<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-09-01T09:30:13+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium Ion 18650 60V 15Ah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium Ion 18650 60V 15Ah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium Ion 18650 60V 15Ah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63342-konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63342-konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:fd22efa058ff6bd1c190a1b0c7497c0a</id>
	<published>2026-09-01T09:06:01+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T09:06:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="eko julianto" label="eko julianto" />
	<category term="muhamad safi" label="muhamad safi" />
	<category term="ishak amar" label="ishak amar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amar,eko,ishak,julianto,muhamad,safi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi pengaruh jenis baterai alternatif, seperti baterai lithium polymer, terhadap efisiensi energi dan jarak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi pengaruh jenis baterai alternatif, seperti baterai lithium polymer, terhadap efisiensi energi dan jarak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-fc8eb.webp" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-fc8eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-fc8eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-fc8eb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" alt="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" alt="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" alt="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63342-konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" target="_blank">Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi pengaruh jenis baterai alternatif, seperti baterai lithium polymer, terhadap efisiensi energi dan jarak tempuh pada berbagai kecepatan. Kedua, studi tentang sistem manajemen termal baterai pada sepeda listrik yang beroperasi pada kecepatan tinggi dapat menjadi fokus untuk meningkatkan keamanan dan umur pakai baterai. Ketiga, penelitian tentang integrasi teknologi pengisian ulang berbasis regenerasi energi selama pengereman dapat dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi total sistem. Saran-saran ini dirancang untuk memperluas pemahaman tentang kinerja baterai dan mengoptimalkan desain sepeda listrik di masa depan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan berbanding terbalik dengan jarak tempuh sepeda listrik, dengan konsumsi energi meningkat seiring peningkatan kecepatan.Kecepatan rendah (20 km/jam) menghasilkan efisiensi energi terbaik dan jarak tempuh maksimal (40 km), sedangkan kecepatan tinggi (40 km/jam) menyebabkan penurunan signifikan dalam jarak tempuh (20 km) dan peningkatan suhu baterai.Rekomendasi untuk pengguna adalah mengatur kecepatan pada tingkat moderat untuk memaksimalkan efisiensi dan menjaga keamanan baterai
<br>Sepeda listrik telah menjadi solusi mobilitas yang ramah lingkungan dengan baterai lithium-ion sebagai sumber daya utama. Namun, kinerja baterai ini sangat dipengaruhi oleh kecepatan berkendara, yang berdampak pada konsumsi energi dan jarak tempuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecepatan terhadap efisiensi energi dan jarak tempuh pada sepeda listrik yang menggunakan baterai lithium-ion 18650 60V 15Ah. Dengan pendekatan analisis teoretis berbasis data eksperimen sebelumnya, penelitian ini menguji beberapa kecepatan konstan untuk mengevaluasi jarak tempuh dan konsumsi energi per kilometer. Pada kecepatan rendah (20 km/jam), baterai mampu menempuh jarak rata-rata 40 km dengan konsumsi energi sebesar 1,5 Wh/km. Di sisi lain, pada kecepatan sedang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp" type="image/webp" length="101580" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-fc8eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63340-air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63340-air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:1a125eb7101f9afaded19798154d6108</id>
	<published>2026-09-01T09:05:07+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T09:05:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja air conditioner, seperti dimensi dan volume ruangan, beban pendingin, jumlah penghuni, dan penggunaan penerangan. Perhitungan kondisi udara juga menjadi penting ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja air conditioner, seperti dimensi dan volume ruangan, beban pendingin, jumlah penghuni, dan penggunaan penerangan. Perhitungan kondisi udara juga menjadi penting ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp 1x" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" alt="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp 1x" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" alt="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-265dc.webp" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-265dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-265dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-265dc.webp 1x" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" alt="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63340-air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" target="_blank">Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja air conditioner, seperti dimensi dan volume ruangan, beban pendingin, jumlah penghuni, dan penggunaan penerangan. Perhitungan kondisi udara juga menjadi penting agar unit pengkondisian udara bekerja efektif. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami bagaimana temperatur dan kelembaban mempengaruhi kinerja air conditioner, serta bagaimana hal ini dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan ruangan..
<br>Dari hasil analisis data maka dapat disimpulkan.Semakin rendah suhu yang diinginkan dalam ruangan, maka kinerja air conditioner akan semakin tinggi.Semakin tinggi kelembaban dalam ruangan, maka kinerja air conditioner akan semakin tinggi
<br>AC atau Air Conditioner adalah menyerap udara dari bagian luar. Dan melepaskan udara di bagian outdoor, dari ini udara indoor yang telah berkonverter sehingga dapat membuat ruangan menjadi suhu yang dingin. Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas dingin suatu benda dan alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah termometer. Kelembaban merupakan suatu tingkat keadaan lingkungan udara basah yang disebabkan oleh adanya uap air. Tingkat kejenuhan sangat dipengaruhi oleh temperatur. Jika tekanan uap parsial sama dengan tekanan uap air yang jenuh maka akan terjadi pemadatan. Secara matematis kelembaban...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp" type="image/webp" length="100302" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-265dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp SEBAGAI AGENSI HAYATI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp SEBAGAI AGENSI HAYATI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp SEBAGAI AGENSI HAYATI ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63345-trichoderma-sp-jagung-manis-zea-trich" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63345-trichoderma-sp-jagung-manis-zea-trich" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:2438db059c7b000e4997e37d2a9905ab</id>
	<published>2026-09-01T09:04:05+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T09:04:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="pre nursery" label="pre nursery" />
	<category term="header logo" label="header logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,header,logo,main,nursery,pre]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji stabilitas Trichoderma sebagai agen hayati dalam jangka panjang untuk memastikan efektivitasnya di lapangan. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi media alternatif lain yang lebih murah dan mudah diperoleh untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji stabilitas Trichoderma sebagai agen hayati dalam jangka panjang untuk memastikan efektivitasnya di lapangan. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi media alternatif lain yang lebih murah dan mudah diperoleh untuk meningkatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp 1x" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" alt="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp 1x" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" alt="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-8e74d.webp" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-8e74d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-8e74d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-8e74d.webp 1x" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" alt="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63345-trichoderma-sp-jagung-manis-zea-trich" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" target="_blank">UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji stabilitas Trichoderma sebagai agen hayati dalam jangka panjang untuk memastikan efektivitasnya di lapangan. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi media alternatif lain yang lebih murah dan mudah diperoleh untuk meningkatkan aksesibilitas para petani. Studi juga dapat fokus pada pengaruh perubahan parameter lingkungan seperti suhu dan kelembapan terhadap pertumbuhan Trichoderma pada berbagai jenis media alternatif..
<br>Bahan lokal dapat digunakan sebagai media alternatif cendawan Trichoderma.Laju pertumbuhan cendawan tercepat diperoleh pada media jagung dengan diameter koloni sebesar 10,03 cm.Sedangkan kerapatan konidia tertinggi didapatkan pada media kentang dengan konsentrasi 6,8x108 konidia/mg dan terendah pada media pisang yakni 1,65 x108 konidia/mg.Perlu dilakukan kajian tentang pengaruh Trichoderma media kentang dan jagung serta stabilitasnya sebagai pengendali hayati pada tanaman pangan
<br>Keterbatasan media tumbuh bakteri dan cendawan merupakan kendala utama dalam penelitian dan pengembangan mikroba di Kabupaten Merauke khususnya pengembangan mikroba potensial untuk peningkatan produksi dan pengendalian hayati. Oleh karena itu digunakan media alternatif yang berasal dari sumber hayati lokal dengan kandungan nutrisi yang sama dan bahkan lebih tinggi serta bernilai ekonomis dibandingkan dengan media PDA. Media alternatif berasal dari bahan jagung, gembili, singkong, keladi, ubi jalar, dan pisang yang mudah ditemui di Merauke, sedangkan media kontrol yakni media PDA...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp" type="image/webp" length="63172" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-8e74d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5439-jurnal-mediagro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin on Disc Tanpa Pelumas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin on Disc Tanpa Pelumas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin on Disc Tanpa Pelumas ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63339-keausan-besi-cor-pin-disc-kontak-koefisien-aus" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63339-keausan-besi-cor-pin-disc-kontak-koefisien-aus" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:ac77eff08030d8f2fb38d93e4ed4f1c4</id>
	<published>2026-09-01T09:00:57+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T09:00:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh bentuk dan ukuran pin pada keausan besi cor. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh pelumasan pada proses keausan besi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh bentuk dan ukuran pin pada keausan besi cor. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh pelumasan pada proses keausan besi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-9e344.webp" title="JURIS - Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-9e344.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-9e344.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-9e344.webp 1x" title="JURIS - Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas" alt="JURIS - Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-f3f02.webp" title="JURIS - Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-f3f02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-f3f02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-f3f02.webp 1x" title="JURIS - Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas" alt="JURIS - Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-d8412.webp" title="JURIS - Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-d8412.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-d8412.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-d8412.webp 1x" title="JURIS - Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas" alt="JURIS - Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63339-keausan-besi-cor-pin-disc-kontak-koefisien-aus" title="JURIS - Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas" target="_blank">Analisa Keausan Disc Besi Cor dengan Metode Matematika Sederhana Menggunakan Tribometer Pin-on-Disc Tanpa Pelumas</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh bentuk dan ukuran pin pada keausan besi cor. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh pelumasan pada proses keausan besi cor. Terakhir, studi tentang pengaruh kondisi lingkungan, seperti suhu dan kelembaban, terhadap keausan besi cor juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik..
<br>Lebar kontak keausan, koefisien keausan berdimensi (KD), kedalaman keausan (h) dan volume keausan (V) mempunyai hubungan berbalik nilai dengan kekerasan material dan mempunyai hubungan senilai dengan jarak sliding (s).Ukuran diameter pin mempunyai hubungan sebanding dengan lebar kontak keausan, koefisien keausan berdimensi (KD), ketinggian keausan (h) dan volume keausan (V)
<br>Semakin maju dan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang mechanical engineering khususnya di bidang tribologi, maka akan semakin banyak terungkap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi umur pemakaian komponen dari sebuah mesin. Besi cor adalah salah satu bahan untuk membuat komponen dari suatu mesin. Penelitian kali ini menggunakan tribometer pin-on-disc dengan besi cor A (79.5 HRB), besi cor B (82 HRB) dan besi cor A (86.5 HRB) sebagai disc dan bola baja AISI 52100 berdiameter 8,0 mm dengan kekerasan 60 HRC sebagai pin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan material disc dan ukuran diameter pin terhadap nilai lebar kontak keausan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-d8412.webp" type="image/webp" length="110144" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-9e344.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-f3f02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/keausan-besi-cor-pin-on-disc-kontak-koefisien-aus-thumb-d8412.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63343-servis-kursi-roda-desain-perahu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63343-servis-kursi-roda-desain-perahu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:5be5eb81bb9397345de5e099c6586047</id>
	<published>2026-09-01T08:46:42+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:46:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="faisal habib" label="faisal habib" />
	<category term="dony perdana" label="dony perdana" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,faisal,habib,perdana,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengujian desain kursi roda pada kemiringan lebih dari 20A untuk mengevaluasi batas kemampuan stabilisasi. Selain itu, analisis dampak penggunaan bahan material alternatif yang lebih ringan namun tetap kuat dapat dikembangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengujian desain kursi roda pada kemiringan lebih dari 20A untuk mengevaluasi batas kemampuan stabilisasi. Selain itu, analisis dampak penggunaan bahan material alternatif yang lebih ringan namun tetap kuat dapat dikembangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a68f0.webp" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a68f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a68f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a68f0.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" alt="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" alt="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" alt="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63343-servis-kursi-roda-desain-perahu" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" target="_blank">Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengujian desain kursi roda pada kemiringan lebih dari 20A untuk mengevaluasi batas kemampuan stabilisasi. Selain itu, analisis dampak penggunaan bahan material alternatif yang lebih ringan namun tetap kuat dapat dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi energi. Riset juga perlu dilakukan untuk membandingkan kinerja desain ini dengan kursi roda konvensional dalam kondisi medan berbeda, termasuk lingkungan perkotaan yang kompleks..
<br>Desain kursi roda dengan sistem stabilisasi otomatis mampu menjaga kestabilan hingga sudut kemiringan 20A, mengurangi risiko jatuh atau terguling.Distribusi gaya reaksi pada dua titik tumpu menunjukkan keseimbangan yang baik, dengan total gaya stabil di kisaran 87,63Ae93,26 kg.Konsumsi daya efisien, dengan daya tertinggi tercatat 144,56 Watt saat menanjak dan nol saat menurun, menunjukkan kinerja optimal dalam berbagai kondisi medan
<br>Menurut data BPS dan Kementerian Sosial RI (2022), lebih dari 5,3 juta penyandang disabilitas fisik di Indonesia mengalami keterbatasan mobilitas, terutama saat menggunakan kursi roda di medan menanjak. Ketidakstabilan kursi roda manual pada kemiringan tinggi menjadi tantangan utama yang berisiko menyebabkan kehilangan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dinamika pergeseran titik berat kursi roda pada kemiringan jalan hingga 20A, melalui simulasi dan perhitungan analitis. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, survei jenis kursi roda, observasi medan jalan miring, serta analisis gaya dan kinematika sistem. Hasil menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp" type="image/webp" length="75778" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a68f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63337-flap-sudut-defleksi-variasi-serang" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63337-flap-sudut-defleksi-variasi-serang" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:9602737be963832b9de4fd77be6dc8ae</id>
	<published>2026-09-01T08:38:59+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:38:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengembangkan metode meshing menggunakan teknik adaptive meshing untuk meningkatkan akurasi simulasi CFD. Selanjutnya, validasi hasil simulasi dengan eksperimen laboratorium melalui uji terowongan angin dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengembangkan metode meshing menggunakan teknik adaptive meshing untuk meningkatkan akurasi simulasi CFD. Selanjutnya, validasi hasil simulasi dengan eksperimen laboratorium melalui uji terowongan angin dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-371ea.webp" title="JURIS - Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N-XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-371ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-371ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-371ea.webp 1x" title="JURIS - Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N-XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic" alt="JURIS - Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N-XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-15002.webp" title="JURIS - Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N-XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-15002.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-15002.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-15002.webp 1x" title="JURIS - Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N-XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic" alt="JURIS - Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N-XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63337-flap-sudut-defleksi-variasi-serang" title="JURIS - Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N-XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic" target="_blank">Analisis Momen Poros Dan Gaya Samping Horn Rudder Bidang Kendali Pesawat N-XXX Menggunakan Computational Fluid Dynamic</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengembangkan metode meshing menggunakan teknik adaptive meshing untuk meningkatkan akurasi simulasi CFD. Selanjutnya, validasi hasil simulasi dengan eksperimen laboratorium melalui uji terowongan angin dapat memberikan data empiris yang lebih konkret. Sebagai arah studi baru, penelitian juga bisa fokus pada pengaruh variasi sudut defleksi yang lebih luas, seperti 30A hingga 45A, untuk melihat perubahan pola aliran udara dan efeknya terhadap momen poros serta gaya samping. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang desain aerodinamika pesawat yang efektif dan aman. Penelitian lain dapat membandingkan hasil simulasi CFD dengan metode eksperimental tradisional seperti uji terowongan angin untuk mengidentifikasi penyimpangan akibat asumsi model. Selain itu, penggunaan material berbeda pada komponen horn rudder untuk mengurangi beban aerodinamika juga bisa menjadi fokus penelitian lanjutan. Terakhir, studi tentang pengaruh kecepatan udara dan densitas berbeda dalam simulasi dapat membantu memahami respons aerodinamika pesawat di berbagai kondisi lingkungan terbang..
<br>Koefisien momen poros pada variasi defleksi 0A yaitu -0.000245, pada variasi defleksi 10A yaitu 0.000272, sedangkan variasi defleksi 20A yaitu -0.Koefisien gaya samping pada variasi defleksi 0A yaitu -0.000867, pada variasi defleksi 10A yaitu 0.06146, sedangkan variasi defleksi 20A yaitu 0.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil perhitungan koefisien hinge moment dan koefisien side force dengan simulasi ini tidak sepenuhnya tepat karena penyerdehanaan, keterbatasan domain fluida, kualitas dan keterbatasan jumlah mesh, asumsi yang digunakan, luas planform pada rudder horn, mean aerodynamic chord dan penentuan local coordinate frame hinge lone yang dilakukan dengan pendekatan grafis, namun data ini dapat digunakan sebagai referensi untuk menganalisa berbagai kondisi dengan biaya yang murah dan masih berada pada kondisi yang dapat ditoleransi
<br>Pesawat merupakan sarana transportasi yang memiliki arti penting bagi pembangunan ekonomi dan pertahanan, mengingat bahwa Indonesia adalah sebuah Negara kepulauan dengan kondisi geografis yang sulit untuk diakses tanpa sarana transportasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan agar mendapatkan koefisiean hinge moment dan side force bidang kendali ekor pesawat N-XXX pada bagian rudder horn dengan variasi defleksi dengan derajat tertentu. Metode yang digunakan untuk analisis aerodinamika ada beberapa macam, yakni metode analisis Computational Fluid Dynamic (CFD) dan eksperimen yang biasa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-15002.webp" type="image/webp" length="103798" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-371ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/flap-sudut-defleksi-variasi-serang-pengaruh-ekor-p-thumb-15002.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao Theobroma cacao L Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao Theobroma cacao L Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao Theobroma cacao L Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63349-optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-produks" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63349-optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-produks" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:866a12c425ccaf49cd49d21c3f2cda5e</id>
	<published>2026-09-01T08:31:08+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:31:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="pre nursery" label="pre nursery" />
	<category term="header logo" label="header logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,header,logo,main,nursery,pre]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan tenaga kerja luar keluarga (TKLK) pada produktivitas kakao dengan metode analisis yang berbeda untuk memvalidasi hasil penelitian ini. Selain itu, studi tentang efektivitas teknik pemangkasan dan pengendalian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan tenaga kerja luar keluarga (TKLK) pada produktivitas kakao dengan metode analisis yang berbeda untuk memvalidasi hasil penelitian ini. Selain itu, studi tentang efektivitas teknik pemangkasan dan pengendalian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-cd77b.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-cd77b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-cd77b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-cd77b.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-3509f.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-3509f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-3509f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-3509f.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-f8617.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-f8617.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-f8617.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-f8617.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63349-optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-produks" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman" target="_blank">Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan tenaga kerja luar keluarga (TKLK) pada produktivitas kakao dengan metode analisis yang berbeda untuk memvalidasi hasil penelitian ini. Selain itu, studi tentang efektivitas teknik pemangkasan dan pengendalian hama penyakit dalam meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan perlu dilakukan. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang pengaruh iklim dan kondisi tanah terhadap pertumbuhan kakao di wilayah Padang Gelugur dapat memberikan wawasan baru untuk optimasi produksi..
<br>Petani kakao di Kecamatan Padang Gelugur didominasi oleh laki-laki dengan usia 37-40 tahun dan pendidikan SMA.Produksi kakao dipengaruhi signifikan oleh pupuk kimia, pestisida, umur tanaman, luas lahan, tenaga kerja dalam keluarga, pemangkasan, dan pengendalian hama penyakit.Variabel TKLK tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi
<br>Kabupaten Pasaman merupakan penghasil kakao terbesar di Provinsi Sumatera Barat. Kecamatan Padang Gelugur merupakan penghasil terbesar di Kabupaten Pasaman. Tantangan utama dalam keberlanjutan usaha kakao adalah produksi yang belum mencapai potensi maksimalnya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan karakteristik petani kakao di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman 2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kakao di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif menggunakan analisis fungsi produksi Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Petani kakao di Kecamatan Padang Gelugur didominasi oleh laki-laki dengan umur berada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-cd77b.webp" type="image/webp" length="90688" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-cd77b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-3509f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-produksi-hasil-panen-kakao-sentra-petani-thumb-f8617.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5439-jurnal-mediagro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe Ni ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe Ni ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe Ni ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63341-metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63341-metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:5692fe97487995e6beccbc376ef40032</id>
	<published>2026-09-01T08:29:04+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:29:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="faisal habib" label="faisal habib" />
	<category term="dony perdana" label="dony perdana" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,faisal,habib,perdana,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh komposisi Fe-Ni yang lebih beragam terhadap sifat mekanik komposit. Selain itu, penggunaan teknologi pengolahan canggih seperti sintesis tekanan tinggi atau pemanasan laser dapat dikembangkan untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh komposisi Fe-Ni yang lebih beragam terhadap sifat mekanik komposit. Selain itu, penggunaan teknologi pengolahan canggih seperti sintesis tekanan tinggi atau pemanasan laser dapat dikembangkan untuk meningkatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-c26a7.webp" title="JURIS - Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-c26a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-c26a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-c26a7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni" alt="JURIS - Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-399f4.webp" title="JURIS - Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-399f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-399f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-399f4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni" alt="JURIS - Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-56b18.webp" title="JURIS - Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-56b18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-56b18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-56b18.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni" alt="JURIS - Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63341-metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel" title="JURIS - Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni" target="_blank">Analisis Struktur Mikro Pada Pembuatan Komposit Brake Lining Bimetal Fe-Ni</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh komposisi Fe-Ni yang lebih beragam terhadap sifat mekanik komposit. Selain itu, penggunaan teknologi pengolahan canggih seperti sintesis tekanan tinggi atau pemanasan laser dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas struktur mikro. Selanjutnya, studi tentang dampak lingkungan dan daya tahan korosi material komposit pada kondisi ekstrem seperti suhu tinggi atau tekanan berlebih dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan dengan kebutuhan industri penerbangan..
<br>-50%Ni penyebaran serbuk terlihat tidak merata, terdapat banyak batas butir yang muncul diantara kedua bahan utama.Penyebaran serbuk Fe-Ni terlihat sama dan tidak ada yang mendominasi, ini dikarenakan pada proses pencampuran serbuk menggunakan komposisi yang sama.Namun dapat terlihat serbuk Fe lebih mendominasi dari serbuk Ni, ini dikeranakan komposisi Fe yang digunakan lebih banyak daripada komposisi Ni.-25%Ni, variasi ini maju sebagai spesimen yang lebih kuat dibanding dengan variasi 50.-50%Ni, ini dikarenakan komposisi yang lebih bagus dengan 25%Ni sebagai bahan pengikat dan penguat
<br>Metode metalurgi serbuk sebagai metode yang digunakan dalam pembuatan spesimen bimetal dan menggunakan pengujian struktur mikro (metalografi). Langkah yang dilakukan dalam pembuatan spesimen meliputi penimbangan serbuk 75 % Fe-25 % Ni pada spesimen pertama dan 50 % Fe-50 % Ni pada spesimen kedua. Kemudian serbuk yang sudah di timbang dicampurkan (Blendinng/Mixing) selama 60 menit dengan kecepatan 7,5 Rpm, dipadatkan (Compacting) dengan beban 155MPa menggunnakan mesin kompaksi, dan dipanaskan (Sintering) menggunakan suhu 950 CO selama 60 menit. Setelah spesimen jadi maka selanjutnya spesimen tersebut diuji struktur mikro nya menggunakan alat uji struktur mikro dengan perbesaran 100x dan 200x. Hasil pengujian menunjukan ada nya unsur C dan juga batas butir yang muncul akibat tidaksempurnanya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-c26a7.webp" type="image/webp" length="57454" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-c26a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-399f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/metalurgi-serbuk-sifat-mekanik-spesimen-besi-nikel-thumb-56b18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63329-busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-pan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63329-busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-pan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:a8cb33b01e05ac67b209a7282e811f4c</id>
	<published>2026-09-01T08:26:32+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:26:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan bahan komposit lain untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan busur panah. Selain itu, perlu dilakukan uji coba pada berbagai kondisi lingkungan untuk memastikan kinerja busur panah dalam situasi nyata. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan bahan komposit lain untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan busur panah. Selain itu, perlu dilakukan uji coba pada berbagai kondisi lingkungan untuk memastikan kinerja busur panah dalam situasi nyata. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" alt="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" alt="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-f9f32.webp" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-f9f32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-f9f32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-f9f32.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" alt="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63329-busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-pan" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" target="_blank">Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan bahan komposit lain untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan busur panah. Selain itu, perlu dilakukan uji coba pada berbagai kondisi lingkungan untuk memastikan kinerja busur panah dalam situasi nyata. Terakhir, penelitian juga bisa menggabungkan teknologi modern dengan bahan tradisional untuk menciptakan desain busur panah yang lebih efisien dan ramah lingkungan..
<br>Data bow weight, draw length, dan draw weight dari empat variasi busur panah adalah.a) Busur panah recurve dengan limb PVC 3/4 inci (23,62 inci) yang diisi bambu tebal 1 cm, riser 15,75 inci, dan string 49,21 inci memiliki bow weight 24,44 lbs, draw length 25,6 inci, dan draw weight 26,89 lbs.b) Busur panah recurve dengan limb PVC 3/4 inci (27,56 inci) yang diisi bambu seperti sumpit dan resin epoksi tebal 1 cm, riser 15,75 inci, dan string 59,05 inci memiliki bow weight 29,11 lbs, draw length 26,6 inci, dan draw weight 32,02 lbs.c) Busur panah recurve dengan limb PVC 3/4 inci (27,56 inci) yang diisi resin epoksi tebal 1 cm, riser 15,75 inci, dan string 59,05 inci memiliki bow weight 34,16 lbs, draw length 26,6 inci, dan draw weight 37,57 lbs.d) Busur panah recurve dengan limb PVC 3/4 inci (27,56 inci), riser 15,75 inci, dan string 59,05 inci memiliki bow weight 19,59 lbs, draw length 26,8 inci, dan draw weight 21,54 lbs.Hasil rancang bangun empat variasi busur panah menunjukkan bahwa busur panah kedua mendekati standard AMO manufacture, World Archery South Africa, dan olimpiade
<br>Dalam bidang olahraga tertentu, material tradisional tetap bertahan dan hanya sedikit mengalami perubahan material. Topik yang dibahas mencakup teknik percetakan-polimer yang revolusioner. Busur panah mengalami berbagai perkembangan. Perancangan yang diteliti sedikit berbeda dengan menggunakan PVC sebagai bahan utamanya, sedangkan resin dan bambu sebagai pelengkap. Perancangan tersebut dilakukan dengan memipihkan PVC, kemudian melakukan tiller atau bending, serta menimbang busur panah untuk mengetahui bow weight, draw weight, dan draw length yang memenuhi standar panahan. Nilai bow weightnya berkisar antara 24,44 lbs hingga 34,16 lbs, sementara nilai draw length sepanjang 25,6 inci hingga 26,8 inci, dan nilai draw weightnya berkisar antara 26,89 lbs hingga 37,57 lbs.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp" type="image/webp" length="102746" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-f9f32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT Elaeis guineensis Jacq DI PRE NURSERY ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT Elaeis guineensis Jacq DI PRE NURSERY ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT Elaeis guineensis Jacq DI PRE NURSERY ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63347-dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63347-dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:10a7bc9bbb500b720f7a64405849b748</id>
	<published>2026-09-01T08:18:28+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:18:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="pre nursery" label="pre nursery" />
	<category term="header logo" label="header logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,header,logo,main,nursery,pre]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit secara optimal, penelitian selanjutnya dapat fokus pada: 1. Menganalisis efektivitas dosis pupuk makro majemuk pada kondisi lingkungan yang berbeda, seperti variasi iklim dan jenis tanah, untuk memastikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit secara optimal, penelitian selanjutnya dapat fokus pada: 1. Menganalisis efektivitas dosis pupuk makro majemuk pada kondisi lingkungan yang berbeda, seperti variasi iklim dan jenis tanah, untuk memastikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-ed134.webp" title="JURIS - ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-ed134.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-ed134.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-ed134.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY" alt="JURIS - ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-1cb50.webp" title="JURIS - ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-1cb50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-1cb50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-1cb50.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY" alt="JURIS - ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-c723a.webp" title="JURIS - ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-c723a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-c723a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-c723a.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY" alt="JURIS - ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63347-dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun" title="JURIS - ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY" target="_blank">ANALISIS PENGUNAAN PUPUK MAKRO MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)  DI PRE NURSERY</a>: Untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit secara optimal, penelitian selanjutnya dapat fokus pada: 1. Menganalisis efektivitas dosis pupuk makro majemuk pada kondisi lingkungan yang berbeda, seperti variasi iklim dan jenis tanah, untuk memastikan rekomendasi pemupukan yang tepat dan efisien. 2. Mengevaluasi pengaruh dosis pupuk makro majemuk terhadap fase pertumbuhan berikutnya, seperti pertumbuhan vegetatif lanjutan dan pembentukan buah, untuk memahami dampak jangka panjangnya. 3. Mengkaji interaksi antara dosis pupuk makro majemuk dengan jenis media tanam yang berbeda, seperti tanah dan substrat alternatif, untuk menentukan kombinasi optimal yang mendukung pertumbuhan bibit kelapa sawit secara menyeluruh..
<br>Penggunaan pupuk makro majemuk berpengaruh sangat signifikan terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.Dosis 8 gam memberikan hasil terbaik pada semua parameter pertumbuhan, yaitu tinggi tanaman, jumlah pelepah daun, berat segar tajuk, dan berat segar akar.Ketersediaan unsur hara makro yang seimbang mendukung pertumbuhan vegetatif secara optimal, sehingga dosis 8 gam direkomendasikan sebagai dosis paling efektif untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit.Saran untuk memperoleh pertumbuhan bibit kelapa sawit yang optimal di tahap pre-nursery, disarankan menggunakan pupuk makro majemuk dengan dosis 8 gam per tanaman.Penelitian selanjutnya perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas dosis ini pada kondisi lingkungan dan jenis media tanam yang berbeda, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap fase pertumbuhan berikutnya agar rekomendasi pemupukan dapat diterapkan secara lebih luas dan efisien
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk makro majemuk terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada tahap pre-nursery serta menentukan dosis optimal yang mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman. Penelitian dilaksanakan di kebun praktik Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, dari Maret hingga September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk makro majemuk berpengaruh sangat signifikan terhadap seluruh parameter pertumbuhan yang diamati. Dosis 8 g menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada semua variabel, dengan peningkatan nyata dibandingkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-c723a.webp" type="image/webp" length="65354" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-ed134.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-1cb50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/dosis-pupuk-npk-aplikasi-daun-unsur-hara-makro-ana-thumb-c723a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5439-jurnal-mediagro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63328-korelasi-spektrum-peredaman-bising" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63328-korelasi-spektrum-peredaman-bising" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:ed21ef5ff725a15c6ff6c03cbfcb7ccd</id>
	<published>2026-09-01T08:15:18+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:15:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode untuk meningkatkan koefisien korelasi antara sinyal referensi dan sinyal dalam ruangan, misalnya dengan memperbaiki teknik pengambilan data atau menggunakan algoritma adaptif yang lebih efektif. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode untuk meningkatkan koefisien korelasi antara sinyal referensi dan sinyal dalam ruangan, misalnya dengan memperbaiki teknik pengambilan data atau menggunakan algoritma adaptif yang lebih efektif. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-45ea7.webp" title="JURIS - Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-45ea7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-45ea7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-45ea7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising" alt="JURIS - Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-5f9d4.webp" title="JURIS - Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-5f9d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-5f9d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-5f9d4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising" alt="JURIS - Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-6c613.webp" title="JURIS - Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-6c613.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-6c613.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-6c613.webp 1x" title="JURIS - Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising" alt="JURIS - Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63328-korelasi-spektrum-peredaman-bising" title="JURIS - Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising" target="_blank">Analisis Korelasi Dan Spektrum Data Suara Genset Untuk Peredaman Bising</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode untuk meningkatkan koefisien korelasi antara sinyal referensi dan sinyal dalam ruangan, misalnya dengan memperbaiki teknik pengambilan data atau menggunakan algoritma adaptif yang lebih efektif. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi teknik pemrosesan sinyal alternatif untuk mengatasi kesulitan penghapusan bising di ranah frekuensi, seperti kombinasi metode FFT dengan pendekatan berbasis machine learning. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan sensor tambahan atau pengaturan posisi mikrofon secara optimal untuk mengurangi delay dan meningkatkan akurasi penghapusan bising..
<br>Angka yang masih sangat kecil untuk dapat dilakukan penghapusan bising.Kecilnya koefisien korelasi disebabkan karena delay yang ada saat perekaman sinyal genset dari luar dan dari dalam ruang.Menghapus bising suara genset dalam ranah frekuensi masih sulit dilakukan, karena berada dalam frekuensi yang sama
<br>Bising merupakan permasalahan yang seringkali terjadi dan sangat mengganggu apabila tidak diatasi. Penghapusan bising harus didasarkan pada sifat khas sumber bisingnya, yang harus ditemukan sebelum diupayakan peredaman atau penghapusannya. Dalam penelitian ini suara bising dihapus adalah suara genset yang bersifat monoton di laboratorium. Untuk dapat menghapus bising genset terlebih dahulu harus diteliti karakteristik dari sinyal bising tersebut. Adapun yang diteliti adalah korelasi, kroskorelasi, spektrum bising genset yang direkam. Perekaman dilakukan dari jarak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-6c613.webp" type="image/webp" length="101508" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-45ea7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-5f9d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/korelasi-spektrum-peredaman-bising-genset-suara-si-thumb-6c613.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision VARI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision VARI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision VARI ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63332-serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63332-serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:4ed003aef5617467111d5ca4d53f0253</id>
	<published>2026-09-01T08:10:26+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:10:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan resin berbeda dalam metode VARI terhadap sifat mekanik komposit. Selain itu, studi tentang ketahanan komposit terhadap kondisi lingkungan ekstrem seperti kelembapan tinggi atau suhu ekstrem perlu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan resin berbeda dalam metode VARI terhadap sifat mekanik komposit. Selain itu, studi tentang ketahanan komposit terhadap kondisi lingkungan ekstrem seperti kelembapan tinggi atau suhu ekstrem perlu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-780a7.webp" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision (VARI)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-780a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-780a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-780a7.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision (VARI)" alt="JURIS - Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision (VARI)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-90f87.webp" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision (VARI)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-90f87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-90f87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-90f87.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision (VARI)" alt="JURIS - Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision (VARI)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63332-serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision (VARI)" target="_blank">Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan Fiberglass Dan Anyaman Bambu Terhadap Kekuatan Bending Komposit Dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infuision (VARI)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan resin berbeda dalam metode VARI terhadap sifat mekanik komposit. Selain itu, studi tentang ketahanan komposit terhadap kondisi lingkungan ekstrem seperti kelembapan tinggi atau suhu ekstrem perlu dilakukan. Penelitian juga dapat mengembangkan penggunaan bahan penguat alternatif selain serat kaca dan anyaman bambu untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan komposit..
<br>Variasi jumlah lapisan fiberglass dan serat bambu berpengaruh terhadap nilai kekuatan bending komposit.Nilai tegangan bending rata-rata tertinggi terjadi pada variasi 4 sebesar 206,69 MPa, sedangkan yang terendah terjadi pada variasi 1 sebesar 42,83 MPa.Waktu pendistribusian resin bervariasi antara 5 menit 02 detik pada variasi 1 hingga 8 menit 03 detik pada variasi 4
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh sifat lentur material komposit yang dihasilkan dengan metode VARI, serta untuk menganalisis waktu distribusi resin poliester pada lapisan komposit fiberglass dan pita anyaman bambu.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-780a7.webp" type="image/webp" length="90044" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-780a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/serat-bambu-apus-pengaruh-variasi-suhu-sifat-mekan-thumb-90f87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe Zingiber Officinale dengan Ekstraktor Berpengaduk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe Zingiber Officinale dengan Ekstraktor Berpengaduk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe Zingiber Officinale dengan Ekstraktor Berpengaduk ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63330-efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63330-efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:6e85226fb8982bcfb1e79a3f2df1911f</id>
	<published>2026-09-01T08:05:56+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:05:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan pelarut alternatif seperti etanol atau metanol pada efisiensi ekstraksi gingerol. Selain itu, studi tentang optimasi parameter suhu dan waktu ekstraksi dengan metode yang lebih canggih dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan pelarut alternatif seperti etanol atau metanol pada efisiensi ekstraksi gingerol. Selain itu, studi tentang optimasi parameter suhu dan waktu ekstraksi dengan metode yang lebih canggih dapat dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" alt="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" alt="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-f0b1f.webp" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-f0b1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-f0b1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-f0b1f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" alt="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63330-efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" target="_blank">Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan pelarut alternatif seperti etanol atau metanol pada efisiensi ekstraksi gingerol. Selain itu, studi tentang optimasi parameter suhu dan waktu ekstraksi dengan metode yang lebih canggih dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas oleoresin jahe. Terakhir, penelitian tentang interaksi antara komponen aktif jahe seperti shogaol dan zingerone dengan senyawa lain dalam proses ekstraksi bisa menjadi arah baru untuk memahami dinamika kimia yang lebih mendalam..
<br>Pada pengaruh percobaan suhu terhadap kadar gingerol didapatkan kadar gingerol dan shogaol pada percobaan I hingga III yaitu 16,7963% 17,8298%.Pada waktu ekstraksi 60 menit dan suhu ekstraksi 100oC merupakan hasil tertinggi kandungan gigerolnya yaitu sebesar 31,3579%.Sedangkan kadar Gingerol pada suhu ekstraksi 60oC dan 80oC cenderung rendah.Sedangkan pada lama waktu ekstraksi 30 menit dengan suhu 60oC merupakan hasil terendah kandungan gingerolnya yaitu sebesar 16,7963%
<br>Jahe (Zingiber officinale) adalah salah satu jenis rempah rempah yang tergolong dalam suku Zingiberaceae yang telah digunakan secara luas di dunia baik sebagai bumbu dapur maupun sebagai obat medis terhadap penyakit-penyakit ringan. Bagian utama dari jahe yang digunakan adalah rimpang. Produk olahan jahe yang dapat dikembangkan adalah oleoresin jahe yang mengandung komponen gingerol, shogaol, zingerone, resin dan minyak atsiri. Ginger oleoresin berkisar antara 3,2-9,5%, sedangkan kandungan gingerol dalam oleoresin antara 14-25% dan shogaol di oleoresin antara 2,8-7,0%. Mempertimbangkan manfaat jahe yang mengandung antioksidan tinggi yang berfungsi sebagai anti-inflamasi dan mencegah pertumbuhan tumor, perlu untuk mengekstraksi rimpang jahe untuk menentukan jumlah gingerol yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp" type="image/webp" length="107376" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-f0b1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63331-air-clahe-parameter-distribusi-dwi-puji-prabowo-ri" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63331-air-clahe-parameter-distribusi-dwi-puji-prabowo-ri" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:5c324989e655fb043534b8de250df40d</id>
	<published>2026-09-01T08:04:00+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:04:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode CLAHE dengan parameter distribusi lain untuk mengurangi noise pada citra bawah air. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi aplikasi metode ini pada jenis citra bawah air yang berbeda untuk memastikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode CLAHE dengan parameter distribusi lain untuk mengurangi noise pada citra bawah air. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi aplikasi metode ini pada jenis citra bawah air yang berbeda untuk memastikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-ca639.webp" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-ca639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-ca639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-ca639.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" alt="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" alt="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" alt="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63331-air-clahe-parameter-distribusi-dwi-puji-prabowo-ri" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" target="_blank">Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode CLAHE dengan parameter distribusi lain untuk mengurangi noise pada citra bawah air. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi aplikasi metode ini pada jenis citra bawah air yang berbeda untuk memastikan keefektifannya. Selanjutnya, penggabungan CLAHE dengan teknik penguatan kontras lainnya dapat dikaji untuk meningkatkan kualitas citra secara keseluruhan. Penelitian juga perlu mengevaluasi dampak parameter distribusi pada berbagai kondisi cahaya bawah air. Akhirnya, pengembangan algoritma yang lebih efisien untuk memproses citra bawah air dengan resolusi tinggi dapat menjadi fokus penelitian berikutnya..
<br>Kesimpulan yang dapat diambil bahwa usulan kami mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas pada citra bawah air.Hasil yang kami berikan memperlihatkan penajaman citra.Dari ke 3 parameter distribusi metode clahe, diperoleh hasil yang paling baik dalam memperbaiki citra objek bawah air yaitu parameter distribusi exponent yang memiliki nilai terbaik dibandingkan dari 2 parameter yang lain.Dimana parameter distribusi exponent mampu memberikan ketajaman dengan mengurangi beberapa warna terang pada gambar namun metode ini masih meninggalkan noise yang cukup tinggi
<br>Laut merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki oleh indonesia, dimana indonesia memiliki luas lautan hingga 6,49 juta km persegi. Banyak ekosistem yang hidup di laut sebagai salah satunya adalah ikan dimana ikan merupakan komodittas penopang perekonomian negara indonesia. Sehingga pendeteksian objek bawah air merupakan salah satu tindakan awal dalam menjaga ekosistem . dalam pendeteksian objek bawah laut dipengaruhi oleh kualitas citra bawah air. Kualitas bawah air sangat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas citra bawah air adalah panjang gelombang yang berbeda disetiap objek yang ada, masalah intensitas cahaya yang dapat mempengaruhi lingkungan sekitar objek. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp" type="image/webp" length="103734" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-ca639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63344-kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63344-kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:a32d2741fc14f1c7d5908d0c5f1d18bd</id>
	<published>2026-09-01T07:41:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T07:41:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="faisal habib" label="faisal habib" />
	<category term="dony perdana" label="dony perdana" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,faisal,habib,perdana,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak kebisingan terhadap kesehatan ABK secara lebih mendalam, termasuk dampak psikologis dan fisik. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak kebisingan terhadap kesehatan ABK secara lebih mendalam, termasuk dampak psikologis dan fisik. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" alt="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" alt="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63344-kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebis" title="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" target="_blank">Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak kebisingan terhadap kesehatan ABK secara lebih mendalam, termasuk dampak psikologis dan fisik. Kedua, penelitian tentang peredaman suara di kamar mesin kapal dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti jenis material peredam yang digunakan, desain kamar mesin, dan kondisi kapal. Ketiga, studi tentang efek kebisingan terhadap kinerja dan produktivitas ABK juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya, dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan kerja di kapal..
<br>Hasil penelitian menunjukkan nilai kebisingan memenuhi standar MSC.337(91) dengan nilai di bawah 110 dB dan Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Per.13/Men/X/2011 tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika dan Faktor Kimia di Tempat Kerja, ditetapkan sebesar kurang dari 110 dB diantaranya adalah engine dan axulary engine.Sumber kebisingan tertinggi yang dihasilkan pada kamar mesin dihasilkan oleh auxiliary engine.Sedangkan dengan kebisingan pada pagi hari nilai engine 1 nilai kebisingan 95.1 dB, Engine 2 Nilai Kebisingan 92,2 dB, Auxiliary Engine Nilai Kebisingan 98.7 dB, untuk nilai kebisingan siang hari Engine 1 nilai kebisingan 95.1 dB, Engine 2 nilai kebisingan 92,2 dB, Auxiliary Engine nilai kebisingan 98.7 dB dari hasil perbedaan nilai pagi hari dan siang hari nilai kebisingan terbesar Auxiliary Engine dikarenakan dan disebabkan karena faktor kapal mengalami pemakaian kebutuhan yang sangat besar untuk perpipaan dan kelistrikan kapal, untuk penggunaan peredaman paling efektif menggunakan Rockwool (Wol Batu) dikarenakan Tahan panas hingga A750AC, Tidak mudah terbakar (fireproof), Menyerap suara dengan baik dan paling bagus dibandingkan dengan Glasswool (Wol Kaca) untuk pemasangan di engine room menurut penelitian juga pernah dilakukan oleh Andi Hendrawan (2020)
<br>Kebisingan dapat didefinisikan sebagai suara atau bunyi yang bisa mengganggu kenyamanan dan kesehatan serta dapat mengakibatkan ketulian. Kebisingan yang terjadi secara terus menerus dengan intensitas yang tinggi secara tidak sadar dapat berpengaruh terhadap kesehatan Anak Buah Kapal (ABK) yang sedang bertugas di kapal. Gangguan kesehatan dapat terjadi karena para ABK dituntut untuk berada pada kamar mesin kapal yang dapat berlangsung sangat lama sesuai dengan rute dari pelayaran kapal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kebisingan yang terdapat di kamar mesin di kapal Kapal MT. Suchaonugnum. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah pengukuran kebisingan dengan menggunakan alat sound level meter dan analisa data hasil pengukuran.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp" type="image/webp" length="48182" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63350-pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63350-pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:4aae6f1243aeaab507ab83b7913f55c7</id>
	<published>2026-09-01T07:41:29+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T07:41:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="riri sadiana" label="riri sadiana" />
	<category term="saepul huda" label="saepul huda" />
	<category term="faisal kilo" label="faisal kilo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[faisal,huda,kilo,riri,sadiana,saepul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh ketebalan root face dan polaritas pada berbagai jenis material dan ketebalan pelat yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pengelasan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh ketebalan root face dan polaritas pada berbagai jenis material dan ketebalan pelat yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pengelasan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-a7c90.webp" title="JURIS - Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-a7c90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-a7c90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-a7c90.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW" alt="JURIS - Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-d5d53.webp" title="JURIS - Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-d5d53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-d5d53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-d5d53.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW" alt="JURIS - Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-36ea9.webp" title="JURIS - Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-36ea9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-36ea9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-36ea9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW" alt="JURIS - Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63350-pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face" title="JURIS - Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW" target="_blank">Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas  Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh ketebalan root face dan polaritas pada berbagai jenis material dan ketebalan pelat yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pengelasan SMAW dengan menggunakan teknik-teknik pengelasan yang lebih maju, seperti pengelasan laser atau pengelasan hybrid, untuk meningkatkan kualitas sambungan las dan mengurangi defect. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan metode pengujian non-destruktif yang lebih akurat dan efisien untuk mendeteksi defect pada hasil pengelasan SMAW..
<br>Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa polaritas DCEN menghasilkan tembusan yang ideal pada root face 2 mm, sedangkan polaritas DCEP menghasilkan tembusan yang ideal pada root face 3 mm.Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan polaritas DCEN sangat cocok untuk pengerjaan dengan root face 2 mm pada proses pengelasan SMAW
<br>Metode pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) digunakan secara luas dalam industri untuk menggabungkan material logam dengan kekuatan yang tinggi. Namun, pengelasan SMAW dapat menghasilkan cacat seperti porositas, retak, dan pengotoran yang dapat mempengaruhi kekuatan dan keandalan sambungan las. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh ketebalan root face dan polaritas terhadap defect pada tembusan hasil pengelasan SMAW dengan kuat arus ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan root face yang optimal dapat mengurangi terbentuknya defect pada tembusan pengelasan SMAW. Ketebalan root face yang terlalu tipis dapat menyebabkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-a7c90.webp" type="image/webp" length="101120" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-a7c90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-d5d53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/pengelasan-smaw-penetrant-test-polaritas-root-face-thumb-36ea9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63346-varietas-padi-langka-pasar-lokal-sam" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63346-varietas-padi-langka-pasar-lokal-sam" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:1c2353312759d4c7b642a82b31447ef3</id>
	<published>2026-09-01T07:10:08+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T07:10:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="pre nursery" label="pre nursery" />
	<category term="header logo" label="header logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,header,logo,main,nursery,pre]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pemanfaatan teknologi informasi dalam memperluas akses pasar Padi Adan secara lebih mendalam. 2. Analisis efektivitas strategi SWOT yang telah dirancang dalam konteks kearifan lokal untuk menilai keberhasilan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pemanfaatan teknologi informasi dalam memperluas akses pasar Padi Adan secara lebih mendalam. 2. Analisis efektivitas strategi SWOT yang telah dirancang dalam konteks kearifan lokal untuk menilai keberhasilan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-2c287.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-2c287.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-2c287.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-2c287.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-5ca14.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-5ca14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-5ca14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-5ca14.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-a9cdb.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-a9cdb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-a9cdb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-a9cdb.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63346-varietas-padi-langka-pasar-lokal-sam" title="JURIS - Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara" target="_blank">Strategi Pengembangan Padi Lokal Kalimantan Utara</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pemanfaatan teknologi informasi dalam memperluas akses pasar Padi Adan secara lebih mendalam. 2. Analisis efektivitas strategi SWOT yang telah dirancang dalam konteks kearifan lokal untuk menilai keberhasilan penerapannya di lapangan. 3. Studi tentang diversifikasi produk berbasis Padi Adan, seperti olahan pangan khas daerah, untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing di pasar lokal maupun internasional..
<br>Pengembangan Padi Adan di Krayan menghadapi tantangan seperti isolasi geografis dan persaingan pasar.Strategi berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing.Dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan sangat penting untuk keberlanjutan pertanian
<br>Padi Adan merupakan varietas padi lokal yang dibudidayakan oleh masyarakat Dayak di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Keunggulan Padi Adan meliputi aroma khas, tekstur pulen, serta daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan dataran tinggi. Sistem pertanian di Krayan masih berbasis kearifan lokal dengan penggunaan tenaga kerbau dan pupuk organik, serta praktik pascapanen yang berkaitan erat dengan tradisi adat. Namun, pertanian Padi Adan menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses pasar akibat isolasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-5ca14.webp" type="image/webp" length="83932" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-2c287.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-5ca14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/varietas-padi-langka-pasar-lokal-samarinda-pertani-thumb-a9cdb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5439-jurnal-mediagro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63333-model-tunggal-integrasi-sistem-fem-gan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63333-model-tunggal-integrasi-sistem-fem-gan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:cd81db75019518697cf24f4a7cff51e9</id>
	<published>2026-09-01T06:48:33+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T06:48:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan bahan alternatif seperti serat karbon atau aluminium untuk tiang utama bus agar mengurangi berat struktur tanpa mengorbankan kekuatan. Selain itu, perlu dilakukan analisis dinamis untuk mengevaluasi respons ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan bahan alternatif seperti serat karbon atau aluminium untuk tiang utama bus agar mengurangi berat struktur tanpa mengorbankan kekuatan. Selain itu, perlu dilakukan analisis dinamis untuk mengevaluasi respons ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-b06fe.webp" title="JURIS - Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-b06fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-b06fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-b06fe.webp 1x" title="JURIS - Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga" alt="JURIS - Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-f8001.webp" title="JURIS - Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-f8001.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-f8001.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-f8001.webp 1x" title="JURIS - Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga" alt="JURIS - Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63333-model-tunggal-integrasi-sistem-fem-gan" title="JURIS - Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga" target="_blank">Studi Banding Performa Tiang Utama Bus untuk Model Tunggal dan Model Ganda dengan Menggunakan Simulasi Metoda Elemen Hingga</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan bahan alternatif seperti serat karbon atau aluminium untuk tiang utama bus agar mengurangi berat struktur tanpa mengorbankan kekuatan. Selain itu, perlu dilakukan analisis dinamis untuk mengevaluasi respons tiang utama terhadap beban berulang atau kondisi jalan yang tidak rata. Terakhir, studi tentang integrasi sistem pengaman aktif, seperti sensor tekanan atau struktur deformable, dapat dikembangkan untuk meningkatkan keselamatan penumpang dalam kecelakaan..
<br>Simulasi FEM menunjukkan perbedaan tegangan maupun displacement pada struktur tiang utama bus model tunggal dan model ganda jika dikenai gaya 5 x dari massa atap.Tegangan dan displacement pada tiang utama model tunggal yaitu berturut turut sebesar 1,287 x 106 N/m2 dan 6,448 x 10-1 mm.Sedangkan tegangan dan displacement pada tiang utama model ganda yaitu berturut turut sebesar 2,936 x 106 N/m2 dan 1,580 mm.Bentuk rangka tiang utama yang terbaik adalah tiang utama model tunggal karena memiliki angka keamanan yang tinggi dengan tegangan dan displacement yang rendah
<br>Sehingga setiap komponen dari bus harus memiliki struktur rangka yang kuat terutama pada tiang utama. Masing-masing tiang utama umumnya dibuat dari sebuah baja profil tunggal (model tunggal). Tetapi tiang utama bus ini juga dapat dibuat dari gabungan dua buah baja profil dengan cara di las (model ganda) yang mempunyai dimensi luar yang sama dengan model tunggal. Penelitian ini bertujuan memodelkan dan membandingkan performa tiang utama sebuah bus untuk tiang model tunggal dan model ganda dengan menggunakan FEM (Finite Element Method). Hasil simulasi FEM adalah berupa tegangan dan displacement. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan tegangan dan displacement pada tiang utama model tunggal yaitu berturut turut...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-b06fe.webp" type="image/webp" length="52356" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-b06fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/model-tunggal-integrasi-sistem-fem-ganda-banding-p-thumb-f8001.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63334-heat-sink-sfhs-straight-fin-hea" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63334-heat-sink-sfhs-straight-fin-hea" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:bf5e9656e2bc8f7089096128b5b88e74</id>
	<published>2026-09-01T06:47:32+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T06:47:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="eko julianto" label="eko julianto" />
	<category term="muhamad safi" label="muhamad safi" />
	<category term="ishak amar" label="ishak amar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amar,eko,ishak,julianto,muhamad,safi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan bahan alternatif untuk sirip SFHS seperti bahan komposit atau logam dengan konduktivitas termal tinggi untuk meningkatkan efisiensi pendinginan. Selain itu, studi tentang optimasi bentuk sirip SFHS dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan bahan alternatif untuk sirip SFHS seperti bahan komposit atau logam dengan konduktivitas termal tinggi untuk meningkatkan efisiensi pendinginan. Selain itu, studi tentang optimasi bentuk sirip SFHS dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp 1x" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" alt="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-1d450.webp" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-1d450.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-1d450.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-1d450.webp 1x" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" alt="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp 1x" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" alt="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63334-heat-sink-sfhs-straight-fin-hea" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" target="_blank">Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan bahan alternatif untuk sirip SFHS seperti bahan komposit atau logam dengan konduktivitas termal tinggi untuk meningkatkan efisiensi pendinginan. Selain itu, studi tentang optimasi bentuk sirip SFHS dengan variasi ketebalan dan sudut kemiringan bisa dilakukan untuk mengeksplorasi kinerja termal yang lebih baik. Terakhir, penelitian tentang integrasi sistem pendinginan hibrida yang menggabungkan konveksi alami dan paksa pada SFHS dapat menjadi arah studi baru untuk meningkatkan aplikasi praktis di bidang mikroelektronik..
<br>Hasil studi numerik menunjukkan bahwa laju pendinginan SFHS dapat meningkat dengan memvariasikan ketebalan sirip dan kecepatan aliran fluida.Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ketebalan sirip 3 mm dan kecepatan aliran fluida 10 m/s memiliki prospek untuk penelitian lanjutan dan aplikasi praktis dalam bidang komponen mikroelektronik dan komputer karena peningkatan bilangan Nusselt dengan nilai maksimum 59,74
<br>Beban panas pada chip komputer selama kinerja komputasi adalah topik utama, sehingga diperlukan perangkat pendingin. Heat sink adalah salah satu alat yang umum digunakan untuk mengurangi beban panas selama kinerja komputer. Berbagai konfigurasi heat sink telah dikembangkan dan diteliti secara luas untuk mencapai desain dengan kinerja termal optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi desain terbaik pada straight fin heat sink (SFHS) yang memiliki kinerja termal dan hidraulik terbaik. SFHS dengan variasi ketebalan sirip 1 mm, 2 mm, dan 3 mm diproposiskan dalam studi ini. Metode numerik dilakukan menggunakan program Computational Fluid Dynamics dengan mempertimbangkan kecepatan aliran fluida 4 m/s, 6 m/s, 8 m/s, dan 10 m/s. Hasil numerik menunjukkan bahwa laju pendinginan SFHS dapat meningkat dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp" type="image/webp" length="112112" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-1d450.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Sumber Benih Stek dan Umbi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Sumber Benih Stek dan Umbi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Sumber Benih Stek dan Umbi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63348-hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63348-hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:0f2b79eeeebd07ed7a328f1bcbb96aab</id>
	<published>2026-09-01T06:21:51+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T06:21:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="pre nursery" label="pre nursery" />
	<category term="header logo" label="header logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,header,logo,main,nursery,pre]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan melibatkan varietas kentang yang lebih beragam, uji coba lapangan berskala lebih besar, dan kondisi lingkungan yang beragam untuk memperkuat validitas temuan ini. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan melibatkan varietas kentang yang lebih beragam, uji coba lapangan berskala lebih besar, dan kondisi lingkungan yang beragam untuk memperkuat validitas temuan ini. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-57bab.webp" title="JURIS - Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-57bab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-57bab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-57bab.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang" alt="JURIS - Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-66d2f.webp" title="JURIS - Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-66d2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-66d2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-66d2f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang" alt="JURIS - Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-d2d87.webp" title="JURIS - Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-d2d87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-d2d87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-d2d87.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang" alt="JURIS - Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63348-hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produk" title="JURIS - Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang" target="_blank">Pengaruh Sumber Benih (Stek dan Umbi) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang G2 Granola Lembang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan melibatkan varietas kentang yang lebih beragam, uji coba lapangan berskala lebih besar, dan kondisi lingkungan yang beragam untuk memperkuat validitas temuan ini. Selain itu, penilaian komprehensif terhadap perkembangan akar, efisiensi penyerapan hara, dan kelayakan ekonomi diperlukan untuk memberikan perbandingan yang lebih teliti antara teknik perbanyakan stek batang dan berbasis umbi. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada optimasi teknik perbanyakan benih kentang, termasuk penggunaan stek dan umbi, untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas benih kentang di Indonesia..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil tanaman yang diamati.Uji T memperlihatkan nilai p-value < 0,005 pada seluruh parameter pengamatan hari ke-56, 70, dan 84.Benih yang berasal dari umbi memiliki rerata yang lebih tinggi pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan berat umbi.Namun, benih yang berasal dari stek memberikan rerata yang lebih tinggi pada jumlah cabang primer dan jumlah umbi
<br>Produktivitas kentang di Indonesia masih relatif rendah yaitu 13,38 t haAA, dibandingkan dengan potensi hasil optimal yang dapat mencapai 26,5 t haAA. Rendahnya produktivitas ini disebabkan oleh penggunaan benih berkualitas rendah, praktik budidaya yang kurang efisien, serta keterbatasan akses petani terhadap teknologi dan sarana produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan hasil benih kentang Generasi-2 (G2) yang diperoleh dari stek dan umbi varietas Granola Lembang di lahan percobaan di Pujon, Malang. Percobaan dilakukan dengan penerapan teknik budidaya standar, termasuk pemupukan organik dan anorganik, pembumbunan, pengairan, serta pengendalian hama dan penyakit terpadu. Parameter agronomi yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-57bab.webp" type="image/webp" length="87078" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-57bab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-66d2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/hasil-penelitian-kentang-g2-stek-umbi-produktivita-thumb-d2d87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5439-jurnal-mediagro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri Pandanus Tectorius Ae Resin Polyester ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri Pandanus Tectorius Ae Resin Polyester ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri Pandanus Tectorius Ae Resin Polyester ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63338-komposit-resin-epoxyserat-daun-pand" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63338-komposit-resin-epoxyserat-daun-pand" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:6ab44938a803116237a8dec5ebd7465b</id>
	<published>2026-09-01T06:21:50+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T06:21:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: (1) Mengevaluasi pengaruh penggunaan larutan alkali berbeda terhadap sifat mekanis serat daun pandan duri sebagai alternatif perendaman air laut. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: (1) Mengevaluasi pengaruh penggunaan larutan alkali berbeda terhadap sifat mekanis serat daun pandan duri sebagai alternatif perendaman air laut. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-95523.webp" title="JURIS - Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-95523.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-95523.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-95523.webp 1x" title="JURIS - Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester" alt="JURIS - Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-5e48b.webp" title="JURIS - Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-5e48b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-5e48b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-5e48b.webp 1x" title="JURIS - Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester" alt="JURIS - Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-d4cac.webp" title="JURIS - Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-d4cac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-d4cac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-d4cac.webp 1x" title="JURIS - Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester" alt="JURIS - Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63338-komposit-resin-epoxyserat-daun-pand" title="JURIS - Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester" target="_blank">Tegangan Pullout Dan Perekaan Permukaan Pada Serat Daun Pandan Duri (Pandanus Tectorius) Ae Resin Polyester</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: (1) Mengevaluasi pengaruh penggunaan larutan alkali berbeda terhadap sifat mekanis serat daun pandan duri sebagai alternatif perendaman air laut. (2) Mengkaji dampak perendaman berdurasi lebih dari 4 minggu terhadap stabilitas struktur mikro serat dan kompatibilitas dengan matrik resin. (3) Membandingkan kinerja serat daun pandan duri dengan serat alami lainnya seperti serat kelapa atau serat bambu dalam komposit resin polyester untuk menentukan potensi substitusi bahan baku. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang optimasi pengolahan serat alami dalam industri komposit..
<br>Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa.1) Perlakuan perendaman air laut dapat meningkatkan sifat mekanis kekuatan tarik, tetapi lama waktu perendaman kekuatan tarik akan mengalami penurunan.2) Serat daun pandan duri mempunyai kompatibilitas yang sangat bagus dengan resin polyester, karena hasil dari pengujian Pull Out dan kerapatan serat dan matrik, serat yang direndaman air laut selama 2 minggu mempunyai nilai tegangan geser 1,33 Mpa, dikarenakan perendaman 2 minggu memiliki ikatan yang bagus antara serat dan resin.3) Perendaman air laut selama 2 minggu memberikan hasil optimal dalam meningkatkan kompatibilitas antara serat dan matrik resin polyester
<br>Dewasa ini perkembangan teknologi yang semakin maju menyebabkan kebutuhan material komposit semakin meningkat, salah satunya teknologi material komposit berpenguat serat alam, serat daun pandan duri berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan baku material komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dan foto mikro serat daun pandan duri dengan perlakuan perendaman air laut. Pengujian pull-out juga dilakukan untuk mengetahui tegangan geser serat dengan matrik resin polyester. Serat daun pandan duri yang direndam kedalam air laut,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-5e48b.webp" type="image/webp" length="110586" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-95523.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-5e48b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/komposit-resin-epoxyserat-daun-pandan-wangi-hasil-thumb-d4cac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik Kekerasan Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik Kekerasan Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik Kekerasan Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63336-hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63336-hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:3eb53f0dbd3573709502cfc643465a43</id>
	<published>2026-09-01T06:10:45+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T06:10:45+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh variasi arus pada pengelasan stainless steel 304 terhadap sifat mekanik dan performa peralatan. Selain itu, dapat juga dilakukan analisis lebih lanjut tentang pengaruh tegangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh variasi arus pada pengelasan stainless steel 304 terhadap sifat mekanik dan performa peralatan. Selain itu, dapat juga dilakukan analisis lebih lanjut tentang pengaruh tegangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-7d667.webp" title="JURIS - Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-7d667.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-7d667.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-7d667.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304" alt="JURIS - Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-588a2.webp" title="JURIS - Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-588a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-588a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-588a2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304" alt="JURIS - Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63336-hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan" title="JURIS - Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304" target="_blank">Analisis Pengelasan SMAW Tegangan DC Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, Foto Makro dan Mikro Pada Stainless Steel 304</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh variasi arus pada pengelasan stainless steel 304 terhadap sifat mekanik dan performa peralatan. Selain itu, dapat juga dilakukan analisis lebih lanjut tentang pengaruh tegangan sisa akibat pemanasan pada proses pengelasan terhadap kekuatan material. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi arus pada pengelasan stainless steel 304 terhadap distribusi kekerasan dan struktur mikro hasil lasan. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi pengelasan dan meningkatkan kualitas hasil lasan stainless steel 304..
<br>Hasil pengujian foto makro menunjukkan pengelasan yang bagus dan halus terletak pada kuat arus 100 A, sedangkan kuat arus 80 A dan 120 A hasilnya rigi Ae rigi lasannya kasar, sedangkan hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan hasil struktur mikro yang bagus adalah pada arus 100 A karena struktur mikronya halus dan rapat serta di dominasi struktur karbida krom.Hasil pengujian tidak merusak menunjukkan hasil semua lasan tidak ada cacat retak dan cacat porositas.Hasil pengujian tarik yang paling tinggi adalah 434.85 MPa terletak pada arus pengelasan 100 A, sedang distribusi kekerasan yang paling tinggi adalah 90.66 HRB terletak juga pada pengelasan arus 100 A
<br>Penggunaan kuat arus yang berbeda pada pengelasan Stainlees Stell 304 sangat berpengaruh terhadap sifat fisik dan mekanik hasil lasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh hasil foto makro, struktur mikro, menguji tidak merusak, pengujian tarik dan juga distribusi kekerasan. Penelitian ini menggunakan bahan plat Stainless Steel 304 dengan ketebalan 8 mm. Selanjutnya spesimen dilakukan pengelasan dengan varisai kuat arus yang berbeda yaitu arus 80 A, 100 A, 120 A. Hasil pengelasan dilakukan pengamatan foto makro, mikro, uji tidak merusak, pengujian tarik dan distribusi kekerasan. Hasil pengujian foto makro menunjukkan pengelasan yang bagus dan halus terletak pada kuat arus 100 A, sedangkan kuat arus 80 A dan 120 A hasilnya rigi Ae rigi lasannya kasar, sedangkan hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan hasil struktur mikro...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-588a2.webp" type="image/webp" length="143336" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-7d667.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/hasil-las-e6013-variasi-kuat-arus-pengelasan-uji-s-thumb-588a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63335-risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63335-risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:e9f176d66750e4b2c403648f336dc967</id>
	<published>2026-09-01T06:07:44+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T06:07:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh lingkungan korosif lain selain HCl pada baja ST60 pasca pengelasan GTAW. Selain itu, perlu dikaji penggunaan teknik pengelasan alternatif seperti MIG atau FCAW dengan variasi parameter yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh lingkungan korosif lain selain HCl pada baja ST60 pasca pengelasan GTAW. Selain itu, perlu dikaji penggunaan teknik pengelasan alternatif seperti MIG atau FCAW dengan variasi parameter yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-9dd56.webp" title="JURIS - Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-9dd56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-9dd56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-9dd56.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process" alt="JURIS - Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-72db1.webp" title="JURIS - Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-72db1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-72db1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-72db1.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process" alt="JURIS - Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-6d134.webp" title="JURIS - Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-6d134.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-6d134.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-6d134.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process" alt="JURIS - Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63335-risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60" title="JURIS - Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process" target="_blank">Analysis Of Corrosion Rate Of St 60 Steel After Gtaw Welding Process</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh lingkungan korosif lain selain HCl pada baja ST60 pasca pengelasan GTAW. Selain itu, perlu dikaji penggunaan teknik pengelasan alternatif seperti MIG atau FCAW dengan variasi parameter yang berbeda untuk membandingkan hasil korosi dan kekerasan. Terakhir, studi tentang pengaruh perlakuan pasca pengelasan (seperti pemanasan atau pendinginan) pada ketahanan korosi baja ST60 juga penting untuk dikembangkan..
<br>Pengelasan GTAW dengan arus 120A menghasilkan kekerasan tertinggi dan laju korosi terendah pada baja ST60.Peningkatan arus las meningkatkan kekerasan material namun menurunkan laju korosi.Pengelasan memengaruhi struktur mikro dan sifat mekanik baja ST60, sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk memvalidasi hasil ini dengan metode lain atau kondisi lingkungan yang berbeda
<br>Korosi merupakan suatu proses dimana proses ini menimbulkan suatu masalah karena dapat menghambat sebuah pekerjaan. Dalam hal ini korosi juga dapat menyerang besi baja ST60, baja yang dalam kehidupan sehari hari sangat mudah untuk diaplikasikan. Salah satu pengaplikasiannya adalah pembuatan pipa. Pipa digunakan sebagai sarana transportasi pengalir cairan, karena dianggap lebih murah dan effisien, slah satunya aliran HCl. Untuk mendapat panjang pipa yang diinginkan dapat digunakan proses pengelasan sebagai penyambung. Dalam tulisan ini dilakukan pengujian laju korosi serta pengaruh korosi terhadapt baja ST60 dengan variasi arus las 80, 100, 120 A dan tanpa proses pengelasan yang direndam dalam larutan HCl selama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-72db1.webp" type="image/webp" length="87538" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-9dd56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-72db1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/risiko-laju-korosi-baja-laterit-st60-analisis-eros-thumb-6d134.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63327-program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63327-program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:fc474448039884758e1a58077a0567c1</id>
	<published>2026-09-01T06:06:01+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T06:06:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan persepsi etika antara mahasiswa profesi akuntansi yang bekerja di kantor akuntan publik dan mereka yang tidak. Untuk lebih memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan ini, penelitian lanjutan dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan persepsi etika antara mahasiswa profesi akuntansi yang bekerja di kantor akuntan publik dan mereka yang tidak. Untuk lebih memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan ini, penelitian lanjutan dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-d7646.webp" title="JURIS - Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-d7646.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-d7646.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-d7646.webp 1x" title="JURIS - Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa" alt="JURIS - Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-7f12a.webp" title="JURIS - Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-7f12a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-7f12a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-7f12a.webp 1x" title="JURIS - Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa" alt="JURIS - Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-8f6cd.webp" title="JURIS - Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-8f6cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-8f6cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-8f6cd.webp 1x" title="JURIS - Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa" alt="JURIS - Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63327-program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern" title="JURIS - Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa" target="_blank">Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan persepsi etika antara mahasiswa profesi akuntansi yang bekerja di kantor akuntan publik dan mereka yang tidak. Untuk lebih memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada studi kualitatif yang menyelidiki pengalaman dan persepsi mahasiswa secara mendalam. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pendidikan etika yang efektif untuk mahasiswa profesi akuntansi, termasuk metode pengajaran dan materi yang relevan dengan praktik akuntansi di dunia nyata. Terakhir, penelitian juga dapat mengusulkan pengembangan program magang atau pelatihan yang lebih terstruktur untuk mahasiswa, agar mereka dapat memperoleh pengalaman praktis dan pemahaman yang lebih dalam tentang etika profesi akuntansi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kesadaran antara mahasiswa profesi akuntansi yang bekerja di kantor akuntan publik dan mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja di bidang tersebut.Perbedaan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh tingkat pengalaman kerja, yang menurut peneliti memiliki kontribusi terhadap pemahaman terhadap kode etik profesi.Pengalaman kerja yang dimiliki oleh mahasiswa yang bekerja di Kantor Akuntan Publik memberikan mereka pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan prinsip-prinsip etika dalam praktik akuntansi.Hal ini pada akhirnya memengaruhi cara mereka merespons atau menjawab kuesioner penelitian yang berkaitan dengan kode etik akuntan
<br>Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami dan membandingkan kesadaran kode etik akuntan antara mahasiswa profesi akuntansi yang bekerja di akuntan publik dan mahasiswa profesi akuntansi yang tidak bekerja di akuntan publik di lingkungan Universitas Tarumanagara. Data penelitian diperoleh dengan menyebarkan kuesioner mengenai topik dan tujuan penelitian diperoleh dari penerapan dan tinjauan pustaka, termasuk penelitian terdahulu yang relevan dengan penulisan penelitian ini. Pengukuran hasil angket dilakukan dengan skala Likert dengan teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah, yaitu: 1)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-7f12a.webp" type="image/webp" length="41384" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-d7646.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-7f12a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/program-magang-mahasiswa-praktik-akuntansi-modern-thumb-8f6cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1320-binamandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15298-jurnal-manajemen-bisnis-keuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 01 Sep 2026 09:30:13 +0700. 24 items. Served in: 4.626 seconds [atom] -->
