<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-07-22T07:47:34+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG Ipomoea aquatic DAN KAYU APU PISTIA STRATIOTES TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG Ipomoea aquatic DAN KAYU APU PISTIA STRATIOTES TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG Ipomoea aquatic DAN KAYU APU PISTIA STRATIOTES TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55551-kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-ku" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55551-kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-ku" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:22908ea26e264ac945eaf8b896419432</id>
	<published>2026-07-22T06:47:27+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T06:47:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kayu apu" label="kayu apu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[apu,kayu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang potensi tanaman air lainnya sebagai agen fitoremediasi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada optimasi kondisi pertumbuhan tanaman dan waktu kontak dengan air ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang potensi tanaman air lainnya sebagai agen fitoremediasi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada optimasi kondisi pertumbuhan tanaman dan waktu kontak dengan air ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-76b77.webp" title="JURIS - UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-76b77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-76b77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-76b77.webp 1x" title="JURIS - UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY" alt="JURIS - UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-f2260.webp" title="JURIS - UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-f2260.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-f2260.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-f2260.webp 1x" title="JURIS - UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY" alt="JURIS - UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-a1109.webp" title="JURIS - UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-a1109.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-a1109.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-a1109.webp 1x" title="JURIS - UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY" alt="JURIS - UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55551-kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-ku" title="JURIS - UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY" target="_blank">UJI EFEKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatic) DAN KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TERHADAP KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH TAHU DAN LAUNDRY</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang potensi tanaman air lainnya sebagai agen fitoremediasi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada optimasi kondisi pertumbuhan tanaman dan waktu kontak dengan air tercemar untuk meningkatkan efektivitas fitoremediasi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan kombinasi tanaman air dan teknik lain, seperti filtrasi atau adsorpsi, untuk meningkatkan efisiensi pembersihan air tercemar. Studi ini dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis limbah dan tanaman air, serta menganalisis dampak jangka panjang dari fitoremediasi terhadap kualitas air dan lingkungan..
<br>Tanaman kangkung memiliki kemampuan menurunkan pH terbaik yaitu 6,95, efektivitas penurunan mencapai 22,68% dan tanaman kayu apu memiliki kemampuan menurunkan TDS terbaik yaitu 201,40 mg/l, efektivitas penurunan mencapai 28,58% pada air tercemar limbah laundry.Peningkatan suhu oleh tanaman kayu apu pada air tercemar limbah laundry 6,33% dan limbah tahu 2,75%.Suhu melebihi baku mutu yang ditetapkan yakni 280C.pH dan TDS pada kedua perlakuan tidak melebihi baku mutu.Terdapat hubungan yang rendah dan signifikan antara TDS dan pH, nilai koefisien korelasi (r)=0,365, koefisien determinasi (R2)=0,1331, berarti 13,31 % peningkatan pH dipengaruhi oleh TDS, sedang 86,69% dipengaruhi faktor lain
<br>Fitoremediasi menggunakan berbagai tanaman untuk mendegradasi, mengekstrak atau menghilangkan kontaminan tanah dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tanaman air yaitu kangkung air dan kayu apu sebagai agen fitoremediasi dan hubungan antar parameter pH, TDS dan suhu. Penelitian dilakukan pada bulan Nopember-Desember 2024 di Lahan PS. Agroteknologi STIPER Kutai Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kangkung memiliki kemampuan menurunkan pH terbaik pada air tercemar limbah laundry yaitu 6,95, efektivitas penurunan mencapai 22,68%. Tanaman kayu apu memiliki kemampuan menurunkan TDS terbaik pada air tercemar limbah laundry yaitu 201,40 mg/l, efektivitas penurunan mencapai 28,58%. Peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-76b77.webp" type="image/webp" length="118806" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-76b77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-f2260.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/kangkung-air-ipomea-aquatica-tiram-kualitas-limbah-thumb-a1109.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Perlakuan Pendinginan PreAcCooling Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Perlakuan Pendinginan PreAcCooling Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Perlakuan Pendinginan PreAcCooling Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55561-sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55561-sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:a3f1a86c853a624e6dd363d07df4b54c</id>
	<published>2026-07-22T06:41:11+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T06:41:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="case study" label="case study" />
	<itunes:keywords><![CDATA[case,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh variasi konsentrasi dan durasi paparan klorin sebagai sanitasi terhadap kualitas tomat selama penyimpanan pada suhu ruang, sehingga dapat menentukan dosis optimal yang memaksimalkan umur simpan tanpa menurunkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh variasi konsentrasi dan durasi paparan klorin sebagai sanitasi terhadap kualitas tomat selama penyimpanan pada suhu ruang, sehingga dapat menentukan dosis optimal yang memaksimalkan umur simpan tanpa menurunkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-1b696.webp" title="JURIS - Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-1b696.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-1b696.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-1b696.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang" alt="JURIS - Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-85eb1.webp" title="JURIS - Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-85eb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-85eb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-85eb1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang" alt="JURIS - Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-56e6f.webp" title="JURIS - Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-56e6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-56e6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-56e6f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang" alt="JURIS - Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55561-sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh" title="JURIS - Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang" target="_blank">Pengaruh Perlakuan Pendinginan (PreAcCooling) Dan Sanitasi Pada Kualitas Tomat Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh variasi konsentrasi dan durasi paparan klorin sebagai sanitasi terhadap kualitas tomat selama penyimpanan pada suhu ruang, sehingga dapat menentukan dosis optimal yang memaksimalkan umur simpan tanpa menurunkan nilai gizi. Selain itu, dibutuhkan perbandingan antara metode praAcpendinginan lain seperti pendinginan udara paksa atau pendinginan vakum dengan hydrocooling yang digunakan pada studi ini, untuk menilai efektivitas masingAcmasing metode dalam memperpanjang kesegaran tomat. Selanjutnya, penting juga mengkaji interaksi antara perlakuan praAcpendinginan dan sanitasi pada kondisi penyimpanan suhu berbeda, termasuk suhu refrigerasi, serta memperluas periode pengamatan melebihi 7 hari, guna memperoleh gambaran lengkap tentang daya simpan jangka panjang dan potensi aplikasi praktis pada rantai pasokan tomat..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sanitasi dan praAcpendinginan secara signifikan meningkatkan kualitas buah tomat.Tomat yang diterapkan kedua perlakuan tetap segar hingga hari keAc7 dengan tekstur keras dan warna merah yang terjaga (tekstur = 14,84.warna = 28,27), sedangkan tomat pada perlakuan kontrol memiliki tekstur lebih lunak (tekstur = 27,71)
<br>Pengaruh Perlakuan Pendinginan dan Sanitasi terhadap Kualitas Tomat Selama Penyimpanan pada Suhu Kamar. Tomat merupakan tanaman hortikultura yang menguntungkan dan mempunyai potensi ekspor yang besar. Tomat kaya akan nutrisi, termasuk vitamin C, serat, dan antioksidan seperti likopen, akan tetapi tomat merupakan buah yang rentan akan kerusakan dan buah yang cepat busuk, oleh karena itu diperlukan perlakuan praAcpendinginan dan sanitasi untuk memperpanjang masa simpan. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan precooling dan sanitasi terhadap mutu tomat selama penyimpanan pada suhu ruang. Perlakuan pada penelitian ini ialah kontrol (suhu ruang), praAcpendinginan (hydrocooling), sanitasi klorin 150Appm selama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-1b696.webp" type="image/webp" length="93362" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-1b696.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-85eb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/sensoris-buah-tomat-suhu-ruang-pengaruh-variasi-si-thumb-56e6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55560-biologi-tanah-analisis-sifat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55560-biologi-tanah-analisis-sifat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:e3cd514ccd3209143703bdeb5c2d553c</id>
	<published>2026-07-22T06:39:15+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T06:39:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dinamika temporal Indeks Kualitas Tanah selama beberapa tahun untuk memahami perubahan jangka panjang pada sistem monokultur, tumpangsari, dan rotasi (pertanyaan penelitian: bagaimana fluktuasi IKT selama lima tahun ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dinamika temporal Indeks Kualitas Tanah selama beberapa tahun untuk memahami perubahan jangka panjang pada sistem monokultur, tumpangsari, dan rotasi (pertanyaan penelitian: bagaimana fluktuasi IKT selama lima tahun ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-a0bca.webp" title="JURIS - Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-a0bca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-a0bca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-a0bca.webp 1x" title="JURIS - Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" alt="JURIS - Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-98583.webp" title="JURIS - Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-98583.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-98583.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-98583.webp 1x" title="JURIS - Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" alt="JURIS - Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-4a357.webp" title="JURIS - Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-4a357.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-4a357.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-4a357.webp 1x" title="JURIS - Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" alt="JURIS - Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55560-biologi-tanah-analisis-sifat" title="JURIS - Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" target="_blank">Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dinamika temporal Indeks Kualitas Tanah selama beberapa tahun untuk memahami perubahan jangka panjang pada sistem monokultur, tumpangsari, dan rotasi (pertanyaan penelitian: bagaimana fluktuasi IKT selama lima tahun ke depan pada masingAcmasing pola tanam?). Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji efek penambahan bahan organik seperti kompos atau biochar terhadap peningkatan IKT pada lahan rotasi (pertanyaan penelitian: apakah aplikasi kompos meningkatkan nilai IKT pada sistem rotasi dibandingkan tanpa aplikasi?). Akhirnya, perlu dilakukan survei lintas kawasan Andisol di wilayah lain serta menambahkan analisis mikrobiologi tanah untuk menilai kontribusi komunitas mikroba terhadap kualitas tanah (pertanyaan penelitian: bagaimana hubungan antara keragaman mikroba tanah dan IKT pada berbagai pola tanam di Andisol?)..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa pola tanam monokultur, tumpangsari, dan rotasi memengaruhi sifat fisik dan kimia tanah sehingga mempengaruhi Indeks Kualitas Tanah (IKT).Nilai IKT yang diperoleh masingAcmasing adalah 0,646 untuk monokultur, 0,662 untuk tumpangsari, dan 0,683 untuk rotasi, yang semuanya tergolong baik.Untuk meningkatkan kualitas tanah lebih lanjut, diperlukan intervensi perbaikan tanah khususnya pada sistem rotasi agar nilai indeks dapat meningkat lebih tinggi
<br>Analisis Indeks Kualitas Tanah Andisol Pada Berbagai Sistem Pola Tanam Di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan. Kualitas tanah merujuk pada kemampuan tanah untuk menjaga produktivitas tanaman, mempertahankan ketersediaan air, serta mendukung kegiatan manusia. Penilaian kualitas tanah tidak dapat dilakukan secara langsung, oleh karena itu diperlukan indikator fisik, kimia, dan biologi yang digunakan bersamaAcsama untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kualitas tanah, yang dikenal sebagai minimum data set (MDS). Sebuah penelitian lapangan dan analisis laboratorium telah dilakukan antara bulan September hingga Desember 2023. Penelitian deskriptif ini dilaksanakam terhadap beberapa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-a0bca.webp" type="image/webp" length="85772" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-a0bca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-98583.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/biologi-tanah-analisis-sifat-pupuk-kimia-indeks-ku-thumb-4a357.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K G P A A Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K G P A A Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K G P A A Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55550-taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55550-taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:eeead86701e73170a6731d913a0915d9</id>
	<published>2026-07-22T06:38:21+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T06:38:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji sejauh mana program bimbingan teknik ekowisata yang telah diterapkan di Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: bagaimana pengaruh ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji sejauh mana program bimbingan teknik ekowisata yang telah diterapkan di Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: bagaimana pengaruh ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-7b90c.webp" title="JURIS - Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-7b90c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-7b90c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-7b90c.webp 1x" title="JURIS - Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi" alt="JURIS - Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-01d1d.webp" title="JURIS - Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-01d1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-01d1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-01d1d.webp 1x" title="JURIS - Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi" alt="JURIS - Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-318bd.webp" title="JURIS - Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-318bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-318bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-318bd.webp 1x" title="JURIS - Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi" alt="JURIS - Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55550-taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestar" title="JURIS - Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi" target="_blank">Partisipasi Masyarakat Di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji sejauh mana program bimbingan teknik ekowisata yang telah diterapkan di Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: bagaimana pengaruh pelatihan ekowisata terhadap diversifikasi sumber pendapatan rumah tangga lokal? Selain itu, studi komparatif tentang potensi ekonomi dan dampak lingkungan budidaya jamur kuping pada tingkat komunitas dapat memberikan wawasan baru, misalnya dengan meneliti apakah praktik budidaya jamur kuping secara berkelanjutan dapat meningkatkan produktivitas tanpa menurunkan kualitas tanah dan air di sekitar hutan. Selanjutnya, mengingat pentingnya laporan cepat tentang kerusakan hutan, penelitian dapat merancang dan menguji aplikasi mobile berbasis komunitas yang memungkinkan warga melaporkan secara realActime indikasi penebangan atau kebakaran, serta mengevaluasi efektivitas platform tersebut dalam mempercepat respons pengelola hutan. Penelitian ketiga dapat mengevaluasi perubahan sosialAcekonomi jangka panjang yang dihasilkan oleh program kebun bibit rakyat, dengan mengidentifikasi faktorAcfaktor yang memperkuat atau menghambat adopsi praktik pertanian berkelanjutan oleh petani lokal. Akhirnya, pendekatan longitudinal yang memantau dinamika partisipasi masyarakat selama lima tahun ke depan dapat mengungkap hubungan antara peningkatan kapasitas sosial, kebijakan pengelolaan hutan, dan keberlanjutan ekosistem Tahura, sehingga memberikan dasar ilmiah bagi perencanaan kebijakan yang lebih integratif..
<br>Mangkunagoro I sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat sekitar dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hutan.Masyarakat dapat memanfaatkan rumput di bawah tegakan pohon dengan tetap menjaga kelestarian pohon dan melaporkan indikasi kerusakan kepada pengelola, sementara pihak pengelola berkolaborasi dengan lembaga pemerintah dan perguruan tinggi untuk memberikan pelatihan.Berbagai bentuk pemberdayaan seperti bimbingan teknik ekowisata, ecoprint, pengamanan hutan, serta kebun bibit rakyat, serta usaha budidaya tanaman hias dan jamur kuping, telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi pada pelestarian hutan
<br>Partisipasi Masyarakat di Sekitar Kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I sebagai Wujud Pengelolaan Hutan Konservasi. Taman Hutan Raya (Tahura) K.G.P.A.A. Mangkunagoro I merupakan kawasan hutan konservasi yang terletak di Desa Berjo, Karanganyar. Dalam upaya menjaga kelestarian hutan, tentu saja tidak lepas dari peran serta masyarakat sekitar kawasan hutan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam upaya pengelolaan kawasan hutan konservasi di Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I. Adapun metode pengumpulan data dilakukan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-7b90c.webp" type="image/webp" length="86828" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-7b90c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-01d1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/taman-hutan-raya-kawasan-konservasi-pelestarian-ma-thumb-318bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Komposisi Fisika Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Komposisi Fisika Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perbandingan Komposisi Fisika Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55558-pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55558-pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:c606f5ba262d79d2b88aaaccb16039d6</id>
	<published>2026-07-22T06:29:04+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T06:29:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="case study" label="case study" />
	<itunes:keywords><![CDATA[case,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komprehensif tentang profil nutrisi dan aktivitas antioksidan dari berbagai varietas pomelo di Malaysia. Selain itu, penelitian tentang mekanisme antioksidan dan potensi kesehatan pomelo dapat menjadi fokus ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komprehensif tentang profil nutrisi dan aktivitas antioksidan dari berbagai varietas pomelo di Malaysia. Selain itu, penelitian tentang mekanisme antioksidan dan potensi kesehatan pomelo dapat menjadi fokus ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-ba31b.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-ba31b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-ba31b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-ba31b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-13a74.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-13a74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-13a74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-13a74.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-23e21.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-23e21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-23e21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-23e21.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55558-pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat" title="JURIS - Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia" target="_blank">Analisis Perbandingan Komposisi Fisika, Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Berbeda Varietas Pomelo Dari Malaysia</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komprehensif tentang profil nutrisi dan aktivitas antioksidan dari berbagai varietas pomelo di Malaysia. Selain itu, penelitian tentang mekanisme antioksidan dan potensi kesehatan pomelo dapat menjadi fokus utama. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami manfaat pomelo bagi kesehatan dan gizi masyarakat..
<br>Pomelo Melomas mengandung asam askorbat dan senyawa fenolik dalam jumlah tinggi dibandingkan varietas lainnya.Aktivitas antioksidan Shanting dan Tambun jauh lebih tinggi.Dari segi warna, Tambun dan Melomas agak kemerahan.Penelitian ini membantu untuk memahami nilai gizi dan fungsi kesehatan dari ketiga varietas pomelo, namun masih ada beberapa nutrisi dan mekanisme antioksidan yang belum dipelajari dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut
<br>Analisis perbandingan komposisi fisika, kimia dan aktivitas antioksidan antara berbagai varietas pomelo dari Malaysia telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami nilai gizi dan fungsi tiga jenis varietas pomelo komersial di Malaysia, yaitu Tambun, Melomas, dan Shanting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pomelo Shanting memiliki tingkat keasaman titratable yang tinggi, tetapi kandungan padatan terlarutnya hampir sama dengan Melomas. Pomelo Melomas memiliki kandungan vitamin C dan senyawa fenolik tertinggi dibandingkan dengan Shanting dan Tambun. Penelitian ini membantu memahami nilai gizi dan fungsi pomelo dari Malaysia.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-13a74.webp" type="image/webp" length="99434" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-ba31b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-13a74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pomelo-vitamin-c-senyawa-fenolik-manfaat-analisis-thumb-23e21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI Oryza sativa L MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI Oryza sativa L MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI Oryza sativa L MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55543-gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55543-gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:b8d6d5a513b8e5f06802462bd2e92ede</id>
	<published>2026-07-22T06:25:07+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T06:25:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas penggunaan perangkap getah karet dalam mengendalikan hama padi secara alami dan ramah lingkungan. Selain itu, penelitian tentang peran serangga non-hama dalam ekosistem ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas penggunaan perangkap getah karet dalam mengendalikan hama padi secara alami dan ramah lingkungan. Selain itu, penelitian tentang peran serangga non-hama dalam ekosistem ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-94bed.webp" title="JURIS - PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-94bed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-94bed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-94bed.webp 1x" title="JURIS - PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA" alt="JURIS - PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-18c6b.webp" title="JURIS - PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-18c6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-18c6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-18c6b.webp 1x" title="JURIS - PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA" alt="JURIS - PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-7e90c.webp" title="JURIS - PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-7e90c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-7e90c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-7e90c.webp 1x" title="JURIS - PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA" alt="JURIS - PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55543-gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pen" title="JURIS - PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA" target="_blank">PENGGUNAAN PERANGKAP GETAH UNTUK MENDETEKSI HAMA DOMINAN PADI (Oryza sativa L) MENGGUNAKAN SISTEM TANAM HAZTON DI HAMPARAN PERAK SUMATERA UTARA</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas penggunaan perangkap getah karet dalam mengendalikan hama padi secara alami dan ramah lingkungan. Selain itu, penelitian tentang peran serangga non-hama dalam ekosistem padi juga dapat menjadi fokus, seperti peran serangga sebagai penyerbuk atau pemakan bangkai. Terakhir, penelitian tentang pengaruh sistem tanam Hazton terhadap produktivitas padi dan populasi serangga hama dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi budidaya yang berkelanjutan..
<br>Kesimpulan dari hasil penelitian adalah penggunaan perangkap getah karet lebih efektif dibandingkan getah nangka, getah pepaya dan getah jarak sebagai pilihan pengendalian hama untuk meningkatkan produksi tanaman padi.Populasi serangga teridentifikasi pada getah karet sebanyak 2369 spesies dengan masing-masing 8 ordo dan 29 famili, getah nangka 2298 spesies, getah pepaya 1760 spesies,dan getah jarak 1159 spesies dengan masing masing 8 Ordo dan 29 Famili.Getah karet memiliki nilai R=7,77 , HAo=2,98, E=0,88.Pada Getah nangka nilai R=7, HAo= 1,88 , E=0,55, Getah Pepaya memiliki nilai R=7,10 HAo=3,30 E=0,98 serta getah jarak memiliki nilai R=7,05, HAo=2, E=0,97.Status fungsi serangga pada lahan padi dengan getah karet, getah nangka, getah pepaya dan getah jarak terbagi menjadi 5 kelompok yaitu herbivor, predator, scavenger, parasitoid dan polinator
<br>Penggunaan perangkap getah untuk mendeteksi hama dominan padi (Oryza sativa L) pada sistem tanam Hazton di Hamparan Perak Sumatera Utara. Tanaman padi merupakan komoditas utama pangan penduduk Indonesia dengan produksi sekitar 54.75 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dengan luas panen 0,45 juta hektar atau mengalami kenaikan sebanyak 40,87 ribu hektar (0,39 persen) dibandingkan tahun 2021. Produksi padi sangat dipengaruhi budidaya, varietas tanam dan serangan hama dan penyakit pada tanaman padi. Penelitian ini bertujuan menginventarisasi keanekaragaman serangga di Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-7e90c.webp" type="image/webp" length="117258" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-94bed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-18c6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/gummy-getah-pepaya-serangga-hama-c-karet-pengendal-thumb-7e90c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55557-strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-r" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55557-strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-r" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:b6277d3a888fe14198ed9f74202411a6</id>
	<published>2026-07-22T05:37:04+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T05:37:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="case study" label="case study" />
	<itunes:keywords><![CDATA[case,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat bahaya erosi di DAS Manubar, seperti karakteristik tanah, tutupan lahan, dan praktik konservasi yang diterapkan. Selain itu, dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat bahaya erosi di DAS Manubar, seperti karakteristik tanah, tutupan lahan, dan praktik konservasi yang diterapkan. Selain itu, dapat dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-4b24f.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-4b24f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-4b24f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-4b24f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-f0105.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-f0105.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-f0105.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-f0105.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-2af6c.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-2af6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-2af6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-2af6c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55557-strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-r" title="JURIS - Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" target="_blank">Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Model USLE dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat bahaya erosi di DAS Manubar, seperti karakteristik tanah, tutupan lahan, dan praktik konservasi yang diterapkan. Selain itu, dapat dilakukan studi tentang dampak erosi terhadap kualitas air dan ekosistem sungai, serta pengembangan model prediksi erosi yang lebih akurat dengan mempertimbangkan variabel-variabel tambahan. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan mengkaji strategi pengelolaan DAS yang terpadu dan berkelanjutan, termasuk penerapan praktik konservasi yang efektif untuk mengurangi dampak erosi..
<br>Analisis terhadap tingkat bahaya erosi (TBE) DAS Manubar diperoleh rata-rata erosi sebesar 22,344 ton/ha/tahun, termasuk dalam kelas TBE rendah.Laju erosi tertinggi terdapat pada pada tanah terbuka, yaitu 613 ton/ha/tahun, jenis tanah podsolik sebesar 82,27 ton/ha/tahun dan kelerengan > 40% dengan laju erosi 50,54 ton/ha/tahun.DAS Manubar memiliki kelas TBE dari sangat rendah hingga sangat berat.Persentase kelas sangat rendah mencapai 86,5%, kelas rendah 6,6%, kelas sedang 4,6%, kelas berat 1,8% dan kelas sangat berat 0,6% dari luas total DAS.Skala prioritas penerapan tindakan konservasi DAS Manubar diperoleh pada jenis tanah podsolik dan penutupan lahan terbuka, pemukiman, perkebunan dan pertanian lahan kering bercampur semak
<br>Analisis Tingkat Bahaya Erosi DAS Manubar Kabupaten Kutai Timur Menggunakan Metode USLE Dan Aplikasi Sistem Informasi Geografis. Daerah Aliran Sungai (DAS) Manubar terletak di dua wilayah administratif kabupaten sehingga membutuhkan perencanaan pengendalian erosi yang terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju erosi dan sebaran spasial tingkat bahaya erosi (TBE) pada DAS Manubar mengunakan model Universal Soil Loss Erosion (USLE) dan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode USLE digunakan untuk mengestimasi erosi, dengan memperhitungkan faktor ersoivitas hujan (R), erodibiltas tanah (K), manajemen tanaman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-4b24f.webp" type="image/webp" length="101282" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-4b24f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-f0105.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/strategi-konservasi-das-siswa-kelas-rendah-pengelo-thumb-2af6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J E Smith Lepidoptera Noctuidae Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J E Smith Lepidoptera Noctuidae Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J E Smith Lepidoptera Noctuidae Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55540-spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55540-spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:98215be1f6244e1d9ca5aa706a8b9ebb</id>
	<published>2026-07-22T05:33:19+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T05:33:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="case study" label="case study" />
	<itunes:keywords><![CDATA[case,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh suhu dan kelembapan terhadap perkembangan larva S. frugiperda. Selain itu, penelitian tentang mekanisme kompensasi yang dimiliki Spodoptera frugiperda saat sumber makanan utama ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh suhu dan kelembapan terhadap perkembangan larva S. frugiperda. Selain itu, penelitian tentang mekanisme kompensasi yang dimiliki Spodoptera frugiperda saat sumber makanan utama ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-96a1b.webp" title="JURIS - Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-96a1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-96a1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-96a1b.webp 1x" title="JURIS - Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan" alt="JURIS - Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-064ac.webp" title="JURIS - Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-064ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-064ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-064ac.webp 1x" title="JURIS - Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan" alt="JURIS - Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-1bce0.webp" title="JURIS - Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-1bce0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-1bce0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-1bce0.webp 1x" title="JURIS - Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan" alt="JURIS - Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55540-spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi" title="JURIS - Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan" target="_blank">Morfologi dan Aktivitas Makan Larva Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Akibat Beberapa Pemberian Pakan Alami dan Buatan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh suhu dan kelembapan terhadap perkembangan larva S. frugiperda. Selain itu, penelitian tentang mekanisme kompensasi yang dimiliki Spodoptera frugiperda saat sumber makanan utama berubah juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, studi tentang pola waktu makan larva S. frugiperda dan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku makan larva dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang perilaku makan serangga..
<br>Pemberian 3 gram pakan per hari memberikan nilai yang lebih tinggi dari pada 1 gram per hari pada bobot tubuh dan panjang larva.Perlakuan daun tanaman jagung memberikan hasil tertinggi terhadap bobot tubuh instar 2, 4, dan 6 sebesar 0.Panjang tubuh instar 2, 4, dan 6 sebesar 14,365 mm, 22,720 mm, dan 29,880 mm.frugiperda memiliki tipe mulut menggigit dan mengunyah, dan pola waktu makan umumnya lebih aktif di waktu yang lebih sejuk
<br>Spodoptera frugiperda atau Fall Army Worm (FAW) adalah hama invasif yang menyebar ke beberapa daerah di Indonesia dan menyebabkan kerusakan hingga kehilangan hasil pada tanaman pangan khususnya tanaman jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perlakuan jenis pakan yang menghasilkan tingkat respons biologi larva S. frugiperda terhadap preferensi jenis pakan yang paling dipilih. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal, terdiri dari 5 perlakuan diulang 5 kali: daun jagung, daun sorgum, daun padi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-064ac.webp" type="image/webp" length="100760" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-96a1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-064ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/spodoptera-frugiperda-smith-klasifikasi-daun-padi-thumb-1bce0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55546-analitik-prediktif-integrasi-instagram-su" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55546-analitik-prediktif-integrasi-instagram-su" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:ca9a1cf2d6928fb95081e451612c6fb9</id>
	<published>2026-07-22T05:25:25+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T05:25:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak integrasi SDA pada kinerja organisasi dalam berbagai industri dan sektor. Kedua, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak integrasi SDA pada kinerja organisasi dalam berbagai industri dan sektor. Kedua, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-7b660.webp" title="JURIS - Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-7b660.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-7b660.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-7b660.webp 1x" title="JURIS - Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy" alt="JURIS - Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-5757c.webp" title="JURIS - Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-5757c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-5757c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-5757c.webp 1x" title="JURIS - Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy" alt="JURIS - Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-05c0b.webp" title="JURIS - Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-05c0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-05c0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-05c0b.webp 1x" title="JURIS - Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy" alt="JURIS - Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55546-analitik-prediktif-integrasi-instagram-su" title="JURIS - Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy" target="_blank">Integrating Scientific Data Analytics into Digital Business Strategy</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak integrasi SDA pada kinerja organisasi dalam berbagai industri dan sektor. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan kerangka kerja praktis untuk mengintegrasikan SDA ke dalam strategi bisnis digital, termasuk langkah-langkah konkret dan strategi implementasi. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki peran kepemimpinan dan budaya organisasi dalam mendukung adopsi dan penerapan SDA secara efektif dalam organisasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut terhadap pemahaman kita tentang integrasi SDA ke dalam strategi bisnis digital dan dampak positifnya pada kinerja organisasi..
<br>Penelitian ini mengembangkan kerangka konseptual untuk mengintegrasikan Analisis Data Ilmiah (SDA) ke dalam strategi bisnis digital.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi SDA ke dalam strategi bisnis digital dapat meningkatkan kualitas keputusan, responsivitas organisasi terhadap perubahan pasar, dan adaptabilitas dalam lingkungan bisnis yang dinamis.Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan integrasi SDA, termasuk dukungan kepemimpinan, budaya organisasi yang mendukung analitik, dan kemampuan analitik yang kuat.Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan SDA ke dalam strategi bisnis digital untuk meningkatkan kinerja organisasi dan keunggulan kompetitif dalam ekonomi digital
<br>Dalam ekonomi digital yang semakin kompleks, organisasi menghadapi tantangan dalam mengubah volume data yang besar menjadi wawasan strategis yang dapat diterapkan. Meskipun analisis data telah menjadi komponen penting dalam operasi bisnis digital, integrasi prinsip-prinsip analitis ilmiah ke dalam pengambilan keputusan strategis masih belum dieksplorasi secara memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka konseptual untuk mengintegrasikan Analisis Data Ilmiah (SDA) ke dalam strategi bisnis digital dengan menggabungkan wawasan dari literatur manajemen strategis dan analisis data. Menggunakan pendekatan kualitatif yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-7b660.webp" type="image/webp" length="90080" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-7b660.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-5757c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/analitik-prediktif-integrasi-instagram-sumber-daya-thumb-05c0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7877-startupreneur-business-digital-sabda-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55553-arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55553-arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:2e54393cedc7a42048c41d83f2bffffe</id>
	<published>2026-07-22T05:19:26+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T05:19:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="case study" label="case study" />
	<itunes:keywords><![CDATA[case,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas formulasi POC 3:7 pada berbagai jenis tanaman sayuran lain untuk menilai aplikasi yang lebih luas, misalnya pada selada atau kangkung, sehingga dapat diketahui apakah peningkatan pertumbuhan serupa terjadi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas formulasi POC 3:7 pada berbagai jenis tanaman sayuran lain untuk menilai aplikasi yang lebih luas, misalnya pada selada atau kangkung, sehingga dapat diketahui apakah peningkatan pertumbuhan serupa terjadi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-2bb4f.webp" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-2bb4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-2bb4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-2bb4f.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam" alt="JURIS - Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-11c8f.webp" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-11c8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-11c8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-11c8f.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam" alt="JURIS - Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-b9c9f.webp" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-b9c9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-b9c9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-b9c9f.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam" alt="JURIS - Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55553-arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam" target="_blank">Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas formulasi POC 3:7 pada berbagai jenis tanaman sayuran lain untuk menilai aplikasi yang lebih luas, misalnya pada selada atau kangkung, sehingga dapat diketahui apakah peningkatan pertumbuhan serupa terjadi pada spesies berbeda. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi variasi konsentrasi asap cair tempurung kelapa dalam formulasi POC untuk menentukan dosis optimal yang memaksimalkan pertumbuhan tanpa menimbulkan efek toksik, dengan menguji rentang konsentrasi yang lebih luas serta melakukan analisis residu di tanah. Terakhir, penelitian dapat meneliti interaksi antara formulasi POC dengan mikroorganisme tanah, seperti bakteri nitrifikasi atau fungi mikoriza, untuk memahami apakah kombinasi tersebut dapat meningkatkan ketersediaan nutrisi dan kesehatan tanaman secara berkelanjutan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa formulasi POC berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman bayam, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah daun.ekstrak kulit bawang merah) memberikan hasil terbaik, dengan tinggi rataAcrata 17,9Acm dan rataAcrata 8 helai daun.Frekuensi pemberian POC (0, 7, atau 15 HST) tidak memberikan pengaruh signifikan secara statistik terhadap kedua parameter tersebut
<br>Formulasi Ekstrak Kulit Bawang Merah Dan Asap Cair Tempurung Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Bayam. Kulit bawang merah mengandung banyak mineral (Ca, K, Mg, Na, P, Fe, Al, Zn, B, Mn, Cu, Mo dan Se), termasuk hormon yang berperan bagi pertumbuhan tanaman khususnya pertumbuhan tunas dan akar (hormon auksin dan giberelin). Selain kulit bawang merah, kandungan gugus asam dalam asap cair mampu mendorong pertumbuhan dan memperkuat akar tanaman. Penelitian mengenai kombinasi antara kulit bawang merah dan asap cair tempurung kelapa menjadi formula Pupuk Organik Cair (POC) belum banyak dilakukan, sehingga pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-2bb4f.webp" type="image/webp" length="96426" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-2bb4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-11c8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/arang-tempurung-kelapa-variasi-formula-krim-formul-thumb-b9c9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM Syzygium polyanthum Wight Walp DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM Syzygium polyanthum Wight Walp DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM Syzygium polyanthum Wight Walp DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55552-intensitas-cahaya-merah-daun-sal" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55552-intensitas-cahaya-merah-daun-sal" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:b18e77a0169f9a74da35f0ed79616c2c</id>
	<published>2026-07-22T05:14:35+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T05:14:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="case study" label="case study" />
	<itunes:keywords><![CDATA[case,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana jenis bahan naungan lain, seperti jaring bambu atau layar plastik, mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup serta pertumbuhan semai salam dibandingkan dengan sarlon, dengan menguji kombinasi intensitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana jenis bahan naungan lain, seperti jaring bambu atau layar plastik, mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup serta pertumbuhan semai salam dibandingkan dengan sarlon, dengan menguji kombinasi intensitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-bfb69.webp" title="JURIS - RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-bfb69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-bfb69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-bfb69.webp 1x" title="JURIS - RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA" alt="JURIS - RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-be703.webp" title="JURIS - RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-be703.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-be703.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-be703.webp 1x" title="JURIS - RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA" alt="JURIS - RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-02326.webp" title="JURIS - RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-02326.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-02326.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-02326.webp 1x" title="JURIS - RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA" alt="JURIS - RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55552-intensitas-cahaya-merah-daun-sal" title="JURIS - RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA" target="_blank">RESPON PERTUMBUHAN SEMAI CABUTAN JENIS SALAM  (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DI PERSEMAIAN PADA PERLAKUAN NAUNGAN BERBEDA</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana jenis bahan naungan lain, seperti jaring bambu atau layar plastik, mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup serta pertumbuhan semai salam dibandingkan dengan sarlon, dengan menguji kombinasi intensitas cahaya 40Ac60A% pada kondisi eksperimental yang serupa. Selain itu, diperlukan studi lapangan jangka panjang yang mengevaluasi keberhasilan transplantasi bibit salam yang dibudidayakan di persemaian ke habitat hutan alami, meliputi pemantauan pertumbuhan, survivabilitas, dan dampaknya terhadap keanekaragaman hayati selama beberapa tahun. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti interaksi antara intensitas naungan, kadar kelembaban tanah, dan pemupukan organik terhadap perkembangan tinggi, diameter, dan jumlah daun semai, dengan merancang percobaan faktorial untuk menentukan kombinasi optimal yang mendukung produksi bibit berkualitas tinggi..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan naungan sarlon satu, dua, dan tiga lapis menghasilkan tingkat kelangsungan hidup semai cabutan salam sebesar 100%, sedangkan tanpa naungan hanya 75,56%.Naungan sarlon satu lapis (intensitas cahaya 51%) memberikan peningkatan signifikan pada tinggi semai (rataAcrata 30,94Acm), diameter batang (0,53Amm per bulan), dan jumlah daun (14Ae19 helai).Oleh karena itu, penggunaan naungan sarlon satu lapis direkomendasikan untuk pembudidayaan salam guna memaksimalkan pertumbuhan semai
<br>Respon Pertumbuhan Semai Cabutan Jenis Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) di Persemaian pada Perlakuan Naungan Berbeda. Sebagai salah satu usaha guna memperbaiki lahan terdegradasi dan untuk mempertahankan keanekaragaman hayati yang ada, serta berpartisipasi dalam mendukung usaha peningkatan ekonomi pada masyarakat yang berbasis pembudidayaan tanaman, maka dipandang perlu untuk melakukan penelitian tentang penyediaan bibit berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan naungan terhadap persen hidup semai, dan mengetahui pengaruh naungan yang berbeda-beda terhadap pertumbuhan semai cabutan salam. Penelitian ini dirancang dengan rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari satu faktor yaitu: Faktor naungan yang terdiri dari 4 jenis perbedaan naungan: S0 (Tanpa Naungan, intensitas cahaya 100%), S1 (Dinaungi sarlon 1 lapis, intensitas cahaya 51%),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-02326.webp" type="image/webp" length="142838" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-bfb69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-be703.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/intensitas-cahaya-merah-daun-salam-budidaya-tanama-thumb-02326.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55548-wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-ekowi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55548-wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-ekowi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:e76adcc9670cf44db39175ce48095d89</id>
	<published>2026-07-22T05:11:59+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T05:11:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan keberlanjutan ekowisata Bukit Kandis, perlu dilakukan upaya-upaya berikut: Pertama, meningkatkan koordinasi antar lembaga dan kejelasan kepemilikan atas kawasan ekowisata. Kedua, memberdayakan masyarakat setempat untuk mengelola dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan keberlanjutan ekowisata Bukit Kandis, perlu dilakukan upaya-upaya berikut: Pertama, meningkatkan koordinasi antar lembaga dan kejelasan kepemilikan atas kawasan ekowisata. Kedua, memberdayakan masyarakat setempat untuk mengelola dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-0badb.webp" title="JURIS - Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-0badb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-0badb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-0badb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu" alt="JURIS - Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-9a9d6.webp" title="JURIS - Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-9a9d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-9a9d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-9a9d6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu" alt="JURIS - Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-45f2b.webp" title="JURIS - Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-45f2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-45f2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-45f2b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu" alt="JURIS - Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55548-wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-ekowi" title="JURIS - Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu" target="_blank">Analisis Keberlanjutan Ekowisata Lahan Pasca Tambang Bukit Kandis Di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu</a>: Untuk meningkatkan keberlanjutan ekowisata Bukit Kandis, perlu dilakukan upaya-upaya berikut: Pertama, meningkatkan koordinasi antar lembaga dan kejelasan kepemilikan atas kawasan ekowisata. Kedua, memberdayakan masyarakat setempat untuk mengelola dan menjaga kawasan ekowisata, serta melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan. Ketiga, meningkatkan fasilitas umum dan infrastruktur, terutama fasilitas persampahan, untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung. Dengan demikian, ekowisata Bukit Kandis dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat..
<br>Status keberlanjutan indeks ekowisata Bukit Kandis diantaranya dimensi ekologi sebesar 66,54% (cukup berkelanjutan), dimensi ekonomi dengan indeks sebesar 47,83% (kurang berkelanjutan), dimensi sosial budaya dengan indeks sebesar 56,99% (cukup berkelanjutan), dimensi infrastuktur dan teknologi dengan nilai indeks sebesar 52,68% (cukup berkelanjutan), dimensi hukum dan kelembagaan dengan nilai indeks sebesar 59,39% (cukup berkelanjutan).Nilai-nilai ini masih sangat rentan bisa menjadi kurang berkelanjutan.Atribut-atribut sensitif yang menjadi hambatan terhadap keberlanjutan ekowisata Bukit Kandis, diantaranya keanekaragaman landskap, rapatan tutupan, dana pengelolaan, kontribusi PA desa, kearifan lokal, pemberdayaan masyarakat, kejelasan kepemilikan, koordinasi antar lembaga, dan fasilitas persampahan.Hal-hal yang perlu menjadi perhatian adalah rusaknya fasilitas umum sehingga tidak bisa dimanfaatkan.Saat ini pengelolaan Bukit Kandis masih berada pada pemerintah daerah.Oleh karena itu, pemerintah harus memberdayakan masyarakat di sekitar Bukit Kandis untuk mengelola kawasan tersebut sehingga dapat meningkatkan pemeliharaan Bukit Kandis dan mengembangkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan tersebut
<br>Lahan pasca tambang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi objek wisata. Salah satunya ekowisata lahan pasca tambang Bukit Kandis. Wisata Bukit Kandis sempat menjadi primadona bagi wisatawan, namun saat ini kondisinya sudah tidak terawat lagi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis status indeks keberlanjutan ekowisata Bukit Kandis ditinjau dari sisi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan infrastruktur, kelembagaan dan kebijakan, serta menganalisis atribut-atribut sensitif apa saja yang mempengaruhi keberlanjutan ekowisata Bukit Kandis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-9a9d6.webp" type="image/webp" length="88498" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-0badb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-9a9d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/wisata-bukit-flora-manfaat-ekonomi-ekowisata-keber-thumb-45f2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55556-hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konserv" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55556-hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konserv" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:c340c6647c46a00acd5a3af4e9be6f05</id>
	<published>2026-07-22T05:11:38+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T05:11:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="case study" label="case study" />
	<itunes:keywords><![CDATA[case,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memanfaatkan citra satelit berspasial tinggi seperti SentinelAc2 atau data konstelasi Planet untuk memantau perubahan tutupan lahan secara tahunan sehingga dapat mengidentifikasi degradasi lebih awal dan menilai efektivitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memanfaatkan citra satelit berspasial tinggi seperti SentinelAc2 atau data konstelasi Planet untuk memantau perubahan tutupan lahan secara tahunan sehingga dapat mengidentifikasi degradasi lebih awal dan menilai efektivitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-35e2b.webp" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-35e2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-35e2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-35e2b.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit" alt="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-e7ec1.webp" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-e7ec1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-e7ec1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-e7ec1.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit" alt="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-6ee40.webp" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-6ee40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-6ee40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-6ee40.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit" alt="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55556-hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konserv" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit" target="_blank">Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit</a>: Penelitian selanjutnya dapat memanfaatkan citra satelit berspasial tinggi seperti SentinelAc2 atau data konstelasi Planet untuk memantau perubahan tutupan lahan secara tahunan sehingga dapat mengidentifikasi degradasi lebih awal dan menilai efektivitas intervensi reklamasi. Selain itu, integrasi data penginderaan jauh dengan survei lapangan menggunakan UAV (drone) serta pengukuran biomassa di area yang direvegetasi dapat meningkatkan akurasi klasifikasi dan memberikan gambaran kuantitatif tentang pemulihan ekosistem. Selanjutnya, dibutuhkan pengembangan model keputusan yang menggabungkan informasi spasial dengan data sosialAcekonomi pemegang izin, untuk mengevaluasi kinerja kebijakan reklamasi serta merumuskan strategi adaptif yang dapat diimplementasikan oleh otoritas kehutanan dan perusahaan tambang..
<br>Singlurus telah mengalami perubahan luas tutupan lahan yang terjadi di semua klasifikasi dengan penambahan luas terbesar dialami pada kelas tanah terbuka campur semak sebesar 246,70 ha (20,56%), sedangkan penurunan luas dialami pada kelas hutan sekunder sebesar 958,37 ha (79,85%).Berdasarkan analisis citra SPOT6 tahun 2017 revegetasi di PT.Singlurus Pratama adalah sebesar 322,29 ha (26,85%) dari luas rencana yang tercantum baseline dalam matriks perusahaan di tahun 2009 sebesar 327,29 ha (27,26A%)
<br>Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Di Areal Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dengan Menggunakan Citra Satelit. Pesatnya pembangunan di sektor pertambangan mengakibatkan banyaknya penggunaan kawasan hutan yang dilakukan melalui Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan. Pengawasan pemenuhan kewajiban Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan dilakukan melalui kegiatan evaluasi yang memerlukan dana yang besar. Penelitian ini dilakukan untuk menghitung luas perubahan tutupan lahan di areal izin pinjam pakai kawasan hutan dengan menggunakan Citra Satelit serta menganalisis pelaksanaan reklamasi atau revegetasi kewajiban pemegang izin dengan dokumen matriks baseline dan peta perkembangan kemajuan tambang. Areal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-e7ec1.webp" type="image/webp" length="93558" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-35e2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-e7ec1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/hutan-sekunder-tutupan-lahan-kawasan-konservasi-sa-thumb-6ee40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55539-struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55539-struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:d60c6db59c8c4f7c093a9b202e879ba1</id>
	<published>2026-07-22T05:07:36+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T05:07:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="case study" label="case study" />
	<itunes:keywords><![CDATA[case,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pemilihan spesies tanaman penutup (cover crops) yang beragam mempengaruhi dinamika komunitas mikroba tanah serta peranannya dalam meningkatkan sirkulasi nutrisi pada lahan pascatambang, sehingga memberikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pemilihan spesies tanaman penutup (cover crops) yang beragam mempengaruhi dinamika komunitas mikroba tanah serta peranannya dalam meningkatkan sirkulasi nutrisi pada lahan pascatambang, sehingga memberikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-9d476.webp" title="JURIS - Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-9d476.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-9d476.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-9d476.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri" alt="JURIS - Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f45cf.webp" title="JURIS - Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f45cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f45cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f45cf.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri" alt="JURIS - Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f6c91.webp" title="JURIS - Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f6c91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f6c91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f6c91.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri" alt="JURIS - Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55539-struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel" title="JURIS - Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri" target="_blank">Evaluasi Status Kesuburan Tanah Di Areal Reklamasi Dan Pascatambang PT Indominco Mandiri</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pemilihan spesies tanaman penutup (cover crops) yang beragam mempengaruhi dinamika komunitas mikroba tanah serta peranannya dalam meningkatkan sirkulasi nutrisi pada lahan pascatambang, sehingga memberikan wawasan tentang strategi biologis yang optimal untuk pemulihan kesuburan. Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang kombinasi amendemen biochar dan kompos terhadap sifat fisik tanah seperti bulk density dan water holding capacity, serta implikasinya terhadap pertumbuhan tanaman revegetasi, guna menentukan protokol pengelolaan tanah yang lebih efektif di area reklamasi. Akhirnya, pengembangan model pendukung keputusan yang mengintegrasikan data penginderaan jauh (remote sensing) dengan sensor tanah realActime dapat memberikan pemetaan spasialActemporal perubahan kesuburan tanah, memungkinkan adaptasi strategi revegetasi secara dinamis dan terarah berdasarkan kondisi lapangan yang terukur..
<br>Secara umum, hasil pengamatan dan analisis kesuburan tanah pada tahun 2022 dan 2024 menunjukkan bahwa tingkat kesuburan tanah di areal PT Indominco Mandiri masih tergolong rendah, dipengaruhi oleh kondisi awal tanah yang asam, rendah unsur hara, dan kualitas fisik yang kurang optimal.Meskipun demikian, beberapa indikator kimia seperti kandungan CAcorganik, N total, dan K total mengalami peningkatan serta rasio C/N menurun, yang mengindikasikan program revegetasi secara perlahan dapat memperbaiki kualitas tanah.Oleh karena itu, upaya revegetasi harus terus dilanjutkan dalam jangka panjang untuk mencapai pemulihan lahan yang berkelanjutan
<br>Evaluasi  Status  Kesuburan  Tanah  di  Areal  Reklamasi  dan  Pascatambang  PT  Indominco  Mandiri. Aktivitas pertambangan batubara dengan sistem terbuka di Indonesia, termasuk di areal PT Indominco Mandiri (PT IMM), selain mendatangkan dampak positif dari segi ekonomi, tak pelak juga mendatangkan dampak negatif terutama terhadap lingkungan. Perubahan lingkungan yang paling mengkhawatirkan berkaitan dengan perubahan bentang lahan dan keseimbangan ekosistem permukaan tanah, termasuk kerusakan terhadap kualitas tanah. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan revegetasi terhadap status kesuburan tanah di areal reklamasi dan pascatambang PT IMM. Pengumpulan data dilakukan sebanyak dua kali pengamatan di tahun 2022 dan 2024. Analisa kesuburan tanah dilakukan terhadap beberapa sampel tanah yang terdiri dari tanah tidak terusik untuk uji sifat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f45cf.webp" type="image/webp" length="95392" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-9d476.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f45cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/struktur-mikroba-tanah-pengaruh-sifat-sampel-kompo-thumb-f6c91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55544-pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-varias" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55544-pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-varias" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:9b06906ae8bfab10504782e9b3014553</id>
	<published>2026-07-22T05:01:06+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T05:01:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh variasi pola lubang resapan terhadap permeabilitas tanah dan kemampuan tanah untuk meresapkan air. Selain itu, dapat juga dieksplorasi efektivitas lubang resapan dalam mengurangi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh variasi pola lubang resapan terhadap permeabilitas tanah dan kemampuan tanah untuk meresapkan air. Selain itu, dapat juga dieksplorasi efektivitas lubang resapan dalam mengurangi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-db5ed.webp" title="JURIS - UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-db5ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-db5ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-db5ed.webp 1x" title="JURIS - UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA" alt="JURIS - UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-cbbdf.webp" title="JURIS - UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-cbbdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-cbbdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-cbbdf.webp 1x" title="JURIS - UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA" alt="JURIS - UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-2bbba.webp" title="JURIS - UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-2bbba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-2bbba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-2bbba.webp 1x" title="JURIS - UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA" alt="JURIS - UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55544-pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-varias" title="JURIS - UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA" target="_blank">UJI COBA VARIASI LUBANG RESAPAN DALAM UPAYA MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN DI PEMUKIMAN REMAJA PERMAI KOTA SAMARINDA</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh variasi pola lubang resapan terhadap permeabilitas tanah dan kemampuan tanah untuk meresapkan air. Selain itu, dapat juga dieksplorasi efektivitas lubang resapan dalam mengurangi limpasan permukaan di berbagai jenis tanah dan kondisi topografi yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak lubang resapan terhadap kualitas air tanah dan lingkungan sekitar..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penerapan lubang resapan dapat memberi nilai positif terhadap pengurangan limpasan permukaan di Pemukiman Remaja Permai Samarinda.Variasi pola lubang berbentuk lurus adalah variasi pola yang lebih tepat dalam mengurangi limpasan permukaan, genangan, ataupun banjir di lingkungan Pemukiman Remaja Permai Samarinda.Variasi pola lurus memberikan kontribusi lubang resapan sebesar 0,42, sedangkan pola zig-zag memberikan kontribusi sebesar 0,58
<br>Uji coba variasi lubang resapan bertujuan untuk mengurangi limpasan permukaan dan genangan air di pemukiman Remaja Permai Kota Samarinda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penerapan lubang resapan terhadap limpasan permukaan dan kontribusi lubang resapan dalam mengurangi limpasan permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi pola lubang resapan dengan pola lurus memiliki nilai persentase koefisien limpasan paling kecil dibandingkan variasi lubang resapan dengan pola zig-zag dan tanpa lubang resapan. Variasi lubang resapan pola lurus dapat diterapkan dan disosialisasikan di lingkungan pemukiman Remaja Permai Samarinda dan daerah-daerah lain yang rawan banjir.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-cbbdf.webp" type="image/webp" length="91118" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-db5ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-cbbdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/pola-zig-zag-pengaruh-variasi-suhu-curah-hujan-koe-thumb-2bbba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN Coleus amboinicus L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN Coleus amboinicus L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN Coleus amboinicus L ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55547-ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55547-ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:8e1651898f36f0ac29bda7f236b8b746</id>
	<published>2026-07-22T04:54:15+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T04:54:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kayu apu" label="kayu apu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[apu,kayu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan tanaman torbangun secara optimal, diperlukan penelitian lebih lanjut dalam aspek agronomi, bioteknologi, dan formulasi produk yang sesuai dengan standar farmasi modern. Penelitian ini dapat mencakup optimasi metode ekstraksi dan identifikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan tanaman torbangun secara optimal, diperlukan penelitian lebih lanjut dalam aspek agronomi, bioteknologi, dan formulasi produk yang sesuai dengan standar farmasi modern. Penelitian ini dapat mencakup optimasi metode ekstraksi dan identifikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c2a02.webp" title="JURIS - IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c2a02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c2a02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c2a02.webp 1x" title="JURIS - IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)" alt="JURIS - IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-71c71.webp" title="JURIS - IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-71c71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-71c71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-71c71.webp 1x" title="JURIS - IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)" alt="JURIS - IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c69c5.webp" title="JURIS - IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c69c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c69c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c69c5.webp 1x" title="JURIS - IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)" alt="JURIS - IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55547-ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu" title="JURIS - IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)" target="_blank">IDENTIFIKASI POTENSI DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus L)</a>: Untuk mengembangkan tanaman torbangun secara optimal, diperlukan penelitian lebih lanjut dalam aspek agronomi, bioteknologi, dan formulasi produk yang sesuai dengan standar farmasi modern. Penelitian ini dapat mencakup optimasi metode ekstraksi dan identifikasi komponen bioaktif yang lebih efisien, serta eksplorasi lebih lanjut dari kandungan bioaktif tanaman ini dan mekanisme aksi terapeutiknya. Selain itu, penelitian klinis mengenai efektivitas torbangun dalam terapi antimikroba, antikanker, dan efek imunomodulator juga dapat menjadi fokus penelitian lanjutan. Dengan demikian, potensi tanaman torbangun dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam pengembangan produk farmasi dan nutraseutikal..
<br>Tanaman torbangun memiliki potensi besar dalam pengembangan produk farmasi dan nutraseutikal berkat kandungan fitokimia aktif seperti flavonoid, fenolik, dan minyak esensial.Potensi pengembangan penelitian terletak pada eksplorasi lebih lanjut dari kandungan bioaktif tanaman ini dan mekanisme aksi terapeutiknya.Beberapa contoh pengembangan yang dapat dilakukan antara lain penelitian klinis mengenai efektivitas torbangun dalam terapi antimikroba, antikanker, serta efek imunomodulator.Selain itu, optimasi metode ekstraksi dan identifikasi komponen bioaktif yang lebih efisien juga merupakan area potensial untuk penelitian lanjutan.amboinicus juga menghadapi beberapa hambatan, termasuk kurangnya data klinis yang mendukung keamanan penggunaan jangka panjang serta kendala dalam kultivasi massal di luar habitat aslinya.Penelitian yang lebih mendalam diperlukan untuk mengatasi tantangan ini, terutama dalam aspek agronomi, bioteknologi, dan formulasi produk yang sesuai dengan standar farmasi modern
<br>Coleus amboinicus, dikenal secara lokal sebagai torbangun, merupakan tanaman perdu dari keluarga Lamiaceae yang memiliki batang tebal, daun hijau berbulu, dan aroma khas. Tanaman ini banyak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai tujuan, termasuk meningkatkan produksi ASI dan mengatasi gangguan pencernaan. C. amboinicus memiliki potensi besar dalam pengembangan produk farmasi dan nutraseutikal berkat kandungan fitokimia aktif seperti flavonoid, fenolik, dan minyak esensial. Potensi pengembangan penelitian terletak pada eksplorasi lebih lanjut dari kandungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c69c5.webp" type="image/webp" length="111174" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c2a02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-71c71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/ekstraksi-imunomodulator-senyawa-bioaktif-torbangu-thumb-c69c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55542-area-rawan-kebakaran-lahan-id" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55542-area-rawan-kebakaran-lahan-id" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:e2c24f3d974295d1097f245ed4012786</id>
	<published>2026-07-22T04:53:04+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T04:53:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas langkahAclangkah mitigasi kebakaran yang direncanakan berdasarkan zona risiko yang telah diidentifikasi, sehingga dapat diketahui sejauh mana kebijakan pengendalian kebakaran mengurangi kejadian nyata. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas langkahAclangkah mitigasi kebakaran yang direncanakan berdasarkan zona risiko yang telah diidentifikasi, sehingga dapat diketahui sejauh mana kebijakan pengendalian kebakaran mengurangi kejadian nyata. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-e303e.webp" title="JURIS - Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-e303e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-e303e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-e303e.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-14d00.webp" title="JURIS - Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-14d00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-14d00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-14d00.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-59896.webp" title="JURIS - Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-59896.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-59896.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-59896.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55542-area-rawan-kebakaran-lahan-id" title="JURIS - Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis" target="_blank">Identifikasi Area Rawan Kebakaran Lahan Di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas langkahAclangkah mitigasi kebakaran yang direncanakan berdasarkan zona risiko yang telah diidentifikasi, sehingga dapat diketahui sejauh mana kebijakan pengendalian kebakaran mengurangi kejadian nyata. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang mengintegrasikan data hotspot satelit secara temporal untuk memodelkan dinamika risiko kebakaran selama musim kering, yang dapat memperbaiki prediksi area rawan kebakaran di masa depan. Selanjutnya, penting juga meneliti faktor sosialAcekonomi yang mempengaruhi terjadinya lahan terlantar, seperti kepemilikan lahan, aktivitas pertanian, dan kebijakan penggunaan lahan, untuk memahami hubungan antara pengelolaan lahan dan potensi kebakaran serta merumuskan strategi pencegahan yang lebih holistik..
<br>Area dengan tingkat kerawanan sangat tinggi mencakup 110,352 ha, tingkat tinggi 34,925 ha, sedang 19,282 ha, dan rendah 165,426 ha, dengan desa Muara Siran, Menamang Kanan, dan Puan Cepak memiliki luas paling tinggi pada kategori sangat tinggi.Pada lahan terkelola tidak terdapat area dengan tingkat kerawanan menengah, tinggi, atau sangat tinggi, sedangkan lahan terlantar menunjukkan distribusi kerawanan dari rendah hingga sangat tinggi.Sebaran titik panas paling banyak terdapat pada lahan terlantar (156 titik) dan berhubungan dengan pengelolaan lahan, menegaskan pentingnya integrasi pengelolaan lahan dalam upaya pencegahan kebakaran
<br>Identifikasi area rawan kebakaran di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara menggunakan aplikasi sistem informasi geografis. Kebakaran hutan dan lahan hingga saat ini masih menjadi permasalah setiap musim kemarau tiba. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi yang jelas mengenai area memiliki tingkat potensi kemudahan terjadinya kebakaran selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan langkah pengendalian kebakaran oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Penelitian ini memperkenalkan parameter baru sebagai penentu tingkat kerawanan suatu wilayah berupa pengelolaan lahan yaitu Aulahan terlantarAy dan Aulahan terkelolaAy sebagai faktor yang mempengaruhi kemudahan terjadinya kebakaran. Hasil identifikasi area rawan kebakaran lahan di Kecamatan Muara Kaman yaitu dengan tingkat kerawanan kebakaran AuSangat TinggiAy seluas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-e303e.webp" type="image/webp" length="76490" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-e303e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-14d00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/area-rawan-kebakaran-lahan-identifikasi-muara-kama-thumb-59896.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama Kalimantan Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama Kalimantan Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama Kalimantan Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55549-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55549-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:35e3f27b76d7d4719964dcedbdb5cc61</id>
	<published>2026-07-22T04:50:24+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T04:50:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, menguji pengaruh variasi ambang batas kematangan TBS (>80%) terhadap Oil Extraction Rate (OER) pada berbagai periode bulan, sehingga dapat menentukan kondisi optimal untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, menguji pengaruh variasi ambang batas kematangan TBS (>80%) terhadap Oil Extraction Rate (OER) pada berbagai periode bulan, sehingga dapat menentukan kondisi optimal untuk meningkatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-f5731.webp" title="JURIS - Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-f5731.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-f5731.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-f5731.webp 1x" title="JURIS - Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah" alt="JURIS - Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-fff2c.webp" title="JURIS - Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-fff2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-fff2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-fff2c.webp 1x" title="JURIS - Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah" alt="JURIS - Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-964fa.webp" title="JURIS - Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-964fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-964fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-964fa.webp 1x" title="JURIS - Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah" alt="JURIS - Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55549-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun" title="JURIS - Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah" target="_blank">Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, menguji pengaruh variasi ambang batas kematangan TBS (>80%) terhadap Oil Extraction Rate (OER) pada berbagai periode bulan, sehingga dapat menentukan kondisi optimal untuk meningkatkan rendemen CPO. Kedua, merancang dan mengimplementasikan protokol standar pengumpulan brondolan pada kebun inti dan masyarakat untuk meningkatkan nilai Indeks Pengutipan Brondolan (IPB), kemudian mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas minyak dan efisiensi produksi di pabrik. Ketiga, melakukan studi intervensi berupa pelatihan bagi petani dan penyedia kebun mengenai teknik grading buah dan penentuan kriteria kematangan, dengan tujuan mengukur perubahan nilai Nilai Sortasi Panen (NSP) serta dampaknya pada rendemen minyak keseluruhan. Setiap penelitian diharapkan menghasilkan data kuantitatif yang dapat dipakai sebagai acuan kebijakan, memperkuat hubungan antara kualitas TBS dan produktivitas pabrik, serta memberikan solusi praktis bagi stakeholder industri kelapa sawit..
<br>Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa NSP dan IPB secara parsial memiliki pengaruh yang berbeda
<br>Korelasi TBS Inti Dan TBS Masyarakat Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Sawit Di Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah. Pada proses pengolahan minyak kelapa sawit, faktor kualitas buah sangat berpengaruh terhadap rendemen yang dihasilkan. Kajian yang dilakukan pada pabrik kelapa sawit yang berlokasi di Kecamatan Kotawaringin lama, TBS disuplai oleh kebun inti Perusahaan dan kebun Masyarakat selama bulan Mei 2023. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui korelasi antara TBS kebun inti dengan TBS kebun masyarakat terhadap rendemen yang dihasilkan. Metode yang digunakan pada kajian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan analisa regresi linier berganda. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai rata-rata nilai NSP...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-f5731.webp" type="image/webp" length="93016" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-f5731.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-fff2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/nilai-nilai-inti-perusahaan-ipb-nsp-rendemen-kebun-thumb-964fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau Studi Kasus UMKM Cita Rasa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau Studi Kasus UMKM Cita Rasa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau Studi Kasus UMKM Cita Rasa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55559-kerupuk-ikan-tenggiri-mentah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55559-kerupuk-ikan-tenggiri-mentah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:3aeddb4123843a87543e34e2a529818b</id>
	<published>2026-07-22T04:40:32+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T04:40:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kayu apu" label="kayu apu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[apu,kayu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan nilai tambah usaha pengolahan ikan tenggiri, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan produk inovatif yang memanfaatkan ikan tenggiri sebagai bahan baku utama. Misalnya, mengeksplorasi potensi pembuatan produk olahan ikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan nilai tambah usaha pengolahan ikan tenggiri, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan produk inovatif yang memanfaatkan ikan tenggiri sebagai bahan baku utama. Misalnya, mengeksplorasi potensi pembuatan produk olahan ikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-faa1a.webp" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-faa1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-faa1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-faa1a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)" alt="JURIS - Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-66d6a.webp" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-66d6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-66d6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-66d6a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)" alt="JURIS - Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-63cf7.webp" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-63cf7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-63cf7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-63cf7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)" alt="JURIS - Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55559-kerupuk-ikan-tenggiri-mentah" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)" target="_blank">Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Tenggiri di Kampung Talisayan Kabupaten Berau (Studi Kasus UMKM Cita Rasa)</a>: Untuk meningkatkan nilai tambah usaha pengolahan ikan tenggiri, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan produk inovatif yang memanfaatkan ikan tenggiri sebagai bahan baku utama. Misalnya, mengeksplorasi potensi pembuatan produk olahan ikan tenggiri dengan teknik pengawetan atau pengemasan yang lebih lama, sehingga dapat memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki strategi pemasaran yang efektif untuk mempromosikan produk olahan ikan tenggiri, baik secara lokal maupun nasional, dengan mempertimbangkan preferensi konsumen dan tren pasar terkini. Dengan demikian, usaha pengolahan ikan tenggiri dapat berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah..
<br>Biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan yang diperoleh dari usaha pengolahan kerupuk ikan tenggiri berturut-turut adalah sebesar Rp 6.Biaya Produksi, penerimaan, dan pendapatan yang diperoleh dari usaha pengolahan pentol ikan tenggiri berturut-turut adalah sebesar Rp2.Nilai tambah bruto yang diperoleh dari usaha pengolahan kerupuk ikan tenggiri di UMKM Cita Rasa adalah sebesar Rp3.000 produksi-1 dan nilai tambah bruto pentol ikan tenggiri sebesar Rp1.120 produksi-1, nilai tambah netto kerupuk ikan tenggiri sebesar Rp3.901 produksi-1 dengan dan nilai tambah netto pentol ikan tenggiri sebesar Rp1
<br>Ikan tenggiri merupakan salah satu komoditas perikanan tangkap laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Namun, ikan tenggiri memiliki sifat yang mudah rusak atau membusuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, pendapatan, dan nilai tambah yang diperoleh dari usaha pengolahan ikan tenggiri pada UMKM Cita Rasa. Penelitian dilakukan di UMKM Cita Rasa Kampung Talisayan Talisayan District Berau Regency dari April hingga Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi kerupuk tenggiri sebesar Rp6.134.098,71 produksi-1 dan pengolahan pentol tenggiri sebesar Rp2.185.482,18 produksi-1. Pendapatan rata-rata kerupuk ikan tenggiri adalah Rp8.950.000 produksi-1 dan pentol ikan tenggiri adalah Rp3.000.000 produksi-1. Pendapatan rata-rata kerupuk ikan tenggiri adalah Rp2.815.901,29 produksi-1 dan pengolahan pentol ikan tenggiri adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-63cf7.webp" type="image/webp" length="111820" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-faa1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-66d6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/kerupuk-ikan-tenggiri-mentah-olahan-bakso-nilai-bi-thumb-63cf7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013 2017 dan 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013 2017 dan 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013 2017 dan 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55541-lahan-kering-sumber-daya-hutan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55541-lahan-kering-sumber-daya-hutan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:47cf5fa201eff13676e4d3256fd3e18f</id>
	<published>2026-07-22T04:39:42+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T04:39:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tutupan lahan di Kecamatan Entikong. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak perubahan tutupan lahan terhadap lingkungan dan masyarakat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tutupan lahan di Kecamatan Entikong. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak perubahan tutupan lahan terhadap lingkungan dan masyarakat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-aa5b4.webp" title="JURIS - Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-aa5b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-aa5b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-aa5b4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022" alt="JURIS - Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-5abb6.webp" title="JURIS - Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-5abb6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-5abb6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-5abb6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022" alt="JURIS - Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-c0731.webp" title="JURIS - Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-c0731.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-c0731.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-c0731.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022" alt="JURIS - Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55541-lahan-kering-sumber-daya-hutan" title="JURIS - Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022" target="_blank">Analisis Perubahan Tutupan Lahan di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Tahun 2013, 2017, dan 2022</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tutupan lahan di Kecamatan Entikong. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak perubahan tutupan lahan terhadap lingkungan dan masyarakat setempat. Studi komparatif antara Kecamatan Entikong dengan daerah lain yang memiliki kondisi geografis serupa juga dapat memberikan wawasan tentang strategi pengelolaan lahan yang efektif. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi peran teknologi penginderaan jauh dalam pemantauan dan pengelolaan sumber daya lahan secara berkelanjutan..
<br>Kelas tutupan lahan yang ditemukan di Kecamatan Entikong adalah 8 kelas, yaitu hutan lahan kering primer, hutan lahan kering sekunder, semak belukar, perkebunan, pertanian lahan kering, permukiman, tubuh air, dan lahan terbuka.Perubahan tutupan lahan yang paling signifikan terjadi pada periode tahun 2013 hingga 2017, dengan semak belukar bertambah 3.018,06 ha, sedangkan permukiman bertambah 2,36 ha.Pada periode tahun 2017 hingga 2022, pertanian lahan kering bertambah 1.710,69 ha, sedangkan permukiman bertambah 16,75 ha.Dalam kurun waktu 9 tahun, terjadi perubahan luasan hutan lahan kering primer (-2.921,40 ha), hutan lahan kering sekunder (-2.653,12 ha), permukiman ( 19,11 ha), pertanian lahan kering ( 2.682,83 ha), dan tubuh air tidak mengalami perubahan
<br>Analisis perubahan tutupan lahan di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, bertujuan menganalisis perubahan tutupan lahan antara tahun 2013, 2017, dan 2022. Penelitian ini menggunakan teknik penginderaan jauh dengan metode analisis visual, menghasilkan akurasi lapangan sebesar 91,7%. Terdapat 8 kelas tutupan lahan, yaitu hutan lahan kering primer, hutan lahan kering sekunder, perkebunan, permukiman, lahan terbuka, semak belukar, tubuh air, dan pertanian lahan kering. Dari tahun 2013 hingga 2022, kelas tutupan lahan yang mengalami perubahan terbesar adalah semak belukar ( 3.682,83 ha), sedangkan permukiman adalah kelas tutupan yang mengalami...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-5abb6.webp" type="image/webp" length="101514" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-aa5b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-5abb6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/lahan-kering-sumber-daya-hutan-pertanian-basah-ana-thumb-c0731.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari Gorontalo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari Gorontalo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari Gorontalo ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55555-wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-konsu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55555-wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-konsu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:5947660919b51f83ca51a06b64eec6a8</id>
	<published>2026-07-22T04:06:44+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T04:06:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="case study" label="case study" />
	<itunes:keywords><![CDATA[case,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi rumah tangga petani di kawasan transmigrasi. Selain itu, studi komparatif antara rumah tangga petani transmigran dengan latar belakang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi rumah tangga petani di kawasan transmigrasi. Selain itu, studi komparatif antara rumah tangga petani transmigran dengan latar belakang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-90852.webp" title="JURIS - Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-90852.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-90852.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-90852.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo" alt="JURIS - Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-ef508.webp" title="JURIS - Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-ef508.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-ef508.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-ef508.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo" alt="JURIS - Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-bbf54.webp" title="JURIS - Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-bbf54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-bbf54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-bbf54.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo" alt="JURIS - Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55555-wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-konsu" title="JURIS - Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo" target="_blank">Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi rumah tangga petani di kawasan transmigrasi. Selain itu, studi komparatif antara rumah tangga petani transmigran dengan latar belakang demografi berbeda juga dapat menjadi fokus penelitian. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman lebih komprehensif tentang perilaku konsumsi rumah tangga petani dan implikasinya terhadap kesejahteraan dan pembangunan ekonomi di daerah transmigrasi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan pola konsumsi pangan rumah tangga petani, seperti edukasi gizi, promosi pertanian berkelanjutan, dan pengembangan akses pasar yang lebih baik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi di daerah transmigrasi..
<br>Proporsi pengeluaran pangan tertinggi dalam rumah tangga petani di daerah transmigrasi adalah pengeluaran rokok dengan rata-rata Rp.Tingginya pengeluaran untuk rokok bersumber dari anggapan bahwa rokok melengkapi atau menggantikan makanan lain.Selain itu, merokok sering dilakukan sambil mengonsumsi alkohol (misalnya teh, kopi, susu, dan lain-lain).Sebaliknya, banyak orang biasanya menghindari makan di pagi hari dan menggantinya dengan merokok.Urutan pengeluaran pangan selajutnya adalah bumbu dapur sebesar Rp 566.250/ bulan (21,9%), dan ayam sejumlah Rp 426
<br>Analisis Proporsi Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani Di Kawasan Transmigrasi Kecamatan Wonosari, Gorontalo. Program transmigrasi bertujuan untuk pemerataan jumlah penduduk sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah transmigrasi, mendorong pembangunan ekonomi daerah dengan memanfaatkan sumber daya alam salah satunya melalui sektor pertanian. Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana pola konsumsi rumah tangga petani responden yang berada di kawasan transmigrasi. Untuk lokasi yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-ef508.webp" type="image/webp" length="110864" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-90852.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-ef508.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/wilayah-transmigrasi-perilaku-konsumsi-porsi-niat-thumb-bbf54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal Studi Etnografi di Madura ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal Studi Etnografi di Madura ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal Studi Etnografi di Madura ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55538-fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55538-fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:796f236df229f9218ff1b55384ef8fcd</id>
	<published>2026-07-22T04:05:26+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T04:05:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="norma sanksi" label="norma sanksi" />
	<category term="kuota gender" label="kuota gender" />
	<category term="license term" label="license term" />
	<itunes:keywords><![CDATA[gender,kuota,license,norma,sanksi,term]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat temuan penelitian yang menyoroti anomali profesionalisme penyelenggaraan Pemilu akibat faktor internal dan dominasi elit lokal di Madura, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, perlu adanya studi komparatif yang mengkaji ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Melihat temuan penelitian yang menyoroti anomali profesionalisme penyelenggaraan Pemilu akibat faktor internal dan dominasi elit lokal di Madura, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, perlu adanya studi komparatif yang mengkaji ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-67867.webp" title="JURIS - Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-67867.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-67867.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-67867.webp 1x" title="JURIS - Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)" alt="JURIS - Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-fab62.webp" title="JURIS - Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-fab62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-fab62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-fab62.webp 1x" title="JURIS - Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)" alt="JURIS - Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-7026c.webp" title="JURIS - Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-7026c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-7026c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-7026c.webp 1x" title="JURIS - Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)" alt="JURIS - Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55538-fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi" title="JURIS - Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)" target="_blank">Anomali Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu di Tengah Dominasi Elit Lokal (Studi Etnografi di Madura)</a>: Melihat temuan penelitian yang menyoroti anomali profesionalisme penyelenggaraan Pemilu akibat faktor internal dan dominasi elit lokal di Madura, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, perlu adanya studi komparatif yang mengkaji efektivitas program pelatihan etika dan independensi bagi penyelenggara Pemilu di berbagai daerah dengan karakteristik sosial dan budaya politik yang berbeda. Penelitian ini dapat membandingkan keberhasilan metode pelatihan yang berbeda dalam membangun ketahanan penyelenggara terhadap tekanan internal seperti kepentingan balas budi dan relasi emosional, serta tekanan eksternal dari elit lokal. Kedua, studi dapat diperluas untuk mengukur secara kuantitatif dampak dari implementasi mekanisme pengawasan independen yang melibatkan masyarakat sipil secara lebih aktif, serta sistem pelaporan pelanggaran yang aman dan anonim. Ini penting untuk memahami seberapa besar kontribusi pengawasan dari luar terhadap peningkatan integritas dan transparansi proses Pemilu di tingkat yang lebih luas, tidak hanya di Madura. Ketiga, mengingat kuatnya pengaruh budaya dan tokoh lokal yang diungkapkan dalam penelitian ini, sangat relevan untuk melakukan studi longitudinal yang meneliti dampak jangka panjang dari kampanye edukasi publik yang berkelanjutan. Kampanye ini tidak hanya menargetkan pemilih, tetapi juga elit lokal dan penyelenggara, untuk melihat apakah peningkatan kesadaran tentang pentingnya integritas demokrasi dapat secara signifikan mengubah pola interaksi dan mengurangi praktik intervensi yang merusak profesionalisme Pemilu dari waktu ke waktu. Dengan pendekatan-pendekatan ini, diharapkan dapat dirumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih kuat untuk menciptakan sistem Pemilu yang benar-benar adil dan berintegritas di seluruh Indonesia..
<br>Anomali profesionalisme dalam penyelenggaraan Pemilu di Madura disebabkan oleh faktor internal seperti kepentingan balas budi, kedekatan emosional, dan politik transaksional, yang secara kolektif mengikis objektivitas dan integritas penyelenggara.Selain itu, dominasi elit lokal, termasuk tokoh agama, balater, pengusaha, dan politisi, menciptakan tekanan eksternal signifikan yang memaksa penyelenggara mengesampingkan standar profesionalisme.Intervensi internal dan eksternal ini secara serius mengancam keadilan, transparansi, serta kredibilitas Pemilu dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi secara keseluruhan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penyelenggaraan Pemilu di Madura yang mengalami anomali profesionalisme. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk memahami fenomena tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam (in-depth interview). Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis kedaerahan, taksonomi, komponensial, dan tema kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-7026c.webp" type="image/webp" length="234972" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-67867.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-fab62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/fungsional-elit-lokal-anomali-profesionalisme-pemi-thumb-7026c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2190-kpu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10139-electoral-governance-jurnal-tata-kelola-pemilu-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus galli L P Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN VITRO ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus galli L P Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN VITRO ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus galli L P Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN VITRO ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55545-ekstrak-jamur-endofit-antagoni" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55545-ekstrak-jamur-endofit-antagoni" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:6e5c372bdc53b0654f895822e7fc1143</id>
	<published>2026-07-22T04:01:35+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T04:01:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menunjukkan potensi jamur endofit dari gulma Echinochloa crus-galli dalam mengendalikan penyakit blas pada padi secara in-vitro, memberikan dasar penting untuk studi lebih lanjut. Untuk mengembangkan temuan ini menjadi solusi praktis, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menunjukkan potensi jamur endofit dari gulma Echinochloa crus-galli dalam mengendalikan penyakit blas pada padi secara in-vitro, memberikan dasar penting untuk studi lebih lanjut. Untuk mengembangkan temuan ini menjadi solusi praktis, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-7c7dc.webp" title="JURIS - EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-7c7dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-7c7dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-7c7dc.webp 1x" title="JURIS - EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO" alt="JURIS - EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-c7ceb.webp" title="JURIS - EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-c7ceb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-c7ceb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-c7ceb.webp 1x" title="JURIS - EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO" alt="JURIS - EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-20904.webp" title="JURIS - EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-20904.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-20904.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-20904.webp 1x" title="JURIS - EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO" alt="JURIS - EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55545-ekstrak-jamur-endofit-antagoni" title="JURIS - EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO" target="_blank">EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Pyricularia oryzae PADA TANAMAN PADI SECARA IN-VITRO</a>: Penelitian ini telah menunjukkan potensi jamur endofit dari gulma Echinochloa crus-galli dalam mengendalikan penyakit blas pada padi secara in-vitro, memberikan dasar penting untuk studi lebih lanjut. Untuk mengembangkan temuan ini menjadi solusi praktis, ada beberapa arah penelitian yang sangat relevan. Pertama, perlu dilakukan pengujian efektivitas jamur endofit paling menjanjikan, seperti Gliocladium sp., dalam kondisi nyata, baik di rumah kaca maupun langsung di lahan pertanian padi. Pengujian ini harus mempertimbangkan pengaruh faktor lingkungan dan mengoptimalkan metode aplikasi serta dosis untuk perlindungan maksimal tanaman. Kedua, sangat penting untuk mendalami mekanisme kerja jamur endofit di tingkat molekuler, bukan hanya observasi kompetisi. Penelitian selanjutnya harus fokus pada identifikasi dan kuantifikasi senyawa aktif seperti gliovirin atau enzim litik yang dihasilkan oleh jamur antagonis. Pemahaman mendalam ini akan mengungkap zat spesifik yang menghambat Pyricularia oryzae, membuka peluang optimasi produksi senyawa tersebut atau sintesisnya sebagai agen hayati yang lebih ampuh. Ketiga, penelitian dapat diperluas untuk menyelidiki manfaat jamur endofit ini bagi tanaman padi selain pengendalian penyakit blas. Potensi peningkatan ketahanan tanaman terhadap penyakit lain atau peningkatan pertumbuhan patut dieksplorasi. Mempelajari kemampuan kolonisasi jamur dalam jaringan padi dan dampaknya pada respons kekebalan alami tanaman, serta pengembangan bioformulasi stabil yang mudah diaplikasikan, adalah langkah krusial agar penelitian ini benar-benar bermanfaat luas bagi petani..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa jamur endofit yang teridentifikasi berasal dari tumbuhan E.adalah jamur Aspergillus niger dan Trichoderma sp.terdapat jamur Trichoderma sp dan Gliocladium sp.Persentase daya hambat jamur tertinggi yaitu pada Gliocladium sp.dengan persentase sebesar 16,5% diikuti oleh jamur Trichoderma sp.dengan persentase sebesar 5,70% dan disusul oleh jamur Aspergillus niger dengan persentase sebesar 2,78%
<br>Ekplorasi Jamur Endofit Pada Echinochloa crus-galli (L.) P.Beauv Untuk Mengendalikan Jamur Pyricularia oryzae Pada Tanaman Padi Secara In Vitro. Penyakit penting pada padi salah satunya yaitu penyakit blas yang disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae. Penyakit menyerang hampir seluruh bagian tanaman seperti daun, buku-buku pada batang dan ujung tangkai malai. Pengendalian hayati menggunakan agensia hayati yang mempunyai kemampuan relatif lebih baik daripada yang lain adalah jamur endofit. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi jenis jamur endofit pada gulma Echinochloa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-20904.webp" type="image/webp" length="110548" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-7c7dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-c7ceb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/ekstrak-jamur-endofit-antagonis-gliocladium-sp-pyr-thumb-20904.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara Studi Kasus Pada PT Sumber Bara Abadi Kutai Kartanegara Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara Studi Kasus Pada PT Sumber Bara Abadi Kutai Kartanegara Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara Studi Kasus Pada PT Sumber Bara Abadi Kutai Kartanegara Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55554-stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-fis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55554-stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-fis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-22:dd952d273df2a3360ea7007cdfb65646</id>
	<published>2026-07-22T03:52:40+07:00</published>
	<updated>2026-07-22T03:52:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kayu apu" label="kayu apu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[apu,kayu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara metode reklamasi yang berbeda dalam meningkatkan kualitas fisik tanah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode reklamasi dalam memulihkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara metode reklamasi yang berbeda dalam meningkatkan kualitas fisik tanah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode reklamasi dalam memulihkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-830a0.webp" title="JURIS - Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-830a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-830a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-830a0.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency" alt="JURIS - Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-36c41.webp" title="JURIS - Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-36c41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-36c41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-36c41.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency" alt="JURIS - Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-7e304.webp" title="JURIS - Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-7e304.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-7e304.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-7e304.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency" alt="JURIS - Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55554-stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-fis" title="JURIS - Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency" target="_blank">Kualitas Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara: Studi Kasus Pada PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara metode reklamasi yang berbeda dalam meningkatkan kualitas fisik tanah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode reklamasi dalam memulihkan keanekaragaman hayati dan meningkatkan produktivitas tanaman di lahan pasca-tambang. Terakhir, studi dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari reklamasi terhadap kualitas fisik tanah dan produktivitas tanaman..
<br>Karakteristik sifat fisik tanah pada lahan reklamasi tambang batu bara di lokasi penelitian bervariasi, dengan tekstur tanah antara lempung liat, lempung liat berpasir, dan pasir.Porositas tanah memiliki status kurang baik dan baik, stabilitas agregat sangat mantap dan kurang mantap, permeabilitas agak lambat dan sedang, bulk density sedang dan agak buruk, batuan permukaan banyak, dan kedalaman solum sedang hingga dangkal.Kualitas fisik tanah pada lokasi penelitian dinyatakan dalam indeks kualitas tanah fisik (IKFT) dengan kategori sedang dan agak tinggi, diikuti oleh faktor pembatas IKFT antara lain batuan permukaan banyak, bulk density tinggi, kedalaman solum rendah, dan stabilitas agregat rendah
<br>Kajian kualitas fisik tanah pada lahan reklamasi tambang batu bara penting dilakukan untuk kegiatan reklamasi. Tujuan reklamasi adalah untuk memulihkan, memelihara, dan meningkatkan kualitas tanah yang terdampak kegiatan pertambangan. Penelitian ini dilakukan di PT. Sumber Bara Abadi, Kutai Kartanegara Regency, pada bulan Agustus-November 2022. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik fisik tanah lahan reklamasi tambang batubara bervariasi, dengan tekstur tanah antara lempung liat, lempung liat berpasir, dan pasir. Porositas tanah memiliki...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-830a0.webp" type="image/webp" length="105722" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-830a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-36c41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/stabilitas-sifat-fisik-adjektiva-karakteristik-sem-thumb-7e304.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-343-untag-smd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2428-agrifor-jurnal-ilmu-pertanian-kehutanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Wed, 22 Jul 2026 07:47:34 +0700. 24 items. Served in: 3.689 seconds [atom] -->
