<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-09-09T06:20:30+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65050-pembelajaran-matematika-kecemasan-kriti" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65050-pembelajaran-matematika-kecemasan-kriti" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:dccc483d01408e02aef7f3164dd68ba8</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="eka zuliana" label="eka zuliana" />
	<category term="abdul mujib" label="abdul mujib" />
	<category term="izwita dewi" label="izwita dewi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,dewi,eka,izwita,mujib,zuliana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh metode pembelajaran berbasis teknologi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan berbagai tingkat kecemasan matematis. 2. Perlu dilakukan studi komparatif antara siswa yang memiliki kecemasan matematis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh metode pembelajaran berbasis teknologi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan berbagai tingkat kecemasan matematis. 2. Perlu dilakukan studi komparatif antara siswa yang memiliki kecemasan matematis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-9ed29.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-9ed29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-9ed29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-9ed29.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-be8e0.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-be8e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-be8e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-be8e0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-4040d.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-4040d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-4040d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-4040d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65050-pembelajaran-matematika-kecemasan-kriti" title="JURIS - Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis" target="_blank">Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Ditinjau dari Kecemasan Matematis</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh metode pembelajaran berbasis teknologi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan berbagai tingkat kecemasan matematis. 2. Perlu dilakukan studi komparatif antara siswa yang memiliki kecemasan matematis tinggi dengan siswa yang memiliki kecemasan rendah dalam konteks pembelajaran matematika berbasis masalah. 3. Penelitian dapat mengembangkan intervensi psikologis atau strategi pengelolaan kecemasan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal fungsi..
<br>Siswa dengan kecemasan matematis rendah menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dibandingkan siswa dengan kecemasan sedang dan tinggi.Siswa dengan kecemasan sedang mampu memenuhi tiga indikator berpikir kritis, sementara siswa dengan kecemasan tinggi hanya mampu memenuhi dua indikator.Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan matematis secara signifikan memengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa dalam konteks pembelajaran matematika
<br>Keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk digunakan saat belajar matematika. Keterampilan ini membantu siswa untuk berpikir dengan cara yang jelas dan mudah diikuti. Banyak penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti merasa cemas terhadap matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan seberapa baik siswa dapat berpikir kritis saat mengerjakan masalah matematika yang melibatkan fungsi, dan juga memperhitungkan seberapa cemas perasaan siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini melibatkan siswa kelas 11 dari MA Manbaul Ulum Mojopuro yang terdiri dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-4040d.webp" type="image/webp" length="95538" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-9ed29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-be8e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/pembelajaran-matematika-kecemasan-kritis-siswa-mad-thumb-4040d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2475-anargya-jurnal-ilmiah-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025 2026 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025 2026 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025 2026 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65049-narasi-sosial-positif-konteks-modern-realit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65049-narasi-sosial-positif-konteks-modern-realit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:a4b099dd4164d4e73f5017d937d8d591</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="ida nuraeni" label="ida nuraeni" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,ida,nuraeni,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Melakukan studi komparatif antara tindak tutur ekspresif dalam kolom komentar Instagram dengan platform media sosial lainnya, seperti Twitter atau Facebook, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Melakukan studi komparatif antara tindak tutur ekspresif dalam kolom komentar Instagram dengan platform media sosial lainnya, seperti Twitter atau Facebook, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1a7c8.webp" title="JURIS - TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1a7c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1a7c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1a7c8.webp 1x" title="JURIS - TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026" alt="JURIS - TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-cd2ce.webp" title="JURIS - TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-cd2ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-cd2ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-cd2ce.webp 1x" title="JURIS - TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026" alt="JURIS - TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1da26.webp" title="JURIS - TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1da26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1da26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1da26.webp 1x" title="JURIS - TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026" alt="JURIS - TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65049-narasi-sosial-positif-konteks-modern-realit" title="JURIS - TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026" target="_blank">TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @PKUCITY TERKAIT KASUS ABDUL WAHID 2025/2026</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Melakukan studi komparatif antara tindak tutur ekspresif dalam kolom komentar Instagram dengan platform media sosial lainnya, seperti Twitter atau Facebook, untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam penggunaan bahasa ekspresif di berbagai platform.2. Menganalisis lebih lanjut dampak tindak tutur ekspresif dalam kolom komentar Instagram terhadap opini publik dan pembentukan narasi sosial. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana ekspresi negatif, seperti mengecam dan mengkritik, mempengaruhi persepsi publik terhadap isu-isu sosial dan politik.3. Menjelajahi peran emosi dalam tindak tutur ekspresif dan bagaimana emosi tersebut mempengaruhi makna dan interpretasi pesan yang disampaikan. Penelitian ini dapat mengkaji penggunaan strategi seperti ironi dan sarkasme dalam konteks media sosial dan dampaknya terhadap komunikasi dan interaksi online.Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika komunikasi dan ekspresi emosional dalam lingkungan digital, serta kontribusi bahasa dalam membentuk opini publik dan narasi sosial di era media sosial..
<br>Berdasarkan analisis 149 data komentar, bentuk tindak tutur ekspresif yang paling dominan adalah mengecam (56 data), diikuti mengkritik (40 data), mengeluh (20 data), sedih (17 data), menyalahkan (10 data), memuji (2 data), dan mengucapkan selamat (2 data).Sementara itu, bentuk tindak tutur ekspresif mengucapkan terima kasih, memberi maaf, dan belasungkawa tidak ditemukan dalam data penelitian.Dominasi bentuk mengecam dan mengkritik menunjukkan bahwa pengguna media sosial terutama memanfaatkan kolom komentar untuk mengekspresikan evaluasi negatif, ketidakpuasan, dan respons emosional terhadap isu yang dibahas.Temuan ini mengindikasikan bahwa media sosial berfungsi sebagai platform terbuka bagi masyarakat untuk bebas berkomunikasi dan menyampaikan pendapat, terutama mengenai isu-isu sosial dan politik.Frekuensi yang relatif tinggi dari bentuk mengeluh dan sedih juga menunjukkan bahwa pengguna tidak hanya mengkritik tetapi juga mengekspresikan kekecewaan, keprihatinan, dan ketidakpuasan terhadap situasi tertentu.Sebaliknya, bentuk menyalahkan mencerminkan kecenderungan untuk menanggungkan tanggung jawab kepada individu atau kelompok tertentu.Meskipun bentuk memuji dan mengucapkan selamat ditemukan, kehadirannya yang terbatas menunjukkan bahwa ekspresi positif ada tetapi tidak mendominasi diskusi.Secara teoritis, penelitian ini memperkuat relevansi teori pragmatik, khususnya teori tindak tutur ekspresif, dalam memahami komunikasi di lingkungan digital.Temuan menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif tetap signifikan dalam interaksi online, di mana bahasa seringkali spontan, emosional, dan tergantung pada konteks.Selain itu, penelitian ini mengungkapkan bahwa beberapa tindak tutur ekspresif dapat mengalami pergeseran makna, seperti ekspresi selamat yang digunakan secara sarkastis untuk menyampaikan kritik.Secara praktis, temuan penelitian memberikan wawasan bagi pendidik, peneliti, dan pembuat kebijakan dalam memahami persepsi publik dan penggunaan bahasa di media sosial.Hasil penelitian dapat berkontribusi pada pengembangan program literasi digital dengan mendorong pengguna untuk berkomunikasi secara lebih kritis dan bertanggung jawab di ruang online.Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pembelajaran bahasa dengan menyediakan contoh autentik penggunaan bahasa dalam komunikasi digital kontemporer.Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya memahami hubungan antara bahasa, emosi, dan konteks sosial dalam komunikasi digital.Temuan menunjukkan bahwa media sosial berfungsi tidak hanya sebagai media pertukaran informasi tetapi juga sebagai ruang untuk evaluasi publik dan ekspresi emosional.Dampak penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap studi pragmatik dan penelitian komunikasi digital, khususnya dengan memberikan bukti empiris tentang bagaimana tindak tutur ekspresif mencerminkan sikap publik dan realitas sosial dalam interaksi online.Keunikan penelitian ini terletak pada pengungkapannya bahwa tindak tutur ekspresif di media sosial tidak hanya mewakili emosi tetapi juga dapat menyampaikan makna tersirat melalui strategi seperti ironi dan sarkasme
<br>Penelitian ini mengkaji tindak tutur ekspresif yang digunakan warganet dalam kolom komentar Instagram @pkucity terkait kasus Abdul Wahid. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana untuk menyampaikan pendapat, perasaan, dan respons terhadap berbagai isu sosial. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam komentar warganet. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data penelitian berupa komentar tertulis pada unggahan Instagram @pkucity yang berkaitan dengan kasus Abdul Wahid dan memperoleh banyak interaksi. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, baca, dan catat. Analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1a7c8.webp" type="image/webp" length="103972" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1a7c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-cd2ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/narasi-sosial-positif-konteks-modern-realitas-pesa-thumb-1da26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2474-kredo-jurnal-ilmiah-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District Pidie Jaya Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District Pidie Jaya Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District Pidie Jaya Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65048-aspek-penamaan-kecamatan-bandar-toponimi-gampo" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65048-aspek-penamaan-kecamatan-bandar-toponimi-gampo" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:3d4f7e26c9939b4df5603177aa61034b</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="voice author" label="voice author" />
	<category term="andi adam 78" label="andi adam 78" />
	<category term="siti marmoah" label="siti marmoah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[78,adam,andi,author,marmoah,siti,voice]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggabungkan teknologi peta digital untuk memvisualisasikan hubungan antara aspek penamaan dan lingkungan geografis di Bandar Dua, sehingga memudahkan pemahaman masyarakat. Selain itu, studi perbandingan antara toponimi di Bandar ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggabungkan teknologi peta digital untuk memvisualisasikan hubungan antara aspek penamaan dan lingkungan geografis di Bandar Dua, sehingga memudahkan pemahaman masyarakat. Selain itu, studi perbandingan antara toponimi di Bandar ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp 1x" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" alt="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-5b1a9.webp" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-5b1a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-5b1a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-5b1a9.webp 1x" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" alt="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-bc42f.webp" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-bc42f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-bc42f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-bc42f.webp 1x" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" alt="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65048-aspek-penamaan-kecamatan-bandar-toponimi-gampo" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" target="_blank">Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency</a>: Penelitian lanjutan dapat menggabungkan teknologi peta digital untuk memvisualisasikan hubungan antara aspek penamaan dan lingkungan geografis di Bandar Dua, sehingga memudahkan pemahaman masyarakat. Selain itu, studi perbandingan antara toponimi di Bandar Dua dengan wilayah lain di Aceh bisa dilakukan untuk mengidentifikasi pola penamaan yang unik atau universal. Terakhir, penelitian tentang dampak perubahan lingkungan terhadap pergeseran makna nama tempat bisa menjadi arah baru, terutama mengingat adanya perubahan iklim dan aktivitas manusia yang memengaruhi ekosistem lokal..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa toponimi nama gampong di Bandar Dua secara sistematis dibentuk oleh tiga aspek penamaan utama.aspek perwujudan, aspek sosial, dan aspek kebudayaan.Temuan menunjukkan bahwa aspek perwujudan paling dominan, diikuti oleh aspek sosial, sedangkan aspek kebudayaan paling jarang ditemukan.Hal ini menunjukkan bahwa kondisi lingkungan alami menjadi referensi utama dalam penamaan gampong, mencerminkan orientasi ekologis kuat masyarakat setempat.Sementara itu, aktivitas sosial seperti pertanian, perdagangan, dan interaksi keagamaan juga berperan signifikan dalam membentuk nama tempat, sementara keyakinan budaya berkontribusi secara simbolis terhadap identitas lokal.Secara keseluruhan, nama gampong tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga merepresentasikan hubungan antara bahasa, lingkungan, dan masyarakat, serta menjadi tempat penyimpanan pengalaman sejarah dan pengetahuan lokal
<br>Nama tempat tidak hanya berfungsi sebagai penanda, tetapi juga merepresentasikan identitas, sejarah, dan nilai budaya masyarakat. Dalam kajian toponimi, nama gampong mencerminkan hubungan antara manusia, lingkungan, dan sistem sosial budaya. Namun, pemahaman masyarakat terhadap asal-usul nama tempat cenderung menurun dan sebagian besar hanya diwariskan secara lisan, sehingga berpotensi hilangnya memori kolektif. Di Bandar Dua, yang terdiri atas 45 gampong, penamaan wilayah tidak dilakukan secara acak, melainkan berkaitan dengan kondisi geografis, aktivitas sosial, dan nilai budaya. Namun,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp" type="image/webp" length="97116" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-5b1a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-bc42f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2474-kredo-jurnal-ilmiah-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65047-dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65047-dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:1260b9948ef0259273d57d55a8c73e22</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="eka zuliana" label="eka zuliana" />
	<category term="abdul mujib" label="abdul mujib" />
	<category term="izwita dewi" label="izwita dewi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,dewi,eka,izwita,mujib,zuliana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh literasi AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif di bidang lain selain matematika. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas alat bantu AI dalam meningkatkan keterlibatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh literasi AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif di bidang lain selain matematika. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas alat bantu AI dalam meningkatkan keterlibatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" alt="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-b6d2f.webp" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-b6d2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-b6d2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-b6d2f.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" alt="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-4b1b4.webp" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-4b1b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-4b1b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-4b1b4.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" alt="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65047-dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komu" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" target="_blank">Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh literasi AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif di bidang lain selain matematika. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas alat bantu AI dalam meningkatkan keterlibatan belajar mahasiswa melalui pendekatan personalisasi. 3. Penelitian dapat mengembangkan model pembelajaran berbasis AI yang mengintegrasikan aspek etika dan tanggung jawab penggunaan teknologi dalam konteks pendidikan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa literasi Artificial Intelligence (AI) memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa.Tingkat hubungan yang tergolong sangat kuat serta besarnya kontribusi yang mencapai 73,7% menunjukkan bahwa literasi AI berperan penting dalam mendukung kemampuan tersebut.Dengan demikian, semakin baik literasi AI yang dimiliki mahasiswa, maka semakin baik pula kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah matematis
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat literasi Artificial Intelligence mahasiswa, menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis, serta mengidentifikasi hubungan dan kontribusi literasi Artificial Intelligence terhadap kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Subjek penelitian terdiri atas 50 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Pengumpulan data dilakukan melalui angket literasi AI dan tes pemecahan masalah matematis. Analisis data dilakukan dengan penerapan uji normalitas dan linearitas, analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp" type="image/webp" length="77894" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-b6d2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-4b1b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2475-anargya-jurnal-ilmiah-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Imagery in Casas Novel Yuanfen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Imagery in Casas Novel Yuanfen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Imagery in Casas Novel Yuanfen ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65046-stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65046-stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:050af2ce1535bf6a904dc49a8186e669</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="ida nuraeni" label="ida nuraeni" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,ida,nuraeni,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis efek psikologis dari penggunaan imagery dalam novel *Yuanfen* terhadap pembaca. Penelitian ini ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis efek psikologis dari penggunaan imagery dalam novel *Yuanfen* terhadap pembaca. Penelitian ini ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" alt="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" alt="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-f4101.webp" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-f4101.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-f4101.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-f4101.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" alt="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65046-stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" target="_blank">An Analysis of Imagery in Casa's Novel *Yuanfen*</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis efek psikologis dari penggunaan imagery dalam novel *Yuanfen* terhadap pembaca. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana imagery mempengaruhi pengalaman membaca, emosi, dan imajinasi pembaca. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan penggunaan imagery dalam novel *Yuanfen* dengan novel-novel lain karya Casa atau penulis Indonesia lainnya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam penggunaan imagery dan bagaimana hal itu mempengaruhi gaya penulisan dan pengalaman estetika pembaca. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis aspek-aspek lain dalam novel *Yuanfen*, seperti karakterisasi, konflik, atau tema, dan bagaimana imagery berkontribusi dalam membangun dan memperkuat aspek-aspek tersebut. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran imagery dalam novel *Yuanfen* dan kontribusinya terhadap keseluruhan karya sastra..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa novel *Yuanfen* karya Casa memanfaatkan imagery sebagai unsur stilistik yang berperan penting dalam membentuk pengalaman estetika pembaca.Berdasarkan teori imagery Pradopo, terdapat enam jenis imagery, yaitu visual, auditory, kinesthetic, tactile, gustatory, dan olfactory imagery.Kehadiran berbagai jenis imagery ini menunjukkan bahwa bahasa dalam novel berfungsi tidak hanya sebagai alat untuk menyampaikan cerita, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan imajinasi dan pengalaman sensorik pembaca.Dari perspektif stilistik, penggunaan imagery merupakan salah satu bentuk kreativitas penulis dalam memanipulasi bahasa.Penelitian ini menunjukkan bahwa Casa menggunakan imagery sebagai strategi linguistik untuk menciptakan suasana, memperjelas peristiwa, dan memperkuat karakterisasi.Melalui imagery, pembaca tidak hanya memahami peristiwa yang disampaikan, tetapi juga memperoleh pengalaman imajinatif yang membuat cerita terasa lebih hidup dan nyata.Penelitian ini memperkuat pandangan Pradopo bahwa imagery merupakan sarana untuk menyajikan penggambaran imajinatif yang mampu menghidupkan objek, peristiwa, dan suasana dalam karya sastra.Melalui penggunaan berbagai jenis imagery, Casa berhasil menciptakan narasi yang tidak hanya dapat dipahami secara intelektual, tetapi juga dapat dirasakan secara sensorik dan emosional oleh pembaca.Sehingga, imagery menjadi salah satu unsur stilistik yang berkontribusi signifikan terhadap kualitas estetika novel *Yuanfen*
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk imagery yang terdapat dalam novel *Yuanfen* karya Casa berdasarkan teori imagery Pradopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data penelitian berupa kata, frase, kalimat, dan dialog dalam novel yang mengandung unsur imagery. Data dikumpulkan melalui teknik membaca dan mencatat, kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi jenis imagery, dan interpretasi makna dalam konteks cerita. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 90 kejadian imagery dalam novel *Yuanfen*, terdiri dari enam jenis: visual imagery, auditory imagery, kinesthetic imagery, tactile imagery, gustatory imagery, dan olfactory imagery. Kinesthetic imagery menjadi jenis yang paling dominan, diikuti oleh visual dan auditory...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp" type="image/webp" length="74910" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-f4101.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2474-kredo-jurnal-ilmiah-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65045-pesan-moral-religius-nilai-novel-karya" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65045-pesan-moral-religius-nilai-novel-karya" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:aedf911db852b222d0160321489fe28c</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="ida nuraeni" label="ida nuraeni" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,ida,nuraeni,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji nilai moral dalam novel lain karya Tere Liye dengan pendekatan teori Bertens untuk membandingkan konsistensi pesan moral. Selain itu, studi tentang dampak bacaan novel ini terhadap perkembangan karakter siswa di sekolah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji nilai moral dalam novel lain karya Tere Liye dengan pendekatan teori Bertens untuk membandingkan konsistensi pesan moral. Selain itu, studi tentang dampak bacaan novel ini terhadap perkembangan karakter siswa di sekolah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" alt="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" alt="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-788a1.webp" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-788a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-788a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-788a1.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" alt="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65045-pesan-moral-religius-nilai-novel-karya" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" target="_blank">An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji nilai moral dalam novel lain karya Tere Liye dengan pendekatan teori Bertens untuk membandingkan konsistensi pesan moral. Selain itu, studi tentang dampak bacaan novel ini terhadap perkembangan karakter siswa di sekolah dapat dilakukan sebagai arah penelitian baru. Terakhir, penelitian dapat menggabungkan teori etika lain untuk memperkaya analisis nilai moral dalam karya sastra Indonesia..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa nilai moral dalam novel Tanah Para Bandit didominasi oleh aspek tanggung jawab, diikuti oleh hati nurani dan kewajiban.Nilai tanggung jawab terlihat dari sikap tokoh dalam menjalankan amanah dan bertanggung jawab atas keputusan mereka.Nilai hati nurani muncul melalui perjuangan batin dan empati tokoh terhadap penderitaan orang lain.Nilai kewajiban ditunjukkan melalui komitmen tokoh dalam menjalankan tugas dan memperjuangkan keadilan.Novel ini tidak hanya menawarkan cerita menarik tetapi juga menyimpan pesan moral yang relevan untuk pendidikan karakter
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye berdasarkan teori Bertens yang meliputi tanggung jawab, hati nurani, dan kewajiban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berupa novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Sabak Grip pada tahun 2023. Data penelitian berupa kutipan narasi maupun dialog yang mengandung nilai moral sesuai dengan fokus penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data dilakukan melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 33 data nilai moral yang terdiri atas 13 data tanggung jawab, 11 data hati nurani,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp" type="image/webp" length="94272" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-788a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2474-kredo-jurnal-ilmiah-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65044-hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-e" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65044-hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-e" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:9ef054a266929c31d133a107a7c5f884</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="ida nuraeni" label="ida nuraeni" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,ida,nuraeni,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan Canva dalam konteks pembelajaran teks prosedur di tingkat pendidikan lain, seperti SMA atau SMK, untuk melihat efektivitasnya pada usia yang lebih tua. Selain itu, penelitian bisa menggabungkan Canva ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan Canva dalam konteks pembelajaran teks prosedur di tingkat pendidikan lain, seperti SMA atau SMK, untuk melihat efektivitasnya pada usia yang lebih tua. Selain itu, penelitian bisa menggabungkan Canva ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-6153a.webp" title="JURIS - Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-6153a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-6153a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-6153a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in" alt="JURIS - Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-36b51.webp" title="JURIS - Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-36b51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-36b51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-36b51.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in" alt="JURIS - Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-4a141.webp" title="JURIS - Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-4a141.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-4a141.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-4a141.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in" alt="JURIS - Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65044-hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-e" title="JURIS - Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in" target="_blank">Pengaruh Media Interaktif Canva Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pahlawan Nasional: The Effect of Interactive Canva Media on StudentsAo Procedural Text Writing Skills in</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan Canva dalam konteks pembelajaran teks prosedur di tingkat pendidikan lain, seperti SMA atau SMK, untuk melihat efektivitasnya pada usia yang lebih tua. Selain itu, penelitian bisa menggabungkan Canva dengan teknologi lain, seperti AI atau augmented reality, untuk meningkatkan interaktivitas dan kreativitas siswa dalam menulis. Terakhir, studi lebih lanjut dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan Canva terhadap kemampuan menulis siswa, termasuk apakah efeknya bertahan setelah pembelajaran selesai. Ketiga saran ini membuka peluang untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan teknologi saat ini..
<br>Berdasarkan temuan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media interaktif Canva memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Pahlawan Nasional.Rata-rata skor kelas eksperimen meningkat dari 45,00 menjadi 60,33, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 47,00 menjadi 54,13.Uji paired samples t-test menunjukkan peningkatan signifikan (p < 0,001) pada kedua kelompok, dengan peningkatan lebih besar pada kelas eksperimen.Temuan ini menunjukkan bahwa media interaktif Canva efektif meningkatkan hasil belajar menulis teks prosedur.Implikasinya, Canva dapat menjadi alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia yang visual, interaktif, dan mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran menulis
<br>Keterampilan menulis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama rendahnya antusiasme dan kemampuan siswa dalam mengembangkan gagasan secara sistematis. Pembelajaran yang kurang menarik dan terbatasnya penggunaan media interaktif dapat berdampak pada kesulitan siswa dalam memahami struktur, menyusun langkah-langkah, serta menghasilkan teks prosedur yang runtut dan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media interaktif Canva terhadap hasil belajar menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Pahlawan Nasional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest control group design. Sampel terdiri atas kelas VII A sebagai kelompok eksperimen dan VII B sebagai kelompok kontrol, dengan jumlah keseluruhan 60 siswa yang dipilih melalui simple random sampling....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-4a141.webp" type="image/webp" length="123084" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-6153a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-36b51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/hasil-belajar-aqidah-akhlak-metode-eksperimen-pene-thumb-4a141.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2474-kredo-jurnal-ilmiah-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65043-teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65043-teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:91b2fc6952272ad3722d3f460223bc60</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="ida nuraeni" label="ida nuraeni" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,ida,nuraeni,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh bahasa daerah terhadap kesalahan sintaktis di daerah lain dengan pendekatan kuantitatif untuk membandingkan frekuensi kesalahan. Selanjutnya, dapat dikembangkan bahan ajar berbasis sintaksis yang interaktif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh bahasa daerah terhadap kesalahan sintaktis di daerah lain dengan pendekatan kuantitatif untuk membandingkan frekuensi kesalahan. Selanjutnya, dapat dikembangkan bahan ajar berbasis sintaksis yang interaktif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" alt="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" alt="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18f09.webp" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18f09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18f09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18f09.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" alt="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65043-teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" target="_blank">Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh bahasa daerah terhadap kesalahan sintaktis di daerah lain dengan pendekatan kuantitatif untuk membandingkan frekuensi kesalahan. Selanjutnya, dapat dikembangkan bahan ajar berbasis sintaksis yang interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang struktur kalimat. Terakhir, penelitian bisa mengkaji efektivitas metode pembelajaran berbasis teknologi dalam mengurangi kesalahan sintaktis melalui simulasi penulisan teks deskripsi..
<br>Berdasarkan hasil analisis teks deskripsi yang ditulis oleh siswa kelas VIII B SMP Negeri 6 Bolano Lambunu, disimpulkan bahwa masih ditemukan 37 kesalahan sintaktis, kesalahan tersebut meliputi frasa, klausa, dan kalimat.Kesalahan frasa dalam teks deskripsi siswa kelas VIII B terbanyak ditemukan pada pengaruh bahasa daerah, yaitu sebanyak 7 kesalahan 19%, kemudian preposisi yang tidak tepat sebanyak 5 kesalahan dengan persentase 14%, unsur yang berlebihan sebanyak 5 kesalahan dengan persentase 14%, penjamakan yang ganda sebanyak 5 kesalahan dengan persentase 14%, dan pengaruh bentuk superlatif yang berlebihan sebanyak 1 kesalahan dengan persentase 3%.Kesalahan klausa lebih sedikit ditemukan, yaitu klausa yang tidak memiliki subjek sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%.Sementara itu, kesalahan kalimat terbanyak dapat ditemukan pada penggunaan konjungsi yang berlebihan sebanyak 4 kesalahan dengan persentase 11%, kemudian kalimat tidak berpredikat sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%, kalimat tidak logis sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%, penghilangan konjungsi sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%, kalimat tidak bersubjek 1 kesalahan dengan persentase 3%, dan penggunaan kata tanya yang tidak perlu sebanyak 1 kesalahan dengan persentase 3%.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesalahan sintaksis siswa masih dipengaruhi oleh penggunaan bahasa daerah dan keterbatasan pemahaman terhadap kaidah bahasa Indonesia.Kondisi tersebut menyebabkan siswa belum mampu menyusun frasa, klausa, dan kalimat secara efektif sesuai dengan kaidah kebahasaan.Oleh karena itu, implikasi penelitian ini perlu adanya penguatan pembelajaran menulis yang berfokus pada penerapan kaidah sintaksis.Hasil penelitian dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa menyusun frasa, klausa, dan kalimat sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia
<br>Kesalahan berbahasa pada tataran sintaktis ditemukan dalam tulisan siswa, khususnya pada teks deskripsi. Hal ini menunjukkan bahwa siswa belum sepenuhnya memahami kaidah kebahasaan dalam menyusun frasa, klausa, dan kalimat. Oleh sebab itu, analisis kesalahan sintaktis penting dilakukan untuk mengidentifikasi bentuk dan frekuensi kesalahan sebagai dasar perbaikan pembelajaran menulis. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan frekuensi kesalahan sintaktis dalam menulis teks deskripsi siswa SMP Negeri 6 Bolano Lambunu. Penelitian menggunakan metode campuran, yaitu kualitatif untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp" type="image/webp" length="83026" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18f09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2474-kredo-jurnal-ilmiah-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hope Based Intervention for Career Adaptability Among Final Year Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hope Based Intervention for Career Adaptability Among Final Year Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hope Based Intervention for Career Adaptability Among Final Year Students ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65042-suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65042-suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:c4a99f0796b9ac83c10e7d54905c7a64</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="yulia ayriza" label="yulia ayriza" />
	<category term="web counter" label="web counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ayriza,counter,flag,web,yulia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi harapan yang lebih pendek dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi transisi kerja. 2. Studi ini dapat dikembangkan untuk mengevaluasi dampak intervensi harapan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi harapan yang lebih pendek dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi transisi kerja. 2. Studi ini dapat dikembangkan untuk mengevaluasi dampak intervensi harapan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-172a8.webp" title="JURIS - Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-172a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-172a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-172a8.webp 1x" title="JURIS - Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students" alt="JURIS - Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-daf32.webp" title="JURIS - Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-daf32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-daf32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-daf32.webp 1x" title="JURIS - Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students" alt="JURIS - Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-f5a20.webp" title="JURIS - Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-f5a20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-f5a20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-f5a20.webp 1x" title="JURIS - Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students" alt="JURIS - Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65042-suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi" title="JURIS - Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students" target="_blank">Hope-Based Intervention for Career Adaptability Among Final-Year Students</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi harapan yang lebih pendek dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi transisi kerja. 2. Studi ini dapat dikembangkan untuk mengevaluasi dampak intervensi harapan pada kelompok mahasiswa dengan latar belakang sosial-ekonomi berbeda di kota-kota besar seperti Yogyakarta. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme jangka panjang intervensi harapan dalam membangun ketahanan psikologis dan kesiapan karier mahasiswa setelah lulus..
<br>Intervensi berbasis harapan efektif meningkatkan adaptabilitas karier mahasiswa tingkat akhir.Peningkatan ini terlihat dari peningkatan skor adaptabilitas karier pada kelompok eksperimen dan perbedaan signifikan dibandingkan kelompok kontrol.Intervensi ini membuka potensi pengembangan layanan psikologis berbasis harapan dalam pendidikan tinggi untuk memperkuat kesiapan karier mahasiswa
<br>Mahasiswa tingkat akhir berada pada fase transisi menuju dunia kerja yang ditandai oleh tuntutan akademik dan ketidakpastian karier, sehingga memerlukan kemampuan adaptabilitas karier yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas intervensi hope dalam meningkatkan career adaptability pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan non-equivalent control group pretestAeposttest design. Populasi penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir, dengan sampel sebanyak 12 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Partisipan dibagi ke dalam kelompok eksperimen (n = 6) dan kelompok kontrol (n = 6). Kelompok eksperimen diberikan intervensi hope,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-172a8.webp" type="image/webp" length="113488" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-172a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-daf32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/suara-kelompok-mahasiswa-eksperimen-desain-quasi-s-thumb-f5a20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2472-jurnal-psikologi-perseptual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Tinjauan Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Tinjauan Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Tinjauan Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65041-pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65041-pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:145f86f4dbb2889187c10c48f01987d4</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="yulia ayriza" label="yulia ayriza" />
	<category term="web counter" label="web counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ayriza,counter,flag,web,yulia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa hal. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas model pengasuhan modern, seperti digital parenting dan mindful parenting, dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa hal. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas model pengasuhan modern, seperti digital parenting dan mindful parenting, dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-6280d.webp" title="JURIS - Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-6280d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-6280d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-6280d.webp 1x" title="JURIS - Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-55eac.webp" title="JURIS - Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-55eac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-55eac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-55eac.webp 1x" title="JURIS - Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-9feb2.webp" title="JURIS - Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-9feb2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-9feb2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-9feb2.webp 1x" title="JURIS - Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65041-pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan" title="JURIS - Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur" target="_blank">Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Literatur</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa hal. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas model pengasuhan modern, seperti digital parenting dan mindful parenting, dalam mengurangi prokrastinasi. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana gaya pengasuhan kontemporer berinteraksi dengan prokrastinasi dalam konteks budaya yang beragam, sehingga dapat memberikan strategi yang lebih komprehensif untuk mengatasi prokrastinasi di masa modern. Ketiga, penting untuk menafsirkan ulang pola asuh di Indonesia secara adaptif terhadap dinamika era digital, dengan mempertimbangkan pendekatan modern seperti pola asuh positif, pola asuh digital, pola asuh lembut, dan pola asuh penuh perhatian..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa gaya pengasuhan berperan signifikan dalam membentuk kebiasaan prokrastinasi akademik mahasiswa.Temuan utama menunjukkan bahwa pola asuh demokratis secara konsisten mengurangi prokrastinasi karena mendorong kemandirian, komunikasi terbuka, dan pengaturan diri.Sebaliknya, pola asuh permisif memiliki dampak paling kuat terhadap prokrastinasi karena kebebasan yang berlebihan dan kurangnya bimbingan, sementara pola asuh otoriter juga meningkatkan prokrastinasi melalui kontrol ketat dan tekanan psikologis, meskipun pada tingkat yang lebih rendah.Secara keseluruhan, temuan menunjukkan bahwa pendekatan pengasuhan yang seimbang, yang menggabungkan kehangatan, bimbingan, dan tanggung jawab, paling efektif dalam meminimalkan prokrastinasi di kalangan mahasiswa
<br>Tingginya prokrastinasi akademik mahasiswa saat ini menjadi tantangan serius bagi kualitas lulusan dan sistem pendidikan, sehingga evaluasi peran pola asuh sebagai faktor penentu sangat penting dilakukan. Penundaan ini berdampak negatif pada prestasi belajar dan dipengaruhi secara signifikan oleh gaya pengasuhan orang tua. Tinjauan literatur ini bertujuan mengeksplorasi hubungan pola asuh dan prokrastinasi melalui analisis studi tahun 2020-2025. Temuan menunjukkan bahwa pola asuh demokratis mengurangi prokrastinasi melalui dialog terbuka, kemandirian, dan disiplin diri. Sebaliknya, pola asuh permisif dan otoriter memicu peningkatan prokrastinasi akibat lemahnya kontrol diri atau tekanan psikologis. Temuan ini memberikan kontribusi ilmiah mengenai pengaruh spesifik gaya pengasuhan sebagai landasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-9feb2.webp" type="image/webp" length="82724" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-6280d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-55eac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/pola-asuh-positif-gaya-pengasuhan-tua-mahasiswa-pr-thumb-9feb2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2472-jurnal-psikologi-perseptual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Toxic Positivity Di Tempat Kerja Pengembangan Skala Pengukuran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Toxic Positivity Di Tempat Kerja Pengembangan Skala Pengukuran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Toxic Positivity Di Tempat Kerja Pengembangan Skala Pengukuran ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65040-validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65040-validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:d8f6458dfb4139625b90ecfe59277186</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="yulia ayriza" label="yulia ayriza" />
	<category term="web counter" label="web counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ayriza,counter,flag,web,yulia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan skala toxic positivity untuk budaya non-Indonesia dengan mempertimbangkan konteks lokal yang berbeda. Selain itu, penting untuk memperdalam studi tentang perbedaan generasi dalam persepsi toxic positivity, terutama ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan skala toxic positivity untuk budaya non-Indonesia dengan mempertimbangkan konteks lokal yang berbeda. Selain itu, penting untuk memperdalam studi tentang perbedaan generasi dalam persepsi toxic positivity, terutama ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-b4887.webp" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-b4887.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-b4887.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-b4887.webp 1x" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" alt="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp 1x" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" alt="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-4248b.webp" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-4248b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-4248b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-4248b.webp 1x" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" alt="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65040-validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" target="_blank">Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan skala toxic positivity untuk budaya non-Indonesia dengan mempertimbangkan konteks lokal yang berbeda. Selain itu, penting untuk memperdalam studi tentang perbedaan generasi dalam persepsi toxic positivity, terutama dengan melibatkan sampel yang lebih beragam. Terakhir, peneliti juga disarankan untuk menguji validitas konvergen dan diskriminan skala dengan konstruk terkait seperti emotional labor, surface acting, dan burnout agar memperkuat posisi psikometris instrumen ini..
<br>Hasil temuan menunjukkan bahwa skala toxic positivity di tempat kerja sudah memenuhi kekuatan psikometrik dengan struktur unidimensional.Analisis EFA dan CFA menunjukkan tingkat validitas dan reliabilitas yang sangat baik, sementara uji invariansi mengonfirmasi kesetaraan pengukuran lintas gender namun belum sepenuhnya tercapai lintas generasi.Hal ini juga memperkuat pemahaman bahwa toxic positivity merupakan konstruksi psikologis yang dapat diukur secara ilmiah dalam konteks organisasi Indonesia.Secara praktis, dampak dari skala ini dapat membantu organisasi mengidentifikasi dan memitigasi budaya positif semu yang berpotensi menurunkan kesejahteraan karyawan dan mengganggu dinamika kerja
<br>Fenomena toxic positivity semakin menjadi perhatian dalam dunia kerja modern, di mana budaya selalu positif sering menyembunyikan kerentanan emosional pekerja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi skala toxic positivity dalam konteks organisasi di Indonesia. Sebanyak 578 partisipan diikutsertakan dan memenuhi kriteria. Proses pengembangan skala dimulai dengan 25 butir pernyataan yang divalidasi oleh lima ahli psikologi menggunakan Content Validity Ratio (CVR) menghasilkan 22 item yang layak diuji. Analisis faktor eksploratori (EFA) menggunakan JASP menunjukkan satu faktor utama dengan 16 item setelah mengontrol efek negatif wording. Hasil analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp" type="image/webp" length="127002" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-b4887.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-4248b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2472-jurnal-psikologi-perseptual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65039-toxic-masculinity-realitas-masya" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65039-toxic-masculinity-realitas-masya" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:ca2b15e51fd9764bb87e1d08e8d6e448</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="yulia ayriza" label="yulia ayriza" />
	<category term="web counter" label="web counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ayriza,counter,flag,web,yulia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak toxic masculinity pada kesehatan mental laki-laki. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana tekanan batin yang dialami oleh laki-laki ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak toxic masculinity pada kesehatan mental laki-laki. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana tekanan batin yang dialami oleh laki-laki ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-006da.webp" title="JURIS - Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-006da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-006da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-006da.webp 1x" title="JURIS - Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat" alt="JURIS - Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-533b5.webp" title="JURIS - Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-533b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-533b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-533b5.webp 1x" title="JURIS - Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat" alt="JURIS - Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65039-toxic-masculinity-realitas-masya" title="JURIS - Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat" target="_blank">Realitas Toxic Masculinity di Masyarakat</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak toxic masculinity pada kesehatan mental laki-laki. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana tekanan batin yang dialami oleh laki-laki akibat toxic masculinity dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka, dan bagaimana masyarakat dapat membantu mengurangi stigma dan tekanan tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana toxic masculinity mempengaruhi aspek-aspek lain dalam kehidupan sosial, seperti hubungan interpersonal dan interaksi dalam komunitas. Dengan memahami dampak toxic masculinity secara lebih mendalam, kita dapat mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi dampak negatifnya dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan adil bagi semua gender..
<br>Toxic masculinity yang masih beredar dikalangan masyarakat hingga saat ini, sangat sulit untuk dihilangkan karena masih adanya pola pikir statement bahwa seorang pria harus menjadi individu yang kuat, tidak boleh lemah, tidak boleh menangis, dan jika sudah berumah tangga harus bekerja di luar rumah (urusan rumah tangga hanya boleh diurus oleh istri.Pola pikir masyarakat yang terus terbawa dari leluhur-leluhurnya yang mengatakan bahwa laki-laki adalah sosok yang kuat sehingga menimbulkan perspektif bahwa sosok laki-laki adalah sosok yang kuat dan tahan banting, emosi sedih, menangis tidak boleh diekspresikan oleh laki-laki karena perspektif tersebut.Toxic masculinity muncul akibat perspektif masyarakat tersebut, akibatnya laki-laki mengalami tekanan batin karena mereka tidak dapat mengekspresikan emosinya secara leluasa.Segala aspek atau hal yang dikerjakan dalam keseharian akan terganggu ketika seseorang mengalami toxic masculinity dalam bentuk apapun, misal seperti labelling dan umpatan.Umpatan seperti "lemah", "banci", yang mengakibatkan laki-laki mengalami tekanan, karena walaupun mereka manusia yang memiliki rasa dan hati tetapi mereka tidak bisa mengekspresikan emosi sedihnya dengan bebas.Perilaku dari masyarakat yang tidak adil membuat kemungkinan laki-laki mengalami depresi, namun yang paling bahaya adalah seseorang tersebut mengalami gangguan mental, entah itu merasa menjadi orang yang tidak berguna, berusaha menutup diri karena tidak percaya diri, dan yang lainnya.Kehadiran bahwa diri merasa menjadi lebih feminim atau berperilaku seperti perempuan berawal dari label yang dilemparkan oleh masyarakat kepada gender laki-laki, labelling yang dilontarkan oleh masyarakat bahkan sering terjadi sejak kecil.Pola pikir masyarakat seharusnya berubah, karena kita sudah berada di era modern, mindset kuno yang berpikiran bahwa laki-laki tidak boleh menangis, sedih dan sebagainya harus dihilangkan, tidak ada manusia yang ingin diperlakukan tidak adil di dunia ini, baik dari gender perempuan maupun laki-laki.Tidak ada laki-laki yang ingin menjadi sosok yang dipandang sebagai istilah "bencong" oleh orang lain karena Ia mengekspresikan emosi sedihnya, namun masyarakat secara spontan memberikan label tersebut karena hanya melihat suatu hal yang dilakukan oleh laki-laki tidak sesuai dengan prinsip yang orang tersebut pegang
<br>Ketidakadilan gender dimaknai sebagai perbedaan perlakuan masyarakat terhadap salah satu gender dengan gender lainnya, seperti perlakuan masyarakat terhadap gender laki-laki yang dimana perlakuan mereka lebih baik daripada gender perempuan. Laki-laki dianggap sebagai gender yang kuat dan berkuasa sehingga perempuan harus tunduk pada mereka. Perbedaan perlakuan dari masyarakat menyebabkan munculnya toxic masculinity. Toxic masculinity merupakan perlakuan tidak adil pada gender laki-laki. Gender laki-laki yang dianggap sebagai sosok yang kuat sehingga memunculkan sebuah sudut pandang bahwa laki-laki tidak boleh merasa sedih, atau mengeskpresikan emosinya ketika sedang sedih. Laki-laki juga manusia yang memiliki rasa dan hati, mereka berhak untuk merasa sedih, lemah, bahkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-533b5.webp" type="image/webp" length="107754" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-006da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/toxic-masculinity-realitas-masyarakat-ketidakadila-thumb-533b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2472-jurnal-psikologi-perseptual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65029-kepala-daerah-denpasar-tata-kelola" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65029-kepala-daerah-denpasar-tata-kelola" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:0a5b751e385c6576148bec972b7f6377</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="nurul laila" label="nurul laila" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[laila,nurul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak rangkap jabatan pada kinerja dan pelayanan publik di daerah. Penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak rangkap jabatan pada kinerja dan pelayanan publik di daerah. Penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-f166b.webp" title="JURIS - Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-f166b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-f166b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-f166b.webp 1x" title="JURIS - Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan" alt="JURIS - Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-4e571.webp" title="JURIS - Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-4e571.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-4e571.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-4e571.webp 1x" title="JURIS - Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan" alt="JURIS - Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-5f05e.webp" title="JURIS - Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-5f05e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-5f05e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-5f05e.webp 1x" title="JURIS - Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan" alt="JURIS - Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65029-kepala-daerah-denpasar-tata-kelola" title="JURIS - Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan" target="_blank">Rangkap Jabatan Kepala Daerah Perspektif Hukum Positif dan Hadis tentang Larangan Berambisi pada Jabatan</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak rangkap jabatan pada kinerja dan pelayanan publik di daerah. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dan pelayanan publik, serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di daerah. Kedua, penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek etika dalam rangkap jabatan. Penelitian ini dapat mengkaji nilai-nilai etika yang relevan dengan rangkap jabatan, serta memberikan rekomendasi tentang cara-cara persuasif untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang hubungan antara rangkap jabatan dan potensi korupsi, kolusi, dan nepotisme. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang meningkatkan risiko korupsi, serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk mencegah dan mengurangi praktik-praktik korupsi di pemerintahan daerah..
<br>Berbagai hukum positif terkait larangan rangkap jabatan kepala daerah memberikan dasar hukum kepada menteri, gubernur, dan bupati atau walikota untuk memberlakukan sanksi administratif terhadap pelanggaran di wilayah yang menjadi kewenangan mereka.Namun, perlu dipastikan bahwa pemberian sanksi administratif bukan bertujuan sebagai hukuman, melainkan sebagai upaya pendidikan dan pembinaan.Kepala daerah memiliki tanggung jawab yang besar terhadap masyarakatnya.Alangkah buruknya apabila kepala daerah melakukan rangkap jabatan hingga menyebabkan menurunnya kualitas kinerja, terlebih lagi hingga berpotensi penyalahgunaan kekuasaan.Padahal, sudah dijelaskan bahwa ketamakan dalam menjabat menurut beberapa hadirs akan membawa penyesalan pada hari kiamat
<br>Rangkap jabatan menjadi hal yang masih hangat untuk diperdebatkan, terutama dalam hal ketatanegaraan. Meskipun masih belum banyak regulasi yang membahas terkait rangkap jabatan, namun hal tersebut menyangkut moral, etika, dan kultur birokrasi seorang penyelenggara pemerintah negara. Artikel ini menganalisis batas hukum dan etika rangkap jabatan kepala daerah berdasarkan perspektif hukum positif dan hadis tentang larangan berambisi jabatan. Metode penelitian yang dipilih adalah metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan menelaah peraturan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-4e571.webp" type="image/webp" length="62988" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-f166b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-4e571.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/kepala-daerah-denpasar-tata-kelola-pemerintahan-ra-thumb-5f05e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-656-iain-kediri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14909-verfassung-jurnal-hukum-tata-negara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 90 PUU XII 2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 90 PUU XII 2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 90 PUU XII 2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65028-pemilu-presiden-putusan-mk-67-puu-xi-2013-pelangga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65028-pemilu-presiden-putusan-mk-67-puu-xi-2013-pelangga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:2a406ef3c9e8e9343ca6ed1b8d11e3fe</id>
	<published>2026-09-09T05:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T05:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="nurul laila" label="nurul laila" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[laila,nurul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak pelanggaran etika oleh pejabat negara terhadap kepercayaan publik dalam pemilu. Selanjutnya, studi tentang peran lembaga legislatif dalam memperkuat batasan usia kandidat presiden melalui revisi undang-undang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak pelanggaran etika oleh pejabat negara terhadap kepercayaan publik dalam pemilu. Selanjutnya, studi tentang peran lembaga legislatif dalam memperkuat batasan usia kandidat presiden melalui revisi undang-undang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-cf1b0.webp" title="JURIS - Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-cf1b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-cf1b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-cf1b0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-15a78.webp" title="JURIS - Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-15a78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-15a78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-15a78.webp 1x" title="JURIS - Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-fd08a.webp" title="JURIS - Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-fd08a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-fd08a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-fd08a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65028-pemilu-presiden-putusan-mk-67-puu-xi-2013-pelangga" title="JURIS - Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia" target="_blank">Analisis Asas Legalitas Substansional terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 90/PUU-XII/2023 dalam Pemilu 2024 di Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak pelanggaran etika oleh pejabat negara terhadap kepercayaan publik dalam pemilu. Selanjutnya, studi tentang peran lembaga legislatif dalam memperkuat batasan usia kandidat presiden melalui revisi undang-undang pemilu. Terakhir, analisis efektivitas mekanisme checks and balances antar-lembaga penyelenggara pemilu untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam proses pemilu..
<br>90/PUU-XXI/2023 mengandung banyak masalah, termasuk pelanggaran conflict of interest oleh Ketua MK saat itu, Anwar Usman, yang menurunkan independensi kehakiman.MK perlu mempertimbangkan secara prosedural dan substansial dalam menyelesaikan sengketa hasil pemilu untuk mencapai prinsip 'luber jurdil'.Penelitian lanjutan diperlukan untuk memperkuat mekanisme pengawasan etika dan keseimbangan kekuasaan dalam pemilu
<br>Proses pemilihan umum (pemilu) di Indonesia memiliki prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Tetapi, dalam pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2024, eksistensi dari prinsip tersebut perlu dipertanyakan. Hal ini disebabkan terdapat sejumlah polemik yang mewarnainya. Di antaranya, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia relatif mendiamkan pelanggaran prinsip dalam pemilu, ketidaknetralan negara, dan pengabaian rule of ethics. Artikel ini menggunakan metode penelitian hukum normatif untuk menjawab isu hukum dirumuskan. Ke depan, perlu adanya rekonstruksi terkait kinerja dari MK.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-cf1b0.webp" type="image/webp" length="73226" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-cf1b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-15a78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pemilu-presiden-putusan-mk-67puu-xi2013-pelanggara-thumb-fd08a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-656-iain-kediri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14909-verfassung-jurnal-hukum-tata-negara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Social Justice and Human Rights A Legal Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Social Justice and Human Rights A Legal Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Social Justice and Human Rights A Legal Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65038-pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65038-pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:fb31f07de38defa58013874737540c7b</id>
	<published>2026-09-08T23:39:43+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T23:39:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ahmad fajar" label="ahmad fajar" />
	<category term="abdul salam" label="abdul salam" />
	<category term="jlsp email" label="jlsp email" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,ahmad,email,fajar,jlsp,salam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif yang menyelidiki implementasi hak asasi manusia dan keadilan sosial di berbagai yurisdiksi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerangka hukum nasional, interpretasi yudisial, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif yang menyelidiki implementasi hak asasi manusia dan keadilan sosial di berbagai yurisdiksi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerangka hukum nasional, interpretasi yudisial, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp 1x" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" alt="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-03f8a.webp" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-03f8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-03f8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-03f8a.webp 1x" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" alt="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp 1x" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" alt="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65038-pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" target="_blank">Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif yang menyelidiki implementasi hak asasi manusia dan keadilan sosial di berbagai yurisdiksi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerangka hukum nasional, interpretasi yudisial, dan institusi hukum berbeda-beda dalam mempromosikan keadilan sosial. Selain itu, penelitian dapat menganalisis bagaimana institusi-institusi ini dapat diperkuat untuk meningkatkan akses ke keadilan dan akuntabilitas hukum bagi komunitas marjinal. Studi komparatif ini dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan tantangan dalam penerapan hak asasi manusia dan keadilan sosial, serta membantu mengembangkan strategi untuk mengatasi ketimpangan struktural dan mempromosikan keadilan sosial yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan hukum berbasis hak adalah esensial untuk mengatasi ketimpangan struktural.Penguatan institusi hukum dan memastikan keselarasan antara undang-undang nasional dan standar hak asasi manusia internasional adalah kunci untuk mendorong keadilan sosial.Studi ini juga menekankan pentingnya institusi hukum yang independen, komisi hak asasi manusia, dan program bantuan hukum dalam mempromosikan keadilan sosial.Penguatan institusi-institusi ini dapat meningkatkan akuntabilitas hukum dan akses ke keadilan bagi komunitas marjinal.Selain itu, para sarjana berpendapat bahwa pendekatan berbasis hak terhadap keadilan sosial, yang memprioritaskan kesetaraan, partisipasi, dan pemberdayaan hukum, diperlukan untuk mengatasi ketimpangan sosial-ekonomi dan diskriminasi sistemik
<br>Latar belakang: Keadilan sosial dan hak asasi manusia adalah prinsip dasar yang membentuk kerangka hukum dan politik dalam masyarakat modern. Prinsip-prinsip ini memastikan bahwa individu menerima perlakuan yang sama di bawah hukum sambil mengatasi ketimpangan sistemik yang mempengaruhi komunitas marjinal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa dimensi hukum keadilan sosial dan hak asasi manusia dengan menganalisis fondasi konseptualnya, instrumen hukum internasional, dan penerapannya dalam sistem hukum nasional, dengan fokus pada kesetaraan, non-diskriminasi, dan akses ke keadilan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp" type="image/webp" length="82050" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-03f8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7273-jolastic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18937-journal-law-social-politics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 68 PUU XXII 2024 tanggal 12 September 2024 terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 68 PUU XXII 2024 tanggal 12 September 2024 terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 68 PUU XXII 2024 tanggal 12 September 2024 terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65033-asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65033-asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:a6dfab037f8bde9cf547bcc491302b80</id>
	<published>2026-09-08T23:31:27+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T23:31:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penghapusan batasan usia terhadap kualitas kepemimpinan di KPK, serta membandingkan efektivitas seleksi berdasarkan pengalaman versus usia. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi alternatif kriteria seleksi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penghapusan batasan usia terhadap kualitas kepemimpinan di KPK, serta membandingkan efektivitas seleksi berdasarkan pengalaman versus usia. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi alternatif kriteria seleksi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-bbdee.webp" title="JURIS - Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-bbdee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-bbdee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-bbdee.webp 1x" title="JURIS - Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" alt="JURIS - Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-3de33.webp" title="JURIS - Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-3de33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-3de33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-3de33.webp 1x" title="JURIS - Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" alt="JURIS - Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-32a34.webp" title="JURIS - Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-32a34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-32a34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-32a34.webp 1x" title="JURIS - Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" alt="JURIS - Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65033-asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat" title="JURIS - Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" target="_blank">Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, terkait Syarat Usia Minimum Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penghapusan batasan usia terhadap kualitas kepemimpinan di KPK, serta membandingkan efektivitas seleksi berdasarkan pengalaman versus usia. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi alternatif kriteria seleksi yang lebih inklusif, seperti kompetensi teknis dan integritas, untuk memastikan keadilan dalam proses rekrutmen. Terakhir, studi tentang korelasi antara usia dan kapasitas kepemimpinan dalam konteks anti-korupsi juga relevan untuk melengkapi kerangka hukum yang lebih adil..
<br>68/PUU-XXII/2024, tanggal 12 September 2024, tidak sesuai dengan prinsip kesetaraan dalam Hak Asasi Manusia (HAM), sehingga mengakibatkan tidak terpenuhinya hak untuk berpartisipasi dalam pemerintahan.Batasan usia untuk pendaftaran calon pimpinan KPK bertentangan dengan prinsip kesetaraan dalam konteks hak untuk berpartisipasi dalam pemerintahan.Ke depan, menghapus batasan usia dan mengutamakan pengalaman kerja dalam seleksi calon pimpinan KPK dapat memperkuat prinsip kesetaraan dalam HAM
<br>Anotasi ini menganalisis Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK) Nomor: 68/PUU-XXII/2024, 12 September 2024, terkait syarat usia minimum calon pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK). Anotasi ini menggunakan metode penelitian hukum dengan pendekatan perundangan-undangan. Hasilnya, adanya batasan usia untuk pendaftaran calon pemimpin KPK tidak sejalan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM), khususnya prinsip kesetaraan (equality) dalam konteks hak untuk berpartisipasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-bbdee.webp" type="image/webp" length="75266" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-bbdee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-3de33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/asasi-manusia-kawin-pembatasan-usia-pernikahan-bat-thumb-32a34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-656-iain-kediri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14909-verfassung-jurnal-hukum-tata-negara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65035-ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-isla" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65035-ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-isla" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:054d06ad2124eade35418ddafe0566d0</id>
	<published>2026-09-08T23:25:09+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T23:25:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran dan tanggung jawab pemimpin dalam mewujudkan kemaslahatan bersama dalam konteks Islam, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan intelektual dan emosional umat. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran dan tanggung jawab pemimpin dalam mewujudkan kemaslahatan bersama dalam konteks Islam, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan intelektual dan emosional umat. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-5b5f8.webp" title="JURIS - Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-5b5f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-5b5f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-5b5f8.webp 1x" title="JURIS - Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin" alt="JURIS - Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-acba4.webp" title="JURIS - Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-acba4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-acba4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-acba4.webp 1x" title="JURIS - Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin" alt="JURIS - Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-05069.webp" title="JURIS - Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-05069.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-05069.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-05069.webp 1x" title="JURIS - Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin" alt="JURIS - Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65035-ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-isla" title="JURIS - Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin" target="_blank">Kajian Hadis tentang Keharusan Taat kepada Pemimpin</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran dan tanggung jawab pemimpin dalam mewujudkan kemaslahatan bersama dalam konteks Islam, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan intelektual dan emosional umat. Kedua, bagaimana pemimpin dapat membangun dan menjaga komitmen dengan masyarakat, serta bagaimana peran musyawarah dalam pengambilan keputusan pemimpin. Ketiga, bagaimana pemimpin dapat menerapkan kepemimpinan inklusif yang mempertimbangkan kepentingan semua segmen masyarakat tanpa terkecuali, dan bagaimana pemimpin dapat membangun suasana harmonis di antara kelompok-kelompok masyarakat yang beragam..
<br>Dalam mengeksplorasi ketaatan kepada pemimpin yang sah melalui kajian hadis, kita dapat menyimpulkan bahwa fondasi kepatuhan terletak pada nilai-nilai moral dan etika Islam.Hadis-hadis yang menggarisbawahi keharusan taat kepada pemimpin menyoroti pentingnya memelihara ketertiban sosial dan stabilitas masyarakat.Dengan merujuk pada ajaran-ajaran Nabi Muhammad SAW, kita diajak untuk menghargai dan mendukung kepemimpinan yang sah, sekaligus menjauhi fitnah dan perpecahan.Ketaatan kepada pemimpin bukanlah sekadar kewajiban hukum semata, tetapi juga ekspresi dari rasa tanggung jawab moral dan sosial terhadap masyarakat.Dalam konteks ini, kajian hadis mengajarkan bahwa taat kepada pemimpin tidak hanya berarti patuh terhadap perintahnya, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang adil, sejahtera, dan berkeadilan
<br>Artikel ini mengkaji tentang konsep ketaatan kepada pemimpin yang sah dalam Islam melalui kajian hadis. Ketaatan kepada pemimpin merupakan aspek penting dalam menjaga keamanan dalam suatu negara. Artikel ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yang dalam konteks ini hadis Nabi Muhammad SAW menjadi sumber utama pemahaman prinsip dan kewajiban mengenai ketaatan kepada pemimpin. Artikel ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang ketaatan kepada pemimpin yang sah dalam konteks ajaran Islam. Sebagai kontribusi terhadap literatur agama dan ilmu sosial, artikel ini berfungsi sebagai panduan bagi umat Islam untuk memahami peran dan tanggung jawab yang timbul dari ketaatan kepada pemimpin mereka dan sebagai bahan diskusi untuk merumuskan konsep-konsep baru sesuai dengan tuntutan zaman.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-5b5f8.webp" type="image/webp" length="63424" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-5b5f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-acba4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/ajaran-islam-genetika-etika-nilai-moral-kajian-had-thumb-05069.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-656-iain-kediri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14909-verfassung-jurnal-hukum-tata-negara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65030-pengawasan-partisipatif-pemilih-partisi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65030-pengawasan-partisipatif-pemilih-partisi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:e33ee6c02c38ec4c144ad4e591911f5d</id>
	<published>2026-09-08T22:56:15+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T22:56:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="nurul laila" label="nurul laila" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[laila,nurul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang efektivitas sistem pemantauan digital dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama di daerah terpencil. Kedua, studi lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan pendidikan politik yang inklusif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang efektivitas sistem pemantauan digital dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama di daerah terpencil. Kedua, studi lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan pendidikan politik yang inklusif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-5dc37.webp" title="JURIS - Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-5dc37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-5dc37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-5dc37.webp 1x" title="JURIS - Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu" alt="JURIS - Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-c07c9.webp" title="JURIS - Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-c07c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-c07c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-c07c9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu" alt="JURIS - Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-53d2a.webp" title="JURIS - Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-53d2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-53d2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-53d2a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu" alt="JURIS - Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65030-pengawasan-partisipatif-pemilih-partisi" title="JURIS - Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu" target="_blank">Analisis Yuridis Pengawasan Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang efektivitas sistem pemantauan digital dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama di daerah terpencil. Kedua, studi lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan pendidikan politik yang inklusif untuk kelompok marjinal seperti penyandang disabilitas, waria, dan pemilih pemula agar mereka lebih memahami hak dan proses pemilu. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak budaya politik lokal terhadap partisipasi masyarakat dalam pengawasan partisipatif, termasuk faktor kepercayaan terhadap lembaga penyelenggara pemilu. Ketiga saran ini dapat membantu memperkuat integritas pemilu melalui pendekatan yang lebih inklusif, teknologi, dan pemahaman budaya..
<br>7 Tahun 2017 telah menegaskan bahwa Bawaslu adalah badan negara yang memiliki tugas sebagai pengawas pemilu.Dalam pengawasan pemilu, Bawaslu juga melakukan berbagai bentuk upaya pengawasan, salah satunya melalui pengawasan partisipatif.Pengawasan partisipatif sebagaimana telah diatur dalam Perbawaslu No.2 Tahun 2023 dimaksudkan untuk mewujudkan pengawasan pemilu dengan melibatkan partisipasi masyarakat.Dalam pengawasan partisipatif, Bawaslu melibatkan masyarakat melalui pendidikan kepemiluan dan sosialisasi guna memberikan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya partisipasi masyarakat dalam kepemiluan
<br>Artikel ini menganalisis signifikansi pengawasan partisipatif dalam pencegahan kecurangan dalam pemilihan umum (pemilu). Secara khusus, fokusnya adalah pada upaya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam memerangi kecurangan pemilu, tanggung jawab yang dihadapi Bawaslu dalam memenuhi tugasnya, dan efektivitas pengawasan partisipatif dalam menjaga integritas proses pemilu melalui aspek hukum pengawasan partisipatif dan pengaruhnya terhadap pencegahan kecurangan pemilu. Artikel ini menggunakan metode penelitian socio-legal studies dengan analisis secara deskriptif-kualitatif. Hasilnya, hadirnya pengawasan partisipatif pemilu sebagai bentuk upaya Bawaslu dalam menangani tantangan dan hambatan dalam melaksanakan tugasnya dengan memberikan sosialisasi. Ke...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-c07c9.webp" type="image/webp" length="57938" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-5dc37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-c07c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/pengawasan-partisipatif-pemilih-bawaslu-pemilihan-thumb-53d2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-656-iain-kediri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14909-verfassung-jurnal-hukum-tata-negara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65036-peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-aw" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65036-peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-aw" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:65debeab607e78651e4ebbea5206c758</id>
	<published>2026-09-08T22:41:52+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T22:41:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="nurul laila" label="nurul laila" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[laila,nurul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, Bawaslu dapat mengembangkan strategi komunikasi yang lebih efektif dan menarik. Salah satu saran adalah dengan memanfaatkan media sosial secara optimal, seperti menggunakan konten visual ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, Bawaslu dapat mengembangkan strategi komunikasi yang lebih efektif dan menarik. Salah satu saran adalah dengan memanfaatkan media sosial secara optimal, seperti menggunakan konten visual ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-48ee0.webp" title="JURIS - Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-48ee0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-48ee0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-48ee0.webp 1x" title="JURIS - Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital" alt="JURIS - Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-93bae.webp" title="JURIS - Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-93bae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-93bae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-93bae.webp 1x" title="JURIS - Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital" alt="JURIS - Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-e1594.webp" title="JURIS - Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-e1594.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-e1594.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-e1594.webp 1x" title="JURIS - Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital" alt="JURIS - Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65036-peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-aw" title="JURIS - Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital" target="_blank">Peran Bawaslu dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi di Era Digital</a>: Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, Bawaslu dapat mengembangkan strategi komunikasi yang lebih efektif dan menarik. Salah satu saran adalah dengan memanfaatkan media sosial secara optimal, seperti menggunakan konten visual yang menarik, meme, atau video lucu untuk menarik perhatian masyarakat. Selain itu, Bawaslu dapat berkolaborasi dengan influencer atau tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh di media sosial untuk menyebarkan pesan pengawasan pemilu. Dengan demikian, Bawaslu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan pemilu dan mendorong partisipasi aktif mereka dalam proses tersebut. Selain itu, Bawaslu juga dapat melakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas penggunaan media sosial dalam mengedukasi masyarakat tentang pengawasan pemilu dan cara-cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat awam untuk terlibat aktif dalam proses tersebut..
<br>Bawaslu sebagai lembaga negara yang bertugas dalam melakukan pengawasan dalam pemilu mengajak masyarakat untuk turut serta dalam melakukan pengawasan.Ajakan tersebut selalu disampaikan melalui media sosial yang dikelola oleh Bawaslu sebagai wadah memberikan informasi terkait pengawasan.Perannya sebagai pengirim pesan kepada masyarakat umum, agar para masyarakat luas mendapatkan informasi terkait pengawasan dalam pemilu.Keterbukaan informasi yang disampaikan melalui media sosial yang dikelola oleh Bawaslu merupakan amanat dan tujuan dari adanya UU No.Bawaslu selalu berupaya untuk memberikan postingan yang menarik kepada masyarakat umum, agar banyak masyarakat mengetahui perannya sebagai subjek dalam melakukan pengawasan.Berbagai upaya dilakukan dalam menarik perhatian masyarakat, agar masyarakat, setidaknya, mengetahui informasi terkait pengawasan, tahapan, dan pelaksanaan pemilu melalui postingan media sosial yang dikelola oleh Bawaslu, yaitu mulai dari mengikuti tren, membuat meme, hingga memberikan informasi-informasi umum
<br>Artikel ini membahas peran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam memberikan informasi kepada masyarakat umum sesuai dengan tujuan dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU No. 14 Tahun 2008). Di samping itu, mengulas pula peran Bawaslu dalam memberikan informasi kepada masyarakat dengan berbasis pada apa yang sedang diminati masyarakat saat ini. Artikel ini termasuk sebagai socio-legal studies dengan berbasis pada data sekunder yang dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasilnya, peran Bawaslu untuk memberikan informasi dimulai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-48ee0.webp" type="image/webp" length="60016" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-48ee0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-93bae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/peran-bawaslu-edukasi-masyarakat-udt-awam-kinerja-thumb-e1594.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-656-iain-kediri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14909-verfassung-jurnal-hukum-tata-negara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Human Rights Violations and International Legal Responses ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Human Rights Violations and International Legal Responses ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Human Rights Violations and International Legal Responses ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65032-asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65032-asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:1438f5f15206030b0db4c125cd6448f8</id>
	<published>2026-09-08T22:36:18+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T22:36:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ahmad fajar" label="ahmad fajar" />
	<category term="abdul salam" label="abdul salam" />
	<category term="jlsp email" label="jlsp email" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,ahmad,email,fajar,jlsp,salam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak ekonomi sanksi terhadap kepatuhan negara terhadap hukum internasional, dengan membandingkan kasus Venezuela dan Myanmar. Selain itu, studi tentang pembentukan tribunal campuran (hybrid tribunals) yang menggabungkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak ekonomi sanksi terhadap kepatuhan negara terhadap hukum internasional, dengan membandingkan kasus Venezuela dan Myanmar. Selain itu, studi tentang pembentukan tribunal campuran (hybrid tribunals) yang menggabungkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-c12b6.webp" title="JURIS - Human Rights Violations and International Legal Responses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-c12b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-c12b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-c12b6.webp 1x" title="JURIS - Human Rights Violations and International Legal Responses" alt="JURIS - Human Rights Violations and International Legal Responses" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-387bc.webp" title="JURIS - Human Rights Violations and International Legal Responses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-387bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-387bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-387bc.webp 1x" title="JURIS - Human Rights Violations and International Legal Responses" alt="JURIS - Human Rights Violations and International Legal Responses" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-b4442.webp" title="JURIS - Human Rights Violations and International Legal Responses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-b4442.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-b4442.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-b4442.webp 1x" title="JURIS - Human Rights Violations and International Legal Responses" alt="JURIS - Human Rights Violations and International Legal Responses" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65032-asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat" title="JURIS - Human Rights Violations and International Legal Responses" target="_blank">Human Rights Violations and International Legal Responses</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak ekonomi sanksi terhadap kepatuhan negara terhadap hukum internasional, dengan membandingkan kasus Venezuela dan Myanmar. Selain itu, studi tentang pembentukan tribunal campuran (hybrid tribunals) yang menggabungkan sistem hukum nasional dan internasional bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan akuntabilitas. Penelitian juga dapat fokus pada peran masyarakat sipil dalam memantau dan melaporkan pelanggaran HAM, terutama di wilayah dengan akses terbatas ke lembaga internasional..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa memperkuat respons hukum internasional terhadap pelanggaran HAM memerlukan peningkatan kerja sama internasional, kemandirian lembaga peradilan, dan mekanisme sanksi yang lebih efektif untuk memastikan akuntabilitas global dalam perlindungan HAM.Ketidaksempurnaan kerangka hukum internasional terutama terkait keterbatasan yurisdiksi, hambatan politik, dan kurangnya kerja sama negara.Diperlukan reformasi hukum dan politik untuk memperkuat efektivitas lembaga internasional seperti Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan badan HAM regional
<br>Tantangan utama dalam perlindungan hak asasi manusia (HAM) terkait dengan ketidaksempurnaan penerapan kerangka hukum internasional, terutama dalam konteks konflik bersenjata, pemerintahan otoriter, dan ketidakstabilan sosial-politik. Meskipun telah ada instrumen hukum internasional seperti Deklarasi Universal HAM, Konvensi Geneva, dan Statuta Roma, implementasi dan pemberlakuan tetap menghadapi hambatan signifikan akibat keterbatasan kerja sama negara, kepentingan politik, dan kurangnya mekanisme sanksi efektif. Studi ini menganalisis keefektifan kerangka hukum internasional dalam menangani pelanggaran HAM melalui pendekatan kualitatif dan studi kasus di Ukraina, Myanmar, Ethiopia, dan Venezuela. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun instrumen hukum internasional menyediakan dasar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-b4442.webp" type="image/webp" length="106332" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-c12b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-387bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/asasi-manusia-ham-human-rights-violations-internat-thumb-b4442.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7273-jolastic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18937-journal-law-social-politics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65034-tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kew" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65034-tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kew" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:056c4c5322d4679de4ebb46f6dea2b01</id>
	<published>2026-09-08T21:38:54+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T21:38:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang peran amanah dalam kepemimpinan, khususnya dalam konteks negara Indonesia. Bagaimana amanah dapat diterapkan dalam praktik kepemimpinan di Indonesia, dan bagaimana hal ini dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang peran amanah dalam kepemimpinan, khususnya dalam konteks negara Indonesia. Bagaimana amanah dapat diterapkan dalam praktik kepemimpinan di Indonesia, dan bagaimana hal ini dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-db231.webp" title="JURIS - Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-db231.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-db231.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-db231.webp 1x" title="JURIS - Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin" alt="JURIS - Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-299c3.webp" title="JURIS - Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-299c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-299c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-299c3.webp 1x" title="JURIS - Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin" alt="JURIS - Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-80f93.webp" title="JURIS - Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-80f93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-80f93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-80f93.webp 1x" title="JURIS - Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin" alt="JURIS - Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65034-tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kew" title="JURIS - Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin" target="_blank">Amanah sebagai Batas Tanggung Jawab Pemimpin: Analisis Penerapan Isi Hadis tentang Batasan Kewenangan Pemimpin</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang peran amanah dalam kepemimpinan, khususnya dalam konteks negara Indonesia. Bagaimana amanah dapat diterapkan dalam praktik kepemimpinan di Indonesia, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi kinerja dan keberhasilan pemimpin dalam mencapai tujuan bersama. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak dari pemimpin yang tidak amanah, baik dari segi moral, sosial, maupun ekonomi, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara praktis dalam menanamkan nilai amanah kepada pemimpin, baik melalui pendidikan formal maupun non-formal, agar pemimpin dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan bertanggung jawab..
<br>Amanah yang dimiliki oleh seorang pemimpin merupakan suatu sifat yang mendasar yang harus dimiliki oleh semua pemimpin, karena pemimpin diibaratkan seperti seorang nahkoda.Di sisi lain, masih ada pemimpin yang tidak memenuhi kriteria, contohnya ketidakjujuran, tidak konsisten, dan kurangnya integritas, sering kali melakukan manipulasi atau penipuan, penyuapan, dan keserakahan.Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW dipandang sebagai teladan pemimpin yang baik, memiliki sifat-sifat seperti kejujuran, dapat dipercaya, kecerdasan, dan kemampuan menyampaikan pesan.Amanah memiliki peran sangat penting bagi para pemimpin, karena membantu menghilangkan sifat-sifat negatif, seperti keserakahan akan jabatan dan korupsi.Amanah juga dianggap sebagai ciri utama dari keimanan dan orang yang dapat dipercaya dianggap bertanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan, baik itu secara lisan ataupun perbuatannya.Pemimpin yang terpercaya diharapkan menjunjung tinggi kebenaran, menepati janji, dan berbicara berdasarkan fakta.Sikap amanah tidak hanya ada dalam al-Qur'an, tetapi juga dijalankan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.Ada banyak peraturan perundang-undangan yang menyebutkan mengenai keamananah seorang pemimpin.Harapannya agar peraturan perundang-undangan tersebut bisa dijalankan dengan baik dan terhindar dari pemimpin yang buruk
<br>Pemimpin merupakan unsur penting dalam suatu tatanan negara, sebab tanpa adanya seorang pemimpin, maka suatu negara tidak akan berjalan dengan baik. Setiap pemimpin pada dasarnya memiliki perilaku dan batasan-batasan kewenangan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hadis yang berisi tentang batas-batas kewenangan seorang pemimpin dan peran apa saja yang dilakukan seorang pemimpin yang amanah. Artikel ini menggunakan metode kajian studi pustaka, yaitu dengan cara mengumpulkan referensi sebanyak-banyaknya berupa jurnal, buku, dan lain sebagainya. Hasilnya, di dalam hadis telah diatur mengenai batas-batas kewenangan seorang pemimpin, salah satunya, amanah. Seorang pemimpin yang amanah memegang peran yang sangat penting, karena berjalan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-80f93.webp" type="image/webp" length="57816" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-db231.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-299c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/tatanan-negara-adat-konteks-e7-pemimpin-kewenangan-thumb-80f93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-656-iain-kediri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14909-verfassung-jurnal-hukum-tata-negara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin Based and Non Cisplatin Based Chemotherapy at NTB Provincial General Hospital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin Based and Non Cisplatin Based Chemotherapy at NTB Provincial General Hospital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin Based and Non Cisplatin Based Chemotherapy at NTB Provincial General Hospital ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65027-fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65027-fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:403694ec3aa7a83a96e97458031d9740</id>
	<published>2026-09-08T21:22:57+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T21:22:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="emma kamelia" label="emma kamelia" />
	<category term="nurul hekmah" label="nurul hekmah" />
	<category term="chitra dewi" label="chitra dewi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chitra,dewi,emma,hekmah,kamelia,nurul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, mengevaluasi dampak pengelolaan hidrasi terhadap penurunan toksisitas ginjal akibat cisplatin melalui studi eksperimental dengan variasi volume cairan infus. Kedua, mengkaji efektivitas agen nefroprotektif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, mengevaluasi dampak pengelolaan hidrasi terhadap penurunan toksisitas ginjal akibat cisplatin melalui studi eksperimental dengan variasi volume cairan infus. Kedua, mengkaji efektivitas agen nefroprotektif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-b15f7.webp" title="JURIS - Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin-Based and Non-Cisplatin-Based Chemotherapy at  NTB Provincial General Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-b15f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-b15f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-b15f7.webp 1x" title="JURIS - Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin-Based and Non-Cisplatin-Based Chemotherapy at  NTB Provincial General Hospital" alt="JURIS - Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin-Based and Non-Cisplatin-Based Chemotherapy at  NTB Provincial General Hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-52c0f.webp" title="JURIS - Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin-Based and Non-Cisplatin-Based Chemotherapy at  NTB Provincial General Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-52c0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-52c0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-52c0f.webp 1x" title="JURIS - Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin-Based and Non-Cisplatin-Based Chemotherapy at  NTB Provincial General Hospital" alt="JURIS - Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin-Based and Non-Cisplatin-Based Chemotherapy at  NTB Provincial General Hospital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65027-fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin" title="JURIS - Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin-Based and Non-Cisplatin-Based Chemotherapy at  NTB Provincial General Hospital" target="_blank">Comparison of Serum Creatinine Levels in Cervical Cancer Patients Receiving Cisplatin-Based and Non-Cisplatin-Based Chemotherapy at  NTB Provincial General Hospital</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, mengevaluasi dampak pengelolaan hidrasi terhadap penurunan toksisitas ginjal akibat cisplatin melalui studi eksperimental dengan variasi volume cairan infus. Kedua, mengkaji efektivitas agen nefroprotektif alternatif seperti N-acetylcysteine atau amifostine dalam mengurangi kerusakan ginjal selama kemoterapi cisplatin. Ketiga, menganalisis hubungan antara usia pasien dan komorbiditas (seperti hipertensi atau diabetes) terhadap variasi kadar kreatinin serum dengan desain prospektif untuk mengontrol variabel pengganggu secara lebih ketat. Pendekatan ini akan memberikan wawasan lebih mendalam tentang mekanisme kerusakan ginjal akibat cisplatin dan strategi mitigasi yang lebih personalisasi..
<br>Kemoterapi berbasis cisplatin menunjukkan kadar kreatinin serum yang signifikan lebih tinggi dibandingkan regimen non-cisplatin.Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan rutin fungsi ginjal untuk mendeteksi toksisitas ginjal dan mendukung manajemen kemoterapi yang aman
<br>Latar Belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di antara wanita di seluruh dunia. Kemoterapi berbasis cisplatin secara luas digunakan karena efektivitasnya dalam menghambat pertumbuhan sel tumor. Namun, penggunaannya terbatas oleh toksisitas ginjal yang dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Kadar kreatinin serum merupakan parameter laboratorium penting yang digunakan untuk menilai fungsi ginjal selama kemoterapi. Tujuan: Studi ini bertujuan membandingkan kadar kreatinin serum antara pasien kanker serviks yang menerima kemoterapi berbasis cisplatin dan mereka yang diobati dengan regimen non-cisplatin di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode: Studi observasional analitis ini menggunakan desain cross-sectional dengan data medis dan laboratorium retrospektif. Data dianalisis deskriptif dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-b15f7.webp" type="image/webp" length="92562" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-b15f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/fungsi-ginjal-balita-cervical-cancer-serum-creatin-thumb-52c0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2422-poltekkestasikmalaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18351-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65026-efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-buk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65026-efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-buk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:05978145ba1243c42f8eff41d81cf3e7</id>
	<published>2026-09-08T20:47:45+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T20:47:45+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="emma kamelia" label="emma kamelia" />
	<category term="nurul hekmah" label="nurul hekmah" />
	<category term="chitra dewi" label="chitra dewi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chitra,dewi,emma,hekmah,kamelia,nurul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan buku saku dengan menambahkan contoh makanan lokal Indonesia untuk memperluas relevansi dan kepraktisan bagi masyarakat. Selain itu, penelitian bisa menguji efektivitas buku saku di daerah lain dengan karakteristik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan buku saku dengan menambahkan contoh makanan lokal Indonesia untuk memperluas relevansi dan kepraktisan bagi masyarakat. Selain itu, penelitian bisa menguji efektivitas buku saku di daerah lain dengan karakteristik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-07f49.webp" title="JURIS - Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-07f49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-07f49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-07f49.webp 1x" title="JURIS - Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2" alt="JURIS - Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-1757a.webp" title="JURIS - Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-1757a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-1757a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-1757a.webp 1x" title="JURIS - Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2" alt="JURIS - Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-b7627.webp" title="JURIS - Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-b7627.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-b7627.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-b7627.webp 1x" title="JURIS - Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2" alt="JURIS - Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65026-efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-buk" title="JURIS - Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2" target="_blank">Prototype Design Of A Food Material Pocket Book With Glycemic Index And Glycemic Load For Diabetes Mellitus Type 2</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan buku saku dengan menambahkan contoh makanan lokal Indonesia untuk memperluas relevansi dan kepraktisan bagi masyarakat. Selain itu, penelitian bisa menguji efektivitas buku saku di daerah lain dengan karakteristik demografi dan pola makan berbeda untuk memastikan universalitas media edukasi ini. Terakhir, pengembangan media interaktif seperti aplikasi digital dapat dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan pengguna, terutama bagi generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi..
<br>Hasil validasi dan uji coba menunjukkan bahwa buku saku yang dirancang dapat digunakan sebagai media edukasi untuk penderita diabetes mellitus tipe 2.Buku saku ini memiliki skor validasi dari ahli materi sebesar 80,1% (valid), validasi dari ahli media 81,7% (sangat valid), dan respons responden 89,44% (sangat baik).Kesimpulan ini menegaskan bahwa buku saku ini efektif sebagai alat bantu edukasi untuk meningkatkan pemahaman penderita DMT2 dalam memilih makanan berdasarkan IG dan BG
<br>Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang meningkat secara global dan nasional. Menurut Federasi Diabetes Internasional (IDF, 2021), terdapat 537 juta orang di dunia yang hidup dengan diabetes, dan angka ini diperkirakan mencapai 643 juta pada tahun 2030. Di Indonesia, prevalensi diabetes meningkat dari 1,5% (Riskesdas 2018) menjadi 1,7% pada 2023 (SKI 2023). Penelitian ini bertujuan merancang prototipe buku saku yang memberikan informasi tentang indeks glikemik (IG) dan beban glikemik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-07f49.webp" type="image/webp" length="99296" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-07f49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-1757a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/efektivitas-buku-guru-saku-kesehatan-gigi-digital-thumb-b7627.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2422-poltekkestasikmalaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18351-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65031-regulasi-netralitas-asn-sipil-negar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65031-regulasi-netralitas-asn-sipil-negar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:1d1983a6ea31477a1057121d0b75e40c</id>
	<published>2026-09-08T20:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T20:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas kewenangan Bawaslu dalam menangani pelanggaran netralitas ASN berdasarkan peraturan hukum yang berlaku. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak batas waktu singkat dalam penanganan kasus pelanggaran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas kewenangan Bawaslu dalam menangani pelanggaran netralitas ASN berdasarkan peraturan hukum yang berlaku. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak batas waktu singkat dalam penanganan kasus pelanggaran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-da162.webp" title="JURIS - Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-da162.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-da162.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-da162.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-48979.webp" title="JURIS - Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-48979.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-48979.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-48979.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-75f0d.webp" title="JURIS - Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-75f0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-75f0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-75f0d.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65031-regulasi-netralitas-asn-sipil-negar" title="JURIS - Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri" target="_blank">Penanganan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Kediri</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas kewenangan Bawaslu dalam menangani pelanggaran netralitas ASN berdasarkan peraturan hukum yang berlaku. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak batas waktu singkat dalam penanganan kasus pelanggaran netralitas ASN. Terakhir, pengembangan metode pengumpulan bukti yang lebih sistematis untuk memperkuat proses penegakan disiplin netralitas ASN dalam pemilu..
<br>Bawaslu Kabupaten Kediri menangani pelanggaran netralitas ASN dengan kewenangan terbatas pada pengawasan, pemeriksaan, dan pengkajian.Mereka merekomendasikan dugaan pelanggaran kepada Komisi ASN.Komisi ASN kemudian melakukan kajian ulang terhadap kasus tersebut
<br>Artikel ini membahas penanganan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) yang ditangani oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kediri. Artikel ini menggunakan socio-legal research dengan menghimpun data primer dan sekunder. Hasilnya, kewenangan Bawaslu Kabupaten Kediri dalam menangani pelanggaran netralitas ASN sebatas pada ruang lingkup pengawasan, pemeriksaan, dan pengkajian terhadap dugaan pelanggaran untuk kemudian merekomendasikan dugaan pelanggaran ASN kepada Komisi ASN.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-da162.webp" type="image/webp" length="61796" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-da162.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-48979.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/regulasi-netralitas-asn-sipil-negara-aparatur-pela-thumb-75f0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-656-iain-kediri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14909-verfassung-jurnal-hukum-tata-negara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Wed, 09 Sep 2026 06:20:30 +0700. 24 items. Served in: 6.278 seconds [atom] -->
