<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-05-04T16:18:44+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM Management of Islamic Education Information Systems ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM Management of Islamic Education Information Systems ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM Management of Islamic Education Information Systems ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45558-manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustai" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45558-manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustai" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:742bf722562bf85fd05614030b5cef9a</id>
	<published>2026-05-04T16:06:37+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T16:06:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="baeti rohman" label="baeti rohman" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="jurnal isqi" label="jurnal isqi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[baeti,focus,isqi,jurnal,rohman,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan kajian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model implementasi Sistem Informasi Pendidikan Islam yang adaptif terhadap konteks kebudayaan dan sosial ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan kajian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model implementasi Sistem Informasi Pendidikan Islam yang adaptif terhadap konteks kebudayaan dan sosial ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-d24ab.webp" title="JURIS - PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-d24ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-d24ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-d24ab.webp 1x" title="JURIS - PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems" alt="JURIS - PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-70a65.webp" title="JURIS - PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-70a65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-70a65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-70a65.webp 1x" title="JURIS - PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems" alt="JURIS - PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-132aa.webp" title="JURIS - PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-132aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-132aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-132aa.webp 1x" title="JURIS - PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems" alt="JURIS - PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45558-manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustai" title="JURIS - PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems" target="_blank">PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM: Management of Islamic Education Information Systems</a>: Berdasarkan kajian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model implementasi Sistem Informasi Pendidikan Islam yang adaptif terhadap konteks kebudayaan dan sosial yang beragam di Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sistem yang diterapkan tidak hanya efisien secara teknis, tetapi juga relevan dan dapat diterima oleh masyarakat. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak implementasi Sistem Informasi Pendidikan Islam terhadap efektivitas pembelajaran dan kinerja guru. Pengukuran ini dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai manfaat sistem tersebut. Ketiga, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi dan pengalaman guru serta siswa dalam menggunakan Sistem Informasi Pendidikan Islam. Pemahaman mendalam mengenai perspektif mereka dapat membantu dalam merancang sistem yang lebih user-friendly dan memenuhi kebutuhan pengguna. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan Sistem Informasi Pendidikan Islam yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia..
<br>Sistem informasi manajemen pendidikan merupakan sebuah sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen, dan perencanaan pendidikan.Pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam yang baik sangat krusial untuk meningkatkan mutu pendidikan.Melalui penggunaan teknologi, analisis data, dan pengambilan keputusan berbasis informasi, lembaga pendidikan Islam dapat lebih responsif terhadap kebutuhan siswa dan masyarakat
<br>Pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam merupakan aspek penting dalam mendukung operasi, manajemen, dan perencanaan pendidikan. Sistem ini merupakan perpaduan antara sumber daya manusia dan teknologi informasi untuk menyediakan informasi yang akurat dan terstruktur. Tujuan dari Pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam adalah untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas pendidikan Islam melalui pengelolaan data dan informasi. Dengan menggunakan penelitian berupa kajian pustaka, penulis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-132aa.webp" type="image/webp" length="86924" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-d24ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-70a65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/manfaat-sistem-pengambilan-keputusan-sustainable-i-thumb-132aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2989-isqi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12158-raqib-jurnal-studi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Civil society and street politics contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Civil society and street politics contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Civil society and street politics contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45559-sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45559-sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:84502519dec5491fdf42bfa74dc2b98a</id>
	<published>2026-05-04T15:20:17+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T15:20:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="rury febrina" label="rury febrina" />
	<category term="ismah rustam" label="ismah rustam" />
	<category term="heri wahyudi" label="heri wahyudi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[febrina,heri,ismah,rury,rustam,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana partisipasi publik melalui media sosial memfasilitasi pembentukan ruang debat deliberatif yang efektif di negara demokrasi berkembang, mengeksplorasi faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas peran media ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana partisipasi publik melalui media sosial memfasilitasi pembentukan ruang debat deliberatif yang efektif di negara demokrasi berkembang, mengeksplorasi faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas peran media ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-eab36.webp" title="JURIS - Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-eab36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-eab36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-eab36.webp 1x" title="JURIS - Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies" alt="JURIS - Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-d0f19.webp" title="JURIS - Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-d0f19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-d0f19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-d0f19.webp 1x" title="JURIS - Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies" alt="JURIS - Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-a2bf5.webp" title="JURIS - Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-a2bf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-a2bf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-a2bf5.webp 1x" title="JURIS - Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies" alt="JURIS - Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45559-sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu" title="JURIS - Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies" target="_blank">Civil society and street politics: contesting state legitimacy through demonstrations in emerging democracies</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana partisipasi publik melalui media sosial memfasilitasi pembentukan ruang debat deliberatif yang efektif di negara demokrasi berkembang, mengeksplorasi faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas peran media digital dalam memperkuat komunikasi dan akuntabilitas lembaga negara, serta menilai dampak jangka panjang demonstrasi jalan terhadap reformasi kebijakan publik dan legitimasi institusi, terutama dalam konteks perubahan regulasi yang mengencangkan ruang sipil..
<br>Demonstrasi jalan pada 25Ac31 Agustus 2025 berperan sebagai mekanisme korektif legitimasi negara melalui tiga jalur.artikulasi resistensi moral terhadap distorsi kekuasaan, pembentukan ruang publik counterAcsphere di jalan dan ranah digital yang memulihkan fungsi deliberatif saat saluran formal terkendala, dan munculnya politik duka yang mengubah kehilangan individu menjadi tuntutan etis untuk keadilan dan akuntabilitas.Protes ini menunjukkan bahwa legitimasi politik ditentukan tidak hanya oleh prosedur elektoral, tetapi juga oleh kemampuan negara menjalin komunikasi moral yang berkelanjutan dengan warganya.Oleh karena itu, memperkuat demokrasi memerlukan perlindungan ruang sipil, penegakan kebebasan ekspresi, dan dialog publik transparan antara masyarakat dan lembaga negara
<br>Gelombang demonstrasi jalan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menyoroti ketegangan antara negara dan masyarakat sipil, terutama ketika lembaga perwakilan dianggap tidak lagi mampu melaksanakan dialog deliberatif dengan warga. Penelitian ini bertujuan menganalisis demonstrasi jalan sebagai praktik politik masyarakat sipil yang merespons melemahnya kepercayaan terhadap saluran demokratis formal. Fokus studi ini jatuh pada rangkaian protes yang menuntut pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat pada tanggal 25Ae31 Agustus 2025, menggunakan pendekatan fenomenologis untuk menganalisis makna simbolik dan moral yang muncul dari demonstrasi tersebut. Data dikumpulkan melalui analisis laporan media, laporan organisasi masyarakat sipil, dokumen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-eab36.webp" type="image/webp" length="96398" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-eab36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-d0f19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/sipil-organisasi-masyarakat-penerapan-kebijakan-pu-thumb-a2bf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3622-otoritas-jurnal-ilmu-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45551-identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-moti" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45551-identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-moti" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:0a4013e27c08203591eaa6a87300cc0b</id>
	<published>2026-05-04T15:14:51+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T15:14:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<category term="terbit e" label="terbit e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,e,header,ojs,page,terbit,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran media sosial dan teknologi dalam membentuk karakter religius remaja, mengingat pengaruhnya yang semakin signifikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran media sosial dan teknologi dalam membentuk karakter religius remaja, mengingat pengaruhnya yang semakin signifikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-9a841.webp" title="JURIS - The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-9a841.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-9a841.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-9a841.webp 1x" title="JURIS - The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu" alt="JURIS - The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-da18b.webp" title="JURIS - The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-da18b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-da18b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-da18b.webp 1x" title="JURIS - The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu" alt="JURIS - The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-9f365.webp" title="JURIS - The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-9f365.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-9f365.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-9f365.webp 1x" title="JURIS - The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu" alt="JURIS - The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45551-identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-moti" title="JURIS - The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu" target="_blank">The roles of parenting patterns in shaping the religious character of students at SMPN 9 Palu</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran media sosial dan teknologi dalam membentuk karakter religius remaja, mengingat pengaruhnya yang semakin signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi bagi orang tua untuk meningkatkan keterampilan pola asuh demokratis, sehingga dapat membantu mereka dalam membentuk karakter religius anak secara lebih efektif. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembentukan karakter religius, misalnya melalui pengembangan program mentoring sebaya atau kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada nilai-nilai keagamaan, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai tersebut pada diri siswa..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh demokratis merupakan pendekatan paling efektif dalam membentuk karakter religius siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang dibesarkan dengan pola asuh demokratis cenderung memiliki tingkat karakter religius yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang dibesarkan dengan pola asuh otoriter atau permisif.Hal ini mengindikasikan pentingnya komunikasi, keteladanan, dan pengawasan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan pada anak
<br>Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola asuh orang tua dalam membentuk karakter religius anak serta menguji perbedaan tingkat karakter religius siswa berdasarkan pola asuh di SMP Negeri 9 Palu. Kajian ini berangkat dari fenomena bahwa perkembangan karakter religius siswa masih bervariasi, sementara setiap keluarga menerapkan pola asuh berbeda yang dapat memengaruhi pembiasaan nilai keagamaan. Pada masa remaja awal, dinamika pergaulan dan pengaruh teknologi juga menuntut peran orang tua dalam memberikan bimbingan yang konsisten. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen utama, didukung observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-da18b.webp" type="image/webp" length="93758" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-9a841.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-da18b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/identitas-religius-anak-aktif-siswa-ber-motivasi-m-thumb-9f365.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective A Case Study in Tondong Tallasa District ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective A Case Study in Tondong Tallasa District ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective A Case Study in Tondong Tallasa District ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45535-moral-anak-sosial-rumah-tangga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45535-moral-anak-sosial-rumah-tangga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:fbaaae41e10bbd78bcc18601aecf40d9</id>
	<published>2026-05-04T15:03:55+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T15:03:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas mediasi keluarga berbasis adat dalam mencegah perceraian di wilayah Tondong Tallasa, terutama dalam kasus campur tangan orang tua, untuk melihat apakah pendekatan budaya lokal lebih diterima masyarakat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas mediasi keluarga berbasis adat dalam mencegah perceraian di wilayah Tondong Tallasa, terutama dalam kasus campur tangan orang tua, untuk melihat apakah pendekatan budaya lokal lebih diterima masyarakat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5d208.webp" title="JURIS - The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5d208.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5d208.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5d208.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District" alt="JURIS - The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5c869.webp" title="JURIS - The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5c869.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5c869.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5c869.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District" alt="JURIS - The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-cee88.webp" title="JURIS - The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-cee88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-cee88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-cee88.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District" alt="JURIS - The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45535-moral-anak-sosial-rumah-tangga" title="JURIS - The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District" target="_blank">The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas mediasi keluarga berbasis adat dalam mencegah perceraian di wilayah Tondong Tallasa, terutama dalam kasus campur tangan orang tua, untuk melihat apakah pendekatan budaya lokal lebih diterima masyarakat dibanding proses pengadilan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kondisi ekonomi mikro keluarga pasca-perceraian memengaruhi perkembangan psikososial anak, termasuk akses pendidikan dan kesehatan mental, guna merancang intervensi ekonomi yang tepat sasaran. Ketiga, sebaiknya dikaji pula dampak jangka panjang perceraian terhadap identitas agama dan nilai moral anak, mengingat konteks sosial keagamaan yang kuat di wilayah tersebut, untuk memahami bagaimana keutuhan keluarga memengaruhi pembentukan karakter keagamaan generasi muda. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan sosial, dukungan psikologis, dan program penguatan keluarga di tingkat komunitas..
<br>Faktor utama yang menyebabkan perceraian di Kecamatan Tondong Tallasa meliputi kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, kesulitan ekonomi, dan campur tangan orang tua.Dampak perceraian terhadap anak sangat mendalam dan multiaspek, termasuk trauma, rasa malu, serta penarikan diri secara sosial.Anak-anak tersebut sering mengalami gangguan emosional dan kesulitan beradaptasi sosial akibat hilangnya rasa aman dan keutuhan keluarga
<br>Penelitian ini mengkaji dampak perceraian terhadap anak dari perspektif sosiologi hukum di Kecamatan Tondong Tallasa. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi efek perceraian terhadap anak serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan perceraian di Kecamatan Tondong Tallasa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu prosedur pemecahan masalah yang menyelidiki fenomena dengan menggambarkan kondisi subjek atau objek penelitian sebagaimana adanya, berdasarkan fakta yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara meninjau dan mensintesis temuan untuk menghasilkan ringkasan tematik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5d208.webp" type="image/webp" length="98094" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5d208.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-5c869.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/moral-anak-sosial-rumah-tangga-lksa-divorce-childr-thumb-cee88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered Siri Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered Siri Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered Siri Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45547-evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45547-evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:5a54c64c67c6255aeaef1bd4ad7ed383</id>
	<published>2026-05-04T14:59:13+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T14:59:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pendidikan hukum yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendaftaran perkawinan. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif tentang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pendidikan hukum yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendaftaran perkawinan. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif tentang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-febdf.webp" title="JURIS - Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-febdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-febdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-febdf.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok" alt="JURIS - Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-83ca3.webp" title="JURIS - Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-83ca3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-83ca3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-83ca3.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok" alt="JURIS - Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-371b9.webp" title="JURIS - Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-371b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-371b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-371b9.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok" alt="JURIS - Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45547-evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b" title="JURIS - Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok" target="_blank">Analysis of Islamic Law and Positive Law in Preventing Unregistered (Siri) Marriages at the Giri Menang Religious Court of West Lombok</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pendidikan hukum yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendaftaran perkawinan. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif tentang praktik-praktik terbaik di berbagai daerah di Indonesia dalam mencegah perkawinan siri, dengan tujuan untuk mengidentifikasi strategi yang paling efektif dan dapat diterapkan secara luas. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran pemimpin agama dalam mempromosikan kepatuhan terhadap hukum perkawinan, termasuk pendaftaran perkawinan, dan bagaimana mereka dapat bekerja sama dengan lembaga negara untuk mencapai tujuan ini..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencegahan perkawinan siri di Kabupaten Lombok Barat memerlukan pendekatan hukum integratif yang menyelaraskan hukum Islam dan hukum positif dalam sistem hukum plural Indonesia.Persistensi perkawinan siri disebabkan oleh perpotongan kerentanan ekonomi, norma sosial-budaya yang tertanam, kesadaran hukum yang terbatas, dan penggunaan perkawinan siri untuk menyembunyikan poligami.Faktor-faktor ini secara kolektif memperkuat praktik masyarakat yang memprioritaskan formalitas agama sambil mengabaikan konsekuensi hukum jangka panjang, terutama bagi perempuan dan anak-anak.Temuan menunjukkan bahwa Pengadilan Agama Giri Menang memainkan peran kunci tidak hanya dalam upaya perbaikan melalui isbat nikah, tetapi juga dalam intervensi hukum pencegahan.Melalui layanan bantuan hukum (POSBAKUM), program pengadilan keliling (sidang keliling), layanan isbat nikah terintegrasi, dan pendidikan hukum yudisial, pengadilan telah memperluas akses ke keadilan dan memperkuat kesadaran hukum di kalangan masyarakat marginal.Orientasi pencegahan ini menandakan pergeseran institusional penting dari legalisasi pasca-facto menuju pemberdayaan hukum proaktif.Dari perspektif maqAid al-sharah, pendaftaran perkawinan harus dipahami sebagai persyaratan hukum substansial daripada formalitas administratif semata.Pendaftaran berfungsi untuk melindungi tujuan esensial hukum Islam, khususnya perlindungan keturunan (uife al-nasl), harta benda (uife al-mAl), dan martabat manusia (uife al-irs), sambil mencegah kerugian sistematis (dar al-mafAsid).Ketika ditafsirkan melalui kerangka maqAid, hukum positif Indonesia tentang perkawinan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam tetapi berfungsi sebagai instrumen untuk mewujudkan tujuan substansialnya.Oleh karena itu, integrasi hukum Islam dan hukum positif menyediakan fondasi normatif dan praktis untuk mengatasi perkawinan siri.Penguatan pendidikan hukum, peningkatan kolaborasi institusional antara pengadilan agama, pemimpin agama, dan lembaga negara, serta penguatan strategi yudisial pencegahan adalah langkah-langkah penting menuju kepastian hukum, keadilan gender, dan perlindungan sosial.Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan integratif yang berorientasi maqAid menawarkan model yang layak dan sensitif konteks untuk mengatur perkawinan di masyarakat Muslim kontemporer
<br>Perkawinan siri atau yang tidak didaftarkan tetap menjadi fenomena yang luas di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Lombok Barat. Praktik ini umumnya didorong oleh faktor budaya dan ekonomi, serta kurangnya kesadaran hukum di masyarakat. Meskipun perkawinan siri mungkin dianggap sah menurut hukum Islam, tetapi tidak memiliki kekuatan hukum di bawah hukum positif karena tidak adanya pendaftaran resmi. Hal ini menimbulkan berbagai masalah hukum, terutama mengenai hak istri dan anak, serta perlindungan hukum bagi pihak yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perkawinan siri terjadi di Kabupaten Lombok Barat dan untuk memeriksa peran hukum Islam dan hukum positif dalam mencegahnya, dengan fokus khusus pada peran Pengadilan Agama Giri Menang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan observasi, wawancara,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-83ca3.webp" type="image/webp" length="109420" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-febdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-83ca3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/evolution-islamic-law-prinsip-islam-peran-faktor-b-thumb-371b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45553-kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-r" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45553-kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-r" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:c26bf53ee7a5c2feb758c4578a10a87d</id>
	<published>2026-05-04T14:57:30+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T14:57:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<category term="terbit e" label="terbit e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,e,header,ojs,page,terbit,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas ChatGPT dalam meregulasi emosi pada kelompok demografis lain, seperti pria ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas ChatGPT dalam meregulasi emosi pada kelompok demografis lain, seperti pria ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-6efa8.webp" title="JURIS - Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-6efa8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-6efa8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-6efa8.webp 1x" title="JURIS - Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families" alt="JURIS - Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-7c25a.webp" title="JURIS - Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-7c25a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-7c25a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-7c25a.webp 1x" title="JURIS - Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families" alt="JURIS - Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-7dde3.webp" title="JURIS - Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-7dde3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-7dde3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-7dde3.webp 1x" title="JURIS - Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families" alt="JURIS - Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45553-kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-r" title="JURIS - Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families" target="_blank">Emotion Regulation Strategies Through ChatGPT among Generation Z Women from Broken Home Families</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas ChatGPT dalam meregulasi emosi pada kelompok demografis lain, seperti pria atau kelompok usia yang berbeda, untuk memahami apakah pola dan mekanisme yang sama berlaku secara universal. Kedua, penting untuk meneliti lebih lanjut tentang potensi dampak jangka panjang penggunaan ChatGPT terhadap kesehatan mental, termasuk kemungkinan ketergantungan atau efek samping negatif lainnya. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi berbasis AI yang lebih personal dan adaptif, yang disesuaikan dengan kebutuhan individu dan konteks spesifik mereka, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat trauma masa lalu atau gaya regulasi emosi yang dominan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran AI dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan emosional, serta membuka jalan bagi pengembangan solusi inovatif yang dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa Generasi Z perempuan dari keluarga tidak utuh dapat meregulasi emosi mereka dengan memanfaatkan ChatGPT sebagai wadah yang aman untuk menyalurkan emosi, mendapatkan validasi, dan menemukan makna positif di balik pengalaman negatif melalui reappraisal kognitif.Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa ChatGPT tidak hanya berfungsi sebagai alat digital, tetapi juga sebagai 'teman reflektif' yang mendukung proses pemahaman diri dan pertumbuhan psikologis.Secara teoritis, temuan ini memperluas teori regulasi emosi dan teori keterikatan dengan menunjukkan peran ChatGPT dalam mencapai kesejahteraan psikologis
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman individu dalam meregulasi emosi melalui media Artificial Intelligence, khususnya ChatGPT, sebagai tempat curhat. Pendekatan yang digunakan adalah fenomenologi dengan tiga partisipan perempuan berusia 17Ae27 tahun, yang diwawancarai secara daring. Analisis data dilakukan menggunakan metode fenomenologi interpretatif. Hasil penelitian mengungkap tiga tema utama: trauma masa lalu, expressive suppression, dan makna ChatGPT. ChatGPT dipersepsikan sebagai ruang aman dan bebas penghakiman, yang berkontribusi pada peningkatan resiliensi dan kesejahteraan emosional partisipan serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-6efa8.webp" type="image/webp" length="85008" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-6efa8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-7c25a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/kesejahteraan-emosional-regulasi-emosi-pelatihan-k-thumb-7dde3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Theory of planned behavior an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Theory of planned behavior an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Theory of planned behavior an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45550-daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45550-daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:dc9cf9665677bacf800c6aff87b3aba9</id>
	<published>2026-05-04T14:47:57+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T14:47:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<category term="terbit e" label="terbit e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,e,header,ojs,page,terbit,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penggunaan ChatGPT terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa secara lebih mendalam. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penggunaan ChatGPT terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa secara lebih mendalam. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-1a588.webp" title="JURIS - Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-1a588.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-1a588.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-1a588.webp 1x" title="JURIS - Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University" alt="JURIS - Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-37105.webp" title="JURIS - Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-37105.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-37105.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-37105.webp 1x" title="JURIS - Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University" alt="JURIS - Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-c2a94.webp" title="JURIS - Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-c2a94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-c2a94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-c2a94.webp 1x" title="JURIS - Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University" alt="JURIS - Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45550-daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psik" title="JURIS - Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University" target="_blank">Theory of planned behavior: an analysis of ChatGPT usage behavior among students at Makassar State University</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penggunaan ChatGPT terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa secara lebih mendalam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran etika akademik terkait penggunaan ChatGPT. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana institusi pendidikan dapat merancang kebijakan yang mendukung penggunaan ChatGPT secara bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta memitigasi potensi risiko yang terkait dengan teknologi ini. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang implikasi penggunaan ChatGPT dalam pendidikan dapat diperoleh, sehingga dapat mendukung pengembangan strategi yang tepat untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatifnya..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa memiliki sikap positif terhadap penggunaan ChatGPT, norma sosial yang moderat, dan kontrol perilaku yang tinggi.Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menggunakan ChatGPT karena manfaat yang dirasakan dan kemampuan mereka dalam mengatur penggunaannya, bukan karena tekanan sosial.Oleh karena itu, penting bagi perguruan tinggi untuk memberikan panduan etis yang jelas agar penggunaan ChatGPT tetap selaras dengan integritas akademik
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku penggunaan ChatGPT pada mahasiswa di era manfaat dan tantangan teknologi melalui Theory of Planned Behavior. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dan sampel 729 responden. Data dikumpulkan melalui survei dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan SPSS. Hasil analisis tiga variabel utama attitude toward behavior (ATB), subjective norms (SN), dan perceived behavioral control (PBC) menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki sikap positif tinggi terhadap penggunaan ChatGPT (70,6%). Sebagian besar responden menilai norma sosial berada pada kategori sedang (66,0%), sementara persepsi kontrol perilaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-1a588.webp" type="image/webp" length="194742" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-1a588.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-37105.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/daring-mayoritas-mahasiswa-fakultas-psikologi-tpb-thumb-c2a94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council MUI Fatwa No 1 of 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council MUI Fatwa No 1 of 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council MUI Fatwa No 1 of 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45537-ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45537-ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:1795e0adaaa377e046ff1c47e311d9ae</id>
	<published>2026-05-04T14:46:01+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T14:46:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Melakukan penelitian empiris yang lebih mendalam tentang praktik masyarakat dalam merespons fatwa, sehingga hasilnya lebih konseptual. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Melakukan penelitian empiris yang lebih mendalam tentang praktik masyarakat dalam merespons fatwa, sehingga hasilnya lebih konseptual. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-fa076.webp" title="JURIS - Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-fa076.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-fa076.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-fa076.webp 1x" title="JURIS - Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025" alt="JURIS - Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-f62e5.webp" title="JURIS - Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-f62e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-f62e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-f62e5.webp 1x" title="JURIS - Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025" alt="JURIS - Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-8e136.webp" title="JURIS - Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-8e136.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-8e136.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-8e136.webp 1x" title="JURIS - Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025" alt="JURIS - Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45537-ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa" title="JURIS - Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025" target="_blank">Sound Horeg from the Perspective of Malauah Mursalah: An Analysis ofthe East Java Indonesian Ulema Council (MUI) Fatwa No. 1 of 2025</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Melakukan penelitian empiris yang lebih mendalam tentang praktik masyarakat dalam merespons fatwa, sehingga hasilnya lebih konseptual. Penelitian ini dapat melibatkan survei, wawancara, dan studi interdisipliner untuk memahami implementasi fatwa secara konkret.2. Mengembangkan studi komparatif tentang fatwa-fatwa MUI yang terkait dengan isu-isu sosial-budaya lainnya, seperti penggunaan teknologi dalam ibadah atau praktik-praktik budaya yang kontroversial. Studi komparatif ini dapat membantu memahami bagaimana fatwa-fatwa MUI mempengaruhi perilaku masyarakat dan dinamika sosial.3. Melakukan analisis lebih lanjut tentang dampak fatwa terhadap ekonomi lokal, terutama dalam industri hiburan dan pariwisata. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana fatwa-fatwa MUI mempengaruhi pelaku usaha dan bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan aturan-aturan yang ditetapkan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran praktis bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam mengelola isu-isu sosial-budaya yang terkait dengan fatwa-fatwa MUI..
<br>Berdasarkan data yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa Fatwa MUI Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2025 mengenai Penggunaan Sound Horeg merupakan respons terhadap fenomena sosial-budaya yang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.Meskipun tidak memiliki kekuatan mengikat secara hukum positif, fatwa ini berfungsi sebagai panduan moral dan etika yang menekankan prinsip manfaat (maslahah mursalah) dalam hukum Islam.Fatwa MUI Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2025 menekankan bahwa hukum sound horeg adalah haram.Namun demikian, MUI memberikan beberapa pengecualian untuk mencegah kerugian seperti gangguan ketertiban, polusi suara, dan potensi konflik sosial, serta upaya untuk menjaga tujuan syariah (maqAid al-syar'ah) seperti ketenangan ibadah, kesehatan, dan harmonisasi sosial
<br>Fenomena penggunaan sound horegAisistem pengeras suara dengan volume tinggi dan bass dominanAitelah menjadi tren di berbagai daerah di Indonesia, terutama dalam acara hiburan dan pertemuan publik. Meskipun memberikan nilai hiburan dan daya tarik budaya, penggunaan sound horeg seringkali menimbulkan polusi suara, gangguan publik, dan konflik sosial. Sebagai respons terhadap fenomena ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur mengeluarkan Fatwa Nomor 1 Tahun 2025 yang memberikan panduan etis dan agama mengenai penggunaan sound horeg. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analisis dengan metode penelitian pustaka, dengan fokus pada analisis konten fatwa melalui perspektif malauah mursalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji konten MUI Jawa Timur Fatwa Nomor 1 Tahun 2025, menganalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-8e136.webp" type="image/webp" length="108596" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-fa076.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-f62e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/ulema-council-mui-fenomena-sound-horeg-analisis-fa-thumb-8e136.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The influence of social pressure on the mental health of the final year students at Tadulako University ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The influence of social pressure on the mental health of the final year students at Tadulako University ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The influence of social pressure on the mental health of the final year students at Tadulako University ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45555-findings-highlight-sst-social-support-employee-men" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45555-findings-highlight-sst-social-support-employee-men" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:639e17545b332ac9d959c0d5fe94d381</id>
	<published>2026-05-04T14:30:53+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T14:30:53+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<category term="terbit e" label="terbit e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,e,header,ojs,page,terbit,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi sumber-sumber tekanan sosial yang paling signifikan bagi mahasiswa tingkat akhir, seperti tekanan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi sumber-sumber tekanan sosial yang paling signifikan bagi mahasiswa tingkat akhir, seperti tekanan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-4b863.webp" title="JURIS - The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-4b863.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-4b863.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-4b863.webp 1x" title="JURIS - The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University" alt="JURIS - The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-88194.webp" title="JURIS - The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-88194.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-88194.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-88194.webp 1x" title="JURIS - The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University" alt="JURIS - The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-79809.webp" title="JURIS - The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-79809.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-79809.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-79809.webp 1x" title="JURIS - The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University" alt="JURIS - The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45555-findings-highlight-sst-social-support-employee-men" title="JURIS - The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University" target="_blank">The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi sumber-sumber tekanan sosial yang paling signifikan bagi mahasiswa tingkat akhir, seperti tekanan dari keluarga, teman sebaya, atau lingkungan akademik, sehingga intervensi yang lebih tepat sasaran dapat dirancang. Kedua, penelitian kualitatif dapat digunakan untuk menggali lebih dalam pengalaman mahasiswa dalam menghadapi tekanan sosial dan strategi koping yang mereka gunakan, memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika psikologis yang terlibat. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program-program yang dirancang untuk meningkatkan dukungan sosial, keterampilan coping, dan resiliensi mahasiswa tingkat akhir, dengan tujuan mengurangi dampak negatif tekanan sosial terhadap kesehatan mental mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pencegahan dan penanganan masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa, serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan..
<br>The study concludes that the majority of final-year students at Tadulako University experience high to very high levels of social pressure, which negatively impacts their mental health.Regression analysis confirms a significant positive influence of social pressure on studentsAo mental well-being, explaining 15.These findings underscore the importance of providing adequate support systems, counseling services, and coping strategies to help students manage academic and social pressures
<br>This study investigates the influence of social pressure on the mental health of final-year students at Tadulako University using a quantitative survey design with a saturated sample of 800 participants. Data were collected through Likert-scale questionnaires comprising 20 items on social pressure and 38 items on mental health, and subsequently analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The results indicate that students generally experienced high to very high levels of social pressure, while their mental health also fell within high to very high categories. Regression analysis produced the...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-79809.webp" type="image/webp" length="121786" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-4b863.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-88194.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/findings-highlight-sst-social-support-employee-men-thumb-79809.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45552-hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45552-hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:8ca482715f1393995279c93ae67507b4</id>
	<published>2026-05-04T14:29:18+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T14:29:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<category term="terbit e" label="terbit e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,e,header,ojs,page,terbit,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan, disarankan untuk menyelidiki efektivitas program pembinaan harapan dan makna hidup yang dilaksanakan secara virtual di perguruan tinggi, serta mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan flourishing mahasiswa secara longitudinal. Penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan, disarankan untuk menyelidiki efektivitas program pembinaan harapan dan makna hidup yang dilaksanakan secara virtual di perguruan tinggi, serta mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan flourishing mahasiswa secara longitudinal. Penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-3a198.webp" title="JURIS - The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-3a198.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-3a198.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-3a198.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students" alt="JURIS - The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-54283.webp" title="JURIS - The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-54283.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-54283.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-54283.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students" alt="JURIS - The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-6021a.webp" title="JURIS - The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-6021a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-6021a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-6021a.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students" alt="JURIS - The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45552-hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-m" title="JURIS - The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students" target="_blank">The Influence of Hope and Meaning in Life as Predictors of Flourishing Among Higher Education Students</a>: Berdasarkan temuan, disarankan untuk menyelidiki efektivitas program pembinaan harapan dan makna hidup yang dilaksanakan secara virtual di perguruan tinggi, serta mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan flourishing mahasiswa secara longitudinal. Penelitian lanjutan juga perlu meneliti peran dukungan sosial dan kebijakan institusi dalam memperkuat hubungan antara harapan, makna hidup, dan flourishing, dengan menggunakan pendekatan campuran antara data kuantitatif dan kualitatif. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara mahasiswa jurusan pendidikan dengan jurusan lain, guna menilai apakah faktor-faktor ini memiliki dampak yang berbeda pada kelompok profesional yang berbeda; hasilnya dapat menjadi dasar pengembangan program kesejahteraan yang lebih tersegmentasi..
<br>Harapan dan makna hidup secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap flourishing mahasiswa jurusan pendidikan, sehingga meningkatkan kemampuan mereka untuk mengalami kesejahteraan mental positif.RataAcrata skor harapan, makna, dan flourishing menunjukkan bahwa siswa masih berada pada kategori harapan sedang dan flourishing rendah.Penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan intervensi yang dapat meningkatkan harapan dan makna hidup guna memperbaiki kondisi flourishing bagi mahasiswa
<br>Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh harapan dan makna hidup terhadap flourishing mahasiswa jurusan pendidikan. Flourishing merupakan kondisi mental individu yang positif dalam diri individu sehingga ia memiliki kemampuan dalam menyeimbangkan aspek negatif maupun positif dan mengenali kekuatannya. Bagi mahasiswa jurusan pendidikan, flourishing dibutuhkan agar mereka siap memiliki motivasi dan komitmen sebagai seorang pendidik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Uji regresi linier berganda yang digunakan untuk melihat pengaruh harapan dan makna hidup terhadap flourishing mahasiswa menunjukkan nilai sig. sebesar 0,000 yang berarti harapan dan makna hidup memiliki pengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-3a198.webp" type="image/webp" length="57702" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-3a198.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-54283.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/hakikat-makna-hidup-flourishing-hope-meaning-ratar-thumb-6021a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Misyar Marriage A Comparative Legal Analysis of Yusuf al Qaradawi and AoAbd al AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Misyar Marriage A Comparative Legal Analysis of Yusuf al Qaradawi and AoAbd al AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Misyar Marriage A Comparative Legal Analysis of Yusuf al Qaradawi and AoAbd al AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45539-studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-marr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45539-studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-marr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:6f8b0d2211ea89f27bbbfe490a696d61</id>
	<published>2026-05-04T14:28:56+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T14:28:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji dampak sosial dan psikologis dari pernikahan misyar terhadap perempuan dan anak-anak, khususnya dalam konteks keluarga yang tidak sepenuhnya memenuhi standar konvensional. Selain itu, studi komparatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji dampak sosial dan psikologis dari pernikahan misyar terhadap perempuan dan anak-anak, khususnya dalam konteks keluarga yang tidak sepenuhnya memenuhi standar konvensional. Selain itu, studi komparatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-d636a.webp" title="JURIS - Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-d636a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-d636a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-d636a.webp 1x" title="JURIS - Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought" alt="JURIS - Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-301f8.webp" title="JURIS - Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-301f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-301f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-301f8.webp 1x" title="JURIS - Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought" alt="JURIS - Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-ca60a.webp" title="JURIS - Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-ca60a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-ca60a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-ca60a.webp 1x" title="JURIS - Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought" alt="JURIS - Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45539-studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-marr" title="JURIS - Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought" target="_blank">Misyar Marriage: A Comparative Legal Analysis of Yusuf al-Qaradawi and AoAbd al-AoAziz ibn AoAbd Allah ibn BazAos Thought</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji dampak sosial dan psikologis dari pernikahan misyar terhadap perempuan dan anak-anak, khususnya dalam konteks keluarga yang tidak sepenuhnya memenuhi standar konvensional. Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam dapat dilakukan dengan melibatkan perspektif dari berbagai mazhab fikih dan konteks budaya yang berbeda untuk memahami variasi pandangan terhadap pernikahan misyar. Terakhir, penelitian tentang efektivitas regulasi hukum yang ada, seperti yang tercermin dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI), dalam menangani isu-isu yang muncul dalam pernikahan misyar, serta pengembangan model regulasi yang lebih komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern, sangatlah penting. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kompleksitas pernikahan misyar dan berkontribusi pada pengembangan kebijakan hukum keluarga yang lebih adil dan berkeadilan..
<br>The study demonstrates that both Yusuf al-Qaradawi and Abd al-Aziz ibn Abd Allah ibn Baz generally permit misyAr marriage, though with differing legal emphases.Both scholars acknowledge that misyAr marriage is not an ideal model of marriage but may function as a contextual legal solution under specific circumstances.The divergence between the two scholars highlights a broader juristic difference between adaptive legal flexibility and preventive legal conservatism within contemporary Islamic legal thought
<br>This study examines the opinions of several contemporary scholars regarding the practice of misyar marriage, which represents a relatively new issue within the discourse of Islamic law. Fundamentally, marriage is a sacred bond established between a husband and wife through the fulfillment of mutual rights and obligations as a marital partnership. This research employs a library-based research method, collecting data in the form of scholarly opinions on the practice of misyar marriage. The data sources are derived from various books and academic journals related to the Misyar marriage. The findings of this study suggest that the issue of misyar marriage presents a contemporary legal challenge among modern scholars, as it is not explicitly addressed in the works of classical jurists....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-301f8.webp" type="image/webp" length="102610" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-d636a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-301f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/studi-komparatif-ibnu-misyar-marriage-islamic-law-thumb-ca60a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney Case Study of Supreme Court Decision No 130 Pdt G 2023 PN Skt ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney Case Study of Supreme Court Decision No 130 Pdt G 2023 PN Skt ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney Case Study of Supreme Court Decision No 130 Pdt G 2023 PN Skt ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45544-surat-kuasa-tanggung-notaris-ber" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45544-surat-kuasa-tanggung-notaris-ber" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:e1775e1545481ad59a69f69cfc985382</id>
	<published>2026-05-04T14:08:58+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T14:08:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan asas kehati-hatian oleh notaris dalam praktik sehari-hari di berbagai daerah di Indonesia, terutama dalam transaksi properti, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kelalaian dalam verifikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan asas kehati-hatian oleh notaris dalam praktik sehari-hari di berbagai daerah di Indonesia, terutama dalam transaksi properti, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kelalaian dalam verifikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-978e9.webp" title="JURIS - NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-978e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-978e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-978e9.webp 1x" title="JURIS - NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt" alt="JURIS - NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-2d911.webp" title="JURIS - NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-2d911.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-2d911.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-2d911.webp 1x" title="JURIS - NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt" alt="JURIS - NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-0b6f8.webp" title="JURIS - NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-0b6f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-0b6f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-0b6f8.webp 1x" title="JURIS - NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt" alt="JURIS - NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45544-surat-kuasa-tanggung-notaris-ber" title="JURIS - NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt" target="_blank">NotaryAos Liability in Drafting Successive Powers of Attorney: Case Study of Supreme Court Decision No.130/Pdt.G/2023/PN.Skt</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan asas kehati-hatian oleh notaris dalam praktik sehari-hari di berbagai daerah di Indonesia, terutama dalam transaksi properti, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kelalaian dalam verifikasi surat kuasa bertingkat. Kedua, perlu dikaji efektivitas Majelis Pengawas Notaris dalam menegakkan sanksi administratif terhadap pelanggaran etika notaris, termasuk sejauh mana sanksi tersebut mampu mencegah praktik serupa di masa depan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi kesadaran hukum masyarakat luas terhadap risiko hukum dari penggunaan surat kuasa bertingkat, guna merancang edukasi hukum yang efektif yang dapat mencegah eksploitasi terhadap ketidaktahuan hukum. Penelitian-penelitian ini dapat mengungkap celah sistemik antara norma hukum, pengawasan profesi, dan pemahaman publik, serta memberikan dasar bagi reformasi kelembagaan yang lebih holistik. Dengan memahami dinamika di tingkat praktik, pengawasan, dan kesadaran masyarakat, upaya penguatan integritas notarial dapat dirancang secara lebih tepat dan berkelanjutan. Penelitian lanjutan juga sebaiknya mengeksplorasi model verifikasi digital yang dapat membantu notaris memastikan persetujuan langsung dari pemberi kuasa secara aman dan tercatat. Studi tentang integrasi teknologi dalam proses notarial dapat memberikan solusi konkret untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, perbandingan antar wilayah dapat mengungkap variasi praktik dan faktor lokal yang memengaruhi kepatuhan terhadap asas kehati-hatian. Temuan dari penelitian-penelitian tersebut dapat dirangkum dalam rekomendasi kebijakan yang menyeluruh bagi Ikatan Notaris Indonesia dan lembaga pemerintah terkait..
<br>Pembuatan surat kuasa bertingkat tanpa otorisasi eksplisit dari pemberi kuasa bertentangan dengan sifat personal mandat menurut Pasal 1814 KUH Perdata dan melemahkan keotentikan akta notaris.Notaris dapat dikenai tanggung jawab berjenjangAiperdata, administratif, etis, bahkan pidanaAijika gagal menerapkan asas kehati-hatian dalam memverifikasi legalitas dan persetujuan.Penerapan prinsip kehati-hatian secara konsisten menjadi kunci untuk menjaga integritas profesi notaris dan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem hukum
<br>Notaris menempati posisi sentral dalam sistem hukum perdata Indonesia sebagai pejabat publik yang berwenang membuat akta otentik guna menjamin kepastian hukum dan melindungi hak-hak pribadi. Namun, praktik pembuatan surat kuasa bertingkatAidi mana kuasa yang diberikan dialihkan kepada pihak ketiga tanpa persetujuan eksplisit dari pemberi kuasaAimenimbulkan berbagai persoalan hukum dan etika serius. Artikel ini menggunakan metode yuridis normatif untuk mengkaji cakupan dan bentuk tanggung jawab notaris dalam kasus tersebut, berdasarkan ketentuan perundang-undangan, doktrin hukum, dan praktik peradilan, khususnya Putusan Mahkamah Agung Nomor 130/Pdt.G/2023/PN.Skt. Analisis menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-978e9.webp" type="image/webp" length="95852" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-978e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-2d911.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/surat-kuasa-tanggung-notaris-bertingkat-putusan-ma-thumb-0b6f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45548-sistem-antrean-sidang-antrian-software-prom" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45548-sistem-antrean-sidang-antrian-software-prom" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:ba356d6e242c64ee9b34cc564a5d25e8</id>
	<published>2026-05-04T14:03:42+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T14:03:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="tim reviewer" label="tim reviewer" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tim editor" label="tim editor" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,editor,flag,reviewer,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang sistem antrean restoran Padang dengan menjelajahi beberapa aspek krusial yang belum tercover secara mendalam. Pertama, penting untuk menginvestigasi bagaimana variabilitas musiman dan perilaku ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang sistem antrean restoran Padang dengan menjelajahi beberapa aspek krusial yang belum tercover secara mendalam. Pertama, penting untuk menginvestigasi bagaimana variabilitas musiman dan perilaku ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-dfeec.webp" title="JURIS - Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-dfeec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-dfeec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-dfeec.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang" alt="JURIS - Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-31e74.webp" title="JURIS - Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-31e74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-31e74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-31e74.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang" alt="JURIS - Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45548-sistem-antrean-sidang-antrian-software-prom" title="JURIS - Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang" target="_blank">Penerapan Sistem Antrian Dengan Simulasi Model Menggunakan Software Promodel Di Restoran Rumah Nasi Padang</a>: Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang sistem antrean restoran Padang dengan menjelajahi beberapa aspek krusial yang belum tercover secara mendalam. Pertama, penting untuk menginvestigasi bagaimana variabilitas musiman dan perilaku pelanggan yang lebih kompleksAiseperti preferensi rombongan makan, durasi makan di tempat versus bawa pulang, atau bahkan dampak ulasan daringAimempengaruhi dinamika antrean dan kepuasan secara keseluruhan. Studi ini bisa menggunakan pendekatan data mining dari riwayat transaksi atau analisis sentimen dari media sosial untuk mengidentifikasi pola-pola tersembunyi. Kedua, mengingat potensi integrasi teknologi yang disebutkan sebelumnya, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi efektivitas solusi digital inovatif selain pra-pemesanan, misalnya sistem antrean virtual berbasis aplikasi, mesin pemesanan mandiri (self-service kiosks), atau penggunaan analitik prediktif untuk manajemen staf secara dinamis. Pertanyaan penelitiannya bisa berpusat pada seberapa besar investasi teknologi ini berkorelasi dengan peningkatan efisiensi yang terukur dan persepsi nilai dari sisi pelanggan. Terakhir, untuk memberikan panduan strategis yang lebih holistik bagi manajemen restoran, sebuah studi dapat mengintegrasikan analisis biaya-manfaat secara komprehensif. Ini berarti tidak hanya berfokus pada efisiensi operasional, tetapi juga memodelkan dampak finansial dari setiap skenario perbaikan, termasuk biaya implementasi, potensi peningkatan pendapatan dari pelanggan yang tidak jadi pergi, serta nilai jangka panjang dari peningkatan reputasi dan loyalitas pelanggan. Penelitian semacam ini akan membantu pemilik restoran membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan berkelanjutan dalam mengelola sistem antrean mereka..
<br>Salah satu skenario yang terbukti paling efektif adalah skenario "Optimasi Alur", yang menurunkan waktu tunggu menjadi 3,8 menit (penurunan 55%) dan panjang antrian menjadi 4,1 orang (penurunan 67%).Penggunaan simulasi Promodel meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan dengan menemukan bahwa perubahan pada alur proses, seperti pemisahan loket pemesanan dan pembayaran, lebih signifikan daripada penambahan sumber daya manusia saja.Manajemen Restoran Rumah Nasi Padang disarankan untuk menjadikan optimalisasi alur pelayanan sebagai prioritas utama dan memantau secara berkala melalui simulasi, sembari penelitian lanjutan dapat menggabungkan variabilitas musiman atau perilaku pelanggan untuk model yang lebih komprehensif
<br>Karena fluktuasi kedatangan dan keterbatasan sumber daya pelayanan, restoran rumahan Padang sering menghadapi masalah panjang antrian pelanggan. Ini menyebabkan waktu tunggu yang lama dan kurangnya kepuasan pelanggan. Dengan menggunakan software ProModel, penelitian ini akan menganalisis dan memodelkan sistem antrian untuk menentukan kinerja sistem saat ini dan mengusulkan perbaikan terbaik, seperti penambahan server atau penyesuaian layout. Metode termasuk pembuatan model simulasi, verifikasi-validasi, pengumpulan data waktu kedatangan pelanggan (distribusi Poisson) dan waktu pelayanan (distribusi eksponensial), dan analisis skenario alternatif dengan indikator utama waktu tunggu rata-rata (Wq), panjang antrian (Lq), dan utilisasi server. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario optimal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-dfeec.webp" type="image/webp" length="70984" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-dfeec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/sistem-antrean-sidang-antrian-software-promodel-re-thumb-31e74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1466-jurnalistiqomah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7488-tektonik-jurnal-ilmu-teknik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Career optimism of JakartaAos University students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Career optimism of JakartaAos University students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Career optimism of JakartaAos University students ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45557-tujuh-mahasiswa-aktif-respon-posit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45557-tujuh-mahasiswa-aktif-respon-posit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:b5ce1af712cddd9b7e8eade2ecf3f7bd</id>
	<published>2026-05-04T14:00:34+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T14:00:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<category term="terbit e" label="terbit e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,e,header,ojs,page,terbit,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi tingkat optimisme karier mahasiswa di Jakarta, seperti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi tingkat optimisme karier mahasiswa di Jakarta, seperti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-7db44.webp" title="JURIS - Career optimism of JakartaAos University students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-7db44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-7db44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-7db44.webp 1x" title="JURIS - Career optimism of JakartaAos University students" alt="JURIS - Career optimism of JakartaAos University students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-8a3af.webp" title="JURIS - Career optimism of JakartaAos University students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-8a3af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-8a3af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-8a3af.webp 1x" title="JURIS - Career optimism of JakartaAos University students" alt="JURIS - Career optimism of JakartaAos University students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-e20e1.webp" title="JURIS - Career optimism of JakartaAos University students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-e20e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-e20e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-e20e1.webp 1x" title="JURIS - Career optimism of JakartaAos University students" alt="JURIS - Career optimism of JakartaAos University students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45557-tujuh-mahasiswa-aktif-respon-posit" title="JURIS - Career optimism of JakartaAos University students" target="_blank">Career optimism of JakartaAos University students</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi tingkat optimisme karier mahasiswa di Jakarta, seperti dukungan sosial, pengalaman magang, atau kualitas pendidikan. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana tingkat optimisme karier berkorelasi dengan variabel lain seperti kepuasan belajar, kemampuan adaptasi, dan kinerja kerja. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi program intervensi yang dirancang untuk meningkatkan optimisme karier mahasiswa, khususnya bagi mereka yang menunjukkan tingkat optimisme yang rendah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang optimisme karier mahasiswa di Jakarta dan bagaimana meningkatkan kesiapan mereka menghadapi tantangan dunia kerja..
<br>Berdasarkan analisis terhadap 866 mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta, dapat disimpulkan bahwa secara umum mahasiswa memiliki tingkat optimisme karier yang cukup baik.Mayoritas responden masuk dalam kategori optimisme tinggi (37,8%) dan sedang (29,8%).Tingginya tingkat optimisme ini menunjukkan bahwa mahasiswa Jakarta memiliki harapan dan keyakinan positif dalam mengejar ambisi karier mereka di masa depan.Namun, perlu diperhatikan bahwa sekitar 30% mahasiswa menunjukkan tingkat optimisme yang rendah hingga sangat rendah, yang mengindikasikan perlunya intervensi dan dukungan yang lebih terarah
<br>Optimisme karier merupakan faktor penting yang memengaruhi kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Mengingat besarnya tantangan ketidakpastian karier di era sekarang, pemahaman mengenai tingkat optimisme karier mahasiswa menjadi relevan untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat optimisme karier mahasiswa di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan partisipan sebanyak 866 mahasiswa aktif dari beberapa perguruan tinggi di Jakarta. Instrumen yang digunakan adalah Career Futures Inventory (CFI) subskala Career Optimism yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Instrumen ini telah teruji validitas konstruk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-e20e1.webp" type="image/webp" length="117284" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-7db44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-8a3af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/tujuh-mahasiswa-aktif-respon-positif-karier-optimi-thumb-e20e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Conceptual Developments in Environmental Law An Interdisciplinary Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Conceptual Developments in Environmental Law An Interdisciplinary Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Conceptual Developments in Environmental Law An Interdisciplinary Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45541-climate-change-law-environmental-balinese-cust" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45541-climate-change-law-environmental-balinese-cust" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:8fcfeb0d1bbf016c3e135fd0ac3d3184</id>
	<published>2026-05-04T13:32:06+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T13:32:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Future research should explore the operationalization of ecological justice within the Indonesian legal system, moving beyond declarative rights to establish enforceable mechanisms for protecting both human and non-human interests.  Furthermore, studies ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Future research should explore the operationalization of ecological justice within the Indonesian legal system, moving beyond declarative rights to establish enforceable mechanisms for protecting both human and non-human interests.  Furthermore, studies ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-c236d.webp" title="JURIS - Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-c236d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-c236d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-c236d.webp 1x" title="JURIS - Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach" alt="JURIS - Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-0aab7.webp" title="JURIS - Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-0aab7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-0aab7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-0aab7.webp 1x" title="JURIS - Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach" alt="JURIS - Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-9b3c0.webp" title="JURIS - Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-9b3c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-9b3c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-9b3c0.webp 1x" title="JURIS - Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach" alt="JURIS - Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45541-climate-change-law-environmental-balinese-cust" title="JURIS - Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach" target="_blank">Conceptual Developments in Environmental Law: An Interdisciplinary Approach</a>: Future research should explore the operationalization of ecological justice within the Indonesian legal system, moving beyond declarative rights to establish enforceable mechanisms for protecting both human and non-human interests.  Furthermore, studies are needed to investigate the effectiveness of integrating customary law and local ecological knowledge into national environmental governance frameworks, focusing on how to overcome regulatory overlaps and ensure meaningful community participation. Finally, research should examine the development of adaptive legal mechanisms capable of responding to the dynamic challenges of climate change and biodiversity loss, including the potential for establishing specialized environmental courts and incorporating scientific evidence into legal decision-making processes. These investigations should be conducted through interdisciplinary collaborations, combining legal analysis with insights from environmental science, sociology, and anthropology to foster a more holistic and sustainable approach to environmental law in Indonesia..
<br>The study concludes that purely normative and legalistic approaches are insufficient to address the complexity of contemporary socio-ecological dynamics.The integration of principles such as legal pluralism, ecocentrism, and interdisciplinary approaches demonstrates significant potential for constructing a legal framework that is more reflective, adaptive, and inclusive.Achieving this objective requires the strengthening of institutional capacity and the development of regulatory frameworks that enable multilateral and community-based dispute resolution mechanisms grounded in customary law
<br>This study examines conceptual developments in environmental law through an interdisciplinary approach to address IndonesiaAos increasingly complex ecological and social challenges. It highlights the limitations of traditional normative and legalistic legal frameworks and emphasizes the significance of legal pluralism, ecological justice, and the integration of local knowledge systems. The primary objective of this research is to formulate a holistic conceptual framework that combines ecological sustainability, legal adaptability, and interdisciplinary insights to strengthen environmental governance. This study employs normative legal research supported by secondary data analysis, including statutory regulations, academic literature,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-0aab7.webp" type="image/webp" length="100994" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-c236d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-0aab7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/climate-change-law-environmental-balinese-customar-thumb-9b3c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry Based on the Concept of Ijarah Ala Al AoAmal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry Based on the Concept of Ijarah Ala Al AoAmal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry Based on the Concept of Ijarah Ala Al AoAmal ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45542-praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45542-praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:ea3ad8794d97735d3dc3de1f5c83f3e2</id>
	<published>2026-05-04T13:28:39+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T13:28:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara praktik hubungan kerja di industri keripik Saree dengan industri sejenis di daerah lain, dengan fokus pada aspek perlindungan pekerja dan tanggung jawab pengusaha. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara praktik hubungan kerja di industri keripik Saree dengan industri sejenis di daerah lain, dengan fokus pada aspek perlindungan pekerja dan tanggung jawab pengusaha. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-57bc9.webp" title="JURIS - An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah &#039;Ala Al-AoAmal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-57bc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-57bc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-57bc9.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah &#039;Ala Al-AoAmal" alt="JURIS - An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah &#039;Ala Al-AoAmal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-12ea9.webp" title="JURIS - An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah &#039;Ala Al-AoAmal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-12ea9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-12ea9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-12ea9.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah &#039;Ala Al-AoAmal" alt="JURIS - An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah &#039;Ala Al-AoAmal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-a6558.webp" title="JURIS - An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah &#039;Ala Al-AoAmal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-a6558.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-a6558.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-a6558.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah &#039;Ala Al-AoAmal" alt="JURIS - An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah &#039;Ala Al-AoAmal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45542-praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub" title="JURIS - An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah &#039;Ala Al-AoAmal" target="_blank">An Analysis of Employment Relations in the Saree Chips Home Industry: Based on the Concept of Ijarah 'Ala Al-AoAmal</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara praktik hubungan kerja di industri keripik Saree dengan industri sejenis di daerah lain, dengan fokus pada aspek perlindungan pekerja dan tanggung jawab pengusaha. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi alternatif dalam menyelesaikan konflik dan meningkatkan komunikasi antara pengusaha dan pekerja, serta mengidentifikasi cara-cara praktis untuk menerapkan prinsip-prinsip ijarah Aoala al-Aoamal dalam praktik hubungan kerja sehari-hari. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari implementasi prinsip-prinsip ijarah Aoala al-Aoamal dalam industri keripik Saree, termasuk peningkatan produktivitas, kesejahteraan pekerja, dan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal..
<br>Hubungan kerja berdasarkan ijarah Aoala al-Aoamal merupakan kontrak yang menekankan kejelasan, keadilan, dan perlindungan hak kedua belah pihak.Prinsip-prinsip persetujuan bersama, ketentuan yang mengikat, dan maqAid al-sharAoah menegaskan hak pekerja atas kepastian upah, keselamatan kerja, dan perlindungan hukum, serta mewajibkan pengusaha untuk menghormati kontrak hingga berakhirnya masa berlaku.Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) memperkuat kerangka ini untuk mencegah gharar dan ketidakadilan.Namun, praktik pemutusan hubungan kerja di industri keripik Saree menunjukkan pelanggaran prinsip-prinsip ijarah melalui pemecatan sepihak tanpa alasan syariah, kontrak tertulis, musyawarah, atau kompensasi.Praktik ini melemahkan kepastian hukum, posisi pekerja, dan bertentangan dengan prinsip-prinsip keadilan yang tertanam dalam hukum Islam dan hukum positif.Selain itu, tanggung jawab risiko dalam ijarah mewajibkan pengusaha untuk menjamin keselamatan pekerja, menyediakan lingkungan yang aman, dan mengkompensasi kerugian yang terkait dengan pekerjaan.Realitas di Saree menunjukkan transfer risiko sepenuhnya kepada pekerja, bertentangan dengan prinsip lA sarar wa lA sirAr, maqAid al-sharAoah, dan peraturan ketenagakerjaan.Akibatnya, praktik ini melanggar prinsip-prinsip keadilan Islam dan hukum ketenagakerjaan Indonesia
<br>Studi ini menyelidiki praktik hubungan kerja di industri keripik rumahan Saree, Aceh Besar, yang menunjukkan ketidakcocokan dengan prinsip-prinsip kontrak ijarah ala al-Aoamal dalam hukum ekonomi Islam. Masalah utama yang diidentifikasi adalah pemutusan hubungan kerja sepihak tanpa mekanisme musyawarah atau kesempatan bagi pekerja untuk membela diri. Pemutusan ini terjadi saat kontrak kerja masih berlaku, menyebabkan ketidakadilan dan bertentangan dengan prinsip perlindungan pekerja dalam Islam. Masalah lain yang muncul adalah tidak adanya tanggung jawab...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-12ea9.webp" type="image/webp" length="96626" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-57bc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-12ea9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/praktik-ekonomi-syariah-ijarah-aoala-al-aoamal-hub-thumb-a6558.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45540-kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45540-kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:40d2805dfaa46beffd1c15a7971745bd</id>
	<published>2026-05-04T13:27:26+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T13:27:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara hukum keluarga Islam dengan sistem hukum keluarga lainnya, seperti hukum keluarga Kristen atau hukum keluarga sekuler, untuk memahami bagaimana kewajiban finansial suami diinterpretasikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara hukum keluarga Islam dengan sistem hukum keluarga lainnya, seperti hukum keluarga Kristen atau hukum keluarga sekuler, untuk memahami bagaimana kewajiban finansial suami diinterpretasikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-602e0.webp" title="JURIS - The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-602e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-602e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-602e0.webp 1x" title="JURIS - The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife" alt="JURIS - The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-c8306.webp" title="JURIS - The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-c8306.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-c8306.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-c8306.webp 1x" title="JURIS - The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife" alt="JURIS - The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-18249.webp" title="JURIS - The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-18249.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-18249.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-18249.webp 1x" title="JURIS - The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife" alt="JURIS - The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45540-kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban" title="JURIS - The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife" target="_blank">The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara hukum keluarga Islam dengan sistem hukum keluarga lainnya, seperti hukum keluarga Kristen atau hukum keluarga sekuler, untuk memahami bagaimana kewajiban finansial suami diinterpretasikan dan diterapkan dalam konteks yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran dan kontribusi istri dalam ekonomi keluarga, serta bagaimana hal ini mempengaruhi dinamika hubungan suami-istri dalam konteks modern. Terakhir, studi empiris yang menyeluruh tentang dampak ekonomi dan sosial dari istri yang bekerja dengan penghasilan independen, serta bagaimana hal ini mempengaruhi kesejahteraan keluarga secara keseluruhan, akan memberikan wawasan berharga untuk memahami dan mengatasi tantangan yang mungkin timbul dalam konteks ini..
<br>Berdasarkan temuan studi ini, dapat disimpulkan bahwa kewajiban suami untuk memberikan nafkah (nafkah) dalam kerangka hukum keluarga Islam tetap menjadi tanggung jawab penuh dan mengikat, bahkan ketika istri memiliki penghasilan independen.Kewajiban ini secara tegas ditegaskan dalam Al-Qur'an, Sunnah, dan yurisprudensi Islam klasik, yang menegaskan posisi suami sebagai kepala keluarga dan penyedia kebutuhan rumah tangga.Penghasilan istri, sebaliknya, diakui sebagai hak pribadi eksklusifnya dan tidak membatalkan kewajiban hukum suami.Meskipun demikian, dalam praktik, penghasilan tersebut dapat disumbangkan secara sukarela untuk mendukung ekonomi keluarga, tetapi kontribusi ini tidak dapat dianggap sebagai pengganti kewajiban syar'i suami.Dalam konteks rumah tangga modern, keberadaan istri yang bekerja dengan penghasilan independen seharusnya tidak dipandang sebagai sumber konflik, melainkan sebagai bentuk kemitraan yang melengkapi tanggung jawab suami.Hukum keluarga Islam menekankan prinsip-prinsip keadilan, timbal balik, dan musyawarah (shrA) dalam mengelola kehidupan keluarga, sehingga memastikan distribusi peran yang seimbang tanpa mengabaikan kewajiban mendasar yang diberikan kepada masing-masing pasangan
<br>Partisipasi istri dalam kegiatan penghasil pendapatan telah menjadi ciri khas kehidupan keluarga kontemporer, merombak hubungan ekonomi dalam rumah tangga dan meningkatkan tanggung jawab finansial. Dalam kerangka hukum keluarga Islam, kewajiban pemeliharaan (nafkah) tetap menjadi kewajiban mendasar dan mengikat suami terhadap istrinya dan anak-anaknya, seperti yang ditegaskan dengan tegas dalam Al-Qur'an, Sunnah, dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Namun, realitas sosio-ekonomi modern semakin mencerminkan peran ekonomi bersama antara pasangan, khususnya dalam keluarga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-602e0.webp" type="image/webp" length="95788" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-602e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-c8306.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/kontribusi-istri-regulasi-keluarga-islam-kewajiban-thumb-18249.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The influence of the behavior of using artificial intelligence AI on the self efficacy of UNM Guidance and Counseling students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The influence of the behavior of using artificial intelligence AI on the self efficacy of UNM Guidance and Counseling students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The influence of the behavior of using artificial intelligence AI on the self efficacy of UNM Guidance and Counseling students ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45556-self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-li" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45556-self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-li" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:5d6a9ff9132f9cbd38c845c294420eaf</id>
	<published>2026-05-04T13:12:41+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T13:12:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<category term="terbit e" label="terbit e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,e,header,ojs,page,terbit,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh literasi digital terhadap cara mahasiswa memanfaatkan ChatGPT secara kritis, serta bagaimana intervensi pelatihan dapat meningkatkan kemampuannya di bidang akademik. Selain itu, studi longitudinal dapat memantau ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh literasi digital terhadap cara mahasiswa memanfaatkan ChatGPT secara kritis, serta bagaimana intervensi pelatihan dapat meningkatkan kemampuannya di bidang akademik. Selain itu, studi longitudinal dapat memantau ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-4ab5e.webp" title="JURIS - The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-4ab5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-4ab5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-4ab5e.webp 1x" title="JURIS - The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students" alt="JURIS - The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-1f1e2.webp" title="JURIS - The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-1f1e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-1f1e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-1f1e2.webp 1x" title="JURIS - The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students" alt="JURIS - The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-6d000.webp" title="JURIS - The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-6d000.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-6d000.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-6d000.webp 1x" title="JURIS - The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students" alt="JURIS - The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45556-self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-li" title="JURIS - The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students" target="_blank">The influence of the behavior of using artificial intelligence (AI) on  the self-efficacy of UNM Guidance and Counseling students</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh literasi digital terhadap cara mahasiswa memanfaatkan ChatGPT secara kritis, serta bagaimana intervensi pelatihan dapat meningkatkan kemampuannya di bidang akademik. Selain itu, studi longitudinal dapat memantau perubahan self-efficacy mahasiswa seiring waktu penggunaan AI, sehingga bisa mengetahui dampak jangka panjang. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran dosen dalam memandu penggunaan ChatGPT agar tidak hanya sebagai alat bantu, melainkan untuk memperkaya proses berpikir kritis mahasiswa..
<br>Penggunaan AI, khususnya ChatGPT, memiliki hubungan positif dengan tingkat self-efficacy mahasiswa di UNM.Mahasiswa yang memiliki sikap positif, dukungan sosial kuat, dan persepsi kendali yang baik cenderung memiliki self-efficacy tinggi.Tidak ditemukan perbedaan signifikan antara gender, sehingga faktor literasi digital dan pengalaman lebih memengaruhi daripada faktor gender
<br>Penelitian ini menganalisis hubungan antara perilaku penggunaan Artificial Intelligence (AI) khususnya ChatGPT dan self-efficacy mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Makassar, serta melihat perbedaannya berdasarkan gender. Pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional digunakan pada 171 mahasiswa semester 5 yang dipilih melalui stratified random sampling agar setiap kelas terwakili proporsional. Instrumen penelitian berupa skala perilaku penggunaan AI dan General Self-Efficacy Scale (GSES), dengan pengumpulan data secara online. Analisis deskriptif dan korelasi Pearson menunjukkan adanya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-4ab5e.webp" type="image/webp" length="106876" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-4ab5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-1f1e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/self-efficacy-mahasiswa-sikap-positif-literasi-dig-thumb-6d000.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Gen z confiding the role of anonymity and loneliness in the self disclosure among chatgpt users ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gen z confiding the role of anonymity and loneliness in the self disclosure among chatgpt users ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gen z confiding the role of anonymity and loneliness in the self disclosure among chatgpt users ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45549-anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-mem" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45549-anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-mem" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:30a321acf3761e69c23470ea025a240d</id>
	<published>2026-05-04T13:11:54+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T13:11:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<category term="terbit e" label="terbit e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,e,header,ojs,page,terbit,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sementara artikel ini menyoroti peran anonimitas dan kesepian dalam meningkatkan selfAcdisclosure, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain seperti tingkat kepercayaan pada teknologi, persepsi empati AI, dan tingkat kecemasan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Sementara artikel ini menyoroti peran anonimitas dan kesepian dalam meningkatkan selfAcdisclosure, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain seperti tingkat kepercayaan pada teknologi, persepsi empati AI, dan tingkat kecemasan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-faa01.webp" title="JURIS - Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-faa01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-faa01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-faa01.webp 1x" title="JURIS - Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users" alt="JURIS - Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-a6c6b.webp" title="JURIS - Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-a6c6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-a6c6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-a6c6b.webp 1x" title="JURIS - Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users" alt="JURIS - Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-d4c0b.webp" title="JURIS - Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-d4c0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-d4c0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-d4c0b.webp 1x" title="JURIS - Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users" alt="JURIS - Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45549-anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-mem" title="JURIS - Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users" target="_blank">Gen z confiding: the role of anonymity and loneliness in the self-disclosure among chatgpt users</a>: Sementara artikel ini menyoroti peran anonimitas dan kesepian dalam meningkatkan selfAcdisclosure, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain seperti tingkat kepercayaan pada teknologi, persepsi empati AI, dan tingkat kecemasan sosial. Pertanyaan penelitian baru yang dapat dikembangkan adalah: (1) Bagaimana tingkat kepercayaan pengguna terhadap algoritma ChatGPT memoderasi hubungan antara anonimitas dan selfAcdisclosure? (2) Apakah persepsi empati AI memengaruhi keputusan Gen Z untuk berbagi pengalaman pribadi secara lebih mendalam di platform AI? (3) Bagaimana interaksi antara kecemasan sosial dan lonelier mempengaruhi frekuensi penggunaan ChatGPT sebagai medium curhat? Dengan mengeksplorasi variabel-variabel tersebut, studi selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang dinamika psikologis interaksi manusia dengan AI serta membantu merancang intervensi berbasis teknologi yang lebih tepat sasaran untuk mendukung kesejahteraan emosional pengguna..
<br>Anonymity dan loneliness secara terpisah dan sekaligus memiliki pengaruh signifikan terhadap selfAcdisclosure Gen Z pengguna ChatGPT.RataAcrata pengaruh kedua variabel tersebut menjelaskan 20,4A% variasi dalam selfAcdisclosure.Temuan ini menunjukkan bahwa ChatGPT sebagai platform AI dapat menjadi ruang aman bagi individu yang merasa terisolasi untuk mengekspresikan diri secara lebih terbuka
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari anonimitas dan kesepian terhadap selfAcdisclosure. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kuantitatif dan jenis penelitian berbasis kausalitas. Data dikumpulkan melalui skala psikologi berbasis likert yang disebarkan melalui Google Form. Instrumen yang digunakan meliputi Revised SelfAcDisclosure Scale, Perceived Anonymity Scale, dan UCLA Loneliness Scale. Analisis data meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa anonimitas dan kesepian berpengaruh signifikan terhadap selfAcdisclosure pada Gen Z pengguna ChatGPT. Dengan semakin tinggi rasa anonimitas dan kesepian yang dirasakan seseorang, semakin besar kecenderungannya untuk terbuka dalam mengungkapkan diri.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-faa01.webp" type="image/webp" length="113072" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-faa01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-a6c6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/anonymity-loneliness-chatgpt-algoritma-memoderasi-thumb-d4c0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18407-jurnal-psikologi-pendidikan-konseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Investment in Non Fungible Token NFT Digital Assets from Hadith Perspective An Analysis of Gharar and Maisir Elements ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Investment in Non Fungible Token NFT Digital Assets from Hadith Perspective An Analysis of Gharar and Maisir Elements ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Investment in Non Fungible Token NFT Digital Assets from Hadith Perspective An Analysis of Gharar and Maisir Elements ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45546-fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45546-fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:a249c63519c311de4bae429a51fdaf31</id>
	<published>2026-05-04T13:11:21+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T13:11:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan pertama yang dapat dieksplorasi adalah bagaimana mekanisme regulasi blockchain dapat diadaptasi untuk meminimalkan unsur gharar dalam transaksi NFT, misalnya melalui standar penerbitan token yang ketat dan verifikasi nilai intrinsik yang realActime. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertanyaan pertama yang dapat dieksplorasi adalah bagaimana mekanisme regulasi blockchain dapat diadaptasi untuk meminimalkan unsur gharar dalam transaksi NFT, misalnya melalui standar penerbitan token yang ketat dan verifikasi nilai intrinsik yang realActime. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-7e3e5.webp" title="JURIS - Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-7e3e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-7e3e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-7e3e5.webp 1x" title="JURIS - Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements" alt="JURIS - Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-94b91.webp" title="JURIS - Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-94b91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-94b91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-94b91.webp 1x" title="JURIS - Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements" alt="JURIS - Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-05ef1.webp" title="JURIS - Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-05ef1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-05ef1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-05ef1.webp 1x" title="JURIS - Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements" alt="JURIS - Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45546-fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu" title="JURIS - Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements" target="_blank">Investment in Non-Fungible Token (NFT) Digital Assets from Hadith Perspective: An Analysis of Gharar and Maisir Elements</a>: Pertanyaan pertama yang dapat dieksplorasi adalah bagaimana mekanisme regulasi blockchain dapat diadaptasi untuk meminimalkan unsur gharar dalam transaksi NFT, misalnya melalui standar penerbitan token yang ketat dan verifikasi nilai intrinsik yang realActime. Selanjutnya, studi lanjutan dapat meneliti dampak volatilitas cryptocurrency terhadap perilaku spekulatif investor NFT di pasar negara berkembang, serta menilai apakah adanya mekanisme hedging digital dapat menurunkan risiko maisir. Terakhir, penelitian masa depan dapat meneliti peran NFT dalam model ekonomi berbagi (sharing economy) yang berorientasi sosial, untuk menentukan apakah NFT dapat digunakan sebagai alat pengukuran kontribusi sosial atau monitoring kepatuhan Sharia secara lebih transparan..
<br>Dari analisis hadithAcbased yang menyoroti larangan gharar dan maisir terkait praktik investasi NFT, penelitian ini menyimpulkan bahwa NFT merupakan instrumen muAmalah modern yang tidak secara inheren bertentangan dengan Sharia.NFT memiliki bentuk yang dapat diidentifikasi, hak kepemilikan, dan mekanisme pengiriman melalui blockchain, sehingga tidak otomatis termasuk kategori gharar.Namun, penggunaan cryptocurrency yang sangat volatil sebagai media pertukaran membawa potensi signifikan untuk gharar dan jahAlah, khususnya karena kurangnya aset dasar yang jelas.Selain itu, maisir tidak melekat pada NFT sebagai aset melainkan muncul dari pola perdagangan spekulatif singkat tanpa memperhatikan utilitas atau nilai riil.Oleh karena itu, kemasukan investasi NFT harus dievaluasi secara kontekstual, mempertimbangkan karakteristik aset, struktur transaksi, dan niat serta pemahaman partisipan pasar, guna memastikan keselarasan dengan prinsip kejujuran, kehatiAchatian, dan perlindungan kekayaan
<br>Perkembangan teknologi blockchain membawa munculnya instrumen ekonomi digital baru, yakni Token Tidak Fungsi (NFT), yang berfungsi sebagai representasi kepemilikan aset digital sekaligus kendaraan investasi dengan nilai yang sangat volatil. Fenomena ini menimbulkan perdebatan dalam hukum Islam, khususnya mengenai keberadaan gharar (ketidakpastian yang berlebihan) dan maisir (perjudian spekulatif) dalam praktik investasi NFT. Penelitian ini meneliti status hukum investasi NFT dari perspektif hadithAcbased muAmalah dan menganalisis sejauh mana gharar dan maisir melekat pada mekanisme transaksinya. Metode penelitian kualitatif berbasis perpustakaan dipakai, menggunakan analisis deskriptifAcanalitis untuk memeriksa hadithAcprophetic...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-05ef1.webp" type="image/webp" length="108014" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-7e3e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-94b91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/fungible-token-nft-praktik-investasi-palsu-kelayak-thumb-05ef1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases Insights from Islamic Legal Philosophy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases Insights from Islamic Legal Philosophy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases Insights from Islamic Legal Philosophy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45543-procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45543-procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:bbbaeb7948046c7d5969d325f1c8cd8b</id>
	<published>2026-05-04T13:02:41+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T13:02:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berhubung masih terdapat kesenjangan dalam pelaksanaan hak pasca perceraian istri, penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) bagaimana praktik keputusan pengadilan yang mencantumkan penahanan sertifikat perceraian memengaruhi kepatuhan suami terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berhubung masih terdapat kesenjangan dalam pelaksanaan hak pasca perceraian istri, penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) bagaimana praktik keputusan pengadilan yang mencantumkan penahanan sertifikat perceraian memengaruhi kepatuhan suami terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-8ebf5.webp" title="JURIS - Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-8ebf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-8ebf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-8ebf5.webp 1x" title="JURIS - Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy" alt="JURIS - Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-bd795.webp" title="JURIS - Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-bd795.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-bd795.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-bd795.webp 1x" title="JURIS - Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy" alt="JURIS - Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-f7f53.webp" title="JURIS - Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-f7f53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-f7f53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-f7f53.webp 1x" title="JURIS - Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy" alt="JURIS - Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45543-procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial" title="JURIS - Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy" target="_blank">Procedural Justice and the Burden of Marital Dissolution in Contested Divorce Cases: Insights from Islamic Legal Philosophy</a>: Berhubung masih terdapat kesenjangan dalam pelaksanaan hak pasca perceraian istri, penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) bagaimana praktik keputusan pengadilan yang mencantumkan penahanan sertifikat perceraian memengaruhi kepatuhan suami terhadap kewajiban pembayaran; (2) efektivitas pelacakan kepatuhan suami melalui mekanisme pengawasan yang memanfaatkan data elektronik dan sistem peradilan; dan (3) dampak praktik inovasi prosedural tersebut terhadap persepsi gender di masyarakat, apakah menurunkan stigma sosial terhadap istri yang mengajukan perceraian dan meningkatkan kesetaraan gender secara keseluruhan..
<br>Penyelenggaraan hak pasca perceraian secara adil dijamin secara hukum, namun belum sepenuhnya terwujud, terutama dalam perceraian inisiatif istri.Penafsiran normatif saja sering menimbulkan masalah pelaksanaan.karena itu, pemahaman filosofis tentang kewajiban pasca perceraian mendorong inovasi prosedural yang dapat memaksa pemenuhan kewajiban, sehingga mantan istri dapat memperoleh haknya tanpa proses hukum yang panjang
<br>Penelitian ini berupaya menemukan pemutakhiran hukum guna mempermudah mantan istri memperoleh haknya akibat perceraian yang diprakarsai oleh suami, khususnya ketika istri menjadi inisiator. Dengan pendekatan analisis normatif dan filsafat hukum Islam, hasilnya mengungkap terobosan prosedural yang dapat diterapkan oleh hakim, yakni penambahan perintah di putusan yang secara eksplisit memberi legitimasi kepada petugas berwenang (dalam hal ini petugas pengadilan) untuk menahan sertifikat perceraian suami sampai kewajiban pembayaran hak pasca perceraian dipenuhi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-f7f53.webp" type="image/webp" length="103846" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-8ebf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-bd795.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/procedural-justice-wanita-perceraian-stigma-sosial-thumb-f7f53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45536-sema-nomor-1-2022-disharmoni-normati" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45536-sema-nomor-1-2022-disharmoni-normati" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:3e83d38a8d1685808f5ac044e1d635ed</id>
	<published>2026-05-04T12:50:46+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T12:50:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap regulasi perceraian di negara-negara dengan sistem hukum serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam melindungi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap regulasi perceraian di negara-negara dengan sistem hukum serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam melindungi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-7e933.webp" title="JURIS - Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-7e933.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-7e933.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-7e933.webp 1x" title="JURIS - Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women" alt="JURIS - Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-ef88e.webp" title="JURIS - Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-ef88e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-ef88e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-ef88e.webp 1x" title="JURIS - Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women" alt="JURIS - Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-2b77b.webp" title="JURIS - Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-2b77b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-2b77b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-2b77b.webp 1x" title="JURIS - Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women" alt="JURIS - Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45536-sema-nomor-1-2022-disharmoni-normati" title="JURIS - Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women" target="_blank">Normative Disharmony Regarding the Duration of Marital Conflict in Divorce Law and Its Impact on the Protection of Women</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap regulasi perceraian di negara-negara dengan sistem hukum serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam melindungi hak-hak perempuan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman perempuan yang mengajukan perceraian akibat sengketa berkepanjangan, dengan fokus pada dampak psikologis dan sosial yang mereka alami. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas program mediasi dan konsiliasi dalam menyelesaikan sengketa rumah tangga, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kompleksitas permasalahan perceraian dan merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam melindungi hak-hak perempuan serta mempromosikan keharmonisan keluarga..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat disharmoni normatif antara Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 1 Tahun 2022 dengan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 serta Kompilasi Hukum Islam (KHI) terkait regulasi durasi sengketa dalam perceraian.Ketidaksesuaian ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan merugikan perempuan, terutama korban kekerasan dalam rumah tangga.Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi untuk memastikan sistem hukum yang adil dan responsif, serta perlindungan yang setara bagi semua pihak dalam kasus perceraian
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disharmoni normatif mengenai batas waktu sengketa dan pertengkaran sebagai dasar perceraian dalam sistem hukum Indonesia, khususnya antara Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975, Kompilasi Hukum Islam (KHI), dan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 1 Tahun 2022. Ketidaksesuaian antara ketiga peraturan ini menimbulkan masalah praktis dalam proses peradilan, terutama dalam memastikan perlindungan hukum yang efektif bagi perempuan. Peraturan Pemerintah dan KHI tidak menetapkan durasi minimum konflik sebagai persyaratan untuk perceraian, sedangkan SEMA secara eksplisit mensyaratkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-ef88e.webp" type="image/webp" length="107436" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-7e933.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-ef88e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/sema-nomor-1-disharmoni-normatif-perlindungan-pere-thumb-2b77b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45545-partisipasi-masyarakat-peran-kinerja" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45545-partisipasi-masyarakat-peran-kinerja" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:e521da0e592cd9b22914d7a74e1bc904</id>
	<published>2026-05-04T12:30:06+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T12:30:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, meneliti dampak penggunaan teknologi blockchain dalam memantau transaksi penjajahan prostitusi online untuk memudahkan identifikasi pelaku; kedua, mengeksplorasi model pelibatan komunitas melalui platform digital yang menyajikan edukasi hukum ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, meneliti dampak penggunaan teknologi blockchain dalam memantau transaksi penjajahan prostitusi online untuk memudahkan identifikasi pelaku; kedua, mengeksplorasi model pelibatan komunitas melalui platform digital yang menyajikan edukasi hukum ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-93c98.webp" title="JURIS - Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-93c98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-93c98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-93c98.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah" alt="JURIS - Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-8a171.webp" title="JURIS - Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-8a171.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-8a171.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-8a171.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah" alt="JURIS - Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-0d60d.webp" title="JURIS - Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-0d60d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-0d60d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-0d60d.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah" alt="JURIS - Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45545-partisipasi-masyarakat-peran-kinerja" title="JURIS - Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah" target="_blank">Law Enforcement Efforts in Addressing Online Prostitution in Banda Aceh City: A Study of the Role of Satpol PP and Wilayatul Hisbah</a>: Pertama, meneliti dampak penggunaan teknologi blockchain dalam memantau transaksi penjajahan prostitusi online untuk memudahkan identifikasi pelaku; kedua, mengeksplorasi model pelibatan komunitas melalui platform digital yang menyajikan edukasi hukum dan kebijakan sosial bagi masyarakat setempat agar meningkatkan kesadaran hukum; serta ketiga, melakukan studi longitudinal tentang efektivitas program rehabilitasi dan resosialisasi korban prostitusi online yang menggabungkan pelatihan keterampilan dan dukungan psikososial, sehingga dapat mengukur dampak jangka panjang terhadap reintegrasi sosial dan pencegahan rekrutan baru..
<br>Upaya penegakan hukum terhadap prostitusi online di Kota Banda Aceh diselenggarakan melalui pendekatan preventif, represif, dan kuratif.Faktor pendukung keberhasilan meliputi dasar hukum berupa Qanun Jinayat, kerja sama lintas sektor, dan partisipasi masyarakat.Hambatan utama termasuk keterbatasan SDM, infrastruktur, kesadaran hukum rendah, serta kemajuan teknologi pelaku.Strategi strategis meliputi revisi regulasi, peningkatan kapabilitas aparat, investasi infrastruktur, dan penguatan peran masyarakat
<br>Penelitian ini meneliti upaya penegakan hukum terhadap prostitusi online di Kota Banda Aceh yang dilakukan oleh Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode yuridis empiris dengan data yang diperoleh melalui wawancara dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum melaksanakan pendekatan preventif (pendidikan agama dan sosialisasi hukum), represif (pengejaran lapangan dan pemantauan), serta kuratif (rehabilitasi dan pembinaan moral). Namun, upaya tersebut mengalami hambatan berupa keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya dukungan teknologi, dan minimnya regulasi khusus mengenai prostitusi online. Selain itu, rendahnya kesadaran hukum masyarakat dan taktik pelaku yang terus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-8a171.webp" type="image/webp" length="109346" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-93c98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-8a171.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/partisipasi-masyarakat-peran-kinerja-sistem-pengen-thumb-0d60d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No 33 of 2014 on Halal Product Assurance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No 33 of 2014 on Halal Product Assurance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No 33 of 2014 on Halal Product Assurance ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45538-promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-ser" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45538-promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-ser" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-04:8775bad524e86c25ee2b15c44476f591</id>
	<published>2026-05-04T12:28:14+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T12:28:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="imron choeri" label="imron choeri" />
	<category term="meureubo kab" label="meureubo kab" />
	<category term="guide author" label="guide author" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,choeri,guide,imron,kab,meureubo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang rendahnya kesadaran konsumen halal terhadap perilaku pembelian dan persepsi keamanan produk; mengembangkan model intervensi berbasis pelatihan dan pendanaan mikro bagi pelaku usaha kecil agar ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang rendahnya kesadaran konsumen halal terhadap perilaku pembelian dan persepsi keamanan produk; mengembangkan model intervensi berbasis pelatihan dan pendanaan mikro bagi pelaku usaha kecil agar ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-f6823.webp" title="JURIS - An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-f6823.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-f6823.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-f6823.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance" alt="JURIS - An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d493e.webp" title="JURIS - An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d493e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d493e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d493e.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance" alt="JURIS - An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d3d70.webp" title="JURIS - An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d3d70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d3d70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d3d70.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance" alt="JURIS - An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45538-promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-ser" title="JURIS - An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance" target="_blank">An Analysis of the Distribution of Carla Cosmetic Products in Accordance with Law No. 33 of 2014 on Halal Product Assurance</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang rendahnya kesadaran konsumen halal terhadap perilaku pembelian dan persepsi keamanan produk; mengembangkan model intervensi berbasis pelatihan dan pendanaan mikro bagi pelaku usaha kecil agar dapat memperoleh sertifikasi halal secara berkelanjutan; serta menilai efektivitas mekanisme pengawasan BPJPH melalui analisis kebijakan perbandingan dengan negara lain yang menerapkan sertifikasi halal di sektor kosmetik..
<br>Distribusi produk kosmetik Carla tanpa sertifikasi halal melanggar UU JPH, menunjukkan kelemahan pengawasan BPJPH.Pemerintah perlu memperkuat peran BPJPH sebagai lembaga pengawas, sambil meningkatkan partisipasi publik dalam sistem pengawasan.Untuk memperbaiki implementasi, dianjurkan pelaku usaha segera memperoleh sertifikasi halal, pemerintah memperkuat edukasi serta dukungan finansial, dan toko serta konsumen terlibat aktif dalam sistem pemantauan partisipatif
<br>Pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia telah meningkatkan permintaan akan produk inovatif dan aman, khususnya di kalangan konsumen Muslim. Menurut Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH), semua produk yang diimpor, didistribusikan, dan diperdagangkan di Indonesia wajib memperoleh sertifikasi halal. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa beberapa produk kosmetik masih tersedia di pasar tanpa sertifikasi tersebut, termasuk merek Carla. Dengan menggunakan metode empirisAcjuridikal kualitatif melalui wawancara dan observasi terhadap pelaku usaha, pemilik toko, dan konsumen, temuan menunjukkan bahwa produk Carla didistribusikan melalui sistem konsinyasi di toko offline dan dipasarkan lewat platform eAccommerce seperti Shopee dan TikTok Shop. Ketiadaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d3d70.webp" type="image/webp" length="105890" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-f6823.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d493e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/promosi-distribusi-produk-inovatif-lkms-sertifikas-thumb-d3d70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-539-stain-tdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18404-maqasidi-jurnal-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 04 May 2026 16:18:44 +0700. 24 items. Served in: 6.046 seconds [atom] -->
