<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-04-10T21:53:02+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung Kajian Struktur dan Fungsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung Kajian Struktur dan Fungsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung Kajian Struktur dan Fungsi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37172-sastra-lisan-lampung-melayu-waris" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37172-sastra-lisan-lampung-melayu-waris" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:e40626e8030806a68ae8cefc81fe4e75</id>
	<published>2026-04-10T21:28:07+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T21:28:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="maizar karim" label="maizar karim" />
	<category term="tity kusrina" label="tity kusrina" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,karim,kusrina,main,maizar,tity]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana generasi muda di Rantau Pandan memahami dan melestarikan sastra lisan Dinggung dalam konteks kehidupan modern, mengingat ancaman terhadap transmisi lisan dari generasi ke generasi. Kedua, dapat dikembangkan penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana generasi muda di Rantau Pandan memahami dan melestarikan sastra lisan Dinggung dalam konteks kehidupan modern, mengingat ancaman terhadap transmisi lisan dari generasi ke generasi. Kedua, dapat dikembangkan penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-c6189.webp" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-c6189.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-c6189.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-c6189.webp 1x" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" alt="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp 1x" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" alt="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-5547e.webp" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-5547e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-5547e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-5547e.webp 1x" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" alt="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37172-sastra-lisan-lampung-melayu-waris" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" target="_blank">Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana generasi muda di Rantau Pandan memahami dan melestarikan sastra lisan Dinggung dalam konteks kehidupan modern, mengingat ancaman terhadap transmisi lisan dari generasi ke generasi. Kedua, dapat dikembangkan penelitian tentang efektivitas Dinggung sebagai alat edukasi lingkungan dalam program sekolah atau komunitas lokal, untuk melihat apakah nilai pelestarian alam dalam Dinggung dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan formal. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi Dinggung sebagai media kritik sosial kontemporer, misalnya dalam menyampaikan aspirasi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah terkait lingkungan dan hak adat, serta bagaimana bentuk adaptasi lirik dan fungsi Dinggung dalam konteks sosial-politik saat ini. Ketiga arah penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang relevansi budaya, fungsi sosial, dan dinamika transformasi Dinggung di tengah perubahan zaman. Dengan demikian, penelitian lanjutan tidak hanya menjaga keberlangsungan budaya, tetapi juga memperkuat perannya dalam pendidikan, pengelolaan lingkungan, dan partisipasi sosial masyarakat adat..
<br>Struktur sastra lisan Dinggung terdiri atas tema bujukan, diksi khas, imaji, irama, rima, larik, dan bait yang saling mendukung membentuk kesatuan utuh.Fungsi sastra lisan Dinggung bagi masyarakat meliputi pendidikan, penguatan solidaritas sosial, pemberian sanksi sosial, sarana kritik sosial, serta sebagai hiburan.Nilai-nilai dalam Dinggung berperan dalam membentuk mental masyarakat, menjaga kelestarian hutan, dan melestarikan budaya lokal di Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1. Struktur sastra lisan Dinggung yang mencakup: tema, diksi, imaji, irama, rima, larik, dan bait, 2. Struktur dalam sastra lisan Dinggung sebagai: alat pendidikan meningkatkan perasaan solidaritas suatu kelompok, memberi sanksi sosial agar orang berprilaku baik atau memberi hukuman, sarana kritik sosial, dan pelipur lara atau hiburan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif- kualitatif yang mana peneliti sebagai instrumen. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan etnografi, yakni peneliti melibatkan masyarakat untuk diketahui bagaimana fungsi dinggung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp" type="image/webp" length="34164" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-c6189.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-5547e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-182-ups.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12927-cakrawala-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first line antiretroviral therapy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first line antiretroviral therapy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first line antiretroviral therapy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37169-resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37169-resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:ac7b8c1befacef2c42e7fcd6324970d1</id>
	<published>2026-04-10T21:19:25+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T21:19:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="silico study" label="silico study" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="hendy wijaya" label="hendy wijaya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mencegah mutasi resistensi obat dan memastikan efektivitas pengobatan, penting untuk memperkuat program dukungan adherence. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada identifikasi faktor risiko tambahan, termasuk variasi genetik dan subtipe ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mencegah mutasi resistensi obat dan memastikan efektivitas pengobatan, penting untuk memperkuat program dukungan adherence. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada identifikasi faktor risiko tambahan, termasuk variasi genetik dan subtipe ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-aa042.webp" title="JURIS - HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-aa042.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-aa042.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-aa042.webp 1x" title="JURIS - HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy" alt="JURIS - HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-c70de.webp" title="JURIS - HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-c70de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-c70de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-c70de.webp 1x" title="JURIS - HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy" alt="JURIS - HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-1cf6f.webp" title="JURIS - HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-1cf6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-1cf6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-1cf6f.webp 1x" title="JURIS - HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy" alt="JURIS - HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37169-resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka" title="JURIS - HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy" target="_blank">HIVAc1 drugAcresistance mutations and related risk factors among HIVAc1Acpositive individuals receiving first-line antiretroviral therapy</a>: Untuk mencegah mutasi resistensi obat dan memastikan efektivitas pengobatan, penting untuk memperkuat program dukungan adherence. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada identifikasi faktor risiko tambahan, termasuk variasi genetik dan subtipe virus, melalui studi yang lebih besar dan multi-pusat. Mengidentifikasi dan mengatasi hambatan adherence ART dapat membantu mengembangkan strategi intervensi yang efektif dan meningkatkan keberhasilan pengobatan..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa gender laki-laki secara signifikan terkait dengan peningkatan risiko mutasi, sedangkan adherence ART yang buruk menunjukkan asosiasi terbalik yang tidak terduga.Penguatan program dukungan adherence tetap penting untuk mencegah mutasi resistensi obat dan memastikan efektivitas pengobatan
<br>Sindrom kekebalan perolehan (AIDS) tetap menjadi masalah kesehatan global. Terapi antiretroviral (ART) mengendalikan progresi HIV, tetapi penggunaan yang meluas telah menyebabkan mutasi resistensi obat (DRMs) seperti M184V dan K103N, yang mengganggu efektivitas pengobatan. Studi ini menilai prevalensi mutasi ini dan mengidentifikasi faktor risiko terkait pada pasien dengan terapi antiretroviral pertama berbasis nukleosida inhibitor transkriptase balik (NRTI).
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-1cf6f.webp" type="image/webp" length="151542" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-aa042.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-c70de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/resistensi-obat-lokal-faktor-risiko-jangka-art-adh-thumb-1cf6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37171-model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37171-model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:868ed063555935e4b74d65ab8b47129c</id>
	<published>2026-04-10T20:56:38+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:56:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="maizar karim" label="maizar karim" />
	<category term="tity kusrina" label="tity kusrina" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,karim,kusrina,main,maizar,tity]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model Retelling Story dengan model pembelajaran menyimak lainnya, seperti model SQ3R ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model Retelling Story dengan model pembelajaran menyimak lainnya, seperti model SQ3R ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-6c722.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-6c722.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-6c722.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-6c722.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta" alt="JURIS - Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-fd793.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-fd793.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-fd793.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-fd793.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta" alt="JURIS - Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-898da.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-898da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-898da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-898da.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta" alt="JURIS - Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37171-model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen" title="JURIS - Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta" target="_blank">Pengaruh Model Retelling Story Terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model Retelling Story dengan model pembelajaran menyimak lainnya, seperti model SQ3R atau model Think-Pair-Share, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan kemampuan menyimak siswa. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan berbagai tingkatan kelas dan konteks sekolah yang berbeda untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model Retelling Story, seperti karakteristik guru, motivasi siswa, dan dukungan lingkungan sekolah, guna memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi praktisi pendidikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pembelajaran menyimak yang efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya dampak yang signifikan terhadap kemampuan menyimak siswa menggunakan model Retelling Story.Model Retelling Story yang diterapkan dalam penelitian ini memperlihatkan adanya peningkatan yang lebih besar dari kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol.Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari model pembelajaran Retelling Story terhadap kemampuan menyimak siswa kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta
<br>Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh model Retelling Story yang digunakan dalam kemampuan menyimak siswa kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta. Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan yaitu Quasi Eksperiment. Populasi penelitian terdiri dari 321 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Kelas eksperimen adalah kelas VII-E dan kelas kontrol adalah kelas VII-F. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes. Hasil uji validitas menggunakan AIKEN's V dan uji validasi menggunakan product moment menghasilkan data yang valid. Uji reabilitas menggunakan CronbachAos...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-6c722.webp" type="image/webp" length="38750" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-6c722.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-fd793.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/model-think-talk-nilai-uji-validasi-chikmawati-pen-thumb-898da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-182-ups.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12927-cakrawala-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rapid isolation and characterization of Whartons jelly derived mesenchymal stem cells maintained in fresh prepared human AB serum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rapid isolation and characterization of Whartons jelly derived mesenchymal stem cells maintained in fresh prepared human AB serum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rapid isolation and characterization of Whartons jelly derived mesenchymal stem cells maintained in fresh prepared human AB serum ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37173-medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37173-medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:e13f509617f9518ce8adfeec94a19a23</id>
	<published>2026-04-10T20:34:17+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:34:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="silico study" label="silico study" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="hendy wijaya" label="hendy wijaya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti apakah penggunaan molekul penempelan seperti fibronectin atau laminin pada permukaan kultur dapat mempercepat proses outgrowth sel WJ-MSCs sehingga masa inkubasi 21 hari dapat dipersingkat tanpa mengorbankan viabilitas dan karakteristik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti apakah penggunaan molekul penempelan seperti fibronectin atau laminin pada permukaan kultur dapat mempercepat proses outgrowth sel WJ-MSCs sehingga masa inkubasi 21 hari dapat dipersingkat tanpa mengorbankan viabilitas dan karakteristik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-d2aeb.webp" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-d2aeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-d2aeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-d2aeb.webp 1x" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" alt="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp 1x" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" alt="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp 1x" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" alt="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37173-medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" target="_blank">Rapid isolation and characterization of Wharton's jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum</a>: Pertama, perlu diteliti apakah penggunaan molekul penempelan seperti fibronectin atau laminin pada permukaan kultur dapat mempercepat proses outgrowth sel WJ-MSCs sehingga masa inkubasi 21 hari dapat dipersingkat tanpa mengorbankan viabilitas dan karakteristik sel. Kedua, penting untuk mengkaji potensi sumber alternatif sel punca dari bagian persimpangan tali-plasenta (CPJ-MSCs) dalam konteks ekspresi penanda dini dan kapasitas proliferasi dibandingkan WJ-MSCs, guna menentukan sumber mana yang lebih unggul untuk aplikasi terapeutik jangka pendek. Ketiga, perlu dikembangkan protokol pembersihan tambahan, seperti pencucian berulang atau perlakuan enzimatik ringan selama isolasi, untuk mengurangi kontaminasi sel darah yang terindikasi dari ekspresi residual CD45, sehingga meningkatkan kemurnian dan keamanan klinis sel yang dihasilkan..
<br>Penelitian ini berhasil menunjukkan kelayakan isolasi dan karakterisasi sel punca mesenkimal dari jeli Wharton (WJ-MSCs) menggunakan medium kultur yang diperkaya 10% serum AB manusia dan labu berlapis gelatin 2%.Protokol ini menghasilkan viabilitas dan proliferasi sel yang tinggi, dengan morfologi seperti fibroblas serta ekspresi stabil penanda kunci MSC (CD105, CD44, CD90, CD73) pada generasi 5, serta ekspresi rendah CD45 yang menunjukkan kontaminasi hematopoietik minimal.Namun, masa inkubasi 21 hari dan keberadaan sisa ekspresi CD45 menunjukkan perlunya optimasi lebih lanjut terhadap teknik isolasi, waktu kultur, dan eksplorasi sumber alternatif sel punca
<br>Latar belakang: Sel punca mesenkimal (MSCs) bernilai dalam kedokteran regeneratif karena kemampuan multipoten, kapasitas proliferasi, dan sifat imunomodulasi. MSCs dari jeli Wharton (WJ-MSCs) pada tali pusat menawarkan sumber non-invasif yang menjanjikan untuk aplikasi klinis karena kemudahan isolasi, tidak adanya kekhawatiran etika, serta keberadaan sel punca embrio dan dewasa yang menjadikannya sumber berharga untuk terapi dan kedokteran regeneratif. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan metode isolasi dan karakterisasi WJ-MSCs. Metode: Tali pusat manusia dari tiga donor sehat dikumpulkan setelah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp" type="image/webp" length="92414" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-d2aeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18 1 14 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18 1 14 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18 1 14 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37174-berdoa-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-b" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37174-berdoa-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-b" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:cc0df7782f6a1bd221c6a4cecb3f9f4c</id>
	<published>2026-04-10T20:30:59+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:30:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="friedrich w" label="friedrich w" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="sttmwc ac" label="sttmwc ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,friedrich,header,page,sttmwc,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pemahaman kontemporer tentang doa dalam komunitas Kristen saat ini dipengaruhi oleh budaya instan dan tekanan sosial, apakah hal ini menyebabkan doa lebih dipandang sebagai alat untuk memaksa Tuhan ketimbang bentuk relasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pemahaman kontemporer tentang doa dalam komunitas Kristen saat ini dipengaruhi oleh budaya instan dan tekanan sosial, apakah hal ini menyebabkan doa lebih dipandang sebagai alat untuk memaksa Tuhan ketimbang bentuk relasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp 1x" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" alt="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp 1x" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" alt="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp 1x" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" alt="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37174-berdoa-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-b" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" target="_blank">Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pemahaman kontemporer tentang doa dalam komunitas Kristen saat ini dipengaruhi oleh budaya instan dan tekanan sosial, apakah hal ini menyebabkan doa lebih dipandang sebagai alat untuk memaksa Tuhan ketimbang bentuk relasi spiritual. Kedua, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pengalaman pribadi individu dalam berdoaAikhususnya saat doa tidak dijawabAimembentuk atau mengubah pola relasi mereka dengan Tuhan, serta bagaimana ajaran tentang kehendak Tuhan diinternalisasi dalam konteks tersebut. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas pendidikan teologis atau pengajaran jemaat dalam menanamkan pemahaman yang benar tentang doa menurut Injil Lukas 18:1-14, termasuk sejauh mana narasi perumpamaan janda dan pemungut cukai digunakan secara efektif untuk membentuk spiritualitas yang rendah hati dan taat..
<br>Makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu dalam Lukas 18.1-14 bukanlah mengajarkan untuk memaksa atau mengganggu Tuhan melalui doa yang terus-menerus.Tuhan tidak perlu dipaksa karena Ia sudah mengetahui kebutuhan umat-Nya dan menjawab doa sesuai dengan kehendak-Nya.Doa yang benar adalah bentuk komunikasi yang tulus, dilandasi kerendahan hati dan penyerahan kepada kehendak Tuhan, bukan upaya memaksakan keinginan manusia
<br>Penelitian ini dikerjakan untuk mengetahui makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14. Frasa yang sering dipahami secara beragam oleh para penafsir, hal ini mengakibatkan kebingungan bagi jemaat Kristen. Injil Lukas diterima sebagai tulisan Lukas, diyakini ditulis antara tahun 60-63 M, dengan tujuan agar para pembaca (orang-orang bukan Yahudi) mengerti tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Penelitian ini dikerjakan dengan metode kualitatif pendekatan penafsiran eksegetis, ayat demi ayat. Penulis menemukan makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu menunjukkan bahwa: Para pengikut Yesus seharusnya datang berdoa/meminta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" type="image/webp" length="219488" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3782-sttmwc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15895-haggadah-jurnal-teologi-pendidikan-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Religious Mediatization A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Religious Mediatization A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Religious Mediatization A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37160-hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37160-hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:e3561dcf08ee5343dba4488a0b51ad28</id>
	<published>2026-04-10T20:28:15+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:28:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="social drama" label="social drama" />
	<itunes:keywords><![CDATA[drama,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should explore the long-term impact of digital daAowa on the religious beliefs and practices of young Muslims, investigating whether increased accessibility leads to deeper faith or a more superficial engagement with religious teachings. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Further research should explore the long-term impact of digital daAowa on the religious beliefs and practices of young Muslims, investigating whether increased accessibility leads to deeper faith or a more superficial engagement with religious teachings. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-c6056.webp" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-c6056.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-c6056.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-c6056.webp 1x" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" alt="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp 1x" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" alt="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp 1x" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" alt="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37160-hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" target="_blank">Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space</a>: Further research should explore the long-term impact of digital daAowa on the religious beliefs and practices of young Muslims, investigating whether increased accessibility leads to deeper faith or a more superficial engagement with religious teachings. Additionally, studies could examine the ethical implications of commercializing daAowa, analyzing how financial incentives might influence the content and authenticity of religious messages. Finally, comparative research across different digital preachers and platforms is needed to identify best practices for effective and responsible daAowa in the digital age, considering the unique characteristics of each medium and audience..
<br>The study concludes that Hanan AttakiAos daAowa exemplifies the transformation of preaching through mediatization, where media shapes both the delivery and content of religious messages.This shift expands the reach of daAowa beyond traditional spaces, adapting to the digital age and engaging a younger audience.However, the study also highlights potential drawbacks such as commercialization and the risk of superficiality in religious understanding, necessitating a balance between technological convenience and spiritual depth
<br>This study analyzes the shift in Hanan AttakiAos daAowa practices through the phenomenon of religious mediatization, based on Stig HjarvardAos theory of religious mediatization. In the digital era, daAowa develops beyond physical space through social media platforms and other digital channels. Research data were obtained by observing content on Hanan AttakiAos official accounts, such as YouTube, Instagram, and other digital platforms, and interviews with offline study participants who follow her daAowa activities. The results show that the...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp" type="image/webp" length="81650" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-c6056.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4323-jurnal-dakwah-risalah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mineral levels in lactating Lagos women blood breast milk correlation and environmental nutritional influences ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mineral levels in lactating Lagos women blood breast milk correlation and environmental nutritional influences ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mineral levels in lactating Lagos women blood breast milk correlation and environmental nutritional influences ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37175-breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37175-breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:4daf349b1ad039fb6b90f07e87c18656</id>
	<published>2026-04-10T20:10:28+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:10:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="silico study" label="silico study" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="hendy wijaya" label="hendy wijaya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak langsung suplemen vitamin tertentu pada mikronutrien esensial. Selain itu, studi lebih lanjut dapat menyelidiki hubungan antara paparan lingkungan, seperti cat dan radiasi, dengan perubahan komposisi ASI. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak langsung suplemen vitamin tertentu pada mikronutrien esensial. Selain itu, studi lebih lanjut dapat menyelidiki hubungan antara paparan lingkungan, seperti cat dan radiasi, dengan perubahan komposisi ASI. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp 1x" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" alt="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp 1x" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" alt="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp 1x" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" alt="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37175-breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" target="_blank">Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak langsung suplemen vitamin tertentu pada mikronutrien esensial. Selain itu, studi lebih lanjut dapat menyelidiki hubungan antara paparan lingkungan, seperti cat dan radiasi, dengan perubahan komposisi ASI. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi untuk meningkatkan asupan mikronutrien pada wanita hamil, terutama dalam konteks negara berpenghasilan rendah..
<br>Sementara tingkat ion natrium dan kalium dalam ASI secara langsung terkait dengan tingkat dalam serum, asupan suplemen beberapa vitamin serta paparan cat dan radiasi dapat mengurangi secara signifikan kalium dalam darah dan ASI, sehingga memperburuk defisiensi mikronutrien (alias kelaparan tersembunyi) pada wanita hamil
<br>Latar belakang: Pilihan gaya hidup dan paparan lingkungan terhadap bahan tertentu telah dilaporkan mengubah distribusi elektrolit kunci dalam darah dan ASI ibu hamil, dan dalam beberapa kasus, memperburuk defisiensi mikronutrien. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan asosiasi ion natrium, besi, kalium, dan kalsium dalam darah ibu dengan yang ada dalam ASI dan bagaimana rutinitas gaya hidup ibu dapat mempengaruhi tingkat mikronutrien tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" type="image/webp" length="107200" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan TTV Gula Darah Pemberian Vitamin melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan Tabanan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan TTV Gula Darah Pemberian Vitamin melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan Tabanan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan TTV Gula Darah Pemberian Vitamin melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan Tabanan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37153-gula-darah-kontinu-tekanan-pengen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37153-gula-darah-kontinu-tekanan-pengen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:636f435c89c1ee98948fd7754f3a4c5f</id>
	<published>2026-04-10T20:10:16+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:10:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="gula darah" label="gula darah" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[darah,gula,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pemberdayaan kader kesehatan di tingkat banjar dapat meningkatkan kemandirian dalam pemantauan tekanan darah dan gula darah secara rutin dalam jangka panjang. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pemberdayaan kader kesehatan di tingkat banjar dapat meningkatkan kemandirian dalam pemantauan tekanan darah dan gula darah secara rutin dalam jangka panjang. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-637b2.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan (TTV, Gula Darah, Pemberian Vitamin) melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan, Tabanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-637b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-637b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-637b2.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan (TTV, Gula Darah, Pemberian Vitamin) melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan, Tabanan" alt="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan (TTV, Gula Darah, Pemberian Vitamin) melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan, Tabanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-ec9bf.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan (TTV, Gula Darah, Pemberian Vitamin) melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan, Tabanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-ec9bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-ec9bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-ec9bf.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan (TTV, Gula Darah, Pemberian Vitamin) melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan, Tabanan" alt="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan (TTV, Gula Darah, Pemberian Vitamin) melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan, Tabanan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37153-gula-darah-kontinu-tekanan-pengen" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan (TTV, Gula Darah, Pemberian Vitamin) melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan, Tabanan" target="_blank">Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan (TTV, Gula Darah, Pemberian Vitamin) melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan, Tabanan</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pemberdayaan kader kesehatan di tingkat banjar dapat meningkatkan kemandirian dalam pemantauan tekanan darah dan gula darah secara rutin dalam jangka panjang. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis komunitas yang menggabungkan edukasi gizi lokal berbasis masakan tradisional rendah garam terhadap perubahan perilaku masyarakat petani di pedesaan. Ketiga, perlu dikaji apakah model layanan kesehatan mobile berbasis manajemen keperawatan dengan jadwal berkala dapat meningkatkan partisipasi laki-laki dan kelompok usia produktif yang saat ini masih rendah. Studi lanjutan dapat meneliti pengaruh pelatihan keterampilan skrining kepada kader terhadap keberlanjutan deteksi dini di luar kegiatan pengabdian. Selain itu, perlu dikembangkan sistem rujukan sederhana dari desa ke puskesmas untuk kasus temuan abnormal. Penelitian juga bisa mengeksplorasi motivasi dan hambatan partisipasi warga laki-laki agar strategi layanan lebih inklusif. Dengan mengembangkan model layanan yang berkelanjutan, hasil deteksi dini dapat segera ditindaklanjuti secara efektif. Pengukuran dampak jangka panjang terhadap penurunan angka kejadian komplikasi hipertensi dan diabetes juga perlu menjadi fokus kajian selanjutnya. Integrasi sistem data kesehatan sederhana antar desa dan puskesmas bisa menjadi solusi pemantauan kolektif. Semua ini dapat membentuk sistem pencegahan penyakit tidak menular yang lebih kuat di tingkat komunitas..
<br>Pendekatan manajemen keperawatan berhasil mengoptimalkan layanan kesehatan TTV, gula darah, dan vitamin di Desa Bongan, serta mendeteksi dini 35 kasus hipertensi dan 23 kasus gula darah di atas rentang normal.Kegiatan ini meningkatkan pemahaman peserta mengenai penyakit hipertensi dan diabetes melitus, serta pentingnya pencegahan dan pengobatan.Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan di masyarakat yang lebih luas untuk dampak kesehatan yang lebih signifikan
<br>Pemeriksaan kesehatan di pedesaan sering menghadapi kendala akses dan manajemen yang kurang terarah, terutama di Desa Bongan, Tabanan, di mana prevalensi gangguan vital sign dan kadar gula darah tinggi kerap terabaikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pelayanan melalui pendekatan manajemen keperawatan yang mencakup pemeriksaan Tensi-Temperatur-Nadi (TTV), skrining gula darah, serta pemberian vitamin kepada warga desa. Metode pelaksanaan melibatkan perencanaan partisipatif dengan puskesmas, pelaksanaan layanan di SD Negeri 3 Bongan selama tiga hari (04-06 Juli 2025), dan evaluasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-637b2.webp" type="image/webp" length="81448" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-637b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/gula-darah-kontinu-tekanan-pengendalian-manajemen-thumb-ec9bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3533-stikesadvaitamedika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14443-jurnal-abdi-mahosada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis QawaAoid Ushuliyyah Makna Urgensi Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis QawaAoid Ushuliyyah Makna Urgensi Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis QawaAoid Ushuliyyah Makna Urgensi Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37166-qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ush" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37166-qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ush" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:ae4088570f8b349e815151eb7882de63</id>
	<published>2026-04-10T20:09:29+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:09:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah disebutkan, beberapa ide penelitian baru dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah disebutkan, beberapa ide penelitian baru dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-3bd53.webp" title="JURIS - Analisis QawaAoid Ushuliyyah : Makna, Urgensi, Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-3bd53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-3bd53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-3bd53.webp 1x" title="JURIS - Analisis QawaAoid Ushuliyyah : Makna, Urgensi, Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah" alt="JURIS - Analisis QawaAoid Ushuliyyah : Makna, Urgensi, Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-12b8a.webp" title="JURIS - Analisis QawaAoid Ushuliyyah : Makna, Urgensi, Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-12b8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-12b8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-12b8a.webp 1x" title="JURIS - Analisis QawaAoid Ushuliyyah : Makna, Urgensi, Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah" alt="JURIS - Analisis QawaAoid Ushuliyyah : Makna, Urgensi, Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37166-qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ush" title="JURIS - Analisis QawaAoid Ushuliyyah : Makna, Urgensi, Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah" target="_blank">Analisis QawaAoid Ushuliyyah : Makna, Urgensi, Histori Dan Distingsi Dari Qawaid Fiqhiyyah Dan Qawaid TasyriAoiyah</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah disebutkan, beberapa ide penelitian baru dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji secara mendalam implementasi Qawaid Ushuliyyah dalam praktik peradilan kontemporer di berbagai negara dengan sistem hukum Islam yang berbeda, guna mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapannya. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan Qawaid Ushuliyyah dengan metodologi hukum dalam tradisi hukum lainnya, seperti hukum Romawi atau common law, untuk mengeksplorasi potensi saling pengayaan dan pembelajaran. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran Qawaid Ushuliyyah yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan generasi muda, dengan memanfaatkan teknologi digital dan pendekatan pembelajaran interaktif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat fondasi metodologis hukum Islam, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan hukum, dan memperluas wawasan tentang kompleksitas tradisi hukum Islam secara global..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Qawaid Ushuliyyah merupakan instrumen metodologis vital yang lahir dari evolusi sejarah hukum Islam, bertransformasi dari praktik implisit di masa kenabian menjadi kerangka sistematis yang mendesak di era kodifikasi.Keberadaannya menjembatani kesenjangan antara teks suci dan dinamika sosial yang terus berkembang, memastikan proses istinbath hukum berjalan secara objektif dan adaptif.Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya demarkasi yang tegas antara Qawaid Ushuliyyah sebagai fondasi metodologis, Qawaid Fiqhiyyah sebagai pedoman praktis-aplikatif, dan Qawaid Tasyri'iyah sebagai instrumen regulasi legislatif
<br>Dalam lanskap hukum Islam, Qawaid Ushuliyyah menempati posisi sentral sebagai kerangka metodologis penetapan hukum Syariah, namun masih terdapat kerancuan mengenai perbedaannya dengan jenis kaidah hukum lainnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif konsep Qawaid Ushuliyyah dari perspektif makna, urgensi, dan dimensi historis, serta membedakannya secara tegas dari Qawaid Fiqhiyyah dan Qawaid Tasyri'iyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain kepustakaan (library research) yang menerapkan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qawaid Ushuliyyah merupakan kerangka metodologis untuk menggali hukum syariah dari Al-Qur'an dan As-Sunnah yang berkembang sejak masa Rasulullah hingga kodifikasi sistematis pada abad ke-4 H. Urgensinya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-12b8a.webp" type="image/webp" length="110648" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-3bd53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/qawaid-fiqhiyyah-fiqih-ushuliyyah-tasyriiyah-istin-thumb-12b8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3457-alshobar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13981-lex-sharia-pacta-sunt-servanda-jurnal-hukum-islam-kebijakan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Strategi Penyuluhan Pra Nikah Berbasis Komunitas Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Penyuluhan Pra Nikah Berbasis Komunitas Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Penyuluhan Pra Nikah Berbasis Komunitas Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37156-remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37156-remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:371660e709af1cacfadd6fbc3544b00b</id>
	<published>2026-04-10T20:03:20+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:03:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="gula darah" label="gula darah" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[darah,gula,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji efektivitas pendekatan konseling sebaya dalam program penyuluhan kesehatan reproduksi pra-nikah, apakah lebih mampu mengurangi stigma dan meningkatkan partisipasi aktif remaja dibandingkan metode fasilitator dewasa. Kedua, perlu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji efektivitas pendekatan konseling sebaya dalam program penyuluhan kesehatan reproduksi pra-nikah, apakah lebih mampu mengurangi stigma dan meningkatkan partisipasi aktif remaja dibandingkan metode fasilitator dewasa. Kedua, perlu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-c0f8e.webp" title="JURIS - Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-c0f8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-c0f8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-c0f8e.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi" alt="JURIS - Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-23431.webp" title="JURIS - Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-23431.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-23431.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-23431.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi" alt="JURIS - Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-da133.webp" title="JURIS - Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-da133.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-da133.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-da133.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi" alt="JURIS - Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37156-remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan" title="JURIS - Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi" target="_blank">Strategi Penyuluhan Pra-Nikah Berbasis Komunitas : Membangun Generasi Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi</a>: Pertama, perlu dikaji efektivitas pendekatan konseling sebaya dalam program penyuluhan kesehatan reproduksi pra-nikah, apakah lebih mampu mengurangi stigma dan meningkatkan partisipasi aktif remaja dibandingkan metode fasilitator dewasa. Kedua, perlu diteliti apakah integrasi orang tua dan tokoh agama dalam sesi edukasi dapat meningkatkan dukungan sosial dan penguatan perilaku sehat pra-nikah dalam lingkungan keluarga serta komunitas. Ketiga, perlu dievaluasi keberlanjutan perubahan perilaku jangka panjang, seperti penundaan pernikahan atau pencegahan kehamilan remaja, melalui pemantauan berkala selama 6Ae12 bulan setelah kegiatan penyuluhan selesai. Penelitian lanjutan juga perlu membandingkan efektivitas model penyuluhan berbasis komunitas dengan model berbasis sekolah atau puskesmas. Disarankan pula mengembangkan modul edukasi yang disesuaikan dengan konteks budaya lokal untuk meningkatkan relevansi dan penerimaan materi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penggunaan media digital atau aplikasi mobile dalam menyampaikan informasi kesehatan reproduksi kepada remaja secara berkelanjutan. Penelitian dapat menguji apakah pelibatan remaja dalam perancangan program meningkatkan rasa kepemilikan dan keberlanjutan kegiatan. Penting pula menganalisis hambatan struktural seperti akses terbatas ke layanan kesehatan ramah remaja meskipun pengetahuan telah meningkat. Akhirnya, studi lanjutan dapat menilai dampak ekonomi dari pencegahan kehamilan remaja melalui program edukasi terhadap beban sistem kesehatan dan produktivitas individu. Pendekatan multidisiplin yang melibatkan sektor pendidikan, kesehatan, dan pemerintah daerah perlu dikaji untuk menciptakan ekosistem pendukung kesehatan reproduksi remaja yang lebih holistik..
<br>Penyuluhan kesehatan reproduksi pra-nikah untuk remaja calon pengantin merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang sangat relevan mengingat tingginya beban masalah kesehatan reproduksi remaja dan kehamilan remaja di Indonesia.Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang persiapan pra-nikah dan kesehatan reproduksi, serta menyediakan ruang belajar yang aman dan inklusif.Hasil kegiatan sejalan dengan rekomendasi WHO mengenai pendidikan seksualitas komprehensif dan pencegahan kehamilan dini
<br>Masa remaja merupakan periode rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi, termasuk perilaku seksual pranikah, infeksi menular seksual (IMS) dan kehamilan tidak diinginkan yang memberikan dampak medis, psikologis dan sosial ekonomi signifikan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan penyuluhan kesehatan reproduksi pra-nikah pada remaja calon pengantin, khususnya terkait peningkatan pengetahuan tentang perubahan fisik dan psikologis remaja, risiko perilaku seksual pranikah dan kehamilan remaja, cara menjaga kesehatan reproduksi dan perilaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-da133.webp" type="image/webp" length="79176" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-c0f8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-23431.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/remaja-sadar-kondisi-psikologis-pengetahuan-keseha-thumb-da133.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3533-stikesadvaitamedika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14443-jurnal-abdi-mahosada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37168-unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37168-unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:874472cf99e85657696687ebe54c14e2</id>
	<published>2026-04-10T19:55:02+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T19:55:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="ari tarub" label="ari tarub" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,content,main,tarub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang penelitian mengenai pendidikan karakter di Universitas Pancasakti Tegal, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif implementasi pendidikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang penelitian mengenai pendidikan karakter di Universitas Pancasakti Tegal, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif implementasi pendidikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp" title="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" alt="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp" title="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" alt="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37168-unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu" title="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" target="_blank">Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal</a>: Berdasarkan latar belakang penelitian mengenai pendidikan karakter di Universitas Pancasakti Tegal, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif implementasi pendidikan karakter di berbagai perguruan tinggi dengan karakteristik yang berbeda, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor penentu keberhasilan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman mahasiswa terhadap efektivitas program pendidikan karakter yang ada, serta faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi dan keterlibatan mereka. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran teknologi dalam mendukung pendidikan karakter, misalnya melalui pengembangan platform pembelajaran daring yang interaktif dan personalisasi, atau pemanfaatan media sosial untuk membangun komunitas belajar yang positif. Dengan menggabungkan temuan dari penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan efektivitas pendidikan karakter di perguruan tinggi, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berintegritas..
<br>Kurikulum, pengampu, metodologi pengajaran, sistem evaluasi dan yang terkait lainnya
<br>Penelitian ini berjudul Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana proses dan peranan pendidikan karakter di Universitas Pancasakti Tegal. Penelitian menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan observasi dan wawancara mendalam kepada sejumlah dosen, karyawan, mahasiswa para pelaku pendidikan karakter di UPS Tegal, secara terbatas. Sumber data tersebut tidak dipilih secara acak, namun ditentukan pada orangAeorang yang dianggap tahu banyak tentang permasalahan yang diteliti. Pengolahan data berjalan simultan dengan pengumpulan data, sekaligus melalui proses tri anggulasi sehingga diperoleh displai data yang telah teruji. Hasil dari penelitian memberikan gambaran, bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di Universitas Pancasakti Tegal berjalan melalui berbagai unit,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp" type="image/webp" length="86710" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-182-ups.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12927-cakrawala-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37162-lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-ko" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37162-lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-ko" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:dff7d0daf0981353761606ab8f33627b</id>
	<published>2026-04-10T19:52:56+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T19:52:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat program pendidikan karakter anti korupsi, perlu ada kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pemerintah dapat menyediakan sumber daya dan dukungan untuk pengembangan kurikulum dan pelatihan guru yang fokus pada ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkuat program pendidikan karakter anti korupsi, perlu ada kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pemerintah dapat menyediakan sumber daya dan dukungan untuk pengembangan kurikulum dan pelatihan guru yang fokus pada ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-bd48e.webp" title="JURIS - Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-bd48e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-bd48e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-bd48e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda" alt="JURIS - Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-b139b.webp" title="JURIS - Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-b139b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-b139b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-b139b.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda" alt="JURIS - Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-909a7.webp" title="JURIS - Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-909a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-909a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-909a7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda" alt="JURIS - Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37162-lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-ko" title="JURIS - Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda" target="_blank">Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Kalangan Generasi Muda</a>: Untuk memperkuat program pendidikan karakter anti korupsi, perlu ada kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pemerintah dapat menyediakan sumber daya dan dukungan untuk pengembangan kurikulum dan pelatihan guru yang fokus pada pendidikan karakter dan antikorupsi. Sekolah dapat mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi secara sistematis dalam kurikulum, serta meningkatkan kapasitas guru dalam mengajarkan nilai-nilai karakter. Keluarga dapat menjadi role model dan memberikan contoh perilaku jujur dan bertanggung jawab kepada generasi muda. Masyarakat dapat terlibat dalam gerakan sosial antikorupsi dan kampanye integritas melalui media sosial dan platform digital. Dengan kolaborasi ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung integritas dan mencegah korupsi secara efektif..
<br>Pendidikan karakter adalah dasar penting dalam menciptakan budaya anti korupsi yang berkelanjutan, terutama di kalangan muda.Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, keadilan, dan kepedulian sosial tidak hanya berfungsi sebagai petunjuk perilaku, tetapi juga sebagai cara untuk mencegah godaan korupsi.Pelaksanaan pendidikan karakter yang baik membutuhkan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, sehingga terbentuk lingkungan yang mendukung integritas secara konsisten.Walaupun ada tantangan seperti kurangnya sumber daya, budaya, dan minimnya proses evaluasi, ada banyak kesempatan untuk memperkuat program pendidikan karakter anti korupsi.Dukungan dari pemerintah, peningkatan kemampuan guru, dan penggunaan teknologi digital untuk pembelajaran secara interaktif serta kampanye integritas adalah faktor penting untuk mencapai keberhasilan.Teknologi yang ada saat ini dapat dikembangkan untuk menciptakan platform pendidikan, simulasi kasus, dan sistem pemantauan perilaku
<br>Seperti yang telah kita ketahui bersama, Korupsi merupakan masalah umum di Indonesia yang telah merusak tatanan sosial, ekonomi, dan politik. Salah satu strategi pencegahan yang paling efektif salah satunya adalah melalui pendidikan karakter, terkhusus bagi para generasi muda di Indonesia. Jurnal ini akan membahas mengenai secara garis besar mengenai pendidikan karakter dalam mencegah tindak pidana korupsi di kalangan generasi muda Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter mampu membangun integritas, kejujuran, dan tanggung jawab pada diri generasi muda di Indonesia sehingga mampu menjadi benteng diri para...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-909a7.webp" type="image/webp" length="92054" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-bd48e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-b139b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-anti-korupsi-generasi-muda-konsumen-pendid-thumb-909a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3457-alshobar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13981-lex-sharia-pacta-sunt-servanda-jurnal-hukum-islam-kebijakan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37165-transformasi-digital-hukum-militer-akuntabilitas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37165-transformasi-digital-hukum-militer-akuntabilitas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:fad32b3fc8600746a09adcc3098028ab</id>
	<published>2026-04-10T19:52:48+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T19:52:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akuntabilitas kelembagaan militer dalam era digital, perlu dilakukan reformasi hukum militer yang mengintegrasikan prinsip-prinsip akuntabilitas, supremasi sipil, dan keterbukaan informasi. Reformasi ini harus disertai dengan mekanisme ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akuntabilitas kelembagaan militer dalam era digital, perlu dilakukan reformasi hukum militer yang mengintegrasikan prinsip-prinsip akuntabilitas, supremasi sipil, dan keterbukaan informasi. Reformasi ini harus disertai dengan mekanisme ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-f38b5.webp" title="JURIS - Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-f38b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-f38b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-f38b5.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia" alt="JURIS - Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-bfb4c.webp" title="JURIS - Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-bfb4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-bfb4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-bfb4c.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia" alt="JURIS - Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-052f6.webp" title="JURIS - Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-052f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-052f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-052f6.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia" alt="JURIS - Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37165-transformasi-digital-hukum-militer-akuntabilitas" title="JURIS - Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia" target="_blank">Transformasi Digital dan Akuntabilitas Kelembagaan Militer dalam Perspektif Hukum Militer di Indonesia</a>: Untuk meningkatkan akuntabilitas kelembagaan militer dalam era digital, perlu dilakukan reformasi hukum militer yang mengintegrasikan prinsip-prinsip akuntabilitas, supremasi sipil, dan keterbukaan informasi. Reformasi ini harus disertai dengan mekanisme pengawasan sipil yang efektif, serta pembinaan kultur hukum digital di lingkungan militer. Selain itu, penting untuk membentuk lembaga pengawasan independen yang bekerja sama dengan otoritas sipil untuk mengawasi transformasi digital militer. Pendidikan hukum militer bagi prajurit juga perlu diarahkan pada kesadaran hukum digital, HAM, dan demokrasi. Militer harus membuka ruang transparansi yang proporsional kepada publik terkait penggunaan anggaran dan teknologi digital, tanpa mengurangi kerahasiaan strategis negara..
<br>Transformasi digital membawa implikasi signifikan bagi hukum militer dan kelembagaan militer di Indonesia.Hukum militer yang ada masih belum memadai dalam mengantisipasi bentuk kejahatan dan operasi berbasis teknologi.Selain itu, akuntabilitas kelembagaan militer dalam penggunaan teknologi digital harus diperkuat agar tidak bertentangan dengan prinsip negara hukum demokratis.Ke depan, pembaruan regulasi diperlukan untuk mengakomodasi isu-isu digital seperti keamanan siber, perlindungan data, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam operasi militer.Reformasi hukum ini harus disertai dengan mekanisme pengawasan sipil yang efektif serta pembinaan kultur hukum digital di lingkungan militer.Dengan demikian, modernisasi pertahanan dapat berjalan selaras dengan prinsip konstitusionalisme, supremasi sipil, dan akuntabilitas publik, sehingga militer Indonesia tetap profesional, modern, dan tunduk pada supremasi hukum
<br>Perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan terhadap tata kelola kelembagaan militer di Indonesia. Transformasi digital yang dilakukan oleh militer, seperti digitalisasi sistem komando, logistik, hingga operasi pertahanan siber, menuntut adanya kerangka hukum yang mampu menjamin transparansi dan akuntabilitas kelembagaan. Namun, hukum militer di Indonesia masih lebih berfokus pada aspek peradilan militer dan disiplin prajurit, sehingga pengaturan mengenai digitalisasi dan akuntabilitas kelembagaan belum sepenuhnya memadai. Artikel ini membahas persoalan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-bfb4c.webp" type="image/webp" length="104944" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-f38b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-bfb4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/transformasi-digital-militer-akuntabilitas-sistem-thumb-052f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3457-alshobar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13981-lex-sharia-pacta-sunt-servanda-jurnal-hukum-islam-kebijakan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37155-posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-eduka" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37155-posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-eduka" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:415720f510b6faaef2cc63154d7f059a</id>
	<published>2026-04-10T19:52:30+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T19:52:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="gula darah" label="gula darah" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[darah,gula,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas jangka panjang dari program skrining kesehatan berkala terhadap perubahan perilaku hidup sehat dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas jangka panjang dari program skrining kesehatan berkala terhadap perubahan perilaku hidup sehat dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-91e24.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-91e24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-91e24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-91e24.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan" alt="JURIS - Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-26516.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-26516.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-26516.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-26516.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan" alt="JURIS - Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37155-posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-eduka" title="JURIS - Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan" target="_blank">Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas jangka panjang dari program skrining kesehatan berkala terhadap perubahan perilaku hidup sehat dan penurunan angka kejadian penyakit tidak menular pada lansia pensiunan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang lebih personal dan adaptif, dengan mempertimbangkan karakteristik individu lansia seperti tingkat literasi kesehatan, kondisi sosial ekonomi, dan preferensi gaya hidup. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi digital, seperti aplikasi seluler atau platform telemedicine, dalam memberikan edukasi kesehatan dan pemantauan kondisi kesehatan lansia secara mandiri, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas hidup lansia di Indonesia dan mendukung keberhasilan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)..
<br>Secara umum kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana.Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan edukasi bagi nasabah lansia di Bank BPD Bali berpotensi meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular.Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkala dan diperluas ke unit lain, serta diintegrasikan dengan posyandu lansia dan fasilitas kesehatan untuk menjamin tindak lanjut yang optimal
<br>Peningkatan proporsi lansia di Indonesia diikuti tingginya prevalensi penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, sehingga diperlukan deteksi dini dan edukasi berkelanjutan. Lansia sudah termasuk kelompok berisiko karena pola hidup sedentari, stres kerja sebelumnya, dan perubahan sosial ekonomi pascapensiun. Tujuan kegiatan menggambarkan pelaksanaan dan hasil pemeriksaan kesehatan serta edukasi kesehatan pada nasabah lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan desain deskriptif melalui pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, kadar kolesterol, serta penyuluhan pola hidup sehat kepada nasabah lansia yang hadir dalam kegiatan bank. Mayoritas peserta memiliki hasil pemeriksaan dalam rentang normal, namun masih dijumpai lansia dengan tekanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-91e24.webp" type="image/webp" length="82748" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-91e24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/posyandu-lansia-adi-edukasi-kesehatan-mental-progr-thumb-26516.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3533-stikesadvaitamedika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14443-jurnal-abdi-mahosada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37170-otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37170-otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:bdfa8f90b2008d05bf8f15416a366466</id>
	<published>2026-04-10T19:44:39+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T19:44:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="ari tarub" label="ari tarub" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,content,main,tarub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan partisipasi anggota PKK dalam kegiatan-kegiatan pemberdayaan, serta memberikan motivasi dan fasilitas yang memadai. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan pemahaman anggota PKK terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan partisipasi anggota PKK dalam kegiatan-kegiatan pemberdayaan, serta memberikan motivasi dan fasilitas yang memadai. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan pemahaman anggota PKK terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-93922.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-93922.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-93922.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-93922.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega" alt="JURIS - Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-37b8b.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-37b8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-37b8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-37b8b.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega" alt="JURIS - Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-8101f.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-8101f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-8101f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-8101f.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega" alt="JURIS - Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37170-otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawa" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega" target="_blank">Pemberdayaan Perempuan Meningkatkan Keterampilan Kegiatan PKK Di Kecamatan Tegal Barat Kota Tega</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan partisipasi anggota PKK dalam kegiatan-kegiatan pemberdayaan, serta memberikan motivasi dan fasilitas yang memadai. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan pemahaman anggota PKK terhadap organisasi PKK dan mendorong inovasi dalam kehidupan. Dengan demikian, program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) dapat berjalan dengan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat..
<br>Berbagai macam keuntungan yang diperoleh menjadi kegiatan PKK telah dirasakan anggota, tidak hanya menjadi anggota PKK saja namun juga sebagai pelaku kegiatan keterampilan yang dilaksanakan.Kegiatan PKK ada upaya untuk merubah pola pikir anggota dan mampu memberdayakan sehingga anggota kehidupannya.Faktor pendukung Pemberdayaan dan Kesejahteraan (PKK) di Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal yaitu peran serta masyarakat perempuan dalam mengikuti pelatihan yang dilaksanakan PKK dapat dikatakan tinggi karena keaktifan anggota PKK dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan
<br>Upaya pemberdayaan perempuan kegiatan PKK melalui program pelatihan, pemberian modal usaha, perluasan akses terhadap pelayanan sosial, dan peningkatan kemandirian. Proses pemberdayaan diarahkan agar kelompok lemah tersebut memiliki kemampuan atau keberdayaan dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah faktor penghambat pemberdayaan perempuan dalam penyelenggaraan keterampilan, dikembangkan dapat memberi hasil yang lebih tinggi, dan bentuk dukungan pengambil keputusan, tokoh masyarakat, dan para kader PKK serta bagi masyarakat, serta fasilitas dalam penyelenggaraan pemberdayaan perempuan masyarakat. Metode penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-8101f.webp" type="image/webp" length="100648" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-93922.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-37b8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/otonomi-perempuan-masyarakat-tokoh-wawancara-pola-thumb-8101f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-182-ups.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12927-cakrawala-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37167-model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37167-model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:7eff404c8786a908e8f6d3d0940df26f</id>
	<published>2026-04-10T19:39:18+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T19:39:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="ari tarub" label="ari tarub" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,content,main,tarub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada pengembangan game edukatif yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada pengembangan game edukatif yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-4d449.webp" title="JURIS - Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-4d449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-4d449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-4d449.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub" alt="JURIS - Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-8bd21.webp" title="JURIS - Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-8bd21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-8bd21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-8bd21.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub" alt="JURIS - Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37167-model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik" title="JURIS - Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub" target="_blank">Pengaruh Kebiasaan Bermain Game Dan Konsep Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP NU 1 Hasyim AsyAoari Tarub</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada pengembangan game edukatif yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam mengintegrasikan konsep diri siswa dengan proses pembelajaran matematika, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar dan daya serap peserta didik. Terakhir, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari kebiasaan bermain game terhadap perkembangan kognitif dan kemampuan pemecahan masalah matematika, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh guru untuk memanfaatkan game sebagai alat pembelajaran yang efektif..
<br>Ada pengaruh kebiasaan bermain game terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika.Ada pengaruh konsep diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika.Ada pengaruh kebiasaan bermain game dan konsep diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah ada pengaruh kebiasaan bermain game dan konsep diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis regresi dengan dua prediktor. Dari hasil perhitungan diperoleh Freg = 4,88 dan Ftabel = 3,09. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Freg sangat signifikan karena Freg > Ftabel. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kebiasaan bermain game dan konsep diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Dari analisis regresi satu prediktor diperoleh thitung kebiasaan bermain game dan konsep diri berturut Ae turut sebesar 2,29 dan 2,24 serta ttabel sebesar 1,98. Sehingga thitung kebiasaan bermain game dan konsep diri lebih besar dari ttabel. Dari perbandingan antara thitung dan ttabel dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-4d449.webp" type="image/webp" length="80474" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-4d449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/model-game-edukatif-prinsip-pembelajaran-matematik-thumb-8bd21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-182-ups.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12927-cakrawala-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37164-tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alter" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37164-tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alter" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:e1335dadd2146dbb5fc38cc73a95aca2</id>
	<published>2026-04-10T19:21:09+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T19:21:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="silico study" label="silico study" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="hendy wijaya" label="hendy wijaya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor biologis yang menyebabkan perbedaan status HER2 antara tumor primer dan metastasis, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor biologis yang menyebabkan perbedaan status HER2 antara tumor primer dan metastasis, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp 1x" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" alt="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp 1x" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" alt="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-f92db.webp" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-f92db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-f92db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-f92db.webp 1x" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" alt="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37164-tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alter" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" target="_blank">Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor biologis yang menyebabkan perbedaan status HER2 antara tumor primer dan metastasis, seperti perubahan genetik atau epigenetik yang terjadi selama proses metastasis. Kedua, studi prospektif dengan jumlah sampel yang lebih besar perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak klinis dari ketidaksesuaian status HER2 terhadap respons terhadap terapi dan kelangsungan hidup pasien. Penelitian ini dapat membantu menentukan apakah pasien dengan perbedaan status HER2 memerlukan strategi pengobatan yang berbeda. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi potensi penggunaan biopsi cair untuk mendeteksi perubahan status HER2 pada metastasis secara non-invasif, sehingga memungkinkan pemantauan yang lebih akurat dan personalisasi terapi kanker payudara. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika HER2 dalam kanker payudara dan berkontribusi pada pengembangan strategi pengobatan yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian status HER2 antara tumor primer dan metastasis kelenjar getah bening pada pasien kanker payudara invasif.Oleh karena itu, evaluasi status HER2 pada tumor primer dan metastasis secara bersamaan menjadi penting.Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan prognosis dan kelangsungan hidup pasien
<br>Latar belakang: Terapi kanker payudara sangat dipengaruhi oleh jenis dan subtipe molekuler, terutama status reseptor faktor pertumbuhan epidermal manusia 2 (HER2), di mana pasien HER2-positif akan menerima terapi anti-HER2. Status HER2 diperoleh dari pemeriksaan imunohistokimia HER2 yang dapat dilakukan pada tumor payudara primer atau lesi metastasis kelenjar getah bening. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian status HER2 antara tumor primer dan lesi metastasis kelenjar getah bening pada kanker payudara invasif. Metode: Penelitian cross-sectional dilakukan dengan melibatkan 30 pasien kanker payudara invasif. Pemeriksaan imunohistokimia HER2 dilakukan pada tumor primer dan lesi metastasis kelenjar getah bening. Koefisien Kappa Cohen digunakan untuk menganalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp" type="image/webp" length="110248" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-f92db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37151-sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37151-sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:ec535e48f148d00459f5cea4c07ccaff</id>
	<published>2026-04-10T19:20:37+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T19:20:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="gula darah" label="gula darah" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[darah,gula,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas jangka panjang dari program konseling pra nikah terhadap kualitas perkawinan dan kesehatan keluarga. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas jangka panjang dari program konseling pra nikah terhadap kualitas perkawinan dan kesehatan keluarga. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-86dd4.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-86dd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-86dd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-86dd4.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-5b92c.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-5b92c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-5b92c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-5b92c.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37151-sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan" target="_blank">Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas jangka panjang dari program konseling pra nikah terhadap kualitas perkawinan dan kesehatan keluarga. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi kesehatan reproduksi yang lebih interaktif dan sesuai dengan karakteristik remaja di era digital. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran serta masyarakat dan tokoh agama dalam mendukung program edukasi pra nikah dan kesehatan reproduksi, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi remaja dan mempersiapkan generasi muda menuju kehidupan berkeluarga yang harmonis dan berkualitas..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Balai Penyuluhan KB Desa Bongan, Kecamatan Tabanan melalui konsultasi dan konseling pra nikah serta edukasi kesehatan reproduksi remaja telah berjalan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari peserta.Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan remaja dan calon pengantin terkait pentingnya kesiapan pra nikah dan pemahaman kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif model pengabdian kepada masyarakat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh instansi terkait, khususnya dalam mendukung program BKKBN mengenai pendewasaan usia perkawinan dan pembangunan keluarga berkualitas di tingkat kecamatan
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja dan calon pengantin melalui konsultasi dan konseling pra nikah serta edukasi kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Cabang BKKBN Kecamatan Tabanan dengan sasaran remaja dan calon pengantin. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif dengan desain pre dan post sosialisasi. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi melalui pengisian kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-86dd4.webp" type="image/webp" length="72090" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-86dd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sesi-konseling-pra-pendidikan-kesehatan-reproduksi-thumb-5b92c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3533-stikesadvaitamedika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14443-jurnal-abdi-mahosada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37163-e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-r" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37163-e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-r" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:9c6aa8d9368aacdaf00298e0cd0efdd2</id>
	<published>2026-04-10T18:57:57+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T18:57:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="silico study" label="silico study" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="hendy wijaya" label="hendy wijaya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menyelidiki faktor internal seperti perubahan ekspresi gen atau hormon yang mungkin memengaruhi pertumbuhan E. coli pada tikus tua, mengingat bahwa pola resistensi antibiotik justru lebih rendah di kelompok ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menyelidiki faktor internal seperti perubahan ekspresi gen atau hormon yang mungkin memengaruhi pertumbuhan E. coli pada tikus tua, mengingat bahwa pola resistensi antibiotik justru lebih rendah di kelompok ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp 1x" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" alt="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp 1x" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" alt="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-a0355.webp" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-a0355.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-a0355.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-a0355.webp 1x" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" alt="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37163-e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-r" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" target="_blank">Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menyelidiki faktor internal seperti perubahan ekspresi gen atau hormon yang mungkin memengaruhi pertumbuhan E. coli pada tikus tua, mengingat bahwa pola resistensi antibiotik justru lebih rendah di kelompok usia tua meskipun populasi bakteri meningkat. Kedua, penting untuk mengevaluasi peran diet dan mikrobiota usus secara keseluruhan dalam konteks penuaan, dengan pendekatan metagenomik untuk melihat interaksi antar spesies bakteri yang bisa menjelaskan dominasi E. coli tanpa peningkatan resistensi. Ketiga, perlu dikaji apakah kondisi lingkungan yang terkontrol, seperti yang digunakan dalam penelitian ini, menekan evolusi strain resisten, sehingga studi perbandingan antara hewan laboratorium dan hewan liar berdasarkan usia dapat mengungkap dampak faktor eksternal terhadap perkembangan resistensi antibiotik seiring penuaan. Temuan dari ketiga arah penelitian ini dapat membantu memahami mekanisme dasar bagaimana penuaan memengaruhi dinamika kolonisasi bakteri dan membedakan pengaruh usia dari faktor risiko lain seperti penggunaan antibiotik atau kondisi klinis. Selain itu, penelitian semacam ini dapat memberikan dasar untuk intervensi dini dalam mengelola kesehatan mikrobiota usus pada populasi lanjut usia tanpa harus mengandalkan antibiotik..
<br>Coli di feses seiring dengan bertambahnya usia tikus Wistar.Selain itu, hasil uji kepekaan terhadap beberapa antibiotik menunjukkan bahwa usia tidak terkait dengan peningkatan populasi strain E.Dengan demikian, penuaan berperan dalam pertumbuhan E.coli, namun tidak secara langsung meningkatkan resistensi antibiotik pada strain tersebut
<br>Perubahan fisiologis dan imunologis pada lansia dapat berkontribusi terhadap komposisi dan pola mikrobiota usus, termasuk Escherichia coli, serta pola kepekaan antimikroba. Penelitian ini dilakukan untuk menilai pengaruh penuaan terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan kerentanan terhadap beberapa antibiotik. Studi eksperimental laboratorium menggunakan 7 tikus Wistar muda (berusia 6 bulan) (YWR) dan 7 tikus Wistar tua (berusia 24 bulan) (OWR) sebagai subjek. Spesimen tinja tikus digunakan untuk mewakili subjek. Kepekaan antibiotik ditentukan menggunakan metode Kirby-Bauer. Uji t independen dan uji Mann-Whitney digunakan untuk menganalisis data. Semua spesimen feses...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp" type="image/webp" length="138138" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-a0355.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37154-kategori-mental-health-education-edu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37154-kategori-mental-health-education-edu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:88102dab2548f6284df9dc6251c799ce</id>
	<published>2026-04-10T18:53:24+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T18:53:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="gula darah" label="gula darah" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[darah,gula,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas model konseling keluarga berbasis komunikasi positif ini pada berbagai kelompok remaja dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas model konseling keluarga berbasis komunikasi positif ini pada berbagai kelompok remaja dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-6979f.webp" title="JURIS - A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-6979f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-6979f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-6979f.webp 1x" title="JURIS - A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M" alt="JURIS - A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-50039.webp" title="JURIS - A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-50039.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-50039.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-50039.webp 1x" title="JURIS - A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M" alt="JURIS - A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-c449a.webp" title="JURIS - A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-c449a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-c449a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-c449a.webp 1x" title="JURIS - A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M" alt="JURIS - A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37154-kategori-mental-health-education-edu" title="JURIS - A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M" target="_blank">A Positive CommunicationAeBased Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan M</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas model konseling keluarga berbasis komunikasi positif ini pada berbagai kelompok remaja dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan program konseling keluarga, misalnya melalui pengembangan aplikasi atau platform online yang menyediakan edukasi dan dukungan bagi remaja dan orang tua. Terakhir, penelitian di masa depan dapat fokus pada identifikasi faktor-faktor spesifik yang memediasi hubungan antara komunikasi keluarga yang positif dan kesehatan mental serta reproduksi remaja, sehingga intervensi yang lebih tepat sasaran dapat dirancang dan diimplementasikan untuk meningkatkan kesejahteraan remaja secara holistik..
<br>Konseling keluarga berbasis komunikasi positif menawarkan pendekatan komprehensif dan efektif untuk mencegah masalah kesehatan mental dan reproduksi pada remaja.Komunikasi yang terbuka, hangat, dan responsif dalam keluarga merupakan faktor perlindungan utama yang membantu remaja mengembangkan self-esteem, regulasi emosi, keterampilan problem-solving, dan pengambilan keputusan yang sehat.Melalui strategi-strategi seperti mendengarkan aktif, modeling perilaku positif, penguatan rasa percaya diri, penumbuhan kasih sayang, penetapan pengawasan yang konsisten, dan komunikasi terbuka tentang kesehatan reproduksi, konseling keluarga dapat memperkuat fungsi keluarga dan melindungi kesehatan remaja
<br>Adolescents are in a critical transitional phase and are highly vulnerable to mental health problems and risky behaviors, including substance abuse, premarital sexual activity, and early marriage. These issues are closely related to inadequate family support and ineffective communication between parents and adolescents. Recent evidence highlights the effectiveness of family counseling and positive parentAeadolescent communication in reducing anxiety, depression, digital addictive behaviors, and in promoting healthy reproductive behaviors among adolescents.This grant proposal aims to develop and implement a family counseling model based on positive communication to strengthen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-6979f.webp" type="image/webp" length="85354" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-6979f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-50039.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/kategori-mental-health-education-textbook-kesehata-thumb-c449a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3533-stikesadvaitamedika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14443-jurnal-abdi-mahosada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ New Ustazah Hijrah Transformation of Dawa Authority among Celebrities in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ New Ustazah Hijrah Transformation of Dawa Authority among Celebrities in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ New Ustazah Hijrah Transformation of Dawa Authority among Celebrities in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37157-guru-agama-kristen-tokoh-masyarak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37157-guru-agama-kristen-tokoh-masyarak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:2670b1781cc98ea9324c0b2b02469694</id>
	<published>2026-04-10T18:35:46+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T18:35:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="social drama" label="social drama" />
	<itunes:keywords><![CDATA[drama,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak psikologis dan sosial dari hijrah pada selebriti, khususnya terkait dengan perubahan identitas dan tekanan publik. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak psikologis dan sosial dari hijrah pada selebriti, khususnya terkait dengan perubahan identitas dan tekanan publik. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-e92ed.webp" title="JURIS - New Ustazah: Hijrah &amp; Transformation of Da&#039;wa Authority among Celebrities in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-e92ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-e92ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-e92ed.webp 1x" title="JURIS - New Ustazah: Hijrah &amp; Transformation of Da&#039;wa Authority among Celebrities in Indonesia" alt="JURIS - New Ustazah: Hijrah &amp; Transformation of Da&#039;wa Authority among Celebrities in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-70e7e.webp" title="JURIS - New Ustazah: Hijrah &amp; Transformation of Da&#039;wa Authority among Celebrities in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-70e7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-70e7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-70e7e.webp 1x" title="JURIS - New Ustazah: Hijrah &amp; Transformation of Da&#039;wa Authority among Celebrities in Indonesia" alt="JURIS - New Ustazah: Hijrah &amp; Transformation of Da&#039;wa Authority among Celebrities in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-a6ce9.webp" title="JURIS - New Ustazah: Hijrah &amp; Transformation of Da&#039;wa Authority among Celebrities in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-a6ce9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-a6ce9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-a6ce9.webp 1x" title="JURIS - New Ustazah: Hijrah &amp; Transformation of Da&#039;wa Authority among Celebrities in Indonesia" alt="JURIS - New Ustazah: Hijrah &amp; Transformation of Da&#039;wa Authority among Celebrities in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37157-guru-agama-kristen-tokoh-masyarak" title="JURIS - New Ustazah: Hijrah &amp; Transformation of Da&#039;wa Authority among Celebrities in Indonesia" target="_blank">New Ustazah: Hijrah & Transformation of Da'wa Authority among Celebrities in Indonesia</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak psikologis dan sosial dari hijrah pada selebriti, khususnya terkait dengan perubahan identitas dan tekanan publik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan antara metode dakwah yang dilakukan oleh ustaz selebriti dengan ulama tradisional, untuk memahami bagaimana media sosial memengaruhi pendekatan dakwah. Ketiga, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi bagaimana audiens, terutama generasi muda, menafsirkan dan merespons pesan-pesan dakwah dari ustaz selebriti, serta bagaimana hal ini memengaruhi pandangan mereka terhadap agama dan otoritas keagamaan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena ustaz selebriti dan dampaknya terhadap lanskap keagamaan di Indonesia, serta membuka peluang untuk mengembangkan strategi dakwah yang lebih efektif dan relevan dengan konteks sosial kontemporer..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa hijrah, dakwah, dan media baru saling terkait dalam membentuk perubahan sosio-religius dan menjadi pendorong bagi munculnya struktur otoritas keagamaan yang baru.Dari perspektif teori Etos Aristoteles, ustazah selebriti membangun otoritas mereka dalam urutan yang tidak tradisionalAidimulai dengan karakter moral yang baik melalui transformasi perilaku, sikap, dan penampilan melalui hijrah.Tahap kedua melibatkan keterlibatan dalam tindakan kebaikan, seperti dakwah dan berbagi pengalaman spiritual mereka dengan publik melalui platform media baru.Terakhir, mereka memperdalam pengetahuan agama mereka, baik untuk pengembangan spiritual pribadi maupun untuk penyebaran kepada publik dengan mempelajari secara intensif, secara informal dengan guru agama atau mendaftarkan diri secara formal di institusi pendidikan agama untuk meningkatkan kompetensi mereka.Penelitian ini berkontribusi pada diskusi tentang otoritas dakwah dengan menyoroti bahwa legitimasi keagamaan tidak hanya berasal dari peningkatan pengetahuan agama, praktik moral, dan ketakwaan spiritual, tetapi juga dipengaruhi oleh persepsi publik tentang kesalehan
<br>Penelitian ini mengkaji fenomena selebriti yang telah menjalani hijrah (migrasi spiritual) dan kemudian mengambil peran sebagai pengkhotbah agama. Kebangkitan ustazah selebriti secara signifikan berdampak pada lanskap dakwah, mengubah otoritas dan persepsi penyebaran Islam. Banyak selebriti yang memeluk hijrah tidak hanya mengalami transformasi spiritual tetapi juga berkontribusi pada pergeseran dinamika struktural penjangkauan agama. Melalui saluran ini, ustazah selebriti muncul sebagai tokoh agama yang berpengaruh, terkadang menantang otoritas yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-a6ce9.webp" type="image/webp" length="116756" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-e92ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-70e7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/guru-agama-kristen-tokoh-masyarakat-pengetahuan-ku-thumb-a6ce9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4323-jurnal-dakwah-risalah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Dawa Communication Model in Indonesia and Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dawa Communication Model in Indonesia and Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dawa Communication Model in Indonesia and Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37158-pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37158-pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:8e9fd7bcb7b4dfe34d8169832bba0511</id>
	<published>2026-04-10T18:19:57+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T18:19:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="social drama" label="social drama" />
	<itunes:keywords><![CDATA[drama,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana model komunikasi daAowa di Indonesia dan Malaysia dapat ditingkatkan untuk mencapai audiens yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana model komunikasi daAowa di Indonesia dan Malaysia dapat ditingkatkan untuk mencapai audiens yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-4cd9d.webp" title="JURIS - Da&#039;wa Communication Model in Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-4cd9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-4cd9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-4cd9d.webp 1x" title="JURIS - Da&#039;wa Communication Model in Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - Da&#039;wa Communication Model in Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-8624b.webp" title="JURIS - Da&#039;wa Communication Model in Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-8624b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-8624b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-8624b.webp 1x" title="JURIS - Da&#039;wa Communication Model in Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - Da&#039;wa Communication Model in Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-68722.webp" title="JURIS - Da&#039;wa Communication Model in Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-68722.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-68722.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-68722.webp 1x" title="JURIS - Da&#039;wa Communication Model in Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - Da&#039;wa Communication Model in Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37158-pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi" title="JURIS - Da&#039;wa Communication Model in Indonesia and Malaysia" target="_blank">Da'wa Communication Model in Indonesia and Malaysia</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana model komunikasi daAowa di Indonesia dan Malaysia dapat ditingkatkan untuk mencapai audiens yang lebih luas dan beragam, terutama dalam era digital saat ini. Penelitian dapat fokus pada strategi komunikasi inovatif yang memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan dengan cara yang lebih menarik dan relevan bagi generasi muda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana model komunikasi daAowa dapat disesuaikan dengan tantangan-tantangan kontemporer seperti ekstremisme agama, penyebaran informasi yang salah, dan sekularisasi ruang publik. Para pendakwa perlu mengembangkan kemampuan komunikasi etis, literasi media, dan kesadaran kontekstual untuk memastikan bahwa pesan-pesan mereka tetap relevan dan bermakna dalam lanskap sosial yang terus berubah. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki bagaimana model komunikasi daAowa dapat menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap keragaman budaya dan agama di dalam masyarakat, mempromosikan dialog antaragama, dan memperkuat kohesi sosial..
<br>Penelitian ini mengungkapkan bahwa model komunikasi daAowa di Indonesia dan Malaysia merupakan hasil dari adaptasi yang cermat terhadap lingkungan sosial budaya, agama, dan teknologi masing-masing negara.Kedua negara menggunakan berbagai saluran komunikasi, termasuk interaksi pribadi, pertemuan keagamaan, media massa, dan platform digital seperti media sosial.Meskipun terdapat perbedaan gaya dan struktur, terutama dalam hal pengaturan institusional dan pengaruh budaya, terdapat kecenderungan konvergen menuju digitalisasi daAowa, yang menunjukkan responsivitas penyebaran Islam terhadap pergeseran teknologi global.Model daAowa Indonesia mencerminkan keselarasan yang kuat dengan kebijaksanaan lokal, pluralisme, dan ekspresi Islam yang terintegrasi secara budaya.Hal ini menarik secara luas pada nilai-nilai toleransi (tasamuh), moderasi (wasatiyyah), dan akomodasi tradisi asli, sering kali melalui keterlibatan akar rumput.Sebaliknya, Malaysia menunjukkan pendekatan yang lebih sentralistik dan terinstitusionalisasi, di mana daAowa secara sistematis diatur di bawah otoritas agama yang disahkan negara.Distingsi ini mencerminkan struktur sejarah, politik, dan administratif yang lebih luas yang membentuk bagaimana Islam diartikulasikan dan disebarkan dalam setiap konteks nasional
<br>Artikel ini mengkaji model komunikasi yang digunakan oleh para pendakwa Islam (da'i) di Indonesia dan Malaysia, dengan tujuan mengidentifikasi strategi efektif untuk menyebarluaskan pesan-pesan keagamaan dalam konteks budaya dan masyarakat yang berbeda. Dengan membandingkan pendekatan dakwah di kedua negara, studi ini menganalisis bagaimana dinamika budaya, agama, dan sosial membentuk praktik komunikasi. Studi ini mengeksplorasi saluran komunikasi interpersonal dan media massa untuk mengungkap kekuatan, keterbatasan, dan implikasinya masing-masing bagi daAowa kontemporer. Analisis ini juga mempertimbangkan tantangan yang ditimbulkan oleh globalisasi dan kemajuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-68722.webp" type="image/webp" length="96162" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-4cd9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-8624b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pengaruh-budaya-organisasi-kecemasan-komunikasi-in-thumb-68722.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4323-jurnal-dakwah-risalah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ DaAowah Islamic Mission and Social Solidarity Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ DaAowah Islamic Mission and Social Solidarity Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ DaAowah Islamic Mission and Social Solidarity Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37161-daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37161-daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:774bed1b9c417fac4a3cc9c3e4ffb851</id>
	<published>2026-04-10T18:15:44+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T18:15:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="social drama" label="social drama" />
	<itunes:keywords><![CDATA[drama,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the role of wirid in fostering Islamic adherence within rural communities, considering the distinct socio-religious contexts. Additionally, exploring the impact of digital platforms on the evolution of wirid practices ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Further research should investigate the role of wirid in fostering Islamic adherence within rural communities, considering the distinct socio-religious contexts. Additionally, exploring the impact of digital platforms on the evolution of wirid practices ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-658e3.webp" title="JURIS - DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-658e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-658e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-658e3.webp 1x" title="JURIS - DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia" alt="JURIS - DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-b221d.webp" title="JURIS - DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-b221d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-b221d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-b221d.webp 1x" title="JURIS - DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia" alt="JURIS - DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-85026.webp" title="JURIS - DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-85026.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-85026.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-85026.webp 1x" title="JURIS - DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia" alt="JURIS - DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37161-daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte" title="JURIS - DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia" target="_blank">DaAowah (Islamic Mission) and Social Solidarity: Social Drama in the AoWiridAo Activities in Indonesia</a>: Further research should investigate the role of wirid in fostering Islamic adherence within rural communities, considering the distinct socio-religious contexts. Additionally, exploring the impact of digital platforms on the evolution of wirid practices and their ability to reach wider audiences is crucial. Finally, a comparative study examining the effectiveness of different daAowa approachesAiincluding wiridAiin promoting social cohesion across diverse Indonesian communities would provide valuable insights for policymakers and religious leaders. These investigations should consider how local interpretations of Islamic values intersect with broader societal trends, and how these dynamics shape the evolving landscape of religious practice in Indonesia. Understanding these nuances is essential for fostering inclusive and harmonious social relations within the nation..
<br>The study demonstrates that wirid functions as both a religious ritual and a strategic medium for fostering social solidarity within urban Muslim communities.Participants consistently express that their involvement in wirid is driven by a sense of moral obligation, communal identity, and spiritual discipline.Wirid gatherings serve as a platform for negotiating Islamic practices and reaffirming Islamic values in response to the changing dynamics of urban life
<br>This ethnographic study investigates wirid (Islamic devotional) activities at the micro-community level, routinely practiced as a form of daAowa (Islamic mission). Data was collected over three months, from January to March 2020. The findings reveal that wirid activities extend beyond fostering individual piety, significantly contributing to enhanced social solidarity among community members. Employing social drama theory, this article elucidates how wirid activities serve as a collective discourse to forge social cohesion among Muslims. The study identifies that preachers strategically disseminate narratives emphasizing the contemporary erosion of Islamic values, thereby strengthening solidarity through the wirid. Furthermore, preachers leverage these gatherings to recount the historical grandeur of Islam, motivating Muslims to collectively...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-b221d.webp" type="image/webp" length="79492" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-658e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-b221d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/daaowa-wirid-social-solidarity-islamic-values-inte-thumb-85026.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4323-jurnal-dakwah-risalah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ One Mosque Five Pillars Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ One Mosque Five Pillars Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ One Mosque Five Pillars Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37159-sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-keg" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37159-sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-keg" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:4a28c2b68ae9a61a4f2ae468a15fb9a6</id>
	<published>2026-04-10T17:55:03+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T17:55:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="social drama" label="social drama" />
	<itunes:keywords><![CDATA[drama,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana media sosial memengaruhi dinamika kohesi sosial di antara kelompok-kelompok Muslim dengan afiliasi berbeda. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana media sosial memengaruhi dinamika kohesi sosial di antara kelompok-kelompok Muslim dengan afiliasi berbeda. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp 1x" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" alt="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-f0a0a.webp" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-f0a0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-f0a0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-f0a0a.webp 1x" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" alt="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp 1x" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" alt="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37159-sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-keg" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" target="_blank">One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana media sosial memengaruhi dinamika kohesi sosial di antara kelompok-kelompok Muslim dengan afiliasi berbeda. Hal ini penting untuk memahami bagaimana platform digital dapat digunakan untuk memperkuat atau justru merusak ikatan sosial. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang efektif yang digunakan oleh tokoh masyarakat dan pemimpin agama dalam mempromosikan toleransi dan dialog antar kelompok. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pengalaman kohesi sosial di Kedungdowo dengan desa-desa lain di Indonesia yang memiliki keragaman agama dan budaya serupa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kohesi sosial di masyarakat multikultural dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mempromosikan harmoni dan toleransi..
<br>Dalam masyarakat Kedungdowo, keutuhan komunitas tidak lagi bergantung pada kesamaan, melainkan pada ketergantungan peran sosial yang beragam.Ikatan kekeluargaan, Ukhuwah Islamiyah, kegiatan sosial inklusif, dan peran tokoh masyarakat dalam memperkuat ikatan sosial menjadi kunci kohesi.Penelitian ini menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan sosial dan agama, serta perlunya pemimpin agama untuk merespons kebutuhan masyarakat secara efektif.Dengan demikian, Kedungdowo menjadi contoh bagaimana keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan
<br>Artikel ini membahas tentang kohesi sosial di antara kelompok-kelompok Muslim di sebuah desa di Sragen. Di desa tersebut terdapat lima kelompok Muslim: NU, Muhammadiyah, MTA, LDII dan Salafi, serta beberapa orang yang dianggap sebagai abangan. Di desa ini, Masjid Rohmat menjadi pusat kegiatan keagamaan, seperti Idul Fitri atau Idul Adha. Penelitian ini didasarkan pada studi lapangan yang dilakukan pada tahun 2023. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menemukan, terlepas dari perbedaan pemahaman dan praktik keagamaan, masyarakat di desa ini hidup berdampingan dengan damai dan harmonis. Beberapa faktor yang mendukung kohesi sosial di antara umat Islam di desa ini adalah: ikatan kekeluargaan dan kegiatan sosial. Sebagian besar warga desa memiliki hubungan keluarga satu sama lain. Namun, anggota keluarga bisa saja memiliki afiliasi agama yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp" type="image/webp" length="89996" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-f0a0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4323-jurnal-dakwah-risalah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Fri, 10 Apr 2026 21:53:02 +0700. 24 items. Served in: 4.323 seconds [atom] -->
