<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-07-19T17:35:48+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio Naratif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio Naratif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio Naratif ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55014-patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-carlene-e" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55014-patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-carlene-e" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:381ec67e857ab163f6819cacdf552d7b</id>
	<published>2026-07-19T16:20:56+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T16:20:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="mewarga hati" label="mewarga hati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,hati,mewarga,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kasus Vina Cirebon dan kisah gundik orang Lewi dalam Kitab Hakim-Hakim 19, dengan fokus pada analisis gender dan peran media dalam merepresentasikan kekerasan terhadap perempuan. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kasus Vina Cirebon dan kisah gundik orang Lewi dalam Kitab Hakim-Hakim 19, dengan fokus pada analisis gender dan peran media dalam merepresentasikan kekerasan terhadap perempuan. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-f5495.webp" title="JURIS - Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-f5495.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-f5495.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-f5495.webp 1x" title="JURIS - Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif" alt="JURIS - Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-1beab.webp" title="JURIS - Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-1beab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-1beab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-1beab.webp 1x" title="JURIS - Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif" alt="JURIS - Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-dd9a6.webp" title="JURIS - Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-dd9a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-dd9a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-dd9a6.webp 1x" title="JURIS - Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif" alt="JURIS - Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55014-patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-carlene-e" title="JURIS - Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif" target="_blank">Benarkah Tubuhku Dieksploitasi untuk Keadilan?: Tinjauan Terhadap Persamaan Kasus AuVina CirebonAy dengan Penafsiran Kitab Hakim-Hakim 19 Menggunakan Metode Sosio-Naratif</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kasus Vina Cirebon dan kisah gundik orang Lewi dalam Kitab Hakim-Hakim 19, dengan fokus pada analisis gender dan peran media dalam merepresentasikan kekerasan terhadap perempuan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak sosial dan psikologis dari representasi kekerasan dalam media terhadap persepsi masyarakat tentang perempuan dan keadilan. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan strategi intervensi dan kebijakan publik untuk mengatasi eksploitasi perempuan dalam media dan meningkatkan perlindungan sosial bagi korban kekerasan..
<br>Kisah tragis yang dialami oleh vina dan eky serta kisah tragis dari seorang gundik milik orang Lewi menunjukkan adanya beberapa persamaan.Persamaan yang pertama adalah tokoh perempuan di dalam kedua kisah tragis tersebut sama-sama mengalami pelecehan seksual dan tindakan tidak manusiawi dari sejumlah laki-laki.Mereka sama-sama menjadi objek pemuas laki-laki, mereka sama-sama dilihat bukan sebagai manusia yang memiliki martabat, mereka sama-sama tidak diberikan hak untuk berbicara, mereka sama-sama mendapatkan stigma yang buruk dari masyarakat, dan mereka sama-sama dieksploitasi untuk mencapai sebuah keadilan.Mereka menjadi korban dari tindakan keji oleh sekelompok laki-laki, yang memanifestasikan kekuasaan mereka melalui tindakan kekerasan.Lalu, persamaan yang kedua yaitu tentang kegagalan dari sistem sosial yang ada pada setiap masanya.Di masa itu, penduduk Gibea gagal melindungi gundik tersebut.Bahkan tidak ada hukum yang efektif atau perlindungan sosial untuk mencegah serta mengadili kekerasan tersebut.Sedangkan dalam sistem sosial dan hukum di Indonesia, meskipun memang sudah lebih maju, namun seringkali masih gagal memberikan perlindungan yang memadai kepada perempuan.Kasus Vina menunjukkan kelemahan dalam penegakan hukum dan perlindungan sosial, di mana tindakan preventif dan responsif seringkali tidak cukup untuk mencegah atau menindak pelaku kekerasan seksual dengan tegas.Bahkan pihak berwajib baru mau melanjutkan proses penyelidikannya ketika kasus ini kembali menjadi sorotan "lagi" oleh masyarakat karena diangkat menjadi sebuah film, yang mana ini kemudian membuka luka lama dari keluarga korban dan menimbulkan kontroversi baru yang berkepanjangan
<br>Kekerasan terhadap perempuan terjadi karena adanya pandangan bahwa perempuan lebih rendah dan lebih lemah daripada laki-laki, yang kemudian memunculkan tindakan atau perlakuan sewenang-wenang terhadap perempuan. Berdasarkan Catatan Tahunan Komnas Perempuan tahun 2023, meskipun jumlah kasus menurun, namun jumlah keseluruhan kekerasan terhadap perempuan masih tergolong tinggi, terutama pada kasus-kasus yang tidak dilaporkan. Kekerasan terhadap perempuan di Indonesia, tidak hanya terjadi di kehidupan nyata, namun bisa juga terjadi di dalam media. Berbicara mengenai kekerasan terhadap perempuan, ada salah satu contoh kasus yang tergolong dalam kasus kekerasan perempuan di dalam media. Dalam kasus ini terdapat satu film yang rilis tahun 2024. Kisahnya diangkat dari kisah nyata seorang perempuan korban kekerasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-1beab.webp" type="image/webp" length="78012" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-f5495.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-1beab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/patriarki-kekerasan-perempuan-objek-laki-tubuhku-d-thumb-dd9a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengetahuan dan Kebenaran Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengetahuan dan Kebenaran Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengetahuan dan Kebenaran Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55024-filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-barat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55024-filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-barat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:33b3321185ebb3ea7c0a155db0b868ea</id>
	<published>2026-07-19T16:05:38+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T16:05:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,front,matter,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam tentang perbedaan dan persamaan epistemologi barat dan timur dalam konteks krisis ekologi. Studi ini dapat mengkaji bagaimana epistemologi barat dan timur masing-masing memberikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam tentang perbedaan dan persamaan epistemologi barat dan timur dalam konteks krisis ekologi. Studi ini dapat mengkaji bagaimana epistemologi barat dan timur masing-masing memberikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-8de7a.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-8de7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-8de7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-8de7a.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur" alt="JURIS - Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-36dcd.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-36dcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-36dcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-36dcd.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur" alt="JURIS - Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-6194a.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-6194a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-6194a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-6194a.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur" alt="JURIS - Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55024-filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-barat" title="JURIS - Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur" target="_blank">Pengetahuan dan Kebenaran: Membincang Karakteristik Epistemologi Barat dan Epistemologi Timur</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam tentang perbedaan dan persamaan epistemologi barat dan timur dalam konteks krisis ekologi. Studi ini dapat mengkaji bagaimana epistemologi barat dan timur masing-masing memberikan kontribusi dalam memahami dan mengatasi tantangan ekologi yang dihadapi manusia saat ini. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana kedua epistemologi tersebut dapat saling melengkapi dan bekerja sama dalam mencari solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pemikiran dan praktik yang lebih holistik dalam menghadapi tantangan ekologi global..
<br>Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pertama, karakteristik epistemologi barat meliputi.[1] pendekatan terhadap pengetahuan didasarkan pada rasionalitas dan pengalaman indrawi.[2] pengetahuan yang didapatkan bersifat objektif dan analitis.dan [4] validitas pengetahuan diperoleh melalui correspondence theory of truth (kebenaran korespondensi), coherence theory of truth (kebenaran koherensi) dan pragmatic theory of truth (kebenaran pragmatis).[1] pendekatan terhadap pengetahuan didasarkan pada aspek intuisi.[2] pengetahuan yang didapatkan bersifat subjektif dan sintesis.[3] hubungan dengan agama bersifat terkait, khususnya dalam relasi sebab akibat.dan [4] validitas pengetahuan diperoleh melalui consensus theory of truth (kebenaran konsensus) dan aletheia theory of truth (kebenaran penyingkapan/ pewahyuan).Ketiga, selain memiliki perbedaan yang mendasar, epistemologi barat dan epistemologi timur memiliki kesamaan dalam beberapa hal, yaitu tentang misteri pengetahuan dan kebenaran, manusia sebagai subjek-objek pengetahuan dan kebenaran, dan kebermanfaatan pengetahuan dan kebenaran.Jadi, pengetahuan dan kebenaran yang diperoleh melalui perjumpaan epistemologi barat dan epistemologi timur didasarkan pada kebermanfaatan yang disepakati bersama (pragmatic Ae consensus theory of truth)
<br>Penelitian ini bertujuan mengali perbedaan dan persamaan karakteristik epistemologi barat dan epistemologi timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan kajian terhadap pustaka dan literatur, baik dalam bentuk buku, jurnal maupun dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, karakteristik epistemology barat meliputi: [1] pendekatan pengetahuan didasarkan pada rasionalitas dan pengalaman indrawi, [2] pengetahuan yang didapatkan bersifat objektif dan analitis, [3] hubungan dengan agama bersifat terpisah, dan [4] validitas pengetahuan diperoleh melalui correspondence theory of truth (kebenaran korespondensi), coherence theory of truth (kebenaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-8de7a.webp" type="image/webp" length="87804" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-8de7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-36dcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/filsafat-kebenaran-pengetahuan-epistemologi-konsen-thumb-6194a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mikhal Melawan Maskulinitas Pembacaan Sosio Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18 18 30 2 Samuel 6 16 23 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mikhal Melawan Maskulinitas Pembacaan Sosio Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18 18 30 2 Samuel 6 16 23 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mikhal Melawan Maskulinitas Pembacaan Sosio Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18 18 30 2 Samuel 6 16 23 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55028-mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55028-mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:eca04caab2a89107ad8260e13f8da63c</id>
	<published>2026-07-19T15:51:28+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T15:51:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,front,matter,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah membuka mata kita terhadap realitas pahit yang dialami perempuan seperti Mikhal dalam narasi Alkitab akibat hegemoni ideologi maskulin dan patriarki. Untuk memperdalam pemahaman ini, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah membuka mata kita terhadap realitas pahit yang dialami perempuan seperti Mikhal dalam narasi Alkitab akibat hegemoni ideologi maskulin dan patriarki. Untuk memperdalam pemahaman ini, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-def33.webp" title="JURIS - Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 &amp; 2 Samuel 6:16-23" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-def33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-def33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-def33.webp 1x" title="JURIS - Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 &amp; 2 Samuel 6:16-23" alt="JURIS - Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 &amp; 2 Samuel 6:16-23" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-208df.webp" title="JURIS - Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 &amp; 2 Samuel 6:16-23" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-208df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-208df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-208df.webp 1x" title="JURIS - Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 &amp; 2 Samuel 6:16-23" alt="JURIS - Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 &amp; 2 Samuel 6:16-23" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-38d53.webp" title="JURIS - Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 &amp; 2 Samuel 6:16-23" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-38d53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-38d53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-38d53.webp 1x" title="JURIS - Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 &amp; 2 Samuel 6:16-23" alt="JURIS - Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 &amp; 2 Samuel 6:16-23" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55028-mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa" title="JURIS - Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 &amp; 2 Samuel 6:16-23" target="_blank">Mikhal Melawan Maskulinitas: Pembacaan Sosio-Ideologis Atas Kisah Mikhal dalam 1 Samuel 18:18-30 & 2 Samuel 6:16-23</a>: Penelitian ini telah membuka mata kita terhadap realitas pahit yang dialami perempuan seperti Mikhal dalam narasi Alkitab akibat hegemoni ideologi maskulin dan patriarki. Untuk memperdalam pemahaman ini, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dapat dipertimbangkan. Pertama, bagaimana jika kita tidak hanya berfokus pada Mikhal, tetapi juga melakukan studi komparatif terhadap tokoh-tokoh perempuan lain dalam Perjanjian Lama yang seringkali dibungkam atau dijadikan objek kepentingan laki-laki, seperti anak perempuan Yefta atau istri Lot, untuk memahami pola penindasan yang lebih luas? Pendekatan sosio-ideologis yang telah digunakan dalam artikel ini bisa diterapkan pada kisah-kisah tersebut untuk mengungkap dinamika kekuasaan gender yang serupa. Kedua, mengingat bahwa penelitian ini menggunakan tafsir sosio-ideologis, akan sangat menarik untuk mengeksplorasi bagaimana pendekatan hermeneutika feminis lainnya, seperti kritik naratif atau kritik sastra, dapat memberikan perspektif yang berbeda atau melengkapi temuan-temuan mengenai pengalaman perempuan dalam teks Alkitab. Hal ini dapat mengungkapkan nuansa baru dalam konstruksi karakter perempuan dan resistensinya. Ketiga, artikel ini menyentuh relevansi kisah Mikhal dengan pengalaman perempuan Indonesia kontemporer. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat merancang studi kasus yang lebih sistematis untuk menganalisis secara langsung bagaimana penafsiran Alkitab yang patriarkis di Indonesia saat ini berkontribusi terhadap praktik penindasan dan kekerasan dalam rumah tangga, serta mengembangkan kerangka teologis yang memberdayakan perempuan. Dengan demikian, kita dapat menjembatani jurang antara teks kuno dan isu-isu modern, menawarkan solusi yang lebih konkret dan relevan bagi masyarakat..
<br>Kisah Mikhal menjadi representasi pembungkaman perempuan dalam teks Perjanjian Lama, di mana citra buruknya dibangun oleh narator untuk menopang ideologi maskulinitas Daud.Tindakannya menegur Daud adalah bentuk perlawanan terhadap penggunaan perempuan sebagai objek kekuasaan dan seksual, yang berakar pada ketegangan politik antara Saul dan Daud serta ideologi kelompok deutoronomis.Karenanya, pernikahan tidak selalu membawa kebahagiaan bagi perempuan dan seringkali merenggut impian mereka, menegaskan urgensi membongkar ideologi patriarkis dan maskulin untuk memberikan suara kepada perempuan yang tertindas
<br>Artikel ini mengkaji kisah Mikhal dalam Kitab 1 Samuel 18:18-30 dan 2 Samuel 6:16-23 melalui pendekatan tafsir sosio-ideologis untuk mengungkapkan peran Mikhal sebagai gambaran kekerasan yang dialami perempuan dalam struktur rumah tangga patriarkal dan politik. Mikhal, yang sering menjadi objek kepentingan politik baik oleh ayah, suami, maupun kakak kandungnya, mencerminkan dominasi laki-laki dalam masyarakat Israel kuno. Berdasarkan pemikiran Esther Fuchs dan Kevin Harris, penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan seperti Mikhal sengaja diposisikan dalam narasi Alkitab untuk mendukung ideologi maskulinitas yang menindas perempuan. Menggunakan pendekatan sosio-ideologis yang diusulkan oleh Gale Yee, artikel ini menafsirkan teks-teks Kitab Samuel dengan mempertimbangkan latar belakang sosial dan politik yang mempengaruhi pembentukan narasi tersebut. Mikhal, sebagai figur perempuan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-def33.webp" type="image/webp" length="82828" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-def33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-208df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/mikhal-maskulinitas-sosio-ideologis-relevansi-kisa-thumb-38d53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Yesus Kasihanilah Aku Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah PP Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah Perda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Yesus Kasihanilah Aku Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah PP Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah Perda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Yesus Kasihanilah Aku Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah PP Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah Perda ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55027-kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55027-kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:521017bd9fe19282ed40bd9b28513342</id>
	<published>2026-07-19T15:39:32+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T15:39:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,front,matter,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan adalah: 1. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari pemberdayaan pengemis, seperti Bartimeus, dalam konteks Indonesia modern. 2. Meneliti efektivitas dan tantangan implementasi Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah terkait ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan adalah: 1. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari pemberdayaan pengemis, seperti Bartimeus, dalam konteks Indonesia modern. 2. Meneliti efektivitas dan tantangan implementasi Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah terkait ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-00920.webp" title="JURIS - Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-00920.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-00920.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-00920.webp 1x" title="JURIS - Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)" alt="JURIS - Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-cacca.webp" title="JURIS - Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-cacca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-cacca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-cacca.webp 1x" title="JURIS - Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)" alt="JURIS - Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-98a99.webp" title="JURIS - Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-98a99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-98a99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-98a99.webp 1x" title="JURIS - Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)" alt="JURIS - Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55027-kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus" title="JURIS - Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)" target="_blank">Yesus, Kasihanilah Aku!: Perlakuan Yesus Bertemu Bartimeus dari Perspektif Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda)</a>: Saran penelitian lanjutan adalah: 1. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari pemberdayaan pengemis, seperti Bartimeus, dalam konteks Indonesia modern. 2. Meneliti efektivitas dan tantangan implementasi Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah terkait penanggulangan pengemis, serta bagaimana masyarakat dan pemerintah dapat bekerja sama untuk memberdayakan pengemis. 3. Mempelajari peran agama, khususnya Kristen, dalam memberdayakan pengemis dan bagaimana ajaran-ajaran agama dapat diterapkan dalam upaya pemberdayaan ini..
<br>Perlakuan Yesus kepada Bartimeus sesuai dengan PP Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah.Bartimeus masuk kategori pengemis menurut aturan pemerintah.Yesus tidak langsung memberikan uang atau barang, melainkan menanyakan kebutuhannya.Yesus menyembuhkan Bartimeus dari kebutaan sesuai dengan upaya preventif pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan pengemis dan mengembangkan diri mereka.Peran Yesus ini seharusnya dilakukan oleh warga negara Indonesia saat bertemu pengemis, yaitu memberikan pelayanan yang mengangkat harkat dan martabat manusia
<br>Kesenjangan sosial yang terjadi di Indonesia juga terjadi di zaman Yesus. Tulisan ini akan melihat bagaimana perlakuan Yesus kepada Bartimeus ketika dilakukan oleh pemerintah Indonesia menurut Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1980 dan Peraturan Daerah (Perda). Indonesia menetapkan aturan ini untuk mengurangi jumlah pengemis dan memberdayakan mereka. Yesus melihat hal ini dengan cara membantu Bartimeus sembuh dari kebutaan, yang merupakan contoh pemberdayaan. Fokus tulisan ini adalah sikap Yesus saat bertemu Bartimeus untuk pertama kalinya hingga Bartimeus sembuh, meskipun ada sorakan untuk tidak menolongnya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-98a99.webp" type="image/webp" length="75644" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-00920.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-cacca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/kesenjangan-sosial-bartimeus-perlakuan-yesus-yesus-thumb-98a99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Percaya Serahkan Sisanya kepada Semesta Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Percaya Serahkan Sisanya kepada Semesta Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Percaya Serahkan Sisanya kepada Semesta Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55018-aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55018-aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:e5ace08e633d2569501b06a1f18bce28</id>
	<published>2026-07-19T15:13:26+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T15:13:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="mewarga hati" label="mewarga hati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,hati,mewarga,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat membandingkan pengaruh spiritualitas mistik pada sejumlah lagu pop Indonesia lainnya untuk menguji apakah pola mistik serupa muncul dan bagaimana dampaknya terhadap persepsi publik serta dinamika politik; selanjutnya, diperlukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat membandingkan pengaruh spiritualitas mistik pada sejumlah lagu pop Indonesia lainnya untuk menguji apakah pola mistik serupa muncul dan bagaimana dampaknya terhadap persepsi publik serta dinamika politik; selanjutnya, diperlukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-a6eed.webp" title="JURIS - Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-a6eed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-a6eed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-a6eed.webp 1x" title="JURIS - Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda" alt="JURIS - Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-1f027.webp" title="JURIS - Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-1f027.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-1f027.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-1f027.webp 1x" title="JURIS - Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda" alt="JURIS - Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-97d2e.webp" title="JURIS - Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-97d2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-97d2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-97d2e.webp 1x" title="JURIS - Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda" alt="JURIS - Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55018-aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamik" title="JURIS - Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda" target="_blank">Percaya, Serahkan Sisanya kepada Semesta: Spiritualitas Mistik dalam Lagu Ghea Indrawari AuTerima Kasih Sudah BertahanAy serta Relevansinya dalam Kampanye Politik Sherly Tjoanda</a>: Penelitian selanjutnya dapat membandingkan pengaruh spiritualitas mistik pada sejumlah lagu pop Indonesia lainnya untuk menguji apakah pola mistik serupa muncul dan bagaimana dampaknya terhadap persepsi publik serta dinamika politik; selanjutnya, diperlukan studi kuantitatif yang mengukur respons audiens terhadap elemen mistik dalam lirik lagu, sehingga dapat mengidentifikasi variabel demografis atau psikologis yang memediasi penerimaan pesan spiritual dan motivasi politik; terakhir, penting untuk meneliti peran musik mistik dalam mobilisasi politik di konteks budaya lain, misalnya dengan mengeksplorasi kasus-kasus di negara dengan tradisi religius berbeda, guna memahami sejauh mana mekanisme transformasi spiritual dapat memicu aksi sosial dan perubahan kebijakan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa lagu AuTerima Kasih Sudah BertahanAy mengandung unsur spiritualitas mistik yang menghubungkan pengalaman pribadi artis dengan dinamika politik, sehingga berfungsi sebagai simbol perjuangan dan transformasi.Analisis mengidentifikasi tiga tahapan mistikAikekaguman, melepaskan, dan transformasiAiyang terealisasi melalui lirik lagu dalam konteks penderitaan serta kontribusinya terhadap kepedulian kesehatan mental.Selanjutnya, temuan menegaskan bahwa mistisisme tidak terbatas pada elit religius, melainkan dapat diakses semua orang dan berpotensi memotivasi aksi politik serta perubahan sosial
<br>Tulisan ini mengkaji spiritualitas mistik dalam lagu AuTerima Kasih Sudah BertahanAy karya Ghea Indrawari menggunakan teori spiritualitas mistik Meister Eckhart-Dorothee Soelle. Melalui pendekatan kualitatif, penulis menganalisis lirik lagu yang mencerminkan perjalanan karir Ghea dalam industri musik dengan tiga tahapan perjalanan mistik menurut Eckhart-Soelle (kekaguman, melepaskan, dan transformasi) dan gagasan sunder warumbe. Ghea, yang awalnya terjebak dalam ekspektasi tinggi terhadap kekuatan dirinya, akhirnya menyerahkan hasil karyanya kepada Tuhan dan mengalami transformasi untuk bersuara tentang isu kesehatan mental. Relevansi lagu ini dalam kampanye politik Sherly Tjoanda terlihat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-97d2e.webp" type="image/webp" length="88100" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-a6eed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-1f027.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/aksi-politik-kolektif-kampanye-pks-dinamika-lagu-p-thumb-97d2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Gembira Karena Bebas Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gembira Karena Bebas Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gembira Karena Bebas Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55025-integrasi-iman-karya-masyarakat-kom" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55025-integrasi-iman-karya-masyarakat-kom" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:6c6efc9485a014423f15e8c60bac7637</id>
	<published>2026-07-19T15:12:36+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T15:12:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,front,matter,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana teologi sukacita dapat diterapkan dalam konteks budaya Tionghoa Kristen di Indonesia, khususnya dalam merespons tantangan sosial dan budaya yang dihadapi komunitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana teologi sukacita dapat diterapkan dalam konteks budaya Tionghoa Kristen di Indonesia, khususnya dalam merespons tantangan sosial dan budaya yang dihadapi komunitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-bb18f.webp" title="JURIS - Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-bb18f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-bb18f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-bb18f.webp 1x" title="JURIS - Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek" alt="JURIS - Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-cdf45.webp" title="JURIS - Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-cdf45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-cdf45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-cdf45.webp 1x" title="JURIS - Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek" alt="JURIS - Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-4ceea.webp" title="JURIS - Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-4ceea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-4ceea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-4ceea.webp 1x" title="JURIS - Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek" alt="JURIS - Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55025-integrasi-iman-karya-masyarakat-kom" title="JURIS - Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek" target="_blank">Gembira Karena Bebas: Berteologi Kontekstual Orang Tionghoa Kristen di Indonesia dalam Memaknai Perayaan Imlek</a>: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana teologi sukacita dapat diterapkan dalam konteks budaya Tionghoa Kristen di Indonesia, khususnya dalam merespons tantangan sosial dan budaya yang dihadapi komunitas tersebut.2. Menjelajahi cara-cara kreatif untuk mengintegrasikan unsur-unsur budaya Tionghoa dalam ibadah Kristen tanpa mengabaikan ajaran-ajaran Kristen yang fundamental.3. Mengkaji peran kebaktian Imlek dalam memperkuat identitas dan kebersamaan komunitas Tionghoa Kristen, serta bagaimana hal ini dapat menjadi jembatan penghubung antara iman Kristen dan tradisi lokal..
<br>Perayaan Imlek bagi orang Tionghoa di Indonesia merupakan titik tolak pembebasan dan pengakuan identitas etnis mereka.Kebaktian Imlek yang dilakukan oleh beberapa gereja Kristen di Indonesia memberikan makna baru pada unsur-unsur perayaan Imlek agar tidak bertentangan dengan ajaran-ajaran Kristen.Penulis menyadari pentingnya mengetahui sejarah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.Perayaan Imlek harus menjadi momen sukacita yang bersifat kolektif, bukan hanya kepuasan pribadi, dan harus diingat perjuangan para pendahulu dalam mempertahankan hak-hak mereka
<br>Kontekstualisasi teologi merupakan pendekatan penting untuk menghadirkan pemahaman iman yang relevan dalam konteks sosial, budaya, dan sejarah yang spesifik. Dalam konteks Asia, teologi sering kali merespons realitas penderitaan seperti kemiskinan dan penindasan. Namun, penulis berpendapat bahwa refleksi iman tidak hanya berpusat pada penderitaan, tetapi juga harus membuka ruang bagi sukacita sebagai bentuk syukur atas pembebasan. Paper ini menggunakan model antropologis untuk mengeksplorasi bagaimana komunitas Tionghoa Kristen di Indonesia memaknai perayaan Imlek sebagai lambang pembebasan budaya, yang mencerminkan integrasi iman Kristen dengan tradisi lokal.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-bb18f.webp" type="image/webp" length="79748" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-bb18f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-cdf45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/integrasi-iman-karya-masyarakat-komunitas-tionghoa-thumb-4ceea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Resensi Buku Gaming and the Divine A New Systematic Theology of Video Games ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Resensi Buku Gaming and the Divine A New Systematic Theology of Video Games ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Resensi Buku Gaming and the Divine A New Systematic Theology of Video Games ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55029-video-game-teologi-spiritualitas-sosial-devi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55029-video-game-teologi-spiritualitas-sosial-devi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:60ffca7d29591024df4f727ef5070bee</id>
	<published>2026-07-19T15:03:24+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T15:03:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,front,matter,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat potensi besar video game sebagai medium refleksi teologis dan spiritual yang telah diuraikan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, meskipun pembahasan awal banyak berfokus pada pengalaman pemain tunggal, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Melihat potensi besar video game sebagai medium refleksi teologis dan spiritual yang telah diuraikan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, meskipun pembahasan awal banyak berfokus pada pengalaman pemain tunggal, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-f98b4.webp" title="JURIS - Resensi Buku: Gaming and the Divine: A New Systematic Theology of Video Games" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-f98b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-f98b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-f98b4.webp 1x" title="JURIS - Resensi Buku: Gaming and the Divine: A New Systematic Theology of Video Games" alt="JURIS - Resensi Buku: Gaming and the Divine: A New Systematic Theology of Video Games" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-922c8.webp" title="JURIS - Resensi Buku: Gaming and the Divine: A New Systematic Theology of Video Games" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-922c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-922c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-922c8.webp 1x" title="JURIS - Resensi Buku: Gaming and the Divine: A New Systematic Theology of Video Games" alt="JURIS - Resensi Buku: Gaming and the Divine: A New Systematic Theology of Video Games" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55029-video-game-teologi-spiritualitas-sosial-devi" title="JURIS - Resensi Buku: Gaming and the Divine: A New Systematic Theology of Video Games" target="_blank">Resensi Buku: Gaming and the Divine: A New Systematic Theology of Video Games</a>: Melihat potensi besar video game sebagai medium refleksi teologis dan spiritual yang telah diuraikan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, meskipun pembahasan awal banyak berfokus pada pengalaman pemain tunggal, penting untuk meneliti bagaimana game multipemain daring (online multiplayer games) membentuk komunitas, etika, dan pengalaman spiritual kolektif. Bagaimana interaksi, kerja sama, atau bahkan konflik dalam lingkungan game sosial ini dapat dihubungkan dengan konsep teologi komunal, ritual keagamaan, atau pembentukan nilai moral bersama? Ini akan membuka dimensi baru tentang bagaimana aspek sosial dalam gaming dapat menjadi ladang bagi pemahaman spiritual. Kedua, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana latar belakang budaya, keyakinan personal, serta pengalaman hidup yang beragam dari para pemain memengaruhi interpretasi mereka terhadap elemen religius dan etis dalam video game. Karena setiap individu memiliki "lensa" yang berbeda, memahami variasi persepsi ini akan memberikan wawasan mendalam tentang subjektivitas pengalaman spiritual dalam konteks digital, menjelaskan mengapa beberapa pemain lebih mudah melihat koneksi teologis sementara yang lain tidak. Ketiga, mengingat adanya kritik terhadap penggambaran agama dalam video game yang kadang cenderung negatifAimenunjukkan agama sebagai sumber konflik, ilusi, atau ketaatan butaAipenelitian dapat mendalami bagaimana representasi ini memengaruhi pandangan pemain terhadap agama di dunia nyata. Ini juga bisa mencakup analisis tentang bagaimana desainer game dapat menciptakan narasi yang lebih bernuansa dan kompleks mengenai tema-tema keagamaan, mendorong refleksi kritis tanpa prasangka. Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memperkaya pemahaman kita tentang pertemuan antara dunia digital yang terus berkembang dan dimensi spiritual kehidupan manusia..
<br>Video game telah menjadi bagian integral kehidupan modern, tidak hanya sebagai hiburan yang kadang memicu kritik kecanduan, tetapi juga menawarkan kesempatan mendalam bagi pemain untuk mengeksplorasi spiritualitas melalui pemahaman penciptaan, kristologi, serta pandangan moral dan etis.Melalui peran dalam permainan, pemain dapat merenungkan posisi mereka dalam kehidupan dan membangun koneksi antara dunia digital dengan nilai-nilai keagamaan, membantu mereka dalam menjalani kehidupan nyata.Bosman menekankan bahwa video game merupakan medium penting untuk diskusi teologis dan refleksi spiritual, menjembatani budaya populer dengan teologi Kristen serta membuka dialog tentang nilai-nilai spiritual di konteks modern
<br>Video game (permainan video) adalah fenomena yang populer saat ini. Namun, menurut pendapat Bosman, video game jarang dijadikan bahan penelitian, terutama dalam kaitannya dengan agama karena belum semua teolog bisa menganalisis video game seperti halnya film atau media lain. Bosman memandang bahwa video game memberikan kesempatan yang sangat menarik untuk refleksi dari teolog dan dapat dianggap sebagai medium pewahyuan Tuhan. Sayangnya, aspek ini sering diabaikan. Menurutnya, pada produksi video game, terdapat kontroversi dalam subyeknya sebagai contoh adalah ludologi (studi tentang mekanisme permainan) dan naratologi (analisis cerita) yang diambilkan di dalam game....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-f98b4.webp" type="image/webp" length="81296" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-f98b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/game-teologi-spiritualitas-sosial-resensi-buku-gam-thumb-922c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Front Matter ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Front Matter ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Front Matter ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55021-martabat-korban-lintas-budaya-vina-ci" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55021-martabat-korban-lintas-budaya-vina-ci" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:f76dde493b2d92772fad505af13c5242</id>
	<published>2026-07-19T15:00:04+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T15:00:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="mewarga hati" label="mewarga hati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,hati,mewarga,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana keadilan dicari dan potensi eksploitasi yang menyertainya, penelitian lanjutan bisa menjelajahi beberapa arah baru. Pertama, studi ini bisa diperluas untuk tidak hanya membandingkan kasus "Vina Cirebon" ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana keadilan dicari dan potensi eksploitasi yang menyertainya, penelitian lanjutan bisa menjelajahi beberapa arah baru. Pertama, studi ini bisa diperluas untuk tidak hanya membandingkan kasus "Vina Cirebon" ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6ecd7.webp" title="JURIS - Front Matter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6ecd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6ecd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6ecd7.webp 1x" title="JURIS - Front Matter" alt="JURIS - Front Matter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-0d56b.webp" title="JURIS - Front Matter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-0d56b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-0d56b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-0d56b.webp 1x" title="JURIS - Front Matter" alt="JURIS - Front Matter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6b465.webp" title="JURIS - Front Matter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6b465.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6b465.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6b465.webp 1x" title="JURIS - Front Matter" alt="JURIS - Front Matter" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55021-martabat-korban-lintas-budaya-vina-ci" title="JURIS - Front Matter" target="_blank">Front Matter</a>: Untuk memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana keadilan dicari dan potensi eksploitasi yang menyertainya, penelitian lanjutan bisa menjelajahi beberapa arah baru. Pertama, studi ini bisa diperluas untuk tidak hanya membandingkan kasus "Vina Cirebon" dengan Kitab Hakim-Hakim 19, melainkan juga meninjau narasi-narasi serupa dari berbagai tradisi hukum kuno atau kisah-kisah modern lainnya yang melibatkan penggunaan tubuh korban sebagai instrumen untuk memicu atau mencapai suatu bentuk keadilan. Pertanyaan utamanya adalah: apakah pola eksploitasi naratif dan fisik korban demi kepentingan keadilan, atau yang diyakini sebagai keadilan, merupakan fenomena lintas budaya dan lintas zaman yang memiliki akar sosial dan psikologis yang lebih dalam? Kedua, akan sangat relevan untuk menyelidiki secara mendalam bagaimana media massa dan platform digital saat ini membentuk serta memanipulasi narasi seputar kasus-kasus kekerasan yang menjadi sorotan publik, seperti kasus "Vina Cirebon". Ini penting untuk memahami bagaimana representasi media, meskipun dengan niat baik untuk mencari keadilan, berpotensi secara tidak sengaja mengobjektivikasi atau bahkan mengeksploitasi penderitaan korban demi narasi yang sensasional atau untuk tujuan tertentu. Pertanyaan penelitian di sini bisa jadi: bagaimana konstruksi naratif media memengaruhi persepsi publik tentang keadilan dan bagaimana dampaknya terhadap martabat serta privasi korban dalam jangka panjang? Terakhir, penelitian masa depan dapat berfokus pada pengembangan kerangka kerja etika teologis dan hukum yang lebih kokoh. Ini harus secara eksplisit menantang dan menawarkan solusi terhadap praktik-praktik yang mengarah pada eksploitasi korban, sambil tetap memastikan keadilan ditegakkan dengan integritas penuh. Penting untuk mencari tahu: bagaimana kita dapat merumuskan prinsip-prinsip yang secara aktif melindungi martabat korban dan mencegah instrumentalisasi penderitaan mereka dalam proses pencarian keadilan, sekaligus memberdayakan suara mereka secara etis dan bertanggung jawab dalam diskursus publik dan proses hukum?.
<br>Penelitian ini telah menganalisis persamaan antara kasus "Vina Cirebon" dan narasi Kitab Hakim-Hakim 19, menyoroti pertanyaan mengenai eksploitasi tubuh demi pencapaian keadilan.Melalui pendekatan sosio-naratif, terungkap bahwa ada pola-pola naratif yang relevan untuk memahami kompleksitas perlakuan terhadap korban dalam sistem keadilan, baik di masa lalu maupun sekarang.Oleh karena itu, studi ini menegaskan perlunya pertimbangan etis dan teologis yang mendalam dalam setiap upaya penegakan keadilan, khususnya dalam memastikan martabat setiap individu tidak direduksi menjadi alat semata
<br>Penelitian ini meninjau kasus "Vina Cirebon" melalui lensa Kitab Hakim-Hakim 19, dengan fokus pada pertanyaan apakah tubuh manusia dieksploitasi demi keadilan. Menggunakan metode sosio-naratif, studi ini menganalisis persamaan naratif antara kedua kasus untuk mengungkap implikasi etis dan teologis terkait perlakuan terhadap korban dalam konteks pencarian keadilan. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana narasi kuno dapat memberikan perspektif kritis terhadap isu-isu keadilan kontemporer, khususnya terkait dengan eksploitasi dan martabat individu.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6ecd7.webp" type="image/webp" length="37948" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6ecd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-0d56b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/martabat-korban-lintas-budaya-vina-cirebon-hakim-h-thumb-6b465.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Eksistensi dalam Klik Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksistensi dalam Klik Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksistensi dalam Klik Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55017-chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55017-chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:f8e15afaf8c1a38a0f63f5b06b001fc3</id>
	<published>2026-07-19T14:47:09+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T14:47:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="mewarga hati" label="mewarga hati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,hati,mewarga,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman tentang tantangan etika di era digital, penelitian lanjutan dapat menyoroti beberapa aspek krusial yang belum dieksplorasi secara empiris atau mendalam dalam kajian ini. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi empiris ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman tentang tantangan etika di era digital, penelitian lanjutan dapat menyoroti beberapa aspek krusial yang belum dieksplorasi secara empiris atau mendalam dalam kajian ini. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi empiris ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-6c4f6.webp" title="JURIS - Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-6c4f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-6c4f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-6c4f6.webp 1x" title="JURIS - Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman" alt="JURIS - Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-394c2.webp" title="JURIS - Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-394c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-394c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-394c2.webp 1x" title="JURIS - Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman" alt="JURIS - Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-89146.webp" title="JURIS - Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-89146.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-89146.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-89146.webp 1x" title="JURIS - Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman" alt="JURIS - Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55017-chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat" title="JURIS - Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman" target="_blank">Eksistensi dalam Klik: Fenomena AuApapun Demi KontenAy dalam Perspektif Homo Digitalis Budi Hardiman</a>: Untuk memperdalam pemahaman tentang tantangan etika di era digital, penelitian lanjutan dapat menyoroti beberapa aspek krusial yang belum dieksplorasi secara empiris atau mendalam dalam kajian ini. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi empiris yang mengkaji secara spesifik efektivitas implementasi empat strategi penataan komunikasi digital yang diusulkan oleh Budi Hardiman, yaitu juridifikasi, moralisasi, solidarisasi, dan kepemimpinan pluralis, dalam konteks masyarakat Indonesia. Penelitian ini dapat mengukur bagaimana penerapan strategi-strategi tersebut secara konkret berkontribusi pada perubahan perilaku kreator dan konsumen konten, serta sejauh mana dampaknya dalam mengurangi tren 'apapun demi konten' yang tidak etis di berbagai platform media sosial. Kedua, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai dampak psikologis dan sosiologis jangka panjang terhadap individu yang menjadi 'Homo Digitalis' atau 'Homo Brutalis'. Studi ini bisa fokus pada perubahan pola pikir, identitas diri, dan kapasitas penalaran moral yang terjadi akibat ketergantungan berlebihan pada algoritma dan dorongan untuk selalu eksis melalui interaksi digital. Dengan demikian, kita dapat memahami lebih baik bagaimana transformasi ini memengaruhi kesejahteraan mental dan perkembangan etika personal. Ketiga, mengingat bahwa fenomena 'apapun demi konten' juga didorong oleh motivasi ekonomi dan sosial, penelitian selanjutnya dapat menggali faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang lebih spesifik di Indonesia. Misalnya, bagaimana tekanan ekonomi, norma sosial, atau aspirasi terhadap popularitas digital memengaruhi keputusan individu dari berbagai latar belakang untuk terlibat dalam praktik konten yang kontroversial. Analisis ini dapat memberikan wawasan mengenai akar masalah yang lebih dalam, sehingga solusi yang dirumuskan menjadi lebih kontekstual dan berkelanjutan. Melalui pendekatan-pendekatan ini, diharapkan dapat terbentuk kerangka kerja yang lebih komprehensif untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat, etis, dan berkelanjutan bagi masyarakat..
<br>Perkembangan digital, dengan konsep Homo Digitalis Budi Hardiman, telah melahirkan fenomena 'apapun demi konten' yang mengikis etika demi popularitas dan keuntungan, seperti terlihat pada kasus eksploitasi anak dan mengemis online.Kondisi ini menuntut kesadaran etis dan reflektif dalam berteknologi, sebagaimana ditekankan oleh Aristoteles tentang keputusan moral dan Heidegger mengenai bahaya pemikiran mekanis.Oleh karena itu, diperlukan strategi komprehensif yang mencakup regulasi hukum, moralisasi etika digital, solidaritas masyarakat, dan kepemimpinan pluralis untuk menciptakan ruang digital yang lebih manusiawi dan bertanggung jawab
<br>Era digital telah membawa perubahan mendasar dalam cara manusia berinteraksi, berkomunikasi, dan mengekspresikan eksistensinya. Media sosial seperti TikTok dan YouTube menjadi ruang utama bagi individu untuk membangun identitas digital mereka, sering kali mengutamakan engagement dan keuntungan ekonomi dibandingkan pertimbangan etis. Berdasarkan perspektif filsafat Budi Hardiman, tulisan ini mengkaji bagaimana eksistensi digital tidak hanya memengaruhi identitas manusia, tetapi juga membentuk pola pikir dan perilaku mereka secara fundamental. Konsep Homo Digitalis menunjukkan bagaimana manusia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-89146.webp" type="image/webp" length="69428" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-6c4f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-394c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/chatgpt-norma-sosial-konteks-masyarakat-homo-digit-thumb-89146.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Membangun Generasi Alpha yang Seimbang Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Membangun Generasi Alpha yang Seimbang Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Membangun Generasi Alpha yang Seimbang Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55016-minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55016-minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:796e84693b08219f1a9599c1c766e645</id>
	<published>2026-07-19T14:38:19+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T14:38:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="mewarga hati" label="mewarga hati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,hati,mewarga,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas intervensi manajemen waktu layar yang dirancang khusus untuk keluarga Kristen dalam meningkatkan tingkat aktivitas fisik anak-anak Generasi Alpha, menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas intervensi manajemen waktu layar yang dirancang khusus untuk keluarga Kristen dalam meningkatkan tingkat aktivitas fisik anak-anak Generasi Alpha, menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-3137b.webp" title="JURIS - Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-3137b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-3137b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-3137b.webp 1x" title="JURIS - Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari" alt="JURIS - Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-5538d.webp" title="JURIS - Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-5538d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-5538d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-5538d.webp 1x" title="JURIS - Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari" alt="JURIS - Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-06f93.webp" title="JURIS - Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-06f93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-06f93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-06f93.webp 1x" title="JURIS - Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari" alt="JURIS - Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55016-minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gen" title="JURIS - Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari" target="_blank">Membangun Generasi Alpha yang Seimbang: Peran Keluarga Kristen dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas intervensi manajemen waktu layar yang dirancang khusus untuk keluarga Kristen dalam meningkatkan tingkat aktivitas fisik anak-anak Generasi Alpha, menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol. Selain itu, studi kualitatif dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi praktik spiritual dengan pembelajaran digital memengaruhi perkembangan mental dan sosial anak-anak di berbagai latar budaya, untuk mengidentifikasi faktor-faktor penunjang dan penghalang. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat meneliti peran dinamika coAcparentingAiperbandingan kontribusi ayah dan ibuAidalam mengurangi perilaku sedentari serta meningkatkan perkembangan holistik anak, dengan memperhatikan variabel seperti beban kerja orang tua dan dukungan institusional. Semua penelitian tersebut diharapkan memberikan panduan praktis bagi keluarga Kristen dalam mengoptimalkan pola asuh holistik serta kebijakan publik yang mendukung kesejahteraan Generasi Alpha..
<br>Keluarga Kristen berperan penting sebagai institusi pendidikan utama dalam menghadapi tantangan gaya hidup sedentari pada Generasi Alpha dengan menerapkan pola asuh holistik yang mengintegrasikan nilaiAcKristiani.Pengelolaan penggunaan teknologi secara bijak, penetapan batasan waktu layar, dan dorongan aktivitas fisik seimbang menjadi kunci untuk membentuk anak yang sehat, bertanggung jawab, dan kuat secara spiritual.Dengan menjadi teladan dan memanfaatkan teknologi sebagai alat pembelajaran positif, keluarga dapat membimbing generasi tersebut agar dapat memuliakan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan
<br>Fenomena gaya hidup sedentari semakin meluas di kalangan Generasi Alpha, dipicu oleh penggunaan teknologi digital yang berlebihan. Generasi ini tumbuh dalam lingkungan yang sangat terhubung dengan teknologi, sehingga memerlukan pendekatan pengasuhan yang berbeda dari generasi sebelumnya. Artikel ini mengkaji peran keluarga Kristen dalam membangun keseimbangan hidup bagi Generasi Alpha, dengan menyoroti pola asuh holistik yang mencakup aspek fisik, mental, sosial, dan spiritual. Pendekatan ini menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengelola penggunaan teknologi, membatasi waktu layar, serta mendorong aktivitas fisik dan interaksi sosial yang sehat. Selain itu, konsep kecerdasan digital juga diperkenalkan sebagai strategi untuk membekali anak-anak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-3137b.webp" type="image/webp" length="56930" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-3137b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-5538d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/minat-generasi-alpha-anak-era-digital-gaya-hidup-s-thumb-06f93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Front Matter ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Front Matter ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Front Matter ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55031-teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55031-teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:4826fd07eac10ab58db2d5e603d2d1ff</id>
	<published>2026-07-19T14:37:53+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T14:37:53+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,front,matter,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana teologi kontekstual orang Tionghoa Kristen mempengaruhi identitas budaya mereka dalam diaspora Indonesia, dengan fokus pada dinamika ritual Imlek dan interaksi lintas agama; studi komparatif mengenai ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana teologi kontekstual orang Tionghoa Kristen mempengaruhi identitas budaya mereka dalam diaspora Indonesia, dengan fokus pada dinamika ritual Imlek dan interaksi lintas agama; studi komparatif mengenai ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-670d4.webp" title="JURIS - Front Matter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-670d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-670d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-670d4.webp 1x" title="JURIS - Front Matter" alt="JURIS - Front Matter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-75ec8.webp" title="JURIS - Front Matter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-75ec8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-75ec8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-75ec8.webp 1x" title="JURIS - Front Matter" alt="JURIS - Front Matter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-5a032.webp" title="JURIS - Front Matter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-5a032.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-5a032.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-5a032.webp 1x" title="JURIS - Front Matter" alt="JURIS - Front Matter" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55031-teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity" title="JURIS - Front Matter" target="_blank">Front Matter</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana teologi kontekstual orang Tionghoa Kristen mempengaruhi identitas budaya mereka dalam diaspora Indonesia, dengan fokus pada dinamika ritual Imlek dan interaksi lintas agama; studi komparatif mengenai penggunaan metode sosioAcnaratif dalam menafsirkan kasus keadilan Alkitab di berbagai konteks budaya dapat mengungkap perbedaan interpretatif dan implikasi sosialnya; serta analisis dampak regulasi pemerintah Indonesia terhadap praktik Kristen kontemporer dapat memperjelas hubungan antara kebijakan publik, kebebasan beragama, dan upaya perdamaian antarAcumat beragama..
<br>Edisi ini berhasil memperlihatkan keragaman metodologi dan perspektif dalam studi teologi serta konflik keagamaan di Indonesia.ArtikelAcartikel yang dipublikasikan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman epistemologis, kontekstual, dan legalActeologis, serta menegaskan pentingnya dialog interreligius dalam masyarakat plural.Keseluruhan koleksi ini meneguhkan peran jurnal sebagai wadah utama bagi penelitian interdisipliner yang menghubungkan teori dengan realitas sosial keagamaan
<br>Edisi ini menyajikan lima artikel utama yang mengeksplorasi epistemologi BaratAcTimur, teologi kontekstual orang Tionghoa Kristen di Indonesia, pendekatan sosioAcnaratif dalam penafsiran kitab HakimAcHakim, perspektif hukum terhadap pertemuan Yesus dengan Bartimeus, serta kajian sosioAcideologis tentang tokoh Mikhal. Setiap kontribusi menggabungkan analisis teologis dengan dimensi sosial, budaya, dan hukum, menyoroti dinamika keagamaan dalam konteks pluralistik Indonesia. Melalui pendekatan interdisipliner, edisi ini berupaya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-670d4.webp" type="image/webp" length="11352" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-670d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-75ec8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/teologi-publik-penerapan-kebijakan-divinity-peace-thumb-5a032.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Resensi Buku Where Two or Three Are Gathered Transforming the Parish through Communities of Practice ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Resensi Buku Where Two or Three Are Gathered Transforming the Parish through Communities of Practice ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Resensi Buku Where Two or Three Are Gathered Transforming the Parish through Communities of Practice ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55019-gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-pr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55019-gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-pr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:ac71650c4b6c09065d7ecbc59d3a91d7</id>
	<published>2026-07-19T14:02:47+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T14:02:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="mewarga hati" label="mewarga hati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,hati,mewarga,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana komunitas praktik dapat diterapkan di berbagai konteks selain gereja, seperti sekolah, rumah sakit, atau komunitas basis, dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan transformasi dan pertumbuhan iman di dalam komunitas tersebut?2. Apakah ada ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Bagaimana komunitas praktik dapat diterapkan di berbagai konteks selain gereja, seperti sekolah, rumah sakit, atau komunitas basis, dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan transformasi dan pertumbuhan iman di dalam komunitas tersebut?2. Apakah ada ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-baaee.webp" title="JURIS - Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-baaee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-baaee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-baaee.webp 1x" title="JURIS - Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice" alt="JURIS - Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-312e9.webp" title="JURIS - Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-312e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-312e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-312e9.webp 1x" title="JURIS - Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice" alt="JURIS - Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-0a399.webp" title="JURIS - Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-0a399.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-0a399.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-0a399.webp 1x" title="JURIS - Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice" alt="JURIS - Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55019-gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-pr" title="JURIS - Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice" target="_blank">Resensi Buku: Where Two or Three Are Gathered: Transforming the Parish through Communities of Practice</a>: 1. Bagaimana komunitas praktik dapat diterapkan di berbagai konteks selain gereja, seperti sekolah, rumah sakit, atau komunitas basis, dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan transformasi dan pertumbuhan iman di dalam komunitas tersebut?2. Apakah ada cara untuk mengembangkan gagasan tentang penginjilan yang lebih inklusif dan dapat diterapkan di berbagai denominasi, sehingga dapat memperluas jangkauan karya ini di luar lingkungan Katolik?3. Bagaimana kita dapat mengelaborasi dan menerapkan gagasan transformasi gereja ini secara lebih luas, dengan mempertimbangkan dinamika dan kebutuhan unik dari setiap jenis gereja, dan bagaimana hal ini dapat mendorong diskusi dan perenungan di antara para pemeluk agama yang berbeda?.
<br>Buku ini memberikan kontribusi yang komprehensif secara konseptual dan contoh empiris dalam mentransformasi gereja yang dapat dikatakan sebagai kelebihan buku.Bagi peresensi, gagasan yang dapat dikembangkan dari buku ini yaitu keramahtamahan (hospitality), percakapan (conversation), pengikut (followership), dan memilih dan memilah (discernment).Regan memang meletakkannya pada desain gereja sebagaimana salah satu perwujudan dari komunitas-komunitas praktik (communities of practice).Namun, peresensi menilai ini bisa dilakukan di wujud komunitas praktik yang lain, contohnya sekolah, rumah sakit, komunitas sel, dan komunitas basis.Sebagai contoh, di sekolah, pembaca yang ingin menggunakan gagasan ini bisa mendesainnya dengan melibatkan budaya sekolah, kebijakan pendidikan, pembelajaran dan kurikulum (eksplisit, implisit, dan nol), dan orang-orang yang terlibat (guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan orang tua)
<br>Gagasan transformasi gereja atau paroki menjadi hal penting dalam kehidupan menggereja agar senantiasa memperbarui diri. Ini bisa semacam mengembangkan ungkapan ecclesia reformanda quia reformata atau biasa disebut ecclesia reformata semper reformanda yang berarti gereja harus selalu tereformasi sebagaimana dipopulerkan Karl Barth pada 1947 yang berasal dari Agustinus (Koffeman, 2015). Tidak heran dengan menggunakan kata kunci AuparokiAy (parish) dan AugerejaAy (congregation), banyak literatur melimpah disajikan di luar Indonesia di antaranya Transforming Parish Ministry:...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-baaee.webp" type="image/webp" length="80890" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-baaee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-312e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/gereja-paroki-komunitas-praktik-wujud-kunci-parish-thumb-0a399.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata di Danau Toba ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata di Danau Toba ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata di Danau Toba ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55022-atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55022-atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:9532d88d418e55b52a4ce60937abb428</id>
	<published>2026-07-19T13:32:51+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T13:32:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="budi prayogi" label="budi prayogi" />
	<category term="wira saputra" label="wira saputra" />
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,content,main,prayogi,saputra,wira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, melakukan studi komparatif antara desa wisata yang telah menerapkan strategi pemasaran digital dan diversifikasi produk dengan desa wisata yang belum. Studi ini dapat mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, melakukan studi komparatif antara desa wisata yang telah menerapkan strategi pemasaran digital dan diversifikasi produk dengan desa wisata yang belum. Studi ini dapat mengidentifikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-4d86e.webp" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-4d86e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-4d86e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-4d86e.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba" alt="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-58aad.webp" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-58aad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-58aad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-58aad.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba" alt="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-b902e.webp" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-b902e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-b902e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-b902e.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba" alt="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55022-atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba" target="_blank">Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata  di Danau Toba</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, melakukan studi komparatif antara desa wisata yang telah menerapkan strategi pemasaran digital dan diversifikasi produk dengan desa wisata yang belum. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi terhadap keberhasilan desa wisata dalam meningkatkan daya saing dan menarik lebih banyak wisatawan. Kedua, meneliti dampak jangka panjang dari program pemberdayaan perempuan dalam sektor pariwisata. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana peningkatan kapasitas perempuan berdampak pada perkembangan ekonomi desa wisata, termasuk peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja. Ketiga, mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih inovatif dan terintegrasi untuk desa wisata. Penelitian ini dapat berfokus pada penggunaan teknologi terbaru, seperti augmented reality atau virtual reality, untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih menarik dan interaktif. Dengan menggabungkan tiga ide penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan desa wisata di sekitar Danau Toba, memperkuat peran perempuan, dan meningkatkan daya saing destinasi pariwisata secara keseluruhan..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertema penguatan kapasitas perempuan di Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas ini telah memberikan dampak yang signifikan bagi peserta, khususnya perempuan yang terlibat dalam pengelolaan desa wisata.Bukti pemahaman bagi peserta ini terlihat dari mampunya mereka menyusun sebuah rencana aksi sebagai output dari rangkaian kegiatan pengabdian yang dilakukan.Melalui serangkaian sesi pelatihan dan praktik, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya pemasaran digital dan diversifikasi produk untuk meningkatkan daya saing desa wisata.Pada sesi identifikasi awal, mayoritas peserta setuju bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan pariwisata dan berkomitmen untuk lebih berperan aktif dalam upaya tersebut.Dalam hal pemasaran, peserta menyadari pentingnya memanfaatkan platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Shopee Live untuk mempromosikan produk lokal, seperti ulos, kepada audiens yang lebih luas.Di samping itu, sesi mengenai diversifikasi produk memberikan gambaran bagaimana Desa Lumban Suhi-suhi telah berhasil mengembangkan objek wisata baru, seperti Pantai Lumban Manik, yang mendukung produk wisata eksisting dan memperkaya pengalaman wisatawan.Selain itu, hasil dari sesi praktik menunjukkan bahwa peserta sangat antusias untuk memanfaatkan teknologi dalam pemasaran, dengan sebagian besar peserta berencana untuk membuat akun bisnis di media sosial dan memisahkan akun pribadi mereka.Beberapa peserta bahkan tertarik untuk memanfaatkan Instagram Ads untuk memperluas jangkauan pemasaran mereka.Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat meningkatkan visibilitas dan daya saing produk wisata di desa mereka.Untuk mendukung keberlanjutan pengembangan desa wisata, sangat dianjurkan agar peserta melanjutkan upaya pemasaran digital dengan lebih fokus dan terarah.Penggunaan platform media sosial yang lebih variatif, seperti Facebook dan YouTube, serta teknik iklan berbayar seperti Instagram Ads, bisa diperluas untuk meningkatkan visibilitas produk dan atraksi wisata.Selain itu, pelatihan berkelanjutan tentang teknik-teknik pemasaran digital yang lebih canggih bisa dilakukan untuk mengasah keterampilan peserta.Sebagai tambahan, program pemberdayaan perempuan dalam sektor pariwisata perlu ditingkatkan.Perempuan di desa wisata harus diberikan lebih banyak kesempatan untuk berperan dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan bisnis wisata.Hal ini bisa dilakukan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan terkait kepemimpinan, manajerial, dan kewirausahaan
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam sektor pariwisata melalui pemasaran digital dan diversifikasi produk di desa wisata sekitar Destinasi Super Prioritas Danau Toba. Program ini difokuskan pada pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan produk wisata lokal, dengan memberikan pengetahuan mengenai pentingnya pemasaran digital dan pengembangan produk yang dapat meningkatkan daya saing desa wisata. Peserta kegiatan ini terdiri dari 30 orang perempuan pegiat wisata yang berasal dari berbagai desa wisata di sekitar Danau Toba. Metode pelaksanaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-58aad.webp" type="image/webp" length="68768" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-4d86e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-58aad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/atraksi-wisata-tana-kualitas-pengalaman-wisatawan-thumb-b902e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1814-ppl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9003-abdi-wisata-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55011-teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55011-teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:25c447361863bc9013d7daf02cdb82d7</id>
	<published>2026-07-19T13:11:06+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T13:11:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="abdur rauf" label="abdur rauf" />
	<category term="aims scope" label="aims scope" />
	<category term="toto togel" label="toto togel" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdur,aims,rauf,scope,togel,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada domain yang tidak memiliki simetri radial, seperti ellipsoid atau silinder, dengan mengembangkan teknik transformasi koordinat dan parametrisasi permukaan yang lebih kompleks ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada domain yang tidak memiliki simetri radial, seperti ellipsoid atau silinder, dengan mengembangkan teknik transformasi koordinat dan parametrisasi permukaan yang lebih kompleks ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-86af4.webp" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-86af4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-86af4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-86af4.webp 1x" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" alt="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp 1x" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" alt="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp 1x" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" alt="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55011-teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" target="_blank">Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada domain yang tidak memiliki simetri radial, seperti ellipsoid atau silinder, dengan mengembangkan teknik transformasi koordinat dan parametrisasi permukaan yang lebih kompleks untuk menguji batas penerapan teorema. Selanjutnya, studi dapat memperluas analisis ke medan vektor nonAclinear, misalnya F(x, y, z) = (x^2, y^2, z^2) atau kombinasi komponen campuran, guna mengevaluasi bagaimana variasi bentuk medan mempengaruhi kesetaraan integral dan mengidentifikasi kondisi tambahan yang diperlukan. Akhirnya, integrasi pendekatan komputasional menggunakan perangkat lunak seperti MATLAB atau Python dapat dilakukan untuk membandingkan hasil analitik dengan simulasi numerik, sehingga memberikan visualisasi yang lebih intuitif dan menguji akurasi metode pada kasus-kasus yang lebih rumit..
<br>Penelitian ini berhasil memverifikasi secara analitik Teorema Divergensi Gauss pada domain bola dengan jariAcjari 12 di EyA untuk medan vektor radial F(x, y, z) = (x, y, z), dimana integral volume divergensi dan integral fluks permukaan menghasilkan nilai yang identik, yaitu 6912A.Hasil ini menegaskan bahwa kesetaraan antara integral volume dan fluks berlaku secara umum untuk bidang radikal pada bola dengan jariAcjari berapapun, menghasilkan hubungan O_B (ONAF) dV = O_S FAnC dS = 4ARA.Dengan demikian, bola menjadi model geometri ideal untuk demonstrasi konsistensi teorema ini dalam konteks analitik
<br>Teorema Divergensi Gauss merupakan salah satu teorema integral fundamental dalam kalkulus vektor yang menyatakan kesetaraan antara integral divergensi suatu medan vektor pada suatu domain dengan integral fluks medan vektor melalui permukaan batasnya. Meskipun teorema ini telah dikenal luas, banyak penyajian dalam literatur yang tidak menguraikan proses komputasinya secara eksplisit dan terstruktur, sehingga menyulitkan pemahaman konseptual. Penelitian ini bertujuan menyajikan verifikasi analitik Teorema Divergensi Gauss secara lengkap dan sistematis pada domain bola berjariAcjari R = 12 di EyA menggunakan medan vektor F(x, y, z) = (x, y, z). Perhitungan divergensi menghasilkan nilai konstan ONAF = 3, sehingga integral volume pada domain bola diperoleh sebesar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp" type="image/webp" length="20682" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-86af4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-847-unipasby.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3810-buana-matematika-jurnal-ilmiah-matematika-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55023-standar-usaha-homestay-provinsi-l" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55023-standar-usaha-homestay-provinsi-l" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:22db133de819558541735b133e35612b</id>
	<published>2026-07-19T13:02:50+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T13:02:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="budi prayogi" label="budi prayogi" />
	<category term="wira saputra" label="wira saputra" />
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,content,main,prayogi,saputra,wira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang implementasi Standard Operating Procedures terhadap kepuasan tamu dan kinerja ekonomi homestay di Lampung Barat, misalnya dengan melakukan survei longitudinal pada homestay yang telah diterapkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang implementasi Standard Operating Procedures terhadap kepuasan tamu dan kinerja ekonomi homestay di Lampung Barat, misalnya dengan melakukan survei longitudinal pada homestay yang telah diterapkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-779c8.webp" title="JURIS - Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-779c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-779c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-779c8.webp 1x" title="JURIS - Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf" alt="JURIS - Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-52ef8.webp" title="JURIS - Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-52ef8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-52ef8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-52ef8.webp 1x" title="JURIS - Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf" alt="JURIS - Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-d550a.webp" title="JURIS - Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-d550a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-d550a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-d550a.webp 1x" title="JURIS - Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf" alt="JURIS - Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55023-standar-usaha-homestay-provinsi-l" title="JURIS - Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf" target="_blank">Bimbingan Teknis Penyiapan Homestay di Lampung Barat Berdasarkan Pedoman Kemeparekraf</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang implementasi Standard Operating Procedures terhadap kepuasan tamu dan kinerja ekonomi homestay di Lampung Barat, misalnya dengan melakukan survei longitudinal pada homestay yang telah diterapkan SOP. Selain itu, diperlukan studi perbandingan efektivitas antara pelatihan tatap muka partisipatif yang digunakan dalam kegiatan ini dengan metode pembelajaran digital atau eAclearning dalam meningkatkan kepatuhan standar homestay, untuk menentukan pendekatan yang paling efisien dan dapat diakses secara luas. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan model skala nasional untuk standarisasi homestay yang memperhitungkan adaptasi budaya lokal, sehingga dapat diuji coba di provinsi lain dan menilai keberlanjutan serta replikabilitas model tersebut dalam memperkuat pariwisata berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan di Liwa Kabupaten Lampung Barat yang melibatkan 20 homestay dengan total peserta 40 orang, dapat disimpulkan bahwa seluruh peserta telah mendapatkan pembekalan atas unit usaha yang mereka jalankan guna menjaga dan meningkatkan tingkat kepuasan tamu di homestay yang dikelola oleh masyarakat daerah.Standarisasi homestay yang diturunkan menjadi SOP sebagai bentuk implementasi merupakan wujud nyata dari kesadaran masyarakat untuk bersinergi membangun pariwisata di Lampung Barat.Diharapkan kegiatan sejenis dapat dilakukan berulang kali untuk menjangkau keseluruhan homestay yang ada di Lampung Barat dan provinsi Lampung pada umumnya
<br>Tidak hanya Homestay menjadi alternatif akomodasi yang menawarkan kenyamanan, juga pengalaman autentik tetapi berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat, namun terdapat permasalahan dalam pengelolaan homestay saat ini, banyak homestay yang belum mengacu pada standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata. Ketidaksesuaian terhadap standar ini berdampak pada rendahnya kualitas pelayanan dan fasilitas, yang pada akhirnya dapat mengurangi daya saing homestay sebagai alternatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif kualitatif, di mana peneliti tidak hanya berperan sebagai fasilitator, tetapi juga terlibat langsung bersama masyarakat setempat. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Lampung Barat, berlokasi di Hotel Ono Liwa selama 4 hari dengan melibatkan 20 homestay. Hari pertama dan kedua dipaparkan materi terkait Standar Usaha Homestay, Pengelolaan dan Pelayanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-779c8.webp" type="image/webp" length="119246" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-779c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-52ef8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/standar-usaha-homestay-provinsi-lampung-bawaslu-ma-thumb-d550a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1814-ppl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9003-abdi-wisata-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Resensi Buku Mewarga dengan Hati Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Resensi Buku Mewarga dengan Hati Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Resensi Buku Mewarga dengan Hati Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55020-resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55020-resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:3c4cde7e978366ad88cccb59eb7026e5</id>
	<published>2026-07-19T12:32:58+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T12:32:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="vina cirebon" label="vina cirebon" />
	<category term="resensi buku" label="resensi buku" />
	<category term="mewarga hati" label="mewarga hati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,cirebon,hati,mewarga,resensi,vina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana Pendidikan Kristiani dapat berkontribusi pada pembentukan identitas kewarganegaraan di Indonesia, khususnya dalam konteks multikulturalisme dan pluralisme agama? 2. Apakah ada pendekatan inovatif dalam Pendidikan Kristiani yang dapat diterapkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Bagaimana Pendidikan Kristiani dapat berkontribusi pada pembentukan identitas kewarganegaraan di Indonesia, khususnya dalam konteks multikulturalisme dan pluralisme agama? 2. Apakah ada pendekatan inovatif dalam Pendidikan Kristiani yang dapat diterapkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-1270e.webp" title="JURIS - Resensi Buku: Mewarga dengan Hati: Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-1270e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-1270e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-1270e.webp 1x" title="JURIS - Resensi Buku: Mewarga dengan Hati: Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini" alt="JURIS - Resensi Buku: Mewarga dengan Hati: Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-d6b6e.webp" title="JURIS - Resensi Buku: Mewarga dengan Hati: Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-d6b6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-d6b6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-d6b6e.webp 1x" title="JURIS - Resensi Buku: Mewarga dengan Hati: Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini" alt="JURIS - Resensi Buku: Mewarga dengan Hati: Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55020-resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewar" title="JURIS - Resensi Buku: Mewarga dengan Hati: Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini" target="_blank">Resensi Buku: Mewarga dengan Hati: Pembelajaran Transformatif sebagai Respons Pedagogis Kristiani Terhadap Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Indonesia Masa Kini</a>: 1. Bagaimana Pendidikan Kristiani dapat berkontribusi pada pembentukan identitas kewarganegaraan di Indonesia, khususnya dalam konteks multikulturalisme dan pluralisme agama? 2. Apakah ada pendekatan inovatif dalam Pendidikan Kristiani yang dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi kewarganegaraan di kalangan orang dewasa, dan bagaimana hal ini dapat diintegrasikan dengan pendidikan kewarganegaraan secara lebih luas? 3. Bagaimana estetika atau seni dapat digunakan sebagai alat untuk memfasilitasi percakapan dan dialog tentang kewarganegaraan dan kebangsaan di kalangan orang Kristen Indonesia, dan apakah ini dapat menjadi model untuk kelompok agama lainnya?.
<br>Dari upaya yang dilakukan Hattu, peresensi menimbang hal yang bisa dijadikan perhatian.Pertama, PK perlu dikombinasikan dengan berbagai bidang.Hattu telah menunjukkan salah satu wujud nyatanya.Kombinasi ini memungkinkan hadirnya PK di ruang publik.Sebenarnya, Hattu menimbang kajian PKn yang mana tidaknya membahas isu politik tetapi keseharian, pembelajaran transformatif dalam bidang pendidikan, dan estetika atau seni.Peresensi akui kesulitan menemukan buku komprehensif yang menyentuh diskusi integratif sebagaimana dibahas Hattu.Peresensi mengusulkan pembaca dapat turut membaca buku Religious Education as a Dialogue with Difference.Fostering Democratic Citizenship Through the Study of Religions in Schools (Routledge Research in Religion and Education) yang membahas tidak hanya dari segi Kristiani tetapi semua agama yang bersinggungan dengan kewarganegaraan yang mana belum dibahas Hattu (OAoGrady, 2018).Kemudian dalam isu kewarganegaraan, kombinasi PK dan PKn diharapkan turut melihat beragam persoalan agama dan moral yang turut berkontribusi ke bidang pendidikan intercultural, PKn, dan pendidikan nilai hingga berujung ke tawaran kebaruan PK pluralistik (pluralistic religious education) yang belum dibahas Hattu, meskipun ia mulai menyinggung PKn dan multikulturalisme.Peresensi mengusulkan pembaca menjelajahnya dalam buku Rethinking Religious Education and Plurality.Issues in Diversity and Pedagogy (Jackson, 2004).Kedua, PK dan PKn memiliki kekhasan kajian yang perlu dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum dikombinasikan.Peresensi sepakat dengan pola demikian sebagaimana telah dilakukan Hattu.Guna memperluas cakrawala kombinasi menuju inovasi, peresensi merekomendasikan buku bunga rampai Innovating Christian Education Research.Ada banyak contoh inovasi yang dapat dipetik di sana, khususnya berkenaan PK dan PKn di antaranya pendidikan nilai, PK di era pasca sekular, dan pendidikan intercultural.Ketiga, peresensi menimbang PK memang perlu didorong ke partisipasi kewarganegaraan.Guna melengkapi gagasan ini dan berangkat dari teori pendidikan umum, peresensi merekomendasikan buku Handbook of Research on Education for Participative Citizenship and Global Prosperity yang turut bersifat praksis (Navasrro-Medina, Pineda-Alfonso, dan Alba-Fernandez, 2018).Buku ini tidak hanya membahas wilayah identitas kewarganegaraan, melainkan kebijakan pendidikan dan keadilan sosial yang mana dua wilayah terakhir belum dibahas Hattu.Namun, pembaca yang hendak mengonstruksi ke PK, buku ini bisa menjadi stimulusnya
<br>Buku ini menawarkan kebaruan gagasan Pendidikan Kristiani (selanjutnya ditulis PK) untuk formasi identitas kewarganegaraan yang dilakukan dengan basis mewarga dengan hati. Adapun, bangunan kata-kata kunci teori yang digunakan yaitu pembelajaran transformatif, estetika atau seni, pendidikan dan identitas kewarganegaraan, orang dewasa (22-60 tahun). Oleh karenanya, tiga rumusan pertanyaan yang menjadi acuan yaitu: Pertama, mengapa kita memerlukan PK untuk formasi identitas kewarganegaraan? Kedua, sejauh mana PK dapat menjadi basis yang efektif dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-d6b6e.webp" type="image/webp" length="95206" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-1270e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/resensi-buku-pendidikan-kristiani-kewarganegaraan-thumb-d6b6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12010-aradha-journal-divinity-peace-conflict-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55009-latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55009-latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:cf06bc3ca59c31b2f3f59a0bbd5efc08</id>
	<published>2026-07-19T12:25:17+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T12:25:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="abdur rauf" label="abdur rauf" />
	<category term="aims scope" label="aims scope" />
	<category term="toto togel" label="toto togel" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdur,aims,rauf,scope,togel,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program intervensi yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan selfAcefficacy siswa dapat secara signifikan memperbaiki kemampuan mereka dalam melaksanakan dan memeriksa kembali langkahAclangkah Polya; desain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program intervensi yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan selfAcefficacy siswa dapat secara signifikan memperbaiki kemampuan mereka dalam melaksanakan dan memeriksa kembali langkahAclangkah Polya; desain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-ff451.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-ff451.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-ff451.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-ff451.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-35476.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-35476.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-35476.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-35476.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55009-latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" target="_blank">Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program intervensi yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan selfAcefficacy siswa dapat secara signifikan memperbaiki kemampuan mereka dalam melaksanakan dan memeriksa kembali langkahAclangkah Polya; desain eksperimen dengan kelompok kontrol dan pengukuran praAcpost dapat memberikan bukti kausal. Selain itu, diperlukan studi yang meneliti efektivitas penggunaan media digital interaktif, seperti simulasi geometrik berbasis augmented reality, dalam membantu siswa dengan berbagai gaya belajar (diverger, converger, assimilator, accommodator) memahami dan merencanakan solusi masalah, sehingga dapat diketahui apakah teknologi tersebut mengurangi kesulitan pada tahap menentukan sudut atau sisi segitiga. Terakhir, sebuah penelitian longitudinal yang mengikuti siswa dari kelas X hingga kelas XII dapat mengevaluasi perubahan kemampuan pemecahan masalah, gaya belajar, dan selfAcefficacy seiring waktu, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor yang berkontribusi pada peningkatan atau penurunan performa, sehingga kebijakan kurikulum dapat disesuaikan secara lebih tepat. Untuk memperkaya temuan, pendekatan mixedAcmethods dapat dipadukan guna menggali persepsi guru tentang strategi pengajaran yang paling efektif dalam mengintegrasikan langkahAclangkah Polya dengan karakteristik gaya belajar dan tingkat selfAcefficacy masingAcmasing siswa..
<br>Analisis menunjukkan kemampuan pemecahan masalah siswa secara umum masih rendah, terutama pada langkah melaksanakan rencana dan memeriksa kembali, dengan pengecualian pada siswa dengan gaya belajar diverger dan selfAcefficacy tinggi yang mampu menyelesaikan semua tahapan Polya dengan baik.Kesulitan utama siswa meliputi kurang teliti dalam memahami soal, kesulitan menentukan sudut dan sisi segitiga, serta tidak terbiasa menuliskan kesimpulan.Oleh karena itu, pembelajaran perlu menekankan penguatan konsep dasar, latihan langkah Polya, dan penyesuaian strategi sesuai gaya belajar serta meningkatkan selfAcefficacy siswa
<br>Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitataif yang bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah Polya siswa ditinjau dari gaya belajar Kolb dan self efficacy serta mengidentifikasi kesulitan yang dialami siswa. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas X TKJ 2 SMK Gondang. Data dikumpulkan melalui tes, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa secara rata-rata masih tergolong rendah. Namun, siswa dengan gaya belajar diverger dan self efficacy tinggi mampu menyelesaikan setiap langkah pemecahan masalah Polya dengan baik. Adapun kesulitan yang dialami siswa terlihat pada setiap langkah. Pada langkah memahami masalah, siswa kurang teliti membaca soal. Pada langkah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp" type="image/webp" length="21420" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-ff451.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-35476.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-847-unipasby.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3810-buana-matematika-jurnal-ilmiah-matematika-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55005-adaptasi-emosional-anak-sosial-baha" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55005-adaptasi-emosional-anak-sosial-baha" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:fe19bddc8e041ec564d2aaa4b185a36f</id>
	<published>2026-07-19T12:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T12:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="abdur rauf" label="abdur rauf" />
	<category term="aims scope" label="aims scope" />
	<category term="toto togel" label="toto togel" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdur,aims,rauf,scope,togel,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara variasi bermain tradisional dan modern dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efek jangka panjang variasi bermain terhadap perkembangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara variasi bermain tradisional dan modern dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efek jangka panjang variasi bermain terhadap perkembangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-bad03.webp" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-bad03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-bad03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-bad03.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" alt="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" alt="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-1c441.webp" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-1c441.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-1c441.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-1c441.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" alt="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55005-adaptasi-emosional-anak-sosial-baha" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" target="_blank">Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara variasi bermain tradisional dan modern dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efek jangka panjang variasi bermain terhadap perkembangan motorik anak dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan strategi ini. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran variasi bermain dalam meningkatkan keterampilan sosial dan emosional anak, serta dampaknya terhadap perkembangan kognitif..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa variasi bermain memiliki efek positif yang signifikan terhadap pengembangan kemampuan gerak dasar motorik anak usia 9-10 tahun.Anak-anak yang terlibat dalam variasi bermain menunjukkan peningkatan kemampuan koordinasi, keseimbangan, dan kontrol motorik.Selain itu, variasi bermain juga meningkatkan motivasi dan partisipasi anak dalam aktivitas fisik.Penelitian ini menyarankan agar variasi bermain menjadi strategi yang efektif dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak dan dapat diterapkan dalam program pendidikan fisik di sekolah
<br>Abstrak belum tersedia dalam bahasa Indonesia. Berikut adalah terjemahan dari abstrak dalam bahasa Inggris: "Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas variasi bermain dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak usia 9-10 tahun. Variasi bermain yang digunakan dalam penelitian ini meliputi permainan tradisional, permainan modern, dan permainan kreatif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bermain memiliki efek positif terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp" type="image/webp" length="60780" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-bad03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-1c441.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-847-unipasby.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3810-buana-matematika-jurnal-ilmiah-matematika-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Three Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education Mixed Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Three Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education Mixed Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Three Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education Mixed Method ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55006-enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55006-enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:7d6267c46f8db3be25e5d85e7dde0d5f</id>
	<published>2026-07-19T11:55:28+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T11:55:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="nurmy ar" label="nurmy ar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ar,nurmy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian naratif yang lebih mendalam tentang budaya lokal, khususnya budaya Borneo, untuk mengungkapkan lebih banyak aspek budaya yang dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian naratif yang lebih mendalam tentang budaya lokal, khususnya budaya Borneo, untuk mengungkapkan lebih banyak aspek budaya yang dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-fdb8a.webp" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-fdb8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-fdb8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-fdb8a.webp 1x" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" alt="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp 1x" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" alt="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-7d46b.webp" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-7d46b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-7d46b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-7d46b.webp 1x" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" alt="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55006-enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" target="_blank">Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian naratif yang lebih mendalam tentang budaya lokal, khususnya budaya Borneo, untuk mengungkapkan lebih banyak aspek budaya yang dapat menjadi objek penelitian. Penelitian naratif dapat mencakup berbagai bentuk budaya lisan, seperti dongeng, cerita rakyat, dan pantun. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada aspek budaya lainnya seperti makanan, kerajinan, lagu, tarian, dan pakaian. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan metode pembelajaran yang efektif dalam memahami budaya lintas negara, terutama dalam konteks pendidikan tinggi Islam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang budaya lintas negara dan membantu mereka mengelola perbedaan budaya dengan lebih baik. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana kurikulum berbasis kompetensi dapat diterapkan dalam konteks pendidikan tinggi Islam dan bagaimana hal itu dapat membantu mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja yang semakin global dan dinamis..
<br>Model analisis kebutuhan tripartit yang menyeluruh mencakup penilaian mendalam terhadap kurikulum, guru, dan siswa, berfungsi sebagai kerangka kerja dasar untuk pengembangan buku pelajaran yang inklusif secara budaya yang disesuaikan dengan konteks pendidikan tinggi.Temuan tentang kurikulum menunjukkan bahwa desain buku pelajaran ini berusaha untuk menyelaraskan nuansa budaya global dan lokal, dengan menarik wawasan dari Islam, bahasa Inggris, dan warisan khas Borneo.Selain itu, mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Kompetensi (CBC) adalah hal yang tidak terpisahkan dalam merancang buku pelajaran yang memenuhi persyaratan tenaga kerja.Selanjutnya, guru dan siswa berkontribusi dalam desain, di mana guru memiliki pengalaman yang kaya dalam budaya Inggris, dan pengalaman siswa dalam memahami budaya Inggris menunjukkan pemahaman teks secara harfiah.Kedua pihak mengharapkan desain buku pelajaran yang berorientasi nilai, yaitu mencakup kualitas Kompetensi Lintas Budaya (CCC) seperti 7 nilai, yaitu keterbukaan, fleksibilitas, kerendahan hati, rasa humor, sensitivitas, perubahan positif, dan semangat petualangan.Guru juga mengharapkan desain yang berorientasi elektronik, seperti ebook, video, dan audio.Namun, buku-buku non-elektronik seperti buku, handout, dan gambar masih dapat dipertimbangkan sebagai alternatif.Unit pertama dan kedua membahas Mengenali Budaya Inggris dan Kompetensi Lintas Budaya.Unit selanjutnya adalah Mengenali Budaya Indonesia, Komunikasi Lintas Budaya, dan Konsep Budaya.Siswa mengharapkan buku pelajaran mencakup sumber belajar yang beragam, seperti artikel, video, poster, PPT, buku, dan lainnya (koran, majalah)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kebutuhan kurikulum, guru, dan siswa untuk buku pelajaran lintas budaya dengan menerapkan metode campuran. Enam siswa dan 42 guru dilibatkan sebagai responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumen dan kuesioner, yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum menerapkan pendekatan global-lokal dan kurikulum berbasis kompetensi. Guru mengalami budaya Inggris yang kaya dan berharap agar desain buku pelajaran mencakup nilai-nilai seperti perhatian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp" type="image/webp" length="123488" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-fdb8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-7d46b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Optimizing English Education Curriculum for EFL Students Multimodal Approach in Academic Writing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing English Education Curriculum for EFL Students Multimodal Approach in Academic Writing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing English Education Curriculum for EFL Students Multimodal Approach in Academic Writing ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55012-evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55012-evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:d4718b704eeeaa6fca4103f37030e8c3</id>
	<published>2026-07-19T11:48:42+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T11:48:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="nurmy ar" label="nurmy ar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ar,nurmy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil merekonstruksi silabus penulisan akademik dengan memasukkan pendekatan multimodal, namun langkah selanjutnya adalah menguji implementasi dan efektivitasnya secara langsung. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil merekonstruksi silabus penulisan akademik dengan memasukkan pendekatan multimodal, namun langkah selanjutnya adalah menguji implementasi dan efektivitasnya secara langsung. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp 1x" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" alt="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-c7074.webp" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-c7074.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-c7074.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-c7074.webp 1x" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" alt="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp 1x" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" alt="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55012-evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasis" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" target="_blank">Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing</a>: Penelitian ini telah berhasil merekonstruksi silabus penulisan akademik dengan memasukkan pendekatan multimodal, namun langkah selanjutnya adalah menguji implementasi dan efektivitasnya secara langsung. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada evaluasi mendalam mengenai seberapa efektif silabus baru ini dalam meningkatkan keterampilan menulis akademik siswa EFL, termasuk bagaimana proyek-proyek multimodal secara spesifik berkontribusi pada pengembangan kemampuan mereka untuk menyampaikan ide secara ekspresif melalui berbagai mode, seperti teks, gambar, suara, dan animasi. Studi ini dapat mengamati peningkatan kualitas tulisan, tingkat keterlibatan siswa, dan kepuasan belajar setelah silabus diterapkan di lingkungan kelas yang sebenarnya. Selain itu, mengingat temuan bahwa siswa merasa kurang mampu dalam menulis artikel penelitian dan proposal tesis, penelitian mendatang dapat mengeksplorasi secara lebih spesifik jenis-jenis proyek multimodal yang paling cocok dan efektif untuk materi penulisan yang lebih kompleks ini. Misalnya, dapat diteliti format proyek multimodal apa yang paling baik mendukung pemahaman siswa terhadap struktur artikel ilmiah atau pengembangan argumen dalam proposal penelitian, serta bagaimana desain proyek tersebut dapat disesuaikan untuk mengatasi kesulitan spesifik yang dihadapi siswa. Terakhir, untuk memastikan keberhasilan implementasi silabus baru, diperlukan penelitian tentang program pengembangan profesional yang efektif bagi para dosen. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana pelatihan intensif atau lokakarya berbasis praktik dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi dosen dalam mengintegrasikan teknologi dan pedagogi multimodal ke dalam pengajaran mereka, serta bagaimana dukungan berkelanjutan dapat memastikan praktik terbaik terus berjalan di seluruh program studi..
<br>Peningkatan keterampilan menulis akademik dalam pendidikan bahasa Inggris memerlukan pendekatan terstruktur dan responsif terhadap rekonstruksi kurikulum, khususnya dengan berfokus pada integrasi proyek multimodal.Penelitian ini mengimplementasikan prosedur tiga tahap yang meliputi evaluasi kurikulum, analisis kebutuhan, dan rekonstruksi, bertujuan untuk menyesuaikan silabus dengan lanskap pendidikan yang berkembang dan kemajuan teknologi.Komitmen terhadap responsivitas dan inovasi, melalui penggabungan elemen pembelajaran multimodal dengan metodologi berbasis proyek, sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan holistik bagi siswa, meskipun proses restrukturisasi ini memerlukan upaya berkelanjutan termasuk tahap pengembangan, implementasi, dan evaluasi lebih lanjut
<br>Pendidikan bahasa Inggris menghadapi tantangan dalam penulisan akademik karena kemajuan teknologi dan penulisan multimodal. Akibat ketidaksesuaian antara kurikulum saat ini dan tuntutan mahasiswa, penelitian ini bertujuan untuk merestrukturisasi kurikulum guna menekankan proyek penulisan multimodal yang memenuhi kebutuhan mahasiswa dan paradigma multimodal. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Desain dan Pengembangan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), khususnya pada tahap Analisis dan Desain. Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa dan tiga dosen tim pengajar Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di sebuah universitas swasta di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis konten silabus yang ada, asesmen kebutuhan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp" type="image/webp" length="100510" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-c7074.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program Diary Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program Diary Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program Diary Method ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55007-wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-bu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55007-wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-bu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:84367a5c5a32d07e4cc6ba66707156db</id>
	<published>2026-07-19T11:47:50+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T11:47:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="diary method" label="diary method" />
	<category term="corpus study" label="corpus study" />
	<category term="word number" label="word number" />
	<itunes:keywords><![CDATA[corpus,diary,method,number,study,word]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh tingkat kemahiran bahasa Inggris terhadap pilihan genre bacaan dalam program Extensive Reading dengan membandingkan tiga kelompok mahasiswaAitingkat rendah, menengah, dan tinggiAiuntuk mengidentifikasi pola ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh tingkat kemahiran bahasa Inggris terhadap pilihan genre bacaan dalam program Extensive Reading dengan membandingkan tiga kelompok mahasiswaAitingkat rendah, menengah, dan tinggiAiuntuk mengidentifikasi pola ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp 1x" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" alt="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp 1x" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" alt="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-26935.webp" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-26935.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-26935.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-26935.webp 1x" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" alt="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55007-wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-bu" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" target="_blank">Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh tingkat kemahiran bahasa Inggris terhadap pilihan genre bacaan dalam program Extensive Reading dengan membandingkan tiga kelompok mahasiswaAitingkat rendah, menengah, dan tinggiAiuntuk mengidentifikasi pola perbedaan preferensi yang mungkin muncul seiring peningkatan kemampuan bahasa. Selanjutnya, studi lintas kampus yang melibatkan universitas di berbagai wilayah geografis dan budaya Indonesia dapat memperluas pemahaman tentang bagaimana konteks budaya memengaruhi preferensi membaca, sehingga memungkinkan penyusunan koleksi buku yang lebih sesuai dengan kebutuhan regional dan meningkatkan relevansi materi. Selain itu, peneliti dapat mengevaluasi dampak penggunaan platform digital dibandingkan buku cetak terhadap motivasi dan pilihan genre pembelajar dalam program ER, dengan merancang eksperimen yang mengukur tingkat keterlibatan, kepuasan, dan perubahan pola pilihan genre ketika siswa mengakses materi secara elektronik. Ketiga arah penelitian ini diharapkan memberikan wawasan komprehensif untuk mengoptimalkan desain program Extensive Reading, meningkatkan efektivitas materi, dan memperkuat motivasi pembelajar di berbagai tingkat kemampuan serta latar belakang budaya..
<br>Proses membaca yang nyaman dipengaruhi oleh faktor ketersediaan materi bacaan yang sesuai dengan preferensi, sehingga buku yang tepat dapat meningkatkan minat membaca siswa dan mengurangi beban.Berdasarkan data, genre drama atau slice of life menjadi yang paling dipilih oleh baik mahasiswa perempuan maupun laki-laki, diikuti oleh fairy tales/narasi dan komedi, sementara genre horror lebih disukai oleh laki-laki.Oleh karena itu, penyediaan buku dengan tema ringan seperti cerita kehidupan, dongeng, dan komedi dapat meningkatkan motivasi dan kenyamanan membaca dalam program Extensive Reading
<br>Walaupun program Extensive Reading (ER) memiliki banyak manfaat bagi pembelajar bahasa, sifat program yang bersifat jangka panjang dapat membuatnya terasa menakutkan, terutama bagi mereka yang memiliki pilihan buku terbatas. Oleh karena itu, memastikan koleksi buku yang sesuai dengan preferensi pembelajar menjadi penting, tidak hanya untuk mempertahankan kenikmatan membaca selama program tetapi juga untuk menghemat biaya. Penelitian ini menyelidiki preferensi membaca pembelajar dalam program ER, khususnya dengan melihat genre bacaan yang sering dipilih oleh pembelajar. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp" type="image/webp" length="99770" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-26935.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials Students Needs Survey ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials Students Needs Survey ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials Students Needs Survey ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55010-uji-instrumen-data-siswa-sekolah-men" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55010-uji-instrumen-data-siswa-sekolah-men" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:4515fde440c3d157895d6805244d3db9</id>
	<published>2026-07-19T11:43:52+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T11:43:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="needs survey" label="needs survey" />
	<itunes:keywords><![CDATA[needs,survey]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang baru:1. Menguji instrumen pada tingkat peserta didik yang berbeda, seperti sekolah dasar atau sekolah menengah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang baru:1. Menguji instrumen pada tingkat peserta didik yang berbeda, seperti sekolah dasar atau sekolah menengah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-f2fae.webp" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-f2fae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-f2fae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-f2fae.webp 1x" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" alt="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-7f19c.webp" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-7f19c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-7f19c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-7f19c.webp 1x" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" alt="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp 1x" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" alt="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55010-uji-instrumen-data-siswa-sekolah-men" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" target="_blank">Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students' Needs Survey</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang baru:1. Menguji instrumen pada tingkat peserta didik yang berbeda, seperti sekolah dasar atau sekolah menengah pertama, untuk memahami kebutuhan dan perspektif siswa yang lebih muda dalam integrasi CE dalam ELT.2. Mengembangkan instrumen yang terkait dengan perspektif guru dalam CE di ELT. Instrumen ini dapat membantu memahami tantangan dan peluang yang dihadapi guru dalam mengintegrasikan CE dan memberikan wawasan untuk meningkatkan praktik pengajaran.3. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak integrasi CE dalam ELT terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat mencakup analisis kualitatif yang mendalam tentang bagaimana CE mempengaruhi motivasi, perilaku, dan prestasi akademik siswa, serta bagaimana materi ELT yang terintegrasi dengan CE dapat meningkatkan pengalaman belajar secara keseluruhan..
<br>Penelitian ini melakukan upaya untuk memenuhi validitas dan keandalan menggunakan pendekatan MEASURE dalam proses pengembangan instrumen.Temuan menunjukkan bahwa melalui desain yang cermat dan analisis yang ketat, instrumen ini cocok untuk diterapkan pada skala yang lebih besar untuk menganalisis kebutuhan siswa dalam CE.Instrumen ini valid untuk digunakan dalam memperoleh data dari perspektif siswa.Hal ini memungkinkan pengguna untuk memperoleh data kebutuhan siswa dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dalam materi ELT
<br>Selain memperoleh keterampilan bahasa, siswa bahasa Inggris perlu mengembangkan karakter untuk menjadi warga global yang bertanggung jawab. Materi pembelajaran memainkan peran penting dalam membangun kompetensi siswa, sehingga penting untuk mengintegrasikan pendidikan karakter (CE) ke dalam materi pengajaran bahasa Inggris (ELT). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen survei yang valid dan andal untuk mengumpulkan data tentang kebutuhan siswa dalam merancang materi CE-terintegrasi. Menggunakan pendekatan MEASURE, kerangka instrumen didasarkan pada teori ELT dan CE. Survei pilot dilakukan, dan Cronbach's Alpha dan Analisis Faktor Konfirmatori (CFA) digunakan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp" type="image/webp" length="103048" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-f2fae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-7f19c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Trust in Automated Writing Evaluation AWE Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Trust in Automated Writing Evaluation AWE Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Trust in Automated Writing Evaluation AWE Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55013-inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55013-inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:70cf698cf0c5b2c0befb973e1dfa9c3a</id>
	<published>2026-07-19T11:39:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T11:39:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="needs survey" label="needs survey" />
	<itunes:keywords><![CDATA[needs,survey]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan penelitian kuantitatif untuk menguji proposisi secara statistik akurat, terutama dalam hal pengaruh kepercayaan terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan penelitian kuantitatif untuk menguji proposisi secara statistik akurat, terutama dalam hal pengaruh kepercayaan terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp 1x" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" alt="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-c7d8c.webp" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-c7d8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-c7d8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-c7d8c.webp 1x" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" alt="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp 1x" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" alt="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55013-inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" target="_blank">Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan penelitian kuantitatif untuk menguji proposisi secara statistik akurat, terutama dalam hal pengaruh kepercayaan terhadap keterlibatan dan literasi umpan balik.2. Melakukan studi dengan metode penelitian yang berbeda untuk membandingkan hasil dan memperkuat temuan.3. Meneliti kepercayaan siswa terhadap jenis umpan balik lainnya, seperti umpan balik dari teman sebaya atau guru, untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan mereka.4. Menjelajahi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan siswa terhadap umpan balik AWE, untuk melengkapi literatur tentang umpan balik dan automasi.5. Mengkaji peran bimbingan dan fasilitasi guru dalam memanfaatkan umpan balik AWE secara efisien dan akurat, terutama dalam konteks kelas menulis akademik..
<br>Secara singkat, hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki respons yang beragam terhadap umpan balik AWE.Hal ini mungkin diharapkan karena individu memiliki perbedaan dalam pola pikir serta tingkat kepercayaan terhadap aplikasi berbasis AI.Selain itu, meskipun memiliki kemampuan bahasa Inggris yang berbeda, siswa cenderung selektif dalam menerima atau mengabaikan umpan balik, yang mendukung penelitian Bai & Hu (2016) dan Tian & Zhou (2020).Mereka memahami umpan balik terlebih dahulu, menyesuaikannya dengan konteks, dan menerimanya jika mereka menganggap umpan balik tersebut benar.Temuan ini juga memperkuat klaim Chapelle et al.(2015) bahwa siswa tidak menerima umpan balik AWE secara buta
<br>Perkembangan teknologi telah mempengaruhi sektor pendidikan, termasuk proses belajar siswa. Seperti dampak pandemi COVID-19 sebelumnya, pengajaran dan pembelajaran telah menyesuaikan diri dengan proses pembelajaran berbasis teknologi, termasuk dalam kelas menulis. Alat-alat teknologi yang mendukung penulisan akademik telah diteliti selama bertahun-tahun. Alat-alat teknologi seperti Grammarly (Ranalli, 2021), Criterion (Ranalli et al., 2016), dan Pigai (Bai & Hu, 2016) telah terbukti mendukung penulisan akademik. Karena penulisan akademik erat kaitannya dengan umpan balik penulisan, alat-alat tersebut menawarkan fitur penting untuk mendukung proses penulisan dengan memberikan umpan balik otomatis atau evaluasi penulisan otomatis (AWE) yang diharapkan memudahkan proses penulisan siswa dan mendukung peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp" type="image/webp" length="107444" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-c7d8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Social Media as an English Learning Platform During Pandemic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Social Media as an English Learning Platform During Pandemic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Social Media as an English Learning Platform During Pandemic ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55008-sosial-facebook-instagram-membaca-ekstens" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55008-sosial-facebook-instagram-membaca-ekstens" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-19:19652e5dd3a46e517af5bedeea2879af</id>
	<published>2026-07-19T11:05:50+07:00</published>
	<updated>2026-07-19T11:05:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="assistance e" label="assistance e" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[assistance,e,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan potensi besar media sosial Facebook sebagai platform pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam mata kuliah Membaca Ekstensif (Extensive Reading) selama pandemi. Namun, untuk menggali lebih dalam potensi ini, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan potensi besar media sosial Facebook sebagai platform pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam mata kuliah Membaca Ekstensif (Extensive Reading) selama pandemi. Namun, untuk menggali lebih dalam potensi ini, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp 1x" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" alt="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp 1x" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" alt="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-31d4f.webp" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-31d4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-31d4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-31d4f.webp 1x" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" alt="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55008-sosial-facebook-instagram-membaca-ekstens" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" target="_blank">Social Media as an English Learning Platform During Pandemic</a>: Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan potensi besar media sosial Facebook sebagai platform pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam mata kuliah Membaca Ekstensif (Extensive Reading) selama pandemi. Namun, untuk menggali lebih dalam potensi ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti bagaimana Facebook dapat dimanfaatkan secara efektif untuk keterampilan bahasa Inggris lainnya, seperti menulis, berbicara, atau mendengarkan. Studi ini dapat membandingkan efektivitas penggunaan Facebook untuk keterampilan tersebut di lingkungan perkotaan yang sudah memiliki infrastruktur teknologi memadai, dengan daerah pedesaan yang mungkin menghadapi tantangan konektivitas internet. Ini akan membantu memahami adaptasi dan strategi pengajaran yang paling sesuai untuk kondisi yang berbeda. Kedua, penelitian mendatang bisa fokus pada identifikasi fitur-fitur spesifik di FacebookAiseperti grup diskusi, fitur unggah video di komentar, atau sesi tanya jawabAiyang paling berkorelasi atau bahkan secara kausal memengaruhi peningkatan hasil belajar siswa dalam aspek-aspek bahasa tertentu. Misalnya, apakah penggunaan video di komentar benar-benar meningkatkan kemampuan berbicara, atau diskusi berulir di grup berdampak pada kemampuan menulis. Ketiga, mengingat tantangan teknis seperti koneksi internet yang tidak stabil, penting untuk mengembangkan model pedagogis atau panduan praktis bagi para pengajar. Panduan ini akan menunjukkan cara mengintegrasikan Facebook secara optimal ke dalam kurikulum, termasuk strategi mitigasi untuk mengatasi kendala teknis, sehingga pemanfaatan platform ini tidak hanya sebatas pengganti media konvensional, tetapi menjadi lingkungan belajar yang inovatif dan inklusif bagi semua siswa. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa teknologi ini benar-benar mendukung proses belajar-mengajar bahasa..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Facebook dapat menjadi platform media sosial yang efektif untuk pembelajaran daring, khususnya mata kuliah Membaca Ekstensif, didukung oleh kemudahan penggunaan fitur-fiturnya dan pemanfaatannya oleh berbagai Organisasi Bahasa Inggris sebagai media komunikasi.Keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan koneksi internet yang stabil bagi mahasiswa dan dosen, menekankan pentingnya peran pemerintah dalam meningkatkan layanan konektivitas, terutama di daerah terpencil, untuk mengatasi kendala teknologi.Mengingat keterbatasan studi yang hanya berfokus pada satu mata kuliah dan satu universitas di perkotaan, penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk mengeksplorasi penerapan Facebook pada mata kuliah daring lain seperti menulis dan mendengarkan, serta di wilayah pedesaan yang telah dilengkapi dengan teknologi memadai
<br>Pembelajaran daring tidak selalu terbatas pada penggunaan platform yang dirancang khusus untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi mahasiswa mengenai penggunaan salah satu media sosial sebagai platform pembelajaran utama dalam mata kuliah Membaca Ekstensif, sebagai salah satu strategi pembelajaran bahasa. Studi kasus ini menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara semi-terstruktur sebagai instrumen pengumpul data. Partisipan penelitian terdiri dari 64 mahasiswa (52 perempuan dan 12 laki-laki) dari tiga kelas serta 1 dosen, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan Facebook sebagai salah satu platform...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp" type="image/webp" length="110216" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-31d4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sun, 19 Jul 2026 17:35:48 +0700. 24 items. Served in: 12.562 seconds [atom] -->
