<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-04-06T19:37:31+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Microbiological Characteristics TPC and E coli in Frozen Tuna Loin Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Microbiological Characteristics TPC and E coli in Frozen Tuna Loin Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Microbiological Characteristics TPC and E coli in Frozen Tuna Loin Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34954-kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34954-kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:809be5bb7408bf0145db2f64006a581f</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="harpodon sp" label="harpodon sp" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="fresh meat" label="fresh meat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[fresh,harpodon,header,meat,page,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh metode pengolahan yang berbeda terhadap profil mikrobiologi tuna loin, termasuk identifikasi jenis-jenis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh metode pengolahan yang berbeda terhadap profil mikrobiologi tuna loin, termasuk identifikasi jenis-jenis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-61195.webp" title="JURIS - Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-61195.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-61195.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-61195.webp 1x" title="JURIS - Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna" alt="JURIS - Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-8c445.webp" title="JURIS - Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-8c445.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-8c445.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-8c445.webp 1x" title="JURIS - Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna" alt="JURIS - Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-dc530.webp" title="JURIS - Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-dc530.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-dc530.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-dc530.webp 1x" title="JURIS - Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna" alt="JURIS - Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34954-kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk" title="JURIS - Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna" target="_blank">Microbiological Characteristics (TPC and E coli) in Frozen Tuna Loin (Case Study at PT Yakin Pasifik Tuna</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh metode pengolahan yang berbeda terhadap profil mikrobiologi tuna loin, termasuk identifikasi jenis-jenis bakteri spesifik yang mungkin hadir. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas penggunaan teknologi pengawetan alami, seperti penggunaan bahan-bahan antimikroba alami, untuk meningkatkan keamanan dan memperpanjang umur simpan tuna loin. Ketiga, penting untuk meneliti lebih dalam mengenai dampak penyimpanan dan distribusi terhadap kualitas mikrobiologi tuna loin, termasuk pengaruh suhu dan waktu penyimpanan terhadap pertumbuhan mikroorganisme. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai keamanan pangan dan kualitas produk tuna loin, serta membantu industri perikanan dalam meningkatkan praktik pengolahan dan pengawetan yang lebih baik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tuna loin segar dan beku pada PT Yakin Pasifik Tuna telah memenuhi standar kualitas SNI 7530.2015 pada parameter cemaran mikrobiologi (TPC dan E.Hal ini mengindikasikan penerapan manajemen mutu yang baik pada perusahaan tersebut
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji karakteristik mikrobiologi (TPC dan E. coli) dari tuna loin beku pada studi kasus PT. Yakin Pasifik Tuna Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yang menggambarkan hasil pengujian laboratorium pada objek yang diuji. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuna loin beku dan tuna loin segar. Nilai TPC pada tuna loin beku adalah 3.6 x 104 CFU/gram, yang masih memenuhi standar SNI 4104:2015. Sementara itu, hasil uji kontaminasi mikroba TPC pada tuna segar adalah 7.0 x 103 CFU/gram atau yang masih memenuhi standar (SNI 7530.1:2009)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-61195.webp" type="image/webp" length="91562" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-61195.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-8c445.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/kriteria-kualitas-sni-produksi-tuna-loin-produk-st-thumb-dc530.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Quality Characteristics of Salted Layur Fish Trichiurus sp Case Study Johan Pahlawan West Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Quality Characteristics of Salted Layur Fish Trichiurus sp Case Study Johan Pahlawan West Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Quality Characteristics of Salted Layur Fish Trichiurus sp Case Study Johan Pahlawan West Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34953-kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34953-kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:474615f55b31432666e1ff1a1bf4825b</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="case study" label="case study" />
	<category term="west aceh" label="west aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,case,header,page,study,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas ikan asin layur di Kecamatan Johan Pahlawan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai sumber kontaminasi abu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas ikan asin layur di Kecamatan Johan Pahlawan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai sumber kontaminasi abu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-01df8.webp" title="JURIS - Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-01df8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-01df8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-01df8.webp 1x" title="JURIS - Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh" alt="JURIS - Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-02a4a.webp" title="JURIS - Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-02a4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-02a4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-02a4a.webp 1x" title="JURIS - Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh" alt="JURIS - Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-39884.webp" title="JURIS - Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-39884.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-39884.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-39884.webp 1x" title="JURIS - Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh" alt="JURIS - Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34953-kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam" title="JURIS - Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh" target="_blank">Quality Characteristics of Salted Layur Fish (Trichiurus sp.) Case Study: Johan Pahlawan, West Aceh</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas ikan asin layur di Kecamatan Johan Pahlawan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai sumber kontaminasi abu tidak larut asam pada ikan asin layur, dengan fokus pada identifikasi jenis partikel asing yang terkandung dan dampaknya terhadap kesehatan konsumen. Kedua, penelitian tentang pengaruh berbagai metode pengasinan (seperti pengasinan kering, basah, atau kombinasi) terhadap pertumbuhan mikroba dan kualitas produk akhir, termasuk analisis kandungan senyawa bioaktif yang terbentuk selama proses pengasinan. Ketiga, pengembangan teknologi pengeringan yang lebih efisien dan higienis, seperti penggunaan pengering surya dengan kontrol suhu dan kelembaban otomatis, untuk mengurangi risiko kontaminasi dan meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas dan keamanan ikan asin layur, serta mendukung keberlanjutan industri perikanan di wilayah tersebut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, dapat disimpulkan bahwa, kualitas mutu dari ikan asin layur dengan indikator kadar garam, kadar air dan TPC sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh SNI 2016 sedangkan indikator kadar abu tidak larut asam tidak memenuhi standar yang ditetaokan oleh SNI 2016
<br>Ikan layur (Trichiurus sp.) merupakan komoditas perikanan penting yang banyak dimanfaatkan sebagai ikan asin. Namun, metode pengolahan tradisional rentan terhadap kontaminasi mikroba dan fisik, sehingga seringkali gagal memenuhi kriteria kualitas SNI. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik mutu ikan layur asin yang diproduksi di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, berdasarkan parameter SNI, termasuk kadar garam, kadar air, kadar abu, kadar abu tidak larut asam, dan total plate count (TPC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar garam dan kadar air ikan layur asin (Vendor A: 11,91%; Vendor B: 10,25%) serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-01df8.webp" type="image/webp" length="65636" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-01df8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-02a4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kualitas-ikan-cakalang-mutu-garam-air-tpc-asin-lay-thumb-39884.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port PPS Kutaraja Lampulo Banda Aceh City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port PPS Kutaraja Lampulo Banda Aceh City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port PPS Kutaraja Lampulo Banda Aceh City ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34952-produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34952-produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:bb5fee48880b228d719194a6ae540853</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="case study" label="case study" />
	<category term="west aceh" label="west aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,case,header,page,study,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan daya saing ekspor tuna Indonesia dan mendukung kesejahteraan nelayan lokal, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kebijakan terintegrasi yang memperkuat sistem ketelusuran. Selain itu, perlu ada insentif kepatuhan dan pengembangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan daya saing ekspor tuna Indonesia dan mendukung kesejahteraan nelayan lokal, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kebijakan terintegrasi yang memperkuat sistem ketelusuran. Selain itu, perlu ada insentif kepatuhan dan pengembangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-91035.webp" title="JURIS - Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-91035.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-91035.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-91035.webp 1x" title="JURIS - Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City" alt="JURIS - Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-58ecd.webp" title="JURIS - Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-58ecd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-58ecd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-58ecd.webp 1x" title="JURIS - Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City" alt="JURIS - Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-de692.webp" title="JURIS - Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-de692.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-de692.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-de692.webp 1x" title="JURIS - Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City" alt="JURIS - Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34952-produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup" title="JURIS - Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City" target="_blank">Traceability Supply Chain and Tuna Fishery Marketing Margin in Ocean Fishery Port (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh City</a>: Untuk meningkatkan daya saing ekspor tuna Indonesia dan mendukung kesejahteraan nelayan lokal, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kebijakan terintegrasi yang memperkuat sistem ketelusuran. Selain itu, perlu ada insentif kepatuhan dan pengembangan infrastruktur rantai dingin untuk menjaga kualitas produk tuna. Penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang inovatif untuk meningkatkan nilai tambah produk tuna di pasar domestik dan internasional..
<br>Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan sistem ketelusuran dalam mendukung kualitas dan transparansi produk tuna yang didaratkan di PPS Kutaraja.Meskipun rantai pasok telah berjalan, integrasi traceability masih memerlukan pengembangan lebih lanjut, terutama pada tahap distribusi dan pengolahan.Peningkatan ini tidak hanya berpotensi meningkatkan daya saing ekspor tuna Indonesia tetapi juga mendukung kesejahteraan nelayan lokal melalui pengelolaan yang lebih efisien dan berkelanjutan
<br>Industri perikanan tuna merupakan sektor strategis dalam industri perikanan Indonesia, menawarkan nilai ekonomi tinggi dan potensi ekspor yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem ketelusuran rantai pasok dan margin pemasaran perikanan tuna di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja, Banda Aceh. Metode survei digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara terstruktur dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok perikanan tuna melibatkan berbagai pihak, mulai dari nelayan, pedagang lokal (toke bangku), pabrik pengolahan, hingga eksportir. Margin pemasaran tertinggi, mencapai 20%, ditemukan pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-91035.webp" type="image/webp" length="76290" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-91035.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-58ecd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/produk-tuna-loin-margin-pemasaran-pps-kutaraja-sup-thumb-de692.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry GC MS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry GC MS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry GC MS ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34951-senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34951-senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:704cc746cd72532d00cef1d56bfb1742</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="case study" label="case study" />
	<category term="west aceh" label="west aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,case,header,page,study,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan identifikasi dan karakterisasi lebih lanjut terhadap senyawa-senyawa bioaktif yang teridentifikasi, termasuk penentuan struktur ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan identifikasi dan karakterisasi lebih lanjut terhadap senyawa-senyawa bioaktif yang teridentifikasi, termasuk penentuan struktur ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-068cd.webp" title="JURIS - Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-068cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-068cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-068cd.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)" alt="JURIS - Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-ecc23.webp" title="JURIS - Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-ecc23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-ecc23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-ecc23.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)" alt="JURIS - Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-124ba.webp" title="JURIS - Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-124ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-124ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-124ba.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)" alt="JURIS - Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34951-senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis" title="JURIS - Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)" target="_blank">Karakterisasi Kandungan Fitokimia Ektrak Etanol Lamun Thalassia hemprichii Menggunakan Metode Gas Chromatography Mass Specrometry (GC-MS)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan identifikasi dan karakterisasi lebih lanjut terhadap senyawa-senyawa bioaktif yang teridentifikasi, termasuk penentuan struktur kimianya secara detail. Kedua, penelitian mengenai potensi farmakologis dari ekstrak lamun Thalassia hemprichii secara in vitro dan in vivo perlu dilakukan untuk menguji efektivitasnya sebagai antimikroba, antioksidan, atau agen terapeutik lainnya. Ketiga, penelitian mengenai pengaruh faktor lingkungan seperti salinitas, suhu, dan kedalaman air terhadap kandungan fitokimia lamun Thalassia hemprichii juga penting untuk dilakukan guna memahami variasi komposisi kimiawi lamun di berbagai habitat. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam mengenai potensi bioaktif lamun dapat dimanfaatkan untuk pengembangan produk-produk bernilai tambah bagi masyarakat..
<br>Ekstrak etanol dari lamun Thalassia hemprichii yang dianalisis menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) berhasil mengidentifikasi 38 senyawa.Beberapa senyawa yang ditemukan memiliki potensi aktivitas biologis, termasuk sebagai antimikroba, antioksidan, antiinflamasi, dan antijamur.Senyawa yang paling dominan adalah D-Fructose, diethyl mercaptal, pentaacetate.Selain itu, penelitian ini menunjukkan potensi metabolit sekunder dari lamun Thalassia hemprichii untuk dikembangkan dalam berbagai aplikasi farmasi dan industri
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi kandungan fitokimia ekstrak etanol lamun Thalassia hemprichii dari Lhok Timon beach, Aceh Jaya, menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Ekstraksi dilakukan menggunakan metode macerasi dengan 96% etanol, diikuti analisis GC-MS untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif. Analisis menunjukkan 38 senyawa, dengan D-Fructose, diethyl mercaptal, dan pentaacetate sebagai senyawa dominan, yang menunjukkan potensi aktivitas biologis seperti antimikroba, antioksidan, antiinflamasi, dan antijamur....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-068cd.webp" type="image/webp" length="63696" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-068cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-ecc23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/senyawa-bioaktif-garlic-aktivitas-biologis-lamun-f-thumb-124ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34950-mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-eko" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34950-mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-eko" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:424fd00378e25e96a4539f2efe1ebf28</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="case study" label="case study" />
	<category term="west aceh" label="west aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,case,header,page,study,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Mengkaji lebih lanjut tentang interaksi antara spesies mangrove dan gastropoda, terutama dalam hal peran gastropoda dalam ekosistem mangrove dan bagaimana mereka mempengaruhi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Mengkaji lebih lanjut tentang interaksi antara spesies mangrove dan gastropoda, terutama dalam hal peran gastropoda dalam ekosistem mangrove dan bagaimana mereka mempengaruhi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-ac767.webp" title="JURIS - Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-ac767.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-ac767.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-ac767.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-38a4b.webp" title="JURIS - Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-38a4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-38a4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-38a4b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-b6a04.webp" title="JURIS - Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-b6a04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-b6a04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-b6a04.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34950-mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-eko" title="JURIS - Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe" target="_blank">Analisis Komposisi dan Struktur Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Lhokseumawe</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Mengkaji lebih lanjut tentang interaksi antara spesies mangrove dan gastropoda, terutama dalam hal peran gastropoda dalam ekosistem mangrove dan bagaimana mereka mempengaruhi dinamika vegetasi mangrove. (2) Meneliti dampak aktivitas antropogenik terhadap ekosistem mangrove, seperti pembukaan lahan tambak, pembangunan jalan, dan perluasan permukiman, serta mengembangkan strategi pengelolaan mangrove yang berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif tersebut. (3) Menganalisis kontribusi mangrove sebagai penyerap karbon alami dan mengukur tingkat penyerapan karbon dioksida (COCC) di ekosistem mangrove Lhokseumawe, serta mengeksplorasi potensi mangrove dalam mengurangi pemanasan global..
<br>Penelitian ini mengungkap bahwa ekosistem mangrove di wilayah pesisir Kota Lhokseumawe didominasi oleh empat spesies utama, yaitu A.stylosa memiliki kerapatan tertinggi pada tingkat pohon di stasiun II, sedangkan A.marina mendominasi pada tingkat pancang dan semai di stasiun III.Nilai Indeks Nilai Penting (INP) pada berbagai tingkat pertumbuhan relatif stabil di semua stasiun.Kualitas lingkungan seperti pH, suhu, DO, dan salinitas masih mendukung pertumbuhan mangrove.Hasil ini menegaskan pentingnya pengelolaan mangrove secara berkelanjutan di Kota Lhokseumawe sebagai penyangga ekosistem pesisir dan habitat biodiversitas penting
<br>Ekosistem mangrove berfungsi sebagai area transisi antara daratan dan laut, memiliki kontribusi penting secara ekologis, ekonomi, dan sosial bagi wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis vegetasi mangrove dan kelimpahan gastropoda di wilayah Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik transek garis. Penelitian dilakukan di tiga kecamatan, yaitu Banda Sakti, Muara Satu, dan Muara Dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis mangrove yang dominan adalah Rhizophora stylosa, Rhizophora mucronata, Avicennia alba, dan Avicennia marina. Gastropoda...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-b6a04.webp" type="image/webp" length="63678" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-ac767.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-38a4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/mangrove-ekosistem-gastropoda-peran-berfungsi-area-thumb-b6a04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Utilization of Papaya Leaf Infusion Carica papaya as a Natural Anesthetic for Rock Lobster Panulirus penicillatus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Utilization of Papaya Leaf Infusion Carica papaya as a Natural Anesthetic for Rock Lobster Panulirus penicillatus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Utilization of Papaya Leaf Infusion Carica papaya as a Natural Anesthetic for Rock Lobster Panulirus penicillatus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34949-infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34949-infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:e3e70aeacb67bb9b5be73d49544cd622</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="case study" label="case study" />
	<category term="west aceh" label="west aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,case,header,page,study,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai pemanfaatan infusum daun pepaya sebagai anestesi alami pada lobster batu. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai pemanfaatan infusum daun pepaya sebagai anestesi alami pada lobster batu. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-be18b.webp" title="JURIS - The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-be18b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-be18b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-be18b.webp 1x" title="JURIS - The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)" alt="JURIS - The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-db1f4.webp" title="JURIS - The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-db1f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-db1f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-db1f4.webp 1x" title="JURIS - The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)" alt="JURIS - The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-2b3dd.webp" title="JURIS - The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-2b3dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-2b3dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-2b3dd.webp 1x" title="JURIS - The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)" alt="JURIS - The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34949-infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste" title="JURIS - The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)" target="_blank">The Utilization of Papaya Leaf Infusion (Carica papaya) as a Natural Anesthetic for Rock Lobster (Panulirus penicillatus)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai pemanfaatan infusum daun pepaya sebagai anestesi alami pada lobster batu. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik dalam daun pepaya yang bertanggung jawab atas efek anestesi, sehingga dapat dioptimalkan dosis dan efektivitasnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi pengaruh infusum daun pepaya terhadap berbagai ukuran dan tahapan pertumbuhan lobster batu, untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya pada semua fase kehidupan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji kombinasi infusum daun pepaya dengan anestesi alami lainnya, seperti ekstrak tumbuhan lain, untuk menghasilkan efek sinergis yang lebih kuat dan mengurangi potensi efek samping..
<br>Perbedaan konsentrasi infusum daun papaya (Carica papaya) memberikan pengaruh terhadap waktu induktif, yaitu konsentrasi P3 berpengaruh secara nyata terhadap konsentrasi P1 dan P2.Konsentrasi P2 terpilih menjadi konsentrasi terbaik untuk memingsankan lobster dengan waktu 50 menit 16 detik, waktu sadar (sedatif) 2 menit, dan tingkat kelangsungan hidup yang sangat tinggi yaitu 100%
<br>Penjualan lobster berperan penting dalam sektor perikanan, terutama di pasar ekspor. Transportasi lobster umumnya dilakukan menggunakan sistem transportasi kering. Anestesi merupakan langkah penting dalam proses transportasi kering. Agen anestesi dapat berasal dari sumber alami, seperti infusum daun pepaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh infusum daun pepaya terhadap waktu induksi dan waktu sedasi sebagai anestesi alami untuk lobster batu, serta menentukan konsentrasi optimal infusum daun pepaya untuk digunakan sebagai anestesi alami. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan tiga perlakuan: P1 (100 g/L), P2 (150 g/L), dan P3 (200 g/L). Data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-db1f4.webp" type="image/webp" length="96252" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-be18b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-db1f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/infusum-daun-sembung-agen-anestesi-inhalasi-lobste-thumb-2b3dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba Paraderris elliptica Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki Carassius auratus Pada Transportasi Sistem Tertutup ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba Paraderris elliptica Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki Carassius auratus Pada Transportasi Sistem Tertutup ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba Paraderris elliptica Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki Carassius auratus Pada Transportasi Sistem Tertutup ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34948-ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34948-ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:ae496fdf5eb4d536859681db25dcebd8</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="case study" label="case study" />
	<category term="west aceh" label="west aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,case,header,page,study,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek dosis ekstrak akar tuba yang lebih tinggi terhadap kelangsungan hidup ikan mas koki. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan ekstrak akar ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek dosis ekstrak akar tuba yang lebih tinggi terhadap kelangsungan hidup ikan mas koki. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan ekstrak akar ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-bc1ef.webp" title="JURIS - Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-bc1ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-bc1ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-bc1ef.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup" alt="JURIS - Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-8cd22.webp" title="JURIS - Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-8cd22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-8cd22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-8cd22.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup" alt="JURIS - Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-0a040.webp" title="JURIS - Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-0a040.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-0a040.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-0a040.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup" alt="JURIS - Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34948-ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk" title="JURIS - Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup" target="_blank">Efektivitas Dosis Ekstrak Akar Tuba (Paraderris elliptica) Terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Pada Transportasi Sistem Tertutup</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek dosis ekstrak akar tuba yang lebih tinggi terhadap kelangsungan hidup ikan mas koki. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan ekstrak akar tuba sebagai anestesi pada spesies ikan hias lainnya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan dosis ekstrak akar tuba dalam transportasi sistem tertutup untuk berbagai spesies ikan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jarak transportasi dan kondisi lingkungan..
<br>Dosis ekstrak akar tuba berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup, lama waktu pemingsanan, waktu pulih sadar, dan laju konsumsi oksigen ikan mas koki pada transportasi sistem tertutup.Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 0,20 mL/L, di mana ikan mas koki hanya mengkonsumsi oksigen sebesar 0,039 mg O2/menit.Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak akar tuba dapat digunakan sebagai bahan anestesi yang efektif dalam transportasi sistem tertutup
<br>Ikan mas koki (Carassius auratus) adalah ikan hias air tawar yang populer dan banyak dibudidayakan karena bentuk tubuh dan warna yang beragam. Dalam proses distribusi ikan mas koki, masalah kelulushidupan yang rendah sering terjadi akibat penurunan kualitas air selama transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dosis ekstrak akar tuba (Paraderris elliptica) sebagai bahan anestesi dalam transportasi sistem tertutup. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Dosis ekstrak akar tuba yang digunakan adalah P1 (kontrol), P2 (0,10 ml/L), P3 (0,15 ml/L), dan P4 (0,20 ml/L). Parameter yang diamati meliputi lama waktu pemingsanan, tingkat kelangsungan hidup, waktu pulih sadar, laju konsumsi oksigen, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-bc1ef.webp" type="image/webp" length="103006" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-bc1ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-8cd22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/ikan-hias-air-hidup-nila-ekstrak-akar-jeruk-nipis-thumb-0a040.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang Clitoria ternatea L Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy Poecilia reticulata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang Clitoria ternatea L Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy Poecilia reticulata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang Clitoria ternatea L Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy Poecilia reticulata ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34947-dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34947-dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:aa400bdded032db5468ab7ba86ebcb56</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="case study" label="case study" />
	<category term="west aceh" label="west aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,case,header,page,study,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat mencakup studi lebih lanjut tentang efek dosis tepung bunga telang yang berbeda terhadap kecerahan warna ikan Guppy, serta penelitian tentang interaksi antara tepung bunga telang dan faktor lingkungan, seperti kualitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat mencakup studi lebih lanjut tentang efek dosis tepung bunga telang yang berbeda terhadap kecerahan warna ikan Guppy, serta penelitian tentang interaksi antara tepung bunga telang dan faktor lingkungan, seperti kualitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4c285.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4c285.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4c285.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4c285.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-027f0.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-027f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-027f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-027f0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4b1b3.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4b1b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4b1b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4b1b3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34947-dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)" target="_blank">Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dalam Pakan Terhadap Tingkat Kecerahan Warna Ikan Guppy (Poecilia reticulata)</a>: Saran penelitian lanjutan dapat mencakup studi lebih lanjut tentang efek dosis tepung bunga telang yang berbeda terhadap kecerahan warna ikan Guppy, serta penelitian tentang interaksi antara tepung bunga telang dan faktor lingkungan, seperti kualitas air, suhu, dan pH, terhadap kecerahan warna ikan. Selain itu, penelitian tentang efek jangka panjang penambahan tepung bunga telang pada kesehatan dan pertumbuhan ikan Guppy juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik..
<br>Penambahan tepung telang ke pakan ikan memberi dampak signifikan terhadap kecerahan warna ikan Guppy.Persentase terbaik yang diperoleh adalah 12% (P4) dengan nilai kecerahan warna ikan Guppy mencapai 2,45 dan survival rate 100%
<br>Ikan Guppy (Poecilia reticulata) adalah ikan hias air tawar yang populer di Indonesia, dengan peluang baik untuk budidaya. Namun, petani ikan sering menghadapi masalah warna ikan yang kurang cerah, yang menurunkan nilai jual dan mempengaruhi permintaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek penambahan tepung bunga telang (Clitoria ternatea L.) dalam pakan terhadap kecerahan warna ikan Guppy. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan tata letak non-faktorial, terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan. Penelitian berlangsung selama 10 hari dengan perlakuan P0 (kontrol tanpa tepung bunga telang), P1 (pakan dengan 3% tepung bunga telang), P2 (6%), P3 (9%), dan P4 (12%). Hasil uji ANOVA menunjukkan penambahan tepung bunga telang dengan konsentrasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4b1b3.webp" type="image/webp" length="97108" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4c285.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-027f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/dosis-tepung-cangkang-produksi-pakan-ikan-air-tawa-thumb-4b1b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada Aceh Besar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada Aceh Besar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada Aceh Besar ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34946-pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-tingka" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34946-pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-tingka" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:11161cadcd2ddc1bb3bff5eea4e36eb4</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="case study" label="case study" />
	<category term="west aceh" label="west aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,case,header,page,study,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak sedimen dari aliran sungai terhadap pendangkalan kolam pelabuhan Lambada, termasuk pemodelan dinamika sedimen untuk merancang solusi pengerukan yang efektif dan berkelanjutan. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak sedimen dari aliran sungai terhadap pendangkalan kolam pelabuhan Lambada, termasuk pemodelan dinamika sedimen untuk merancang solusi pengerukan yang efektif dan berkelanjutan. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-39bee.webp" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-39bee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-39bee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-39bee.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar" alt="JURIS - Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-5680a.webp" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-5680a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-5680a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-5680a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar" alt="JURIS - Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-3b650.webp" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-3b650.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-3b650.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-3b650.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar" alt="JURIS - Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34946-pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-tingka" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar" target="_blank">Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pokok Di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar</a>: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak sedimen dari aliran sungai terhadap pendangkalan kolam pelabuhan Lambada, termasuk pemodelan dinamika sedimen untuk merancang solusi pengerukan yang efektif dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis ekonomi untuk menentukan kelayakan investasi dalam perbaikan dan modernisasi fasilitas dermaga, dengan mempertimbangkan potensi peningkatan pendapatan dari kegiatan bongkar muat dan pemasaran ikan. Terakhir, perlu dilakukan kajian sosial-ekonomi untuk memahami preferensi dan kebutuhan nelayan terkait fasilitas pelabuhan, termasuk potensi pengembangan TPI yang lebih representatif dan terintegrasi dengan sistem pemasaran digital, guna meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan dan kesejahteraan nelayan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pelabuhan Perikanan Lambada memiliki fasilitas pokok, namun banyak yang dalam kondisi rusak seperti dermaga.Tingkat pemanfaatan dermaga mencapai 70,75% dan luas kolam pelabuhan hanya 3%.Kondisi kolam pelabuhan yang dangkal dan lokasi pelabuhan yang berada di aliran sungai menjadi permasalahan utama yang perlu ditangani untuk meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat pemanfaatan fasilitas pokok di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar. Penelitian ini berlokasi di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data sekunder, yang diperoleh langsung dari kantor pengelola Pelabuhan Perikanan Lambada, yaitu data mengenai alat tangkap, hasil tangkapan, armada perikanan, dan fasilitas pelabuhan. Sementara itu, data primer diperoleh langsung di Pelabuhan Perikanan Lambada melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Metode wawancara yang digunakan adalah metode purposive sampling. Analisis fasilitas pokok di Pelabuhan Perikanan Lambada dilakukan dengan menghitung tingkat pemanfaatan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelabuhan Perikanan Lambada memiliki luas 1 Ha,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-5680a.webp" type="image/webp" length="60500" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-39bee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-5680a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/pelabuhan-perikanan-lambada-pokok-pemanfaatan-kond-thumb-3b650.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis Of Marketing Patterns of Lumi Lumi Harpodon sp in Ujong Baroh PPI West Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis Of Marketing Patterns of Lumi Lumi Harpodon sp in Ujong Baroh PPI West Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis Of Marketing Patterns of Lumi Lumi Harpodon sp in Ujong Baroh PPI West Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34945-kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-ra" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34945-kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-ra" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:61b34fec700d78dd072fa30d8dd74562</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="harpodon sp" label="harpodon sp" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="fresh meat" label="fresh meat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[fresh,harpodon,header,meat,page,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh kualitas Ikan Lumi-Lumi terhadap harga dan permintaan konsumen di PPI Ujong ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh kualitas Ikan Lumi-Lumi terhadap harga dan permintaan konsumen di PPI Ujong ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-4772f.webp" title="JURIS - Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-4772f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-4772f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-4772f.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh" alt="JURIS - Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-eb704.webp" title="JURIS - Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-eb704.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-eb704.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-eb704.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh" alt="JURIS - Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-9962f.webp" title="JURIS - Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-9962f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-9962f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-9962f.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh" alt="JURIS - Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34945-kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-ra" title="JURIS - Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh" target="_blank">Analysis Of Marketing Patterns of Lumi-Lumi (Harpodon sp) in Ujong Baroh PPI, West Aceh</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh kualitas Ikan Lumi-Lumi terhadap harga dan permintaan konsumen di PPI Ujong Baroh. Hal ini penting untuk memahami bagaimana kualitas produk dapat meningkatkan nilai jual dan daya saing Ikan Lumi-Lumi di pasar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem logistik yang lebih efisien untuk distribusi Ikan Lumi-Lumi, misalnya dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memantau dan mengoptimalkan rantai pasok. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi potensi pasar ekspor Ikan Lumi-Lumi dari Aceh Barat, dengan mempertimbangkan standar kualitas dan persyaratan pasar internasional. Pengembangan pasar ekspor dapat meningkatkan nilai tambah dan pendapatan bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan di wilayah tersebut..
<br>Terdapat tiga pola saluran pemasaran di PPI Ujong Baroh, yaitu melalui pengecer, pedagang keliling, dan langsung ke konsumen.Saluran pemasaran yang paling efisien adalah saluran III, yang melibatkan nelayan, toke bangku, dan konsumen, dengan margin pemasaran Rp 5.000/kg, pembagian hasil 45%, dan efisiensi 4%.Semakin sedikit lembaga pemasaran yang terlibat, semakin efektif dan efisien proses distribusi produk.Dengan mengurangi jumlah perantara dalam saluran pemasaran, biaya distribusi dapat diminimalkan, sehingga meningkatkan keuntungan bagi semua pihak yang terlibat
<br>PPI Ujong Baroh di Kabupaten Aceh Barat merupakan salah satu wilayah dengan produksi Ikan Lumi-Lumi yang tinggi. Ikan Lumi-Lumi merupakan bahan pangan yang mudah rusak dan harus segera mencapai konsumen akhir untuk menjaga kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pemasaran Ikan Lumi-Lumi dan menentukan saluran pemasaran yang paling efisien. Penelitian dilakukan pada bulan Januari - Februari 2024 di PPI Ujong Baroh. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis margin pemasaran, pembagian hasil (farmer share), dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-eb704.webp" type="image/webp" length="91756" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-4772f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-eb704.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/kualitas-ikan-cakalang-konsumen-produk-rantai-paso-thumb-9962f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis Segar Di PT Samudra Perkasa Abadi Sibolga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis Segar Di PT Samudra Perkasa Abadi Sibolga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis Segar Di PT Samudra Perkasa Abadi Sibolga ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34944-baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34944-baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:567f60c4a75e7cca5ab4a51be27aa1cb</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="harpodon sp" label="harpodon sp" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="fresh meat" label="fresh meat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[fresh,harpodon,header,meat,page,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh metode penanganan yang berbeda terhadap pembentukan histamin pada ikan cakalang, misalnya dengan membandingkan metode pendinginan cepat dengan pendinginan konvensional. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh metode penanganan yang berbeda terhadap pembentukan histamin pada ikan cakalang, misalnya dengan membandingkan metode pendinginan cepat dengan pendinginan konvensional. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-2afbe.webp" title="JURIS - Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-2afbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-2afbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-2afbe.webp 1x" title="JURIS - Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga" alt="JURIS - Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-edc13.webp" title="JURIS - Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-edc13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-edc13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-edc13.webp 1x" title="JURIS - Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga" alt="JURIS - Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-5dab6.webp" title="JURIS - Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-5dab6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-5dab6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-5dab6.webp 1x" title="JURIS - Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga" alt="JURIS - Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34944-baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni" title="JURIS - Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga" target="_blank">Pengujian Kandungan Histamin dan Mutu Organoleptik Pada Bahan Baku Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Segar Di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh metode penanganan yang berbeda terhadap pembentukan histamin pada ikan cakalang, misalnya dengan membandingkan metode pendinginan cepat dengan pendinginan konvensional. Selain itu, studi tentang efektivitas penggunaan teknologi pengawetan alami, seperti penggunaan ekstrak tanaman antimikroba, dalam memperlambat kerusakan ikan cakalang dan mengurangi pembentukan histamin perlu dieksplorasi. Terakhir, penelitian mengenai hubungan antara kondisi fisiologis ikan cakalang saat penangkapan (misalnya, tingkat stres) dengan kualitas bahan baku dan potensi pembentukan histamin juga dapat memberikan wawasan penting untuk meningkatkan praktik penanganan ikan yang lebih baik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas ikan cakalang dan memberikan solusi praktis untuk menjaga kesegaran dan keamanan produk perikanan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahan baku ikan cakalang yang digunakan di PT.Samudra Perkasa Abadi telah memenuhi standar SNI.Parameter yang diuji, meliputi suhu pusat ikan, mutu organoleptik, dan kandungan histamin, semuanya berada dalam batas yang diperbolehkan.Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memperhatikan standar kualitas bahan baku dan proses penanganan yang baik
<br>Salah satu komoditas ekonomi penting di Sumatera Utara adalah Tuna, Tongkol dan Cakalang. Ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) mudah rusak setelah ditangkap hingga sampai ke konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bahan baku di PT. Samudra Perkasa Abadi Sibolga untuk parameter histamin dan organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan suhu tulang belakang ikan cakalang segar pada bulan Mei rata-rata -2.9 C dan Juni rata-rata -3.1 C, memenuhi standar SNI 7788:2013. Kandungan histamin pada bulan Mei rata-rata 9.6 ppm dan Juni...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-edc13.webp" type="image/webp" length="56804" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-2afbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-edc13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/baku-ikan-bandeng-histamin-organoleptik-mutu-sni-c-thumb-5dab6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach Citra Landsat 8 in Lhokseumawe City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach Citra Landsat 8 in Lhokseumawe City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach Citra Landsat 8 in Lhokseumawe City ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34943-kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-mangr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34943-kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-mangr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:5f096f6f9d19baabeec8cd73a13af4d1</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="harpodon sp" label="harpodon sp" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="fresh meat" label="fresh meat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[fresh,harpodon,header,meat,page,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kerapatan vegetasi mangrove di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini dapat berfokus pada identifikasi dan analisis dampak gangguan manusia, invasi spesies ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kerapatan vegetasi mangrove di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini dapat berfokus pada identifikasi dan analisis dampak gangguan manusia, invasi spesies ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-40cba.webp" title="JURIS - Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-40cba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-40cba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-40cba.webp 1x" title="JURIS - Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City" alt="JURIS - Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-d6b12.webp" title="JURIS - Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-d6b12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-d6b12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-d6b12.webp 1x" title="JURIS - Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City" alt="JURIS - Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-34366.webp" title="JURIS - Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-34366.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-34366.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-34366.webp 1x" title="JURIS - Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City" alt="JURIS - Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34943-kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-mangr" title="JURIS - Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City" target="_blank">Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kerapatan vegetasi mangrove di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini dapat berfokus pada identifikasi dan analisis dampak gangguan manusia, invasi spesies asing, pencemaran lingkungan, dan perubahan aliran air terhadap kesehatan dan keberlanjutan ekosistem mangrove. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi dan intervensi yang efektif untuk melindungi dan memulihkan ekosistem mangrove, termasuk upaya konservasi dan restorasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pelestarian mangrove di Kota Lhokseumawe dan meningkatkan pemahaman tentang dinamika ekosistem mangrove secara keseluruhan..
<br>Berdasarkan hasil citra penginderaan jarak jauh, luas vegetasi mangrove di Kota Lhokseumawe adalah sekitar 65,74 Ha.Tingkat kerapatan vegetasi mangrove di Kota Lhokseumawe yang terletak di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Muara Satu, Banda Sakti, Muara Dua, dan Blang Mangat, memiliki tingkat kerapatan dominan jarang dengan nilai 0,32 m2.Kerapatan vegetasi mangrove yang jarang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti gangguan manusia, invasi spesies asing, pencemaran lingkungan, dan perubahan aliran air.Perubahan ini dapat mengganggu pertumbuhan dan keberlanjutan mangrove, sehingga diperlukan upaya perlindungan dan pemeliharaan hutan mangrove dari tekanan manusia dan faktor lainnya
<br>Salah satu kawasan mangrove yang memiliki potensi terbaik terletak di Kota Lhokseumawe. Kawasan mangrove berfungsi sebagai daerah perlindungan di wilayah pesisir dan digunakan sebagai vegetasi yang keberadaannya harus dijaga. Upaya pelestariannya dapat dilakukan dengan memetakan distribusi kawasan hutan mangrove sebagai basis data di Kota Lhokseumawe. Pemetaan distribusi kawasan hutan mangrove dapat dilakukan dengan menggunakan penginderaan jarak jauh. Penelitian ini dilakukan pada Oktober-November 2022 di Kota Lhokseumawe....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-d6b12.webp" type="image/webp" length="46542" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-40cba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-d6b12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/kawasan-hutan-pkh-mangrove-pulau-gis-lhokseumawe-c-thumb-34366.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base PPI Ujong Seurangga Aceh Barat Daya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base PPI Ujong Seurangga Aceh Barat Daya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base PPI Ujong Seurangga Aceh Barat Daya ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34942-konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34942-konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:596048b88029f462cf785a80c941a868</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="harpodon sp" label="harpodon sp" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="fresh meat" label="fresh meat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[fresh,harpodon,header,meat,page,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak penggunaan lampu pada perilaku ikan pelagis di perairan Aceh Barat Daya, dengan fokus pada potensi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak penggunaan lampu pada perilaku ikan pelagis di perairan Aceh Barat Daya, dengan fokus pada potensi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-a15ae.webp" title="JURIS - Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-a15ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-a15ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-a15ae.webp 1x" title="JURIS - Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya" alt="JURIS - Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-342cf.webp" title="JURIS - Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-342cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-342cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-342cf.webp 1x" title="JURIS - Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya" alt="JURIS - Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-bbf10.webp" title="JURIS - Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-bbf10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-bbf10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-bbf10.webp 1x" title="JURIS - Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya" alt="JURIS - Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34942-konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi" title="JURIS - Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya" target="_blank">Catch Composition of Boat Lift Net at The Fish Landing Base (PPI) Ujong Seurangga Aceh Barat Daya</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak penggunaan lampu pada perilaku ikan pelagis di perairan Aceh Barat Daya, dengan fokus pada potensi perubahan pola migrasi dan reproduksi ikan akibat paparan cahaya. Kedua, penelitian tentang efektivitas penggunaan atraktor cahaya alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti atraktor non-cahaya atau cahaya dengan spektrum tertentu, dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya untuk mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem laut. Ketiga, penting untuk mengkaji secara mendalam mengenai pengaruh faktor-faktor lingkungan seperti musim, suhu air, dan arus laut terhadap komposisi dan kelimpahan hasil tangkapan bagan perahu, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih akurat untuk perencanaan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi hasil tangkapan bagan perahu di PPI Ujong Serangga Susoh didominasi oleh ikan kembung, ikan tamban, dan ikan teri.Ikan kembung merupakan jenis yang paling banyak tertangkap, baik dari segi berat maupun pendapatan nelayan.Penelitian ini mengindikasikan pentingnya pengelolaan sumber daya ikan pelagis kecil di perairan Aceh Barat Daya untuk keberlanjutan ekonomi masyarakat nelayan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tangkapan dan pendapatan nelayan bagan perahu yang didaratkan di PPI Ujong Serangga Susoh, Aceh Barat Daya. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tangkapan yang didaratkan terdiri dari ikan mackerel (Rastrelliger kanagurta) sebanyak 87.760 ton, ikan tamban (Dussumieria elopsoides) 32.120 ton, dan ikan teri (Stolephorus devisi) 26.440 ton. Pendapatan tertinggi diperoleh dari ikan mackerel sebesar Rp 117.013.333, diikuti ikan teri Rp 22.840.889, dan ikan tamban Rp 22.840.000...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-a15ae.webp" type="image/webp" length="93914" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-a15ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-342cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/konsumsi-ikan-mackerel-beton-ramah-lingkungan-hasi-thumb-bbf10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3 Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl CoA Incorporation at the sn 2 Position ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3 Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl CoA Incorporation at the sn 2 Position ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3 Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl CoA Incorporation at the sn 2 Position ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34941-lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-ef" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34941-lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-ef" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:3002cf74397f208a80ea8fecd67ab364</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<category term="side menu" label="side menu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,menu,side]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki implikasi fisiologis dan patologis dari LPCAT3 dalam mengatur proses penting dalam tubuh, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki implikasi fisiologis dan patologis dari LPCAT3 dalam mengatur proses penting dalam tubuh, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-a0def.webp" title="JURIS - Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-a0def.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-a0def.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-a0def.webp 1x" title="JURIS - Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position" alt="JURIS - Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-94e20.webp" title="JURIS - Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-94e20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-94e20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-94e20.webp 1x" title="JURIS - Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position" alt="JURIS - Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-3d001.webp" title="JURIS - Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-3d001.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-3d001.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-3d001.webp 1x" title="JURIS - Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position" alt="JURIS - Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34941-lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-ef" title="JURIS - Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position" target="_blank">Acyl Chain Remodeling by Lysophospholipid Acyltransferase 3: Positional Selectivity Determinants for Arachidonoyl-CoA Incorporation at the sn-2 Position</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki implikasi fisiologis dan patologis dari LPCAT3 dalam mengatur proses penting dalam tubuh, seperti lipoprotein metabolisme, stres ER, peradangan, dan resistensi insulin. Kedua, studi longitudinal pada penyakit metabolik dan peradangan, serta ferroptosis di hati dan usus, dapat dilakukan untuk menguji apakah penargetan farmakologis kantong samping LPCAT3 dapat dengan aman mengubah konten arachidonoyl-PC, sintesis eicosanoid, dan kerentanan terhadap ferroptosis dalam kondisi klinis yang relevan. Ketiga, strategi ini dapat diterapkan pada isoform LPCAT lainnya untuk menentukan apakah motif struktural serupa merupakan dasar dari preferensi rantai acil mereka yang berbeda dan apakah dengan membuat model knock-in hewan dengan mutasi terowongan atau kantong samping yang halus yang dapat secara selektif mempengaruhi selektivitas posisional, tetapi tidak aktivitas. Model-model ini kemudian harus dikombinasikan dengan studi longitudinal untuk menguji apakah penargetan kantong samping LPCAT3 dapat secara aman mengubah komposisi PUFA membran dan fenotipe terkait peradangan, metabolik, dan jenis ferroptosis..
<br>Penelitian ini menjelaskan mekanisme di mana LPCAT3 mendiskriminasi terhadap memasukkan arachidonoyl-CoA ke dalam fosfatidilkolin selama pemodelan ulang fosfolipid dan alasan mengapa proses ini sangat condong pada situs sn-2.Sebuah rangkaian determinan di terowongan donor acil dan kantong samping, yang secara selektif mengenali struktur bengkok asam arachidonat, diidentifikasi menggunakan metode yang menggabungkan ekspresi rekombinan, kinetika kuantitatif, mutagenesis yang dipandu struktur, pemodelan molekular, dan lipidomika seluler.Mutasi yang diprediksi di daerah-daerah ini mengganggu afinitas arachidonoyl-CoA, efisiensi katalitik, dan selektivitas posisional, menyarankan bahwa LPCAT3 adalah cetakan stereokimia yang cocok dengan donor dan penerima substrat untuk memfasilitasi reaksi transfer acil sn-2 yang sukses.Sejalan dengan mekanisme ini, sel-sel yang mengekspresikan versi yang terganggu selektivitasnya menunjukkan pengayaan spesies arachidonoyl-PC yang berkurang dan keluaran hilir yang berkurang yang terkait dengan ketersediaan arachidonat, seperti pelepasan mediator lipid yang diinduksi stimulus dan kerentanan terhadap peroksidasi lipid.Secara kolektif, hasil-hasil ini menghubungkan struktur LPCAT3 dengan kinetika pemodelan ulang dan homeostasis fosfolipid arachidonoyl seluler.Struktur mekanistik ini akan digunakan untuk mendukung penargetan rasional LPCAT3 untuk menyesuaikan komposisi PUFA membran dan fenotipe terkait peradangan, metabolik, dan jenis ferroptosis
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendefinisikan faktor-faktor molekuler dan struktural yang menentukan selektivitas LPCAT3 terhadap arachidonoyl-CoA dan preferensinya untuk memasukkan asam arachidonat pada posisi sn-2 dari lisofosfolipid. Metode yang digunakan adalah ekspresi LPCAT3 pada sel mamalia, dan fraksi membran digunakan untuk analisis kinetika keadaan tetap dengan 1- dan 2-acyl-lisofosfatidilkolin dan donor acil-CoA yang berbeda. Mutagenesis yang dipandu struktur menargetkan residu terowongan dan kantong samping (L217A, F265A, L217A/F265A, H376A). Docking dan dinamika molekular dilakukan pada LPCAT3 liar dan mutan. Sel-sel yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-94e20.webp" type="image/webp" length="110250" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-a0def.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-94e20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/lpcat3-lands-cycle-arachidonoyl-coa-liar-efisiensi-thumb-3d001.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1667-antispublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8604-journal-medical-genetics-clinical-biology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34940-komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34940-komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:46830bdd84d5a404259558adc986851b</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<category term="side menu" label="side menu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,menu,side]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut efek samping dan profil keamanan dari kedua obat ini, terutama dalam hal penggunaan jangka panjang. Selain itu, studi komparatif yang lebih besar dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut efek samping dan profil keamanan dari kedua obat ini, terutama dalam hal penggunaan jangka panjang. Selain itu, studi komparatif yang lebih besar dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-e8bec.webp" title="JURIS - Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-e8bec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-e8bec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-e8bec.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal" alt="JURIS - Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-ff762.webp" title="JURIS - Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-ff762.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-ff762.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-ff762.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal" alt="JURIS - Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-81d8c.webp" title="JURIS - Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-81d8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-81d8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-81d8c.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal" alt="JURIS - Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34940-komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram" title="JURIS - Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal" target="_blank">Perbandingan antara Pethidine dan Tramadol dalam Pengobatan Gemeretak Pascaoperasi di Bawah Anestesi Spinal</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut efek samping dan profil keamanan dari kedua obat ini, terutama dalam hal penggunaan jangka panjang. Selain itu, studi komparatif yang lebih besar dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi efektivitas tramadol dalam mengendalikan gemeretak pascaoperasi dan membandingkannya dengan pengobatan lain yang tersedia. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme aksi tramadol dalam mengendalikan gemeretak dan potensi manfaatnya dalam konteks anestesi spinal..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua kelompok, yaitu pethidine dan tramadol, efektif dalam mengobati gemeretak pascaoperasi, dengan efisiensi yang sedikit lebih tinggi diamati pada kelompok tramadol.Persentase pasien yang mengalami absen gemeretak lebih tinggi pada Kelompok T (92%) dibandingkan dengan Kelompok P (84%).Selain itu, onset aksi lebih cepat pada kelompok tramadol, dengan waktu onset rata-rata 5 menit dibandingkan dengan 7 menit pada kelompok pethidine.Tramadol juga menunjukkan insiden efek samping yang lebih rendah, seperti mual (16%) dibandingkan dengan pethidine (24%), yang berkontribusi pada tingkat kepuasan pasien yang lebih tinggi pada kelompok tramadol (90% vs.Temuan ini menunjukkan bahwa tramadol mungkin merupakan pilihan yang lebih cocok untuk pengobatan gemeretak pascaoperasi karena onset aksinya yang lebih cepat, efisiensi yang lebih tinggi, dan profil efek samping yang lebih rendah
<br>Gemeretak adalah aktivitas otot osilatori yang tidak sadar, fasikulasi di bagian rahang, wajah, kepala, dan hiperaktivitas otot pada awal setelah proses anestesi yang menghasilkan panas dan menghangatkan tubuh, merupakan respons fisiologis fundamental yang berlangsung lebih dari 15 detik. Gemeretak diyakini meningkatkan konsumsi oksigen, meningkatkan risiko hipoksia, menyebabkan asidosis laktat, dan pelepasan katekolamin yang umum terjadi karena anestesi spinal pascaoperasi. Meskipun gemeretak mungkin memiliki efek termoregulasi yang menguntungkan, tetapi dapat menempatkan pasien dalam respons fisiologis yang stres. Gemeretak sering disebabkan oleh hipotermia, tetapi juga terjadi pada pasien dengan kecenderungan normotermik pada saat preoperasi. Masalah lain yang mungkin adalah rasa sakit yang terus-menerus dan penarikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-ff762.webp" type="image/webp" length="66606" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-e8bec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-ff762.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/komplikasi-gemeretak-pascaoperasi-opioid-aksi-tram-thumb-81d8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1667-antispublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8604-journal-medical-genetics-clinical-biology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Serum And Follicular Fluid PEDF VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Serum And Follicular Fluid PEDF VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Serum And Follicular Fluid PEDF VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34939-pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34939-pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:965fac598161bc013ce37504274ef3f5</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<category term="side menu" label="side menu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,menu,side]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memperluas studi ini ke desain multicenter dengan populasi yang lebih besar dan beragam, termasuk tindak lanjut longitudinal untuk menilai kelahiran hidup dan kompetensi embrio. Selain itu, penelitian harus ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memperluas studi ini ke desain multicenter dengan populasi yang lebih besar dan beragam, termasuk tindak lanjut longitudinal untuk menilai kelahiran hidup dan kompetensi embrio. Selain itu, penelitian harus ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-e0638.webp" title="JURIS - Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-e0638.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-e0638.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-e0638.webp 1x" title="JURIS - Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles" alt="JURIS - Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-0cce1.webp" title="JURIS - Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-0cce1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-0cce1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-0cce1.webp 1x" title="JURIS - Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles" alt="JURIS - Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-5ab7b.webp" title="JURIS - Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-5ab7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-5ab7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-5ab7b.webp 1x" title="JURIS - Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles" alt="JURIS - Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34939-pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo" title="JURIS - Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles" target="_blank">Serum And Follicular Fluid PEDF/VEGF Angiogenic Index As A Predictor Of Embryo Quality And Pregnancy Rate In ICSI Cycles</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memperluas studi ini ke desain multicenter dengan populasi yang lebih besar dan beragam, termasuk tindak lanjut longitudinal untuk menilai kelahiran hidup dan kompetensi embrio. Selain itu, penelitian harus menyelidiki peran faktor-faktor lain, seperti penanda inflamasi dan stres oksidatif, dalam memprediksi hasil IVF. Pertanyaan penelitian yang menarik adalah apakah kombinasi biomarker folikel dan penilaian morfologi embrio dapat meningkatkan akurasi prediksi keberhasilan implantasi. Mengingat temuan bahwa indeks PEDF/VEGF mungkin merupakan prediktor yang menjanjikan, penelitian di masa depan harus fokus pada validasi klinisnya dan pengembangan protokol yang dipersonalisasi berdasarkan profil angiogenik individu pasien. Terakhir, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi potensi intervensi yang menargetkan jalur angiogenik untuk meningkatkan kualitas oosit dan embrio, sehingga meningkatkan hasil reproduksi secara keseluruhan..
<br>The PEDF/VEGF index measured in both serum and follicular fluid emerges as a promising biomarker for predicting embryo quality and pregnancy outcomes in IVF.Integrating the assessment of angiogenic factors into clinical practice could enhance individualized IVF strategies and optimize embryo selection.The studyAos generalizability is restricted due to its single-center setting and modest sample size
<br>Objective: To assess the angiogenic index of PEDF/VEGF in both serum and follicular fluid (FF), and to examine its relationship with oocyte maturation, embryo quality, and pregnancy outcomes in women facing infertility who underwent intracytoplasmic sperm injection (ICSI). Method: A prospective cohort study was conducted on ninety (90) women with infertility undergoing ICSI at the High Institute for Infertility Diagnosis and Assisted Reproductive Technology, Baghdad, Iraq, from November 2023AeApril 2025. Serum and FF samples were collected on the day of oocyte retrieval. PEDF and VEGF levels were measured using ELISA, and the PEDF/VEGF...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-e0638.webp" type="image/webp" length="110848" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-e0638.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-0cce1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pedf-vegf-angiogenic-index-follicular-fluid-embryo-thumb-5ab7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1667-antispublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8604-journal-medical-genetics-clinical-biology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan PPI Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan PPI Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan PPI Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34938-harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agrega" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34938-harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agrega" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:295043efc1bbc212b20f5e273c2376b1</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang ikan, seperti fluktuasi harga ikan, jenis dan ukuran ikan yang dijual, serta strategi pemasaran yang digunakan. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang ikan, seperti fluktuasi harga ikan, jenis dan ukuran ikan yang dijual, serta strategi pemasaran yang digunakan. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-4dcd7.webp" title="JURIS - Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-4dcd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-4dcd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-4dcd7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya" alt="JURIS - Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-5983f.webp" title="JURIS - Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-5983f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-5983f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-5983f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya" alt="JURIS - Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34938-harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agrega" title="JURIS - Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya" target="_blank">Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang ikan, seperti fluktuasi harga ikan, jenis dan ukuran ikan yang dijual, serta strategi pemasaran yang digunakan. Selain itu, studi komparatif antara pedagang ikan di PPI Ujong Serangga dengan pedagang ikan di lokasi lain dapat memberikan perspektif yang lebih luas mengenai dinamika pendapatan pedagang ikan. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan model bisnis yang optimal untuk pedagang ikan, termasuk manajemen keuangan, pemasaran, dan strategi penanganan risiko..
<br>Potensi sumberdaya laut telah dapat memberikan penghidupan bagi banyak pihak, diantaranya nelayan dan pedagang ikan.Berdasarkan hasil penelitian pada usaha penjualan ikan di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya, dapat disimpulkan bahwa pendapatan pedagang ikan dipengaruhi dari jenis dan ukuran ikan yang dijual.Rata-rata pendapatan pedagang ikan di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya sebesar Rp.Kondisi ini, menunjukkan bahwa usaha berdagang di PPI Ujong Serangga menguntungkan pedagang
<br>PPI Ujong Serangga merupakan satu-satunya PPI yang terletak di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Transaksi pembelian ikan berasal dari berbagai daerah baik dari masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya maupun dari luar kabupaten. Permasalahan yang terjadi pada pedagang ikan yaitu harga ikan yang mengalami fluktuasi dan tidak tersedianya data mengenai modal usaha dan keuntungan pedagang ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pendapatan pedagang ikan di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (Studi Kasus TPI Ujong Serangga). Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-4dcd7.webp" type="image/webp" length="94584" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-4dcd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/harga-ikan-sumber-data-primer-sekunder-agregat-ped-thumb-5983f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34937-analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-su" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34937-analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-su" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:9324d5e0e2fd3b0c1b419aa7e2874c6b</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efisiensi penggunaan pakan dalam budidaya ikan air tawar, termasuk uji coba berbagai jenis pakan alternatif yang lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efisiensi penggunaan pakan dalam budidaya ikan air tawar, termasuk uji coba berbagai jenis pakan alternatif yang lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-aa525.webp" title="JURIS - Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-aa525.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-aa525.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-aa525.webp 1x" title="JURIS - Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya" alt="JURIS - Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-c4acd.webp" title="JURIS - Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-c4acd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-c4acd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-c4acd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya" alt="JURIS - Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-3a4ed.webp" title="JURIS - Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-3a4ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-3a4ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-3a4ed.webp 1x" title="JURIS - Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya" alt="JURIS - Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34937-analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-su" title="JURIS - Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya" target="_blank">Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efisiensi penggunaan pakan dalam budidaya ikan air tawar, termasuk uji coba berbagai jenis pakan alternatif yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis rantai nilai (value chain analysis) budidaya ikan air tawar di Kabupaten Nagan Raya, mulai dari hulu (benih, pakan) hingga hilir (pasar), untuk mengidentifikasi peluang peningkatan nilai tambah dan efisiensi distribusi. Ketiga, penting untuk meneliti dampak penerapan teknologi budidaya modern, seperti sistem resirkulasi atau bioflok, terhadap produktivitas, kualitas ikan, dan keberlanjutan lingkungan, serta mengkaji adopsi teknologi tersebut oleh pembudidaya lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan bermanfaat bagi pengembangan sektor perikanan air tawar di Kabupaten Nagan Raya secara berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa keuntungan yang didapatkan sebesar Rp 4.000 dan rata-rata keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 19.Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha budidaya ikan air tawar adalah ketersediaan benih dan persentase biaya untuk faktor input produksi, terutama pakan.Usaha budidaya perikanan air tawar di Kabupaten Nagan Raya layak untuk diusahakan dan dikembangkan berdasarkan perhitungan R/C ratio sebesar 2,25
<br>Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan Mei 2018 yang berlokasi di dua kecamatan, yaitu di Kecamatan Beutong dan Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Metode pengambilan data dilakukan secara sensus dengan sasaran responden pembudidaya ikan untuk pengambilan data primer. Analisis finansial diperoleh melalui kajian terhadap data primer pembudidaya ikan dengan nilai finansial B/C ratio sebesar 2,25, perhitungan pendapatan menggunakan rumus A = TR Ae TC. Hasil yang diperoleh nilai sebesar Rp 2.087.234/panen alokasi biaya terbesar dikeluarkan petani untuk masing-masing usaha terdapat pada biaya pakan yaitu Rp 33.632.181,81 (77,72%) dan Rp.15.354.046.89 (46,46%) dari total biaya yang dikeluarkan petani ikan. Keuntungan yang diterima petani ikan untuk masing-masing usaha yaitu sebesar Rp 4.241.255,56/periode produksi untuk usaha...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-3a4ed.webp" type="image/webp" length="103572" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-aa525.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-c4acd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/analisis-finansial-usaha-ekonomi-budidaya-sumber-d-thumb-3a4ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34936-eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-r" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34936-eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-r" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:d4af7e2c624190bc3e013b5f45407c55</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh suhu dan waktu pengeringan terhadap kualitas nutrisi dan senyawa bioaktif rumput laut Eucheuma cottonii. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh suhu dan waktu pengeringan terhadap kualitas nutrisi dan senyawa bioaktif rumput laut Eucheuma cottonii. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-f2fca.webp" title="JURIS - Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-f2fca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-f2fca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-f2fca.webp 1x" title="JURIS - Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda" alt="JURIS - Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-0e655.webp" title="JURIS - Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-0e655.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-0e655.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-0e655.webp 1x" title="JURIS - Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda" alt="JURIS - Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-04d96.webp" title="JURIS - Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-04d96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-04d96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-04d96.webp 1x" title="JURIS - Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda" alt="JURIS - Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34936-eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-r" title="JURIS - Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda" target="_blank">Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh suhu dan waktu pengeringan terhadap kualitas nutrisi dan senyawa bioaktif rumput laut Eucheuma cottonii. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pengeringan dengan menggunakan metode pengeringan yang berbeda, seperti pengeringan ultrasonik vakum atau pengeringan dengan sinar matahari, untuk meningkatkan kualitas dan nilai gizi rumput laut kering. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi rumput laut Eucheuma cottonii sebagai bahan baku kosmetik dan pangan, serta mengoptimalkan proses ekstraksi karagenan dari rumput laut ini..
<br>Perlakuan suhu pengeringan oven terbaik adalah suhu 70AC karena mampu menguapkan kadar air dan penurunan bobot lebih cepat dibandingkan suhu 50 dan 60AC.Karakterisasi warna secara visual dapat disimpulkan apabila semakin lama proses pengeringan dan tinggi suhu yang digunakan maka warna fisik akan terlihat lebih gelap.Suhu 70AC memiliki kandungan kadar air dan aktivitas air yang rendah selama proses pengeringan.Laju pengeringan terbaik pada penelitian ini terdapat pada suhu 60 dan 70AC karena mampu menguapkan air lebih cepat
<br>Dried seaweed is one of the aquatic commodities that can be processed become foodstuffs and cosmetics. The process of drying seaweed generally uses sunlight where the process takes a long time. Seaweed drying techniques with ovens, in general have been widely done using temperatures 50 and 60 AC. The study aims to dry fresh seaweed at various temperatures and to observe the color characteristics of seaweed and water activity after drying and counting the best drying rate on oven drying of Eucheuma cottonii seaweed.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-f2fca.webp" type="image/webp" length="196410" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-f2fca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-0e655.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/eucheuma-cottonii-pengeringan-rumput-laut-kering-s-thumb-04d96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning Thunnus Albacares Berdasarkan Sebaran Klorofil A di Perairan Utara Provinsi Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning Thunnus Albacares Berdasarkan Sebaran Klorofil A di Perairan Utara Provinsi Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning Thunnus Albacares Berdasarkan Sebaran Klorofil A di Perairan Utara Provinsi Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34935-simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-pro" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34935-simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-pro" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:322d9cdf5df18d6c7d5156bcea6f3a1d</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning, seperti suhu permukaan laut, salinitas, dan musim penangkapan. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning, seperti suhu permukaan laut, salinitas, dan musim penangkapan. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-59d8a.webp" title="JURIS - Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus Albacares) Berdasarkan Sebaran Klorofil-A di Perairan Utara Provinsi Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-59d8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-59d8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-59d8a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus Albacares) Berdasarkan Sebaran Klorofil-A di Perairan Utara Provinsi Aceh" alt="JURIS - Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus Albacares) Berdasarkan Sebaran Klorofil-A di Perairan Utara Provinsi Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-1d6bf.webp" title="JURIS - Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus Albacares) Berdasarkan Sebaran Klorofil-A di Perairan Utara Provinsi Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-1d6bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-1d6bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-1d6bf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus Albacares) Berdasarkan Sebaran Klorofil-A di Perairan Utara Provinsi Aceh" alt="JURIS - Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus Albacares) Berdasarkan Sebaran Klorofil-A di Perairan Utara Provinsi Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34935-simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-pro" title="JURIS - Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus Albacares) Berdasarkan Sebaran Klorofil-A di Perairan Utara Provinsi Aceh" target="_blank">Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus Albacares) Berdasarkan Sebaran Klorofil-A di Perairan Utara Provinsi Aceh</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning, seperti suhu permukaan laut, salinitas, dan musim penangkapan. 2. Melakukan studi komparatif antara daerah penangkapan yang potensial dan kurang potensial untuk memahami dinamika dan karakteristik masing-masing wilayah. 3. Mengembangkan model prediksi hasil tangkapan yang mempertimbangkan berbagai faktor oseanografi dan ekologi, termasuk klorofil-a, untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penangkapan ikan tuna sirip kuning di perairan Aceh..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada bulan November sampai dengan bulan Desember 2020 dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut.(1) Hasil tangkapan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) pada bulan November berjumlah 5.864 kg dan pada bulan Desember yaitu, 3.(2) Hubungan klorofil-a terhadap hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning pada bulan November 2020 nilai koefesien determinasinya 18% dan 82% lainnya di pengaruhi faktor lainnya, dan pada bulan Desember koefesien determinasinya hanya 2% dan 98% lainnya di pengaruhi oleh faktor lainnya.(3) Perairan utara pulau aceh hingga perairan barat-selatan Aceh merupakan daerah penangkapan ikan tuna sirip kuning yang potensial, sedangkan daerah perairan utara pulau Sabang dan barat pulau Sabang merupakan wilayah penangkapan ikan tuna sirip kuning kurang potensial
<br>Aceh merupakan salah satu penghasil komoditas tuna terutama ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) terbesar di Indonesia, karena dikelilingi oleh perairan Samudra Hindia dan Laut Andaman, serta memiliki nilai jual yang tinggi. Kurangnya informasi daerah penangkapan membuat nelayan di wilayah Aceh masih menggunakan tanda-tanda alam seperti keberadaan burung dan lokasi penangkapan yang sama sebagai daerah penangkapan, sehingga hasil penangkapan kurang efektif dan efesien. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jumlah hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning, menganalisis pengaruh sebaran klorofil-a terhadap hasil tangkapan, dan membuat peta potensial daerah penangkapan ikan tuna sirip kuning. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-59d8a.webp" type="image/webp" length="92156" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-59d8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/simeulue-provinsi-aceh-hasil-analisis-pengaruh-kom-thumb-1d6bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing Kambing Canthidermis maculata Selama Penyimpanan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing Kambing Canthidermis maculata Selama Penyimpanan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing Kambing Canthidermis maculata Selama Penyimpanan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34934-kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34934-kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:f089735904cd60800bcc336dda83b6ff</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh penambahan antimikroba alami, seperti ekstrak jahe atau bawang putih, terhadap pertumbuhan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh penambahan antimikroba alami, seperti ekstrak jahe atau bawang putih, terhadap pertumbuhan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-b7561.webp" title="JURIS - Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing-Kambing (Canthidermis maculata) Selama Penyimpanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-b7561.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-b7561.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-b7561.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing-Kambing (Canthidermis maculata) Selama Penyimpanan" alt="JURIS - Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing-Kambing (Canthidermis maculata) Selama Penyimpanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-6c3f9.webp" title="JURIS - Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing-Kambing (Canthidermis maculata) Selama Penyimpanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-6c3f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-6c3f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-6c3f9.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing-Kambing (Canthidermis maculata) Selama Penyimpanan" alt="JURIS - Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing-Kambing (Canthidermis maculata) Selama Penyimpanan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34934-kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mik" title="JURIS - Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing-Kambing (Canthidermis maculata) Selama Penyimpanan" target="_blank">Karakteristik Kimiawi Dan Mikrobiologi Ikan Asin Kambing-Kambing (Canthidermis maculata) Selama Penyimpanan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh penambahan antimikroba alami, seperti ekstrak jahe atau bawang putih, terhadap pertumbuhan mikroorganisme pada ikan asin selama penyimpanan, dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan pangan dan memperpanjang umur simpan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengujian berbagai jenis kemasan aktif, seperti kemasan yang mengandung oksigen absorber atau karbon dioksida, untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam menjaga kualitas ikan asin dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Ketiga, penting untuk menginvestigasi pengaruh variasi konsentrasi garam dan lama proses pengasinan terhadap karakteristik kimia dan mikrobiologi ikan asin, serta dampaknya terhadap daya terima konsumen, sehingga dapat diperoleh formula pengasinan yang optimal untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik..
<br>Perbedaan kemasan vakum dan non vakum pada ikan asin mempengaruhi jumlah mikroorganisme, kadar air dan aktivitas air pada ikan asin yang disimpan selama tiga bulan, namun tidak signifikan.Kadar lemak dan protein cenderung menurun setelah disimpan selama tiga bulan dan sebaliknya kadar abu semakin bertambah baik pada kemasan vakum maupun tidak vakum
<br>Ikan kambing-kambing (Canthidermis maculata) merupakan ikan demersal yang potensial. Salah satu produk olahan dari ikan kambing-kambing adalah ikan asin. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan perubahan mutu ikan asin selama penyimpanan. Perlakuan pada penelitian ini adalah pengemasan vakum dan tanpa vakum, serta penyimpanan selama 3 bulan. Pengolahan data penyimpanan ikan asin menggunakan sample t-test. Parameter yang diamati adalah kadar air, aktivitas air (aw) dan total mikroba (TPC) selama 3 bulan. Pada bulan ke 0, nilai kadar air, Aw dan TPC pada kemasan vakum masing-masing 32.30A0.39%; 0.723A0.00; 3.34A0.00 log cfu/g dan nilai kadar air, Aw dan TPC pada kemasan tanpa vakum masing-masing 32.30A0.39%; 0.723A0.00; 3.34A0.00 log cfu/g. Pada bulan ke 3, nilai kadar air, Aw dan TPC pada kemasan vakum masing-masing 31.95A0.18%,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-6c3f9.webp" type="image/webp" length="123912" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-b7561.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/kualitas-ikan-cakalang-aktivitas-air-total-mikroba-thumb-6c3f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15059-jurnal-perikanan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Status Gizi Obesitas Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Status Gizi Obesitas Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Status Gizi Obesitas Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34932-gula-darah-kontinu-pasien-st" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34932-gula-darah-kontinu-pasien-st" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:2a7561e5a36d80afce56165fcc41b48e</id>
	<published>2026-04-06T19:05:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T19:05:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan rentang usia yang lebih luas, sehingga dapat mengontrol dan memeriksakan kesehatannya untuk mendeteksi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan rentang usia yang lebih luas, sehingga dapat mengontrol dan memeriksakan kesehatannya untuk mendeteksi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-6c79f.webp" title="JURIS - Hubungan Status Gizi (Obesitas) Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-6c79f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-6c79f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-6c79f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Status Gizi (Obesitas) Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah" alt="JURIS - Hubungan Status Gizi (Obesitas) Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-13875.webp" title="JURIS - Hubungan Status Gizi (Obesitas) Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-13875.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-13875.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-13875.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Status Gizi (Obesitas) Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah" alt="JURIS - Hubungan Status Gizi (Obesitas) Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34932-gula-darah-kontinu-pasien-st" title="JURIS - Hubungan Status Gizi (Obesitas) Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah" target="_blank">Hubungan Status Gizi (Obesitas) Sebagai Faktor Resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan rentang usia yang lebih luas, sehingga dapat mengontrol dan memeriksakan kesehatannya untuk mendeteksi dini status kesehatannya. Kedua, petugas kesehatan dapat mendorong masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan mereka agar dapat mendeteksi dini status kesehatan mereka. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada cara mengontrol diabetes mellitus, seperti dengan menguji korelasi antara status gizi dan kadar gula darah. Keempat, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kadar gula darah, seperti kepatuhan mengonsumsi obat, diet, dan konsumsi lemak..
<br>Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar indeks massa tubuh dengan kadar gula darah puasa.Hal ini menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar indeks massa tubuh dengan kadar gula darah puasa.Pada penelitian ini nilai korelasi yang sangat kecil menunjukkan bahwa hubungan antara dua variabel tersebut sangat lemah.Korelasi yang mendekati nol menunjukkan bahwa perubahan dalam satu variabel tidak secara konsisten terkait dengan perubahan dalam variabel lain.Sehingga kedepanya Masyarakat bisa terdorong untuk rutin memeriksakan kesehatanya agar dapat mendeteksi dini status kesehatannya
<br>Latar Belakang : Angka kejadian Diabetes Mellitus di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada diurutan ketiga dengan prevalensi sebesar 11,3%. Pada tahun 2019 Jawa Tengah terdapat 652.822 kasus. Faktor utama peningkatan kadar gula darah pada manusia selain genetic yaitu dari tingkat obesitas. Status Gizi (Obesitas) mempengaruhi kejadian diabetes mellitus. Tujuan : Untuk mengetahui Hubungan Status gizi (obesitas) sebagai faktor resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula darah Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan menggunakan Teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan status gizi (obesitas) sebagai faktor resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula darah
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-13875.webp" type="image/webp" length="117924" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-6c79f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/gula-darah-kontinu-pasien-status-gizi-bayianak-kes-thumb-13875.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-277-poltekkes-smg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14760-jurnal-lintas-keperawatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Self Perceived Health Related Factors in Deaf Community in East Java Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Self Perceived Health Related Factors in Deaf Community in East Java Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Self Perceived Health Related Factors in Deaf Community in East Java Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34956-kesehatan-komunitas-status-gangguan-pend" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34956-kesehatan-komunitas-status-gangguan-pend" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:a7f5cc944b7e679d68a63711095f46d3</id>
	<published>2026-04-06T18:32:51+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T18:32:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="hirowati ali" label="hirowati ali" />
	<category term="krisna murti" label="krisna murti" />
	<category term="case report" label="case report" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,case,hirowati,krisna,murti,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi anggota komunitas tuli mengenai akses dan kualitas layanan kesehatan yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi anggota komunitas tuli mengenai akses dan kualitas layanan kesehatan yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-f920a.webp" title="JURIS - Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-f920a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-f920a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-f920a.webp 1x" title="JURIS - Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia" alt="JURIS - Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-bd0e7.webp" title="JURIS - Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-bd0e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-bd0e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-bd0e7.webp 1x" title="JURIS - Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia" alt="JURIS - Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-48ab3.webp" title="JURIS - Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-48ab3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-48ab3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-48ab3.webp 1x" title="JURIS - Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia" alt="JURIS - Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34956-kesehatan-komunitas-status-gangguan-pend" title="JURIS - Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia" target="_blank">Self-Perceived Health-Related Factors in Deaf Community in East Java, Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi anggota komunitas tuli mengenai akses dan kualitas layanan kesehatan yang mereka terima. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hambatan dan kebutuhan mereka. Kedua, studi intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan komunikasi kesehatan pada anggota komunitas tuli perlu dikembangkan dan dievaluasi. Intervensi ini dapat melibatkan penggunaan bahasa isyarat, materi visual, dan pendekatan yang berpusat pada komunitas. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan dalam status kesehatan dan penggunaan layanan kesehatan pada anggota komunitas tuli dari waktu ke waktu. Penelitian ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan protektif yang terkait dengan kesehatan mereka, serta mengevaluasi efektivitas intervensi yang diterapkan. Dengan melakukan penelitian-penelitian ini, kita dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan komunitas tuli di Indonesia..
<br>Meskipun persepsi kesehatan diri yang tinggi dilaporkan oleh sebagian besar anggota Komunitas Tuli, kondisi kesehatan anggota secara keseluruhan masih perlu mendapat perhatian.Hal ini disebabkan oleh tingginya tingkat rawat inap dan kurangnya penilaian kesehatan yang objektif.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tingginya tingkat rawat inap dan mengembangkan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan komunitas tuli
<br>Latar belakang: Masih belum banyak yang diketahui tentang persepsi kesehatan dirinya para anggota Komunitas Tuli di Indonesia meskipun komunitas dan organisasi sosial terkait disabilitas ini berkembang pesat. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat kesehatan yang dinilai oleh diri sendiri pada Komunitas Tuli di Jawa Timur, Indonesia. Metode: Survei dilakukan pada 102 anggota komunitas Tuli. Status kesehatan yang dinilai dipersepsikan dinilai menggunakan pertanyaan:AyDalam skala 1 sampai 10, berapa angka yang akan Anda berikan untuk menilai kesehatan anda?Ay. Setelah dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-f920a.webp" type="image/webp" length="92974" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-f920a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-bd0e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/kesehatan-komunitas-status-gangguan-pendengaran-fa-thumb-48ab3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1726-orli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16404-oto-rhino-laryngologica-indonesiana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34955-otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralatera" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-34955-otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralatera" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-06:a926e65ab56429a2858031584cd21d2c</id>
	<published>2026-04-06T17:45:57+07:00</published>
	<updated>2026-04-06T17:45:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="hirowati ali" label="hirowati ali" />
	<category term="krisna murti" label="krisna murti" />
	<category term="case report" label="case report" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,case,hirowati,krisna,murti,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi diameter tuba Eustachius, sudut tubo-tympanik, serta panjang bagian tulang dan rawan antara telinga dengan OMSK dan telinga kontralateral, karena faktor-faktor anatomi ini mungkin turut berperan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi diameter tuba Eustachius, sudut tubo-tympanik, serta panjang bagian tulang dan rawan antara telinga dengan OMSK dan telinga kontralateral, karena faktor-faktor anatomi ini mungkin turut berperan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5e6ca.webp" title="JURIS - Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5e6ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5e6ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5e6ca.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral" alt="JURIS - Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5391b.webp" title="JURIS - Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5391b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5391b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5391b.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral" alt="JURIS - Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-73dbb.webp" title="JURIS - Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-73dbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-73dbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-73dbb.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral" alt="JURIS - Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34955-otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralatera" title="JURIS - Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral" target="_blank">Perbandingan Sudut Dan Panjang Tuba Eustachius Pada Otitis Media Supuratif Kronis Dan Telinga Kontralateral</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi diameter tuba Eustachius, sudut tubo-tympanik, serta panjang bagian tulang dan rawan antara telinga dengan OMSK dan telinga kontralateral, karena faktor-faktor anatomi ini mungkin turut berperan dalam disfungsi tuba. Kedua, penting untuk mengkaji hubungan antara karakteristik anatomi tuba Eustachius (seperti sudut dan panjang) dengan fungsi tuba Eustachius secara langsung, misalnya melalui pemeriksaan fungsi tuba (Eustachian tube function test) pada kedua telinga pasien, agar dapat dipahami bagaimana struktur anatomi memengaruhi fungsi. Ketiga, disarankan untuk melakukan studi dengan jumlah sampel yang lebih besar dan desain longitudinal guna mengeksplorasi apakah kelainan anatomi tuba Eustachius dapat menjadi faktor prediktif terhadap perkembangan OMSK atau keparahan penyakit, serta menilai dinamika perubahan struktur tuba seiring waktu dan pengaruhnya terhadap hasil klinis..
<br>Sudut tuba Eustachius pada telinga yang mengalami OMSK lebih kecil (lebih horizontal) dibandingkan dengan telinga kontralateral.Panjang tuba Eustachius pada telinga OMSK juga lebih pendek daripada telinga kontralateral.Perbedaan ini secara statistik bermakna (p<0,05), menunjukkan hubungan antara karakteristik anatomi tuba Eustachius dengan terjadinya OMSK
<br>Latar belakang: Otitis media supuratif kronis (OMSK) saat ini masih menjadi masalah besar kesehatan masyarakat, terutama di negara-negara berkembang. Disfungsi tuba Eustachius adalah salah satu faktor yang berpengaruh dalam terjadinya OMSK. Patogenesis terjadinya otitis media akut dan kronis diawali oleh tekanan negatif di telinga tengah. Salah satu teori terjadinya OMSK adalah teori continuum. Tuba Eustachius sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya OMSK, sudah terbukti dari hasil berbagai penelitian yang membandingkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5e6ca.webp" type="image/webp" length="103506" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5e6ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-5391b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/otitis-supuratif-kronis-telinga-kontralateral-tuba-thumb-73dbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1726-orli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16404-oto-rhino-laryngologica-indonesiana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 06 Apr 2026 19:37:31 +0700. 24 items. Served in: 3.227 seconds [atom] -->
