<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.156-13jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.156-13jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-07-14T09:19:02+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54305-rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54305-rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:741ccb163a6df76864c52caea58665ec</id>
	<published>2026-07-14T07:33:16+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T07:33:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas intervensi konseling berbasis agama bagi pasangan yang dikepakai melalui perjodohan, untuk mengetahui apakah pendekatan yang menekankan nilai-nilai Islam meningkatkan kesepakatan dan mengurangi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas intervensi konseling berbasis agama bagi pasangan yang dikepakai melalui perjodohan, untuk mengetahui apakah pendekatan yang menekankan nilai-nilai Islam meningkatkan kesepakatan dan mengurangi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" alt="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" alt="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" alt="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54305-rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" target="_blank">Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas intervensi konseling berbasis agama bagi pasangan yang dikepakai melalui perjodohan, untuk mengetahui apakah pendekatan yang menekankan nilai-nilai Islam meningkatkan kesepakatan dan mengurangi KDRT. Sebagai langkah lain, studi longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang perjodohan terhadap kesejahteraan psikologis anak setelah lima tahun, sehingga dapat disusun panduan dukungan psikososial keluarga. Penelitian kualitatif eksploratif tentang persepsi masyarakat terkait hak perempuan dalam perjodohan juga penting untuk mengidentifikasi norma budaya yang perlu diubah agar hak perempuan terjaga. Semua pendekatan ini dapat dikombinasikan dalam program interdisipliner yang melibatkan tenaga konselor, penasihat agama, C Aoempowerment, dan lembaga hukum untuk menciptakan kebijakan yang holistik dan berkelanjutan..
<br>Perjodohan yang dilakukan tanpa persetujuan dan pengenalan dapat memicu KDRT.Dampak KDRT menimbulkan kerusakan psikologis dan sosial serta merusak hubungan rumah tangga.Konseling keluarga, khususnya melalui pendekatan psikoanalisis dan terapi perilaku, dapat memperbaiki komunikasi, mencegah terulangnya konflik, dan memulihkan keharmonisan rumah tangga
<br>Perjodohan merupakan praktik yang memiliki preAcsejarah dalam Islam dan sering dipraktikkan masyarakat untuk menikahkan anak kepada orang yang dianggap dikenal. Praktik ini dapat berujung pada dampak negatif berupa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), karena kesulitan menyesuaikan diri dengan pasangan yang belum dikenal secara pribadi. Teori konseling menjadi fokus utama dalam usaha memahami dan menanggapi masalah tersebut. Dengan memanfaatkancI pendekatan konseling, artikel ini menyelidiki hubungan antara ketidaksetujuan dalam perjodohan dan peningkatan risiko KDRT. Melalui tinjauan literatur, studi kasus, dan analisis teoritis, artikel ini membahas strategi konseling yang dapat digunakan untuk meredakan ketegangan dalam hubungan perjodohan serta mencegahPlantis berdasarkan KDRT. Kesimpulannya, teori konseling membuka ruang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" type="image/webp" length="65492" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora 2021 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora 2021 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora 2021 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54287-pernikahan-perempuan-faktor-kunci-lati" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54287-pernikahan-perempuan-faktor-kunci-lati" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:fbb0a4ac8911424b13622629fad53292</id>
	<published>2026-07-14T07:22:20+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T07:22:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kradenan kab" label="kradenan kab" />
	<category term="blora luk" label="blora luk" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas program intervensi berbasis masyarakat dalam menurunkan tingkat pernikahan dini di daerah pedesaan seperti Banjarejo, dengan mengukur perubahan perilaku dan persepsi warga setelah pelaksanaan program. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas program intervensi berbasis masyarakat dalam menurunkan tingkat pernikahan dini di daerah pedesaan seperti Banjarejo, dengan mengukur perubahan perilaku dan persepsi warga setelah pelaksanaan program. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-8d1d6.webp" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-8d1d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-8d1d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-8d1d6.webp 1x" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" alt="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp 1x" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" alt="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-7a894.webp" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-7a894.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-7a894.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-7a894.webp 1x" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" alt="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54287-pernikahan-perempuan-faktor-kunci-lati" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" target="_blank">Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas program intervensi berbasis masyarakat dalam menurunkan tingkat pernikahan dini di daerah pedesaan seperti Banjarejo, dengan mengukur perubahan perilaku dan persepsi warga setelah pelaksanaan program. Selanjutnya, studi dapat meneliti pengaruh peningkatan tingkat pendidikan dan program retensi sekolah terhadap penundaan pernikahan pada remaja perempuan di Kabupaten Blora, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memotivasi keputusan menikah pada usia muda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak inisiatif pemberdayaan ekonomi bagi keluarga, seperti program mikrofinansial atau usaha produktif, terhadap pengurangan tekanan ekonomi yang menjadi pemicu pernikahan dini, dengan membandingkan wilayah yang menerima intervensi dan yang tidak..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa pernikahan dini di Kecamatan Banjarejo disebabkan oleh faktor perjodohan, pendidikan, ekonomi, pergaulan, dan kehamilan di luar nikah.Dampak pernikahan dini bagi perempuan meliputi kehilangan masa remaja, peningkatan perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, serta ketidakharmonisan keluarga.Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu mempertimbangkan semua faktor penyebab serta konsekuensi yang ditimbulkan
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab pernikahan dini dan dampaknya bagi perempuan di KUA Kecamatan Banjarejo Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Masalah yang dianalisis meliputi faktor penyebab pernikahan dini serta dampaknya bagi kalangan perempuan. Berdasarkan penelitian penulis, faktor penyebab meliputi perjodohan, pendidikan, ekonomi, pergaulan, dan kehamilan di luar nikah, sedangkan dampaknya berupa kehilangan masa remaja, perceraian, kekerasan dalam rumah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp" type="image/webp" length="103760" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-8d1d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-7a894.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI MEDIA SOSIAL Kajian Qs Al Baqarah 2 271 Prespektif MaAona Cum MaghzA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI MEDIA SOSIAL Kajian Qs Al Baqarah 2 271 Prespektif MaAona Cum MaghzA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI MEDIA SOSIAL Kajian Qs Al Baqarah 2 271 Prespektif MaAona Cum MaghzA ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54303-flexing-sedekah-sosial-etika-era-edu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54303-flexing-sedekah-sosial-etika-era-edu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:30fb5cdf546d3e8e0699137713b45da4</id>
	<published>2026-07-14T07:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T07:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian sebelumnya menyoroti dampak positif dan negatif flexing sedekah, namun data empiris masih terbatas. Studi mikroAcsurvei dapat mengukur persepsi pengguna media sosial tentang fleksing sedekah dan pengaruhnya terhadap motivasi membantu. Penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian sebelumnya menyoroti dampak positif dan negatif flexing sedekah, namun data empiris masih terbatas. Studi mikroAcsurvei dapat mengukur persepsi pengguna media sosial tentang fleksing sedekah dan pengaruhnya terhadap motivasi membantu. Penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-46bb3.webp" title="JURIS - FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-46bb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-46bb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-46bb3.webp 1x" title="JURIS - FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA" alt="JURIS - FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-22d49.webp" title="JURIS - FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-22d49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-22d49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-22d49.webp 1x" title="JURIS - FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA" alt="JURIS - FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-88715.webp" title="JURIS - FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-88715.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-88715.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-88715.webp 1x" title="JURIS - FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA" alt="JURIS - FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54303-flexing-sedekah-sosial-etika-era-edu" title="JURIS - FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA" target="_blank">FENOMENA FLEXING DALAM SEDEKAH DI  MEDIA SOSIAL: Kajian Qs. Al-Baqarah [2]: 271  Prespektif MaAona-Cum-MaghzA</a>: Penelitian sebelumnya menyoroti dampak positif dan negatif flexing sedekah, namun data empiris masih terbatas. Studi mikroAcsurvei dapat mengukur persepsi pengguna media sosial tentang fleksing sedekah dan pengaruhnya terhadap motivasi membantu. Penelitian eksperimental intervensi edukasi etika sedekah dapat menilai perubahan perilaku riyAAo sebelum dan sesudah pelatihan. Analisis longitudinal dapat memantau Rails jangka panjang sedekah terbuka versus tersembunyi pada kesejahteraan penerima dan persepsi publik. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam tentang bagaimana prinsip keikhlasan dipahami dalam praktik fleksing dapat mengisi kesenjangan teoritis. MenggabA metode campuran akan memberikan gambaran holistik tentang motivasi internal dan eksternal. Hasilnya diharapkan dapat membantu pembuat kebijakan di lembaga keagamaan mengembangkan pedoman etika sedekah di era digital. Penelitian ini juga dapat menginformasikan platform media sosial tentang fitur pembatasan visibilitas donasi. Aksi bersama antara komunitas agama, pengembang teknologi, dan akademisi akan memperkuat integritas dzikir sosial. Dengan demikian, saran ini menekankan pentingnya interaksi lintas disiplin dalam mengatasi fenomena flexing..
<br>Fenomena flexing dalam bersedekah di media sosial memiliki dampak positif dan negatif.Positifnya dapat meningkatkan kesadaran publik dan memotivasi partisipasi sosial, sementara negatifnya dapat menciptakan persaingan tidak sehat dan mengaburkan tujuan amal.Oleh karena itu, penting bagi pengguna media sosial untuk menyeimbangkan fleksing amal dengan nilaiAcnilai agama seperti niat tulus dan keikhlasan
<br>Fenomena flexing belakangan ini mengjadi perbincangan yang hangat. Bukan hanya influencer dan youtuber sebagai pelaku menampakkan dan memamerkan harta kekayaan mereka, namun masyarakat umum bahkan dalam ranah agamis juga terdampak pada perilaku flexing, misalnya memviralkan kegiatan sosial kemanusian seperti sedekah dan amal. Hal tersebut berdampak pada nilai keihlasan pada pemberi sedekah, sehingga memunculkan dampak positif dan negatif dalam perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana pandangan Islam mengenai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-22d49.webp" type="image/webp" length="92072" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-46bb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-22d49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/flexing-sedekah-sosial-etika-era-edukasi-dzikir-qs-thumb-88715.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ KHI vis a vis CLD KHI Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KHI vis a vis CLD KHI Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KHI vis a vis CLD KHI Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54304-pernikahan-islam-hukum-uu-khi-cou" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54304-pernikahan-islam-hukum-uu-khi-cou" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:81d1372a28a030958d3fd9031f7097b8</id>
	<published>2026-07-14T06:44:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:44:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana proses dan dinamika perumusan KHI, termasuk peran serta para ulama dan pemerintah dalam meramu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana proses dan dinamika perumusan KHI, termasuk peran serta para ulama dan pemerintah dalam meramu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp 1x" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" alt="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-11fa9.webp" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-11fa9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-11fa9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-11fa9.webp 1x" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" alt="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp 1x" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" alt="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54304-pernikahan-islam-hukum-uu-khi-cou" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" target="_blank">KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana proses dan dinamika perumusan KHI, termasuk peran serta para ulama dan pemerintah dalam meramu hukum Islam yang sesuai dengan konteks Indonesia?2. Apa saja tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam penerapan KHI, terutama dalam hal sosialisasi dan penerimaan di masyarakat?3. Bagaimana pandangan dan persepsi masyarakat, terutama para pemimpin dan ulama, terhadap KHI dan bagaimana upaya untuk menyelaraskan KHI dengan struktur dan pola budaya masyarakat, khususnya dalam bidang kewarisan?Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek-aspek tersebut untuk memahami lebih dalam proses pelegalan hukum Islam di Indonesia dan tantangan-tantangan yang dihadapi dalam penerapannya..
<br>Di atas telah dijelaskan bahwa UU Pernikahan Tahun 1974 pada dasarnya memiliki tujuan mulia yakni untuk melegalkan peraturan pernikahan Islam demi kemudahan umat.Akan tetapi dalam perkembangannya, terdapat ketidakpuasan dari berbagai kalangan akan rumusan UU Pernikahan yang dianggapnya masih terlalu umum dan belum menyentuh inti dari berbagai persoalan yang dihadapi umat Islam.Maka muncullah KHI sebagai jawaban atas berbagai macam kegelisahan yang muncul selama bertahun-tahun lamanya.Posisi dari KHI sendiri merupakan anak kandung dari UU Pernikahan, karena di dalamnya terdapat upaya untuk merinci dan menyempurnakan Undang-undang yang telah ditetapkan dalam UU Pernikahan.Adapun salah satu contoh dari penyempurnaan KHI atas UU Pernikahan adalah adanya penetapan bahwa wanita hamil diluar nikah dapat dikawinkan dengan pria yang menghamilinya, perkawinannya pun tanpa harus menunggu si jabang bayi lahir terlebih dahulu.Pembolehan kawin hamil ini beranjak dari pendekatan kompromis dengan hukum Adat.Namun, upaya atau ijtihad (dalam ini Pemerintah dan ulamaAo Indonesia) mendapat kritikan dari Tim CLD-KHI.Menurut mereka, wujud dari KHI tak ubahnya replika hukum fikih ulama zaman dahulu.Menurut mereka, beberapa pasal KHI masih memposisikan perempuan dalam posisi yang tidak menguntungkan.Oleh karena itu, dalam upaya mereka meng-counter pasal KHI terkait poligami, mereka melarang praktek poligami.Akan tetapi tidak lebih dari satu bulan, usulan draft mereka terganjal dan kemudian dibekukan oleh Kementrian Agama karena pemikiran mereka dianggap sesat, bidAoah, dll
<br>Awal masa kemerdekaan Indonesia ditandai dengan semangat para ulama dalam merumuskan kembali hukum-hukum Islam setelah sebelumnya hukum Islam telah "dikebiri" oleh Belanda. Artikel ini menunjukkan geliat para ulama dan pemerintah Indonesia dalam merumuskan suatu hukum Islam (khususnya keluarga) untuk dijadikan patokan umum bagi seluruh Pengadilan Agama di Nusantara. Tentunya dalam usaha mereka untuk meramu hukum Islam tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena di dalamnya terdapat pertentangan dan perbedaan pendapat. Namun, munculnya UU Pernikahan Tahun 1974 dan kemudian disempurnakan dengan KHI (Kompilasi Hukum Islam) menjadi suatu keberhasilan tersendiri bagi pemerintah dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp" type="image/webp" length="71058" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-11fa9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH KALAM ILAH REVELATION WAY AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL QAAN A Study on the Essence Position and Authority of the QurAn DISTINGSI KALAM IL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH KALAM ILAH REVELATION WAY AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL QAAN A Study on the Essence Position and Authority of the QurAn DISTINGSI KALAM IL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH KALAM ILAH REVELATION WAY AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL QAAN A Study on the Essence Position and Authority of the QurAn DISTINGSI KALAM IL ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54284-wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54284-wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:5fdd8c97b33862a8b5df36195e7a4352</id>
	<published>2026-07-14T06:40:42+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:40:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="muis tabrani" label="muis tabrani" />
	<category term="amak fadholi" label="amak fadholi" />
	<category term="ahmad mahfud" label="ahmad mahfud" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,amak,fadholi,mahfud,muis,tabrani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi komparatif yang menyelidiki bagaimana konsep wahyu, kalam ilahi, dan risalah diinterpretasikan oleh berbagai mazhab dan tradisi dalam Islam, serta bagaimana interpretasi tersebut mempengaruhi pemahaman ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi komparatif yang menyelidiki bagaimana konsep wahyu, kalam ilahi, dan risalah diinterpretasikan oleh berbagai mazhab dan tradisi dalam Islam, serta bagaimana interpretasi tersebut mempengaruhi pemahaman ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-0dfee.webp" title="JURIS - THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur&#039;An: DISTINGSI KALAM IL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-0dfee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-0dfee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-0dfee.webp 1x" title="JURIS - THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur&#039;An: DISTINGSI KALAM IL" alt="JURIS - THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur&#039;An: DISTINGSI KALAM IL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-bd481.webp" title="JURIS - THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur&#039;An: DISTINGSI KALAM IL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-bd481.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-bd481.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-bd481.webp 1x" title="JURIS - THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur&#039;An: DISTINGSI KALAM IL" alt="JURIS - THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur&#039;An: DISTINGSI KALAM IL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-6cf04.webp" title="JURIS - THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur&#039;An: DISTINGSI KALAM IL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-6cf04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-6cf04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-6cf04.webp 1x" title="JURIS - THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur&#039;An: DISTINGSI KALAM IL" alt="JURIS - THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur&#039;An: DISTINGSI KALAM IL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54284-wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks" title="JURIS - THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur&#039;An: DISTINGSI KALAM IL" target="_blank">THE DISTINCTION BETWEEN DIVINE SPEECH (KALAM ILAH), REVELATION (WAY), AND RISALAH IN THE THOUGHT OF MANNA AL-QAAN: A Study on the Essence, Position, and Authority of the Qur'An: DISTINGSI KALAM IL</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi komparatif yang menyelidiki bagaimana konsep wahyu, kalam ilahi, dan risalah diinterpretasikan oleh berbagai mazhab dan tradisi dalam Islam, serta bagaimana interpretasi tersebut mempengaruhi pemahaman dan praktik keagamaan di berbagai komunitas Muslim. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi implikasi sosial dan politik dari konsep-konsep ini, terutama dalam konteks pluralisme dan dialog antarumat beragama. Terakhir, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut bagaimana konsep-konsep ini dapat diterapkan dalam pendidikan agama dan pengembangan kurikulum yang lebih holistik dan integratif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa stagnasi dalam studi Al-QurAoan berakar pada pembacaan yang terfragmentasi dan secara artifisial memisahkan wahyu, kalam Ilahi, dan risAlah.Dengan menjadikan pemikiran Manna Khalil al-Qattan sebagai landasan, penelitian ini menegaskan bahwa ketiga konsep tersebut justru membentuk satu sistem terpadu.wahyu sebagai mekanisme komunikasi transenden yang temporal, kalam Ilahi sebagai substansi kebenaran absolut, dan risAlah sebagai operasionalisasinya dalam realitas sosial.Dalam kerangka integratif ini, Al-QurAoan tidak lagi dipandang sekadar sebagai teks normatif, melainkan manifestasi konkret kalam Ilahi yang memiliki otoritas final serta fungsi muhaimin yang menjadi pusat verifikasi seluruh konstruksi pemikiran keislaman, sekaligus membuktikan bahwa legitimasi kerasulan Nabi Muhammad saw.merupakan konsekuensi logis yang tak terpisahkan dari validitas Al-QurAoan itu sendiri.Lebih dari sekadar klarifikasi terminologis, penelitian ini menawarkan reposisi epistemologis yang menempatkan Al-QurAoan sebagai sistem kebenaran yang utuh, hidup, dan terus bekerja membentuk paradigma keislaman, sehingga secara fundamental mengoreksi cara baca fragmentatif yang selama ini dianggap mapan
<br>Artikel ini mengkaji distingsi antara wahyu, kalam Ilahi, dan risalah dalam perspektif Manna al-Qattan dengan menyoroti problem pembacaan yang cenderung fragmentaris dalam studi Al-QurAoan. Pemisahan ketiga konsep tersebut sering melahirkan bias epistemologi yang berdampak pada reduksi otoritas Al-QurAoan. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi hubungan struktural antara wahyu sebagai mekanisme komunikasi, kalam Ilahi sebagai substansi kebenaran dan risalah sebagai manifestasi sosial dalam satu kerangka yang utuh. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur klasik dan kontemporer, dengan fokus pada karya MabAui f AoUlm al-QurAoAn. Hasil kajian menunjukkan bahwa al-Qattan menjembatani wahyu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-0dfee.webp" type="image/webp" length="97090" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-0dfee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-bd481.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/wahyu-kalam-ilahi-risalah-manna-al-qattan-konteks-thumb-6cf04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL QURAoAN Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS Al AAorAf 7 204 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL QURAoAN Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS Al AAorAf 7 204 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL QURAoAN Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS Al AAorAf 7 204 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54306-saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-trad" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54306-saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-trad" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:2947e20dd3be8cab2bfea1b5da9a3614</id>
	<published>2026-07-14T06:31:37+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:31:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Apakah persepsi masyarakat beragam kelompok umur terhadap praktik saweranurlar? 2. Bagaimana pengaruh saweran terhadap kedalaman penghayatan spiritual qAriAo? 3. Bisa tidak disusun strategi komunitas religius dewasa untuk mengganti saweran dengan bentuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Apakah persepsi masyarakat beragam kelompok umur terhadap praktik saweranurlar? 2. Bagaimana pengaruh saweran terhadap kedalaman penghayatan spiritual qAriAo? 3. Bisa tidak disusun strategi komunitas religius dewasa untuk mengganti saweran dengan bentuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-df0a9.webp" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-df0a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-df0a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-df0a9.webp 1x" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" alt="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp 1x" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" alt="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp 1x" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" alt="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54306-saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-trad" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" target="_blank">TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204</a>: 1. Apakah persepsi masyarakat beragam kelompok umur terhadap praktik saweranurlar? 2. Bagaimana pengaruh saweran terhadap kedalaman penghayatan spiritual qAriAo? 3. Bisa tidak disusun strategi komunitas religius dewasa untuk mengganti saweran dengan bentuk penghormatan lain yang menekankan nilai kesabaran dan kehatiActenangan?.
<br>Metode Tafsir MaqAid yang digagas oleh Abdul Mustaqim merupakan salah satu pendekatan kontemporer dalam dunia kemaslahatanUeU.204 secara Tafsir MaqAid menolak saweran uang terhadap qAriAo alAcQurAoAn, dan menekankan pentingnya memuliakan kitab sucioEO dan pembacanya dengan cara yang baik dan sopan.Tradisi saweran qAriAo alAcQurAoAn berpotensi merendahkan alAcQurAoAn, menistakan keagungan, dan memicu flexing serta tindakan kekerasan seksual
<br>Artikel ini mengkaji tentang tradisi saweran uang terhadap qAriAo alAcQurAoAn dengan menggunakan pendekatan Tafsir MaqAid yang digagas oleh Abdul Mustaqim. Tradisi saweran terhadap qAriAo alAcQurAoAn biasanya dilakukan dengan cara dilempari, bahkan diselipkan dengan uang kepada pakaian seorang qAriAo yang sedang melantunkan ayat suci alAcQurAoAn oleh penonton atau jamaAoah. Hal ini banyak ditemukan dalam suatu acara peringatan hari besar Islam. Dalam QS. alAcA'rAf [7]: Battalion. . . .
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp" type="image/webp" length="90368" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-df0a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF CONFIDENCE A Statistical Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF CONFIDENCE A Statistical Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF CONFIDENCE A Statistical Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54286-doa-kepercayaan-sampel-statistik-intens" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54286-doa-kepercayaan-sampel-statistik-intens" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:d6e9552279cefd4f3daf6e9141a77c39</id>
	<published>2026-07-14T06:23:44+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:23:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="muis tabrani" label="muis tabrani" />
	<category term="amak fadholi" label="amak fadholi" />
	<category term="ahmad mahfud" label="ahmad mahfud" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,amak,fadholi,mahfud,muis,tabrani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi lanjutan dengan sampel lebih besar dan representatif dari seluruh wilayah Indonesia untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas temuan. Kedua, gunakan metode kuantitatif kombinasi dengan kualitatif, misalnya wawancara mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi lanjutan dengan sampel lebih besar dan representatif dari seluruh wilayah Indonesia untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas temuan. Kedua, gunakan metode kuantitatif kombinasi dengan kualitatif, misalnya wawancara mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-ec921.webp" title="JURIS - PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-ec921.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-ec921.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-ec921.webp 1x" title="JURIS - PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis" alt="JURIS - PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-498e4.webp" title="JURIS - PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-498e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-498e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-498e4.webp 1x" title="JURIS - PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis" alt="JURIS - PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-973ff.webp" title="JURIS - PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-973ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-973ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-973ff.webp 1x" title="JURIS - PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis" alt="JURIS - PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54286-doa-kepercayaan-sampel-statistik-intens" title="JURIS - PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis" target="_blank">PRAYER AS A PREDICTOR OF SELF-CONFIDENCE: A Statistical Analysis</a>: Pertama, lakukan studi lanjutan dengan sampel lebih besar dan representatif dari seluruh wilayah Indonesia untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas temuan. Kedua, gunakan metode kuantitatif kombinasi dengan kualitatif, misalnya wawancara mendalam atau studi kasus, untuk memahami nuansa jenis doa (ritual, meditasi, supplication) dan ekspektasi doa yang mempengaruhi kepercayaan diri. Ketiga, lakukan penelitian longitudinal dengan pengukuran berulang waktu untuk menilai perubahan hubungan antara intensitas doa dan kepercayaan diri serta memeriksa penyebab dan akibatnya lebih jelas. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan dapat mengungkap mekanisme psikologis prodisional yang menyalurkan efek doa pada kepercayaan diri serta faktor moderasi yang mempengaruhi hubungan tersebut..
<br>Berdasarkan analisis regresi sederhana, hubungan antara intensitas doa dan kepercayaan diri di antara guru dan orang tua menunjukkan koefisien korelasi R sebesar 0,272, menandakan hubungan positif yang lemah.Nilai RAckuadrat 0,074 menunjukkan bahwa intensitas doa hanya menjelaskan 7,4 ways variasi kepercayaan diri, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain.Karena nilai p sebesar 0,146 lebih besar dari 0,05, tidak dapat disimpulkan bahwa intensitas doa secara signifikan memengaruhi kepercayaan diri, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut
<br>Kepercayaan diri merupakan faktor psikologis krusial bagi guru dan orang tua dalam menjalankan peran edukatif dan pengasuhan. Meskipun doa secara umum diyakini dapat menumbuhkan ketenangan dan kekuatan batin, bukti empiris mengenai hubungannya dengan kepercayaan diri masih terbatas, khususnya di konteks Indonesia. Penelitian eksploratif kuantitatif ini bertujuan menguji hubungan dan kontribusi statistik intensitas doa terhadap kepercayaan diri. Menggunakan desain survei dengan teknik snowball sampling, data dikumpulkan dari 30 responden melalui kuesioner skala Likert 1Ae5 dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif namun lemah antara intensitas doa dan kepercayaan diri (R = 0,272). Koefisien...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-498e4.webp" type="image/webp" length="102240" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-ec921.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-498e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/doa-kepercayaan-sampel-statistik-intensitas-ritual-thumb-973ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 1 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 1 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 1 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54288-model-supervisi-tim-peran-sentral" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54288-model-supervisi-tim-peran-sentral" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:9a27a272eb15234a67582356c15d08e2</id>
	<published>2026-07-14T06:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kradenan kab" label="kradenan kab" />
	<category term="blora luk" label="blora luk" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berikut penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: (1) Mengkaji efektivitas pelatihan supervisi interaktif yang dirancang khusus untuk menumbuhkan pemahaman kritis guru tentang fungsi supervisi, sehingga dapat mengurangi persepsi negatif dan meningkatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berikut penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: (1) Mengkaji efektivitas pelatihan supervisi interaktif yang dirancang khusus untuk menumbuhkan pemahaman kritis guru tentang fungsi supervisi, sehingga dapat mengurangi persepsi negatif dan meningkatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-08ee0.webp" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-08ee0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-08ee0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-08ee0.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1" alt="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-52134.webp" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-52134.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-52134.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-52134.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1" alt="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-7b4e3.webp" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-7b4e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-7b4e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-7b4e3.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1" alt="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54288-model-supervisi-tim-peran-sentral" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1" target="_blank">Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Supervisi  Pendidikan dan Perannya dalam Peningkatan Mutu  Pendidikan di SMA Negeri 1</a>: Berikut penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: (1) Mengkaji efektivitas pelatihan supervisi interaktif yang dirancang khusus untuk menumbuhkan pemahaman kritis guru tentang fungsi supervisi, sehingga dapat mengurangi persepsi negatif dan meningkatkan partisipasi aktif; (2) Mengevaluasi dampak jangka panjang supervisi terhadap pencapaian belajar siswa dengan memanfaatkan data longitudinal sebelum dan sesudah implementasi supervisi, serta faktor-faktor penyerta seperti kepuasan guru dan kualitas kelas; (3) Mengimplementasikan studi eksperimental dengan kelompok kontrol yang memperkenalkan model supervisi berbasis teknologi (misalnya aplikasi catatan supervisi realActime), untuk meninjau kecepatan respon, akurasi umpan balik, dan perubahan persepsi guru secara kuantitatif. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman konseptual dan praktikal supervisi, sekaligus memberikan dasar bagi kebijakan peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa program supervisi di SMA Negeri 1 Ngawen dirancang untuk pemantauan, pembinaan, dan perbaikan proses pembelajaran, di mana kepala sekolah memainkan peran sentral dalam melaksanakan aktivitas ini melalui monitoring, penyampaian berulangAculang, dan pembentukan tim Garuda.Guru SMA Negeri 1 Ngawen memiliki tiga pandangan terhadap supervisi, yaitu sebagai alat penilaian, pembinaan, dan refleksi, sekaligus masih mengalami ketegangan dan penyesuaian dalam pelaksanaannya.Hasilnya menyoroti pentingnya pemahaman dan penerimaan supervisi oleh guru agar kegiatan supervisi dapat mencapai tujuan peningkatan mutu pendidikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi di SMA Negeri 1 Ngawen; mengetahui upaya kepala sekolah dalam menjamin keektifan jalannya Program supervisi; mengetahui pelaksanaan supervisi di SMA Negeri 1 Ngawen; mengetahui tujuan pelaksanaan Supervisi di SMA Negeri 1 Ngawen; dan mengetahui persepsi Guru SMA Negeri 1 Ngawen terhadap pelaksanaan supervisi di SMA Negeri 1 Ngawen. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Ngawen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua tenaga pendidik dan kependidikan SMA Negeri 1 Ngawen. Sampel penelitian ini adalah kepala Sekolah dan Guru-guru SMA Negeri 1 Ngawen sejumlah 50 orang. Sampel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-7b4e3.webp" type="image/webp" length="74390" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-08ee0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-52134.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/model-supervisi-tim-peran-sentral-guru-pendidikan-thumb-7b4e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec Kradenan Kab Blora ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec Kradenan Kab Blora ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec Kradenan Kab Blora ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54289-buku-ajar-kelayakan-peserta" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54289-buku-ajar-kelayakan-peserta" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:28eaac93f531746cfde51acaf6c67b2d</id>
	<published>2026-07-14T06:14:20+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:14:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kradenan kab" label="kradenan kab" />
	<category term="blora luk" label="blora luk" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan buku ajar mata pelajaran lain dalam hal relevansi materi dengan perkembangan peserta didik. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan buku ajar mata pelajaran lain dalam hal relevansi materi dengan perkembangan peserta didik. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-95af4.webp" title="JURIS - Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-95af4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-95af4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-95af4.webp 1x" title="JURIS - Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora" alt="JURIS - Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-52dbf.webp" title="JURIS - Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-52dbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-52dbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-52dbf.webp 1x" title="JURIS - Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora" alt="JURIS - Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-e0678.webp" title="JURIS - Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-e0678.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-e0678.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-e0678.webp 1x" title="JURIS - Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora" alt="JURIS - Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54289-buku-ajar-kelayakan-peserta" title="JURIS - Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora" target="_blank">Studi Analisis Perkembangan Kepribadian Sikap Peserta Didik Pada Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMP PGRI Kuwu Kec. Kradenan Kab. Blora</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan buku ajar mata pelajaran lain dalam hal relevansi materi dengan perkembangan peserta didik. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang efektivitas penggunaan buku ajar dalam proses pembelajaran, serta bagaimana peran guru dalam memanfaatkan buku ajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Terakhir, penelitian tentang bagaimana buku ajar dapat digunakan sebagai media untuk mengembangkan kepribadian dan sikap peserta didik, khususnya dalam konteks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, akan menjadi topik menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan analisis pada buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII di SMP PGRI Kuwu, maka kesimpulannya adalah sebagai berikut.Pemaparan materi pada buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII di SMP PGRI Kuwu ini telah sesuai dengan perkembangan kepribadian sikap peserta didik.Di mana perkembangan seusia mereka sangat membutuhkan buku pegangan yang sesuai serta bimbingan oleh kedua orang tua dan guru.Karena usia mereka sangat mudah terpengaruh dengan dunia luar.Dengan sesuainya buku ajar diharapkan dapat membantu peserta didik agar menjadi pribadi yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, serta menjadi pribadi yang mandiri.Kekurangan pada buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII di SMP PGRI Kuwu adalah pada tema Akidah Akhlak kurangnya penjelasan makna dari Al-Asmau Al-Husna, selanjutnya pada tema Al-QurAoan Hadist belum memuat materi tentang huruf mad dan panjang pendek hukum bacaan nun sukun/tanwin dan mim sukun, kemudian pada tema Fiqih belum memuat materi tentang pembagian macam-macam air, serta pada tema Sejarah Kebudayaan Islam belum memuat materi tentang nama-nama istri dan putra-putri Rasulullah Saw
<br>Latar belakang penelitian ini adalah fakta yang telah terjadi dalam dunia pendidikan masih banyaknya ditemukan kasus tentang uraian materi dalam buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang kurang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Dan pada masa usia sekolah menengah bertepatan dengan masa remaja. Masa remaja merupakan masa yang banyak menarik perhatian karena sifat-sifat khasnya dan peranannya yang menentukan dalam kehidupan individu dalam masyarakat orang dewasa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-95af4.webp" type="image/webp" length="82838" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-95af4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-52dbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/buku-ajar-kelayakan-peserta-didik-studi-analisis-k-thumb-e0678.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54291-hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54291-hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:68a3d75824cb7046c78ec3cf52777301</id>
	<published>2026-07-14T06:11:55+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:11:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kradenan kab" label="kradenan kab" />
	<category term="blora luk" label="blora luk" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang lebih dinamis dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang lebih dinamis dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" alt="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" alt="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" alt="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54291-hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" target="_blank">Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang lebih dinamis dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari model pembelajaran ini terhadap prestasi akademik dan perilaku siswa. 3. Meneliti efektivitas model ini dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan berbagai latar belakang dan kemampuan belajar yang berbeda..
<br>Dari hasil penelitian melalui berbagai metode dan pengamatan mulai dari siswa, guru dan pimpinan sekolah dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang diterjemahkan menjadi sebuah produk berupa buku pegangan guru terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora.Kurangnya motivasi belajar matematika pada siswa, salah satunya dipengaruhi oleh model pembelajaran yang monoton.Lewat pegembangan yang dilakukan oleh peneliti dan produk yang telah dibuat terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa
<br>Motivasi belajar sangatlah penting bagi siswa, tidak terkecuali dalam mata pelajaran matematika. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi akan berimplikasi pada hasil belajar yang baik dan memuaskan. Salah satu model pembelajaran yang dinilai paling efektif untuk mendorong siswa agar lebih semangat belajar adalah berupa reward dan punishment. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini yakni: 1) Bagaimana pengembangan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora? 2) Bagaimana hipotetis model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment. 3) Bagaimana model teruji pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah :1) Untuk menganalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" type="image/webp" length="72394" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54297-rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pema" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54297-rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pema" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:e2dc786c413c276e4f0d1e957aa1bd75</id>
	<published>2026-07-14T06:11:15+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:11:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesimpulan bahwa cicak yang dimaksud dalam hadis Nabi Saw bukanlah cicak yang kita temui saat ini, melainkan cicak jenis purba atau tokek besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa cicak tersebut dapat menimbulkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesimpulan bahwa cicak yang dimaksud dalam hadis Nabi Saw bukanlah cicak yang kita temui saat ini, melainkan cicak jenis purba atau tokek besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa cicak tersebut dapat menimbulkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" alt="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" alt="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" alt="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54297-rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pema" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" target="_blank">Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesimpulan bahwa cicak yang dimaksud dalam hadis Nabi Saw bukanlah cicak yang kita temui saat ini, melainkan cicak jenis purba atau tokek besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa cicak tersebut dapat menimbulkan penyakit berbahaya bagi manusia, baik di masa lalu maupun sekarang. Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang jenis-jenis cicak dan tokek, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkannya terhadap kesehatan manusia. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan memahami lebih lanjut tentang parasit yang terdapat pada cicak dan tokek, serta cara-cara pencegahan dan penanganan penyakit yang mungkin timbul akibatnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami hadis dan relevansinya dengan kehidupan modern..
<br>Akan tetapi cicak atau wazagh yang dimaksud dalam redaksi hadis tersebut merupakan jenis tokek besar.Adapun latar belakang diriwayatkannya hadis tersebut karena wazagh disini menyebabkan banyak madharat bagi kehidupan manusia pada zaman Nabi Saw.salah satunya yaitu dapat menyebabkan penyakit kusta pada zaman itu.Jika dikorelasikan pada zaman sekarang cicak berjenis tokek besar tersebut mengandung parasit yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.Hal ini membuktikan bahwa ketika Nabi Saw menganjurkan untuk melakukan sesuatu tidak sewenang-wenang, artinya terdapat tujuan atau maksud tertentu yang dapat menjauhkan umat manusia dari bahaya
<br>Rasulullah Saw merupakan seorang nabi dan rasul yang patut dijadikan suri teladan oleh manusia atas perilakunya. Rasulullah Saw mempunyai pribadi yang sangat terpuji, salah satunya dikarenakan beliau memiliki sifat penyayang kepada semua makhluk Allah Swt termasuk kepada binatang. Akan tetapi ada sebuah hadis yang berisi anjuran untuk membunuh binatang yaitu cicak. Cicak dikatakan sebagai hewan fuwaisiq dan dianjurkan untuk membunuhnya bahkan mendapatkan pahala jika membunuhnya dengan satu, dua, hingga tiga kali pukulan. Sebagaimana dalam riwayat Muslim, Abu Dawud dan Ahmad. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna yang terkandung pada hadis anjuran membunuh cicak. Hadis anjuran membunuh cicak merupakan salah satu hadis yang perlu dipahami secara teks maupun konteks. Hadis tersebut banyak dijadikan oleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" type="image/webp" length="65352" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Menikahi Seorang Pezina bolehkah Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menikahi Seorang Pezina bolehkah Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menikahi Seorang Pezina bolehkah Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54294-zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54294-zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:a696a24b6a350c7c9c154c78d57d7f43</id>
	<published>2026-07-14T06:08:35+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:08:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis metodologi kontekstual Abdullah Saeed, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metodologi ini untuk memahami ayat-ayat al-Quran lainnya yang berkaitan dengan pernikahan dan hubungan antara mukmin dan pezina. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis metodologi kontekstual Abdullah Saeed, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metodologi ini untuk memahami ayat-ayat al-Quran lainnya yang berkaitan dengan pernikahan dan hubungan antara mukmin dan pezina. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-beb59.webp" title="JURIS - Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-beb59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-beb59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-beb59.webp 1x" title="JURIS - Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)" alt="JURIS - Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-4c6fc.webp" title="JURIS - Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-4c6fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-4c6fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-4c6fc.webp 1x" title="JURIS - Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)" alt="JURIS - Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-0be9a.webp" title="JURIS - Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-0be9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-0be9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-0be9a.webp 1x" title="JURIS - Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)" alt="JURIS - Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54294-zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al" title="JURIS - Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)" target="_blank">Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? (Aplikasi Metodologi Penafsiran Abdullah Saeed)</a>: Berdasarkan analisis metodologi kontekstual Abdullah Saeed, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metodologi ini untuk memahami ayat-ayat al-Quran lainnya yang berkaitan dengan pernikahan dan hubungan antara mukmin dan pezina. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki lebih lanjut bagaimana konteks sosial-historis mempengaruhi interpretasi ayat-ayat tersebut dan bagaimana pesan utama yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut dapat diterapkan pada isu-isu kekinian terkait pernikahan dan moralitas. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut konsep taubat dan bagaimana taubat dapat mengubah status seseorang dalam konteks pernikahan dan hubungan dengan mukmin..
<br>3 ini pada dasarnya mengurai permasalahan berkenaan dengan pernikahan.Sebuah pernikahan antara seorang mukmin dengan seorang pezina.Seorang mukmin yang menikahi seorang pezina tidak akan menambah suatu kebaikan apa pun bagi dirinya, keluarganya dan masyarakatnya.Namun, justru sebaliknya akan membuat kesemuanya menjadi rusak.Oleh karena itu, seorang mukmin hanya diperkenankan menikahi orang yang mukmin juga, dan tidak diperkenankan sedikit pun untuk menikahi seorang pezina dalam bentuk apa pun, entah zinanya itu karena unsur pemaksaan, suka sama suka atau bahkan PSK.Sebab, segala bentuk zina tersebut adalah perbuatan yang sangat tercela dan tidak bermoral.Apabila ada seorang pezina melakukan taubat dengan komitmen yang kuat, di sini seorang mukmin dibolehkan menikahinya.Hal ini karena pada hakikatnya orang yang bertaubat itu telah terlepas dari sifat-sifat pezina pada umumnya, atau mereka bisa disebut mukmin
<br>Abdullah Saeed sebagai seorang intelektual muslim yang konsen dalam mengembangkan teori double movement yang digagas Fazlur Rahman, setidaknya telah berhasil memberikan langkah-langkah sistematis perihal bagaimana menafsirkan al-Quran dengan paradigma kontekstualis. Artikel ini dibuat atas dasar mencoba menafsirkan al-Quran sebagai bentuk aplikasi dari pendekatan kontekstualis versi Abdullah Saeed. Ayat yang dibahas di sini berkenaan dengan pernikahan antara seorang mukmin dan pezina (QS. Al-Nur 24: 3). Secara literal, seorang penafsir akan memahami ayat ini sebagai bentuk totalitas siapa pun yang pernah berzina, ia diharamkan menikah dengan seorang mukmin. Namun, dalam hal ini, diuraikan dan diperjelas siapa pezina,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-beb59.webp" type="image/webp" length="68342" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-beb59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-4c6fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/zina-pezina-pernikahan-taubat-kontekstual-ayat-al-thumb-0be9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model PCM Pada Konten Kuantitas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model PCM Pada Konten Kuantitas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model PCM Pada Konten Kuantitas ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54300-konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54300-konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:26f01d8fba24d959aac10c787a3308bd</id>
	<published>2026-07-14T06:08:27+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:08:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kradenan kab" label="kradenan kab" />
	<category term="blora luk" label="blora luk" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana model penskoran parcial credit model (PCM) berpengaruh terhadap pengukuran kemampuan literasi matematika pada konten lain seperti geometri atau statistik di tingkat SMP? Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana model penskoran parcial credit model (PCM) berpengaruh terhadap pengukuran kemampuan literasi matematika pada konten lain seperti geometri atau statistik di tingkat SMP? Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp 1x" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" alt="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp 1x" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" alt="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp 1x" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" alt="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54300-konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" target="_blank">Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas</a>: Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana model penskoran parcial credit model (PCM) berpengaruh terhadap pengukuran kemampuan literasi matematika pada konten lain seperti geometri atau statistik di tingkat SMP? Kedua, apakah penggunaan PCM menghasilkan tingkat keandalan dan validitas yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan penilaian tradisional berbasis skor biner pada tes literasi matematika? Ketiga, sejauh mana kemampuan literasi matematika yang diukur dengan PCM berhubungan dengan kemampuan siswa dalam menerapkan 4Cs (berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas) dalam situasi problem solving dunia nyata. Ketiga pertanyaan penelitian ini dapat dijawab melalui desain survei kuantitatif dengan sampel yang lebih besar dan variasi konten, serta analisis statistik yang melibatkan teknik IRT dan korelasi multivariat, sehingga memberikan gambaran lebih komprehensif tentang keefektifan PCM dalam konteks pendidikan matematika. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan literasi matematika siswa selama beberapa tahun ajaran dapat mengungkap dinamika perubahan kemampuan serta faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan skor PCM, sehingga memberikan dasar kebijakan bagi guru dan pembuat kurikulum..
<br>Hasil penelitian ini mneunjukkan bahwa pengukuran kemampuan literasi berdasarkan tiga aspek yang dilakukan dengan tes kemampuan literasi SMP kelas 7th di SMP Negeri 1 Tempel yaitu merumuskan, menggunakan serta menafsirkan.Instrumen kemampuan literasi matematika dikatakan valid dan reliable untuk digunakan dalam mengestiasi kemampuan literasi mateamtikas siswa SMP kelas 7th.Analisis kemampuan literasi mateamtika siswa SMP Negeri 1 Tempel kelas 7th pada konten kuantitas terletak pada rentang -1,77 sampai  0
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan literasi matematika siswa di SMP N 1 Tempel. Penelitian ini menggunakan metode desain survey kuantitaif. Populasi dari semua siswa kelas 7th SMP N 1 tempel dengan pengambilan sampel secara acak yang terdiri dari 63 siswa dengan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan tes yang terdiri dari 10 butir soal tentang literasi matematika pada konten kuantitas. Model penskoran yang digunakan dalam penelitian ini adalah parcial kredit model (PCM) dengan 3 kategori yaitu 0,1,2. Analisis data yang digunakan antara lain...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" type="image/webp" length="64076" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV Indonesia 100 Publishing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV Indonesia 100 Publishing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV Indonesia 100 Publishing ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54299-motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54299-motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:8629953a03632b7b99227a968d7bf3f3</id>
	<published>2026-07-14T06:06:33+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:06:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kradenan kab" label="kradenan kab" />
	<category term="blora luk" label="blora luk" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana kepemimpinan islami dapat diterapkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana kepemimpinan islami dapat diterapkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" alt="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" alt="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" alt="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54299-motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawa" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" target="_blank">Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana kepemimpinan islami dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan karyawan, seperti cara berteman di perusahaan, berkehidupan sesuai syariah Islam, dan berkehidupan bernegara. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana kepemimpinan islami dapat mempengaruhi motivasi kerja dan kinerja karyawan secara spesifik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih mendalam dalam memahami hubungan antara kepemimpinan islami, motivasi kerja, dan kinerja karyawan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang Analisis motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan pada CV.Disimpulkan Bahwa Motivasi dimulai dengan anda sebagai seorang manajer.Apakah anda melihat peran anda sebagai mengambil gaya manajemen yang memuaskan untuk semua kebutuhan karyawan dan sekaligus sasaran perubahan.Implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan merupakan pelaksanaan dalam bentuk kegiatanya.Selama proses pelaksanaan seorang manajer mempunyai tugas penting untuk menggerakkan para karyawanya.Pada tahap pelaksanaan manajer mengamati dan memonitor kinerja karyawan, memuji kemajuan dan mengarahkan ulang apabila diperlukan.Sasaran kinerja karyawan merupakan suatu pernyataan spesifik yang menjelaskan hasil yang harus dicapai, kapan dan oleh siapa sasaran yang ingin dicapai tersebut diselesaikan.Untuk standar kinerja menjelaskan apa yang diharapkan manajer dari pekerja sehingga harus dipahami para karyawan.Standar kinerja merupakan tolak ukur terhadap mana kinerja diukur agar efektif
<br>Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing. Tujuan penelitian ini adalah, Pertama untuk mengetahui motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. Kedua, untuk mengetahui kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Ketiga, untuk mengetahui Motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dengan hasil penelitian Motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan jika didukung oleh beberapa kondisi: Pertama, Memahami proses dasar motivasi, model kebutuhan, sasaran tindakan serta pengaruh pengalaman dan harapan. Kedua, Mengetahui faktor-faktor yang mempengaharui motivasi, pola kebutuhan yang mendorong kea rah sasaran dan keadaan dimana kebutuhan tersebut terpenuhi atau tidak terpenuhi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" type="image/webp" length="75738" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54295-gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demon" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54295-gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demon" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:b4198e69c069630dc9d6d84256a87dde</id>
	<published>2026-07-14T06:01:35+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:01:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Meneliti efektivitas kombinasi demonstrasi visual berbasis multimedia dengan demonstrasi langsung untuk melihat perbedaan peningkatan kemampuan meniru gerakan shalat. 2) Melakukan studi longitudinal selama satu semester untuk mengukur retensi jangka ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1) Meneliti efektivitas kombinasi demonstrasi visual berbasis multimedia dengan demonstrasi langsung untuk melihat perbedaan peningkatan kemampuan meniru gerakan shalat. 2) Melakukan studi longitudinal selama satu semester untuk mengukur retensi jangka ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-bcd60.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-bcd60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-bcd60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-bcd60.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-8edae.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-8edae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-8edae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-8edae.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-c9b12.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-c9b12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-c9b12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-c9b12.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54295-gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demon" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah" target="_blank">Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui  Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah</a>: 1) Meneliti efektivitas kombinasi demonstrasi visual berbasis multimedia dengan demonstrasi langsung untuk melihat perbedaan peningkatan kemampuan meniru gerakan shalat. 2) Melakukan studi longitudinal selama satu semester untuk mengukur retensi jangka panjang kemampuan meniru setelah penerapan metode demonstrasi. 3) Meneliti peran partisipasi orang tua dalam memperkuat pelatihan demonstrasi, dengan mengamati perubahan kebiasaan latihan di rumah dan dampaknya terhadap konsentrasi dan motivasi anak. 4) Menyelidiki pengaruh variasi musik pengiring demonstrasi terhadap kecepatan dan akurasi pelaksanaan gerakan shalat. 5) Membandingkan dampak penggunaan alat bantu visual (seperti diagram gerakan) Cuenta dengan tidak menggunakan alat bantu terhadap pemahaman dan pengulangan gerakan shalat. 6) Mengkaji keterlibatan guru dalam membangun lingkungan belajar yang mendukung konsentrasi, dengan menilai hubungan antara kebijakan sekolah, fasilitas, dan tingkat fokus siswa. 7) Mempelajari cara penguatan positif (reward) melalui sticker atau penghargaan sederhana dan efeknya pada motivasi dan kinerja meniru gerakan shalat. 8) Mengembangkan instrumen penilaian yang lebih objektif untuk mengukur kemajuan setiap siswa dalam meniru gerakan shalat, sehingga dapat memprediksi area yang perlu diperbaiki. 9) Menyusun pedoman pelatihan guru tentang teknik demonstrasi efektif yang mencakup variasi aktivitas, penggunaan media, dan cara memfasilitasi perhatian siswa secara konsisten..
<br>Metode demonstrasi berhasil meningkatkan kemampuan meniru gerakan shalat pada anak usia dini, dengan 73A% siswa mencapai indikator yang ditetiEk.Peningkatan tersebut berasal dari contoh langsung, pengulangan, dan evaluasi berkala.Kendala utama masih berupa kurangnya fokus siswa saat diberikan arahan
<br>Laporan ini membahas rendahnya kemampuan anak usia 5Ac6 tahun dalam meniru gerakan shalat akibat metode pembelajaran yang berfokus pada gambar. Penelitian dilakukan di Taman Penitipan Anak Darun Najah Megawon dengan mengimplementasikan metode demonstrasi selama satu bulan, di mana pendidik secara langsung memperagakan gerakan dan bacaan shalat kepada peserta didik. Hasil observasi menunjukkan peningkatan 73A% kemampuan meniru, namun masih terdapat keterbatasan akibat kurangnya konsentrasi siswa dan faktor eksternal lainnya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-8edae.webp" type="image/webp" length="76104" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-bcd60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-8edae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/gerakan-shalat-metode-demonstrasi-ict-demonstrasib-thumb-c9b12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54298-pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-gur" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54298-pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-gur" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:012e6d0c14cd310a0a875520ee7b7d48</id>
	<published>2026-07-14T05:49:06+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:49:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada peran guru dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam dari segi pengelolaan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana guru dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada peran guru dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam dari segi pengelolaan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana guru dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-32386.webp" title="JURIS - PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-32386.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-32386.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-32386.webp 1x" title="JURIS - PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM" alt="JURIS - PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-e707a.webp" title="JURIS - PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-e707a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-e707a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-e707a.webp 1x" title="JURIS - PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM" alt="JURIS - PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-bab95.webp" title="JURIS - PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-bab95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-bab95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-bab95.webp 1x" title="JURIS - PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM" alt="JURIS - PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54298-pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-gur" title="JURIS - PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM" target="_blank">PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada peran guru dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam dari segi pengelolaan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana guru dapat berperan sebagai perencana, pelaksana, pengontrol, dan pengevaluasi kurikulum secara efektif. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki strategi-strategi yang dapat diterapkan guru dalam mengimplementasikan kurikulum di kelas, serta bagaimana guru dapat berkolaborasi dengan tenaga kependidikan lainnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia..
<br>Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan kurikulum pendidikan, khususnya dalam kurikulum pendidikan Islam.Karena guru merupakan perencana, pelakasana, pengkontrol, dan pengevaluasi kurikulum yang langsung berinteraksi dengan peserta didik dalam proses pembelajaran.Terdapat empat peran yang harus dijalankan oleh guru dalam mengembangkan kurikulum, yaitu.Tidak hanya itu, dalam tulisan ini juga dijelaskan peranan guru dalam pengembangan kurikulum ditilik dari segi pengelolaannya, sebagaimana dipaparkan oleh Nana Syaodih Sukmadinata.Dilihat dari segi pengelolaannya, pengembangan kurikulum dapat dibedakan antara yang bersifat sentralisasi, desentralisasi dan sentral-desentral.Peran guru dalam mengimplementasikan kurikulum dalam proses pembelajaran akan lebih optimal dengan memperhatikan berbagai fungsinya, di antaranya.guru sebagai sumber belajar, sebagai fasilitator, pengelola, demonstrator, motivator, pembimbing, dan evaluator.Dengan demikian, jika guru mampu memahami dan malaksanakan perannya tersebut, maka peserta didik akan lebih cepat untuk terbantu dalam proses belajarnya dan mencapai tujuan pendidikan yang telah diinginkan.Serta guru akan menjadi sosok guru yang profesional dan memiliki kredibilitas yang mumpuni serta disenangi dan menjadi teladan bagi peserta didiknya.Dimana guru dapat memanusiakan manusia dan mampu memberikan solusi dan menyelesaikan segala permasalahan pendidikan di Indonesia ini, sehingga pendidikan di Indonesia ini menjadi semakin lebih maju dan lebih baik
<br>Guru memiliki peran krusial dalam pengembangan kurikulum. Dikarenakan guru sebagai tenaga professional, guru merupakan pintu gerbang inovasi sekaligus gerbang menuju pembangunan yang terintegrasi. Pembangunan dapat terlaksana jika dimulai dari membangun manusianya terlebih dahulu. Tanpa manusia yang cakap, terampil, berpengetahuan, cerdas, kreatif dan bertanggung jawab, maka pembangunan yang terintegrasi tidak akan dapat terlaksana dengan baik. Oleh karena itu, setiap guru dan tenaga kependidikan lain harus mampu memahami kurikulum dengan sebaik-baiknya. Sehingga mereka bisa merancang, melaksanakan, mengontrol, dan mengevaluasi tentang pengembangan kurikulum tersebut, karena gurulah yang sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-bab95.webp" type="image/webp" length="61794" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-32386.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-e707a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/pengembangan-kurikulum-peranan-guru-kompetensi-ma-thumb-bab95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja Lapangan PKL Peserta Didik Kelas XI AKL SMK Khozinatul Ulum Todanan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja Lapangan PKL Peserta Didik Kelas XI AKL SMK Khozinatul Ulum Todanan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja Lapangan PKL Peserta Didik Kelas XI AKL SMK Khozinatul Ulum Todanan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54290-program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54290-program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:1acd85da096d42170e4f04b8454e5e4c</id>
	<published>2026-07-14T05:31:35+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:31:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kradenan kab" label="kradenan kab" />
	<category term="blora luk" label="blora luk" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berikut ini tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: (1) Bagaimana pengaruh pemberian materi pembekalan tentang budaya kerja dan prosedur industri pada kesiapan siswa PKL? (2) Sejauh mana keterlibatan pembimbing industri dalam menyusun ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berikut ini tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: (1) Bagaimana pengaruh pemberian materi pembekalan tentang budaya kerja dan prosedur industri pada kesiapan siswa PKL? (2) Sejauh mana keterlibatan pembimbing industri dalam menyusun ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-cbc33.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-cbc33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-cbc33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-cbc33.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-2a94b.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-2a94b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-2a94b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-2a94b.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-c25e5.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-c25e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-c25e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-c25e5.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54290-program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pr" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan" target="_blank">Evaluasi Pelaksanaan Program Praktik Kerja  Lapangan (PKL) Peserta Didik Kelas XI AKL SMK  Khozinatul Ulum Todanan</a>: Berikut ini tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: (1) Bagaimana pengaruh pemberian materi pembekalan tentang budaya kerja dan prosedur industri pada kesiapan siswa PKL? (2) Sejauh mana keterlibatan pembimbing industri dalam menyusun skenario pekerjaan mempengaruhi hasil belajar siswa selama PKL verarbeitet? (3) Apakah hubungan antara frekuensi monitoring guru pengajar dan kepuasan siswa terhadap pengalaman PKL dapat diukur secara kuantitatif? Penelitian-penelitian tersebut dapat digagas untuk memperdalam pemahaman tentang komponen input program PKL dan memberikan dasar empiris bagi pengembangan kebijakan pendidikan sistem ganda yang lebih efektif..
<br>Program PKL di SMK Khozinatul Ulum Todanan efektif pada komponen konteks, proses, A, namun tidak efektif pada komponen input.Secara keseluruhan, evaluasi program menghasilkan hasil efektif ( a ).Masa depan peningkatan fokus pada penyuluhan dan alignment antara sekolah dan industri diperlukan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui efektivitas Pelaksanaan Program PKL pada Jurusan Akuntansi Keuangan di SMK Khozinatul Ulum Todanan ditinjau dari komponen Context; 2) mengetahui efektivitas Pelaksanaan Program PKL pada Jurusan Akuntansi Keuangan di SMK Khozinatul Ulum Todanan ditinjau dari komponen Input comen; 3) mengetahui efektivitas Pelaksanaan Program PKLuA Jurusan Akuntansi Keuangan di SM ETAAN ditinjau dari komponen Proses; 4) mengetahui efektivitas Pelaksanaan Program PKL pada Jurusan Akuntansi Keuangan di SMK Khozinatul Ulum Todanan ditinjau dari komponen Product; 5) mengetahui efektivitas Pelaksanaan Program PKL pada Jurusan Akuntansi Keuangan di SMK Khozinatul...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-cbc33.webp" type="image/webp" length="83332" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-cbc33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-2a94b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/program-praktik-kepala-evaluasi-inklusi-pra-standa-thumb-c25e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School Jember MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL Studi pada Pesantren Assunniy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School Jember MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL Studi pada Pesantren Assunniy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School Jember MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL Studi pada Pesantren Assunniy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54285-adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-ma" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54285-adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-ma" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:c1b0d8763b368369e41def7dc07841d0</id>
	<published>2026-07-14T05:26:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:26:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="muis tabrani" label="muis tabrani" />
	<category term="amak fadholi" label="amak fadholi" />
	<category term="ahmad mahfud" label="ahmad mahfud" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,amak,fadholi,mahfud,muis,tabrani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut ini adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut dampak psikologis dari hibridisasi kelembagaan terhadap santri dan wali santri, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut ini adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut dampak psikologis dari hibridisasi kelembagaan terhadap santri dan wali santri, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-d8326.webp" title="JURIS - ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-d8326.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-d8326.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-d8326.webp 1x" title="JURIS - ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy" alt="JURIS - ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-7858c.webp" title="JURIS - ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-7858c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-7858c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-7858c.webp 1x" title="JURIS - ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy" alt="JURIS - ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-fac51.webp" title="JURIS - ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-fac51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-fac51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-fac51.webp 1x" title="JURIS - ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy" alt="JURIS - ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54285-adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-ma" title="JURIS - ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy" target="_blank">ADAPTIVE MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN THE GLOBAL ERA: A Case Study of Assunniyyah Islamic Boarding School, Jember: MANAJEMEN ADAPTIF PESANTREN DI ERA GLOBAL: Studi pada Pesantren Assunniy</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut ini adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut dampak psikologis dari hibridisasi kelembagaan terhadap santri dan wali santri, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi disonansi yang mungkin terjadi akibat perbedaan pola layanan formal dan kultural.2. Meneliti lebih dalam tentang tantangan dan peluang dalam regenerasi kepemimpinan pesantren, khususnya dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai tradisional dan pengetahuan taktis (tacit knowledge) saat terjadi pergantian generasi.3. Melakukan studi komparatif tentang strategi diferensiasi dan reposisi kelembagaan di pesantren-pesantren lain, untuk memahami bagaimana model-model adaptasi yang berbeda dapat diterapkan di berbagai konteks dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi daya saing dan keberlanjutan institusi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa adaptasi Pondok Pesantren Assunniyyah terhadap dinamika global tidak berlangsung melalui sekularisasi, melainkan melalui strategi hibridisasi kelembagaan.Pesantren mampu mengkonvergensikan tuntutan regulasi negara dengan pelestarian nilai tradisi secara simultan, sehingga modernisasi diposisikan sebagai instrumen penguatan institusi tanpa menghilangkan identitas kulturalnya.Secara struktural, adaptasi diwujudkan melalui coercive isomorphism dengan penerapan SOP, akreditasi, dan standarisasi layanan pada unit pendidikan formal dan pelayanan kesehatan.Langkah ini memperkuat legitimasi, akuntabilitas, serta akses terhadap sumber daya publik.Dalam tata kelola internal, pesantren menerapkan sistem loose coupling (Keterkaitan Longgar).unit layanan publik dikelola dengan sistem tightly coupled (birokrasi, berbasis SOP, dan otoritas legal-rasional), sementara manajemen kepengasuhan dan induk pesantren dikelola dengan sistem loosely coupled (fleksibel, berbasis nilai, dan otoritas karismatik).Strategi pemisahan zona manajemen ini memungkinkan pesantren tampil profesional di ranah publik tanpa kehilangan fleksibilitas kultural dan sakralitas hubungan Kyai-Santri di ranah privat.Pengembangan unit ekonomi dan layanan kesehatan memperlihatkan reposisi peran pesantren sebagai ekosistem pemberdayaan umat.Pesantren tidak lagi terbatas pada fungsi pendidikan keagamaan, tetapi berkembang menjadi institusi sosial-ekonomi yang mengintegrasikan prinsip maqAid al-syarAoah, khususnya perlindungan agama, jiwa, dan harta.Transformasi ini menegaskan bahwa modernisasi yang dilakukan bersifat adaptif dan strategis dalam memperkuat daya saing dan kemandirian
<br>Dalam menghadapi tekanan globalisasi dan modernisasi, pesantren perlu beradaptasi tanpa menghilangkan identitas tradisionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi manajemen kelembagaan Pesantren Assunniyyah, dalam merespons dinamika tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, studi ini menggali makna di balik pengalaman dan tindakan para aktor institusional melalui observasi partisipatoris, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi dilakukan melalui integrasi pendidikan diniyah dan pendidikan formal bahkan sampai perguruan tinggi, profesionalisasi layanan, pengembangan unit ekonomi dan kesehatan pesantren, serta penerapan dualisme tata kelola berbasis nilai dan regulasi formal. Kontribusi keilmuan penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-fac51.webp" type="image/webp" length="93236" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-d8326.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-7858c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/adaptasi-manajemen-pendidikan-kreatif-pondok-pesan-thumb-fac51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54302-akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54302-akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:be9cb50b2768040b685a4c0751c7ea29</id>
	<published>2026-07-14T05:24:09+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:24:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memajukan penelitian interdisipliner dalam studi Islam, diperlukan kolaborasi yang efektif antara para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian interdisipliner dapat menjadi bagian penting dari upaya ilmiah untuk memahami, menjelaskan, dan menemukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memajukan penelitian interdisipliner dalam studi Islam, diperlukan kolaborasi yang efektif antara para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian interdisipliner dapat menjadi bagian penting dari upaya ilmiah untuk memahami, menjelaskan, dan menemukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp 1x" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" alt="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp 1x" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" alt="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp 1x" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" alt="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54302-akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" target="_blank">DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam</a>: Untuk memajukan penelitian interdisipliner dalam studi Islam, diperlukan kolaborasi yang efektif antara para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian interdisipliner dapat menjadi bagian penting dari upaya ilmiah untuk memahami, menjelaskan, dan menemukan solusi terhadap permasalahan yang kompleks dan multidimensional. Penting untuk menjaga konsistensi dengan prinsip-prinsip Islam dan memahami agama dari berbagai sudut pandang. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengatasi hambatan kognitif dan intelektualisme yang muncul dalam penelitian interdisipliner. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metodologi yang tepat untuk menggabungkan berbagai perspektif keilmuan dalam studi Islam. Dengan demikian, studi Islam dapat memberikan kontribusi wacana dalam memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat secara praktis. Selain itu, penelitian interdisipliner juga dapat membantu dalam memahami dan menanggapi tantangan zaman, terutama dalam menghadapi kompleksitas masalah kontemporer..
<br>Mengingat kompleksitas masalah dan tantangan modern, pendekatan interdisipliner dalam studi Islam menjadi semakin relevan.Penelitian ini mengamati bahwa penelitian interdisipliner telah berkembang di Barat dan di dunia Muslim, terutama di Indonesia.Sebagai contoh, studi keislaman di Indonesia semakin mengeksplorasi berbagai masalah sosial kemasyarakatan dengan menggunakan metode ilmu sosial.Agar tetap konsisten dengan prinsip-prinsip Islam dan tidak melenceng ke arah yang tidak sesuai, penelitian interdisipliner dalam konteks studi Islam membutuhkan pendekatan yang hati-hati.Untuk menangani tantangan zaman, penting untuk memahami bahwa Islam sebagai agama yang inklusif dan komprehensif harus dipelajari dari berbagai sudut pandang, meskipun ada pro dan kontra terhadap pendekatan ini.Tetapi kemajuan penelitian interdisipliner dapat terhambat oleh tantangan kognitif dan intelektualisme.Tantangan kognitif termasuk kesulitan untuk memahami dan mengintegrasikan berbagai perspektif, sedangkan tantangan intelektualisme berupa ideologi termasuk perbedaan metodologi dan perbedaan pendapat antarpeneliti.Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan peningkatan kesadaran akan pentingnya kerja sama antara peneliti dari berbagai disiplin ilmu.Selain itu, diperlukan perubahan pada struktur akademis yang mendukung pendekatan interdisipliner.Penelitian interdisipliner dalam studi Islam diharapkan akan sangat bermanfaat untuk memahami Islam secara menyeluruh dan relevan dengan dinamika masyarakat modern
<br>Penelitian interdisipliner menjadi fokus utama dalam ilmu pengetahuan dan kebijakan akademik. Dalam Studi Islam telah mengadopsi pendekatan ini, terutama dalam menangani masalah sosial seperti gender, lingkungan, dan kemajemukan. Meskipun kontroversial, penelitian interdisipliner di studi Islam dianggap penting untuk memahami kompleksitas kehidupan dan menyelesaikan masalah zaman ini. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang mendeskripsikan dinamika pendekatan interdisipliner dalam studi Islam, termasuk hambatan dan proyeksinya. Analisis deskriptif digunakan untuk mendapatkan hasil yang tepat dan sesuai untuk menjawab rumusan masalah yang ada. Pengumpulan data dilakukan secara sistematis dan terstruktur dengan menggunakan literatur dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" type="image/webp" length="63702" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ SHARIA COMPLIANCE Analytical Study of Mudharabah Agreements in BMT UM Sarolangun District ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ SHARIA COMPLIANCE Analytical Study of Mudharabah Agreements in BMT UM Sarolangun District ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ SHARIA COMPLIANCE Analytical Study of Mudharabah Agreements in BMT UM Sarolangun District ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54307-hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54307-hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:5e7804566fc491282520255d310a4ac0</id>
	<published>2026-07-14T05:15:57+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:15:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan nasabah memengaruhi pemahaman mereka terhadap kontrak mudharabah di BMT, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan program edukasi yang tepat. Selanjutnya, diperlukan perbandingan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan nasabah memengaruhi pemahaman mereka terhadap kontrak mudharabah di BMT, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan program edukasi yang tepat. Selanjutnya, diperlukan perbandingan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp 1x" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" alt="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp 1x" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" alt="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp 1x" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" alt="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54307-hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" target="_blank">SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan nasabah memengaruhi pemahaman mereka terhadap kontrak mudharabah di BMT, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan program edukasi yang tepat. Selanjutnya, diperlukan perbandingan metodologi penilaian kepatuhan syariah antar BMT yang berbeda untuk mengembangkan kerangka kerja standar yang dapat diterapkan secara luas dalam evaluasi kepatuhan. Terakhir, evaluasi praktik manajemen risiko pada BMT, khususnya terkait pembiayaan mudharabah bagi UMKM, dapat memberikan insight tentang efektivitas mekanisme mitigasi risiko dan kontribusinya terhadap keberlanjutan institusi keuangan syariah..
<br>Implementasi produk akad Mudharabah di BMT UM Sarolangun sesuai standar sharia compliance berdasarkan analisis KHES pasal 248 dan opini Dewan Pengawas Syariah.Distribusi hasil juga sejalan dengan ketentuan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, khususnya pasal 236 tentang persentase pembagian hasil usaha.Risiko kerugian ditanggung mudharib, sehingga BMT UM Sarolangun tetap memenuhi prinsip sharia compliance sebagaimana dijelaskan dalam pasal 249
<br>Penelitian ini membahas tentang kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah (sharia complience) yang merupakan syarat mutlak yang harus dilaksanakan oleh lembaga keuangan yang menerapkan prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan produk akad Mudharabah pada BMT UM Kabupaten Sarolangun dikatakan telah sesuai dengan standar kepatuhan syariah, mengingat hasil analisis mengenai pelaksanaan pada BMT UM Kabupaten Sarolangun dalam KHES pasal 248...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" type="image/webp" length="76690" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54293-data-instrumen-uji-validitas-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54293-data-instrumen-uji-validitas-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:7e61a2b83dd1bd685475e9369e7dd28e</id>
	<published>2026-07-14T05:07:29+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:07:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan studi longitudinal yang melacak perubahan validitas dan reliabilitas instrumen seiring waktu, sehingga dapat diketahui apakah konstr  tetap konsisten ketika digunakan dalam konteks pembelajaran yang berbeda. Penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan studi longitudinal yang melacak perubahan validitas dan reliabilitas instrumen seiring waktu, sehingga dapat diketahui apakah konstr  tetap konsisten ketika digunakan dalam konteks pembelajaran yang berbeda. Penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-e0eb9.webp" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-e0eb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-e0eb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-e0eb9.webp 1x" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" alt="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp 1x" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" alt="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp 1x" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" alt="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54293-data-instrumen-uji-validitas-p" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" target="_blank">Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus</a>: Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan studi longitudinal yang melacak perubahan validitas dan reliabilitas instrumen seiring waktu, sehingga dapat diketahui apakah konstr  tetap konsisten ketika digunakan dalam konteks pembelajaran yang berbeda. Penelitian lain dapat memanfaatkan instrumen ini pada tingkat sekolah menengah pertama atau pada program non-IPA untuk mengevaluiscipersistent dan memeriksa apakah parameter model politomus tetap berlaku pada populasi yang lebih heterogen. Selanjutnya, penelitian komparatif antara instrumen penskoran politomus dengan metode penilaian konvensional dapat menilai keunggulan dan keterbatasan masing-masing dalam mendeteksi kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, studi kuasi-eksperimen dapat diimplementasikan untuk menguji efektivitas penggunaan instrumen ini dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Uji validitas konstruk melalui teknik bifactor atau IRT extended dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang struktur dimensi yang terlibat. Penelitian meta-analisis pada data instrumen serupa dapat mengidentifikasi faktor pengaruh variabel kontekstual. Terakhir, pengembangan aplikasi berbasis web dapat memfasilitasi penerapan instrumen secara realitas dan menyediakan feedback real-time kepada guru. Penelitian ini akan memperkuat bukti empiris dan memfasilitasi penerapan praktis di sekolah. Pengumpulan data melalui platform online dapat memperleluan sampling luas dan mengurangi bias. Ke drauyen pelatihan guru terkait interpretasi skor politomus juga perlu diteliti agar implementasi instrumen menjadi lebih efektif..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian matematika berbasis problem solving dengan penskoran politomus valid dan reliabel, sesuai evaluasi expert judgement dan asumsi IRT.Instrumen ini secara klasik memiliki Alpha Cronbach 0,82 dan secara modern menunjukkan informasi reliabel pada kisaran -1,8 hingga 1,8.Oleh karena itu, instrumen tersebut dapat diterapkan untuk menggali tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA kelas XI IPA
<br>Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen penilaian berbasis penskoran politomus pada pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengungkapkan validitas isi, validitas empiris, dan reliabilitas instrumen penilaian berbasis penskoran politomus yang telah disusun sebelumnya. Instrumen yang telah dikembangkan berupa instrumen tes uraian. Analisis validitas isi dari instrumen tes dianalisis dengan menggunakan CVI (Content Validity Index) oleh Aiken. Validitas empiris reliabilitas instrumen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp" type="image/webp" length="84474" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-e0eb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54292-hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54292-hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:1e2abb4a66578df3337973f2446c8974</id>
	<published>2026-07-14T05:03:51+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:03:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak penggunaan teknologi pembelajaran daring dalam meningkatkan pemahaman materi aqidah akhlak dan meminimalisir hambatan PTM. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi pengaruh program mentor juri guru ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak penggunaan teknologi pembelajaran daring dalam meningkatkan pemahaman materi aqidah akhlak dan meminimalisir hambatan PTM. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi pengaruh program mentor juri guru ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-d45a1.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-d45a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-d45a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-d45a1.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-0adc9.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-0adc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-0adc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-0adc9.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-4c34c.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-4c34c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-4c34c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-4c34c.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54292-hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021" target="_blank">Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak penggunaan teknologi pembelajaran daring dalam meningkatkan pemahaman materi aqidah akhlak dan meminimalisir hambatan PTM. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi pengaruh program mentor juri guru di luar jam sekolah untuk meningkatkan motivasi dan disiplin jangka panjang. Terakhir, penelitian kuantitatif dapat mengukur efektivitas kombinasi beasiswa dan sokongan orang tua terhadap perubahan perilaku disiplin peserta didik dalam periode enam bulan..
<br>Implementasi pembelajaran aqidah akhlak di MTs Darul Muna berhasil dilaksanakan dengan baik namun masih terdapat hambatan terkait pemahaman materi, terbatasnya PTM, dan fasilitas yang memadai.Faktor pendukung motivasi belajar meliputi motivasi internal, metode yang menyenangkan, dan dukungan orang tua.Untuk kedisiplinan, teladan guru dan sanksi berperan penting, sementara hambatan meliputi kurangnya motivasi internal dan pengaruh lingkungan pertemanan.Upaya sekolah dengan menyediakan LKS, beasiswa, serta guru piket turut memperkuat motivasi dan disiplin
<br>Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, disiplin serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. Penelitian ini bertujuanonner mengetahui implementasi pembelajaran aqidah akhlak dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik kelas VIII MTs Darul Muna, serta faktor effort sekolah. Metode kualitatif deskriptif dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-4c34c.webp" type="image/webp" length="66570" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-d45a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-0adc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-motivasi-internal-anak-thumb-4c34c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Application Of Instructional Media In Teaching English To Young Learners ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Application Of Instructional Media In Teaching English To Young Learners ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Application Of Instructional Media In Teaching English To Young Learners ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54296-tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-b" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54296-tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-b" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:954ca3a230acf81d7508eea10c6f76f3</id>
	<published>2026-07-14T05:03:49+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:03:49+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji (1) sejauh mana efektivitas penggunaan media digital interaktif, seperti aplikasi mobile atau platform eAclearning, terhadap motivasi dan pencapaian kosakata pada pelajar muda usia 9Ac10 tahun di sekolah dasar. (2) Peneliti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji (1) sejauh mana efektivitas penggunaan media digital interaktif, seperti aplikasi mobile atau platform eAclearning, terhadap motivasi dan pencapaian kosakata pada pelajar muda usia 9Ac10 tahun di sekolah dasar. (2) Peneliti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-c40a4.webp" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-c40a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-c40a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-c40a4.webp 1x" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" alt="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp 1x" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" alt="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp 1x" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" alt="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54296-tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-b" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" target="_blank">The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji (1) sejauh mana efektivitas penggunaan media digital interaktif, seperti aplikasi mobile atau platform eAclearning, terhadap motivasi dan pencapaian kosakata pada pelajar muda usia 9Ac10 tahun di sekolah dasar. (2) Peneliti dapat menyelidiki dampak kebijakan akses media sekolah, termasuk penyediaan listrik dan ruang penyimpanan, terhadap frekuensi dan variasi penggunaan media oleh guru, dengan pendekatan survei lintas sekolah. (3) Studi eksperimental dapat membandingkan hasil belajar antara penggunaan media buatan guru dengan biaya rendah dan media komersial berbiaya tinggi, untuk menentukan apakah kualitas media memengaruhi peningkatan kemampuan mendengarkan dan menulis bahasa Inggris. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang mendukung perbaikan kebijakan sekolah, pengembangan media pembelajaran yang terjangkau, serta strategi pengajaran yang lebih adaptif terhadap karakteristik pelajar muda. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi peran pelatihan guru dalam meningkatkan kompetensi penggunaan media, sehingga menghasilkan implementasi yang lebih konsisten dan inovatif di kelas. Hasil temuan dari studiAcstudi tersebut dapat menjadi dasar bagi pembuat kebijakan dan pihak sekolah untuk merancang program dukungan yang menyeluruh, mencakup penyediaan sarana, anggaran, dan pelatihan yang berkelanjutan..
<br>Guru di sekolah tersebut telah memanfaatkan berbagai media pembelajaran seperti flashcard, puzzle, lembar kerja, buku teks, dan audio untuk mendukung proses pengajaran bahasa Inggris kepada siswa banyak.Namun, kebijakan sekolah yang membatasi akses media serta keterbatasan fasilitas, seperti listrik dan penyimpanan, mengurangi potensi optimal penggunaan media tersebut.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan infrastruktur dan kebijakan yang mempermudah guru memperoleh serta menggunakan media pembelajaran secara efektif
<br>Di Indonesia, bahasa Inggris adalah bahasa asing, sehingga tidak mudah untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada pelajar muda di Indonesia, oleh karena itu, perlu sesuatu yang menarik untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada pelajar muda, salah satunya menggunakan media pembelajaran. Media pembelajaran sebagai alat bantu yang dibutuhkan untuk memudahkan guru dalam menyajikan materi, namun banyak guru bahasa Inggris di Indonesia yang kesulitan menggunakan media pembelajaran di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) bagaimana guru menerapkan media pembelajaran di kelas. (2) menyelidiki masalah yang dihadapi guru, dan (3) menguraikan strategi guru dalam memecahkan masalah dengan menggunakan media pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan desain studi kasus, dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp" type="image/webp" length="70548" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-c40a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54301-hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54301-hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:acde00c33f8864376d7c988b87f978c6</id>
	<published>2026-07-14T04:42:28+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T04:42:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam, terutama dalam konteks moralitas dan kepemimpinan bangsa. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam, terutama dalam konteks moralitas dan kepemimpinan bangsa. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp 1x" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" alt="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp 1x" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" alt="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp 1x" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" alt="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54301-hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" target="_blank">Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam, terutama dalam konteks moralitas dan kepemimpinan bangsa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh pemikiran Seyyed Huseen Nasr terhadap pemahaman hakikat manusia dan relevansinya dengan moralitas kepemimpinan bangsa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang hubungan antara spiritualitas dan moralitas dalam konteks kepemimpinan bangsa, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam praktik pemerintahan dan kebijakan publik..
<br>Secara tidak langsung konsep hakikat manusia dalam relevansinya moralitas Kepemimpinan Bangsa yakni sejatinya manusia memiliki keterkaitan dengan sifat ketuhanan dan memberikan pengarahan kepada moralitas dengan intuisinya mampu menerima pesan illahi karena itulah akan timbul wujud bersikap kemanusiaan dan beradab sesuai pengamalan pancasila sebagai ideologi Bangsa sehingga terwujud pelaksanaan dalam penyelenggaraan negara berasas negara hukum bukan berdasarkan negara kuasa
<br>Ontologi menerangkan hakikat dari segala yang ada. Dalam kajian ontologi manusia bukan hanya memahami secara manusia aktual saja namun dari segi esensi/hakikat manusia merupakan dari makhluk Monodualisme dimana terdiri dari dua unsur namun didalamnya satu kesatuan. Nasr dengan pendekatan tradisionalnya berusaha menjelaskan hakikat manusia dengan memberikan kritik terhadap ideologi dunia modern yang sekarang sedang melingkupi kehidupan umat manusia. Menurutnya, ideologi dunia modern menjauhkan manusia dari pusat eksistensinya yang menurut Nasr adalah spiritualitas, sehingga manusia semakin jauh dari esensinya serta melupakan kedudukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" type="image/webp" length="64700" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 14 Jul 2026 09:19:02 +0700. 24 items. Served in: 14.164 seconds [atom] -->
