<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-09-04T09:16:33+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce A Comparison Of Indonesia And Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce A Comparison Of Indonesia And Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce A Comparison Of Indonesia And Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64326-putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-k" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64326-putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-k" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:60ea06dda2f7540c253e50bfba29d240</id>
	<published>2026-09-04T08:06:41+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T08:06:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ternate city" label="ternate city" />
	<category term="saudi arabia" label="saudi arabia" />
	<category term="nikah sirri" label="nikah sirri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,city,nikah,saudi,sirri,ternate]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan mekanisme penegakan hukum nafkah anak antara Indonesia dan Malaysia untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengadilan syariah dan lembaga bantuan keluarga. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi dampak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan mekanisme penegakan hukum nafkah anak antara Indonesia dan Malaysia untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengadilan syariah dan lembaga bantuan keluarga. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi dampak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-efb07.webp" title="JURIS - Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-efb07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-efb07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-efb07.webp 1x" title="JURIS - Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia" alt="JURIS - Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-ddad6.webp" title="JURIS - Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-ddad6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-ddad6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-ddad6.webp 1x" title="JURIS - Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia" alt="JURIS - Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-d7211.webp" title="JURIS - Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-d7211.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-d7211.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-d7211.webp 1x" title="JURIS - Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia" alt="JURIS - Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64326-putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-k" title="JURIS - Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia" target="_blank">Fulfillment Of Child Support After Parental Divorce: A Comparison Of Indonesia And Malaysia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan mekanisme penegakan hukum nafkah anak antara Indonesia dan Malaysia untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengadilan syariah dan lembaga bantuan keluarga. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi dampak perbedaan posisi hukum Islam dalam sistem hukum negara terhadap pemenuhan hak anak pasca perceraian. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan hak anak secara lebih menyeluruh..
<br>Pemenuhan hak anak, khususnya nafkah anak pasca perceraian, merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, masyarakat, dan keluarga.Meskipun Indonesia dan Malaysia memiliki prinsip dasar yang sama dalam kewajiban ayah memberikan nafkah, terdapat perbedaan signifikan dalam mekanisme penegakan hukum.Di Malaysia, sistem pengadilan syariah dan lembaga bantuan keluarga memastikan pembayaran nafkah secara efektif, sedangkan di Indonesia penegakan hukum masih bergantung pada keputusan hakim.Kedua negara tetap memprioritaskan kepentingan terbaik anak dalam regulasi ketergantungan dan nafkah pasca perceraian
<br>Anak memiliki hak yang merupakan bagian penting dari hak asasi manusia yang diakui secara internasional dan diatur oleh hukum nasional, termasuk di Indonesia. Pemenuhan hak anak melibatkan tanggung jawab pemerintah, masyarakat, dan keluarga, dengan fokus pada hak sipil, kesehatan, pendidikan, dan partisipasi anak. Salah satu aspek penting dalam perlindungan hak anak adalah nafkah anak, yang merupakan kewajiban orang tua, terutama ayah, baik dalam pernikahan maupun setelah perceraian. Studi ini bertujuan menganalisis pemenuhan nafkah anak pasca perceraian dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-ddad6.webp" type="image/webp" length="84216" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-efb07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-ddad6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/putusan-hakim-biaya-nafkah-anak-pemenuhan-keluarga-thumb-d7211.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Nikah Siri di Kota Ternate Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum Suatu Analisis Sosio Legal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nikah Siri di Kota Ternate Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum Suatu Analisis Sosio Legal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nikah Siri di Kota Ternate Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum Suatu Analisis Sosio Legal ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64334-isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64334-isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:82ccdc841d2ff370a0c646d059f1c5cb</id>
	<published>2026-09-04T07:53:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T07:53:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ternate city" label="ternate city" />
	<category term="saudi arabia" label="saudi arabia" />
	<category term="nikah sirri" label="nikah sirri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,city,nikah,saudi,sirri,ternate]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak kebijakan ekonomi lokal terhadap praktik nikah siri, khususnya dalam konteks pengangguran dan ketergantungan ekonomi. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran komunitas lokal dalam memberikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak kebijakan ekonomi lokal terhadap praktik nikah siri, khususnya dalam konteks pengangguran dan ketergantungan ekonomi. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran komunitas lokal dalam memberikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-7e537.webp" title="JURIS - Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-7e537.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-7e537.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-7e537.webp 1x" title="JURIS - Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal" alt="JURIS - Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-e1e82.webp" title="JURIS - Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-e1e82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-e1e82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-e1e82.webp 1x" title="JURIS - Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal" alt="JURIS - Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-83ae3.webp" title="JURIS - Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-83ae3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-83ae3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-83ae3.webp 1x" title="JURIS - Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal" alt="JURIS - Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64334-isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri" title="JURIS - Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal" target="_blank">Nikah Siri di Kota Ternate: Antara Keabsahan Fiqh dan Kekosongan Perlindungan Hukum: Suatu Analisis Sosio-Legal</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak kebijakan ekonomi lokal terhadap praktik nikah siri, khususnya dalam konteks pengangguran dan ketergantungan ekonomi. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran komunitas lokal dalam memberikan alternatif solusi hukum yang lebih inklusif dan berbasis gender. Terakhir, studi tentang efektivitas pendidikan hukum berbasis teknologi informasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendaftaran pernikahan dapat menjadi arah penelitian yang relevan..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa nikah siri mengungkap kegagalan struktural negara dalam menjembatani hukum agama dan hukum positif secara inklusif.Pendekatan sosial-hukum diperlukanAiyang memperlakukan hukum sebagai bagian dari dinamika sosial dan mendorong intervensi negara yang preventif, sensitif terhadap gender, dan berbasis keadilan.Dengan demikian, perlu adanya upaya yang lebih komprehensif untuk menyeimbangkan antara prinsip hukum agama dan hukum positif, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendaftaran pernikahan
<br>Nikah siri (perkawinan tidak terdaftar) di Kota Ternate merupakan fenomena sosial-hukum yang dibentuk oleh interaksi kompleks antara norma hukum Islam (fiqh), kondisi sosial-ekonomi, hubungan gender, budaya lokal, dan peran negara. Pemahaman tentang nikah siri tidak cukup hanya dilihat sebagai pelanggaran administratif, tetapi merupakan hasil dari faktor-faktor yang saling berinteraksi ini. Meskipun prinsip-prinsip fiqh memberikan legitimasi religius untuk nikah siri dalam masyarakat, hukum negara belum efektif dalam memberikan perlindungan hukum sejak awal pernikahan. Studi ini menggunakan pendekatan sosial-hukum dan metode kualitatif untuk mengeksplorasi bagaimana faktor sosial-ekonomi dan hubungan gender mempertahankan nikah siri serta menyebabkan celah dalam perlindungan hukum. Temuan menunjukkan bahwa kesulitan ekonomi, pekerjaan informal yang luas, isolasi geografis di kepulauan, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-e1e82.webp" type="image/webp" length="79800" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-7e537.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-e1e82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/isbat-nikah-nomor-legalisasi-siri-praktik-ternate-thumb-83ae3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ CKD Associated Pruritus and Dermatology Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals A Cross Sectional Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ CKD Associated Pruritus and Dermatology Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals A Cross Sectional Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ CKD Associated Pruritus and Dermatology Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals A Cross Sectional Study ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64322-kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-h" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64322-kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-h" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:e84e1a9017db11d656146b24d81ec7f5</id>
	<published>2026-09-04T07:45:36+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T07:45:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ageng lumadi" label="ageng lumadi" />
	<category term="ahmad rosuli" label="ahmad rosuli" />
	<category term="romy suwahyu" label="romy suwahyu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ageng,ahmad,lumadi,romy,rosuli,suwahyu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi longitudinal untuk memahami hubungan kausal antara CKD-aP dan kualitas hidup dermatologi, serta mengidentifikasi faktor modifikasi yang memengaruhi keparahan pruritus. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi longitudinal untuk memahami hubungan kausal antara CKD-aP dan kualitas hidup dermatologi, serta mengidentifikasi faktor modifikasi yang memengaruhi keparahan pruritus. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-04931.webp" title="JURIS - CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-04931.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-04931.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-04931.webp 1x" title="JURIS - CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-7d901.webp" title="JURIS - CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-7d901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-7d901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-7d901.webp 1x" title="JURIS - CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-e80e2.webp" title="JURIS - CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-e80e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-e80e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-e80e2.webp 1x" title="JURIS - CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64322-kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-h" title="JURIS - CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study" target="_blank">CKD-Associated Pruritus and Dermatology-Related Quality of Life Among Hemodialysis Patients in Two Indonesian Hospitals:  A Cross-Sectional Study</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi longitudinal untuk memahami hubungan kausal antara CKD-aP dan kualitas hidup dermatologi, serta mengidentifikasi faktor modifikasi yang memengaruhi keparahan pruritus. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas terapi farmakologis baru seperti difelikefalin dalam mengurangi gejala pruritus pada pasien hemodialisis. Terakhir, penelitian dapat menggabungkan pendekatan multidisiplin, seperti kolaborasi antara perawat, ahli dermatologi, dan ahli nefrologi, untuk mengembangkan protokol manajemen gejala yang holistik dan berbasis bukti..
<br>Studi cross-sectional ini menemukan asosiasi positif signifikan antara keparahan CKD-aP dan kualitas hidup dermatologi yang lebih buruk pada pasien hemodialisis.Temuan mendukung pentingnya penilaian rutin terhadap pruritus dan manajemen gejala dalam perawatan hemodialisis.Diperlukan studi longitudinal multiset dengan sampel lebih besar, analisis yang disesuaikan, dan desain intervensi berbasis CKD untuk mengklarifikasi jalur kausal dan strategi manajemen yang efektif
<br>Latar belakang: Penyakit ginjal kronik (CKD) adalah kondisi progresif yang sering memerlukan hemodialisis untuk pemeliharaan. Pruritus yang terkait CKD (CKD-aP), juga dikenal sebagai pruritus uremik, adalah kondisi gatal yang mengganggu yang masih kurang diakui dan dapat berkontribusi pada ketidaknyamanan fisik, gangguan tidur, beban psikologis, serta kualitas hidup dermatologi yang lebih buruk. Tujuan: Mengeksplorasi asosiasi antara tingkat keparahan CKD-aP dan kualitas hidup dermatologi pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Metode: Studi deskriptif korelasional cross-sectional menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-04931.webp" type="image/webp" length="111108" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-04931.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-7d901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/kualitas-hidup-individu-pruritus-uremik-pasien-hem-thumb-e80e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1421-stikep-ppnijabar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17971-jurnal-keperawatan-komprehensif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Negotiating Marriage Preparation Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Negotiating Marriage Preparation Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Negotiating Marriage Preparation Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64329-generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64329-generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:37e8cd0fc3e7dc2db35116c4a3b2ccdd</id>
	<published>2026-09-04T07:44:40+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T07:44:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ternate city" label="ternate city" />
	<category term="saudi arabia" label="saudi arabia" />
	<category term="nikah sirri" label="nikah sirri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,city,nikah,saudi,sirri,ternate]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas platform digital dalam memberikan bimbingan pra-pernikahan yang sesuai dengan preferensi Gen-Z. 2. Studi tentang adaptasi budaya Madurese dalam program bimbingan pra-pernikahan untuk menjaga keseimbangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas platform digital dalam memberikan bimbingan pra-pernikahan yang sesuai dengan preferensi Gen-Z. 2. Studi tentang adaptasi budaya Madurese dalam program bimbingan pra-pernikahan untuk menjaga keseimbangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-afcf2.webp" title="JURIS - Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-afcf2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-afcf2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-afcf2.webp 1x" title="JURIS - Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura" alt="JURIS - Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-ef9e4.webp" title="JURIS - Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-ef9e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-ef9e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-ef9e4.webp 1x" title="JURIS - Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura" alt="JURIS - Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-c3cdf.webp" title="JURIS - Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-c3cdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-c3cdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-c3cdf.webp 1x" title="JURIS - Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura" alt="JURIS - Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64329-generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p" title="JURIS - Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura" target="_blank">Negotiating Marriage Preparation: Generation Z MuslimsyCE Views on Premarital Guidance in Madura</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas platform digital dalam memberikan bimbingan pra-pernikahan yang sesuai dengan preferensi Gen-Z. 2. Studi tentang adaptasi budaya Madurese dalam program bimbingan pra-pernikahan untuk menjaga keseimbangan antara tradisi dan kebutuhan modern. 3. Penelitian mengenai dampak jangka panjang partisipasi Gen-Z dalam bimbingan pra-pernikahan terhadap stabilitas pernikahan dan kesejahteraan keluarga di era digital..
<br>Gen-Z Muslim di Madura memiliki pandangan campuran terhadap bimbingan pra-pernikahan.Meski mengakui pentingnya bimbingan untuk pernikahan stabil, mereka terpengaruh oleh narasi 'pernikahan menakutkan' dan liputan media sosial tentang konflik pernikahan.Studi ini menunjukkan pergeseran signifikan dari pandangan tradisional ke rasional dalam pernikahan.Bimbingan pra-pernikahan dilihat sebagai kewajiban administratif sekaligus alat untuk mendapatkan pengakuan negara dan perlindungan hukum
<br>Studi ini mengeksplorasi sikap campuran masyarakat Gen-Z Muslim terhadap bimbingan pra-pernikahan di Desa Branta Tinggi, Madura, Indonesia. Gen-Z, yang lahir antara 1995 hingga 2010, menunjukkan pergeseran dari model pernikahan tradisional-religius menuju pendekatan rasional-religius yang dipengaruhi oleh paparan digital dan ketidakpastian ekonomi. Penelitian lapangan di Branta Tinggi menemukan bahwa meskipun Gen-Z menghargai bimbingan pra-pernikahan sebagai kebutuhan religius dan sosial, mereka juga meragukan efektivitasnya. Studi ini menemukan perspektif ganda: bimbingan pra-pernikahan bukan syarat sah pernikahan menurut fiqh, tetapi wajib untuk pengakuan negara berdasarkan hukum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-afcf2.webp" type="image/webp" length="79182" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-afcf2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-ef9e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/generation-z-bimbingan-pra-pernikahan-pergeseran-p-thumb-c3cdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Adaptive Weighted Ensemble of CNNs RNNs and Vision Transformers for Multi Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Adaptive Weighted Ensemble of CNNs RNNs and Vision Transformers for Multi Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Adaptive Weighted Ensemble of CNNs RNNs and Vision Transformers for Multi Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64335-eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64335-eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:fa9302e8f07d561f0b79b1ebd7b33336</id>
	<published>2026-09-04T07:34:28+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T07:34:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="thinh nguyen" label="thinh nguyen" />
	<category term="duong nguyen" label="duong nguyen" />
	<category term="quang nguyen" label="quang nguyen" />
	<itunes:keywords><![CDATA[duong,nguyen,quang,thinh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan kerangka ensembel yang lebih efisien secara komputasi untuk aplikasi klinis nyata. Studi tambahan diperlukan untuk mengeksplorasi integrasi modalitas lain seperti EEG atau data genomik untuk meningkatkan akurasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan kerangka ensembel yang lebih efisien secara komputasi untuk aplikasi klinis nyata. Studi tambahan diperlukan untuk mengeksplorasi integrasi modalitas lain seperti EEG atau data genomik untuk meningkatkan akurasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-b6213.webp" title="JURIS - An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-b6213.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-b6213.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-b6213.webp 1x" title="JURIS - An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis" alt="JURIS - An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-624d7.webp" title="JURIS - An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-624d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-624d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-624d7.webp 1x" title="JURIS - An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis" alt="JURIS - An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-7d200.webp" title="JURIS - An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-7d200.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-7d200.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-7d200.webp 1x" title="JURIS - An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis" alt="JURIS - An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64335-eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi" title="JURIS - An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis" target="_blank">An Adaptive-Weighted Ensemble of CNNs, RNNs, and Vision Transformers for Multi-Modal Neuroimaging in Amyotrophic Lateral Sclerosis Diagnosis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan kerangka ensembel yang lebih efisien secara komputasi untuk aplikasi klinis nyata. Studi tambahan diperlukan untuk mengeksplorasi integrasi modalitas lain seperti EEG atau data genomik untuk meningkatkan akurasi diagnosis. Selain itu, penelitian tentang peningkatan interpretasi model melalui teknik visualisasi canggih dapat membantu membangun kepercayaan klinis. Penelitian juga dapat fokus pada validasi lintas pusat untuk memastikan generalisasi model pada populasi yang lebih luas dan kondisi imajing yang beragam..
<br>Kerangka ensembel pembelajaran mendalam yang diperkuat Transformer yang diusulkan menunjukkan kinerja luar biasa dalam diagnosis ALS berbasis data neuroimaging multi-modal.Penerapan teknik fusi berbasis penimbangannya memungkinkan integrasi efektif dari fitur spasial, temporal, dan global, meningkatkan akurasi diagnostik.Dataset ALS multi-modal yang digunakan memastikan validasi kinerja yang komprehensif.Hasil penelitian ini menunjukkan potensi besar untuk pengembangan sistem diagnosis otomatis yang andal dan dapat diandalkan dalam lingkungan klinis
<br>Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) adalah gangguan neurodegeneratif progresif yang menimbulkan tantangan diagnostik signifikan karena manifestasi klinis yang heterogen dan tumpang tindih gejala dengan kondisi neurologis lainnya. Diagnosa dini dan akurat krusial untuk memulai intervensi tepat waktu dan meningkatkan hasil pasien. Pendekatan diagnostik tradisional bergantung berat pada keahlian klinis dan interpretasi manual data neuroimaging seperti MRI struktural, DTI, dan fMRI, yang secara alami memakan waktu dan rentan terhadap variasi antarpengamat. Kemajuan terbaru dalam kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mendalam (DL) menunjukkan potensi untuk mengotomasi analisis neuroimaging, namun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-b6213.webp" type="image/webp" length="137168" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-b6213.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-624d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/eksplorasi-integrasi-data-teknik-augmentasi-als-cn-thumb-7d200.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2296-ptti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10424-journal-fuzzy-systems-control.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus A Single Patient Case Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus A Single Patient Case Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus A Single Patient Case Study ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64328-gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64328-gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:4e5247264ad25adb7af3b6c1265f895e</id>
	<published>2026-09-04T07:33:09+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T07:33:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ageng lumadi" label="ageng lumadi" />
	<category term="ahmad rosuli" label="ahmad rosuli" />
	<category term="romy suwahyu" label="romy suwahyu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ageng,ahmad,lumadi,romy,rosuli,suwahyu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kontrol yang lebih besar dengan penilaian standar dan follow-up yang lebih lama. Hal ini akan memungkinkan perbandingan efektivitas langsung dengan studi intervensi sebelumnya dan aplikasi klinis. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kontrol yang lebih besar dengan penilaian standar dan follow-up yang lebih lama. Hal ini akan memungkinkan perbandingan efektivitas langsung dengan studi intervensi sebelumnya dan aplikasi klinis. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-0ff2e.webp" title="JURIS - Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-0ff2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-0ff2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-0ff2e.webp 1x" title="JURIS - Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study" alt="JURIS - Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-8beae.webp" title="JURIS - Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-8beae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-8beae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-8beae.webp 1x" title="JURIS - Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study" alt="JURIS - Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-70cde.webp" title="JURIS - Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-70cde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-70cde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-70cde.webp 1x" title="JURIS - Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study" alt="JURIS - Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64328-gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik" title="JURIS - Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study" target="_blank">Autogenic Relaxation as a Supportive Nursing Intervention in Type 2 Diabetes Mellitus: A Single-Patient Case Study</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kontrol yang lebih besar dengan penilaian standar dan follow-up yang lebih lama. Hal ini akan memungkinkan perbandingan efektivitas langsung dengan studi intervensi sebelumnya dan aplikasi klinis. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi praktik rumah dan penerimaan jangka panjang relaksasi autogenik melalui follow-up pasca-pemberian. Akhirnya, penelitian dapat berfokus pada pengembangan strategi pendidikan yang efektif untuk pasien diabetes, termasuk relaksasi autogenik sebagai strategi perawatan diri sederhana yang dapat dilanjutkan di rumah..
<br>Relaksasi autogenik dapat diterapkan dan diselesaikan sebagai intervensi keperawatan pendukung selama perawatan inap untuk diabetes mellitus tipe 2 dengan kadar gula darah yang tidak stabil.Kadar gula darah menurun dari 378 mg/dL saat penilaian hingga 150 mg/dL pada hari ke-3 saat pasien menerima perawatan komprehensif.Kasus ini mendukung kelayakan dan penerimaan pasien, bukan efektivitas klinis atau efek penurunan gula darah yang independen
<br>Tipe 2 diabetes mellitus sering disertai dengan kadar gula darah yang tidak stabil dan erat kaitannya dengan perawatan diri sehari-hari. Stres psikologis dapat mengaktifkan respons hormonal simpatis dan kontra-regulator yang dapat memperburuk kontrol glikemik, sehingga mendukung manajemen stres sebagai salah satu komponen perawatan diabetes komprehensif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-70cde.webp" type="image/webp" length="67968" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-0ff2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-8beae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/gula-darah-kontrol-relaksasi-autogenik-studi-peraw-thumb-70cde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1421-stikep-ppnijabar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17971-jurnal-keperawatan-komprehensif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Lineage Status of the Child Born from Zina A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Lineage Status of the Child Born from Zina A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Lineage Status of the Child Born from Zina A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64323-analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64323-analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:f5b51d691359378df32db69a8487c505</id>
	<published>2026-09-04T07:11:01+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T07:11:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="achmad fauzi" label="achmad fauzi" />
	<category term="abdul jalil" label="abdul jalil" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,achmad,fauzi,jalil,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan kajian mendalam tentang implikasi hukum dan sosial dari pengakuan hubungan perdata antara anak lahir di luar nikah dan ayah biologis, terutama dalam hal ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan kajian mendalam tentang implikasi hukum dan sosial dari pengakuan hubungan perdata antara anak lahir di luar nikah dan ayah biologis, terutama dalam hal ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-d80ea.webp" title="JURIS - The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-d80ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-d80ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-d80ea.webp 1x" title="JURIS - The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law" alt="JURIS - The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-5eb41.webp" title="JURIS - The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-5eb41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-5eb41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-5eb41.webp 1x" title="JURIS - The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law" alt="JURIS - The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-27a27.webp" title="JURIS - The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-27a27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-27a27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-27a27.webp 1x" title="JURIS - The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law" alt="JURIS - The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64323-analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku" title="JURIS - The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law" target="_blank">The Lineage Status of the Child Born from Zina:  A Comparative Analysis of Islamic Law and Indonesian Positive Law</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan kajian mendalam tentang implikasi hukum dan sosial dari pengakuan hubungan perdata antara anak lahir di luar nikah dan ayah biologis, terutama dalam hal hak waris dan nafkah. Kedua, penting untuk mengeksplorasi cara-cara yang dapat menjembatani kepentingan hukum positif dengan nilai-nilai syariah, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti perlindungan hak anak dan kesejahteraan keluarga. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak putusan Mahkamah Konstitusi terhadap institusi perkawinan dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi praktik pernikahan di masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dinamika hukum dan sosial terkait status anak lahir di luar nikah..
<br>Ada beberapa perbedaan mendasar antara perspektif hukum Islam dan hukum positif Indonesia mengenai kedudukan nasab (nasab) anak lahir di luar nikah.Hukum Islam secara ketat membatasi hubungan nasab anak hanya dengan ibu dan keluarga ibunya untuk menjaga kesucian garis keturunan, sambil memastikan hak anak untuk dilindungi dan dicintai.Sebaliknya, hukum positif Indonesia telah berkembang untuk mengakui hubungan perdata antara anak lahir di luar nikah dan ayah biologis, terutama setelah putusan Mahkamah Konstitusi dan penggunaan bukti modern seperti tes DNA.Perbedaan ini menimbulkan implikasi hukum dan sosial, termasuk ketidakpastian status hukum anak, perselisihan waris potensial, dan stigma sosial yang terus-menerus.Oleh karena itu, sinergi harmonis antara kedua sistem hukum ini diperlukan untuk mewujudkan keadilan yang tidak hanya normatif dan formal, tetapi juga memprioritaskan kesejahteraan publik dan perlindungan hak anak sebagai bagian vital masa depan bangsa
<br>Perkembangan zaman dan pengaruh budaya barat telah mengubah pola perilaku sosial masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda yang semakin mengabaikan norma hukum dan nilai-nilai agama. Salah satu dampak dari perubahan tersebut adalah meningkatnya kasus hubungan seksual di luar nikah yang menimbulkan persoalan sosial dan hukum, terutama terkait status dan kedudukan anak hasil zina. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kedudukan nasab anak zina dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif Indonesia, dengan fokus pada dinamika...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-5eb41.webp" type="image/webp" length="70726" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-d80ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-5eb41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/analysis-islamic-law-kaku-anak-lahir-pola-perilaku-thumb-27a27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis A One Group Pretest Posttest Study at Tlogosadang Health Center ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis A One Group Pretest Posttest Study at Tlogosadang Health Center ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis A One Group Pretest Posttest Study at Tlogosadang Health Center ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64320-efektivitas-program-fakir-uzur-pa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64320-efektivitas-program-fakir-uzur-pa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:cce8a880e9267fd06b23afdcd19a09da</id>
	<published>2026-09-04T07:09:20+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T07:09:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ageng lumadi" label="ageng lumadi" />
	<category term="ahmad rosuli" label="ahmad rosuli" />
	<category term="romy suwahyu" label="romy suwahyu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ageng,ahmad,lumadi,romy,rosuli,suwahyu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi terkontrol dengan pemantauan obat, data kepatuhan, dan pelaporan kejadian buruk. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang program berjalan pagi pada orang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi terkontrol dengan pemantauan obat, data kepatuhan, dan pelaporan kejadian buruk. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang program berjalan pagi pada orang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-b60aa.webp" title="JURIS - Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-b60aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-b60aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-b60aa.webp 1x" title="JURIS - Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center" alt="JURIS - Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-889a6.webp" title="JURIS - Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-889a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-889a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-889a6.webp 1x" title="JURIS - Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center" alt="JURIS - Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-85004.webp" title="JURIS - Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-85004.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-85004.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-85004.webp 1x" title="JURIS - Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center" alt="JURIS - Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64320-efektivitas-program-fakir-uzur-pa" title="JURIS - Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center" target="_blank">Pain Scale Reduction After a Morning Walking Program among Older Adults with Osteoarthritis: A One-Group Pretest-Posttest Study  at Tlogosadang Health Center</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi terkontrol dengan pemantauan obat, data kepatuhan, dan pelaporan kejadian buruk. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang program berjalan pagi pada orang tua dengan osteoarthritis. Terakhir, studi dapat dilakukan untuk menilai efektivitas program berjalan pagi dalam meningkatkan kualitas hidup orang tua dengan osteoarthritis..
<br>Orang tua dengan osteoarthritis menunjukkan penurunan yang signifikan secara statistik dalam skor rasa sakit setelah program berjalan pagi selama 3 minggu.Karena penelitian ini tidak memiliki kelompok kontrol dan 25 peserta (71,4%) melaporkan menggunakan obat penghilang rasa sakit atau anti-inflamasi, temuan ini harus diinterpretasikan sebagai pengurangan pre-post yang diamati daripada bukti definitif efek intervensi independen.Berjalan pagi mungkin dapat dipertimbangkan sebagai aktivitas pendukung yang layak untuk orang tua dengan osteoarthritis ketika skrining keselamatan dan kapasitas fisik individu dipertimbangkan, tetapi studi terkontrol dengan pemantauan obat, data kepatuhan, dan pelaporan kejadian buruk diperlukan
<br>Osteoarthritis adalah kondisi degeneratif sendi yang umum terjadi pada orang tua dan sering disertai rasa sakit, kekakuan, mobilitas terbatas, dan penurunan kualitas hidup. Olahraga direkomendasikan dalam pengelolaan osteoarthritis, dan berjalan adalah aktivitas yang murah dan mungkin dapat dilakukan di masyarakat dan layanan kesehatan primer. Namun, bukti dari program berjalan pagi yang berbasis perawatan primer masih terbatas, terutama ketika penggunaan obat penghilang rasa sakit dan absennya kelompok kontrol dipertimbangkan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-b60aa.webp" type="image/webp" length="107162" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-b60aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-889a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/efektivitas-program-fakir-uzur-pagi-tua-skala-peni-thumb-85004.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1421-stikep-ppnijabar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17971-jurnal-keperawatan-komprehensif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64318-alat-permainan-edukatif-penyandang-disab" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64318-alat-permainan-edukatif-penyandang-disab" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:fb616e650c9c6cb258cbd6d83c206e66</id>
	<published>2026-09-04T06:58:14+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T06:58:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="mohd winario" label="mohd winario" />
	<category term="nana4d https" label="nana4d https" />
	<category term="reni astika" label="reni astika" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astika,https,mohd,nana4d,reni,winario]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan alat permainan edukatif Gonggong Elektrik dengan mempertimbangkan aspek ergonomi dan keamanan, sehingga dapat digunakan oleh semua kalangan siswa dengan lebih aman.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan alat permainan edukatif Gonggong Elektrik dengan mempertimbangkan aspek ergonomi dan keamanan, sehingga dapat digunakan oleh semua kalangan siswa dengan lebih aman.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a395c.webp" title="JURIS - Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a395c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a395c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a395c.webp 1x" title="JURIS - Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam" alt="JURIS - Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-d823b.webp" title="JURIS - Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-d823b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-d823b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-d823b.webp 1x" title="JURIS - Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam" alt="JURIS - Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a7f8f.webp" title="JURIS - Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a7f8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a7f8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a7f8f.webp 1x" title="JURIS - Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam" alt="JURIS - Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64318-alat-permainan-edukatif-penyandang-disab" title="JURIS - Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam" target="_blank">Desiminasi Permainan Edukasi Gonggong Elektrik Di Pusat Layanan Autis Kota Batam</a>: Saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan alat permainan edukatif Gonggong Elektrik dengan mempertimbangkan aspek ergonomi dan keamanan, sehingga dapat digunakan oleh semua kalangan siswa dengan lebih aman.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas permainan edukatif dalam meningkatkan fokus dan pengendalian emosi pada anak autis, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap perkembangan anak.3. Menganalisis dan mengevaluasi dampak sosial dan psikologis dari penggunaan permainan edukatif Gonggong Elektrik dalam proses pembelajaran anak autis, serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan yang mungkin muncul..
<br>Program pengabdian kepada masyarakat di Pusat Layanan Autis Kota Batam telah diselenggarakan dengan baik dan lancar.Kegiatan pengabdian ini telah selesai dilaksanakan 100% sesuai rencana.Alat permainan edukasi Gonggong Elektrik diharapkan dapat menjadi terapi yang menyenangkan dan ramah bagi anak-anak penyandang disabilitas, serta dapat melatih fokus mereka.Pengabdian ini diharapkan menjadi titik awal bagi terapis dan guru untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan pada anak berkebutuhan khusus dengan media pembelajaran yang kreatif, sehingga proses pembelajaran menjadi menyenangkan dan membantu perkembangan mereka
<br>Permainan edukatif merupakan sarana pembelajaran bagi anak, terutama anak autis. Pusat Layanan Autis (PLA) Batam memiliki potensi untuk dioptimalkan, tetapi minimnya permainan edukatif yang berfungsi untuk pembelajaran pengendalian emosi menjadi permasalahan utama. Dalam pengabdian ini, diusulkan perangkat pembelajaran berupa permainan edukatif Gonggong Elektrik, yang menerapkan fisika dasar untuk melatih emosi siswa autis. Hasil kuisioner kepuasan pengguna di PLA Batam menunjukkan 90% alat permainan edukatif Gonggong Elektrik dapat digunakan untuk mendukung pengendalian emosi siswa autis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a395c.webp" type="image/webp" length="87276" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a395c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-d823b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/alat-permainan-edukatif-penyandang-disabilitas-pen-thumb-a7f8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-80-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4594-care-journal-pengabdian-multi-disiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels in Early Adolescents ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels in Early Adolescents ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels in Early Adolescents ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64324-parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-de" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64324-parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-de" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:ca413769a2a7008715c32596d59393de</id>
	<published>2026-09-04T06:49:27+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T06:49:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ageng lumadi" label="ageng lumadi" />
	<category term="ahmad rosuli" label="ahmad rosuli" />
	<category term="romy suwahyu" label="romy suwahyu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ageng,ahmad,lumadi,romy,rosuli,suwahyu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal untuk menyelidiki hubungan kausal antara gaya pengasuhan dan depresi pada remaja awal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal untuk menyelidiki hubungan kausal antara gaya pengasuhan dan depresi pada remaja awal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-890e5.webp" title="JURIS - The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-890e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-890e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-890e5.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents" alt="JURIS - The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-61911.webp" title="JURIS - The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-61911.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-61911.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-61911.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents" alt="JURIS - The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-abee1.webp" title="JURIS - The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-abee1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-abee1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-abee1.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents" alt="JURIS - The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64324-parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-de" title="JURIS - The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents" target="_blank">The Relationship Between Parenting Style and Depression Levels  in Early Adolescents</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal untuk menyelidiki hubungan kausal antara gaya pengasuhan dan depresi pada remaja awal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kesehatan mental remaja, seperti stres akademik, hubungan sebaya, pengalaman bullying, konflik keluarga, dukungan sosial, dan kemampuan coping individu. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme neurofisiologis yang mungkin terlibat dalam hubungan antara gaya pengasuhan dan depresi pada remaja. Dengan memahami faktor-faktor ini secara lebih mendalam, intervensi dan strategi pendukung yang lebih efektif dapat dikembangkan untuk mendukung kesehatan mental remaja dan mengurangi risiko depresi..
<br>Gaya pengasuhan demokratis terkait dengan tingkat depresi yang lebih rendah, sedangkan gaya pengasuhan otoriter dan permisif terkait dengan tingkat depresi yang lebih tinggi.Karena penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, temuan menunjukkan asosiasi dan tidak menetapkan kausalitas.Orang tua dan sekolah harus mendukung kesehatan mental remaja melalui komunikasi yang tepat, pengawasan, dan dukungan emosional
<br>Depresi pada remaja awal dapat mempengaruhi perkembangan sosial, akademik, dan psikologis. Gaya pengasuhan adalah salah satu faktor keluarga yang terkait dengan gejala depresi pada remaja. Penelitian ini berfokus pada remaja awal di SMP Negeri 3 Satu Atap Sumberlawang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara gaya pengasuhan dan tingkat depresi pada remaja awal. Penelitian ini menggunakan desain korelasional kuantitatif dengan metode cross-sectional dan dilakukan pada siswa berusia 12-14 tahun di SMP Negeri 3 Satu Atap Sumberlawang. Sebanyak 146 siswa termasuk dalam sampel menggunakan teknik total sampling. Peserta yang memenuhi syarat adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX yang bersedia berpartisipasi, memberikan persetujuan remaja, dan memiliki persetujuan orang tua/wali; siswa yang menolak berpartisipasi atau berusia lebih dari 14 tahun dikecualikan. Gaya pengasuhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-61911.webp" type="image/webp" length="49824" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-890e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-61911.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/parafilik-gejala-depresi-gaya-pengasuhan-risiko-ke-thumb-abee1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1421-stikep-ppnijabar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17971-jurnal-keperawatan-komprehensif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia Analisis Normatif Psikologis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia Analisis Normatif Psikologis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia Analisis Normatif Psikologis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64313-praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64313-praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:a7e3c59350e46849acbdb523e0280efd</id>
	<published>2026-09-04T06:47:30+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T06:47:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="fikih migran" label="fikih migran" />
	<category term="ahyat habibi" label="ahyat habibi" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyat,fikih,habibi,migran,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak ambivalensi hukum terhadap kelompok rentan, seperti masyarakat pedesaan yang kurang akses informasi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pendidikan hukum dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak ambivalensi hukum terhadap kelompok rentan, seperti masyarakat pedesaan yang kurang akses informasi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pendidikan hukum dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-a8553.webp" title="JURIS - Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-a8553.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-a8553.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-a8553.webp 1x" title="JURIS - Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis" alt="JURIS - Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-80228.webp" title="JURIS - Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-80228.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-80228.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-80228.webp 1x" title="JURIS - Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis" alt="JURIS - Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-49761.webp" title="JURIS - Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-49761.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-49761.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-49761.webp 1x" title="JURIS - Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis" alt="JURIS - Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64313-praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat" title="JURIS - Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis" target="_blank">Ambivalensi Nikah Sirri Di Indonesia: Analisis Normatif-Psikologis</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak ambivalensi hukum terhadap kelompok rentan, seperti masyarakat pedesaan yang kurang akses informasi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pendidikan hukum dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajiban pernikahan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan kerangka hukum integratif yang menjembatani perbedaan antara hukum adat, agama, dan positif untuk mengurangi konflik dan memperkuat perlindungan hukum bagi pelaku nikah sirri. Saran ini bertujuan memahami dinamika hukum yang kompleks dan mencari solusi berbasis masyarakat..
<br>Ambivalensi hukum nikah sirri di Indonesia mencerminkan ketidakselarasan antara hukum adat, agama, dan hukum nasional.Ketidakjelasan regulasi menyebabkan kebingungan masyarakat dan berpotensi mengakibatkan pelanggaran.Faktor utama yang melatarbelakangi praktik nikah sirri meliputi keterbatasan akses informasi, kesadaran hukum, dan tekanan sosial.Dampak psikologis terhadap pelaku nikah sirri sangat signifikan, termasuk stres dan ketidakpastian hukum yang mengurangi efektivitas perlindungan hukum
<br>Artikel ini membahas ambivalensi atau ketidakpastian hukum nikah sirri di Indonesia. Ketidakpastian ini diakibatkan oleh kontradiksi yang muncul karena adanya perbedaan pandangan antara hukum adat, agama, dan hukum nasional. Kondisi ini ternyata berbanding lurus dengan kondisi psikologis para pelaku nikah sirri. Sehingga dalam konteks ini terdapat ruang atau ada kebutuhan untuk menyelaraskan hukum adat, agama, dan hukum nasional dalam hal perkawinan. Metode pengumpulan data diambil dari data primer berupa wawancara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-49761.webp" type="image/webp" length="64310" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-a8553.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-80228.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/praktik-nikah-sirri-siri-masyarakat-pedesaan-tokoh-thumb-49761.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post Marriage Tradition in Madura ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post Marriage Tradition in Madura ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post Marriage Tradition in Madura ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64327-masyarakat-madura-respon-stabili" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64327-masyarakat-madura-respon-stabili" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:2bf88b24c80d66491d67657085913b71</id>
	<published>2026-09-04T06:45:23+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T06:45:23+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="achmad fauzi" label="achmad fauzi" />
	<category term="abdul jalil" label="abdul jalil" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,achmad,fauzi,jalil,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak Notope Lolos terhadap dinamika keluarga modern di kota-kota Madura, dengan fokus pada peran generasi muda dalam mempertahankan tradisi. Selain itu, studi tentang perbedaan implementasi tradisi ini antara ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak Notope Lolos terhadap dinamika keluarga modern di kota-kota Madura, dengan fokus pada peran generasi muda dalam mempertahankan tradisi. Selain itu, studi tentang perbedaan implementasi tradisi ini antara ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-7728f.webp" title="JURIS - Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-7728f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-7728f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-7728f.webp 1x" title="JURIS - Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura" alt="JURIS - Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-a11d1.webp" title="JURIS - Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-a11d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-a11d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-a11d1.webp 1x" title="JURIS - Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura" alt="JURIS - Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-2bced.webp" title="JURIS - Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-2bced.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-2bced.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-2bced.webp 1x" title="JURIS - Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura" alt="JURIS - Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64327-masyarakat-madura-respon-stabili" title="JURIS - Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura" target="_blank">Etic and Emic Perspectives on the NotopyEAu Lolos Post-Marriage Tradition in Madura</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak Notope Lolos terhadap dinamika keluarga modern di kota-kota Madura, dengan fokus pada peran generasi muda dalam mempertahankan tradisi. Selain itu, studi tentang perbedaan implementasi tradisi ini antara komunitas agraris dan perkotaan dapat memberikan wawasan baru tentang adaptasi budaya. Terakhir, penelitian tentang integrasi nilai Notope Lolos dengan norma hukum Islam dalam konteks pernikahan modern dapat menghasilkan kerangka kebijakan yang lebih inklusif..
<br>Tradisi Notope Lolos berperan penting dalam memperkuat identitas budaya dan menjaga harmoni keluarga di Madura.Pendekatan emik dan etik dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi ini tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga sistem nilai yang mengatur interaksi sosial dan menjaga keharmonisan antar keluarga.Implikasi tradisi ini meliputi penguatan hubungan kekerabatan, penghargaan terhadap nilai kearifan lokal, serta pemeliharaan stabilitas sosial dalam masyarakat
<br>Tradisi Notope Lolos berfungsi sebagai mekanisme vital dalam merawat keharmonisan, membangun legitimasi sosial, dan memperkuat identitas budaya pada Masyarakat Madura. Bahkan tradisi ini tidak hanya sebagai sebuah ritus, melainkan sebagai struktur simbolik dan sosial yang kaya akan pesan dan nilai. Dengan demikian, pendekatan emik dan etik menjadi instrumen penting dalam menjelaskan secara mendalam dan kontekstual suatu kebudayaan dimaknai. Penelitian ini merupakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan antropologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-2bced.webp" type="image/webp" length="70426" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-7728f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-a11d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/masyarakat-madura-respon-stabilitas-sosial-kolekti-thumb-2bced.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment An Anthropological Analysis of Islamic Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment An Anthropological Analysis of Islamic Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment An Anthropological Analysis of Islamic Law ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64330-nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64330-nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:b134461d7de9dc7011ba23bc072f30f3</id>
	<published>2026-09-04T06:28:41+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T06:28:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ternate city" label="ternate city" />
	<category term="saudi arabia" label="saudi arabia" />
	<category term="nikah sirri" label="nikah sirri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,city,nikah,saudi,sirri,ternate]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak ekonomi mahar non-moneter di berbagai daerah Indonesia untuk memahami preferensi masyarakat. Selain itu, penelitian tentang faktor budaya yang memengaruhi penerimaan mahar berupa barang beragama dapat memberikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak ekonomi mahar non-moneter di berbagai daerah Indonesia untuk memahami preferensi masyarakat. Selain itu, penelitian tentang faktor budaya yang memengaruhi penerimaan mahar berupa barang beragama dapat memberikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-c5699.webp" title="JURIS - The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-c5699.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-c5699.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-c5699.webp 1x" title="JURIS - The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law" alt="JURIS - The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-a1389.webp" title="JURIS - The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-a1389.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-a1389.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-a1389.webp 1x" title="JURIS - The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law" alt="JURIS - The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-dc6e0.webp" title="JURIS - The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-dc6e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-dc6e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-dc6e0.webp 1x" title="JURIS - The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law" alt="JURIS - The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64330-nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar" title="JURIS - The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law" target="_blank">The Dowry Value of a Set of Prayer Equipment: An Anthropological Analysis of Islamic Law</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak ekonomi mahar non-moneter di berbagai daerah Indonesia untuk memahami preferensi masyarakat. Selain itu, penelitian tentang faktor budaya yang memengaruhi penerimaan mahar berupa barang beragama dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, studi tentang peran ulama lokal dalam mengubah persepsi masyarakat terhadap mahar berbasis nilai spiritual dapat menjadi arah penelitian yang relevan..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa dalam hukum Islam, mahar menekankan nilai dan manfaat daripada jumlah nominal uang atau emas.Mahar berupa seperangkat alat sholat sah menurut empat mazhab karena memiliki nilai agama dan manfaat praktis.Meskipun beberapa orang masih ragu karena tidak mudah dikonversi menjadi uang, bentuk mahar ini kuat sebagai simbol komitmen suami terhadap hak istri, melindungi perempuan, dan mengintegrasikan norma syariah dengan budaya lokal.Artikel 30 Kompilasi Hukum Islam juga mendukung fleksibilitas bentuk mahar, memungkinkan kedua pihak sepakat tentang jenisnya.Jenis mahar ini memperkuat pernikahan yang adil, bertanggung jawab, dan berbasis Islam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai mahar seperangkat alat sholat di Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Pamekasan dimana analisa yang digunakan menggunakan antropologi hukum Islam khususnya perspektif Madahib Al-ArbaAoah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara untuk memahami fenomena yang ada secara mendalam. Teknik analisisnya menggunakan metode analisis fenomenologi. Penelitian ini memformulasikan tiga hal yakni, Pertama; Qimah Mahar Sebagai Simbol Dan Status Sosial Dalam Hukum Islam. Kedua; Makna dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-dc6e0.webp" type="image/webp" length="63306" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-c5699.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-a1389.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/nilai-ekonomi-islam-evolution-islamic-law-mahar-al-thumb-dc6e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Fikih Migran Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fikih Migran Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fikih Migran Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64311-pekerja-migran-ilegal-migra" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64311-pekerja-migran-ilegal-migra" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:2e190d6c54bdf8c67d39ab8a7379994f</id>
	<published>2026-09-04T06:27:03+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T06:27:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="fikih migran" label="fikih migran" />
	<category term="ahyat habibi" label="ahyat habibi" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyat,fikih,habibi,migran,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara harmonisasi keluarga pekerja migran di Lombok Timur dengan daerah lain di Indonesia, seperti Jawa Timur atau Sumatera Utara, untuk memahami perbedaan dan kesamaan faktor-faktor yang mempengaruhi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara harmonisasi keluarga pekerja migran di Lombok Timur dengan daerah lain di Indonesia, seperti Jawa Timur atau Sumatera Utara, untuk memahami perbedaan dan kesamaan faktor-faktor yang mempengaruhi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-42aef.webp" title="JURIS - Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-42aef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-42aef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-42aef.webp 1x" title="JURIS - Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur" alt="JURIS - Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-a7c21.webp" title="JURIS - Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-a7c21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-a7c21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-a7c21.webp 1x" title="JURIS - Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur" alt="JURIS - Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-d2a52.webp" title="JURIS - Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-d2a52.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-d2a52.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-d2a52.webp 1x" title="JURIS - Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur" alt="JURIS - Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64311-pekerja-migran-ilegal-migra" title="JURIS - Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur" target="_blank">Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara harmonisasi keluarga pekerja migran di Lombok Timur dengan daerah lain di Indonesia, seperti Jawa Timur atau Sumatera Utara, untuk memahami perbedaan dan kesamaan faktor-faktor yang mempengaruhi harmonisasi keluarga. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari pekerjaan suami di luar negeri terhadap perkembangan anak-anak dalam keluarga pekerja migran, termasuk aspek psikologis dan sosial. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang digunakan oleh istri pekerja migran dalam menjaga keharmonisan keluarga, seperti komunikasi jarak jauh, pengelolaan keuangan, dan peran sosial dalam komunitas..
<br>Berdasarkan pemaparan dalam pembahasan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa.pertama, konsep normatif harmonisasi keluarga dalam fikih migran ditunjukkan oleh.kurangnya lapangan pekerjaan dan rendahnya kondisi ekonomi, minimnya pendapatan, laki-laki sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga dan membiayai pendidikan anak.Kedua, harmonisasi keluarga pekerja migran dan fakta sosial yang melatarbelakanginya terdiri dari.memperbaiki finansial, mampu menyekolahkan anak ke perguruan tinggi, mampu membangun rumah, menjadi pengusaha sukses, dan aspek negatif.perubahan psikologi anak, anak yang terbiasa dengan ketidakhadiran ayah, peran ganda istri sebagai ibu dan ayah, dan keputusan meminjam uang sebagai solusi finansial.Ketiga, implikasi harmonisasi keluarga perspektif fkh migran mencakup.kewajiban suami untuk memenuhi nafkah keluarga, batasan waktu dalam mencari nafkah, dan pemenuhan hak keluarga
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana hukum Islam melihat harmonisasi dalam keluarga pekerja migran di Lombok Timur. Dalam Islam, keluarga yang harmonis adalah keluarga yang dipenuhi sakinah (ketenangan hati), mawaddah (cinta), dan rahmah (kasih sayang). Fenomena suami bekerja di luar negeri untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat dikarenakan dapat mempengaruhi keharmonisan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-a7c21.webp" type="image/webp" length="66304" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-42aef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-a7c21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pekerja-migran-ilegal-non-prosedural-fikih-harmoni-thumb-d2a52.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Womens Experiences of Living with Adenomyosis A Scoping Review through the Lens of Levines Conservation Model ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Womens Experiences of Living with Adenomyosis A Scoping Review through the Lens of Levines Conservation Model ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Womens Experiences of Living with Adenomyosis A Scoping Review through the Lens of Levines Conservation Model ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64325-kualitas-hidup-individu-sosial-wanita" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64325-kualitas-hidup-individu-sosial-wanita" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:5cfa1b2b0c1b1958cc96f3cd1f67c2b3</id>
	<published>2026-09-04T06:23:59+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T06:23:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ageng lumadi" label="ageng lumadi" />
	<category term="ahmad rosuli" label="ahmad rosuli" />
	<category term="romy suwahyu" label="romy suwahyu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ageng,ahmad,lumadi,romy,rosuli,suwahyu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengalaman diagnostik wanita dengan adenomiosis, termasuk tantangan dalam mendapatkan diagnosis yang akurat dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai diagnosis. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi intervensi keperawatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengalaman diagnostik wanita dengan adenomiosis, termasuk tantangan dalam mendapatkan diagnosis yang akurat dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai diagnosis. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi intervensi keperawatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-29786.webp" title="JURIS - Women&#039;s Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine&#039;s Conservation Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-29786.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-29786.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-29786.webp 1x" title="JURIS - Women&#039;s Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine&#039;s Conservation Model" alt="JURIS - Women&#039;s Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine&#039;s Conservation Model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-4a0bc.webp" title="JURIS - Women&#039;s Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine&#039;s Conservation Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-4a0bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-4a0bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-4a0bc.webp 1x" title="JURIS - Women&#039;s Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine&#039;s Conservation Model" alt="JURIS - Women&#039;s Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine&#039;s Conservation Model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-68967.webp" title="JURIS - Women&#039;s Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine&#039;s Conservation Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-68967.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-68967.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-68967.webp 1x" title="JURIS - Women&#039;s Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine&#039;s Conservation Model" alt="JURIS - Women&#039;s Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine&#039;s Conservation Model" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64325-kualitas-hidup-individu-sosial-wanita" title="JURIS - Women&#039;s Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine&#039;s Conservation Model" target="_blank">Women's Experiences of Living with Adenomyosis: A Scoping Review through the Lens of Levine's Conservation Model</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengalaman diagnostik wanita dengan adenomiosis, termasuk tantangan dalam mendapatkan diagnosis yang akurat dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai diagnosis. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi intervensi keperawatan khusus yang dapat meningkatkan kualitas hidup wanita dengan adenomiosis, seperti manajemen nyeri, dukungan psikologis, dan intervensi sosial. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki dampak adenomiosis pada hubungan interpersonal wanita, termasuk hubungan dengan pasangan, keluarga, dan teman, serta bagaimana dukungan sosial dapat membantu dalam mengelola kondisi ini..
<br>Adenomiosis sangat mempengaruhi kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial wanita di seluruh empat domain Model Konservasi Levine.Tinjauan ini menyediakan kerangka teoritis yang terinformasi untuk mengarahkan penilaian keperawatan holistik dan perawatan yang berpusat pada orang, sambil menekankan kebutuhan akan penelitian lebih lanjut tentang pengalaman diagnostik dan intervensi keperawatan khusus
<br>Adenomiosis (UA) adalah kondisi ginekologis kronis yang ditandai dengan adanya jaringan endometrium dalam miometrium, menyebabkan dismenore, perdarahan abnormal, dispareunia, infertilitas, dan penurunan kualitas hidup. Meskipun beban fisik dan psikososialnya sudah diakui, pengalaman hidup wanita belum disintesis secara komprehensif menggunakan kerangka teoritis keperawatan. Tujuan: Mengidentifikasi, memetakan, dan mensintesis bukti secara sistematis tentang pengalaman hidup wanita dengan adenomiosis menggunakan Model Konservasi Levine.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-29786.webp" type="image/webp" length="116486" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-29786.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-4a0bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/kualitas-hidup-individu-sosial-wanita-karir-pengal-thumb-68967.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1421-stikep-ppnijabar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17971-jurnal-keperawatan-komprehensif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses at a Public Hospital in Indonesia A Cross Sectional Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses at a Public Hospital in Indonesia A Cross Sectional Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses at a Public Hospital in Indonesia A Cross Sectional Study ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64321-loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-organisa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64321-loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-organisa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:fc319ee6d3d2d0f03d6f648ef70c6776</id>
	<published>2026-09-04T06:21:10+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T06:21:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ageng lumadi" label="ageng lumadi" />
	<category term="ahmad rosuli" label="ahmad rosuli" />
	<category term="romy suwahyu" label="romy suwahyu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ageng,ahmad,lumadi,romy,rosuli,suwahyu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Studi lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pelatihan kepemimpinan terhadap QNWL perawat di rumah sakit umum Indonesia. Penelitian lain bisa fokus pada peran teknologi informasi dalam mengurangi beban kerja perawat melalui otomatisasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Studi lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pelatihan kepemimpinan terhadap QNWL perawat di rumah sakit umum Indonesia. Penelitian lain bisa fokus pada peran teknologi informasi dalam mengurangi beban kerja perawat melalui otomatisasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-1ab14.webp" title="JURIS - Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-1ab14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-1ab14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-1ab14.webp 1x" title="JURIS - Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-97ccd.webp" title="JURIS - Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-97ccd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-97ccd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-97ccd.webp 1x" title="JURIS - Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-6866a.webp" title="JURIS - Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-6866a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-6866a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-6866a.webp 1x" title="JURIS - Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64321-loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-organisa" title="JURIS - Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study" target="_blank">Determinants of Quality of Nursing Work Life among Staff Nurses  at a Public Hospital in Indonesia: A Cross-Sectional Study</a>: Studi lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pelatihan kepemimpinan terhadap QNWL perawat di rumah sakit umum Indonesia. Penelitian lain bisa fokus pada peran teknologi informasi dalam mengurangi beban kerja perawat melalui otomatisasi tugas administratif. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat menyelidiki perbedaan pengaruh faktor budaya lokal terhadap QNWL di daerah pedesaan versus perkotaan. Ketiga arah ini memberikan dasar untuk memperluas pemahaman tentang strategi yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan perawat dan retensi tenaga kerja di sektor kesehatan..
<br>Faktor organisasi dan psikologis merupakan korelasi penting terhadap QNWL di antara perawat staf.Dukungan manajerial menunjukkan asosiasi terkuat dalam model regresi yang diadjust, menunjukkan bahwa pengembangan kepemimpinan, umpan balik terstruktur, evaluasi beban kerja, dan inisiatif lingkungan kerja yang mendukung dapat membantu menciptakan kondisi untuk meningkatkan kualitas kehidupan kerja perawat.Karena desain cross-sectional, temuan sebaiknya diinterpretasikan sebagai asosiasi dan bukan efek kausal
<br>Latar belakang: Kualitas kehidupan kerja perawat (QNWL) semakin mendapat perhatian karena keterkaitannya dengan keberlanjutan tenaga kerja, kesejahteraan perawat, dan hasil pelayanan kesehatan. Di rumah sakit umum Indonesia, perawat mungkin menghadapi kendala sumber daya, permintaan layanan tinggi, dan tekanan organisasi yang dapat memengaruhi pengalaman kerja mereka. Evidensi mengenai kontribusi simultan faktor individu, organisasi, dan psikologis terhadap QNWL di perawat rumah sakit umum masih terbatas. Tujuan: Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-6866a.webp" type="image/webp" length="108626" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-1ab14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-97ccd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/loyalitas-komitmen-organisasi-sumber-daya-faktor-i-thumb-6866a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1421-stikep-ppnijabar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17971-jurnal-keperawatan-komprehensif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64319-produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-bia" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64319-produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-bia" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:f81be327d2d872498f4e239847e811a5</id>
	<published>2026-09-04T06:05:48+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T06:05:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="mohd winario" label="mohd winario" />
	<category term="nana4d https" label="nana4d https" />
	<category term="reni astika" label="reni astika" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astika,https,mohd,nana4d,reni,winario]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak penggunaan media sosial dalam meningkatkan penjualan kemplang khas Meranjat III, studi tentang kebijakan pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan UMKM berbasis produk lokal, serta eksplorasi inovasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak penggunaan media sosial dalam meningkatkan penjualan kemplang khas Meranjat III, studi tentang kebijakan pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan UMKM berbasis produk lokal, serta eksplorasi inovasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-da06b.webp" title="JURIS - Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-da06b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-da06b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-da06b.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir" alt="JURIS - Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-e5d5b.webp" title="JURIS - Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-e5d5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-e5d5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-e5d5b.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir" alt="JURIS - Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-527b1.webp" title="JURIS - Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-527b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-527b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-527b1.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir" alt="JURIS - Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64319-produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-bia" title="JURIS - Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir" target="_blank">Pelatihan Branding Produk Kemplang Sebagai Ciri Khas Desa Meranjat III Ogan Ilir</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak penggunaan media sosial dalam meningkatkan penjualan kemplang khas Meranjat III, studi tentang kebijakan pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan UMKM berbasis produk lokal, serta eksplorasi inovasi kemasan yang lebih ramah lingkungan dan menarik konsumen muda. Penelitian juga bisa mengkaji perbandingan efektivitas antara pendekatan tradisional dan modern dalam branding produk desa. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi potensi ekspor kemplang sebagai produk unggulan Desa Meranjat III, serta analisis kebutuhan pelatihan teknis dan manajemen bagi pelaku UMKM setempat..
<br>Branding suatu produk merupakan hal yang penting bagi Desa Meranjat III, terutama dalam meningkatkan pemasaran dan penjualan.Meskipun nyatanya, masih banyak masyarakat yang tidak begitu mengerti persoalan branding ataupun cara memajukan desa.Melihat potensi desa dengan produk kemplang mentah dan panggang yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi lebih baik lagi.Kehadiran tim pelaksana pengabdian dan terjun langsung guna membantu memberikan sudut pandang baru dan pemahaman yang diharapkan dapat menjadi pemantik semangat kepada masyarakat di Desa Meranjat III.Lewat program-program yang sudah dilaksanakan merupakan pengedukasian kepada masyarakat untuk lebih kritis terhadap perkembangan dan peningkatan branding di Desa Meranjat III.Salah satu program pengembangan branding yang dilakukan yaitu mengenai produk kemplang mentah maupun panggang yang dinilai dapat berpotensi menjadi media dalam pengembangan branding di Desa Meranjat III.Program tersebut pastinya akan berdampak jangka panjang untuk melihat hasil yang signifikan.Mengubah cara pandang masyarakat dan menyadarkan akan pentingnya membangun dan meningkatkan kualitas produk melalui penciptaan nama/merek pada kemasan dan pelebelan merupakan hal yang sangat bernilai dan menjadi bagian paling penting untuk pengembangan Village Branding
<br>Desa Meranjat III, Kabupaten Ogan Ilir dikenal sebagai desa produksi kerupuk kemplang. Bahkan, beberapa warganya sudah menjajaki sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Potensi inilah yang seharusnya mulai digagas untuk lebih dikenal lagi terutam dalam pemasarannya. Oleh karena itu, prinsip branding bagi sutau suatu usaha sebenarnya dapat diterapkkan sebagai upaya membangun karakter dan memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi suatu desa melalui pengembangan potensi dan nilai lokal merupakan kebutuhan pemasaran desa. Namun, proses perencanaan juga perlu didukung oleh pemangku kepenitngan lainnya, seperti perguruan tinggi. Demikian pula dalam hal penjualan yang selama ini dilakukan hanya mengandalkan produk yang sudah ada. Selain itu, permasalahan mitra dalam kegiatan ini masih belum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-527b1.webp" type="image/webp" length="88510" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-da06b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-e5d5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/produk-khas-wonosalam-branding-deterjen-biaya-prod-thumb-527b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-80-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4594-care-journal-pengabdian-multi-disiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law A Study on Polygamy for Childlessness Reasons ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law A Study on Polygamy for Childlessness Reasons ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law A Study on Polygamy for Childlessness Reasons ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64312-ketidakadilan-ibuisme-sistem-hukum-poligami-izin-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64312-ketidakadilan-ibuisme-sistem-hukum-poligami-izin-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:17d46a828a9f6ec504b59299077d7662</id>
	<published>2026-09-04T05:51:23+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:51:23+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="achmad fauzi" label="achmad fauzi" />
	<category term="abdul jalil" label="abdul jalil" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,achmad,fauzi,jalil,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak reformasi hukum terhadap hak perempuan di berbagai wilayah Indonesia. Kedua, studi tentang efektivitas alternatif seperti adopsi dan teknologi reproduksi dalam mengurangi poligami di keluarga tanpa keturunan. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak reformasi hukum terhadap hak perempuan di berbagai wilayah Indonesia. Kedua, studi tentang efektivitas alternatif seperti adopsi dan teknologi reproduksi dalam mengurangi poligami di keluarga tanpa keturunan. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-a5e04.webp" title="JURIS - Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-a5e04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-a5e04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-a5e04.webp 1x" title="JURIS - Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons" alt="JURIS - Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-5242b.webp" title="JURIS - Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-5242b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-5242b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-5242b.webp 1x" title="JURIS - Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons" alt="JURIS - Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-c1a83.webp" title="JURIS - Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-c1a83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-c1a83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-c1a83.webp 1x" title="JURIS - Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons" alt="JURIS - Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64312-ketidakadilan-ibuisme-sistem-hukum-poligami-izin-p" title="JURIS - Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons" target="_blank">Injustice Legal System Ibuism in Indonesian Marriage Law: A Study on Polygamy for Childlessness Reasons</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak reformasi hukum terhadap hak perempuan di berbagai wilayah Indonesia. Kedua, studi tentang efektivitas alternatif seperti adopsi dan teknologi reproduksi dalam mengurangi poligami di keluarga tanpa keturunan. Ketiga, penelitian perlu menginvestigasi perubahan persepsi masyarakat terhadap peran perempuan dalam pernikahan melalui pendekatan pendidikan dan kampanye sosial. Saran-saran ini mengembangkan temuan penelitian sebelumnya dengan fokus pada implementasi praktis dan perubahan budaya hukum yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyoroti ketidakadilan dalam regulasi poligami di Indonesia yang memungkinkan suami untuk menikah lagi jika istrinya tidak mampu melahirkan keturunan.Aturan ini mencerminkan sistem hukum patriarki yang diskriminatif terhadap perempuan dan memperkuat stereotip bahwa nilai seorang istri bergantung pada kemampuannya untuk memiliki anak.Penelitian ini berargumen bahwa telah terjadi 'Ibuisme Sistem Hukum' dalam kebijakan izin poligami keluarga tanpa keturunan di Indonesia.Penelitian ini merekomendasikan reformasi hukum dalam tiga aspek.struktur hukum (penghapusan kebijakan diskriminatif oleh eksekutif, legislatif, dan yudikatif), substansi hukum (revisi aturan poligami dalam Pasal 4 ayat 2 huruf c Undang-Undang Perkawinan dan Pasal 57 huruf c Kompilasi Hukum Islam), serta budaya hukum (perubahan pandangan masyarakat terhadap peran perempuan dalam pernikahan).Sebagai solusi, alternatif seperti adopsi, orang tua asuh, dan teknologi reproduksi dapat diprioritaskan dibandingkan poligami.Dengan reformasi ini, sistem hukum dapat menjadi lebih adil dan inklusif bagi perempuan
<br>Penelitian ini mengkaji ketimpangan keadilan bagi perempuan dalam regulasi poligami di Indonesia, khususnya Pasal 4 Ayat (2) Huruf c Undang-Undang Perkawinan dan Pasal 57 Huruf c Kompilasi Hukum Islam yang mengizinkan suami berpoligami jika istri tidak dapat melahirkan keturunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis hukum normatif. Sumber data primer penelitian ini adalah Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Adapun sumber data sekundernya berupa: Putusan Pengadilan, literatur akademik, jurnal, dan pendapat ahli yang relevan dengan penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode konten. Penelitian ini berargumen bahwa telah terjadi ketidakadilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-a5e04.webp" type="image/webp" length="71054" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-a5e04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-5242b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/ketidakadilan-ibuisme-sistem-poligami-izin-keluarg-thumb-c1a83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital A Cross Sectional Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital A Cross Sectional Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital A Cross Sectional Study ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64333-tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64333-tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:4b78f35bd04e11d822c4cd842126d9d8</id>
	<published>2026-09-04T05:50:49+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:50:49+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ageng lumadi" label="ageng lumadi" />
	<category term="ahmad rosuli" label="ahmad rosuli" />
	<category term="romy suwahyu" label="romy suwahyu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ageng,ahmad,lumadi,romy,rosuli,suwahyu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak beban kerja dan tekanan waktu terhadap kepatuhan dokter dalam identifikasi pasien. Studi komparatif antara metode pelatihan berbasis simulasi dan pelatihan konvensional dapat dilakukan untuk mengevaluasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak beban kerja dan tekanan waktu terhadap kepatuhan dokter dalam identifikasi pasien. Studi komparatif antara metode pelatihan berbasis simulasi dan pelatihan konvensional dapat dilakukan untuk mengevaluasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-fbe14.webp" title="JURIS - Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-fbe14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-fbe14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-fbe14.webp 1x" title="JURIS - Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-2d4e9.webp" title="JURIS - Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-2d4e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-2d4e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-2d4e9.webp 1x" title="JURIS - Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-0b9e8.webp" title="JURIS - Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-0b9e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-0b9e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-0b9e8.webp 1x" title="JURIS - Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64333-tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi" title="JURIS - Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study" target="_blank">Adherence to Patient Identification Procedures Among Healthcare Professionals in an Indonesian Hospital: A Cross-Sectional Study</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak beban kerja dan tekanan waktu terhadap kepatuhan dokter dalam identifikasi pasien. Studi komparatif antara metode pelatihan berbasis simulasi dan pelatihan konvensional dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas strategi penguatan. Selain itu, penelitian kualitatif tentang persepsi tenaga kesehatan terhadap pentingnya identifikasi pasien dapat memberikan wawasan untuk meningkatkan kesadaran profesional..
<br>Kepatuhan terhadap prosedur identifikasi pasien di Rumah Sakit Pasundan secara umum tinggi namun belum mencapai standar 100%.Profesi dokter menunjukkan tingkat kepatuhan terendah dibandingkan perawat dan tenaga kesehatan lainnya.Diperlukan audit berbasis profesi, umpan balik, dan penguatan prosedural untuk memastikan konsistensi praktik identifikasi pasien, terutama pada tenaga medis.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan di berbagai profesi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan tenaga kesehatan terhadap prosedur identifikasi pasien di Rumah Sakit Pasundan. Studi deskriptif dilakukan dengan mengamati 41 responden melalui checklist berdasarkan prosedur standar rumah sakit. Hasil menunjukkan bahwa 87,8% responden dikategorikan patuh, sedangkan 12,2% kurang patuh. Dokter menunjukkan tingkat kepatuhan terendah (68,8%), sementara perawat dan tenaga kesehatan lainnya mencapai tingkat patuhan 100%. Kesimpulan menunjukkan bahwa kepatuhan umumnya tinggi tetapi masih di bawah standar yang diharapkan, sehingga diperlukan audit dan strategi penguatan berbasis profesi untuk meningkatkan keselamatan pasien.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-2d4e9.webp" type="image/webp" length="73696" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-fbe14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-2d4e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/tenaga-medis-malpraktik-keselamatan-pasien-analisi-thumb-0b9e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1421-stikep-ppnijabar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17971-jurnal-keperawatan-komprehensif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance A Case Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance A Case Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance A Case Study ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64331-format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64331-format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:965584fe9ed8a969b6c3f59643fd315f</id>
	<published>2026-09-04T05:44:13+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:44:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ageng lumadi" label="ageng lumadi" />
	<category term="ahmad rosuli" label="ahmad rosuli" />
	<category term="romy suwahyu" label="romy suwahyu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ageng,ahmad,lumadi,romy,rosuli,suwahyu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penerapan Nurse Champion pada kepatuhan serah terima tempat tidur di berbagai unit rumah sakit. 2. Pengembangan model perubahan alternatif yang disesuaikan dengan konteks budaya dan struktur ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penerapan Nurse Champion pada kepatuhan serah terima tempat tidur di berbagai unit rumah sakit. 2. Pengembangan model perubahan alternatif yang disesuaikan dengan konteks budaya dan struktur ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-ca6f0.webp" title="JURIS - Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-ca6f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-ca6f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-ca6f0.webp 1x" title="JURIS - Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study" alt="JURIS - Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-63160.webp" title="JURIS - Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-63160.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-63160.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-63160.webp 1x" title="JURIS - Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study" alt="JURIS - Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-423eb.webp" title="JURIS - Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-423eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-423eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-423eb.webp 1x" title="JURIS - Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study" alt="JURIS - Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64331-format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove" title="JURIS - Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study" target="_blank">Nurse Champions as Change Agents for Bedside Handover Compliance: A Case Study</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penerapan Nurse Champion pada kepatuhan serah terima tempat tidur di berbagai unit rumah sakit. 2. Pengembangan model perubahan alternatif yang disesuaikan dengan konteks budaya dan struktur organisasi rumah sakit Indonesia perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas intervensi. 3. Studi tentang peran teknologi informasi dalam mendukung pelaksanaan serah terima tempat tidur berbasis 9P dapat menjadi arah penelitian baru, terutama dalam memanfaatkan aplikasi digital untuk pemantauan dan evaluasi kepatuhan secara real-time..
<br>Penerapan peran Nurse Champion berdasarkan Model Perubahan Kurt Lewin dikaitkan dengan peningkatan kepatuhan terhadap serah terima tempat tidur 9P dan mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan melalui motivasi, apresiasi, dan budaya kerja kolaboratif dalam praktik keperawatan
<br>Latar belakang: Serahterima tempat tidur merupakan elemen penting dari komunikasi perawat-perawat yang efektif untuk memastikan keselamatan pasien. Penilaian awal di Rumah Sakit X, didukung oleh pengetahuan terbatas, beban kerja berat, dan ketiadaan sistem evaluasi serta apresiasi sebagai penghalang utama untuk penerapan serah terima tempat tidur optimal. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan peran Nurse Champion dalam meningkatkan kepatuhan perawat terhadap serah terima tempat tidur di Rumah Sakit X menggunakan Model Perubahan Tiga Langkah Kurt Lewin (UnfreezeAeMoveAeRefreeze). Metode: Studi kasus ini dilakukan di unit rawat inap medis-bedah Rumah Sakit X dari 8 September hingga 1 Oktober 2025 menggunakan Model Perubahan Tiga Langkah Kurt Lewin. Observasi dasar dilakukan dari 8Ae14 September 2025, diikuti oleh wawancara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-63160.webp" type="image/webp" length="67968" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-ca6f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-63160.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/format-serah-terima-nurse-champion-bedside-handove-thumb-423eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1421-stikep-ppnijabar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17971-jurnal-keperawatan-komprehensif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64332-generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64332-generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:ce52946f8e2a78196a193fa4da0004bf</id>
	<published>2026-09-04T05:31:22+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:31:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="achmad fauzi" label="achmad fauzi" />
	<category term="abdul jalil" label="abdul jalil" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,achmad,fauzi,jalil,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh teknologi digital terhadap perilaku hukum generasi milenial dalam konteks pernikahan dini. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh teknologi digital terhadap perilaku hukum generasi milenial dalam konteks pernikahan dini. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-5994b.webp" title="JURIS - Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-5994b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-5994b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-5994b.webp 1x" title="JURIS - Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta" alt="JURIS - Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-5b961.webp" title="JURIS - Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-5b961.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-5b961.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-5b961.webp 1x" title="JURIS - Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta" alt="JURIS - Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-33d3a.webp" title="JURIS - Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-33d3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-33d3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-33d3a.webp 1x" title="JURIS - Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta" alt="JURIS - Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64332-generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt" title="JURIS - Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta" target="_blank">Prevention of the Trend of Rational Choices Among Millennials in Early Marriage in Yogyakarta</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh teknologi digital terhadap perilaku hukum generasi milenial dalam konteks pernikahan dini. Kedua, penelitian tentang efektivitas aplikasi SIDIKA dalam mencegah pernikahan dini dan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan remaja dan keluarga. Ketiga, penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi pernikahan dini, serta strategi intervensi sosial untuk mencegah pernikahan dini dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya pencegahan pernikahan dini dan meningkatkan kualitas hidup keluarga di Yogyakarta..
<br>Dari hasil penelitian dan pembahasan di atas, dapat disimpulkan beberapa hal penting.Pertama, fenomena pernikahan dini di kota Yogyakarta telah meningkat sejak diturunkan usia minimal untuk menikah.Kedua, pergeseran tren pernikahan dini disebabkan oleh perubahan norma sosial dan hukum yang dipengaruhi oleh figur dan framing dunia digital.Pergeseran pola pikir generasi milenial dalam mengambil keputusan tentang pernikahan dini disebabkan oleh kepatuhan terhadap norma dan pilihan yang paling rasional.Ketiga, pencegahan pernikahan dini secara konvensional dilakukan melalui SOP pengadilan agama, sedangkan secara digital dilakukan melalui aplikasi SIDIKA, di mana prinsip permohonan dispensasi pernikahan dibuat lebih sulit tetapi tetap berada di jalur kepentingan umum
<br>Penelitian ini mengungkap tren baru dalam fenomena pernikahan dini di kalangan generasi milenial. Motif pernikahan dini telah mengalami perubahan, tidak lagi didorong oleh tradisi, campur tangan orang tua, norma budaya atau tokoh agama, melainkan dipengaruhi oleh pengetahuan dan pilihan pribadi efek dari pengaruh digital. Studi ini juga menggambarkan langkah-langkah pencegahan yang diambil oleh lembaga peradilan untuk mencegah pernikahan dini. Penelitian ini bersifat kualitatif, data primer diperoleh melalui wawancara dan studi dokumen, termasuk wawancara dengan sampel generasi milenial dan dua hakim dari Pengadilan Agama Yogyakarta. Temuan utama adalah, pertama, prevensi tren pernikahan dini di Kota Yogyakarta berasal dari perubahan norma sosial dan hukum yang dibentuk oleh figur, tren dan framing digital. Perubahan pola pikir generasi milenial...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-33d3a.webp" type="image/webp" length="85158" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-5994b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-5b961.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/generasi-milenial-guru-norma-budaya-chatgpt-sosial-thumb-33d3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64317-pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64317-pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:190a97c5ba43f0c17385df5ed9e93890</id>
	<published>2026-09-04T05:09:55+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:09:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="mohd winario" label="mohd winario" />
	<category term="nana4d https" label="nana4d https" />
	<category term="reni astika" label="reni astika" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astika,https,mohd,nana4d,reni,winario]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan OSS secara berkelanjutan di daerah lain dengan pendekatan yang lebih personal, seperti kelas kecil atau mentoring satu lawan satu. Kedua, penelitian bisa fokus pada ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan OSS secara berkelanjutan di daerah lain dengan pendekatan yang lebih personal, seperti kelas kecil atau mentoring satu lawan satu. Kedua, penelitian bisa fokus pada ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-3476c.webp" title="JURIS - Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-3476c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-3476c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-3476c.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran" alt="JURIS - Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-dc473.webp" title="JURIS - Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-dc473.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-dc473.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-dc473.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran" alt="JURIS - Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-fdc5c.webp" title="JURIS - Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-fdc5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-fdc5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-fdc5c.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran" alt="JURIS - Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64317-pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapas" title="JURIS - Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran" target="_blank">Pelatihan Penggunaan Aplikasi Online Single Submission Bagi Pelaku UMKM Di Kabupaten Pesawaran</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan OSS secara berkelanjutan di daerah lain dengan pendekatan yang lebih personal, seperti kelas kecil atau mentoring satu lawan satu. Kedua, penelitian bisa fokus pada pengembangan aplikasi OSS yang lebih ramah pengguna, terutama untuk perangkat mobile, agar memudahkan pelaku UMKM yang tidak memiliki akses komputer. Ketiga, perlu studi lanjut mengenai hambatan teknis dan administratif dalam proses pengajuan NIB, seperti kekurangan dokumen atau kesulitan mengakses layanan online, serta solusi praktis untuk mengatasi masalah tersebut..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan dengan tema Pelatihan Bagi Pelaku UMKM Guna Percepatan Pelaksanaan Berusaha Melalui Aplikasi Online Single Submission pada ketua gabungan kelompok tani hutan (GAPOKTANHUT) di kabupaten Pesawaran berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan.Hal ini terlihat dari hasil evaluasi yang menyatakan 90% peserta mampu mengikuti kegiatan dan memahami materi yang disajikan.Sedangkan kepemilikan sertifikat NIB (Nomor Induk Berusaha) pada saat pelaksanaan pelatihan mencapai 33%, proses belum selesai dan diselesaikan setelah pelatihan mencapai 39% sedangkan yang diselesaikan setelah kegiatan pelatihan sebanyak 28%.Pencapaian ini menjadi hal yang positif dan bisa diberikan untuk daerah lain yang masih belum memiliki NIB dan perlu sosialisasi dan pelatihan sehingga UMKM yang ada di kabupaten Pesawaran memiliki legalitas yang sah dan terdaftar di lembaga pemerintahan
<br>Dampak pandemi Covid 19 yang memicu kebangkitan UMKM di masyarakat demi memenuhi kebutuhan. Pemerintah memberikan kebijakan dan kemudahan guna membantu masyarakat selaku pelaku dalam menjalankan usaha UMKMnya dengan cara mempermudah perizinan usaha melalui peraturan pemerintah no. 24 Tahun 2018 pasal 25 ayat 1 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) menyebutkan NIB merupakan identitas baerusaha yang berguna dalam menjalankan usaha. Gabungan Kelompok Tani Hutan (GAPOKTANHUT) yang memiliki UMKM di kabupaten Pesawaran belum berizin. Melalui Kegiatan PkM dosen dengan mengadakan pelatihan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-fdc5c.webp" type="image/webp" length="164608" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-3476c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-dc473.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/pelaku-umkm-usaha-mahasiswa-kapasitas-nib-oss-peri-thumb-fdc5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-80-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4594-care-journal-pengabdian-multi-disiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64316-riset-workshop-spss-statistik-program-masy" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64316-riset-workshop-spss-statistik-program-masy" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:e5a92d3412da27c4bc2ef10096ccf59f</id>
	<published>2026-09-04T05:01:34+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:01:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="mohd winario" label="mohd winario" />
	<category term="nana4d https" label="nana4d https" />
	<category term="reni astika" label="reni astika" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astika,https,mohd,nana4d,reni,winario]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, bagaimana cara mengintegrasikan paradigma riset terkini dengan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif yang relevan dengan bidang bisnis? Kedua, apakah ada cara untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, bagaimana cara mengintegrasikan paradigma riset terkini dengan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif yang relevan dengan bidang bisnis? Kedua, apakah ada cara untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-f9911.webp" title="JURIS - Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-f9911.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-f9911.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-f9911.webp 1x" title="JURIS - Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian" alt="JURIS - Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-822c1.webp" title="JURIS - Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-822c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-822c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-822c1.webp 1x" title="JURIS - Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian" alt="JURIS - Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-b7dfc.webp" title="JURIS - Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-b7dfc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-b7dfc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-b7dfc.webp 1x" title="JURIS - Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian" alt="JURIS - Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64316-riset-workshop-spss-statistik-program-masy" title="JURIS - Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian" target="_blank">Workshop Paradigma Riset Terkini Dan Penggunaan Software SPSS Guna Meningkatkan Kualitas Penelitian</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, bagaimana cara mengintegrasikan paradigma riset terkini dengan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif yang relevan dengan bidang bisnis? Kedua, apakah ada cara untuk meningkatkan keterampilan analisis data menggunakan software SPSS, khususnya untuk penelitian bisnis? Ketiga, bagaimana cara mengembangkan kemampuan peneliti dalam menggunakan software statistik multivariat seperti SEM, AMOS, LISREL, Smart PLS, dan Eviews untuk analisis data yang lebih kompleks?.
<br>Program pengabdian masyarakat yang berupa workshop pengolahan data dan praktik statistik bagi peneliti dengan menggunakan SPSS ini berjalan dengan sukses dan sesuai jadwal.Sebagian besar peserta dapat memahami informasinya dan terlibat dengan antusias dalam kegiatan.Berdasarkan kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, disarankan untuk melakukan pengabdian masyarakat yang sejenis dengan pelatihan penggunaan software statistik untuk penelitian, namun dengan software yang berbeda seperti SEM Amos, Lisrel, Smart PLS, dan Eviews.Selain itu, disarankan juga untuk melakukan pengabdian masyarakat yang serupa untuk para guru di sekolah-sekolah yang sedang menempuh jenjang pendidikan dan membutuhkan bantuan dalam menyelesaikan penelitian atau tugas akhir mereka
<br>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian di bidang bisnis seperti manajemen, akuntansi, dan ilmu ekonomi, khususnya bagi peneliti di Kalimantan Timur. Tujuan pelatihan ini adalah untuk membantu peneliti meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka, serta untuk meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa. Sasaran pengabdian ini adalah peneliti dan mahasiswa yang berdomisili di Kalimantan Timur. Solusi yang diberikan adalah pelatihan dengan materi tentang paradigma riset terkini, pengumpulan data, dan pelatihan penggunaan software SPSS. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa komitmen dan partisipasi peserta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-f9911.webp" type="image/webp" length="100634" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-f9911.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-822c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/riset-workshop-spss-statistik-program-masyarakat-p-thumb-b7dfc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-80-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4594-care-journal-pengabdian-multi-disiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Protection of Families with Disabilities A Juridical and Maqashid Shariah Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Protection of Families with Disabilities A Juridical and Maqashid Shariah Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Protection of Families with Disabilities A Juridical and Maqashid Shariah Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64314-nilai-agama-hak-keluarga-asasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64314-nilai-agama-hak-keluarga-asasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-04:ef0eca49e29e07d3b07a55357bb5dd7d</id>
	<published>2026-09-04T05:00:02+07:00</published>
	<updated>2026-09-04T05:00:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="achmad fauzi" label="achmad fauzi" />
	<category term="abdul jalil" label="abdul jalil" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,achmad,fauzi,jalil,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dalam melindungi hak keluarga disabilitas. 2. Mengembangkan pendekatan Maqashid Shariah untuk merancang kebijakan publik yang lebih inklusif dan berbasis nilai ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dalam melindungi hak keluarga disabilitas. 2. Mengembangkan pendekatan Maqashid Shariah untuk merancang kebijakan publik yang lebih inklusif dan berbasis nilai ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-7f7b8.webp" title="JURIS - Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-7f7b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-7f7b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-7f7b8.webp 1x" title="JURIS - Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis" alt="JURIS - Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-3298b.webp" title="JURIS - Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-3298b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-3298b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-3298b.webp 1x" title="JURIS - Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis" alt="JURIS - Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-0a486.webp" title="JURIS - Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-0a486.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-0a486.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-0a486.webp 1x" title="JURIS - Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis" alt="JURIS - Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64314-nilai-agama-hak-keluarga-asasi" title="JURIS - Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis" target="_blank">Protection of Families with Disabilities; A Juridical and Maqashid Shariah Analysis</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dalam melindungi hak keluarga disabilitas. 2. Mengembangkan pendekatan Maqashid Shariah untuk merancang kebijakan publik yang lebih inklusif dan berbasis nilai agama. 3. Meneliti dampak stigma sosial terhadap akses layanan kesehatan dan pendidikan bagi disabilitas, serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan oleh pemerintah dan masyarakat..
<br>Keluarga disabilitas memerlukan perlindungan hukum yang lebih kuat untuk menjamin hak-hak dasar mereka.Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 telah memberikan kerangka kerja perlindungan hukum, namun implementasinya masih kurang efektif.Diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat dan kebijakan yang lebih inklusif untuk memastikan keadilan bagi disabilitas
<br>Terdapat kesenjangan pelayanan yang dialami oleh keluarga disabilitas dalam memperoleh hak yang sama di dalam hukum. Misalnya berdasarkan data observasi pada pemilu tahun 2024 masih banyak disabilitas yang tidak menjadi pemilih, karena beberapa hal diantaranya akses yang tidak memadai, petugas yang kurang aktif membantu atau keluarga yang menyatakan bahwa disablitas adalah beban keluarga. Sehingga, hal ini bertentangan Perundang-Undangan. Seharusnya Undang-Undang melindungi keluarga bukan hanya sebagai administrasi formalitas keberadaan hak asasi manusia saja. Berdasarkan hal itu penulis melihat adanya perlindungan hukum perspektif maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan metode pendekatan kualitatif dengan analisa maqashid syariah dan peraturan Perundang-Undangan serta Hak Asasi Manusia. Hasil penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-7f7b8.webp" type="image/webp" length="67958" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-7f7b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-3298b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/nilai-agama-hak-keluarga-asasi-manusia-internasion-thumb-0a486.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Fri, 04 Sep 2026 09:16:33 +0700. 24 items. Served in: 11.619 seconds [atom] -->
