<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-06-22T16:57:36+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4 5 pada Aplikasi RapidMiner ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4 5 pada Aplikasi RapidMiner ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4 5 pada Aplikasi RapidMiner ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50986-minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50986-minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:bb7e243a8309844924d3b5da31c4691d</id>
	<published>2026-06-22T16:28:27+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T16:28:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tim reviewer" label="tim reviewer" />
	<category term="agus junaidi" label="agus junaidi" />
	<category term="norma yunita" label="norma yunita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,junaidi,norma,reviewer,tim,yunita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertimbangkan studi lanjutan yang menanyakan apakah intervensi digital seperti aplikasi bacaan terpersonalisasi dapat meningkatkan minat membaca mahasiswa, khususnya pada genre fiksi ilmiah dan fantasi, serta mengukur perubahan perilaku membaca setelah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertimbangkan studi lanjutan yang menanyakan apakah intervensi digital seperti aplikasi bacaan terpersonalisasi dapat meningkatkan minat membaca mahasiswa, khususnya pada genre fiksi ilmiah dan fantasi, serta mengukur perubahan perilaku membaca setelah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-de4e8.webp" title="JURIS - Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4.5 pada Aplikasi RapidMiner" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-de4e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-de4e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-de4e8.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4.5 pada Aplikasi RapidMiner" alt="JURIS - Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4.5 pada Aplikasi RapidMiner" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-6ebad.webp" title="JURIS - Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4.5 pada Aplikasi RapidMiner" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-6ebad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-6ebad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-6ebad.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4.5 pada Aplikasi RapidMiner" alt="JURIS - Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4.5 pada Aplikasi RapidMiner" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50986-minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasi" title="JURIS - Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4.5 pada Aplikasi RapidMiner" target="_blank">Klasifikasi Hobi Membaca pada Mahasiswa menggunakan Metode C4.5 pada Aplikasi RapidMiner</a>: Pertimbangkan studi lanjutan yang menanyakan apakah intervensi digital seperti aplikasi bacaan terpersonalisasi dapat meningkatkan minat membaca mahasiswa, khususnya pada genre fiksi ilmiah dan fantasi, serta mengukur perubahan perilaku membaca setelah penggunaan aplikasi tersebut. Selanjutnya, lakukan penelitian komparatif antara algoritma C4.5, Random Forest, dan Gradient Boosting untuk menentukan metode klasifikasi yang paling akurat dalam memprediksi minat membaca mahasiswa dengan data atribut yang lebih beragam, misalnya menambah atribut latar belakang sosial dan motivasi belajar. Akhirnya, jelajahi potensi penggunaan data real-time dari sistem perpustakaan, seperti frekuensi pinjam, jenis buku, dan waktu akses, untuk membangun model prediksi minat baca yang adaptif dan disesuaikan secara dinamis dengan perilaku mahasiswa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan algoritma C4.5 pada dataset dari 517 responden mahasiswa, dapat disimpulkan bahwa tingkat akurasi klasifikasi hobi membaca yang diperoleh adalah 64,42%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori netral memiliki jumlah responden tertinggi (329 orang) dibandingkan kategori lainnya.Secara keseluruhan, penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menggunakan metode atau algoritma lain, menambahkan atribut, memperbanyak dataset, dan menggunakan aplikasi selain RapidMiner untuk mendapatkan hasil perbandingan yang lebih komprehensif
<br>Berbagai macam hobi di dunia yang dapat menjadi hal yang positif bagi individu tersebut. Bermula dari minatnya seseorang terhadap sesuatu yang akan menjadi hobi individu itu sendiri, salah satunya adalah hobi dalam membaca yang sangat penting bagi individu tersebut dalam hal mencari informasi ataupun mengisi waktu luang. Berbagai banyak jenis genre buku yang sangat disukai oleh individu yaitu genre fantasi, fiksi ilmiah, romansa, horor, misteri, biografi, sejarah, sains, motivasi dan sebagainya dengan berbagai tempat bacaan dalam media cetak maupun online....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-de4e8.webp" type="image/webp" length="104680" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-de4e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/minat-membaca-hobi-genre-c4-5-mahasiswa-atribut-kl-thumb-6ebad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19003-jurnal-komputer-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50968-tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-siste" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50968-tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-siste" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:ceb1602bfe15102b5151cd0e036fa84a</id>
	<published>2026-06-22T16:24:32+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T16:24:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tim reviewer" label="tim reviewer" />
	<category term="kramat jati" label="kramat jati" />
	<category term="dwi pratiwi" label="dwi pratiwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,jati,kramat,pratiwi,reviewer,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur notifikasi otomatis yang dapat mengingatkan alumni untuk mengisi data tracer study secara berkala. Selain itu, integrasi aplikasi mobile juga dapat dipertimbangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur notifikasi otomatis yang dapat mengingatkan alumni untuk mengisi data tracer study secara berkala. Selain itu, integrasi aplikasi mobile juga dapat dipertimbangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-7dcda.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-7dcda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-7dcda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-7dcda.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-bcf88.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-bcf88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-bcf88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-bcf88.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-52736.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-52736.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-52736.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-52736.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50968-tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-siste" title="JURIS - Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis" target="_blank">Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Alumni Berbasis Web Menggunakan Laravel di Politeknik Negeri Bengkalis</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur notifikasi otomatis yang dapat mengingatkan alumni untuk mengisi data tracer study secara berkala. Selain itu, integrasi aplikasi mobile juga dapat dipertimbangkan untuk memudahkan akses dan interaksi alumni dengan sistem. Pengembangan dashboard statistik yang lebih interaktif juga dapat dilakukan agar pihak kampus dapat dengan mudah memantau dan menganalisis data alumni secara real-time. Dengan demikian, sistem informasi tracer study dapat menjadi lebih komprehensif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi institusi pendidikan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi alumni (tracer study) berbasis web pada Politeknik Negeri Bengkalis berhasil dikembangkan menggunakan framework Laravel dan database MySQL.Sistem yang dibangun mampu membantu proses pengelolaan data alumni, pengisian data tracer study, serta pengelolaan laporan alumni secara lebih efektif dan terintegrasi dibandingkan dengan proses manual yang sebelumnya digunakan.Implementasi sistem juga mempermudah alumni dalam melakukan pembaruan data secara mandiri serta membantu pihak kampus dalam memperoleh informasi perkembangan lulusan secara lebih cepat dan terstruktur.Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode black box testing, seluruh fitur utama pada sistem dapat berjalan sesuai dengan fungsi yang telah dirancang, seperti proses login pengguna, pengelolaan data alumni, pengisian tracer study, dan pengelolaan laporan data alumni.Dengan demikian, sistem informasi alumni yang dikembangkan dinilai mampu mendukung kebutuhan pelaporan akademik, evaluasi mutu pendidikan, serta proses akreditasi institusi pada Politeknik Negeri Bengkalis.Pengembangan sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan data alumni berbasis web.Untuk penelitian selanjutnya, sistem dapat dikembangkan dengan menambahkan fitur notifikasi otomatis, integrasi aplikasi mobile, serta pengembangan dashboard statistik yang lebih interaktif agar sistem dapat memberikan informasi alumni secara lebih lengkap dan real-time
<br>Tracer study merupakan kegiatan penting bagi perguruan tinggi untuk mengetahui perkembangan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan, khususnya terkait kondisi pekerjaan, kesesuaian kompetensi, dan persebaran alumni. Namun, proses pengumpulan data alumni di banyak perguruan tinggi masih dilakukan secara manual atau menggunakan media yang tidak terintegrasi sehingga data sulit diperbarui dan dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi alumni berbasis web menggunakan framework Laravel pada Politeknik Negeri Bengkalis. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-bcf88.webp" type="image/webp" length="68938" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-7dcda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-bcf88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/tracer-study-framework-laravel-sistem-bangun-monit-thumb-52736.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19003-jurnal-komputer-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50976-keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50976-keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:41419da1fa2b98ed50aee7d66af1b731</id>
	<published>2026-06-22T16:22:52+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T16:22:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="hisam ahyani" label="hisam ahyani" />
	<category term="soraya devy" label="soraya devy" />
	<category term="ilmu syari" label="ilmu syari" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyani,devy,hisam,ilmu,soraya,syari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pengembangan sistem mediasi berbasis teknologi yang dapat memfasilitasi komunikasi sekaligus menyimpan rekaman proses mediasi akan membantu peradilan menilai efektivitas intervensi tanpa menunda keputusan; penyelidikan empiris tentang dampak penggunaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pengembangan sistem mediasi berbasis teknologi yang dapat memfasilitasi komunikasi sekaligus menyimpan rekaman proses mediasi akan membantu peradilan menilai efektivitas intervensi tanpa menunda keputusan; penyelidikan empiris tentang dampak penggunaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-20fde.webp" title="JURIS - The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-20fde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-20fde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-20fde.webp 1x" title="JURIS - The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels" alt="JURIS - The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-bd146.webp" title="JURIS - The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-bd146.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-bd146.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-bd146.webp 1x" title="JURIS - The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels" alt="JURIS - The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-c32ad.webp" title="JURIS - The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-c32ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-c32ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-c32ad.webp 1x" title="JURIS - The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels" alt="JURIS - The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50976-keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno" title="JURIS - The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels" target="_blank">The Concept of Effective Resolution of Divorce Cases in Reducing Divorce Rates at the Religious Court and Supreme Court Levels</a>: Pengembangan sistem mediasi berbasis teknologi yang dapat memfasilitasi komunikasi sekaligus menyimpan rekaman proses mediasi akan membantu peradilan menilai efektivitas intervensi tanpa menunda keputusan; penyelidikan empiris tentang dampak penggunaan aplikasi mobile mediasi terhadap percepatan penyelesaian perkara di pengadilan agama dapat memandu kebijakan nasional; serta studi longitudinal yang membandingkan tingkat keberhasilan perceraian sebelum dan sesudah penerapan mediasi struktur terpadu akan menunjukkan sejauh mana perubahan paradigma dapat mengurangi angka perceraian di Indonesia..
<br>Proses perceraian empat tahun yang dikenal sebagai "talakActalak" tidak disebabkan oleh mekanisme prosedural peradilan, melainkan oleh penyalahgunaan komunikasi antara suami dan istri yang menyebabkan konflik lama.Menjaga dan memupuk komunikasi yang baik sepanjang pernikahan serta setelahnya penting agar keputusan perceraian dapat diambil secara harmonis.Praktik peradilan harus memprioritaskan penyelesaian konflik melalui mediasi berulang dan memastikan pasangan secara aktif terlibat dalam proses
<br>Fenomena konflik rumah tangga yang berujung pada litigasi perceraian di Indonesia mencerminkan dinamika normatif dan prosedural yang kompleks, khususnya ketika perkara berlanjut hingga tingkat Mahkamah Agung dan memerlukan waktu yang sangat lama untuk memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor penyebab lamanya penyelesaian perkara perceraian serta merumuskan kerangka konseptual yang efektif untuk menangani konflik perkawinan yang berkepanjangan dalam proses peradilan. Fokus utama adalah praktik peradilan agama dan pengalaman empiris para pihak yang terlibat, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen perkara. Hasil menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-20fde.webp" type="image/webp" length="116632" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-20fde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-bd146.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/keterampilan-memecahkan-konflik-interpersonal-feno-thumb-c32ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3810-staisar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19002-jurnal-mediasas-ilmu-syari-ah-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50967-usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-aplik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50967-usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-aplik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:0707e643ca49bdcd4772ea423386e69c</id>
	<published>2026-06-22T16:20:28+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T16:20:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tim reviewer" label="tim reviewer" />
	<category term="kramat jati" label="kramat jati" />
	<category term="dwi pratiwi" label="dwi pratiwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,jati,kramat,pratiwi,reviewer,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian perbaikan antarmuka (interface redesign) untuk mengukur peningkatan usabilitas setelah optimalisasi sistem. Selain itu, studi dapat mengombinasikan metode evaluasi lain seperti User Experience Questionnaire ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian perbaikan antarmuka (interface redesign) untuk mengukur peningkatan usabilitas setelah optimalisasi sistem. Selain itu, studi dapat mengombinasikan metode evaluasi lain seperti User Experience Questionnaire ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-2f714.webp" title="JURIS - Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-2f714.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-2f714.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-2f714.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale" alt="JURIS - Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-c6d60.webp" title="JURIS - Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-c6d60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-c6d60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-c6d60.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale" alt="JURIS - Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-9b10d.webp" title="JURIS - Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-9b10d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-9b10d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-9b10d.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale" alt="JURIS - Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50967-usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-aplik" title="JURIS - Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale" target="_blank">Evaluasi Usabilitas Interaksi Pengguna Aplikasi Shopee Menggunakan System Usability Scale</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian perbaikan antarmuka (interface redesign) untuk mengukur peningkatan usabilitas setelah optimalisasi sistem. Selain itu, studi dapat mengombinasikan metode evaluasi lain seperti User Experience Questionnaire (UEQ) untuk menggali persepsi pengguna secara lebih komprehensif. Rekomendasi bagi pengembang Shopee adalah merancang opsi penyederhanaan tampilan antarmuka, menyediakan kendali pengguna untuk mematikan fitur video otomatis, dan mengoptimalkan kapasitas server untuk mengurangi gejala lag..
<br>Riset evaluasi kegunaan sistem pada aplikasi mobile Shopee lewat instrumen System Usability Scale (SUS) berbasis 37 responden luar menghasilkan nilai rata-rata akhir sebesar 66,71.Melalui kacamata standardisasi SUS, performa interaksi Shopee diklasifikasikan ke dalam peringkat Grade D dengan predikat kualitas sebatas "OK" (Marginal High).Kondisi ini mengonfirmasi bahwa rancangan antarmuka Shopee saat ini memerlukan pembenahan mendalam secara struktural.Ketidaknyamanan utama pengguna bukan dipicu oleh alur pembayaran, melainkan akibat penumpukan iklan visual, integrasi video otomatis yang memperberat kinerja gawai, serta ketidakstabilan sistem saat trafik memuncak.Hasil penelitian ini selaras dengan tujuan awal yang telah dirumuskan pada bagian pendahuluan, yaitu untuk mengukur dan mengevaluasi tingkat usabilitas aplikasi Shopee dari perspektif interaksi pengguna.Temuan yang diperoleh menunjukkan bahwa meskipun aplikasi masih berada dalam kategori dapat digunakan, terdapat sejumlah aspek krusial yang perlu ditingkatkan agar mampu memenuhi standar pengalaman pengguna yang lebih optimal
<br>Platform belanja daring seperti Shopee perlu menyediakan antarmuka yang mudah digunakan oleh pengguna. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat usabilitas aplikasi mobile Shopee menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form yang memuat 10 pertanyaan standar SUS dengan skala Likert. Kuesioner disebarkan kepada pengguna aktif Shopee dan diperoleh data dari 37 responden. Hasil perhitungan menunjukkan nilai rata-rata skor SUS sebesar 66,71. Nilai tersebut termasuk dalam kategori OK (Marginal High) dengan Grade D. Selain hasil pengukuran SUS, responden juga menyampaikan beberapa kendala dalam penggunaan aplikasi, seperti banyaknya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-2f714.webp" type="image/webp" length="119112" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-2f714.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-c6d60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/usability-scale-sus-user-experience-aplikasi-shope-thumb-9b10d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19003-jurnal-komputer-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD Barokah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD Barokah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD Barokah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50983-data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50983-data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:1beaa328d47b65d2f20909d62f819aca</id>
	<published>2026-06-22T16:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T16:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tim reviewer" label="tim reviewer" />
	<category term="agus junaidi" label="agus junaidi" />
	<category term="norma yunita" label="norma yunita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,junaidi,norma,reviewer,tim,yunita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk pengembangan selanjutnya, penelitian harus menilai kepuasan pengguna dan dampak sistem terhadap kinerja operasional, sehingga dapat diukur nilai tambah yang real. Selanjutnya, integrasi modul analitik prediktif yang memanfaatkan data historis produksi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk pengembangan selanjutnya, penelitian harus menilai kepuasan pengguna dan dampak sistem terhadap kinerja operasional, sehingga dapat diukur nilai tambah yang real. Selanjutnya, integrasi modul analitik prediktif yang memanfaatkan data historis produksi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-ed008.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-ed008.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-ed008.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-ed008.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah" alt="JURIS - Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-fa496.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-fa496.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-fa496.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-fa496.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah" alt="JURIS - Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-00867.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-00867.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-00867.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-00867.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah" alt="JURIS - Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50983-data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man" title="JURIS - Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah" target="_blank">Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang Pada Pabrik Gula Merah UD. Barokah</a>: Untuk pengembangan selanjutnya, penelitian harus menilai kepuasan pengguna dan dampak sistem terhadap kinerja operasional, sehingga dapat diukur nilai tambah yang real. Selanjutnya, integrasi modul analitik prediktif yang memanfaatkan data historis produksi dan permintaan pasar dapat membantu peramalan stok dan mengoptimalkan rantai pasokan. Terakhir, adaptasi sistem ke perangkat mobile dan penggunaan sensor IoT pada gudang dapat meningkatkan real-time monitoring serta mengurangi ketergantungan pada input manual, memberikan solusi komprehensif bagi pabrik gula..
<br>Sistem informasi pengelolaan stok pada pabrik gula merah UD.Barokah berhasil dibangun menggunakan framework Laravel, PHP, dan MySQL.Aplikasi ini dapat mencatat dan mengelola produksi, stok, serta distribusi secara lebih efisien, akurat, dan terstruktur.Hasil pengujian black box menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan, sehingga sistem layak dijadikan alat bantu operasional
<br>Gula merah merupakan salah satu bahan pangan pokok yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. UD. Barokah sebagai produsen gula merah di wilayah JABODETABEK masih menggunakan metode konvensional dalam pengelolaan stok, yaitu pencatatan manual melalui buku. Cara tersebut menimbulkan risiko kehilangan dan kerusakan data serta menyulitkan penyajian informasi secara cepat dan akurat. Permasalahan ini mendorong perlunya sistem informasi yang mampu mengelola data produksi, stok,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-fa496.webp" type="image/webp" length="76736" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-ed008.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-fa496.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/data-produk-pengelolaan-stok-sistem-pencatatan-man-thumb-00867.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19003-jurnal-komputer-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50979-praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50979-praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:ca1884ad70ee498060e842c7dceda469</id>
	<published>2026-06-22T15:59:14+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:59:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="hisam ahyani" label="hisam ahyani" />
	<category term="soraya devy" label="soraya devy" />
	<category term="ilmu syari" label="ilmu syari" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyani,devy,hisam,ilmu,soraya,syari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepatuhan terhadap hukum negara dalam konteks isbat nikah, perlu dilakukan upaya-upaya berikut: Pertama, memperkuat sistem pendaftaran pernikahan dan meningkatkan pengawasan terhadap praktik pernikahan. Perlu ada formulasi norma-norma ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepatuhan terhadap hukum negara dalam konteks isbat nikah, perlu dilakukan upaya-upaya berikut: Pertama, memperkuat sistem pendaftaran pernikahan dan meningkatkan pengawasan terhadap praktik pernikahan. Perlu ada formulasi norma-norma ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-050a0.webp" title="JURIS - Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-050a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-050a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-050a0.webp 1x" title="JURIS - Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity" alt="JURIS - Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-5f49a.webp" title="JURIS - Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-5f49a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-5f49a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-5f49a.webp 1x" title="JURIS - Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity" alt="JURIS - Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-40552.webp" title="JURIS - Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-40552.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-40552.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-40552.webp 1x" title="JURIS - Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity" alt="JURIS - Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50979-praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim" title="JURIS - Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity" target="_blank">Isbat Nikah among Muslim Communities in Aceh: Legal Compliance or Reactive Administrative Necessity</a>: Untuk meningkatkan kepatuhan terhadap hukum negara dalam konteks isbat nikah, perlu dilakukan upaya-upaya berikut: Pertama, memperkuat sistem pendaftaran pernikahan dan meningkatkan pengawasan terhadap praktik pernikahan. Perlu ada formulasi norma-norma baru yang dengan jelas membatasi penggunaan isbat nikah, sebagai langkah awal untuk meningkatkan efektivitas hukum. Kedua, memperluas pendidikan hukum di seluruh lapisan masyarakat untuk memupuk pemahaman tentang legalisasi pernikahan sebagai kewajiban agama dan persyaratan hukum negara. Prioritaskan mekanisme pencegahan daripada terus mengandalkan tindakan korektif. Ketiga, melakukan reformasi hukum yang disertai dengan peningkatan kesadaran publik melalui pendidikan hukum keluarga. Reformasi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi isbat nikah sebagai instrumen judicial khusus, bukan sebagai solusi rutin untuk kelalaian administratif. Dengan demikian, prinsip kepastian hukum dapat ditegakkan kembali..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk masyarakat Muslim, isbat nikah dianggap sebagai mekanisme hukum untuk memperoleh pengakuan negara atas pernikahan yang sebelumnya sah secara agama atau dalam kasus hilangnya sertifikat pernikahan.Pemahaman publik tentang isbat nikah didominasi oleh fungsi administratif, memenuhi kebutuhan administratif daripada mencerminkan kepatuhan yang tulus terhadap hukum negara.Posisi hukum isbat nikah memainkan peran signifikan dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial-agama yang timbul dari pernikahan tidak terdaftar.Keberadaannya melegitimasi pernikahan yang disyahkan sesuai dengan hukum agama dengan memberikan validitas hukum negara, sekaligus menyediakan perlindungan hukum bagi hak-hak wanita dan anak-anak.Namun, kepatuhan Muslim terhadap isbat nikah tetap bersifat reaktif dan administratif, dan belum berkembang menjadi kesadaran hukum substansial.Permohonan isbat nikah diajukan ketika dokumen hukum menjadi perlu, bukan karena kesadaran akan kewajiban mendaftarkan pernikahan.Fenomena ini menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap hukum masih didorong oleh pertimbangan utilitas praktis daripada nilai-nilai hukum normatif
<br>Penelitian ini menganalisis pelaksanaan isbat nikah di kalangan masyarakat Muslim di Aceh yang dilakukan atas dasar kesadaran hukum atau kepentingan administratif sebagai respons reaktif untuk pengurusan akta kelahiran anak, warisan, atau kepentingan administrasi lainnya. Permasalahan utama muncul karena isbat nikah dimaknai semata sebagai jalan pintas legalisasi perkawinan yang sebelumnya tidak tercatat, bukan sebagai proses hukum yang mencerminkan kepatuhan terhadap norma hukum negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis makna isbat nikah dalam konteks kesadaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-050a0.webp" type="image/webp" length="182510" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-050a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-5f49a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/praktik-isbat-nikah-masyarakat-muslim-sosial-kesad-thumb-40552.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3810-staisar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19002-jurnal-mediasas-ilmu-syari-ah-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Lineage Adoption and Legal Dualism A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village Simalungun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Lineage Adoption and Legal Dualism A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village Simalungun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Lineage Adoption and Legal Dualism A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village Simalungun ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50981-pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keper" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50981-pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keper" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:e0c9d677b2a1bbc00436716e5812546d</id>
	<published>2026-06-22T15:56:49+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:56:49+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="hisam ahyani" label="hisam ahyani" />
	<category term="soraya devy" label="soraya devy" />
	<category term="ilmu syari" label="ilmu syari" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyani,devy,hisam,ilmu,soraya,syari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memperluas cakupan geografis, melakukan studi longitudinal untuk menyelidiki ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memperluas cakupan geografis, melakukan studi longitudinal untuk menyelidiki ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-bbff9.webp" title="JURIS - Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-bbff9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-bbff9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-bbff9.webp 1x" title="JURIS - Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun" alt="JURIS - Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-a7bcb.webp" title="JURIS - Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-a7bcb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-a7bcb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-a7bcb.webp 1x" title="JURIS - Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun" alt="JURIS - Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-42af5.webp" title="JURIS - Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-42af5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-42af5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-42af5.webp 1x" title="JURIS - Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun" alt="JURIS - Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50981-pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keper" title="JURIS - Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun" target="_blank">Lineage, Adoption, and Legal Dualism: A Case Study of the Inclusion of Adopted Children in Family Cards in Marihat Butar Village, Simalungun</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memperluas cakupan geografis, melakukan studi longitudinal untuk menyelidiki dampak jangka panjang bagi anak-anak yang diadopsi saat mereka mencapai usia dewasa, dan mengembangkan studi kebijakan yang bertujuan merancang model integrasi data yang efektif antara sistem yudisial dan administrasi kependudukan untuk menutup celah hukum ini di tingkat nasional. Kedua, penting untuk meningkatkan integrasi antara basis data administrasi kependudukan dan keputusan pengadilan terkait adopsi anak. Hal ini dapat dicapai melalui pengembangan sistem verifikasi yang lebih ketat dan terintegrasi, serta peningkatan sosialisasi prosedur adopsi yang sah kepada masyarakat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang adopsi terhadap anak-anak yang diadopsi, termasuk aspek-aspek psikologis, sosial, dan hukum. Studi ini dapat membantu memahami bagaimana praktik adopsi tanpa penetapan pengadilan dapat mempengaruhi kehidupan anak-anak tersebut di masa depan..
<br>Berdasarkan analisis terhadap fenomena pengubahan nasab (nasab) anak angkat dalam Kartu Keluarga tanpa melalui penetapan pengadilan di Desa Marihat Butar, penelitian ini menarik beberapa kesimpulan.Pertama, praktik ini terjadi secara sistematis dan didorong oleh motif penyederhanaan administratif, keinginan untuk menyatukan identitas sosial dalam keluarga, serta terbatasnya kesadaran hukum di masyarakat.Dalam praktiknya, situasi ini memanfaatkan celah dalam proses verifikasi sistem administrasi kependudukan, memungkinkan perubahan catatan keluarga tanpa otorisasi yudisial formal.Kedua, dari perspektif yuridis, praktik ini menimbulkan dualisme hukum ketika dilihat melalui lensa hukum Islam dan hukum positif.Dalam prinsip-prinsip hukum Islam, perubahan nasab secara efektif memutus hubungan nasab sah antara anak dan orang tua kandung, sehingga mempengaruhi hak waris dan penentuan hubungan mahram.Sementara itu, dalam kerangka hukum positif Indonesia, tindakan-tindakan tersebut menyebabkan inkonsistensi dalam dokumen sipil, yang dapat mengganggu status hukum anak dan menyulitkan akses terhadap layanan publik yang bergantung pada catatan populasi yang akurat.Ketiga, urgensi reformasi institusional terletak pada penguatan integrasi antara basis data administrasi kependudukan dan keputusan yudisial terkait adopsi anak.Integrasi ini harus disertai dengan penyebaran informasi yang lebih luas mengenai prosedur adopsi yang sah untuk mencegah praktik serupa di masa depan
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik pengubahan nasab anak angkat dalam Kartu Keluarga (KK) di Desa Marihat Butar tanpa melalui penetapan pengadilan. Praktik ini menciptakan masalah berupa kesenjangan antara fakta administratif dengan ketentuan hukum positif dan hukum Islam, yang belum banyak dianalisis secara integratif dari kedua perspektif hukum tersebut. Tujuan penelitian adalah menganalisis konsekuensi yuridis dari pengubahan nasab secara tidak prosedural tersebut, khususnya dampaknya terhadap status administrasi kependudukan dan hak-hak keperdataan anak dalam perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan teori hukum normatif,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-a7bcb.webp" type="image/webp" length="103264" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-bbff9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-a7bcb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/pembatalan-pengangkatan-anak-angkat-hak-keperdataa-thumb-42af5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3810-staisar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19002-jurnal-mediasas-ilmu-syari-ah-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50966-korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-dete" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50966-korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-dete" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:bf73bec98775ef535faf73d7bc62ec56</id>
	<published>2026-06-22T15:46:37+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:46:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="suryo widodo" label="suryo widodo" />
	<category term="enhanced ai" label="enhanced ai" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,common,crawl,enhanced,suryo,widodo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan arsitektur YOLOv8 yang lebih ringan, seperti YOLOv8AcNano, untuk mengurangi beban komputasi pada perangkat dengan sumber daya terbatas, dan menguji performanya secara realActime di lingkungan kampus. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan arsitektur YOLOv8 yang lebih ringan, seperti YOLOv8AcNano, untuk mengurangi beban komputasi pada perangkat dengan sumber daya terbatas, dan menguji performanya secara realActime di lingkungan kampus. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-60ae2.webp" title="JURIS - Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-60ae2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-60ae2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-60ae2.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models" alt="JURIS - Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-def2a.webp" title="JURIS - Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-def2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-def2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-def2a.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models" alt="JURIS - Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-0bc9f.webp" title="JURIS - Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-0bc9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-0bc9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-0bc9f.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models" alt="JURIS - Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50966-korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-dete" title="JURIS - Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models" target="_blank">Optimizing Face Recognition and Emotion Detection in Student Identification Using FaceNet and YOLOv8 Models</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan arsitektur YOLOv8 yang lebih ringan, seperti YOLOv8AcNano, untuk mengurangi beban komputasi pada perangkat dengan sumber daya terbatas, dan menguji performanya secara realActime di lingkungan kampus. Selain itu, studi dapat menambahkan dataset multibahasa dan multiAckultur guna meningkatkan generalisasi model FaceNet dan deteksi emosi di berbagai populasi siswa, serta menghitung variasi emosional yang lebih luas. Terakhir, penelitian berikutnya dapat mengimplementasikan modul transfer learning yang memanfaatkan data sensor tambahan (misalnya, data mikrofon atau sensor fisiologis) guna memperkaya konteks emosional siswa, sehingga sistem dapat memprediksi kondisi belajar secara lebih holistik dan memberikan rekomendasi intervensi belajar secara personal..
<br>Integrasi model FaceNet dan YOLOv8 memberikan solusi pengenalan wajah dan deteksi emosi yang efisien dan akurat pada sistem identifikasi siswa, mencapai akurasi 94A% untuk pengenalan wajah dan 95A% untuk deteksi emosi.Augmentasi image terbukti penting untuk meningkatkan generalisasi model, khususnya pada pengenalan wajah, sedangkan deteksi emosi tetap stabil meski variasi data.Rekomendasi pengembangan selanjutnya meliputi peningkatan efisiensi komputasi dan pengurangan kompleksitas sistem, serta optimalisasi strategi augmentasi untuk memperkuat ketahanan model
<br>Kebutuhan akan sistem identifikasi siswa yang efisien mendorong kemajuan dalam teknologi pengenalan wajah dan deteksi emosi. Penelitian ini memperkenalkan sistem berbasis satu foto yang mengintegrasikan YOLOv8 untuk deteksi wajah dan FaceNet untuk menghasilkan embedding wajah unik, sehingga memastikan identifikasi siswa dengan presisi tinggi serta deteksi emosi yang konsisten di berbagai kondisi. YOLOv8 memposisikan wajah dalam gambar, sementara FaceNet memprosesnya untuk menghasilkan embedding guna pengenalan. Deteksi emosi dilakukan menggunakan embedding tersebut atau model klasifikasi emosi tambahan. Metodologi meliputi praAcproses gambar menjadi format grayscale 64y64, augmentasi data untuk meningkatkan generalisasi model, dan evaluasi kinerja menggunakan metrik akurasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-def2a.webp" type="image/webp" length="107150" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-60ae2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-def2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/korpus-deteksi-emosi-siswa-sumber-daya-sistem-waja-thumb-0bc9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-152-unitomo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15288-inform-jurnal-ilmiah-teknologi-informasi-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Between Welfare and Vulnerability A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al Shariah and Childrens Rights ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Between Welfare and Vulnerability A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al Shariah and Childrens Rights ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Between Welfare and Vulnerability A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al Shariah and Childrens Rights ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50963-perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50963-perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:a3b7698192b4f3717f409016c4c7df1f</id>
	<published>2026-06-22T15:43:12+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:43:12+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ilmu syari" label="ilmu syari" />
	<category term="febri jaya" label="febri jaya" />
	<category term="ahwal al" label="ahwal al" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahwal,al,febri,ilmu,jaya,syari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efek jangka panjang dari dispensasi kawin terhadap pencapaian pendidikan anak, menguji apakah intervensi lintas sektor dapat mengurangi risiko kesehatan reproduksi, serta membandingkan hasil keputusan pengadilan yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efek jangka panjang dari dispensasi kawin terhadap pencapaian pendidikan anak, menguji apakah intervensi lintas sektor dapat mengurangi risiko kesehatan reproduksi, serta membandingkan hasil keputusan pengadilan yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-376ea.webp" title="JURIS - Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari&#039;ah and Children&#039;s Rights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-376ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-376ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-376ea.webp 1x" title="JURIS - Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari&#039;ah and Children&#039;s Rights" alt="JURIS - Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari&#039;ah and Children&#039;s Rights" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-e26fa.webp" title="JURIS - Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari&#039;ah and Children&#039;s Rights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-e26fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-e26fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-e26fa.webp 1x" title="JURIS - Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari&#039;ah and Children&#039;s Rights" alt="JURIS - Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari&#039;ah and Children&#039;s Rights" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-cdc4a.webp" title="JURIS - Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari&#039;ah and Children&#039;s Rights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-cdc4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-cdc4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-cdc4a.webp 1x" title="JURIS - Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari&#039;ah and Children&#039;s Rights" alt="JURIS - Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari&#039;ah and Children&#039;s Rights" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50963-perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan" title="JURIS - Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari&#039;ah and Children&#039;s Rights" target="_blank">Between Welfare and Vulnerability: A Critique of Marriage Dispensation in the Probolinggo Religious Court Decree from the Perspective of Maqasid al-Shari'ah and Children's Rights</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti efek jangka panjang dari dispensasi kawin terhadap pencapaian pendidikan anak, menguji apakah intervensi lintas sektor dapat mengurangi risiko kesehatan reproduksi, serta membandingkan hasil keputusan pengadilan yang melibatkan konselor psikolog dengan keputusan yang tidak..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa dispensasi kawin di Pengadilan Agama Probolinggo masih didominasi oleh pertimbangan kesejahteraan jangka pendek, sehingga sering mengabaikan hak anak atas pendidikan, kesehatan, dan stabilitas ekonomi.Dispensasi yang mudah diberikan dapat memperburuk kerentanan jangka panjang anak, termasuk risiko kemiskinan dan kesehatan buruk.Oleh karena itu, dibutuhkan transformasi pendekatan peradilan, beralih dari formalitas administratif ke model integratif yang melibatkan kolaborasi lintas sektor guna memastikan kepentingan terbaik bagi anak
<br>Amendemen UndangAcUndang Perkawinan melalui UU No.16/2019 menaikkan batas usia minimal perkawinan menjadi 19 tahun telah menimbulkan paradoks hukum di Indonesia. Meskipun regulasi yang lebih ketat bertujuan mencegah perkawinan anak, permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama justru meningkat secara signifikan. Penelitian ini menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan dispensasi kawin menggunakan studi dokumen kualitatif dan pendekatan deskriptifAcnormatif, khususnya pada Putusan Pengadilan Agama Probolinggo Nomor 210/Pdt.P/2025/PA.Probolinggo. Hasilnya menunjukkan bahwa hakim sering mengabulkan dispensasi berdasarkan kaidah akhaff alAcdararain (memilih mudarat yang lebih ringan) untuk mencegah kerugian sosial seperti hubungan praAcnikah atau kehamilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-cdc4a.webp" type="image/webp" length="86308" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-376ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-e26fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/perlindungan-hak-anak-batas-usia-pendidikan-perkaw-thumb-cdc4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3810-staisar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19002-jurnal-mediasas-ilmu-syari-ah-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony A Study in Sambas West Kalimantan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony A Study in Sambas West Kalimantan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony A Study in Sambas West Kalimantan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50977-perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50977-perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:ca757be50180acc4b05ceae0a9bcf3d7</id>
	<published>2026-06-22T15:40:40+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:40:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="hisam ahyani" label="hisam ahyani" />
	<category term="soraya devy" label="soraya devy" />
	<category term="ilmu syari" label="ilmu syari" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyani,devy,hisam,ilmu,soraya,syari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Based on the findings and limitations of this study, several recommendations for further research can be proposed. Firstly, a comparative study could be conducted to analyze the legal frameworks and regulations governing interstate marriages in different ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Based on the findings and limitations of this study, several recommendations for further research can be proposed. Firstly, a comparative study could be conducted to analyze the legal frameworks and regulations governing interstate marriages in different ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-dff88.webp" title="JURIS - Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-dff88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-dff88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-dff88.webp 1x" title="JURIS - Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan" alt="JURIS - Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-92a51.webp" title="JURIS - Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-92a51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-92a51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-92a51.webp 1x" title="JURIS - Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan" alt="JURIS - Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-1f03d.webp" title="JURIS - Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-1f03d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-1f03d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-1f03d.webp 1x" title="JURIS - Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan" alt="JURIS - Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50977-perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom" title="JURIS - Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan" target="_blank">Inter State Marriage Trends and Their Relevance to Domestic Harmony: A Study in Sambas West Kalimantan</a>: Based on the findings and limitations of this study, several recommendations for further research can be proposed. Firstly, a comparative study could be conducted to analyze the legal frameworks and regulations governing interstate marriages in different border regions, especially in Southeast Asia. This would provide a more comprehensive understanding of the variations in legal systems and their impact on domestic harmony. Secondly, a qualitative exploration of the experiences and perspectives of religious leaders and community members in facilitating and supporting interstate marriages could offer valuable insights into the role of religious institutions in promoting harmony and resolving cultural and legal challenges. Thirdly, a longitudinal study tracking the long-term outcomes and dynamics of interstate marriages in Sambas could provide deeper insights into the factors that contribute to the sustainability and success of these unions. By combining these research directions, future studies can contribute to a more nuanced understanding of the complex interplay between legal, social, and religious factors in interstate marriages, and inform the development of more effective policies and support systems for families in border regions..
<br>This study concludes that the trend of interstate marriage in the border area of Sambas Regency, West Kalimantan particularly between Indonesian and Malaysian citizens has emerged as a significant and continuing social phenomenon.This pattern of cross-border marriage is strongly influenced by geographical proximity, shared historical ties, economic considerations, and cultural interactions between communities on both sides of the border.In practice, interstate marriage gives rise to complex legal, social, and religious implications, especially in relation to differences in legal systems, administrative procedures, citizenship status, and the legal status of children.Overall, domestic harmony in interstate marriages in Sambas is largely determined by the coupleAos capacity to manage cultural diversity, legal pluralism, and administrative challenges, while simultaneously fulfilling the ethical and normative responsibilities prescribed in Islamic family law.From this perspective, harmony is closely linked to the balanced execution of spousal rights and obligations, mutual understanding in practicing religious values, and the realization of justice within family roles.Differences in nationality do not, in themselves, constitute the primary obstacle to household harmony, provided that Islamic values serve as the foundational framework for family life.Nevertheless, this study has several limitations that must be acknowledged as part of academic prudence.First, the geographical scope is confined to Sambas Regency, limiting the generalizability of the findings to other border regions.Second, the number of informants is relatively limited, focusing primarily on selected interstate couples and local religious authorities.Third, the analysis emphasizes the normative dimension of Islamic family law rather than a broader comparative assessment across multiple national legal systems.Recognizing these limitations not only demonstrates methodological caution but also opens avenues for future research, particularly comparative studies involving different border contexts and legal regimes.However, there are also various challenges in realizing a harmonious household, such as the lack of understanding of the rights and obligations of the spouses in the laws of their respective countries, the lack of legal and social assistance from the government, and cultural gaps that can cause conflicts.Inconsistencies in the legal system between Indonesia and other countries, especially in the recognition and registration of marriages, often cause administrative problems that lead to unclear family and child legal status.From the perspective of Islamic law, interstate marriage remains valid as long as it meets the principles and conditions of marriage, and does not violate sharia provisions, such as the prohibition of marrying non-Muslims.Harmony in households between countries requires the strengthening of religious values, effective intercultural communication, and a clear legal protection system that is in favor of family rights.Thus, it can be concluded that interstate marriage in the Sambas region is an unavoidable social reality and has the potential to make a positive contribution to the lives of border communities, as long as it is supported by a strong religious understanding, responsive legal regulations, and adequate social support from the state.Synergistic efforts between the government, religious leaders, and the community are needed to create a fair and harmonious system for families between countries
<br>Fenomena perkawinan antar negara menjadi salah satu tren sosial yang berkembang pesat di berbagai wilayah perbatasan, termasuk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Perkawinan antar negara ini tidak hanya menyangkut aspek administratif dan kewarganegaraan, tetapi juga membawa implikasi terhadap kehidupan rumah tangga, khususnya dalam hal keharmonisan, nilai-nilai agama, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren perkawinan antar negara di wilayah Sambas serta menganalisis relevansinya terhadap keharmonisan rumah tangga dalam perspektif Hukum Keluarga Islam. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-dff88.webp" type="image/webp" length="196548" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-dff88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-92a51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/perbandingan-lintas-negara-interstate-marriage-dom-thumb-1f03d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3810-staisar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19002-jurnal-mediasas-ilmu-syari-ah-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Regulating Halal Integrity in Sri Lanka A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Regulating Halal Integrity in Sri Lanka A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Regulating Halal Integrity in Sri Lanka A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50973-standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50973-standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:2e942199d4756968c16ee20b1858be5c</id>
	<published>2026-06-22T15:29:27+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:29:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="hisam ahyani" label="hisam ahyani" />
	<category term="soraya devy" label="soraya devy" />
	<category term="ilmu syari" label="ilmu syari" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyani,devy,hisam,ilmu,soraya,syari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengembangkan model sertifikasi halal berbasis akreditasi nasional yang menggabungkan keahlian fiqh dan ilmu pengetahuan pangan, serta menegakkan mekanisme pengawasan dan audit berkelanjutan bagi lembaga sertifikasi; merancang sistem pelabelan halal yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Mengembangkan model sertifikasi halal berbasis akreditasi nasional yang menggabungkan keahlian fiqh dan ilmu pengetahuan pangan, serta menegakkan mekanisme pengawasan dan audit berkelanjutan bagi lembaga sertifikasi; merancang sistem pelabelan halal yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-084ea.webp" title="JURIS - Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-084ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-084ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-084ea.webp 1x" title="JURIS - Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework" alt="JURIS - Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-e2b96.webp" title="JURIS - Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-e2b96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-e2b96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-e2b96.webp 1x" title="JURIS - Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework" alt="JURIS - Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-857c1.webp" title="JURIS - Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-857c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-857c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-857c1.webp 1x" title="JURIS - Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework" alt="JURIS - Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50973-standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan" title="JURIS - Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework" target="_blank">Regulating Halal Integrity in Sri Lanka: A Comparative Legal and Shariah Analysis of the Food Act and Consumer Protection Framework</a>: Mengembangkan model sertifikasi halal berbasis akreditasi nasional yang menggabungkan keahlian fiqh dan ilmu pengetahuan pangan, serta menegakkan mekanisme pengawasan dan audit berkelanjutan bagi lembaga sertifikasi; merancang sistem pelabelan halal yang terintegrasi dengan teknologi blockchain guna menjamin transparansi rantai pasok dan meminimalisir kontaminasi silang; serta melakukan penelitian empiris tentang dampak sosial dan ekonomi dari pengenalan regulasi halal terstandarisasi di Sri Lanka, termasuk analisis persepsi konsumen, kesiapan industri, dan perbandingan kelayakan implementasi antara model otoritas tunggal dan model otonom akreditasi..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum makanan Sri Lanka, meskipun mengatur keseluruhan keamanan makanan dan perlindungan konsumen, tidak memasukkan definisi hukum dan standar formal untuk halal, belum menyediakan mekanisme pengawasan sertifikasi halal, serta tidak mengatur pelabelan halal secara resmi.Akibatnya, konsumen terpapar risiko klaim halal yang tidak dapat diandalkan, pelaku bisnis menghadapi ketidakpastian hukum, dan potensi ketegangan sosial tetap muncul.Untuk mengatasi kekurangan ini, disarankan agar undang-undang Food Act disempurnakan dengan definisi formal halal, standar operasional untuk penyembelihan zabiha, persyaratan pemrosesan dan pencegahan kontaminasi silang, serta sistem sertifikasi resmi yang dipantau secara nasional.Lebih lanjut, regulasi pelabelan harus diberi ketentuan khusus mengenai tanda halal yang diakui secara hukum guna meningkatkan kepercayaan konsumen dan memfasilitasi perdagangan halal internasional
<br>Pasar halal global merupakan kekuatan ekonomi yang besar, menuntut produk-produk yang sangat patuh terhadap aturan Islam. Di Sri Lanka, sebuah negara di mana Muslim merupakan kelompok minoritas besar dan di mana telah terjadi ketegangan sosial akibat hal ini, penggabungan antara undang-undang pangan nasional dengan persyaratan syariah terkait integritas halal menciptakan masalah dalam regulasi. Oleh karena itu, makalah ini menelaah kerangka hukum yang ada di Sri Lanka, dengan fokus utama pada Food Act No. 26 Tahun 1980 dan Consumer Affairs Authority Act...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-084ea.webp" type="image/webp" length="183808" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-084ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-e2b96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/standar-halal-percepatan-sertifikasi-makanan-label-thumb-857c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3810-staisar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19002-jurnal-mediasas-ilmu-syari-ah-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi E Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi E Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi E Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50982-data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50982-data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:d5fce3260051b2f01f9e781bf261f996</id>
	<published>2026-06-22T15:27:38+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:27:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tim reviewer" label="tim reviewer" />
	<category term="agus junaidi" label="agus junaidi" />
	<category term="norma yunita" label="norma yunita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,junaidi,norma,reviewer,tim,yunita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi sistem payment gateway ke dalam aplikasi E-Commerce SAponik Farm untuk menilai dampaknya terhadap keamanan transaksi, kepuasan pengguna, dan tingkat adopsi layanan pembayaran digital; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi sistem payment gateway ke dalam aplikasi E-Commerce SAponik Farm untuk menilai dampaknya terhadap keamanan transaksi, kepuasan pengguna, dan tingkat adopsi layanan pembayaran digital; selanjutnya, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-97879.webp" title="JURIS - Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-97879.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-97879.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-97879.webp 1x" title="JURIS - Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm" alt="JURIS - Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-27077.webp" title="JURIS - Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-27077.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-27077.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-27077.webp 1x" title="JURIS - Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm" alt="JURIS - Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-42c72.webp" title="JURIS - Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-42c72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-42c72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-42c72.webp 1x" title="JURIS - Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm" alt="JURIS - Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50982-data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l" title="JURIS - Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm" target="_blank">Implementasi E-Commerce Berbasis Web Pada SAponik Farm</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi sistem payment gateway ke dalam aplikasi E-Commerce SAponik Farm untuk menilai dampaknya terhadap keamanan transaksi, kepuasan pengguna, dan tingkat adopsi layanan pembayaran digital; selanjutnya, pengembangan versi mobile aplikasi yang responsif dan diuji pada berbagai platform perangkat seluler dapat memperluas aksesibilitas pengguna serta meningkatkan volume penjualan, sehingga diperlukan studi empiris tentang pengalaman pengguna (UX) dan efektivitas penjualan melalui kanal mobile; akhirnya, penambahan modul analitik data penjualan dan keuangan yang memanfaatkan teknik visualisasi serta prediksi berbasis machine learning dapat memberikan dukungan keputusan strategis bagi pemilik usaha, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang akurasi prediksi, kegunaan laporan, dan kontribusinya terhadap perencanaan bisnis jangka panjang..
<br>Implementasi sistem E-Commerce pada SAponik Farm meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, dan mempermudah pengelolaan data produk, stok, serta transaksi secara terstruktur dan real-time.Sistem berbasis web memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan kapan saja, meningkatkan fleksibilitas, transparansi, serta kolaborasi dengan mitra bisnis, sehingga memperkuat posisi usaha pertanian modern.Penelitian mengidentifikasi kebutuhan pengembangan selanjutnya, termasuk integrasi payment gateway, pengembangan aplikasi mobile, dan penambahan fitur laporan keuangan serta analisis penjualan untuk mendukung keputusan strategis dan meningkatkan daya saing usaha mikro
<br>Aplikasi E-Commerce berbasis web mempermudah para pengusaha dalam memasarkan produk mereka serta membantu pelanggan mendapatkan informasi tentang barang yang ditawarkan oleh penjual. Saat ini, sistem informasi yang tersedia secara daring dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan penyampaian informasi. SAponik Farm adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang penjualan sayuran hidroponik. Selama ini, kendala dalam pemasaran produk menjadi penghambat bagi penjual untuk meningkatkan pendapatan dari penjualan, ditambah dengan sistem pemrosesan penjualan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-42c72.webp" type="image/webp" length="87064" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-97879.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-27077.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/data-penjualan-sistem-dukungan-keputusan-machine-l-thumb-42c72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19003-jurnal-komputer-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50975-cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekolo" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50975-cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekolo" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:433db3cb34139a709b9daaef936f5c78</id>
	<published>2026-06-22T15:21:12+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:21:12+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="hisam ahyani" label="hisam ahyani" />
	<category term="soraya devy" label="soraya devy" />
	<category term="ilmu syari" label="ilmu syari" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyani,devy,hisam,ilmu,soraya,syari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut tentang inovasi dan implementasi wakaf dalam konteks konservasi lingkungan dan mitigasi bencana alam di Indonesia. Penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut tentang inovasi dan implementasi wakaf dalam konteks konservasi lingkungan dan mitigasi bencana alam di Indonesia. Penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-aa1dc.webp" title="JURIS - Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-aa1dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-aa1dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-aa1dc.webp 1x" title="JURIS - Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia" alt="JURIS - Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-a4529.webp" title="JURIS - Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-a4529.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-a4529.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-a4529.webp 1x" title="JURIS - Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia" alt="JURIS - Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-faeeb.webp" title="JURIS - Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-faeeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-faeeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-faeeb.webp 1x" title="JURIS - Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia" alt="JURIS - Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50975-cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekolo" title="JURIS - Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia" target="_blank">Expanding The Benefits of Waqf For The Environment In Waqf Policy In Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut tentang inovasi dan implementasi wakaf dalam konteks konservasi lingkungan dan mitigasi bencana alam di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada studi kasus dan praktik terbaik dalam penerapan wakaf untuk tujuan lingkungan, serta menganalisis tantangan dan peluang yang dihadapi.2. Melakukan analisis komparatif antara pendekatan wakaf dalam mendukung konservasi lingkungan di Indonesia dengan negara-negara lain seperti Malaysia, Turki, Brunei, dan Singapura. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana wakaf dapat menjadi instrumen efektif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan bagaimana praktik wakaf dapat disesuaikan dengan konteks lokal masing-masing negara.3. Meneliti potensi dan manfaat wakaf dalam mendukung pengembangan ekonomi hijau dan keberlanjutan sosial-ekonomi di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana wakaf dapat digunakan untuk mendukung inovasi teknologi hijau, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, dan pemberdayaan masyarakat dalam konservasi lingkungan. Dengan demikian, wakaf dapat menjadi katalisator dalam menciptakan solusi lingkungan yang efektif dan berkelanjutan..
<br>Waqf in Indonesia is a much-needed social financial instrument, especially in collaborating social financial instruments and Islamic businesses, so that it can expand the benefits of waqf, especially for nature conservation and prevention of natural disasters and others.41 of 2004 specifically does not relate to waqf for nature conservation or natural disaster prevention facilities, but innovation in strengthening waqf in all sectors is contained in Article 22 of Waqf Law No.41 of 2004, namely that waqf can be used for the advancement of other public welfare that does not conflict with sharia and laws and regulations.The allocation of the waqf must be in line with the intention of the waqf registered in the waqf pledge deed, if the waqf asset is in the form of movable objects such as cash waqf, it can be done through LKS-PWU so that it can produce a cash waqf certificate, and if the waqf asset is in the form of immovable waqf assets such as land and buildings, the assets can be registered with the manager to the PPAIW at the local KUA and certified to the National Land Agency
<br>Wakaf di Indonesia sudah dikenal sejak sebelum Indonesia Merdeka dengan nomenklatur wakaf yang sempit dan terbatas pada tujuan sarana agama dan Pendidikan saja. Asset wakaf banyak diketahui hanya berbentuk tanah dan bangunan yang secara penggunaan dan pengelolaannya yang terbatas sehingga terkesan tidak menarik. Sesuai dengan hasil indeks literasi wakaf Badan Wakaf Indonesia (BWI) terkait Tingkat pemahaman Masyarakat terkait wakaf yang masih minim. Sedangkan permasalahan alam di Indonesia semakin banyak dan memerlukan Upaya mitigasi dari berbagai macam aspek, salah satunya wakaf. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peluang perluasan manfaat wakaf untuk menjaga lingkungan dan meminimalisir dampak bencana ekologi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-faeeb.webp" type="image/webp" length="98378" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-aa1dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-a4529.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/cash-waqf-wakaf-sumber-daya-lingkungan-ekologi-ind-thumb-faeeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3810-staisar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19002-jurnal-mediasas-ilmu-syari-ah-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50970-segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50970-segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:0d5c49b2c048f0f3d8fd174942d19643</id>
	<published>2026-06-22T15:20:36+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:20:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="suryo widodo" label="suryo widodo" />
	<category term="enhanced ai" label="enhanced ai" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,common,crawl,enhanced,suryo,widodo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami merekomendasikan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut terhadap model-model canggih yang lebih mutakhir untuk meningkatkan kinerja klasifikasi lesi kulit. Kedua, pengembangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami merekomendasikan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut terhadap model-model canggih yang lebih mutakhir untuk meningkatkan kinerja klasifikasi lesi kulit. Kedua, pengembangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-0ffb2.webp" title="JURIS - Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-0ffb2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-0ffb2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-0ffb2.webp 1x" title="JURIS - Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset" alt="JURIS - Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-9c0f5.webp" title="JURIS - Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-9c0f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-9c0f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-9c0f5.webp 1x" title="JURIS - Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset" alt="JURIS - Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-10e95.webp" title="JURIS - Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-10e95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-10e95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-10e95.webp 1x" title="JURIS - Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset" alt="JURIS - Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50970-segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f" title="JURIS - Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset" target="_blank">Skin Lesion Classification Using YOLOv11 on the HAM10000 Dataset</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami merekomendasikan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut terhadap model-model canggih yang lebih mutakhir untuk meningkatkan kinerja klasifikasi lesi kulit. Kedua, pengembangan teknik-teknik augmentasi yang lebih inovatif dapat membantu mengatasi tantangan dalam dataset lesi kulit, seperti ketidakseimbangan kelas dan variasi visual antar kelas. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk membandingkan kinerja YOLOv11 dengan arsitektur multi-tahap lainnya, seperti DenseNet atau EfficientNet, untuk menentukan arsitektur mana yang paling efektif dalam tugas klasifikasi lesi kulit. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat membantu meningkatkan akurasi dan kehandalan sistem klasifikasi lesi kulit, yang pada akhirnya dapat bermanfaat dalam membantu para ahli dermatologi dalam mendiagnosis dan mengklasifikasikan lesi kulit secara lebih akurat..
<br>Studi ini berfokus pada eksplorasi kinerja arsitektur single-stage YOLOv11 dalam klasifikasi lesi kulit menggunakan dataset HAM10000, dengan membandingkannya dengan arsitektur multi-tahap VGG19 dan ResNet50, serta menyelidiki dampak data augmentation terhadap kinerja model.Hasil menunjukkan bahwa data augmentation secara signifikan meningkatkan akurasi model YOLOv11x-cls, dari 68,51% menjadi 84,74%.Namun, VGG19 mencapai kinerja tertinggi di antara semua model, dengan akurasi 89,68%.Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun arsitektur single-stage menawarkan efisiensi komputasi, arsitektur multi-tahap dengan ekstraksi fitur hierarkis menghasilkan kinerja klasifikasi yang lebih baik.Kontribusi utama penelitian ini adalah memberikan validasi empiris kinerja YOLOv11 dalam konteks klasifikasi lesi kulit, serta mengonfirmasi signifikansi data augmentation dalam meningkatkan kinerja model.Temuan menunjukkan bahwa meskipun arsitektur single-stage efisien dalam pemrosesan, arsitektur multi-tahap mempertahankan keunggulan dalam kinerja klasifikasi.Model YOLOv11x-cls menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada model YOLOv8 yang dilaporkan dalam studi sebelumnya.Selain itu, menggunakan metodologi saat ini, kesenjangan kinerja antara YOLOv11x-cls kami dan model multi-tahap relatif kecil.Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi model yang lebih maju dan mengembangkan teknik augmentasi yang lebih inovatif untuk mengatasi tantangan dalam dataset lesi kulit
<br>Kanker kulit merupakan masalah kesehatan global yang signifikan karena tingkat mortalitasnya yang tinggi. Deteksi dini dan akurat sangat penting, tetapi sering kali terhambat oleh keterbatasan metode diagnostik tradisional. Penelitian ini menerapkan algoritma YOLOv11 untuk klasifikasi lesi kulit langsung dari gambar dermoskopik menggunakan dataset HAM10000 (10.015 gambar, 7 kelas lesi kulit). Tujuan utama adalah mengevaluasi kinerja YOLOv11 dalam klasifikasi multi-kelas dan menilai dampak dari data augmentation (rotasi, flipping horizontal) dalam mengatasi ketidakseimbangan kelas. Metodologi melibatkan dua eksperimen: melatih YOLOv11 pada dataset asli dan dataset yang diperluas, serta membandingkan kinerjanya dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-0ffb2.webp" type="image/webp" length="114992" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-0ffb2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-9c0f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/segmentasi-lesi-kulit-eksplorasi-model-ekstraksi-f-thumb-10e95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-152-unitomo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15288-inform-jurnal-ilmiah-teknologi-informasi-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model GAM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model GAM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model GAM ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50969-evaluasi-aplikasi-menu-resep-apl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50969-evaluasi-aplikasi-menu-resep-apl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:ba3cb714058b984f5cc455e7f3c04d49</id>
	<published>2026-06-22T15:06:26+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:06:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="yuni lestari" label="yuni lestari" />
	<category term="based real" label="based real" />
	<itunes:keywords><![CDATA[based,common,crawl,lestari,real,yuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi fitur multibahasa meningkatkan kepuasan pengguna di wilayah multikultural, mengidentifikasi faktor teknis yang memengaruhi kecepatan respons layanan digital, serta menganalisis dampak jangka ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi fitur multibahasa meningkatkan kepuasan pengguna di wilayah multikultural, mengidentifikasi faktor teknis yang memengaruhi kecepatan respons layanan digital, serta menganalisis dampak jangka ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-7ee62.webp" title="JURIS - Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-7ee62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-7ee62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-7ee62.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)" alt="JURIS - Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-28fb9.webp" title="JURIS - Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-28fb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-28fb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-28fb9.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)" alt="JURIS - Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-e5ce4.webp" title="JURIS - Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-e5ce4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-e5ce4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-e5ce4.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)" alt="JURIS - Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50969-evaluasi-aplikasi-menu-resep-apl" title="JURIS - Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)" target="_blank">Analysis of the Implementation of the SALAMAN Application by using Government Adoption Model (GAM)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi fitur multibahasa meningkatkan kepuasan pengguna di wilayah multikultural, mengidentifikasi faktor teknis yang memengaruhi kecepatan respons layanan digital, serta menganalisis dampak jangka panjang adopsi eAcgovernment terhadap partisipasi warga dalam proses pembuatan kebijakan publik..
<br>Aplikasi eAcgovernment di Bandung memberikan nilai yang baik bagi masyarakat, mempermudah warga dalam mengakses layanan pemerintah.Penelitian menemukan bahwa umpanAcbalik positif pengguna secara signifikan mempengaruhi niat berkelanjutan menggunakan aplikasi.Oleh karena itu, semakin tinggi umpanAcbalik positif, semakin tinggi pula niat penggunaan aplikasi secara berkelanjutan
<br>Kota Bandung adalah salah satu kota yang telah menerapkan eAcgovernment dalam urusan pemerintahan di Indonesia. Pemerintah meluncurkan aplikasi layanan terintegrasi bernama Done in the Hand (SALAMAN) untuk meningkatkan pelayanan publik di Bandung. Layanan aplikasi ini akan memudahkan warga dan penduduk migran yang ingin mengurus administrasi kependudukan di Bandung. Namun, hambatan terbesar dalam penggunaan sistem baru ini berasal dari masyarakat sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat penerimaan publik terhadap sistem baru menggunakan metode Government Adoption Model (GAM) dan kemudian menentukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-7ee62.webp" type="image/webp" length="229678" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-7ee62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-28fb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/evaluasi-aplikasi-menu-resep-lagu-salaman-gam-eacg-thumb-e5ce4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-152-unitomo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15288-inform-jurnal-ilmiah-teknologi-informasi-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50964-buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50964-buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:10df2bec4bc65729ee486b1ffdcaf481</id>
	<published>2026-06-22T15:02:39+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:02:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tim reviewer" label="tim reviewer" />
	<category term="kramat jati" label="kramat jati" />
	<category term="dwi pratiwi" label="dwi pratiwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,jati,kramat,pratiwi,reviewer,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas jumlah kosakata pada kamus Bahasa Ternate, Makian, dan Galela agar cakupan terjemahan menjadi lebih lengkap dan akurat. Selain itu, meningkatkan kemampuan model AI melalui fine-tuning atau optimasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas jumlah kosakata pada kamus Bahasa Ternate, Makian, dan Galela agar cakupan terjemahan menjadi lebih lengkap dan akurat. Selain itu, meningkatkan kemampuan model AI melalui fine-tuning atau optimasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-7459b.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-7459b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-7459b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-7459b.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-848db.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-848db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-848db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-848db.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-6833e.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-6833e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-6833e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-6833e.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50964-buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal" target="_blank">Rancang Bangun Sistem Penerjemah Multibahasa Daerah Maluku Utara dengan Integrasi GPT Sebagai Pelestarian Budaya Lokal</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas jumlah kosakata pada kamus Bahasa Ternate, Makian, dan Galela agar cakupan terjemahan menjadi lebih lengkap dan akurat. Selain itu, meningkatkan kemampuan model AI melalui fine-tuning atau optimasi prompt untuk mengurangi kesalahan pada kata ambigu dan struktur kalimat yang kompleks. Pengembangan sistem dalam bentuk aplikasi mobile juga dapat memudahkan akses masyarakat, terutama di daerah dengan keterbatasan perangkat komputer. Penelitian selanjutnya dapat menambahkan metode Natural Language Processing (NLP) yang lebih kompleks seperti Named Entity Recognition (NER) atau sequence-to-sequence model untuk meningkatkan kualitas struktur bahasa dan konteks terjemahan. Pengujian sistem dengan jumlah responden, variasi kalimat, dan data bahasa yang lebih luas juga diperlukan untuk evaluasi akurasi dan performa sistem yang lebih mendalam..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan implementasi sistem penerjemah bahasa daerah berbasis web dengan pendekatan Rule-Based Machine Translation (RBMT) dan model GPT, sistem penerjemah bahasa daerah yang dibangun mampu melakukan proses penerjemahan dua arah, yaitu Bahasa Indonesia ke Bahasa Daerah (Ternate, Makian Dalam, Galela) dan sebaliknya.Sistem ini memanfaatkan kombinasi RBMT sebagai dasar pencocokan 5.572 kosakata dalam kamus, sedangkan GPT berfungsi menyusun ulang struktur kalimat agar hasil terjemahan lebih natural dan sesuai konteks bahasa tujuan.Hasil pengujian terhadap 468 kalimat menunjukkan bahwa sistem menghasilkan empat kategori hasil utama, yaitu.hasil sesuai dengan target, hasil berbeda bentuk namun memiliki makna yang sama, hasil tidak sesuai karena kosakata belum tersedia dalam kamus, serta hasil tidak tepat akibat kesalahan pemilihan makna oleh model GPT pada kata yang memiliki lebih dari satu arti.Sistem mampu menangani variasi struktur bahasa daerah yang berbeda dengan Bahasa Indonesia, seperti perbedaan posisi angka, negasi, dan struktur frasa.Namun, penggunaan tanda baca dan pemisahan kata sangat berpengaruh terhadap hasil terjemahan.Oleh karena itu, apabila model GPT belum mampu menentukan makna yang tepat pada kata yang memiliki ambiguitas, pengembang perlu melakukan penyesuaian pada struktur penulisan dan tanda baca dalam basis data.Secara keseluruhan, sistem yang dibangun termasuk dalam kategori hybrid translation system karena menggabungkan pendekatan berbasis aturan (RBMT) dan kecerdasan buatan (GPT) untuk meningkatkan kualitas hasil terjemahan
<br>Penelitian ini membahas pengembangan sistem penerjemah multibahasa daerah berbasis web yang mengintegrasikan metode Rule-Based Machine Translation (RBMT) dan GPT untuk menerjemahkan Bahasa Indonesia dengan Bahasa Ternate, Makian Dalam, dan Galela menggunakan 5.572 kosakata berbasis kamus digital. RBMT digunakan untuk pencocokan kata berdasarkan aturan, sedangkan GPT digunakan untuk memperbaiki struktur kalimat agar lebih natural sesuai konteks. Sistem dikembangkan menggunakan HTML, CSS, JavaScript, dan integrasi API GPT melalui Vercel, kemudian diuji menggunakan 468 kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi RBMT dan GPT mampu meningkatkan kualitas terjemahan meskipun masih dipengaruhi oleh ambiguitas kata, kelengkapan kamus, dan penggunaan tanda baca serta pemisahan kata.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-7459b.webp" type="image/webp" length="112902" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-7459b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-848db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/buku-teks-bahasa-inggris-hasil-penelitian-konteks-thumb-6833e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19003-jurnal-komputer-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Negotiating Polygamy Public Morality and State Authority Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Negotiating Polygamy Public Morality and State Authority Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Negotiating Polygamy Public Morality and State Authority Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50980-sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-ta" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50980-sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-ta" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:eb2e8f28644adf7ee730bb1062f3a517</id>
	<published>2026-06-22T15:00:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T15:00:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="hisam ahyani" label="hisam ahyani" />
	<category term="soraya devy" label="soraya devy" />
	<category term="ilmu syari" label="ilmu syari" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyani,devy,hisam,ilmu,soraya,syari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Proyek penelitian berikutnya dapat meneliti bagaimana persepsi digital tentang pergub poligami ASN berubah seiring waktu melalui analisis longitudinal media sosial, untuk memahami dinamika legitimasi regulasi di kalangan publik. Selain itu, studi komparatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Proyek penelitian berikutnya dapat meneliti bagaimana persepsi digital tentang pergub poligami ASN berubah seiring waktu melalui analisis longitudinal media sosial, untuk memahami dinamika legitimasi regulasi di kalangan publik. Selain itu, studi komparatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-3f1d6.webp" title="JURIS - Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-3f1d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-3f1d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-3f1d6.webp 1x" title="JURIS - Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025" alt="JURIS - Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-b972e.webp" title="JURIS - Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-b972e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-b972e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-b972e.webp 1x" title="JURIS - Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025" alt="JURIS - Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-a82cf.webp" title="JURIS - Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-a82cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-a82cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-a82cf.webp 1x" title="JURIS - Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025" alt="JURIS - Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50980-sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-ta" title="JURIS - Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025" target="_blank">Negotiating Polygamy, Public Morality, and State Authority: Digital Discourse on Governor of DKI Jakarta Regulation Number 2 of 2025</a>: Proyek penelitian berikutnya dapat meneliti bagaimana persepsi digital tentang pergub poligami ASN berubah seiring waktu melalui analisis longitudinal media sosial, untuk memahami dinamika legitimasi regulasi di kalangan publik. Selain itu, studi komparatif antara kebijakan poligami ASN di provinsi lain dapat mengidentifikasi faktor pendukung atau penghambat penerimaan regulasi, memudahkan pembentukan kebijakan yang lebih inklusif. Terakhir, penelitian interdisipliner yang melibatkan psikolog dan ahli gender dapat mengevaluasi dampak sosial psikologis bagi wanita dan anak-anak yang terlibat dalam praktik poligami regulasi, memperkaya pemahaman tentang keseimbangan hak kebebasan individu dan kepentingan publik..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa Pergub DKI Jakarta No.2 Tahun 2025 menempatkan poligami ASN tidak hanya sebagai regulasi administratif tetapi juga sebagai alat rekayasa sosial yang menegaskan nilai moral dan etika birokrasi.Diskursus digital menegaskan polaritas antara pendukung norma religius dan pendukung hak pribadi, sehingga legitimasi regulasi tersebut diuji secara diskursif.Secara keseluruhan, legitimasi intervensi negara atas praktik poligami memerlukan resonansi etis dan partisipasi publik agar tidak menimbulkan konflik nilai antara fiqh, hak individual, dan kebijakan publik
<br>Studi ini menelaah Pergub DKI Jakarta No. 2 Tahun 2025 yang mengatur prosedur perizinan poligami bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai instrumen hukum sebagai alat rekayasa sosial dalam konteks hukum keluarga Islam di Indonesia. Dengan menggunakan metode analisis wacana kritis terhadap respons publik digital yang berkembang di media sosial dan pemberitaan daring, penelitian ini mengkaji bagaimana regulasi negara tersebut diproduksi, diperdebatkan, dan dimaknai dalam relasinya dengan prinsip-prinsip poligami dalam fiqh dan kerangka maqasid al-sharAoah. Hasil analisis menunjukkan adanya polarisasi wacana: sebagian pihak memandang Pergub sebagai upaya penguatan moralitas dan tata kelola perkawinan ASN yang selaras dengan tujuan perlindungan keluarga, sementara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-a82cf.webp" type="image/webp" length="102488" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-3f1d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-b972e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/sipil-negara-apip-kinerja-aparatur-tata-kelola-reg-thumb-a82cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3810-staisar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19002-jurnal-mediasas-ilmu-syari-ah-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50985-framework-laravel-sistem-adopsi-info" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50985-framework-laravel-sistem-adopsi-info" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:1ef7c71306731179d1be9ab72ab2f0ab</id>
	<published>2026-06-22T14:54:29+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T14:54:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tim reviewer" label="tim reviewer" />
	<category term="agus junaidi" label="agus junaidi" />
	<category term="norma yunita" label="norma yunita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,junaidi,norma,reviewer,tim,yunita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Mengkaji penerapan sistem informasi perjalanan dinas pada lembaga pemerintah daerah lain untuk membandingkan efektivitasnya dan mengidentifikasi faktor-faktor kultural yang mempengaruhi adopsi sistem. 2) Meneliti integrasi teknologi blockchain guna ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1) Mengkaji penerapan sistem informasi perjalanan dinas pada lembaga pemerintah daerah lain untuk membandingkan efektivitasnya dan mengidentifikasi faktor-faktor kultural yang mempengaruhi adopsi sistem. 2) Meneliti integrasi teknologi blockchain guna ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-4b346.webp" title="JURIS - Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-4b346.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-4b346.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-4b346.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan" alt="JURIS - Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-11b35.webp" title="JURIS - Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-11b35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-11b35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-11b35.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan" alt="JURIS - Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-fbfc5.webp" title="JURIS - Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-fbfc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-fbfc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-fbfc5.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan" alt="JURIS - Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50985-framework-laravel-sistem-adopsi-info" title="JURIS - Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan" target="_blank">Implementasi Sistem Informasi Perjalanan Dinas di BKPSDM Tangerang Selatan</a>: 1) Mengkaji penerapan sistem informasi perjalanan dinas pada lembaga pemerintah daerah lain untuk membandingkan efektivitasnya dan mengidentifikasi faktor-faktor kultural yang mempengaruhi adopsi sistem. 2) Meneliti integrasi teknologi blockchain guna meningkatkan keamanan dan keandalan pencatatan transaksi keuangan dalam perjalanan dinas, serta mengevaluasi dampaknya terhadap transparansi pengeluaran. 3) Mengembangkan modul pelatihan berbasis augmented reality bagi staf administrasi untuk mempercepat adaptasi sistem, sekaligus mengukur pengaruhnya terhadap kualitas data dan tingkat kepuasan pengguna..
<br>Sistem informasi berbasis web yang dikembangkan berhasil meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses administrasi perjalanan dinas di lingkungan BKPSDM Kota Tangerang Selatan.Pengguna dapat dengan mudah membuat dokumen terkait seperti SPT, SPD, visum, laporan, dan kwitansi secara terintegrasi, memanfaatkan login dan hak akses berbasis peran untuk keamanan data.Dashboard yang dikembangkan memberikan transparansi informasi anggaran secara realActime, sehingga manajemen dapat memantau penggunaan anggaran dari setiap tim kerja secara akurat
<br>Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut instansi pemerintahan untuk terus beradaptasi dalam meningkatkan efisiensi kerja melalui sistem informasi. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh BKPSDM Kota Tangerang Selatan adalah proses pengelolaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang masih dilakukan secara manual, sehingga sering terjadi keterlambatan, kesalahan input data, dan duplikasi dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi berbasis web yang dapat mengelola proses pengajuan, persetujuan, hingga pelaporan kegiatan perjalanan dinas secara terstruktur dan digital, menggunakan metode Agile Development dengan framework Laravel dan basis data MySQL, serta diuji menggunakan pendekatan blackAcbox. Hasil pengembangan menunjukkan peningkatan efisiensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-fbfc5.webp" type="image/webp" length="59152" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-4b346.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-11b35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/framework-laravel-sistem-adopsi-perjalanan-dinas-a-thumb-fbfc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19003-jurnal-komputer-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Marriage in Shawwal as a Socio Religious Phenomenon A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Marriage in Shawwal as a Socio Religious Phenomenon A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Marriage in Shawwal as a Socio Religious Phenomenon A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50978-marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50978-marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:dce627518a0f922d220f0b77e2b0a9de</id>
	<published>2026-06-22T14:50:27+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T14:50:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="hisam ahyani" label="hisam ahyani" />
	<category term="soraya devy" label="soraya devy" />
	<category term="ilmu syari" label="ilmu syari" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyani,devy,hisam,ilmu,soraya,syari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti perbandingan persepsi masyarakat di daerah pegunungan dan pesisir Indonesia tentang pernikahan Syawal, mengembangkan model interseksi antara norma Islam, adat, dan faktor ekonomi terhadap keputusan pernikahan. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti perbandingan persepsi masyarakat di daerah pegunungan dan pesisir Indonesia tentang pernikahan Syawal, mengembangkan model interseksi antara norma Islam, adat, dan faktor ekonomi terhadap keputusan pernikahan. Selanjutnya, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-0db84.webp" title="JURIS - Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-0db84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-0db84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-0db84.webp 1x" title="JURIS - Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs" alt="JURIS - Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-a0fd9.webp" title="JURIS - Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-a0fd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-a0fd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-a0fd9.webp 1x" title="JURIS - Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs" alt="JURIS - Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-046ba.webp" title="JURIS - Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-046ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-046ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-046ba.webp 1x" title="JURIS - Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs" alt="JURIS - Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50978-marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat" title="JURIS - Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs" target="_blank">Marriage in Shawwal as a Socio?Religious Phenomenon: A Comparative Analysis of Islamic Norms and Customary Beliefs</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti perbandingan persepsi masyarakat di daerah pegunungan dan pesisir Indonesia tentang pernikahan Syawal, mengembangkan model interseksi antara norma Islam, adat, dan faktor ekonomi terhadap keputusan pernikahan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat memantau perubahan pola pernikahan Syawal selama dekade terakhir untuk mengidentifikasi dinamika sosial dan pengaruh media sosial dalam memodernisasi praktik tradisional. Terakhir, riset terfokus pada dampak pendidikan agama dan program moderasi terhadap pemahaman komunitas dapat membantu merancang intervensi kebijakan yang memperkuat dialog lintas budaya..
<br>Marriage in Shawwal reflects the dialectic between normative Islamic guidance and local traditions.In Java and Madura, Shawwal is recommended, rooted in the ProphetAos sunnah and reinforced by living hadith.In Minangkabau and Javanese primbon traditions, Shawwal is taboo, highlighting the resilience of custom despite lacking normative basis.This synthesis demonstrates that religious practice is always negotiated between das sollen and das sein
<br>Pernikahan di bulan Syawal dalam masyarakat Muslim Indonesia memperlihatkan dialektika antara panduan normatif Islam dan tradisi lokal. Sebagian komunitas, seperti Jawa dan Madura, menganjurkan pernikahan di bulan Syawal sebagai penguatan sunnah Nabi Muhammad SAW, sementara komunitas lain, seperti Minangkabau dan tradisi primbon Jawa, menghindarinya karena dianggap tabu. Penelitian ini bertujuan menjelaskan perbedaan pandangan tersebut serta menegaskan bagaimana teks agama dan adat berinteraksi dalam praktik sosialAcreligius. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen, wawancara semiActerstruktur,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-0db84.webp" type="image/webp" length="92652" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-0db84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-a0fd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/marriage-shawwal-socio-religious-das-sollen-normat-thumb-046ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3810-staisar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19002-jurnal-mediasas-ilmu-syari-ah-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest Integration of Mutual Information SMOTE Tomek and Outlier Handling ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest Integration of Mutual Information SMOTE Tomek and Outlier Handling ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest Integration of Mutual Information SMOTE Tomek and Outlier Handling ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50972-integrasi-model-c4-pemilihan-fitur" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50972-integrasi-model-c4-pemilihan-fitur" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:3f5ad7b8efbb6fe98f17da2fcc6b348b</id>
	<published>2026-06-22T14:47:28+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T14:47:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="suryo widodo" label="suryo widodo" />
	<category term="enhanced ai" label="enhanced ai" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,common,crawl,enhanced,suryo,widodo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengembangan metode pemilihan fitur yang diinformasikan klinis, misalnya dengan memanfaatkan pengetahuan biomarker spesifik PCOS, guna mengidentifikasi subset fitur yang lebih relevan sambil mempertahankan keragaman ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengembangan metode pemilihan fitur yang diinformasikan klinis, misalnya dengan memanfaatkan pengetahuan biomarker spesifik PCOS, guna mengidentifikasi subset fitur yang lebih relevan sambil mempertahankan keragaman ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-d9785.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-d9785.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-d9785.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-d9785.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling" alt="JURIS - Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-f603f.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-f603f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-f603f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-f603f.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling" alt="JURIS - Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-95d73.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-95d73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-95d73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-95d73.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling" alt="JURIS - Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50972-integrasi-model-c4-pemilihan-fitur" title="JURIS - Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling" target="_blank">Comparative Analysis of PCOS Classification Using Random Forest: Integration of Mutual Information, SMOTE-Tomek, and Outlier Handling</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengembangan metode pemilihan fitur yang diinformasikan klinis, misalnya dengan memanfaatkan pengetahuan biomarker spesifik PCOS, guna mengidentifikasi subset fitur yang lebih relevan sambil mempertahankan keragaman informasi penting bagi model Random Forest; memvalidasi keandalan model pada dataset lain yang berasal dari populasi berbeda di berbagai wilayah geografis, agar dapat menilai generalisasi dan robuste model serta menyesuaikan parameter preprocessing; serta mengevaluasi integrasi model dengan sistem keputusan klinis berbasis pengetahuan, dengan meneliti bagaimana hasil klasifikasi dapat diinterpretasikan dan diimplementasikan secara praktis dalam alur kerja diagnosis klinis, guna meningkatkan akurasi dan kepercayaan tenaga medis terhadap alat diagnostik berbasis AI..
<br>Penggunaan penghapusan outlier bersama dengan penyeimbangan kelas menggunakan SMOTEAcTomek meningkatkan akurasi klasifikasi PCOS secara signifikan, mencapai 94,11% tanpa pemilihan fitur.Penyeimbangan kelas saja juga efektif, mencapai 93,84%, sementara pemilihan fitur saja menurunkan performa.Random Forest secara alami mengelola redundansi fitur sehingga pemilihan fitur tidak selalu meningkatkan akurasi.Strategi preprocessing khususAiterutama penghapusan outlier dan penyeimbangan kelasAiberperan krusial dalam mengoptimalkan model klasifikasi medis
<br>Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah gangguan hormonal yang memengaruhi wanita usia reproduksi, dengan prevalensi global 8Ac13%. Sekitar 70% kasus tidak terdiagnosis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan membandingkan delapan model klasifikasi Random Forest untuk deteksi PCOS menggunakan dataset publik Kaggle. Metodologi mencakup tiga teknik preprocessing penting: penanganan outlier menggunakan metode Interquartile Range (IQR), pemilihan fitur melalui Mutual Information, dan penyeimbangan kelas menggunakan SMOTEAcTomek....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-d9785.webp" type="image/webp" length="129446" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-d9785.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-f603f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/integrasi-model-c4-pemilihan-fitur-deteksi-anemia-thumb-95d73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-152-unitomo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15288-inform-jurnal-ilmiah-teknologi-informasi-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Leveraging Self Organizing Maps for Effective Image Restoration ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Leveraging Self Organizing Maps for Effective Image Restoration ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Leveraging Self Organizing Maps for Effective Image Restoration ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50971-autoencoding-pembelajaran-restorasi-gambar-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50971-autoencoding-pembelajaran-restorasi-gambar-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:dc2af9809cc2b838753a0bc03c5fef66</id>
	<published>2026-06-22T14:44:00+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T14:44:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="suryo widodo" label="suryo widodo" />
	<category term="enhanced ai" label="enhanced ai" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,common,crawl,enhanced,suryo,widodo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan beberapa arah yang menjanjikan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan parameter SOM dan jaringan saraf dalam, seperti laju belajar dan fungsi tetangga, untuk meningkatkan kinerja ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan beberapa arah yang menjanjikan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan parameter SOM dan jaringan saraf dalam, seperti laju belajar dan fungsi tetangga, untuk meningkatkan kinerja ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-74a66.webp" title="JURIS - Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-74a66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-74a66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-74a66.webp 1x" title="JURIS - Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration" alt="JURIS - Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-9dcaf.webp" title="JURIS - Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-9dcaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-9dcaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-9dcaf.webp 1x" title="JURIS - Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration" alt="JURIS - Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-5a12f.webp" title="JURIS - Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-5a12f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-5a12f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-5a12f.webp 1x" title="JURIS - Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration" alt="JURIS - Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50971-autoencoding-pembelajaran-restorasi-gambar-p" title="JURIS - Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration" target="_blank">Leveraging Self-Organizing Maps for Effective Image Restoration</a>: Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan beberapa arah yang menjanjikan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan parameter SOM dan jaringan saraf dalam, seperti laju belajar dan fungsi tetangga, untuk meningkatkan kinerja restorasi. Kedua, studi yang menyelidiki aplikasi kerangka kerja SOM-based dalam skenario dunia nyata, seperti pengolahan gambar medis atau pengawasan industri, akan memberikan wawasan berharga tentang kinerja dan generalisasi pendekatan kami. Akhirnya, penelitian yang mengeksplorasi integrasi SOM dengan teknik pembelajaran dalam lainnya, seperti jaringan adversarial generatif (GAN), dapat membuka peluang baru untuk meningkatkan kualitas restorasi gambar..
<br>Hasil menunjukkan bahwa jaringan saraf dalam yang dipasangkan dengan Peta Self-Organizing (SOMs) menghasilkan kinerja yang sukses untuk restorasi gambar.Kerangka kerja SOM-based yang diusulkan terus mencapai kinerja restorasi yang unggul dibandingkan metode tradisional dan pendekatan state-of-the-art menurut metrik evaluasi kuantitatif.Metode kami mencapai 32,10 dB Rasio Sinyal-ke-Noise Puncak (PSNR) dan 0,894 Indeks Kesamaan Struktural (SSIM) di Set5, sedangkan restorasi berbasis GAN hanya menghasilkan 31,75 dB PSNR dan 0,890 SSIM.Kerangka kerja SOM meningkatkan akurasi SSIM sebesar 4% dibandingkan interpolasi bicubic dan metode berbasis GAN sebesar 1,5%.Pendekatan yang diusulkan secara efektif mengurangi noise sambil mempertahankan komponen detail gambar untuk mengatasi batasan sistem sebelumnya.Sistem yang dikembangkan mencapai kinerja yang dapat diandalkan dalam berbagai pengaturan degradasi gambar dengan menggabungkan presisi pembelajaran dalam dan kemampuan pengelompokan SOM selama restorasi gambar.Temuan penelitian ini menetapkan SOM sebagai elemen kunci untuk pengembangan restorasi gambar sambil menunjuk ke studi masa depan tentang pengoptimalan pendekatan ini untuk penggunaan praktis
<br>Visi komputer sangat bergantung pada teknik restorasi gambar untuk merekonstruksi gambar yang jelas dari pengamatan yang rusak. Metode tradisional menghadapi tantangan saat menyeimbangkan penghapusan noise gambar dan melindungi detail gambar. Dalam makalah ini, kerangka kerja baru yang menggunakan Peta Self-Organizing (SOMs) akan diteliti sebagai pendekatan praktis untuk memulihkan gambar. Pendekatan restorasi kami dimulai dengan pra-pemrosesan gambar, yang memberi makan fitur SOM yang dilatih ke jaringan saraf dalam untuk mengoptimalkan kualitas hasil. Penelitian ini mengevaluasi pendekatan kami pada dataset benchmark, mencapai hasil kuantitatif: Metode SOM-based...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-74a66.webp" type="image/webp" length="267634" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-74a66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-9dcaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/autoencoding-pembelajaran-restorasi-peta-self-orga-thumb-5a12f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-152-unitomo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15288-inform-jurnal-ilmiah-teknologi-informasi-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50965-hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50965-hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:472bdc7c5f3d1e252f32d7c6d9cda1c4</id>
	<published>2026-06-22T14:10:47+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T14:10:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="suryo widodo" label="suryo widodo" />
	<category term="enhanced ai" label="enhanced ai" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,common,crawl,enhanced,suryo,widodo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran untuk penelitian lanjutan adalah: 1. Melakukan tinjauan ulang untuk menguji kedua algoritma menggunakan dataset yang lebih besar dan melakukan perbandingan hasil yang seimbang. 2. Mengembangkan model yang lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran untuk penelitian lanjutan adalah: 1. Melakukan tinjauan ulang untuk menguji kedua algoritma menggunakan dataset yang lebih besar dan melakukan perbandingan hasil yang seimbang. 2. Mengembangkan model yang lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-45d5c.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-45d5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-45d5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-45d5c.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease" alt="JURIS - Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1c8a1.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1c8a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1c8a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1c8a1.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease" alt="JURIS - Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1b58e.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1b58e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1b58e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1b58e.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease" alt="JURIS - Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50965-hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur" title="JURIS - Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease" target="_blank">Comparative Analysis of Decision Tree and Artificial Neural Network Methods for Predicting Potential Heart Disease</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran untuk penelitian lanjutan adalah: 1. Melakukan tinjauan ulang untuk menguji kedua algoritma menggunakan dataset yang lebih besar dan melakukan perbandingan hasil yang seimbang. 2. Mengembangkan model yang lebih robust dengan mempertimbangkan kesenjangan antara output 0 dan 1, sehingga hasil presisi, recall, dan F1-score dapat ditingkatkan. 3. Meneliti lebih lanjut tentang penerapan Decision Tree pada platform mobile dan membandingkannya dengan kinerja ANN, terutama dalam hal akurasi. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang manfaat dan keterbatasan masing-masing model dalam aplikasi praktis..
<br>Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia, sehingga diperlukan pengembangan model prediksi yang dapat membantu dalam diagnosis dini dan intervensi.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai model machine learning untuk memprediksi potensi penyakit jantung pada manusia menggunakan dataset yang diperoleh dari Kaggle.Ketika diterapkan pada berbagai jumlah data, fokus penelitian ini adalah menentukan akurasi dan keandalan model yang berbeda, termasuk Decision Tree, Elman Network, dan Jordan Network.Dataset penelitian ini terkait dengan potensi penyakit jantung pada manusia.Dataset ini diperoleh melalui Kaggle dan terdiri dari 3000 data CSV.Sebagai bentuk proses yang dilakukan sebelum merancang model, data dinormalisasi melalui proses pre-processing dan kemudian dibagi menjadi data training dan testing dengan rasio 70.Pada tahap pengujian model, peneliti melakukan hipotesis menggunakan 500 data terlebih dahulu dan kemudian menambahkannya hingga seluruh dataset.Hal ini dilakukan untuk menguji kinerja model dengan jumlah data yang berbeda.Berdasarkan hasil, jumlah dataset yang digunakan tidak selalu berbanding lurus dengan akurasi yang diperoleh model melalui proses confusion matrix.Rata-rata hasil akurasi yang diperoleh oleh model Decision Tree adalah 79%, Elman Network adalah 86%, dan Jordan Network adalah 85%.Melihat hasil akurasi yang diperoleh oleh kedua model, jaringan Elman menunjukkan keunggulan dibandingkan model lainnya.Hal ini didukung oleh rata-rata peningkatan presisi, recall, dan F1-score untuk setiap output, yang cenderung lebih tinggi daripada model lainnya.Namun, ada kesenjangan yang terlalu tinggi dalam hasil antara output 0 dan 1.Oleh karena itu, meskipun rata-rata model jaringan Elman lebih tinggi, hasil yang diperoleh melalui presisi, recall, dan F1-score masih perlu ditingkatkan karena masih di bawah batas minimum yang diperlukan.Kesimpulannya, meskipun penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang prediksi penyakit jantung menggunakan machine learning, upaya lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi kesenjangan yang diidentifikasi dan meningkatkan ketahanan model, memastikan aplikabilitasnya dalam diagnosis medis dunia nyata
<br>Model prediksi telah digunakan di berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, dan industri. Sistem ini dapat menghubungkan berbagai data yang dikumpulkan untuk digunakan sebagai pembelajaran sistem dalam menyelesaikan masalah yang serupa dengan data yang digunakan sebagai pembelajaran. Model prediksi melibatkan berbagai elemen seperti matematika, machine learning, dan statistika. Penyakit jantung tetap menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia, dan model prediksi yang akurat sangat penting untuk deteksi dini dan pengobatan. Namun, model yang ada sering kali...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1c8a1.webp" type="image/webp" length="109936" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-45d5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1c8a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/hasil-penelitian-penyakit-jantung-koroner-prematur-thumb-1b58e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-152-unitomo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15288-inform-jurnal-ilmiah-teknologi-informasi-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4 5 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4 5 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4 5 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50984-data-mining-algoritma-eksplorasi-metod" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50984-data-mining-algoritma-eksplorasi-metod" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:e17640c9a40aedc08e6911f1da6049f9</id>
	<published>2026-06-22T14:09:34+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T14:09:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="tim reviewer" label="tim reviewer" />
	<category term="agus junaidi" label="agus junaidi" />
	<category term="norma yunita" label="norma yunita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,junaidi,norma,reviewer,tim,yunita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan model prediksi yang lebih akurat dengan menggunakan algoritma lain atau kombinasi algoritma, seperti Random Forest atau Gradient Boosting, untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan model prediksi yang lebih akurat dengan menggunakan algoritma lain atau kombinasi algoritma, seperti Random Forest atau Gradient Boosting, untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-d0636.webp" title="JURIS - Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-d0636.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-d0636.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-d0636.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5" alt="JURIS - Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-be269.webp" title="JURIS - Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-be269.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-be269.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-be269.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5" alt="JURIS - Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-32941.webp" title="JURIS - Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-32941.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-32941.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-32941.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5" alt="JURIS - Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50984-data-mining-algoritma-eksplorasi-metod" title="JURIS - Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5" target="_blank">Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan model prediksi yang lebih akurat dengan menggunakan algoritma lain atau kombinasi algoritma, seperti Random Forest atau Gradient Boosting, untuk meningkatkan akurasi prediksi tingkat kecanduan smartphone pada anak. (2) Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kecanduan smartphone, seperti lingkungan sosial, budaya, dan faktor psikologis, serta menganalisis interaksi antara faktor-faktor tersebut dengan variabel-variabel yang telah digunakan dalam penelitian ini. (3) Menerapkan model prediksi yang telah dikembangkan dalam konteks yang lebih luas, seperti di sekolah-sekolah atau komunitas, untuk membantu mengidentifikasi anak-anak yang berisiko tinggi kecanduan smartphone dan memberikan intervensi yang tepat..
<br>5 terhadap 516 data prediksi tingkat kecanduan smartphone, dapat disimpulkan bahwa model yang dibangun memiliki performa yang cukup baik dengan tingkat akurasi sebesar 93.24% serta rata Ae rata mikro sebesar 93.Model mampu memprediksi kelas dengan tingkat ketepatan yang tinggi, khususnya pada kelas Sedang dan Tinggi.Sebanyak data 229 data berhasil diklasifikasikan dengan benar ke dalam kelas sedang, dan 246 data diklasifikasikan dengan benar ke dalam kelas tinggi, namun masih terdapat kesalahan pada prediksi kelas Rendah dengan jumlah data benar hanya 6 data, menunjukan bahwa kelas ini memiliki tingkat ketepatan yang lebih rendah dibandingkan dua kelas lainnya.Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa algoritma C4.5 mampu memberikan hasil klasifikasi yang sangat baik dalam memprediksi tingkat kecanduan smartphone, terutama pada kategori Sedang dan Tinggi, meskipun pada akurasi kelas Rendah masih perlu ditingkatkan melalui optimalisasi data atau metode pembobotan kelas
<br>Penggunaan smartphone yang berlebihan pada anak dan remaja usia sekolah menjadi isu penting di era digital karena dapat memengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kecanduan smartphone pada pelajar berusia 5Ae18 tahun berdasarkan persepsi dan pengawasan orang tua dengan menerapkan metode data mining menggunakan algoritma C4.5 pada perangkat lunak RapidMiner. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 516 orang tua di Kabupaten Karawang dengan variabel mencakup durasi penggunaan smartphone, intensitas penggunaan media sosial, dampak terhadap kegiatan belajar dan emosional, tingkat pengawasan orang tua, serta dampak kesehatan dan sosial keluarga. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-be269.webp" type="image/webp" length="113230" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-d0636.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-be269.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/data-mining-algoritma-eksplorasi-metode-c4-5-kecan-thumb-32941.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19003-jurnal-komputer-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Halal Economy in Nigeria Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Halal Economy in Nigeria Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Halal Economy in Nigeria Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50974-wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50974-wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:b7e576afbf7654c2b00265fb213f312a</id>
	<published>2026-06-22T14:02:23+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T14:02:23+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="hisam ahyani" label="hisam ahyani" />
	<category term="soraya devy" label="soraya devy" />
	<category term="ilmu syari" label="ilmu syari" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyani,devy,hisam,ilmu,soraya,syari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan survei longitudinal yang memantau persepsi konsumen halal di berbagai wilayah Nigeria guna mengidentifikasi perbedaan regional dalam pengetahuan dan kepercayaan terhadap sertifikasi; penelitian ini dapat menuntun pembuatan kebijakan komunikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, lakukan survei longitudinal yang memantau persepsi konsumen halal di berbagai wilayah Nigeria guna mengidentifikasi perbedaan regional dalam pengetahuan dan kepercayaan terhadap sertifikasi; penelitian ini dapat menuntun pembuatan kebijakan komunikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-6c4c4.webp" title="JURIS - Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-6c4c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-6c4c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-6c4c4.webp 1x" title="JURIS - Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth" alt="JURIS - Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-83a3f.webp" title="JURIS - Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-83a3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-83a3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-83a3f.webp 1x" title="JURIS - Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth" alt="JURIS - Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-07d79.webp" title="JURIS - Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-07d79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-07d79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-07d79.webp 1x" title="JURIS - Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth" alt="JURIS - Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50974-wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor" title="JURIS - Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth" target="_blank">Halal Economy in Nigeria: Examining the Legal Framework and Certification Dynamics for Sustainable Growth</a>: Pertama, lakukan survei longitudinal yang memantau persepsi konsumen halal di berbagai wilayah Nigeria guna mengidentifikasi perbedaan regional dalam pengetahuan dan kepercayaan terhadap sertifikasi; penelitian ini dapat menuntun pembuatan kebijakan komunikasi serta strategi pemasaran halal yang lebih tersegmentasi. Kedua, evaluasi kemampuan infrastruktur dan kapabilitas teknis sektor pengolahan makanan halal melalui studi komparatif dengan negara-negara contoh seperti Malaysia dan Indonesia, sehingga dapat disusun rekomendasi konkret mengenai standar produksi, trasiabilitas bahan baku, serta sistem pengendalian kontaminasi silang yang diadaptasi sesuai konteks lokal Nigeria. Ketiga, kembangkan model kerangka kerja kolaboratif antara lembaga pemerintah, badan sertifikasi, pengusaha, dan komunitas Muslim untuk merancang regulasi nasional halal yang terpadu, sekaligus merumuskan mekanisme pendanaan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang ingin memperoleh sertifikasi halal; analisis ini akan membantu memastikan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan industri halal di Nigeria..
<br>Perusahaan halal di Nigeria belum memiliki otoritas regulasi terpusat, menyebabkan fragmentasi sertifikasi dan mengurangi kepercayaan konsumen.Kerangka hukum halal yang tidak komprehensif dan ketidaksesuaian standar internasional menghambat daya saing Nigeria di pasar global.Untuk memanfaatkan potensi ekonomi besar, diperlukan regulasi nasional terpadu, lembaga pengawasan yang kuat, dan edukasi luas tentang sistem pengakuan halal
<br>Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peluang dan tantangan yang ditimbulkan oleh bisnis ualAl di Nigeria serta sistem sertifikasinya berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Kajian ini menyajikan tinjauan komprehensif mengenai sektor tersebut dengan menguraikan struktur, kondisi terkini, potensi pertumbuhan, serta berbagai tantangan signifikan dalam aspek operasional dan hukum. Industri ualAl merupakan sektor yang sedang berkembang dengan potensi besar untuk mendorong pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di Nigeria. Jumlah penduduk Muslim yang besar menjadi faktor pendorong utama yang membuka peluang bagi pengembangan sektor ini guna meningkatkan perekonomian nasional. Meskipun demikian, berbagai peluang tersebut beserta tantangan yang menghambatnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-83a3f.webp" type="image/webp" length="218264" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-6c4c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-83a3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/wilayah-nigeria-halal-economy-pertumbuhan-sektor-i-thumb-07d79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3810-staisar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19002-jurnal-mediasas-ilmu-syari-ah-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 22 Jun 2026 16:57:36 +0700. 24 items. Served in: 9.092 seconds [atom] -->
