<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-04-23T05:39:40+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41423-motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-dir" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41423-motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-dir" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:57e396bbad8ede3949c0a63496d85f17</id>
	<published>2026-04-23T04:29:51+07:00</published>
	<updated>2026-04-23T04:29:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="lisensi cc 4" label="lisensi cc 4" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<category term="road issn" label="road issn" />
	<itunes:keywords><![CDATA[4,cc,issn,lisensi,road,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial, untuk menguji efektivitas konseling realitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial, untuk menguji efektivitas konseling realitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-7534c.webp" title="JURIS - Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-7534c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-7534c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-7534c.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi" alt="JURIS - Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-e4962.webp" title="JURIS - Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-e4962.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-e4962.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-e4962.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi" alt="JURIS - Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41423-motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-dir" title="JURIS - Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi" target="_blank">Efektivitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial, untuk menguji efektivitas konseling realitas secara lebih komprehensif. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan subjek penelitian dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas dan tingkat semester untuk meningkatkan generalisasi hasil. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi efektivitas konseling realitas, seperti karakteristik konselor, motivasi mahasiswa, dan dukungan sosial. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor ini dapat membantu dalam merancang program konseling yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa..
<br>Konseling realitas efektif untuk meningkatkan regulasi diri mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap regulasi diri mahasiswa setelah mengikuti konseling realitas.Hal ini mengindikasikan bahwa konseling realitas dapat menjadi intervensi yang bermanfaat bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengatur diri selama proses penyelesaian skripsi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan konseling realitas bagi peningkatan regulasi diri mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Desain penelitian adalah one group pretest posttest design dengan subjek penelitian terdiri atas 5 mahasiswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis menggunakan statistik non parametric Wilcoxon Sign Rank Test menunjukkan peningkatan signifikan terhadap regulasi diri mahasiswa (p=0.031, Z = -2.023, effect size = -0.90). Dengan demikian, konseling realitas efektif untuk meningkatkan regulasi diri mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-e4962.webp" type="image/webp" length="117950" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-7534c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/motivasi-mahasiswa-konseling-realitas-regulasi-skr-thumb-e4962.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4325-jurnal-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM 18 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM 18 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM 18 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41420-pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41420-pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:a1a7d53f2a4abfa88c74d159a54367f5</id>
	<published>2026-04-22T22:07:36+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T22:07:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="lisensi cc 4" label="lisensi cc 4" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<category term="road issn" label="road issn" />
	<itunes:keywords><![CDATA[4,cc,issn,lisensi,road,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji validitas diskriminan dan konvergen dari skala TRIM-18 dengan variabel psikologi lainnya, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji validitas diskriminan dan konvergen dari skala TRIM-18 dengan variabel psikologi lainnya, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-a224b.webp" title="JURIS - Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-a224b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-a224b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-a224b.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18" alt="JURIS - Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-70dcc.webp" title="JURIS - Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-70dcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-70dcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-70dcc.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18" alt="JURIS - Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-595d0.webp" title="JURIS - Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-595d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-595d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-595d0.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18" alt="JURIS - Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41420-pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor" title="JURIS - Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18" target="_blank">Pengembangan dan Validasi Pengukuran Skala Pemaafan TRIM-18</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji validitas diskriminan dan konvergen dari skala TRIM-18 dengan variabel psikologi lainnya, seperti empati, resiliensi, dan kesejahteraan psikologis. Hal ini penting untuk memastikan bahwa skala TRIM-18 benar-benar mengukur konstruk pemaafan secara unik dan tidak tumpang tindih dengan konstruk psikologis lainnya. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi pemaafan, seperti karakteristik individu (misalnya, kepribadian, religiusitas), karakteristik hubungan (misalnya, tingkat keintiman, frekuensi konflik), dan faktor situasional (misalnya, tingkat keparahan pelanggaran, dukungan sosial). Dengan memahami faktor-faktor ini, kita dapat mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pemaafan pada individu dan dalam hubungan interpersonal. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi berbasis skala TRIM-18 dalam meningkatkan pemaafan dan kesejahteraan psikologis pada berbagai populasi, seperti korban kekerasan, pasangan yang mengalami konflik, atau individu yang berduka. Hal ini akan memberikan bukti empiris tentang manfaat praktis dari pengukuran dan intervensi pemaafan..
<br>Pengukuran pemaafan dengan skala TRIM-18 merupakan pengukuran pemaafan yang berfokus pada hubungan interpersonal dengan menggunakan pendekatan pada tiga motif, yaitu (avoidance, revenge dan benevolence.Ketiga motif ini bersifat terpisah terutama dalam pengukuran dan analisis data.Hasil analis faktor konfirmatori secara mandiri menunjukkan bahwa ketiga motif memiliki validitas konstrak yang baik dan dapat diterima.Namun ketiga diuji secara bersamaan baik dengan 3 dan 2 faktor tidak memenuhi criteria fit uji kecocokan model.Ini artinya, bahwa model tersebut harus dimodifikasi dengan memperhatikan aitem-aitem yang ada pada ketiga factor tersebut.Ada potensi overlap dalam pengukuran pada factor avoidance dan benevolence
<br>Pemaafan merupakan salah faktor penting dalam hubungan interpersonal. Metode dan jenis Pengukuran pemaafan banyak dilakukan oleh para ahli salah satu dengan menggunakan skala Transregression-Related Interpersonal Motivation (TRIM-18) yang berfokus pada 3 faktor yaitu avoidance, revenge, dan benevolence. Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan dan menguji validitas konstrak skala TRIM-18. Subjek penelitian berjumlah 207 mahasiswa. Hasil penelitian dengan analisis factor konfirmatori secara menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-a224b.webp" type="image/webp" length="113714" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-a224b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-70dcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pemaafan-trim-18-validitas-interpersonal-faktor-ha-thumb-595d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4325-jurnal-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41422-john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inkl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41422-john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inkl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:43777c893a88520f93adadcb096c0c1a</id>
	<published>2026-04-22T22:03:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T22:03:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ulee kareng" label="ulee kareng" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<category term="chik puasa" label="chik puasa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chik,contact,kareng,puasa,ulee,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep Locke tentang pengalaman dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum pendidikan modern, khususnya dalam pengembangan metode pembelajaran berbasis proyek dan penemuan. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep Locke tentang pengalaman dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum pendidikan modern, khususnya dalam pengembangan metode pembelajaran berbasis proyek dan penemuan. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" alt="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-03e95.webp" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-03e95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-03e95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-03e95.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" alt="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" alt="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41422-john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inkl" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" target="_blank">Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep Locke tentang pengalaman dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum pendidikan modern, khususnya dalam pengembangan metode pembelajaran berbasis proyek dan penemuan. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pandangan Locke tentang pendidikan dengan filosofi pendidikan dari tokoh-tokoh lain, seperti Jean-Jacques Rousseau atau Maria Montessori, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam pendekatan mereka. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada relevansi konsep hak asasi manusia dalam pendidikan yang diadvokasi oleh Locke dalam konteks pendidikan inklusif dan keberagaman budaya, serta bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang adil dan setara bagi semua siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pemikiran Locke dapat terus menginspirasi dan membentuk praktik pendidikan di masa depan, serta berkontribusi pada pengembangan sistem pendidikan yang lebih relevan dan efektif..
<br>John Locke, seorang filsuf terkemuka abad ke-17, memainkan peran sentral dalam perkembangan ilmu filsafat dan pendidikan.Pemikirannya menekankan pentingnya pengalaman sebagai landasan pembentukan pengetahuan dan karakter individu, dengan konsep 'tabula rasa' sebagai dasar pemikirannya.Pandangan Locke tentang pendidikan juga menyoroti peran penting orang tua dan guru dalam membimbing anak-anak, serta pengembangan keterampilan karakter, etika, dan nilai-nilai moral
<br>Pemikiran John Locke tentang pendidikan telah menjadi subjek penting dalam kajian ilmu pendidikan. Latar belakang masalah mengemukakan kompleksitas tuntutan masyarakat pada masa Locke dan bagaimana pemikirannya berusaha menjawab tantangan pendidikan pada zamannya. Penelitian ini bertujuan untuk merinci konsep-konsep pendidikan Locke, menganalisis landasan filosofisnya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap perkembangan sistem pendidikan. Metode penelitian melibatkan telaah pustaka intensif terhadap karya-karya asli Locke dan interpretasi para ahli. Hasil penelitian menguraikan pandangan Locke tentang peran pengalaman dan asal-usul pengetahuan dalam pembentukan karakter...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp" type="image/webp" length="72722" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-03e95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3540-lakaspia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16587-jurnal-ilmiah-guru-madrasah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41421-lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41421-lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:d370acc0ea59a41810c3b2a175104c49</id>
	<published>2026-04-22T22:00:43+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T22:00:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap lunturnya sektor pertanian di perkotaan, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mencari solusi yang lebih komprehensif. Pertama, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan model pertanian perkotaan yang berkelanjutan, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap lunturnya sektor pertanian di perkotaan, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mencari solusi yang lebih komprehensif. Pertama, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan model pertanian perkotaan yang berkelanjutan, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-22ce2.webp" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-22ce2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-22ce2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-22ce2.webp 1x" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" alt="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp 1x" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" alt="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-acd8e.webp" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-acd8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-acd8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-acd8e.webp 1x" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" alt="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41421-lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" target="_blank">Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan</a>: Berdasarkan analisis terhadap lunturnya sektor pertanian di perkotaan, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mencari solusi yang lebih komprehensif. Pertama, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan model pertanian perkotaan yang berkelanjutan, seperti pertanian vertikal atau hidroponik, yang dapat memaksimalkan penggunaan lahan terbatas dan meningkatkan produktivitas pangan lokal. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas kebijakan pemerintah dalam melindungi lahan pertanian dan memberikan insentif bagi petani muda agar tertarik terjun ke sektor pertanian. Penelitian ini dapat mencakup analisis perbandingan kebijakan di negara-negara lain yang berhasil mempertahankan sektor pertaniannya di tengah urbanisasi. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk memahami dampak psikologis dan sosial dari hilangnya mata pencaharian petani akibat alih fungsi lahan, serta mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui program pelatihan keterampilan dan diversifikasi ekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan untuk menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perkotaan..
<br>Pertumbuhan ekonomi perkotaan yang berfokus pada sektor industri menyebabkan alih fungsi lahan pertanian, yang diperparah oleh proyek pembangunan nasional dan kepentingan investor.Kondisi ini diperburuk oleh kurangnya dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian dan menurunnya minat generasi muda untuk menjadi petani.Lunturnya sektor pertanian ini mengancam ketahanan pangan dan menunjukkan ketergantungan Indonesia pada negara lain, sesuai dengan teori ketergantungan yang menjelaskan eksploitasi negara satelit oleh negara pusat
<br>Sektor pertanian merupakan sektor penting untuk ketahanan pangan di Indonesia. Namun, pemerintah hanya berfokus pada pembangunan melalui sektor industri, sehingga pertanian luntur akibat masuknya sektor modern melalui hubungan negara pusat-satelit. Hal tersebut terlihat alih fungsi lahan pertanian yang sering terjadi di perkotaan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana lunturnya sektor pertanian di perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Data didapatkan melalui sumber berita, hingga jurnal yang menjelaskan pembangunan sektor industri yang menggeser lahan pertanian. Analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman. Data diklasifikasikan sesuai dengan rumusan masalah, kemudian direduksi menjadi kesimpulan yang dapat dipahami. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp" type="image/webp" length="59282" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-22ce2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-acd8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2535-thejournalish.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10874-journal-publishing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Ontologi Epistemologi Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Ontologi Epistemologi Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Ontologi Epistemologi Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41415-pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41415-pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:5f8a099d7adf3d2afc24987cc540ec85</id>
	<published>2026-04-22T21:44:21+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T21:44:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana penerapan model pembelajaran sibernetik berbasis teknologi digital memengaruhi efektivitas pengolahan informasi pada siswa di berbagai jenjang pendidikan, mengingat kemajuan teknologi telah mengubah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana penerapan model pembelajaran sibernetik berbasis teknologi digital memengaruhi efektivitas pengolahan informasi pada siswa di berbagai jenjang pendidikan, mengingat kemajuan teknologi telah mengubah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-c9c8b.webp" title="JURIS - Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-c9c8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-c9c8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-c9c8b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran" alt="JURIS - Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-58fb4.webp" title="JURIS - Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-58fb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-58fb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-58fb4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran" alt="JURIS - Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-6bdc5.webp" title="JURIS - Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-6bdc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-6bdc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-6bdc5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran" alt="JURIS - Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41415-pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel" title="JURIS - Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran" target="_blank">Analisis Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Artikel Teori Belajar Sibernetik Dalam Proses Pembelajaran</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana penerapan model pembelajaran sibernetik berbasis teknologi digital memengaruhi efektivitas pengolahan informasi pada siswa di berbagai jenjang pendidikan, mengingat kemajuan teknologi telah mengubah cara siswa menerima dan memproses informasi. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana faktor konteks emosional dan lingkungan fisik secara spesifik memengaruhi kinerja sensory memory dan short term memory dalam proses pembelajaran sibernetik, agar pendidik dapat merancang lingkungan belajar yang lebih mendukung retensi informasi. Ketiga, perlu diteliti efektivitas strategi elaborasi dan organisasi dalam menghubungkan pengetahuan baru dengan pengetahuan lama pada siswa dengan gaya belajar berbeda, sehingga dapat dikembangkan model personalisasi pembelajaran yang sesuai dengan keragaman kognitif peserta didik. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan dalam artikel dengan pendekatan yang lebih kontekstual, aplikatif, dan berbasis individu, sehingga mampu menjawab tantangan pembelajaran modern yang dinamis dan beragam. Dengan demikian, hasil penelitian lanjutan dapat menjadi dasar pengembangan model pembelajaran sibernetik yang lebih adaptif dan inklusif..
<br>Pertama, secara ontologis, teori belajar sibernetik dalam proses pembelajaran merupakan upaya guru untuk membantu siswa mencapai tujuan belajar secara efektif melalui proses pengolahan informasi yang menekankan fungsi memori, di mana memori manusia dianalogikan seperti komputer yang menerima, mengolah, menyimpan, serta menampilkan kembali informasi.Kedua, secara epistemologis, penerapan teori ini mensyaratkan guru memahami materi pelajaran dan pola pikir siswa, dengan proses belajar yang ditentukan oleh sistem informasi, melalui tiga komponen utama.sensory memory, short term memory, dan long term memory.Ketiga, secara aksiologis, teori ini diwujudkan dalam pengelolaan pembelajaran yang efektif melalui strategi elaborasi, organisasi, dan konteks untuk mengintegrasikan pengetahuan baru dengan yang sudah dimiliki siswa
<br>Dalam mencapai pembelajaran yang efektif maka banyak teori tercipta yang diperlukan untuk kebutuhan pendidik dan peserta didik di dalam pembelajaran, salah satu teori yang ada yakni teori belajar sibernetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (a) hakikat realita teori belajar sibernetik dalam proses pembelajaran (ontologi), (b) cara memperoleh teori belajar sibernetik dalam proses pembelajaran (epistemologi), dan (c) nilai-nilai yang bermanfaat dari teori belajar sibernetik dalam proses pembelajaran (aksiologi). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten (content analysis). Validitas dalam penelitian berupa validitas semantik dan reliabilitas intrariter. Dari analisis melalui pandangan filsafat terhadap teori belajar sibernetik dalam proses pembelajaran diperoleh; pertama, dari pandangan ontologi memaparkan bahwa, teori belajar sibernetik dalam proses...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-6bdc5.webp" type="image/webp" length="63584" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-c9c8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-58fb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pembelajaran-sibernetik-filsafat-aksiologi-artikel-thumb-6bdc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16532-edukasi-kultura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z A Phenomenological Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z A Phenomenological Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z A Phenomenological Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41413-seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41413-seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:8d6556fbf250af251d55c5219bc397ba</id>
	<published>2026-04-22T21:44:21+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T21:44:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam bagaimana representasi seblak di media sosial memengaruhi persepsi dan perilaku konsumsi generasi Z, serta bagaimana hal ini berkontribusi pada pembentukan identitas mereka. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam bagaimana representasi seblak di media sosial memengaruhi persepsi dan perilaku konsumsi generasi Z, serta bagaimana hal ini berkontribusi pada pembentukan identitas mereka. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-3398a.webp" title="JURIS - Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-3398a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-3398a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-3398a.webp 1x" title="JURIS - Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach" alt="JURIS - Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-fb18f.webp" title="JURIS - Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-fb18f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-fb18f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-fb18f.webp 1x" title="JURIS - Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach" alt="JURIS - Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-4f640.webp" title="JURIS - Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-4f640.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-4f640.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-4f640.webp 1x" title="JURIS - Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach" alt="JURIS - Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41413-seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity" title="JURIS - Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach" target="_blank">Seblak as Comfort Food and Cultural Identity of Generation Z: A Phenomenological Approach</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam bagaimana representasi seblak di media sosial memengaruhi persepsi dan perilaku konsumsi generasi Z, serta bagaimana hal ini berkontribusi pada pembentukan identitas mereka. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan makna seblak di berbagai daerah di Indonesia untuk memahami bagaimana makanan tradisional lain berperan dalam konstruksi identitas generasi muda. Terakhir, penelitian kuantitatif dengan skala yang lebih besar dapat dilakukan untuk menguji validitas temuan penelitian ini dan mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi konsumsi seblak di kalangan generasi Z. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran makanan tradisional dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia, khususnya di era digital ini. Dengan memahami dinamika ini, kita dapat merumuskan strategi yang lebih efektif untuk melestarikan kuliner lokal dan memperkuat identitas budaya bangsa..
<br>Penelitian ini mengungkap bahwa konsumsi seblak di kalangan generasi Z tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas makan, tetapi juga sebagai praktik sosial yang sarat makna emosional, budaya, dan identitas.Seblak berfungsi sebagai *comfort food* yang memberikan kenyamanan psikologis, sekaligus sebagai simbol identitas budaya Sunda yang tetap hidup di tengah modernitas.Temuan ini mempertegas pandangan fenomenologi Alfred Schutz bahwa makna subjektif individu dibentuk melalui pengalaman intersubjektif di ranah sosial
<br>Seblak, a typical Sundanese snack made from wet crackers with a spicy taste, has now become part of popular culture favored by Generation Z. Although many previous studies have examined seblak from culinary, economic, and product promotion perspectives, studies that highlight the social meaning, cultural identity, and gender dimensions in seblak consumption are relatively limited. This study aims to explore the meaning of seblak consumption among Generation Z using Alfred Schutz's phenomenological approach. Data were obtained through in-depth interviews with eight informants in Bandung City who were selected purposively. The results show that seblak is not only interpreted as spicy and inexpensive food, but also as comfort food that functions...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-4f640.webp" type="image/webp" length="64900" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-3398a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-fb18f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/seblak-generation-z-comfort-food-cultural-identity-thumb-4f640.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16532-edukasi-kultura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Bahan Ajar Al QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Bahan Ajar Al QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Bahan Ajar Al QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41418-peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-kompete" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41418-peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-kompete" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:42af4ae26e27dc0350daea682e53267e</id>
	<published>2026-04-22T21:26:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T21:26:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ulee kareng" label="ulee kareng" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<category term="chik puasa" label="chik puasa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chik,contact,kareng,puasa,ulee,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan literasi digital peserta didik, perlu dikembangkan bahan ajar yang terintegrasi dengan internet dan dapat diakses melalui gawai. Bahan ajar ini dapat memfasilitasi berbagai gaya belajar dan mengatasi perbedaan kecepatan belajar peserta ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan literasi digital peserta didik, perlu dikembangkan bahan ajar yang terintegrasi dengan internet dan dapat diakses melalui gawai. Bahan ajar ini dapat memfasilitasi berbagai gaya belajar dan mengatasi perbedaan kecepatan belajar peserta ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-ebc74.webp" title="JURIS - Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-ebc74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-ebc74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-ebc74.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak" alt="JURIS - Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-fcbc5.webp" title="JURIS - Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-fcbc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-fcbc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-fcbc5.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak" alt="JURIS - Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-7383b.webp" title="JURIS - Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-7383b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-7383b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-7383b.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak" alt="JURIS - Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41418-peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-kompete" title="JURIS - Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak" target="_blank">Implementasi Bahan Ajar Al-QurAoan Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak</a>: Untuk meningkatkan literasi digital peserta didik, perlu dikembangkan bahan ajar yang terintegrasi dengan internet dan dapat diakses melalui gawai. Bahan ajar ini dapat memfasilitasi berbagai gaya belajar dan mengatasi perbedaan kecepatan belajar peserta didik. Selain itu, penting untuk meningkatkan kompetensi digital pendidik di lingkungan madrasah, terutama bagi pendidik yang sudah lansia. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik, serta mengeksplorasi strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadist secara daring..
<br>Acuan yang digunakan untuk mengukur tingkat literasi digital peserta didik MAS Miftahussalam Demak adalah Konsepsi Bawden, Bawden membagi kompetensi literasi digital menjadi empat tahapan.Penelitian yang dilakukan berhasil menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat literasi digital yang cukup tinggi jika diukur menggunakan Konsepsi Bawden.Hal ini dilihat dari aspek kemampuan dasar literasi digital, semua peserta didik mampu terhubung ke berbagai platform yang dimaksudkan untuk mengikuti pembelajaran Al-QurAoan Hadist secara online, kemudian mampu menggunakan teknologi Google Slide untuk membuka powerpoint yang ditentukan.Pada aspek kedua, latar belakang pengetahuan informasi, hampir semua peserta didik mampu mencari suplemen pembelajaran dalam bentuk materi dan menemukan relevansinya dengan penilaian yang disediakan.Pada aspek ketiga, kompetensi utama literasi digital, sebagian besar peserta didik mampu mengidentifikasi kata kunci dari materi tersebut, serta mampu menjelaskan kembali konsep materi tersebut dalam peta konsep yang dibuatnya.Pada aspek sikap dan perspektif pengguna informasi hampir semua peserta didik mampu menyelesaikan semua tugas yang diberikan
<br>Penelitian ini merupakan gambaran implementasi bahan ajar al-qurAoan hadist terintegrasi internet untuk meningkatkan literasi digital peserta didik MAS Miftahussalam Demak. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, peneliti menggunakan metode analisis data model Miles dan Huberman yakni: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat literasi digital yang cukup tinggi jika diukur menggunakan Konsepsi Bawden. Hal ini dilihat dari aspek kemampuan dasar literasi digital, semua peserta didik mampu terhubung ke berbagai platform yang dimaksudkan untuk mengikuti pembelajaran Al-QurAoan Hadist secara online, kemudian mampu menggunakan teknologi Google Slide untuk membuka powerpoint yang ditentukan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-7383b.webp" type="image/webp" length="79796" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-ebc74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-fcbc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/peserta-didik-kompetensi-literasi-numerasi-siswa-b-thumb-7383b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3540-lakaspia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16587-jurnal-ilmiah-guru-madrasah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ THE LEVELS OF IL 6 CRP and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ THE LEVELS OF IL 6 CRP and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ THE LEVELS OF IL 6 CRP and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41411-reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-cr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41411-reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-cr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:a62de0bdf7f5eef947eb2fb0d6253117</id>
	<published>2026-04-22T20:40:17+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T20:40:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="baseline sub" label="baseline sub" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="ditsha datta" label="ditsha datta" />
	<itunes:keywords><![CDATA[baseline,content,datta,ditsha,main,sub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, diperlukan studi longitudinal untuk mengevaluasi hubungan kausal antara kadar biomarker inflamasi (IL-6, CRP, LDH) dan perkembangan retinopati diabetik. Studi ini ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, diperlukan studi longitudinal untuk mengevaluasi hubungan kausal antara kadar biomarker inflamasi (IL-6, CRP, LDH) dan perkembangan retinopati diabetik. Studi ini ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-7d495.webp" title="JURIS - THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-7d495.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-7d495.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-7d495.webp 1x" title="JURIS - THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS." alt="JURIS - THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-c136f.webp" title="JURIS - THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-c136f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-c136f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-c136f.webp 1x" title="JURIS - THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS." alt="JURIS - THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-a55e9.webp" title="JURIS - THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-a55e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-a55e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-a55e9.webp 1x" title="JURIS - THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS." alt="JURIS - THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41411-reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-cr" title="JURIS - THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS." target="_blank">THE LEVELS OF IL-6, CRP, and LDH IN THE VITREOUS HUMOUR OF DIABETIC RETINOPATHY PATIENTS.</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, diperlukan studi longitudinal untuk mengevaluasi hubungan kausal antara kadar biomarker inflamasi (IL-6, CRP, LDH) dan perkembangan retinopati diabetik. Studi ini dapat melibatkan pemantauan kadar biomarker secara berkala pada pasien dengan DR ringan hingga sedang dan mengamati apakah peningkatan kadar biomarker memprediksi perkembangan menjadi PDR. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kadar biomarker inflamasi pada pasien DR, seperti kontrol glikemik, tekanan darah, dan faktor genetik. Pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor ini dapat membantu dalam pengembangan strategi pencegahan dan terapi yang lebih personal. Ketiga, studi klinis terkontrol secara acak diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas terapi anti-inflamasi dalam memperlambat perkembangan DR. Terapi ini dapat mencakup penggunaan obat-obatan anti-inflamasi, seperti inhibitor IL-6 atau CRP, atau pendekatan non-farmakologis, seperti modifikasi gaya hidup dan terapi nutrisi. Kombinasi dari pendekatan-pendekatan ini berpotensi memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan terapi tunggal. Dengan demikian, penelitian lanjutan yang berfokus pada biomarker inflamasi dan terapi anti-inflamasi dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan penanganan dan prognosis retinopati diabetik..
<br>Studi ini menekankan peran penting biomarker inflamasi dalam patogenesis retinopati diabetik.Peningkatan kadar IL-6, LDH, dan CRP dalam sampel humor vitreous dari pasien PDR dibandingkan dengan pasien NPDR menunjukkan aktivasi jalur inflamasi selama perkembangan penyakit.Penelitian ini membuka jalan bagi investigasi lebih lanjut ke terapi target yang dapat memodulasi mediator inflamasi ini, berpotensi meningkatkan prognosis retinopati diabetik
<br>Diabetic retinopathy (DR) merupakan komplikasi signifikan dari diabetes mellitus (DM) dan tetap menjadi penyebab utama kehilangan penglihatan pada usia kerja. Peningkatan kadar biomarker inflamasi terjadi pada DR. Penelitian ini berfokus pada Interleukin-6 (IL-6), C-Reactive Protein (CRP), dan Lactate Dehydrogenase (LDH) karena IL-6 menginduksi produksi berlebihan VEGF, CRP memiliki sifat pro-inflamasi dan anti-inflamasi, sedangkan LDH bekerja melalui proses oksidasi piruvat menjadi laktat. Perubahan kadar laktat mencerminkan perubahan laju metabolisme glukosa atau kadar piruvat. Studi prospektif cross-sectional dilakukan pada kasus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-a55e9.webp" type="image/webp" length="130948" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-7d495.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-c136f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/reactive-protein-crp-pasien-faktor-genetik-il-6-ld-thumb-a55e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41407-keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompeten" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41407-keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompeten" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:eb0abb0c8ba407084fac4fd89cf782bd</id>
	<published>2026-04-22T20:10:38+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T20:10:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ulee kareng" label="ulee kareng" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<category term="chik puasa" label="chik puasa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chik,contact,kareng,puasa,ulee,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari penerapan metode pembelajaran inovatif dan teknologi terhadap kompetensi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari penerapan metode pembelajaran inovatif dan teknologi terhadap kompetensi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-558ea.webp" title="JURIS - Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-558ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-558ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-558ea.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022" alt="JURIS - Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-a8228.webp" title="JURIS - Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-a8228.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-a8228.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-a8228.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022" alt="JURIS - Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-96922.webp" title="JURIS - Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-96922.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-96922.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-96922.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022" alt="JURIS - Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41407-keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompeten" title="JURIS - Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022" target="_blank">Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari penerapan metode pembelajaran inovatif dan teknologi terhadap kompetensi siswa Biologi, tidak hanya dalam konteks kognitif tetapi juga keterampilan afektif dan psikomotorik. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai model pembelajaran inovatif, seperti Problem Based Learning, Project Based Learning, dan Discovery Learning, dalam meningkatkan kompetensi pembelajaran Biologi di berbagai jenjang pendidikan dan konteks sekolah. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi metode pembelajaran inovatif dan teknologi, seperti ketersediaan sumber daya, dukungan sekolah, dan karakteristik siswa, serta mengembangkan strategi untuk mengatasi tantangan yang mungkin timbul. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik pembelajaran Biologi yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran sistem rem konvensional dengan model pembelajaran Problem Based Learning layak dijadikan praktik baik pembelajaran berorientasi HOTS karena dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam melakukan transfer pengetahuan, berpikir kritis, dan pemecahan masalah.Dengan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) secara sistematis dan cermat, pembelajaran sistem rem konvensional dengan model pembelajaran Problem Based Learning yang dilaksanakan tidak sekadar berorientasi HOTS, tetapi juga mengintegrasikan praktek, literasi, dan kecakapan abad 21
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi pembelajaran Biologi pada tahun pelajaran 2021/2022, menganalisis efektivitas metode pengajaran yang diterapkan, dan mengevaluasi dampak strategi pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi dan inovasi pedagogi. Menggunakan pendekatan campuran, penelitian ini melibatkan metode kuantitatif melalui survei dan kuesioner, serta metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Sampel penelitian terdiri dari siswa dan guru Biologi di beberapa sekolah menengah atas (SMA) yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk data kuantitatif, serta analisis tematik untuk data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-96922.webp" type="image/webp" length="68820" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-558ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-a8228.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/keterlibatan-siswa-sekolah-menengah-kompetensi-sta-thumb-96922.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3540-lakaspia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16587-jurnal-ilmiah-guru-madrasah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41412-guru-abad-ke21-islami-kompetensi-g" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41412-guru-abad-ke21-islami-kompetensi-g" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:0052545673d1247fcfce67abd6732d61</id>
	<published>2026-04-22T19:57:34+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T19:57:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ulee kareng" label="ulee kareng" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<category term="chik puasa" label="chik puasa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chik,contact,kareng,puasa,ulee,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas metode coaching dalam meningkatkan kompetensi guru pada mata pelajaran tertentu, seperti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas metode coaching dalam meningkatkan kompetensi guru pada mata pelajaran tertentu, seperti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-c8640.webp" title="JURIS - Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-c8640.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-c8640.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-c8640.webp 1x" title="JURIS - Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik" alt="JURIS - Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-1aed2.webp" title="JURIS - Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-1aed2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-1aed2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-1aed2.webp 1x" title="JURIS - Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik" alt="JURIS - Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-3fe50.webp" title="JURIS - Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-3fe50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-3fe50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-3fe50.webp 1x" title="JURIS - Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik" alt="JURIS - Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41412-guru-abad-ke21-islami-kompetensi-g" title="JURIS - Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik" target="_blank">Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas metode coaching dalam meningkatkan kompetensi guru pada mata pelajaran tertentu, seperti matematika atau sains, untuk memahami apakah ada perbedaan kebutuhan pelatihan yang spesifik. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak metode coaching terhadap hasil belajar siswa, dengan menggunakan desain penelitian eksperimen untuk membandingkan kelompok guru yang menerima coaching dengan kelompok kontrol. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman guru dalam menerima coaching, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat proses peningkatan kompetensi, sehingga dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang implementasi coaching dalam konteks pendidikan madrasah..
<br>Penerapan metode coaching terbukti efektif dalam meningkatkan mutu kompetensi guru abad ke-21.Dengan coaching, guru tidak hanya belajar mengenai teknik dan strategi pengajaran yang efektif, tetapi juga mendapatkan arahan tentang pemenuhan instrumen pembelajaran yang diberikan oleh supervisor.Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh proses pembelajaran berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga dapat menghasilkan output pendidikan yang berkualitas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode coaching pada supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru abad 21. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dengan metode coaching. Selanjutnya dibuktikan dengan adanya data hasil observasi. Guru abad 21 dituntut untuk menerapkan strategi pembelajaran yang dirancang, memberi pengalaman belajar yang berkualitas, memperhatikan karakteristik peserta didik, serta memahami peran, fungsi, dan kegunaan mata pelajaran yang diajarkan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-1aed2.webp" type="image/webp" length="66896" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-c8640.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-1aed2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/guru-abad-ke21-islami-kompetensi-coaching-supervis-thumb-3fe50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3540-lakaspia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16587-jurnal-ilmiah-guru-madrasah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41409-retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41409-retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:1fdfe80596070d3b1388460a947afa64</id>
	<published>2026-04-22T19:46:06+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T19:46:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="baseline sub" label="baseline sub" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="ditsha datta" label="ditsha datta" />
	<itunes:keywords><![CDATA[baseline,content,datta,ditsha,main,sub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan pita sempit dalam pengencangan skleral melingkar pada pasien dengan PVR derajat rendah, dengan fokus ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan pita sempit dalam pengencangan skleral melingkar pada pasien dengan PVR derajat rendah, dengan fokus ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-c49ab.webp" title="JURIS - Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-c49ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-c49ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-c49ab.webp 1x" title="JURIS - Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment" alt="JURIS - Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-d78b7.webp" title="JURIS - Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-d78b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-d78b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-d78b7.webp 1x" title="JURIS - Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment" alt="JURIS - Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-1b6a3.webp" title="JURIS - Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-1b6a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-1b6a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-1b6a3.webp 1x" title="JURIS - Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment" alt="JURIS - Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41409-retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr" title="JURIS - Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment" target="_blank">Simple Encircling Scleral Band for Uncomplicated Retinal Detachment</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan pita sempit dalam pengencangan skleral melingkar pada pasien dengan PVR derajat rendah, dengan fokus pada efektivitasnya dalam mencegah perkembangan PVR lebih lanjut. Kedua, penelitian prospektif yang lebih besar diperlukan untuk membandingkan hasil visual dan anatomi antara pengencangan skleral melingkar dengan pita sempit dan teknik bedah lainnya, seperti vitrektomi pars plana, untuk menentukan pendekatan yang paling optimal untuk berbagai jenis ARR. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme perubahan refraktif yang terkait dengan pengencangan skleral melingkar, dengan tujuan mengembangkan strategi untuk meminimalkan atau mencegah induksi miopia pasca-operasi..
<br>Pengencangan skleral melingkar sempit dapat dipertimbangkan sebagai teknik yang efektif dan aman pada kasus ARR yang terpilih, termasuk yang terletak di anterior, ganda, atau memiliki robekan retina yang tidak terlihat.Studi terkontrol acak berukuran besar lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi kemanjurannya
<br>Latar belakang: Penelitian ini melaporkan hasil bedah dan visual dari penggunaan pita sempit dalam pengencangan skleral melingkar untuk ablasi retina regmatogen (ARR) yang terpilih. Metode: Tinjauan seri kasus retrospektif dari 16 pasien dengan ARR primer yang dirawat dengan pengencangan skleral melingkar menggunakan pita sempit 240 (2,5 mm) di KMN Eye Care dari Juni 2018 hingga Juni 2020. Hasil: Total 16 mata pada 16 pasien dengan ARR menjalani pengencangan skleral melingkar dengan pita silikon sempit 240 (2,5 mm) tanpa ban atau spons tambahan. Semua pasien memiliki mata miopia, dengan visual acuity terkoreksi terbaik (BCVA) pra-operasi rata-rata kurang dari 0,50. Tingkat reattachment retina primer...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-c49ab.webp" type="image/webp" length="58088" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-c49ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-d78b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/retinal-detachment-scleral-buckling-narrow-band-rr-thumb-1b6a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41402-adaptabilitas-karier-identitas-remaja-remaj" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41402-adaptabilitas-karier-identitas-remaja-remaj" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:321760901ba395977dce5d0119893ff8</id>
	<published>2026-04-22T19:44:28+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T19:44:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="lisensi cc 4" label="lisensi cc 4" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<category term="road issn" label="road issn" />
	<itunes:keywords><![CDATA[4,cc,issn,lisensi,road,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti mengenai para remaja siswa SMA atau para remaja tingkat mahasiswa. Selain itu dalam pengambilan sampel perlu mempertimbangkan dari yayasan sekolah yang berbeda, misalkan SMK, SMA, dan swasta atau negeri. Penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti mengenai para remaja siswa SMA atau para remaja tingkat mahasiswa. Selain itu dalam pengambilan sampel perlu mempertimbangkan dari yayasan sekolah yang berbeda, misalkan SMK, SMA, dan swasta atau negeri. Penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-515ee.webp" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-515ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-515ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-515ee.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" alt="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" alt="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-a6b93.webp" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-a6b93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-a6b93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-a6b93.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" alt="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41402-adaptabilitas-karier-identitas-remaja-remaj" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" target="_blank">Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti mengenai para remaja siswa SMA atau para remaja tingkat mahasiswa. Selain itu dalam pengambilan sampel perlu mempertimbangkan dari yayasan sekolah yang berbeda, misalkan SMK, SMA, dan swasta atau negeri. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan meneliti faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi adaptabilitas karier remaja, seperti dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya, serta pengaruh media sosial terhadap pilihan karier. Lebih lanjut, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi program intervensi yang efektif untuk meningkatkan adaptabilitas karier remaja, khususnya bagi mereka yang menghadapi kesulitan dalam memilih karier..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima, yang berarti adaptabilitas karier pada remaja cenderung tinggi.Adaptabilitas karier pada remaja dalam penelitian ini dikatakan tinggi karena remaja memiliki kepedulian mengenai karier mereka, mencari informasi mengenai karier yang diminati, tidak ragu dalam pemilihan karier, dan memiliki tanggung jawab dalam menentukan karier.Dimensi kepedulian merupakan aspek yang paling tinggi dari semua aspek dimensi pada adaptabilitas karier.Jika dilihat dari dimensi kepedulian, yaitu remaja memilih sebuah jurusan karier dan remaja memilih sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran adaptabilitas karier pada remaja. Subjek pada penelitian ini melibatkan 332 orang remaja yang ada pada jenjang pendidikan SMA (Sekolah Menengah Atas) wilayah DKI Jakarta, yaitu pada kelas X, XI, dan XII. Subjek merupakan remaja yang berusia 15-18 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala adaptabilitas karier. Skala adaptabilitas karier diadaptasi dari alat ukur Career Adapt-Abilities Scale (CAAS) oleh Savickas (2012) yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Gunawan (2013. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp" type="image/webp" length="119716" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-515ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-a6b93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4325-jurnal-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Proximate levels physical characteristics and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish Channa striata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Proximate levels physical characteristics and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish Channa striata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Proximate levels physical characteristics and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish Channa striata ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41419-ikan-gabus-salmon-olahan-daging-ik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41419-ikan-gabus-salmon-olahan-daging-ik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:86caa801c7145f035d58b4f5909375a1</id>
	<published>2026-04-22T19:42:03+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T19:42:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan formulasi brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus agar dapat meningkatkan daya terima ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan formulasi brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus agar dapat meningkatkan daya terima ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp 1x" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" alt="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-c3ddf.webp" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-c3ddf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-c3ddf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-c3ddf.webp 1x" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" alt="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp 1x" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" alt="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41419-ikan-gabus-salmon-olahan-daging-ik" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" target="_blank">Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan formulasi brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus agar dapat meningkatkan daya terima konsumen, terutama dengan memperhatikan kombinasi bahan tambahan lain seperti serat atau prebiotik untuk meningkatkan kandungan gizi dan kesehatan brownies. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengolahan ikan gabus menjadi produk turunan seperti tepung atau ekstrak protein untuk meningkatkan stabilitas dan efisiensi penggunaan dalam formulasi brownies. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh metode pengolahan ikan gabus yang berbeda (misalnya, fermentasi atau ekstrusi) terhadap karakteristik fungsional dan sensori brownies mocaf, sehingga dapat menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik dan lebih beragam..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ikan gabus berpengaruh secara signifikan terhadap kadar air, kadar protein serta sifat sensoris warna, rasa, dan tekstur brownies mocaf.Brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus mempunyai kadar air 39,2%-48,7%, kadar abu 1,4-1,5%, kadar protein 7,7-17,7%, kadar lemak 32,9-35,4%, dan kadar karbohidrat 9,4-22,2%.Semakin banyak penambahan ikan gabus akan menurunkan nilai kesukaan brownies mocaf
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar proksimat, karakteristik fisik, dan karakteristik sensori brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus (Channa striata). Penelitian eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap untuk mengkaji kadar proksimat, karakteristik fisik, dan karakteristik sensori. Konsentrasi daging ikan gabus terdiri dari 4 taraf perlakuan (0 g, 60 g, 80 g, dan 100 g). Analisis statistik menggunakan uji One-Way ANOVA dan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ikan gabus berpengaruh secara signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp" type="image/webp" length="103820" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-c3ddf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1419-almaata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7124-jurnal-gizi-dietetik-indonesia-indonesian-journal-nutrition.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Drink More Risk Less ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Drink More Risk Less ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Drink More Risk Less ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41408-public-health-water-quality-leadersh" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41408-public-health-water-quality-leadersh" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:fd751c02a2fdb55cbdcf641eb18917cc</id>
	<published>2026-04-22T19:41:43+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T19:41:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="open access" label="open access" />
	<category term="aan nurhadi" label="aan nurhadi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aan,access,content,main,nurhadi,open]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara hidrasi dan regulasi glukosa, termasuk peran hormon dan jalur ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara hidrasi dan regulasi glukosa, termasuk peran hormon dan jalur ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-d75a3.webp" title="JURIS - Drink More, Risk Less" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-d75a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-d75a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-d75a3.webp 1x" title="JURIS - Drink More, Risk Less" alt="JURIS - Drink More, Risk Less" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-66bc0.webp" title="JURIS - Drink More, Risk Less" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-66bc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-66bc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-66bc0.webp 1x" title="JURIS - Drink More, Risk Less" alt="JURIS - Drink More, Risk Less" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-b6c4e.webp" title="JURIS - Drink More, Risk Less" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-b6c4e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-b6c4e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-b6c4e.webp 1x" title="JURIS - Drink More, Risk Less" alt="JURIS - Drink More, Risk Less" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41408-public-health-water-quality-leadersh" title="JURIS - Drink More, Risk Less" target="_blank">Drink More, Risk Less</a>: Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara hidrasi dan regulasi glukosa, termasuk peran hormon dan jalur pensinyalan tertentu. Kedua, studi intervensi yang mengevaluasi dampak program edukasi hidrasi dan peningkatan akses ke air bersih terhadap kejadian dan pengendalian diabetes di komunitas pedesaan di Arab Saudi akan sangat berharga. Ketiga, penelitian prospektif dapat mengeksplorasi interaksi antara hidrasi, pola makan, dan aktivitas fisik dalam memitigasi risiko diabetes, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosiodemografi dan lingkungan yang relevan. Dengan menggabungkan wawasan dari penelitian ini, kita dapat mengembangkan strategi pencegahan diabetes yang lebih komprehensif dan efektif yang disesuaikan dengan konteks unik Arab Saudi..
<br>This study demonstrates that insufficient water consumption markedly elevates the incidence of diabetes in Riyadh Province, Saudi Arabia, irrespective of other recognized risk factors.Participants eating less than 2 liters daily had significantly elevated fasting blood glucose and HbA1c levels in comparison to those adhering to hydration guidelines.Moreover, water quality surfaced as an undervalued element, with users of untreated water exhibiting inferior glycemic profiles.Rural-urban differences were significant, with rural inhabitants experiencing reduced water usage and restricted access to treated water sources.The protective benefit of sufficient hydration proved especially significant in the hot climate of Saudi Arabia and was amplified when coupled with physical exercise and appropriate nutrition
<br>Diabetes mellitus is an escalating public health issue in Saudi Arabia, with rising prevalence linked to lifestyle factors such as nutrition, physical activity, and hydration practices. This study investigates the relationship between water drinking habits and diabetes risk among adults in Riyadh Province, where severe climatic circumstances may intensify hydration-related health concerns. A longitudinal study approach was employed to track 300 people aged 30 to 65 over a two-year period, collecting data on water consumption, glycemic indicators, and related health behaviors. The results demonstrate that persons consuming Ou2 liters of water daily had reduced fasting blood glucose (94 mg/dL) and HbA1c levels (5.6%) in contrast to those consuming...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-66bc0.webp" type="image/webp" length="73766" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-d75a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-66bc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/public-health-water-quality-leadership-global-conc-thumb-b6c4e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-935-riverstudies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4589-atribut-width-height-tag-marquee.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41416-tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41416-tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:8229f9e5e8194221eabbe91ac2990d5b</id>
	<published>2026-04-22T19:26:57+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T19:26:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="based e" label="based e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[based,e]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti tantangan siswa dalam menulis iklan, metode PjBL yang terbukti efektif, dan keterbatasan yang ditemukan, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti tantangan siswa dalam menulis iklan, metode PjBL yang terbukti efektif, dan keterbatasan yang ditemukan, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-2306a.webp" title="JURIS - Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-2306a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-2306a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-2306a.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP" alt="JURIS - Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-b1070.webp" title="JURIS - Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-b1070.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-b1070.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-b1070.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP" alt="JURIS - Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-8a321.webp" title="JURIS - Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-8a321.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-8a321.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-8a321.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP" alt="JURIS - Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41416-tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi" title="JURIS - Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP" target="_blank">Penerapan Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Iklan Bermuatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMP</a>: Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti tantangan siswa dalam menulis iklan, metode PjBL yang terbukti efektif, dan keterbatasan yang ditemukan, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas PjBL dalam meningkatkan kemampuan menulis iklan pada siswa SMP dengan beragam latar belakang budaya dan tingkat kemampuan awal, untuk mengidentifikasi strategi adaptasi yang optimal. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak PjBL terhadap motivasi siswa dalam belajar menulis iklan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti persepsi relevansi materi, tingkat kebebasan dalam memilih proyek, dan dukungan guru. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam proses berpikir siswa saat menulis iklan menggunakan PjBL, dengan fokus pada bagaimana siswa mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam karya mereka dan bagaimana mereka mengatasi tantangan kreatif yang muncul. Dengan menggabungkan ketiga arah penelitian ini, pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi PjBL dalam meningkatkan kemampuan menulis iklan siswa SMP dapat diperoleh, serta memberikan dasar bagi pengembangan model pembelajaran yang lebih efektif dan relevan..
<br>Berdasarkan hasil analisis data yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis iklan menggunakan media gambar karikatur siswa kelas VIII D Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Tabanan tahun pelajaran 2024/2025 mengalami peningkatan.Hal ini terbukti dari hasil penelitian, yaitu pada prasiklus yang 10 orang siswa mendapat nilai 69,61 termasuk dalam predikat lebih dari cukup.Pada siklus I, 8 orang siswa yang nilainya tuntas.Pada Siklus II mengalami peningkatan yang signifikan dan semua siswa dinyatakan tuntas.Peningkatan skor tersebut merupakan tanda bahwa kemampuan menulis iklan siswa kelas VIII D Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Tabanan tahun pelajaran 2024/2025 semakin baik setelah menerapkan metode project based learning
<br>Pembelajaran bahasa di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) menekankan pada keterampilan komunikasi, baik lisan maupun tertulis. Salah satu komponen pembelajaran bahasa Indonesia adalah penulisan iklan, yang masih menjadi tantangan bagi siswa akibat keterbatasan keterampilan menulis, strategi pengajaran yang kurang memadai, dan pemahaman yang rendah. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis iklan menggunakan media gambar karikatur melalui metode Project-Based Learning (PjBL) pada 26 siswa kelas VIII D di SMP Negeri 3 Tabanan pada tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-b1070.webp" type="image/webp" length="75570" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-2306a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-b1070.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/tantangan-siswa-smp-swasta-minat-motivasi-based-le-thumb-8a321.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16532-edukasi-kultura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy REBT untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy REBT untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy REBT untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41401-self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-est" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41401-self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-est" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:720f7927245044a2c8dc098862e94985</id>
	<published>2026-04-22T19:11:55+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T19:11:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="lisensi cc 4" label="lisensi cc 4" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<category term="road issn" label="road issn" />
	<itunes:keywords><![CDATA[4,cc,issn,lisensi,road,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan subjek penelitian, tidak hanya pada siswa SMP, tetapi juga pada jenjang pendidikan lain seperti SMA atau perguruan tinggi, untuk melihat apakah efektivitas REBT tetap konsisten pada kelompok ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan subjek penelitian, tidak hanya pada siswa SMP, tetapi juga pada jenjang pendidikan lain seperti SMA atau perguruan tinggi, untuk melihat apakah efektivitas REBT tetap konsisten pada kelompok ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" alt="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" alt="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-e6964.webp" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-e6964.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-e6964.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-e6964.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" alt="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41401-self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-est" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" target="_blank">Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan subjek penelitian, tidak hanya pada siswa SMP, tetapi juga pada jenjang pendidikan lain seperti SMA atau perguruan tinggi, untuk melihat apakah efektivitas REBT tetap konsisten pada kelompok usia yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang dapat memoderasi efektivitas REBT, seperti jenis kelamin, latar belakang sosial ekonomi, atau tingkat keparahan bullying yang dialami, sehingga intervensi REBT dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing individu. Lebih lanjut, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan REBT dalam kombinasi dengan pendekatan terapi lain, seperti terapi kognitif perilaku (CBT) atau terapi kelompok, untuk melihat apakah kombinasi tersebut dapat menghasilkan efek sinergis yang lebih besar dalam meningkatkan self esteem dan mengatasi dampak bullying pada siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai efektivitas REBT dan membantu mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah bullying dan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa..
<br>Pemberian REBT terbukti efektif untuk meningkatkan self esteem siswa SMP korban bullying.Lima orang subjek menunjukkan peningkatan self esteem dari kategori rendah menjadi kategori sedang setelah menerima REBT, dan self esteem mereka tetap bertahan di kategori sedang setelah 2 minggu perlakuan.REBT memberikan hasil yang lebih optimal apabila diberikan kepada subjek yang memiliki kapasitas intelektual rata-rata atas dan aktif selama sesi terapi berlangsung
<br>Rational emotive behavior therapy (REBT) adalah terapi yang berusaha mengubah pikiran irasional menjadi rasional sehingga subjek memiliki perasaan berharga, mampu, dan diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas REBT untuk meningkatkan self esteem pada siswa SMP korban bullying. Terapi berlangsung selama 10 jam yang disajikan dalam 4 sesi dan setiap sesinya berlangsung sekitar 2,5 jam. Subjek penelitian adalah sepuluh siswa SMP korban bullying secara fisik, verbal dan relasional, memiliki self esteem yang rendah, dan memiliki skor IQ minimal rata-rata. Sepuluh subjek dibagi menjadi dua kelompok, 5 ke dalam kelompok eksperimen dan 5 kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Self Esteem, lembar tugas, buku rumah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp" type="image/webp" length="90660" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-e6964.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4325-jurnal-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response TPR untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response TPR untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response TPR untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41405-pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41405-pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:f6e1b1e9cd586af2c1ac37a36cd54a3b</id>
	<published>2026-04-22T19:08:22+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T19:08:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ulee kareng" label="ulee kareng" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<category term="chik puasa" label="chik puasa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chik,contact,kareng,puasa,ulee,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model pembelajaran TPR dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris daring, mengingat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model pembelajaran TPR dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris daring, mengingat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-524f2.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-524f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-524f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-524f2.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41405-pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model pembelajaran TPR dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris daring, mengingat perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran yang fleksibel. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi aktivitas TPR yang lebih kreatif dan kontekstual, disesuaikan dengan minat dan kebutuhan siswa, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan model TPR terhadap aspek-aspek lain dalam keterampilan berbahasa Inggris, seperti kemampuan mendengarkan, membaca, dan menulis, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak model ini terhadap pengembangan kemampuan berbahasa Inggris secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif dan relevan bagi siswa..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Totally Physical Response (TPR) dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa kelas VIII MTs Negeri 13 Jakarta Selatan, sebagaimana dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata dari 63.Penerapan model pembelajaran TPR setiap siklus meningkatkan efektivitas pembelajaran dan berpengaruh terhadap penguasaan kosakata siswa.Dengan demikian, model pembelajaran Totally Physical Response (TPR) terbukti berhasil meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara pada mata pelajaran bahasa Inggris siswa kelas VIII di MTsN 13 Jakarta Selatan menggunakan model pembelajaran Totally Physical Response (TPR). Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan jumlah 2 siklus dan pra siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 33 siswa. Data hasil penelitian diperoleh melalui observasi dan tes dengan beberapa tahapan dalam setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Totally Physical Response (TPR) dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa kelas VIII MTs Negeri 13 Jakarta Selatan terbukti dengan nilai rata-rata kemampuan mata pelajaran Bahasa Inggris dari 63.6% pada pra siklus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp" type="image/webp" length="72932" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-524f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3540-lakaspia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16587-jurnal-ilmiah-guru-madrasah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41400-wisata-alam-program-kewirausahaan-pengemba" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41400-wisata-alam-program-kewirausahaan-pengemba" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:c1ce42d5731fe69885cfdee00e454036</id>
	<published>2026-04-22T19:05:17+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T19:05:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="sungai alam" label="sungai alam" />
	<category term="ojs pkp" label="ojs pkp" />
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ojs,pkp,sungai]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program kewirausahaan ini dalam jangka panjang, dengan melacak perkembangan siswa setelah mereka ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program kewirausahaan ini dalam jangka panjang, dengan melacak perkembangan siswa setelah mereka ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-f722b.webp" title="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-f722b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-f722b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-f722b.webp 1x" title="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" alt="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp" title="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp 1x" title="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" alt="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41400-wisata-alam-program-kewirausahaan-pengemba" title="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" target="_blank">Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program kewirausahaan ini dalam jangka panjang, dengan melacak perkembangan siswa setelah mereka menyelesaikan sekolah dasar. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak program kewirausahaan di SDN Kebonbera dengan program serupa di sekolah lain, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kurikulum kewirausahaan yang lebih terintegrasi dan komprehensif, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah dan komunitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pendidikan kewirausahaan di Indonesia, serta membantu menciptakan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing..
<br>Program penanaman jiwa kewirausahaan di SDN Kebonbera berhasil memperkenalkan dan mengembangkan keterampilan kewirausahaan pada siswa usia dini.Implementasi program ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep dasar kewirausahaan, serta meningkatkan rasa percaya diri dan keterampilan problem-solving mereka.Kegiatan berbasis proyek dan simulasi bisnis yang diterapkan dalam program berhasil melibatkan siswa secara aktif dan membekali mereka dengan keterampilan praktis yang relevan
<br>Pendidikan kewirausahaan di usia dini memiliki potensi besar untuk membentuk karakter dan keterampilan yang diperlukan dalam dunia bisnis modern. Penelitian ini berfokus pada inisiatif penanaman jiwa kewirausahaan di SDN Kebonbera, Rumah Transisi UBJ, Sukabumi, dengan tujuan untuk mengintegrasikan konsep kewirausahaan dalam kurikulum sekolah dasar. Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar mengenai kewirausahaan, termasuk kreativitas, inovasi, dan keterampilan manajerial dasar. Metode yang digunakan mencakup pelatihan interaktif, proyek berbasis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp" type="image/webp" length="97912" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-f722b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-901-isnjbengkalis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12145-khidmah-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Association of Antidepressant Food Scores Anemia and Physical Activity with Adolescent Depression ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Association of Antidepressant Food Scores Anemia and Physical Activity with Adolescent Depression ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Association of Antidepressant Food Scores Anemia and Physical Activity with Adolescent Depression ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41417-hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-risik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41417-hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-risik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:8b3287775db60ec9e8605fc7b632fae7</id>
	<published>2026-04-22T18:55:57+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T18:55:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis makanan antidepresan spesifik yang paling efektif dalam mencegah depresi pada remaja ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis makanan antidepresan spesifik yang paling efektif dalam mencegah depresi pada remaja ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp 1x" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" alt="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-764cb.webp" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-764cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-764cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-764cb.webp 1x" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" alt="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp 1x" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" alt="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41417-hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-risik" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" target="_blank">Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis makanan antidepresan spesifik yang paling efektif dalam mencegah depresi pada remaja Indonesia, dengan mempertimbangkan ketersediaan dan preferensi lokal. Kedua, penting untuk meneliti lebih dalam mekanisme biologis yang menghubungkan anemia dengan peningkatan risiko depresi pada remaja, termasuk peran zat besi dan neurotransmitter. Ketiga, penelitian prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan antara aktivitas fisik dan depresi, serta untuk mengidentifikasi jenis dan intensitas aktivitas fisik yang paling bermanfaat bagi kesehatan mental remaja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan intervensi gizi dan gaya hidup yang efektif dalam mencegah dan mengatasi masalah depresi pada remaja di Indonesia..
<br>Antidepressant Food Score dan status anemia dapat dikaitkan dengan kejadian depresi pada remaja.Aktivitas fisik dalam penelitian ini tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan kejadian depresi pada remaja.Penelitian ini mengindikasikan bahwa remaja putri dengan pola makan rendah kandungan antidepresan dan mengalami anemia memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi
<br>Latar Belakang: Satu dari tiga remaja di Indonesia memiliki masalah kesehatan mental, sementara di sisi lain permasalahan anemia pada remaja putri belum teratasi. Beberapa literatur menyatakan bahwa pola makan dan aktivitas fisik dapat menjadi strategi untuk mencegah depresi.Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antidepressant food scores, status anemia, dan aktivitas fisik dengan kejadian depresi pada remaja.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain analitik cross-sectional yang melibatkan 173 siswa perempuan. Pemilihan subyek penelitian menggunakan teknik purposive random sampling yang dipilih dengan kriteria inklusi siswi berusia 15 - 18 tahun, berdomisili di Kabupaten Bekasi, bersedia diambil darahnya. Kriteria eksklusi siswi yang sedang melakukan diet dan tidak mengonsumsi obat antidepresan. Konsumsi makanan antidepresan diukur menggunakan Semi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp" type="image/webp" length="89174" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-764cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1419-almaata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7124-jurnal-gizi-dietetik-indonesia-indonesian-journal-nutrition.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41414-peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41414-peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:875a2e38b28a16598fc592c0f5fa8347</id>
	<published>2026-04-22T18:52:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T18:52:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="based e" label="based e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[based,e]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana simbol-simbol dalam film AuWho Am IAy memengaruhi persepsi penonton terhadap karakter dan alur cerita. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis penggunaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana simbol-simbol dalam film AuWho Am IAy memengaruhi persepsi penonton terhadap karakter dan alur cerita. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis penggunaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-7d3b8.webp" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-7d3b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-7d3b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-7d3b8.webp 1x" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" alt="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-6cd80.webp" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-6cd80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-6cd80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-6cd80.webp 1x" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" alt="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp 1x" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" alt="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41414-peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" target="_blank">An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana simbol-simbol dalam film AuWho Am IAy memengaruhi persepsi penonton terhadap karakter dan alur cerita. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis penggunaan simbol dalam film-film lain dengan tema serupa untuk mengidentifikasi pola dan perbedaan dalam representasi simbolik. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada dampak budaya dan konteks sosial terhadap interpretasi simbol-simbol dalam film, mempertimbangkan bagaimana penonton dari latar belakang yang berbeda dapat memahami makna simbol secara berbeda. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita tentang peran simbol dalam film dan bagaimana simbol tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan pesan dan makna yang kompleks kepada penonton..
<br>Berdasarkan analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa indikasi dalam film "Who Am I" dapat dipelajari melalui metode semiotika dengan fokus pada hubungan antara representamen dan objek serta pengaruhnya terhadap interpretant.Penelitian ini mengidentifikasi tiga jenis tanda, yaitu ikon, indeks, dan simbol, dengan masing-masing lima contoh yang dianalisis.Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa teori triadik Peirce dapat digunakan untuk memahami makna tanda-tanda dalam film tersebut
<br>Penelitian ini tentang film AuWho Am IAy yang bermaksud untuk mengeksplorasi jenis tanda yang diungkapkan dan menilai makna dari tiga elemen tanda utama: ikon, indeks, dan simbol yang ditampilkan dalam film. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori semiotika yang dikemukakan oleh Peirce sebagai landasan teorinya. Sampel penelitian dikumpulkan dari film "Who Am I," menggunakan pencatatan sebagai instrumen pencarian utama. Temuan mengungkapkan bahwa peneliti secara sadar memilih beberapa tanda: ikon, indeks, dan simbol. Tiga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp" type="image/webp" length="30930" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-7d3b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-6cd80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16532-edukasi-kultura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Green infrastructure development challenges The case of Yogyakarta International Airport ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Green infrastructure development challenges The case of Yogyakarta International Airport ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Green infrastructure development challenges The case of Yogyakarta International Airport ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41406-lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-peng" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41406-lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-peng" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:c725ab100f916e743517275af7e24c4f</id>
	<published>2026-04-22T18:48:00+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T18:48:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal isei" label="jurnal isei" />
	<itunes:keywords><![CDATA[isei,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak pembangunan infrastruktur pada perubahan penggunaan lahan dan kualitas lingkungan di daerah lain di Indonesia. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak pembangunan infrastruktur pada perubahan penggunaan lahan dan kualitas lingkungan di daerah lain di Indonesia. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-ba304.webp" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-ba304.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-ba304.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-ba304.webp 1x" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" alt="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp 1x" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" alt="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp 1x" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" alt="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41406-lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-peng" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" target="_blank">Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak pembangunan infrastruktur pada perubahan penggunaan lahan dan kualitas lingkungan di daerah lain di Indonesia. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak perubahan penggunaan lahan pada ekosistem dan layanan ekosistem di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan pengelolaan lahan yang ada dan mengusulkan strategi baru untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan konservasi lingkungan..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan dipengaruhi oleh pengemudi yang sangat kompleks dan dinamis.Perubahan penggunaan lahan dipengaruhi tidak hanya oleh faktor lokasi seperti kedekatan dengan bandara/daerah industri/pusat kota/akses jalan, faktor sosial (penduduk) dan faktor ekonomi, tetapi juga oleh kebijakan dan peran aktor dengan kepentingan di lahan.Model prediksi penggunaan lahan dalam studi ini adalah salah satu mekanisme untuk memberikan informasi tentang tingkat, pola, distribusi spasial, dan bentuk penggunaan lahan di masa depan.Proyeksi penggunaan lahan yang dihasilkan dalam studi ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur massal dan pertumbuhan ekonomi di daerah studi semakin menekan keberadaan lahan vegetasi (kebun campuran, hutan, sabuk hijau) dan lahan pertanian
<br>Pembangunan infrastruktur, seperti bandara, sering berdampak pada pertumbuhan ekonomi di sekitarnya. Di satu sisi, pertumbuhan ekonomi bandara adalah konsekuensi logis yang diinginkan. Namun, pertumbuhan ekonomi sering terjadi karena peningkatan pertambangan, industri, perkebunan, perdagangan, jasa, dan aktivitas ekonomi lainnya, yang menyebabkan perubahan penggunaan lahan yang tidak mengikuti Rencana Tata Ruang dan Wilayah. Oleh karena itu, hal ini mungkin memiliki implikasi terhadap kerusakan lingkungan. Artikel ini membuktikan perubahan penggunaan lahan di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta. Perubahan ini diamati melalui perbedaan penggunaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp" type="image/webp" length="79904" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-ba304.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1054-isei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15648-one-moment-please.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Assessment of early and late dry age related macular degeneration with spectral domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessment of early and late dry age related macular degeneration with spectral domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessment of early and late dry age related macular degeneration with spectral domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41410-armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-sdo" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41410-armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-sdo" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:8390aa940c02f8ad6542c475d3e66682</id>
	<published>2026-04-22T18:29:30+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T18:29:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="baseline sub" label="baseline sub" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="ditsha datta" label="ditsha datta" />
	<itunes:keywords><![CDATA[baseline,content,datta,ditsha,main,sub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal yang lebih besar diperlukan untuk mengevaluasi secara lebih akurat nilai prediktif dari temuan FAF dan SDOCT dalam memprediksi perkembangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal yang lebih besar diperlukan untuk mengevaluasi secara lebih akurat nilai prediktif dari temuan FAF dan SDOCT dalam memprediksi perkembangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp 1x" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" alt="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-acdef.webp" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-acdef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-acdef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-acdef.webp 1x" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" alt="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-13189.webp" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-13189.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-13189.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-13189.webp 1x" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" alt="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41410-armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-sdo" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" target="_blank">Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal yang lebih besar diperlukan untuk mengevaluasi secara lebih akurat nilai prediktif dari temuan FAF dan SDOCT dalam memprediksi perkembangan ARMD kering menjadi bentuk yang lebih lanjut, seperti neovaskularisasi makula. Hal ini akan membantu dalam mengidentifikasi pasien yang berisiko tinggi dan memerlukan intervensi lebih awal. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme molekuler yang mendasari perubahan autofluoresensi pada ARMD kering. Memahami proses ini dapat mengarah pada pengembangan terapi target yang dapat memperlambat atau menghentikan perkembangan penyakit. Ketiga, penelitian prospektif yang mengeksplorasi peran faktor genetik dan lingkungan dalam perkembangan ARMD kering, serta interaksinya dengan temuan FAF dan SDOCT, akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang etiologi penyakit dan dapat mengidentifikasi target terapi baru..
<br>OCT dan FAF menunjukkan korelasi yang baik dalam menilai ARMD kering dini dan lanjut, sehingga menjelaskan korelasi antara perubahan anatomi dan biokimia.Oleh karena itu, ini dapat digunakan sebagai prediktor perkembangan, ketika digunakan bersama
<br>Latar belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menilai fitur-fitur awal dan akhir dari degenerasi makula terkait usia (ARMD) kering menggunakan optical coherence tomography (SDOCT) domain spektral dan autofluoresensi fundus (FAF). Metode: Studi observasional cross-sectional dilakukan dari Januari-Desember 2022 di pusat perawatan mata tersier, India. Pasien berusia >55 tahun dan secara klinis didiagnosis ARMD kering menjalani SDOCT dan FAF. SDOCT dan FAF dinilai dan dikorelasikan dengan visual acuity terkoreksi terbaik (BCVA). Hasil: 106 mata dari 60 kasus dimasukkan. Usia rata-rata adalah 65,24 A 4,80 tahun. BCVA rata-rata adalah 0,4 A 0,24 LogMAR. Di antara drusen yang terbukti secara klinis, drusen keras (>63AAm) adalah 88,6% (n=94 mata), drusen lunak yang menyatu 9% (n=10 mata) dan perubahan pigmen di makula hanya pada 2 mata. Pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp" type="image/webp" length="85908" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-acdef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-13189.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41404-pengembangan-karir-dosen-sikap" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41404-pengembangan-karir-dosen-sikap" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:bb9dac6c78975daf555fd8a3492124e8</id>
	<published>2026-04-22T18:21:43+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T18:21:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="lisensi cc 4" label="lisensi cc 4" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<category term="road issn" label="road issn" />
	<itunes:keywords><![CDATA[4,cc,issn,lisensi,road,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi sikap terhadap pengembangan karir, seperti tingkat pendidikan, pengalaman ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi sikap terhadap pengembangan karir, seperti tingkat pendidikan, pengalaman ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp 1x" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" alt="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-f6534.webp" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-f6534.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-f6534.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-f6534.webp 1x" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" alt="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp 1x" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" alt="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41404-pengembangan-karir-dosen-sikap" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" target="_blank">Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi sikap terhadap pengembangan karir, seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, atau dukungan sosial dari keluarga dan rekan kerja. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi karyawan terhadap pengembangan karir, terutama pada perempuan yang mungkin menghadapi tantangan atau hambatan tertentu. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas program pengembangan karir yang ada di perusahaan, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan program tersebut agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan karyawan, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan kinerja mereka..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sikap terhadap pengembangan karir karyawan Perbankan berdasarkan jenis kelamin (gender) tidak berbeda secara nyata atau sama.Artinya menunjukkan bahwa berbagai indikator dalam pengembangan karir di dunia pekerjaan tidak membedakan kesempatan untuk memperolehnya baik bagi karyawan laki-laki maupun perempuan.Mereka mempunyai sikap yang sama terhadap pengembangan karir mereka
<br>Sikap terhadap pengembangan karir adalah penilaian atau evaluasi (berdasarkan kognitif, afektif dan konatif) mengenai pengembangan karir yang tercermin dalam mendukung atau tidak mendukung sebagai reaksi dari pengembangan karir yang berupa peningkatan pendidikan, sistem promosi, pelatihan, serta mutasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap terhadap pengembangan karir pada karyawan ditinjau dari gender yaitu karyawan laki-laki dan karyawan perempuan. Hasil analisa menggunakan teknik Independent Sampel T-Test diperoleh nilai t sebesar 0,186...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp" type="image/webp" length="98670" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-f6534.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4325-jurnal-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41403-mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-ko" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-41403-mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-ko" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-23:2126edc735f73795e15e3654a518272d</id>
	<published>2026-04-22T17:48:02+07:00</published>
	<updated>2026-04-22T17:48:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="sungai alam" label="sungai alam" />
	<category term="ojs pkp" label="ojs pkp" />
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ojs,pkp,sungai]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan strategi pemasaran pada UMKM Liang Teh Gwek An, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi promosi yang efektif. Penelitian ini dapat fokus pada penggunaan media sosial sebagai platform ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan strategi pemasaran pada UMKM Liang Teh Gwek An, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi promosi yang efektif. Penelitian ini dapat fokus pada penggunaan media sosial sebagai platform ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-2b36c.webp" title="JURIS - Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-2b36c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-2b36c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-2b36c.webp 1x" title="JURIS - Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran" alt="JURIS - Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-2c962.webp" title="JURIS - Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-2c962.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-2c962.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-2c962.webp 1x" title="JURIS - Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran" alt="JURIS - Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-e5c05.webp" title="JURIS - Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-e5c05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-e5c05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-e5c05.webp 1x" title="JURIS - Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran" alt="JURIS - Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41403-mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-ko" title="JURIS - Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran" target="_blank">Upaya Peningkatan Penjualan Pada UMKM Liang Teh Gwek An Melalui Stategi Pemasaran</a>: Untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan strategi pemasaran pada UMKM Liang Teh Gwek An, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi promosi yang efektif. Penelitian ini dapat fokus pada penggunaan media sosial sebagai platform promosi, dengan menganalisis strategi konten dan interaksi yang dapat menarik perhatian pasar yang lebih luas. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi dengan influencer atau komunitas lokal untuk meningkatkan jangkauan dan kredibilitas merek. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan produk dan inovasi, dengan mengeksplorasi variasi rasa dan kemasan yang menarik, serta melakukan survei preferensi konsumen untuk memahami selera pasar. Dengan demikian, UMKM dapat menawarkan produk yang lebih beragam dan menarik bagi konsumen..
<br>Berdasarkan kunjungan yang tim pengabdian lakukan di tempat produksi Liang Teh Gwek An, tim pengabdian berkesempatan mendapatkan pengetahuan tentang proses pembuatan Liang Teh mulai dari rempah-rempah lalu menjadi sebuah teh herbal yang memiliki banyak khasiat baik untuk tubuh.Melalui kegiatan pengabdian ini, bisa disimpulkan bahwa pelaku UMKM mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang cara membuat bauran pemasaran 7P, STP, analisis SWOT dan penghitungan HPP.Diharapkan kegiatan ini bisa membantu pelaku UMKM mengembangkan strategi pemasaran penjualan produk dan meningkatkan kualitas produk serta memanfaatkan promosi melalui sosial media supaya bisa mendapatkan volume penjualan dan perhatian pasar yang lebih baik
<br>Liang teh atau teh herbal merupakan salah satu minuman yang minuman favorit untuk semua kalangan, baik anak-anak, remaja, maupun orang tua, karena memiliki banyak manfaat kesehatan. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM Liang Teh Gwek An adalah belum adanya sistem open PO (Pre-Order) bagi pelanggan yang ingin membeli dalam jumlah yang banyak, lokasi yang belum cukup strategis dalam menjual produk, dan belum adanya perencanaan pengembangan usaha kedepannya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan strategi pemasaran dan menambah omset penjualan pada UMKM Liang Teh Gwek An. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara. Adapun hasil pengabdian menunjukkan bahwa UMKM Liang Teh Gwek An mendapatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-e5c05.webp" type="image/webp" length="100754" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-2b36c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-2c962.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/mahasiswa-pelaku-umkm-strategi-konten-formulasi-te-thumb-e5c05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-901-isnjbengkalis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12145-khidmah-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Thu, 23 Apr 2026 05:39:40 +0700. 24 items. Served in: 5.444 seconds [atom] -->
