen pengadaan, penyimpanan, dan distribusi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi belanja obat dan bahan medis habis pakai, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan rumah sakit, seperti manajemen pengadaan, penyimpanan, dan distribusi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-ed7ed.webp" title="JURIS - Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-ed7ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-ed7ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-ed7ed.webp 1x" title="JURIS - Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA" alt="JURIS - Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-a38dc.webp" title="JURIS - Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-a38dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-a38dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-a38dc.webp 1x" title="JURIS - Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA" alt="JURIS - Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-d1e67.webp" title="JURIS - Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-d1e67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-d1e67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-d1e67.webp 1x" title="JURIS - Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA" alt="JURIS - Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54909-efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-r" title="JURIS - Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA" target="_blank">Analisa Ratio Komparatif Efektivitas dan Efisiensi Belanja Obat dan BMHP Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 Pada BLUD RSUDZA</a>: Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi belanja obat dan bahan medis habis pakai, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan rumah sakit, seperti manajemen pengadaan, penyimpanan, dan distribusi obat. Selain itu, studi komparatif antara rumah sakit dengan karakteristik yang berbeda dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam pengelolaan keuangan obat. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah terkait pengadaan obat dan bahan medis terhadap efektivitas dan efisiensi belanja, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan ketersediaan obat bagi pasien..
<br>Efektivitas belanja obat-obatan dan BMHP Pada BLUD RSUD dr.Rasio efektivitas belanja obat-obatan dan BMHP tahun 2021 sebesar 97,18% dan untuk Tahun 2022 sebesar 106.Tingkat efektivitas belanja obat-obatan dan BMHP mengalami peningkatan dari tahun 2021 ke tahun 2022 dari kategori efektif menjadi sangat efektif.Hal ini juga sejalan dengan peningkatan jumlah kunjungan pasien yang meningkat dari tahun 2021 ke tahun 2022.Maka dapat pula dinyatakan bahwa peningkatan tingkat efektivitas ini dipengaruhi oleh kenaikan jumlah kunjungan pasien.Selanjutnya, Efisiensi belanja obat-obatan dan BMHP Pada BLUD RSUD dr.Zainoel Abidin termasuk ke dalam kategori tidak efisien.Rasio efisiensi belanja obat-obatan dan BMHP tahun 2021 sebesar 102,90% dan untuk Tahun 2022 sebesar 93,83%.Tingkat efisiensi belanja obat-obatan dan BMHP mengalami peningkatan dari kategori tidak efisien menjadi kurang efisien.Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin efisien antara rasio anggaran dengan belanja maka semakin meningkat juga jumlah kunjungan pasien
<br>Rumah sakit sebagai lembaga sosial bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada setiap masyarakat. Untuk memenuhi standar pelayanan yang bermutu rumah sakit harus membelanjakan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) secara bijak sehingga menghasilkan kinerja yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat efektivitas dan efisiensi realisasi belanja Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Tahun 2021 dan 2022 pada BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data sekunder berupa catatan atau dokumentasi, penelitian kepustakaan dan publikasi pemerintah dari Laporan Realisasi Anggaran berupa belanja obat-obatan dan belanja Bahan Medis Habis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-a38dc.webp" type="image/webp" length="86574" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-ed7ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-a38dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/efisiensi-belanja-pengelolaan-keuangan-rasio-reali-thumb-d1e67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Inovasi SARI CERI Sayangi Diri Cegah Reinfeksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Inovasi SARI CERI Sayangi Diri Cegah Reinfeksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Inovasi SARI CERI Sayangi Diri Cegah Reinfeksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54901-infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54901-infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:4ec0e8b94837b69c85e91a55c6286c23</id>
	<published>2026-07-18T13:33:29+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T13:33:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kl rsud" label="kl rsud" />
	<itunes:keywords><![CDATA[kl,rsud]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi sejauh mana pengetahuan yang diperoleh melalui inovasi SARI CERI tetap terjaga dalam jangka waktu yang lebih panjang, misalnya dengan melakukan survei ulang tiga sampai enam bulan setelah intervensi dan menganalisis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi sejauh mana pengetahuan yang diperoleh melalui inovasi SARI CERI tetap terjaga dalam jangka waktu yang lebih panjang, misalnya dengan melakukan survei ulang tiga sampai enam bulan setelah intervensi dan menganalisis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-7d62e.webp" title="JURIS - Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-7d62e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-7d62e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-7d62e.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi" alt="JURIS - Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-90953.webp" title="JURIS - Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-90953.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-90953.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-90953.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi" alt="JURIS - Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-dfaa6.webp" title="JURIS - Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-dfaa6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-dfaa6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-dfaa6.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi" alt="JURIS - Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54901-infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr" title="JURIS - Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi" target="_blank">Efektivitas Inovasi SARI CERI (Sayangi Diri, Cegah Reinfeksi) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Infeksi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi sejauh mana pengetahuan yang diperoleh melalui inovasi SARI CERI tetap terjaga dalam jangka waktu yang lebih panjang, misalnya dengan melakukan survei ulang tiga sampai enam bulan setelah intervensi dan menganalisis faktorAcfaktor yang mempengaruhi retensi informasi. Studi perbandingan dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas SARI CERI dengan media edukasi lain seperti aplikasi mobile atau video interaktif pada populasi pasien dengan latar belakang pendidikan dan usia yang beragam, sehingga dapat diketahui pendekatan mana yang memberikan peningkatan pengetahuan paling signifikan. Penelitian kohort prospektif dapat meneliti apakah peningkatan pengetahuan yang dihasilkan oleh SARI CERI berhubungan dengan penurunan kejadian reinfeksi atau komplikasi infeksi pada pasien, dengan mengumpulkan data klinis selama periode followAcup satu tahun..
<br>Inovasi SARI CERI bisa meningkatkan pengetahuan pasien tentang jenis penyakit, cara penularan dan cara pencegahan penyakit infeksi menular yang diderita.Selain itu terlihat adanya faktor dan pengaruh komunikasi efektif dalam penerapan inovasi sehingga hasil yang diperoleh dapat maksimal
<br>Penyakit infeksi menular masih merupakan satu jenis penyakit yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Penyakit ini tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia baik berupa penyakit infeksi baru (new emerging diseases) atau munculnya kembali penyakit menular lama (reemerging diseases). Pendidikan dan pengetahuan masyarakat terkait penyakit infeksi sendiri merupakan salah hal yang mempengaruhi host manusia. Dalam beberapa penelitian sudah dibuktikan bagaimana pendidikan dan pengetahuan dapat berkontribusi dalam terjadinya penyakit. SARI CERI (sayangi diri, cegah reinfeksi)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-90953.webp" type="image/webp" length="66344" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-7d62e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-90953.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/infeksi-sendi-periprostetik-penerapan-inovasi-repr-thumb-dfaa6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54908-esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54908-esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:c9ab1534d3bbb03ff14297bf6a118271</id>
	<published>2026-07-18T13:33:17+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T13:33:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="skor chads2" label="skor chads2" />
	<category term="cha2ds2" label="cha2ds2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[cha2ds2,chads2,skor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: 1. Mengkaji waktu pemberian premedikasi simetikon dan natrium bikarbonat yang paling efektif untuk meningkatkan visibilitas mukosa. 2. Meneliti formula kombinasi simetikon dan natrium bikarbonat yang optimal untuk premedikasi. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: 1. Mengkaji waktu pemberian premedikasi simetikon dan natrium bikarbonat yang paling efektif untuk meningkatkan visibilitas mukosa. 2. Meneliti formula kombinasi simetikon dan natrium bikarbonat yang optimal untuk premedikasi. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-8c36d.webp" title="JURIS - Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-8c36d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-8c36d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-8c36d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi" alt="JURIS - Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-e81c0.webp" title="JURIS - Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-e81c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-e81c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-e81c0.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi" alt="JURIS - Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-db25b.webp" title="JURIS - Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-db25b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-db25b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-db25b.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi" alt="JURIS - Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54908-esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb" title="JURIS - Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi" target="_blank">Efektivitas Premedikasi Simetikon dan Natrium Bikarbonat Pada Tindakan Esofagogastroduodenoskopi</a>: Saran penelitian lanjutan: 1. Mengkaji waktu pemberian premedikasi simetikon dan natrium bikarbonat yang paling efektif untuk meningkatkan visibilitas mukosa. 2. Meneliti formula kombinasi simetikon dan natrium bikarbonat yang optimal untuk premedikasi. 3. Melakukan studi lebih lanjut untuk menentukan dosis simetikon dan natrium bikarbonat yang tepat untuk premedikasi, mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi medis pasien..
<br>Premedikasi simetikon 40 mg tablet kunyah dan natrium bikarbonat 100 ml yang diberikan 2 jam sebelum tindakan esofagogastroduodenoskopi dengan sedasi bermanfaat karena dapat meningkatkan visibilitas mukosa saluran cerna, mengurangi durasi tindakan endoskopi, dan mengurangi kebutuhan jumlah air yang digunakan
<br>Simetikon adalah agen anti busa yang digunakan untuk menghilangkan gelembung dan meningkatkan kenyamanan pasien. Penggunaan premedikasi pada esofagogastroduodenoskopi dengan sedasi masih jarang karena risiko aspirasi. Larutan natrium bikarbonat dikombinasikan dengan simetikon dapat mencegah terbentuknya gelembung busa dengan menetralkan asam lambung. Penelitian ini bertujuan melihat efek premedikasi simetikon terhadap visibilitas mukosa saluran cerna, kebutuhan penyiraman air, dan lama tindakan dibandingkan tanpa premedikasi pada esofagogastroduodenoskopi dengan sedasi. Penelitian intervensi double-blind randomized control trial dilakukan di Instalasi Endoskopi RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-db25b.webp" type="image/webp" length="82842" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-8c36d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-e81c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/esofagogastroduodenoskopi-simetikon-natrium-bikarb-thumb-db25b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa SLB dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa SLB dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa SLB dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54898-anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-gu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54898-anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-gu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:f4cd9fae2590771f38eb23cf7ffd99c9</id>
	<published>2026-07-18T13:22:40+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T13:22:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="salma nabila" label="salma nabila" />
	<category term="template jmm" label="template jmm" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,jmm,nabila,salma,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan deteksi dini gangguan artikulasi dan fonologi pada anak disabilitas, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode intervensi yang lebih efektif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan deteksi dini gangguan artikulasi dan fonologi pada anak disabilitas, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode intervensi yang lebih efektif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-eb6a7.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-eb6a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-eb6a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-eb6a7.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas" alt="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-02690.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-02690.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-02690.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-02690.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas" alt="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54898-anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-gu" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas" target="_blank">Pemberdayaan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam Deteksi Dini dan Intervensi Gangguan Fonologi dan Artikulasi pada Anak Disabilitas</a>: Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan deteksi dini gangguan artikulasi dan fonologi pada anak disabilitas, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode intervensi yang lebih efektif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam menangani gangguan artikulasi dan fonologi, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan terapi yang inovatif. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan intervensi, seperti dukungan keluarga dan lingkungan sekolah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan sumbangsih yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak dengan gangguan artikulasi dan fonologi..
<br>SimpulanPemberdayaan Kader Kesehatan dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan deteksi dini gangguan artikulasi dan fonologi pada guru dan orang tua di SLB C Setya Darma Surakarta dapat terlaksanakan dengan lancar, kegiatan dilaksanakan baik dan antusias peserta cukup baik.Dari hasil pengabmas dapat diketahui bahwa tingkat pemahaman peserta pengabmas di SLB Stya Dharma menunjukan adanya peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini dan intervensi gangguan artikulasi dan fonologi pada orang tua dan guru sekolah
<br>Anak dengan masalah keterlambatan bicara tentu akan sulit menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Meskipun sulit, anak dengan keterlambatan bicara pasti akan menemukan cara agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Berbicara menjadi salah hal penting dalam kehidupan manusia, karena dengan berbicara manusia dapat berkomunikasi dengan orang lain. Sasaran dalam pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan ini adalah Guru dan Orang tua di SLB C Setya Dharma Surakarta dan masyarakat. Metode yang digunakanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-eb6a7.webp" type="image/webp" length="107942" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-eb6a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/anak-disabilitas-hidup-migran-pemberdayaan-guru-ho-thumb-02690.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1342-medikasuherman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6812-jurnal-medika-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman Kelurahan Tonggalan Kota Klaten ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman Kelurahan Tonggalan Kota Klaten ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman Kelurahan Tonggalan Kota Klaten ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54900-ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-ana" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54900-ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-ana" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:0a7dfea3b1f67a1c1dd1ed6b1a8bc328</id>
	<published>2026-07-18T12:54:01+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T12:54:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="salma nabila" label="salma nabila" />
	<category term="template jmm" label="template jmm" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,jmm,nabila,salma,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang strategi pencegahan dan intervensi yang efektif dalam mengatasi keterlambatan perkembangan bahasa dan bicara pada anak-anak dengan stunting. Selain itu, penelitian dapat fokus pada ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang strategi pencegahan dan intervensi yang efektif dalam mengatasi keterlambatan perkembangan bahasa dan bicara pada anak-anak dengan stunting. Selain itu, penelitian dapat fokus pada ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-e111e.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-e111e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-e111e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-e111e.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-1f52c.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-1f52c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-1f52c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-1f52c.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-99ab8.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-99ab8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-99ab8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-99ab8.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54900-ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-ana" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten" target="_blank">Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Keterlambatan Perkembangan Bahasa Bicara Pada Anak Dengan Kasus Stunting Di Kampung Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kota Klaten</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang strategi pencegahan dan intervensi yang efektif dalam mengatasi keterlambatan perkembangan bahasa dan bicara pada anak-anak dengan stunting. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode edukasi dan pelatihan yang lebih komprehensif untuk kader kesehatan dan orang tua, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial dan budaya setempat. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap perkembangan bahasa dan bicara pada anak-anak yang mengalami stunting..
<br>Hasil dari program pendidikan serta pelatihan yang dijalankan menunjukkan adanya kemajuan dalam keterampilan para kader kesehatan dan orang tua dalam mencegah perkembangan bahasa serta bicara pada anak-anak yang mengalami stunting.Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah permulaan dalam menangani anak-anak yang mengalami masalah dalam bahasa dan komunikasi.Dengan tindakan pencegahan yang bisa dilakukan oleh kader kesehatan dan orang tua, diharapkan dapat menjadi cara yang efektif untuk mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan oleh kondisi stunting pada anak
<br>Menurut WHO, anak usia 0 hingga 6 tahun berada di fase kritis. Pada periode ini, anak mengalami pertumbuhan serta perkembangan yang sangat cepat. Salah satu aspek yang mulai berkembang sejak lahir adalah kemampuan untuk berkomunikasi. Proses komunikasi anak bermula dari bagaimana ia bereaksi terhadap suara hingga mampu berinteraksi dengan orang lain. Jika anak tidak mengalami perkembangan ini, maka ia bisa dikategorikan mengalami keterlambatan dalam bahasa dan bicara. Salah satu faktor penyebab keterlambatan tersebut adalah stunting. Stunting adalah kondisi kurang gizi yang dialami anak selama seribu hari pertama kehidupannya. Di Jawa Tengah,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-e111e.webp" type="image/webp" length="115518" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-e111e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-1f52c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/ekspresi-alami-anak-komunikasi-kompetensi-usia-alq-thumb-99ab8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1342-medikasuherman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6812-jurnal-medika-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sat, 18 Jul 2026 17:32:39 +0700. 24 items. Served in: 2.222 seconds [atom] -->
