<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-09-25T22:03:08+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69238-percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69238-percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:61a813985fe9854ae9f6c33e93374ac9</id>
	<published>2026-09-25T21:13:20+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T21:13:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="editor chief" label="editor chief" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,content,editor,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi dampak bencana gempa bumi dan longsor, pemerintah daerah Kabupaten Cianjur dan Kecamatan Cugenang dapat belajar mengenai mitigasi bencana dan memberikan sosialisasi kepada anak sekolah tentang mitigasi bencana sejak dini. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mengurangi dampak bencana gempa bumi dan longsor, pemerintah daerah Kabupaten Cianjur dan Kecamatan Cugenang dapat belajar mengenai mitigasi bencana dan memberikan sosialisasi kepada anak sekolah tentang mitigasi bencana sejak dini. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-8951d.webp" title="JURIS - Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-8951d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-8951d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-8951d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR" alt="JURIS - Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-89344.webp" title="JURIS - Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-89344.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-89344.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-89344.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR" alt="JURIS - Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-22b00.webp" title="JURIS - Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-22b00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-22b00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-22b00.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR" alt="JURIS - Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69238-percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca" title="JURIS - Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR" target="_blank">Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR</a>: Untuk mengurangi dampak bencana gempa bumi dan longsor, pemerintah daerah Kabupaten Cianjur dan Kecamatan Cugenang dapat belajar mengenai mitigasi bencana dan memberikan sosialisasi kepada anak sekolah tentang mitigasi bencana sejak dini. Selain itu, perlu ada sosialisasi tentang pembuatan rumah di sekitar Cugenang dengan memperhatikan struktur bangunan dan pemasangan beton. Masyarakat juga disarankan untuk tetap tenang, menghindari bangunan tinggi atau rusak akibat gempa, dan memeriksa validasi bangunan tempat tinggal mereka. Rekomendasi dari PVMBG menekankan pentingnya pengaturan perairan dan menghindari pembuatan kolam atau mendekati genangan air..
<br>Adanya perubahan bentuk (Deformasi) yang terjadi saat gempa bumi Cianjur 2022 dengan bentuk vertikal.Cara paling sederhana untuk mengukur deformasi vertikal adalah dengan membagi perpindahan LOS dengan radar.sudut datang gelombang kosinus Deformasi mendadak/tiba-tiba biasanya disertai dengan perubahan fisik yang nyata dan dapat dikenali secara teratur melalui luas dan laju penurunan Longsor merupakan salah satu bentuk pergerakan massa pada wilayah tertinggi, pengertian tersebut ditemukan berdasarkan informasi yang beredar bahwa wilayah Cugenang merupakan wilayah yang paling terdampak dari sesar baru AuCugenangAy.Longsor akibat gempa bumi di Cianjur menunjukkan longsor busur dengan litologi pelapukan vulkanik dan tataguna lahan yaitu pemukiman, kolam dan sawah.Dari terjadinya longsor lereng bukit di kawasan Cugenang dibuktikan dengan data DEM.Kecamatan Cugenang mengalami perpindahan di daerah paling tinggi, keberhasilan ditentukan berdasarkan informasi bahwa Kecamatan Cugenang merupakan daerah yang paling parah terkena dampak (ada sesar AuCugenangAy baru)
<br>Indonesia merupakan negara yang sangat berpotensi terjadi bencana salah satunya Gempa bumi, yang biasanya menyebabkan perubahan bentuk/posisi di permukaan bumi (deformasi). Daerah Cianjur memiliki nilai tingkat kerentanan seismik yang didasarkan pada percepatan tanah maksimum, intensitas maksimum maupun periode ulang gempa. Pada hari Senin, 21 November 2022 pukul 13.21 WIB telah terjadi gempa bumi bermagnitudo 5.6 M di wilayah Cianjur Jawa Barat berdasarkan data BMKG, hingga 22 November 2022 tercatat 140 gempa susulan dengan magnitudo 1.2-4.2 dan kedalaman rata-rata kurang lebih 10 km. Akibatnya, menyebabkan penurunan muka tanah, maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-89344.webp" type="image/webp" length="118632" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-8951d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-89344.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/percepatan-tanah-maksimum-gempa-bumi-tanggap-benca-thumb-22b00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21264-journal-regional-rural-development-planning-jurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69235-ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69235-ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:668aba793971fb147fd718851656fbe0</id>
	<published>2026-09-25T20:44:05+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T20:44:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="editor chief" label="editor chief" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,content,editor,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak peran masing-masing aktor Quadruple Helix terhadap keberlanjutan pengembangan desa wisata. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak peran masing-masing aktor Quadruple Helix terhadap keberlanjutan pengembangan desa wisata. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-8aa7b.webp" title="JURIS - Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-8aa7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-8aa7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-8aa7b.webp 1x" title="JURIS - Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember" alt="JURIS - Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-c4d30.webp" title="JURIS - Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-c4d30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-c4d30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-c4d30.webp 1x" title="JURIS - Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember" alt="JURIS - Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-e07bd.webp" title="JURIS - Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-e07bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-e07bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-e07bd.webp 1x" title="JURIS - Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember" alt="JURIS - Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69235-ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime" title="JURIS - Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember" target="_blank">Peran Quadruple Helix dalam Upaya Pengembangan Desa Wisatadi Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Jember</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak peran masing-masing aktor Quadruple Helix terhadap keberlanjutan pengembangan desa wisata. Kedua, studi tentang efektivitas model Quadruple Helix dalam konteks daerah lain dapat dilakukan untuk membandingkan hasil. Ketiga, penelitian mengenai peran teknologi digital dalam meningkatkan promosi dan partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan desa wisata perlu dikembangkan. Ketiga saran ini menjawab kebutuhan kolaborasi yang lebih kuat, adaptasi model yang lebih luas, serta pemanfaatan inovasi teknologi untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat..
<br>Keterlibatan aktor Quadruple Helix dalam pengembangan Desa Wisata Rowosari belum maksimal.Pemerintah Desa Rowosari memberikan dukungan melalui anggaran dana desa, namun Dinas Pariwisata Kabupaten Jember kurang memberikan pendampingan.Akademisi seperti Politeknik Negeri Jember memberikan pelatihan, sementara bisnis dan media masih terbatas dalam kolaborasi.Perlu peningkatan sinergi antar aktor untuk optimalisasi pengembangan desa wisata
<br>Pengembangan desa wisata memerlukan sinergitas dan keterlibatan dari berbagai pihak. Proses pengembangan desa wisata tidak terlepas dari adanya pasokan, permintaan, permasalahan, maupun kesempatan. Pengembangan Desa Wisata Rowosari terbentuk dari adanya permintaan. Namun dalam upaya pengembangan tersebut mengalami permasalahan yakni kurangnya dukungan baik dari segi pendampingan maupun pendanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan pihak-pihak dalam upaya pengembangan Desa Wisata Rowosari di Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Penelitian mengenai pengembangan desa wisata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-c4d30.webp" type="image/webp" length="136284" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-8aa7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-c4d30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/ekowisata-masyarakat-lokal-dinas-pariwisata-istime-thumb-e07bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21264-journal-regional-rural-development-planning-jurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa Kota di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa Kota di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa Kota di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69239-dana-desa-ketimpangan-kota-pembangunan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69239-dana-desa-ketimpangan-kota-pembangunan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:a9beaa560086b03f8f5517c966d07c9f</id>
	<published>2026-09-25T20:26:07+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T20:26:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="editor chief" label="editor chief" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,content,editor,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain di luar Dana Desa yang berpengaruh terhadap penurunan ketimpangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain di luar Dana Desa yang berpengaruh terhadap penurunan ketimpangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2217a.webp" title="JURIS - Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2217a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2217a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2217a.webp 1x" title="JURIS - Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia" alt="JURIS - Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-b8b4f.webp" title="JURIS - Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-b8b4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-b8b4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-b8b4f.webp 1x" title="JURIS - Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia" alt="JURIS - Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2bbdd.webp" title="JURIS - Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2bbdd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2bbdd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2bbdd.webp 1x" title="JURIS - Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia" alt="JURIS - Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69239-dana-desa-ketimpangan-kota-pembangunan" title="JURIS - Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia" target="_blank">Dampak Dana Desa terhadap Ketimpangan Desa-Kota di Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain di luar Dana Desa yang berpengaruh terhadap penurunan ketimpangan desa-kota di Indonesia. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis dampak Dana Desa terhadap aspek-aspek pembangunan desa selain ketimpangan, seperti infrastruktur, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi alternatif dalam mengurangi ketimpangan desa-kota, seperti intervensi kebijakan atau program yang lebih terintegrasi dan komprehensif..
<br>Penelitian ini bertujuan melakukan studi untuk menguji dampak Dana Desa terhadap upaya penurunan ketimpangan desa-kota.Hasil menunjukan bahwa ketimpangan desa-kota menurun sebesar 0.0462 setelah dilakukannya implementasi kebijakan insentif finansial untuk pembangunan desa melalui Dana Desa.Adapun melalui uji dampak, diketahui bahwa Dana Desa memberikan dampak terhadap penurunan ketimpangan-desa kota di Indonesia.Tentunya program yang berjalan selama sembilan tahun atau hampir satu dekade ini, setidaknya selain mampu menjawab salah satu agenda pembangunan nasional untuk menurunkan kesenjangan pembangunan juga turut serta dalam pencapaian salah satu dari 17 SDGs, yaitu Reduced Inequalities.Akan tetapi, dampak yang diberikan masih sangat rendah dan terbatas.Terdapat faktor-faktor lain yang turut berpengaruh dalam mendorong penurunan ketimpangan desa-kota di Indonesia selain insentif finansial Dana Desa.Maka dari itu, penulis merekomendasikan perlunya penelitian lebih lanjut untuk menguji faktor lain diluar Dana Desa yang turut mempengaruhi penurunan ketimpangan desa-kota, khususnya di Indonesia.Masih jarangnya penelitian terkait ketimpangan pembangunan desa-kota di Indonesia menjadi peluang bagi penelitian selanjutnya untuk memperluas diskusi akademik mengenai hal ini
<br>Penelitian ini bertujuan mengkaji apakah Dana Desa (DD) yang sudah berjalan hampir satu dekade sejak awal diberlakukannya pada tahun 2015 telah mampu menurunkan ketimpangan desa-kota di Indonesia. Mengingat, selain menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan nasional, penurunan ketimpangan juga menjadi salah satu agenda dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini menggunakan data sekunder dan terdiri dari dua tahap analisis utama. Pertama, dilakukan paired sample t-test untuk menguji bagaimana tingkat ketimpangan desa-kota di Indonesia sebelum (Pre) dan setelah (Post) Dana Desa. Kedua, penulis melakukan analisis dampak Dana Desa terhadap ketimpangan desa-kota melalui linear regression test. Hasil menunjukan bahwa terdapat penurunan ketimpangan desa-kota sebesar 0.0335 sampai 0.0462...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2bbdd.webp" type="image/webp" length="90930" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2217a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-b8b4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/dana-ketimpangan-pembangunan-insentif-finansial-pe-thumb-2bbdd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21264-journal-regional-rural-development-planning-jurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K Medoids ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K Medoids ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K Medoids ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69224-santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69224-santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:553f5b9f5db52b1805131c4134fff4f2</id>
	<published>2026-09-25T20:22:33+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T20:22:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="anto anto 48" label="anto anto 48" />
	<category term="lies hartono" label="lies hartono" />
	<itunes:keywords><![CDATA[48,anto,hartono,lies]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan algoritma clustering lain seperti K-Means atau DBSCAN untuk membandingkan akurasinya dalam pengelompokkan santri. Selain itu, peneliti juga bisa mengeksplorasi penggunaan atribut tambahan seperti kebiasaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan algoritma clustering lain seperti K-Means atau DBSCAN untuk membandingkan akurasinya dalam pengelompokkan santri. Selain itu, peneliti juga bisa mengeksplorasi penggunaan atribut tambahan seperti kebiasaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-3c9d9.webp" title="JURIS - Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-3c9d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-3c9d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-3c9d9.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids" alt="JURIS - Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-c8b87.webp" title="JURIS - Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-c8b87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-c8b87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-c8b87.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids" alt="JURIS - Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-ad4f9.webp" title="JURIS - Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-ad4f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-ad4f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-ad4f9.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids" alt="JURIS - Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69224-santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m" title="JURIS - Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids" target="_blank">Implementasi Data Mining Untuk Pengelompokkan Santri Menggunakan Metode K-Medoids</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan algoritma clustering lain seperti K-Means atau DBSCAN untuk membandingkan akurasinya dalam pengelompokkan santri. Selain itu, peneliti juga bisa mengeksplorasi penggunaan atribut tambahan seperti kebiasaan belajar atau aktivitas ekstrakurikuler sebagai parameter pengelompokan. Terakhir, pengembangan sistem berbasis web atau mobile untuk memudahkan pihak pesantren dalam mengakses hasil clustering secara real-time dapat menjadi arah studi yang relevan..
<br>Berdasarkan penelitain yang telah dilakukan, dengan adanya aplikasi clustering, pihak pesantren lebih mudah dalam mengelompokkan santri sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan sehingga dapat terhindar dari kesalahan dalam santri.Performansi kedua metode pengukuran jarak tersebut menunjukkan nilai DBI Manhattan lebih baik daripada minkowski dimana nilai DBI Manhattan sebesar -0,0869 dan minkowski sebesar -0,3061, hal ini menunjukkan performa manhattan distance lebih baik dibanding minkowski dalam melakukan pengelompokkan santri
<br>Clustering merupakan suatu proses pengelompokkan data, observasi atau mengelompokkan kelas yang memiliki kesamaan objek. Pondok pesantren daarul ilmi boarding school juga harus melakukan pengelompokkan atau clustering terhadap santrinya untuk memaksimalkan proses pengajaran. Pondok pesantren tersebut belum memiliki sebuah aplikasi komputer untuk pengelompokkan santri sehingga sering terjadi kesalahan dalam menempatkan santri sesuai kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak pesantren. Proses pengelompokkan santri dilakukan berdasarkan nilai ahlak, ibadah, rata-rata nilai raport, prestasi dan nilai tahfidz. Proses pemberian nilai yang dilakukan masih bersifat subjektif, artinya pemberian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-ad4f9.webp" type="image/webp" length="105770" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-3c9d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-c8b87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/santri-pondok-pesantren-clustering-data-mining-k-m-thumb-ad4f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5850-ppkia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21267-journal-big-data-analytic-artificial-intelligence.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Spasio Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari Kabupaten Bogor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Spasio Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari Kabupaten Bogor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Spasio Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari Kabupaten Bogor ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69234-pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69234-pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:c3c562c0522590c3bac96e518b241ab2</id>
	<published>2026-09-25T20:19:47+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T20:19:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="editor chief" label="editor chief" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,content,editor,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan stadion, seperti perubahan kualitas air atau udara di sekitar kawasan. Selain itu, evaluasi kebijakan penyediaan ruang terbuka hijau di area perkotaan yang tumbuh pesat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan stadion, seperti perubahan kualitas air atau udara di sekitar kawasan. Selain itu, evaluasi kebijakan penyediaan ruang terbuka hijau di area perkotaan yang tumbuh pesat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-9eb8f.webp" title="JURIS - Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-9eb8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-9eb8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-9eb8f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor" alt="JURIS - Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-463e4.webp" title="JURIS - Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-463e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-463e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-463e4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor" alt="JURIS - Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-ab365.webp" title="JURIS - Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-ab365.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-ab365.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-ab365.webp 1x" title="JURIS - Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor" alt="JURIS - Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69234-pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-p" title="JURIS - Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor" target="_blank">Analisis Spasio-Temporal Transformasi Kawasandi sekitar Stadion Internasional Pakansari, Kabupaten Bogor</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan stadion, seperti perubahan kualitas air atau udara di sekitar kawasan. Selain itu, evaluasi kebijakan penyediaan ruang terbuka hijau di area perkotaan yang tumbuh pesat bisa menjadi arah studi baru, khususnya dalam mengukur efektivitas kebijakan tersebut terhadap keseimbangan ekologi dan sosial. Terakhir, studi tentang partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan infrastruktur besar, seperti stadion, bisa menjadi topik penting untuk memastikan pengembangan yang inklusif dan berkelanjutan..
<br>Analisis spasio-temporal menggunakan citra resolusi tinggi pada platform Google Earth menunjukkan bahwa kawasan di sekitar Stadion Internasional Pakansari mengalami transformasi yang signifikan selama periode 2006Ae2023.Transformasi tersebut ditandai oleh peningkatan luas lahan terbangun dan jumlah bangunan secara konsisten, yang mencerminkan perubahan karakter perkembangan kawasan dari waktu ke waktu.Pada periode setelah stadion beroperasi, laju pertumbuhan lahan terbangun mulai melambat, namun pertumbuhan jumlah bangunan meningkat.Kondisi ini menunjukkan bahwa transformasi kawasan di sekitar Stadion Internasional Pakansari mengalami pergeseran dari fase ekspansi kawasan (urban expansion) menuju intensifikasi pemanfaatan ruang (urban intensification), yang ditandai oleh meningkatnya pembangunan bangunan pada lahan yang telah berkembang seiring meningkatnya aksesibilitas kawasan.Transformasi tersebut memberikan implikasi penting terhadap perencanaan wilayah di sekitar Stadion Internasional Pakansari.Peningkatan proporsi lahan terbangun yang berlangsung secara konsisten mengurangi ketersediaan ruang terbuka hijau serta meningkatkan tekanan terhadap fungsi ekologis kawasan apabila tidak diimbangi dengan pengendalian pemanfaatan ruang yang memadai
<br>Pembangunan infrastruktur berskala besar berperan penting dalam mendorong transformasi kawasan, terutama pada wilayah peri-urban yang mengalami tekanan pembangunan tinggi. Salah satu contohnya adalah pembangunan Stadion Internasional Pakansari di Kabupaten Bogor yang diikuti oleh perkembangan infrastruktur dan kawasan terbangun di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi kawasan melalui perubahan spasio-temporal luas lahan terbangun dan pertumbuhan jumlah bangunan pada periode 2006Ae2023 menggunakan citra satelit Google Earth dan perangkat lunak ArcGIS Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan terbangun meningkat dari 303.35 hektar (31%) pada tahun 2006 menjadi 629.74 hektar (65%) pada tahun 2023. Laju pertumbuhan lahan terbangun mengalami perlambatan dari 7.16% pada periode 2006Ae2011 menjadi 3.09%...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-ab365.webp" type="image/webp" length="102846" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-9eb8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-463e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/pemanfaatan-lahan-transformasi-kawasan-perubahan-s-thumb-ab365.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21264-journal-regional-rural-development-planning-jurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa SMD Dan Strategi Pengembangannya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa SMD Dan Strategi Pengembangannya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa SMD Dan Strategi Pengembangannya ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69236-efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69236-efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:7cedc987ea197da89122c666e84ce942</id>
	<published>2026-09-25T19:58:24+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T19:58:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="editor chief" label="editor chief" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,content,editor,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi peran masyarakat dalam penguatan kelembagaan program SMD. Selain itu, diperlukan studi tentang dampak jangka panjang penerapan strategi penguatan sumber daya manusia ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi peran masyarakat dalam penguatan kelembagaan program SMD. Selain itu, diperlukan studi tentang dampak jangka panjang penerapan strategi penguatan sumber daya manusia ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-78f43.webp" title="JURIS - Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-78f43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-78f43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-78f43.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya" alt="JURIS - Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-6ca97.webp" title="JURIS - Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-6ca97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-6ca97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-6ca97.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya" alt="JURIS - Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-94e07.webp" title="JURIS - Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-94e07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-94e07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-94e07.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya" alt="JURIS - Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69236-efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-p" title="JURIS - Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya" target="_blank">Evaluasi Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Dan Strategi Pengembangannya</a>: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi peran masyarakat dalam penguatan kelembagaan program SMD. Selain itu, diperlukan studi tentang dampak jangka panjang penerapan strategi penguatan sumber daya manusia terhadap kinerja kelompok ternak. Penelitian juga disarankan untuk membandingkan efektivitas metode evaluasi CIPP dan AHP dalam mengukur kinerja program pemberdayaan peternak. Riset ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan model program yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan lokal..
<br>Program Sarjana Membangun Desa (SMD) belum dilaksanakan sesuai potensi daerah penerima.Evaluasi menunjukkan program SMD tidak efektif dalam mencapai tujuan karena kurangnya perencanaan strategis, partisipasi masyarakat, dan efektivitas proses seleksi.Strategi prioritas untuk meningkatkan efektivitas SMD adalah penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan dan konseling
<br>Sarjana Membangun Desa (SMD) adalah program pemberdayaan peternak yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian. Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2007, dengan jumlah penerima manfaat program sebanyak 2,694 kelompok yang tersebar di seluruh Indonesia. Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program SMD, mulai dari identifikasi potensi daerah, evaluasi efektivitas program hingga perumusan strategi pengembangan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program SMD belum dilaksanakan berdasarkan potensi wilayah kelompok penerima. Hasil evaluasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-94e07.webp" type="image/webp" length="95622" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-78f43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-6ca97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/efektivitas-program-evaluasi-sumber-daya-manfaat-j-thumb-94e07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21264-journal-regional-rural-development-planning-jurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al MAwardAos al AukAm al SulAniyyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al MAwardAos al AukAm al SulAniyyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al MAwardAos al AukAm al SulAniyyah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69220-bughat-al-maward-social-construction-law-abbasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69220-bughat-al-maward-social-construction-law-abbasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:50894c2c56d36c363f11b7c4468704fe</id>
	<published>2026-09-25T19:47:53+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T19:47:53+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana konstruksi hukum bughAt diterapkan dalam konteks politik modern, terutama dalam kasus di mana otoritas negara menghadapi resistensi non-kekerasan. Selain itu, analisis perbandingan antara pendekatan al-MAward ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana konstruksi hukum bughAt diterapkan dalam konteks politik modern, terutama dalam kasus di mana otoritas negara menghadapi resistensi non-kekerasan. Selain itu, analisis perbandingan antara pendekatan al-MAward ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-326c6.webp" title="JURIS - The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-326c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-326c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-326c6.webp 1x" title="JURIS - The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah" alt="JURIS - The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-c8738.webp" title="JURIS - The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-c8738.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-c8738.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-c8738.webp 1x" title="JURIS - The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah" alt="JURIS - The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-1cd22.webp" title="JURIS - The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-1cd22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-1cd22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-1cd22.webp 1x" title="JURIS - The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah" alt="JURIS - The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69220-bughat-al-maward-social-construction-law-abbasi" title="JURIS - The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah" target="_blank">The Social Construction of BughAt as a Technology of Abbasid Hegemony in al-MAwardAos al-AukAm al-SulAniyyah</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana konstruksi hukum bughAt diterapkan dalam konteks politik modern, terutama dalam kasus di mana otoritas negara menghadapi resistensi non-kekerasan. Selain itu, analisis perbandingan antara pendekatan al-MAward dengan madzhab hukum lain seperti Hanafi atau Maliki dapat mengungkap variasi dalam mekanisme legitimasi kekuasaan. Terakhir, studi tentang dampak fatwa modern terhadap marginalisasi kelompok tertentu dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan struktur eksklusi yang dibangun oleh hukum klasik..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa fiqh klasik adalah alat legitimasi hegemoni yang secara historis intrinsik, mengungkap mekanisme eksklusi yang mendasari pemeliharaan otoritas terpusat.Klasik fiqh tidak hanya mengatur kekerasan, tetapi juga menghasilkannya melalui konstruksi hukum yang berfungsi sebagai teknologi kekuasaan.Temuan ini mengubah pandangan tradisional tentang bughAt sebagai kerangka perlindungan menjadi pengakuan bahwa hukum tersebut dirancang untuk memperkuat otoritas negara melalui mekanisme eksklusi yang terstruktur
<br>Hukum Islam tentang pemberontakan (bughAt) secara tradisional diinterpretasikan sebagai kerangka perlindungan atau derivasi teologis netral yang dirancang untuk mengatur konflik politik internal. Menantang interpretasi statis ini, studi ini menggunakan dekonstruksi genealogis yang disintesiskan dengan kerangka konstruksi sosial dan kekuasaan/pengetahuan untuk meneliti al-AukAm al-SulAniyyah karya al-MAward sebagai artefak kelangsungan hidup kekaisaran. Temuan menunjukkan bahwa formulasi bughAt al-MAward berfungsi sebagai 'teknologi kekuasaan' yang dirancang untuk mengurangi ketidakmampuan material Khilafah Abbasiyah di bawah hegemoni Buwayhid. Dengan membangun 'fiksi hukum' dari kedaulatan simbolik, teks memanfaatkan ambiguitas antara pemberontakan dan perampokan (hirAbah). Arsitektur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-1cd22.webp" type="image/webp" length="119052" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-326c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-c8738.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/bughat-al-maward-social-construction-law-abbasid-p-thumb-1cd22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7720-pesma-annur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21269-nur-international-journal-islamic-thought.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69240-pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69240-pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:cb8fa22bde7e839811ca570f37b01fe5</id>
	<published>2026-09-25T19:42:53+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T19:42:53+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="editor chief" label="editor chief" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,content,editor,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Pemerintah Pusat diharapkan segera menerbitkan Pedoman Penyusunan RTRW Desa. 2. Pemerintah Desa diwajibkan untuk melakukan penataan ruang desa sesuai dengan Permendagri No. 114 tahun 2014. 3. Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada perangkat daerah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Pemerintah Pusat diharapkan segera menerbitkan Pedoman Penyusunan RTRW Desa. 2. Pemerintah Desa diwajibkan untuk melakukan penataan ruang desa sesuai dengan Permendagri No. 114 tahun 2014. 3. Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada perangkat daerah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-74b8c.webp" title="JURIS - Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-74b8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-74b8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-74b8c.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable" alt="JURIS - Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-2e41d.webp" title="JURIS - Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-2e41d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-2e41d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-2e41d.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable" alt="JURIS - Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-28f93.webp" title="JURIS - Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-28f93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-28f93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-28f93.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable" alt="JURIS - Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69240-pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid" title="JURIS - Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable" target="_blank">Perencanaan Penataan Ruang Desa Berbasis Potensi Desa sebagai Kendali Pembangunan Desa yang Terarah dan Berkelanjutan: Village Spatial Planning Based on Village Potential as a Directed and Sustainable</a>: 1. Pemerintah Pusat diharapkan segera menerbitkan Pedoman Penyusunan RTRW Desa. 2. Pemerintah Desa diwajibkan untuk melakukan penataan ruang desa sesuai dengan Permendagri No. 114 tahun 2014. 3. Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada perangkat daerah di Kabupaten, Kecamatan dan Desa. 4. Pemerintah Desa menggunakan RTRW Desanya sebagai dasar dalam penyusunan RPJMDesa. 5. Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten memberikan arahan, bimbingan, dan pengawasan kepada Pemerintah Desa dalam penataan ruang desa dan penyusunan rencana pembangunan berdasarkan RTRW Desa..
<br>Hampir seluruh desa di Jawa Barat bahkan di Indonesia umumnya belum memiliki Rencana Tata Ruang Wilayah Desa, karena rencana pembangunan desa belum menyentuh penataan ruang desa dan pemerintah belum menerbitkan pedoman Penataan Ruang Desa.Desa Juara baru membuat rencana penataan kawasan permukiman saja, sehingga masih perlu penyempurnaan ruang desanya yang membuat penataan ruang desa yang mencakup kawasan lindung dan kawasan budidaya sesuai ketentuan penataan ruang.Rencana pembangunan desa yang ada belum sinergi dengan rencana pembangunan (RPJMD) Kabupaten maupun Provinsi, karena pada umumnya Kepala Desa tidak mengetahui dan tidak memahami tentang penataan ruang dan rencana pembangunan di wilayah desanya sebagaimana yang telah dituangkan dalam RTRW dan RPJMD Kabupatennya.Hal ini menyebabkan RPJMDes dan RKPDes yang telah disusun menjadi tidak memiliki arah yang jelas dan tidak berkelanjutan dari tahun ke tahun.Dampak lain yang sering terjadi adalah meningkatnya konflik kepentingan antar desa, rusaknya lingkungan atau ekosistem dan permasalahan lainnya.Penataan ruang desa merupakan kewenangan Pemerintah Desa sehingga dokumen RTRW Desa dapat ditetapkan dalam bentuk Peraturan Desa.Rencana ini perlu diketahui dan disepakati oleh masyarakat desa ataupun yang mewakili.Manfaat yang dirasakan oleh Pemerintah Desa yang telah membuat RTRW Desa antara lain menumbuhkan kesadaran dan pemahaman Kepala Desa akan pentingnya penataan ruang desa, memberikan banyak kemudahan dalam menyusun rencana pembangunan desa, memberikan pencerahan kepada Pemerintah Desa terkait apa yang harus direncanakan sehingga RPJMDesa yang dibuat menjadi lebih sinergi dan terarah sebagaimana RTRW pemerintah di atasnya serta lebih jelas rencana pembangunan apa yang akan dilakukan, dan berkelanjutan walaupun terjadi pergantian Kepala Desa.Adanya RTRW Desa juga memberikan kemudahan bagi pemerintah dalam melakukan pengembangan dan pembangunan kawasan strategis baik KSK, KSP maupun KSN.Pemerintah Desa juga dapat membantu mengendalikan terjadinya alih fungsi lahan atau melakukan pemanfaatan lahan sesuai dengan fungsinya dan RTRW yang telah ditetapkan, sehingga kualitas lingkungan menjadi lebih terjaga, menekan terjadinya konflik antar kepentingan dan lain sebagainya
<br>Provinsi Jawa Barat aktif melakukan pembangunan di perdesaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan IDM (Indeks Desa Membangun). Pembangunan desa umumnya belum berdasarkan rencana penataan ruang desanya, sehingga kurang optimal dan belum bersinergi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten. Oleh karena itu, setiap Pemerintah Desa harus melakukan penataan ruang desa sebagai dasar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa, sehingga mengetahui potensi dan rencana pembangunan yang ada di wilayahnya, serta menyadari pentingnya dilakukan penataan ruang desa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan komparatif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-2e41d.webp" type="image/webp" length="94910" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-74b8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-2e41d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pemanfaatan-ruang-tata-penataan-masjid-detail-pere-thumb-28f93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21264-journal-regional-rural-development-planning-jurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69226-lokasi-wisata-belanja-text-mining" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69226-lokasi-wisata-belanja-text-mining" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:bcc839f20f2563c953c067aeb0d31d30</id>
	<published>2026-09-25T19:33:45+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T19:33:45+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="anto anto 48" label="anto anto 48" />
	<category term="lies hartono" label="lies hartono" />
	<itunes:keywords><![CDATA[48,anto,hartono,lies]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Mengembangkan sistem dengan dataset yang lebih luas untuk meningkatkan akurasi rekomendasi. 2. Menerapkan algoritma machine learning lain untuk meningkatkan presisi analisis sentimen. 3. Mengintegrasikan sistem ini ke platform media sosial lain seperti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Mengembangkan sistem dengan dataset yang lebih luas untuk meningkatkan akurasi rekomendasi. 2. Menerapkan algoritma machine learning lain untuk meningkatkan presisi analisis sentimen. 3. Mengintegrasikan sistem ini ke platform media sosial lain seperti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-1fd34.webp" title="JURIS - Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-1fd34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-1fd34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-1fd34.webp 1x" title="JURIS - Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining" alt="JURIS - Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-31a3a.webp" title="JURIS - Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-31a3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-31a3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-31a3a.webp 1x" title="JURIS - Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining" alt="JURIS - Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69226-lokasi-wisata-belanja-text-mining" title="JURIS - Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining" target="_blank">Application Design Location Search Recommendations And Sentiment Analysis Using Text Mining</a>: 1. Mengembangkan sistem dengan dataset yang lebih luas untuk meningkatkan akurasi rekomendasi. 2. Menerapkan algoritma machine learning lain untuk meningkatkan presisi analisis sentimen. 3. Mengintegrasikan sistem ini ke platform media sosial lain seperti Facebook atau LinkedIn untuk mengevaluasi skalabilitas dan adaptabilitas teknologi..
<br>Penelitian ini berhasil mencapai tujuan dengan menghasilkan aplikasi rekomendasi lokasi wisata dan kuliner yang efektif.Aplikasi berjalan baik dengan dataset 73 komentar, namun memiliki keterbatasan dalam pengumpulan data secara real-time.Penelitian ini menunjukkan potensi penggunaan text mining dan analisis sentimen untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam menemukan destinasi populer di media sosial
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan penilaian mengenai tempat wisata serta kuliner yang populer di media sosial (Instagram dan Twitter). Proses penelitian menggunakan pendekatan text mining, dimulai dengan pemrosesan teks (case folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming) untuk menyaring komentar. Selanjutnya, pembobotan dilakukan menggunakan metode TF-IDF guna menentukan relevansi kata. Proses klasifikasi komentar berdasarkan nama lokasi dilakukan dengan algoritma Nayve Bayes, dilanjutkan dengan analisis sentimen untuk menilai komentar positif, negatif, atau netral. Aplikasi penelitian dibangun menggunakan PHP dengan database MySQL dan memanfaatkan dataset sebanyak 73 komentar (17 untuk wisata dan 56 untuk kuliner) yang dihimpun dari media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-31a3a.webp" type="image/webp" length="107248" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-1fd34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/lokasi-wisata-belanja-text-mining-analisis-sentime-thumb-31a3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5850-ppkia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21267-journal-big-data-analytic-artificial-intelligence.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Paradox of the Sufi Sultanate Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Paradox of the Sufi Sultanate Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Paradox of the Sufi Sultanate Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69227-struktur-politik-nigeria-negara-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69227-struktur-politik-nigeria-negara-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:d614ec705221f997701e575759986192</id>
	<published>2026-09-25T19:23:20+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T19:23:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut tentang peran perguruan sufi dalam pemerintahan modern, khususnya bagaimana mereka beradaptasi dengan sistem hukum nasional. 2. Analisis ekonomi dan dampak struktural dari 'fiskalisasi sufi' pada pembentukan negara, dengan fokus ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut tentang peran perguruan sufi dalam pemerintahan modern, khususnya bagaimana mereka beradaptasi dengan sistem hukum nasional. 2. Analisis ekonomi dan dampak struktural dari 'fiskalisasi sufi' pada pembentukan negara, dengan fokus ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-2edf2.webp" title="JURIS - The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-2edf2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-2edf2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-2edf2.webp 1x" title="JURIS - The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft" alt="JURIS - The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-1ae95.webp" title="JURIS - The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-1ae95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-1ae95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-1ae95.webp 1x" title="JURIS - The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft" alt="JURIS - The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-64fef.webp" title="JURIS - The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-64fef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-64fef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-64fef.webp 1x" title="JURIS - The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft" alt="JURIS - The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69227-struktur-politik-nigeria-negara-m" title="JURIS - The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft" target="_blank">The Paradox of the Sufi Sultanate: Charismatic Scaffolding and Epistemic Erasure in Islamic Statecraft</a>: 1. Penelitian lebih lanjut tentang peran perguruan sufi dalam pemerintahan modern, khususnya bagaimana mereka beradaptasi dengan sistem hukum nasional. 2. Analisis ekonomi dan dampak struktural dari 'fiskalisasi sufi' pada pembentukan negara, dengan fokus pada hubungan antara hibah dan penguasaan kekuasaan. 3. Studi tentang evolusi institusi sufi pasca-kejatuhan negara, termasuk bagaimana mereka mempertahankan pengaruh melalui budaya atau tradisi tanpa struktur politik formal, serta implikasinya terhadap identitas keagamaan masyarakat..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa 'Sultanat Sufi' bukanlah tipe institusi permanen, tetapi fase sementara 'kerangka revolusioner'.Infrastruktur mistis perguruan sufi tidak kompatibel secara ontologis dengan kebutuhan birokrasi negara.Konsep 'Transsubstantiasi Karismatik' menjelaskan bagaimana baraka volatil pemimpin sufi dikonversi menjadi otoritas legal-rasional.Penelitian ini mengonfirmasi bahwa kelangsungan negara memerlukan penghapusan perguruan sufi.Namun, penghapusan ini bersifat epistemik dan struktural, bukan penghapusan total praktik mistis.Budaya dan patronase sufi sering tetap bertahan sebagai wajah legitimasi
<br>Sejarah mencatat kejadian berulang di mana perguruan sufi berubah menjadi negara territorial, khususnya dalam Kekaisaran Safawi, Caliphate Sokoto, dan gerakan perlawanan Afrika Utara. Namun, studi akademik sering menggabungkan identitas mistis pendiri dengan realitas administratif politik ini, mengasumsikan keberlanjutan 'pemerintahan sufi' yang dibantah oleh bukti empiris. Studi ini menggunakan analisis historis komparatif untuk mendekonstruksi 'Sultanat Sufi' sebagai tipe politik. Dengan membandingkan fiskalisasi Naqshbandi di Asia Tengah, mobilisasi QAdir di Afrika Barat, dan tribalisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-1ae95.webp" type="image/webp" length="142940" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-2edf2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-1ae95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/struktur-politik-nigeria-negara-mem-sufi-sultanate-thumb-64fef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7720-pesma-annur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21269-nur-international-journal-islamic-thought.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69216-validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69216-validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:a7e469eb2a4eb877fac23ccceff5a797</id>
	<published>2026-09-25T19:19:32+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T19:19:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="based method" label="based method" />
	<category term="ayu fitriana" label="ayu fitriana" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ayu,based,fitriana,method,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengintegrasikan metrik validasi eksternal untuk membandingkan hasil klasterisasi dengan data referensi. 2. Pengembangan framework ini untuk algoritma klasterisasi lain seperti DBSCAN atau Hierarchical Clustering agar lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengintegrasikan metrik validasi eksternal untuk membandingkan hasil klasterisasi dengan data referensi. 2. Pengembangan framework ini untuk algoritma klasterisasi lain seperti DBSCAN atau Hierarchical Clustering agar lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-a74d8.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-a74d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-a74d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-a74d8.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis" alt="JURIS - Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-b5352.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-b5352.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-b5352.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-b5352.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis" alt="JURIS - Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69216-validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil" title="JURIS - Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis" target="_blank">Optimalisasi Pengelompokkan Konsumen dengan Multi Internal Metric Validation dan Boxplot Analysis</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengintegrasikan metrik validasi eksternal untuk membandingkan hasil klasterisasi dengan data referensi. 2. Pengembangan framework ini untuk algoritma klasterisasi lain seperti DBSCAN atau Hierarchical Clustering agar lebih fleksibel. 3. Studi eksperimental untuk mengevaluasi dampak perubahan dataset terhadap optimalisasi jumlah klaster, terutama pada data yang lebih kompleks atau berukuran besar..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan framework evaluasi dua tahap untuk menentukan jumlah klaster optimal pada K-Means Clustering.Hasil menunjukkan bahwa K=5 merupakan jumlah klaster terbaik berdasarkan analisis boxplot dan inter quartile range.Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan metrik validasi internal yang lebih banyak tidak selalu meningkatkan kualitas klaster, sehingga diperlukan pendekatan evaluasi berlapis untuk memastikan stabilitas dan kohesivitas klaster.Framework yang diusulkan dapat menjadi panduan bagi praktisi data dalam mengurangi ambiguitas hasil klasterisasi
<br>Penggunaan metrik-metrik validasi internal secara bersamaan untuk menentukan jumlah klaster optimal pada algoritma K-Means Clustering berpotensi memberikan nilai K yang berbeda-beda dan membingungkan bagi pengguna data untuk mengekstraksi informasi seperti untuk identifikasi karakteristik pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan framework evaluasi untuk mengatasi ambiguitas nilai K dari beberapa metrik validasi internal. Framework evaluasi nilai K terdiri dari 2 tahap, dengan tahap pertama menggunakan lima metrik validasi, DBI, Silhouette Score, Elbow Method, Dunn Index dan Calinski-Harabasz Index sebagai filter untuk menghasilkan maksimal 5 nilai K terbaik. Evaluasi tahap kedua menggunakan analisis boxplot, inter quartile range dan elbow untuk mengeksplorasi tingkat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-a74d8.webp" type="image/webp" length="98728" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-a74d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/validasi-eksternal-algoritma-boxplot-inter-quartil-thumb-b5352.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5850-ppkia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21267-journal-big-data-analytic-artificial-intelligence.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementation of the Hash Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of the Hash Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of the Hash Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69217-teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-pe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69217-teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-pe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:c58885bccd04121e33274b4da9b01054</id>
	<published>2026-09-25T19:13:39+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T19:13:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="based method" label="based method" />
	<category term="ayu fitriana" label="ayu fitriana" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ayu,based,fitriana,method,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan penerapan algoritma Hash-Based pada apotek lain dengan variasi lokasi atau jenis obat untuk menguji generalisasi hasil. Selain itu, studi dapat memperluas periode pengumpulan data untuk mengamati tren jangka panjang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan penerapan algoritma Hash-Based pada apotek lain dengan variasi lokasi atau jenis obat untuk menguji generalisasi hasil. Selain itu, studi dapat memperluas periode pengumpulan data untuk mengamati tren jangka panjang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-873b8.webp" title="JURIS - Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-873b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-873b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-873b8.webp 1x" title="JURIS - Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy" alt="JURIS - Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-8392f.webp" title="JURIS - Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-8392f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-8392f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-8392f.webp 1x" title="JURIS - Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy" alt="JURIS - Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-f73c4.webp" title="JURIS - Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-f73c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-f73c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-f73c4.webp 1x" title="JURIS - Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy" alt="JURIS - Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69217-teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-pe" title="JURIS - Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy" target="_blank">Implementation of the Hash-Based Algorithm for Analyzing Drug Sales Patterns at Permata Pharmacy</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan penerapan algoritma Hash-Based pada apotek lain dengan variasi lokasi atau jenis obat untuk menguji generalisasi hasil. Selain itu, studi dapat memperluas periode pengumpulan data untuk mengamati tren jangka panjang dan perubahan pola pembelian. Terakhir, penelitian dapat mengintegrasikan faktor demografi pelanggan atau preferensi spesifik untuk meningkatkan akurasi rekomendasi produk, sehingga strategi penjualan lebih personal dan efektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dengan menerapkan Algoritma Hash Based pada data transaksi penjualan obat di Apotek Permata Sejahtera, ditemukan sebanyak 37 kombinasi itemset obat yang sering dibeli secara bersamaan oleh pelanggan, dengan tingkat support minimal 40% dan confidence minimal 80%.Temuan ini menunjukkan adanya pola pembelian yang konsisten, terutama pada obat-obatan seperti Amoxicillin, Asam Mefenamat, Dexteem Plus, dan Voltadex.Hasil ini menggambarkan keterkaitan antar obat dan memberikan dampak praktis dalam tata letak obat yang lebih efisien, memudahkan proses pengambilan oleh petugas dan pelanggan, serta mempercepat layanan.Selain itu, apotek dapat merancang strategi stok dan pengadaan obat yang lebih tepat sasaran, menghindari kekosongan produk dengan tingkat permintaan tinggi.Kombinasi produk yang sering dibeli bersama juga berpotensi dijadikan dasar untuk promosi bundling atau penawaran khusus guna meningkatkan penjualan
<br>Dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat, pelaku usaha di bidang kesehatan seperti apotek dituntut untuk mampu memanfaatkan data transaksi secara optimal. Apotek Permata Sejahtera mengalami peningkatan volume transaksi penjualan setiap harinya, yang menyebabkan penumpukan data tanpa analisis lebih lanjut. Oleh karena itu, diperlukan metode untuk mengidentifikasi keterkaitan antar produk obat yang sering dibeli bersamaan oleh konsumen guna mendukung strategi penjualan dan penataan produk. Penelitian ini menggunakan algoritma Hash Based untuk menemukan pola asosiasi dari data transaksi penjualan obat selama bulan Februari hingga September 2024. Tahapan penelitian meliputi pembentukan data tabular, penentuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-873b8.webp" type="image/webp" length="97122" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-873b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-8392f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/teknik-pengumpulan-data-produk-obat-tradisional-re-thumb-f73c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5850-ppkia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21267-journal-big-data-analytic-artificial-intelligence.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69230-google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69230-google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:70dd544d3d02e64dcafd65b570714951</id>
	<published>2026-09-25T19:10:46+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T19:10:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="editor chief" label="editor chief" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,content,editor,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perluasan perkotaan terhadap lingkungan dan masyarakat di Kalimantan Barat. Selain itu, perlu juga dilakukan studi tentang strategi-strategi pengendalian urbanisasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perluasan perkotaan terhadap lingkungan dan masyarakat di Kalimantan Barat. Selain itu, perlu juga dilakukan studi tentang strategi-strategi pengendalian urbanisasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-e9d8b.webp" title="JURIS - Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-e9d8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-e9d8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-e9d8b.webp 1x" title="JURIS - Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang" alt="JURIS - Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-1aced.webp" title="JURIS - Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-1aced.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-1aced.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-1aced.webp 1x" title="JURIS - Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang" alt="JURIS - Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-55d93.webp" title="JURIS - Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-55d93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-55d93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-55d93.webp 1x" title="JURIS - Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang" alt="JURIS - Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69230-google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota" title="JURIS - Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang" target="_blank">Monitoring Perluasan Perkotaan di Kalimantan BaratBerbasis Google Earth Engine: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perluasan perkotaan terhadap lingkungan dan masyarakat di Kalimantan Barat. Selain itu, perlu juga dilakukan studi tentang strategi-strategi pengendalian urbanisasi yang efektif dan berkelanjutan, serta integrasi sistem pemantauan berbasis GEE dalam evaluasi RTRW/RDTR untuk deteksi dini perubahan dan penyesuaian kebijakan yang adaptif. Pendekatan komputasi awan GEE terbukti efektif dan mudah direplikasi, sehingga dapat mendukung pengelolaan pertumbuhan metropolitan Kalimantan Barat yang terukur dan berkelanjutan..
<br>Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan luas lahan terbangun secara konsisten dari tahun ke tahun, dengan laju ekspansi signifikan setelah 2021, terutama di kawasan Pontianak, Kubu Raya, dan sekitarnya.Analisis orientasi menggunakan diagram ROSE menegaskan bahwa arus ekspansi ruang kota terarah dengan poros dominan pada barat (W), selatan (S), dan tenggara (SE).Koridor PontianakAeMempawah bertindak sebagai inti densifikasi, sementara jalur menuju Kubu RayaAeRasau Jaya dan Sungai Ambawang menjadi sumbu perembetan baru.Arah utara (N) dan timur laut (NE) relatif ajeg dengan penambahan terbatas, selaras dengan fungsi ekologis kawasan rawa dan sempadan sungai.Tipologi pertumbuhan berbasis ROSE-LET memperlihatkan dominasi edge-expansion, sedangkan outlying muncul sporadis di tepi peri-urban.Pola ini mengindikasikan dua proses yang berjalan bersamaan.pemadatan dan peremajaan jaringan kota pada inti aglomerasi, dan ekspansi terkendali ke wilayah hinterland.Meski demikian, indikasi outlying di NWAeN perlu diawasi untuk mencegah fragmentasi dan beban jaringan layanan dasar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memantau dan menganalisis dinamika spasio-temporal perkembangan perkotaan di Provinsi Kalimantan Barat selama periode 2019-2025 dengan menggunakan pendekatan penginderaan jauh berbasis Google Earth Engine (GEE). Metode klasifikasi tutupan lahan menggunakan algoritma Random Forest. Indeks spektral NDBI, NDVI, dan MNDWI digunakan sebagai variabel untuk mengidentifikasi area terbangun, vegetasi, dan badan air. Hasil klasifikasi kemudian dianalisis secara spasial menggunakan diagram ROSE untuk menilai arah, intensitas, dan pola pertumbuhan kawasan terbangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola perkembangan lahan terbangun di Kalimantan Barat bersifat terarah dan konsisten antartahun, dengan dominasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-1aced.webp" type="image/webp" length="100002" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-e9d8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-1aced.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/google-earth-engine-diagram-rose-perluasan-perkota-thumb-55d93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21264-journal-regional-rural-development-planning-jurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Lansia Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Lansia Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Lansia Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69229-aplikasi-ramah-lansia-digital" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69229-aplikasi-ramah-lansia-digital" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:be57a20e47fc558a26d06ab9331bfecd</id>
	<published>2026-09-25T19:06:51+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T19:06:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="slot mahjong" label="slot mahjong" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="slot gacor" label="slot gacor" />
	<itunes:keywords><![CDATA[gacor,header,mahjong,page,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi khusus untuk deteksi hoaks yang lebih sederhana dan intuitif bagi lansia. Penelitian lain bisa fokus pada pembentukan komunitas mentor lansia yang memahami teknologi untuk membantu sesama lansia. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi khusus untuk deteksi hoaks yang lebih sederhana dan intuitif bagi lansia. Penelitian lain bisa fokus pada pembentukan komunitas mentor lansia yang memahami teknologi untuk membantu sesama lansia. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-130b4.webp" title="JURIS - Lansia, Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-130b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-130b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-130b4.webp 1x" title="JURIS - Lansia, Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital" alt="JURIS - Lansia, Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-45fe6.webp" title="JURIS - Lansia, Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-45fe6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-45fe6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-45fe6.webp 1x" title="JURIS - Lansia, Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital" alt="JURIS - Lansia, Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69229-aplikasi-ramah-lansia-digital" title="JURIS - Lansia, Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital" target="_blank">Lansia, Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi khusus untuk deteksi hoaks yang lebih sederhana dan intuitif bagi lansia. Penelitian lain bisa fokus pada pembentukan komunitas mentor lansia yang memahami teknologi untuk membantu sesama lansia. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menyelenggarakan pelatihan digital safety rutin di tingkat kelurahan dapat menjadi arah studi baru. Penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan media sosial lokal sebagai platform edukasi digital untuk lansia. Peneliti dapat mengkaji efektivitas modul pelatihan berbasis video untuk meningkatkan pemahaman lansia tentang keamanan data. Selain itu, studi lanjutan bisa mengidentifikasi tantangan spesifik lansia di daerah pedesaan dalam mengakses layanan digital. Penelitian juga perlu mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan literasi digital terhadap perilaku lansia dalam menghadapi informasi palsu. Arsitektur penelitian berikutnya bisa menitikberatkan pada pengembangan kebijakan protektif untuk lansia di ruang digital. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam mendukung literasi digital lansia. Akhirnya, studi lanjutan dapat menggabungkan pendekatan teknologi dan sosial untuk menciptakan lingkungan digital yang ramah lansia..
<br>Masyarakat lanjut usia rentan terhadap kejahatan digital karena keterbatasan literasi digital safety.Pengembangan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan sangat penting untuk melindungi lansia agar dapat beraktivitas secara aman di dunia digital.Edukasi harus dilakukan secara komunitas dan mencakup penggunaan aplikasi periksa fakta serta perlindungan data pribadi
<br>Masyarakat Lanjut Usia (Lansia) merupakan kelompok yang rentan mengalami kejahatan digital. Fenomena kejahatan digital yang mereka alami cukup bervariasi, mulai dari paparan hoaks dalam bidang kesehatan hingga penipuan bermotif perbankan melalui panggilan seluler. Edukasi literasi digital diperlukan untuk dilakukan secara komunitas, bukan individual. Metode penelitian mencakup pelatihan literasi digital, pendampingan teknis terkait hoaks, penggunaan aplikasi periksa fakta, dan bimbingan teknis untuk menjaga data pribadi. Hasil post-test menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali hoaks dan melaporkannya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-130b4.webp" type="image/webp" length="63366" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-130b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/aplikasi-ramah-lansia-digital-literas-komunikasi-i-thumb-45fe6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19805-iptek-jurnal-hasil-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69222-ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69222-ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:a6309d037ca7fe69382201da9f7ee3c4</id>
	<published>2026-09-25T18:59:00+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T18:59:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan studi ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh pendidikan agama formal terhadap persepsi ziarah kubur di kalangan kelompok pemuda Muslim Indonesia. Selain itu, studi perbandingan antara praktik ziarah kubur di Kairo dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan studi ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh pendidikan agama formal terhadap persepsi ziarah kubur di kalangan kelompok pemuda Muslim Indonesia. Selain itu, studi perbandingan antara praktik ziarah kubur di Kairo dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-bfc7c.webp" title="JURIS - Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-bfc7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-bfc7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-bfc7c.webp 1x" title="JURIS - Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo" alt="JURIS - Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-1d270.webp" title="JURIS - Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-1d270.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-1d270.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-1d270.webp 1x" title="JURIS - Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo" alt="JURIS - Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-ad554.webp" title="JURIS - Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-ad554.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-ad554.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-ad554.webp 1x" title="JURIS - Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo" alt="JURIS - Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69222-ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi" title="JURIS - Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo" target="_blank">Religious Rationalization of Ziarah Kubur Among Indonesian Students in Cairo</a>: Berdasarkan temuan studi ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh pendidikan agama formal terhadap persepsi ziarah kubur di kalangan kelompok pemuda Muslim Indonesia. Selain itu, studi perbandingan antara praktik ziarah kubur di Kairo dengan lingkungan yang lebih ketat seperti Saudi Arabia dapat memberikan wawasan tentang bagaimana konteks budaya memengaruhi adaptasi tradisi keagamaan. Selanjutnya, penelitian dapat mengkaji bagaimana ziarah kubur berkontribusi pada pembentukan identitas transnasional di kalangan diaspora Indonesia, terutama dalam menghadapi tekanan modernisasi dan globalisasi..
<br>Ziarah kubur tetap menjadi praktik penting bagi mahasiswa Indonesia di Kairo, yang berfungsi sebagai alat pelestarian identitas budaya dan spiritual.Mahasiswa menggunakan pendidikan agama mereka untuk merasionalisasi praktik ini, mengubahnya dari kebiasaan lokal menjadi ibadah yang sah.Studi ini menunjukkan bahwa praktik ini tidak hanya bertahan tetapi juga beradaptasi dalam lingkungan akademis Islam yang ketat.Selain itu, ziarah kubur memperkuat ikatan komunitas dan memperkuat identitas Muslim Indonesia di tengah perubahan global
<br>Studi ini menyelidiki praktik, motivasi, dan pembentukan makna ziarah kubur, tradisi keagamaan penting di Indonesia, di kalangan mahasiswa universitas Indonesia di Kairo, Mesir. Tujuan studi ini adalah memahami bagaimana praktik budaya ini dipertahankan, dinegosiasikan, dan dirasionalisasi dalam pusat utama studi Islam. Dengan desain penelitian kualitatif dominan, studi ini menganalisis narasi survei dari 54 mahasiswa Indonesia, didukung oleh statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa ziarah kubur luas, berfungsi sebagai mekanisme utama untuk pelestarian identitas budaya dalam konteks diaspora. Motivasi dikenali sebagai interaksi dinamis antara kebutuhan spiritual pribadi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-ad554.webp" type="image/webp" length="114354" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-bfc7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-1d270.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/ziarah-kubur-analisis-makna-konteks-studi-islam-pr-thumb-ad554.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7720-pesma-annur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21269-nur-international-journal-islamic-thought.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69231-salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69231-salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:a579adb208d116f4ac2deba9ee62923d</id>
	<published>2026-09-25T18:56:17+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T18:56:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teologis antara Salafiyyah dan Muhammadiyah dapat meningkatkan persatuan umat Muslim di era modern. Selain itu, penting untuk meneliti dampak kolonialisme terhadap perkembangan gerakan pembaruan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teologis antara Salafiyyah dan Muhammadiyah dapat meningkatkan persatuan umat Muslim di era modern. Selain itu, penting untuk meneliti dampak kolonialisme terhadap perkembangan gerakan pembaruan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-9bbfb.webp" title="JURIS - Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-9bbfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-9bbfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-9bbfb.webp 1x" title="JURIS - Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood" alt="JURIS - Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-f49f3.webp" title="JURIS - Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-f49f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-f49f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-f49f3.webp 1x" title="JURIS - Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood" alt="JURIS - Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-8df09.webp" title="JURIS - Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-8df09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-8df09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-8df09.webp 1x" title="JURIS - Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood" alt="JURIS - Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69231-salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl" title="JURIS - Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood" target="_blank">Theological Divergence and Political Convergence in Salafiyyah and the Muslim Brotherhood</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teologis antara Salafiyyah dan Muhammadiyah dapat meningkatkan persatuan umat Muslim di era modern. Selain itu, penting untuk meneliti dampak kolonialisme terhadap perkembangan gerakan pembaruan Islam di berbagai wilayah. Terakhir, penelitian juga dapat mengkaji peran modernitas dalam membentuk interpretasi teologis baru yang relevan dengan tantangan kontemporer. Dengan memahami dinamika ini, peneliti dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran teologi dalam membangun identitas dan otoritas Islam di tengah perubahan global..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa kedua gerakan, Salafiyyah dan Muhammadiyah, memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pemikiran politik dan spiritual Muslim kontemporer.Meskipun terdapat perbedaan pendekatan, kedua gerakan ini tetap menjadi pusat pembaruan Islam di era modern.Mereka menawarkan paradigma yang berbeda tetapi saling melengkapi.Salafiyyah menarik mereka yang mencari kepastian agama melalui keyakinan dan teks, sementara Muhammadiyah menarik mereka yang tertarik pada aktivisme Islam, keadilan sosial, dan transformasi politik.Perbedaan teologis mereka lebih tentang metode, penekanan, dan aplikasi daripada isi doktrinal
<br>Studi ini mengeksplorasi dimensi teologis dan politik dua gerakan pembaruan Islam utama, yaitu Salafiyyah dan Muhammadiyah. Penelitian ini memulai dengan menempatkan kedua gerakan dalam konteks yang lebih luas dari kolonialisme, runtuhnya Khilafah Ottoman, dan krisis modernitas di dunia Muslim. Secara metodologis, penelitian ini didasarkan pada penelitian kualitatif berbasis perpustakaan dan analisis teks perbandingan. Hasil menunjukkan bahwa meskipun kedua gerakan mempertahankan keyakinan Sunni intiAiterutama Tawhid dan penolakan terhadap bid'ahAimereka berbeda secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-8df09.webp" type="image/webp" length="143598" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-9bbfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-f49f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/salafiyyah-muslim-brotherhood-tawhid-pembaruan-isl-thumb-8df09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7720-pesma-annur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21269-nur-international-journal-islamic-thought.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69232-etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69232-etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:1dfc4fddd539f49ab2d5552a42b4e49f</id>
	<published>2026-09-25T18:34:35+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T18:34:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Memahami lebih lanjut bagaimana memori sejarah kolektif Wong Cilik dibentuk dan dipengaruhi oleh narasi politik yang berbeda, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Memahami lebih lanjut bagaimana memori sejarah kolektif Wong Cilik dibentuk dan dipengaruhi oleh narasi politik yang berbeda, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-1393b.webp" title="JURIS - The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-1393b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-1393b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-1393b.webp 1x" title="JURIS - The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election" alt="JURIS - The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-37e80.webp" title="JURIS - The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-37e80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-37e80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-37e80.webp 1x" title="JURIS - The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election" alt="JURIS - The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-301a5.webp" title="JURIS - The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-301a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-301a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-301a5.webp 1x" title="JURIS - The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election" alt="JURIS - The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69232-etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi" title="JURIS - The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election" target="_blank">The Political Precedence of Wong CilikAos Collective Historical Memory over the 2024 Election</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Memahami lebih lanjut bagaimana memori sejarah kolektif Wong Cilik dibentuk dan dipengaruhi oleh narasi politik yang berbeda, terutama dalam konteks pemilihan presiden tahun 2019 dan 2024. Ini dapat mencakup analisis mendalam tentang bagaimana narasi politik yang bersaing, termasuk kampanye dan strategi komunikasi, mempengaruhi persepsi dan keputusan Wong Cilik.2. Menganalisis dampak dan konsekuensi dari kooptasi elit terhadap Wong Cilik dalam proses politik. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana aliansi antara elit politik yang sebelumnya bersaing dapat mempengaruhi partisipasi dan kepercayaan Wong Cilik dalam sistem demokrasi. Ini juga dapat mengeksplorasi strategi yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa suara dan aspirasi Wong Cilik didengar dan diintegrasikan secara autentik dalam proses politik.3. Meneliti peran dan pengaruh jaringan Sufi dalam membentuk memori kolektif Wong Cilik tentang preseden politik. Ini dapat mencakup studi tentang bagaimana jaringan Sufi, sebagai bagian dari komunitas spiritual dan sosial yang kuat, dapat berfungsi sebagai saluran untuk memobilisasi dan mengartikulasikan kepentingan Wong Cilik dalam konteks politik. Penelitian ini juga dapat menyelidiki bagaimana jaringan Sufi dapat menjadi jembatan antara elit politik dan Wong Cilik, mempromosikan dialog dan pemahaman yang lebih baik antara kedua kelompok..
<br>Studi ini menegaskan bahwa pemilihan presiden tahun 2019 telah menjadi bagian dari memori sejarah kolektif Wong Cilik.Di antaranya adalah munculnya kekhawatiran tentang segregasi, yang dapat membahayakan kesatuan dan integritas bangsa sebagai hasil dari pilihan dukungan politik yang beragam.Memori pernikahan politik dalam pemerintahan antara dua pasangan pesaing yang awalnya musuh juga penting.Sejauh yang dapat ditunjukkan temuan data lapangan, keputusan politik Wong Cilik tidak dipengaruhi oleh emosi semata.Mereka terinformasi dan, pada saat yang sama, menarik penilaian rasional dan etis tentang gerakan politik elit setelah pemilihan presiden tahun 2019.Keragaman yang jelas dalam penilaian mereka tidak berdampak signifikan pada keputusan mereka untuk terus berpartisipasi secara aktif dalam pemilihan berikutnya.Kepercayaan mereka terhadap sistem demokrasi pemilihan Indonesia tetap tinggi.Pandangan dan sikap kritis mereka terhadap kekurangan praktik pemilihan sebelumnya tidak mengubah mereka menjadi antipati, atau setidaknya putus asa dan tidak percaya pada hasil demokratis.Usulan mereka untuk pemilihan mendatang adalah bukti hal ini.Temuan ini pasti akan menambah pengembangan teori dan praktik formulasi kebijakan di Indonesia.Melalui berbagai bentuk interaksi dan proses transformasi, kematangan politik telah tumbuh secara bertahap tidak hanya di tingkat elit tetapi juga di tingkat akar rumput.Tren ini harus dikelola dan diperkuat lebih lanjut.Akhirnya, proses demokratis di negara ini harus terus memperhatikan dengan sungguh-sungguh keprihatinan Wong Cilik.Isolasi dari kepentingan politik Wong Cilik akan membawa konsekuensi yang tidak diinginkan bagi demokrasi.Rekaman sejarah di banyak negara, termasuk Indonesia, harus berfungsi sebagai memori kolektif yang tidak boleh hilang.Seperti pepatah mengatakan, siapa pun yang melupakan sejarah akan jatuh ke dalam pengulangan kesalahan atau kemunduran yang serupa
<br>Penelitian ini menyelidiki memori kolektif wong cilik (kelas bawah di Indonesia) mengenai pemilihan presiden tahun 2019 dan implikasinya bagi partisipasi demokratis dalam pemilihan tahun 2024. Didorong oleh kooptasi elit setelah kontes tahun 2019 - khususnya aliansi antara mantan rival - penelitian ini memeriksa persepsi publik tentang etika politik, keadilan, dan kepercayaan demokratis. Menggunakan metodologi kualitatif dengan penelitian lapangan di Surabaya, Sidoarjo, dan Bangkalan, studi ini memanfaatkan wawancara, survei, dan analisis dokumen untuk merekonstruksi narasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-37e80.webp" type="image/webp" length="149692" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-1393b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-37e80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/etika-politik-preferensi-masyarakat-narasi-religiu-thumb-301a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7720-pesma-annur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21269-nur-international-journal-islamic-thought.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69237-nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69237-nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:ba056c8b3e81c8aaa7fe21c1b14bfbbf</id>
	<published>2026-09-25T18:34:33+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T18:34:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="editor chief" label="editor chief" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,content,editor,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk pengembangan Desa Sekaroh sebagai desa wisata. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi wisata bahari di Desa Sekaroh, termasuk analisis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk pengembangan Desa Sekaroh sebagai desa wisata. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi wisata bahari di Desa Sekaroh, termasuk analisis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-29a7e.webp" title="JURIS - Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-29a7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-29a7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-29a7e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur" alt="JURIS - Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-1506e.webp" title="JURIS - Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-1506e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-1506e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-1506e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur" alt="JURIS - Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-844ba.webp" title="JURIS - Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-844ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-844ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-844ba.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur" alt="JURIS - Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69237-nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi" title="JURIS - Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur" target="_blank">Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa Sekaroh Lombok Timur</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk pengembangan Desa Sekaroh sebagai desa wisata. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi wisata bahari di Desa Sekaroh, termasuk analisis pasar dan strategi pemasaran yang tepat untuk menarik wisatawan. Kedua, penelitian tentang dampak sosial dan budaya pariwisata di Desa Sekaroh dapat dilakukan untuk memahami dampak positif dan negatif yang ditimbulkan oleh kegiatan pariwisata terhadap masyarakat setempat. Ketiga, studi tentang peran dan keterlibatan kelompok masyarakat dalam pengembangan desa wisata dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam melibatkan masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan potensi wisata di Desa Sekaroh..
<br>Pengembangan Desa Sekaroh dengan menggunakan analisis SOAR menghasilkan beberapa elemen-elemen penting yang perlu dilakukan untuk pengembangan Desa Sekaroh.diperlukan perencanaan yang matang dalam pengembangan Desa Sekaroh.Perencanaan ini perlu melibatkan berbagai pihak khususnya pemerintah dalam membuat kebijakan, akademisi untuk mendukung jenis pelatihan fasilitas, industri untuk mendukung ketersediaan fasilitas, dan media dalam mempromosikan Desa Sekaroh.Kedua adalah menciptakan branding Desa Sekaroh menjadi desa wisata bahari karena sebagai bentuk promosi nantinya kepada para wisatawan.Ketiga, terus meningkatkan kapasitas masyarakat di bidang pariwisata seperti melalui berbagai bentuk pelatihan lainnya yang relevan dengan pengembangan Desa Sekaroh.Keempat, membuat event-event rutin yang diagendakan di dalam calender of event sebagai bentuk promosi itu untuk menimbulkan minat masyarakat untuk datang ke Desa Sekaroh.Kelima adalah melibatkan kelompok masyarakat dalam berbagai kegiatan pengembangan sehingga mereka mendapatkan dampak yang positif baik itu dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat, sampai dengan peningkatan ekonomi masyarakat setempat
<br>Wisata pedesaan menjadi prioritas untuk dikembangkan oleh pemerintah Indonesia, momentum ini menjadi peluang bagi desa-desa di Indonesia untuk berkembang menjadi desa wisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pariwisata. Desa wisata Sekaroh merupakan salah satu desa wisata yang berpeluang menjadi desa wisata. Untuk menjadikan Desa Sekaroh sebagai desa wisata, diperlukan berbagai kajian untuk mengembangkannya yang lebih baik. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan desa wisata Sekaroh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-1506e.webp" type="image/webp" length="99516" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-29a7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-1506e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-budaya-masyarakat-minat-destinasi-wisata-bah-thumb-844ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21264-journal-regional-rural-development-planning-jurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69228-industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69228-industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:bff0e2b9cd7250decb8f7b0817b17bf1</id>
	<published>2026-09-25T18:24:11+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T18:24:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="slot mahjong" label="slot mahjong" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="slot gacor" label="slot gacor" />
	<itunes:keywords><![CDATA[gacor,header,mahjong,page,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: 1. Menganalisis dampak jangka panjang program pendidikan karakter berbasis kearifan lokal terhadap perkembangan karakter dan prestasi akademik siswa, serta bagaimana program ini dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: 1. Menganalisis dampak jangka panjang program pendidikan karakter berbasis kearifan lokal terhadap perkembangan karakter dan prestasi akademik siswa, serta bagaimana program ini dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-d2658.webp" title="JURIS - Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-d2658.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-d2658.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-d2658.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni" alt="JURIS - Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-08395.webp" title="JURIS - Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-08395.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-08395.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-08395.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni" alt="JURIS - Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-73d69.webp" title="JURIS - Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-73d69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-73d69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-73d69.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni" alt="JURIS - Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69228-industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes" title="JURIS - Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni" target="_blank">Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Batunoni</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: 1. Menganalisis dampak jangka panjang program pendidikan karakter berbasis kearifan lokal terhadap perkembangan karakter dan prestasi akademik siswa, serta bagaimana program ini dapat terus dikembangkan dan disempurnakan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi siswa dan komunitas.2. Meneliti strategi-strategi inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam kurikulum dan metode pembelajaran sehari-hari, dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan pendekatan ini.3. Mengkaji peran komunitas lokal dalam pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, termasuk bagaimana keterlibatan mereka dapat ditingkatkan dan bagaimana komunitas dapat menjadi mitra yang efektif dalam proses pembelajaran berbasis budaya. Dengan menggabungkan ide-ide ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, serta memastikan keberlanjutan dan efektivitas program ini dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat dan identitas budaya yang kokoh..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, pendidikan karakter berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa yang kuat dan meningkatkan kebanggaan mereka terhadap identitas budaya.Implementasi program ini melalui penggabungan nilai-nilai budaya lokal dalam proses belajar, serta partisipasi aktif komunitas, menunjukkan hasil yang positif, di mana siswa tidak hanya belajar secara akademik tetapi juga mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya menjaga nilai-nilai budaya mereka.Pendekatan berbasis pengalaman, seperti kunjungan ke situs budaya dan keterlibatan tokoh masyarakat, memberikan pengaruh signifikan dalam membangun hubungan emosional siswa terhadap budaya lokal.Di sisi lain, pendidikan berbasis kearifan lokal ini juga mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar, yang berdampak positif pada motivasi dan prestasi akademik mereka.Agar program pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dapat berkelanjutan dan efektif, diperlukan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan lembaga pemerhati budaya.Pelatihan tambahan bagi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam kurikulum juga sangat dibutuhkan agar mereka dapat menerapkan pendekatan ini dengan lebih efektif.Selain itu, perlu adanya alokasi sumber daya yang memadai untuk mendukung kegiatan-kegiatan berbasis kearifan lokal, seperti kunjungan budaya dan kegiatan kolaboratif dengan komunitas lokal.Program ini sebaiknya terus disempurnakan melalui evaluasi berkala untuk menyesuaikan dengan kebutuhan siswa dan perubahan yang terjadi di lingkungan budaya mereka.Dengan upaya yang berkelanjutan, diharapkan program ini dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh dan kesadaran budaya yang kuat
<br>Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal menjadi pendekatan yang relevan untuk membentuk moralitas siswa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini mengkaji implementasi program pendidikan karakter berbasis nilai-nilai lokal di Desa Batunoni, yang melibatkan keterlibatan komunitas dan guru sebagai fasilitator utama. Metode pelaksanaan program meliputi integrasi nilai-nilai budaya seperti gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan terhadap lingkungan dalam kegiatan belajar-mengajar, serta kunjungan lapangan ke situs budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-d2658.webp" type="image/webp" length="94462" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-d2658.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-08395.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/industri-komunitas-lokal-program-pendidikan-profes-thumb-73d69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19805-iptek-jurnal-hasil-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ A Genealogical Reconstruction of WilAyat al Faqh as Theological Constitutionalism ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Genealogical Reconstruction of WilAyat al Faqh as Theological Constitutionalism ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Genealogical Reconstruction of WilAyat al Faqh as Theological Constitutionalism ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69219-wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69219-wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:c3dfbdbe0e11ebf31b94ddb28b237c62</id>
	<published>2026-09-25T18:23:59+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T18:23:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana konsep malaua (kepentingan umum) diaplikasikan dalam pemerintahan modern untuk menyeimbangkan kebutuhan agama dan sosial, serta mempelajari efektivitas Majelis Khobregan dalam mempertahankan mekanisme ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana konsep malaua (kepentingan umum) diaplikasikan dalam pemerintahan modern untuk menyeimbangkan kebutuhan agama dan sosial, serta mempelajari efektivitas Majelis Khobregan dalam mempertahankan mekanisme ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-6b896.webp" title="JURIS - A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-6b896.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-6b896.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-6b896.webp 1x" title="JURIS - A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism" alt="JURIS - A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-9bb44.webp" title="JURIS - A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-9bb44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-9bb44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-9bb44.webp 1x" title="JURIS - A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism" alt="JURIS - A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-799c1.webp" title="JURIS - A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-799c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-799c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-799c1.webp 1x" title="JURIS - A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism" alt="JURIS - A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69219-wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic" title="JURIS - A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism" target="_blank">A Genealogical Reconstruction of WilAyat al-Faqh as Theological Constitutionalism</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana konsep malaua (kepentingan umum) diaplikasikan dalam pemerintahan modern untuk menyeimbangkan kebutuhan agama dan sosial, serta mempelajari efektivitas Majelis Khobregan dalam mempertahankan mekanisme pemeriksaan kekuasaan. Selain itu, analisis terhadap peran Marjaiyyah independen dalam membatasi otoritas Pemimpin Negara bisa menjadi arah studi baru. Penelitian ini juga bisa menggali dinamika antara norma hukum dan realitas politik pasca-revolusi, terutama dalam konteks ketegangan antara kekuasaan teokratik dan kebebasan akademik..
<br>Studi ini telah melakukan rekonstruksi genealogis dan struktural WilAyat al-Faqh, menggeser fokus analitis dari realisme geopolitik ke logika hukum internal.Kontribusi teoretis utama terletak pada demonstrasi kontinuitas antara konsep klasik agen (wikAlah) dan kekuasaan modern.Doktrin ini bukan inovasi baru, melainkan operasionalisasi fars kifAyah (kewajiban kolektif) untuk menjaga integritas Syara.Analisis menunjukkan bahwa evolusi ini tidak linear tetapi dialektis.memerlukan pemulihan 'Wilayat Umum' NarAq untuk mengatasi konsensus restriktif Sheikh AnAr.Dengan menggambarkan otoritas jurist sebagai itibAr (rasional/terbangun) dan berakar pada amAnah (amanah), penelitian ini membatalkan penerapan 'dominasi kharismatik' Weber pada institusi ini.Sebaliknya, terungkap sistem 'Konstitusionalisme Teologis' yang secara eksplisit dirancang sebagai cek terhadap Aght.Ini dicapai tidak hanya melalui kebutuhan moral keadilan (adAla), tetapi juga melalui mekanisme institusional konkretAiseperti Majelis Khobregan dan otoritas polisentris MarjaiyyahAiyang membatasi penguasa secara prosedural
<br>Analisis kontemporer terhadap WilAyat al-Faqh umumnya menggunakan kerangka keamanan atau realisme politik, yang secara efektif mengurangi doktrin menjadi alat hegemoni negara. Pendekatan eksternal ini menciptakan blind spot epistemik mengenai keterbatasan normatif internal yang mengikat jurist-ruler. Artikel ini mengisi celah ini dengan merekonstruksi genealogi doktrin melalui analisis kualitatif hukum dasar Syi'ah, melacak perjalanan dari karya Safavid Al-Karak, melalui sintesis Qajar NarAq dan kritik restriktif AnAr, hingga teks revolusioner Khomeini. Studi menunjukkan bahwa transisi dari agen terbatas (wikAlah) ke wali umum (wilAya Amma) bukanlah perpecahan, melainkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-6b896.webp" type="image/webp" length="104560" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-6b896.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-9bb44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/wilayat-al-faqh-shii-jurisprudence-islamic-politic-thumb-799c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7720-pesma-annur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21269-nur-international-journal-islamic-thought.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ A Critical Genealogy of Rulership Abuse and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Critical Genealogy of Rulership Abuse and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Critical Genealogy of Rulership Abuse and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69233-reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosia" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69233-reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosia" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:a28d8d78fa8f18c4265e2feac2daec01</id>
	<published>2026-09-25T18:22:25+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T18:22:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana model keseimbangan institusional historis seperti UlamA dapat diadaptasi dalam gerakan hak asasi manusia modern di negara mayoritas Muslim. Selain itu, analisis genealogis komparatif terhadap tradisi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana model keseimbangan institusional historis seperti UlamA dapat diadaptasi dalam gerakan hak asasi manusia modern di negara mayoritas Muslim. Selain itu, analisis genealogis komparatif terhadap tradisi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-860bd.webp" title="JURIS - A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-860bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-860bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-860bd.webp 1x" title="JURIS - A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates" alt="JURIS - A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-5068f.webp" title="JURIS - A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-5068f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-5068f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-5068f.webp 1x" title="JURIS - A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates" alt="JURIS - A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-1fcb2.webp" title="JURIS - A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-1fcb2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-1fcb2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-1fcb2.webp 1x" title="JURIS - A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates" alt="JURIS - A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69233-reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosia" title="JURIS - A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates" target="_blank">A Critical Genealogy of Rulership, Abuse, and Institutional Counterbalance in the Islamic Caliphates</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana model keseimbangan institusional historis seperti UlamA dapat diadaptasi dalam gerakan hak asasi manusia modern di negara mayoritas Muslim. Selain itu, analisis genealogis komparatif terhadap tradisi non-Barat lainnya dapat memperkaya teori keseimbangan kekuasaan global. Terakhir, studi tentang bagaimana gerakan sosial Islam kontemporer merujuk atau berbeda dari prinsip-prinsip perlawanan historis dalam menghadapi negara modern. Penelitian ini perlu menggali bagaimana struktur kekuasaan historis memengaruhi dinamika politik saat ini dan bagaimana prinsip-prinsip keadilan dapat diterapkan dalam konteks kontemporer. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak keseimbangan institusional terhadap stabilitas politik dan kesejahteraan sosial. Perlu dikaji bagaimana tradisi hukum Islam beradaptasi dengan tantangan modern, serta peran lembaga keagamaan dalam membatasi kekuasaan. Penelitian ini juga bisa membandingkan pengalaman Islam dengan tradisi lain dalam menghadapi kekuasaan yang tidak seimbang. Terakhir, penelitian perlu mempertimbangkan bagaimana sejarah kekerasan dapat menjadi dasar untuk membangun sistem perlindungan hak asasi manusia yang lebih kuat..
<br>Sejarah politik Islam menunjukkan bahwa pemerintahan yang adil adalah anoma statistik, dengan lebih dari 94% pemimpin tidak memenuhi standar keadilan tradisi.Kekerasan yang sistematis justru melahirkan keseimbangan institusional seperti UlamA, yang menjadi penyeimbang kekuasaan.Studi ini menegaskan bahwa kerangka hak asasi manusia yang efektif harus berakar pada realitas sejarah, bukan idealisme.Keseimbangan institusional adalah kunci untuk mengendalikan kekuasaan, bukan mencari pemimpin sempurna.Relevansi sejarah ini penting untuk memahami dinamika kekuasaan dan hak asasi manusia dalam konteks Islam
<br>Artikel ini menantang debat konvensional tentang Islam dan hak asasi manusia, yang sering berfokus pada keterkaitan doktrinal. Artikel ini berargumen bahwa kerangka kerja hak asasi manusia yang lebih kuat dan universal harus didasarkan bukan pada tradisi sejarah yang idealis, tetapi pada pengakuan pragmatis terhadap realitas sejarah kekerasan yang dibiayai negara. Dengan metode historis-kritis dan genealogi, studi ini menganalisis sumber-sumber Islam klasikAitermasuk kronik sejarah dan traktat hukumAiuntuk merekonstruksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-5068f.webp" type="image/webp" length="107494" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-860bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-5068f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/reseller-konteks-islam-sumber-keuangan-sosial-wari-thumb-1fcb2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7720-pesma-annur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21269-nur-international-journal-islamic-thought.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Re engineering the Neo Modernist Hermeneutics for the Post Truth Digital Sphere ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Re engineering the Neo Modernist Hermeneutics for the Post Truth Digital Sphere ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Re engineering the Neo Modernist Hermeneutics for the Post Truth Digital Sphere ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69221-dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69221-dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:a7d41566ce73f1fd2028fdcecf610355</id>
	<published>2026-09-25T18:21:00+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T18:21:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk organisasi dan pembuat kebijakan seperti Nahdlatul Ulama dan Kementerian Agama, temuan ini menyerukan pergeseran strategis. Solusi "Content Solution" saat ini - membanjiri media sosial dengan narasi moderat - secara diagnostik salah karena bermain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk organisasi dan pembuat kebijakan seperti Nahdlatul Ulama dan Kementerian Agama, temuan ini menyerukan pergeseran strategis. Solusi "Content Solution" saat ini - membanjiri media sosial dengan narasi moderat - secara diagnostik salah karena bermain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-50c47.webp" title="JURIS - Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-50c47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-50c47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-50c47.webp 1x" title="JURIS - Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere" alt="JURIS - Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-b0a44.webp" title="JURIS - Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-b0a44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-b0a44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-b0a44.webp 1x" title="JURIS - Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere" alt="JURIS - Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-56068.webp" title="JURIS - Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-56068.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-56068.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-56068.webp 1x" title="JURIS - Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere" alt="JURIS - Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69221-dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi" title="JURIS - Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere" target="_blank">Re-engineering the Neo-Modernist Hermeneutics for the Post-Truth Digital Sphere</a>: Untuk organisasi dan pembuat kebijakan seperti Nahdlatul Ulama dan Kementerian Agama, temuan ini menyerukan pergeseran strategis. Solusi "Content Solution" saat ini - membanjiri media sosial dengan narasi moderat - secara diagnostik salah karena bermain dalam permainan yang diatur oleh bias platform terhadap polarisasi. Jalan yang layak diikuti melibatkan investasi dalam Algoritmik Literasi (mengajar pengguna untuk mendeteksi manipulasi) dan mengembangkan Infrastruktur yang Diperintah Komunitas yang memungkinkan "Digital Sanad" (rantai otentikasi otoritas). Institusi harus mewujudkan rekomendasi ini dengan membangun infrastruktur digital yang dapat diverifikasi yang menggunakan pelacakan metadata dan validasi kriptografi untuk memetakan asal usul klaim agama, alih-alih memperlakukan "Sanad" hanya sebagai metafora filosofis. Alih-alih mengejar influencer, institusi agama harus mendorong transparansi algoritma dan membangun ruang "slow-media" yang memprioritaskan deliberasi daripada keterlibatan..
<br>Penelitian ini secara mendasar mere-teorikan "Digital Epistemic Void" dalam studi Islam Indonesia.Dengan melampaui analisis deskriptif yang prevalen tentang "online moderation", penelitian ini mendirikan kerangka kerja Techno-Hermeneutic yang baru.Kerangka kerja ini mengungkapkan bahwa kegagalan Neo-Modernisme secara online bukan merupakan kekurangan konten, tetapi ketidakcocokan struktural antara "Epistemology of Process" (regresi historis Rahman) dan "Epistemology of Viralitas" (tuntutan algoritma untuk segera bertindak).Penelitian ini memperluas konsep Keadaban Madjid dengan mengidentifikasi "Anti-Civility Engine" dalam metrik platform dan menafsirkan kembali Pribumisasi Wahid bukan sebagai nostalgia budaya tetapi sebagai panggilan yang bijaksana untuk Data Sovereignty melawan kolonisasi algoritma
<br>Warisan intelektual Neo-Modernisme Islam, yang berakar pada hermeneutika Fazlur Rahman dan dioperasionalkan oleh Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid, berhasil mengubah Indonesia dari otoritarianisme menjadi demokrasi dengan menyatukan autentisitas Islam dengan pluralisme. Namun, efektivitas kerangka kerja ini di era digital masih sangat kurang diperhatikan. Penelitian ini menyelidiki kompatibilitas struktural antara epistemologi Neo-Modernis - yang ditandai dengan penalaran "high-context" dan regresi historis - dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-b0a44.webp" type="image/webp" length="201428" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-50c47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-b0a44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/dakwah-islam-indonesi-konteks-studi-produksi-konte-thumb-56068.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7720-pesma-annur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21269-nur-international-journal-islamic-thought.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69225-analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69225-analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:d5b968ac177e442b754707a92d210fb5</id>
	<published>2026-09-25T18:15:02+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T18:15:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="anto anto 48" label="anto anto 48" />
	<category term="lies hartono" label="lies hartono" />
	<itunes:keywords><![CDATA[48,anto,hartono,lies]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan aplikasi yang lebih canggih dengan menggunakan teknik-teknik data mining lainnya, seperti klasifikasi dan prediksi, untuk menganalisis pola pembelian pelanggan Bius Coffee secara lebih mendalam. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan aplikasi yang lebih canggih dengan menggunakan teknik-teknik data mining lainnya, seperti klasifikasi dan prediksi, untuk menganalisis pola pembelian pelanggan Bius Coffee secara lebih mendalam. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-49f2a.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-49f2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-49f2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-49f2a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy" alt="JURIS - Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-60c6f.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-60c6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-60c6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-60c6f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy" alt="JURIS - Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-c606d.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-c606d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-c606d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-c606d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy" alt="JURIS - Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69225-analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market" title="JURIS - Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy" target="_blank">Implementasi Metode Market Basket Analysis Untuk Menentukan Menu Paket Penjualan Di Bius Cafy</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan aplikasi yang lebih canggih dengan menggunakan teknik-teknik data mining lainnya, seperti klasifikasi dan prediksi, untuk menganalisis pola pembelian pelanggan Bius Coffee secara lebih mendalam. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh promosi dan strategi pemasaran terhadap pola pembelian pelanggan, serta mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar bagi pengembangan bisnis kafe dan industri restoran secara umum..
<br>Berdasarkan hasil Analisa dalam menentukan pola penjualan menggunakan metode algoritma Apriori menunjukan bahwa untuk membentuk aturan rule maka dilakukan proses pembentukan kombinasi-kombinasi dimulai dengan Analisa Transaksi 1-itemset, kombinasi 2-itemset dan kombinasi 3-itemset yang memenuhi nilai support dan confidence dalam pembentukan kombinasi tersebut.Terdapat beberapa transkasi yang terseleksi sesuai dengan ketentuan minimum support dan confidence maka hasil tersebut akan membentuk rule dan kemudian akan di ranking.Berdasarkan analisa yang telah dilkaukan terhadap penelitian ini dapat disimpulkan bahwa.Hasil Analisa kombinasi 2-itemset menghasilkan 1 rule dengan minimum support 30% dan confidence tertinggi yaitu 72%, namun untuk kombinasi 3-itemset tidak ada kombinasi yang memenuhi nilai tersebut.Berdasarkan hasil penelitian terdapat 2 item yang memilki hubungan asosiasi tertinggi dengan nilai confidence sebesar 72% yaitu Mie Goreng (Makanan) dan Bius Coffee (Minuman), sehingga pemilik usaha dapat membuat strategi dalam membuat menu paket promosi menggunakan kombinasi 2-itemset tersebut
<br>Kafe yang berada di Kota Tarakan, Bius Coffee, mulai mencari strategi penjualan disebabkan persaingan bisnis makin meningkat. Salah satu langkah promosi yang dapat dilakukan oleh sebuah industri restoran adalah dengan membuat menu paket yang tentunya memiliki harga yang lebih terjangkau daripada jika harus membeli per item sehingga konsumen akan merasa lebih senang dengan adanya menu tersebut. Bius Coffee, salah satu kafe yang cukup banyak peminatnya, berkeinginan untuk membuat menu paket. Menu paket yang akan ditawarkan merupakan kombinasi dari menu makanan dan minuman yang dimiliki oleh kafe, dengan memperhatikan seberapa sering kombinasi menu yang akan dibuat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-49f2a.webp" type="image/webp" length="94608" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-49f2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-60c6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/analisis-pola-kombinasi-algoritma-penjualan-market-thumb-c606d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5850-ppkia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21267-journal-big-data-analytic-artificial-intelligence.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69218-toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-trans" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-69218-toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-trans" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-25:7d9b104e29c51eb6b6a4bc42a6a86204</id>
	<published>2026-09-25T17:41:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-25T17:41:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="based method" label="based method" />
	<category term="ayu fitriana" label="ayu fitriana" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ayu,based,fitriana,method,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi dengan membandingkan algoritma FP-Growth dan Apriori untuk mengevaluasi efisiensi masing-masing dalam analisis pola penjualan. Selain itu, metode ini bisa diterapkan pada data penjualan dari toko-toko UMKM ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi dengan membandingkan algoritma FP-Growth dan Apriori untuk mengevaluasi efisiensi masing-masing dalam analisis pola penjualan. Selain itu, metode ini bisa diterapkan pada data penjualan dari toko-toko UMKM ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-91bdb.webp" title="JURIS - Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP-Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-91bdb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-91bdb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-91bdb.webp 1x" title="JURIS - Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP-Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM" alt="JURIS - Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP-Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-2e680.webp" title="JURIS - Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP-Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-2e680.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-2e680.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-2e680.webp 1x" title="JURIS - Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP-Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM" alt="JURIS - Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP-Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69218-toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-trans" title="JURIS - Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP-Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM" target="_blank">Pengaturan Tata Letak Produk Fashion dengan FP-Growth untuk Peningkatan Penjualan UMKM</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi dengan membandingkan algoritma FP-Growth dan Apriori untuk mengevaluasi efisiensi masing-masing dalam analisis pola penjualan. Selain itu, metode ini bisa diterapkan pada data penjualan dari toko-toko UMKM di wilayah lain dengan skala data yang lebih besar untuk menguji generalisasi hasil. Terakhir, penelitian bisa fokus pada integrasi data real-time dari transaksi pelanggan untuk menghasilkan rekomendasi tata letak toko yang dinamis dan responsif terhadap perubahan tren konsumen..
<br>Penelitian ini berhasil menerapkan algoritma FP-Growth untuk menganalisis pola pembelian konsumen di Toko Zaynthary.Dengan minimum support sebesar 30% dan minimum confidence sebesar 50%, diperoleh satu aturan asosiasi yang valid, yaitu {Blouse Ie Jeans} dengan confidence 55%, yang menunjukkan kecenderungan konsumen membeli kedua item tersebut secara bersamaan.Berdasarkan temuan ini, disarankan agar item Blouse dan Jeans ditempatkan berdekatan dalam etalase untuk meningkatkan kenyamanan belanja dan peluang penjualan.Algoritma FP-Growth terbukti efektif sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam penataan produk berbasis data historis penjualan.Untuk pengembangan lebih lanjut, metode ini dapat dibandingkan dengan algoritma lain seperti Apriori atau diterapkan pada skala data yang lebih besar guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif dan akurat
<br>Penerapan teknik data mining dalam dunia bisnis memberikan kontribusi signifikan dalam pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma FP-Growth untuk menganalisis pola pembelian konsumen di Toko Zaynthary, sebuah toko fashion di Kota Tarakan. Sebanyak 161 data transaksi penjualan dikumpulkan dan diolah untuk menemukan frequent itemset dan association rule yang merepresentasikan hubungan antar produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kombinasi item yang sering dibeli secara bersamaan, seperti {Blouse Ie Jeans} dengan nilai confidence 55%, sehingga direkomendasikan untuk diletakkan berdekatan dalam penataan etalase toko. FP-Growth terbukti efektif dalam mengeksplorasi pola pembelian konsumen dan memberikan rekomendasi tata letak barang yang dapat menunjang peningkatan penjualan. Hasil ini dapat dijadikan acuan strategis dalam perancangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-91bdb.webp" type="image/webp" length="101496" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-91bdb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/toko-fashion-tata-letak-manipulasi-data-transaksi-thumb-2e680.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5850-ppkia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21267-journal-big-data-analytic-artificial-intelligence.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Fri, 25 Sep 2026 22:03:08 +0700. 24 items. Served in: 4.91 seconds [atom] -->
