<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-09-04T06:15:02+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64281-strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64281-strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:53e620140ccd4c24e639c52f0d6ce7f5</id>
	<published>2026-09-04T05:49:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:49:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mempelajari dampak perubahan jenis substrat terhadap keanekaragaman makroalga, serta membandingkan pola distribusi makroalga di perairan dengan kondisi lingkungan yang berbeda seperti kedalaman dan salinitas. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mempelajari dampak perubahan jenis substrat terhadap keanekaragaman makroalga, serta membandingkan pola distribusi makroalga di perairan dengan kondisi lingkungan yang berbeda seperti kedalaman dan salinitas. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-69276.webp" title="JURIS - PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-69276.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-69276.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-69276.webp 1x" title="JURIS - PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara" alt="JURIS - PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-7252c.webp" title="JURIS - PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-7252c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-7252c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-7252c.webp 1x" title="JURIS - PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara" alt="JURIS - PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-c9e51.webp" title="JURIS - PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-c9e51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-c9e51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-c9e51.webp 1x" title="JURIS - PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara" alt="JURIS - PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64281-strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka" title="JURIS - PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara" target="_blank">PolA Distribusi Makroalga Pada Ekosistem Lamun Dan Karang Di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mempelajari dampak perubahan jenis substrat terhadap keanekaragaman makroalga, serta membandingkan pola distribusi makroalga di perairan dengan kondisi lingkungan yang berbeda seperti kedalaman dan salinitas. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi peran aktivitas manusia, seperti penangkapan ikan atau penggunaan alat bantu nelayan, dalam memengaruhi sebaran dan kepadatan makroalga. Penelitian tentang adaptasi makroalga terhadap perubahan iklim juga relevan, terutama mengingat perubahan suhu dan keasaman laut yang semakin meningkat. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, langkah konservasi dan manajemen ekosistem perairan dapat dirancang lebih efektif untuk menjaga keseimbangan ekologis dan keberlanjutan sumber daya hayati..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Perairan Desa Wawatu dapat disimpulkan yaitu sebagai berikut.Jenis makroalga yang ditemukan di Perairan Desa Wawatu yaitu, pada ekosistem lamun 1 jenis kelas Chlorophyta (C.ornota) dan 2 jenis kelas Rhodophyta (G.Pada ekosistem karang 2 jenis kelas Phaeophyta (S.ornota) dan 6 jenis kelas Rhodophyta (G.Pola distribusi jenis makroalga pada ekosistem lamun dan karang di Perairan Desa Wawatu yaitu merata
<br>Makroalga merupakan sumber daya hayati laut yang memiliki nilai ekonomis penting, antara lain sebagai bahan makanan, obat-obatan dan bahan industri. Makroalga dapat dijumpai pada rataan terumbu karang dan lamun dimana masih terdapat sinar matahari yang cukup untuk melakukan fotosintesis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui distribusi magroalga pada ekosistem lamun dan karang di Perairan Desa Wawatu Moramo Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018-April 2019, yang meliputi pengambilan data dan pengelolaan data penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode transek kuadrat (1 x 1 m) dan diletakkan pada jarak 10 m dari suatu kuadrat ke kuadrat berikutnya. Pengambilan data tiap stasiunnya terdiri dari 3 sub stasiun. Jenis makroalga yang ditemukan pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-7252c.webp" type="image/webp" length="62826" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-69276.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-7252c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/strategi-manajemen-ekosistem-konservasi-terumbu-ka-thumb-c9e51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA SULAWESI TENGGARA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA SULAWESI TENGGARA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA SULAWESI TENGGARA ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64278-isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64278-isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:9b0793caaf2e3d20d9185716565cec7c</id>
	<published>2026-09-04T05:41:18+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:41:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi ekstrak aseton spons Haliclona sp. terhadap bakteri lain seperti Vibrio spp. atau Pseudomonas aeruginosa untuk memperluas spektrum aktivitas antibakteri. Selain itu, penggunaan metode ekstraksi alternatif seperti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi ekstrak aseton spons Haliclona sp. terhadap bakteri lain seperti Vibrio spp. atau Pseudomonas aeruginosa untuk memperluas spektrum aktivitas antibakteri. Selain itu, penggunaan metode ekstraksi alternatif seperti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-ce35e.webp" title="JURIS - KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-ce35e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-ce35e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-ce35e.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA" alt="JURIS - KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-70663.webp" title="JURIS - KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-70663.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-70663.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-70663.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA" alt="JURIS - KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-b2ebd.webp" title="JURIS - KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-b2ebd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-b2ebd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-b2ebd.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA" alt="JURIS - KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64278-isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst" title="JURIS - KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA" target="_blank">KAJIAN BIOAKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SPONS LAUT Haliclona sp., DARI PERAIRAN TANJUNG TIRAM MORAMO UTARA,  SULAWESI TENGGARA</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi ekstrak aseton spons Haliclona sp. terhadap bakteri lain seperti Vibrio spp. atau Pseudomonas aeruginosa untuk memperluas spektrum aktivitas antibakteri. Selain itu, penggunaan metode ekstraksi alternatif seperti supercritical CO2 atau ultrasonik dapat dievaluasi untuk meningkatkan efisiensi isolasi senyawa aktif. Studi lebih lanjut juga diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa spesifik dalam ekstrak yang berperan sebagai agen antibakteri, serta mengevaluasi efek kemanusiaan dan keberlanjutan penggunaannya dalam industri farmasi..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa.Senyawa metabolit sekunder yang teridentifikasi pada ekstrak aseton spons Haliclona sp.yaitu senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, terpenoid, dan tanin/polifenol.Kemampuan bioaktivitas ekstrak aseton spons Haliclona sp.typhi dan dikategorikan lemah pada bakteri E
<br>Spons merupakan salah satu komponen organisme penyusun terumbu karang yang menghasilkan senyawa metabolit sekunder dan mempunyai potensi yang belum banyak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder dan bioaktivitas antibakteri ekstrak aseton spons Haliclona sp. terhadap tiga bakteri pathogen Salmonella typhi, Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Pengujian dan identifikasi senyawa metabolit sekunder dilakukan dengan menggunakan reagen (pereaksi). Sedangkan aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak aseton spons Haliclona sp. teridentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-b2ebd.webp" type="image/webp" length="91262" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-ce35e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-70663.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/isolasi-senyawa-antosianin-metabolit-sekunder-ekst-thumb-b2ebd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR Thalassina anomala DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR Thalassina anomala DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR Thalassina anomala DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64267-ekosistem-mangrove-tanjung-habi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64267-ekosistem-mangrove-tanjung-habi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:9df70869e3d1c7949b796d560485c632</id>
	<published>2026-09-04T05:35:05+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:35:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh perubahan iklim terhadap pola distribusi dan kepadatan T. anomala di ekosistem mangrove, serta analisis peran ekologis spesies ini dalam menjaga keseimbangan ekosistem mangrove. Selain itu, studi tentang dampak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh perubahan iklim terhadap pola distribusi dan kepadatan T. anomala di ekosistem mangrove, serta analisis peran ekologis spesies ini dalam menjaga keseimbangan ekosistem mangrove. Selain itu, studi tentang dampak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-e15a3.webp" title="JURIS - KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-e15a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-e15a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-e15a3.webp 1x" title="JURIS - KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN" alt="JURIS - KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-933c2.webp" title="JURIS - KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-933c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-933c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-933c2.webp 1x" title="JURIS - KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN" alt="JURIS - KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-83c81.webp" title="JURIS - KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-83c81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-83c81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-83c81.webp 1x" title="JURIS - KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN" alt="JURIS - KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64267-ekosistem-mangrove-tanjung-habi" title="JURIS - KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN" target="_blank">KARAKTERISTIK HABITAT LOBSTER LUMPUR (Thalassina anomala) DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh perubahan iklim terhadap pola distribusi dan kepadatan T. anomala di ekosistem mangrove, serta analisis peran ekologis spesies ini dalam menjaga keseimbangan ekosistem mangrove. Selain itu, studi tentang dampak aktivitas manusia seperti pengambilan substrat dan perubahan kualitas air terhadap habitat T. anomala perlu dilakukan untuk memahami ancaman yang dihadapi spesies ini. Terakhir, penelitian tentang interaksi T. anomala dengan spesies lain dalam ekosistem mangrove dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika ekosistem tersebut..
<br>Anomala berada pada ekosistem mangrove dengan karakteristik berbentuk gundukan yang terhubung dengan liang atau sarang di bawahnya dan sangat dipengaruhi oleh fluktuasi parameter hidrooseanografi perairan.Kepadatan gundukan tertinggi diperoleh pada stasiun 2 atau pada stasiun dengan substrat berlumpur dengan jumlah 45 gundukan sedangkan kepadatan gundukan terendah (15 gundukan) diperoleh pada substrat kombinasi (lumpur, pasir dan kerikil).anomala pada setiap stasiun memperlihatkan pola distribusi acak (random)
<br>Karakteristik habitat Thalassina anomala ditandai dengan keberadaan gundukan yang didalam terdapat liang/sarang. T. anomala merupakan salah satu spesies kunci (Keystone species) di ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Karakteristik Habitat, Kepadatan, Dan Pola Distribusi Lobster Lumpur (Thalassina anomala) di Ekosistem Mangrove Desa Tanjung Tiram, Kec. Moramo Utara, Kab. Konawe Selatan. penilitian ini menggunakan metode purpose sampling untuk penentuan stasiun dan pengambilan sample menggunakan metode simple random sampling. Kepadatan T.anomala dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-83c81.webp" type="image/webp" length="102780" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-e15a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-933c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/ekosistem-mangrove-tanjung-habitat-characteristics-thumb-83c81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP Lutjanus lutjanus DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP Lutjanus lutjanus DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP Lutjanus lutjanus DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64272-ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64272-ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:1e94f4f4f05aca13a5318cd526a3ba70</id>
	<published>2026-09-04T05:22:50+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:22:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengganti waktu pengambilan sampel menjadi musim peralihan timur ke barat untuk melihat perbedaan pola reproduksi ikan kakap. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai parameter fekunditas dan diameter ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengganti waktu pengambilan sampel menjadi musim peralihan timur ke barat untuk melihat perbedaan pola reproduksi ikan kakap. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai parameter fekunditas dan diameter ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-7ea6a.webp" title="JURIS - ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-7ea6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-7ea6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-7ea6a.webp 1x" title="JURIS - ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN" alt="JURIS - ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-1d5d6.webp" title="JURIS - ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-1d5d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-1d5d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-1d5d6.webp 1x" title="JURIS - ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN" alt="JURIS - ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-7bb7c.webp" title="JURIS - ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-7bb7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-7bb7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-7bb7c.webp 1x" title="JURIS - ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN" alt="JURIS - ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64272-ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat" title="JURIS - ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN" target="_blank">ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KAKAP (Lutjanus lutjanus) DI PERAIRAN DESA NGAPAWALI TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengganti waktu pengambilan sampel menjadi musim peralihan timur ke barat untuk melihat perbedaan pola reproduksi ikan kakap. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai parameter fekunditas dan diameter telur dengan memastikan sampel ikan sudah mencapai tahap kematangan gonad III dan IV. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengaruh faktor lingkungan seperti suhu air dan kualitas habitat terhadap proses kematangan gonad ikan kakap di Teluk Kolono..
<br>Berdasarkan hasil penelitian di Perairan Desa Ngapawali Teluk Kolono dapat disimpulkan bahwa ikan kakap (L.lutjanus) yang diperoleh sebanyak 93 individu dan memiliki 8 kelas sebaran ukuran panjang dengan kisaran 138Ae185 mm.Rasio kelamin secara keseluruhan memiliki proporsi 1.0,69 menunjukkan ikan yang tertangkap berada pada kondisi yang tidak seimbang.Tahapan kematangan gonad yang ditemukan berada pada kondisi TKG I dan TKG II baik jantan maupun betina.Ikan jantan dominan pada TKG I dan ikan betina dominan pada TKG II selama bulan penelitian.IKG berkisar antara 0,03% Ae 0,63% pada ikan jantan dan 0,01% Ae 1,00% pada ikan betina
<br>Ikan kakap (Lutjanus lutjanus) merupakan salah satu target penangkapan di perairan Teluk Kolono. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji beberapa aspek biologi reproduksi ikan kakap (L. lutjanus) di perairan desa Ngapawali Teluk Kolono. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan yaitu Maret-Mei 2022 mewakili musim peralihan barat ke timur. Ikan contoh diambil menggunakan alat tangkap jaring insang. Keseluruhan ikan yang tertangkap sebanyak 93 ekor yakni terdiri dari 38 ekor jantan dan 55 ekor betina memiliki kisaran panjang 138-185 mm, rasio kelamin jantan dan betina tidak seimbang yaitu 1:1,45, gonad berada pada kondisi TKG I-II, IKG berkisar antara 0,03%-0,63% ikan jantan dan 0,01%-1,00% ikan betina, sedangkan ukuran pertama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-1d5d6.webp" type="image/webp" length="74532" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-7ea6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-1d5d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-alat-thumb-7bb7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat Kaombo Desa Wabula Buton Sulawesi Tenggara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat Kaombo Desa Wabula Buton Sulawesi Tenggara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat Kaombo Desa Wabula Buton Sulawesi Tenggara ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64284-degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pes" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64284-degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pes" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:3198b6744115d55a4ff38defce3a7691</id>
	<published>2026-09-04T05:09:16+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:09:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="wabula buton" label="wabula buton" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,buton,header,ojs,page,uho,wabula]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut hubungan antara kerapatan lamun dengan parameter kualitas air, seperti salinitas, pH, dan kandungan oksigen terlarut, untuk memahami pengaruhnya terhadap kesehatan ekosistem ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut hubungan antara kerapatan lamun dengan parameter kualitas air, seperti salinitas, pH, dan kandungan oksigen terlarut, untuk memahami pengaruhnya terhadap kesehatan ekosistem ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-23269.webp" title="JURIS - Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat (Kaombo) Desa Wabula Buton, Sulawesi Tenggara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-23269.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-23269.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-23269.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat (Kaombo) Desa Wabula Buton, Sulawesi Tenggara" alt="JURIS - Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat (Kaombo) Desa Wabula Buton, Sulawesi Tenggara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-a4563.webp" title="JURIS - Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat (Kaombo) Desa Wabula Buton, Sulawesi Tenggara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-a4563.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-a4563.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-a4563.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat (Kaombo) Desa Wabula Buton, Sulawesi Tenggara" alt="JURIS - Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat (Kaombo) Desa Wabula Buton, Sulawesi Tenggara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64284-degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pes" title="JURIS - Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat (Kaombo) Desa Wabula Buton, Sulawesi Tenggara" target="_blank">Identifikasi Jenis dan Kerapatan Lamun di Perairan Laut Hukum Adat (Kaombo) Desa Wabula Buton, Sulawesi Tenggara</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut hubungan antara kerapatan lamun dengan parameter kualitas air, seperti salinitas, pH, dan kandungan oksigen terlarut, untuk memahami pengaruhnya terhadap kesehatan ekosistem lamun. (2) Melakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan kerapatan lamun dan kualitas air secara berkala, sehingga dapat mengidentifikasi tren dan pola yang terjadi. (3) Menjelajahi hubungan antara keanekaragaman hayati lamun dengan ekosistem pendukung lainnya, seperti mangrove dan terumbu karang, untuk memahami interaksi dan ketergantungan antara spesies dalam ekosistem pesisir..
<br>Hemprichii memiliki tingkat kerapatan yang lebih tinggi dengan kategori sangat rapat dibandingkan dengan lamun jenis lain yang ditemukan di lokasi penelitian.Parameter kualitas air di wilayah perairan laut Hukum Adat Wabula masih ideal untuk mendukung pertumbuhan lamun secara optimal
<br>Lamun (seagrass) merupakan tumbuhan bawah laut yang memiliki peran ekologis yang sangat penting di ekosistem pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kerapatan lamun di wilayah hukum adat (Kaombo) Desa Wabula, Buton, Sulawesi Tenggara. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling pada tiga stasiun yang memiliki karakteristik ekosistem berbeda. Hasil penelitian menunjukkan adanya tujuh spesies lamun, yaitu Enhalus acoroides (Ea), Thalasia hemprichii (Th), Halodule uninervis (Hu), Syringodium isoetifolium (Si), Cymodocea serrulata (Cs), Cymodocea rotundata (Cr), dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-a4563.webp" type="image/webp" length="94348" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-23269.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/degradasi-ekosistem-lamun-konservasi-pesisir-pendu-thumb-a4563.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Structure of Sea Cucumber Holothuridea in Waworaha Waters Soropia District ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Structure of Sea Cucumber Holothuridea in Waworaha Waters Soropia District ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Structure of Sea Cucumber Holothuridea in Waworaha Waters Soropia District ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64273-struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-stru" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64273-struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-stru" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:e198bb0b0aa85d4e47920352236d5979</id>
	<published>2026-09-04T05:04:40+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:04:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh fase bulan terang dan gelap terhadap distribusi dan kepadatan teripang di perairan Waworaha. 2. Analisis lebih lanjut tentang dampak substrat pasir berlempung dan pecahan karang terhadap keanekaragaman dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh fase bulan terang dan gelap terhadap distribusi dan kepadatan teripang di perairan Waworaha. 2. Analisis lebih lanjut tentang dampak substrat pasir berlempung dan pecahan karang terhadap keanekaragaman dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-29334.webp" title="JURIS - Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-29334.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-29334.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-29334.webp 1x" title="JURIS - Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District" alt="JURIS - Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-3f202.webp" title="JURIS - Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-3f202.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-3f202.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-3f202.webp 1x" title="JURIS - Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District" alt="JURIS - Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-f45b3.webp" title="JURIS - Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-f45b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-f45b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-f45b3.webp 1x" title="JURIS - Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District" alt="JURIS - Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64273-struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-stru" title="JURIS - Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District" target="_blank">Structure of Sea Cucumber (Holothuridea) in Waworaha Waters, Soropia District</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh fase bulan terang dan gelap terhadap distribusi dan kepadatan teripang di perairan Waworaha. 2. Analisis lebih lanjut tentang dampak substrat pasir berlempung dan pecahan karang terhadap keanekaragaman dan keseragaman komunitas teripang. 3. Studi tentang pengaruh aktivitas penangkapan oleh masyarakat lokal terhadap kelimpahan dan keberlanjutan populasi teripang di wilayah tersebut..
<br>Kepadatan teripang tertinggi ditemukan pada jenis Holothuria atra di daerah lamun bersubstrat pasir berlempung.Keanekaragaman nilai yang paling tinggi diperoleh pada fase bulan gelap.Keseragaman jenis nilai yang paling tinggi diperoleh pada fase bulan terang.Dominansi nilai yang paling tinggi diperoleh pada jenis Holothuria atra
<br>Teripang merupakan salah satu sumberdaya hayati laut ekonomis penting yang banyak dimanfaatkan sebagai sumber makanan. Penalitian ini dilaksanankan pada bulan Mei 2017 dan bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas teripang di Perairan Waworaha. Pengambilan data dilakukan dengan metode transek kuadrat (1y1 m2) dengan panjang transek garis 100 m dan panjang interval 20 m. Pengambilan data dilakukan sebanyak dua kali pada tiap stasiun, yakni pada bulan terang dan pada bulan gelap, dengan jarak yang menyesuaikan dengan keberadaan teripang. Jenis teripang yang diperoleh, yaitu Holothuria atra, Holothuria edulis, Actinopyga miliaris, dan Actinopyga mauritiana. Kepadatan (Di) teripang yang diperoleh berkisar antara 1Ae2,2 (bulan terang) dan 0,2Ae3,2 (bulan gelap). Indeks keanekaragaman (H') diperoleh berkisar antara 0,50Ae0,85 (bulan terang) dan 0Ae1,03 (bulan gelap)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-f45b3.webp" type="image/webp" length="95630" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-29334.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-3f202.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/struktur-komunitas-teripang-perairan-waworaha-holo-thumb-f45b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT Asteroidea DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO KONAWE KEPULAUAN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT Asteroidea DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO KONAWE KEPULAUAN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT Asteroidea DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO KONAWE KEPULAUAN ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64279-bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64279-bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:3fd0ece8cfd3943bde4b3f5256f8813e</id>
	<published>2026-09-04T04:45:20+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T04:45:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi preferensi habitat bintang laut di substrat berbeda seperti batu atau pasir kasar. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap distribusi bintang laut ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi preferensi habitat bintang laut di substrat berbeda seperti batu atau pasir kasar. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap distribusi bintang laut ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-3d04f.webp" title="JURIS - PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-3d04f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-3d04f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-3d04f.webp 1x" title="JURIS - PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN" alt="JURIS - PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-6ae47.webp" title="JURIS - PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-6ae47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-6ae47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-6ae47.webp 1x" title="JURIS - PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN" alt="JURIS - PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-ac7b5.webp" title="JURIS - PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-ac7b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-ac7b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-ac7b5.webp 1x" title="JURIS - PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN" alt="JURIS - PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64279-bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko" title="JURIS - PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN" target="_blank">PREFERENSI HABITAT BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PADANG LAMUN PERAIRAN DESA LANGARA BAJO, KONAWE KEPULAUAN</a>: Berdasarkan hasil penelitian, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi preferensi habitat bintang laut di substrat berbeda seperti batu atau pasir kasar. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap distribusi bintang laut di padang lamun dapat dikembangkan sebagai arah penelitian baru. Selain itu, penelitian lebih lanjut tentang interaksi antara bintang laut dan komunitas lamun di wilayah lain di Indonesia dapat menjadi saran yang relevan untuk memperluas pemahaman tentang ekosistem laut..
<br>Jenis bintang laut yang ditemukan di Perairan Desa Langara Bajo adalah P.Dengan kepadatan berkisar antara 1,07 dan 2,00 ind/m2.Jenis lamun yang ditemukan di Perairan Desa Langara Bajo adalah E.acoroides dengan kepadatan berkisar antara 189,7 dan 589,7 tegakan/m2.nodosus banyak ditemukan di perairan yang tingkat kerapatan lamunnya tinggi, sedangkan jenis A.typicus ditemukan pada substrat berpasir yang jarang ditumbuhi lamun atau dominan substrat pasir
<br>Bintang laut merupakan salah satu kelompok hewan dalam Filum Echinodermata yang ditemukan hampir di semua perairan di Indonesia. Bintang laut biasanya ditemukan pada ekosistem yang ada di pesisir, termasuk ekosistem lamun. Lamun merupakan tempat bagi sebagian besar organisme khususnya bintang laut untuk mencari makan, berpijah dan tempat berlindung dari predator. Perbedaan pemilihan habitat pada organisme biasanya disebabkan oleh faktor internal (genetik) dan eksternal (kemampuan adaptasi dengan lingkungannya). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan kepadatan bintang laut dan lamun di Perairan Desa Langara Bajo berdasarkan jenis substratnya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-3d04f.webp" type="image/webp" length="75258" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-3d04f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-6ae47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/bintang-laut-kondisi-komunitas-lamun-ekokritik-eko-thumb-ac7b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG Rastrelliger kanagurta DI PERAIRAN TELUK KENDARI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG Rastrelliger kanagurta DI PERAIRAN TELUK KENDARI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG Rastrelliger kanagurta DI PERAIRAN TELUK KENDARI ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64269-teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64269-teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:0a5aa4b222692676436b608158ca8142</id>
	<published>2026-09-04T04:33:28+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T04:33:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak mikroplastik pada kesehatan ikan kembung dan ekosistem perairan Teluk Kendari. Selain itu, penelitian tentang sumber-sumber mikroplastik di Teluk Kendari dan strategi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak mikroplastik pada kesehatan ikan kembung dan ekosistem perairan Teluk Kendari. Selain itu, penelitian tentang sumber-sumber mikroplastik di Teluk Kendari dan strategi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-88ac3.webp" title="JURIS - KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-88ac3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-88ac3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-88ac3.webp 1x" title="JURIS - KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI" alt="JURIS - KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-0078a.webp" title="JURIS - KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-0078a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-0078a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-0078a.webp 1x" title="JURIS - KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI" alt="JURIS - KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-e1f46.webp" title="JURIS - KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-e1f46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-e1f46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-e1f46.webp 1x" title="JURIS - KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI" alt="JURIS - KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64269-teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko" title="JURIS - KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI" target="_blank">KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PERAIRAN TELUK KENDARI</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak mikroplastik pada kesehatan ikan kembung dan ekosistem perairan Teluk Kendari. Selain itu, penelitian tentang sumber-sumber mikroplastik di Teluk Kendari dan strategi pengurangan sampah plastik di daerah tersebut juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, studi tentang cara-cara efektif untuk membersihkan mikroplastik dari perairan dan mencegah masuknya mikroplastik ke dalam rantai makanan laut juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa.Jenis mikroplastik yang ada pada air laut dan ikan R.kanagurta di Perairan Teluk Kendari ada empat jenis mikroplastik yaitu fiber, film, fragmen, dan pellet, 2.Jumlah serta persentase yang ditemukan air laut terbanyak pada jenis fiber, pada insang terbanyak pada jenis film dan pada saluran pencernaan (lambung) terbanyak pada jenis fiber
<br>Sampah atau limbah merupakan permasalahan yang saat ini sedang dihadapi oleh masyarakat Indonesia maupun dunia, baik yang berasal dari daratan maupun yang berasal dari lautan. Mikroplastik merupakan partikel plastik yang diameternya berukuran kurang dari 5 mm. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan konsentrasi mikroplastik yang terkandung dalam air laut, insang dan saluran pencernaan (Lambung) ikan kembung (R. kanagurta) di Perairan Teluk Kendari. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus Ae September 2022. Lokasi pengambilan sampel R. Kanagurta dan air laut bertempat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-88ac3.webp" type="image/webp" length="95756" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-88ac3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-0078a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/teluk-kendari-sampah-mikroplastik-ikan-kembung-eko-thumb-e1f46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64271-kecepatan-angin-rendah-sumber-data" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64271-kecepatan-angin-rendah-sumber-data" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:0e2e99c7d822e505720b1cb745fa2382</id>
	<published>2026-09-04T04:28:00+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T04:28:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap pola angin dan gelombang di Teluk Kolono menggunakan data jangka panjang. 2. Perlu dilakukan studi tentang interaksi antara gelombang dan arus pasang surut untuk memahami dinamika transportasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap pola angin dan gelombang di Teluk Kolono menggunakan data jangka panjang. 2. Perlu dilakukan studi tentang interaksi antara gelombang dan arus pasang surut untuk memahami dinamika transportasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-9bd79.webp" title="JURIS - Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-9bd79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-9bd79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-9bd79.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono" alt="JURIS - Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-ae056.webp" title="JURIS - Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-ae056.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-ae056.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-ae056.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono" alt="JURIS - Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-0af79.webp" title="JURIS - Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-0af79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-0af79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-0af79.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono" alt="JURIS - Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64271-kecepatan-angin-rendah-sumber-data" title="JURIS - Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono" target="_blank">Identifikasi Karakteristik Gelombang Berdasarkan Kecepatan Angin Di Teluk Kolono</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap pola angin dan gelombang di Teluk Kolono menggunakan data jangka panjang. 2. Perlu dilakukan studi tentang interaksi antara gelombang dan arus pasang surut untuk memahami dinamika transportasi sedimen secara lebih mendalam. 3. Pengembangan model prediksi gelombang berbasis teknologi remote sensing dapat meningkatkan akurasi data untuk pengelolaan pesisir yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa karakteristik gelombang di Teluk Kolono sangat dipengaruhi oleh kecepatan dan arah angin musiman.Gelombang tertinggi terjadi pada musim barat dengan arah barat daya, sementara musim peralihan memiliki gelombang dominan dari tenggara.Transformasi gelombang melalui refraksi dan shoaling memengaruhi tinggi gelombang di sepanjang pantai.Hasil penelitian ini penting untuk pengelolaan pesisir dan mitigasi dampak perubahan iklim
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik gelombang di Teluk Kolono, Konawe Selatan, berdasarkan tinggi, periode, dan transformasi gelombang per musim yang dipengaruhi oleh kecepatan angin. Penelitian dilakukan pada OktoberAeDesember 2017 menggunakan data primer dan sekunder. Data primer mencakup pengukuran batimetri dengan echosounder dan penentuan lokasi fetch menggunakan GPS, sedangkan data sekunder meliputi kecepatan angin dari BMKG Maritim Kendari serta data pasang surut dari Pelabuhan Amolengo. Analisis dilakukan menggunakan metode prediksi gelombang Wilson. Hasil menunjukkan bahwa pada musim barat,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-0af79.webp" type="image/webp" length="93506" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-9bd79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-ae056.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/kecepatan-angin-rendah-sumber-data-primer-sekunder-thumb-0af79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64287-spesies-bivalvia-anadara-jenis-kepadatan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64287-spesies-bivalvia-anadara-jenis-kepadatan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:276820e0634a387eb3226081c674f4c0</id>
	<published>2026-09-04T04:25:38+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T04:25:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="teluk kolono" label="teluk kolono" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,kolono,ojs,page,teluk,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang rehabilitasi hutan mangrove terhadap kepadatan dan kesehatan populasi bivalvia. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap pola distribusi bivalvia di ekosistem ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang rehabilitasi hutan mangrove terhadap kepadatan dan kesehatan populasi bivalvia. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap pola distribusi bivalvia di ekosistem ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-eeb42.webp" title="JURIS - Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-eeb42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-eeb42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-eeb42.webp 1x" title="JURIS - Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat" alt="JURIS - Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-479e8.webp" title="JURIS - Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-479e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-479e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-479e8.webp 1x" title="JURIS - Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat" alt="JURIS - Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-abfbc.webp" title="JURIS - Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-abfbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-abfbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-abfbc.webp 1x" title="JURIS - Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat" alt="JURIS - Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64287-spesies-bivalvia-anadara-jenis-kepadatan" title="JURIS - Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat" target="_blank">Studi Kepadatan Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang rehabilitasi hutan mangrove terhadap kepadatan dan kesehatan populasi bivalvia. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap pola distribusi bivalvia di ekosistem mangrove, khususnya dalam konteks kenaikan permukaan laut dan perubahan salinitas. Penelitian juga bisa fokus pada interaksi antara jenis substrat berbeda (lumpur, pasir) dengan kelimpahan bivalvia, serta membandingkan pola distribusi di daerah dengan tingkat aktivitas manusia yang berbeda..
<br>Jenis bivalvia dengan komposisi tertinggi adalah Polymesoda Bengalensis (40%), sedangkan terendah pada Tellina Laevigate (24%).Kepadatan bivalvia tertinggi ditemukan di stasiun III (10.1 ind/m2) dan terendah di stasiun I (5.Kerapatan mangrove tertinggi pada Rhizophora mucronata (2.600 pohon/ha) dan terendah pada Sonneratia Alba (800 pohon/ha).Pola distribusi bivalvia cenderung mengelompok, dengan kerapatan mangrove memengaruhi kepadatan bivalvia
<br>Bivalvia merupakan golongan kekerangan remis, dan sebangsanya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-April 2022 di perairan Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat. Analisis tekstur substrat dilakukan di Laboratorium Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo. Pengambilan sampel bivalvia dilakukan dengan dua kali pengulangan dari masing-masing stasiun. Pengambilan dilakukan dengan meletakan transek kuadrat ukuran 1 x 1 meter sebanyak 5 transek pada petak contoh 10 x 10 meter sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-479e8.webp" type="image/webp" length="90284" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-eeb42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-479e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/spesies-bivalvia-anadara-kepadatan-mangrove-granos-thumb-abfbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64280-struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64280-struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:4e3e23c93639a0e811e240acb9d65f41</id>
	<published>2026-09-04T04:20:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T04:20:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas lokasi pengambilan sampel ke wilayah lain di sekitar Konawe Kepulauan untuk membandingkan perbedaan struktur komunitas makroalga. Selain itu, studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap distribusi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas lokasi pengambilan sampel ke wilayah lain di sekitar Konawe Kepulauan untuk membandingkan perbedaan struktur komunitas makroalga. Selain itu, studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap distribusi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-f7e7c.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-f7e7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-f7e7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-f7e7c.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan" alt="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-1dd4b.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-1dd4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-1dd4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-1dd4b.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan" alt="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-80131.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-80131.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-80131.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-80131.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan" alt="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64280-struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan" target="_blank">Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas lokasi pengambilan sampel ke wilayah lain di sekitar Konawe Kepulauan untuk membandingkan perbedaan struktur komunitas makroalga. Selain itu, studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap distribusi dan keanekaragaman makroalga di perairan tropis perlu dilakukan. Terakhir, penelitian tentang interaksi antara makroalga dengan organisme herbivora dan ekosistem terumbu karang dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang peran makroalga dalam rantai makanan laut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, struktur komunitas makroalga di Perairan Desa Langara Bajo menunjukkan keanekaragaman jenis yang sedang hingga rendah, pola sebaran yang merata dan mengelompok, serta parameter lingkungan seperti suhu, salinitas, dan pH yang mendukung pertumbuhan makroalga.Penelitian ini menemukan bahwa indeks keanekaragaman (HAo) berkisar antara 0,748Ae2,182, indeks keseragaman (E) antara 0,477Ae0,878, dan indeks dominansi (D) antara 0,144Ae0,581.Hasil ini menunjukkan bahwa substrat pecahan karang dan pasir mempengaruhi distribusi dan keanekaragaman makroalga di lokasi tersebut
<br>Makroalga merupakan sumber daya hayati laut yang memiliki nilai ekonomis penting yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan obat-obatan. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan yang bertujuan untuk menggetahui Struktur Komunitas Makroalga, seperti indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi, dan pola sebaran makroalga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2018, yang meliputi pengambilan data dan penggolahan data penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan metode transek kuadrat. Pengambilan data di setiap stasiunnya dilakukan sebanyak 3 kali. Jenis makroalga yang diperoleh yaitu Halimeda opuntia, Neomeris vanbosseae, Valonia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-80131.webp" type="image/webp" length="84832" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-f7e7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-1dd4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/struktur-komunitas-makroalga-perairan-langara-bajo-thumb-80131.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu Kecamatan Wangi Wangi Kabupaten Wakatobi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu Kecamatan Wangi Wangi Kabupaten Wakatobi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu Kecamatan Wangi Wangi Kabupaten Wakatobi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64283-struktur-komunitas-makroalga-desa-sombu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64283-struktur-komunitas-makroalga-desa-sombu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:d7181dae7d96462f87f81abad2f13ecf</id>
	<published>2026-09-04T04:18:34+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T04:18:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="wabula buton" label="wabula buton" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,buton,header,ojs,page,uho,wabula]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak aktivitas pariwisata dan penangkapan biota laut terhadap keragaman makroalga di Desa Sombu. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh variasi substrat (seperti karang atau pecahan karang) terhadap distribusi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak aktivitas pariwisata dan penangkapan biota laut terhadap keragaman makroalga di Desa Sombu. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh variasi substrat (seperti karang atau pecahan karang) terhadap distribusi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-9a359.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-9a359.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-9a359.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-9a359.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi" alt="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-f8d46.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-f8d46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-f8d46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-f8d46.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi" alt="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-41298.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-41298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-41298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-41298.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi" alt="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64283-struktur-komunitas-makroalga-desa-sombu" title="JURIS - Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi" target="_blank">Struktur Komunitas Makroalga Di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak aktivitas pariwisata dan penangkapan biota laut terhadap keragaman makroalga di Desa Sombu. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh variasi substrat (seperti karang atau pecahan karang) terhadap distribusi dan kepadatan makroalga, mengingat substrat pasir saat ini kurang mendukung pertumbuhan optimal. Terakhir, penelitian tentang dinamika jangka panjang parameter lingkungan seperti kecepatan arus dan salinitas dapat membantu memprediksi perubahan komunitas makroalga di masa depan..
<br>Makroalga yang dijumpai di perairan Desa Sombu sebanyak 11 spesies yang terdiri dari kelas Rhodophyta, Phaeophyta, dan Chlorophyta.Keanekaragaman makroalga di perairan ini tergolong sedang, indeks keseragaman tergolong dalam kategori komunitas stabil, dan indeks dominansi rendah.Kepadatan makroalga kategori tertinggi yaitu spesies Gracilaria deblis dari kelas Rhodophyta, dan kepadatan makroalga terendah yaitu spesies Hypnea charoides.Parameter lingkungan di Desa Sombu mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup makroalga
<br>Perairan Desa Sombu mempunyai sumberdaya hayati laut yang masih alami seperti makroalga. Makroalga memiliki potensi pengembangan dan persebaran di wilayah pesisir khususnya pada zona intertidal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas dan kepadatan jenis makroalga, serta kondisi parameter lingkungan perairan yang mempengaruhi makroalga di perairan Desa Sombu. Pengumpulan data dilakukan pada 3 stasiun dan 3 kali pengulangan. Pengambilan sampel makrolaga dilakukan menggunakan metode transek kuadrat 1x1 m2. Makroalga yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu 11 spesies yang dari 3 kelas makroalga. 5 spesies dari kelas Rhodophyta, 4 spesies dari kelas Pheaophyta, dan 2 spesies dari kelas Chlorophyta. Kepadatan jenis makroalga tertinggi sampai dengan terendah perairan Desa Sombu yaitu 0,971 ind/m2, 0,967...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-41298.webp" type="image/webp" length="81356" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-9a359.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-f8d46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/struktur-komunitas-makroalga-sombu-hidup-sombu-wan-thumb-41298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp Litopenaeus Vannamei in Asingi Village Tinanggea District South Konawe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp Litopenaeus Vannamei in Asingi Village Tinanggea District South Konawe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp Litopenaeus Vannamei in Asingi Village Tinanggea District South Konawe ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64282-udang-vaname-penaeus-limbah-air-tamba" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64282-udang-vaname-penaeus-limbah-air-tamba" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:516a1c2957f3f1382860377684d22eb0</id>
	<published>2026-09-04T04:09:13+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T04:09:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="wabula buton" label="wabula buton" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,buton,header,ojs,page,uho,wabula]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap kualitas air tambak di wilayah pesisir Desa Asingi. Selain itu, penelitian tentang pengembangan alternatif pakan yang ramah lingkungan untuk mengurangi konsentrasi amoniak dalam air tambak. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap kualitas air tambak di wilayah pesisir Desa Asingi. Selain itu, penelitian tentang pengembangan alternatif pakan yang ramah lingkungan untuk mengurangi konsentrasi amoniak dalam air tambak. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-98801.webp" title="JURIS - Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-98801.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-98801.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-98801.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe" alt="JURIS - Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45d53.webp" title="JURIS - Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45d53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45d53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45d53.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe" alt="JURIS - Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45b2f.webp" title="JURIS - Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45b2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45b2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45b2f.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe" alt="JURIS - Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64282-udang-vaname-penaeus-limbah-air-tamba" title="JURIS - Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe" target="_blank">Analysis of Land Suitability and Carrying Capacity of White Leg Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Asingi Village, Tinanggea District, South Konawe</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap kualitas air tambak di wilayah pesisir Desa Asingi. Selain itu, penelitian tentang pengembangan alternatif pakan yang ramah lingkungan untuk mengurangi konsentrasi amoniak dalam air tambak. Terakhir, studi tentang efisiensi ekonomi usaha budidaya udang vaname dengan berbagai variasi densitas penanaman untuk meningkatkan produksi tanpa merusak daya dukung lingkungan..
<br>Kesesuaian lahan tambak di Desa Asingi Kecamatan Tinanggea memenuhi syarat untuk usaha budidaya udang vaname namun Parameter kualitas air terutama kandungan nitrat dan amonik harus menjadi perhatian.Daya Dukung lingkungan tambak secara umum pada semua SPT memenuhi syarat untuk budidaya udang vanamei, dimana nilai daya dukung mencapai 77,1 % - 84,2 % pesisir pemanfaatan wilayah pertambakan, dapat dilaksanakan secara berkelanjutan karena daya dukung merupakan salah satu batasan dalam pengembangan/pengelolaan wilayah pesisir
<br>Pola pembangunan tambak udang di masa yang akan datang harus dilakukan secara berkelanjutan serta berpedoman pada aspek kesesuaian lahan dan daya dukung kawasan pesisir. Perubahan ekologis lingkungan tambak akan mempengaruhi daya dukung lingkungan yang pada akhirnya mempengaruhi produksi tambak. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis keseusaian lahan dan daya dukung pertambakan udang vaname di Desa Ansingi Kecamatan Tinanggea. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2022. Pengambilan sampel dilakukan di 4 (empat) stasiun petak tanah (SPT) pada tambak yang berisi udang vaname. Penelitian ini menggunakan metode skoring dalam analisis kesesuaian lahan dan metode pembobotan dalam analisis daya dukung dari kelas kesesuain lahan. Data sosial ekonomi dengan pengamatan di lapangan dan menggunakan kuisioner....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45d53.webp" type="image/webp" length="93138" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-98801.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45d53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/udang-vaname-penaeus-limbah-air-tambak-fungsi-laha-thumb-45b2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Keanekaragaman Jenis Karang Scleractinia di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keanekaragaman Jenis Karang Scleractinia di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keanekaragaman Jenis Karang Scleractinia di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64266-tutupan-karang-konservasi-terumbu-k" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64266-tutupan-karang-konservasi-terumbu-k" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:475df546f964e8b2ee710b8a36bc3fb3</id>
	<published>2026-09-04T04:04:13+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T04:04:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah mengungkapkan kondisi tutupan karang di perairan Pulau Padamarang yang termasuk kategori buruk, meskipun ditemukan keragaman jenis karang yang signifikan. Untuk mendukung upaya pelestarian yang lebih efektif, ada beberapa arah penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah mengungkapkan kondisi tutupan karang di perairan Pulau Padamarang yang termasuk kategori buruk, meskipun ditemukan keragaman jenis karang yang signifikan. Untuk mendukung upaya pelestarian yang lebih efektif, ada beberapa arah penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-52d7d.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-52d7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-52d7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-52d7d.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka" alt="JURIS - Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-41845.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-41845.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-41845.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-41845.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka" alt="JURIS - Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-b3456.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-b3456.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-b3456.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-b3456.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka" alt="JURIS - Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64266-tutupan-karang-konservasi-terumbu-k" title="JURIS - Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka" target="_blank">Keanekaragaman Jenis Karang (Scleractinia) di Perairan Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka</a>: Penelitian ini telah mengungkapkan kondisi tutupan karang di perairan Pulau Padamarang yang termasuk kategori buruk, meskipun ditemukan keragaman jenis karang yang signifikan. Untuk mendukung upaya pelestarian yang lebih efektif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat penting. Pertama, perlu dilakukan studi yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi secara kuantitatif dan spesifik dampak aktivitas manusia, seperti penangkapan ikan yang merusak atau pencemaran lokal, terhadap penurunan tutupan karang dan kesehatan ekosistem terumbu karang di wilayah ini. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor pemicu utama kerusakan yang terjadi, memberikan data konkret untuk perencanaan tindakan mitigasi yang tepat sasaran, serta memahami bagaimana genus karang dominan seperti Porites merespons tekanan lingkungan tersebut. Kedua, sangat disarankan untuk membangun program pemantauan ekologis jangka panjang. Program ini bertujuan untuk secara sistematis mengamati perubahan keanekaragaman, tingkat rekrutmen larva karang, laju pertumbuhan, dan status kesehatan karang dari waktu ke waktu. Data dari pemantauan berkelanjutan ini akan krusial untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan konservasi yang telah atau akan diterapkan, serta untuk memprediksi potensi pemulihan alami terumbu karang di area tersebut. Ketiga, mengingat status "buruk" yang ditemukan, investigasi terhadap metode restorasi karang yang sesuai dan efektif untuk kondisi perairan Pulau Padamarang perlu dieksplorasi. Ini bisa meliputi studi tentang teknik penanaman karang (coral gardening) menggunakan spesies lokal yang resisten atau yang paling terdampak, serta evaluasi efektivitas intervensi restorasi tersebut dalam meningkatkan tutupan karang dan fungsi ekologis secara keseluruhan di area-area yang terdegradasi parah. Pendekatan ini akan memberikan landasan ilmiah bagi pengelolaan Taman Wisata Alam Laut Kepulauan Padamarang agar lebih proaktif dalam memulihkan dan melindungi aset bawah lautnya..
<br>Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan keanekaragaman genus karang yang diperoleh yakni sebanyak 10 family dan 26 genus karang dengan genus karang yang dominan ditemukan pada wilayah perairan ini yaitu Porites dengan nilai tutupan 15,60%
<br>Ekosistem terumbu karang merupakan ekosistem perairan tropis yang mempunyai fungsi sangat penting bagi organisme. Perairan Pulau Padamarang di Kabupaten Kolaka merupakan salah satu kawasan konservasi berupa Taman Wisata Alam Laut yang memiliki ekosistem terumbu karang yang sangat beranekaragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis karang di perairan Pulau Padamarang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2022. Pengambilan data genus karang menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT), dilakukan pengambilan foto sebanyak 50 kali dengan 3 kali ulangan pada 2 titik stasiun penelitian. Persentase...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-52d7d.webp" type="image/webp" length="109558" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-52d7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-41845.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/tutupan-karang-konservasi-terumbu-genus-porites-up-thumb-b3456.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT 7 Di Perairan Tanjung Tiram ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT 7 Di Perairan Tanjung Tiram ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT 7 Di Perairan Tanjung Tiram ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64277-pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-prime" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64277-pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-prime" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:68c0f4510f6876165f79436bf9794899</id>
	<published>2026-09-04T03:56:27+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T03:56:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akurasi pemetaan batimetri perairan dangkal, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi, seperti kualitas air dan tutupan substrat dasar perairan. Penelitian selanjutnya dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akurasi pemetaan batimetri perairan dangkal, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi, seperti kualitas air dan tutupan substrat dasar perairan. Penelitian selanjutnya dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-df04f.webp" title="JURIS - Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-df04f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-df04f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-df04f.webp 1x" title="JURIS - Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram" alt="JURIS - Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-7fd42.webp" title="JURIS - Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-7fd42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-7fd42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-7fd42.webp 1x" title="JURIS - Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram" alt="JURIS - Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-ecd2d.webp" title="JURIS - Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-ecd2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-ecd2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-ecd2d.webp 1x" title="JURIS - Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram" alt="JURIS - Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64277-pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-prime" title="JURIS - Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram" target="_blank">Pemetaan Batimetri Perairan Dangkal Menggunakan Algoritma Jupp Pada Citra SPOT-7 Di Perairan Tanjung Tiram</a>: Untuk meningkatkan akurasi pemetaan batimetri perairan dangkal, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi, seperti kualitas air dan tutupan substrat dasar perairan. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode ekstraksi kedalaman yang lebih akurat, dengan mempertimbangkan variasi albedo dan sifat reflektansi dari tutupan substrat. Selain itu, studi tentang pengaruh ekosistem lamun terhadap akurasi pendugaan kedalaman juga dapat menjadi fokus penelitian lanjutan. Dengan demikian, pemetaan batimetri perairan dangkal dapat menjadi lebih akurat dan bermanfaat untuk berbagai keperluan, seperti monitoring ekosistem pesisir, kegiatan budidaya, dan konstruksi bangunan pantai..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, nilai digital kanal 2 (hijau) menunjukkan korelasi yang lebih baik dengan nilai kedalaman dibandingkan dengan kanal 1 (merah) dan kanal 3 (biru).Hubungan yang terjadi antara nilai digital dan kedalaman adalah semakin rendah nilai digital pada piksel suatu citra maka nilai kedalaman tinggi.Berdasarkan analisis toleransi bias antara nilai kedalaman citra dan nilai kedalaman lapangan, tingkat akurasi kedalaman menggunakan Algoritma Jupp relatif cukup baik
<br>Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara nilai-nilai setiap kanal citra SPOT-7 dengan kedalaman perairan dangkal Tanjung Tiram, mensimulasi tingkat akurasi serta memetakan kedalaman pada perairan Tanjung Tiram menggunakan algoritma Jupp. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Maret 2018 di perairan Tanjung Tiram. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pengumpulan data-data primer dan sekunder hingga pengolahan data citra. Data primer berupa data batimetri. Data sekunder berupa data pasang surut. Data citra yang digunakan adalah citra SPOT-7 yang memiliki 4 kanal, multispektral dengan resolusi spasial 6 m terdiri dari kanal spektral biru (450 - 520 nm), hijau (530-590 nm), merah (625- 695 nm) dan band NIR (760 - 890 nm). Pengolahan data citra dilakukan dengan mengubah nilai digital menjadi nilai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-df04f.webp" type="image/webp" length="69620" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-df04f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-7fd42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/pengolahan-data-sifat-lahan-sumber-primer-tanjung-thumb-ecd2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64274-karang-lunak-tutupan-terumbu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64274-karang-lunak-tutupan-terumbu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:997722f2e03f0d98847c80a05197ce5d</id>
	<published>2026-09-04T03:42:01+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T03:42:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh sedimentasi terhadap keanekaragaman karang lunak di perairan Waworaha, karena hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter lingkungan seperti kecerahan dan arus memengaruhi kelimpahan karang lunak. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh sedimentasi terhadap keanekaragaman karang lunak di perairan Waworaha, karena hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter lingkungan seperti kecerahan dan arus memengaruhi kelimpahan karang lunak. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-d52ca.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-d52ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-d52ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-d52ca.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia" alt="JURIS - Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-129c6.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-129c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-129c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-129c6.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia" alt="JURIS - Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-642e9.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-642e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-642e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-642e9.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia" alt="JURIS - Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64274-karang-lunak-tutupan-terumbu" title="JURIS - Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia" target="_blank">Keanekaragaman Dan Kepadatan Karang Lunak Di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh sedimentasi terhadap keanekaragaman karang lunak di perairan Waworaha, karena hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter lingkungan seperti kecerahan dan arus memengaruhi kelimpahan karang lunak. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang peran karang lunak dalam ekosistem terumbu karang, khususnya hubungannya dengan kestabilan parameter fisika-kimia perairan. Terakhir, penelitian juga dapat menggali potensi senyawa bioaktif dari karang lunak untuk aplikasi farmasi, mengingat keberagaman spesies yang ditemukan dan nilai ekologisnya yang tinggi..
<br>Keanekaragaman karang lunak di perairan Desa Waworaha yang ditemukan adalah sebanyak dua famili lunak, yakni Lobophytum crassum, Sarcophyton glaucum, Sinularia flexibilis, Sinularia leptoclados, Lemnalia flava, Dendronephtya Hemprichii, Litophyton, dan Capnella fungiforms kukenthal.Kepadatan karang lunak tertinggi di perairan Desa Waworaha adalah pada stasiun II dengan nilai kepadatan 0,034 koloni/m2, sedangkan nilai kepadatan karang lunak yang rendah adalah pada stasiun I dengan nilai kepadatan 0,007 koloni/m2.Frekuensi kemunculan karang lunak di Perairan Desa Waworaha tertinggi pada jenis Lobophytum crassum, Sarcophyton glaucum dan Lemnalia flava (66,67%)
<br>Karang lunak merupakan salah satu anggota cnidaria yang berperan dalam pembentukan terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kepadatan karang lunak di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia. Pengambilan data dilakukan pada bulan April 2017 dengan menggunakan metode belt transect. Luas area pemantauan 700 mA, dengan spesifikasi panjang 70 m dan lebar 10 m. Jenis karang lunak yang ditemukan berjumlah 8 jenis, yaitu 5 Lobophytum crassum, 13 Sarcophyton glaucum, 2 Sinularia flexibilis, 4 Sinularia leptoclados, 8 Lemnalia flava, 2 Dendronephtya hemprichii, 2 Litophyton, dan 7 Capnella fungiforms kukenthal. Kepadatan karang lunak yang diperoleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-d52ca.webp" type="image/webp" length="62828" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-d52ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-129c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/karang-lunak-tutupan-terumbu-keanekaragaman-kepada-thumb-642e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64286-wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-kar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64286-wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-kar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:297f60d66d520d2bcf263adcd84f7049</id>
	<published>2026-09-04T03:37:25+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T03:37:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="wabula buton" label="wabula buton" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,buton,header,ojs,page,uho,wabula]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan melakukan studi kesesuaian wisata berbasis spasial yang lebih menyeluruh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengelolaan sumber daya pesisir dan lautan secara terpadu, serta analisis daya dukung ekowisata ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan melakukan studi kesesuaian wisata berbasis spasial yang lebih menyeluruh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengelolaan sumber daya pesisir dan lautan secara terpadu, serta analisis daya dukung ekowisata ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-68bbc.webp" title="JURIS - Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-68bbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-68bbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-68bbc.webp 1x" title="JURIS - Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan" alt="JURIS - Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-2fe2f.webp" title="JURIS - Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-2fe2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-2fe2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-2fe2f.webp 1x" title="JURIS - Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan" alt="JURIS - Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-0992e.webp" title="JURIS - Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-0992e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-0992e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-0992e.webp 1x" title="JURIS - Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan" alt="JURIS - Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64286-wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-kar" title="JURIS - Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan" target="_blank">Studi Kesesuaian Perairan untuk Wisata Selam di Pantai Senja, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan melakukan studi kesesuaian wisata berbasis spasial yang lebih menyeluruh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengelolaan sumber daya pesisir dan lautan secara terpadu, serta analisis daya dukung ekowisata bahari untuk memastikan kelestarian dan keberlanjutan wisata selam di Pantai Senja..
<br>Kondisi lingkungan perairan Pantai Senja, dilihat dari kedalaman, kecepatan arus, dan kecerahan, tergolong baik dan berpotensi untuk wisata selam.Indeks Kesesuaian wisata selam perairan Pantai Senja untuk kegiatan wisata selam kedalaman 6 masuk lokasi wisata selam dengan IKW 79,62%, kategori S1 atau Sangat Sesuai, yang dapat memberikan keindahan dan kenyamanan bagi pengunjung
<br>Pantai Senja, Kabupaten Konawe Selatan, memiliki potensi untuk wisata selam. Penelitian ini bertujuan melihat tingkat kesesuaian wisata selam di perairan Pantai Senja. Pengambilan sampel dilakukan di tiga stasiun. Data karang dikumpulkan menggunakan metoda LIT dan dianalisis dengan Life Form Program. Pengamatan ikan karang dilakukan dengan Underwater Visual Census dan transek. Parameter lingkungan diukur langsung di lapangan. Terumbu karang dikategorikan dalam kondisi "Baik" dengan persentase tutupan karang antara 54,24-64,08%. Keanekaragaman ikan karang juga dalam kondisi "Baik". Kecerahan perairan tiap stasiun 1, 2, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-68bbc.webp" type="image/webp" length="101648" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-68bbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-2fe2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/wisata-selam-tutupan-karang-konservasi-terumbu-lok-thumb-0992e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64285-padang-lamun-konservasi-ekosistem" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64285-padang-lamun-konservasi-ekosistem" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:7ca89cb4a011c1f1110f1819460dfb1f</id>
	<published>2026-09-04T03:15:17+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T03:15:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="wabula buton" label="wabula buton" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,buton,header,ojs,page,uho,wabula]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman echinodermata di daerah padang lamun. Selain itu, studi tentang peran echinodermata sebagai indikator kesehatan ekosistem lamun dapat dikembangkan. Terakhir, analisis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman echinodermata di daerah padang lamun. Selain itu, studi tentang peran echinodermata sebagai indikator kesehatan ekosistem lamun dapat dikembangkan. Terakhir, analisis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-36e13.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-36e13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-36e13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-36e13.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana" alt="JURIS - Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-aaaec.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-aaaec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-aaaec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-aaaec.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana" alt="JURIS - Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-456cf.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-456cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-456cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-456cf.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana" alt="JURIS - Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64285-padang-lamun-konservasi-ekosistem" title="JURIS - Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana" target="_blank">Struktur Komunitas Echinodermata Pada Daerah Padang Lamun Di Perairan Desa Mattirowalie Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman echinodermata di daerah padang lamun. Selain itu, studi tentang peran echinodermata sebagai indikator kesehatan ekosistem lamun dapat dikembangkan. Terakhir, analisis interaksi antara aktivitas manusia dan stabilitas komunitas echinodermata di wilayah perairan yang berbeda dapat menjadi arah penelitian baru..
<br>Persentase nilai tutupan lamun di tiga titik stasiun penelitian di perairan Desa Mattirowalie berada pada rentang 60,59% (kategori padat) sampai 92,28% (kategori sangat padat).Jenis echinodermata yang ditemukan pada lamun di perairan Desa Mattirowalie yaitu 7 spesies dari 3 kelas.Nilai kepadatan echinodermata berkisar antara 1,51-2,90 ind/m2.Nilai indeks keanekaragaman berada dalam kategori sedang, indeks keseragaman termasuk kategori tinggi, dan indeks dominansi termasuk dalam kategori dominansi sedang
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi tutupan lamun dan struktur komunitas echinodermata pada daerah padang lamun di perairan Desa Mattirowalie Kabupaten Bombana. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2024 di perairan Desa Mattirowalie Kabupaten Bombana, analisis sampel substrat dan bahan organik di Laboratorium Unit Produktivitas dan Lingkungan Perairan, FPIK UHO. Pengambilan data echinodermata dan lamun dilakukan melalui transek garis sepanjang 100 m tegak lurus dari pantai ke arah laut. Pembentangan transek kuadrat berukuran 1x1 m tiap 10 m pada transek garis dimulai dari 0 m sampai 100 m di setiap stasiun dengan pengulangan setiap stasiun sebanyak 3 kali dengan jarak antar transek...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-456cf.webp" type="image/webp" length="116026" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-36e13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-aaaec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/padang-lamun-konservasi-ekosistem-echinodermata-st-thumb-456cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64270-terumbu-karang-tutupan-bakteri-kara" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64270-terumbu-karang-tutupan-bakteri-kara" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:ba237ccbeb83d65e3e3355e35bd872ad</id>
	<published>2026-09-04T03:13:15+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T03:13:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai peran spesifik dari masing-masing genus bakteri dalam mendukung kesehatan dan adaptasi karang Fungia terhadap stres lingkungan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada interaksi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai peran spesifik dari masing-masing genus bakteri dalam mendukung kesehatan dan adaptasi karang Fungia terhadap stres lingkungan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada interaksi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-3bf90.webp" title="JURIS - Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-3bf90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-3bf90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-3bf90.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara" alt="JURIS - Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-5b00f.webp" title="JURIS - Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-5b00f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-5b00f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-5b00f.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara" alt="JURIS - Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-be3fe.webp" title="JURIS - Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-be3fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-be3fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-be3fe.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara" alt="JURIS - Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64270-terumbu-karang-tutupan-bakteri-kara" title="JURIS - Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara" target="_blank">Karakterisasi Biokimia Bakteri Asosiasi Karang Fungia dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai peran spesifik dari masing-masing genus bakteri dalam mendukung kesehatan dan adaptasi karang Fungia terhadap stres lingkungan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada interaksi antara bakteri dan karang, serta bagaimana bakteri tersebut membantu karang dalam proses fotosintesis dan perlindungan terhadap patogen. Dengan memahami peran bakteri dalam ekosistem terumbu karang, kita dapat mengembangkan strategi konservasi yang lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Kelompok bakteri yang berasosiasi dengan karang Fungia dari Pulau Hari diduga merupakan genus bakteri Bacillus, Streptococcus, dan Aerococcus.Untuk mengetahui genus maupun spesies dari setiap isolat tersebut, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut ke tahap uji molekuler
<br>Bakteri merupakan mikroorganisme yang sangat berlimpah di darat, laut, dan udara. Bakteri di laut tidak hanya berada di kolom perairan tetapi juga berasosiasi dengan berbagai organisme laut seperti karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat biokimia bakteri yang berasosiasi dengan karang Fungia yang diambil dari Pulau Hari Sulawesi Tenggara. Pengambilan sampel karang Fungia dilakukan dengan metode koleksi bebas menggunakan alat selam SCUBA. Analisis mikrobiologi dilakukan di laboratorium yang terdiri atas dua tahap, yaitu isolasi bakteri menggunakan teknik pengenceran bertingkat dan karakterisasi bakteri menggunakan uji biokimia. Selanjutnya, identifikasi genus bakteri dilakukan dengan menggunakan software ABIS. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat tiga genus bakteri yang berasosiasi dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-5b00f.webp" type="image/webp" length="94174" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-3bf90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-5b00f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/terumbu-karang-tutupan-bakteri-karakterisasi-bioki-thumb-be3fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64276-agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64276-agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:5c9d1053effdcbadf93f7fe2e96bb8c9</id>
	<published>2026-09-04T03:12:39+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T03:12:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi nutrien (seperti nitrat dan fosfat) terhadap pertumbuhan rumput laut di lokasi yang sama, dengan membandingkan hasilnya terhadap kondisi saat ini. Selain itu, studi tentang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi nutrien (seperti nitrat dan fosfat) terhadap pertumbuhan rumput laut di lokasi yang sama, dengan membandingkan hasilnya terhadap kondisi saat ini. Selain itu, studi tentang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-f33c9.webp" title="JURIS - Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-f33c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-f33c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-f33c9.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah" alt="JURIS - Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-de288.webp" title="JURIS - Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-de288.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-de288.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-de288.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah" alt="JURIS - Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-1519c.webp" title="JURIS - Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-1519c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-1519c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-1519c.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah" alt="JURIS - Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64276-agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rak" title="JURIS - Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah" target="_blank">Hubungan Faktor Oseanografi Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Dengan Metode Rakit Jaring Apung Di Perairan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi nutrien (seperti nitrat dan fosfat) terhadap pertumbuhan rumput laut di lokasi yang sama, dengan membandingkan hasilnya terhadap kondisi saat ini. Selain itu, studi tentang efektivitas metode budidaya alternatif, seperti sistem keramba jaring apung berbahan baku lokal, bisa dikembangkan untuk menemukan solusi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Terakhir, penelitian tentang adaptasi rumput laut terhadap perubahan iklim jangka panjang, termasuk fluktuasi suhu dan salinitas, dapat memberikan wawasan penting untuk memastikan ketahanan usaha budidaya di masa depan..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa laju pertumbuhan spesifik rumput laut pada stasiun satu diperoleh dengan kisaran 134-275%/hari dan stasiun dua diperoleh dengan kisaran 128-242%/hari.Hasil uji korelasi menunjukan bahwa tidak semua parameter oseanografi berpengaruh pada pertumbuhan rumput laut apabila dilihat dari analisis korelasi pearson, dimana parameter yang berpengaruh untuk faktor fisika adalah suhu.Sementara untuk faktor kimia yang berpengaruh adalah salinitas dan DO dan Untuk parameter oseanografi yang tidak mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan rumput laut setelah dilakukan uji korelasi person adalah kecerahan, kedalaman, dan arus (parameter fisika) sementara untuk parameter kimia adalah pH, salinitas, nitrat, fosfat
<br>Beberapa hal penentu keberhasilan pertumbuhan rumput laut selain kualitas bibit adalah faktor oseanografi dan metode yang digunakan dalam membudidaya rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor oseanografi terhadap pertumbuhan rumput laut dengan menggunakan metode rakit jaring apung. Penelitian ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas produksi yang maksimal dan sebagai bahan informasi tambahan bagi masyarakat petani rumput laut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2015-Januari 2016 di Kelurahan Lakorua...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-f33c9.webp" type="image/webp" length="87304" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-f33c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-de288.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/agribisnis-rumput-laut-pertumbuhan-rakit-jaring-ap-thumb-1519c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel 2A Di Perairan Namu Konawe Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel 2A Di Perairan Namu Konawe Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel 2A Di Perairan Namu Konawe Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64268-kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64268-kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:ad40f2823bc2579f1f0e3ed975d7d42d</id>
	<published>2026-09-04T03:03:46+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T03:03:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode klasifikasi berbasis piksel dengan algoritma yang lebih canggih untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, kombinasi data citra Sentinel-2A dengan data lapangan lainnya seperti sonar atau drone dapat memperbaiki ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode klasifikasi berbasis piksel dengan algoritma yang lebih canggih untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, kombinasi data citra Sentinel-2A dengan data lapangan lainnya seperti sonar atau drone dapat memperbaiki ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-13d38.webp" title="JURIS - Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-13d38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-13d38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-13d38.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan" alt="JURIS - Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-5af7e.webp" title="JURIS - Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-5af7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-5af7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-5af7e.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan" alt="JURIS - Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-dea88.webp" title="JURIS - Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-dea88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-dea88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-dea88.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan" alt="JURIS - Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64268-kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi" title="JURIS - Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan" target="_blank">Klasifikasi Habitat Bentik Berbasis Piksel Menggunakan Citra Sentinel-2A Di Perairan Namu, Konawe Selatan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode klasifikasi berbasis piksel dengan algoritma yang lebih canggih untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, kombinasi data citra Sentinel-2A dengan data lapangan lainnya seperti sonar atau drone dapat memperbaiki identifikasi habitat. Terakhir, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap stabilitas habitat bentik di wilayah pesisir perlu dilakukan untuk pemantauan jangka panjang..
<br>Luas tutupan habitat bentik perairan dangkal hasil klasifikasi berbasis piksel berdasarkan citra Sentinel-2A menggunakan algoritma Maximum Likelihood (MLH) yaitu 35.Kelas tutupan habitat bentik perairan dangkal terdiri dari kelas lamun (13.59 Ha), dan karang mati dengan alga (6.Hasil uji akurasi hasil klasifikasi habitat bentik perairan dangkal yaitu OA = 64
<br>Degradasi habitat betik dapat disebabkan oleh faktor seperti bencana alam dan aktivitas antropogenik. Hal tersebut dapat mengancam kehidupan biota dan ekosistem di dalamnya. Data dan informasi terkait habitat bentik perairan dangkal sangat dibutuhkan dalam pengelolaan wilayah pesisir dan laut untuk menjaga dan melestarikan sumberdaya tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui masing-masing luasan kelas habitat bentik perairan dangkal menggunakan citra Sentinel-2A dengan metode klasifikasi berbasis piksel di Perairan Desa Namu. Pengambilan data in-situ dilaksanakan pada tanggal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-13d38.webp" type="image/webp" length="104670" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-13d38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-5af7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/kombinasi-data-benthic-habitat-classification-maxi-thumb-dea88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64275-penyakit-karang-terumbu-tutupan-kar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64275-penyakit-karang-terumbu-tutupan-kar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:884fc32064e0a11654fecc321a176e99</id>
	<published>2026-09-04T03:00:35+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T03:00:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs uho ac" label="ojs uho ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak polutan spesifik seperti limbah domestik atau nutrisi berlebih terhadap penyebaran penyakit karang. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan jangka panjang untuk memahami tren perubahan prevalensi penyakit terkait ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak polutan spesifik seperti limbah domestik atau nutrisi berlebih terhadap penyebaran penyakit karang. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan jangka panjang untuk memahami tren perubahan prevalensi penyakit terkait ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-36b98.webp" title="JURIS - Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-36b98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-36b98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-36b98.webp 1x" title="JURIS - Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara" alt="JURIS - Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-04d2f.webp" title="JURIS - Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-04d2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-04d2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-04d2f.webp 1x" title="JURIS - Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara" alt="JURIS - Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-032a3.webp" title="JURIS - Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-032a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-032a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-032a3.webp 1x" title="JURIS - Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara" alt="JURIS - Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64275-penyakit-karang-terumbu-tutupan-kar" title="JURIS - Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara" target="_blank">Prevalensi Penyakit Pada Koloni Karang Scleractinia Di Perairan Kessilampe Kendari Sulawesi Tenggara</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak polutan spesifik seperti limbah domestik atau nutrisi berlebih terhadap penyebaran penyakit karang. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan jangka panjang untuk memahami tren perubahan prevalensi penyakit terkait perubahan iklim dan aktivitas manusia. Studi lebih lanjut juga bisa mengeksplorasi potensi korelasi antara keragaman mikroorganisme lokal dan daya tahan karang terhadap penyakit, terutama di lokasi dengan aktivitas penangkapan ikan intensif..
<br>Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut.Nilai prevalensi penyakit karang secara keseluruhan yang diitemukan di lokasi penelitian rata-rata sebesar 13,85%.Terdapat 6 jenis penyakit karang yang ditemukan di lokasi penelitian.Jenis-jenis penyakit karang tersebut yaitu (WS), Bleaching, White Ulcerative White Spot (UWS), Skeleton Eroding Band (SEB) dan Sediment Damage.Dominasi jenis penyakit yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu penyakit Bleaching dan White Syndromes (WS) yang menginfeksi karang folliose dan massive
<br>Terumbu karang telah banyak memberi manfaat bagi manusia. Namun disisi lain ekosistem terumbu karang mendapat banyak ancaman baik secara alami maupun antropogenik seperti penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan dan penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung persentase prevalensi dan identifikasi jenis-jenis penyakit karang yang ada di Perairan Kessilampe khususnya wisata Pantai Mayaria, Kendari. Metode yang digunakan dalam perhitungan prevalensi adalah transek sabuk berukuran 25x2 m, sedangkan identifikasi karang berdasarkan Buku Identifikasi Penyakit Karang. Hasil yang diperoleh dari nilai prevalesi penyakit karang di lokasi penelitian rata-rata sebesar 13,85%, dengan prevalensi tertinggi terdapat pada stasiun II (16,67%) dan prevalensi terendah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-032a3.webp" type="image/webp" length="107108" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-36b98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-04d2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/penyakit-karang-terumbu-tutupan-prevalensi-ekosist-thumb-032a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Influence of Price Product Quality and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Price Product Quality and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Price Product Quality and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64264-faktor-harga-lokasi-variabel-ko" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64264-faktor-harga-lokasi-variabel-ko" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:bfb7d722b3e4ea68723930f43e39858b</id>
	<published>2026-09-04T01:37:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T01:37:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="effect price" label="effect price" />
	<category term="ulp metro" label="ulp metro" />
	<category term="ip asn" label="ip asn" />
	<itunes:keywords><![CDATA[asn,effect,ip,metro,price,ulp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran digital terhadap keputusan pembelian konsumen di PB 21 Kota Metro, khususnya dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran digital terhadap keputusan pembelian konsumen di PB 21 Kota Metro, khususnya dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-99283.webp" title="JURIS - The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-99283.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-99283.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-99283.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City" alt="JURIS - The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-4159f.webp" title="JURIS - The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-4159f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-4159f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-4159f.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City" alt="JURIS - The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-e80e4.webp" title="JURIS - The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-e80e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-e80e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-e80e4.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City" alt="JURIS - The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64264-faktor-harga-lokasi-variabel-ko" title="JURIS - The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City" target="_blank">The Influence of Price, Product Quality, and Company Image on Consumer Purchase Decisions at PB 21 Metro City</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran digital terhadap keputusan pembelian konsumen di PB 21 Kota Metro, khususnya dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen akibat pandemi. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan pengaruh faktor harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian di berbagai wilayah Indonesia, terutama daerah dengan karakteristik ekonomi yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang citra perusahaan terhadap loyalitas pelanggan, dengan mengeksplorasi bagaimana citra yang kuat dapat meningkatkan retensi pelanggan dan pengulangan pembelian. Saran-saran ini dirancang untuk memperluas wawasan akademis dan memberikan dasar untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih strategis..
<br>Kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di PB 21 Kota Metro.Harga memiliki pengaruh negatif terhadap keputusan pembelian produk.Citra perusahaan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian.Kombinasi kualitas produk, harga, dan citra perusahaan secara simultan memengaruhi keputusan pembelian konsumen
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kualitas produk, harga, dan citra perusahaan terhadap keputusan pembelian pada konsumen PB 21 Kota Metro. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengukur variabel penelitian menggunakan instrumen berupa angket yang diberikan oleh konsumen PB 21 di Kota Metro. Populasi penelitian yaitu seluruh konsumen PB 21 dengan sampel diambil dengan teknik probability sampling menggunakan rumus Cocran sehingga banyaknya sampel yang ditemui selama periode penelitian berjumlah 96 orang. Data angket yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-99283.webp" type="image/webp" length="114288" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-99283.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-4159f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/faktor-harga-lokasi-variabel-kompetitif-x2-analisi-thumb-e80e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-160-um-metro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13091-simplex-journal-economic-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64265-standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64265-standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:8b93b66365c9089ad1cb3281baf0e09c</id>
	<published>2026-09-04T00:11:24+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T00:11:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="effect price" label="effect price" />
	<category term="ulp metro" label="ulp metro" />
	<category term="ip asn" label="ip asn" />
	<itunes:keywords><![CDATA[asn,effect,ip,metro,price,ulp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pengabdian masyarakat terhadap peningkatan kualitas akademik mahasiswa, mengembangkan sistem penentuan berbasis aplikasi mobile untuk meningkatkan transparansi proses, serta mengevaluasi peran rekognisi internasional ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pengabdian masyarakat terhadap peningkatan kualitas akademik mahasiswa, mengembangkan sistem penentuan berbasis aplikasi mobile untuk meningkatkan transparansi proses, serta mengevaluasi peran rekognisi internasional ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-37a6a.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-37a6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-37a6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-37a6a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-8f858.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-8f858.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-8f858.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-8f858.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-88a0e.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-88a0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-88a0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-88a0e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64265-standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro" target="_blank">Pengembangan Sistem Penentuan Mahasiswa Berprestasi Dengan Pendekatan Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Entropy Pada Universitas Muhammadiyah Metro</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pengabdian masyarakat terhadap peningkatan kualitas akademik mahasiswa, mengembangkan sistem penentuan berbasis aplikasi mobile untuk meningkatkan transparansi proses, serta mengevaluasi peran rekognisi internasional dalam memperkuat kredibilitas sistem pemeringkatan. Selain itu, penting untuk mengintegrasikan kriteria kewirausahaan dan kolaborasi antar fakultas dalam sistem penilaian. Penelitian juga bisa fokus pada validasi metode entropy dengan data historis untuk memastikan konsistensi hasil. Terakhir, penggunaan algoritma machine learning dapat diuji untuk meningkatkan akurasi perhitungan bobot kriteria secara dinamis..
<br>1) Kriteria pengambilan keputusan pemilihan mahasiswa berprestasi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi enam aspek, yaitu.IPK, nilai Bahasa Inggris, pengalaman organisasi, keikutsertaan dalam seminar, prestasi olahraga atau seni dan pengalaman berorganisasi.2) Metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan pembobotan entropy yang digunakan dalam penelitian ini mampu memberikan hasil pemeringkatan yang objektif dan akurat karena mempertimbangkan tingkat keunikan informasi dari masing-masing kriteria.3) Pengembangan sistem ini dapat membantu pihak kampus dalam proses seleksi mahasiswa berprestasi secara lebih efisien dan sistematis, serta mengurangi subjektivitas dalam penilaian
<br>Penelitian ini ditujukan untuk menemukan kriteria pengambilan keputusan penentuan mahasiswa berprestasi dan bagaimana pengembangan sistem penentuan mahasiswa berprestasi dengan pendekatan Simple Additive Weighting menggunakan pembobotan entropy di Universitas Muhammadiyah Metro. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang dikumpulkan sebanyak 100 responden mahasiswa dari 7 fakultas di Universitas Muhammadiyah Metro. Analisis data dengan langkah-langkah pendekatan Simple Additive Weighting menggunakan pembobotan entropy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis kriteria yang digunakan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-37a6a.webp" type="image/webp" length="74204" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-37a6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-8f858.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/standar-kualitas-mahasiswa-bobot-kriteria-laptop-s-thumb-88a0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-160-um-metro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13091-simplex-journal-economic-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Fri, 04 Sep 2026 06:15:02 +0700. 24 items. Served in: 5.433 seconds [atom] -->
