<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.272-18aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.272-18aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/last-updates.atom</id>
	<updated>2026-08-18T18:16:08+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/last-updates.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh Cambodia A Quantitative Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh Cambodia A Quantitative Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh Cambodia A Quantitative Study ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59382-kualitas-manajemen-sentra-niat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59382-kualitas-manajemen-sentra-niat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:04810045eb774181840fc9dca33c7692</id>
	<published>2026-08-18T16:59:43+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T16:59:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="miftahul haq" label="miftahul haq" />
	<category term="yeni triana" label="yeni triana" />
	<category term="youth sport" label="youth sport" />
	<itunes:keywords><![CDATA[haq,miftahul,sport,triana,yeni,youth]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan geografis studi ini dengan menyelidiki kepuasan residen dan niat perilaku di berbagai kota di Kamboja dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan geografis studi ini dengan menyelidiki kepuasan residen dan niat perilaku di berbagai kota di Kamboja dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-ece0e.webp" title="JURIS - Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-ece0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-ece0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-ece0e.webp 1x" title="JURIS - Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study" alt="JURIS - Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-abcda.webp" title="JURIS - Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-abcda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-abcda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-abcda.webp 1x" title="JURIS - Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study" alt="JURIS - Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-47084.webp" title="JURIS - Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-47084.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-47084.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-47084.webp 1x" title="JURIS - Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study" alt="JURIS - Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59382-kualitas-manajemen-sentra-niat" title="JURIS - Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study" target="_blank">Residential Satisfaction and Behavioral Intentions among Condominium Residents in Phnom Penh, Cambodia: A Quantitative Study</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan geografis studi ini dengan menyelidiki kepuasan residen dan niat perilaku di berbagai kota di Kamboja dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi perbedaan dalam kepuasan residen dan niat perilaku antara kelompok demografi yang berbeda, seperti lansia dan generasi muda, serta faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan niat mereka. Akhirnya, studi komparatif antara kondominium dan perumahan landed dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang preferensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan residen di kedua jenis perumahan..
<br>Studi ini menganalisis kepuasan residen dan niat perilaku di antara penghuni kondominium di Phnom Penh, Kamboja.Hasil menunjukkan bahwa Manajemen Properti dan Pemandangan dan Lanskap adalah faktor paling berpengaruh dalam membentuk kepuasan residen secara keseluruhan, sedangkan Manajemen Properti dan Karakteristik Kondominium adalah penggerak terkuat dari niat perilaku residen terhadap pengembang.Secara keseluruhan, kepuasan ditentukan terutama oleh kualitas manajemen dan atribut perumahan fisik, sedangkan faktor lingkungan dan aksesibilitas memainkan peran yang relatif lebih kecil.Temuan ini konsisten dengan teori yang menekankan kondisi perumahan objektif dan persepsi lingkungan subjektif sebagai penentu kunci kepuasan residen.Peran dominan Manajemen Properti menyoroti fungsinya sebagai sinyal kualitas kritis dalam perumahan perkotaan padat, sedangkan pentingnya Pemandangan dan Lanskap mencerminkan nilai psikologis lingkungan hidup yang estetis.Studi ini juga menyarankan implikasi kebijakan untuk memperkuat standar regulasi dalam manajemen properti dan desain lanskap dalam pengembangan kondominium.Namun, studi ini terbatas pada fokus geografis di Phnom Penh dan sampel yang dibatasi usia, menunjukkan kebutuhan penelitian masa depan tentang tren perumahan regional yang lebih luas dan kelompok demografi yang berbeda, terutama lansia dan populasi muda
<br>Latar belakang: Perumahan landed tidak tergantikan oleh kondominium, karena rumah landed tetap menjadi pilihan utama tempat tinggal bagi banyak pembeli Kamboja. Namun, kondominium semakin digunakan sebagai tempat tinggal perkotaan dekat dengan pusat bisnis, institusi, dan area pekerjaan, terutama di Phnom Penh.Tujuan: Studi kuantitatif ini bertujuan untuk meneliti kepuasan residen dan niat perilaku terhadap pengembang real estate dengan mengidentifikasi faktor kunci yang mempengaruhi kepuasan residen dan pentingnya faktor-faktor tersebut dalam membentuk niat perilaku residen.Metode: Studi ini melibatkan 250 residen kondominium di Phnom Penh yang dipilih menggunakan sampling kenyamanan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-ece0e.webp" type="image/webp" length="119054" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-ece0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-abcda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/kualitas-manajemen-sentra-niat-perilaku-keuangan-g-thumb-47084.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7273-jolastic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18937-journal-law-social-politics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59383-holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59383-holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:b7339b8ca5f31d8e3930d0333c8e3be1</id>
	<published>2026-08-18T16:56:25+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T16:56:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="dede rosyada" label="dede rosyada" />
	<category term="imron arifin" label="imron arifin" />
	<category term="alif mudiono" label="alif mudiono" />
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,arifin,dede,imron,mudiono,rosyada]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat temuan penelitian ini tentang potensi dan kendala penerapan strategi active knowledge sharing, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi lebih jauh. Pertama, penelitian mendatang dapat fokus pada pengembangan dan evaluasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Melihat temuan penelitian ini tentang potensi dan kendala penerapan strategi active knowledge sharing, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi lebih jauh. Pertama, penelitian mendatang dapat fokus pada pengembangan dan evaluasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-72833.webp" title="JURIS - Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-72833.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-72833.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-72833.webp 1x" title="JURIS - Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education" alt="JURIS - Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-c4355.webp" title="JURIS - Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-c4355.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-c4355.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-c4355.webp 1x" title="JURIS - Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education" alt="JURIS - Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-cf067.webp" title="JURIS - Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-cf067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-cf067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-cf067.webp 1x" title="JURIS - Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education" alt="JURIS - Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59383-holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasi" title="JURIS - Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education" target="_blank">Implementation Of Active Knowledge Sharing Strategy To Improve Student Learning Activities In Islamic Education</a>: Melihat temuan penelitian ini tentang potensi dan kendala penerapan strategi active knowledge sharing, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi lebih jauh. Pertama, penelitian mendatang dapat fokus pada pengembangan dan evaluasi program pelatihan guru Pendidikan Agama Islam yang komprehensif, khususnya yang mencakup peningkatan literasi digital dan kemampuan adaptasi metode pengajaran inovatif. Penting untuk mengetahui sejauh mana pelatihan yang terstruktur dapat meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri guru dalam menerapkan active knowledge sharing secara rutin, dan bagaimana ini berdampak langsung pada kualitas pembelajaran serta motivasi siswa. Kedua, akan sangat berguna untuk meneliti metode intervensi pedagogis yang spesifik dan terbukti efektif dalam mengatasi pasivitas siswa. Ini termasuk mencari cara untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa yang enggan berpartisipasi atau merasa kurang dalam pengetahuan agama, sehingga mereka lebih termotivasi untuk aktif berbagi dan berinteraksi. Penelitian ini dapat mengidentifikasi teknik-teknik bimbingan atau kegiatan kelompok yang paling berhasil dalam mendorong partisipasi aktif dari semua siswa. Terakhir, mengingat adanya kendala waktu dan kurangnya materi pendukung, studi di masa depan dapat mengeksplorasi desain dan implementasi kurikulum serta materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang lebih fleksibel dan secara eksplisit mendukung strategi active knowledge sharing. Bagaimana materi ajar yang inovatif dan relevan dapat diintegrasikan ke dalam jadwal yang padat untuk memfasilitasi diskusi mendalam dan kolaborasi, serta dampaknya terhadap pemahaman konsep dan pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa, menjadi pertanyaan krusial yang perlu dijawab. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang optimalisasi active knowledge sharing dalam konteks pendidikan agama..
<br>Implementasi strategi active knowledge sharing dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam merupakan pendekatan positif yang terbukti meningkatkan aktivitas belajar siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan partisipasi mereka.Strategi ini efektif dalam mengoptimalkan keterlibatan siswa, menumbuhkan rasa saling menghormati dan empati, serta mendorong pemahaman materi yang lebih mendalam, memungkinkan siswa untuk lebih aktif menyuarakan pendapat mereka.Dengan demikian, active knowledge sharing berhasil memicu motivasi siswa untuk menghargai perbedaan dan meningkatkan interaksi di antara mereka di SMA Batik 1 Surakarta
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa apakah menerapkan strategi active knowledge sharing dapat meningkatkan kegiatan pembelajaran siswa dalam pelajaran agama Islam di SMA Batik 1 Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan teknik deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan non-statistik di mana data dianalisis dalam bentuk wawancara yang dikumpulkan, catatan pengamatan, dan hasil dokumen. Hasil penelitian yang dilakukan ditarik pada kesimpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-cf067.webp" type="image/webp" length="107606" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-72833.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-c4355.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/holland-aktivitas-siswa-analisis-data-mahasiswa-pe-thumb-cf067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-974-iaiannawawi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18947-jurnal-tarbiyat-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59392-perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-tol" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59392-perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-tol" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:a112bad3c55f520b9057d833bca5942e</id>
	<published>2026-08-18T16:37:56+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T16:37:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="piety social" label="piety social" />
	<category term="budi setyono" label="budi setyono" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,counter,flag,piety,setyono,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut yang berfokus pada dampak jangka panjang pembelajaran kolaboratif terhadap sikap toleransi beragama mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah perubahan sikap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut yang berfokus pada dampak jangka panjang pembelajaran kolaboratif terhadap sikap toleransi beragama mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah perubahan sikap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-45574.webp" title="JURIS - Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-45574.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-45574.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-45574.webp 1x" title="JURIS - Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment" alt="JURIS - Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-57d17.webp" title="JURIS - Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-57d17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-57d17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-57d17.webp 1x" title="JURIS - Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment" alt="JURIS - Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-25c8e.webp" title="JURIS - Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-25c8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-25c8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-25c8e.webp 1x" title="JURIS - Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment" alt="JURIS - Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59392-perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-tol" title="JURIS - Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment" target="_blank">Collaborative Learning Strategies to Increase Religious Tolerance in Students: Building an Inclusive and Moderate Attitude in the Campus Environment</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut yang berfokus pada dampak jangka panjang pembelajaran kolaboratif terhadap sikap toleransi beragama mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah perubahan sikap yang terjadi selama proses pembelajaran kolaboratif tetap bertahan dan berkembang setelah mahasiswa lulus dari universitas. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pembelajaran kolaboratif dapat diterapkan di berbagai disiplin ilmu dan tingkat pendidikan, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi sikap toleransi beragama secara lebih luas di masyarakat. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran dosen sebagai fasilitator dalam pembelajaran kolaboratif dan bagaimana mereka dapat lebih efektif dalam memfasilitasi dialog dan refleksi mahasiswa tentang nilai-nilai Islam yang menekankan toleransi dan musyawarah dalam menghadapi perbedaan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa melalui proses pembelajaran yang menekankan kerjasama, dialog, dan interaksi dalam kelompok heterogen, mahasiswa tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif tetapi juga mengalami transformasi dalam sikap dan perspektif mereka terhadap perbedaan-perbedaan agama.Pembelajaran kolaboratif dapat menciptakan ruang dialog yang aman dan setara, memungkinkan mahasiswa untuk mengekspresikan pendapat mereka, mendengarkan, dan menghormati pandangan orang lain.Perubahan dalam aspek partisipasi diskusi, kemampuan bekerja sama, sikap terhadap perbedaan, keterampilan mendengarkan, dan cara berargumen menunjukkan bahwa toleransi beragama tidak hanya dipahami secara teoritis tetapi juga diinternalisasi melalui pengalaman belajar bersama.Khususnya bagi kelompok mahasiswa yang awalnya memiliki pemahaman agama yang kurang moderat, pembelajaran kolaboratif merupakan cara efektif untuk membangun kesadaran akan pentingnya sikap terbuka, dialogis, dan menghormati perbedaan.Pembelajaran kolaboratif merupakan pendekatan strategis dalam mengajar Pendidikan Agama Islam di tingkat perguruan tinggi, khususnya untuk membentuk karakter yang moderat dan toleran dalam masyarakat yang pluralistik.Pendekatan ini sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan rahmat, keadilan, dan penghormatan terhadap keragaman sebagai bagian dari sunnah dalam kehidupan sosial
<br>Pembelajaran kolaboratif dipandang sebagai pendekatan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan dimensi afektif dan sosial mahasiswa melalui interaksi, dialog, dan kerja sama lintas perspektif. Melalui proses kolaborasi dalam kelompok yang heterogen, mahasiswa tidak hanya belajar memahami materi akademik, tetapi juga belajar menghargai perbedaan, membangun empati, serta mengembangkan sikap saling menghormati dalam konteks keberagaman beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran pembelajaran kolaboratif sebagai sarana strategis dalam menumbuhkan sikap toleransi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-25c8e.webp" type="image/webp" length="112944" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-45574.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-57d17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/perubahan-sikap-pembelajaran-kolaboratif-toleransi-thumb-25c8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-974-iaiannawawi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18947-jurnal-tarbiyat-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era A Study of the Role of the Ministry of Religion Islamic Religious Colleges PTKI and the Implementation of the National Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era A Study of the Role of the Ministry of Religion Islamic Religious Colleges PTKI and the Implementation of the National Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era A Study of the Role of the Ministry of Religion Islamic Religious Colleges PTKI and the Implementation of the National Education ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59393-pendidikan-islam-sejarah-sustaina" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59393-pendidikan-islam-sejarah-sustaina" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:101a26fc0f46e1cf785ba7ab7a442f1f</id>
	<published>2026-08-18T16:36:00+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T16:36:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="piety social" label="piety social" />
	<category term="budi setyono" label="budi setyono" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,counter,flag,piety,setyono,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada: (1) Perbandingan implementasi kebijakan pendidikan Islam di berbagai provinsi atau daerah, untuk memahami variasi dan tantangan yang dihadapi di tingkat lokal. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada: (1) Perbandingan implementasi kebijakan pendidikan Islam di berbagai provinsi atau daerah, untuk memahami variasi dan tantangan yang dihadapi di tingkat lokal. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-94715.webp" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-94715.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-94715.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-94715.webp 1x" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" alt="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-f4af2.webp" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-f4af2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-f4af2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-f4af2.webp 1x" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" alt="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp 1x" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" alt="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59393-pendidikan-islam-sejarah-sustaina" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" target="_blank">Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada: (1) Perbandingan implementasi kebijakan pendidikan Islam di berbagai provinsi atau daerah, untuk memahami variasi dan tantangan yang dihadapi di tingkat lokal. (2) Pengembangan pendekatan sejarah lisan untuk menangkap pengalaman kelompok non-elit seperti guru madrasah desa, santri, atau keluarga santri, yang seringkali kurang terwakili dalam sejarah pendidikan. (3) Analisis komparatif antara Orde Lama, Orde Baru, dan era Reformasi untuk mengidentifikasi kontinuitas dan perubahan dalam pola kebijakan pendidikan Islam. Penelitian komparatif ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika pendidikan Islam di Indonesia dan membantu merumuskan kebijakan yang lebih responsif, adil, dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa masa Orde Lama merupakan fase krusial yang membentuk fondasi kelembagaan dan politik pendidikan Islam di Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Lama sangat dipengaruhi oleh konfigurasi politik negara dan cenderung bersifat kompromistis.Kementrian Agama terbukti berperan sebagai aktor kunci dalam mempertahankan eksistensi madrasah, memperluas pelajaran agama di sekolah umum, serta membangun fondasi pendidikan tinggi Islam melalui PTKI.Penelitian ini juga menemukan bahwa pengaturan pelajaran agama dalam UU No.12 Tahun 1954 mencerminkan bentuk akomodasi negara terhadap aspirasi Islam, tetapi belum sepenuhnya menjamin kesetaraan substantif dalam implementasinya.Temuan ini memberikan kontribusi bagi kajian politik pendidikan Islam dengan menunjukkan bahwa perkembangan pendidikan Islam merupakan hasil negosiasi antara negara, agama, dan masyarakat, bukan semata proses pedagogis
<br>Pendidikan Islam selama Orde Lama adalah isu penting dalam sejarah pendidikan Indonesia karena berkembang di tengah dinamika politik negara yang belum stabil, pertarungan ideologi nasionalisme, Islam, dan komunisme, serta upaya awal pembentukan sistem pendidikan nasional pascakemerdekaan. Topik ini relevan dikaji karena kebijakan pendidikan Islam pada periode 1945-1966 tidak hanya menentukan posisi madrasah, pelajaran agama, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam sistem nasional, tetapi juga meletakkan fondasi yang berpengaruh hingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp" type="image/webp" length="104332" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-94715.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-f4af2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-974-iaiannawawi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18947-jurnal-tarbiyat-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ From Play to Projects A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ From Play to Projects A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ From Play to Projects A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59390-proyek-literasi-model-pembelajaran-based" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59390-proyek-literasi-model-pembelajaran-based" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:8ee7e2e788a321fb32beea7ab1d03768</id>
	<published>2026-08-18T16:34:56+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T16:34:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="dede rosyada" label="dede rosyada" />
	<category term="imron arifin" label="imron arifin" />
	<category term="alif mudiono" label="alif mudiono" />
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,arifin,dede,imron,mudiono,rosyada]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas cakupan lokasi dan subjek penelitian, serta mempertimbangkan pengaruh faktor eksternal seperti budaya lokal atau kebijakan pendidikan yang beragam. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas cakupan lokasi dan subjek penelitian, serta mempertimbangkan pengaruh faktor eksternal seperti budaya lokal atau kebijakan pendidikan yang beragam. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-186d4.webp" title="JURIS - From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-186d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-186d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-186d4.webp 1x" title="JURIS - From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood" alt="JURIS - From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-cf505.webp" title="JURIS - From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-cf505.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-cf505.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-cf505.webp 1x" title="JURIS - From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood" alt="JURIS - From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-19f6a.webp" title="JURIS - From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-19f6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-19f6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-19f6a.webp 1x" title="JURIS - From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood" alt="JURIS - From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59390-proyek-literasi-model-pembelajaran-based" title="JURIS - From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood" target="_blank">From Play to Projects: A Creative Pbl Model For Advancing Literacy In Early Childhood</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas cakupan lokasi dan subjek penelitian, serta mempertimbangkan pengaruh faktor eksternal seperti budaya lokal atau kebijakan pendidikan yang beragam. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang lebih komprehensif dan inklusif, dengan mengintegrasikan aspek-aspek seperti pembelajaran kontekstual, teknologi, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan literatur pendidikan anak usia dini..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang menarik dan kontekstual, penggunaan teknologi dalam PBL, penguatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas, serta keterlibatan orang tua dalam proyek literasi adalah faktor penting yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini.Temuan utama dari penelitian ini adalah pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan, yang memprioritaskan penguasaan materi dan pengembangan keterampilan sosial, kreativitas, dan berpikir kritis anak.Temuan-temuan ini memperkaya pemahaman tentang bagaimana aspek-aspek pembelajaran saling mendukung untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan bagi anak-anak.Penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi pendidikan anak usia dini untuk lebih fokus pada pembelajaran terintegrasi dan pembelajaran yang berbasis pada konteks kehidupan nyata anak-anak
<br>Riset ini bertujuan untuk menganalisis tentang penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan literasi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus di mana peneliti berusaha mengekplorasi fenomena terkait dengan model pembelajaran PBL dalam meningkatkan literasi anak. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analaisi datanya dilakukan melalui display data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PBL dalam meningkatkan literasi anak dilakukan secara terencana dan sistematis dengan tahapan; pembelajaran yang menarik dan kontekstual, penggunaan teknologi dalam pbl, penguatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas, melibatkan orang tua dalam juga terbukti proyek literasi. Keterlibatan orang tua dalam kegiatan literasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-cf505.webp" type="image/webp" length="105990" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-186d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-cf505.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/proyek-literasi-model-pembelajaran-based-learning-thumb-19f6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-974-iaiannawawi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18947-jurnal-tarbiyat-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59384-dinamika-sosial-budaya-sekolah-kuri" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59384-dinamika-sosial-budaya-sekolah-kuri" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:246681dc950769633bdc17e0295d5a9b</id>
	<published>2026-08-18T16:27:51+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T16:27:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="dede rosyada" label="dede rosyada" />
	<category term="imron arifin" label="imron arifin" />
	<category term="alif mudiono" label="alif mudiono" />
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,arifin,dede,imron,mudiono,rosyada]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi penerapan GTE dalam konteks digital, seperti komunitas online dan etnografi virtual. Dengan memanfaatkan alat analisis data yang canggih, peneliti dapat menyelidiki fenomena sosial dan budaya ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi penerapan GTE dalam konteks digital, seperti komunitas online dan etnografi virtual. Dengan memanfaatkan alat analisis data yang canggih, peneliti dapat menyelidiki fenomena sosial dan budaya ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-91b82.webp" title="JURIS - Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-91b82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-91b82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-91b82.webp 1x" title="JURIS - Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research" alt="JURIS - Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-503bf.webp" title="JURIS - Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-503bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-503bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-503bf.webp 1x" title="JURIS - Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research" alt="JURIS - Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-1ecca.webp" title="JURIS - Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-1ecca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-1ecca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-1ecca.webp 1x" title="JURIS - Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research" alt="JURIS - Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59384-dinamika-sosial-budaya-sekolah-kuri" title="JURIS - Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research" target="_blank">Development of Basic Concepts of Ethnographic Grounded Theory Research</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi penerapan GTE dalam konteks digital, seperti komunitas online dan etnografi virtual. Dengan memanfaatkan alat analisis data yang canggih, peneliti dapat menyelidiki fenomena sosial dan budaya yang kompleks dalam lingkungan digital. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas GTE dalam bidang interdisipliner, seperti kesehatan masyarakat dan antropologi, dengan fokus pada pemahaman yang tertanam dalam konteks. Dengan demikian, penelitian ini dapat memperluas pemahaman tentang bagaimana GTE dapat diterapkan dalam berbagai konteks dan memberikan kontribusi pada pengembangan pengetahuan baru dan pemahaman yang lebih baik tentang realitas sosial..
<br>Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penelitian Grounded Theory Etnografi (GTE) adalah metodologi kualitatif yang kuat yang mengintegrasikan pendekatan teori-bangunan sistematis Grounded Theory (GT) dengan kekayaan konteks Etnografi.GTE memungkinkan peneliti untuk menyelidiki dan memahami fenomena sosial dan budaya dalam pengaturan alami mereka.Dengan menggabungkan teknik pengumpulan data mendalam - seperti observasi partisipan, wawancara, dan analisis dokumen - dengan pengkodean iteratif dan pengembangan konsep, GTE memfasilitasi generasi teori yang berakar pada bukti empiris.Kekuatan GTE terletak pada kemampuannya untuk mengungkapkan wawasan yang nuansa dan sensitif budaya dan untuk membangun teori yang mencerminkan realitas hidup peserta.Kekuatan ini telah membuat GTE efektif khususnya di bidang seperti pendidikan, kesehatan masyarakat, antropologi, dan sosiologi, di mana pemahaman yang tertanam dalam konteks sangat penting.Masa depan GTE menjanjikan, terutama dengan integrasi etnografi digital dan alat analisis data yang memungkinkan keterlibatan data yang lebih kompleks dan multimodal.Bidang-bidang yang muncul seperti komunitas online, etnografi virtual, dan penelitian interdisipliner menawarkan peluang baru untuk memperluas penerapan GTE.Namun, beberapa keterbatasan dan tantangan tetap ada.GTE memerlukan waktu yang signifikan dan keterlibatan peneliti, yang mungkin tidak selalu memungkinkan dalam lingkungan penelitian yang cepat atau terbatas sumber daya.Ada juga potensi bias peneliti selama pengumpulan data dan interpretasi dalam konteks yang sensitif budaya.Selain itu, mempertahankan ketelitian teoritis saat menavigasi dinamika sosial yang kompleks tetap menjadi tantangan metodologis.Secara keseluruhan, GTE terus menjadi metodologi yang relevan dan berkembang yang menawarkan peluang kaya untuk pengembangan teori dalam penelitian kualitatif.Penelitian masa depan harus fokus pada penyempurnaan teknik GTE, mengatasi tantangan praktisnya, dan mengeksplorasi interpretasi, terutama dalam konteks yang sensitif budaya
<br>Penelitian Grounded Theory Etnografi (GTE) menghadirkan metodologi mutakhir yang menggabungkan kekuatan Grounded Theory (GT) dan Etnografi. Pendekatan ini membuka gerbang untuk memahami fenomena sosial dan budaya secara mendalam, menghasilkan teori yang kokoh dan berlandaskan data empiris. Tujuan utama GTE adalah mengembangkan atau memperluas teori melalui analisis data kualitatif yang sistematis. Peneliti GTE mengumpulkan data melalui berbagai metode etnografi, seperti observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data tersebut kemudian dianalisis secara berulang menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-1ecca.webp" type="image/webp" length="106742" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-91b82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-503bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/dinamika-sosial-budaya-sekolah-kurikulum-fenomena-thumb-1ecca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-974-iaiannawawi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18947-jurnal-tarbiyat-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59394-tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59394-tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:5be96fd00e1a3dbe50ec27de878d9801</id>
	<published>2026-08-18T16:02:53+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T16:02:53+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kirim naskah" label="kirim naskah" />
	<category term="nurmaya sari" label="nurmaya sari" />
	<category term="mayong maman" label="mayong maman" />
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan fokus pada strategi kebertahanan tokoh utama sebagai perempuan lajang. Kajian ini dapat menemukan berbagai stigma yang dialami tokoh dan strateginya untuk bertahan dan keluar dari stigma tersebut. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan fokus pada strategi kebertahanan tokoh utama sebagai perempuan lajang. Kajian ini dapat menemukan berbagai stigma yang dialami tokoh dan strateginya untuk bertahan dan keluar dari stigma tersebut. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-17d97.webp" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-17d97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-17d97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-17d97.webp 1x" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" alt="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp 1x" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" alt="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp 1x" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" alt="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59394-tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" target="_blank">Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan fokus pada strategi kebertahanan tokoh utama sebagai perempuan lajang. Kajian ini dapat menemukan berbagai stigma yang dialami tokoh dan strateginya untuk bertahan dan keluar dari stigma tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengungkap makna kelajangan dan perjodohan dalam novel Jodoh Terakhir karya Netty Virgiantini, yang memperlihatkan adanya resistensi dan negosiasi pada tokoh perempuan. Penelitian terhadap novel Perempuan Bayangan maupun karya-karya Netty Virgiantini masih dapat dilanjutkan, karena masih banyak celah dan permasalahan yang dapat dipelajari. Pendekatan lain pun dapat digunakan untuk mengupas karya-karya kontemporer dengan menggunakan antropologi sastra, sosiologi sastra, maupun psikologi sastra..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan rentan mengalami objektifikasi, sebagaimana yang diterima oleh Ningrum.Objektifikasi dilakukan oleh orangtua, kedua calon mertuanya, pasangan, dan arwah Utari.Tokoh utama perempuan kemudian menunjukkan resiliensi baik secara verbal maupun dalam bentuk tindakan.Objektifikasi yang dialami tokoh perempuan menunjukkan bahwa perempuan masih dianggap sebagai objek, baik disadari ataupun tidak, dan laki-laki sebagai subjek.Resiliensi yang ditunjukkan perempuan merupakan bentuk perlawanan, namun tidak dapat dinilai memadai karena tidak sepenuhnya mengubah hakikat objektifikasi yang telah terjadi.Pembebasan perempuan dari objektifikasi hanya dapat dilakukan melalui penghancuran ideologi patriarki yang menjadi gagasan residual di dalam novel karya Netty Virgiantini ini
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap adanya objektifikasi dan resiliensi perempuan di dalam novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan kritik sastra feminis. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dari objek penelitian dipilih dengan teknik simak-catat setelah melalui pembacaan tertutup. Data kemudian diklasifikasi, diinterpretasi, dan dikaji dengan teori yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp" type="image/webp" length="102386" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-17d97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59395-kritik-sastra-feminis-pengaruh-struk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59395-kritik-sastra-feminis-pengaruh-struk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:34abf2a6ad2eeeebfd48cbfbdaef4209</id>
	<published>2026-08-18T15:59:21+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:59:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kirim naskah" label="kirim naskah" />
	<category term="nurmaya sari" label="nurmaya sari" />
	<category term="mayong maman" label="mayong maman" />
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari penelitian ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh struktur produksi pada masa Orba terhadap corak produksi sastra dan ideologi kepengarangan, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi ideologi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari penelitian ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh struktur produksi pada masa Orba terhadap corak produksi sastra dan ideologi kepengarangan, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi ideologi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" alt="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" alt="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" alt="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59395-kritik-sastra-feminis-pengaruh-struk" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" target="_blank">STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari penelitian ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh struktur produksi pada masa Orba terhadap corak produksi sastra dan ideologi kepengarangan, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi ideologi estetik dalam karya sastra. 2. Meneliti lebih dalam tentang strategi kritik sastra yang digunakan oleh Seno Gumira Ajidarma dalam cerpen AuTelingaAy, khususnya dalam hal penggunaan simbol-simbol dan narasi satire sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim Orba. 3. Melakukan studi komparatif antara karya-karya Seno Gumira Ajidarma dengan penulis-penulis lain yang juga menggunakan kritik sastra materialistis Terry Eagleton, untuk melihat perbedaan dan kesamaan strategi kritik yang digunakan dalam karya-karya mereka..
<br>Berdasarkan hasil analisis terhadap cerpen AuTelingaAy karya SGA dengan pendekatan kritik sastra materialistis Terry Eagleton, penelitian ini sampai pada kesimpulan sebagai berikut.Pertama, cerpen AuTelingaAy hadir melalui proses yang cukup kompleks di lingkaran Orba.Dalam hal ini, cerpen AuTelingaAy perlu melalui atau menerobos struktur produksi pada masa Orba.Pada masa Orba, corak produksi umum (CPU) didominasi oleh penguasa.Segala bentuk produksi diatur oleh pemerintah sehingga muncul ideologi umum (IU) represif yang berada dalam naungan ideologi Pancasila.Hal tersebut juga memengaruhi corak produksi sastra (CPS) yang dituntut pro-pemerintah sehingga karya-karya sastra yang muncul berada dalam jalur tematik tertentu, seperti karya sastra bertemakan cinta.Hal ini justru mengungkung pemikiran sastrawan yang tidak secara bebas dapat bersuara karena dominasi IU.Namun, justru dari hal tersebut, SGA hadir sebagai bentuk resistensi kepada pemerintah sehingga ideologi estetik (IE) dalam karya SGA, khususnya cerpen AuTelingaAy, berbentuk kontradiksi dengan IU pada masa Orba.Kedua, elemen internal (ideologi teks) cerpen AuTelingaAy hadir melalui teks yang merupakan artikulasi dari kebijakan otoriter pada masa Orba.Pemanfaatan ideologi teks dalam cerpen AuTelingaAy juga berusaha menampilkan fakta realitas yang terjadi pada masa Orba.Oleh karena itu, ideologi teks yang muncul menghasilkan cerpen AuTelingaAy sebagai media kritik dan menghadirkan semangat resistensi untuk mencapai keadilan.Hal tersebut dihadirkan melalui simbol-simbol yang secara estetik muncul di dalam teks.Pada akhirnya, melalui ruang estetik, ideologi teks cerpen AuTelingaAy berhasil menghadirkan sebuah kritik untuk menyampaikan fakta realitas yang tidak tersampaikan pada masa Orba, sekaligus memantik resistensi terhadap rezim
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi kritik cerpen AuTelingaAy karya Seno Gumira Ajidarma (SGA) terhadap rezim Orde Baru (Orba) Indonesia. Hal tersebut akan dijelaskan dengan cara meninjau struktur produksi dan ideologi teks cerpen AuTelingaAy karya SGA. Untuk menjelaskannya, penelitian ini menggunakan teori kritik sastra materialistis Terry Eagleton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode dialektika. Metode ini memungkinkan peneliti untuk menjelaskan ideologi teks sebagai produk pengolahan estetik atas struktur produksi pada masa Orba. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, cerpen AuTelingaAy sebagai kritik hadir dengan cara menerobos struktur produksi pada masa Orba yang selalu diatur oleh pemerintah. Struktur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" type="image/webp" length="102940" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59381-undang-nomor-4-2023-amanat-und" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59381-undang-nomor-4-2023-amanat-und" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:ebbcc32db52ab949507e5a252ee7509f</id>
	<published>2026-08-18T15:52:42+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:52:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="miftahul haq" label="miftahul haq" />
	<category term="yeni triana" label="yeni triana" />
	<category term="youth sport" label="youth sport" />
	<itunes:keywords><![CDATA[haq,miftahul,sport,triana,yeni,youth]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan konsistensi dan hasil perlindungan anak, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi untuk memperkuat kekuatan mengikat PERMA Nomor 5 Tahun 2019. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan kesadaran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan konsistensi dan hasil perlindungan anak, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi untuk memperkuat kekuatan mengikat PERMA Nomor 5 Tahun 2019. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan kesadaran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-5e016.webp" title="JURIS - Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-5e016.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-5e016.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-5e016.webp 1x" title="JURIS - Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts" alt="JURIS - Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-6deeb.webp" title="JURIS - Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-6deeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-6deeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-6deeb.webp 1x" title="JURIS - Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts" alt="JURIS - Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-1bde1.webp" title="JURIS - Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-1bde1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-1bde1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-1bde1.webp 1x" title="JURIS - Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts" alt="JURIS - Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59381-undang-nomor-4-2023-amanat-und" title="JURIS - Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts" target="_blank">Judicial Discretion and Legal Certainty in Marriage Dispensation: A Normative Analysis of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 Implementation in Indonesian Religious Courts</a>: Untuk meningkatkan konsistensi dan hasil perlindungan anak, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi untuk memperkuat kekuatan mengikat PERMA Nomor 5 Tahun 2019. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya kepastian hukum dan perlindungan anak dalam konteks dispensasi pernikahan. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki dampak sosial dan budaya dari dispensasi pernikahan, serta strategi untuk mengurangi permintaan dispensasi pernikahan di bawah umur..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi normatif dan praktik yudisial, yang melemahkan kepastian hukum.Penelitian ini mengusulkan untuk memperkuat kekuatan mengikat PERMA Nomor 5 Tahun 2019 guna meningkatkan konsistensi dan hasil perlindungan anak
<br>Sebagai bagian dari upaya untuk melindungi kaum muda dan mengurangi pernikahan di bawah umur, usia pernikahan legal dinaikkan menjadi 19 tahun untuk semua orang berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Perubahan regulasi ini, pada kenyataannya, telah menyebabkan lonjakan permintaan pengecualian dalam sistem peradilan, yang menimbulkan pertanyaan tentang dampak keseluruhan. Meskipun Mahkamah Agung telah campur tangan dengan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 5 Tahun 2019 untuk memberikan panduan bagi hakim,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-5e016.webp" type="image/webp" length="95088" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-5e016.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-6deeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/undang-undang-nomor-42023-amanat-undang-dispensasi-thumb-1bde1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7273-jolastic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18937-journal-law-social-politics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59391-indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-unda" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59391-indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-unda" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:9e65616bc43d9f7f350618b9920e8f84</id>
	<published>2026-08-18T15:38:42+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:38:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yeni nuraeni" label="yeni nuraeni" />
	<category term="ida nurlinda" label="ida nurlinda" />
	<category term="36a kuningan" label="36a kuningan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[36a,ida,kuningan,nuraeni,nurlinda,yeni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mencegah kasus serupa di masa mendatang dan memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum, institusi terkait harus lebih giat dalam menerapkan regulasi. Sanksi yang lebih keras bagi para koruptor, seperti hukuman penjara yang lebih panjang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mencegah kasus serupa di masa mendatang dan memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum, institusi terkait harus lebih giat dalam menerapkan regulasi. Sanksi yang lebih keras bagi para koruptor, seperti hukuman penjara yang lebih panjang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-1daf1.webp" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-1daf1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-1daf1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-1daf1.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice" alt="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-52e5f.webp" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-52e5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-52e5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-52e5f.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice" alt="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-5b015.webp" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-5b015.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-5b015.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-5b015.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice" alt="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59391-indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-unda" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice" target="_blank">Law Enforcement of Corruption Crimes in Geothermal Mining Sector in Indonesia to Realize the Value of Justice</a>: Untuk mencegah kasus serupa di masa mendatang dan memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum, institusi terkait harus lebih giat dalam menerapkan regulasi. Sanksi yang lebih keras bagi para koruptor, seperti hukuman penjara yang lebih panjang dan denda yang signifikan, juga dapat menjadi faktor pencegah korupsi. Pendidikan dan penyebaran informasi tentang bahaya korupsi di kalangan masyarakat dan pelaku bisnis perlu ditingkatkan untuk membangun kesadaran kolektif dan memerangi korupsi. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mencegah kasus serupa terulang dan memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum..
<br>Penegakan hukum di sektor pertambangan panas bumi diatur oleh Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2014, yang menekankan kontrol dan pengelolaan negara serta wewenang pemerintah pusat dan daerah dalam pemberian izin dan pengawasan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi.Sementara itu, korupsi di sektor pertambangan diatur oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, yang mengubah Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi.Pst menunjukkan bahwa keputusan Majelis Hakim tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku.Berdasarkan analisis teori sistem hukum, kelemahan dalam implementasi regulasi pada kasus Nomor 60/Pid
<br>Pada tahun 2026, Indonesia mencatat skor indeks persepsi korupsi yang rendah, yaitu 38, dan menempati peringkat 109 dari 180 negara. Kondisi ini menekankan pentingnya penegakan hukum di sektor strategis seperti energi terbarukan dan pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi dan implementasi hukum terkait korupsi di sektor pertambangan panas bumi Indonesia, dengan fokus pada Keputusan Nomor 60/Pid.Sus-TPK/2023/PN.Jkt.Pst. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif melalui pendekatan kasus dan statuta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim dalam kasus ini mengeluarkan keputusan yang berbeda dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini menunjukkan bahwa secara normatif, tata kelola pertambangan panas bumi diatur oleh Undang-Undang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-1daf1.webp" type="image/webp" length="100138" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-1daf1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-52e5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/indeks-persepsi-korupsi-pemberantasan-undang-undan-thumb-5b015.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18948-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ocular Manifestations of Aplastic Anemia Rare Case of Anemic Retinopathy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ocular Manifestations of Aplastic Anemia Rare Case of Anemic Retinopathy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ocular Manifestations of Aplastic Anemia Rare Case of Anemic Retinopathy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59378-spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59378-spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:18a199309243d0ca119f22f413c26e5d</id>
	<published>2026-08-18T15:27:28+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:27:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="aniket kumar" label="aniket kumar" />
	<category term="rova virgana" label="rova virgana" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aniket,content,kumar,main,rova,virgana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat penting untuk memahami lebih dalam hubungan antara anemia aplastik dan gangguan mata yang disebut retinopati anemik, yang dapat menyebabkan masalah penglihatan serius. Pertama, sebuah studi berskala lebih besar perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat penting untuk memahami lebih dalam hubungan antara anemia aplastik dan gangguan mata yang disebut retinopati anemik, yang dapat menyebabkan masalah penglihatan serius. Pertama, sebuah studi berskala lebih besar perlu dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-9f7a6.webp" title="JURIS - Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-9f7a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-9f7a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-9f7a6.webp 1x" title="JURIS - Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy" alt="JURIS - Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-e50b4.webp" title="JURIS - Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-e50b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-e50b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-e50b4.webp 1x" title="JURIS - Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy" alt="JURIS - Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-50516.webp" title="JURIS - Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-50516.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-50516.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-50516.webp 1x" title="JURIS - Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy" alt="JURIS - Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59378-spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia" title="JURIS - Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy" target="_blank">Ocular Manifestations of Aplastic Anemia: Rare Case of Anemic Retinopathy</a>: Penelitian lanjutan sangat penting untuk memahami lebih dalam hubungan antara anemia aplastik dan gangguan mata yang disebut retinopati anemik, yang dapat menyebabkan masalah penglihatan serius. Pertama, sebuah studi berskala lebih besar perlu dilakukan untuk mengidentifikasi seberapa sering retinopati anemik ini terjadi pada pasien anemia aplastik, terutama di wilayah Asia yang memiliki angka insidensi lebih tinggi. Penelitian ini juga dapat membantu kita memahami karakteristik spesifik pasien yang paling berisiko mengalami komplikasi mata. Kedua, karena penanganan melibatkan terapi seperti suntikan anti-VEGF dan vitrektomi, studi jangka panjang yang memantau pasien secara berkala akan sangat bermanfaat. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi efektivitas berbagai modalitas pengobatan tersebut, menentukan waktu intervensi yang paling optimal, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memprediksi keberhasilan atau kegagalan pemulihan penglihatan. Ketiga, penting juga untuk menyelidiki secara lebih mendalam bagaimana anemia aplastik secara spesifik memengaruhi sel-sel dan struktur di retina pada tingkat molekuler. Misalnya, penelitian dapat mencari tahu apakah ada zat-zat tertentu, seperti faktor angiogenik atau penanda inflamasi, yang berperan besar dalam mempercepat kerusakan retina. Pemahaman ini diharapkan dapat membuka jalan bagi pengembangan target terapi baru atau metode deteksi dini yang lebih akurat sebelum terjadi kehilangan penglihatan yang ireversibel, sehingga prognosis dan kualitas hidup pasien dapat ditingkatkan secara signifikan..
<br>Anemia aplastik merupakan penyakit langka yang asimtomatik sehingga sering terlambat ditangani, berakibat pada tingkat mortalitas tinggi.Deteksi dini melalui manifestasi retinopati anemik sangat penting bagi dokter mata, karena kondisi ini dapat menyebabkan hipoksia retina, dilatasi pembuluh darah, dan perdarahan, terutama jika makula terdampak, yang merupakan penyebab umum gangguan penglihatan.Intervensi awal dengan transfusi darah, terapi anti-VEGF, dan imunosupresif esensial untuk mencegah komplikasi dan kehilangan penglihatan permanen, meskipun penanganan yang terlambat dapat menyebabkan kerusakan ireversibel
<br>Insiden anemia aplastik adalah 1-2 kasus per juta populasi per tahun, dengan tingkat lebih tinggi di Asia dan pada usia 10-25 tahun. Retinopati anemik dapat terjadi pada 28% pasien dengan anemia berat, terutama jika disertai trombositopenia. Sebagian besar kasus asimtomatik, namun penurunan ketajaman visual juga sering ditemukan yang disebabkan oleh perdarahan dan edema makula.Seorang pasien wanita berusia 65 tahun datang dengan penglihatan kabur sepuluh hari sebelum dirawat, disertai somnolen, perdarahan berulang dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-e50b4.webp" type="image/webp" length="86278" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-9f7a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-e50b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/spesifik-pasien-covid-wanita-dewasa-anemia-berat-h-thumb-50516.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital Bogor City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital Bogor City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital Bogor City ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59380-spesifik-undang-nomor-4-2023" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59380-spesifik-undang-nomor-4-2023" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:f58f6ec9dab792ff8aa52c12eb9ea49b</id>
	<published>2026-08-18T15:18:05+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:18:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="miftahul haq" label="miftahul haq" />
	<category term="yeni triana" label="yeni triana" />
	<category term="youth sport" label="youth sport" />
	<itunes:keywords><![CDATA[haq,miftahul,sport,triana,yeni,youth]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk memahami lebih dalam dampak hukum dan operasional dari implementasi Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, khususnya bagi para dokter di rumah sakit. Salah satu area studi yang krusial adalah meneliti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk memahami lebih dalam dampak hukum dan operasional dari implementasi Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, khususnya bagi para dokter di rumah sakit. Salah satu area studi yang krusial adalah meneliti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-2a4b3.webp" title="JURIS - Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-2a4b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-2a4b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-2a4b3.webp 1x" title="JURIS - Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City" alt="JURIS - Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-5a105.webp" title="JURIS - Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-5a105.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-5a105.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-5a105.webp 1x" title="JURIS - Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City" alt="JURIS - Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-a2e99.webp" title="JURIS - Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-a2e99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-a2e99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-a2e99.webp 1x" title="JURIS - Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City" alt="JURIS - Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59380-spesifik-undang-nomor-4-2023" title="JURIS - Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City" target="_blank">Legal Protection for Doctors in Performing Medical Actions after the Enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health at Siloam Hospital, Bogor City</a>: Penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk memahami lebih dalam dampak hukum dan operasional dari implementasi Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, khususnya bagi para dokter di rumah sakit. Salah satu area studi yang krusial adalah meneliti bagaimana kejelasan peraturan turunan, seperti yang berkaitan dengan tanggung jawab rumah sakit, protokol darurat, dan prosedur persetujuan tindakan medis (informed consent) dalam situasi kritis, mempengaruhi rasa aman dokter dalam membuat keputusan klinis serta kualitas pelayanan yang mereka berikan. Misalnya, apakah peraturan yang lebih rinci dan mudah dioperasionalkan benar-benar dapat mengurangi kekhawatiran dokter akan tuntutan hukum? Selain itu, penting juga untuk melakukan studi evaluasi terhadap keberhasilan penerapan protokol komunikasi resmi di rumah sakit, di mana petugas khusus ditugaskan sebagai penghubung utama antara rumah sakit dan keluarga pasien saat terjadi sengketa. Penelitian ini dapat mengukur sejauh mana sistem komunikasi yang terstruktur mampu menurunkan angka perselisihan dan melindungi dokter dari beban litigasi yang tidak proporsional. Terakhir, diperlukan juga kajian mendalam mengenai bagaimana lembaga disipliner seperti MKDKI dan komite medis di rumah sakit membedakan antara risiko medis yang memang tidak dapat dihindari dengan kelalaian profesional yang sebenarnya. Memahami kriteria dan praktik pembedaan ini akan sangat membantu dalam menciptakan pedoman yang lebih adil dan transparan, sehingga dokter dapat bekerja dengan tenang tanpa takut dihukum karena hasil yang tidak diharapkan meskipun sudah sesuai standar, sekaligus memastikan pasien tetap mendapatkan perlindungan yang layak..
<br>Implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan untuk perlindungan hukum dokter di RS Siloam Bogor telah berjalan secara normatif dan implementatif sesuai standar profesional serta prinsip informed consent, dengan penyelesaian sengketa memprioritaskan mediasi dan sistem penanganan berlapis.Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan terkait kepastian hukum dan dukungan institusional rumah sakit.Hambatan utama mencakup sinkronisasi peraturan turunan yang suboptimal, kelemahan informed consent, kerentanan dokter terhadap tuntutan non-medis, serta batasan tanggung jawab rumah sakit yang belum jelas, menimbulkan kekhawatiran dalam pelaksanaan tugas dokter
<br>Latar belakang: Dokter tetap rentan terhadap tuntutan hukum meskipun telah melakukan tindakan medis sesuai standar profesional, sehingga perlindungan hukum yang efektif berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 menjadi semakin penting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi perlindungan hukum bagi tenaga medis dan pola akuntabilitas rumah sakit dalam pelaksanaan tindakan medis setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Metode: Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan empiris melalui studi literatur, analisis peraturan perundang-undangan, dan wawancara. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum tenaga medis telah dipositivisasi dalam Pasal 273 ayat (1) huruf...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-a2e99.webp" type="image/webp" length="111994" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-2a4b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-5a105.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/spesifik-undang-nomor-undang-undang-42023-amanat-h-thumb-a2e99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7273-jolastic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18937-journal-law-social-politics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59373-hasil-karakter-siswa-kelas-bu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59373-hasil-karakter-siswa-kelas-bu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:0c966d1c6cb1e54bef4fb0ff133e31fe</id>
	<published>2026-08-18T15:15:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:15:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="fachrul reza" label="fachrul reza" />
	<category term="intam kurnia" label="intam kurnia" />
	<category term="nadia tala" label="nadia tala" />
	<itunes:keywords><![CDATA[fachrul,intam,kurnia,nadia,reza,tala]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pelayanan mengajar, disarankan agar dilakukan pelatihan dan pengembangan guru secara berkelanjutan. Selain itu, penting untuk mengumumkan kebijakan anti-diskriminasi dan melakukan survei rutin yang melibatkan umpan balik dari ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pelayanan mengajar, disarankan agar dilakukan pelatihan dan pengembangan guru secara berkelanjutan. Selain itu, penting untuk mengumumkan kebijakan anti-diskriminasi dan melakukan survei rutin yang melibatkan umpan balik dari ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-6020c.webp" title="JURIS - Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-6020c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-6020c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-6020c.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro" alt="JURIS - Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-24b35.webp" title="JURIS - Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-24b35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-24b35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-24b35.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro" alt="JURIS - Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-e6def.webp" title="JURIS - Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-e6def.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-e6def.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-e6def.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro" alt="JURIS - Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59373-hasil-karakter-siswa-kelas-bu" title="JURIS - Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro" target="_blank">Kualitas Pelayanan Mengajar Guru Dan Implikasinya Terhadap Pembentukkan Karakter Siswa di SD Negeri 8 Mamboro</a>: Untuk meningkatkan kualitas pelayanan mengajar, disarankan agar dilakukan pelatihan dan pengembangan guru secara berkelanjutan. Selain itu, penting untuk mengumumkan kebijakan anti-diskriminasi dan melakukan survei rutin yang melibatkan umpan balik dari siswa. Peningkatan kerjasama dengan orang tua juga dapat menjadi fokus penelitian lanjutan untuk mendukung pembentukan karakter siswa secara menyeluruh..
<br>Pelayanan mengajar guru di SDN 8 Mamboro secara umum telah berjalan dengan baik dan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.Metode pengajaran yang diberikan para guru disukai oleh sebagian besar siswa karena mudah dipahami dan praktis.Guru berperan penting dalam membentuk nilai-nilai karakter siswa, seperti kedisiplinan, kerjasama, empati, dan tanggung jawab.Mata pelajaran seperti pendidikan jasmani dan agama memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter siswa, terutama karena sesuai dengan minat mereka.Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti siswa kelas 4 yang belum bisa membaca, kurangnya fasilitas pendukung pembelajaran, dan keterbatasan media pembelajaran.Peningkatan hubungan guru-siswa serta penyediaan fasilitas yang memadai sangat diperlukan guna menciptakan pelayanan pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan mengajar guru dan implikasinya terhadap pembentukan karakter siswa di SDN 8 Mamboro. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan mengajar di SDN 8 Mamboro mencakup perencanaan pembelajaran, metode pembelajaran, evaluasi belajar, dan fasilitas yang cukup baik, tetapi perlu ditingkatkan untuk memperlancar proses pembelajaran.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-e6def.webp" type="image/webp" length="58684" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-6020c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-24b35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/hasil-karakter-siswa-kelas-busana-kualitas-pelayan-thumb-e6def.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3303-stiapembangunanpalu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13307-jurnal-administrator.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59372-persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59372-persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:d075070f88105712d11f5a993b50d470</id>
	<published>2026-08-18T15:15:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:15:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="fachrul reza" label="fachrul reza" />
	<category term="intam kurnia" label="intam kurnia" />
	<category term="nadia tala" label="nadia tala" />
	<itunes:keywords><![CDATA[fachrul,intam,kurnia,nadia,reza,tala]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimanaanet penerapan teknologi bioremediasi di TPA dapat mengurangi konsentrasi bau busuk yang dihasilkan_semua operasional TPA di Kelurahan Kawatuna? 2. Apakah program edukasi pengelolaan sampah bagi penduduk setempat dapat menurunkan tingkat pencemaran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Bagaimanaanet penerapan teknologi bioremediasi di TPA dapat mengurangi konsentrasi bau busuk yang dihasilkan_semua operasional TPA di Kelurahan Kawatuna? 2. Apakah program edukasi pengelolaan sampah bagi penduduk setempat dapat menurunkan tingkat pencemaran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-262a4.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-262a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-262a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-262a4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna" alt="JURIS - Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-ff51b.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-ff51b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-ff51b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-ff51b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna" alt="JURIS - Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59372-persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan" title="JURIS - Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna" target="_blank">Analisis Dampak Pencemaran Udara Akibat Operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kelurahan Kawatuna</a>: 1. Bagaimanaanet penerapan teknologi bioremediasi di TPA dapat mengurangi konsentrasi bau busuk yang dihasilkan_semua operasional TPA di Kelurahan Kawatuna? 2. Apakah program edukasi pengelolaan sampah bagi penduduk setempat dapat menurunkan tingkat pencemaran udara di area TPA di Kelurahan Kawatuna? 3. Bagaimana pengaruh monitoring kualitas udara secara real-time terhadap persepsi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar TPA di Kelurahan Kawatuna?.
<br>Sampah di Kelurahan Kawatuna menimbulkan pencemaran udara, terutama bau busuk, yang memengaruhi kesehatan masyarakat.Meski TPA melakukan pengawasan, masalah bau tetap menjadi isu utama bagi penduduk.Diperlukan upaya tambahan, termasuk teknologi ramah lingkungan dan program kesehatan untuk mengurangi dampak pencemaran udara
<br>Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Kawa Tuna berfungsi sebagai solusi pengelolaan sampah, namun operasionalnya seringkali menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, terutama pencemaran udara yang berupa bau busuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pencemaran udara dan lingkungan yang dihasilkan dari aktivitas di TPA serta efeknya terhadap kesehatan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan survei persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bau busuk yang dihasilkan dari TPA dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar. Penelitian ini menegaskan perlunya pengelolaan TPA yang lebih baik dan penerapan teknologi ramah lingkungan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-ff51b.webp" type="image/webp" length="84364" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-262a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/persepsi-masyarakat-surabaya-kesehatan-kesejahtera-thumb-ff51b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3303-stiapembangunanpalu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13307-jurnal-administrator.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59389-tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-pers" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59389-tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-pers" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:94208c84186756958050551448fde34b</id>
	<published>2026-08-18T15:14:02+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:14:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yeni nuraeni" label="yeni nuraeni" />
	<category term="ida nurlinda" label="ida nurlinda" />
	<category term="36a kuningan" label="36a kuningan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[36a,ida,kuningan,nuraeni,nurlinda,yeni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi cara-cara konkret dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi cara-cara konkret dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-9350f.webp" title="JURIS - Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-9350f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-9350f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-9350f.webp 1x" title="JURIS - Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions" alt="JURIS - Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-9a2b4.webp" title="JURIS - Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-9a2b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-9a2b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-9a2b4.webp 1x" title="JURIS - Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions" alt="JURIS - Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-822b1.webp" title="JURIS - Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-822b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-822b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-822b1.webp 1x" title="JURIS - Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions" alt="JURIS - Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59389-tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-pers" title="JURIS - Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions" target="_blank">Challenges of Implementing Public Involvement in Environmental Approval in the Regions</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi cara-cara konkret dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam partisipasi publik, terutama dalam konteks persetujuan lingkungan. Kedua, penelitian dapat berfokus pada pengembangan kebijakan dan regulasi yang lebih jelas dan inklusif untuk memastikan partisipasi publik yang efektif dalam proses persetujuan lingkungan. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki peran dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam memfasilitasi partisipasi publik, termasuk dalam hal koordinasi antar lembaga dan pengawasan independen..
<br>Analisis implementasi Pasal 26 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) di Kabupaten Majalengka, melalui wawancara dengan perspektif masyarakat dan akademisi, menunjukkan bahwa partisipasi publik dalam persetujuan lingkungan masih menghadapi tantangan signifikan.Berdasarkan observasi, perspektif masyarakat menunjukkan bahwa implementasi ketentuan ini sering kali terhambat oleh akses informasi yang terbatas, kurangnya kesadaran akan hak-hak lingkungan, dan dominasi kepentingan pengembang yang mengabaikan aspirasi lokal, yang menyebabkan ketidakpuasan sosial dan potensi konflik lingkungan.Sementara itu, perspektif akademisi menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum menyediakan fondasi yang kuat untuk partisipasi melalui mekanisme konsultasi publik dan pengaduan, implementasinya di lapangan terbukti kurang efektif karena kapasitas yang lemah dari pejabat pemerintah daerah, kurangnya koordinasi antar lembaga, dan absennya pengawasan independen.Selama penelitian, ditemukan bahwa implementasi Pasal 26 di Kabupaten Majalengka belum sepenuhnya mencapai tujuan utamanya, yaitu memastikan pengembangan berkelanjutan sesuai dengan prinsip keadilan lingkungan, sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang.Hasil ini menegaskan kebutuhan akan reformasi struktural untuk meningkatkan efektivitas partisipasi publik dalam mencegah degradasi lingkungan dan meminimalkan dampak sosial-ekonomi dari proyek-proyek pengembangan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi keterlibatan publik dalam persetujuan lingkungan sesuai dengan Pasal 26 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 di Kabupaten Majalengka, dengan mempertimbangkan kesenjangan antara norma hukum dan realitas di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi implementasi, menilai efektivitasnya, dan memeriksa faktor-faktor yang menghambat partisipasi publik. Metode yang digunakan adalah metode sosio-hukum dengan analisis kualitatif deskriptif-analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 20 responden, terdiri dari 10 anggota masyarakat yang terkena dampak dan 10 akademisi, serta tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi publik masih menjadi formalitas administratif, karena masyarakat melaporkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-822b1.webp" type="image/webp" length="101456" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-9350f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-9a2b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/tata-kelola-keuangan-publik-konsultasi-persetujuan-thumb-822b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18948-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59376-injil-yohanes-etika-mimesis-teosis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59376-injil-yohanes-etika-mimesis-teosis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:6edcb376888b88a76ae429c9e61ea728</id>
	<published>2026-08-18T15:12:31+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:12:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="22 full text" label="22 full text" />
	<category term="slot88 https" label="slot88 https" />
	<category term="mega4d https" label="mega4d https" />
	<itunes:keywords><![CDATA[22,full,https,mega4d,slot88,text]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Melanjutkan penelitian tentang hubungan antara mimesis dan teosis dalam Injil Yohanes, dengan fokus pada eksplorasi lebih mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Melanjutkan penelitian tentang hubungan antara mimesis dan teosis dalam Injil Yohanes, dengan fokus pada eksplorasi lebih mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-8790c.webp" title="JURIS - Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-8790c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-8790c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-8790c.webp 1x" title="JURIS - Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes" alt="JURIS - Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-88f99.webp" title="JURIS - Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-88f99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-88f99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-88f99.webp 1x" title="JURIS - Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes" alt="JURIS - Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-2461a.webp" title="JURIS - Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-2461a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-2461a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-2461a.webp 1x" title="JURIS - Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes" alt="JURIS - Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59376-injil-yohanes-etika-mimesis-teosis" title="JURIS - Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes" target="_blank">Mimesis dan Teosis dalam Injil Yohanes</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Melanjutkan penelitian tentang hubungan antara mimesis dan teosis dalam Injil Yohanes, dengan fokus pada eksplorasi lebih mendalam tentang bagaimana konsep-konsep ini saling berkaitan dan mempengaruhi etika dalam Injil Yohanes.2. Mengembangkan studi tentang etika Yohanes dengan mempertimbangkan aspek-aspek teologis dan spiritual, serta bagaimana etika ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.3. Meneliti lebih lanjut tentang konsep mimesis dan teosis dalam konteks budaya dan masyarakat modern, dan bagaimana konsep-konsep ini dapat diadaptasi dan diterapkan dalam konteks kontemporer..
<br>Uraian di atas membawa kita kepada beberapa kesimpulan yang disajikan dalam bentuk poin agar terlihat kejelasannya.Mimesis-teosis terjadi karena damai sejahtera pemberian Yesus dan Roh Kudus berhakikat eksistensial fungsional dalam relasi mistikal dengan Allah Trinitas.Murid-murid meniru Yesus (mimesis) di dalam persekutuan dengan Allah Trinitas di mana mereka disatukan dalam relasi mistikal dengan Bapa-Anak dengan dimeteraikan oleh Roh Kudus (teosis).Mimesis dan teosis murid-murid terjadi di dalam dan sebagai keluarga Allah.Murid-murid diutus Yesus di mana pengutusan itu menyingkapkan kehadiran Yesus dan Roh Kudus melalui dan di dalam mimesis murid-murid melanjutkan misi Yesus seperti yang diutus Bapa.Misi murid merupakan konsekuensi relasi mistikal dengan Allah Trinitas.Mimesis-teosis murid-murid memiliki karakteristik eksistensial fungsional dalam relasi mistikal dengan Allah Trinitas
<br>Salah satu perkembangan terakhir dalam studi Injil Yohanes adalah munculnya diskusi tentang etika Yohanes. Etika Yohanes yang sebelumnya diabaikan kini telah mendapat perhatian para ahli. Perubahan radikal itu disebabkan terutama dengan terbitnya monografi berjudul Rethinking the Ethics of John tahun 2012. Konsep mimesis yang dipahami banyak ahli biblika sebagai salah satu pilar penting dalam konstruksi etika PB ditelaah keberadaannya dalam Injil Yohanes.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-88f99.webp" type="image/webp" length="47512" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-8790c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-88f99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/injil-yohanes-etika-mimesis-teosis-murid-studi-yes-thumb-2461a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1312-sttaa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6607-jurnal-amanat-agung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Policy Integration for Sustainable Waste Management Correlating Local Regulations Development Planning and the SDGs Framework ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Policy Integration for Sustainable Waste Management Correlating Local Regulations Development Planning and the SDGs Framework ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Policy Integration for Sustainable Waste Management Correlating Local Regulations Development Planning and the SDGs Framework ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59385-analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59385-analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:847d30b82fc919e110566737aa1fb053</id>
	<published>2026-08-18T15:05:14+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:05:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yeni nuraeni" label="yeni nuraeni" />
	<category term="ida nurlinda" label="ida nurlinda" />
	<category term="36a kuningan" label="36a kuningan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[36a,ida,kuningan,nuraeni,nurlinda,yeni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi cara-cara konkret dalam mengintegrasikan manajemen berbasis DAS ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi cara-cara konkret dalam mengintegrasikan manajemen berbasis DAS ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-dd117.webp" title="JURIS - Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-dd117.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-dd117.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-dd117.webp 1x" title="JURIS - Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework" alt="JURIS - Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-00b96.webp" title="JURIS - Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-00b96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-00b96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-00b96.webp 1x" title="JURIS - Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework" alt="JURIS - Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-7d053.webp" title="JURIS - Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-7d053.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-7d053.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-7d053.webp 1x" title="JURIS - Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework" alt="JURIS - Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59385-analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor" title="JURIS - Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework" target="_blank">Policy Integration for Sustainable Waste Management: Correlating Local Regulations, Development Planning, and the SDGs Framework</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi cara-cara konkret dalam mengintegrasikan manajemen berbasis DAS dengan prinsip-prinsip TPB, khususnya dalam konteks DAS Padolo. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan strategi dan kebijakan yang spesifik untuk DAS, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dan tantangan yang dihadapi di daerah tersebut. Kedua, penelitian lanjutan dapat berfokus pada peran dan kontribusi ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana model ekonomi sirkular dapat diterapkan secara efektif di Kota Bima, termasuk peran BUMDes dan Bank Sampah dalam mengelola siklus nutrisi biologis dan teknis secara berkelanjutan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, dengan fokus pada pendidikan dan insentif. Studi ini dapat menyelidiki strategi-strategi yang efektif untuk mengubah perilaku masyarakat, mulai dari tingkat rumah tangga, dan mendorong budaya pemilahan sampah yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah di DAS Padolo, Kota Bima, mengalami kesulitan dalam memenuhi TPB akibat kebijakan yang kurang spesifik untuk DAS.Meskipun terdapat kerangka regulasi, kebijakan tersebut gagal mengatasi masalah lingkungan dan mengintegrasikan TPB 6, yang berdampak pada kualitas air dan keberlanjutan perkotaan.Untuk meningkatkan kebijakan ini, diperlukan pendekatan tata kelola berbasis ekosistem yang kolaboratif.Hal ini menekankan partisipasi masyarakat dengan indikator TPB yang dapat diukur dan memosisikan pengelolaan sampah sebagai alat strategis untuk pengembangan berkelanjutan secara lokal.Pasal 8 Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 3 Tahun 2018 lebih lanjut menguraikan prosedur pengelolaan sampah, termasuk pengolahan, pengumpulan, dan pemilahan, yang sangat penting untuk pengelolaan yang efektif di DAS Padolo yang rentan terhadap polusi.Regulasi ini berkorelasi dengan prinsip-prinsip pengelolaan sampah yang berkelanjutan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 dan bertujuan untuk mencegah polusi sungai melalui pemilahan sampah awal.Namun, penelitian menemukan bahwa pasal tersebut kurang memiliki mekanisme khusus untuk mengendalikan sampah di daerah sungai, sehingga penerapannya bersifat umum dan kurang efektif dalam memenuhi kebutuhan ekologis DAS.Meskipun Pasal 8 terkait dengan TPB 11 dan 12, namun kurang mendukung TPB 6 terkait kualitas air, menunjukkan kesenjangan kebijakan yang mengancam perlindungan sumber daya air perkotaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 8 Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 3 Tahun 2018 menawarkan kerangka dasar yang kurang memadai untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan di DAS Padolo.Ada kebutuhan untuk meningkatkan kebijakan melalui regulasi yang lebih rinci yang berfokus pada pengelolaan sampah berbasis DAS, mengintegrasikan prinsip-prinsip TPB dan hukum bisnis yang berkelanjutan untuk perlindungan lingkungan yang efektif dan pengembangan ekonomi lokal
<br>Pengelolaan sampah yang berkelanjutan di daerah aliran sungai sering kali terhambat oleh ego sektoral dan tumpang tindih mandat. Meskipun telah dilakukan berbagai upaya regulasi, koordinasi antara perencanaan regional dan target global terkait dengan keberlanjutan masih kurang terintegrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis integrasi kebijakan pengelolaan sampah dengan mengkorelasikan kerangka kerja lokal, regulasi, perencanaan pengembangan, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), dengan fokus pada bagaimana instrumen-instrumen tersebut dapat disinkronkan untuk meningkatkan hasil lingkungan. Metode analisis menggunakan metode yuridis normatif yang dikombinasikan dengan analisis kebijakan publik, dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-dd117.webp" type="image/webp" length="103856" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-dd117.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-00b96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/analisis-kerangka-regulasi-undang-nomor-tata-kelol-thumb-7d053.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18948-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59387-pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingku" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59387-pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingku" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:e87a4ae0ade8369135804cc1bb41412e</id>
	<published>2026-08-18T15:00:31+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:00:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="miftahul haq" label="miftahul haq" />
	<category term="yeni triana" label="yeni triana" />
	<category term="youth sport" label="youth sport" />
	<itunes:keywords><![CDATA[haq,miftahul,sport,triana,yeni,youth]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap kerangka hukum pertambangan dan tantangan implementasi tanggung jawab lingkungan korporasi, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang krusial untuk memastikan keberlanjutan sektor pertambangan di Indonesia. Pertama, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap kerangka hukum pertambangan dan tantangan implementasi tanggung jawab lingkungan korporasi, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang krusial untuk memastikan keberlanjutan sektor pertambangan di Indonesia. Pertama, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-18def.webp" title="JURIS - Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-18def.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-18def.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-18def.webp 1x" title="JURIS - Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara" alt="JURIS - Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-a149f.webp" title="JURIS - Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-a149f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-a149f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-a149f.webp 1x" title="JURIS - Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara" alt="JURIS - Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-fa11d.webp" title="JURIS - Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-fa11d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-fa11d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-fa11d.webp 1x" title="JURIS - Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara" alt="JURIS - Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59387-pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingku" title="JURIS - Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara" target="_blank">Corporate Environmental Responsibility at Every Stage of Mining Business According to Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara</a>: Berdasarkan analisis terhadap kerangka hukum pertambangan dan tantangan implementasi tanggung jawab lingkungan korporasi, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang krusial untuk memastikan keberlanjutan sektor pertambangan di Indonesia. Pertama, perlu adanya studi mendalam mengenai efektivitas mekanisme penegakan hukum yang ada, khususnya dalam konteks sanksi administratif dan pidana. Mengingat rendahnya penerapan sanksi pidana dan kurangnya efek jera dari sanksi administratif, penelitian bisa mengeksplorasi model penegakan hukum alternatif yang lebih inovatif dan komprehensif, seperti pendekatan restorative justice atau kerangka kerja multi-stakeholder yang melibatkan masyarakat lokal dan organisasi non-pemerintah dalam pengawasan dan pelaporan kepatuhan lingkungan. Saran ini akan memperkuat upaya untuk mengatasi permasalahan fragmentasi pengawasan dan kelemahan implementasi yang diidentifikasi.Kedua, penting untuk meneliti lebih lanjut dampak sosial-ekonomi yang lebih luas dari ketidakpatuhan perusahaan terhadap kewajiban reklamasi dan pengelolaan limbah, serta bagaimana fenomena Aoregulatory captureAo memengaruhi efektivitas kebijakan di tingkat lokal. Penelitian ini dapat mengkuantifikasi kerugian ekonomi dan sosial yang diderita masyarakat, mengidentifikasi strategi konkret untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah, dan mencegah praktik yang menghambat penegakan hukum yang adil. Pendekatan ini akan memberikan landasan empiris untuk reformasi kebijakan yang menargetkan akar masalah insentif ekonomi yang membuat perusahaan lebih memilih membayar denda daripada melaksanakan reklamasi.Ketiga, sejalan dengan rekomendasi peningkatan pemantauan, penelitian dapat fokus pada eksplorasi dan implementasi teknologi canggih untuk pemantauan lingkungan secara real-time di sektor pertambangan, seperti penggunaan citra satelit resolusi tinggi, sensor Internet of Things (IoT), atau kecerdasan buatan. Studi ini akan mengidentifikasi tantangan teknis, legal, dan kelembagaan dalam adopsi teknologi tersebut, serta potensi manfaatnya dalam menyediakan data akurat dan transparan yang dapat meningkatkan akuntabilitas korporasi dan efisiensi pengawasan lingkungan secara signifikan..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa tanggung jawab lingkungan korporasi di bawah hukum pertambangan Indonesia beroperasi melalui kerangka hukum hierarkis yang komprehensif secara normatif.Namun, dalam praktiknya, terdapat tiga kelemahan utama.pemantauan pasca-perizinan yang lemah mengurangi efektivitas AMDAL, mekanisme jaminan reklamasi belum memadai dengan tingkat ketidakpatuhan sekitar 40%, dan ketentuan pertanggungjawaban pidana jarang diterapkan sebagai efek jera.Oleh karena itu, diperlukan perbaikan signifikan dalam pengawasan dan penegakan hukum untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban lingkungan
<br>Latar Belakang: Sektor pertambangan memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun juga menimbulkan risiko signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan. Isu hukum utama berkaitan dengan ketidakcukupan mekanisme penegakan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang melibatkan kelemahan dalam pertanggungjawaban korporasi atas kewajiban lingkungan pada setiap tahapan kegiatan pertambangan, mulai dari eksplorasi hingga reklamasi pasca-tambang. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menjelaskan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-a149f.webp" type="image/webp" length="310004" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-18def.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-a149f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/pertanggungjawaban-korporasi-tanggung-lingkungan-p-thumb-fa11d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7273-jolastic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18937-journal-law-social-politics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah Integrating Potential Screening the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program and Administrative Documentation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah Integrating Potential Screening the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program and Administrative Documentation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah Integrating Potential Screening the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program and Administrative Documentation ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59388-siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59388-siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:b63a34f917f0f306e29acdb5006af60a</id>
	<published>2026-08-18T14:52:40+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T14:52:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="piety social" label="piety social" />
	<category term="budi setyono" label="budi setyono" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,counter,flag,piety,setyono,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat temuan penelitian ini mengenai manajemen kesiswaan yang komprehensif, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi multi-kasus yang lebih mendalam tidak hanya ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Melihat temuan penelitian ini mengenai manajemen kesiswaan yang komprehensif, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi multi-kasus yang lebih mendalam tidak hanya ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-e47e1.webp" title="JURIS - Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-e47e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-e47e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-e47e1.webp 1x" title="JURIS - Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation." alt="JURIS - Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-0f692.webp" title="JURIS - Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-0f692.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-0f692.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-0f692.webp 1x" title="JURIS - Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation." alt="JURIS - Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-2e9b0.webp" title="JURIS - Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-2e9b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-2e9b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-2e9b0.webp 1x" title="JURIS - Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation." alt="JURIS - Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59388-siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis" title="JURIS - Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation." target="_blank">Comprehensive Student Management at SMP IT Daarul Hidayah: Integrating Potential Screening, the QirAAoatul Kutub Tahfidz Program, and Administrative Documentation.</a>: Melihat temuan penelitian ini mengenai manajemen kesiswaan yang komprehensif, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi multi-kasus yang lebih mendalam tidak hanya membandingkan variasi SOP dan efektivitasnya di beberapa SMP IT, tetapi juga menganalisis bagaimana sekolah-sekolah tersebut secara adaptif merespons tantangan anggaran dan dinamika sosial budaya lokal dalam implementasi manajemen kesiswaan. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada inovasi strategis apa yang muncul dari sekolah dengan sumber daya terbatas namun berhasil mempertahankan kualitas pengembangan karakter dan akademik siswa. Kedua, selain pelacakan data longitudinal terkait disiplin dan prestasi akademik, studi masa depan bisa mengkaji dampak jangka panjang model manajemen kesiswaan berbasis SOP terhadap kesejahteraan psikologis siswa, motivasi internal untuk belajar, serta keberlanjutan pembentukan karakter religius mereka setelah menyelesaikan pendidikan. Bagaimana pengalaman alumni yang telah melalui sistem ini berkontribusi pada kehidupan mereka di jenjang selanjutnya dapat menjadi fokus utama. Ketiga, mengingat potensi digitalisasi yang disebutkan, penelitian lebih lanjut dapat menguji secara empiris bagaimana integrasi sistem digital dalam administrasi kesiswaan tidak hanya meningkatkan keandalan dokumentasi dan kemudahan audit, melainkan juga secara signifikan memfasilitasi peningkatan keterlibatan orang tua dan mempercepat proses pengambilan keputusan strategis yang berbasis data oleh manajemen sekolah. Dengan demikian, penelitian ini akan mengidentifikasi model optimal untuk memaksimalkan kolaborasi antar-pemangku kepentingan demi perkembangan siswa yang lebih holistik dan berkelanjutan. Fokus pada aspek-aspek ini akan memperkaya pemahaman kita tentang manajemen kesiswaan yang adaptif dan berorientasi masa depan..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa manajemen kesiswaan di SMP IT Daarul Hidayah dilaksanakan secara menyeluruh berbasis SOP, mengintegrasikan perencanaan, PPDB, screening potensi, pengembangan akademik-karakter, program unggulan tahfidz-qirAAoatul kutub, serta penilaian komprehensif hingga evaluasi tahunan.Pendekatan ini menunjukkan bahwa fungsi kesiswaan adalah rantai layanan pengembangan yang menyeimbangkan humanisme (seleksi diagnostik-inklusif) dengan kontrol sistematis (dokumentasi dan koordinasi), dan secara teoritis memperkuat konsep manajemen siswa dari masuk hingga lulus.Meskipun terbatas pada studi kasus tunggal dan non-longitudinal, implementasi ini berhasil dalam memperkuat disiplin, menanamkan akhlak mulia, dan menciptakan tata kelola sekolah adaptif, bahkan dengan anggaran terbatas yang diatasi melalui SOP, kolaborasi orang tua, dan kemitraan eksternal
<br>Manajemen kesiswaan menjadi isu strategis dalam peningkatan mutu sekolah karena menentukan keteraturan layanan peserta didik sejak penerimaan hingga kelulusan. Dalam konteks sekolah Islam terpadu, urgensi manajemen kesiswaan semakin tinggi karena sekolah tidak hanya dituntut menghasilkan capaian akademik, tetapi juga menguatkan pembinaan karakter religius melalui program unggulan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis penerapan manajemen kesiswaan end-to-end berbasis SOP di SMP IT Daarul Hidayah, khususnya integrasi screening potensi, program tahfidzAeqirAAoatul...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-e47e1.webp" type="image/webp" length="122634" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-e47e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-0f692.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/siswa-studi-multi-program-tahfidz-administrasi-bis-thumb-2e9b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-974-iaiannawawi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18947-jurnal-tarbiyat-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59379-pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59379-pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:e8937b635ddf59e6f8e0c46471d016c3</id>
	<published>2026-08-18T14:51:13+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T14:51:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="stat counter" label="stat counter" />
	<category term="modongan kec" label="modongan kec" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,kec,modongan,stat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi kebutuhan penting siswa non-jurusan Bahasa Inggris terhadap materi pembelajaran, masih terdapat beberapa celah yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut demi pengembangan pengajaran Bahasa Inggris ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi kebutuhan penting siswa non-jurusan Bahasa Inggris terhadap materi pembelajaran, masih terdapat beberapa celah yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut demi pengembangan pengajaran Bahasa Inggris ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-b946b.webp" title="JURIS - Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-b946b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-b946b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-b946b.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English" alt="JURIS - Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-0c6fb.webp" title="JURIS - Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-0c6fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-0c6fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-0c6fb.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English" alt="JURIS - Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-d13bb.webp" title="JURIS - Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-d13bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-d13bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-d13bb.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English" alt="JURIS - Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59379-pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati" title="JURIS - Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English" target="_blank">Assessment of Requirements for the Creation of Course Materials for English as a Second Language for Students Majoring in Subjects Other Than English</a>: Meskipun penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi kebutuhan penting siswa non-jurusan Bahasa Inggris terhadap materi pembelajaran, masih terdapat beberapa celah yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut demi pengembangan pengajaran Bahasa Inggris Umum yang lebih komprehensif. Pertama, disarankan untuk melakukan studi kualitatif mendalam, seperti melalui wawancara kelompok terarah atau observasi kelas, untuk memahami secara lebih rinci mengapa siswa mengalami kesulitan tertentu dalam tata bahasa atau keterampilan mendengarkan. Pendekatan ini dapat mengungkap faktor-faktor kontekstual atau psikologis yang tidak terdeteksi oleh kuesioner kuantitatif, sehingga memberikan wawasan yang lebih kaya bagi perancangan materi yang benar-benar solutif. Selanjutnya, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan purwarupa materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan yang telah diidentifikasi, diikuti dengan evaluasi efektivitasnya melalui studi eksperimen atau quasi-eksperimen. Apakah materi yang mengintegrasikan video, latihan pelafalan, dan proyek kelompok ini benar-benar meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa secara signifikan? Pertanyaan ini krusial untuk memvalidasi temuan analisis kebutuhan ini ke dalam praktik pengajaran. Terakhir, mengingat bahwa pengembangan materi tidak hanya melibatkan siswa, studi di masa depan dapat memperluas cakupan dengan mewawancarai para pengajar Bahasa Inggris Umum. Fokusnya adalah untuk mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi dalam mengimplementasikan kurikulum yang ada, serta bagaimana mereka memandang materi baru yang berbasis kebutuhan siswa ini dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam lingkungan kelas. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan gambaran holistik yang mempertimbangkan perspektif semua pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat universitas..
<br>Analisis kebutuhan sangat penting dalam pengembangan materi dan rencana pembelajaran mata kuliah Bahasa Inggris umum di Universitas Tidar, karena dapat memandu penentuan materi yang relevan dan metode pengajaran yang efektif.Studi ini menemukan bahwa siswa memiliki motivasi tinggi untuk belajar Bahasa Inggris demi karir masa depan dan komunikasi global, meskipun mereka menganggap tata bahasa dan keterampilan mendengarkan sebagai yang paling sulit dikuasai.Oleh karena itu, disarankan agar kurikulum dan materi disesuaikan untuk mencakup keempat keterampilan bahasa (berbicara, membaca, menulis, mendengarkan) dalam konteks sehari-hari, akademik, dan profesional, dengan menggunakan aktivitas kelompok interaktif yang diminati siswa, serta diperlukan penelitian lanjutan melalui wawancara untuk pemahaman yang lebih mendalam
<br>Hal terpenting untuk keberhasilan program pembelajaran bahasa, termasuk bahasa Inggris sebagai mata kuliah umum, adalah memastikan bahwa alat yang tepat digunakan. Sebelum materi dibuat, kebutuhan siswa harus diidentifikasi agar pengembang materi memiliki gambaran lengkap tentang apa yang dibutuhkan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keinginan siswa dalam membuat materi untuk mata kuliah Bahasa Inggris umum bagi siswa yang bukan dari Jurusan Bahasa Inggris. Dua puluh empat siswa dari berbagai jurusan di Universitas Tidar berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa ingin belajar bahasa Inggris...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-b946b.webp" type="image/webp" length="67352" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-b946b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-0c6fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/pencapaian-berbahasa-inggris-siswa-studi-kualitati-thumb-d13bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3032-bustanul-ulum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12441-majapahit-journal-english-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59386-digital-analisis-status-hukum-kontrak-kekuatan-huk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59386-digital-analisis-status-hukum-kontrak-kekuatan-huk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:aee336f33108b1e7437a5002478e5694</id>
	<published>2026-08-18T14:39:35+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T14:39:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yeni nuraeni" label="yeni nuraeni" />
	<category term="ida nurlinda" label="ida nurlinda" />
	<category term="36a kuningan" label="36a kuningan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[36a,ida,kuningan,nuraeni,nurlinda,yeni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pembuat undang-undang mengkodefikasi aturan MoU khusus saat memperbarui hukum kontrak nasional untuk memastikan kepastian hukum yang berkelanjutan. Praktisi hukum juga disarankan untuk menyusun klausul ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pembuat undang-undang mengkodefikasi aturan MoU khusus saat memperbarui hukum kontrak nasional untuk memastikan kepastian hukum yang berkelanjutan. Praktisi hukum juga disarankan untuk menyusun klausul ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-5baa5.webp" title="JURIS - Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-5baa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-5baa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-5baa5.webp 1x" title="JURIS - Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia" alt="JURIS - Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-8c80e.webp" title="JURIS - Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-8c80e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-8c80e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-8c80e.webp 1x" title="JURIS - Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia" alt="JURIS - Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-9f7e6.webp" title="JURIS - Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-9f7e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-9f7e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-9f7e6.webp 1x" title="JURIS - Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia" alt="JURIS - Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59386-digital-analisis-status-hukum-kontrak-kekuatan-huk" title="JURIS - Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia" target="_blank">Legal Status and Force of Memorandum of Understanding as Valid Agreement in Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pembuat undang-undang mengkodefikasi aturan MoU khusus saat memperbarui hukum kontrak nasional untuk memastikan kepastian hukum yang berkelanjutan. Praktisi hukum juga disarankan untuk menyusun klausul hak, kewajiban, dan sanksi yang eksplisit dalam MoU sewa untuk memastikan kekuatan eksekutorinya. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menyediakan dasar bagi praktisi hukum untuk dipertimbangkan saat menyusun MoU yang melindungi dan akuntabel..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa MoU dapat dianggap sebagai perjanjian yang sah.Kesimpulan ini didukung oleh Jurisprudensi Mahkamah Agung Indonesia No.1788/K/Pdt/2014, yang mengakui bahwa MoU yang menetapkan hak dan kewajiban masing-masing pihak memenuhi persyaratan Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.Status hukum MoU dapat dianalisis melalui substansinya.MoU yang menimbulkan kerugian materiil dalam hal pelanggaran dan menetapkan sanksi yang jelas untuk ketidakpatuhan dapat diakui sebagai memiliki kekuatan hukum yang setara dengan kontrak.Pengakuan ini konsisten dengan Pasal 1338 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, yang mewujudkan prinsip kebebasan berkontrak.Namun, kerangka hukum yang mengatur MoU tetap tidak lengkap karena hukum positif Indonesia tidak mengandung ketentuan khusus yang mengatur instrumen-instrumen ini.Karena hukum positif Indonesia tidak mengatur MoU secara khusus, hakim umumnya membatasi penilaian pada substansi setiap instrumen.Di mana pihak-pihak menempati posisi tawar yang tidak setara dan satu pihak tidak bebas untuk mengekspresikan niatnya selama pembentukan MoU, hakim dapat menafsirkan instrumen tersebut berdasarkan prinsip itikad baik.Hal ini memerlukan legislator untuk mengatur MoU sebagai memiliki status yang sama dengan perjanjian.MoU yang memenuhi persyaratan Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dapat memiliki kekuatan hukum yang mengikat
<br>Memorandum of Understanding (MoU) sering disalahpahami sebagai hanya perjanjian moral tanpa kekuatan mengikat. Ketidakhadiran peraturan khusus dalam hukum positif menyebabkan ketidakpastian hukum yang bertentangan dengan semangat Sustainable Development Goal (SDG) 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang Kuat) dalam mencapai tata kelola ekonomi yang akuntabel. Tujuan: Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status hukum dan kekuatan MoU sebagai perjanjian yang sah dalam hukum perjanjian. Metode: Dilakukan studi hukum normatif-deskriptif untuk memeriksa masalah melalui interpretasi doktrinal dan analisis putusan pengadilan. Hasil: Hasilnya mengacu pada Putusan Mahkamah Agung No. 174/Pdt/2018/PT.Bdg...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-9f7e6.webp" type="image/webp" length="89070" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-5baa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-8c80e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/digital-analisis-status-kontrak-kekuatan-memorandu-thumb-9f7e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18948-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59375-model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-mod" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59375-model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-mod" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:ce87a47cdeb31e4588725f19f8dad7a7</id>
	<published>2026-08-18T14:09:29+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T14:09:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="sakti lubis" label="sakti lubis" />
	<category term="sitirejo ii" label="sitirejo ii" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ii,lubis,sakti,sitirejo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan model yang lebih canggih: Meskipun model Nayve Bayes telah menunjukkan kinerja yang baik, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi algoritma yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan model yang lebih canggih: Meskipun model Nayve Bayes telah menunjukkan kinerja yang baik, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi algoritma yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-e7961.webp" title="JURIS - Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-e7961.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-e7961.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-e7961.webp 1x" title="JURIS - Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station" alt="JURIS - Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2eafb.webp" title="JURIS - Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2eafb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2eafb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2eafb.webp 1x" title="JURIS - Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station" alt="JURIS - Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2ce48.webp" title="JURIS - Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2ce48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2ce48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2ce48.webp 1x" title="JURIS - Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station" alt="JURIS - Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59375-model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-mod" title="JURIS - Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station" target="_blank">Application of The Nayve Bayes Algorithm for Employee Performance Prediction Based on SIMPEG at TVRI East Kalimantan Station</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan model yang lebih canggih: Meskipun model Nayve Bayes telah menunjukkan kinerja yang baik, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi algoritma yang lebih kompleks seperti jaringan saraf atau metode pembelajaran dalam untuk meningkatkan akurasi prediksi kinerja karyawan. Model-model ini dapat memanfaatkan fitur-fitur tambahan yang terkait dengan kualitas kerja, ketepatan waktu, dan kesenjangan antara target dan realisasi.2. Mengintegrasikan data dari sumber lain: Penelitian ini berfokus pada data SIMPEG dan SKP. Untuk meningkatkan akurasi dan komprehensivitas model, penelitian lanjutan dapat mempertimbangkan integrasi data dari sumber lain seperti sistem manajemen proyek, sistem pelacakan tugas, atau sistem penilaian kinerja yang lebih rinci. Data tambahan ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kinerja karyawan dan membantu model dalam membuat prediksi yang lebih akurat.3. Menerapkan teknik pengayaan data: Penelitian ini telah menunjukkan bahwa kualitas fitur sangat penting untuk kinerja model Nayve Bayes. Untuk meningkatkan kualitas fitur, penelitian lanjutan dapat menerapkan teknik pengayaan data seperti pengolahan bahasa alami (NLP) untuk mengekstrak informasi dari dokumen atau catatan kerja karyawan. Teknik ini dapat membantu model dalam memahami konteks dan makna di balik data, sehingga meningkatkan akurasi prediksi.Dengan menggabungkan model yang lebih canggih, data dari sumber yang lebih beragam, dan teknik pengayaan data, penelitian lanjutan dapat meningkatkan akurasi dan relevansi model prediksi kinerja karyawan. Hal ini akan membantu organisasi dalam membuat keputusan yang lebih terinformasi dan efektif terkait pengembangan karyawan, alokasi sumber daya, dan strategi penghargaan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa prediksi kinerja karyawan menjadi lebih akurat ketika menggabungkan informasi kehadiran (SIMPEG) dengan pencapaian SKP, daripada mengandalkan satu indikator saja.Dengan menggunakan skor komposit (0,30 x persentase kehadiran   0,70 x SKP yang dinormalisasi) dan skema tiga kelas (Excellent, Good, Needs Improvement), model Gaussian Nayve Bayes yang diusulkan mencapai akurasi sebesar 0,83 pada dataset uji.Metrik rata-rata makro menghasilkan presisi = 0,86, recall = 0,84, dan F1-score = 0,83, yang menunjukkan kinerja yang seimbang di seluruh kategori.Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi TVRI Stasiun Kalimantan Timur.Presisi yang tinggi menunjukkan prediksi yang dapat dipercaya.recall yang stabil memastikan bahwa sebagian besar karyawan di setiap kategori diidentifikasi dengan benar.dan F1-score yang konsisten mencerminkan keseimbangan yang baik antara presisi dan recall.Akibatnya, model dapat berfungsi sebagai alat pendukung keputusan yang ringan, transparan, dan siap digunakan oleh manajemen.Untuk pekerjaan masa depan, kami merekomendasikan pengayaan fitur SKP (misalnya, indikator kualitas, ketepatan waktu, atau kesenjangan antara target dan realisasi) dan penerapan k-fold cross-validation untuk menstabilkan estimasi kinerja pada dataset yang relatif kecil.Langkah-langkah ini dapat meningkatkan recall kelas minoritas tanpa mengorbankan presisi.Secara keseluruhan, penelitian ini menyumbangkan pendekatan praktis untuk memperkuat tata kelola berbasis data melalui integrasi SIMPEG dan SKP, dan menunjukkan bahwa evaluasi rata-rata makro menawarkan dasar yang adil dan seimbang untuk pengambilan keputusan manajerial
<br>Penilaian kinerja karyawan merupakan aspek penting dalam manajemen organisasi publik, termasuk di lembaga penyiaran publik TVRI Stasiun Kalimantan Timur. Hingga saat ini, indikator kehadiran yang diperoleh dari Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) sering digunakan sebagai tolok ukur utama, karena data tersebut tersedia secara objektif dan terstruktur. Namun, pendekatan tunggal yang berbasis kehadiran berisiko mengabaikan aspek-aspek substansial dari pencapaian kerja. Oleh karena itu, penelitian ini menggabungkan data kehadiran dengan Sasaran Kinerja Pegawai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2ce48.webp" type="image/webp" length="154338" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-e7961.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2eafb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/model-penilaian-kinerja-terintegrasi-relevansi-gam-thumb-2ce48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1534-fkpt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13576-bulletin-information-technology-bit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud Kajian Narasi HakimAcHakim 3 12Ac30 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud Kajian Narasi HakimAcHakim 3 12Ac30 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud Kajian Narasi HakimAcHakim 3 12Ac30 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59377-providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59377-providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:fe18c0f4466d0b4958e1e63061170204</id>
	<published>2026-08-18T14:08:32+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T14:08:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="22 full text" label="22 full text" />
	<category term="slot88 https" label="slot88 https" />
	<category term="mega4d https" label="mega4d https" />
	<itunes:keywords><![CDATA[22,full,https,mega4d,slot88,text]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi komparatif motif penipuan antara Kitab Hakim dan kitab nabi lainnya untuk menelusuri persepsi providensi Allah. Kedua, analisis dampak narasi Ehud pada pembentukan identitas nasional Israel di era periakira, terutama bagaimana kisah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi komparatif motif penipuan antara Kitab Hakim dan kitab nabi lainnya untuk menelusuri persepsi providensi Allah. Kedua, analisis dampak narasi Ehud pada pembentukan identitas nasional Israel di era periakira, terutama bagaimana kisah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-f10e2.webp" title="JURIS - Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-f10e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-f10e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-f10e2.webp 1x" title="JURIS - Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30" alt="JURIS - Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-a6e83.webp" title="JURIS - Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-a6e83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-a6e83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-a6e83.webp 1x" title="JURIS - Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30" alt="JURIS - Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-db251.webp" title="JURIS - Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-db251.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-db251.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-db251.webp 1x" title="JURIS - Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30" alt="JURIS - Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59377-providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi" title="JURIS - Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30" target="_blank">Providensia Allah Dalam Catatan Penipuan Ehud: Kajian Narasi HakimAcHakim 3:12Ac30</a>: Pertama, lakukan studi komparatif motif penipuan antara Kitab Hakim dan kitab nabi lainnya untuk menelusuri persepsi providensi Allah. Kedua, analisis dampak narasi Ehud pada pembentukan identitas nasional Israel di era periakira, terutama bagaimana kisah ini memengaruhi pandangan tentang otoritas dan pembebasan. Ketiga, teliti karakter kidal Ehud sebagai simbol gender dalam teks, menelusuri bagaimana kelemahan fisik diposisikan sebagai elemen yang diselamatkan melalui intervensi ilahi. Ni.
<br>12Ac30 secara konsisten menunjukkan providensia Allah bagi umatAcNya, di mana Allah memungkinkan Ehud menipu dan membunuh Raja Eglon tanpa bertentangan dengan sifat Tuhan sebagai kebenaran.Kejadian penipuan Ehud dipandang sebagai upaya ilahi untuk memberi pembebasan kepada Israel dari penindasan Moab.Dengan demikian, teks tersebut menegaskan bahwa tindakan ilahi yang menggunakan taktik tidak terduga tetap sejalan dengan tujuan keselamatan Tuhan bagi umatnya
<br>Abstrak: Kisah Ehud sebagai Hakim terpilih menimbulkan polemik terhadap doktrin providensia Allah, yaitu adanya catatan penipuan Ehud dalam membunuh Raja Eglon. Penipuan Ehud dalam menjalankan tugas sebagai Hakim yang dipilih Allah sangat kontradiktif dengan natur Allah sebagai kebenaran yang tidak mungkin menipu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis kualitatif dengan metode hermeneutik. Secara spesifik menggunakan kajian narasi sebagai bentuk murni teks HakimAcHakim 3:12Ac30. Hasil kajian narasi HakimAcHakim 3:12Ac30 adalah keberhasilan Ehud dalam konteks providensia Allah bagi Israel selaras dengan penggambaran Eglon seorang tiran yang rakus akan kekuasaan sehingga layak dihukum Allah. Kesimpulan yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-db251.webp" type="image/webp" length="42998" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-f10e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-a6e83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/providensia-allah-eglon-ehud-narasi-providensi-kar-thumb-db251.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1312-sttaa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6607-jurnal-amanat-agung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59374-kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59374-kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:cf0bdf5bc53adcf7a1354e9aff1ba835</id>
	<published>2026-08-18T13:22:44+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T13:22:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="sakti lubis" label="sakti lubis" />
	<category term="sitirejo ii" label="sitirejo ii" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ii,lubis,sakti,sitirejo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perluasan dataset citra digital PMK melalui kerja sama dengan peternakan, lembaga kesehatan hewan, dan petugas lapangan akan meningkatkan ukuran dan keragaman data, sehingga model CNN dapat dilatih lebih representatif dan mengurangi risiko overfitting. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perluasan dataset citra digital PMK melalui kerja sama dengan peternakan, lembaga kesehatan hewan, dan petugas lapangan akan meningkatkan ukuran dan keragaman data, sehingga model CNN dapat dilatih lebih representatif dan mengurangi risiko overfitting. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-12e96.webp" title="JURIS - Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-12e96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-12e96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-12e96.webp 1x" title="JURIS - Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa" alt="JURIS - Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-dae93.webp" title="JURIS - Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-dae93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-dae93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-dae93.webp 1x" title="JURIS - Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa" alt="JURIS - Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-3d7f4.webp" title="JURIS - Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-3d7f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-3d7f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-3d7f4.webp 1x" title="JURIS - Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa" alt="JURIS - Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59374-kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe" title="JURIS - Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa" target="_blank">Prototype Sistem Deteksi Penyakit Mulut dan Kuku Menggunakan Gambar Citra Digital Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Ternak di Kabupaten Sumbawa</a>: Pertama, perluasan dataset citra digital PMK melalui kerja sama dengan peternakan, lembaga kesehatan hewan, dan petugas lapangan akan meningkatkan ukuran dan keragaman data, sehingga model CNN dapat dilatih lebih representatif dan mengurangi risiko overfitting. Kedua, penelitian lebih lanjut tentang arsitektur jaringan saraf konvolusional yang lebih ringan, seperti MobileNetV3 atau EfficientNetAcB0, dapat meminimalkan memori dan mempercepat inferensi, memudahkan penerapan aplikasi pada perangkat mobile atau edge device di lapangan. Ketiga, integrasi multimodal dengan data sensor tambahan (suhu tubuh, suara,i IN metadata keberadaan hewan) bersama citra digital dapat memberikan konteks klinis lebih kaya, meningkatkan akurasi dan sensitivitas deteksi. Keempat, implementasi sistem deteksi berbasis realActime pada aplikasi mobile atau web akan memberikan kemudahan skrining segera di lokasi, mengurangi waktu tunggu diagnosis manual. Kelima, validasi lapangan dengan uji klinis pada kelompok hewan yang belum pernah diuji sebelumnya akan menilai performa sistem secara objektif di kondisi nyata. Keseluruhan, pengembangan tersebut diharapkan memperkuat solusi skrining PMK, memperpanjang jangkauan layanan kesehatan hewan, dan menurunkan beban kerja petugas kesehatan hewan..
<br>Pengujian menggunakan dataset pakar dengan CNN menghasilkan akurasi 100%, melebihi algoritma WEKA seperti SMO (90%), IBk (87%) dan Trees.Sistem deteksi otomatis berbasis CNN terbukti lebih efisien dan akurat dibandingkan penganalisis manual, mengurangi waktu diagnosis dan risiko kesalahan.Keterbatasan utama penelitian terletak pada ukuran dataset yang kecil dan kurang variatif, sehingga hasil 100% perlu diverifikasi dengan data yang lebih besar dan beragam
<br>Industri sapi diseluruh dunia menghadapi ancaman besar dari penyakit mulut dan kuku (PMK) karena virus menular. Di Kabupaten Sumbawa puncak PMK terjadi pada tahun 2022 sejumlah 12.814 ekor. Skrining pada PMK sangat penting dilakukan untuk deteksi dini dan pengobatan dini. Saat ini, deteksi yang dilakukan oleh petugas kesehatan hewan masih bersifat manual yang membutuhkan waktu 48 jam per satu hewan untuk mendapatkan hasil diagnosis dan rentan terhadap kesalahan. Tujuan peneliti akan membuat Prototype Sistem Deteksi Otomatis yang meliputi Aplikasi sistem deteksi otomatis penyakit mulut dan kuku (PMK) menggunakan App Designer (GUI) system-MATLAB dalam membantu Petugas Kesehatan Hewan saat mendiagnosis hewan yang terserang PMK, menghemat waktu, biaya dan hewan terselamatkan. Metode yang dius pthread untuk mengekstrak fitur pembeda sapi secara otomatis dan klasifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-12e96.webp" type="image/webp" length="130764" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-12e96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-dae93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/kesehatan-hewan-desain-prototype-sistem-deteksi-pe-thumb-3d7f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1534-fkpt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13576-bulletin-information-technology-bit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 18 Aug 2026 18:16:08 +0700. 24 items. Served in: 7.339 seconds [atom] -->
