<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-04-10T14:14:14+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37099-relevansi-ineransi-alkitab-sudut" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37099-relevansi-ineransi-alkitab-sudut" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:a6e1fef217f39796dcb60639a610746c</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Kristen yang berlandaskan pada ineransi Alkitab. Kurikulum ini harus dirancang secara sistematis dan komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek teologis, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Kristen yang berlandaskan pada ineransi Alkitab. Kurikulum ini harus dirancang secara sistematis dan komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek teologis, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-1b7a5.webp" title="JURIS - Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-1b7a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-1b7a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-1b7a5.webp 1x" title="JURIS - Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga" alt="JURIS - Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-0655f.webp" title="JURIS - Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-0655f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-0655f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-0655f.webp 1x" title="JURIS - Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga" alt="JURIS - Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-00f65.webp" title="JURIS - Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-00f65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-00f65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-00f65.webp 1x" title="JURIS - Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga" alt="JURIS - Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37099-relevansi-ineransi-alkitab-sudut" title="JURIS - Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga" target="_blank">Ineransi Alkitab dan Korelasinya dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Kristen yang berlandaskan pada ineransi Alkitab. Kurikulum ini harus dirancang secara sistematis dan komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek teologis, pedagogis, dan praktis. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi pengajaran yang efektif dalam mengkomunikasikan konsep ineransi Alkitab kepada anak-anak dan remaja, serta bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga dapat mengkaji lebih lanjut tentang peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai ineransi Alkitab kepada anak-anak mereka, serta bagaimana gereja dapat mendukung dan memperkuat pemahaman ini dalam keluarga. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat fondasi iman Kristen di keluarga dan masyarakat..
<br>Ineransi Alkitab atau ketidaksalahan Alkitab memiliki keterkaitan yang erat dan berkesinambungan dengan pola kehidupan umat Kristen yang menerima dan mempercayai Alkitab sebagai kebenaran mutlak tanpa kesalahan.Keyakinan ini dapat diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya dalam konteks Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga.Pertama, Alkitab berfungsi sebagai pedoman utama dalam kehidupan keluarga Kristiani.Keluarga yang menjunjung tinggi kebenaran firman Tuhan akan menjadikan Alkitab sebagai dasar dalam membangun relasi, mendidik anak, dan membentuk karakter keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.Kedua, Alkitab menjadi acuan khusus dalam perencanaan pendidikan Kristen.Dalam hal ini, Alkitab harus menjadi pusat dalam penyusunan kurikulum, pemilihan metode pembelajaran, serta dalam praktik pengajaran di sekolah-sekolah Kristen.Pendidikan iman tidak dapat dipisahkan dari kebenaran yang bersumber dari firman Tuhan.Ketiga, Alkitab menjadi dasar dalam pengambilan keputusan etis dalam setiap aspek kehidupan.Umat Kristen harus merujuk pada Alkitab untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, serta menjadikan prinsip-prinsip ilahi sebagai standar moral dalam merencanakan dan menjalani kehidupan sehari-hari.Apabila ketiga aspek tersebut diterapkan secara konsisten, maka ajaran Alkitab bukan hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga dihidupi secara praktis dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.Dengan demikian, Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga akan berjalan efektif dan mencerminkan kebenaran firman Allah secara utuh
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ineransi Alkitab, yaitu keyakinan bahwa Alkitab secara keseluruhan adalah firman Allah yang benar, akurat, dan bebas dari kesalahan dalam penyataan kebenaran teologisnya, serta mengkaji korelasinya terhadap implementasi Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam konteks keluarga. Dalam perspektif teologis dan pedagogis, ineransi Alkitab menjadi dasar yang tak tergantikan dalam membentuk pola pikir dan karakter Kristiani yang berlandaskan pada otoritas ilahi. Keluarga, sebagai unit pertama dan utama dalam pendidikan iman, memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai Kristen yang bersumber dari Alkitab. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan observasi deskriptif terhadap praktik PAK dalam keluarga Kristen, penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman orang tua...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-00f65.webp" type="image/webp" length="113712" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-1b7a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-0655f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/relevansi-ineransi-alkitab-sudut-sekolah-kristen-g-thumb-00f65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6281-stftkijne.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14313-murai-jurnal-papua-teologi-konstekstual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI MA DDI Lil Banat Parepare ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI MA DDI Lil Banat Parepare ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI MA DDI Lil Banat Parepare ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37098-didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-bu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37098-didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-bu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:5e811d693acd73def3ba3d0fdec41cf0</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="mind mapping" label="mind mapping" />
	<category term="hilmi hilmi" label="hilmi hilmi" />
	<category term="rizqia ulfa" label="rizqia ulfa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[hilmi,mapping,mind,rizqia,ulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan dari berbagai sekolah untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas metode outdoor learning dapat digeneralisasikan dalam pembelajaran bahasa Arab. Kedua, penelitian bisa menguji ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan dari berbagai sekolah untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas metode outdoor learning dapat digeneralisasikan dalam pembelajaran bahasa Arab. Kedua, penelitian bisa menguji ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-d64ee.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-d64ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-d64ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-d64ee.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare" alt="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-358a9.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-358a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-358a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-358a9.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare" alt="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-17ae7.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-17ae7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-17ae7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-17ae7.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare" alt="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37098-didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-bu" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare" target="_blank">Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI  MA DDI Lil-Banat Parepare</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan dari berbagai sekolah untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas metode outdoor learning dapat digeneralisasikan dalam pembelajaran bahasa Arab. Kedua, penelitian bisa menguji dampak jangka panjang metode ini dengan pendekatan longitudinal, untuk melihat apakah peningkatan kemampuan berbicara bertahan setelah periode tertentu tanpa intervensi. Ketiga, sebaiknya dikaji pula pengaruh metode outdoor learning terhadap keterampilan bahasa Arab lainnya, seperti kemampuan menulis dan menyimak, agar diperoleh gambaran komprehensif tentang efektivitasnya dalam seluruh aspek kompetensi berbahasa. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang terbatas pada keterampilan berbicara, sampel kecil, dan durasi singkat. Dengan memperluas konteks dan variabel yang diteliti, hasilnya dapat memberikan dasar yang lebih kuat bagi kebijakan kurikulum dan pelatihan guru. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi bentuk-bentuk spesifik outdoor learning mana yang paling efektif, seperti study tour atau field work, untuk keterampilan berbicara bahasa Arab. Pengamatan langsung terhadap interaksi siswa selama aktivitas luar ruangan juga bisa menjadi fokus baru. Ini akan membantu memahami mekanisme di balik peningkatan kemampuan berbicara. Penelitian lanjutan yang dirancang lebih luas dan mendalam akan sangat membantu dalam mengembangkan model pembelajaran bahasa Arab yang inovatif dan efektif berbasis lingkungan..
<br>Kemampuan berbicara bahasa Arab peserta didik kelas XI MA DDI Lil-Banat Parepare sebelum penerapan metode outdoor learning tergolong rendah, dengan nilai rata-rata pre-test 62,77.Setelah penerapan metode, terjadi peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata post-test mencapai 93,33 dan hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,000.Hal ini membuktikan bahwa metode outdoor learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab secara signifikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode outdoor learning dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab di kalangan peserta didik kelas XI MA DDI Lil-Banat Parepare. Dengan fokus pada perubahan kemampuan berbicara sebelum dan sesudah penerapan metode ini, penelitian ini berusaha memberikan pemahaman tentang bagaimana metode ini dapat mempengaruhi hasil belajar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan model one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 12 peserta didik kelas XI. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, yang masing-masing berisi 15 soal terkait dengan kosa kata dan frasa bahasa Arab. Perlakuan berupa empat sesi metode outdoor learning diterapkan antara pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-17ae7.webp" type="image/webp" length="99264" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-d64ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-358a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/didik-kelas-xiia-peserta-outdoor-learning-buku-aja-thumb-17ae7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-408-uin-ar-raniry.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14314-eaaaiaiaa-lisanuna-jurnal-ilmu-bahasa-arab-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda NTT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda NTT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda NTT ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37097-praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37097-praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:4cf75ee490e3af8535926d8e382abdfa</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pelaku budaya (tokoh adat, kepala kampung, keluarga, perempuan dan laki-laki) harus benar-benar mendalami dan memahami hakikat budaya dengan baik dan mempraktikkannya dengan baik. Masyarakat pemilik budaya ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pelaku budaya (tokoh adat, kepala kampung, keluarga, perempuan dan laki-laki) harus benar-benar mendalami dan memahami hakikat budaya dengan baik dan mempraktikkannya dengan baik. Masyarakat pemilik budaya ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-53e0e.webp" title="JURIS - Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-53e0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-53e0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-53e0e.webp 1x" title="JURIS - Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT" alt="JURIS - Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-08122.webp" title="JURIS - Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-08122.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-08122.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-08122.webp 1x" title="JURIS - Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT" alt="JURIS - Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-0444b.webp" title="JURIS - Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-0444b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-0444b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-0444b.webp 1x" title="JURIS - Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT" alt="JURIS - Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37097-praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko" title="JURIS - Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT" target="_blank">Fenomena KDRT dan Praktik Mahar di Kampung Ndilek Lamba Leda, NTT</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pelaku budaya (tokoh adat, kepala kampung, keluarga, perempuan dan laki-laki) harus benar-benar mendalami dan memahami hakikat budaya dengan baik dan mempraktikkannya dengan baik. Masyarakat pemilik budaya harus secara terus menerus merefleksikan dan mengkritisi praktik budaya yang memberatkan kehidupan dan menemukan kesepakatan bersama dalam praktik budaya yang baik untuk semua pihak. Selain itu, pasangan yang menikah harus sudah lebih matang dan siap menghadapi pernikahan, baik dari segi ekonomi, emosi, karakter, pendidikan dan rohani agar dapat meminimalisir masalah-masalah di dalam keluarga. Pasangan juga harus belajar untuk mengelola masalah dengan matang sehingga tidak melakukan kekerasan yang dapat menyebabkan masalah keluarga menjadi semakin rumit. Karena aspek ekonomi yakni kemiskinan menjadi salah satu penyebab KDRT yang cukup dominan, maka penelitian ini juga merekomendasikan perbaikan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu diperhatikan. Keluarga-keluarga perlu diedukasi untuk mengembangkan sumber daya yang mereka miliki menjadi bernilai ekonomis. Mereka juga harus dilatih kecerdasan mengelola keuangan di dalam rumah tangga. Di sini, peran keluarga, agama, pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk membentuk dan mendukung keluarga yang harmoni..
<br>Pertama, mahar adalah budaya luhur orang Manggarai di Nusa Tenggara Timur yang dibuat agar ikatan perkawinan dan persaudaraan menjadi legal, kuat, harmoni dan menjamin pertukaran ekonomi di dalam Masyarakat tradisional.Budaya ini tidak diciptakan untuk menyusahkan masyarakat melainkan dibangun atas dasar fislosofis yang kaya dan sakral untuk mendukung kehidupan rumah tangga sebuah keluarga.Kedua, walaupun budaya ini secara filosofinya luhur, ia bisa menjadi akar masalah kekerasan di dalam rumah tangga.Hal ini terjadi ketika keluarga lebih mengutamakan mengurus tagihan adat yang mahal dari pada menyediakan cadangan bagi kebutuhan keluarga.Selain itu, kekerasan bisa terjadi karena penyimpangan praktik mahar dari tujuan aslinya, yaitu mahar dikomersialisasikan.Ketiga, tidak semua kekerasan di dalam rumah tangga disebabkan oleh budaya mahar.Banyak kasus KDRT disebabkan oleh faktor lainnya kondisi ekonomi, pendidikan, karakter pribadi, perselingkuhan, judi dan mabuk-mabukan dan kematangan pasangan dalam pernikahan.Dalam beberapa kasus, kendati kekerasan sebenarnya tidak berkaitan dengan masalah mahar atau bukan karena masalah mahar, namun saat kekerasan dilakukan pelaku kekerasan kadang-kadang mengungkit mahar yang sudah diberikan.Olehnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa KDRT dapat berkaitan dengan mahar dan dapat pula tidak ada hubungannya dengan mahar
<br>Berbagai penelitian mengaitkan budaya mahar/belis sebagai faktor signifikan terhadap prevalensi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Nusa Tenggara Timur. Riset ini menantang penelitian-penelitian yang ada dengan mengeksplorasi penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Desa Ndilek, Kabupaten Lamba Leda, Provinsi NTT. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam sebagai alat utama pengumpulan data. Studi ini menemukan bahwa budaya mahar dalam masyarakat Manggarai di Nusa Tenggara Timur berpotensi menjadi penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, namun hanya pada kondisi tertentu. Namun, tidak semua praktik mahar serta merta mengakibatkan kekerasan dalam rumah tangga. Ada banyak faktor lainnya yang berkontribusi terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Hal itu mencakup keadaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-53e0e.webp" type="image/webp" length="88984" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-53e0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-08122.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/praktik-budaya-wanita-rumah-tangga-penyelesaian-ko-thumb-0444b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6281-stftkijne.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14313-murai-jurnal-papua-teologi-konstekstual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Determinasi Milieu Ekologi Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Determinasi Milieu Ekologi Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Determinasi Milieu Ekologi Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37096-penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37096-penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:1ca43f3478266cc0e5f3323aead82c33</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana model 'eklesial bermilieu-ekologis' dapat diterapkan dalam berbagai suku dan latar budaya di Papua yang memiliki pola intervensi sosial berbeda terhadap pasien kronis, untuk melihat apakah pendekatan ini efektif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana model 'eklesial bermilieu-ekologis' dapat diterapkan dalam berbagai suku dan latar budaya di Papua yang memiliki pola intervensi sosial berbeda terhadap pasien kronis, untuk melihat apakah pendekatan ini efektif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-5192a.webp" title="JURIS - Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-5192a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-5192a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-5192a.webp 1x" title="JURIS - Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua" alt="JURIS - Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-516ef.webp" title="JURIS - Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-516ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-516ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-516ef.webp 1x" title="JURIS - Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua" alt="JURIS - Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-07565.webp" title="JURIS - Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-07565.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-07565.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-07565.webp 1x" title="JURIS - Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua" alt="JURIS - Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37096-penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol" title="JURIS - Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua" target="_blank">Determinasi Milieu-Ekologi: Implikasinya Bagi Teologi Penggembalaan Orang Sakit Kronis Di Propinsi Papua</a>: Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana model 'eklesial bermilieu-ekologis' dapat diterapkan dalam berbagai suku dan latar budaya di Papua yang memiliki pola intervensi sosial berbeda terhadap pasien kronis, untuk melihat apakah pendekatan ini efektif secara lintas budaya atau perlu penyesuaian lokal. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana pendekatan empat langkah merengkuh Miroslav Volf dapat diintegrasikan dengan praktik adat setempat tanpa menghilangkan otonomi pasien, agar tidak terjadi benturan antara nilai teologis dan kearifan lokal, sekaligus memperkuat nilai-nilai yang selaras. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran kelompok penyintas dalam gereja sebagai agen transformasi pastoral, khususnya bagaimana mereka dapat dilatih agar tidak hanya sekadar berbagi pengalaman, tetapi mampu menciptakan ruang aman yang penuh empati dan kehadiran tanpa menimbulkan kecemasan atau perbandingan bagi pasien baru. Penelitian-penelitian ini dapat membantu gereja merancang program penggembalaan yang lebih sensitif, berdaya, dan berkelanjutan bagi orang sakit kronis di tengah realitas sosial dan ekonomi Papua..
<br>Dalam konteks Papua, pelayanan kepada orang sakit kronis membutuhkan dukungan mutlak dari milieu-ekologisnya, yang meskipun positif karena menunjukkan kepedulian sosial, juga dapat menjadi beban ketika berubah menjadi tekanan budaya yang mendikte pasien.Teori Miroslav Volf tentang empat langkah merengkuh (embrace) menawarkan pendekatan baru yang relevan untuk penggembalaan, agar proses penyembuhan tidak memaksa klien tetapi menghargai kemandirian dan kesediaannya.Gereja perlu mewujudkan dirinya sebagai eklesial bermilieu-ekologis, yaitu komunitas yang sadar akan panggilan ilahi untuk menyembuhkan secara holistik tanpa memaksakan kehendak, sekaligus membimbing umat untuk terbuka secara teratur dan kritis terhadap intervensi sosial dalam proses penyembuhan
<br>Sakit kronis merupakan masalah yang kompleks di Tanah Papua, baik karena masyarakatnya masih sangat kuat determinasi milieunya maupun karena berobat masih merupakan kemewahan bagi sebagian besar masyarakatnya. Mereka yang sakit kronis dapat jatuh ke dalam pasif-agresif, menarik diri, dan memendam kemarahan. Gereja terpanggil untuk melayani mereka, meskipun gereja-gereja di Papua juga memiliki keterbatasan. Argumentasi utama dalam penelitian ini: determinasi milieu dan ekologi memengaruhi keberhasilan gereja dalam menyediakan penggembalaan untuk penyembuhan batin, penyembuhan spiritual, dan penyembuhan fisik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi kasus Ibu E yang mengalami sakit kronis stadium 3b, dengan pendekatan teori Empat Langkah Merengkuh dari Miroslav Volf dan teori hospitalitas dari Henri...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-07565.webp" type="image/webp" length="116568" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-5192a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-516ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/penggembalaan-sakit-kronis-eklesial-bermilieu-ekol-thumb-07565.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6281-stftkijne.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14313-murai-jurnal-papua-teologi-konstekstual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37095-pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37095-pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:154dca4995401ebdc67d914d7d58822a</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="mind mapping" label="mind mapping" />
	<category term="hilmi hilmi" label="hilmi hilmi" />
	<category term="rizqia ulfa" label="rizqia ulfa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[hilmi,mapping,mind,rizqia,ulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan strategi pembelajaran bahasa Arab yang lebih responsif terhadap hambatan psikolinguistik yang dihadapi pelajar. Penelitian ini dapat difokuskan pada pengembangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan strategi pembelajaran bahasa Arab yang lebih responsif terhadap hambatan psikolinguistik yang dihadapi pelajar. Penelitian ini dapat difokuskan pada pengembangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-b73f7.webp" title="JURIS - Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-b73f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-b73f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-b73f7.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab" alt="JURIS - Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-4dbfe.webp" title="JURIS - Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-4dbfe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-4dbfe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-4dbfe.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab" alt="JURIS - Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-691cb.webp" title="JURIS - Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-691cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-691cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-691cb.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab" alt="JURIS - Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37095-pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pen" title="JURIS - Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab" target="_blank">Hambatan Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab</a>: Berdasarkan temuan penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan strategi pembelajaran bahasa Arab yang lebih responsif terhadap hambatan psikolinguistik yang dihadapi pelajar. Penelitian ini dapat difokuskan pada pengembangan teknik relaksasi dan manajemen kecemasan yang efektif untuk mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kepercayaan diri pelajar saat berkomunikasi dalam bahasa Arab. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif, yang menghubungkan materi pembelajaran dengan pengalaman dan minat pelajar, sehingga meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka. Terakhir, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi peran faktor sosiokultural dalam pembelajaran bahasa Arab, termasuk pengaruh lingkungan sosial dan budaya terhadap motivasi dan keberhasilan belajar pelajar, serta mengembangkan strategi untuk mengatasi potensi bias atau stereotip yang dapat menghambat proses pembelajaran..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi berbagai hambatan psikolinguistik yang memengaruhi pembelajaran bahasa Arab, termasuk kecemasan, kurangnya motivasi, dan kesulitan dalam pemrosesan kognitif.Hambatan-hambatan ini dapat menghambat partisipasi aktif pelajar dan efektivitas pembelajaran.Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mempertimbangkan aspek emosional dan kognitif pelajar untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung dan efektif
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyajikan pemahaman yang menyeluruh mengenai berbagai hambatan psikolinguistik yang dihadapi para pelajar dalam proses pembelajaran bahasa arab. Penelitian ini tidak hanya bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghalang atau penghambat, tetapi juga untuk menginvestigasi bagaimana pendekatan psikolinguistik dapat berkontribusi secara signifikan dalam mengatasi tersenut. Dengan mengeksplorasi interaksi antara aspek psikologis dan linguistik, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang cara-cara yang efektif dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung dan memfasilitasi pemerolehan Bahasa Arab sebagai bahasa kedua. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat ditemukan strategi yang mampu meningkatkan kepercayaan diri pelajar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-b73f7.webp" type="image/webp" length="86544" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-b73f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-4dbfe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pembelajaran-bahasa-inggris-pemerolehan-pendidikan-thumb-691cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-408-uin-ar-raniry.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14314-eaaaiaiaa-lisanuna-jurnal-ilmu-bahasa-arab-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Reformasi total koperasi bagi generasi millenial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reformasi total koperasi bagi generasi millenial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reformasi total koperasi bagi generasi millenial ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37091-minat-generasi-muda-alpha" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37091-minat-generasi-muda-alpha" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:eb1cc0d5468345ad60cc52acc50e0bf2</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap paper, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi minat generasi millenial terhadap koperasi, termasuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap paper, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi minat generasi millenial terhadap koperasi, termasuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-97390.webp" title="JURIS - Reformasi total koperasi bagi generasi millenial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-97390.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-97390.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-97390.webp 1x" title="JURIS - Reformasi total koperasi bagi generasi millenial" alt="JURIS - Reformasi total koperasi bagi generasi millenial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-b4be8.webp" title="JURIS - Reformasi total koperasi bagi generasi millenial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-b4be8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-b4be8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-b4be8.webp 1x" title="JURIS - Reformasi total koperasi bagi generasi millenial" alt="JURIS - Reformasi total koperasi bagi generasi millenial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-3032d.webp" title="JURIS - Reformasi total koperasi bagi generasi millenial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-3032d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-3032d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-3032d.webp 1x" title="JURIS - Reformasi total koperasi bagi generasi millenial" alt="JURIS - Reformasi total koperasi bagi generasi millenial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37091-minat-generasi-muda-alpha" title="JURIS - Reformasi total koperasi bagi generasi millenial" target="_blank">Reformasi total koperasi bagi generasi millenial</a>: Berdasarkan analisis terhadap paper, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi minat generasi millenial terhadap koperasi, termasuk persepsi mereka tentang manfaat dan tantangan berpartisipasi dalam koperasi. Hal ini penting untuk merancang strategi rebranding yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan dan harapan generasi muda. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak program Reformasi Total Koperasi terhadap kinerja dan keberlanjutan koperasi, dengan fokus pada indikator-indikator seperti peningkatan jumlah anggota, peningkatan pendapatan, dan peningkatan daya saing. Hasil penelitian ini dapat memberikan bukti empiris tentang efektivitas program tersebut dan mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi dan inovasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas koperasi, serta bagaimana koperasi dapat memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan layanan kepada anggota. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang peluang dan tantangan dalam penerapan teknologi di koperasi, serta memberikan rekomendasi tentang strategi pengembangan teknologi yang tepat..
<br>Koperasi merupakan badan usaha yang berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong-royong yang memiliki kaitan yang erat dengan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia.Perjalanan koperasi tidaklah mudah, banyak hambatan yang merintangi dari berbagai sisi internal dan eksternal koperasi.Pemerintah harus melaksanakan Reformasi Total Koperasi secara lengkap dan terus menerus kepada generasi millenial.Koperasi perlu memberikan nilai yang dibutuhkan oleh anak-anak muda saat ini
<br>Tulisan ini membahas Reformasi Total Koperasi yang diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan generasi millenial sehingga mereka dapat mengimplementasikan kecanggihan teknologi dan komunikasi untuk meningkatkan kegiatan koperasi dalam pergerakan ekonomi global. Mahasiswa yang menjadi ikon rebranding koperasi di kalangan muda membutuhkan pengetahuan koperasi dan peraturan yang mendukung usaha koperasi. Upaya rehabilitasi, reorientasi, dan pengembangan koperasi harus dilaksanakan secara lengkap dan terus menerus agar eksistensi koperasi dapat bersaing dengan usaha global-korporasi lainnya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-b4be8.webp" type="image/webp" length="90746" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-97390.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-b4be8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/minat-generasi-muda-alpha-konsumen-reformasi-total-thumb-3032d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rencana pembelajaran untuk peradaban ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rencana pembelajaran untuk peradaban ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rencana pembelajaran untuk peradaban ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37089-praktik-akuntansi-zakat-pendidik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37089-praktik-akuntansi-zakat-pendidik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:62b336c84d4eccc583fda8a9f5d6bff0</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengembalikan kedaulatan pendidik dan menjaga sinergi hubungan dengan Yang Maha Kuasa dan sesama ciptaanNya, penelitian lanjutan dapat mengusulkan metode pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai luhur Pancasila dan cara Rasulullah S.A.W. dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mengembalikan kedaulatan pendidik dan menjaga sinergi hubungan dengan Yang Maha Kuasa dan sesama ciptaanNya, penelitian lanjutan dapat mengusulkan metode pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai luhur Pancasila dan cara Rasulullah S.A.W. dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-ef7ca.webp" title="JURIS - Rencana pembelajaran (untuk) peradaban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-ef7ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-ef7ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-ef7ca.webp 1x" title="JURIS - Rencana pembelajaran (untuk) peradaban" alt="JURIS - Rencana pembelajaran (untuk) peradaban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-15fbc.webp" title="JURIS - Rencana pembelajaran (untuk) peradaban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-15fbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-15fbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-15fbc.webp 1x" title="JURIS - Rencana pembelajaran (untuk) peradaban" alt="JURIS - Rencana pembelajaran (untuk) peradaban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-699f4.webp" title="JURIS - Rencana pembelajaran (untuk) peradaban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-699f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-699f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-699f4.webp 1x" title="JURIS - Rencana pembelajaran (untuk) peradaban" alt="JURIS - Rencana pembelajaran (untuk) peradaban" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37089-praktik-akuntansi-zakat-pendidik" title="JURIS - Rencana pembelajaran (untuk) peradaban" target="_blank">Rencana pembelajaran (untuk) peradaban</a>: Untuk mengembalikan kedaulatan pendidik dan menjaga sinergi hubungan dengan Yang Maha Kuasa dan sesama ciptaanNya, penelitian lanjutan dapat mengusulkan metode pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai luhur Pancasila dan cara Rasulullah S.A.W. dalam mengajar. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan kurikulum dan metode pengajaran yang memadukan nilai-nilai tersebut dengan materi akuntansi, sehingga peserta didik tidak hanya belajar teknik akuntansi, tetapi juga memahami dan menerapkan nilai-nilai luhur dalam praktik akuntansi. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi cara-cara praktis untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dan ajaran Rasulullah S.A.W. dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam maupun di luar kelas, agar peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai tersebut secara konsisten dan menjadi individu yang berkarakter kuat..
<br>Sebenarnya dapat dipraktekkan di kelas untuk transfer nilai dan ilmu dari pendidik kepada (maha)siswa, sekaligus menjadi justifikasi bagi guru dan dosen bahwa dia sebenarnya memiliki kuasa untuk mengarahkan anak didik ke jalan yang benar.Hal ini penting dilakukan karena pada khususnya, akuntansi sudah memuat asumsi dasar yang menyesatkan dan tidak sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia, dan peserta didik meremehkan transfer nilai di kelas apapun bidang ilmunya.Penelitian ini membawa kebaruan untuk praktek mengajar di kelas dengan menjaga sinergi hubungan dengan Yang Maha Kuasa dan sesama ciptaanNya
<br>Hilangnya kedaulatan pendidik untuk mendidik menjadi pertanyaan akan hilangnya "nilai" pada proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk memberi pencerahan terhadap praktek pendidikan akuntansi, dan bahkan bidang lainnya, dengan memakai ideologi bangsa yaitu Pancasila dan cara yang telah ditempuh Rasulullah S.A.W. sebagai guru. Peneliti menggunakan logika spiritual untuk merasakan "kesalahan", mencari tumpuan, serta mengajukan solusi. Hasilnya adalah cara mengajar filosofis-praktis yang menjaga habluminnallah dan habluminannas. Ada sederet cara sarat nilai yang dapat dilakukan pendidik daripada harus mengutuk fenomena perilaku anak yang terdegradasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-15fbc.webp" type="image/webp" length="93648" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-ef7ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-15fbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-akuntansi-zakat-pendidikan-pancasila-nilai-thumb-699f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Innovative Behavior The Role of Self Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Innovative Behavior The Role of Self Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Innovative Behavior The Role of Self Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37088-inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eks" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37088-inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eks" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:a4a101c5a11934229a00027421183f47</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ali maskur" label="ali maskur" />
	<category term="role self" label="role self" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,maskur,role,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki peran self-efficacy dalam perilaku inovatif karyawan Gen Z di berbagai industri, bukan hanya di bidang pemasaran. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki peran self-efficacy dalam perilaku inovatif karyawan Gen Z di berbagai industri, bukan hanya di bidang pemasaran. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-97e4d.webp" title="JURIS - Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-97e4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-97e4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-97e4d.webp 1x" title="JURIS - Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees" alt="JURIS - Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-a4a38.webp" title="JURIS - Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-a4a38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-a4a38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-a4a38.webp 1x" title="JURIS - Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees" alt="JURIS - Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-92d3b.webp" title="JURIS - Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-92d3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-92d3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-92d3b.webp 1x" title="JURIS - Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees" alt="JURIS - Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37088-inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eks" title="JURIS - Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees" target="_blank">Innovative Behavior: The Role of Self-Efficacy and Work Engagement of Gen Z employees</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki peran self-efficacy dalam perilaku inovatif karyawan Gen Z di berbagai industri, bukan hanya di bidang pemasaran. Kedua, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor situasional yang dapat berinteraksi dengan self-efficacy, seperti dukungan supervisor dan organisasi, serta spiritualitas di tempat kerja. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi untuk meningkatkan self-efficacy dan work engagement karyawan Gen Z, serta mengukur dampak intervensi tersebut terhadap perilaku inovatif mereka..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak self-efficacy terhadap perilaku inovatif, serta peran mediasi work engagement dalam hubungan tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki pengaruh positif terhadap perilaku inovatif.Selain itu, work engagement ditemukan sebagai mediator yang menjelaskan mekanisme bagaimana self-efficacy mempengaruhi perilaku inovatif.Temuan ini mendukung teori kognitif sosial yang menyatakan bahwa self-efficacy adalah penggerak penting bagi individu untuk menginvestasikan sumber daya mereka dalam pekerjaan, yang pada gilirannya mendorong perilaku kerja positif.Referensi terhadap objek penelitian, temuan ini menunjukkan bahwa karyawan Gen Z dengan self-efficacy tinggi kemungkinan akan mengalami peningkatan work engagement.Mereka akan menjadi lebih bersemangat dan fokus dalam pekerjaan mereka.Work engagement ini akhirnya memungkinkan mereka untuk berperilaku inovatif.Mereka akan mampu menghasilkan ide-ide baru untuk menyelesaikan masalah dan menyelesaikan pekerjaan mereka.Berdasarkan hasil penelitian ini, self-efficacy adalah karakteristik kepribadian yang harus dimiliki oleh karyawan Gen Z, terutama mereka yang bekerja di bidang pemasaran produk.Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan kinerja sistem perekrutan dan seleksi pelamar untuk menarik pelamar dengan kepercayaan diri yang tinggi.Karena Gen Z cenderung mencari solusi dengan cepat, disarankan bagi perusahaan untuk merekrut pelamar dengan kompetensi yang memadai yang dapat memperoleh informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.Kompetensi yang mereka miliki dapat menjadi sumber daya kuat untuk meningkatkan self-efficacy mereka.Khususnya dalam konteks pemasaran produk, jumlah pengguna media sosial semakin meningkat, mendorong perusahaan untuk mengelola kehadiran mereka di platform ini untuk meningkatkan penjualan produk mereka.Karyawan Gen Z perlu memiliki kompetensi untuk mengelola platform media sosial perusahaan dan bahkan membuat mereka lebih menarik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy terhadap perilaku inovatif yang dimediasi oleh work engagement pada karyawan Gen Z. Survei dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang didistribusikan melalui Google Forms. Sebanyak 155 respons diterima dari karyawan Gen Z di tiga kota di Jawa Timur. Data dianalisis menggunakan software SmartPLS dengan pendekatan partial least squares-based structural equation modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki dampak signifikan terhadap perilaku inovatif. Selain itu, ditemukan bahwa work engagement memediasi hubungan antara self-efficacy dan perilaku inovatif. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku inovatif karyawan Gen Z, perusahaan dapat menerapkan manajemen sumber daya manusia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-97e4d.webp" type="image/webp" length="111796" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-97e4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-a4a38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/inovatif-karyawan-organik-retensi-gen-eksplorasi-f-thumb-92d3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2690-stim-ykpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11324-telaah-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ibu kalkulator dalam akuntansi keluarga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ibu kalkulator dalam akuntansi keluarga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ibu kalkulator dalam akuntansi keluarga ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37086-manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37086-manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:d6b70343faa263e4b6093c3ce583bc0e</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai strategi pengelolaan keuangan yang diterapkan oleh ibu-ibu single parent dengan tingkat pendapatan yang berbeda-beda, serta bagaimana strategi tersebut memengaruhi kesejahteraan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai strategi pengelolaan keuangan yang diterapkan oleh ibu-ibu single parent dengan tingkat pendapatan yang berbeda-beda, serta bagaimana strategi tersebut memengaruhi kesejahteraan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7646d.webp" title="JURIS - Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7646d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7646d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7646d.webp 1x" title="JURIS - Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga" alt="JURIS - Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-a8d5e.webp" title="JURIS - Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-a8d5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-a8d5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-a8d5e.webp 1x" title="JURIS - Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga" alt="JURIS - Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7f783.webp" title="JURIS - Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7f783.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7f783.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7f783.webp 1x" title="JURIS - Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga" alt="JURIS - Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37086-manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga" title="JURIS - Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga" target="_blank">Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai strategi pengelolaan keuangan yang diterapkan oleh ibu-ibu single parent dengan tingkat pendapatan yang berbeda-beda, serta bagaimana strategi tersebut memengaruhi kesejahteraan keluarga. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pemahaman akuntansi dasar dapat ditingkatkan di kalangan ibu rumah tangga melalui pelatihan atau program edukasi, sehingga mereka dapat lebih efektif dalam mengelola keuangan keluarga. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh dukungan sosial, seperti dari keluarga besar atau komunitas, terhadap kemampuan ibu-ibu single parent dalam mengelola keuangan dan mencapai stabilitas ekonomi, mengingat peran dukungan sosial seringkali menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan ekonomi..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa seorang perempuan memiliki banyak peran di dalam rumah tangga, termasuk sebagai ibu, istri, dan kepala keluarga jika ditinggalkan oleh suaminya.Peran ganda ini mengharuskan perempuan untuk mencari nafkah, mengatur keuangan, dan menghidupi anggota keluarga.Perencanaan keuangan keluarga dapat disusun secara sederhana dengan mengenali sumber pendapatan, mengalokasikannya untuk pos-pos pengeluaran, dan menabung untuk pengeluaran tak terduga.Pentingnya pendidikan cara menyusun laporan keuangan agar seorang ibu dapat menyusun laporan keuangannya sendiri dan menentukan tindak lanjut dari laporan tersebut
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran ibu dalam mengelola keuangan keluarga. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan peneliti adalah fenomenologi dua keluarga yang sudah tidak didampingi sosok seorang ayah dalam menjalani bahtera rumah tangga. Dari berbagai polemik ekonomi, kedua keluarga tersebut dapat bertahan dengan proses penganggaran dan evaluasi penggunaannya di setiap bulan. Persediaan dan cadangan keuangan membuat pengeluaran keuangan tidak terbuang di luar rencana sebelumnya. Sistem pengendalian keuangan inilah yang membuat peneliti tertarik untuk mengulik proses pengolahan akuntansi dalam keluarga.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7646d.webp" type="image/webp" length="83240" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7646d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-a8d5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/manajerial-keuangan-anggaran-wanita-rumah-tangga-k-thumb-7f783.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37085-era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumb" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37085-era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumb" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:797203464e3c77c66866b832eecd87d3</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana metode pengaderan di Rumah Peneleh dapat diadaptasi dalam sistem pendidikan formal saat ini, khususnya dalam membentuk karakter siswa melalui pendekatan mentor yang menjadi teladan hidup, bukan sekadar pengajar. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana metode pengaderan di Rumah Peneleh dapat diadaptasi dalam sistem pendidikan formal saat ini, khususnya dalam membentuk karakter siswa melalui pendekatan mentor yang menjadi teladan hidup, bukan sekadar pengajar. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-395ef.webp" title="JURIS - Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-395ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-395ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-395ef.webp 1x" title="JURIS - Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia" alt="JURIS - Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-fac02.webp" title="JURIS - Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-fac02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-fac02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-fac02.webp 1x" title="JURIS - Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia" alt="JURIS - Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-30f13.webp" title="JURIS - Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-30f13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-30f13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-30f13.webp 1x" title="JURIS - Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia" alt="JURIS - Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37085-era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumb" title="JURIS - Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia" target="_blank">Rumah peneleh sebagai rumah pengaderan: sebuah tinjauansejarah dan aplikasi terhadap pembangunan sumber dayamanusia di indonesia</a>: Pertama, perlu dikaji bagaimana metode pengaderan di Rumah Peneleh dapat diadaptasi dalam sistem pendidikan formal saat ini, khususnya dalam membentuk karakter siswa melalui pendekatan mentor yang menjadi teladan hidup, bukan sekadar pengajar. Kedua, perlu diteliti efektivitas penerapan nilai kemandirian (zelfbestuur) dalam lingkungan kampus atau pelatihan kepemimpinan muda untuk mengurangi ketergantungan pada fasilitas dan membangun mental problem solving. Ketiga, perlu dieksplorasi bagaimana interaksi intensif antara mentor dan peserta didik dalam setting non-formal dapat direplikasi melalui pendekatan komunitas belajar berbasis nilai-nilai keteladanan dan keikhlasan di era digital, tanpa kehilangan esensi kedekatan emosional yang menjadi kunci keberhasilan Rumah Peneleh..
<br>Tjokroaminoto berhasil membangun Sumber Daya Manusia melalui metode pengaderan di Rumah Peneleh dengan menekankan kemandirian, ketauladanan, dan kesadaran terhadap situasi bangsa.Pembinaan yang diberikan bersifat menyeluruh, tidak hanya teoritis, tetapi juga melibatkan interaksi emosional dan keteladanan langsung dari sang guru.Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya pendekatan hati ke hati dalam pembangunan SDM yang berkelanjutan dan berkarakter kuat
<br>Tulisan ini bertujuan sebagai tinjauan atas keberhasilan pembangunan Sumber Daya Manusia yang diterapkan oleh Guru Bangsa Indonesia, yaitu Bapak HOS Tjokroaminoto, selaku pimpinan Syarikat Islam, dalam menerapkan metode pengaderan di rumah beliau di Jl Peneleh VII, Surabaya. Sebagai bahan telaah serta kajian, penulis menggunakan metode studi pustaka, berbagai informasi juga penulis dapatkan dari berbagai sumber saat bergerak di sebuah lembaga pelatihan. Sebuah metode pembinaan yang lengkap, mencerahkan, menekankan kemandirian, berlandaskan ketauladanan serta keikhlasan adalah aspek penting dalam keberhasilan pengembangan SDM di Rumah Peneleh.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-30f13.webp" type="image/webp" length="89222" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-395ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-fac02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/era-digital-rumah-tjokroaminoto-peneleh-sumber-day-thumb-30f13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37082-kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37082-kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:f26bacf6f3b9fab6600c4c608d38cdef</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai implementasi nilai-nilai kepemimpinan islami dalam konteks kurikulum dan metode pembelajaran di lembaga pendidikan Islam. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai implementasi nilai-nilai kepemimpinan islami dalam konteks kurikulum dan metode pembelajaran di lembaga pendidikan Islam. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-997ca.webp" title="JURIS - Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-997ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-997ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-997ca.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan" alt="JURIS - Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-04975.webp" title="JURIS - Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-04975.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-04975.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-04975.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan" alt="JURIS - Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-203ce.webp" title="JURIS - Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-203ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-203ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-203ce.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan" alt="JURIS - Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37082-kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab" title="JURIS - Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan" target="_blank">Kepemimpinan islami dalam manajemen lembaga pendidikan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai implementasi nilai-nilai kepemimpinan islami dalam konteks kurikulum dan metode pembelajaran di lembaga pendidikan Islam. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan islami dapat meningkatkan kualitas hubungan antara lembaga pendidikan dengan masyarakat sekitar. Lebih lanjut, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kepemimpinan islami yang adaptif terhadap perubahan sosial dan teknologi, serta mampu menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia dan memiliki kompetensi global. Terakhir, penelitian dapat meneliti bagaimana penerapan nilai-nilai kepemimpinan islami dapat meningkatkan efektivitas manajemen keuangan dan sumber daya manusia di lembaga pendidikan Islam..
<br>Pemimpin di lembaga Bani Hasyim sudah mampu menjalankan perannya sebagai panutan, perintis, penyelaras dan pemberdaya.Selain itu juga, kepemimpinan di Bani Hasyim sudah menerapkan nilai-nilai islami, yaitu siddiq (benar), amanah (dipercaya), tabligh (menyampaikan) dan fatonah (cerdas).Keistiqomahan dalam mendidik dengan nilai Islam harus tetap dijaga, kreativitas harus terus dikembangkan dan program-program baru harus terus selalu dibuat, dan juga media publikasi harus dikembangkan
<br>Penelitian bertujuan untuk menelaah sejauh mana peran pemimpin dan penerapan kepemimpinan Islami pada lembaga pendidikan Islam. Lembaga yang berlandaskan Islam haruslah menjadikan Al-Quran dan Hadist sebagai pijakan dasar dalam setiap manajemen, tak luput juga dalam hal Kepemimpinan, dalam hal ini dipotret melalui sifat-sifat Kenabian, yaitu Sidiq, Amanah, Tabligh dan Fatonah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan secara garis besar bahwa nilai-nilai Islam sudah diterapkan dan selalu dipertahankan dalam proses kepemimpinan. Nilai kepemimpinan islami seperti siddiq, amanah, tabligh dan fatonah sudah diterapkan pada perannya sebagai pemimpin...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-997ca.webp" type="image/webp" length="84584" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-997ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-04975.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/kepemimpinan-islami-lembaga-pendidikan-sifat-kenab-thumb-203ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37081-mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37081-mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:a17f28e09941ea358c2163f8bbc3748e</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada implementasi adab dalam berilmu dan adab di seluruh aktivitas. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang lebih mendalam, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada implementasi adab dalam berilmu dan adab di seluruh aktivitas. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang lebih mendalam, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-f0710.webp" title="JURIS - Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-f0710.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-f0710.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-f0710.webp 1x" title="JURIS - Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu" alt="JURIS - Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-a12b5.webp" title="JURIS - Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-a12b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-a12b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-a12b5.webp 1x" title="JURIS - Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu" alt="JURIS - Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-d3625.webp" title="JURIS - Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-d3625.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-d3625.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-d3625.webp 1x" title="JURIS - Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu" alt="JURIS - Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37081-mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-m" title="JURIS - Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu" target="_blank">Menembah gusti sebagai basis adab menuntut ilmu</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada implementasi adab dalam berilmu dan adab di seluruh aktivitas. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang lebih mendalam, seperti studi kasus atau wawancara mendalam dengan mahasiswa akuntansi yang telah menerapkan adab secara konsisten. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak dari implementasi adab terhadap prestasi akademik dan perilaku etis mahasiswa. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas pembelajaran etika bisnis dan profesi berbasis IESQ (Integrasi IESQ) dalam meningkatkan kesadaran etis mahasiswa akuntansi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen atau studi kasus yang melibatkan mahasiswa akuntansi yang telah mengikuti pembelajaran etika bisnis dan profesi berbasis IESQ..
<br>Techne telah menubuh (embodied) pada setiap individu, dalam hal ini techne yang dimaksud adalah smartphone (media sosial.Adab menuntut ilmu mahasiswa akuntansi FEB UB berbasis konsep menembah Gusti menurut pemikiran HOS Tjokroaminoto dalam penelitian ini ada tiga fase.Fase pertama adalah pengenalan dari tokoh HOS Tjokroaminoto, fase kedua adalah konsep dari adab dan ilmu, dan fase ketiga adalah implementasi dari konsep menembah Gusti.Dari ketiga fase tersebut hanya Ahmad yang dapat melalui semua tahapannya.Sementara itu, dari ketiga informan lainnya hanya mampu melewati fase pertama dan kedua saja.Untuk fase ketiga, Dewi dan Maulana masih belum menerapkannya.Sementara itu, Hafidz hanya menerapkan poin kedua, yaitu adab ketika sedang belajar.Dari hasil analisis dalam bab pembahasan tabel adab menuntut ilmu dari keempat informan tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuan dari pendidikan akuntansi belum berhasil tercapai secara sempurna sebatas dari keempat informan tersebut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan pengalaman mahasiswa akuntansi Universitas Brawijaya mengenai adab menuntut ilmu berdasarkan konsep menembah Gusti (worshipping God) menurut pemikiran HOS Tjokroaminoto, sebagai bagian penting dari tujuan pendidikan akuntansi. Metode penelitian yang digunakan adalah Hyper-Postphenomenology pada mahasiswa akuntansi yang telah menempuh mata kuliah Etika Bisnis Profesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua informan memiliki pemahaman konseptual mengenai pentingnya menembah Gusti yang direpresentasikan melalui adab sebelum ilmu. Hasil yang berbeda terlihat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-f0710.webp" type="image/webp" length="101858" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-f0710.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-a12b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/mata-kuliah-akuntansi-pendidikan-minat-mahasiswa-a-thumb-d3625.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh oleh malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh oleh malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh oleh malang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37078-hasil-penelitian-sopir-bus-toko-ol" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37078-hasil-penelitian-sopir-bus-toko-ol" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:57a719e659ac94ba6772748baffdc552</id>
	<published>2026-04-10T13:38:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:38:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="zawawi imron" label="zawawi imron" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,imron,scope,zawawi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai aspek hukum dalam perjanjian bagi hasil antara sopir bus dan toko oleh-oleh, termasuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai aspek hukum dalam perjanjian bagi hasil antara sopir bus dan toko oleh-oleh, termasuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b3867.webp" title="JURIS - Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh-oleh malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b3867.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b3867.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b3867.webp 1x" title="JURIS - Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh-oleh malang" alt="JURIS - Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh-oleh malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b142b.webp" title="JURIS - Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh-oleh malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b142b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b142b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b142b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh-oleh malang" alt="JURIS - Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh-oleh malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37078-hasil-penelitian-sopir-bus-toko-ol" title="JURIS - Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh-oleh malang" target="_blank">Penerapan bagi hasil antara sopir bus dengan toko oleh-oleh malang</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai aspek hukum dalam perjanjian bagi hasil antara sopir bus dan toko oleh-oleh, termasuk perlindungan hukum bagi kedua belah pihak jika terjadi sengketa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan sistem bagi hasil ini dengan model kerjasama bisnis lainnya, seperti kemitraan atau waralaba, untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana faktor-faktor sosial budaya, seperti kepercayaan dan kedermawanan, mempengaruhi keberhasilan implementasi sistem bagi hasil ini, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas kerjasama bisnis di masa depan..
<br>Metode bagi hasil antara sopir dan pemilik toko hanya berdasarkan obrolan antara pemilik toko dan sopir saja.Bagi hasil yang diberikan oleh pemilik toko sebesar 10% dari seluruh penjualan belum lagi dibagi lagi dengan pemilik perusahan bus sebesar 50%.Jadi sopir menerima 50% dari hasil 10% dari oleh-oleh tersebut.Bagi hasil antara sopir dan toko oleh-oleh memberikan keuntungan antara dua belah pihak dari pihak sopir tersendiri mendapatkan keuntungan dari toko sebesar 10% dari pemilik tooko lalu dibagi 50% kepada perusahaan bus, sedangkan untuk pemilik toko keuntungan penjualan meningkat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bagi hasil yang dilakukan toko oleh-oleh dengan perusahaan bus pariwisata. Penelitian ini dilakukan karena adanya keunikan bagi hasil oleh dua perusahaan yang salah satunya tidak memiliki modal sama sekali dalam perusahaan dagang namun bisa mendapatkan laba. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif tempat penelitian dilakukan pada agen bus pariwisata TS. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Hasil penelitian ini adalah perjanjian bagi hasil tersebut dilakukan atas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b3867.webp" type="image/webp" length="88878" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b3867.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/hasil-penelitian-sopir-bus-toko-penerapan-malang-b-thumb-b142b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Revolutionizing Digital Banking Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Revolutionizing Digital Banking Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Revolutionizing Digital Banking Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37094-perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-online-inte" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37094-perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-online-inte" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:02df658c6ef27588d748b41f75c1159c</id>
	<published>2026-04-10T13:04:04+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:04:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ali maskur" label="ali maskur" />
	<category term="role self" label="role self" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,maskur,role,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat memperluas sampel untuk mencakup demografi yang lebih beragam dan wilayah geografis, mengadopsi desain longitudinal untuk menangkap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat memperluas sampel untuk mencakup demografi yang lebih beragam dan wilayah geografis, mengadopsi desain longitudinal untuk menangkap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-afc8f.webp" title="JURIS - Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-afc8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-afc8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-afc8f.webp 1x" title="JURIS - Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty" alt="JURIS - Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-2b15d.webp" title="JURIS - Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-2b15d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-2b15d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-2b15d.webp 1x" title="JURIS - Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty" alt="JURIS - Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-25470.webp" title="JURIS - Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-25470.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-25470.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-25470.webp 1x" title="JURIS - Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty" alt="JURIS - Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37094-perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-online-inte" title="JURIS - Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty" target="_blank">Revolutionizing Digital Banking: Bridging Generational Gaps to Deliver Exceptional Customer Loyalty</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat memperluas sampel untuk mencakup demografi yang lebih beragam dan wilayah geografis, mengadopsi desain longitudinal untuk menangkap perubahan perilaku selama waktu, dan menyelidiki faktor moderasi tambahan seperti literasi digital, kepercayaan, atau perbedaan budaya. Selain itu, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi peran teknologi emerging seperti kecerdasan buatan, autentikasi biometrik, dan gamifikasi dalam membentuk pengalaman pelanggan di seluruh generasi. Secara khusus, penelitian dapat menyelidiki bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih personal dan menarik, sehingga meningkatkan loyalitas pelanggan di seluruh kohort generasi. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana bank dapat menggunakan teknologi ini untuk menciptakan perjalanan pelanggan yang mulus dan terintegrasi di seluruh saluran digital dan fisik, sehingga memperkuat kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana bank dapat menggunakan data dan analisis untuk memahami preferensi dan perilaku pelanggan di seluruh generasi, sehingga memungkinkan mereka untuk menyesuaikan strategi dan penawaran mereka untuk memenuhi harapan pelanggan yang semakin standar..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa di antara tiga dimensi integrasi omnichannel, konsistensi saluran dan transparansi saluran adalah penentu penting pengalaman pelanggan online yang positif, sementara konektivitas saluran tidak lagi berfungsi sebagai pembeda yang signifikan.Pengalaman pelanggan online secara kuat meningkatkan keinginan untuk tetap menggunakan layanan, yang menekankan perannya yang penting dalam mendorong loyalitas digital.Menariknya, efek moderasi kohort generasi tidak didukung, menunjukkan bahwa baik Generasi Y dan Generasi Z memiliki persepsi layanan perbankan digital secara serupa dalam hal konsistensi, transparansi, dan konektivitas.Hasil ini menunjukkan bahwa harapan digital telah menjadi semakin standar di seluruh kohort generasi, mencerminkan kematangan dan normalisasi platform perbankan digital.Sebaliknya, diferensiasi kompetitif tidak lagi terletak pada penawaran fitur khusus saluran, tetapi pada pengaturan perjalanan pelanggan ujung-ke-ujung yang konsisten di seluruh sentuhan digital dan fisik.Secara khusus, bank harus memprioritaskan sinkronisasi data waktu nyata di seluruh saluran, memastikan bahwa interaksi pelanggan yang dimulai melalui aplikasi seluler dapat dilanjutkan secara mulus melalui layanan call center dan cabang tanpa kehilangan informasi atau pengulangan.Selain itu, standarisasi protokol pemulihan layanan di seluruh saluran, seperti penanganan keluhan, resolusi sengketa transaksi, dan verifikasi keamanan, dapat memperkuat kepercayaan pelanggan pada momen interaksi yang kritis.Dengan konvergensi harapan digital di seluruh kohort, investasi dalam integrasi omnichannel harus fokus pada kontinuitas proses dan kohesi interaksi, daripada kustomisasi berdasarkan usia, karena faktor-faktor ini lebih mungkin untuk mempertahankan loyalitas pelanggan dalam lingkungan perbankan digital yang matang
<br>Penelitian ini menyelidiki bagaimana kualitas integrasi omnichannel, yang terdiri dari konsistensi saluran, transparansi saluran, dan konektivitas saluran, membentuk pengalaman pelanggan online dan pengaruhnya terhadap keinginan untuk tetap menggunakan perbankan digital. Menggunakan kerangka Stimulus - Organisme - Respons, penelitian ini juga memeriksa apakah kohort generasi memoderasi hubungan ini. Metode kuantitatif dengan sampel purposive digunakan, melibatkan 90 respons yang valid dari pengguna perbankan digital Indonesia, yang berasal dari Generasi Y dan Z. Model persamaan struktural menggunakan Smart PLS diterapkan untuk menilai. Temuan mengungkapkan bahwa konektivitas saluran tidak memiliki efek yang berarti. Selain itu, pengalaman pelanggan online secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-afc8f.webp" type="image/webp" length="98878" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-afc8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-2b15d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/perbankan-digital-pengalaman-pelanggan-integrasi-o-thumb-25470.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2690-stim-ykpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11324-telaah-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37087-hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-masyara" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37087-hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-masyara" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:7614a49a6218bc6b28803b096e6ba75d</id>
	<published>2026-04-10T13:04:04+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T13:04:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara budaya uang pelicin di desa dengan di kota, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam memberikan uang pelicin. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara budaya uang pelicin di desa dengan di kota, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam memberikan uang pelicin. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-6e054.webp" title="JURIS - Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-6e054.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-6e054.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-6e054.webp 1x" title="JURIS - Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa" alt="JURIS - Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-91f7d.webp" title="JURIS - Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-91f7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-91f7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-91f7d.webp 1x" title="JURIS - Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa" alt="JURIS - Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-09a6e.webp" title="JURIS - Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-09a6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-09a6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-09a6e.webp 1x" title="JURIS - Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa" alt="JURIS - Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37087-hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-masyara" title="JURIS - Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa" target="_blank">Mengungkap makna di balik budaya uang pelicin kepada aparat desa</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara budaya uang pelicin di desa dengan di kota, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam memberikan uang pelicin. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak dari budaya uang pelicin terhadap kinerja aparatur desa dan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, dapat ditemukan solusi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah ini dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia..
<br>Dari pembahasan, dapat dilihat bahwa apa yang menjadikan dasar masyarakat memberikan uang lebih kepada aparatur negara adalah rasa terima kasih.Asalkan bukan aparatur negara yang meminta dan murni dari keikhlasan penduduk, makna uang pelicin dapat bergeser dari hal tercela.Namun, secara agama hal ini sebaiknya dihindari dan ditolak oleh sang petugas, kecuali bila dirupakan barang yang nilainya tidak material dan diberikan saat semua urusan beres
<br>Uang yang diberikan dari pihak masyarakat kepada aparatur desa merupakan budaya yang sering dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang masyarakat melakukan pemberian uang melebihi uang administrasi dalam menyelesaikan dokumen administrasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana peneliti menggunakan metode wawancara dan mengolah data dengan triangulasi data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa budaya saling berbagilah yang menjadi latar belakang masyarakat memberikan uang tip terhadap aparatur desa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-6e054.webp" type="image/webp" length="82904" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-6e054.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-91f7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/hak-masyarakat-rempang-determinan-perilaku-tingkah-thumb-09a6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Community Service Program Care Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Community Service Program Care Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Community Service Program Care Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37101-efektivitas-program-tahfidz-al-pen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37101-efektivitas-program-tahfidz-al-pen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:cd6e4b971ec5168a35a4a2ed99b347a7</id>
	<published>2026-04-10T12:45:14+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T12:45:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi dan dampaknya terhadap pemahaman generasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi dan dampaknya terhadap pemahaman generasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-c4850.webp" title="JURIS - Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-c4850.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-c4850.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-c4850.webp 1x" title="JURIS - Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village" alt="JURIS - Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-b9289.webp" title="JURIS - Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-b9289.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-b9289.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-b9289.webp 1x" title="JURIS - Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village" alt="JURIS - Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-8769f.webp" title="JURIS - Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-8769f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-8769f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-8769f.webp 1x" title="JURIS - Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village" alt="JURIS - Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37101-efektivitas-program-tahfidz-al-pen" title="JURIS - Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village" target="_blank">Community Service Program Care: Developing a Tahfidz House in Koto Baru Village</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi dan dampaknya terhadap pemahaman generasi muda terhadap Al-Qur'an. Kedua, penelitian perlu difokuskan pada penilaian dampak jangka panjang dari bimbingan Rumah Tahfidz terhadap perkembangan kepribadian dan kehidupan spiritual generasi muda. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana pengalaman berpartisipasi dalam program pengabdian masyarakat dapat mengubah persepsi dan keterlibatan generasi muda terhadap Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, serta bagaimana pendekatan inovatif dapat digunakan untuk menjaga minat generasi muda dalam menghafal Al-Qur'an di era digital. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berharga dalam pengembangan model pendidikan Al-Qur'an yang efektif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat..
<br>Pembangunan rumah tahfidz merupakan salah satu program pengabdian masyarakat yang bermanfaat dan dapat dijadikan model dalam mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari generasi muda.Program ini berperan aktif dalam mengembangkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an, serta memperkuat karakter generasi muda.Melalui sinergi antara universitas dan masyarakat, program ini diharapkan dapat menghasilkan generasi Qur'ani yang tidak hanya hafal Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari
<br>Latar belakang penelitian ini adalah program pengabdian masyarakat sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung ke masyarakat. Salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa adalah pengembangan rumah tahfidz. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi efektivitas program pengabdian masyarakat dalam membina Rumah Tahfidz untuk memfasilitasi pembelajaran Al-Qur'an dan menghasilkan generasi penghafal Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan peserta program pengabdian masyarakat dan pengelola Rumah Tahfidz Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan pemahaman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-b9289.webp" type="image/webp" length="133650" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-c4850.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-b9289.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/efektivitas-program-tahfidz-al-pengabdian-masyarak-thumb-8769f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3393-ypidathu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13545-pengabdian-jurnal-abdimas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37100-nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37100-nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:c0a096af6140c8184249db83c4cf2557</id>
	<published>2026-04-10T12:31:13+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T12:31:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif di berbagai wilayah dengan konteks budaya yang berbeda untuk menguji adaptabilitas model partisipatif ini. Kedua, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif di berbagai wilayah dengan konteks budaya yang berbeda untuk menguji adaptabilitas model partisipatif ini. Kedua, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-e10af.webp" title="JURIS - Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-e10af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-e10af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-e10af.webp 1x" title="JURIS - Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village" alt="JURIS - Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-963ea.webp" title="JURIS - Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-963ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-963ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-963ea.webp 1x" title="JURIS - Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village" alt="JURIS - Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-20050.webp" title="JURIS - Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-20050.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-20050.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-20050.webp 1x" title="JURIS - Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village" alt="JURIS - Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37100-nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga" title="JURIS - Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village" target="_blank">Preservation of Local Culture Through Community Service Programs in Bukit Sangkal Village</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif di berbagai wilayah dengan konteks budaya yang berbeda untuk menguji adaptabilitas model partisipatif ini. Kedua, penelitian longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi keberlanjutan inisiatif pelestarian budaya yang dipimpin masyarakat dan dampaknya jangka panjang terhadap identitas lokal. Ketiga, eksplorasi lebih lanjut mengenai potensi ekonomi dari revitalisasi budaya, khususnya dalam kaitannya dengan pengembangan industri kreatif dan pariwisata berkelanjutan, dapat memberikan wawasan berharga bagi pemberdayaan masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan strategi pelestarian budaya yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta memperkuat peran universitas sebagai agen perubahan sosial yang bertanggung jawab. Dengan demikian, kearifan lokal dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang, sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antar generasi merupakan pendorong utama dalam pelestarian dan revitalisasi budaya lokal.Program pengabdian masyarakat yang partisipatif berhasil meningkatkan kesadaran budaya dan melibatkan generasi muda dalam praktik tradisional.Dengan pendekatan yang adaptif dan sesuai konteks, program ini tidak hanya melestarikan warisan budaya tetapi juga memperkuat transmisi pengetahuan antar generasi
<br>Latar belakang. Laju modernisasi dan urbanisasi yang pesat telah berkontribusi pada erosi warisan budaya lokal, terutama di komunitas pedesaan seperti Desa Bukit Sangkal, Sumatera Selatan. Praktik budaya, seni tradisional, dan nilai-nilai masyarakat adat semakin terpinggirkan demi norma-norma global yang lebih dominan.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh lembaga pendidikan tinggi dapat memainkan peran penting dalam melestarikan dan merevitalisasi budaya lokal.Metode. Menggunakan metode penelitian aksi partisipatif (PAR) kualitatif, penelitian ini melibatkan langsung pemangku kepentingan lokal, termasuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-20050.webp" type="image/webp" length="106220" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-e10af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-963ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/nilai-masyarakat-modern-budaya-lokal-program-penga-thumb-20050.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3393-ypidathu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13545-pengabdian-jurnal-abdimas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis penetapan harga jasa fotografi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis penetapan harga jasa fotografi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis penetapan harga jasa fotografi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37083-praktik-harga-strategi-penetapan-h" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37083-praktik-harga-strategi-penetapan-h" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:3374c6e0a5dc6aed5a4d6242588462e2</id>
	<published>2026-04-10T12:05:21+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T12:05:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak praktik harga teman terhadap kinerja bisnis fotografi. Selain itu, perlu juga diteliti bagaimana strategi pemasaran yang efektif untuk menarik pelanggan baru tanpa mengorbankan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak praktik harga teman terhadap kinerja bisnis fotografi. Selain itu, perlu juga diteliti bagaimana strategi pemasaran yang efektif untuk menarik pelanggan baru tanpa mengorbankan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-28e6c.webp" title="JURIS - Analisis penetapan harga jasa fotografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-28e6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-28e6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-28e6c.webp 1x" title="JURIS - Analisis penetapan harga jasa fotografi" alt="JURIS - Analisis penetapan harga jasa fotografi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-999f6.webp" title="JURIS - Analisis penetapan harga jasa fotografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-999f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-999f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-999f6.webp 1x" title="JURIS - Analisis penetapan harga jasa fotografi" alt="JURIS - Analisis penetapan harga jasa fotografi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37083-praktik-harga-strategi-penetapan-h" title="JURIS - Analisis penetapan harga jasa fotografi" target="_blank">Analisis penetapan harga jasa fotografi</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak praktik harga teman terhadap kinerja bisnis fotografi. Selain itu, perlu juga diteliti bagaimana strategi pemasaran yang efektif untuk menarik pelanggan baru tanpa mengorbankan keuntungan bisnis. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi inovasi-inovasi dalam dunia fotografi yang dapat meningkatkan daya saing dan keuntungan bisnis..
<br>Pada usaha fotografi DP, terdapat harga umum untuk pelanggan pada umumnya dan harga khusus untuk teman.Pada kasus ini, ada pelanggaran etika bisnis karena pegawai dapat mengambil keputusan tanpa sepengetahuan pemilik dengan menggunakan Auharga temanAy dengan alasan untuk mempertahankan pelanggan
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penetapan harga jasa fotografi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif melalui wawancara tatap muka dengan subjek salah satu karyawan dan pemilik layanan jasa fotografi DP. Penelitian ini menghasilkan konsep penetapan harga teman pada jasa fotografi dengan ketentuan membantu mempromosikan layanan jasa tersebut menggunakan media sosial, dengan maksud untuk mempertahankan dan menambah jumlah pelanggan. Berdasarkan konsep tersebut, peneliti berargumen bahwa perbuatan tersebut dapat melanggar etika.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-999f6.webp" type="image/webp" length="94060" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-28e6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/praktik-harga-strategi-penetapan-akuntansi-keperil-thumb-999f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Jang oetama yang hidup ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Jang oetama yang hidup ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Jang oetama yang hidup ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37092-konsep-hijrah-migrasi-indonesia-berdikari-zelfbest" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37092-konsep-hijrah-migrasi-indonesia-berdikari-zelfbest" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:58a8538a36b34d0fe4c8cfec25fb4fbb</id>
	<published>2026-04-10T12:02:56+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T12:02:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian pertama perlu mengkaji ulang narasi sejarah kebangkitan nasional dengan membandingkan peran Sarekat Dagang Islam dan Boedi Oetomo dalam konteks nasionalisme awal, untuk mengevaluasi kemungkinan penggantian tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian pertama perlu mengkaji ulang narasi sejarah kebangkitan nasional dengan membandingkan peran Sarekat Dagang Islam dan Boedi Oetomo dalam konteks nasionalisme awal, untuk mengevaluasi kemungkinan penggantian tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-b4f9d.webp" title="JURIS - Jang oetama yang hidup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-b4f9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-b4f9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-b4f9d.webp 1x" title="JURIS - Jang oetama yang hidup" alt="JURIS - Jang oetama yang hidup" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-d7850.webp" title="JURIS - Jang oetama yang hidup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-d7850.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-d7850.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-d7850.webp 1x" title="JURIS - Jang oetama yang hidup" alt="JURIS - Jang oetama yang hidup" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-ce640.webp" title="JURIS - Jang oetama yang hidup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-ce640.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-ce640.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-ce640.webp 1x" title="JURIS - Jang oetama yang hidup" alt="JURIS - Jang oetama yang hidup" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37092-konsep-hijrah-migrasi-indonesia-berdikari-zelfbest" title="JURIS - Jang oetama yang hidup" target="_blank">Jang oetama yang hidup</a>: Penelitian pertama perlu mengkaji ulang narasi sejarah kebangkitan nasional dengan membandingkan peran Sarekat Dagang Islam dan Boedi Oetomo dalam konteks nasionalisme awal, untuk mengevaluasi kemungkinan penggantian tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional menjadi 16 Oktober berdasarkan temuan historiografis baru. Penelitian kedua harus mengeksplorasi penerapan model musyawarah mufakat dalam sistem politik kontemporer Indonesia dengan menguji desain sistem pemerintahan partisipatif yang terinspirasi dari gerakan Sarekat Islam namun disesuaikan dengan tatanan digital masa kini. Penelitian ketiga perlu mengembangkan rancangan Koperasi Multi Nasional sebagai alternatif terhadap korporasi multinasional, dengan mengkaji bagaimana koperasi skala besar dapat dikelola secara efektif dan mandiri berbasis nilai-nilai sosialisme Islam dan semangat Zelfbestuur untuk menciptakan ekonomi berkeadilan sosial di era globalisasi..
<br>HOS Tjokroaminoto, seorang ningrat yang menjadi pejuang rakyat, menerapkan empat langkah perjuangan.konsolidasi organisasi, gerakan sosial-ekonomi, penyebaran ideologi sosialisme Islam, dan gerakan relasional.Semangat perjuangannya terwujud dalam konsep Hijrah dan Zelfbestuur sebagai jalan bagi bangsa Indonesia mencapai kemandirian penuh.Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, diperlukan transformasi di bidang sejarah, demokrasi, ekonomi, dan kebudayaan melalui Mosi Kebangkitan Nasional Baru Berjiwa Jang Oetama yang Selalu Hidup
<br>Tulisan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat H.O.S. Tjokroaminoto untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban dunia. Penulis menelusuri sepak terjang Pak Tjokro berupa pemikiran dan aksi yang menghasilkan dua kata kunci, yaitu Hijrah dan Zelfbestuur. Indonesia membutuhkan Hijrah untuk mencapai Zelfbestuur mengingat betapa deras dan menyesatkannya arus peradaban. Indonesia berdikari dapat dicapai dengan Mosi Kebangkitan Nasional Baru Berjiwa Jang Oetama yang Selalu Hidup.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-d7850.webp" type="image/webp" length="104258" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-b4f9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-d7850.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/konsep-hijrah-migrasi-berdikari-zelfbestuur-ideolo-thumb-ce640.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Manusia intelektual dan kesadaran terdalam menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manusia intelektual dan kesadaran terdalam menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manusia intelektual dan kesadaran terdalam menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37080-integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37080-integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:fac25f27a63a6bcac3eb97d77a9f33b6</id>
	<published>2026-04-10T11:45:10+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T11:45:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="zawawi imron" label="zawawi imron" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,imron,scope,zawawi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana integrasi nilai-nilai agama dan budaya kebaikan dapat dirancang dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk membentuk intelektual yang beretika dan peduli sosial. Kedua, perlu dikaji bagaimana pengalaman sejarah peran cendekiawan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana integrasi nilai-nilai agama dan budaya kebaikan dapat dirancang dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk membentuk intelektual yang beretika dan peduli sosial. Kedua, perlu dikaji bagaimana pengalaman sejarah peran cendekiawan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-ad28a.webp" title="JURIS - Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-ad28a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-ad28a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-ad28a.webp 1x" title="JURIS - Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan" alt="JURIS - Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-d43da.webp" title="JURIS - Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-d43da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-d43da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-d43da.webp 1x" title="JURIS - Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan" alt="JURIS - Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-23d4f.webp" title="JURIS - Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-23d4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-23d4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-23d4f.webp 1x" title="JURIS - Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan" alt="JURIS - Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37080-integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua" title="JURIS - Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan" target="_blank">Manusia (intelektual) dan kesadaran terdalam: menghidupkan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana integrasi nilai-nilai agama dan budaya kebaikan dapat dirancang dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk membentuk intelektual yang beretika dan peduli sosial. Kedua, perlu dikaji bagaimana pengalaman sejarah peran cendekiawan dalam memperjuangkan keadilan, seperti pada Peristiwa Dreyfus atau perjuangan tokoh kebangsaan Indonesia, dapat menjadi model bagi peran intelektual di era digital saat ini. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang efektivitas ekspresi sastra dan seni dalam membangkitkan kesadaran moral intelektual muda terhadap kemerosotan nilai di masyarakat, serta bagaimana bentuk-bentuk kreatif tersebut dapat menjadi alat kritik sosial yang efektif dalam konteks kehidupan kampus dan media sosial..
<br>Kaum intelektual harus berperan penuh dengan menempatkan cinta Ilahi dan cinta insani sebagai landasan pengembangan ilmu pengetahuan.Peran mereka tidak hanya sebatas penguasaan ilmu, tetapi juga pemuliaan kemanusiaan dan keadilan.Dengan kesadaran spiritual dan moral, intelektual dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan alam semesta
<br>Tulisan ini bertujuan mengkritisi peran manusia yang mengaku intelek, tapi tidak peduli pada kemerosotan nilai di masyarakat. Tanggung jawab kaum ini dipertanyakan, sehingga perlu dipertanyakan apa yang seharusnya mendasari tindakan kaum intelektual. Manusia intelektual yang sesungguhnya akan menempatkan cinta Ilahi dan cinta insani sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan pemanfaatannya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-d43da.webp" type="image/webp" length="63470" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-ad28a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-d43da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/integrasi-nilai-cinta-pembelajaran-ilmu-pengetahua-thumb-23d4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37079-kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-dzulka" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37079-kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-dzulka" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:cdfd3c87ddd60cc6b04957c87a2a5b09</id>
	<published>2026-04-10T11:43:44+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T11:43:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang bagaimana konsep Khalifah fil ardhi dan Abdillah dapat diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan nasional untuk membentuk karakter pemuda yang religius dan berkebangsaan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang bagaimana konsep Khalifah fil ardhi dan Abdillah dapat diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan nasional untuk membentuk karakter pemuda yang religius dan berkebangsaan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-c778d.webp" title="JURIS - Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-c778d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-c778d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-c778d.webp 1x" title="JURIS - Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan" alt="JURIS - Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-374f0.webp" title="JURIS - Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-374f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-374f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-374f0.webp 1x" title="JURIS - Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan" alt="JURIS - Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37079-kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-dzulka" title="JURIS - Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan" target="_blank">Hijrah menuju peradaban yang religius danberkebangsaan melalui kesadaran pengetahuan dan aksiberketauhidan</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang bagaimana konsep Khalifah fil ardhi dan Abdillah dapat diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan nasional untuk membentuk karakter pemuda yang religius dan berkebangsaan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model rekonsolidasi sosial berbasis nilai-nilai ketauhidan yang melibatkan pemuda dari berbagai latar belakang agama dan budaya di Indonesia sebagai upaya membangun kesadaran kolektif dalam memandu peradaban. Ketiga, perlu dikaji secara empiris efektivitas Nilai Dasar Kepenelehan dalam membentuk pola pikir kritis terhadap peradaban kapitalistik-sekularistik-liberalistik, serta potensinya sebagai alternatif ideologi peradaban global yang berbasis pada nilai-nilai keislaman dan lokalitas Nusantara. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi transformasi sosial yang berakar pada spiritualitas, pengetahuan, dan aksi kolektif. Dengan demikian, gerakan hijrah peradaban tidak hanya menjadi wacana ideologis, tetapi juga praktik nyata yang terukur dan dapat direplikasi. Fokus pada pemuda sebagai agen perubahan harus menjadi poros utama dalam kajian ini. Selain itu, penting untuk mengembangkan indikator keberhasilan hijrah peradaban yang tidak hanya dilihat dari aspek spiritual, tetapi juga dari dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Integrasi nilai-nilai lokal dan keislaman dalam kerangka kebangsaan perlu dieksplorasi lebih dalam dalam konteks masyarakat multikultural. Penelitian juga sebaiknya mempertimbangkan peran media dan teknologi dalam menyebarkan kesadaran ketauhidan secara luas. Dengan pendekatan yang holistik, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembaruan peradaban yang berkelanjutan dan inklusif..
<br>Perlawanan terhadap paradigma Barat yang materialistik memerlukan kesadaran akan amanah sebagai Khalifah fil ardhi dan identitas sebagai Abdillah.Kesadaran ini harus diperkuat melalui pengetahuan yang berasal dari introspeksi diri dan muhasabah terhadap penyebab kerusakan peradaban.Selanjutnya, diperlukan rekonsolidasi antar sesama hamba Allah untuk menjadi penggerak hijrah peradaban dari tatanan kapitalistik-sekularistik-liberalistik menuju peradaban religius dan berkebangsaan secara universal
<br>Tulisan ini mengeksplorasi pemahaman atas Nilai Dasar Kepenelehan serta kesesuaiannya dengan nilai yang diyakini penulis serta kaitannya dengan harapan penulis mengenai peran pemuda dalam peradaban. Yayasan Peneleh Jang Oetama berupaya menyatukan pandangan seluruh Aktivis Peneleh melalui aturan yang berbasis pada pemikiran HOS Cokroaminoto yang berlandaskan Al-qurAoan dan al-Hadits. Terciptalah Insan Kamil yang menyadari bahwa dirinya adalah Abdillah atau hamba Allah. Perlawanan atas paradigma barat yang bersandar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-c778d.webp" type="image/webp" length="108544" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-c778d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/kesadaran-hijrah-ketauhidan-integrasi-lokal-perada-thumb-374f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37084-faktor-sosial-hubungan-ekonom" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37084-faktor-sosial-hubungan-ekonom" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:ae6bb0c88d5b8a11374e1aa9ff430bb1</id>
	<published>2026-04-10T11:37:07+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T11:37:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana peran usia anggota keluarga terhadap tingkat kecemasan selama pandemi, apakah lansia, orang dewasa, atau remaja yang paling rentan secara psikologis. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas media sosial dalam menjaga ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana peran usia anggota keluarga terhadap tingkat kecemasan selama pandemi, apakah lansia, orang dewasa, atau remaja yang paling rentan secara psikologis. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas media sosial dalam menjaga ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-12c37.webp" title="JURIS - Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-12c37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-12c37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-12c37.webp 1x" title="JURIS - Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga" alt="JURIS - Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-af76c.webp" title="JURIS - Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-af76c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-af76c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-af76c.webp 1x" title="JURIS - Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga" alt="JURIS - Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-da88c.webp" title="JURIS - Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-da88c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-da88c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-da88c.webp 1x" title="JURIS - Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga" alt="JURIS - Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37084-faktor-sosial-hubungan-ekonom" title="JURIS - Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga" target="_blank">Novel corona virus diseases 2019 dan dampak yang timbul pada keluarga</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana peran usia anggota keluarga terhadap tingkat kecemasan selama pandemi, apakah lansia, orang dewasa, atau remaja yang paling rentan secara psikologis. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas media sosial dalam menjaga hubungan keluarga jarak jauh, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang menekankan kedekatan fisik dalam kekeluargaan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang model edukasi kesehatan berbasis keluarga yang mampu meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan faktor sosial, ekonomi, dan budaya lokal yang memengaruhi keputusan individu. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang intervensi psikososial yang lebih tepat sasaran dan berbasis komunitas. Dengan memahami dinamika internal keluarga, strategi pencegahan penyakit menular di masa depan bisa lebih efektif. Pendekatan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat perlu diperkuat melalui data empiris yang mendalam. Temuan dari arah studi ini dapat menjadi dasar kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih responsif. Selain itu, hasilnya bisa dimanfaatkan dalam program edukasi nasional. Dengan begitu, kesiapsiagaan menghadapi krisis kesehatan serupa dapat ditingkatkan dari tingkat rumah tangga. Studi lanjutan tersebut akan melengkapi temuan penelitian ini yang bersifat kontekstual dan mendalam pada satu keluarga..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa covid-19 memberikan dampak psikologis berupa perubahan emosi, rasa cemas, dan takut pada individu.Pandemi juga mengubah pola hubungan sosial dan aktivitas sehari-hari karena adanya protokol pencegahan yang membatasi interaksi langsung, sehingga komunikasi beralih melalui media daring.Meskipun demikian, masih terdapat ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan di sebagian masyarakat, berbeda dengan keluarga yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pencegahan pandemi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa covid-19 cukup berdampak pada psikologis individu dalam hal perubahan emosi, serta rasa cemas, dan takut. Metode yang digunakan ialah berjenis naratif kualitatif. Tak hanya memengaruhi psikologi, pandemi ini juga mengubah cara individu dalam menjalin hubungan sosial dengan masyarakat dengan pemaksimalan penggunaan sosial media sesuai dengan peraturan pemerintah terkait pencegahan pandemi. Aktivitas sehari-hari pun mengalami perubahan yang cukup berbeda akibat adanya peraturan pencegahan covid. Namun pada kenyataan masih banyak warga yang kurang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-af76c.webp" type="image/webp" length="115202" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-12c37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-af76c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/faktor-sosial-hubungan-ekonomi-covid-19-psikologi-thumb-da88c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37090-santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-san" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37090-santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-san" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:f5ac1857e986f957f6d7abfb25de78a9</id>
	<published>2026-04-10T10:48:46+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T10:48:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana pengetahuan dan kuasa saling berinteraksi dalam konteks pesantren. Selain itu, studi komparatif antara pesantren dengan institusi pendidikan lainnya dapat memberikan perspektif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana pengetahuan dan kuasa saling berinteraksi dalam konteks pesantren. Selain itu, studi komparatif antara pesantren dengan institusi pendidikan lainnya dapat memberikan perspektif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-dace1.webp" title="JURIS - Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-dace1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-dace1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-dace1.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri" alt="JURIS - Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-e9503.webp" title="JURIS - Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-e9503.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-e9503.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-e9503.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri" alt="JURIS - Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-2f08b.webp" title="JURIS - Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-2f08b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-2f08b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-2f08b.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri" alt="JURIS - Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37090-santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-san" title="JURIS - Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri" target="_blank">Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana pengetahuan dan kuasa saling berinteraksi dalam konteks pesantren. Selain itu, studi komparatif antara pesantren dengan institusi pendidikan lainnya dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang dinamika pengetahuan dan kuasa. Terakhir, penelitian tentang bagaimana santri merespons dan berinteraksi dengan kuasa yang diterapkan oleh pesantren dapat memberikan wawasan tentang resistensi dan adaptasi dalam konteks pendidikan..
<br>Sejak pertama kali masuk pesantren, santri baru langsung dikenai kuasa-pengatahuan.Pertama-tama yang dilakukan pesantren adalah mengidentifikasi diri santri, apakah masuk kategori santri yang sudah memiliki kedisiplinan, ataukah belum.Perbedaan kepemilikian karakter diri inilah yang kemudian menentukan jenis kuasa yang mesti dikenakan pada santri.Berbagai macam operasi kuasa tentu memberikan dampak pada perilaku santri, dan memang inilah yang menjadi tujuan.Dampak ini dapat berbentuk dua macam, yang pertama disiplin, dan yang kedua menolak.Yang kedua inilah dampak yang tidak diharapkan oleh pesantren.Kedua macam itu merupakan bentuk santri setelah ia mendapatkan efek panoptik dari beroperasinya teknik-kuasa tersebut.Santri yang disiplin adalah santri yang dapat mewujudkan idealitas seorang santri ke dalam tubuhnya, ke dalam dirinya dalam bentuk cara berucap, berperilaku, ketepatan waktu, bertingkah laku, hingga berpakaian.Santri yang demikian ini adalah yang sudah dianggap berhasil ditanami sebuah rasa harus disiplin dengan sendirinya, yaitu yang meskipun tanpa terdapat pengawasan secara langsung pun, santri tersebut sudah bertindak disiplin, patuh, produktif, dan tunduk terhadap teknik-kuasa, inilah tubuh yang disebut Foucault sebagai tubuh yang self regulated.Santri yang Ayself regulatedAy ini memiliki kecenderungan merasa ringan, merasa tidak terlalu terbebani dengan aturan-aturan yang ditimpakan padanya, termasuk juga terhadap pengawasan, seperti yang terjadi pada Arif, salah seorang santri, yang dijelaskan pada bab sebelumnya.Kondisi tubuh demikian, perlu digaris bawahi, bukan berarti tubuh yang merasa sama sekali tidak terawasi, akan tetapi intensitas tekanan panoptik yang dirasakan dirinya tidak sekuat jika dibandingkan dengan santri yang memiliki kecenderungan melanggar, sebab ia berada pada Aualiran arusAy yang sama dengan yang dikehendaki oleh pesantren
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap relasi antara pengetahuan dan kuasa yang ada pondok pesantren. Pengetahuan yang dimaksud ini dilacak dengan cara mengidentifikasi berbagai macam media. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bagaimana motif kuasa yang dimiliki pesantren atas diri santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian genealogi dan metode penelitian kualitatif. Pendekatan geneologi yang digunakan merujuk dari gagasan Michel Foucault. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya metode-metode kuasa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-2f08b.webp" type="image/webp" length="83870" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-dace1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-e9503.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/santri-pondok-pesantren-kuasa-genealogi-sanksi-sos-thumb-2f08b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran pemikiran islam hos tjokroaminoto ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran pemikiran islam hos tjokroaminoto ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran pemikiran islam hos tjokroaminoto ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37093-hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37093-hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-10:8eb5bce1994a5eca7349ce9723ccefaf</id>
	<published>2026-04-10T10:27:19+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T10:27:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fee" label="author fee" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh lingkungan keluarga santri dalam membentuk pemikiran HOS Tjokroaminoto. Selain itu, studi komparatif antara pemikiran Tjokroaminoto dengan tokoh-tokoh Islam lainnya dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh lingkungan keluarga santri dalam membentuk pemikiran HOS Tjokroaminoto. Selain itu, studi komparatif antara pemikiran Tjokroaminoto dengan tokoh-tokoh Islam lainnya dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-e0682.webp" title="JURIS - Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran: pemikiran islam hos tjokroaminoto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-e0682.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-e0682.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-e0682.webp 1x" title="JURIS - Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran: pemikiran islam hos tjokroaminoto" alt="JURIS - Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran: pemikiran islam hos tjokroaminoto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-f99c1.webp" title="JURIS - Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran: pemikiran islam hos tjokroaminoto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-f99c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-f99c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-f99c1.webp 1x" title="JURIS - Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran: pemikiran islam hos tjokroaminoto" alt="JURIS - Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran: pemikiran islam hos tjokroaminoto" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37093-hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba" title="JURIS - Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran: pemikiran islam hos tjokroaminoto" target="_blank">Catatan diskusi buku memeriksai Aoalam kebenaran: pemikiran islam hos tjokroaminoto</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh lingkungan keluarga santri dalam membentuk pemikiran HOS Tjokroaminoto. Selain itu, studi komparatif antara pemikiran Tjokroaminoto dengan tokoh-tokoh Islam lainnya dapat memberikan perspektif yang lebih luas. Terakhir, penelitian tentang relevansi pemikiran Tjokroaminoto dalam konteks sosial dan politik saat ini akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pemahaman kita tentang Islam dan kebangsaan..
<br>HOS Tjokroaminoto menulis Memeriksai AoAlam Kebenaran sebagai karya puncak yang isinya merupakan api atau inti dari Islam.Pemikiran beliau terbentuk dari keluarga pesantren dari garis keturunan kakek-buyutnya.Menurut Pak Tjokro, inti ajaran Islam ada pada Al- Baqaroh.1-5, yang mengandung prinsip tauhid, kedermawanan dan persaudaraan antarsesama bangsa, mengendalikan hawa nafsu, bersyukur kepada Allah SWT, pertanggungjawaban di akhirat atas segala perbuatan manusia di dunia.Sholat merupakan wujud manembah kepada Gusti karena menghaluskan budi dan menyucikan hati.Pemikiran ini masih relevan dengan zaman sekarang, namun organisasi yang beliau besarkan tidak bertahan.Perlu pembahasan lebih lanjut mengenai antara penopang dan masalah yang terjadi di SI
<br>Tulisan ini merupakan pemikiran sang penelaah buku Memeriksai AoAlam Kebenaran karya HOS Tjokroaminoto yang terdiri dari pandangan Pak Tjokro dan penelusuran biografi serta pemikiran. Penulis merasa Pak Tjokro menangkap apinya Islam, tidak hanya sekedar ajaran dasar Islam, karena pola pikirnya terbentuk dari lingkungan keluarga santri. Penulis merasa karya Pak Tjokro masih relevan dengan kondisi saat ini, namun perlu tinjauan lebih lanjut mengenai persoalan yang terjadi dan gagasan-gagasan yang menopang SI.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-f99c1.webp" type="image/webp" length="84540" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-e0682.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/hos-tjokroaminoto-pemikiran-islam-telaah-buku-keba-thumb-f99c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11332-oetoesan-hindia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Fri, 10 Apr 2026 14:14:14 +0700. 24 items. Served in: 3.489 seconds [atom] -->
