<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-05-03T14:17:58+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak Kajian Tafsir QS al Lahab ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak Kajian Tafsir QS al Lahab ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak Kajian Tafsir QS al Lahab ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44971-nilai-akhlak-mulia-ilmu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44971-nilai-akhlak-mulia-ilmu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:0d2c17588fecf8b9ab17f4649fe66d44</id>
	<published>2026-05-03T13:58:39+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:58:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam tentang efektivitas metode qashash dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai akhlak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara penerapan metode qashash dengan metode pendidikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam tentang efektivitas metode qashash dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai akhlak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara penerapan metode qashash dengan metode pendidikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-6ee19.webp" title="JURIS - Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-6ee19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-6ee19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-6ee19.webp 1x" title="JURIS - Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab" alt="JURIS - Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-f79fe.webp" title="JURIS - Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-f79fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-f79fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-f79fe.webp 1x" title="JURIS - Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab" alt="JURIS - Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-c86b2.webp" title="JURIS - Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-c86b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-c86b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-c86b2.webp 1x" title="JURIS - Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab" alt="JURIS - Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44971-nilai-akhlak-mulia-ilmu" title="JURIS - Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab" target="_blank">Qashash sebagai Materi dan Metode Pendidikan Akhlak:  Kajian Tafsir QS al-Lahab</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam tentang efektivitas metode qashash dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai akhlak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara penerapan metode qashash dengan metode pendidikan akhlak lainnya untuk mengetahui keunggulan dan kekurangannya. Lebih lanjut, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media pembelajaran berbasis qashash yang menarik dan interaktif, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan memudahkan mereka dalam memahami pesan-pesan moral yang terkandung dalam kisah-kisah Al-Quran. Dengan demikian, diharapkan pendidikan akhlak dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan generasi muda yang berakhlak mulia..
<br>Al-Quran adalah sumber utama ajaran Islam dan memiliki autentisitas tak terbantahkan.Penerimaan wahyu oleh Nabi SAW terkait erat dengan kondisi aktual.Susunan ayat-ayat dan surat-surat yang terkandung dalam Al-Quran memuat suatu kisah yang telah menjadi disiplin seni yang mengungguli diantara seni-seni lainya dalam bahasa dan kesusasteraan.Kisah nyata dalam Al-Quran telah membuktikan bahwa redaksi kearaban yang dimuatnya secara jelas menggambarkan kisah-kisah yang paling tinggi.S al-Lahab terdapat seorang yang masih memiliki hubungan saudara dengan nabi namun menentang ajaran nabi.Dari kisah tersebut setidaknya terdapat poin penting yang dapat dipetik sebagai nilai akhlak mulia.Nilai akhlak tersebut menjelaskan bahwa seorang harus menjahui sifat takabur, dusta dan dengki
<br>Surah Al-Lahab merupakan surah Makki yang menceritakan tentang Abu Lahab, paman Nabi Muhammad SAW, yang sombong dan menolak dakwah Nabi. Abu Lahab selalu berusaha menggagalkan dakwah Nabi dan istrinya pun membantunya. Karena itu, Allah SWT mengutuk keduanya dan mengirim mereka ke neraka. Abu Lahab menjadi salah satu nama surah dalam Al-Quran sebagai bukti sejarah tentang perilaku buruknya terhadap Nabi. Metode Qisah (Tarbiyah bil al-Qishah) dalam surah ini merupakan metode menarik dalam pendidikan, karena dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan kecerdasan berpikir. Akhirnya, ditemukan tiga nilai pendidikan akhlak dalam surah Al-Lahab, yaitu kebohongan, kesombongan, dan kedengkian, yang harus dihindari.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-6ee19.webp" type="image/webp" length="125066" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-6ee19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-f79fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/nilai-akhlak-mulia-ilmu-nilai-nilai-sarat-generasi-thumb-c86b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1144-insuriponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5665-qalamuna-jurnal-pendidikan-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44966-pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44966-pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:f5adb60794f5511e781692adb7dce379</id>
	<published>2026-05-03T13:48:09+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:48:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam rangka memperluas pemahaman tentang efektivitas modul Aqidah Akhlak, studi lanjutan dapat meneliti dampak penggunaan media digital interaktif terhadap motivasi belajar dan penerapan nilai nasihat. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan kinerja ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Dalam rangka memperluas pemahaman tentang efektivitas modul Aqidah Akhlak, studi lanjutan dapat meneliti dampak penggunaan media digital interaktif terhadap motivasi belajar dan penerapan nilai nasihat. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan kinerja ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-0259d.webp" title="JURIS - Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-0259d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-0259d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-0259d.webp 1x" title="JURIS - Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)" alt="JURIS - Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-3b7ab.webp" title="JURIS - Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-3b7ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-3b7ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-3b7ab.webp 1x" title="JURIS - Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)" alt="JURIS - Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-3836b.webp" title="JURIS - Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-3836b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-3836b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-3836b.webp 1x" title="JURIS - Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)" alt="JURIS - Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44966-pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar" title="JURIS - Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)" target="_blank">Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo)</a>: Dalam rangka memperluas pemahaman tentang efektivitas modul Aqidah Akhlak, studi lanjutan dapat meneliti dampak penggunaan media digital interaktif terhadap motivasi belajar dan penerapan nilai nasihat. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan kinerja siswa di kelas reguler dan akselerasi dalam penggunaan modul berbasis proyek, untuk menentukan strategi intervensi yang paling berhasil. Terakhir, riset yang mengkaji kolaborasi antara guru, pihak sekolah, dan lembaga akademis dalam penyusunan materi dapat memberikan rekomendasi praktik terbaik dalam pengembangan bahan ajar yang relevan dan berkelanjutan..
<br>Model pengembangan modul Aqidah Akhlak di MTsN Ponorogo meningkatkan kreativitas guru dan keberagaman metode pengajaran.Penggunaan teknologi memfasilitasi penyampaian materi secara efektif.Kolaborasi pelatihan dan workshop memperkaya konten modul, sehingga siswa dapat memahami dan mengaplikasikan Aqidah Akhlak lebih baik
<br>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus untuk mengembangkan model bahan ajar Aqidah Akhlak di MTsN Ponorogo. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik pengurangan data, tampilan data, dan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan modul Aqidah Akhlak yang dikembangkan oleh guru, melalui pelatihan, workshop, dan kolaborasi dengan kerangka kurikulum, dapat meningkatkan kreativitas dan keberagaman metode pengajaran di kelas reguler maupun akselerasi. Selain itu, fasilitas teknologi yang memadai mendukung penyampaian materi sehingga lebih efektif bagi siswa berakhlak tinggi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-0259d.webp" type="image/webp" length="149784" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-0259d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-3b7ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/pelajaran-aqidah-akhlak-pengembangan-modul-ajar-ha-thumb-3836b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1144-insuriponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5665-qalamuna-jurnal-pendidikan-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ English Language Teaching in Inclusive Class a Challenge ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ English Language Teaching in Inclusive Class a Challenge ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ English Language Teaching in Inclusive Class a Challenge ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44967-inclusive-education-special-needs-challenges-teach" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44967-inclusive-education-special-needs-challenges-teach" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:f216ebd0aaa4aecaad4eaafc0ed248d1</id>
	<published>2026-05-03T13:46:33+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:46:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai model pelatihan guru dalam meningkatkan kompetensi mereka dalam mengajar siswa berkebutuhan khusus, khususnya dalam konteks bahasa Inggris. Selain itu, studi komparatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai model pelatihan guru dalam meningkatkan kompetensi mereka dalam mengajar siswa berkebutuhan khusus, khususnya dalam konteks bahasa Inggris. Selain itu, studi komparatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-3a83b.webp" title="JURIS - English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-3a83b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-3a83b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-3a83b.webp 1x" title="JURIS - English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge" alt="JURIS - English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-dd6f2.webp" title="JURIS - English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-dd6f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-dd6f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-dd6f2.webp 1x" title="JURIS - English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge" alt="JURIS - English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-d8cd9.webp" title="JURIS - English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-d8cd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-d8cd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-d8cd9.webp 1x" title="JURIS - English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge" alt="JURIS - English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44967-inclusive-education-special-needs-challenges-teach" title="JURIS - English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge" target="_blank">English Language Teaching in Inclusive Class: a Challenge</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai model pelatihan guru dalam meningkatkan kompetensi mereka dalam mengajar siswa berkebutuhan khusus, khususnya dalam konteks bahasa Inggris. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan inklusif di berbagai sekolah atau wilayah, mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat direplikasi secara luas. Terakhir, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan perspektif siswa berkebutuhan khusus dalam lingkungan kelas inklusif, termasuk tantangan yang mereka hadapi dan strategi yang mereka gunakan untuk berhasil, sehingga dapat merancang intervensi yang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan inklusif di Indonesia, memastikan bahwa semua siswa, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai potensi penuh mereka..
<br>The study reveals that teachers face universal challenges in teaching students with special educational needs.It highlights the need for government prioritization of special cases, collaboration between teachers and parents, and further research.Ultimately, successful inclusive education requires a cooperative effort from teachers, schools, parents, and the government to ensure students with special needs receive the necessary support and resources
<br>Inclusive education opens the door of the regular classrooms for learners from different backgrounds, giving students with special needs the opportunity to learn equally. However, teaching in inclusive classrooms is challenging. This paper aims to determine the challenges faced by English teachers and provide insights on how to overcome them. It employs a qualitative study and argues that English teachers face challenges in teaching students with special needs, thus needing to identify these challenges and find solutions.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-d8cd9.webp" type="image/webp" length="75906" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-3a83b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-dd6f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/inclusive-education-special-needs-challenges-teach-thumb-d8cd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1144-insuriponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5665-qalamuna-jurnal-pendidikan-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44957-influencer-kesehatan-komunikasi-digital" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44957-influencer-kesehatan-komunikasi-digital" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:394b273cb3d48dff01882ca313014086</id>
	<published>2026-05-03T13:40:47+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:40:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="nanda labado" label="nanda labado" />
	<category term="z ngabito" label="z ngabito" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[labado,nanda,ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang paparan konten influencer kesehatan terhadap hasil kesehatan masyarakat. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang paparan konten influencer kesehatan terhadap hasil kesehatan masyarakat. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-5add0.webp" title="JURIS - Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-5add0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-5add0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-5add0.webp 1x" title="JURIS - Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial" alt="JURIS - Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-7fe1d.webp" title="JURIS - Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-7fe1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-7fe1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-7fe1d.webp 1x" title="JURIS - Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial" alt="JURIS - Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-766df.webp" title="JURIS - Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-766df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-766df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-766df.webp 1x" title="JURIS - Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial" alt="JURIS - Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44957-influencer-kesehatan-komunikasi-digital" title="JURIS - Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial" target="_blank">Peran Influencer Kesehatan dalam Diseminasi Informasi Publik: Dilema antara Edukasi yang Kredibel dan Kepentingan Komersial</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang paparan konten influencer kesehatan terhadap hasil kesehatan masyarakat. Kedua, studi interseksional perlu dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana faktor-faktor seperti gender, kelas sosial, dan literasi digital memengaruhi respons individu terhadap informasi kesehatan dari influencer. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan digital dan kemampuan masyarakat dalam membedakan informasi kesehatan yang kredibel dari misinformasi. Penelitian-penelitian ini penting untuk memastikan bahwa ekosistem komunikasi kesehatan digital dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan publik, sekaligus meminimalkan risiko yang mungkin timbul akibat penyebaran informasi yang tidak akurat atau menyesatkan. Dengan memahami dinamika kompleks yang terlibat, kita dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk memberdayakan masyarakat agar membuat keputusan kesehatan yang tepat dan terinformasi..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa influencer kesehatan memainkan peran ambivalen dalam komunikasi kesehatan digital, menawarkan potensi perluasan edukasi kesehatan namun juga risiko penyebaran misinformasi akibat komersialisasi dan kurangnya kontrol kualitas.Terdapat ketegangan fundamental antara demokratisasi informasi dan kredibilitas, personalisasi dan generalisasi, serta engagement dan optimasi kesehatan.Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang kuat, verifikasi kredensial influencer, peningkatan literasi kesehatan masyarakat, dan kolaborasi multi-stakeholder untuk menciptakan ekosistem komunikasi kesehatan digital yang lebih aman dan berbasis bukti
<br>Penelitian ini menganalisis peran influencer kesehatan dalam diseminasi informasi publik dengan menyoroti ketegangan antara fungsi edukatif dan kepentingan komersial yang semakin menguat dalam ekosistem media sosial. Menggunakan metode studi literatur sistematis terhadap 52 publikasi internasional dan nasional, penelitian ini memetakan mekanisme pengaruh influencer, dinamika komersialisasi konten, serta implikasinya terhadap literasi kesehatan dan perilaku masyarakat. Hasil kajian menunjukkan tiga tension utama: akses informasi yang meluas namun tidak diimbangi kontrol kualitas; narasi personal yang menarik namun tidak selalu berbasis bukti;...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-5add0.webp" type="image/webp" length="126272" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-5add0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-7fe1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/influencer-kesehatan-komunikasi-digital-misinforma-thumb-766df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44956-frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-frekue" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44956-frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-frekue" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:e23830c56f7a71cba16bc185788216fb</id>
	<published>2026-05-03T13:38:59+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:38:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="z ngabito" label="z ngabito" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menilai dampak asupan kalori total terhadap perubahan persentase lemak tubuh di kalangan pedagang Pasar Liluwo, sehingga diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran jumlah kalori dalam regulasi biomassa. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menilai dampak asupan kalori total terhadap perubahan persentase lemak tubuh di kalangan pedagang Pasar Liluwo, sehingga diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran jumlah kalori dalam regulasi biomassa. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-cf948.webp" title="JURIS - Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-cf948.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-cf948.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-cf948.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo" alt="JURIS - Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-44ec7.webp" title="JURIS - Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-44ec7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-44ec7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-44ec7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo" alt="JURIS - Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-9652c.webp" title="JURIS - Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-9652c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-9652c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-9652c.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo" alt="JURIS - Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44956-frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-frekue" title="JURIS - Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo" target="_blank">Hubungan Frekuensi Makan dan Aktivitas Fisik dengan Persen Lemak Tubuh Pedagang Pasar Liluwo</a>: Penelitian lanjutan dapat menilai dampak asupan kalori total terhadap perubahan persentase lemak tubuh di kalangan pedagang Pasar Liluwo, sehingga diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran jumlah kalori dalam regulasi biomassa. Selain itu, suatu studi eksperimental dapat dieksekusi untuk mengkaji pengaruh komposisi makronutrien pada pola makan, misalnya perbandingan antara diet seimbang dengan diet tinggi karbohidrat, untuk menilai efeknya terhadap komposisi tubuh. Terakhir, disarankan melakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan persentase lemak tubuh selama periode intervensi, baik dengan modifikasi frekuensi makan maupun perbaikan kualitas aktivitas fisik, sehingga dapat mengetahui efek jangka panjang dan pola adaption pada populasi pekerja informal..
<br>Terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi makan dengan persen lemak tubuh pedagang.Hal ini karena semakin banyak makanan yang dikonsumsi maka asupan energi harian pun semakin banyak.Berbeda dengan frekuensi makan, tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan persen lemak tubuh
<br>Persentase lemak tubuh merupakan indikator penting status gizi yang berkaitan dengan risiko penyakit metabolik dan dipengaruhi oleh faktor gaya hidup seperti frekuensi makan dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan frekuensi makan dan aktivitas fisik dengan persentase lemak tubuh pada pedagang Pasar Liluwo. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Persentase lemak tubuh diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), sedangkan frekuensi makan dan aktivitas fisik dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara bivariat untuk menilai hubungan antarvariabel dengan tingkat signifikansi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-cf948.webp" type="image/webp" length="54458" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-cf948.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-44ec7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/frekuensi-makan-lemak-tubuh-pola-yuyu-balita-remaj-thumb-9652c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44972-hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44972-hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:fcd0f5c47827d49de8d97a7fe6569d42</id>
	<published>2026-05-03T13:38:46+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:38:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan metode bermain peran mikro yang lebih inovatif dan interaktif. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan siswa dari berbagai kelompok usia ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan metode bermain peran mikro yang lebih inovatif dan interaktif. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan siswa dari berbagai kelompok usia ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-dc7b2.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-dc7b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-dc7b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-dc7b2.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-cfadb.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-cfadb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-cfadb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-cfadb.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-d5caf.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-d5caf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-d5caf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-d5caf.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44972-hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro" target="_blank">Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran Mikro</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan metode bermain peran mikro yang lebih inovatif dan interaktif. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan siswa dari berbagai kelompok usia dalam PAUD, sehingga dapat mengeksplorasi potensi dan kemampuan penyesuaian diri anak-anak dari berbagai rentang usia. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari metode bermain peran mikro terhadap kemampuan penyesuaian diri anak-anak, serta bagaimana metode ini dapat diterapkan secara efektif dalam berbagai konteks pendidikan anak usia dini..
<br>Metode bermain peran mikro telah direncanakan kemudian dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah yang telah dirumuskan, bermain peran juga bisa murni dilakukan oleh siswa sendiri.Yang di dalam prosesnya berisikan sebuah stimulus untuk mencapai tujuan yang diharapkan.Penerapan metode bermain peran mikro dapat meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa dengan lingkungan di Kelompok Bermain Khairiah Jimbe Jenangan Ponorogo
<br>Lingkungan sekolah adalah lingkungan baru bagi beberapa siswa di pendidikan awal, yaitu di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dengan bermain dalam kelompok, anak-anak akan belajar menyesuaikan perilaku mereka dengan anak-anak lain, belajar mengendalikan diri dan ego mereka, belajar menahan diri, mampu mengatur emosi, dan belajar berbagi dengan orang lain. Dalam hal emosi, keinginan yang tidak terucapkan semakin terbentuk ketika anak-anak bermain imajinasi dan sociodrama/bermain peran. Untuk dapat menyesuaikan diri, anak-anak usia dini diperkenalkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-dc7b2.webp" type="image/webp" length="127632" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-dc7b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-cfadb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-analisis-perangkat-peran-penyesuaian-pendidi-thumb-d5caf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1144-insuriponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5665-qalamuna-jurnal-pendidikan-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44952-komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-kom" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44952-komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-kom" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:08809176bfebb8971d938a5831a57dd7</id>
	<published>2026-05-03T13:36:13+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:36:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="nanda labado" label="nanda labado" />
	<category term="z ngabito" label="z ngabito" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[labado,nanda,ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menguji mekanisme komunikasi spesifik dalam keluarga muda dan pengaruhnya terhadap perilaku makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menguji mekanisme komunikasi spesifik dalam keluarga muda dan pengaruhnya terhadap perilaku makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" alt="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-03dc1.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-03dc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-03dc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-03dc1.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" alt="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" alt="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44952-komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-kom" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" target="_blank">Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menguji mekanisme komunikasi spesifik dalam keluarga muda dan pengaruhnya terhadap perilaku makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan frekuensi makan bersama dalam keluarga muda, membangun komunikasi positif terkait kesehatan, dan merencanakan aktivitas fisik bersama secara rutin untuk memperkuat komitmen perilaku sehat. Tenaga kesehatan juga dapat memberikan edukasi gizi, pelatihan keterampilan komunikasi interpersonal, dan konseling manajemen stres yang relevan dengan konteks kehidupan keluarga muda. Komunitas dan lembaga masyarakat dapat mengaktifkan kembali peran PKK, posyandu, dan komunitas olahraga sebagai fasilitator edukasi kesehatan keluarga. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat memperkuat program promosi kesehatan berbasis keluarga seperti Keluarga Sadar Gizi dan CERDIK serta memperluas akses layanan kesehatan mental dan gizi..
<br>Hasil studi literatur menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi merupakan fondasi penting dalam membentuk kepatuhan gaya hidup sehat pada keluarga muda.Komunikasi yang terbuka dan suportif terbukti memfasilitasi pengambilan keputusan terkait pola makan, meningkatkan motivasi aktivitas fisik bersama, serta membantu keluarga menghadapi tekanan psikososial melalui manajemen stres yang lebih adaptif.Temuan ini menegaskan bahwa gaya hidup sehat tidak hanya dipengaruhi faktor individu, tetapi juga kualitas interaksi dalam keluarga.Oleh karena itu, promosi kesehatan bagi keluarga muda membutuhkan pendekatan yang mengintegrasikan aspek komunikasi, edukasi gizi, aktivitas fisik, dan kesehatan mental secara holistik
<br>Penelitian ini menganalisis peran komunikasi antarpribadi dalam meningkatkan kepatuhan gaya hidup sehat pada keluarga muda, dengan fokus pada pola makan sehat, aktivitas fisik, dan manajemen stres. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif melalui penelusuran sistematis pada Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Portal Garuda terhadap sumber publikasi tahun 2015-2025. Sebanyak 47 literatur dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi untuk mengidentifikasi pola, mekanisme komunikasi, dan determinan perilaku sehat dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi yang terbuka, suportif, dan konsisten berperan penting dalam memediasi perilaku makan sehat, meningkatkan motivasi aktivitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp" type="image/webp" length="77374" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-03dc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Budaya Organisasi Iklim Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Komitmen Afektif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Budaya Organisasi Iklim Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Komitmen Afektif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Budaya Organisasi Iklim Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Komitmen Afektif ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44960-komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44960-komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:7ddddc1ff5ba03e81b91c725d566ad8a</id>
	<published>2026-05-03T13:29:45+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:29:45+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ideas https" label="ideas https" />
	<category term="al mabhats" label="al mabhats" />
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,al,banda,https,ideas,mabhats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana integrasi teknologi komunikasi digital memodifikasi iklim kerja dan memengaruhi komitmen afektif pada karyawan di perusahaan multinasional; menilai dampak pelatihan kepemimpinan transformasional yang dikombinasikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana integrasi teknologi komunikasi digital memodifikasi iklim kerja dan memengaruhi komitmen afektif pada karyawan di perusahaan multinasional; menilai dampak pelatihan kepemimpinan transformasional yang dikombinasikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-22cd4.webp" title="JURIS - Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-22cd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-22cd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-22cd4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif" alt="JURIS - Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-af818.webp" title="JURIS - Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-af818.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-af818.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-af818.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif" alt="JURIS - Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-477e4.webp" title="JURIS - Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-477e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-477e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-477e4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif" alt="JURIS - Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44960-komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil" title="JURIS - Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif" target="_blank">Pengaruh Budaya Organisasi, Iklim  Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap  Komitmen Afektif</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana integrasi teknologi komunikasi digital memodifikasi iklim kerja dan memengaruhi komitmen afektif pada karyawan di perusahaan multinasional; menilai dampak pelatihan kepemimpinan transformasional yang dikombinasikan dengan program pengembangan budaya organisasi terhadap motivasi kerja dan komitmen afektif di sektor publik; serta mengkaji hubungan antara kebijakan fleksibilitas jam kerja dan kebijakan kesejahteraan karyawan dengan tingkat komitmen afektif melalui pendekatan longitudinal pada industri kreatif. Dengan menambahkan dimensi baru ini, studi dapat memberikan pandangan holistik tentang faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas emosional karyawan di era digital dan globalisasi..
<br>Komitmen afektif merupakan modal besar bagi keberlangsungan organisasi, dipengaruhi secara signifikan oleh budaya organisasi, iklim kerja, dan motivasi kerja.Budaya organisasi yang terstruktur dan dapat diterima menciptakan rasa cinta dan loyalitas anggota.Iklim kerja yang kondusif dan motivasi kerja yang tinggi meningkatkan keterlibatan emosional anggota, sehingga meningkatkan komitmen afektif
<br>Kehadiran organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan atau cita-cita sekumpulan masyarakat yang menginginkan perubahan atau keuntungan di tengah-tengah masyarakat dengan melihat peluang yang ada. Organisasi tanpa anggota-anggota yang tidak akan berkembang dengan baik mendukung dan mau berpartisipasi terhadap organisasi, akan tetapi anggota yang menaungi dalam organisasi tersebut harus memiliki sikap komitmen afektif. Komitmen afektif merupakan sikap rasa senang atau loyalitas diri anggota terhadap organisasi yang menaunginya. Sikap komitmen afektif dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu budaya yang ada di dalam organisasi, situasi atau iklim organisasi/iklim kerja dan motivasi yang di berikan pihak manajemen organisasi terhadap anggota organisasi. Ketiga hal tersebut sangat mempengaruhi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-22cd4.webp" type="image/webp" length="56532" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-22cd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-af818.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/komitmen-afektif-kontinu-iklim-organisasi-x3-hasil-thumb-477e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E Commerce in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E Commerce in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E Commerce in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44949-perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44949-perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:21a5b2011b6ff4e9223170ca012172be</id>
	<published>2026-05-03T13:27:09+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:27:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="garuda apmba" label="garuda apmba" />
	<category term="siti aisjah" label="siti aisjah" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti budaya dan sosial ekonomi, terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti budaya dan sosial ekonomi, terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-9d19b.webp" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-9d19b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-9d19b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-9d19b.webp 1x" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" alt="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp 1x" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" alt="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-0bd3d.webp" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-0bd3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-0bd3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-0bd3d.webp 1x" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" alt="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44949-perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" target="_blank">Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti budaya dan sosial ekonomi, terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai strategi pemasaran dalam meningkatkan emosi positif konsumen dan mendorong pembelian impulsif. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan sampel dari berbagai wilayah di Indonesia untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pengembangan strategi pemasaran yang efektif dalam industri e-commerce di Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi belanja hedonis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce di Indonesia.Selain itu, emosi positif berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara motivasi belanja hedonis dan perilaku pembelian impulsif.Oleh karena itu, perusahaan e-commerce perlu fokus pada strategi pemasaran yang dapat meningkatkan emosi positif konsumen untuk mendorong pembelian impulsif.Penelitian selanjutnya dapat memperluas variabel yang diteliti dan menguji model penelitian pada berbagai kategori produk e-commerce
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belanja hedonis terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce di Indonesia, dengan emosi positif sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal, serta teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SMART PLS 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi positif berperan sebagai mediator dalam hubungan antara motivasi belanja hedonis dan perilaku pembelian impulsif. Implikasi dari penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp" type="image/webp" length="123188" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-9d19b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-0bd3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi Kajian Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi Kajian Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi Kajian Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44958-kesehatan-reproduksi-wanita" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44958-kesehatan-reproduksi-wanita" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:dfb476073aa2765f753f486562c91008</id>
	<published>2026-05-03T13:20:56+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:20:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="nanda labado" label="nanda labado" />
	<category term="z ngabito" label="z ngabito" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[labado,nanda,ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pengaruh konten media sosial berbasis video terhadap norma sosial dan persepsi risiko remaja mengenai aktivitas seksual, terutama di daerah pedesaan dan perkotaan dengan karakteristik berbeda. Kedua, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pengaruh konten media sosial berbasis video terhadap norma sosial dan persepsi risiko remaja mengenai aktivitas seksual, terutama di daerah pedesaan dan perkotaan dengan karakteristik berbeda. Kedua, perlu dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-c77c6.webp" title="JURIS - Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-c77c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-c77c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-c77c6.webp 1x" title="JURIS - Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur" alt="JURIS - Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-5a5f8.webp" title="JURIS - Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-5a5f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-5a5f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-5a5f8.webp 1x" title="JURIS - Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur" alt="JURIS - Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-e9448.webp" title="JURIS - Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-e9448.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-e9448.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-e9448.webp 1x" title="JURIS - Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur" alt="JURIS - Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44958-kesehatan-reproduksi-wanita" title="JURIS - Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur" target="_blank">Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur</a>: Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pengaruh konten media sosial berbasis video terhadap norma sosial dan persepsi risiko remaja mengenai aktivitas seksual, terutama di daerah pedesaan dan perkotaan dengan karakteristik berbeda. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas program edukasi kesehatan reproduksi yang melibatkan orang tua dan anak secara bersama, untuk mengetahui pendekatan komunikasi keluarga yang paling efektif dalam mencegah perilaku seksual berisiko. Ketiga, penting untuk mengembangkan dan menguji platform digital interaktif yang menyediakan informasi kesehatan reproduksi akurat dan anonim bagi remaja, serta mengevaluasi sejauh mana platform tersebut dapat mengubah pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja di lingkungan dengan akses layanan kesehatan terbatas. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan fokus pada solusi berbasis konteks lokal, penguatan peran keluarga, dan pemanfaatan teknologi secara positif. Semua pendekatan ini perlu dirancang untuk memberikan intervensi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mudah diakses dan relevan dengan realitas kehidupan remaja saat ini. Hasilnya dapat digunakan untuk merancang kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran di tingkat sekolah, keluarga, dan komunitas. Dengan strategi ini, diharapkan dapat menekan angka IMS dan kehamilan tidak diinginkan secara berkelanjutan. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan kolaborasi antar sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan pemerintah daerah. Fokus pada pemberdayaan remaja sebagai agen perubahan juga perlu dipertimbangkan..
<br>Kajian ini menunjukkan bahwa perilaku seksual remaja berada pada tingkat yang mengkhawatirkan, terutama terkait peningkatan kasus infeksi menular seksual dan rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi.Pola interaksi seksual remaja di Gorontalo mencerminkan aktivitas berisiko yang dipengaruhi oleh lemahnya pengawasan keluarga, pengaruh teman sebaya, dan akses informasi yang tidak terkendali.Diperlukan tindakan terarah dan intervensi kontekstual untuk mencegah dampak kesehatan reproduksi jangka panjang pada remaja
<br>Penelitian ini menganalisis pola perilaku seksual remaja dan implikasinya terhadap kesehatan reproduksi dengan menyoroti kondisi terkini di Provinsi Gorontalo. Temuan menunjukkan bahwa remaja terlibat dalam berbagai bentuk aktivitas seksual mulai dari interaksi fisik ringan hingga hubungan seksual, yang pada sebagian remaja Kota Gorontalo menunjukkan prevalensi cukup tinggi. Peningkatan signifikan kasus infeksi menular seksual dalam dua tahun terakhir memperkuat urgensi masalah ini. Analisis dilakukan melalui pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola perilaku, tingkat pengetahuan, faktor determinan, serta konsekuensi kesehatan reproduksi. Kajian ini mengungkap bahwa rendahnya pengetahuan, kuatnya pengaruh sosial, pola asuh yang kurang optimal, serta dominasi media digital menjadi faktor utama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-e9448.webp" type="image/webp" length="124040" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-c77c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-5a5f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/kesehatan-reproduksi-wanita-tingkah-laku-remaja-in-thumb-e9448.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kompetensi Pedagogik Guru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kompetensi Pedagogik Guru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kompetensi Pedagogik Guru ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44962-kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44962-kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:302c943b26cc19fc24ba93aeb8ab574f</id>
	<published>2026-05-03T13:12:34+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:12:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ideas https" label="ideas https" />
	<category term="al mabhats" label="al mabhats" />
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,al,banda,https,ideas,mabhats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap motivasi guru dalam meningkatkan kompetensi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap motivasi guru dalam meningkatkan kompetensi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-cdb8d.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-cdb8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-cdb8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-cdb8d.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-84d97.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-84d97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-84d97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-84d97.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-d90fd.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-d90fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-d90fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-d90fd.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44962-kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-m" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru" target="_blank">Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Kompetensi Pedagogik Guru</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap motivasi guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, dengan fokus pada jenis-jenis supervisi yang paling efektif dalam memotivasi guru. Kedua, perlu adanya penelitian yang mengeksplorasi bagaimana karakteristik peserta didik (misalnya, gaya belajar, tingkat sosioekonomi) berinteraksi dengan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kompetensi pedagogik guru, sehingga dapat dirumuskan strategi pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas program pelatihan guru yang berfokus pada pengembangan kompetensi pedagogik, dengan membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah guru mengikuti pelatihan tersebut. Dengan demikian, dapat diperoleh data empiris yang lebih kuat untuk mendukung pengembangan program pelatihan guru yang lebih relevan dan berdampak..
<br>Peranan guru dalam dunia pendidikan sangatlah penting.Untuk itu guru sangat di harapkan memiliki kompetensi yang baik untuk menunjang tugas yang akan di embannya sebagai pendidik.Salah satu kompetensi yang terpenting ialah kompetensi pedagogik.Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan seorang guru memahami karakteristik, lingkungan sosial peserta didik, pemahaman tentang teori belajar, gaya belajar, mengembangkan metode belajar, pengembangan kurikulum, memiliki inovasi kegiatan pembelajaran yang mendidik, pengembangan potensi peserta didik, piawai dalam komunikasi dengan peserta didik, dan mampu membuat penilaian dan evaluasi peserta didik.Kompetensi pedagogik memiliki kompleksitas kemampuan yang harus dimiliki guru, untuk itu perlunya pengembangan kompetensi pedagogik guru melalui pemahaman faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kompetensi tersebut.Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi pedagogik guru terdiri dari 7 ufaktor yaitu.tingkat pendidikan, pengalaman mengajar, pengalaman pelatihan, motivasi, sarana dan prasarana, dan supervisi kepala sekolah
<br>Guru kehadirannya untuk membina dan melahirkan generasi yang memiliki produktifitas dalam kehidupan di era globalisasi untuk menjawab tantangan dunia baik dalam segi agama ataupun lingkungan sosial. Kompetensi guru yang rendah tentu mempengaruhi kualitas peserta didik. Rendahnya kualitas peserta didik tentunya akan mempengaruhi Sumber Daya Manusia (SDM) yang rendah yang sangat membahayakan daya saing kita di dunia international. Salah satu kompetensi yang sangat penting dimiliki guru ialah kompetensi pedagogik. Kompetensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-d90fd.webp" type="image/webp" length="49078" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-cdb8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-84d97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/kompetensi-pedagogik-supervisi-kepala-motivasi-gur-thumb-d90fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44970-kesehatan-mental-pasien-layanan-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44970-kesehatan-mental-pasien-layanan-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:e976089400a6cc48d711c6fef5edb92c</id>
	<published>2026-05-03T13:11:05+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T13:11:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang shalat terhadap tingkat stres dan kebahagiaan subjek Muslim, mempertimbangkan variabel seperti frekuensi shalat dan kualitas spiritual; mengeksplorasi perbandingan antara terapi berbasis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Melakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang shalat terhadap tingkat stres dan kebahagiaan subjek Muslim, mempertimbangkan variabel seperti frekuensi shalat dan kualitas spiritual; mengeksplorasi perbandingan antara terapi berbasis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-e30ed.webp" title="JURIS - Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-e30ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-e30ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-e30ed.webp 1x" title="JURIS - Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim" alt="JURIS - Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-5aa39.webp" title="JURIS - Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-5aa39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-5aa39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-5aa39.webp 1x" title="JURIS - Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim" alt="JURIS - Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-a52a6.webp" title="JURIS - Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-a52a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-a52a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-a52a6.webp 1x" title="JURIS - Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim" alt="JURIS - Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44970-kesehatan-mental-pasien-layanan-m" title="JURIS - Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim" target="_blank">Manfaat Shalat untuk Kesehatan Mental:  Sebuah Pendekatan Psikoreligi Terhadap Pasien Muslim</a>: Melakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang shalat terhadap tingkat stres dan kebahagiaan subjek Muslim, mempertimbangkan variabel seperti frekuensi shalat dan kualitas spiritual; mengeksplorasi perbandingan antara terapi berbasis psikoreligi dan terapi kognitifAcperilaku pada pasien Muslim dengan masalah depresi, agar dapat menentukan pendekatan optimal; serta meneliti mekanisme neurobiologis yang terlibat dalam proses meditasi dan konsentrasi selama shalat, guna memvalidasi manfaat psikologis yang dilaporkan secara ilmiah..
<br>Peran spiritualitas memiliki potensi signifikan dalam mendukung proses terapi.manfaat shalat sebagai praktik psikoterapi berbasis psikoreligi dapat meningkatkan kesehatan mental pasien muslim.Penulis berharap informasi ini membantu profesional kesehatan mental dalam menangani pasien muslim, dengan menilai peran shalat dan energi spiritual dalam praktik psikoterapi
<br>Islam merupakan salah satu agama terbesar di dunia, sehingga banyak penduduk yang menganut Islam. Dari jumlah muslim yang besar, praktisi psikologi atau kesehatan mental diharapkan memberikan layanan yang sesuai dengan para muslim. Pendekatan terapi bagi kaum muslim dapat dilakukan dengan pendekatan religius (psikoreligi) terutama melalui praktik ibadah, khususnya shalat. Shalat mampu memberikan manfaat psikologis seperti meringankan stres, meningkatkan kesejahteraan subjektif, dan mempromosikan kepekaan interpersonal. Oleh karena itu, shalat dapat dijadikan alternatif psikoterapi bagi pasien muslim sebagai proses terapeutik yang membantu meningkatkan kesehatan mental mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyatu-padukan religiusitas dan psikoterapi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-a52a6.webp" type="image/webp" length="108660" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-e30ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-5aa39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/kesehatan-mental-pasien-layanan-islam-shalat-musli-thumb-a52a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1144-insuriponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5665-qalamuna-jurnal-pendidikan-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44969-gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pon" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44969-gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pon" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:886760da351f796e8b2da2ee888da6ee</id>
	<published>2026-05-03T12:51:51+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T12:51:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperluas pemahaman tentang penerapan prinsip kerja sama, penelitian berikutnya dapat mengevaluasi perbedaan penerapan di kalangan santri lakiAclaki dan perempuan, sehingga dapat diidentifikasi dinamika gender dalam komunikasi. Selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperluas pemahaman tentang penerapan prinsip kerja sama, penelitian berikutnya dapat mengevaluasi perbedaan penerapan di kalangan santri lakiAclaki dan perempuan, sehingga dapat diidentifikasi dinamika gender dalam komunikasi. Selanjutnya, studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-635a3.webp" title="JURIS - Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-635a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-635a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-635a3.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah" alt="JURIS - Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-4b393.webp" title="JURIS - Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-4b393.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-4b393.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-4b393.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah" alt="JURIS - Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-0202e.webp" title="JURIS - Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-0202e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-0202e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-0202e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah" alt="JURIS - Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44969-gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pon" title="JURIS - Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah" target="_blank">Penerapan Prinsip Kerja Sama Komunikasi dan Prinsip Sopan Santun Bahasa Arab Santriwati Pondok Modern Arrisalah</a>: Untuk memperluas pemahaman tentang penerapan prinsip kerja sama, penelitian berikutnya dapat mengevaluasi perbedaan penerapan di kalangan santri lakiAclaki dan perempuan, sehingga dapat diidentifikasi dinamika gender dalam komunikasi. Selanjutnya, studi perbandingan antara pendekatan pragmatik tradisional dengan pendekatan kultural dapat diusulkan, guna melihat apakah faktor budaya berpengaruh pada pemahaman maksims dan sopan santun yang lebih luas. Di era digital, eksplorasi pengaruh media daringAiseperti aplikasi pesan singkat dan media sosialAipada penerapan prinsip kerja sama perlu diteliti, sehingga dapat dikembangkan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi dengan normatif komunikasi resminya..
<br>Penggunaan bahasa Arab santriwati Pondok Modern Arrisalah menunjukkan kewajiban prinsip kerja sama komunikasi, yang dapat terjalin baik karena penutur dan mitra tutur saling memahami.Prinsip kerja sama dan sopan santun dapat dicapai melalui kalimat langsung maupun tidak langsung.Implementasi kedua prinsip tersebut mendukung terciptanya komunikasi yang efektif dan sopan di lingkungan pesantren
<br>Peserta santriwati Pondok Modern Arrisalah berasal dari berbagai suku di Indonesia, sehingga gaya bahasa mereka juga bersifat beragam. Di lingkungan pondok, mereka harus menggunakan bahasa Arab maupun Inggris sebagai media komunikasi sehariAcharinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan desain penelitian kualitatif, mengumpulkan data melalui observasi, catatan lapangan, dan wawancara. Analisis data menghasilkan bentuk penerapan prinsip kerja sama (maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara) serta prinsip sopan santun (kedermawanan, kebijaksanaan, penghargaan, pemufakatan, dan kesimpatian) dalam wacana lisan santriwati. Hasilnya menunjukkan bahwa komunikasi Arab santriwati terjalin dengan baik karena pemahaman bersama dan penggunaan kalimat langsung maupun tidak langsung.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-0202e.webp" type="image/webp" length="55450" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-635a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-4b393.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/gaya-bahasa-sopan-santun-santriwati-pondok-modern-thumb-0202e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1144-insuriponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5665-qalamuna-jurnal-pendidikan-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial Analisis Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial Analisis Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial Analisis Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44950-hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-re" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44950-hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-re" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:8c764f3f8e989a57fb13790649e03243</id>
	<published>2026-05-03T12:51:18+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T12:51:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="nanda labado" label="nanda labado" />
	<category term="z ngabito" label="z ngabito" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[labado,nanda,ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana efektivitas modul literasi kesehatan digital berbasis kurikulum sekolah menengah dalam meningkatkan kemampuan remaja mengevaluasi kebenaran informasi kesehatan di media sosial secara jangka panjang. Kedua, penting untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana efektivitas modul literasi kesehatan digital berbasis kurikulum sekolah menengah dalam meningkatkan kemampuan remaja mengevaluasi kebenaran informasi kesehatan di media sosial secara jangka panjang. Kedua, penting untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp 1x" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" alt="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-a27a2.webp" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-a27a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-a27a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-a27a2.webp 1x" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" alt="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-70aee.webp" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-70aee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-70aee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-70aee.webp 1x" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" alt="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44950-hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-re" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" target="_blank">Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur</a>: Pertama, perlu dikaji bagaimana efektivitas modul literasi kesehatan digital berbasis kurikulum sekolah menengah dalam meningkatkan kemampuan remaja mengevaluasi kebenaran informasi kesehatan di media sosial secara jangka panjang. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model co-creation konten kesehatan digital yang melibatkan remaja sebagai pencipta pesan, untuk memahami bagaimana keterlibatan aktif mereka memengaruhi kredibilitas, ketersebaran, dan penerimaan pesan oleh teman sebayanya. Ketiga, diperlukan penelitian tentang efektivitas mekanisme fact-checking kolaboratif yang melibatkan remaja, institusi pendidikan, dan tenaga kesehatan dalam mengurangi persepsi kebenaran terhadap konten kesehatan palsu di platform seperti TikTok dan Instagram. Penelitian-penelitian ini dapat membentuk dasar strategi yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam membangun ketahanan digital remaja. Dengan mengintegrasikan pendekatan pendidikan formal, partisipasi aktif, dan sistem verifikasi bersama, intervensi dapat menyentuh akar permasalahan literasi digital. Fokus pada konteks lokal Indonesia juga penting, mengingat perbedaan akses teknologi dan dinamika budaya digital dibandingkan negara maju. Melalui pendekatan multidimensi ini, remaja tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga agen perubahan dalam ekosistem informasi kesehatan digital. Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain longitudinal dan campuran (mixed methods) untuk menangkap perubahan perilaku dan persepsi secara mendalam. Semua ini bertujuan menciptakan generasi muda yang kritis, cerdas informasi, dan tangguh dalam menghadapi misinformasi kesehatan..
<br>Literasi kesehatan digital remaja merupakan faktor kunci dalam menghadapi arus misinformasi kesehatan di media sosial yang semakin masif.Remaja umumnya memiliki kemampuan tinggi dalam mengakses informasi kesehatan, namun rendah dalam mengevaluasi kredibilitas dan akurasi sumber, sehingga rentan terhadap informasi palsu dan perilaku kesehatan berisiko.Strategi promosi kesehatan perlu beralih dari pendekatan satu arah menjadi model partisipatif yang memberdayakan remaja sebagai aktor aktif dalam menciptakan dan menyebarkan pesan kesehatan digital yang kredibel
<br>Arus informasi kesehatan yang beragam di media sosial menempatkan remaja pada posisi rentan terhadap misinformasi, terutama ketika kemampuan mengevaluasi sumber belum berkembang secara optimal. Kajian literatur ini menganalisis temuan empiris terbaru mengenai kapasitas literasi kesehatan digital remaja dalam menghadapi informasi yang menyesatkan, dengan menekankan bahwa akses informasi yang luas tidak diimbangi oleh keterampilan verifikasi yang memadai. Analisis terhadap publikasi terkini menunjukkan bahwa TikTok dan Instagram menjadi platform dominan penyebaran konten kesehatan tidak akurat, sementara kemampuan remaja dalam menilai kredibilitas sumber, memahami konteks, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp" type="image/webp" length="82224" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-a27a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-70aee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44951-sosial-remaja-hidup-digital-konteks" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44951-sosial-remaja-hidup-digital-konteks" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:769ac027f296fe7e310046e167c6f3dc</id>
	<published>2026-05-03T12:37:04+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T12:37:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="nanda labado" label="nanda labado" />
	<category term="z ngabito" label="z ngabito" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[labado,nanda,ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan pencegahan perilaku merokok pada remaja, diperlukan pendekatan yang lebih inovatif dan kolaboratif. Pertama, perlu ada penguatan regulasi dan kebijakan yang lebih tegas, termasuk ratifikasi FCTC, peningkatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan pencegahan perilaku merokok pada remaja, diperlukan pendekatan yang lebih inovatif dan kolaboratif. Pertama, perlu ada penguatan regulasi dan kebijakan yang lebih tegas, termasuk ratifikasi FCTC, peningkatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp 1x" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" alt="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp 1x" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" alt="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-836e9.webp" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-836e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-836e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-836e9.webp 1x" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" alt="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44951-sosial-remaja-hidup-digital-konteks" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" target="_blank">Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja</a>: Untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan pencegahan perilaku merokok pada remaja, diperlukan pendekatan yang lebih inovatif dan kolaboratif. Pertama, perlu ada penguatan regulasi dan kebijakan yang lebih tegas, termasuk ratifikasi FCTC, peningkatan kualitas penegakan aturan seperti larangan penjualan rokok pada anak, dan implementasi Kawasan Tanpa Rokok. Kedua, perluasan akses layanan berhenti merokok di Puskesmas harus ditingkatkan, disertai penguatan kompetensi tenaga kesehatan dalam konseling remaja. Ketiga, pendekatan intervensi harus lebih holistik dan berbasis perubahan perilaku, dengan menerapkan Human-Centered Design dan menguatkan program peer education. Keempat, untuk mengurangi faktor eksternal yang mendorong remaja merokok, pembatasan iklan rokok di media digital, pengendalian aksesibilitas melalui larangan rokok eceran, kenaikan cukai, serta larangan penjualan di sekitar sekolah perlu diperketat. Kelima, komunikasi risiko harus relevan dengan dunia remaja melalui konten digital yang menarik dan menekankan dampak jangka pendek. Akhirnya, penguatan sistem monitoring dan evaluasi diperlukan untuk memastikan efektivitas program dan memperkaya praktik berbasis bukti. Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan pencegahan merokok pada remaja yang berkelanjutan dan memberi perlindungan nyata bagi generasi muda Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya promosi kesehatan untuk mencegah perilaku merokok pada remaja di Indonesia masih menghadapi tantangan multidimensi yang saling berkaitan.Pada level kebijakan, lemahnya komitmen politik terlihat dari belum diratifikasinya FCTC, penegakan regulasi yang tidak konsisten, keterbatasan anggaran khusus, serta belum tegasnya pembatasan iklan dan promosi rokok yang menyasar remaja.Pada tingkat layanan masih sangat rendahAihanya sebagian kecil Puskesmas menyediakan layanan berhenti merokokAidiikuti minimnya kompetensi tenaga kesehatan, integrasi program yang lemah, dan kurangnya sarana pendukung.Dari sisi pendekatan intervensi, program masih dominan berorientasi pada peningkatan pengetahuan, belum mengadopsi metode partisipatif berbasis bukti, serta belum menguatkan model peer education dan pendekatan ekologis yang komprehensif.pemasaran rokok yang agresif di media digital, mudahnya akses rokok melalui penjualan eceran, norma sosial yang permisif, serta kuatnya pengaruh teman sebaya.Karakteristik psikososial remaja turut memperberat situasiAimulai dari orientasi pada dampak jangka pendek, rendahnya kesadaran tentang adiksi nikotin, ketidaksesuaian strategi komunikasi dengan kultur digital remaja, hingga keterbatasan efektivitas intervensi farmakologis.Kompleksitas ini berkontribusi pada stagnasi capaian program, tercermin dari meningkatnya prevalensi perokok remaja dari 3,65% (2023) menjadi 3,68% (2024), menunjukkan bahwa intervensi yang ada belum memberikan dampak signifikan
<br>Peningkatan prevalensi perokok remaja di Indonesia menunjukkan bahwa strategi promosi kesehatan yang ada belum berjalan efektif. Penelitian ini menganalisis secara komprehensif tantangan strategis dalam implementasi promosi kesehatan pencegahan perilaku merokok pada remaja melalui studi literatur kualitatif terhadap publikasi ilmiah, kebijakan, dan laporan kesehatan periode 2015-2025. Analisis dilakukan menggunakan content analysis untuk mengidentifikasi pola hambatan pada level kebijakan, institusional, metodologis, lingkungan eksternal, dan karakteristik psikososial remaja. Hasil analisis menunjukkan bahwa lemahnya regulasi pengendalian tembakau, minimnya kapasitas layanan berhenti merokok, pendekatan intervensi yang belum sesuai kebutuhan remaja, serta kuatnya pengaruh industri rokok menjadi faktor dominan yang menurunkan efektivitas program.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp" type="image/webp" length="131750" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-836e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemuda Hijrah Anak Muda dan Dakwah Online ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemuda Hijrah Anak Muda dan Dakwah Online ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemuda Hijrah Anak Muda dan Dakwah Online ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44961-komunitas-pemuda-hijrah-instagram-da" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44961-komunitas-pemuda-hijrah-instagram-da" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:a4cf679febf70f09d041b1193c832e5d</id>
	<published>2026-05-03T12:28:54+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T12:28:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ideas https" label="ideas https" />
	<category term="al mabhats" label="al mabhats" />
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,al,banda,https,ideas,mabhats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak konten daAowah Pemuda Hijrah terhadap perubahan perilaku dan keyakinan generasi muda. Kedua, studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak konten daAowah Pemuda Hijrah terhadap perubahan perilaku dan keyakinan generasi muda. Kedua, studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-b87a8.webp" title="JURIS - Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-b87a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-b87a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-b87a8.webp 1x" title="JURIS - Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online" alt="JURIS - Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-ae7ac.webp" title="JURIS - Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-ae7ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-ae7ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-ae7ac.webp 1x" title="JURIS - Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online" alt="JURIS - Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-8d611.webp" title="JURIS - Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-8d611.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-8d611.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-8d611.webp 1x" title="JURIS - Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online" alt="JURIS - Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44961-komunitas-pemuda-hijrah-instagram-da" title="JURIS - Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online" target="_blank">Pemuda Hijrah : Anak Muda dan Dakwah Online</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak konten daAowah Pemuda Hijrah terhadap perubahan perilaku dan keyakinan generasi muda. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan strategi daAowah Pemuda Hijrah dengan komunitas daAowah lainnya yang menggunakan media sosial. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada peran Instagram sebagai platform daAowah, termasuk analisis terhadap jenis konten, interaksi pengguna, dan efektivitas pesan yang disampaikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika daAowah di era digital dan kontribusinya terhadap pembentukan identitas keagamaan generasi muda..
<br>Pemuda Hijrah berhasil menginovasi pendekatan daAowah dengan memanfaatkan media sosial Instagram untuk menjangkau generasi muda.Komunitas ini tidak hanya aktif secara online, tetapi juga mengadakan kegiatan offline untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan.Keberhasilan Pemuda Hijrah menunjukkan bahwa daAowah dapat dilakukan secara kreatif dan relevan dengan gaya hidup anak muda, sehingga mampu menarik minat dan partisipasi mereka
<br>Penelitian ini membahas konsep daAowah melalui media sosial Instagram, dengan fokus pada komunitas Pemuda Hijrah yang dipelopori oleh Ustadz Hanan Attaki. Penelitian menggunakan metode kualitatif dan teori komunikasi difusi dan inovasi untuk menganalisis negosiasi generasi muslim milenial dan kekuatan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemuda Hijrah aktif menggunakan Instagram sebagai sarana daAowah Islam kontemporer, serta mengadakan pengajian dan kegiatan daAowah outdoor sebagai wujud keberhasilan praktik negosiasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-b87a8.webp" type="image/webp" length="56898" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-b87a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-ae7ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/komunitas-pemuda-hijrah-instagram-daaowah-generasi-thumb-8d611.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pencatatan Perkawinan Menurut Hukum Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pencatatan Perkawinan Menurut Hukum Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pencatatan Perkawinan Menurut Hukum Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44959-perkawinan-hukum-islam-maslahah-mursalah-abdul" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44959-perkawinan-hukum-islam-maslahah-mursalah-abdul" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:2182c2216f15dda1320b69223ee245b5</id>
	<published>2026-05-03T12:23:58+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T12:23:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ideas https" label="ideas https" />
	<category term="al mabhats" label="al mabhats" />
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,al,banda,https,ideas,mabhats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat urgensi pencatatan perkawinan sebagai instrumen vital dalam mewujudkan kemaslahatan umat dan jaminan hukum, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi lapangan mendalam guna ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Melihat urgensi pencatatan perkawinan sebagai instrumen vital dalam mewujudkan kemaslahatan umat dan jaminan hukum, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi lapangan mendalam guna ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-884be.webp" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-884be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-884be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-884be.webp 1x" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam" alt="JURIS - Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-7facf.webp" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-7facf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-7facf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-7facf.webp 1x" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam" alt="JURIS - Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-e6508.webp" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-e6508.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-e6508.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-e6508.webp 1x" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam" alt="JURIS - Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44959-perkawinan-hukum-islam-maslahah-mursalah-abdul" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam" target="_blank">Pencatatan Perkawinan Menurut  Hukum Islam</a>: Melihat urgensi pencatatan perkawinan sebagai instrumen vital dalam mewujudkan kemaslahatan umat dan jaminan hukum, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi lapangan mendalam guna mengidentifikasi tantangan dan hambatan faktual yang dihadapi masyarakat, khususnya di komunitas adat atau wilayah terpencil, dalam memenuhi persyaratan pencatatan perkawinan secara legal. Riset ini perlu menganalisis faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang masih mendorong praktik perkawinan tidak tercatat, serta mengukur efektivitas program edukasi yang ada, untuk merumuskan strategi intervensi yang lebih efektif dan inklusif. Kedua, mengingat dampak negatif perkawinan yang tidak tercatat terhadap istri dan anak-anak, studi kualitatif lanjutan diperlukan untuk memahami secara holistik pengalaman hidup, kerentanan, dan kebutuhan perlindungan hukum dari kelompok ini. Pendekatan naratif atau studi kasus dapat mengungkap dimensi psikososial dan ekonomi yang lebih mendalam, memberikan suara kepada mereka yang sering terpinggirkan dalam diskursus hukum. Ketiga, sebagai upaya memperkuat keselarasan antara hukum syaraAo dan hukum negara demi kemaslahatan, perlu diteliti secara kritis bagaimana peran dan kontribusi ulama, tokoh masyarakat, serta lembaga keagamaan dalam mengampanyekan pentingnya pencatatan perkawinan. Penelitian ini dapat mengevaluasi metode dakwah atau sosialisasi yang paling efektif untuk meningkatkan kesadaran hukum dan mendorong kepatuhan terhadap regulasi pencatatan, khususnya dari perspektif maslahah mursalah. Melalui kajian-kajian ini, diharapkan lahir rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif dan berkelanjutan untuk memastikan perlindungan hukum yang komprehensif bagi setiap keluarga muslim di Indonesia..
<br>Pencatatan perkawinan merupakan peraturan yang bersifat tawsiqy, yaitu peraturan tambahan yang bermaksud agar sebuah perkawinan mendapat bukti otentik (resmi).Meskipun hukum syaraA (Islam) tidak secara eksplisit mewajibkan pencatatan, secara hukum negara hal ini adalah syarat sahnya perkawinan.Pencatatan ini menjadi penting untuk menjaga kesakralan perkawinan, mendapatkan jaminan hukum di kemudian hari, serta memastikan hukum Islam tetap sejalan dengan prinsip kemaslahatan, menyelaraskan hukum syaraA dan hukum negara
<br>Suatu perkawinan akan dianggap sah apabila telah terpenuhi segala ketentuan hukum yang berlaku, baik secara hukum SyariAah maupun hukum negara. Salah satunya ialah tiap-tiap perkawinan harus dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pencatatan perkawinan ini pada dasarnya merupakan ketentuan hukum negara semata, sedangkan dalam Islam tidak diwajibkan mencatatkan perkawinan. Pembahasan ini bertujuan untuk untuk mengetahui tujuan pencatatan perkawinan dan dasar hukum pensyariAatannya dalam Islam. Dari hasil pembahasan dapat diketahui bahwa, tujuan pencatatan perkawinan adalah agar perkawinan di kalangan umat Islam tidak liar, mendapat jaminan hukum dikemudian hari, dan agar hukum Islam tetap sejalan dengan maqasid syaAoinya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-e6508.webp" type="image/webp" length="51766" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-884be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-7facf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/perkawinan-islam-maslahah-mursalah-pencatatan-apab-thumb-e6508.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Adat Perkawinan Dalam Masyarakat Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adat Perkawinan Dalam Masyarakat Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adat Perkawinan Dalam Masyarakat Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44964-struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44964-struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:4a7135f11acc70308b8e9bc85d311772</id>
	<published>2026-05-03T12:20:36+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T12:20:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ideas https" label="ideas https" />
	<category term="al mabhats" label="al mabhats" />
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,al,banda,https,ideas,mabhats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman kita tentang kekayaan budaya Aceh, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, mengingat Provinsi Aceh memiliki tujuh daerah adat dengan perbedaan pelaksanaan tradisi pernikahan, akan sangat bermanfaat untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman kita tentang kekayaan budaya Aceh, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, mengingat Provinsi Aceh memiliki tujuh daerah adat dengan perbedaan pelaksanaan tradisi pernikahan, akan sangat bermanfaat untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-765ec.webp" title="JURIS - Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-765ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-765ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-765ec.webp 1x" title="JURIS - Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh" alt="JURIS - Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-35189.webp" title="JURIS - Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-35189.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-35189.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-35189.webp 1x" title="JURIS - Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh" alt="JURIS - Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-d4826.webp" title="JURIS - Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-d4826.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-d4826.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-d4826.webp 1x" title="JURIS - Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh" alt="JURIS - Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44964-struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon" title="JURIS - Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh" target="_blank">Adat Perkawinan Dalam   Masyarakat Aceh</a>: Untuk memperkaya pemahaman kita tentang kekayaan budaya Aceh, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, mengingat Provinsi Aceh memiliki tujuh daerah adat dengan perbedaan pelaksanaan tradisi pernikahan, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang mendalam. Penelitian dapat fokus pada bagaimana variasi struktural dan fungsi ritual perkawinan, seperti proses melamar atau mengantar mempelai pria, berbeda secara signifikan di antara daerah adat yang berbeda, dan bagaimana perbedaan tersebut memengaruhi integrasi sosial di tingkat lokal. Pertanyaan kunci yang bisa diajukan adalah bagaimana setiap variasi adat berkontribusi pada pemeliharaan atau perubahan struktur sosial di wilayahnya masing-masing. Kedua, mengingat Aceh adalah daerah yang terbuka terhadap budaya luar, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana modernisasi dan pengaruh globalisasi memengaruhi keberlangsungan dan adaptasi adat perkawinan. Kita bisa mengeksplorasi bagaimana perubahan gaya hidup atau teknologi baru mengubah cara pandang dan praktik generasi muda terhadap tradisi pernikahan. Terakhir, sangat penting untuk meneliti pandangan dan strategi adaptasi dari masyarakat adat itu sendiri, khususnya generasi muda. Bagaimana mereka menafsirkan relevansi adat perkawinan tradisional di zaman sekarang, serta langkah-langkah apa yang mereka ambil untuk mempertahankan atau bahkan memperbarui tradisi tersebut agar tetap relevan dan fungsional di tengah dinamika sosial yang terus bergerak maju?.
<br>Adat perkawinan masyarakat Aceh, ditinjau dari perspektif struktural fungsional, membentuk sistem sosial budaya yang utuh, padu, dan terintegrasi.Keutuhan ini berasal dari berbagai unsur kegiatan dalam adat pernikahan yang meskipun berbeda fungsi, saling menunjang satu kesatuan.Memahami nilai, norma, simbol, dan kaidah yang berlaku di masyarakat merupakan kunci untuk mengerti realitas sosial budaya perkawinan ini, yang unsur-unsurnya saling terkait dan fungsional demi tercapainya integrasi sosial yang tinggi
<br>Adat atau disebut dengan budaya dapat diartikan dengan berbagai pengertian seperti segala aktivitas yang dilakukan oleh manusia dan berfungsi untuk memenuhi kebutuhannya, sebagai struktur dan pranata sosial yang dimiliki bersama oleh masyarakat serta berfungsi dalam aktivitas kehidupan social kemasyarakatan. Maka kajian budaya dapat dilakukan dengan menggunakan teori structural-fungsional. Hal ini karena teori structural-fungsional didasarkan pada asumsi bahwa setiap budaya memiliki struktur yang terdiri atas berbagai unsur atau elemen kehidupan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-35189.webp" type="image/webp" length="49050" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-765ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-35189.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/struktural-fungsional-retina-fungsi-ritual-perlon-thumb-d4826.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44973-agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-aga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44973-agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-aga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:6899fb3348c9d1efa34497b346fa6fa3</id>
	<published>2026-05-03T12:16:20+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T12:16:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model pembelajaran PAI berbasis karakter terhadap peningkatan pemahaman siswa tentang ajaran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model pembelajaran PAI berbasis karakter terhadap peningkatan pemahaman siswa tentang ajaran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-b179f.webp" title="JURIS - Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-b179f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-b179f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-b179f.webp 1x" title="JURIS - Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter" alt="JURIS - Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-0b6c0.webp" title="JURIS - Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-0b6c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-0b6c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-0b6c0.webp 1x" title="JURIS - Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter" alt="JURIS - Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-c086b.webp" title="JURIS - Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-c086b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-c086b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-c086b.webp 1x" title="JURIS - Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter" alt="JURIS - Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44973-agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-aga" title="JURIS - Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter" target="_blank">Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model pembelajaran PAI berbasis karakter terhadap peningkatan pemahaman siswa tentang ajaran agama dan pembentukan karakter positif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel untuk mengukur efektivitas pembelajaran PAI berbasis karakter, dengan mempertimbangkan aspek afektif dan kognitif siswa. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi pembelajaran PAI berbasis karakter di berbagai konteks sekolah, seperti dukungan kepala sekolah, kualitas guru, dan keterlibatan orang tua..
<br>Desain pembelajaran berbasis karakter merupakan usaha dalam merancang, menata dan mengatur bagaimana agar pembelajaran pendidikan agama mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa pada diri peserta didik.Pengembangan nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa diintegrasikan dalam setiap pokok bahasan dari setiap mata pelajaran.Penilaian dilakukan secara terus menerus, setiap saat guru berada di kelas atau di sekolah
<br>Pendidikan Agama dituntut tidak hanya memberikan pemahaman yang mendalam tentang Agama, melainkan juga memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam membentuk karakter. Penelitian ini menawarkan sebuah analisis dan pengembangan terhadap desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis karakter. Artikel ini berupaya menganalisis dan memberikan pengembangan terhadap desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Hasilnya dari penelitian ini bisa dilihat langkah-langkah atau cara dalam mendesain pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis karakter dan serta cara menilainya. Sehingga bisa digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-0b6c0.webp" type="image/webp" length="68088" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-b179f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-0b6c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/agama-islam-abu-ajaran-buddha-pendidikan-hindu-kri-thumb-c086b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1144-insuriponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5665-qalamuna-jurnal-pendidikan-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah Pemberian Informasi Pemahaman dan Perilaku Partisipasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah Pemberian Informasi Pemahaman dan Perilaku Partisipasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah Pemberian Informasi Pemahaman dan Perilaku Partisipasi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44954-jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44954-jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:ea8bad8cf9bdd42c10d483f0afedb57c</id>
	<published>2026-05-03T12:05:02+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T12:05:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="z ngabito" label="z ngabito" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan partisipasi donor darah secara berkelanjutan, diperlukan pendekatan komunikasi yang lebih komprehensif dan berbasis kebutuhan audiens. Informasi yang disampaikan harus memuat penjelasan prosedural yang jelas, transparan, dan berbasis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan partisipasi donor darah secara berkelanjutan, diperlukan pendekatan komunikasi yang lebih komprehensif dan berbasis kebutuhan audiens. Informasi yang disampaikan harus memuat penjelasan prosedural yang jelas, transparan, dan berbasis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-91d78.webp" title="JURIS - Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-91d78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-91d78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-91d78.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi" alt="JURIS - Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-72f21.webp" title="JURIS - Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-72f21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-72f21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-72f21.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi" alt="JURIS - Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-e5455.webp" title="JURIS - Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-e5455.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-e5455.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-e5455.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi" alt="JURIS - Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44954-jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik" title="JURIS - Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi" target="_blank">Analisis Komunikasi Kesehatan dalam Kegiatan Donor Darah: Pemberian Informasi, Pemahaman, dan Perilaku Partisipasi</a>: Untuk meningkatkan partisipasi donor darah secara berkelanjutan, diperlukan pendekatan komunikasi yang lebih komprehensif dan berbasis kebutuhan audiens. Informasi yang disampaikan harus memuat penjelasan prosedural yang jelas, transparan, dan berbasis bukti ilmiah mengenai tahapan donor, standar keamanan, serta manfaat kesehatan bagi pendonor. Selain itu, pesan komunikasi kesehatan perlu dirancang dengan mengintegrasikan dimensi afektif dan sosial, khususnya melalui penekanan pada nilai empati, solidaritas, dan dampak kemanusiaan dari donor darah. Narasi berbasis pengalaman positif pendonor, testimoni tenaga kesehatan, serta visualisasi dampak sosial donor darah dapat digunakan untuk memperkuat keterlibatan emosional audiens tanpa mengabaikan akurasi ilmiah. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran media digital dan media sosial sebagai saluran komunikasi kesehatan, mengingat tingginya potensi penyebaran misinformasi sekaligus peluang edukasi di ruang digital..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa partisipasi donor darah tidak semata-mata dipengaruhi oleh ketersediaan informasi atau ajakan normatif, tetapi merupakan hasil interaksi kompleks antara faktor kognitif, afektif, dan sosial yang dimediasi oleh kualitas komunikasi kesehatan.Temuan menunjukkan bahwa pemahaman yang terbatas mengenai prosedur donor darah, manfaat ilmiah bagi pendonor, serta persepsi risiko yang tidak proporsional menjadi hambatan utama bagi individu yang belum pernah mendonor.Kondisi ini diperburuk oleh keberadaan misinformasi dan kekosongan pengetahuan yang membentuk ketakutan, meskipun tidak selalu didasarkan pada pengalaman langsung.Di sisi lain, empati sosial dan nilai altruistik terbukti berperan signifikan dalam mendorong keputusan untuk mendonorkan darah.Responden yang menjadi pendonor umumnya memiliki orientasi prososial yang kuat, ditandai dengan kepedulian terhadap sesama dan kesadaran akan dampak sosial dari donor darah.Faktor ini diperkuat oleh tingkat kepercayaan yang baik terhadap institusi penyelenggara dan tenaga kesehatan, yang berfungsi sebagai enabling factor dalam proses komunikasi kesehatan.Kepercayaan tersebut memungkinkan pesan kesehatan diterima secara lebih terbuka dan mengurangi resistensi psikologis terhadap prosedur medis.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas komunikasi kesehatan dalam konteks donor darah tidak hanya bergantung pada intensitas pesan persuasif, tetapi pada kedalaman, kejelasan, dan kredibilitas informasi yang disampaikan.Komunikasi kesehatan yang mampu mengintegrasikan aspek literasi kesehatan, klarifikasi prosedural, penguatan empati sosial, serta pengelolaan persepsi risiko secara rasional berpotensi meningkatkan niat dan perilaku donor darah secara berkelanjutan, khususnya di lingkungan kampus dan komunitas akademik
<br>Donor darah merupakan kegiatan kesehatan masyarakat yang sangat bergantung pada partisipasi sukarela individu. Keberhasilan kegiatan donor darah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan, tetapi juga oleh efektivitas komunikasi kesehatan dalam membentuk pemahaman, sikap, dan perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran komunikasi kesehatan dalam membentuk partisipasi donor darah dengan menyoroti pemahaman informasi, empati sosial, serta hambatan berupa misinformasi dan ketakutan terhadap proses donor darah. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods melalui pengumpulan data kuesioner dan wawancara pada responden di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memahami informasi dasar kegiatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-91d78.webp" type="image/webp" length="140834" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-91d78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-72f21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/jejaring-donor-darah-analisis-komunikasi-matematik-thumb-e5455.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ibrah Dibalik Kisah Perjalanan Zulkarnain dalam Alquran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ibrah Dibalik Kisah Perjalanan Zulkarnain dalam Alquran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ibrah Dibalik Kisah Perjalanan Zulkarnain dalam Alquran ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44963-dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44963-dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:e049c4174c953edb0dd676c32603a90b</id>
	<published>2026-05-03T11:53:13+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T11:53:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ideas https" label="ideas https" />
	<category term="al mabhats" label="al mabhats" />
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,al,banda,https,ideas,mabhats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat bahwa penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi beragam nilai pendidikan Islam dari kisah Zulqarnain melalui Tafsir Al-Azhar, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk memperdalam pemahaman dan relevansi temuan tersebut. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Mengingat bahwa penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi beragam nilai pendidikan Islam dari kisah Zulqarnain melalui Tafsir Al-Azhar, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk memperdalam pemahaman dan relevansi temuan tersebut. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-4520e.webp" title="JURIS - Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-4520e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-4520e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-4520e.webp 1x" title="JURIS - Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran" alt="JURIS - Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-a35de.webp" title="JURIS - Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-a35de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-a35de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-a35de.webp 1x" title="JURIS - Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran" alt="JURIS - Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-7c03e.webp" title="JURIS - Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-7c03e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-7c03e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-7c03e.webp 1x" title="JURIS - Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran" alt="JURIS - Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44963-dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta" title="JURIS - Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran" target="_blank">Ibrah: Dibalik Kisah Perjalanan  Zulkarnain dalam Alquran</a>: Mengingat bahwa penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi beragam nilai pendidikan Islam dari kisah Zulqarnain melalui Tafsir Al-Azhar, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk memperdalam pemahaman dan relevansi temuan tersebut. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif yang lebih luas terhadap penafsiran kisah Zulqarnain dalam Surah Al-Kahfi dari perspektif tafsir klasik dan kontemporer lainnya. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana mufasir yang berbeda menyoroti atau mengembangkan ibrah atau nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam narasi tersebut, mengungkapkan spektrum interpretasi yang lebih kaya dan potensi variasi dalam penekanan nilai. Misalnya, apakah tafsir lain mengidentifikasi nilai-nilai tambahan atau memberikan nuansa berbeda pada nilai-nilai yang sudah diidentifikasi dalam penelitian ini, dan apa implikasinya terhadap aplikasi nilai-nilai tersebut? Kedua, mengingat bahwa penelitian ini berfokus pada identifikasi nilai, studi selanjutnya dapat mengeksplorasi pengembangan model atau kerangka kerja pedagogis untuk mengintegrasikan secara efektif nilai-nilai pendidikan Islam yang diekstrak dari kisah Zulqarnain ke dalam kurikulum pendidikan formal maupun non-formal. Pertanyaan penelitian dapat berpusat pada strategi pengajaran dan pembelajaran yang paling cocok untuk menanamkan nilai-nilai seperti keadilan, kebijaksanaan, tawadhu, serta kekuatan ilmu pengetahuan dan fisik, dalam diri peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. Terakhir, karena Zulqarnain digambarkan sebagai pemimpin yang adil dan bijaksana, penelitian dapat meluas ke analisis komparatif nilai-nilai kepemimpinan Zulqarnain dengan konsep kepemimpinan dalam tradisi lain atau teori kepemimpinan modern. Hal ini dapat mengungkapkan universalitas atau kekhasan ajaran kepemimpinan Al-Qur'an dan mengidentifikasi bagaimana aspek-aspek kepemimpinan beliau dapat menginspirasi praktik kepemimpinan yang etis dan efektif di era kontemporer..
<br>Kisah Zulqarnain dalam Al-Qur'an surat Al-Kahfi ayat 83-98 menyoroti sosok hamba Allah yang dianugerahi ilmu, kekuasaan, dan kemudahan dalam perjalanan, memungkinkannya menegakkan keadilan serta memakmurkan dunia dengan tetap rendah hati.Dari kisah tersebut, teridentifikasi beragam nilai pendidikan Islam, meliputi pentingnya kekuasaan untuk mengarahkan kebaikan, kepahlawanan, kasih sayang, keadilan, serta sikap tawadhu.Selain itu, ditekankan pula nilai kebijaksanaan pemimpin, kekuatan ukhuwah insaniah, urgensi pendidikan, nilai sosial, serta sinergi antara ilmu pengetahuan dan kekuatan fisik sebagai kunci ibadah dan kebahagiaan dunia-akhirat
<br>Kisah Perjalanan Zulqarnain dalam al-Quran Surat al-Kahfi kajian tafsir al-Azhar ayat 83-98, masalah yang dikaji dalam pembahasan ini adalah tentang ibrah/ nilai-nilai pendidikan Islam. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Kisah Zulqarnain dalam al-Quran surat al-Kahfi ayat 83-98 dan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan dalam sejarah Zulqarnain. Metode penelitian yang digunakan kajian ini bersifat kajian perpustakaan dengan analisis deskriptif. Sumber data primer adalah al-Quran, tafsir al-Azhar. Sumber data sekunder adalah buku-buku ensiklopedia Islam dan sumber bacaan lainnyayang berkenaan dengan judul kajian ini. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara menganalisis isi kandungan al-Quran. Berdasarkan masalah, tujuan dan metode di atas ibrah/ nilai pendidikan dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-4520e.webp" type="image/webp" length="53806" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-4520e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-a35de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/dimensi-sosial-ayat-zulqarnain-pendidikan-islam-ta-thumb-7c03e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Effect of Environmental Social and Governance ESG Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Environmental Social and Governance ESG Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Environmental Social and Governance ESG Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44948-firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-e" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44948-firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-e" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:6a0f254fb449c33f57b40b809b6ddf4f</id>
	<published>2026-05-03T11:49:06+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T11:49:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="garuda apmba" label="garuda apmba" />
	<category term="siti aisjah" label="siti aisjah" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengapa investor masih sangat bergantung pada indikator keuangan tradisional seperti ROA dalam pengambilan keputusan investasi, meskipun ada peningkatan kesadaran akan pentingnya ESG. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengapa investor masih sangat bergantung pada indikator keuangan tradisional seperti ROA dalam pengambilan keputusan investasi, meskipun ada peningkatan kesadaran akan pentingnya ESG. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" alt="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-7275b.webp" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-7275b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-7275b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-7275b.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" alt="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" alt="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44948-firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-e" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" target="_blank">The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengapa investor masih sangat bergantung pada indikator keuangan tradisional seperti ROA dalam pengambilan keputusan investasi, meskipun ada peningkatan kesadaran akan pentingnya ESG. Studi kualitatif, seperti wawancara dengan investor dan manajer investasi, dapat memberikan wawasan tentang persepsi dan preferensi mereka terkait ESG. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model penilaian ESG yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan metrik keuangan, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang nilai perusahaan jangka panjang. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran regulasi dan kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi ESG oleh perusahaan dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap laporan ESG..
<br>The study demonstrates that profitability significantly mediates the relationship between ESG assessment and firm value.Investors continue to prioritize profitability when evaluating companies, indicating a difficulty in fully utilizing ESG aspects in investment decisions.Consequently, financial performance remains a crucial factor for investors when selecting companies in the capital market
<br>The development of recent issues regarding the climate change crisis, the impact of environmental damage, social welfare and good governance has forced several companies to adopt new assessment metrics. Therefore, this study aims to analyze and examine the effect of ESG valuation on firm value, which is mediated by profitability. This quantitative research used secondary data, and the test used path analysis. The study's results prove that profitability (ROA) can mediate the relationship between ESG assessment and firm value (Tobin's Q). This study concludes that investors still see the value of profitability in considering the company's value in the future due to making investment decisions. This leads to capitalism, which means that investors still have difficulty...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp" type="image/webp" length="91146" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-7275b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan Akses Informasi Kegiatan Waktu Luang dan Paparan Pornografi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan Akses Informasi Kegiatan Waktu Luang dan Paparan Pornografi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan Akses Informasi Kegiatan Waktu Luang dan Paparan Pornografi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44955-pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44955-pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:b3e7aa2e18b6909786fda4cfa5c0710c</id>
	<published>2026-05-03T11:39:24+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T11:39:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="z ngabito" label="z ngabito" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi adalah bagaimana peran keluarga dalam membentuk norma dan nilai-nilai positif terkait seksualitas remaja, terutama dalam konteks budaya lokal Gorontalo. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi adalah bagaimana peran keluarga dalam membentuk norma dan nilai-nilai positif terkait seksualitas remaja, terutama dalam konteks budaya lokal Gorontalo. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-de357.webp" title="JURIS - Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-de357.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-de357.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-de357.webp 1x" title="JURIS - Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi" alt="JURIS - Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-2ff5b.webp" title="JURIS - Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-2ff5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-2ff5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-2ff5b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi" alt="JURIS - Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-83c34.webp" title="JURIS - Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-83c34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-83c34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-83c34.webp 1x" title="JURIS - Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi" alt="JURIS - Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44955-pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku" title="JURIS - Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi" target="_blank">Analisis Determinan Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Pengetahuan, Akses Informasi, Kegiatan Waktu Luang dan  Paparan Pornografi</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi adalah bagaimana peran keluarga dalam membentuk norma dan nilai-nilai positif terkait seksualitas remaja, terutama dalam konteks budaya lokal Gorontalo. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi efektivitas berbagai intervensi pendidikan seksualitas yang disesuaikan dengan kebutuhan remaja, termasuk penggunaan media sosial dan platform digital lainnya. Terakhir, studi komparatif antara remaja di daerah perkotaan dan pedesaan di Gorontalo dapat memberikan wawasan tentang perbedaan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual, serta membantu merancang program pencegahan yang lebih tepat sasaran dan efektif dalam mengurangi risiko perilaku seksual berisiko di kalangan remaja..
<br>Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa variabel yang signifikan berhubungan dengan perilaku seksual remaja adalah kegiatan pengisi waktu luang dan paparan pornografi (p<0,05).Tidak terdapat hubungan antara perilaku seksual, tingkat pengetahuan, dan akses media informasi (p > 0,05).Faktor yang paling dominan terhadap perilaku seksual adalah kegiatan pengisi waktu luang dengan OR= 4,675
<br>Bentuk perilaku seksual seperti melakukan hubungan seks pra nikah menjadi salah satu penyebab kehamilan pada remaja. Provinsi Gorontalo termasuk lima provinsi dengan angka kelahiran tertinggi (46,3%) melampaui angka Nasional (26,6%). Tujuan penelitian untuk menganalisis determinan perilaku seksual pada remaja di Kecamatan Kota Tengah Gorontalo. Jenis penelitian analitik dengan rancangan cross sectional dengan populasi remaja (15-18 tahun) sebanyak 1.977 orang dan sampel sebanyak 333 orang menggunakan teknik purposive sampling dan analisis data bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kegiatan pengisi waktu luang (OR = 4,675; 95% CI: 2,893...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-2ff5b.webp" type="image/webp" length="129522" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-de357.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-2ff5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/pra-nikah-remaja-peran-keluarga-perilaku-seksual-p-thumb-83c34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia Penerapan Kontemporer Tantangan dan Pemanfaatan Strategis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia Penerapan Kontemporer Tantangan dan Pemanfaatan Strategis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia Penerapan Kontemporer Tantangan dan Pemanfaatan Strategis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44953-praktik-promosi-transaksi-konteks" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44953-praktik-promosi-transaksi-konteks" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-03:3e212da1ca94540a9f0ed024349e1723</id>
	<published>2026-05-03T11:29:25+07:00</published>
	<updated>2026-05-03T11:29:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="z ngabito" label="z ngabito" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk memahami bagaimana keterlibatan remaja di media sosial memengaruhi perkembangan literasi kesehatan digital dan keberlanjutan perubahan perilaku kesehatan dari waktu ke waktu. Kedua, diperlukan studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk memahami bagaimana keterlibatan remaja di media sosial memengaruhi perkembangan literasi kesehatan digital dan keberlanjutan perubahan perilaku kesehatan dari waktu ke waktu. Kedua, diperlukan studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-baf68.webp" title="JURIS - Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-baf68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-baf68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-baf68.webp 1x" title="JURIS - Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis" alt="JURIS - Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-d64a5.webp" title="JURIS - Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-d64a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-d64a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-d64a5.webp 1x" title="JURIS - Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis" alt="JURIS - Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-c26fd.webp" title="JURIS - Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-c26fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-c26fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-c26fd.webp 1x" title="JURIS - Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis" alt="JURIS - Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44953-praktik-promosi-transaksi-konteks" title="JURIS - Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis" target="_blank">Media Sosial dalam Promosi Kesehatan di Indonesia: Penerapan Kontemporer, Tantangan, dan Pemanfaatan Strategis</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk memahami bagaimana keterlibatan remaja di media sosial memengaruhi perkembangan literasi kesehatan digital dan keberlanjutan perubahan perilaku kesehatan dari waktu ke waktu. Kedua, diperlukan studi eksperimental, seperti uji coba terkontrol secara acak, untuk mengidentifikasi jenis konten, format pesan, dan tingkat interaktivitas yang paling efektif dalam mendorong keterlibatan dan perubahan perilaku kesehatan di kalangan remaja Indonesia. Ketiga, penelitian lanjutan sebaiknya mengkaji bagaimana faktor gender dan latar belakang sosial budaya memengaruhi respons terhadap kampanye kesehatan digital, sehingga strategi promosi bisa dirancang lebih inklusif dan relevan secara lokal. Penggabungan tiga arah penelitian ini akan memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk mengembangkan intervensi promosi kesehatan berbasis media sosial yang tidak hanya menjangkau luas, tetapi juga berdampak nyata dan berkeadilan. Selain itu, penelitian bisa mengevaluasi efektivitas integrasi modul literasi kesehatan digital dalam kurikulum sekolah sebagai upaya penguatan kapasitas jangka panjang. Pendekatan gabungan antara observasi jangka panjang, eksperimen terkontrol, dan analisis konteks sosial ini penting untuk memastikan bahwa media sosial digunakan secara strategis, bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi sebagai lingkungan pembelajaran kesehatan yang aktif. Dengan demikian, remaja tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat dalam proses pengambilan keputusan kesehatan yang kritis dan mandiri. Riset lanjutan juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam mendukung literasi kesehatan digital anak, serta bagaimana platform media sosial bisa dirancang untuk melibatkan orang tua secara efektif. Fokus pada aspek pemberdayaan, konteks lokal, dan evaluasi dampak jangka panjang akan memastikan keberlanjutan dan efektivitas promosi kesehatan digital. Hal ini sangat penting mengingat dinamika media sosial yang terus berubah dan kompleksitas informasi kesehatan yang dihadapi remaja saat ini..
<br>Media sosial terbukti menjadi ruang utama dalam penyebaran informasi kesehatan dan pembentukan sikap serta perilaku kesehatan remaja, meskipun dihadapkan pada tantangan seperti misinformasi dan kelebihan informasi.Efektivitasnya sangat bergantung pada literasi kesehatan digital dan efikasi diri remaja dalam menilai serta menginterpretasikan informasi secara kritis.Pemanfaatan strategis media sosial perlu mengintegrasikan pendekatan yang sensitif terhadap konteks sosial budaya dan memperkuat literasi digital serta melibatkan pendekatan interdisipliner untuk merancang intervensi yang informatif dan memberdayakan
<br>Perkembangan media sosial telah mengubah praktik promosi kesehatan di Indonesia, khususnya dalam menjangkau remaja sebagai pengguna aktif platform digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kontemporer media sosial dalam promosi kesehatan di Indonesia, mengidentifikasi tantangan yang muncul, serta mengeksplorasi pemanfaatan strategisnya untuk meningkatkan keterlibatan dan perubahan perilaku kesehatan. Penelitian menggunakan metode integrative review terhadap studi dan praktik promosi kesehatan berbasis media sosial di Indonesia periode 2020Ae2023, dengan sintesis tematik data kualitatif dan kuantitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial efektif dalam meningkatkan kesadaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-c26fd.webp" type="image/webp" length="81416" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-baf68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-d64a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/praktik-promosi-transaksi-konteks-sosial-irak-rema-thumb-c26fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sun, 03 May 2026 14:17:58 +0700. 24 items. Served in: 6.389 seconds [atom] -->
